Ahmad Andi Affandi

FR BACKPACKING MACAU HONGKONG 4D 3N, 27-30 JUNI 2015

10 posts in this topic

Day 1 Jakarta – Kuala Lumpur - Macau - Hongkong

Sabtu ( 27 Juni 2015)

Perjalanan kali ini bertepatan pada saat bulan ramadhan. Selepas sahur dan shalat subuh, meluncur ke terminal Damri Gambir. Jam 05.36 sampai di area damri langsung naik bus yg sdh terisi banyak penumpang. Perjalanann dr gambir ke T3 SHIA hanya membutuhkan waktu 50 menit di pagi yg lengang. Berhubung sdh web check ini duduk santai kegiatan hanya menunggu teman sambil membaca majalah get lost membunuh waktu. Akhirnya gate open, jam 08:35 take off to KLIA 2 Kuala Lumpur . Jam menunjukkan 11:15 waktu setempat ketika kita sampai di  KLIA 2 Kuala Lumpur. Langsung menuju gate transit sambil menunggu waktu penerbangan berikutnya. Jam 14:15 pesawat take off menuju Macau MFM dgn kode penerbangan AK186. Menempuh waktu 3 jam 50 menit jam 18.07 kita  tiba di Macau MFM Int Airport. Jam 18 waktu macau sama seperti kondisi jam 17 di jakarta, matahari terbenam jam 19an di macau hongkong. Proses imigrasi yg cepat dan kita pun bergegas ke Macau Taipa Ferry Terminal utk menuju ke Kowloon HK. Oh ya di di bandara ada Tourist Information jd kita bisa mengambil Map Macau dan Info ttg lainnya disini.

2015_0627_124959_001.thumb.JPG.faeaf38e8

2015_0627_163617_006.thumb.JPG.f4284d043

Macau Taipa Ferry Terminal terlihat menjelang landing

2015_0627_164531_011.thumb.JPG.6b408161a
Proses Imigrasi Macau ( Tanpa Stempel )

P_20150629_092603_LL.thumb.jpg.f0c9007c2

2015_0627_173415_001.thumb.JPG.b9b706ab0

Sebelah kanan Bus Gratis , Arah depan tampak Macau Taipa Ferry Terminal

2015_0627_173539_003.thumb.JPG.15a492466

2015_0627_181021_001.thumb.JPG.079105eb72015_0627_182129_001.thumb.JPG.828089e92

2015_0627_182503_001.thumb.JPG.026317952

Jam 19:30 Turbo Jet Ferry membawa kita menuju China Ferry Terminal Tsim Sha Tsui. Jam menunjukkan 19.50 ketika tiba disini. Selesai proses imigrasi kita berjalan kaki menelusuri Kowloon Park, Mesjid Kowloon menuju Nathan Rd. Kami menginap di sebuah Guest House yg berada di Chungking Mansion di Lt7. Late check in bersih bersih.  Jam 21:00 waktu setempat kita keluar utk mkn mlm dan menuju atm utk mengambil uang. Menuju Temple Street Night Market disini kita menghabiskan waktu utk mlm pertama di HK.

 P_20150629_092334.thumb.jpg.d2e1f79da6b5

Temple Night Market Area

P_20150627_235605.thumb.jpg.86a8aa4e8fbf

P_20150627_235418.thumb.jpg.42eaa2e5cca5

P_20150627_235737.thumb.jpg.a4e77684f432

Biaya :

Tiket CGK-KUL-MFM PP by Air Asia Promo 760rb

Safari Guest House 2 Mlm 2 Org by Agoda 550rb

Cotai Water Jet to HK 190 MOPS : 323rb 

Kurs 1$HK bln Juni :Rp 1.700,- 1$HK :1.1 MOPS Macau

 

Day 2 Hongkong

Minggu (28 Juni 2015)

Jam 8 an waktu setempat bangun tidur bersih bersih persiapan menuju The Peak. Menuju The Peak kita menggunakan MTR dr  Tsim Sha Tsui Statation N5 dkt mirador mansion. Menuju loket kita membeli Octopus Card seharga 150$ HK ( 50$HK adalah jaminan utk refund).

P_20150629_090313.thumb.jpg.cd0d22715cb8

Jalur yg kita gunakan menuju The Peak adalah Central Station J2 Exit. Dari sini kita harus berjalan kaki menuju Peak Tram Lower Terminus melewati bbrp gedung tinggi yg jd landmark di situ. Pemandangan menarik dkt Hongkong Park yg dipenuhi perkumpulan bbrp org dengan logat tagalog dan indonesia.

2015_0628_130258_001.thumb.JPG.df70c3cd9

Berhubung kita menggunakan octpus card kita tdk perlu antri di loket Peak Tram (28$HK)  yg sangat panjang. Sayang kita duduk di posisi yg salah jd tdk bs mendokumentasikan pemandangan di dlm peak tram. Setiba di Peak Tower kita menuju ke atas ke area Sky Terrace 428 (48$HK). Disini kita menghabiskan waktu menikmati pemandangan dan foto foto.

2015_0628_133322_004.thumb.JPG.cdc7ce5cb

P_20150628_150049_HDR.thumb.jpg.c220f40a

P_20150628_151827_HDR.thumb.jpg.6854e984

Selesai kita memutuskan utk turun dgn menggunakan Bus 15C (4.2$HK) menuju Central Pier dan menggunakan Star Ferry (1.7$HK) menuju Star Ferry Pier Kowloon. Naik bus balik dr The Peak sangat kita rekomendasikan utk menikmati pemandangan HK yg indah disini.

2015_0628_152446_003.thumb.JPG.95c3e245b

2015_0628_152713_001.thumb.JPG.de14199bd

2015_0628_153623_001.thumb.JPG.fade1cac4

P_20150628_171233_HDR.thumb.jpg.2d6e03a7

P_20150628_172243_HDR.thumb.jpg.db1c748f

Sampai di Kowloon menuju area Avenue of Star ada Tourist Information di sini jd kita mengambil HK Maps dll disini sebagai info tambahan.

