Sign in to follow this  
Followers 0
zeekyuryu

tips Tips jalan2 buat cewe berhijab

7 posts in this topic

mau kasih tips nih buat cewe2 berkerudung mania pas jalan2...

Sekarang model hijab udah macem2 dan cwe yg berhijab jg makin bnyk.. nah buat jalan2ers yg pakai hijab ada beberapa tips yg perlu diperhatiin biar jalan2 nya lbh nyaman dgn berhijab.

- keringkan rambut dulu sblm pakai hijab. Habis keramas jgn lgsg pakai hijab, krn nntinya rambut akan lmbab dan bau

- pilih bahan hijab yg adem.

- pakai model yg simple. Kalo jalan2 apalagi naik transportasi umum lbh baik pilih model yg simple aja. biar ga ribet and nyaman.

- pakai daleman kerudung atau inner. Inner penting buat jaga kerapihan krudung anda. jadi nnti pas jalan ga direpotin ama krudung yang mencong sana sini :D

kalo ada yg mau nambahin silakan... semoga bermanfaat ;)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, cocok banget nih tips nya bwt para ladies yg berkerudung.

kadang2x saya suka kasihan liat perempuan yang berkerudung, terus kerjaanya nge benerin kerudung terus.

sepertinya mungkin dia kurang persiapan yah dalam memakai kerudungnya. jadi bergeser2x terus kalo dia berjalan.

Share this post


Link to post
Share on other sites

bener juga, nice info nich.

o ya mo nambahin kalo bisa pilih bahan yang bisa menyerap keringat dan ngga panas seperti kain katun, bahan kaos TC dan sebagainya.

jangan lupa bawa jilbab ganti ya, yang simple dan adem....

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya sekarang banyak banget model2 jilbab, dari yang simple sampai yang untuk di padupadankan ke acara pesta

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya mungkin dy salah style kerudung klo ribet di jalan.. makanya klo jalan2 mmding pake style yg simple ;)

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah kurang tau seh

tapi beberapa teman yang berhijab have fun aja mereka walaupun snorkeling an juga :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • By vie asano
      Di era modern seperti sekarang ini, sudah banyak traveller yang berani melakukan solo traveling. Apalagi saat ini aneka moda transportasi sudah semakin mudah menjangkau berbagai pelosok dunia. Hanya saja, ada satu problem yang kerap dialami oleh para solo traveller, khususnya bagi mereka yang hobi sekali mengabadikan foto-foto narsis: “gimana caranya menghasilkan foto selfie yang keren saat solo traveling?”
      Saat kita berwisata bersama teman, kita selalu bisa meminta bantuan untuk mengambilkan foto diri yang cakep. Apalagi kalau teman tersebut sudah tahu angle terbaik yang bisa meningkatkan kekerenan kita hingga ke level maksimal. Hanya saja, problemnya akan berbeda jika kita melakukan solo traveling, karena semua hal harus dilakukan seorang diri – termasuk mengambil foto selfie. Apalagi jika kalian baru pertama kali melakukan wisata seorang diri, yang mungkin masih harus beradaptasi dengan banyak hal.
      Tapi, tenang saja. Solo traveling bukan berarti kalian nggak bisa menghasilkan foto-foto selfie yang keren kok. Simak saja beberapa tips berikut. Siapa tahu ada tips yang paling cocok untuk membantu kalian menghasilkan foto selfie keren saat solo traveling, khususnya bagi kalian solo traveller pemula.
      *             *             *             *             *
      1. Bekali Diri dengan ‘Peralatan Tempur’ yang Memadai
      A. Pakai Tongsis, Kenapa Tidak?

      Ilustrasi turis dan tongsis, via orehi.tv
      Dari seluruh ‘peralatan tempur’ untuk mengambil foto selfie, tongsis a.k.a tongkat narsis (bahasa Inggris-nya: selfie stick) masih menjadi pilihan populer bagi wisatawan, khususnya wisatawan Indonesia. Tongsis menjadi salah satu satu alat bantu paling praktis untuk mengambil foto selfie, terutama jika kalian termasuk pemalu untuk minta bantuan orang lain dalam mengambilkan foto.
      Dewasa ini, sudah banyak alternatif model tongsis yang bisa kalian gunakan, mulai dari model standar hingga tongsis dengan konsep canggih yang dilengkapi dengan kipas angin dan lampu (lihat foto dibawah). Kalian juga dapat membeli tongsis yang bisa sekalian berfungsi sebagai tripod, sehingga kalian nggak perlu repot-repot membawa tripod tambahan.

      Tongsis canggih, via petapixel
      Hanya saja, perlu diketahui kalau nggak semua tempat wisata mengijinkan penggunaan tongsis. Sebagai contoh, penggunaan tongsis dilarang di 1195 stasiun di Jepang (termasuk stasiun yang dilalui oleh shinkansen). Salah satu alasannya karena penggunaan tongsis dikhawatirkan merusak fasilitas setempat (yang memang tidak dirancang untuk ramah tongsis). Selain itu, penggunaan tongsis juga dikhawatirkan dapat mencelakakan pengguna stasiun lainnya.
      Nggak hanya di Jepang, beberapa tempat lainnya juga diketahui melarang atau membatasi penggunaan tongsis dengan berbagai alasan. Beberapa diantaranya adalah National Gallery of London, The Palace Museum (Beijing), Istana Versailles (Perancis), Colloseum (Italia), dan di beberapa tempat di Korea Selatan (terutama untuk tongsis yang tidak berlisensi).
      Jika ingin membawa tongsis sebagai ‘partner’ untuk mengambil foto selfie saat solo traveling, perhatikan beberapa tips berikut ini:
      - Perhatikan dengan seksama apakah tempat wisata yang kalian kunjungi mengijinkan penggunaan tongsis atau tidak. Jika tidak dapat menemukan tanda/informasi yang jelas, kalian dapat mengamati wisatawan lain di tempat tersebut apakah ada yang menggunakan tongsis atau tidak.
      - Untuk menghasilkan foto selfie yang keren, kreatiflah dalam penggunaan tongsis. Kalian bisa bereksperimen mengambil foto dari berbagai angle, termasuk menempatkan tongsis di pundak untuk mengambil foto dari belakang.
      +             +             +
      B. Tripod Selalu Jadi Teman Setia Untuk Mengabadikan Selfie

      Ilustrasi, via shutterstock
      Selain tongsis, tripod nggak pernah gagal menjadi teman setia bagi solo traveller yang berniat mengabadikan foto selfie. Dengan meletakkan kamera di atas tripod, kalian bisa bebas bergaya tanpa harus sibuk memegangi kamera seperti saat menggunakan tongsis. Tripod juga memungkinkan sudut pengambilan gambar yang lebih luas, karena selfie hanya bisa menangkap gambar dalam jarak dekat saja. Hanya saja, nggak semua traveller suka membawa tripod. Selain karena berat, tripod juga kerap dianggap kurang praktis karena kita harus selalu melakukan bongkar pasang setiap kali akan mengambil foto. Mungkin karena itulah penggunaan tongsis terlihat lebih populer dibanding tripod (khususnya bagi solo traveller).

      Kamera dan gorilla pod, via portative
      Untungnya, saat ini perlengkapan tripod pun sudah semakin bervariasi. Sudah makin banyak tripod yang dirancang dengan berat yang relatif ringan untuk dibawa-bawa oleh traveller wanita sekalipun. Modelnya pun beragam, mulai dari model standar hingga model yang fleksibel seperti gorilla pod. Model tas untuk membawa tripod pun semakin beragam dan makin stylish, sehingga tripod tak perlu lagi menjadi masalah untuk dibawa-bawa oleh solo traveller.

      Tongsis sekaligus tripod, via hisypix
      Alternatif lainnya, kalian bisa membeli tongsis yang dilengkapi dengan aksesoris kaki-kaki sehingga bisa berdiri layaknya tripod. Dengan demikian, kalian nggak perlu repot-repot membawa tongsis dan tripod, apalagi jika kalian berwisata tanpa membawa kamera DSLR.  
      +             +             +
      C. Bersahabatlah dengan GoPro, dan Semua Akan Baik-baik Saja.

      GoPro, via behance.net
      Bagi solo traveller yang memang hobi mengabadikan foto-foto traveling keren, termasuk foto selfie, jangan ragu berinvestasi dengan membeli GoPro. GoPro merupakan sebuah merk action camera yang dirancang untuk merekam aksi-aksi ekstrim seperti motocross, bungee jumping, skateboarding, dan lain-lain. Asyiknya, GoPro ini memiliki banyak aksesoris pendukung yang membuat GoPro ini semakin mudah dibawa kemana saja. GoPro juga bisa dihubungkan dengan smartphone, sehingga pengguna bisa mengontrol kamera dari kejauhan. Mantap nggak tuh?
      +             +             +
      D. Berinvestasilah dengan Membeli Kamera yang Bagus.

