• agoda-hemat.png

Asa Citra

Sumpeknya Festival Jangan Sampai Menghalangi Keseruanmu! Cobalah Trik-Trik Ini Agar Tetap Asyik!

15 posts in this topic

Salah satu hal yang asyik dilakukan ketika travelling adalah mengunjungi festival, perayaan kebudayaan, upacara adat, atau ritual khusus dari etnis tertentu. Kegiatan ini adalah salah satu cara yang paling menakjubkan dalam menyelami kehidupan masyarakat di daerah setempat. Dengan mengunjungi sebuah festival, kita bisa merasakan aura budaya dan tradisi unik yang tidak akan kita temukan di tempat lainnya.

Saking menariknya, acara yang semacam ini biasanya didatangi oleh banyak orang, baik itu penduduk lokal, turis domestik, maupun turis mancanegara.  Akhirnya, tempat yang menjadi lokasi festival tersebut akan jadi penuh sesak. Keadaan ini membuat banyak orang tidak nyaman sehingga mereka akan sulit menikmati acaranya. Bahkan tak sedikit pula turis yang mengurungkan niatnya untuk ikut serta dalam perayaan tersebut karena malas beramai-ramai.

Picture1.thumb.jpg.822cebd3b7b862289641e

Festival yang Ramai Pengunjung

(Sumber: agreenerfestival.com)

 

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Hampir di setiap daerah memiliki setidaknya satu tradisi khusus yang diselenggarakan secara rutin dan menjadi daya tarik wisata. Maka sayang sekali jika hal berharga ini tidak bisa kamu nikmati secara maksimal karena kondisi lingkungan yang tidak nyaman. Oleh sebab itu, coba perhatikan trik-trik di bawah ini yang bisa membuatmu menikmati setiap detik pengalamanmu dalam mengikuti festival budaya.

 

1. Pelajari Jadwal dan Rutenya

Uniknya sebuah budaya seringkali memberikan kita kejutan-kejutan yang menarik saat kita mengikuti prosesi perayaannya. Di satu sisi, kejutan ini akan membuat pengalamanmu terasa mengasyikkan. Serunya kejutan tersebut akan membuatmu semakin tertarik untuk lebih melarutkan diri dalam perayaan tersebut.

Akan tetapi, seringkali langkah dan gerakmu sangat terbatas untuk dapat mengikuti acaranya karena sesaknya lingkungan akibat padatnya pengunjung. Belum lagi, kamu pun tidak tahu kejutan apa lagi yang sudah diagendakan berikutnya. Ini akan membuatmu bingung kemana harus bergerak agar bisa lebih nyaman dan asyik dalam mengikuti seluruh prosesi acaranya.

Picture2.thumb.jpg.70f84f6cd09d20cc8633f

Kemana Saja Mereka Akan Berarak?

(Sumber: batangrizal.wordpress.com)

 

Bila kamu benar-benar tertarik untuk mengikuti suatu festival budaya dari awal sampai akhir dan ingin ikut terlarut dalam setiap tahapan acara yang ada, maka hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mempelajari proses ritualnya. Cari tahu kegiatan apa saja yang akan dilakukan, bagaimana cara melakukannya, di titik mana saja kegiatan yang unik akan berlangsung, dari mana ke mana kah rutenya, dan lain sebagainya. Setelah kita mengetahui jadwal dan rutenya, kita bisa mengira-ngira di titik mana sebaiknya kita menunggu dan melihat. Apabila ada satu prosesi acara yang benar-benar ingin kita ikuti, kita pun sudah bisa memposisikan diri untuk itu.

 

2. Datang Lebih Awal

Semakin menarik suatu festival, akan semakin ramai pula oleh para warga dan wisatawan. Ini akan menyebabkan kita susah bergerak ketika sudah tiba acaranya. Kepadatan pengunjung terutama akan terjadi pada titik-titik dimana suatu hal menarik akan terjadi. Misalnya pada acara Sekaten di Yogyakarta, area sekitar gunungan pasti sudah penuh dikelilingi para manusia yang ingin ikut berebut makanan sesajinya. Alun-alun kidul yang menjadi lokasi acara puncaknya pun pasti sudah dipadati orang-orang yang penasaran. Padahal sebagai seorang turis, tentu kamu pun ingin ikut menyerbu titik-titik emas tersebut demi mendapatkan pengalaman wisata budaya yang optimal dan tak terlupakan.

