Raisa Yuliana Fitranie

Ada yang tau Pulau banyak gak?

2 posts in this topic

Hollaaaaa 

Iseng2 baru liat FB tadi... trus liat share link about Pulau Banyak at Aceh Singli....

ngliatny kok ya kayanya adem banget gtu.... srasa bisa hanyut mengikuti alur air yang biru mendayu #eaaaaaa 

Sooooo langsung mikir di forum ini ada yang udh pernah kesana blom??trus kalo misalny udh ada yang pernah kesana bisa ksi tau cara2ny gak?pergi kesana dan segala detail apa gtu yang berhubungan dengan c Pulau Banyak... 

tq b4 ^_^ 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Kaywina Suraja
      Hi.
      Salam kenal untuk teman-teman di Jalan2.com. Ini post pertama saya di Jalan2.com dan mohon feedbacknya terkait dengan post-an agar saya dapat menceritakan pengalaman traveling saya kepada teman-teman semua dengan lebih baik. Boleh dilihat juga blog saya meskipun baru 1 post di http://vakaytion-essential.blogspot.com/.
      ---------------------------------------------------------------------------------------------------
      Belitung?? Yes. 
      Bulan Mei 2017, saya pergi ke Pulau Belitung for weekend getaway. Meskipun saya pergi ke Belitung sudah cukup lama di tahun 2017, saya akan tetap share tentang keindahan pulau ini. 
      Saya sudah cukup lama (dari tahun 2013) ingin pergi ke Belitung, tetapi baru tahun 2017 saya berkesempatan untuk pergi dan explore Belitung.
      So, I checked one of my travel bucket lists.
      Mengapa Belitung menjadi salah satu my travel bucket list? Banyak orang yang mengatakan bahwa di Belitung hanya berisi pantai dan tidak ada mall seperti di Jakarta. Yes! Itu benar sekali di Belitung hanya ada pantai saja dan let me tell you that having a vacation in Belitung is totally worth it! Apalagi kita sebagai orang yang tinggal di ibukota Indonesia, Jakarta dan kota - kota besar lainnya di Indonesia.
      First time landing in Belitung Island, pemandangannya sangat berbeda dengan Bandara Soekarno-Hatta. Hamparan gunung dan pohon - pohon menyambut saya pertama kali saat landing di Bandara H.A.S Hannadjoeddin. Udaranya pun masih sejuk, tidak ada polusi, dan langitnya juga masih berwarna biru cerah serta dikelilingi oleh awan putih. Bener - bener scenery yang tidak akan didapatkan di Jakarta. 
      Sebagai orang yang baru pertama kali ke Pulau Belitung, Belitung Island is so beautiful.
      Selama 3 hari di Belitung, saya stunned dengan keindahan alamnya. 
      Pantai - pantai di Belitung yang masih bersih dengan pemandangan laut yang biru dan dihiasi dengan langit biru dan awan putih. Keindahan bawah laut di sekitar Pulau Lengkuas masih benar-benar terjaga dan sangat indah untuk dilihat. This makes Belitung Island become one of top diving spots in Indonesia. Batu - batu tinggi dan besar yang berada di Pantai Laskar Pelangi membuat pantai tersebut menjadi sangat indah. Dan hal yang paling berkesan adalah ketika menikmati sunset di pantai ini dengan pemandangan laut lepas dan berada di atas batu yang besar. You will never get this moment in Jakarta. 
      How do I get there?
      Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara H.A.S Hannadjoeddin, Tanjung Pandan. Perjalanan dari Jakarta ke Tanjung Pandan memakan waktu sekitar 45 menit. Setiap hari ada penerbangan yang menuju ke Tanjung Pandan dari pagi hari sampai sore hari dengan maskapai dosmetik. Sebaiknya mengambil penerbangan pagi hari untuk ke Belitung dan sore hari untuk balik ke tempat asal. 
      Selama di Belitung, lebih baik menyewa mobil atau mengambil local tour di sana karena sedikitnya transportasi umum. Tempat wisata di Belitung juga berjauhan sehingga membutuhkan mobil untuk pergi ke sana.
      Where do I stay?
      Selama 2 malam di Belitung, saya menginap di 2 hotel yang berbeda. Hari pertama, saya keliling daerah Belitung Timur dan menginap di Guest Hotel Belitung Timur. Hari kedua, saya pindah ke daerah Belitung Barat. Di Belitung Barat, saya menginap di Puncak Hotel.
      Dari sisi harga, hotel yang sangat inapkan di Belitung murah dan affordable. Dari sisi kenyamanan dan kebersihan, hotel ini OK untuk diinapi. 
      How much does it cost?
      Berlibur di Belitung menghabiskan uang sekitar Rp 2.500.000,- dan sudah termasuk tiket pesawat, hotel, dan makan (sarapan, lunch, dan dinner), tetapi tergantung dengan tanggal keberangkatan.
      I suggest you to take the local tour if you want to go there.
       
      Additional
      3 hari adalah waktu yang cukup untuk berlibur dan menghabiskan waktu di Belitung. Kalian sudah banyak mengunjungi tempat wisata dan tempat - tempat yang bagus di Belitung.
      Berikut adalah itinerary selama di Belitung 3 hari 2 malam.
      Day 1 
      - Kota Gantung Belitung Timur 
      - Replika Sekolah Laskar Pelangi 
      - Museum Kata Andrea Hirata 
      - Kampoeng & Rumah Ahok 
      - Klenteng Dewi Kwan Im 
      - Pantai Burung Mandi
      Day 2 
      - Pantai Tanjung Kelayang 
      - Island hopping (Pulau Burung, Pulau Pasir, Pulau Lengkuas (snorkeling spot), Pulau Kepayang, Pulau Batu Berlayar (lihat bintang laut))
      - Pantai Laskar Pelangi/Tanjung Tinggi
      Day 3 
      - Bukit Berahu 
      - Danau Kaolin

      Replika Sekolah Laskar Pelangi
      Tempat yang pertama dikunjungi di Belitung adalah Replika Sekolah Laskar Pelangi. Lokasi replika sekolah ini berada di Belitung Timur yang berarti membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari airport menuju tempat ini. Sekolah ini memang bukan tempat syuting dari film Laskar Pelangi, tapi bolehlah untuk dikunjungi apalagi sudah jauh-jauh pergi ke Belitung.