      Ilustrasi, via travelnews
      Oke, saat ini memang sudah banyak handphone yang dilengkapi kamera dengan resolusi tinggi. Namun tetap saja, nggak ada salahnya kalian berinvestasi membeli kamera yang bagus. Apalagi jika kalian memang hobi melakukan traveling dan suka mengambil foto-foto keren. Secanggih dan sekeren apapun kamera handphone, tetap saja tidak akan bisa mengalahkan kamera dengan lensa yang bagus (selama didukung dengan skill yang memadai).
      Tapi, entah apakah kalian menggunakan kamera handphone maupun kamera DSLR, yang paling penting adalah kalian memahami caranya menggunakan kamera tersebut. Bukan, maksudnya bukan sebatas mengetahui mana tombol on dan off, tapi memahami aneka fitur terbaik dari perlengkapan kalian. Percuma memiliki kamera canggih jika kalian nggak mengerti cara menggunakannya, karena pada akhirnya semua akan kembali pada keahlian masing-masing.
      *             *             *             *             *
      2. Manfaatkan Aneka Teknik Berikut Ini Untuk Mengambil Foto Selfie Keren
      A. Manfaatkan Mode Self-Timer

      Ilustrasi foto seluruh badan yang diambil oleh solo traveller, via zeitjung
      Bagi solo traveller, self-timer adalah sahabat terbaik untuk mengambil foto selfie. Entah kalian berfoto menggunakan tongsis atau tripod, atau bahkan menggunakan action camera seperti GoPro, self-timer memungkinkan kalian untuk mengambil foto seluruh badan seperti jika foto itu diambil oleh orang lain.
      Dewasa ini, hampir semua handphone dan kamera telah dilengkapi dengan self-timer. Namun kalaupun kamera kalian tidak memiliki mode itu, ada banyak aplikasi yang bisa diunduh kok. Cara untuk menggunakan self-timer pun sangat mudah. Kalian hanya perlu menempatkan kamera pada sesuatu yang stabil (seperti tripod ataupun permukaan datar), mengeset waktu, dan kemudian berlari mencapai posisi yang tertangkap kamera untuk berpose sesuai keinginan.
      +             +             +
      B. Burst Mode

      Ilustrasi, via heartmybackpack
      Jarang berhasil mengambil foto bagus dalam jepretan pertama? Manfaatkan saja fitur burst mode! Burst mode merupakan fitur di kamera yang memungkinkan kita untuk mengambil banyak foto dalam satu kesempatan. Setiap device memiliki kemampuan yang berbeda-beda untuk menangkap banyaknya jumlah frame per-detik. Dengan mengaktifkan fitur burst mode, kalian akan memiliki banyak alternatif foto untuk dipilih.
      +             +             +
      C. Manfaatkan Screenshot Video

      Ilustrasi, via meetup
      Cara lain untuk mendapatkan foto selfie keren saat melakukan solo traveling adalah dengan merekam video; bisa video pendek maupun video panjang. Selanjutnya kalian tinggal memilih momen-momen yang kalian sukai dan lakukan screen shot. Gampang banget kan? Memang sih kualitasnya mungkin akan berbeda dengan mengambil foto menggunakan mode kamera. Tapi hey, saat ini sudah banyak software editing yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas foto, kan?
      +             +             +
      D. Minta Tolong Sama Traveller Lain Itu Nggak Dosa Kok!
      Ada kalanya kita harus minta tolong pada traveller lain maupun penduduk setempat untuk membantu mengambilkan foto selfie. Misalnya saja saat kita nggak bawa perlengkapan memadai untuk melakukan selfie (seperti tongsis dan tripod), maupun karena nggak ada bidang datar untuk meletakkan tripod. Nggak perlu malu, karena hal tersebut sudah sangat lazim dilakukan oleh wisatawan. Hanya saja, memang sih nggak ada jaminan kalau kualitas jepretan orang lain tersebut akan sesuai dengan keinginan kita. Karenanya, coba deh perhatikan beberapa tips berikut ini untuk mendapatkan hasil jepretan terbaik (yang bisa kita dapat dari orang lain):
      1. Mintalah bantuan pada wisatawan lain dibanding penduduk setempat.

      Ilustrasi, via pinger
      Biasanya sesama wisatawan lebih mudah dimintai tolong untuk mengambilkan foto selfie dibanding minta tolong pada penduduk setempat. Selain itu, wisatawan biasanya juga lebih terbiasa menggunakan perlengkapan memotret dan lebih tahu angle terbaik untuk menghasilkan sebuah foto yang keren. Tentu saja nggak semua wisatawan seperti itu ya!
      2. Minta tolong pada wisatawan yang membawa kamera DSLR

      Ilustrasi, via edunova
      Jika kalian menggunakan kamera DSLR dan menginginkan hasil jepretan terbaik, kalian bisa mencari wisatawan lain yang juga membawa kamera DSLR untuk dimintai tolong mengambilkan foto selfie. Mereka yang memiliki DSLR jelas lebih terbiasa menggunakan kamera jenis tersebut, dan kemungkinan besar akan memperlakukan kamera kalian dengan hati-hati layaknya kamera sendiri.
      3. Minta mereka untuk mengambil setidaknya 3 foto selfie kita

      Ilustrasi, via cepamagz
      Lho, kok 3 foto?
      Penjelasan singkatnya kira-kira seperti ini. Pada jepretan pertama, orang baru akan beradaptasi dengan kamera kita. Ada kemungkinan dia akan mengambil foto agak nge-blur. Pada jepretan kedua, mungkin saja kitanya yang nggak siap untuk berpose. Baru pada jepretan ketiga, baik si pengambil foto maupun kita biasanya sudah siap 100%, sehingga hasil fotonya sesuai seperti yang diharapkan.
      4. Jangan ragu menjelaskan konsep foto yang kalian inginkan

      Ilustrasi, via storm
      Berencana untuk mengunggah selfie tersebut ke Instagram maupun album digital kalian? Jangan ragu untuk menjelaskan konsep foto yang kalian inginkan saat minta tolong pada traveller lain, supaya hasil fotonya sesuai dengan feed yang kalian inginkan. Kalau perlu, settingkan kamera dan atur pada posisi yang diinginkan, sehingga traveller lain hanya tinggal memencet tombol saja. Tapi tentu saja kalian juga harus berbesar hati seandainya traveller tersebut tetap tak bisa menghasilkan foto seperti yang diinginkan ya!
      5. Kalau perlu, tawarkan untuk ganti mengambilkan foto selfie

      Ilustrasi, via shutterstock
      Ini sih tips standar untuk mencairkan suasana saat meminta bantuan dari traveller lain. Jika perlu, tawarkan bantuan untuk mengambilkan foto bagi mereka – khususnya jika kalian bertemu dengan solo traveller lainnya. Dengan begitu, sesama solo traveller bisa saling membantu untuk mengambil foto selfie masing-masing.
      6. Jangan ragu minta tolong pada traveller lainnya

      Ilustrasi, via shutterstock
      Merasa kurang puas dengan hasil jepretan dari orang yang kita mintai tolong? Jangan ragu dan malu untuk minta tolong pada traveller lainnya lagi. Siapa tahu kalian lebih beruntung menemukan traveller lain yang lebih mahir mengambil foto dibanding orang sebelumnya.
      *             *             *             *             *
      3. Random Tips Lainnya:
      A. Kenali Angle Terbaik Kalian

      Ilustrasi, via expressvpn
      Ini salah satu tips paling penting saat mengambil foto selfie, dan bisa diterapkan dalam berbagai kondisi selain saat solo traveling saja. Dengan mengenali angle mana yang paling cocok untuk kalian, maka kalian nggak perlu mengambil foto hingga ribuan kali (lebay mode on) hanya untuk menemukan pose terbaik untuk kalian.
      Jangan malas juga mengeksplorasi angle. Kadang foto terbaik kalian dapatkan dari angle yang tak terduga. Misalnya saja dengan mengarahkan kamera sedikit ke atas, atau malah ke bawah.
      +             +             +
      B. Cari Tahu Konsep Foto yang Kalian Inginkan

      Ilustrasi, via jdandj
      Traveller (termasuk solo traveller) biasanya suka mengunggah aneka foto travelingnya di berbagai kanal media sosial miliknya, entah itu Facebook, Flickr, maupun Instagram. Supaya foto-foto kalian lebih dari sekedar foto traveling biasa, ada baiknya kalian mencari tahu feed seperti apa yang kalian inginkan. Apakah kalian menginginkan foto-foto bernuansa dinamis? Ataukah kalian menginginkan foto dengan konsep tenang dan anggun?
      Cari tahu style yang kalian inginkan dan kalian sukai, dan belajarlah mengambil foto sesuai style yang diinginkan dan disukai tersebut. Daripada menjepretkan kamera secara random dan menghasilkan ratusan foto yang bisa ditemukan di berbagai brosur wisata, lebih baik kalian menghasilkan lebih sedikit foto namun menampilkan keunikan dan ciri khas kalian sendiri.
      Tips:
      Jika belum menemukan gaya foto yang sesuai dengan keinginan, kalian dapat melihat-lihat pinterest untuk menemukan inspirasi yang bisa dicontek.
      +             +             +
      C. Jangan Malu!