Titik-titik strategis lainnya adalah tempat-tempat yang teduh namun masih bisa membuatmu mengikuti agenda acaranya. Atau setidaknya, tempat-tempat teduh yang mana kamu masih bisa melihat jalannya festival dengan baik dan nyaman. Turis-turis yang tidak terlalu ingin ikut beramai-ramai di acara puncaknya tentu akan memilih titik-titik seperti ini.

Picture3.thumb.jpg.9f78ae1720992d679bd9c

Sebelum Festival Dimulai

(Sumber: photobucket.com)

 

Apabila sudah terlanjur penuh, maka akan sulit bagi kita untuk menjangkau tempat itu. Akhirnya, kamu pun terpaksa harus berpuas diri melihat dari kejauhan dan tidak ikut beramai-ramai. Rasanya tentu akan kurang memuaskan. Oleh sebab itu, kamu perlu melakukan sedikit usaha ekstra untuk mendapatkan tempat di lokasi yang strategis. Caranya adalah dengan datang lebih awal.

Pastikan kamu sudah sampai di lokasi festival beberapa waktu sebelum festival dimulai. Jika kamu datang lebih awal, tentu lokasi tersebut masih cenderung sepi sehingga kamu masih bisa bebas bergerak dan mengatur posisimu di sana dan di sini. Kamu bisa sesukamu memilih spot mana saja yang menurutmu paling baik.

 

3. Sulit Melihat dari Dekat? Lihat Saja dari Atas!

Pengalaman mengikuti sebuah festival tentu akan terasa begitu berkesan jika kita bisa melihat keseluruhan acara dari awal sampai akhir dengan jelas dan nyaman. Padahal, untuk mendapatkan hal tersebut bukanlah perkara mudah. Semua orang yang datang berkunjung tentu menginginkan hal yang sama. Akhirnya, terjadilah kerumunan manusia yang berdesak-desakan di sekitar area festival. Berdesak-desakan seperti itu tentu tidak nyaman sekali rasanya. Lelah dan gerah pasti akan menguasai kita dan menggacaukan mood yang ada. Hasilnya, kita tidak akan sempat untuk menikmati euforia dari perayaan budaya yang sedang terjadi.

Jangan paksakan diri untuk berdesak-desakan di area festival jika memang sudah penuh sesak oleh para turis. Selain tidak nyaman, kamu juga tidak akan bisa melihat dengan jelas dan leluasa karena banyak terhadang kepala orang. Solusinya, carilah tempat yang tinggi. Misalnya dari lantai dua di gedung yang terdapat tidak jauh dari lokasi festival. Dari ketinggian, kamu bisa melihat semuanya dengan lebih jelas tanpa halangan. Yang lebih hebatnya lagi, jika melihat dari gedung, kamu juga akan terhindar dari panas terik matahari dan desakan keramaian.

Picture4.thumb.jpg.30ac9f70084dd31e21dd9

Melihat dengan Nyaman dari Balkon

(Sumber: wallpaperseries.com)

Sebaiknya, sebelum festival berlangsung, kamu sudah terlebih dahulu mendatangi lokasinya agar bisa mencari gedung mana yang cukup baik untuk posisimu nanti. Karena, tidak semua gedung bisa kamu masuki secara langsung. Misalnya jika ternyata gedung tersebut adalah hotel, tentu kamu reservasi di sana dulu bukan?

Resikonya jika melihat dari ketinggian adalah mungkin kamu tidak cukup jelas melihat detail festivalnya. Jarak yang cukup jauh tentu akan membuat segalanya tampak kecil dari atas sana. Untuk mensiasatinya, kamu bisa membawa teropong. Alat sederhana ini ampuh untuk membuatmu bisa melihat jelas detail festivalnya tanpa harus berdesak-desakan.

 

4. Rame-Rame dengan Teman Agar Bisa Saling Bantu

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Peribahasa itu mungkin bisa juga kamu terapkan pada saat berwisata ke sebuah festival. Maksudnya, datanglah secara berkelompok dengan teman-temanmu yang seru. Di sana, kalian nanti bisa banyak saling membantu dan menguatkan agar pengalaman wisata budaya ini terasa maksimal dan penuh kesan yang menyenangkan.

