albertorazzi

Pattaya - Pusat Hiburan Thailand

12 posts in this topic

objek%2Bwisata%2BThailand%2B3.jpg

itu sekilas gambar tentang pattaya travellers

Sekedar info dan sharing niii : (walapun saya belum pernah kesana, tapi ingin kesana, hehehehehe)

Di pattaya ada dua daerah, yaitu bagian Utara dan bagian Selatan. Bagian utara untuk bersantai dan istirahat, sedangkan selatan adalah tempat unutk hura2 dan hiburan malam :D

Di pattaya ini, selain pantai juga ada objek wisata lain seperti Kuil dan vihara yang ada banyak patung ukir dari dinasti Ming China J

Selain itu, di pattaya terkenal dengan coral island,atau dalam bahasa Thailand Ko Larn

Kalo ada teman2 travellers lain yang udah pernah ke tempat ini, monggo bagi2 cerita dunks. heheheheh

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya sih belum pernah kesana, tapi denger2 pattaya ini wisata anak muda banget.. yah karena memang disini ramai wisatawan. Tapi katanya disini ada sebagian daerah yg kyk tempat ‘prostitusi’ gt.. cukup terkenal lah dengan dunia seksnya..

Jadi hati-hati aja kalo kesana... jgn berbuat sembarangan. hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah kalo liat gambarnya kok banyak kapal pesiarnya gitu ya? bawaannya kok mahal ya.. hehe

kurang cocok kali ya buat backpackeran...

tapi baca2 artikel sih pattaya recomended banget buat para wisatawan.

semoga ada kesempatan kesana deh :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By silvia_win
      Day 1 Jakarta-Kuala Lumpur
      Tiba di Klia2 sudah malam, makan dulu di Marry Brown, setelah itu ngitar2 di klia2 untuk foto2 suasana new year. Lalu cari lokasi yg kosong untuk tidur2an di klia2.
       
       
      Day 2 Kuala Lumpur-Chiang Mai
      Dini hari kami berangkat ke Chiang Mai, di airport Chiang Mai pesan taxi airport ke hotel (thb 150).
      Sampai di hotel belum bisa check in (katanya waktu check in 14:00). Hotel Western House di area kota tua. (@thb750/malam, deposit thb 500).
      Nanya info tour ke Chiang Rai dll, staf hotel memberikan brosur2 dari tour di suruh pilih yang dikehendaki, lalu dia tel ke tournya untuk tanya available ngga (staf hotel minta bayaran thb 20 untuk ongkos tel).
      Setelah konfirmasi dan bayar tour untuk besok (@thb1000), waktu check in hotel masih lama.
      Kamipun mulai jalan kaki mengitar kota tua ke chang puak gate, wat chiang man, three king monumen, wat prasingh. Di dalam kota tua banyak vihara2 besar dan kecil, yang masing2 menpunyai dekorasi yang unik. Setelah selesai berkeliling pulang ke hotel beristirahat, malamnya beli makan di seberang chang puak gate (dekat hotel), di sini ada 7-11, toko2 dan street food.
       
       

      Day 3 Local tour
      Pagi kami dijemput untuk ikut tour naik van, peserta tour belasan orang.
      Mobil tour membawa kami keluar kota tua, di luar kota tua terlihat pemandangan seperti kota2 pada umumnya, berbeda dengan kota tua yang banyak viharanya dan monumen. Kota tua dikelilingi oleh tembok kota yang sudah tidak utuh lagi.
      Stop 1: sumber air panas, airnya disemprotkan ke atas seperti air mancur, asap mengepul dari sumber air panas. Pedagang menawarkan telur mentah, yg bisa direbus di dalam sumber air panas.
       

      Sumber air panas di sini tidak terlalu luas, hanya satu sumber air panas di depan daerah wisata, di dalamnya ada toko makanan dan souvenir.
      Stop 2 : White temple, bangunan vihara ini adalah sebuah karya seni yang indah dengan warna putih.
      Untuk masuk ke dalam vihara perlu melewati jembatan yang dibawahnya banyak tangan menjulur ke atas (seperti makhluk di alam neraka sedang meminta makanan).
      Dinding di dalam vihara (tidak boleh foto) ada lukisan imaginer yang indah ada superman, minion dll.
      Banguan toiletnya berwarna emas.
       