      Bebaskan ekspresimu, via notey
      Salah satu penyakit klasik yang kerap menghampiri solo traveller saat akan mengambil foto selfie adalah bersikap malu-malu di depan kamera. Alhasil foto yang dihasilkan sebatas foto-foto standar yang nggak ada bedanya dengan foto di studio dengan latar belakang pemandangan buatan.
      Padahal, hey, untuk apa malu? Kalian mungkin akan terlihat aneh jika bergaya sendirian di depan tripod, atau mengeluarkan ekspresi yang aneh-aneh saat memegang tongsis. Tapi, jika itu bisa membantu menghasilkan foto traveling yang tak terlupakan, semua usaha dan rasa malu itu akan sebanding dengan hasilnya kan?
      Ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu menekan rasa malu saat mengambil foto selfie kala solo traveling:
      - Lakukan hal-hal yang bisa membuat kalian rileks saat di depan kamera, entah itu tertawa, menari, atau bahkan melompat-lompat. Jangan takut terlihat aneh. Takutlah jika kalian melewatkan kesempatan untuk mengambil pose keren di tempat yang belum tentu akan dikunjungi lagi.
      - Saat memutuskan untuk mengambil foto selfie dengan gaya yang unik, abaikan pandangan aneh dari orang-orang di sekitar kalian. Toh belum tentu kalian akan bertemu lagi dengan mereka, kan?
      - Ingatlah kalau mengambil foto traveling lebih dari sekedar memotret pemandangan saja. Hey, setiap orang bisa mengambil foto dari Google dan mengaku kalau mereka pergi ke tempat itu. Karena itulah penting bagi kalian untuk sesekali melakukan selfie, sebagai bukti otentik kalau kalian memang pergi mengunjungi tempat tersebut. Agar foto selfie-nya berbeda dengan foto yang dilakukan di studio berlatar pemandangan palsu, jangan segan memasukkan kepribadian kalian. Mau bergaya gokil? Serius? Lakukan saja apapun yang kalian mau, dan jangan malu-malu!
      *             *             *             *             *
      Note:
      Saya baru tahu kalau mbak Hasdevi Agrippina Dradjat pernah membuat tulisan dengan tema sejenis. Mampir juga kesini ya: Dengan Cara-cara Ini, Kamu Tidak Perlu Khawatir Tidak Akan Mendapatkan Foto Traveling Kece Saat Traveling Sendirian
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Tips Traveling Untuk Introvert, satu kata disini yang harus di cermati adalah Introvert, pasti kalian pernah mendengarnya atau mungkin kalian sedang mengalami nya, atau mungkin juga kalian menyangkal tidak mengalami nya padahal sedang terjadi pada diri kalian.
      Memang dengan ada nya kemajuan jaman dengan teknologi dan sosialitas yang berkembang, juga makin membuat daya pikir dan daya sosialisasi seseorang menjadi maju dan bahkan juga ada yang mengalami kemunduran. Hal ini memang berkaitan dengan berbagai faktor terutama Lingkungan dan juga Kepribadian.
      Introvert atau Introversion menurut Dokter Psikologi dari Swiss Carl Jung adalah kepribadian manusia yang lebih berkaitan dengan dunia dalam pikiran manusia itu sendiri. Jadi manusia yang memiliki sifat introvert ini cenderung menutup diri dari kehidupan luar. Mereka adalah manusia yang lebih banyak berfikir dari pada beraktifitas. Mereka juga lebih suka dengan kesunyian daripada di tempat yang banyak orang lain.
      Ada pun ciri-ciri Introvert menurut Dokter Carl Jung tersebut sebagai berikut :
      Senang Menyendiri Pemikir Pemalu Pendiam Lebih senang bekerja sendiri Berinteraksi secara langsung (One by One) Susah bergaul Senang berimajinasi Lebih suka mendengarkan dan memperhatikan Lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan tulisan Pada realita nya, hal ini sering terjadi dengan masyarakat pada umum nya, bahkan orang dewasa yang tadi nya dia tidak Introvert, ketika masuk dunia kerja menjadi Introvert dikarenakan lingkungan nya membuat dia untuk selalu Fokus terhadap Pekerjaan nya. Maka dari itu banyak sekarang pekerja kantoran juga tidak sadar jika diri nya sudah masuk kategori Introvert.
      Namun pada dasar nya seorang Introvert itu juga bisa kok untuk Traveling, walaupun cara mereka traveling di sesuaikan dengan kepribadian nya, misalkan memilih destinasi yang tidak ramai, atau pun melakukan perjalanan sendirian atau juga dengan tidak banyak orang. 
      Adapun beberapa cara Traveling yang bisa di lakukan seorang Introvert adalah sebagai berikut :
      01. Riset : Salah satu keuntungan dari Introvert, mereka adalah pemikir dan perencana yang sangat baik. Karena mereka selalu Fokus dengan suatu pekerjaan, jadi Riset adalah salah satu keunggulan mereka. Karena mereka tahu jika spesifikasi untuk kepribadiannya itu khusus, jadi riset yang di sesuaikan dari Destinasi, Itinerary, Biaya dan Keperluan lainnya, akan sangat detil.
      02. Partner Yang Cocok : Memang seorang Introvert ini akan agak sulit untuk mendapatkan teman untuk sharing yang cocok, tapi tidak demikian untuk teman traveling yang cocok. Karena dengan mereka Introvert, bisa membaca dengan tepat, kriteria teman seperjalanan yang cocok dengan diri nya itu seperti apa, misal dia perlu teman yang gak banyak ngobrol tapi tahu yang di perlukan untuk rute yang di tuju, atau juga teman yang mengerti kondisi Introvert nya jadi bisa beradaptasi dan tidak memaksa.
      03. Smartphone : Dikarenakan seorang introvert ini asik dengan dunia nya sendiri, smartphone adalah salah satu teman terbaik bagi mereka. Karena disini mereka bisa kembali ke dunia mereka yang tenang tanpa ada keraguan, dan disini dia bisa mencurahkan semua pengalaman dan cerita dari traveling nya via internet (forum). Terkadang seorang introvert ini mempunyai sebuah tulisan Cerita Perjalanan yang sangat bagus dan detil loh, karena Risetnya juga yang mendalam
      04. Akomodasi Private : Untuk hal akomodasi ini, memang seorang Introvert cenderung memilih hal yang bersifat private atau bisa di bilang hanya mereka seorang. Misal dari pemilihan tempat duduk di kereta ataupun pemilihan penginapan yang Kamar Private. Karena ketenangan dan privasi tetap menjadi nilai penting bagi mereka. Jadi hendak nya jika kalian jalan bersama seorang Introvert, untuk menghormati pilihan nya dan jangan di paksa. Karena kemungkinan mereka akan mau gabung tapi dengan tidak enak hati
      05. Cobalah Bercerita : Hal ini mungkin adalah hal paling sulit bagi seorang Introvert, karena inti dari Introvert itu ya tidak mau (bisa) untuk sharing dengan yang lain. Tapi untuk hal traveling apalagi jika jalan dengan beberapa orang. Seorang Introvert hendak nya bisa sadar jika dia seorang Introvert dan mau untuk memberi tahu teman nya, sedikit kepribadian dia tersebut, agar teman nya bisa untuk beradaptasi. Hal ini bukan sesuatu aib atau kejelekkan tapi untuk memberikan ruang kebersamaan yang lebih baik dan saling menghormati

       
      Dari sedemikian cara traveling bagi Introvert ini masih banyak tips lain yang bisa dicoba. Pertanyaan nya adalah apakah kalian sadar jika termasuk seorang yang Introvert ?
       
    • By vie asano
      Apa kalian punya fobia terbang? Tenang, kalian nggak sendirian kok. Percaya deh, banyak kok orang yang punya fobia terbang. Bahkan, nggak sedikit, lho, para petualang yang sudah menjelajah berbagai negara, tapi ternyata punya fobia terbang. Aneh, tapi nyata.
      Tapi, serius lho. Ternyata banyak juga traveller – salah satunya adalah teman saya sendiri – yang sudah malang melintang menjelajah berbagai belahan dunia, namun masih belum bisa lepas dari masalah fobia terbang. Padahal, mereka pastinya harus menggunakan pesawat untuk mencapai berbagai negara tersebut karena – mau nggak mau – pesawat memang masih menjadi transportasi paling praktis untuk menghubungkan berbagai negara. Tapi rata-rata traveller tersebut memiliki tips dan triknya sendiri untuk menaklukkan fobia terbangnya.
      Pertanyaannya, gimana sih caranya mengatasi fobia terbang? Gimana caranya supaya kita bisa duduk santai di atas pesawat sampai ke tempat tujuan, tanpa harus merasa paranoid akan berbagai hal? Yuk, simak beberapa tips berikut ini yang disarikan dari berbagai sumber – termasuk tips dari traveller profesional dan juga tenaga medis.
      *             *             *             *             *
      Sekilas Tentang Fobia Terbang