Disini yg bisa kita lihat antara lain Clock Tower, HK Culture Centre, HK Space Museum, HK Museum of Art, Avenue of Star, Tsim Sha Tsui Promenade & Sympony of Light ( Jam 20 hanya 10 menit).

2015_0628_163531_001.thumb.JPG.73be56d29

P_20150628_181124_HDR.thumb.jpg.bd39a8a2

P_20150628_182441_1.thumb.jpg.5884cbeeac

P_20150628_181905_HDR_1.thumb.jpg.cd9163

P_20150628_202755_NT.thumb.jpg.1cc14aaff

P_20150628_212142.thumb.jpg.c45c9c169ec2

Balik menuju penginapan utk istirahat dan bersih bersih. Menuju area natahan road termudah adalah East Tsim Sha Tsui Station Exit J hanya butuh waktu krg lbh 10 menit menuju Exit N5.

Tidak lengkap rasanya kalau sdh di HK tdk menikmati Chinese Food Lokal. Kami memutuskan menuju area Kowloon City utk menikmati Islam Food. Maklum di Chungking Mansion menu halal adalah makanan india yg banyak kita temukan di lt dasar. Menggunakan MTR dr Tsim Sha Tsui Station menuju Lok Fu Station. Disini kita harus berpindah jalur krn Lok Fu St adalah jalur Kwun Tong Line (Green Line) sdgkan kita berasal dr Tsuen Wen Line (Red Line). Kita memilih berpindah di Mongkok St. Area yg kita kunjungi berikutnya adalah Ladies Night Market di Mongkok.

 20150720_194442.thumb.jpg.76ca4fb63010b0

P_20150628_214944.thumb.jpg.3d768d65047f

Octpus Card 150$HK : 255rb

MTR Tsim Sha Shui to Central 9.4$HK : 16rb

Peak Tram 28$HK : 48rb

Sky Terrace 428 48$HK : 82rb

Bus 5C to Central Pier 4.2$HK : 7rb

Star Ferry to Kowloon 1.7$HK : 3rb

MTR Tsim Sha Shui to Lok Fu 8$HK : 14rb

Makan di Islam Food total 174$HK : 295rb

MTR Lok Fu to Mongkok 5.2$HK : 9rb

MTR Mongkok to Tsim Sha Shui 5.2$HK : 9rb

 

Day 3 Hongkong - Macau

Senin (29 Juni 2015)

 Jam 08 Bangun tidur, bersih bersih, packing dan check out dari penginapan. Jam 9:55 menuju Outer Harbor Ferry Terminal Macau dr  Hongkong Chinna Ferry Terminal  menggunakan Turbo Jet 164$ HKD Jam 11sampai lah kita di Outer Harbor Ferry Terminal Macau. 

P_20150629_102533_LL.thumb.jpg.89e754df8

P_20150629_103853_LL.thumb.jpg.0df38dee9

P_20150629_105325_LL.thumb.jpg.2d8e16ea5

Lanjut menuju Fisherman’s Wharf Macau berjalan kaki karena memang jarak yg tdk jauh. Disini hanya sesaat dan kita melanjutkan menuju Guia Fort. Sayang kita tdk bs menikmati Museum Wine & Grandprix di area rua de louis gonzaga gomes. Museum di macau umumnya tutup di hari senin. Ada yg menarik ketika menelusuri jalan jalan menuju Guia Fort. Banyak kita temukan toko yg menjual Wine sepanjang jln wow ..., cukup menguras keringat menuju guia fort krn di hongkong macau sdg panas panasnya dan kita sdg dlm adaptasi krn faktor puasa :-p

P_20150629_124129.thumb.jpg.ab2e74d46146

 P_20150629_124634_1.thumb.jpg.54e34722c6

P_20150629_131156.thumb.jpg.d9f4403176fa

Guia Hill Municipal Park, Guia Fort & Lighthouse akhirnya kita sampai melihat, mengamati dan tdk lupa mengambil foto disini. Sayang utk menuju ke bawah hrs berjalan kaki melewati tangga krn cable car sdg tdk operasional. Menuju Ruin St Paul kita mencoba menggunakan Bus Transmac no 19 dr Flora Garden menuju Rua do Tarrafeiro dgn biaya 4.2 MOPS berhubung kita tdk mempunyai koin logam MOPS kita menggunakan koin logam HK. Di macau transaksi bisa menggunakan $HK jd kita tdk perlu menukarkan $HK kita dngn MOPS.

 P_20150629_135627_1.thumb.jpg.0af62e06acP_20150629_135839_1.thumb.jpg.c9d83cf192

Akhirnya kita sampai langsung menuju dan mengeksplorasi Na Tcha Temple, Ruins of St Pauls, Monte Fort, Macao Museum dan tentunya Senado Square.

P_20150629_161922.thumb.jpg.5cf116eeda5dP_20150629_162240.thumb.jpg.97baf62c4484P_20150629_162815.thumb.jpg.bd44ad1de044

P_20150629_163255.thumb.jpg.a54f508d7c79

P_20150629_164249.thumb.jpg.4dcc5b784b00

P_20150629_165754.thumb.jpg.8cad42d18ded

P_20150629_171136_HDR.thumb.jpg.db049b0bP_20150629_173052_HDR.thumb.jpg.dfb3bee3P_20150629_173109_HDR.thumb.jpg.1d36987f

P_20150629_173947_HDR.thumb.jpg.8312d973

Melepas lelah kita habiskan beristirahat di senado square. Kita sempat berkeliling utk mencari penginapan utk sekedar tidur bbrp jam dan bersih bersih. Sayang tarif termurah hostel pd saat itu 500 MOPS dgn fasilitas kipas angin.sayang hanya utk ditiduri 5 jam rasanya. Jelang terbenam matahari kita memutuskan mengeksplorasi Casino sekedar melihat lihat tentunya. Menggunakan bus gratis dari casino kita menuju Wyn, MGM, Grand Lisboa dan berakhir di Venetian.
 