      Stop 3 : Golden triangle, kami foto dulu di plang golden triangle yang ada peta negara Thailand, Laos dan Mynmar. Sebagian peserta naik perahu menyebrang sungai mekong ke Laos (katanya lihat sebuah pasar kecil di sana, jika ikut nyebrang ke Laos biaya tournya @thb1200). Kami makan di salah satu kedai makan di sepanjang sungai mekong, yang menu utamanya tom yam. Kami makan sambil menikmati pemandangan sungai mekong. Sebenarnya pemandangan sungai mekong tidak terlalu indah, air sungai berwarna kecoklatan tapi dari sini bisa melihat bangunan2 di seberang yang merupakan bangunan negara Laos jadi memberi nuansa yang istimewa.
      Setelah makan kami jalan ke sebuah vihara dengan patung Buddha keemasan di atas perahu. Sebelum sampai ke vihara ada dermaga, di mana banyak yang menawarkan untuk menyeberang ke Laos (dari sisi lain bukan dari tempat travel membawa peserta lain nyebrang).
       


      Vihara ini lumayan bagus, pemandangannya juga indah bisa melihat sungai mekong dari atas, dan juga ada teropong untuk melihat ke seberang.
      Stop 4: makan siang prasmanan, menunya lumayan banyak juda ada camilan thai.
      Stop 5: mengunjungi perkampungan suku leher panjang (suku Karen), di sini foto2 dengan suku leher panjang, yang memakai gelang di lehernya, yang terlihat hanya para wanitanya, semakin berumur gelang2 di lehernya makin banyak.
       

       
       
      Setelah ini perjalanan pulang ke chiang mai (+ 3 jam), mobil singgah sebentar di toko oleh2.
      Kami minta di drop di weekend night market.
       
      Pasar malam ini merupakan salah satu pasar malam yang terbaik yang pernah saya kunjungi, area pasar malamnya sangat luas, jalannya bercabang2, bingung juga mau jalan ke mana, lalu pilih jalanan yg tidak terlalu ramai. Beli camilan thai food yang disukai, keliling2 cuci mata dan belanja, di pasar malam ini tidak terlihat ada dagangan kaos, tas merek yang kw, tapi dagangannya adalah kaos, tas dll buatan kerajinan lokal. Di sepanjang jalan di area night market ada juga pemain musik tradisional yang menyanyi dan bermain musik (ngamen), ada juga seniman lukis yg menawarkan jasa lukis wajah, dan seniman lainnya yg menjajakan karya hand made yang dibuat di tempat.  
      Kemudian kami melewati Wat Chedi Luang yang ternyata halamannya ditempati pedagang pasar malam, walau bangunan dalam vihara sudah tutup, tapi di halaman ada patung Buddha dan pengujung sekalian sembahyang di sana, bangunan vihara yang cukup besar itu diterangi lampu memberi kesan megah dan indah, kami berkeliling di dalam dan duduk berisitirahat di taman.
      Setelah istirahat jalan keliling pasar malam lagi, sampai di sebuah ujung jalan waktu sudah malam, beli sedikit camilan lagi, lalu stop tuk tuk untuk pulang hotel. Tuk tuk thailand lebih luas dan nyaman dari bajaj di jakarta.  Tuk tuk berjalan melewati beberapa area yang masih merupakan area dari pasar malam,  yang ternyata dari hotel juga dekat pasar malam. Sampai di hotel sudah jam 11:30 malam.
       