      Ilustrasi, via intercambitas
      Fobia terbang, atau kerap disebut sebagai aviophobia (kadang-kadang ada juga yang menyebutnya ‘aerophobia’) merupakan sebuah fobia/ketakutan yang berhubungan dengan aktifitas terbang – entah itu di dalam pesawat terbang, helikopter, maupun obyek terbang lainnya. Penyebabnya bisa sangat kompleks. Ada yang disebabkan karena ketakutan kalau pesawat akan jatuh, ketakutan akan terjadi tindak pembajakan pesawat/terorisme, takut kalau pesawat akan gagal landing/take off, hingga ketakutan yang dipengaruhi oleh fobia lain seperti claustrophobia (takut akan tempat tertutup) dan acrophobia (takut akan ketinggian).
      Oh ya, fobia terbang bisa juga disebabkan karena ketakutan akan mengalami mabuk perjalanan (motion sickness). Jadi, jangan dulu merasa dramatis kalau punya fobia terbang, karena penyebabnya ternyata banyak sekali.
      Dari sekian jenis fobia, fobia terbang termasuk salah satu fobia yang sulit dihindari. Hal tersebut terutama karena sampai saat ini pesawat masih menjadi moda transportasi paling praktis, terutama untuk bepergian ke negara lain yang jaraknya cukup jauh. Beberapa profesi (maupun hobi) bahkan menuntut seseorang untuk rutin terbang, terlepas dari orang tersebut punya fobia terbang ataupun tidak.
      Namun, walau nggak bisa dihindari, fobia terbang bisa jadi termasuk salah satu fobia yang selalu sukses bikin penumpang lain sebal. Hal tersebut karena terkadang para pengidap fobia terbang kerap mengeluarkan respon emosi yang berlebihan, seperti menjerit berlebihan, menangis, bahkan membuat kehebohan lain. Jadi, walau kalian tak perlu merasa malu kalau memiliki fobia terbang, tak ada salahnya belajar mengendalikan fobia tersebut agar masih dalam batas wajar.
      *             *             *             *             *
      Fakta Penerbangan

      Ilustrasi, via tourpluscyprus
      Dari sekian banyak alasan di atas, ketakutan kalau pesawat akan mengalami kecelakaan udara bisa jadi merupakan pemicu utama munculnya fobia terbang. Siapa sih yang suka membayangkan jatuh bebas dari ketinggian sekian puluh ribu kaki di atas permukaan tanah? Apalagi karena kita nggak memiliki kendali atas peristiwa tersebut, dan juga nggak langsung memiliki kendali untuk menyelamatkan diri.
      Kita juga nggak tahu seperti apa kemampuan pilot dan co-pilot dalam menangani situasi darurat, serta apakah pilot tersebut dalam kondisi terbaiknya saat menerbangkan pesawat atau tidak – mengacu pada terjadinya beberapa kecelakaan yang disebabkan karena faktor pilot. Salah satu contohnya adalah kecelakaan pesawat Airbus A320-211 milik GermanWings yang menewaskan 150 orang tahun 2015 silam. Kecelakaan tersebut diduga dilakukan oleh pilot Andreas Lubitz, yang ternyata memiliki kecenderungan untuk bunuh diri.
      Ketakutan kalau pesawat akan jatuh itu sangat wajar kok. Tapi, untuk meminimalkan rasa takut kalau pesawat akan jatuh, mari kita lihat dulu beberapa fakta penerbangan berikut ini:
      1. Saya ingin mengutip sedikit fakta dari sebuah artikel lama yang saya tulis tahun 2014 (baca disini: [Penting] Tips Untuk Mempertinggi Potensi Selamat dari Kecelakaan Pesawat Terbang. Walau kita seringkali mendengar berita tentang pesawat jatuh, secara statistik rasio kecelakaan pesawat ternyata jauh lebih kecil dibanding moda transportasi darat. Berdasarkan laporan kecelakaan pesawat antara tahun 1980-2000, tingkat survival rate dari kecelakaan pesawat berkisar antara 76,6% hingga 95,7%. Cukup tinggi kan?
      2. Akhir-akhir ini tingkat kecelakaan pesawat sudah relatif jauh lebih berkurang dibanding 50 tahun silam. Bahkan menurut laporan dari AirlineRatings.com, tahun 2015 termasuk salah satu tahun yang relatif aman dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan di tahun 2016, jumlah kecelakaan pesawat yang terjadi selama 10 tahun terakhir sudah jauh berkurang dibanding 10 tahun sebelumnya – masih menurut AirlineRatings.com (dikutip dari berita CNN). Dengan kata lain, secara statistik terbang dengan pesawat sudah semakin aman.
      3. Saat ini sudah semakin banyak informasi mengenai maskapai mana yang memiliki tingkat prosentase keamanan terbaik. Walaupun masalah keselamatan penerbangan itu diluar kuasa manusia, setidaknya kalian dapat memilih maskapai dengan reputasi keamanan yang baik untuk memberikan sugesti rasa aman dan bisa menekan resiko munculnya fobia terbang.
      Sebagai contekan, berikut ini daftar 20 maskapai penerbangan teraman + 10 maskapai low cost teraman di dunia sepanjang tahun 2016 versi AirlineRatings.com. Daftar peringkat ini disusun (berdasarkan alfabet – kecuali untuk nomor 1) setelah memonitor ratusan laporan penerbangan pada tahun sebelumnya.
      1. Qantas
      2. Air New Zealand
      3. Alaska Airlines
      4. All Nippon Airlines (ANA)
      5. American Airlines
      6. Cathar Pacific Airways
      7. Emirates
      8. Etihad Airways
      9. EVA Air
      10. Finnair
      11. Hawaiian Airlines
      12. Japan Airlines
      13. KLM
      14. Lufthansa
      15. Scandinavian Airline System (SAS)
      16. Singapore Airlines
      17. Swiss
      18. United Airlines
      19. Virgin Atlantic
      20. Virgin Australia
      Sedangkan untuk 10 budget airlines teraman di dunia tahun 2016, bocorannya sebagai berikut (disusun berdasarkan alfabet):
      1. Aer Lingus
      2. Flybe
      3. HK Express
      4. Jetblue
      5. Jetstar Australia
      6. Thomas Cook
      7. TUI Fly
      8. Virgin America
      9. Volaris
      10. Westjet
      Lantas bagaimana dengan tingkat keamanan penerbangan maskapai di Indonesia?
      Masih menurut website AirlinesRatings.com (seperti dikutip dari thejakartapost.com), maskapai terbaik di Indonesia, Garuda Indonesia, ternyata hanya mendapat 3 bintang saja – sementara maskapai negara lain bisa mendapat 4-7 bintang. Untuk low cost carrier pun rata-rata maskapai kita (seperti Lion Air, Batik Air, Citilink, Sriwijaya Air, dan Wings Air) hanya mendapatkan penilaian 1 bintang saja (dan termasuk salah satu yang terburuk di dunia).
      Walau begitu, jangan dulu merasa paranoid. Menurut versi World Airlines Awards yang diselenggarakan oleh Skytrax tahun ini, Garuda Indonesia masih masuk dalam peringkat 20 besar (ada di posisi 11). Hasil berbeda mungkin akan didapat dari survei lainnya. Dengan kata lain, jangan sampai daftar peringkat ini menjadi harga mati untuk menjatuhkan pilihan pada sebuah maskapai.
      *             *             *             *             *
      Tips Mengatasi Fobia Terbang