Saat area festival penuh kerumunan orang, berdesak-desakan bersama teman terasa lebih nyaman daripada sendirian. Apalagi jika kamu perempuan dan mayoritas temanmu laki-laki. Kamu cukup berdiri di dekat mereka dan biarkan mereka yang berdesakan mencari jalan di antara kerumunan. Bersama teman, berdiri di bawah terik pun tidak akan terasa begitu membosankan. Rasa lelah tidak akan mudah datang. Apabila ada prosesi yang sangat menarik dan kamu kesulitan untuk melihatnya dari tengah keramaian, kamu bisa bergantian dengan temanmu untuk naik ke pundak. Namun cara ini tentunya hanya berlaku untuk sesama teman yang memiliki berat badan seimbang.

Picture5.thumb.jpg.372e83d8f8ed9e51b301e

Teman untuk Mengangkatmu

(Sumber: festivalawards.com)

 

Satu hal yang penting kamu perhatikan saat mendatangai festival bersama teman-teman adalah memastikan bahwa kalian semua tetap bersama. Jangan sampai ada satu orang pun yang terpisah dari rombongan, apalagi sampai terpencar semuanya. Sekali terpisah, kalian akan sangat kesulitan untuk bisa berkumpul kembali akibat terbatasnya ruang gerak. Belum lagi kalau ada salah satu yang baterai handphone-nya mati. Repot.

 

5. Waspada Copet!

Satu hal yang hampir dipastikan akan selalu ada dalam setiap acara keramaian seperti ini adalah pencopet. Hampir di negara manapun, jenis kriminalitas yang satu ini memang yang paling gencar mengintai turis. Para pencopet tersebut tidak lain memanfaatkan keadaan yang saling berdesakan sehingga orang tidak akan curiga jika ada orang lain yang memepet badannya. Ketika kamu sadar kalau kamu kecopetan, kamu pun akan kesulitan mencari tahu yang manakah tersangkanya karena para pencopet biasanya sangat mahir berbaur dalam keramaian.

Picture6.thumb.jpg.941c4da086d6dbde0a00b

Copet Ada Dimana-mana

(Sumber: chicagonow.com)

 

Oleh sebab itu, harus kamu sendirilah yang menjaga diri baik-baik dengan berbagai cara agar terhindar dari kejahatan sang pencopet. Pertama, jangan mengenakan perhiasan atau aksesoris mahal karena ini akan sangat menarik perhatian. Kedua, bawalah uang secukupnya saja, tidak perlu terlalu banyak. Dompet hendaknya disimpan di tas bagian paling dalam agar tidak mudah dijamah. Tas pun jangan dipakai di punggung. Pakailah di depan badanmu agar kamu bisa mengawasinya sepanjang waktu.

Saran lainnya, simpan uangmu di beberapa tempat sekaligus. Misalnya, sebagian ada di dompet, sebagian ada di saku tas, sebagian ada di saku celana, dan sebagian lain ada di money belt yang terpasang di pinggang. Tiap-tiap tempat penyimpanan uang hendaknya dipastikan keamanannya. Jika salah satu uang ternyata masih terambil oleh pencopet, setidaknya kamu masih punya uang lainnya, tidak habis bersih digasak sang kriminal.

 

6. Hindari Memakai Baju Tebal Apalagi Berlapis-Lapis

Keadaan yang ramai dan sesak kemungkinan besar akan membuatmu kegerahan akibat minimnya oksigen. Belum lagi jika festivalnya diselenggarakan di siang hari, tepat di bawah terik matahari. Bila festival tersebut terdapat di negara beriklim sedang, mungkin kamu tidak akan bermasalah dengan hal itu. Apalagi jika festivalnya terjadi di musim dingin. Kamu justru akan merasa hangat dan nyaman. Tapi, jika festivalnya di negara tropis seperti Indonesia, terik dan gerahnya mungkin akan membuatmu sangat tidak nyaman.