       
      Day 4 Mengunjungi Wat Doi Suthep.
      Hari ini bangun agak siang, lalu keluar cari money changer tapi tidak ketemu, akhirnya tarik tunai atm saja (biaya adm thb 180), beli sarapan lalu pulang hotel.
      Check out hotel, titip bagasi di hotel.
      Ke terminal mangkal angkot di depan 7-11 (diseberang chang puak gate). Angkot jalan setelah penumpang penuh (@ thb 50). Doi Suthep adalah vihara yang terletak di atas bukit.
      Di sini naik lift ke atas. Di sini bisa melihat pemandangan kota chiang mai, viharanya cukup luas dan indah.
      Setelah berkeliling, kami naik pulang, sampai ke area kota penumpang angkot ini tinggal sedikit, kami pun charter supirnya untuk ke Arcade bus terminal untuk beli tiket bus ke Bangkok.
      Di terminal bus, kami ingin membeli tiket bus malam ke Bangkok, tapi berhubung masih liburan new year tiket dari semua operator bus sudah habis. (sebenarnya sudah mau beli kemarin, tapi staf hotel bilang terminalnya jauh dari hotel, dan sudah ditanyakan ke staf hotel apa bisa pesan di hotel, katanya ngga bisa mesti ke terminal, ngga apalah sedikit bumbu2 go show).
      Akhirnya kami beli tiket bus jam 7:30 pagi, juga tanya ke staf yg jual tiket hotel di sekitar sana yang bagus di mana. Kami berkeliling melihat beberapa hotel, hotel di sana lumayan murah harga 700 an sudah bisa dapat kamar yang bagus dan luas, ada juga model apartmen dengan sofa, tv, dapur dll.
      Tapi kami milih hotel yang seperti losmen saja, terlalu nyaman besok susah bangun pagi.
      Staf hotel di sini tidak seperti hotel sebelumnya tidak mengerti bhs inggris, jadi kami pun berkomunikasi dengan bahasa isyarat, awalnya staf hotel menunjuk angka 3 dengan jarinya (maksudnya thb 300), kemudian dia  menunjuk angka 4 dengan jarinya, yang mana maksudnya thb 300 untuk kamar non ac, thb 400 untuk kamar ac. Hotel ini seperti losmen, kamarnya cukup bersih lumayanlah buat 1 malam.
      Setelah booking hotel, kami mencharter tuk tuk untuk ke hotel western house ambil bagasi, supir tuk tuk seorang wanita muda yang bisa bicara bahasa inggris.
      Malam kami jalan2 ke star avenue (mall kecil di samping terminal).
       
       
      Day 5 Chiang Mai ke Bangkok
      Bus berangkat sesuai jadwal (thb 1700 utk 3 tiket). Di bus dibagikan air mineral, kopi, coca cola dan snack. Siang hari bus berhenti di tempat peristirahatan untuk makan siang, kami dibagikan voucher makan siang, jatahnya nasi+1lauk, jika mau tambah lauk bayar thb 10/lauk.
      Jam 6 sore bus sampai di terminal bus bangkok, kami antri taxi, tapi antrian panjang dan taxinya sedikit, lalu kami naik tuk tuk (thb 300), supir tuk tuk pasang harga mahal walau hotelnya ngga terlalu jauh, sudahlah antri taxi menghabiskan waktu.
      Check in hotel Bangkok 68 (thb 700/malam) dan beli makanan di resto di hotel, lalu bersiap2 explore kota bangkok. Dari bangkok jalan kaki ke MRT (cukup jauh juga + 10 menit), kami naik MRT+BTS ke taksin pier, dari sini naik free shuttle boat ke Asiatique. Shuttle boatnya sangat nyaman, mengarungi sungai Chao Praya yang pemandangan malamnya sangat indah, juga banyak boat dari hotel berbintang ataupun cruise yang hidir musik.
      Di Asiatique banyak resto2, toko2 juga ada arena permaian anak2, di sini tempat ngongkrong dan jalan2 yang asyik, kami makan KFC di sini lalu jalan2 dan menikmati pemandangan di sepanjang sungai.
      Setelah itu naik free shuttle bus (jadwal terakhir) ke halte taksin pear lagi.
      Banyak turis yg naik shuttle bus ini berhubung jadwal terakhir, semuanya antri beli tiket pulang ke tempatnya masing2, bule yang antri di depan kami mempersilahkan kami beli duluan, sambil melihat peta mereka bilang i want to make sure first. Setelah beli tiket kami pun naik BTS, tapi ternyata kami salah naik ke arah yg berlawanan, lalu kami turun ganti kereta. Saat kami mau ganti mrt ke hotel, ternyata stasiun mrt sudah tutup. Lalu kami menyetop taxi untuk pulang ke hotel, ternyata harga taxi tidak mahal malah lebih murah dari tiga tiket MRT. (mungkin sudah larut malam dan tidak macet)
       