      Museum Kata Andrea Hirata
      Next, tempat yang tidak jauh dari Replika Sekolah Laskar Pelangi adalah Museum Kata Andrea Hirata. Dari Sekolah Replika Laskar Pelangi hanya berjarak beberapa kilometer saja. If you are a big fan of Laskar Pelangi & Andrea Hirata, you should go to this museum. Karena saya bukan penggemar dari film Laskar Pelangi dan Andrea Hirata, saya tidak masuk ke dalam so I can't give the review for this. Dilihat dari depannya saja, tempat ini OK untuk dikunjungi.

      Burung Mandi Beach
      Pantai Burung Mandi terletak di Belitung Timur dan suasana di pantai ini benar-benar sepi. Untuk menambah foto dan mempercantik feed instagram, kalian dapat sepuasnya berfoto-foto di tempat ini. Pantai ini juga cocok bagi kalian yang menyukai ketenangan karena pantai ini benar-benar sepi.

      Tanjung Kelayang Beach (heading to islands)
      Untuk hopping island, starting pointnya adalah Pantai Tanjung Kelayang. Dari pantai ini, saya memulai perjalanan untuk melihat keindahan pulau - pulau kecil di Belitung. For your information, perahu yang digunakan untuk hopping island adalah seperti yang ada pada foto di atas dan harga sewa perahu bervariatif. Pantai ini juga menyediakan jasa penyewaaan alat - alat snorkeling bagi kalian yang ingin snorkeling. Sebaiknya island hopping dilakukan dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

      *view from boat* Lengkuas Island
       
      Salah satu pulau yang terkenal di Belitung adalah Pulau Lengkuas yang identik dengan mercusuar. Saat pergi ke Pulau ini, mercusuarnya tidak dapat dikunjungi sehingga tidak bisa melihat pemandangan dari atas. Di pulau ini, kalian bisa foto - foto di depan mercusuar atau di batu - batu sebelum kalian bersnokeling di sekitar Pulau Lengkuas.

      *view from Lengkuas Island*

      Lengkuas Island

      Add caption

      Laskar Pelangi Beach / Tanjung Tinggi Beach
      Yups! Di sini tempatnya untuk kalian berfoto-foto di batu tinggi seperti di film Laskar Pelangi. Pasti banyak yang penasaran di mana dapat foto dengan batu tinggi di Belitung, jawabannya adalah di pantai Laskar Pelangi. Pantai ini adalah tempat syuting film Laskar Pelangi. Banyak hal yang bisa kalian lakukan di sini seperti menikmati sunset di atas batu tinggi, foto-foto di antara batu tinggi, bermain canoe, atau berenang di laut karena lautnya sangat tenang.
      Menikmati sunset di atas batu tinggi dengan laut yang tenang dan langit yang indah adalah momen yang unforgettable dan ga bisa didapatkan di Jakarta. You should go here and enjoy the sunset.

      *enjoying the scenery before sunset*

      *enjoying sunset at Laskar Pelangi Beach*

      Kaolin Lake
      Last but not least, destinasi terakhir yang gua kunjungi di Belitung adalah Danau Kaolin. Danau ini terbentuk akibat dari penambangan timah. Pemandangan ini dapat dilihat dari atas pesawat saat mau mendarat di Belitung.
      Kalau kalian ingin pergi liburan singkat dengan budget yang low, you can choose Belitung as your destination. It's totally worth it to get lost in Belitung Island. 
      Note: Photos were taken with Iphone 5s and edited with VSCO cam. 
      Please kindly subscribe my blog: http://vakaytion-essential.blogspot.com/ and follow my instagram: kaywinas for the updates.
       
    • By vie asano
      Beberapa waktu lalu, teman saya, seorang WNI yang menikah dengan pria Jepang, menceritakan kebingungannya mencari oleh-oleh khas Indonesia setiap kali akan berkunjung ke keluarga suaminya di Jepang. Adik saya yang menikah dengan pria Belanda pun kerap kebingungan mencari oleh-oleh untuk mertua tercinta. Dan saya rasa, teman maupun adik saya itu bukanlah satu-satunya yang kerap merasa bingung setiap kali mencari oleh-oleh khas Indonesia untuk dibawa ke luar negeri. Biasanya, yang bingung-bingung itu karena mereka terlalu memikirkan hal-hal berikut ini:
      1.Dari sekian banyak produk khas daerah di Indonesia ini, oleh-oleh apa sih yang paling merepresentasikan Indonesia?
      2.Oleh-oleh apa yang tahan dibawa untuk perjalanan jarak jauh dan memiliki kemasan yang oke namun tetap terkesan Indonesia banget?
      3.Oleh-oleh apa ya yang kira-kira disukai oleh orang diluar Indonesia, apalagi diluar wilayah Asia tenggara? Soalnya kan selera mereka mungkin saja beda dengan selera orang Indonesia atau orang Asia
      Berikut saya ingin berbagi beberapa jenis oleh-oleh khas Indonesia yang cocok dijadikan buah tangan untuk teman atau kerabat atau mungkin calon relasi bisnis yang ada di luar negeri, khususnya yang memiliki budaya yang jauh berbeda dengan Indonesia. Oleh-oleh dibawah ini berdasarkan pengalaman saya beberapa kali memberikan oleh-oleh (minimal memberikan ide) untuk mereka yang berada jauh diluar Indonesia. Saya sengaja nggak menyebut produk khas per-daerah supaya teman-teman bebas mengembangkan imajinasi dan mengeksplorasi produk khas daerah masing-masing dari ide-ide berikut ini. Untuk alternatif oleh-oleh lainnya, bisa mampir ke thread yang sudah lebih dulu ada: Oleh-oleh apa yang khas Indonesia? 
       
      1. Kopi
      Saya cinta kopi walau sebatas pecinta kopi sachetan saja. Dan bicara tentang kopi, Indonesia memiliki beberapa jenis kopi yang khas yang mungkin saja sulit ditemukan diluar negeri. Berhubung akhir-akhir ini banyak produsen kopi yang mengemas kopi Indonesia dengan kemasan yang cantik, saya rasa kopi layak banget untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia.
      Tips: coba cari produk kopi khas daerah masing-masing, jadi jangan terpaku dengan merk kopi yang banyak ditemukan di supermarket. Contohnya saja Kopi  Oey Jalan Braga, termasuk oleh-oleh kopi khas dari Bandung. Saya pernah juga memberikan oleh-oleh kopi Bali untuk oleh-oleh dan rata-rata kopi Indonesia selalu diterima dengan senang hati.
       