Picture7.thumb.jpg.fd84384f991425b4391e4

Baju Berlapis yang Heboh

(Sumber: amakinstyle.com)

 

Untuk menghindari rasa tak nyaman tersebut, pakailah pakaian berbahan kain tipis agar terasa adem. Hindari jenis pakaian berlapis. Atau jika ingin mengenakan pakaian berlapis, pastikan lapisan tersebut bisa kamu lepas sampai di lapis terakhir apabila ternyata nanti kamu kegerahan. Usahakan memilih pakaian yang terbuat dari kain yang bersifat menyerap keringat agar bajumu tidak mudah basah. Apabila festivalnya terjadi di tempat yang dingin, bawalah jaket. Jaket ini bisa kamu pakai jika kedinginan dan bisa kamu lepas jika kamu merasa kegerahan. Selain tipis dan menyerap keringat, kamu juga perlu memastikan bahwa pakaian yang kamu kenakan bisa membuatmu cukup bebas bergerak dengan nyaman dan aman.

 

7. Siapkan Banyak Minuman.

Berdiri berdesakan, kepanasan, dan mungkin bahkan kelelahan akibat hebohnya aktivitas yang kamu lakukan akan mempercepat metabolisme tubuhmu. Kamu pun akan gampang berkeringat. Malah, bisa jadi kamu akan berkeringat lebih banyak daripada biasanya. Kondisi seperti ini akan menimbulkan resiko dehidrasi.

Dehidrasi dapat membuat tubuhmu terasa lemas dan pandangan mata menjadi kabur. Kamu pun tidak bisa fokus apalagi menikmati  jalannya acara. Bahkan, untuk menjaga tubuh agar tetap berdiri tegak pun rasanya cukup sulit. Sudah pasti, ini bukanlah hal yang ingin kamu alami saat melakukan sebuah wisata budaya. Oleh sebab itu, kamu harus menyiapkan dirimu agar terhindar dari resiko dehidrasi seperti ini.

Menghindari dehidrasi sangatlah mudah. Kamu hanya perlu memastikan tubuhmu memperopleh cukup asupan cairan. Caranya, tentu saja dengan minum air putih yang banyak. Semakin tinggi aktivitasmu, semakin banyak air putih yang perlu kamu minum. Semakin banyak keringat yang dikeluarkan oleh tubuh, tandanya semakin banyak pula asupan cairan yang perlu kamu pasok untuk tubuhmu itu.

Di festival yang ramai kadang kamu menemukan banyak pedagang minuman, terutama minuman dingin, yang menawarkan kesegaran bagi tenggorokanmu. Akan tetapi, sebaiknya kamu jangan terlalu mengandalkan para pedagang tersebut karena banyak hal bisa saja terjadi yang kemudian menghalangimu untuk membeli minuman dingin tersebut. Uangmu bisa saja kecopetan, pedagang esnya bisa saja berdiri terlalu jauh, atau bisa juga minuman yang dijajakan sudah keburu habis dibeli para turis lain yang sama saja kehausan. Bila kamu membawa minuman sendiri, kamu akan aman dari resiko dehidrasi. Minuman yang kamu bawa setidaknya adalah untuk jaga-jaga jika kamu berhalangan membeli minuman dingin yang lebih menyegarkan.

 

8. Jangan Memaksakan Diri Ikut Berpartisipasi dalam Acara Puncaknya

Yang paling menarik dari sebuah festival sudah tentu adalah acara puncaknya. Lebih menarik lagi adalah jika para pengunjung diberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi. Misalnya untuk perayaan Sekaten, acara puncaknya adalah Grebegan dan untuk perayaan Waisak di Borobudur, acara puncaknya adalah pelepasan lampion. Pastilah semua turis yang datang ingin ikut serta dalam acara tersebut. Mungkin kamu juga merupakan salah satunya.

Picture8.thumb.jpg.b47d0b4b85f1f814e0064

Puncak Acara Festival Apung Iru

(Sumber: headlinegl.com)

 

Masalahnya karena banyak yang ingin ikut berpartisipasi, seringkali kehebohan terjadi dimana orang saling berdesak-desakan dengan penuh semangat. Jika kamu tidak memiliki fisik yang kuat, hal ini akan sangat membuatmu tidak nyaman bahkan cenderung berbahaya. Kamu bisa kesulitan bernapas akibat minimnya oksigen. Berdesak-desakan juga bisa membuatmu terinjak, terdorong, atau tergencet. Ditambah lagi, pencopet pun dengan mudah dapat mengambil barang-barang berhargamu.