       

      Day 6 Madame tussaud dan wat...
      Pagi ini, kami mau mengunjungi idola di Madame tussaud di Siam Discovery mall, berhubung harga taxi tidak terlalu mahal, langsung stop taxi saja dari hotel. Sampai di sini mallnya belum buka, kami tunggu di luar sambil lihat2 street food yang jual sarapan. Mallnya buka jam 10, kami pun masuk dan menuju madame tussaud (Beli tiket online @thb400). Di dalam Tussaud masih sepi, bisa foto sepuasnya berkali2.
      Siang hari kami ke wat emerald buddha (di samping grand palace, kami tidak masuk grand palace soalnya bayar tiket masuk , cukup lihat dari luar saja).
      Bangunan vihara ini bagus dan indah, merupakan vihara utama di bangkok yang di dalamnya ada patung Buddha dari Emerald.
      Dari sini naik tuk tuk ke pier untuk menyebrang ke wat arun, sampai di pier malas nyebrang (ternyata naik perahu kecil, dipikir perahunya mirip shuttle boat ke Asiatique). Setelah melihat2 sebentar wat arun yang berada di seberang sungai, kami naik taxi ke  wat traimit.
       
       
      Wat traimit berada di sekitar china town Bangkok, adalah vihara dengan patung Buddha dari emas yang tingginya 3 m dan beratnya 5 ton.
       
       
      Dari Vihara kami berjalan ke china town melihat2 toko2 dan penjual makanan chinese food, jalanan ramai dan macet karena ada pasar di sana.
       
       
      Dari sini kami naik MRT ke Huai Khwang, di sini ada lokal night market, jualan baju, makanan, buah dll,  keliling sebentar dan beli makan malam lalu naik tuk tuk pulang hotel.
       

       


       Day 7 Bangkok-Jakarta
      Pagi hari pulang ke jakarta via singapura (berhubung tiket direct flight mahal ngga apalah transit singapura). Karena masih suasana new year maka kamipun menikmati dekorasi new year di bandara bangkok dan singapura.
    • By embong
      Siapa bilang berlibur butuh dana besar? Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi tempat wisata yang banyak dan tidak perlu biaya besar. Mulai dari Pantai, Gunung, atau pun perkotaan, semua bisa menjadi tempat liburan dan hemat biaya. Apalagi bagi mereka yang tidak memiliki waktu berlibur cukup panjang, berikut ini beberapa temapt berlibur yang dapat disambangi ketika akhir pekan dan yang pasti murah!!
      Karimun Jawa
      Tempat wisata ini sudah menjadi Taman Nasional Laut, karena memiliki daya tarik tersendiri dan cocok untuk Wisata Bahari. Panorama laut yang indah bagai telaga warna dengan gugusan kepulauan yang tersebar jauh mata memandang. Air lautnya jernih, hamparan pasir putih pun membentang dikawasan pantainya. Disini masih terdapat satwa langka seperti menjangan, trenggiling, landak, ular edor dan yang paling unik lele tanpa patil.
      Estimasi Biaya: paket penginapan, makan, snorkling, foto-foto (soft data), barberque sebesar Rp 650.000 dan belum termasuk tiket bus ke Jepara.
      Kota Bandung
      Siapa sih yang tidak kenal Bandung? Kota kembang ini sudah terkenal dengan sejuta ciri khas, mulai dari tata kota tua sampai wisata kuliner yang sangat terkenal. Ibu kota provinsi Jawa Barat ini sudah terkenal keindahannya dari jaman Belanda.
      Estimasi Biaya: Travel PP Rp 180.000, Hotel Rp 300 ribu.
      Kepulauan Seribu
      Pulau Pari, Pulau Peuncang, Pulau Tidung, hanya lah beberapa pulau yang sedang naik daun untuk kawasan kepulauan seribu. Tidak hanya bisa dinikmati sendiri, wisata air pada pulau-pulau ini dapat dikunjungi oleh ‘geng’ berlibur kalian. Karena biasanya, travel agen yang mengatur wisata pulau seribu akan memberikan paket harga murah apabila orang yang ikutan lebih banyak seperti paket wisata pulau pari, paket harga pulau tidung, paket harga pulau harapan, dll. Anda bisa browsing sendiri di Google, banyak sekali penyedia paket tersebut
      Estimasi Biaya: paket penginapan, makan snorkling, bersepeda, barbeque sebesar Rp. 500.000. Namun estimasi tersebut dapat lebih besar tergantung pulau mana yang hendak dikunjungi.
      Yogya
      Berlibur di kota Yogya mungkin pilihan yang tidak kalah menarik. Namun bagi yang hendak berlibur di kota keraton ini harus menyiapkan transportasi yang memadai karena jika dibandingkan dengan naik kendaraan umum, biayanya cukup mahal. Dan perlu direncanakan dari jauh-jauh hari destinasi wisata ketika disana.
      Estimasi Biaya: Kereta PP Rp 600 ribu, hotel Rp 300 ribu, untuk kuliner tidak perlu repot karena banyak tempat makan murah meriah.
      Surabaya
      Liburan di kota pahlawan, Surabaya? Mengapa tidak. Surabaya cukup menjanjikan wisata kota yang unik. Salah satu tujuan dalam kotanya adalah musem kapal selam, dimana pengunjung dapat melihat isi daleman kapal selam Indonesia jaman dulu. Atau pun main-main ke museum pun tak jadi masalah, mengingat kota ini menyimpan banyak sejarah pahlawan Indonesia.
      Estimasi Biaya: Bus PP Rp. 440 ribu, penginapan Rp200 ribu atau dapat menyewa apartemen sekitar 1 jutaan yang dapat dibagi empat atau enam dengan teman berlibur. Untuk makanan, banyak cafe murah seperti cafesera, atau pun makanan pinggir jalan yang mantap.