P_20150629_194826_HDR.thumb.jpg.98c55830P_20150629_223555_LL.thumb.jpg.f4378d2b6

Berhubung bus gratis menuju bandara hanya sampai jam 23.30 kita kembali ke airport macau dgn menggunakan taxi dgn tarif 20 MOPS. Tidur di kursi ditemani para petugas wanita yg silih bergantian berjaga menjadi pemandangan sampai tertidur di pagi hari

P_20150630_012734_NT.thumb.jpg.d3542c11e

 P_20150630_013546_NT.thumb.jpg.5df53c095

Turbo Jet to Macau Taipa 164$HK : 279rb

Bus Transmac no 19 4.2 MOPS : 8rb

Portuguese egg tart 4x@9 MOPS : 36 MOPS : 62rb

Taxi Venetian to Airport 20 MOPS : 34rb

 

Day 4 Macau – Kuala Lumpur - Jakarta

Selasa (30 Juni 2015)

Bangun tidur dan bersih bersih dan jg gk perlu takut terlambat krn kita memang tidur di bandara. Bandara macau walaupun kecil tp cukup nyaman utk kita bermalam. Akses wifi free dan stabil, toilet cukup bersih, air minum gratis hot & cold, hanya minus colokan listrik yg minim. Ada penitipan brg disini dgn tarif 80 MOPS utk waktu 24 jam.

Jam 08:30 gate open dan kita memutuskan utk msk ke area keberangkatan di lt2. Uniknya kita dipersilahkan kembali oleh petugas menuju counter AA...ternyata borading pass yg sdh kita di print hrs diganti dgn boarding pass dr counter...bingung kan?

P_20150630_074344_NT.thumb.jpg.7c2aec2c5P_20150630_085103.thumb.jpg.be56d0ae83f7P_20150630_095944.thumb.jpg.99098569af6a

P_20150630_085437.thumb.jpg.fbc03a873397

Akhirnya mslh beres dan kita langsung menuju lantai 2 sambil menunggu boarding. Jam 10.45 pesawat take off to KLIA 2 Kuala Lumpur. Jam 14:35 pesawat mendarat di KLIA 2 Kuala Lumpur. Krn lelah kita memutuskan hanya menghabiskan waktu disini.sblmnya tmn bertanay kepada petugas imigrasi dimana kita bisa mandi :D... di tandaslah jawab seorang petugas wanita dgn nada bercanda. FYI kalau kalian mau mandi di KLIA2 ada Shower utk mandi di LT3 area keberangkatan. Selesai mandi kita mencari makan buka puasa. Stlh makan kita gunakan utk tidur yg cukup di area istirahat. Akhirnya jam 22:20 pesawat take off menuju Terminal 3 SHIA Jakarta . Jam 23:25 selamat datang at Terminal 3 SHIA.

 

Alternatif terbaik utk trip ke Macau & Hongkong adalah mengambil penerbangan keberangkatan ke HK penerbangan pulang dari Macau atau sebaliknya.

Menyebrang menggunakan Turbo/Cotai Water Jet dr atau ke macau atau HK sebaiknya pagi s/d sore krn tarif lbh murah. Idealnya utk mengeksplor HK adalah 3 hari dan Macau 2  hari.

 

 

 

 

 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Ahmad Andi Affandi

waw mantap juga dapat 700 ribuan PP ya

memang kalo ke Hongkong kulineran nya banyak tapi kalo puasa jadi harus ditahan dulu hehehe

The Peak sepupu saya demen banget kesana, kebalikan saya, kalo saya sering banget ke thailand, doi sering banget ke Hongkong 

nice report bro :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

i miss hong kong :D, dah lama gak balik haha.. berapa taon yah

enaknya dia itu alamnya bagus juga, bisa dari victoria peak liat2, deket laut juga hehe.. plus kalo musim fall & winter, udaranya adem heheh

beda dari singapore, yg flat banget negaranya

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 7/20/2015 at 10:08 PM, Ahmad Andi Affandi said:

Day 2 Hongkong

Minggu (28 Juni 2015)

Jam 8 an waktu setempat bangun tidur bersih bersih persiapan menuju The Peak. Menuju The Peak kita menggunakan MTR dr  Tsim Sha Tsui Statation N5 dkt mirador mansion. Menuju loket kita membeli Octopus Card seharga 150$ HK ( 50$HK adalah jaminan utk refund).

P_20150629_090313.thumb.jpg.cd0d22715cb8

Jalur yg kita gunakan menuju The Peak adalah Central Station J2 Exit. Dari sini kita harus berjalan kaki menuju Peak Tram Lower Terminus melewati bbrp gedung tinggi yg jd landmark di situ. Pemandangan menarik dkt Hongkong Park yg dipenuhi perkumpulan bbrp org dengan logat tagalog dan indonesia.

2015_0628_130258_001.thumb.JPG.df70c3cd9

Berhubung kita menggunakan octpus card kita tdk perlu antri di loket Peak Tram (28$HK)  yg sangat panjang. Sayang kita duduk di posisi yg salah jd tdk bs mendokumentasikan pemandangan di dlm peak tram. Setiba di Peak Tower kita menuju ke atas ke area Sky Terrace 428 (48$HK). Disini kita menghabiskan waktu menikmati pemandangan dan foto foto.

2015_0628_133322_004.thumb.JPG.cdc7ce5cb

P_20150628_150049_HDR.thumb.jpg.c220f40a

P_20150628_151827_HDR.thumb.jpg.6854e984

Noted and printed *LOL

:rate

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By siti uko
      Hallo…
      Siti Uko disini, mau sharing keseruan kita kemarin, bersama temen2 KJJI di rafting Cisadane "Al- Nassr Rafting", dua hari sebelum puasa tepatnya tgl 04 juni 2016. HTM 200rb/0rg sudah termasuk wellcome drink, makan siang lengkap dgn minuman dingin dan kelapa muda, asuransi perjalanan dan dokumentasi 2 buah memori card, satu buat HP satu lagi buat laptop. Cukup ramah dikantong kaaan.. hehe..
      Letaknya ada di jln.raya sukabumi KM 16, sebelum pasar caringin sebelah kiri.
      Dr jakarta, keluar tol jagorawi kira2 ditempuh 10 menit perjalanan klo ga macet. Klo naik angkot nomor 02 jurusan Cicurug, ongkosnya 4000 rupiah.
      Semoga bermanfaat buat info liburan habis lebaran yak.. selamat menunaikan ibadah puasa besok.
      Salam KJJI..

      pasukan KJJI sudah siiiiiiaaaaaap...lengkap dengan baju pelampung, helm, dan dayung. sebenernya ada tiga orang diantara kami yg takut arung jeram termasuk saya sendiri, hehe.. tapi setelah dibujuk2 akhirnya mereka mau juga turun ke sungai cisadane, dengan hati yg deg2an tentunya.
       