      2. Rokok kretek
      Walau saya anti rokok, namun saya mengakui jika rokok kretek termasuk salah satu produk khas Indonesia. Rokok kretek bisa jadi oleh-oleh khas Indonesia karena biasanya (sepanjang yang saya tahu) rokok di luar negeri (wilayah survei: Jepang dan Belanda) rata-rata tipenya mild. Biasanya mereka yang perokok berat akan suka diberikan oleh-oleh rokok kretek dari Indonesia.
       

      Foto 02:
      Salah satu merk rokok kretek Indonesia yang populer secara internasional [foto: wikimedia/creative commons]
       
      3. Sambal
      Sambal mungkin termasuk salah satu produk khas di wilayah Asia. Dan Indonesia termasuk negara yang juga mencintai sambal. Jadi kenapa nggak memberikan oleh-oleh sambal sebagai produk khas Indonesia? Tentunya pilih yang kemasannya oke dan tahan untuk dimasukkan dalam bagasi pesawat.
      Tips: jika ingin memberikan oleh-oleh sambal untuk mereka yang kurang terbiasa dengan rasa pedas, sebaiknya pilih sambal yang rasanya ringan dan tidak terlalu pedas.

      Foto 03:
      Contoh sambal dalam kemasan yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      4. Makanan ringan
      Brownies Amanda dan Molen Kartika Sari merupakan oleh-oleh khas Bandung yang populer. Tapi kedua jenis makanan tersebut agak sulit untuk dibawa keluar negeri (khawatir hancur jika dimasukkan dalam bagasi) sehingga kurang cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia. Begitu juga dengan cemilan khas Indonesia lainnya seperti kembang goyang dan batagor. Wah, bisa-bisa hancur atau basi saat dibawa untuk perjalanan jarak jauh.
      Nah, jika memang ingin membawa oleh-oleh makanan, coba deh pertimbangkan untuk membeli oleh-oleh makanan kering dan punya kemasan menarik. Misalnya saja, aneka keripik singkong pedas, keripik pisang, atau mungkin dodol garut. Atau bisa juga membeli kerupuk mentah untuk digoreng sendiri.

      Foto 04:
      Keripik pisang dalam kemasan yang cukup menarik [foto: CamilanCamilun/wikimedia]
       
      5. Bumbu khas Indonesia
      Percaya atau tidak, teman saya yang warga Jepang suka banget kalau diberi oleh-oleh bumbu pecel lho! Itu menandakan jika bumbu khas Indonesia pun bisa dan layak dijadikan oleh-oleh yang mewakili Indonesia.
       
      6. Batik dan kain khas Indonesia
      Batik merupakan kain khas Indonesia. Jadi kenapa tidak memberikan batik sebagai oleh-oleh? Jangan hanya terpaku pada kain batik meteran saja. Kalian bisa lho memberikan batik sarimbit sebagai oleh-oleh, maupun batik yang sudah diolah menjadi produk lain seperti tas dan sepatu. Intinya, cari yang praktis namun menarik. Dan kain khas Indonesia tak hanya batik. Ada ulos, songket, dan banyak lagi. Bahkan dress pantai khas Bali pun menarik untuk dijadikan oleh-oleh lho!

      Foto 05:
      Batik dalam bentuk produk fashion jadi juga cukup menarik dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      7. Teh
      Selain kopi, Indonesia juga memiliki banyak teh lokal yang memiliki rasa yang khas. Coba deh jangan melirik merk-merk teh yang mainstream dan banyak ditemukan di supermarket. Carilah produk-produk teh khas daerah kalian dan jadikan itu oleh-oleh yang mewakili Indonesia.

      Foto 06:
      Contoh teh khas Indonesia [foto: Midori/wikimedia]
       
      8. Produk spa dan kecantikan
      Spa termasuk salah satu perawatan kecantikan khas Indonesia yang banyak disukai oleh warga negara asing. Berhubung saat ini sudah banyak produk spa dan kecantikan lainnya yang dikemas cantik dan bisa digunakan untuk perawatan di rumah, coba deh memberikan produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh. Saya pribadi beberapa kali memberikan set produk body lotion/body scrub/body butter dengan wangi khas Indonesia sebagai oleh-oleh dan ternyata produk-produk spa tersebut cukup disukai lho.
       
      9. Produk seni khas daerah
      Rasanya, masing-masing daerah di Indonesia memiliki produk seni yang khas, yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Sebut saja wayang golek, wayang kulit, angklung, dan lain-lain. Produk-produk ini menjadi oleh-oleh yang relatif aman untuk siapa saja karena tidak untuk dikonsumsi, alias untuk pajangan saja.
       
      10. CD musik
      Saya rasa nggak banyak yang terpikir untuk memberikan CD musik penyanyi Indonesia sebagai oleh-oleh. Saya sendiri berani mengusulkan ini berdasarkan pengalaman memberikan CD musik untuk oleh-oleh adiknya adik ipar (WN Belanda). Ceritanya, saya sedang bingung akan memberikan oleh-oleh apa. Karena saya dapat informasi jika dia pecinta musik metal, saya pun iseng-iseng memberikan CD Power Metal dan Jamrud. Dan kalian tahu endingnya bagaimana? Sekarang dia jadi fans berat Jamrud! Yay, saya dapat teman Jamers baru!
      Daftar di atas saya susun berdasarkan pengalaman pribadi. Jika teman-teman ada yang mau berbagi pengalaman aneka oleh-oleh khas Indonesia, ditunggu sharing-nya. Sebagai penutup, saya ingin berbagi tips bagi yang ingin mencari produk khas Indonesia sebagai oleh-oleh:
      1. Percaya dirilah dengan produk-produk khas Indonesia. Jangan terlalu memikirkan ini layak nggak untuk jadi oleh-oleh maupun produk ini kira-kira sesuai standar barat nggak ya, karena pemikiran seperti itulah yang akhirnya membuat kita nggak pede dengan produk dalam negeri. Kalau kita sendiri nggak pede, gimana kita bisa meyakinkan orang lain kalau produk khas Indonesia itu bagus?
      2. Berpikir sederhana. Jangan karena semangat ingin memberikan oleh-oleh yang "wah" akhirnya malah membuat kita melupakan esensi dari oleh-oleh, salah satunya untuk menyambung silahturahim dan juga memperkenalkan produk khas Indonesia. Berpikirlah sederhana dan kreatiflah, karena bisa jadi produk-produk yang kita anggap sepele dalam kehidupan sehari-hari ternyata menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Contohnya saja sandal jepit khas Indonesia, yang konon akhirnya jadi booming gara-gara dipakai oleh bintang Korea. Keren kan?
       