    • By khalda desiana
      Haloo,ada yang disini pernah ke ayuthayya dari don mueang airport?dan saran bagusnya ke kota mana aja di thailand selama 6 hari?
    • By imagologi
      Kota Malang

      Kota Malang menjadi album   menarik bagi para backpacker Indonesia yang ada di penjuru dunia. Ragam wisata edukatif, wisata informatif, wisata alam, , maupun wisata modern bisa ditemukan di kota ini.
      Wisata kuliner yang berkesan di lidah dan renyah di kantong tentu juga menjadi kesan tersendiri bagi para backpacker untuk berkunjung ke Kota Malang. Kota Malang adalah kota yang berada di wilayah Propinsi Jawa Timur.
      Melimpahnya menu kunjungan wisata seperti  Alun-Alun Kota Malang, Pantai Sempu, Pantai Gatra dan tentunya ragam museum yang akan mengingatkanmu pada perjuangan masa lalu. Jangan susah move on ya
      Selain itu, Kota Malang bisa kamu hinggapi dengan ragam penginapan yang dapat membuat kamu sejenak melepas lelah pasca berwahana keliling kota.
      Kota Lumajang

      Menu favorit berikutnya berada di samping Malang yaitu, Lumajang.  Apabila kamu mengetik wisata Lumajang di search engine, akan tampil banyak aneka wisata pilihan yang bisa kamu cantumkan sebagai destinasi backpacker-anmu berikutnya.
      Daerah ini berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo di utara, Kabupaten Jember di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Malang di barat. Kabupaten Lumajang terletak di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur. Kamu tinggal melewati Malang bagian selatan untuk kemudian menikmati perjalanan dengan rimbunnya suasana  sekitar.
      Lumajang sendiri merupakan sebuah daerah yang mempunyai segudang tempat wisata dengan panorama yang mempesona. Backpackeranmu tidak akan mengecewakan  setelah mengunjungi destinasi favorit di Kota Lumajang dan sekitarnya seperti, Puncak B 29, Kebun Teh Kertowono atau kamu mau mencicipi eloknya Ranu Kumbolo? Ditunggu ya kunjungannya.
      Kota Banyuwangi