      Ketinggiannya mencapai 3 meter sodaraaaah, dan itu yg bikin sahabat saya meni, bu rina teriak2 kaya orang kesurupanan... ahahaha.. ampun dah!
       

      Ven ven....spt nya cuma dia doang yang exited dengan arung jeram, lihat aja gaya tangannya udah bak sang juara memenangkan pertandingan dengan wajahnya yg sumringah, sementara yang lain masih dengan muka mengkerut merengut masih takuuuuuuut.. LOL

      hahaa.. spt nya mba meni sudah mulai jatuh cinta dgn arung jeram.....lihat expresinya, girang banget dah ahh..
       

      huuaaaaaaaa..,,, jantung serasa mau copot,, tapi seeerruuuuuuu!!
       

      dan akhirnya saya dan bu rina tertawa bahagia, pdhal sebelumnya sangatttt takut arung jeram... takut air...wkwkwk
       

      pemandangan disekitar camp rafting, indah sejuk dan adeeeeem... nyeeesss
       

      tempat makan siang setelah berafting ria, ada gazebo unik yang terbuat dr bambu, didepannya terdapat kolam ikan yang sangat luas, menambah asri pemandangan disekitar camp rafting
       

      terakhir.... inilah sajian makan siang dengan menu yang sangat menarik dan komplit, terdiri dari nasi putih, irisan ketimun dan tomat segar, tempe goreng, ayam goreng kampung yang ditaburi sambel peedas yg super maknyus, es teh manis, dan yang special adalah buah kelapa muda....,,, segeeeeeeerrrrr
      see you on the next trip....,,, Hollaaaaa!
    • By Titi Setianingsih
      Saya tidak bisa berenang, dan paling takut jika melakukan wisata air. Baik itu berupa naik perahu keliling pinggiran laut, diatas danau ataupun sungai, rasanya ngeri membayangkan jika perahunya mengalami kecelakaan, maka saya yang tidak bisa berenang akan klelep dan,,,,,,,,tidak berani membayangkan kejadian pahit itu.
       
      Namun tidak diduga sama sekali, mengapa tiba2 saya berani melakukan rafting ? Yang pertama karena selalu disemangati oleh sahabat saya yang sama2 punya hobby travelling. Kedua, kebetulan mendapat guide yang bisa meyakinkan saya untuk bisa melakukan rafting, bahkan dengan bahasa sederhananya “Ibu nanti di perahu diam saja, pegangan, dan menurut apa kata pemandu, In Sya Allah bisaâ€. Dan ternyata, pemadunya juga mudah dalam menyampaikan petunjuk rafting, hanya dengan 3 macam aba2 yang mudah diingat dan dilaksanakan. Bismillah,,,,,saya siap ber-rafting,,,!!!
       
      Dan,,,,,Songa rafting menjadi pilhan kami, karena lokasinya dekat dengan tempat tinggal sahabat saya. Okeeyyy,,,,sesudah memakai peralatan berrafting berupa helm, baju pelampung dan dayung, kami naik ke mobil pick up untuk menuju Sungai Pekalen, kami mengambil tracking untuk pemula. Kurang lebih 30 menit kami sampai ke lokasi, debu jalanan menuju sungai Pekalen beterbangan seiring dengan hembusan angin yang kencang, karena saat itu musim kemarau. Air sungaipun tidak terlalu deras, maklum kami pemula, jadi belum berani mengambil kelas advance dimana di kelas tersebut banyak sekali jeram2nya bahkan ada air terjun yang siap diarungi.
       
      Kami satu perahu ber 6 termasuk pemandunya, hanya berdua yang tidak bisa berenang, yaaaaa harus dicoba karena itu sudah menjadi chalenge kami. Sebentar2 kami berteriak histeris jika mendapati jeram yang cukup deras. Masing2 jeram ada namanya tergantung deras / tidaknya air sungai dan macam bebatuan yang ada di sungai itu. Jika kami temui air sungai yang tenang dan tidak berbatu, peserta dipersilahkan turun untuk bermain-main air sungai dan berenang disitu. Sesudah puas berbasah2an perjalanan dilanjutkan lagi hingga sampai ke tempat persinggahan. Di sini para pserta dipersilahkan turun dari perahu, dan istirahat di rumah bambu untuk menikmati ubi rebus dan air kepala muda. Nikmatnya luar biasa.......sesudah itu melanjutkan perjalanan yang masih separohnya.
       
      Petualangan terakhir mengambil tracking yang agak berat, sungainya banyak bebatuan dan jeramnya lumayan kencang, agak panik ketika itu, karena kulihat pemandu agak kesulitan mengendalikan jalannya perahu. Oh ya, kami diiringi oleh satu perahu lagi yang memuat tim penolong /rescue team kurang lebih ada  4 (empat) orang.
      Dan, kami menjadi paham mengapa dalam rafting ini diperlukan adanya rescue team, karena kita tidak menyangka bakal terjadi kendala dalam tracking ini. Seperti ketika kami melewati jeram terakhir itu, batu besar menghadang perahu kami, dan perahu tersangkut di bebatuan, kami pada berjatuhan ke sungai, masing-masing menyelamatkan diri. Tentu saja, saya yang tidak bisa berenang paling lama dalam berjuang menyelamatkan diri. Dan karena tubuh saya yang terlampau besar, maka pemandu agak kesulitan mengangkat tubuh saya, begitupun saya tidak bisa berusaha mengangkat tubuh saya sendiri ke atas perahu,,,,,,,,,
       
      Di tengah perjuangan saya ini, terlihat teman2 saya yang sudah berhasil naik ke perahu tidak menyia-nyiakan waktu untuk berselfie ria, berpose heboh seperti layaknya tidak terjadi musibah kecil barusan,,,,,inilah salah satu kegembiraan berrafting hahahaha (kata mereka).
      Daaaan,,,dengan susah payah akhirnya saya bisa naik perahu, alhamdulillah...dan teman2 sayapun bersorak gembira melihat saya sudah bisa didalam perahu bersama mereka kembali,,,,,foto2 selfie pun dilanjutkan kembali,,,,,,amaziiing,,,terima kasih teman2ku, terima kasih pemanduku,,,berkat kalian saya bisa menikmati rekreasi yang menantang ini,,,,,,,,SUBHANALLAH,,,!!!!
       