      Ilustrasi, via kokpit.aero
      Berikut ini beberapa tips untuk yang mungkin bisa membantu mengatasi fobia terbang:
      Sebelum pergi
      1. Kenali dulu apa yang menjadi sumber fobia terbang kalian. Apakah kalian takut terbang karena takut jatuh? Atau karena faktor fobia lainnya – seperti claustrophobia dan acrophobia? Dengan mengenali sumber ketakutan tersebut, kalian akan lebih fokus mencari solusinya. Misalnya saja, jika ketakutan terbang itu karena dipengaruhi oleh faktor claustrophobia dan acrophobia, kalian dapat menyiasatinya dengan memilih tempat duduk di dekat lorong, karena duduk dekat orang lain dapat mengurangi rasa takut dan cemas. Sedangkan jika ketakutan kalian karena faktor lainnya, seperti takut berlebih akan turbulensi, kalian dapat melihat tips di bagian ‘saat di pesawat’.
      2. Jangan pernah terlalu kepo dengan berbagai kecelakaan yang pernah terjadi. Kalian boleh-boleh saja mencari informasi tips untuk menyelamatkan diri seandainya terjadi kecelakaan. Tapi hindari mencari-cari informasi tentang kecelakaan pesawat, apalagi sampai melihat foto-foto korban kecelakaan, dll dsb. Hal-hal seperti itu bisa memicu rasa panik saat berada di dalam pesawat.
      3. Sebelum memulai perjalanan, kalian bisa mencoba melakukan visualisasi rangkaian perjalanan yang akan dilakukan, mulai dari datang ke airport, hingga saatnya terbang. Diharapkan dengan sering-sering melatih visualisasi tersebut, otak akan terbiasa dengan situasi saat terbang dan akan semakin jarang mengirimkan sinyal ketakutan pada tubuh.
      4. Sebelum masuk pesawat, nggak ada salahnya menjelaskan perasaan takut kalian pada kru yang bertugas. Kru profesional biasanya sudah terlatih untuk menghadapi penumpang yang takut terbang. Namun jika kalian sudah memiliki tips dan trik sendiri untuk mengatasi fobia terbang, nggak ada salahnya meminta kru yang bertugas untuk membantu melakukan aneka tips dan trik tersebut. Misalnya saja, kalian bisa minta tolong untuk rutin diingatkan kalau kondisi penerbangan baik-baik saja, minta tolong diingatkan untuk melakukan berbagai teknik pernafasan seandainya tiba-tiba terserang panic attack, dan lain-lain.
      5. Kenali kondisi fisik dan psikis diri sendiri. Seandainya fobia terbang kalian sudah terlalu parah, jangan memaksakan untuk terbang dalam jangka waktu lama. Kalian bisa memilih beberapa penerbangan singkat (transit beberapa kali), dan pilihlah pesawat berbadan besar yang relatif lebih tahan terhadap turbulensi.
      6. Atau, jika fobia terbang kalian betul-betul sulit dikendalikan, nggak ada salahnya mencari kelas atau terapi khusus untuk mengatasi fobia tersebut. Kalian bisa datang ke psikolog, psikiater, atau mencari kelas-kelas terapi lainnya yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal kalian.
      Saat di pesawat
      1. Biasanya, turbulensi menjadi penyebab fobia terbesar saat berada dalam pesawat. Ya, turbulance memang kadang terasa mengerikan. Tapi tahukah kalian, bahwa turbulance bagi pesawat terbang tak ada bedanya seperti keberadaan polisi tidur bagi kendaraan bermotor. Salah satu tips terbaik untuk menghadapi turbulensi, adalah dengan membiarkan tubuh berayun mengikuti gerak pesawat (jangan melawan) dan sebisa mungkin bersikap santailah.
      2. Alternatif lainnya, kalian bisa mengambil penerbangan yang – lagi-lagi – secara statistik relatif aman dari turbulensi. Penerbangan pagi biasanya lebih jarang terkena turbulensi, walau harga tiketnya (umumnya) lebih mahal dari penerbangan malam.
      3. Kalian juga dapat menyiasati masalah turbulensi dengan memilih tempat duduk yang tepat. Biasanya, kursi di bagian belakang pesawat akan terkena efek turbulensi lebih parah dibanding bagian lain dari pesawat. Sedangkan kursi terdepan kabin biasanya lebih minim terkena efek turbulensi.
      4. Selama di pesawat, sibukkan diri dengan melakukan aktifitas yang kalian suka agar perhatian tak hanya fokus dengan masalah penerbangan. Kalian bisa menonton film, membaca buku, main puzzle, atau mendengarkan lagu. Lebih baik jika kalian mendengarkan lagu-lagu tenang yang akan membuat perasaan jadi lebih relaks.
      5. Sering-seringlah melatih pernafasan saat berada di pesawat. Bernafas dengan tenang dan teratur dapat membantu membuat tubuh jadi lebih relaks dan mengurangi rasa takut.
      6. Hindari meminum minuman berkafein tinggi seperti kopi, atau minuman seperti soda. Minuman-minuman tersebut dapat merangsang seseorang untuk bersikap berlebihan dan terlalu bersemangat. Sebaliknya, nggak ada salahnya banyak-banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi. Kekurangan cairan tubuh dapat mebuat tubuh jadi lebih tegang dan lebih mudah terserang panik.
      7. Jika kalian boleh minum minuman beralkohol, menyecap 1-2 gelas wine dapat membantu membuat tubuh jadi sedikit lebih relaks. Tapi, jangan berlebihan! Minum sampai mabuk malah dapat membuat kalian bereaksi berlebihan dan malah mengganggu penumpang lainnya. Selain itu, membiasakan diri untuk minum beralkohol setiap kali terbang dapat menjebak kalian dalam pola hidup tak sehat, karena dosis alkohol harus selalu ditambah setiap kali terbang (agar efeknya terasa).
      8. Jika tidak bisa/tidak boleh minum minuman beralkohol, beberapa traveller menyarankan untuk minum obat anti mabuk untuk meminimalkan potensi terkena mabuk perjalanan.
      9. Selama di penerbangan, fokuslah pada pikiran-pikiran positif. Misalnya, usahakan untuk terus membayangkan tentang destinasi yang akan dituju, dan jangan pikirkan hal-hal buruk selama di perjalanan.
      10. Untuk alternatif lainnya, kalian dapat mencoba teknik pelepasan hormon oksitosin untuk mengatasi fobia terbang. Secara mudah, hormon oksitosin – atau biasa dikenal sebagai ‘hormon cinta’ – merupakan sebuah hormon yang dapat memberikan rasa percaya dan nyaman dalam diri seseorang. Saat hormon oksitosin berhasil dikeluarkan, perasaan stress akan bisa ditekan, dan akhirnya membuat otak berhenti mengirimkan sinyal-sinyal fobia terbang.  
      Lantas bagaimana caranya melepaskan hormon oksitosin? Caranya bisa berbeda bagi wanita dan pria. Bagi wanita, kalian dapat mengingat momen-momen bahagia seperti saat melihat bayi yang baru dilahirkan, saat menyusui, maupun saat tengah bersama pasangan. Sedangkan bagi pria, bisa dengan mengingat momen puncak dalam sebuah hubungan intim.
      Cara lainnya, kalian (khususnya solo traveller) dapat mencoba memulai percakapan dengan penumpang lain yang duduk di dekat kalian. Setelah obrolan nyambung dan merasa terhubung dengan orang itu, kalian akan merasa lebih tenang dan relaks – pertanda hormon oksitosin telah keluar.
      *             *             *             *             *
      Kenapa Kalian Harus Terbang Minimal Sekali dalam Seumur Hidup

      Ilustrasi, via adcomunicazione
      Jika data statistik maupun tips-tips di atas belum cukup untuk membuat kalian tenang, mari simak beberapa alasan kenapa kalian harus mencoba terbang minimal sekali dalam seumur hidup. Siapa tahu di antara alasan-alasan berikut ini ada yang mampu membuat fobia terbang kalian menjadi lebih bisa dikendalikan.
      1. Suka atau tidak, untuk bepergian ke beberapa tempat di dunia, pesawat masih menjadi moda transportasi tercepat, terbaik, dan – berdasarkan statistik – termasuk salah satu moda transportasi teraman di dunia. Jadi, sekalipun kalian benci terbang, ingatlah kalau mau-tak-mau kalian memang acap kali HARUS terbang. Daripada terus-terusan merasa takut, lebih baik jika kalian fokus mencari solusi untuk mengatasi ketakutan tersebut.
      2. Ingatlah bahwa terbang menjadi salah satu cara untuk mengagumi ciptaan-Nya dari ketinggian. Diharapkan dengan mengingat hal tersebut, kalian akan fokus pada hal-hal positif dan akhirnya melupakan ketakutan untuk terbang.  
      3. Tambahan lainnya, ada hikmah positif dari fobia terbang lho. Secara sengaja ataupun tidak, kalian jadi akan lebih banyak berdoa dan akhirnya menyerahkan segalanya kepada-Nya. Jadi, fobia terbang nggak melulu berisi hal-hal negatif kan?
      Semoga tipsnya bermanfaat!
      *             *             *             *             *
      Baca tulisan lainnya yang berhubungan dengan penerbangan:
      [Penting] Tips untuk Mempertinggi Potensi Selamat dari Kecelakaan Pesawat Terbang 
      Random Tips Buat Kalian yang Berencana Terbang Bareng Bayi dan Anak-anak
    • By Vara Deliasani
      Ceritanya beberapa hari yang lalu terjadi kebodohan dalam reservasi hotel. Seharusnya booking hotel buat Desember di sebelah shin-osaka station (karena niatnya mau beli paketan tiket Haruka+ICOCA), tapi malah kebooking buat November. Untung masih bisa di cancel. Tapi ternyata pas booking ulang buat Desember hotelnya udah penuh. Terpaksa deh nyari alternatif lain.  
      Akhirnya dapet di Osaka Hana tapi stasuin terdekatnya adalah Namba, mulai lah gw bingung... soalnya selama ini risetnya paketan diskonan tiket Kansai Airport ke Shin-Osaka. Bisa sih dari Shin-Osaka ke Namba tapi rugi waktu. Browsing sana sini.. nanya ke @deffa dan beberapa teman yang lain akhirnya nemu paket diskonan yang lumayan. Berikut beberapa pass yang bisa dipake untuk menghemat biaya dari Kansai Airport ke Namba :
      Yokoso Osaka Ticket Kanku-Webtoku Ticket Osaka City Subway to Kansai int'l Airport  
      Tapi sebelum ngebahas tiket diskonan ini mungkin gw bahas dulu kereta dan tiket reguler dari Kansai Airport ("KIX") ke Namba St. Terdapat 2 jenis kereta yang melayani rute ini, yaitu:
      Nankai Airport Express
      920 yen, 45 menit ke Namba. Berangkat tiap 15 menit. Alternatif kereta yang lebih murah jika dibandingkan dengan Nankai Rapid. Nankai Sirport Express ini berenti dibanyak stasiun dan cukup padat pada saat rush hour.
      Nankai "Rap:t"

      umber : http://www.howto-osaka.com/
      1430 yen, 34 -39 menit ke Namba. Brangkat setiap 30 menit. Keretanya ada 2 jenis, Nankai Rapit Alpha dan Nankai Rapit Beta, beta agak lebih lama dikit karena ada tambahan 2 stasiun pemberhentian. Semua seatnya reserved yaaa.
       
