Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • agoda-hemat.png

val_3373

Liburan Hemat 3 Hari 2 Malam ke Bali (19-21 april 2015)

Recommended Posts

Hi...

Lagi semangatbuat Field Trip nih.. gara2 dapat Kaos..hehehehhee

 

hari I : Jakarta - Denpasar - Lovina

Naik penerbangan air asia jam 8,55 dari Jakarta. Tiket sdh kami pesan 1 tahun sebelumnya jadi dapat tiket murah ke Bali hanya Rp 317.000 PP

Sampau di Denpasar jam 11.35, karena mobil sudah kami pesan sebelumnya dai Jakarta, jadi sudah ada yang menjemput kami di Bandara Ngurah Rai yaitu Pak Ketut yang akan menemani kami selama 3H 2M di Bali. Dari Denpasar kamihendak menuju Lovina  tapi sebelumnya kami mampir dulu ke Tanah Lot20150419_131138.thumb.jpg.c957bbbc05b618

Se lanjut ke telah itu kami lanjut menuju Bedugul dan kemudian air Terjun Git Git. Sebenarnya searah dgn perjalan ini masih ada air terjun Sekumpul, karena waktu yang tidak memungjinkan jadi air terjun ini tidak kami kunjungi. Sampai di Lovina sekitar jam 7 malam. Istirahat sebentar dan mandi, kemudian kami keluar Hotel utk mencari makan malam sekaligus berkeliling di pantai . Hotel yg kami pilih Angsoka hotel dengan tarif kamar standard (AC) Rp 275.000/kamar per malam termasuk sarapan pagi11169950_1091540937528210_35326629136900

Setelah kenyang dan puas jalan2 di pantai, kami pulang ke hotel untuk istirahat karena acara besok sdh menanti.

 

Hari II : Lovina - Kuta

Jam 5.30pagi Pak Ketut sdh mengetuk pintu kamar kami utk mengajak kami ke panta di mana perahu yang akan membawa kami melihat lumba2 sudah menunggu. Perburuan utk melihat lumba-lumba dimulai. Sambil menanti lumba2 yg muncul kami menikmai terbitnya matahari di pantai lovina . Lumba2nya saat itu tidak terlalu banyak. Perburuan selesai jam 8 pagi, kembali ke hotel untuk mandi dan sarapan. Biaya sewa perahu Rp 100.000/org

11037283_1091539674195003_35155454428187

Setelah sarapan kami berangkat meenuju Kuta, tapi jalur yang kami tempuh bukan jalur yang kemaren, kami menyusuri laut melalui jalur Bali timur.

Perhentian pertama yaitu Tirta Gangga - Water Palace, tidak banyak wisatawan domestik yang tau tempat ini , sangat disayangkan pada saat sampai di Tirta Gangga hujan turun. Perjalan dari Lovina ke Tirta Gangga dktr 3.5 jam. Karena sudah sampai dan perjalanan cukup jauh, kami tetap masuk ke Tirta Gangga sambil berhujan ria. Teempatya keren..20150420_125826.thumb.jpg.228638869b5313IMG-20150422-WA0032.thumb.jpg.d20022f386

Setelah puas berhujan ria dan main air, kami melanjutkan perjalan ke Pantai Tulamben. pantai ini meruapak area spot untuk snorkeling dan Diving yang terkenal. Di pantai ini terdapat reruntuhan kapal perang yg karam di tembak oleh tentara Jepang. karena hujan akhirnya kami tidak bs snorkeling, jadi hanya mampir sebentar. Perjalanan dilanjutkan menuju pantai pasir putih atau yang lebih di kenal dgn nama Pantai pasir putih. Pantai ini sangat sepi dan hanya wisatawan asing yg datang ke sini.20150420_135951.thumb.jpg.b49f51b7eded53

Perjalanan kami lanjutkan kembali ke Goa lawa dan kemudian menuju pantai kuta untuk melihat sunset. Karena cuaca yang tidak mendukung, sunset di kuta tidak terlalu bagus karena tertutup awan.. Setelah itu kami menuju monumen bom bali untuk mengenang korban bom bali pada saat itu. Kemudian kembali ke hotel di daerah Denpasar. Hotel yang kami pilih Taman Ayu dengan harga Rp 375.000/malam, untuk type guest house dengan 2 kamar tidur (AC)

 