Ukurlah kemampuan fisikmu dan pertimbangkan dengan keadaan di sana. Apabila kondisinya memang terlalu ricuh, lebih baik kamu tidak usah memaksakan diri ikut serta. Cukup lihat saja dari tempat yang aman, yang penting kamu selamat. Kalau kamu merasa sanggup untuk ikut berpartisipasi, perhatikan langkah dan gerakanmu. Jangan sampai yang kamu lakukan dapat melukai orang lain atau merusak sesuatu.

 

Festival budaya menawarkan sebuah pengalaman yang benar-benar unik dan sangat seru untuk diikuti. Saking serunya, seringkali kita terbawa suasana dan terlarut dalam euforianya. Apalagi bila kita mampu mensiasati diri agar tidak terganggu dengan kesumpekannya akibat padatnya manusia. Lengkaplah sudah keseruan yang akan kamu rasakan di momen tersebut.

Share this post


Link to post
Share on other sites

festival yang terakhir saya datangi festival food market bandung dan itu sumpek banget manusia nya ampe gak bisa jalan

mau makan jadi males hehehe

wah iya temen saya juga ada yang datang ke sana jadi mati gaya karena kepenuhan.. mungkin harusnya datang pas jam2 baru buka atau mau tutup kali ya..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Sekarang sudah agak malas menyaksikan Festival Budaya Dieng. Apalagi kalo rombongan. Kalau di keramaian kan potensi mencar2nya sangat besar. Ya sudaaaah, tahun ini enggak menyaksikan DCF.

loh emang kenapa mbak sekarang? udah terlalu rame turis yah?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Festival yg di kunjungi terakhir ya jajanan bang* ... Dan slalu rame tp ya nikmatin saja.. pgn ke prj aza lom sempet pdhal mw cari diskonan (hehe) 

Paling sering ntn kerumunan org di mall ku nya.klo gak liatin balita di tmpat permainan sambil lurusin kaki..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Festival yg di kunjungi terakhir ya jajanan bang* ... Dan slalu rame tp ya nikmatin saja.. pgn ke prj aza lom sempet pdhal mw cari diskonan (hehe) 

Paling sering ntn kerumunan org di mall ku nya.klo gak liatin balita di tmpat permainan sambil lurusin kaki..

taun ini karena saya gak manggung di PRJ jadi gak kesana hahaha

Share this post


Link to post
Share on other sites

pgn ke prj aza lom sempet pdhal mw cari diskonan (hehe) 

wihiii... baby Azimli udah ke PRJ sejak pembukaan hari ketiga lho..

taun ini karena saya gak manggung di PRJ jadi gak kesana hahaha

emang tahun2 sebelumnya manggung to?

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Asa Citra

udah 5 tahun berturut2 manggung terus, berarti sebelum kamu masuk jakarta ya heheh

hahaha iya tu aku 5th lalu masih warga jogja..

tapi aku hampir tiap tahun main ke PRJ lho.. ga pernah merhatiin siapa yang manggung. kalo ada yg main musik ya dengerin aja.. ehhehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

hahaha iya tu aku 5th lalu masih warga jogja..

tapi aku hampir tiap tahun main ke PRJ lho.. ga pernah merhatiin siapa yang manggung. kalo ada yg main musik ya dengerin aja.. ehhehehe

ya baru tahun ini seh gak manggung mungkin panitianya bosen juga gue lagi gue lagi :P

tiap hari pasti ada musik kok cuma tiap hari beda tema musik nya, ya gue kebagian tema pas hari Musik Reggae

dari 2010, 2011, 2012, 2013, 2014. Tapi bagus juga seh gak manggung tahun ini soal nya PRJ pas bulan puasa, manggung jingkrak2an pas bulan puasa males juga :P

Share this post


Link to post
Share on other sites

ya baru tahun ini seh gak manggung mungkin panitianya bosen juga gue lagi gue lagi :P

tiap hari pasti ada musik kok cuma tiap hari beda tema musik nya, ya gue kebagian tema pas hari Musik Reggae

dari 2010, 2011, 2012, 2013, 2014. Tapi bagus juga seh gak manggung tahun ini soal nya PRJ pas bulan puasa, manggung jingkrak2an pas bulan puasa males juga :P

band nya aliran Reggae mas?

hehe iya lumayan pas puasa kalo harus nyanyi jingkrang2 bisa haus gila.. mungkin PRJ kali ini sengaja milih band yang anggotanya nggak pada puasa..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now