      Segudang tempat wisata dan rantai festival tersaji apik di Banyuwangi.  Ditambah lagi adanya tempat wisata yang keren dan indah sontak membuat kabupaten yang berada di ujung timur pulau Jawa ini memiliki banyak destinasi yang bisa kamu kunjungi tanpa harus mendebarkan saku. Peta wisata Banyuwangi memiliki kontur wilayah yang begitu unik mulai dari dataran rendah hingga tinggi.
      Kontur semacam ini secara tidak langsung menciptakan banyak objek tempat wisata alam yang memukau. Pantai di kawasan ini masih sangat bersih dan jauh dari polusi sehingga sangat cocok sebagai destinasi wisata pantai untuk keluarga yang hemat namun tetap menonjolkan keindahannya. Selain pantai, Banyuwangi juga memiliki latar belakang gunung bagi kamu penggemar  suasana tenang, tercitra, dan rimbun.
      Kota Batu

      Rutinitas seringkali membuat penat dan menghambat produktivitas. Oleh karena itu, refreshing mutlak diperlukan, terutama bagi pekerja kantoran. Salah satu cara ampuh untuk menyegarkan pikiran adalah dengan pergi berlibur. Biasanya, liburan akan lebih menyenangkan jika dilakukan bersama orang terdekat, misalnya keluarga.
      Karena itu, pemilihan destinasi merupakan prioritas utama yang harus diperhatikan. Pilihlah destinasi yang bisa dinikmati oleh setiap anggota keluarga. Kota Wisata Batu adalah jawabannya. Kota yang satu ini sedang menjadi buah bibir di kalangan wisatawan berkat objek wisatanya yang unik dan beragam. Ditambah keindahan alam dan hawanya yang sejuk, membuat Kota Batu kian mempesona.
      Dalam beberapa tahun terakhir, industri pariwisata di Batu berkembang kian pesat. Beragam objek wisata yang unik dan menarik bermunculan dan berhasil menggaet gairah berkunjung para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Berkat promosi dan pengelolaan objek wisata yang baik, Batu kini menjelma menjadi primadona baru sebagai destinasi yang wajib dikunjungi bagi wisatawan, mulai dari anak-anak sampai dewasa.
      Dilansir dari imagologi.com
    • By Marilyn Dewi
      Cari teman jalan yang mau ke antara vietnam/thailand cuma bisa 21-23 juli 2017 (jumat-minggu) *belum pesen tiket
      Gak terlalu ribet soal makanan n hotel. 
      Kalo ada yang mau pergi ke salah 1 negara tsb pas tggl yang sama bisa contact line marinrinrinn ^^
    • By fadhil aulia
      1. Sungai Meguro

      Lokasi : Magure, Tokyo
      Waktu tebaik untuk melihat : Akhir Maret sampai awal April
      Di tempat ini sangat populer, banyak turis yang membentang hingga sepanjang 4km , bunga sakura bisa ditemukan pada kedua sisi sungai. Ada banyak sekali kafe dan toko di sepanjang Sungai Meguro, jadi Anda bisa berbelanja sambil mengagumi bunga-bunga sakura di waktu yang bersamaan. Pada malam hari, lentera besar menyinari sepanjang sungai dan seperti menciptakan suasana dunia yang sangat berbeda.
      2. Taman Chidorigafuchi

      Lokasi : Chiyoda, Tokyo
      Waktu tebaik untuk melihat : Akhir Maret hingga awal April
      Salah satu situs utama wisata bunga sakura yang ada di kota Tokyo, terletak di antara taman Chidorigafuchi (sebelah barat Istana Kaisar) dan dekat Kedutaan Besar Inggris, Taman ini mempunyai sekitar sebanyak 170 jenis bunga sakura, diantara yaitu sakura Yoshino dan sakura Yamazakura. Selama festival tahunan bunga sakura ini berlangsung, sepanjang jalan di Chidorigafuchi akan diterangi oleh pemandangan yang luar biasa, disini juga disediakan perahu bot untuk berlayar pada malam hari.
      3. Kebun Rikugien