Hari ke 3 : Nusa Dua - Jakarta

Jam 9 pagi Pak Ketut sudah menjemput kami untuk melanjutkan perjalan ke daerah Nusa dua. Sebelumnya kami ke Benoa water sport untuk bermain banana boat dan permaianan lainnya. Setelah puas bermain kami menuju " Water blow". Tempat wisata ini berada dalam komplek Hotel mewah di nusa dua.Pemandangan di sini keren banget di mana kita bisa melihat satu celah di mana ombak menghantam batu karang sehingga seakan2 menjadi satu air mancur.TMPDOODLE1435938385935.thumb.jpg.23fe7fbTMPDOODLE1435938452362.thumb.jpg.19c7525

TMPDOODLE1435938641307.thumb.jpg.f721cc9

Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju pantai Geger masih di sekitar b=nusa dua, banyak turis asing yg berjemur di sini, Pantai yang landai dengan pasir yang sangat halus.TMPDOODLE1435938568277.thumb.jpg.c8eb4c6

waktunya makan siang, kami mampir ke nasi campur ayam Bu Okki yang terkenal di nusa Dua. Rekomended banget deh 1 porsi Rp 25.000. Lumayan pedasnya mantap. selesai makan kami menuju Garuda wisnu kencana. tiket masuk GWK Rp 50.000/org. Semapt diminta bayar dgn taris Wisman karena dikira turis jepang.... ( sering banget aku diajak bicara pake bahasa jepang.. mungkin mirip yah..hehehehehee).

Selesai dari GWK lanjut ke Pantai pandawa... pemandangan pantai dri ketinggian sanat keren. Pokoknya hari ini wisata pantai karena dari pandawa kami lanjut ke pantai padang padang.Pantai ini rada unik, untuk sampai ke pantai ini kita harus melihati batu karang yang sempit dan menurun. Lumayan penuh perjuangan untk sampai ke tepi pantai.

Selesai dari padang padang kami menuju Uluwatu untuk melihat keindahan sunsetnya. Setelah selesia menikmati sunset di Uluwatu yang juga tidak bs kami nikmati karena tertutup awan lagi, kami minta di antar Pak Ketut untuk membeli oleh2. Kami diajak ke krisna. Waktunya memburu oleh2 sebelum pulang ke Jakarta.

Selesai berburu oleh2, kami diantar oleh pak ketut ke bandara untuk melanjutkan perjalanan ke Jkaarta dengan pesawat jam 10.30 malam. Liburan tlah usai...

 

Edited by val_3373

Share this post


Link to post
Share on other sites

@val_3373 oh ada nasi campur yg terkenal yah ? wah sayang banget saya kemaren itu di nusa 2 nginepnya tp belom nyobain eheehe

lovina juga belom sempat hahah.. musti ke bali lagi neh :P

dah 4x ke bali tapi belom beres juga semuanya heheh.., kmrn itu ke bedugul, sanur, a few others . bali gede juga ya

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Jalan2

Wah sayang banget ngga nyobain nasi campurnya...asli enak bgt...

Bali gede.. aku juga sdh 4x ke bali msh belum jelajahi semua tempat. Kalo ke bali lg mau ke nusa lembongan dan pulau menjangan

Share this post


Link to post
Share on other sites

Keren keren mantap ke bali emang ngak pernah puas. Saya udah 2 x kesana masih pengen kesana.   Sayangnya thn ini belom pergi berhubung cuaca   semoga makin bagus cuaca dan gunung2 adem adem aja yaaa 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@val_3373 oh ada nasi campur yg terkenal yah ? wah sayang banget saya kemaren itu di nusa 2 nginepnya tp belom nyobain eheehe

lovina juga belom sempat hahah.. musti ke bali lagi neh :P

dah 4x ke bali tapi belom beres juga semuanya heheh.., kmrn itu ke bedugul, sanur, a few others . bali gede juga ya

Iya Min. Nasi Ayam Bu Oki memang sangat terkenal. Pas di Seberang Santika Siligita, Nusa Dua. Tahun depan kalau mimin ke Bali aku ajak makan di sana hehehe

@Jalan2

Wah sayang banget ngga nyobain nasi campurnya...asli enak bgt...