      Selamat berburu oleh-oleh khas Indonesia!
       
    • By petrus.sitepu
      Keindahan 3 Gili dan pantai kuta mandalika di bagian barat dari pulau Nusa Tenggara ibarat mutiara yang tersimpan baik dan rapi yang sangat disukai oleh wisatawan asing.
      Kota lombok atau yang lebih terkenal dengan sebutan pulau dengan seribu masjid ini memiliki spot wisata yang tidak kalah menarik dengan pulau dewata. Tapi sayangnya keindahannya ini tidak dinikmati baik oleh wisatawan domestik.
      Apakah ada pernah nama pantai kuta mandalika, pantai yang belakang ini menjadi trending topik di sosial media. Pantai kuta mandalika adalah pantai yang baru ini diresmikan presiden Joko Widodo, pantai ini diprediksi akan menyaingi kesuksesan dari pantai kuta di pulau dewata. Pantai ini sudah dilengkapi oleh tempat makan dan juga penginapan yang tentunya akan memudahkan wisatawan yang akan menikmati pantai kuta madalika. Jarak  yang perlu ditempuh dari kota lombok menuju pantai kuta mandalika sejauh + 39KM. Anda tidak perlu kuatir karena jalan yang akan ditempuh sudah cukup baik dan anda akan merasa nyaman untuk menuju pantai kuta mandalika.
      Menunggu matahari terbenam sambil membaca buku dan menikmati segelas es kopi bisa menjadi salah satu pilihan aktivitas anda. Bentangan pasir putih dan juga arus ombak yang tidak terlalu deras akan membuat anda betah untuk bermalas-malasan disini.
      Tentunya tidak hanya pantai kuta mandalika, ada pula 3 gili yang bisa  anda kunjungi ketika berada di kota lombok. Gili trawangan, gili meno dan gili air merupakan nama dari 3 gili yang eksotik tersebut. Gili sendiri diartikan dengan pulau kecil.

      Gili Trawangan menjadi salah satu pulau yang paling sering dijadikan base ketika ingin meng-explore keeksotisan 3 gili tersebut. Anda tidak perlu kuatir untuk masalah penginapan ketika anda ingin meng-explore 3 gili karena di gili trawangan banyak pilihan hotel ataupun hostel (guest house) yang bisa anda pilih yang  dikelola baik oleh warga lokal atau turis asing. Ada beberapa hotel yang dikelola oleh turis asing menyediakan juga jasa untuk diving dengan harga yang bervariasi tergantung pilihan anda.
      Apabila anda ingin snorkeling di gili trawangan terdapat juga penawarkan paket untuk snorkeling di gili trawangan, gili air dan gili meno. Anda hanya cukup membayar Rp 100,000 anda sudah mendapatkan perlengkapan untuk snorkeling. Paket ini cukup menarik khususnya untuk backpacker yang ingin sekali  mengexplore keindahan bawah laut dari gili trawangan, gili meno dan gili air.
      Aktivitas lain yang ada harus lakukan ketika anda berada di gili trawangan yaitu menikmati matahari terbenam, karena gili trawangan merupakan spot yang terbaik untuk melihat matahari terbenam. Ada 2 cara anda untuk menikmati matahari terbenam yaitu dengan bersepeda mengelilingi gili trawangan ataupun duduk santai di sebuah cafe yang tersebar rapi dan cantik di sepanjang pinggir pantai gili trawangan.
      Cafe -cafe pinggir pantai tersebut juga memutarkan musik dan menyediakan spot foto yang menarik untuk mengabadikan memori anda selama di gili trawangan atau mensharing keberadaan anda di sosial media
      Selamat menikmati pantai kuta mandalika dan 3 gili, karena Indonesia lebih baik. 
      (www.jelajahtanpajejak.com)

    • By Tarmizi Arl
      Hai Traveler seantero negeri...
                  Kesempatan kali ini saya mau berbagi pengalaman singkat saya di Provinsi terbarat Indonesia, Aceh, tepatnya di Kota Banda Aceh.
      Sebagai provinsi yang memiliki keistimewaan di peraturan pemerintahnya (basis Islam), Aceh juga memiliki keisitimewaan di beragam objek wisatanya.
      Nah, Untuk kalian yang memiliki waktu singkat untuk berlibur di Aceh, mungkin Field report saya ini bisa membantu kalian menikmati Banda aceh dalam 2 hari. (per maret 2013)
       
      Hari 1
       
                  Karena waktu liburan yang singkat, penerbangan sepagi mungkin adalah waktu yang tepat. Penerbangan yang saya dapatkan ialah Jakarta-Aceh dengan satu kali transit di Medan. Harga tiket yang didapat Rp.1,2 juta. Ya.. Tiket Jakarta-Aceh rata-rata anatara 1,2-2 jutaan, begitupun dengan tiket pulang, Aceh-Jakarta.
      3 jam mengudara+transit, jam 10 pagi saya sampai di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda. Bentuk bandaranya sendiri cukup beda, karena atapnya berbentuk kubah. Mungkin ini menjadi identitas awal yang ingin ditunjukkan oleh Provinsi ini. Tidak Cuma dari bentuk arsitekturalnya saja, ternyata saat waktu solatpun, adzan berkumandang di dalam bandara ini. Cukup unik untuk ukuran bandara bukan?
       

      Sultan Iskandar Muda Int’Airport
       
      Menuju pusat kota, kalian bisa memesan taksi resmi bandara. Tarifnya pun sudah terpanpang di papan harga tiket. Untuk ke Banda Aceh, dikenakan tarif Rp70.000. sekali lagi ini berdasarakan harga per maret 2013 ya..
      Setelah melaku ke Kota, kami putuskan untuk menuju objek wisata pertama yaitu Museum Tsunami.
       