      Oke sekarang kita bahas tiket diskonan yang tersedia, ada beberapa pass yang bisa dibeli.. ada yang bisa dibeli online, ada juga yg hanya bisa dibeli di vending machine. Tinggal pilih deh yang sesuai kebutuhan. Berikut penjelasannya:
      Yokoso Osaka Ticket

      Sumber : http://www.howto-osaka.com/
      Tiket ini berlaku untuk Rapit Train. Harga tiketnya 1.500 Yen (Reguler seat). Sekilas memang terlihat lebih mahal dari beli satuan, tapi kalo beli Yokoso ini dapetnya 2 tiket sekaligus loh jadi lebih hemat..

      Sumber : http://www.howto-osaka.com/
      1 tiket dipake untuk dari airport ke Namba dan 1 tiket lagi bisa dipake buat naik subway, bus dan tram sepuasnya selama 1 hari (bisa dipake pada besok harinya). Tiketnya juga bisa dipake buat dapet diskonan tiket masuk di 32 tempat wisata di Osaka, antara lain  Osaka Castle, Tsutenkaku Tower, Osaka Water Bus, Umeda Sky Building (Floating Garden Observatory), Santa Maria (Bay Cruise) and banyal lagi. Harga normalnya sekitar 2000an Yen.. Jadi jauh lebih hemat kan kalo pake tiket ini...
      Gw sendiri rencananya akan pake Yokoso Osaka Ticket, hari pertama nyampe pake tiket airport -  namba. unlimited passnya baru akan digunakan besok harinya.
      Untuk Yokoso belinya harus online sebelum tiba di Jepang, bisa dibeli sebulan sebelum hari tiket yang akan dipilih. Berikut terlampir link pembelian tiket http://www1.nanka-e-tabi.com/NEREN/ItemDetail.aspx?tc=IB4AOSYOKOSO&sk=1
      Nanti bukti pemesanan dituker deh pas sampe KIX.
       
      Kanku-Webtoku Ticket

      Sumber : http://www.howto-osaka.com/
      Kalau ini tiket diskonan buat naik Rapit train.. Seperti dibahas di atas kalau beli satuan harganya 1.430 Yen, nah kalau pake ticket ini cuma bayar 1.130 Yen. Bedanya dengan Yokoso, Kanku Webtoku ini hanya mengcover perjalanan dari KIX ke Namba St.. dan ga bisa dipake buat dapet diskonan tiket masuk ke tempat wisata. 
      Tapi yaa lumayanlah yaa.. dari pada beli satuan di stasiun. Beli juga online, bisa cek disini http://www1.nanka-e-tabi.com/NEREN/ItemDetail.aspx?tc=IB4AOSKIXWTT&sk=1
      Nanti bukti pemesanan dituker deh pas sampe KIX.
       
      Osaka City Subway to Kansai int'l Airport
      Nah kalo yang ini harganya 1.000 Yen, bisa dipake untuk naik Nankai Airpot Express dari KIX ke Namba atau bisa dipake lanjut searah ke salah satu stasiun subway (ga bisa dipake buat naik Rapit Train yaaa). Jadi contohnya stasiun terdekat dari hotel adalah Shinsaibashi maka tiket ini bisa dipake untuk dari KIX - Namba lalu nyambung dari pakai subway dari Namba ke Shinsaibashi.
      Tiketnya bisa dibeli di vending machine di airport.
       
      Sebernarnya masih banyak jenis tiket diskonan lainnya, tapi harus dibeli di agen2 diluar Jepang.. dan belum tersedia di Indonesia 
      Btw semua harga diatas berlakunya sampai Maret 2017 yaa.. 
       
      Jadi ga bingung lagi kan kalo mendarat di Kansai dan harus menuju Namba.. Untuk tiket diskonan dari Kansai ke Shin-Osaka dan Osaka Umeda nanti ya dibahas berikutnya. Untuk Tokyo juga ada paketan tiket diskonan sejenis, kalo ga salah namanya Welcome Tokyo Ticket. Bulan depan @twindry akan gunakan di Tokyo.
      *Ketjup Manjaaaahh*
      Selamat Berlibur!!
       
    • By Vara Deliasani
      Kalau di postingan sebelumnya gw sudah membahas mengenai tiket diskonan Kansai Aiport (KIX) - Namba, sesuai janji, kali ini gw akan membahas tiket diskonan KIX - Shin-Osaka.
      Buat yang tiba di Kansai dan akan melanjutkan perjalanan ke daerah-daerah sekitar Osaka menurut gw ini adalah pilihan yang terbaik.. (sementara ini loohh yaaa... siapa tau nanti ada paketan lain yang lebih menarik)
      Namanya adalah Haruka ICOCA Ticket. Paketnya terdiri dari 1 tiket kereta Haruka ke Shin-Osaka dan 1 IC Card ICOCA dengan saldo 1.500 Yen. Haruka ICOCA ticket dijual dengan harga 3.300 Yen.


      Sumber : JpRail.com
      Apa sih Haruka?
      Haruka merupakan singkatan dari JR Haruka limited express. Kereta ini melayani tujuan KIX - Shin-Osaka, Kyoto dan Tennoji St. Untuk sampai ke Shin-Osaka dibutuhkan waktu tempuh 50 menit. Untuk sampai di Kyoto
       
      Apa sih ICOCA?
      ICOCA merupaka e-money/kartu prepaid yangdikeluarkan di Kansai area. Tapi ICOCA ini bisa dipakai di Tokyo juga ya, hanya pembeliannya saja yang harus di area Kansai. ICOCA ini bisa digunakan untuk seluruh moda transportasi yang tersedia di Osaka, bahkan bisa digunakan untuk belanja di mini market yang bertanda khusus.
       
      Haruka ICOCA Ticket :
      Harga tiket Haruka sendiri jika harga normal mencapai 1.840 Yen, sedangkan ICOCA sebesar 2.000 Yen (deposit 500 Yen, Saldo 1.500 Yen) Sehingga total uang yang dikeluarkan jika tanpa tiket ini dapat mencapai 3.840 Yen.
      Jadi paket diskon ini menawarkan 2 tiket (Haruka dan ICOCA) dengan harga diskon.. cukup bayar 3.300 Yen (tujuan shin-osaka). Menarik kan?
      Btw tiket Haruka nya berlaku untuk one way yaaa..  kalo round trip harganya beda lagi yaa..

       
      Pemesanan Tiket :
      Pemesanan tiket dilakukan online, 27 hari sampai dengn 2 hari sebelum tanggal pemakaian. Pembayaran dilakukan nanti pada saat penukaran bukti pemesanan dengan tiket di Kansai Airport. Kalo ga salah ga terima pembayaran kartu kredit. Jadi pastikan membawa Yen yang cukup.
      Pemesanan bisa dilakukan di https://entry.jr-odekake.net/webapp/form/18254_cabb_25/index.do
       
      Mau pake Haruka + ICOCA untuk ke kota lain selain Osaka? Bisa.. berikut tabelnya
      Service area HARUKA service section One-way   Round-trip   +ICOCA +ICOCA OSAKA
      Umeda
      Namba Kansai-airport - Tennoji 1,100YEN* 3,100YEN 2,200YEN* 4,200YEN Kansai-airport - Shin-Osaka 1,300YEN* 3,300YEN 2,600YEN* 4,600YEN KYOTO
      Saga-Arashiyama Kansai-airport - Kyoto 1,600YEN* 3,600YEN 3,200YEN* 5,200YEN KOBE
      Maiko Kansai-airport - Shin-Osaka 1,500YEN* 3,500YEN 3,000YEN* 5,000YEN NARA Kansai-airport - Tennoji 1,400YEN* 3,400YEN 2,800YEN* 4,800YEN  
      Kalau misalnya dari Kansai ke Kyoto lalu pulangnya dari Osakake Kansai bisa ga pake tiket diskon ini? Bisa banget!!
      Sampai Kansai langsung beli Haruka ICOCA tujuan Kyoto seharga 3.600 Yen.


      Lalu di Shin-Osaka tunjukin ICOCA beli tiket Haruka dengan harga 1.300 Yen, atau 1.00 Yen jika dari Tennoji Station.


      Sumber: www.westjr.co.jp
       
      Semoga Membantu!!  
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Vara Deliasani
      Salah satu transportasi yang paling murah di Kyoto adalah bus. Buat yang pertama kali ke Jepang, terutama Kyoto, mungkin akan sedikit bingung dengan cara naik bus di Kyoto serta nomor bus yang menuju tempat wisata utama seperti Kiyomizudera, Kinkakuji, Gion, dll. Untuk memudahkan teman-teman berikut  hal-hal yang perlu diketahui sebelum menjelajah Kyoto dengan bus.
       
      How to Ride:
      Naik bus dari pintu belakang, lalu turun dari pintu depan ya. Pada saat nama halte tujuan tertera dilayar langsung tekan tombol yang tersedia di dalam bus, agar bus berhenti di halte yang kita tuju.
       