Bali gede.. aku juga sdh 4x ke bali msh belum jelajahi semua tempat. Kalo ke bali lg mau ke nusa lembongan dan pulau menjangan

@val_3373; keren foto dan perjalanannya. Apalagi di Tirtagangga. Gak banyak lo wisdom yang sampai sana Nice share

Share this post


Link to post
Share on other sites

  • Similar Content

    • By firsttimebali
      Adakah yang pernah ke Bali sebelumnya? Adakah rekomendasi untuk hotel, vila, atau tur? Atau tempat terbaik untuk tinggal? Saya seorang musafir pertama kali ke Bali sehingga mulai menemukan opsi terbaik. Bepergian pada Februari tahun depan.
      Saya sudah melihat opsi villa dan hotel masih belum yakin mana yang harus dipilih. Saya menemukan situs ini https://www.balivillasandmore.com/ untuk villa dan berbicara dengan mereka dan untuk hotel saya menemukan situs ini https://balihotelsandmore.com/
      Adakah yang pernah menggunakannya?
      Saya melihat  beberapa paket tur ketika nanti saya ada di sana pada situs ini dan banyak pilihan berbeda https://www.balitoursandmore.com/ tetapi anak-anak saya ingin melakukan tur ini https://www.quadbikingbali.com/ Apa saja saran untuk paket dapat dipilih ??
    • By zidan bali tour
      Kami menyediakan Layanan zidan bali tour dan Transportasi ke semua tujuan di  seluruh Bali dan sekitarnya. Ke mana pun Anda ingin pergi, kami akan membawa Anda dengan nyaman, andal dan aman. Kami memastikan pengalaman eksklusif selama perjalanan Anda dengan sopir berbahasa Inggris dan berpengetahuan luas. Anda akan menikmati perjalanan dengan kendaraan nyaman dan ber-AC kami. Layanan Antar-Jemput Bandara, Kami menyediakan transportasi bandara di Bali ke dan dari bandara internasional Ngurah Rai dengan layanan antar-jemput bandara kami yang terjangkau dan dapat diandalkan. Kami berangkat dari hotel Anda menuju tempat wisata cultural dan Pengemudi berbahasa Inggris dan indonesia, Kendaraan ber-AC yang nyaman. Tol dan biaya parkir sudah termasuk Bensin termasuk pengaturan khusus untuk membawa rombongan besar, Whatapp: +6281246276522
      Email: rahman@zidanbalitour.com

    • By Pande Putu
      anda mau tinggal di rumah adat Bali dengan suasana pedesaannya  coba saja tinggal di Rumah Tu7u . Rumah tu7u terletak 3 kilometer dari Danau Beratan dan Kebun Raya bedugul .
      15 menit dari Wisata Jatiluwih, 30 menit dari wisata Ubud .kami memiliki 6 kamar yang dimana 2 kamar king suite ( Bale daja) , 2 standard Room ( Bale Delod) , 2 Singel Room ( Bale Delod ) dengan Fasilitas yang lengkap seperti Ac , Air Panas dan Dingin , Lemari, Eletric kettel serta peralatan mandi.rasakan keramah tamahan kami selama anda tinggal di rumah kami 
      motto kami adalah anda datang seperti tamu pulang seperti Keluarga.
       







    • By braska
      Foto diambil dari Tokyo Tower - (k)
      Hallo semua,
      Tahun ini saya berkesempatan mengunjungi Tokyo beberapa kali. Kebanyakan bersama teman2 (thx untuk teman2 II dan IV) dan beberapa kali dengan partner. Banyak yang bertanya ke saya tentang itinerary selama di Tokyo, jadi saya pikir lebih baik saya buatkan dalam satu Thread yang nantinya tinggal di share URL nya.
      Thread ini akan saya buat dalam beberapa tahap, dan diharapkan sudah bisa selesai sebelum bulan Desember 2018 berakhir.
      Beberapa pokok bahasan yang akan diulas dalam Thread ini antara lain
      I Persiapan
      II Itinerary
      III Kereta di Tokyo
      IV Shopping
      V Tempat Wisata Gratis
      VI Tempat Wisata Berbayar
      VII FAQ
      PERNYATAAN :
      FOTO
      Semua Foto yang tidak ada tanda dalam Thread ini berarti di ambil dari Google dan Screenshot, sedangkan foto yang bertanda merupakan hasil jepretan dari 
      (i) I Edy S
      (a) Adhitya A W
      (k) R CJatmiko
      WEBSITE
      Saya tidak memiliki kepentingan apapun dengan website yang ada dalam thread ini. Moderator dapat menghapus link jika di perlukan
      MUSIM
      Yang di bahas dalam Thread ini hanya untuk keberangkatan pada Musim Dingin di Tokyo dan sekitarnya, anda dapat tetap membaca thread ini dengan melakukan beberapa penyesuaian jika ingin bepergian di Musim lain.
      STYLE
      Khusus Perjalanan ke Tokyo, perjalanan saya bukan perjalanan Backpacker, saya selalu membawa Koper, naik penerbangan Full Service, Tinggal di Hotel, tetapi mencari harga paling murah yang bisa di dapatkan  
       