      1. Museum Tsunami
       
      Bencana mahadahsyat 2004 silam yang melanda Aceh dan beberapa negara sekitar, tentunya menjadi kisah luka tak terlupakan terutama bagi penduduk aceh sendiri. Mengenang kejadian itu, pemerintah aceh pun membuat sebuah tempat memorial simbolis Tsunami. Museum ini berada di Jl.Sultan iskandar Muda, Banda Aceh. FYI Desain arsitektural Museum ini awalnya merupakan hasil sayembara nasional. Berbagai arsitek ternama ikut serta, dan pemenang sayembaranya yang kini menjadi bentuk bangunan museum ini adalah bapak Ridwal Kamil.
       
      Secara arsitektural memang karya Ridwal Kamil ini menghadirkan konsep yang kuat. Konsepnya ialah ‘Rumoh Aceh as Escape Building’ . Pola bangunananya jika dilihat dari atas ialah menyerupai pusaran air yang menjadi simbol tsunami. Sedangkan dibagian dalamnya, menghadirkan ruang-ruang yang sangat presentasif.
       

      Tampak Luar Museum Tsunami
      (sumber gambar : www.bandaacehkotamadani.wordpress.com)
       
      Museum ini dibuka sabtu-kamis pukul 09.00-17.00, dan libur pada hari Jumat. Kabar gembiranya, tidak ada biaya tiket untuk masuk ke sini.
       
      Bagian awal memasuki museum ini, kalian dibawa memasuki Lorong Tsunami. Disini kita akan berjalan diantara dinding tinggi di sisi kiri dan kanan. Dindingnya mengeluarkan air yang terus mengalir, ditambah dengan suara gemuruh air, suasana gelap dan lembab membuat pengunjung akan merasakan sedkit sensasi ke khawatiran saat tsunami.
       

      Lorong Tsunami
       
      Selepas dari lorong, kita akan memasuki ruang kenangan. Disini terdapat 26 monitor yang menampilkan foto suasana saat tsunami Aceh. Ruangan ini berdidndingkan kaca yang melambangkan suasana dasar lautan.
       

      Ruang kenangan
       
      Sumur Doa adalah ruang berikutya yang akan kalian lewati. Diruang ini terpajang nama-nama korban Tsunami. Ini diibaratkan sepeti kuburan massal korban tsunami. Diatas ruangan terdapat cerobong yang ujungnya terdapat lafaz Alloh. Konsep yang sangat menyentuh.
       

      Nama-nama Korban tsunami di Sumur Doa
       

      Light of God
       
      Berkutnya kita akan melalui lorong cerobong untuk menuju ruang berikutnya, yaitu  Jembatan Harapan. Dari sini kalian bisa menengok ketas dan meilihat terdapat 54 bendera. Ini merupakan bendera negara-negara yang ikut memberikan bantuan pasca tsunami terjadi. Di sisi benderanya terdapat tulisan ‘Damai’ menggunakan bahasa negara bersangkutan.
       

      jembatan Harapan
       
      Jembatan tadi membawa kita ke lantai berikutnya. Di lantai ini terdapat beragam ruang berbentuk diorama yang akan memberikan gambaran dan inormasi bagi pengunjung seputar kejadian tsunami. Dapat dikatakan ini adalah lantai ‘Museum’nya.
       
       


      suasana ruang diorama dan pameran
       
      Dilantai teratas terdapat studio untuk kita menonton video dokumenter tsunami. Selain itu terdapat juga perpusatakaan, ruang peraga, dan counter souvenir.
       
      Puas berkeliling, saya kembali ke lantai dasar dan duduk sejenak menikmati kolam yang berada ditengah-tengah museum ini. Dan hal unik beriktunya ialah ternyata museum ini berada persis disamping pemakaman Belanda. Dari sini kalian bisa melihat pemakaman tersebut..
       

      suasana kolam di lantai dasar
       

      Pemakaman Belanda
       
      Setidaknya 2-3 jam untuk kalian menikmati museum ini, karena memang atraksi yang dihadirkan sangat menarik dan berbeda. Jadi siapkan waktu dengan baik.
       
      Pukul 13.00 saya lanjutkan makan siang disekitaran museum untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke lokasi yang masih berkaitan dengan tsunami aceh, yaitu Monumen PLTD Apung yang juga berada tidak jauh dari Museum.
      Transportasi umum yang bisa kalian pilih ialah dengan naik angkot dengan jurusan Terminal-Ule Lheu atau bisa juga naik bentor dengan tarif Rp20.000-Rp30.000. Namun, lagi-lagi, untuk kenyamanan saya memilih menyewa motor seharga Rp60.000/hari. Caranya dengan menyewa di tukang ojek karena tidak ada penyewaan motor resmi yang saya temui.
       
      2. Monumen PLTD Apung
       
      Tidak susah mencari objek wisata satu ini, karena di petunjuk jalan Pusat Kota sudah terpampang namanya. Berada di Desa Plune, Bluncut, Banda Aceh, Monumen ini merupakan kapal generator listrik milik PLN yang terdampar kedaratan karena terbawa ombak tsunami.
       
      Tanpa dipungut biaya tiket masuk, kalian bisa berkeliling masuk dan naik keatas kapal. Dari atas kapal, kalian bisa melihat suasana kota dan pegunungan dengan mata telanjang ataupun teropong yang telah disediakan.
       

      Kapal Apung
      (sumber gambar : www.news.okezone.com)
       
      Disekeliling kapal, dibangun relief seperti gelombang laut dan monumen.
      Selain itu karena memang difungsikan sebagai tempat wisata, area sekelilingnya juga sudah ditata dengan pedestrian dan taman-taman, bahkan terdapat air mancur sebagai atraksi pendukung.
       

      Monumen
      (sumber gambar : www.indonesian-tourism.com)
       
      Pukul 15.00 saya melanjutkan perjalanan kearah barat yaitu ke Kuburan Massal Ulee Lheue.
       