      So, jangan takut wahai para pemula perafting, walau tidak bisa berenang buktinya saya bisa menikmati nya. Ayoooo jangan tunda lagi,,,cobalah, tidak terlalu mahal kok bayarnya, ketika itu Agustus 2014 tarifnya masih Rp. 210.000 untuk pemula.  Fasilitas yang didapat berupa minuman selamat datang (welcome drink), peralatan standar (helm, dayung, pelampung, perahu karet), air mineral bekal pengarungan, transportasi lokal (shuttle service), guide, rescue team, snack dan kelapa muda, makan siang, asuransi, rafting trip 10 km
       
      Dari manapun keberangkatan kalian, tujulah Surabaya terlebih dahulu, dari Surabaya bisa menggunakan bus jurusan Probolinggo, tiket bus tidak mencapai  Rp. 50.000,-
      Selamat mencoba berrafting yaaaaa,,,,,!!! Salam Jalan2,,,,,,

    • By hildaveronica
      hallo semua, salam kenaaaaal. masih nyubi disini tp mau share cerita tentang trip ke Lampung kmaren. muehhehee
       
      Hari Minggu kmaren baru banget pulang dari Lampung. Tujuan utamanya sih sebenernya liat sunrise di atas Gunung Anak Krakatau tp iten lainnya nemu pantaaaaaaaaaaaiiiiii.
      Berangkat dr Bandung jam 3 sore nyampe Merak jam 11 malem dan langsung naik kapal Ferry sekitar 3jam-an lamanya.Rasanya rontok badan bangeet! Tp perjuangan belum selesai masih harus naik angkot lg menuju Dermaga Canti sekitar 1 jam dengan posisi duduk yg disenderin bule besar . begitu sampai Dermaga Canti hilang sudah penderitaan 14 jam perjalanan panjang tersebut. Disini deh bangganya punya Indonesia #iyainajaa   dari Dermaga Canti langsung naik kapal menuju pulau Sebuku Kecil.    sesi pertama dimulai. Gk banyak penghuni laut yg bisa diliat disini tp viewnya ituloooh emmm bangeet. Abis dr situ berangkat menuju penginapan 2jam naik kapal ke Pulau Sebesi, beres" terus berangkat lagi   sesi 2 ke Cemara Satu. Karena sore hari disini ombaknya mulai besar saya punya cerita memalukan disini, pas nyemplung sih aman" aja tiduran diatas air dan gk sadar kalo udah jauh dr kapal. mau balik gk bisa, tenaganya gk cukup buat lawan ombak hahhaa dan minta tolong sama mas" gatau siapa buat di tarik ke kapal ahhhhahhaa abis dari situ menuju Pulau Umang-Umang buat ngejar sunset. pulaunya kreeeeeen bangeeeeeeeeeeeeeet!!! pasir putih dan ahh pokonya bagus bangeet pokonya. dr situ pulang ke penginapan 2jam kapal"an again.*hari esoknya*  Iten selanjutnya mari ke Gunung Anak Krakatau demi sang sunrise, subuh" jam 3 udah naik kapal aja, sampe dan trekingnya sih gk sepanjang si kunir di Dieng, tp disini pasir semua jd agak susah naiknya dan begitu sampai puncak, Tuhaaan bagus bangeet hahhaa foto" dan turun lalu   sesi 3 menuju Lagoon Cabe.nah disini nih penghuni laut numpuk. banyaak banget dan ombaknya gk terlalu besar soalnya masih siang muehehhe. selesai snorkling sesi 3 kaki kena cium karang tercinta huhu. kaki kaya abis kdrt abis itu menuju penginapan *2jam lg* packing dan pulaaaang kembali menikmati perjalanan super panjaaaang menuju Bandung. *foto narsisnya nyelip bolehlahyaa* muehhe
       

    • By Dantik
      Hari 1, 05 Mei 2018 : Athena
      Hari 2, 06 Mei 2018 : Roma Day 1
      Hari 3, 07 Mei 2018 : Venice
      Hari 4, 08 Mei 2018 : Roma Day 2
      Hari 5, 09 Mei 2018 : Roma Day 3
      Hari 6, 10 Mei 2018 : Santorini Day 1
      Hari 7, 11 Mei 2018
      Hari kedua yaitu hari terakhir di Santorini kami mengambil paket Day Tour yang telah disediakan oleh penginapan. Dengan harga 35 euro/pax, kami berkeliling dari barat ke timur, dari selatan ke utara.
      Sebelum mengikuti Day Tour yang dimulai pukul 10.30 kami pergi dulu ke Oia menggunakan Local Bus. Memang, sunset di Oia juga termasuk dalam paket Day Tour tetapi tentu berbeda antara suasana pagi dengan sore hari.
       
      1. Oia

      Dari Terminal Bus Fira kami menggunakan Local Bus ke Oia. Kemudian dari Main Bus Stop & Parking Lot kami berjalan menuju Oia Castle melewati large church at Nikolaou Nomikou square.

      Dari Halte Bus Utama & Tempat Parkir, berjalan kaki ke selatan 120 meter ke gereja besar di Nikolaou Nomikou square. Pergi ke barat di “jalan utama” sebagai ditunjukkan dalam peta ini. Oia Castle / Fortress memiliki pemandangan yang spektakuler.

      Kemudian kami kembali ke penginapan menggunakan Local Bus ke Terminal Bus Fira.
      2. Profitis Ilias Monastery

      Ini adalah tujuan pertama Day Tour kami yaitu Profitis Ilias Monastery yang merupakan puncak tertinggi di Santorini.