      Cara membaca petunjuk tujuan dan nomor bis :

      sumber : http://www2.city.kyoto.lg.jp/
       
      Tarif :
      Jenis tarif terbagi 2, tarif flat dan tarif yang sesuai dengan jarak. Untuk tarif flat seperti keterangan pada gambar di atas nomor bus menggunakan latar belakang putih. Sedangkan bus denga  tarif flat rata2 menggunakan backgound nomor berwarna orange atau biru.
      Metode pembayaran bisa dilakukan dengan uang tunai. IC Card (Suica, ICOCA, dll) dan menggunakan one day pass.
       
      Pembayaran :
      Pembayaran dilakukan pada saat turun dari bus di payment box yang terletak di samping supir. Bentuknya kira-kira seperti ini:
       
      sumber : http://www2.city.kyoto.lg.jp/
      Keterangan Gambar:
      (1):Fare charging port
      (2):bill slot (change 1,000yen)
      (3):coin slot (change 500yen,100yen,50yen)
      (4):Card ticket slot
      (5):coin outlet(for change)
      (6):IC card reader
      (7):display
       
      Pembayaran Cash :
      Payment box hanya menerima uang koin pecahan 50, 100, 500. Masukan uang pas ke dalam dalam payment box (keterangan gambar 1). Harus uang pas yaa karena mesin tidak menyediakan kembalian. Jika menggunakan uang lembaran 1000 Yen bisa ditukarkan terlebih dahulu di cash change machine (keterangan gambar 2). Nanti uang hasil tukerannya akan keluar di coin outlet (keterangan gambar no 5)
      Khusus untuk bus dengan tarif non flat bayar sesuai dengan tarif yang tertera di layar.
       
      Pembayaran dengan IC Card :
      Tempelkan kartu di IC Card Reader (keterangan gambar no 6). Saldo dikartu akan dipotong sesuai dengan biaya perjalanan.
       
      Pembayaran dengan Bus Pass :
      Jika menggunakan pass untuk bus dengan tarif flat maka pada saat penggunaaan pertama kali masukin pass ke slot bus pass (keterangan gambar 4). Untuk naik berikutnya tinggal tunjukan pass ke supir pada saat turun.
      Yang perlu diperhatikan jika menggunakan pass ini untuk bus dengan tarif non flat maka setiap naik ambil boarding tiket di pintu masuk lalu saat turun serahkan boarding ticket dan masukan kembali bus pass ke slot 4, mengingat jika tujuan berada diluar area pass maka akan dikenakan biaya tambahan. 
      Jenis-jenis bus pass :
      The Kyoto City Bus & Kyoto Bus One-Day Pass seharga 500 yen untuk dewasa dan 250 Yen untuk anak-anak. Dengan pass ini bisa naik bus di Kyoto sampai puas selama 1 hari. Pass dapat digunakan untuk naik bus dengan tarif flat dengan bebas. Untuk bus dengan tarif non flat akan dikenakan biaya tambahan sesuai dengan jarak. The Kyoto Sightseeing Pass  seharga 1.200 Yen (1 day pass) dan 2.000 Yen (2 day pass). Pass ini mengcover seluruh Municipal Subway trains dan hampir seluruh bus yang dikelola oleh Kyoto Bus company. The Traffica Kyoto Card merupakan kartu prepaid seharga 3000 yen. Dengan kartu ini kita akan mendapatkan diskon 10% di seluruh Municipal Subway trains dan hampir seluruh bus yang dikelola oleh Kyoto Bus company. Jadi mirip IC Card tapi memberikan diskon tiap naik bus dan subway. Atau bisa menggunakan Kansai Thru Pass seperti yang pernah di review oleh @deffa  
      Contoh Itinerary di Kyoto dengan menggunakan bus :
       
      Contoh :
      Dari Kyoto Station menuju Kiyomizudera : Naik dari halte Kyoto Station, pilih bus nomor 100 turun di halte Kiyomizu-ichi
      Dari Kiyomizudera menuju Ginkakuji : Naik dari halte Kiyomizu-ichi, pilih bus no 100 menuju ke Ginkakuji-mae. Turun di halte Ginkakuji.
      Dari Ginkakuji menuju ke Kinkakuji : Naik bus no 102 atau 204 dari Halte Ginkakuji, turun di halte Kinkakuji.
      Ginkakuji ke Gion : Naik bus no 100 atau 203, turun di halte Gion.
       
      Lebih lengkap bisa cek tabel di bawah ini..
       

      sumber : Bus Navi
       
       
       
      Nah sekarang udah ga bingung lagi kan? Selamat menjelajah Kyoto dengan Bus!! 
       
       
       
       
    • By Tarmizi Arl
      Salah satu resort mewah Maldives via storify.com
      Hai Gengs Jalan-jalaner !
      ‘Udah pernah ke Maldvies? Atau Pengen banget kesana kayak gue?’
      Ya, Maldives atau Maladewa memang kerap menjadi list cita-cita destinasi wisata bagi banyak orang. Alam bahari yang kerap disebut surga dunia memang tidak bisa dipungkiri keindahannya. Ditambah lagi, pamornya yang tinggi dan ada rasa prestisius tersendiri bagi wisatawan yang kesana membuat Maladewa seolah menjadi magnet bagi banyak orang untuk dapat menabung dan mewujudkan ambisi ke sana.
      Menariknya lagi, sekarang sudah mulai bermunculan tiket pesawat berpromo-promo khusus ke Maladewa yang umumnya melalui/via Kuala Lumpur. Ibarat angin segar, hal ini membuat kunjungan ke Maladewa semakin dekat dimata.
      Tetapi, sebelum benar-benar mendapatkan tiket kesana, apalgi tiket promo yang seringkali mendadak, ada baiknya kamu sudah mengenal terlebih dahulu seputar negara kepulauan satu ini.
       
      1.Dimana Maldives Berada?
      Sebelum membahas ini itu lebih jauh, ada baiknya kita tahu terlebih dahulu dimana itu Maladewa. Biar lebih mudah, kita lihat saja lokasi Maldives dalam peta dunia berikut.
       
      Titik Lokasi Maldives dalam peta  via google map
      Terlihat dimana pulaunya? Begitu kecilnya kepulauan di Selatan Negara India yang berada di antara perairan Laut Arabian dan Samudera Hindia. Dalam peta diatas, bahkan pulau-pulaunya tidak terlihat ketika skala peta di perkecil. Begitulah Maldives, negara kepulauan yang sangat kecil bahkan kabarnya jika pemanasan global benar-benar dahsyat terjadi dan kutub mencair, Maldives menjadi negara yang terancam keberadaannya. Tak berlebihan nampaknya karena Maldives menjadi negara dengan permukaan terendah di dunia. Rata-rata ketinggian Maldives hanya 1,5 mdpl dengan puncak tertinggi hanya 2,3 mdpl.
      Agar lebih jelas, yuk kita lihat peta Maldives
       
      Peta Negara Maldives via leisuredm.com
       
      2. Mengenal Republik Maldives
      Maladewa merupakan negara merdeka berbentuk Republik. Negara ini merdeka di tanggal 25 Juli 1965 dimana sebelumnya Maladewa masih menjadi anggota koloni Inggris. Maladewa dipimpin oleh Presiden yang menempati istana bernama Muliaage.
       
      Muliaage, Istana Presiden Maldives via en.wikipedia.org
      Kepulauan di Maladewa terdiri atas sekumpulan atol atau pulau-pulau koral yang mengelilingi sebuah laguna. Kondisi alam inilah yang juga membuat Maladewa spesial. Tercatat ada 1.192 pulau karang di Maladewa dan hanya sekitar 200 pulau yang dihuni.
      Nama Maldives atau Maladewa sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yaitu mala yang berarti untaian dan dvipa yang berarti pulau. Ya, nama yang memang sangat cocok untuk Maldives yang memang berupa untaian pulau-pulau memanjang dari utara hingga selatan.
       
      3. Menyapa Penduduk Maldives
      Banyak yang belum tahu bahwa Maladewa bisa dikatakan sebagai negara Islam Modern. Lebih dari 99 persen penduduk ini beragama islam dari sekitar 350.000 jiwa. Muslim negara ini sendiri terbilang cukup taat dimana sebagian besar wanitanya mengenakan jilbab. Kebudayaan dan nilai-nilai Islam juga erat bagi mereka meskipun tak bisa dipungkiri pengaruh nenek moyang akan kepercayaan supranatural dan tradisi Budha beralkulturasi juga disini.
       
      Salah satu wanita Maldives via appletonaltrusa.com
      Penduduk Maladewa sendiri disebut sebagai orang Divehi. Mereka terbagi dalam tiga kelompok yaitu yang mendiami Ihavandippula/Haa Alif hingga Haddummathi (wilayah Utara), yang mendiami wilayah Selatan, serta penduduk Minicoy yang berada di wilayah teratas, dekat India.  Secara etnis, penduduk Maladewa dibagi menjadi 4 bagian yaitu Sinhalese, Dravida, Arab, serta Afrika. Ada juga suku Indian, tetapi jumlahnya sangat kecil.
      Bahasa resmi Negara beribukota di Male ini ialah Bahasa Divehi. Sepintas, jika mendengar orang sana berbicara, cukup mirip dengan bahasa India. Tapi untuk berkomunikasi bagi turis tak perlu khawatir, karena sebagian besar warga Maladewa paham berbahasa Inggris.
       