      I Persiapan
      Saya selalu menikmati Tokyo (sama halnya dengan saya menyukai Bangkok) Kota ini sangat hidup, penuh dengan budaya Jepang yang kental di satu sisi dan teknologi modern di sisi lain. Khusus untuk Musim dingin, saya menyukainya karena
      1. Musim dingin tidak ada di Indonesia, 2. Tidak terlalu berkeringat, 3. Ada banyak foto indah yang bisa di peroleh di musim dingin, 4. Salju, 5. Harga Tiket dan Hotel lebih murah...(ya, bandingkan jika anda pergi ke Jepang untuk melihat Sakura mekar) Jika kalian ingin mencoba musim dingin di Tokyo ayo kita mulai persiapannya.
      1. Passport dan Visa
      Untuk keluar negeri tentu saja kita harus mempunyai Passport dan untuk bisa ke Jepang kita juga harus mempunyai Visa. Ada banyak cara membuat passport yang bisa di temui di Google karena itu saya tidak akan mengulas lebih lanjut. Silakan masuk ke www.google.co.id lalu ketikkan "cara membuat e paspor" dan kalian akan menemukan lebih dari 100.000 tautan.
      Yang ingin saya sampaikan disini adalah BUATLAH E-PASSPORT, jangan membuat Passport biasa. Membuat passport biasa untuk bepergian ke Jepang sangatlah menyusahkan, karena artinya kita harus mengurus Visa. Sedangkan jika menggunakan E Passport kita tinggal mengurus Visa Waiver.
      Berikut saya tunjukkan perbandingannya :

      Dari perbandingan di atas terlihat kan, mempunyai E Passport berarti anda mengurangi keribetan mengurus Visa, jika visa di tolak anda terpaksa harus merelakan tiket pesawat PP dan (mungkin) hotel yang hangus. Sebaliknya jika anda mempunyai E Passport anda tinggal mengurus Visa Waiver terlebih dahulu baru melakukan pemesanan tiket pesawat, hotel, dll sesudah Visa Waiver di kabulkan. Anda juga bisa melewatkan ketakutan yang paling banyak di bicarakan orang saat membuat Visa "HARUS PUNYA DUIT MINIMAL SEKIAN PULUH JUTA", karena penguruan Visa Waiver hanya memerlukan E Passport anda. 
      Peluang untuk mendapatkan Visa Waiver juga sangat besar, jika anda orang baik2 tidak punya catatan kriminal, tidak pernah ditangkap di Jepang, maka saya bisa bilang Anda pasti dapat Visa Waiver.
      Cara mengurus visa waiver Jepang bisa di dapatkan dengan mengetikkan "cara membuat visa waiver jepang" di Google.
       