      3. Santo Wines

      Ini adalah tujuan kami yang kedua yaitu Santo Wines. Santo Wines adalah tempat dimana kita bisa mencoba semua Santorini wine, baik red wine maupun white wine. Harga yang ditawarkan pun bervariasi. Jika kita tidak ingin menikmati wine, kita bisa menikmati pemandangan dan hanya sekedar berfoto-foto disana.

      4. Light House

      Ini adalah tujuan kami yang ketiga yaitu Light House. Light House berada di ujung paling selatan Santorini.

      5. Red Beach

      Ini adalah tujuan kami yang keempat yaitu Red Beach. Dinamakan Red Beach karena memiliki tebing yang berwarna merah yang merupakan hasil dari lava vulkanik.
      Pantai merah ini bisa dibilang salah satu pantai paling terkenal dan indah dari Santorini. Terletak hanya beberapa langkah dari situs kuno Akrotiri. Ukuran pantai yang kecil menciptakan suasana yang ramai dan kami memilih untuk tidak sampai ke pantai dan mengagumi pemandangan unik dari batuan vulkanik merah dan hitam dari tanjung.

      6. Perissa

      Ini adalah tujuan kami yang kelima yaitu Perissa. Perissa adalah pantai dengan pasir hitam yang ada di Santorini. Banyak orang yang berenang, berjemur atau hanya sekedar makan siang di restaurant pingggir pantai sambil menikmati suasana laut.

      7. Firostefani

      Ini adalah tujuan kami yang keenam yaitu Firostefani. Firostefani adalah salah satu gereja yang paling banyak difoto dari Santorini. Dan ini adalah kali kedua kami mengunjungi Firostefani.

      8. Oia

      Ini adalah ending dari perjalanan Day Tour kami yaitu menikmati Sunset di Oia. Kali ini kami memulai perjalanan kami dari Bus Stop pertama.

      Tentu berbeda dengan suasana pagi hari, karena lebih banyak orang yang ingin menikmati Sunset di sini. Jika kita membawa pasangan tentu akan terasa lebih romantis, bukan.

       
      Santorini adalah tempat yang indah dengan pemandangan Kaldera dan Laut biru Aegea. Siapapun yang kesana pasti akan dibuatnya takjub dengan segala keindahan pemandangan dan budayanya yang khas. Sungguh pengalaman yang tidak akan terlupakan bagi kami.
      Ciao, Santorini!
       
    • By PrinceJuju
      Secuil Surga tersembunyi itu bernama Air Terjun Sumber Pitu