      4. Cara Ke Maldives
      Sampai sekarang, belum ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Maladewa. Penerbangan harus transit dahulu di Kuala Lumpur ataupun Singapura. Tarifnya juga beragam, biasanya tarif termahal yaitu saat high season yaitu di musim panas, antara bulan Desember hingga April. Perjalanan udara dari Singapura misalkan menuju Maldives ialah sekitar 4,5 jam dengan perbedaan waktu antara Maladewa dan Indonesia (WIB) ialah 2 - 3 jam lebih lama.
       
      Pulau, Bandara Ibrahim Nasir, via pinterest.com
      Bandara tujuan penerbangan di Maldives bernama Bandaranya Ibrahim Nasir di Pulau Hulhule. Uniknya, pulau ini isinya ya khusus bandara saja meskipun memang sudah ada jalan penghubung dengan pulau terdekatnya yaitu Pulau Hulhumale, sebuah pulau reklamasi. Jadi, sesampainya di Bandara, wisatawan harus langsung menaiki kapal atau langsung menyambung penerbangan domestik.
      Jika kamu sempat mengeksplore bandara ini, maka kamu juga akan melihat deretan pesawat kecil di perairan. Pesawat-pesawat domestik ke berbagai pulau ini akan lepas landas juga dari perairan. Pemandangan langka tentunya yang sangat menarik.
       
      5. Transportasi di Maldives
      Jika bandaranya saja hanya berada di satu pulau, sudah terbayang bahwa mobilitas di kawasan Maladewa ialah mengandalkan moda transportasi air. Begitupun ketika sampai di bandara dan ingin langsung ke pusat kota, maka kapal menjadi pilihannya. Di Bandara ini sendiri sudah langsung terhubung dengan terminal ferry. Kecuali jika kamu mau menuju Pulau Hulhumale, maka tersedia Bus seharga sekitar 15 MVR atau Rp 13.200.
      Kota terdekat dari pulau bandara ialah ibukota negaranya yaitu Kota Male. Dari bandara, kapal menuju Kota Male selalu tersedia dengan tarif sekitar 10 MVR atau sekitar Rp 8500 saja. Perjalanan kapal hanya sekitar 10 menit saja.
      Tapi perlu diketahui bahwa dua pulau ini bukanlah pulau wisata. Isinya layaknya sebuah kota yang dipenuhi bangunan bertingkat. Jadi jadikan Male atau Hulhumale sebagai lokasi singgah saja jika memang tujuanmu mencari keindahan Maladewa seperti yang sering dilihat di berbagai media.
       
      Seaplane, salah satu transportasi antar pulau, via stylehiclub.com
      Selebihnya untuk mengeksplore berbagai pulau di Maldives, transportasi laut baik kapal ataupun pesawat air (seaplane) adalah pilihannya. Ketahuilah sekali lagi bahwa pulau-pulau di Maldives sangatlah kecil. Ibukotanya saja di Kota Male, luasnya hanya 5,8 km persegi. Ya, mungkin menjadi ibukota negara terkecil yang pernah kamu tahu.
       
      Taksi di Kota Male via gezimanya.com
      Sedangkan untuk Transportasi di dalam kota, taksi adalah pilihan yang tersedia. Hanya Kota Male dan Hulhumale yang tersedia taksi. Jumlahnya cukup memadai dengan tarif yang wajar, apalagi perjalanan dipastikan tidak akan lama karena kembali lagi bahwa pulau sangat kecil.
      ‘Lantas bagaimana dengan pulau lain jika tidak ada taksi?’ Itu hal yang tak pelru dirisawkan karena memang pulau lain tidak memerlukannya. Berjalan kakipun tak akan membuat lelah karena begitu kecilnya.
      Selain itu hal unik yang perlu diketahui ialah bahwa taksi di Maldives bisa sharing cost. Maksudnya, meskipun sudah ada penumpang di taksi, tetapi penumpang lain masih bisa turut masuk. Tentu ini dengan kesepakatan antar kedua belah pihak, jadi kamu bisa menolak jika tidak ingin.
       
      6. Perlukah Visa? Dan Apa Mata uangnya?
      Berbahagialah karena sekarang perjalanan wisata bagi turis Indonesia ke Maladewa tidak memerlukan Visa. Bebas visa ini untuk kunjungan dibawah 30 hari, angka yang lebih dari cukup tentunya untuk berwisata.
       
      Rufiyaa, mata uang Maldives via mamiefunky.blogspot.co.id
      Sedangkan mata uang, Maldives menggunakan mata uang Rufiyaa (MVR). Ya, Rufiyaa, sedikit mirip penyebutannya dengan mata uang kita. MVR 1 setara dengan sekitar Rp 850 – 900. Kurs ini terbilang cukup stabil dari tahun ke tahunnya. Di Maladewa sendiri, kamu tidak hanya bisa bertransaksi dengan Rufiyaa, tapi juga bisa menggunakan Dollar Amerika. Kurs 1 USD ialah sekitar 15 MVR. Tapi, menggunakan mata uang lokal bisa lebih menguntungkan karena biaya menggunakan uang lokal akan lebih hemat dibanding dollar. Untuk kamu yang mau menukarkan uang bisa langsung menukarnya di Bandara. Selain itu, perlu diketahui bahwa ATM hanya tersedia di sekitaran Bandara atau Pulau Hulhule, jadi siapkan uang langsung dari sana.
       
      7. Tentukan Tujuan Sejak Awal
      Seperti yang sudah di sebutkan berulang di poin sebelumnya, bahwa  pulau-pulau Maldives ialah pulau-pulau kecil yang tersebar ribuan. Untuk pergi ke antar pulau juga harus menggunakan kapal atau pesawat. Itupun jarak antar pulau sangat beragam dan dapat dipastikan akan memakan banyak waktu.
       
      Salah satu pulau resort di Maldives via virginholidays.co.uk
      Jadi, sebelum sampai di Maladewa, kamu harus sudah menentukan di pulau mana tujuanmu setidaknya untuk menginap. Tentukan dan sesuaikan juga dengan budget yang kamu punya agar tidak terbuang mubazir. Namun semua kembali kepada diri masing-masing, selagi kalian memang berencana berpindah-pindah lokasi, hal itu tentu mungkin saja. Terpenting, kamu sudah tahu dulu kondisi Maldives agar tidak kaget.
       
      8. Jumat adalah Hari Libur, Tidak Ada Kapal Umum yang Menyebrang
       
      Kapal Penyebrangan di Maldives via arenabeachmaldives.com
      Hal ini harus kalian ketahui. Sebagai negara bependuduk dan kuat akan nilai-nilai Islam, Maldives memberlakukan hari libur setiap pekannya yaitu di Hari Jumat. Makna libur ini bukan hanya untuk kantor tetapi termasuk untuk jasa penyebrangan umum. Kecuali untuk kamu yang menyewa satu kapal, hal ini masih mungkin dilakukan.
       
      9. Dilarang Pakai Bikini Sembarangan
       
      Papan Pemberitahuan Larangan Berbikini via expatoftheworld.com
      Kembali diingatkan bahwa Maldives sangat kental dengan peraturan Islamnya. Meskipun sudah begitu dikenal sebagai negara tujuan wisata pantai, tetapi peraturan tetap peraturan. Kalian yang perempuan tidak boleh memakai bikini di tempat publik, termasuk pantai publik.
      Meskipun dilarang di tempat umum, tetapi tetap disediakan lokasi-lokasi bebas. Biasanya jika di pantai umum, diberikan pembatas antara area dilarang berbikini dan yang boleh berbikini. Selain itu untuk pantai privat seperti resort, berbikini diperbolehkan.
      Selain soal bikini, alkohol juga dilarang dijual ataupun dibawa ke pulau-pulau lokal di Maldives. Meminum dan termasuk membawanya dari luar adalah tindakan illegal. Jadi jangan coba-coba, ya.
       
      10. Bagaimana dengan Biaya Hidup?
      Maladewa terbilang cukup tinggi untuk biaya hidupnya. Urusan makan contohnya, dalam sekali makan kamu mungkin harus menyisihkan uang sekitar Rp 100 ribu untuk menu standar. Sedangkan untuk penginapan mungkin masih bisa ditekan karena sudah mulai banyak penginapan murah di angka Rp 500 ribuan permalam. Tapi tentu ini adalah penginapan di tengah kota, sedangkan jika kamu mau di tepi pantai, sudah tentu akan lebih mahal.
      Khusus kamu yang Backpacker atau mencari biaya terendah, setidaknya ada 3 pulau yang dianggap paling cocok yaitu Maafushi, Gulhi, dan Guraidhoo. Ketiganya cukup populer bagi mereka yang ingin mengghemat tetapi dengan panorama yang tak kalah menakjubkannya. Lokasinya di sisi Selatan Kota Male dengan biaya kapal yang juga sangat murah yaitu sekitar MVR 22 atau hanya Rp 19.000.