      2. Tiket
      Saya bukan orang yang anti dengan penerbangan Low Cost, pada dasarnya saya malah lebih sering menggunakan Maskapai Low Cost ketimbang Full Service, tapi mari saya tunjukkan kenapa saya lebih memilih penerbangan Full Service untuk pergi ke Tokyo
      Maskapai Low Cost hampir selalu menggunakan transit flight dari Jakarta ke Tokyo. Efeknya sangat berbahaya, saya sudah 2x mengalami kejadian tidak mengenakkan. Waktu transit biasanya hanya 1,5 - 2 jam. Akibatnya jika penerbangan dari Jakarta delay maka (hampir) dapat dipastikan (walaupun kita tidak ketinggalan pesawat menuju Tokyo) tidak cukup waktu untuk memindahkan bagasi kita. Kejadian paling parah yang saya alami adalah berada di musim dingin tanpa jaket tebal (yang tertinggal di Kuala Lumpur). Saat itu perlu 2 hari untuk bagasi saya sampai di hotel. Alhasil liburan sudah tidak lagi menyenangkan, dan saya harus rela kehilangan suara selama 2 minggu karena terkena radang tenggorokan (kupluk, syal dan semua baju ganti ada dalam koper di bagasi). Sekarang  bagaimana jika waktu transitnya lama, misal 16 jam. Anda mau tidak mau harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar hotel di lokasi transit. Tentu saja ada pilihan untuk tidur di bandara. Tapi sebagaimana telah saya tuliskan di atas style perjalanan saya bukan backpacker. Jam kedatangan dan keberangkatan Maskapai Low Cost sering mengakibatkan anda kehilangan 1 hari di Hotel. Begini contohnya : Jika anda Tiba di Tokyo Pukul 23.00 maka sesudah proses imigrasi, pengambilan bagasi, transportasi dll maka kemungkinan anda akan tiba di hotel Pukul 01.00. Waktu Check in hotel biasanya adalah pukul 14.00 sehingga mau tidak mau anda telah kehilangan 1 hari di hotel yang telah anda bayar. Selain itu waktu keberangkatan juga seringkali jadi masalah. Maskapai Low Cost sering berangkat di jam-jam malam seperti 23.50, padahal waktu Check Out hotel Tokyo adalah 11.00 akibatnya ada waktu lebih dari 12 jam luntang lantung tanpa tempat istirahat. Ada biaya tambahan untuk bagasi di penerbangan Low Cost. Biasanya berkisar 400 - 700 ribu tergantung beratnya. Berarti kalau PP bawa bagasi maka ada tambahan biaya sekitar 1 juta dari harga tiket. Penerbangan ke Tokyo memakan waktu lama, direct flight saja bisa lebih dari 7 jam. Lalu di pesawat kita mau ngapain? duduk, diem, merenung dan tidur? jika anda memilih untuk mengisi perut maka ada biaya lagi yang harus di keluarkan untuk pemesanan makanan.  Ok, jadi kita akan memilih penerbangan full service yang menyediakan makanan dan minuman, entertainment flight, jarak antar kursi yang lapang, jam penerbangan yang tepat dengan kebutuhan, free bagasi, dan semua fasilitas lain yang tidak di dapatkan di penerbangan low cost. Mahal dong? Jawabnya TERGANTUNG. 
      Ini contoh penawaran maskapai low cost

      Dan ini tiket yang saya beli 

       
      Saya terbang menggunakan JAL yang masuk dalam daftar 5 Star Airlines. Bagasi 46 kg FREE, Full Service, dengan Jam kedatangan 15.45 dan Jam keberangkatan 17.45. Harga yang saya dapatkan lebih murah daripada maskapai Low Cost.
      Jadi bagaimana caranya? Saya menggunakan SkyScanner (silakan Googling). Dengan SkyScanner kita dapat melihat kapan, maskapai mana, dan website mana yang memberikan tiket paling murah. Tentu saja jika kita membeli dari jauh2 hari kita memiliki lebih banyak pilihan harga yang mungkin dapat berubah. Oh ya, sekali kita melakukan pencarian lewat SkyScanner maka saat membuka email, googling dan menggunakan media sosial iklan yang ditampilkan biasanya adalah iklan harga tiket yang paling murah. Rajin2lah mengecek harga tiket lewat SkyScanner karena FYI, harga tiket JAL biasanya 16juta sekali jalan. Harga 7,3juta PP saya dapatkan menggunakan Fasilitas "Dapatkan Info Harga" yang ada di situs SkyScanner. Fasilitas ini memungkinkan kita mendapatkan harga terbaru dari rute yang kita tuju.
      Sekedar tambahan, Tiket penerbangan dari Jakarta - Paris PP untuk Maret 2019 saya dapatkan dengan harga lebih murah daripada tiket ke Jepang. Lagi2 dengan SkyScanner.
       