      3. Kuburan Massal Tsunami Ulee Lheue
       
      Masih berkaitan dengan Tsunami, tak ada salahnya kita mendatangi kuburan massal, tempat bersemayamnya jasad ratusan bahkan ribuan orang korban Tsunami. Kuburan Massal ternyata bisa menjadi objek wisata khusus.
       
      Lokasinya berada di Jl.Pocut Baren, Ulee Lheue. Dikuburan massal ini dapat kita lihat hamparan tanah yang bertabur bebatuan. Hanya ada sedikit nisan yang mungkin hanya sebagai simbol bahwa ini adalah areal pemakanan. Terdapat pula papan penanda lokasi antara mayat pria, wanita, dan anak-anak.
      Yang unik juga ialah gerbang dari pemakaman ini yang jika dirangkai membentuk tulisah “Tiap yang berjiwa akan merasakan matiâ€. Potongan ayat quran yang sangat tepat dengan suasana yang dihadirkan.
       

      Gerbang Pemakaman Massal Ulee Lheue
      (sumber gambar : www.indonesiakaya.com)
       
       
      Pemakaman massal ulee Lheue bukanlah pemakan massal terbesar. Yang terbesar ialah berada di Siron, Aceh besar yang akan kami kunjungi di hari kedua besok.
      Tepat di depan Pemakaman Massal ini terdapat Taman Wisata Kuliner Ulee Lheue.
       
      4. Taman Wisata Kuliner Ulee Lheue
       
      Terdapat sebuah danau yang cukup luas disini. Selain itu terdapat fasilitas wisata lain yang layaknya taman kota. Sangat cocok untuk kalian yang ingin berjalan-jalan sore.
       

      suasana Taman Kuliner ulee Lheue
       
       
      Tidak begitu lama di Taman ini, menjelang maghrib saya putuskan kembali ke pusat kota untuk menuju Masjid menjadi ikon Banda Aceh, Masjid Baiturahman.
       
      5. Masjid Baiturahman
       
      Tak lengkap pastinya jika ke Aceh tapi tidak singgah dan sholat (bagi yang Muslim) di Masjid ini.
      Masjid yang berada tepat di tengah kota Banda Aceh ini, sangat terkenal karena arsitektural bangunannya yang indah dan megah. Kubahnya yang berwarna hitam pekat membuatnya semakin anggun diantara keramaian kota.
      Memasuki kawasan masjid, jangan lupa untuk memakai pakaian yang sopan, terutama wanita agar juga menggunakan rok, bukan celana jeans. Jika tidak kalian akan ditegur dengan pihak pengelola tentunya.
       

      Masjid Baiturahman
       
       
      Usai solat Maghrib, saatnya menikmati hal wajib juga di aceh, yaitu nongkrong di Warung Kopi. Di sepanjang jalanan kota, kalian tak akan sulit mencari warung kopi, ini sudah menjadi ciri dan budaya sendiri bagi masyarakat aceh. Selain kopi, juga biasanya disini ada makanan berat seperti nasi padang, roti cane, dll.
       

      salah satu warung/kedai kopi di Banda Aceh
       
       
      Usai ngewarkop dan makan malam. Saatnya istirahat di penginapan. Hotel-hotel dan wisma di pusat kota sudah cukup banyak, tinggal sesuaikan dengan  budget kalian.
       
      Hari 2
       
      Memanfaatkan watu sebaik mungkin, pukul 7 pagi saya sudah langsung menuju ke tempat wisata pertama di hari terakhir ini, yaitu Pantai Lhok Nga.
       
      6. Pantai Lhok Nga
       
      Pantai Lhok Nga berada cukup jauh dari Banda Aceh, sekitar 30 menit perjalanan motor kearah Barat daya dari pusat kota. Pantai ini berada di pinggir Jalan Raya Banda Aceh-Meulaboh. Meskipun cukup jauh, namun pemandangan selama di perjalanan tidak akan membosankan karena hamparan perbukitan dan sawah akan menemani kalian.
       

      suasana perjalanan ke Pantai Lhoknga
       
       
      Karena berada di pinggir jalan, nampaknya pantai ini emmang tidak memiliki gerbang utama, jadi kita bebas memasuki kawasan pantai dari sisi yang kita suka sepanjang jalan. Terdapat banyak warung-warung yang menjajakan makanan dan tentu saja Kelapa Muda untuk disantap.
       

      Pantai Lhoknga
       
       
      Karena kami terlalu pagi, alhasil pantai menjadi hak milik kami seutuhnya. Pantainya yang indah, luas, bersih, minim pengunjung, menjadikan pantai ini nampak sangat sesuai untuk kalian yang mencari suasana tenang.
       
      Usai menikmati segarnya Kelapa Muda, saya pun melanjutkan perjalanan ketika jam menunjukkan pukul 09.30. Kali ini tujuan saya ialah ke Taman Mini nya Aceh.
       
      7. Taman Shulthanah Shafiatuddin
       
      Berada di lampriet, Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Kawasan wisata ini tak ayal mirip Taman Mini di jakarta, bedanya disini kita diajak mengenal beragam anjungan/rumah adat khas di berbagai kabupaten di Provinsi Aceh.
      Objek wisata ini ternyata tidak begitu terkenal bagi wisatawan, padahal dengan mendatangai Taman wisata ini, kita sudah seperti mengelilingi satu provinsi Aceh. Ya.. persis TMII.
       

      Gerbang Taman Shulthanah
       


      beberapa anjungan di dalam Taman Shulthanah
       
      Nama Taman ini berasal dari nama anak tertua Sultan Iskandar Muda yaitu Sulthana Safiatuddin. Ia adalah seorang raja wanita yang memimpin kearajaan aceh selama 35 tahun.
      Setiap 4 tahun sekali diadakan Pekan Budaya Aceh di sini (terakhir september 2013), selain itu tiap tahunnya juga sering diadakan festival-festifal sejenis.
       
      8. Monumen Thanks to The World
       
      Kembali berkaitan dengan Tsunami Aceh, kali ini kalian bisa menuju ke sekitar Lapangan Blang Padang (arah selatan Masjid Baiturrahman), Banda Aceh, tepatnya di arah utara lapangan. Monumen Thanks to The World berbentuk gelombang air lautan yang pasti langsung mengingatkan kita pada peristiwa Tsunami.
      Monumen ini menjadi simbol ungkapan terima kasih rakyat aceh atas bantuan berbagai kalangan/organisasi dari dalam dan luar negeri saat peristiwa akhir 2004 silam itu.
       