      Berawal dari batalnya Trip ke Air terjun Madakaripura, maka terpilihlah Air terjun Sumber Pitu, Pujon Kidul Kab. Malang sebagai destinasi trip tgl 13 September 2015.
      Air terjun Sumber Pitu yang terletak di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
      Ajakan pergi beramai-ramai dengan teman-teman kadang sulit di realisasikan karena masing-masing punya kepentingan, sehingga trip kali cukup menghubungi teman ane yg mau berangkat saja. Akhirnya fix 6 orang berangkat termasuk ane. Personel kali ini 5 cewek dan 1 cowok yakni ane sendiri. Hihihihihi….
      Untuk trip touring kali ini kami menggunakan 3 sepeda motor.
      Ditentukan meeting point jam 6.00 pagi di depan Apotek Pleret daerah Pleret, Pasuruan.
      13 September 2015
      Jam 05.45 pagi ane meluncur menuju Meeting point dan ternyata teman-teman ane sudah menunggu disana, dan 2 teman ane yg lain menunggu di Alun-alun kota Batu. Its Ok lah…
      Jam 06.00 kami berempat meluncur menuju alun-alun kota Batu menemui 2 teman ane di sana. Perjalanan pagi ini cukup dingin karena beberapa hari terakhir angin cukup kencang jadi kami tidak terlalu cepat memacu laju motor kami cukup 60-70 km/j. hehehee..
      Berkendara kurleb 45 menit kami tiba di pertigaan karanglo, kami arahkan motor menuju arah Batu. Tidak jauh dari pertigaan kami mampir warung makan untuk mengisi perut dulu. Warung ini cukup murah untuk seporsi rawon dan teh hangat hanya membayar 13rb rupiah saja. Ada bermacam-macam lauk tambahan seperti tempe tepung, dadar jagung dll pokoknya mantappphhh. Ane lupa nama warungnya, lokasi depan pertigaan mau ke kampus 2 ITN, maju dikit kanan jalan persis pojok gang.
      Setelah puas makan dan kenyang, lanjutttttttt go to Alun alun Batu….
      Jam 08.00 tepat ane udah ketemu 2 teman ane yg sudah menunggu sedari tadi, oke maaf temansss membuat kalian menunggu.. hiks.. hiks… hiks…
      Perjalanan kami lanjutkan menuju dusun Tulungrejo, Pujon kidul. Kami arahkan motor melewati Wisata Payung Batu dengan di suguhi pemandangan khas perbukitan dan café-café kecil yg biasa berjualan jagung bakar, kopi dan makanan minuman lainnya.
      Akhirnya ketemu patung sapi, kalau ke kiri menuju Wana Wisata Coban Rondo, kami terus mengikuti jalan besar kira-kira 50 meter ada pertigaan dan pangkalan ojek di kiri jalan kami belok kiri dan mengikuti jalan aspal tersebut kira-kira 3 km setelah tanjakan ada pertigaan kecil dan petunjuk arah Sumber Pitu belok kiri mengikuti jalan cor-coran.
      Dari pertigaan tersebut kurleb 500 meter ketemu loket/pos registrasi tiket masuk yg di kelola komunitas Capung Alas. Dengan membayar 10rb tiap orang, kami lanjutkan perjalanan menuju pos parkir terakhir melewati jalanan makadam dan tanah yg berdebu ** maklum musim kemarau ** perjalanan kurleb 3 km kami lalui dengan susah payah karena seharusnya menggunakan sepeda trail namun kami menggunakan sepeda motor biasa. Mobil pun bisa masuk hingga parkiran atas, dengan catatan bukan musim hujan ya...  Saran dari ane mobil dgn bemper rendah seperti sedan sebaiknya jgn di bawah ke parkiran atas, mobil seperti avanza, xenia its okelah... Bagi rombongan yg menggunakan elf long bisa jg parkir di pos registrasi / loket... Hihihihi…
      ** Sekedar info jika musim penghujan maka batas parkir terakhir adalah loket registrasi dan selanjutnya di tempuh jalan kaki. Karena jalanan licin dan lumpur berbahaya jika di paksakan naik motor / mobil ke parkiran atas. ada jasa ojek trail menuju parkiran atas kog.
      Tiba di parkiran atas, kami tempatkan motor parkir rapi tentu sebelumnya bayar parkir 5rb tiap motor. Perjalanan masih di lanjutkan dengan berjalan kaki yg menurut info 1-2 jam. Wowwww…. Cukup lama juga ya.
      Awal perjalanan melalui trek cukup datar namun setelah 100 meter, trek mulai menanjak miring 30-45 derajat di tambah kondisi jalan tanah yg berdebu, apabila kita melangkah debu mulai berterbangan. Apalagi berpapasan dengan rombongan lain dapat di pastikan debu bertambah parah ditambah orang lain yg kadang menginjak tanah dengan keras entah sengaja atau tidak semakin menambah polusi debu. Hiks.. hikss.. saran ane musti bawa masker jika kesana saat musim kemarau.
      Melewati ladang penduduk sampailah di kondisi jalan agak datar terus melangkah hingga menemukan jalanan turun lumayan ekstrim karena untuk turun tidak bisa jalan seperti biasanya musti pelan dan berpegangan akar pohon agar tidak terpeleset jatuh. Sudah mulai terdengar gemericik suara air terjun, dan setelah turunan tersebut ada air terjun tunggal yg di namai Coban Tunggal. Kami istirahat sejenak di tempat ini sembari bernarsis ria. Hehehehee…
      Setelah energi terkumpul kembali kami ambil arah kiri dari Coban Tunggal menuju tujuan kami yg sebenarnya yakni Sumber Pitu. Akses kali ini benar-benar ektrims karena jalan sempit menanjak di bantu oleh tali tambang agar tidak terjatuh. Di sarankan tidak buru-buru saat melewati medan tanjakan ini, cukup di nikmati pelan-pelan. Kurleb 15 menitan sampai di Air terjun Sumberpitu. Total lama perjalanan dari parkiran atas +- 1,5 jam jalan santai.
      Sungguh indah sekali karya Tuhan semesta alam, ane cuma bisa terdiam tidak mampu berkata-kata menikmati anugrah pemandangan sangat indah ini. Benar-benar amazingggggg…
      Pemandangan indah yg harus kita jaga dan lestarikan salah satu caranya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan.
      Mengapa dinamakan air terjun Sumber pitu karena adanya aliran air sumber dari dinding tebing sejumlah 7, sebenarnya ada 9 namun entah mengapa di namakan Sumber Pitu seharusnya Sumber Songo.. hahahahaa
      Dari Air terjun Sumberpitu masih ada 1 air terjun lagi yakni Sumber Papat. Akses dari sumber pitu ke arah kanan menanjak kurleb 100 meter, medan kali ini tanpa tali dengan kemiringan lebih dari 45 derajat jadi harus sangat berhati-hati karena salah langkah bisa terpeleset dan jatuh ke bawah.
      Dari atas pemandangan air terjun Sumber pitu sangat indah sekali cocok buat narsis / selfie /wefie dll, namun tetap berhati-hati jika berfoto ria yg penting tetap jaga keselamatan.
      Tidak lama dari spot foto-foto tadi ketemu air terjun Sumber Papat / Coban Papat, sama seperti Sumber pitu aliran air berasal dari tebing tinggi namun jumlahnya hanya 4, dan aliran air ini mengarah ke Coban Tunggal yg tadi.
       
      Setelah puas menikmati karya Tuhan yg luar biasa ini kami memutuskan turun dan balik, jalanan turun lebih susah di banding naik, karena harus pelan dan sedikit ngerem agar tidak kebablasan, di tambah jika berpapasan dengan orang lain yg hendak naik ke Sumber pitu harus ada yg mengalah minggir agar tidak terjatuh.
      Selepas dari Coban Tunggal ke arah parkiran jalan sedikit tidak berat karena turunan, namun tetap saja debu mengganggu perjalanan ke parkiran. Hehehhee…
      Perjalanan kembali ke parkiran lebih cepat dari pada berangkatnya tadi. Sampai di parkiran jam 13.30 kami putuskan istirahat di warung sekitar dan mengisi perut yg mulai keroncongan dengan Indomie seleraku.. hihihihi…. Kami diskusi untuk rute selanjutnya, mestinya kami akan menuju Omah Kayu di kawasan Paralayang namun karena fisik dan kaki sudah gempor alias capek kami putuskan menuju alun alun Batu saja. Mungkin di lain waktu kami akan mengunjungi Omah Kayu.
       