      3. Hotel
      Rata-rata hotel di Jepang memiliki kamar yang kecil tapi harga yang "besar". Tokyo pun termasuk. Harga properti di Tokyo yang sangat mahal membuat Tarif Hotel juga tinggi untuk ukuran Indonesia. Walaupun demikian tetap saja jika bersedia susah sedikit masih ada kamar2 kapsul dan dormitory yang berharga di bawah 500ribu permalam. 
      Menyesuaikan style jalan-jalan, saya memberikan beberapa kriteria untuk memilih Hotel di Tokyo.
      Carilah hotel yang dekat dengan stasiun kereta. Kereta adalah transportasi nomor 1 di Tokyo. Dalam kondisi cuaca yang dingin akan lebih baik jika Hotel dekat dengan stasiun kereta sehingga kita tidak perlu berlama2 diluar. Hotel yang dekat dengan stasiun kereta juga memudahkan anda untuk menepati jadwal itinerary. Bawaan anda cenderung banyak, karena musim dingin membuat pakaian yang harus disiapkan berlapis2. Jika mendapatkan kamar hotel yang terlalu kecil maka anda akan kesulitan sendiri dalam meletakkan koper dan barang belanjaan Pastikan hotel anda memiliki sistem penghangat ruangan yang baik dan air panas yang mengalir 24 jam non stop. Saya tidak bisa membayangkan jika di tengah suhu 0 derajat lalu harus mandi pagi dengan air yang tidak terlalu panas karena sistem air panas dipakai beramai-ramai. Akan lebih baik jika Hotel menyediakan sarapan pagi. Buat anda yang terbiasa mengisi perut di pagi hari, tentu akan runyam jika harus jalan dulu mencari sarapan di tengah udara dingin. Hotel di sekitaran Tokyo memang lebih mahal daripada yang mengarah ke luar kota. Tetapi anda akan lebih mudah menentukan jalur tujuan jika berada di dalam kota. Dalam beberapa kesempatan, saya selalu memilih hotel yang sama untuk tempat menginap. Hotel Villa Fontaine Hatchobori. Hotel ini merupakan salah satu hotel dari jaringan Villa Fontaine yang tersebar di seantero Jepang. Saya memilih hotel ini karena semua kriteria yang saya sebutkan di atas dapat diakomodir. Harganya pun menurut saya termasuk murah. Sekitar 1,2 juta permalam, yang kalau di share bersama teman sekitar 600 ribuan permalam (sudah include sarapan), ukuran kamarnya juga sedikit lebih besar dari ukuran kamar di daerah Shinjuku dengan harga yang lebih mahal.
      Hotel ini hanya sekitar 1 menit jalan kaki dari Stasiun Kayabacho (uniknya Hotel Villa Fontaine Kayabacho justru sedikit lebih jauh dari stasiun Kayabacho, jadi jangan sampai salah hotel). Stasiun Kayabacho hanya berjarak 3 stasiun dari Ginza, 2 stasiun dari Otemachi, 3 stasiun dari Akihabara, bahkan hanya 5 stasiun dari Ueno dimana kita bisa melanjutkan perjalanan dengan Shinkansen. Posisinya sangat strategis.

      Suasana luar hotel - (a)

      Lobby - (a)

      Lift - (a)

       
      4. Pakaian
      Tidak bisa dielakkan Pakaian Musim Dingin pasti lebih tebal dan berlapis dibandingkan jika kita ke Jepang di musim panas. Suhu udara di Tokyo sepanjang musim dingin berkisar di angka -2 sampai 7 derajat celcius. Demi kenyamanan anda saya menyarankan untuk menggunakan 3-5 lapis baju. Tentu saja hal ini bergantung dari ketahanan tubuh anda terhadap udara dingin. Berikut list pakaian yang perlu dibawa :
      Kupluk Syal Long John Jaket / Sweater / Vest Mantel / Jaket Salju Celana Panjang (bahan cordoray lebih bagus) / Celana Insulated Sarung tangan Jika ada rencana untuk bermain salju saya sarankan dari awal bawalah celana insulated, celana ini memiliki beberapa lapisan, bagian paling luar memiliki jenis parasut sehingga tidak mudah kemasukan air, dan bagian paling dalam merupakan lapisan yang menghangatkan kaki. Hindari bermain salju dengan celana jeans, karena dapat merembes dan membasahi kaki. Oh ya, harga barang2 di atas sangat bervariasi tetapi ada beberapa lapak di tokopedia yang menjual Perlengkapan musim dingin dengan harga sangat murah tetapi kualitasnya bagus. Sebagai contoh saya mendapatkan mantel dengan harga 400 ribuan dan celana insulated dengan harga 100 ribuan. Nyaman saat di gunakan. Coba saja di searching.