      Monumen Thanks To The world
       
       
      9. Monumen Hotel Kuta Radja
       
      Berada tepat di sisi selatan Masjid Baiturrahman, kalian akan melihat suasana yang sangat eyecatching. Di sebuah lapagan luas, terdapat jajaran acak tiang yang berwarna-warni.
      Ternyata menurut cerita, ini adalah monumen dari puing-puing Hotel kuta Radja. Hotel ini memiliki nilai sejarah tersendiri karena disinilah dulu presiden soekarno meminta bantuan rakyat Aceh untuk membantu kemerdekaan Indonesia dari jajahan belanda.
       

      warna warni monumen
       
       
      Tidak banyak kegiatan yang bisa kalian lakukan di kedua monumen ini, selain memuaskan hasrat berfoto ria. Namun, lokasi ini dapat dijadikan alternatif karena lokasinya persis di Pusat kota dan dekat dengan kawasan pasar Aceh untul membeli oleh-oleh.
       
      Menemukan souvenir di banda aceh terbilang susah susah gampang karena memang tidak ada satu tempat persis yang khusus. Namun, cobalah berkelilin di belakang masjid baiturrahman. Disana kalian bisa menemui berbagai toko yang menjual oleh-oleh. Dari segi harga memang tidak semurah jika kita mencari oleh-oleh di Objek wisata Jawa. Seperti saya mendapatkan satu buah gantungan kunci khas Aceh dipatok harga Rp3000/buah. Untuk membeli dalam jumlah banyak, jadinya ya cukup memakan biaya tentunya.
       
      Pukul 15.00 kami putuskan untuk menuju objek wisata terakhir. Tempat ini berada di Jalan Bandara SIM. Lokasinya yang dilalui jika menuju bandara akhirnya kami sempatkan untuk mengunjunginya. Sejatinya ini bukan tempat wisata, karena lagi-lagi kami mendatangi Kuburan massal. Ya, kali ini Kuburan massa Siron yang merupakan kuburan Massal Terbesar.
       
      10. Kuburan Massal Siron
       
      Saya putuskan untuk datang ke Kuburan Massal ini karena mengingat ini adalah Kuburan massal terbesar di Aceh, bahkan kabarnya di Dunia. Sayang banget kan kalo gak dateng ke tempat bersejarah ini.
      Di kuburan massal ini, bersemayam lebih dari 14000 jasad korban tsunami. Tak salah jika ini sebagai kuburan Massal terbesar di dunia.
       
      Berbeda dengan Kuburan massal Ulee Lheu, di sini fasilitasnya jauh lebih lengkap. Terdapat mushola, kantor pengelola, toilet, dan suang-saung. Selain itu terdapat monumen batu, dan monumen berbentuk gelombang tsunami.
       

      suasana didalam Kawasan Kuburan Siron
      (sumber gambar : www.kaskus.com)
       

      Monumen Siron
      (sumber gambar : www.ertaufik.wordpress.com)
       
       
      Peziarah yang datang pun tergolong variatif, karena tidak hanya kaum muslim yang datang, melainkan umat agama lain juga sering datang. Bahkan disaat imlek, kata bapak pengelola, banyak warga tionghoa yang mengadakan acara keagamaan disini. Jadi kalian bisa menyesuaikan waktu kedatangan jika hendak datang dengan suasana ramai peziarah.
       
      Itulah sedikit field report saya selama di Aceh. Liburan singkat yang mungkin bisa kalian contoh jika ingin berlibur singkat di Serambi Mekah ini.
       