      Lokasi : Bunkyo, Tokyo
      Waktu yang terbaik untuk melihat : Pertengahan Maret hingga pertengahan April
      Yang menjadi sorotan dan simbol atau ikon utama Rikugien adalah pohon weeping cherry nya yang memiliki tinggi 15 meter dan selebar 20 meter, melihat daun bunga yang berwarna merah mudanya yang mengalir dan mengambang seperti air terjun menjadi sesuatu yang harus Anda lihat. Penerangannya yang dinyalakan dalam waktu yang terbatas juga indah untuk dilihat.
      4. Taman Ueno

      Lokasi : Taito, Tokyo
      Waktu yang terbaik untuk melihat : Akhir Maret sampai awal April
      Taman Ueno terkenal sebagai destinasi wisata untuk melihat bunga sakura sejak zaman Edo (1603-1868) hingga kini, area ini diyakini oleh banyak orang sebagai lokasi penghabisan untuk menikmati bunga sakura di Tokyo. Tradisi untuk mengagumi bunga sakura di malam hari masih menjadi ajang yang populer di musim semi, yang diterangi oleh sebanyak 1.300 lentera kertas.
      5. Sungai Sumida

      Lokasi : Sumida dan Taito, Kota Tokyo
      Waktu yang terbaik untuk melihat : Akhir Maret sampai Awal April
      Taman Sumida terbentang disepanajang kedua sisi Sungai Sumida, Taman ini mencakupi kawasan Taito dan Sumida. Permukaan sungai ini berwarna pink karena diwarnai oleh pantulan cahaya dari bunga sakura yang membentang hingga satu kilometer. Jika Anda ingin menikmati bunga sakura naiklah perahu bot di Sungai Sumida untuk melihat pepohonan sakura yang elegan di terdapat kedua sisi sungai, sebagai bagian dari kolaborasi dengan Tokyo Skytree ®.
      6. Taman Asukayama

      Lokasi : Kita, Tokyo
      Waktu yang terbaik untuk melihat : Akhir Maret sampai pertengahan April
      Taman ini sudah diabadikan menjadi salah satu cetakan kayu dalam artis legenda ukiyo-e Hiroshige "100 Pemandangan ini sangat terkenal di Edo", Taman Asukayama ini adalah salah satu tempat yang tertua untuk melihat pemandangan bunga sakura, di mana sebagian dari ratusan pohon sakura yang sudah tumbuh sejak abad ke-18 masehi. Tempat ini terkenal populer sebagai tempat piknik serta tempat untuk melihat pemandangan di waktu malam hari, di mana bunga sakura disinari oleh cahaya lampu.
      6.Taman Shiba

      Lokasi : Minato, Tokyo
      Waktu terbaik untuk melihat : Akhir Maret hingga April
      Bahkan Menara Tokyo pun diwarnai oleh bunga sakura, sehingga membuatnya tampak lebih cantik. Tempat ini populer di kalangan pekerja kantoran sebagai tempat berkunjung di sepulang kerja di malam hari. Anda bisa melihat bunga sakura dan Menara Tokyo yang menghiasi kota itu di malam hari. Disini anda akan terhibur dan hidup anda akan dipenuhi dengan senyuman.
      SUMBER
    • By Farah Supit
      Hai, mau minta saran, pendapat masukan nih buat suhu, sesepuh, dewa wisata dibandung.
      aku udah punya destinasi tapi karena ga tau persis letak posisi dan lokasinya (mengandalkan GPS saat perjalanan nanti.).
      Destinasinya :
      1. Lereng Anteng Panoramic Coffee
      2. Tangkuban Perahu
      3. The Lodge Maribaya
      4. Rumah Guguk
      5. Braga & Alun-alun kota Bandung
      Mau minta saran kemana dulu ya baiknya sesuai rute lokasinya biar ga mondar mandir bolak balik atau muter muter jalannya.
      aku dari jakarta berangkat sabtu subuh pulang minggu malam.
      sekalian kasih tau berapa lama perkiraan perjalanan dr 1 destinasi ke destinasi lainnya ya suhu
       
      mohon bantuannya dan terima kasih sebelumnya. maaf kalo ada salah2 dalam postingannya (newbie )