       
      5. Komunikasi
      Sebenarnya Tokyo adalah kota yang ramah Wifi, kira-kira kalau diterjemahkan banyak Free Wifi bertebaran dimana-mana, di dalam bus, di tempat2 wisata, di stasiun kereta, dan pastinya di hotel. Hal ini memudahkan anda untuk berkomunikasi baik via media sosial maupun aplikasi chatting. Fasilitas free wifi ini dapat di peroleh dengan melakukan sign in ke salah satu jaringan wifi yang akan meminta anda untuk mengklik tautan yang di kirimkan ke email anda. Biasanya anda akan mendapat kesempatan 5 menit free yang dapat digunakan untuk membuka email dan mengklik tautan untuk mengkonfirmasi penggunaan free wifi.
      Walaupun demikian saya tidak menyarankan anda untuk bergantung pada fasilitas Free Wifi. Saya tetap menyarankan untuk mempergunakan jaringan komunikasi sendiri. Ada beberapa alternatif yang bisa anda lakukan :
      Beli SIM Card di Jepang  Beli SIM Card dari Indonesia Sewa Paket Wifi Bagi yang berangkat dalam rombongan, saya lebih menganjurkan untuk menyewa paket Wifi. Dalam 1 router biasanya bisa dikoneksikan untuk 6-8 alat. Sehingga jika di share biaya sewanya jadi lebih murah. Contoh untuk router unlimited 4G yang saya sewa dari QL Liner (via Klook.com) saya hanya perlu membayar Rp 115.000 per hari. Alat ini dapat dipergunakan untuk 14 alat sekaligus. Sehingga jika di share biaya ke 7 orang (masing2 mempergunakan 2 alat), 1 orang hanya perlu membayar Rp 16.500 per hari. Harga ini jauh lebih murah daripada membeli SIM Card dari Indonesia atau membeli di Jepang. Tetapi wajib diingat, kelemahan Wifi adalah jika pembawa router terpisah lebih dari 10 meter maka teman2nya yang lain tidak lagi mendapat sinyal. Kemudian jika alat hilang atau rusak ada denda yang lumayan besar sekitar 42.000 yen. Selain itu jangan lupa untuk membawa Power Bank sebab jika router kehabisan batrei maka komunikasi anda juga akan terputus.
       
      Jika anda memilih menggunakan SIM Card maka anda akan terhindar dari keribetan menenteng router kemana2. Selain itu anda tidak perlu harus selalu berada di dekat router untuk melakukan komunikasi. Kapan saja anda ingin menghubungi teman, atau upload instagram dapat dilakukan langsung.
      Untuk SIM card tidak ada salahnya anda melihat2 di website GlobalKomunika, mereka memberikan banyak pilihan paket SIM Card (Paket Data SAJA). Dengan membeli SIM Card langsung dari Indonesia anda bisa langsung mengaktifkan HP Anda saat berada di Bandara Narita / Haneda. Sayangnya ada batasan Quota 4G yang harus anda perhatikan saat memilih menggunakan SIM Card. Untuk SIM Card seharga Rp 195.000 anda bisa mendapatkan Quota 4G sebanyak 3GB untuk waktu 8 hari. Setelah itu jika Quota habis maka kecepatan akan turun menjadi 2G. Jadi jangan terlalu sering melakukan Video Call atau berselancar di Youtube jika anda menggunakan SIM Card. Jika anda memutuskan menggunakan SIM Card harap di baca baik2 petunjuk penggunaannya (sudah disertakan bersama SIM Card), karena tidak semua HP secara otomatis melakukan pengaturan APN.

       
      6. Tiket Wisata
      Kepada siapapun yang ingin ke Jepang saya selalu menyarankan untuk mempersiapkan Itinerary dengan sebaik-baiknya. Sejak awal pastikan tempat-tempat yang ingin anda tuju. Lalu lakukan survey untuk melihat apakah tempat2 tersebut membutuhkan tiket masuk. Kenapa hal ini penting : karena banyak tempat wisata di Tokyo yang memberikan Harga Tiket lebih murah saat pemesanan di lakukan di awal ketimbang saat anda datang dan membeli langsung di loket. Selain itu anda dapat menghemat waktu untuk melewatkan antrian orang2 yang ingin membeli tiket pada waktu bersamaan.
      Beberapa tempat wisata bahkan TIDAK MENJUAL TIKET DI TEMPAT. Jika anda ingin mengunjungi Fujiko F Fujio Museum, atau Ghibli Museum maka anda harus melakukan pemesanan dari sebulan sebelumnya. Karena jika anda langsung datang ke tempat tersebut tanpa memiliki tiket maka bersiaplah untuk kecewa. Anda tidak akan bisa masuk.
      Ada banyak situs yang menjual tiket wisata secara online, saya secara pribadi lebih sering memesan lewat Klook. Silakan lakukan pengecekan apakah Tiket tempat wisata yang ingin anda tuju tersedia di website mereka. Tapi sekali lagi lebih baik anda membeli tiket lewat online karena harga yang di dapat sering lebih murah daripada membeli langsung, sekaligus memastikan rencana liburan anda tidak berantakan karena gagal mendapat tiket.
       