      Selamat berpetualang !
    • By petrus.sitepu
      Pada saat anda mengunjungi sebuah kota yang belum pernah anda datangi, alangkah baiknya apabila anda mencari makanan dari kota khas tersebut. Seperti penulis lakukan ketika mendatangi kota cirebon, penulis mulai mencari makan khas dari kota Cirebon. Sebut saja tahu gejrot, nasi leko, dochang, dan tentu nasi jamblang. Pasti akan menjadi salah satu pilihan anda ketika wisata kuliner ke kota cirebon. 
      1. Dochang
      Makan asli cirebon ini merupakan perpaduan dari lontong, toge daun singkong, kerupuk yang dicampur dengan sayur oncom doge. Waktu yang tempat untuk makan docang adalah pagi hari, dan lokasi yang direkomendasi untuk makan docang di depan pasar keraton kanoman. Harga seporsi untuk docang seharga Rp 15,000.
      2 Nasi Leko
      Sego lengko merupakan sebutan untuk nasi leko oleh masyarakat cirebon. Nasi leko merupakan percampuran tempe, tahu, tauge, potongan timun yang ditaruh diatas nasi dan disiram dengan bumbu rujak dan kecap. Harga untuk satu porsi nasi leko seharga Rp 15,000.
      3. Nasi Jamblang
      Ketika makan nasi jamblangan rasanya sama ketika makan di rumah makan padang yaitu penuh dengan lauk. Satu bungkus nasi yang dibungkus dengan daun jamblang bisa menggunakan 3-4 lauk yang disediakan tentunya dengan porsi lauk yang tidak terlalu banyak. Hampir 15 lauk disediakan penjual dari tahu dan tempe bacem sampai dengan sate telor puyuh. Harga untuk satu porsi nasi jamblang dengan 2-3 jenis lauk seharga Rp 30,000 – Rp 40,000 tergatung pilihan lauk.
      Keunggulan dari nasi jamblang yaitu daun pebungkus nasinya yang menggunakan daun jamblang.
      4. Tahu Genjrot
      Tahu gejrot sendiri banyak ditemukan dikota kota besar di Indonesia, seperti di Jakarta. Satu set tahu gejrot terdiri dari 2-3 tahu yang diiris sedang yang disiramkan dengan kuah yang sudah dicampur dengan bumbu antara lain cabe, bawang putih, bawang merah dan gula merah. Rasa yang ditimbulkan ketika anda memakan tahu gejrot yaitu semangat untuk mengeliligi kota cirebon. Harga untuk satu porsi tahu gejrot seharga Rp 10,000
      Jadi makanan apa yang pernah anda coba? selain tahu gejrot? Selamat menikmati wisata kuliner cirebon.
    • By Azharchai
      Orang Aceh mana suaranyaa??
      absen sini yaa
    • By elizato
      Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, mulai dari Sabang di Aceh sampai Merauke di Papua, yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil, yang terhubung oleh selat dan laut. Menurut data Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tahun 2010 sebanyak 17.504 pulau. 7.870 dari mereka memiliki nama, sementara 9.634 tidak memiliki nama.
      Luas wilayah lautan Indonesia lebih luas dari luas daratannya, yaitu luas daratan 1,91 juta km2, sedangkan luas samudra 6.279 juta km2. Dengan meluasnya Indonesia membuat banyak sumber daya alam di darat dan di bawah laut itu indah. Tak heran jika Indonesia memiliki banyak tempat indah terutama di sektor pantai. Karena letak geografis Indonesia sendiri yang berada di bagian khatulistiwa. Di antara sekian banyak pantai, ada beberapa pantai di Indonesia yang dikategorikan sebagai pantai terindah di dunia. Antara lain Pantai Senggigi di Lombok, Pantai Kuta di Bali, Pantai Bunaken di Manado, dan banyak pantai indah lainnya.
      Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat indah. Karena keindahan alamnya, Indonesia telah menjadi tujuan wisata yang banyak didambakan oleh pelancong lokal maupun internasional dari seluruh dunia. Panorama di Indonesia tentu tidak kalah dengan negara lain. Untuk itu tak ada salahnya jika kita berlibur untuk menikmati berbagai keindahan alam yang ada di Indonesia dan menjadikannya sebagai tujuan wisata.
      Tidak hanya itu, Indonesia juga kaya akan budaya, berbagai suku yang tinggal di Indonesia dengan harmoni dan damai, masing-masing suku memiliki ciri khas tersendiri yang membuat keragaman budaya di Indonesia, disamping Indonesia juga memiliki kuliner khas di masing-masing wilayah.
      Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan alam luar biasa. Padahal, seluruh dunia adalah obyek wisata yang terkenal di sini. Indonesia memiliki ratusan Taman Nasional yang harus dikunjungi. Salah satunya adalah Taman Nasional Komodo merupakan habitat tunggal Komodo di dunia. Selain itu, ada juga yang favorit pendaki internasional Carstensz Pyramid dimana gunung ini diselimuti salju abadi. Memang, kekayaan atraksi alam Indonesia tak terhitung jumlahnya. Untuk membuktikannya, silakan kunjungi Indonesia sebagai tempat tujuan wisata yang direkomendasikan dengan menghadirkan kekayaan alam terlengkap di bumi.
      Inilah 7 Tempat wisata di Indonesia yang direkomendasikan untuk dikunjungi:
      Gunung Bromo
      Gunung Bromo, merupakan tujuan paling populer di Indonesia yang selalu dikunjungi baik lokal maupun mancanegara. Gunung ini juga termasuk dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gunung Bromo merupakan gunung vulkanik aktif yang berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pada 2.329 meter (7.641 kaki), ini bukan puncak tertinggi, tapi gunung yang paling terkenal.
      Bawean Treasure Island
      Pulau Bawean merupakan salah satu pulau indah di Indonesia, tepatnya di wilayah provinsi Jawa Timur. Pulau ini memiliki banyak destinasi wisata yang tidak kalah dengan tujuan wisata lainnya di Indonesia. Selain wisata bahari, danau dan wisata air terjun, para pengunjung juga bisa menikmati budaya masyarakat adat di Pulau Bawean.
      Orangutan DI Pulau Kalimantan dan Sumatera
      Orangutan adalah kera besar yang hidup di Asia Tenggara dan termasuk dalam kelompok hewan omnivora (di pulau Kalimantan dan Sumatera). Kera ini kebanyakan tinggal di pohon (mereka arboreal) dan berayun dari cabang ke cabang menggunakan lengan mereka. Ada banyak agen perjalanan wisata di Indonesia yang dengan senang hati membimbing Anda untuk mengunjungi tujuan Orangutan. Di situs ini, hadir untuk memberi Anda beberapa informasi tentang bagaimana Anda bisa mendapatkan tujuan Orangutan. Sebagian besar, gambar dan informasi di sini adalah tentang tur orangutan di pulau Kalimantan (Kalimantan), tepatnya berada di Taman Nasional Tanjung Puting Di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah - Indonesia.
      Pulau Komodo
      Taman Nasional Komodo juga memiliki kehidupan bawah laut yang menakjubkan. Penyelam menyatakan bahwa Pulau Komodo adalah salah satu tempat penyelaman terbaik di dunia. Dengan pemandangan dasar laut yang menakjubkan terdapat 385 spesies karang, mangrove dan rumput laut yang indah, serta rumah bagi ribuan ikan, 70 spesies spons, 10 spesies lumba-lumba, 6 jenis paus, penyu hijau, dan berbagai jenis hiu. dan ikan pari. Kombinasi berbagai vegetasi di taman memberikan lingkungan yang baik untuk berbagai jenis hewan di wilayah ini
      Wisata Sumatera Selatan
      Provinsi Sumatera Selatan sejak berabad-abad lalu juga dikenal sebagai 'Bumi Sriwijaya'. Pada abad ke-7 sampai abad ke-12 Masehi, kawasan ini merupakan pusat kerajaan Sriwijaya yang juga dikenal sebagai kerajaan maritim terbesar dan terkuat di nusantara. Gema dan pengaruhnya bahkan ke Madagaskar di Afrika.
      Perkebunan Kopi Jampit
      Perkebunan kopi Jampit, merupakan agrowisata di Bondowoso yang dikelola oleh PTP Nusantara Kalista Jampit VII. Perkebunan ini terletak 74 km ke timur kabupaten Bondowoso. Perkebunan ini memiliki luas 4000 hektar dan terletak pada ketinggian 900 M dpl.
      Kawah Ijen
      Kawah Ijen adalah kompleks kawasan vulkanik, yang ada kawah Ijen dan dataran tingginya, yang tingginya mencapai 2.600 M dan 8.660 M. Kawah Ijen terletak di tiga bagian kabupaten, yaitu di Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi, Jawa Timur. Kawasan vulkanik ini menjadi daerah vulkanik paling menakjubkan dan surealis yang memiliki danau kawah turquois raksasa di Jawa Timur.