       
    • By min0ru
      Pagi itu, saya dan keluarga mendarat di Kansai International Airport (Osaka) pukul 08.30 waktu setempat. Ini kali kedua saya mengunjungi negara yang kawaii ini dan kota pertama yang akan saya kunjungi adalah Takayama. Seusai mengambil bagasi, saya bergegas menuju ke JR Office untuk menukarkan JR Pass (Japan Railway Pass). Antrian ternyata cukup panjang mengular dan menghabiskan waktu lebih dari 30 menit sampai akhirnya saya mendapatkan JR Pass.
      Cara Menuju ke Takayama
      Karena saya menggunakan JR Pass, jadinya kami bisa langsung naik ke Shinkansen (kereta cepat). Dari Kansai International Airport (KIX) kami mengarah ke Shin-Osaka Station dahulu baru nyambung kereta lagi ke Nagoya Station sebelum akhirnya menggunakan Hida Train (JR) dan turun di Takayama Station.
      Jalan Sore di Takayama

      Sesampainya di Takayama, saya langsung bergegas menuju hotel karena memang sudah waktunya check-in, lagipula repot rasanya jika harus berjalan-jalan menggeret koper. Kami menginap di J-Hoppers Takayama yang jaraknya hanya 10 menit berjalan kaki dari Takayama Station.
      Saya bertanya kepada resepsionis hostel mengenai apa saja yang bisa dilihat di Takayama ini dan dijawab dengan sangat ramah olehnya. Jadi di Takayama ini ada bagian kota tuanya yang cukup ramai tapi hanya di akhir pekan dan banyak street food. Karena kami datang di hari biasa, jadi kami cukup manyun dan memutuskan untuk eksplorasi saja jalan-jalan di Takayama.
      Sebelumnya kami makan dulu di restoran ramen yang dipilih secara random karena cukup ramai. Rasanya pun cukup enak dan menghangatkan. Saat itu cuaca cukup dingin kalau tidak salah sekitar 5-10°C. Sayang banget karena kalap saya ngga sempet mengabadikan foto makanan maupun restorannya. 
      Berseberangan dengan restoran rame, ada sebuah jembatan kecil  untuk menyeberang sungai dan ada jalanan kecil di sisi sungai tersebut yang cukup cantik untuk berfoto. Jadilah ambil beberapa frame dulu ☺️. Ngga kerasa hari cepet banget gelap, suasana lampu bangunan tua satu persatu mulai menyalah membuat suasana malam itu makin cantik. Kebayang ngga sih bangunan tua yang kebanyakan berbahan kayu dihiasin lampu berwarna kuning atau lampion berwarna merah? 
      Malam itu kami kembali lebih cepat ke hostel, karena ngga banyak lagi tempat yang bisa dilihat dan memang tujuan ke Takayama ini hanya persinggahan untuk menuju ke Shirakawa-Go.
      Keindahan Desa Sejarah Shirakawa-Go (UNESCO's World Heritage Sites).

      Cara yang saya gunakan untuk menuju ke Shirakawa-Go dari Takayama adalah menggunakan tur yang di arrange oleh J-Hoppers Hostel. Kenapa saya memilih tur dari J-Hoppers? Karena harganya lebih murah ¥500 untuk orang yang menginap di J-Hoppers, kan lumayan 4 orang sudah jadi semangkok ramen. 

      Bus melaju dengan santai ke Shirakawa-Go, dalam waktu kurang dari 1 jam kami sudah tiba di situs bersejarah ini. Kami diberikan waktu bebas selama 2 jam di desa ini. Ngga pake lama, saya langsung ngacir turun dari bus dan cari spot buat pepotoan.


      Rumah-rumah di desa ini disebut Gasshō-style atau bebentuk seperti tangan sedang berdoa. Atapnya terbuat dari susunan jerami yang sangat kuat dari berbagai cuaca. Walaupun hanya terbuat dari jerami tetapi pada musim dingin tetap dapat menghangatkan dan sejuk saat musim panas.


      Senangnya saya liat sisaan salju yang masih terhampar luas dan tebal, pengen rasanya tambahin duren sama cendol trus sirup tjampolay~ *eh. 
    • By Dennis.Rio
      TOKYO 東京.....
      day 3
       
       
       
       
       
       
       
    • By Dennis.Rio
      POCKET WIFI di Jepang......
       
       
       
×
×
  • Create New...