      Akhirnya jam 15.30, kami sampai di alun alun kota Batu, setelah berunding sejenak maka di putuskan kami berpisah di sini karena teman ane ada keperluan dan ane juga ada keperluan ke rumah kakak ane di Batu.
      Jam 17.30 ane meluncur balik menuju Pasuruan. Seperti biasa setiap weekend arah Surabaya selalu padat cenderung macet mulai Karanglo – Singosari – Lawang, selepas itu lancar.
      Tepat jam 20.00 ane tiba di Pasuruan dengan selamatttt…
      Oke kawansssss… terima kasih buat touringnya… lanjuttt touring lain waktu yaaaaaa…..
      Ane banyak menemukan pelajaran baru dari trip kali ini, selain berkenalan dengan teman baru asal Tulungagung. Sharing-sharing sedikit pengalaman rupanya mereka bener-bener seorang traveler Sejati dan hanya berdua saja dalam mengunjungi lokasi lokasi wisata di berbagai tempat.
      Memang benar pergi beramai-ramai itu asyik dan seru namun identik dengan ruwet karena ada yg tiba-tiba batal hingga akhirnya batal semua, saling tunggu siapa pesertanya dan lain sebagainya. Namun jika benar ingin mengunjungi suatu tempat entah solo travelling atau berdua saja tetap akan di jalani, dan banyak sekali solo travelling di luar sana yg menginspirasi karena kita di tuntut benar benar mandiri, berinteraksi dengan alam budaya yg berbeda dan masih banyak lagi.
      So.. sederhana sekali, intinya ingin pergi kemana ya pergi saja… karena pengalaman dan pelajaran yg di dapat selama travelling tidak dapat di nilai dengan mata uang.
      Enjoy Yours Travelling
      Rincian pengeluaran :
      Bensin : 20.000,- ( jika berboncengan bisa di bagi berdua )
      Parkir Sumberpitu : 5.000,-
      Tiket Masuk  : 10.000,-
      Makan Pagi : 13.000,-
      Makan mie instan dan jajan di parkiran : 8.000,-
      Makan Malam : 18.000,-
      Total : 74.000,-
      ** total pengeluaran bisa lebih hemat jika bawa bekal makanan atau makan nasi bungkus
      Akses menuju Sumberpitu, Pujon Kidul:
      - Dari Surabaya : Surabaya – Pandaan – Karanglo – Batu – Pujonkidul
         Kendaraan umum ( ada 2 alternatif ) :
      Naik bus jurusan Malang, turun terminal arjosari, naik Angkutan ADL menuju terminal Landungsari, ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Jombang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun. Naik bus jurusan Jombang, turun terminal jombang, ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Malang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun - Dari Pasuruan : Pasuruan – Karanglo – Batu – Pujonkidul
      Kendaraan umum : Naik bus jurusan Malang, turun terminal arjosari, naik Angkutan ADL menuju terminal Landungsari, ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Jombang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun.
      - Dari Malang : Malang – Batu – Pujonkidul
      Kendaraan umum : naik angkutan menuju terminal landungsari ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Jombang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun.
      Tips berkunjung ke Air terjun Sumber Pitu :
      1. Kondisi Fisik Prima ( wajib )
      2. Bawa Baju Ganti + Celana Pendek atau Celana ¾
      3. Pakai sandal gunung / sandal khusus / sepatu khusus yg tidak licin. ( jangan pake sandal yg licin seperti crocs / sandal jepit)
      4. Bawa Minum Air mineral karena jalan menanjak dan ekstrim
      5. Bawa Masker dan Sunblock. ( jalan berdebu saat musim kemarau )
      6. Bawa Tongsis / tripod agar maksimal untuk hunting foto.
      7. Bawa kembali sampah kita dan jangan buang sampah sembarangan.
      8. Jika naik kendaraan sendiri pastikan kendaraan anda dalam kondisi fit, Mesin, Oli, tekanan Ban, Rantai motor dll.
      9. Bawa duit tunai secukupnya.
       
    • By ko Acong
      Selamat Pagi Indonesia
      Kali ini Sibocah tua nakal akan berbagi informasi untuk siapapun tentang rute Trip Silk Road. Kali ini saya mengajak rekan2 traveller lainnya nya Di berbagai komunitas Backpacker dengan Cara Share Cost murni tanpa ada embel tersembunyi, beneran terang benderang kita saling kerja sama saling berbagi suka maupun susahnya. Alhasil semuanya happy dengan Budget seperempat dari harga tur umum nya, bahkan bisa pulang Via Beijing dengan jarak Urumqi ke Beijing 4000an km. Yup kita mulai rute nya.

      Hari 01
      Kita semua menuju bandara masing masing dan berkumpul di KLIA2. Sorenya kita Terbang menuju Xian dan tiba pukul 00.05, namun di imigrasinya wow 2 jam. Keluar imigrasi biasa ngudud mencari lokasi strategis dan mengincar seseorang supaya mengantar ke Hotel kami. Tertuju lah inceran saya ke satu orang dan mulai nego harga disepakati 150 RMB 1 mobil dengan jarak 40 km menuju kota Kalo nggak salah, kami perorang bayar 45 RMB. Sekalian dalam perjalanan kami nego untuk sewa mobil seharian anter makan piknik pulang ke hotel lagi 1200 RMB pake super Van.
      Hari 02.
      Kami piknik penuh Suka ria (namun tetap ada kekecewaan sedikit namun kami berterima kasih terhadap driver), karena telah dibantu informasi yang tidak kami sadari sampali last time, yang mana bakal merugikan waktu kami yaitu tentang STASIUN KERETA API!! Ya, kami nginap di hostel Xian lupa namanya namun ini tempat sangat ok buat Backpackers, per kepala Kurang lebih 140 RMB untuk 2 malam.
      TOTAL UANG KELUAR Di Xian: 40 RMB + 140 Hostel +120 van +150 Teracota 54 RMB = 504 RMB
      Hari 03.
      Pagi 05.00 kami bergegas ke Stasiun Fast train!! Ya, pastikan nama stasiunnya, by taxi kurang lebih argo 40 RMB /mobil, perkepala 13 RMB, tiket kereta 320 RMB, fast train Xian - Zhangye paling pagi. 7 jam kemudian diatas 2000 km kami telah berpindah propinsi dari Xianyang ke Chanye.
      Setelah tiba di stasiun Fast Zhangye Xi, strategi ngudud diulang sampai ketemu orang yang Sreg dan disepakati harga anter kami ke Danxia Rainbow Mount 80 RMB, lanjut anter makan dan pulang ke hotel, cekin seharga 260 RMB, permobil 3 mobil 720 RMB jadi per kepala 72 RMB dengan di antar 3 driver Cewek tangguh.
      Nego untuk ekplor Pinshan Hu / Phinshan Canyon seharga 1500 RMB 3 mobil, perorang kena 150 RMB. Tiket Masuk Pinshan Hu 328 RMB dan ke Hanging Temple Matisi.
      Total Uang keluar: Tiket Fastrain 320 RMB + Taxi 72 RMB + 80 RMB Tiket masuk + Hotel 196 RMB 2 malam = 356 RMB
      Hari 04.
      Pagi Dijemput untuk menuju Phinshan Canyon. Catatan: Danxia platform bisa pake Bus umum namun perlu waktu ekstra dan kejar waktu, harga tidak jauh dengan sewa taxi bila isi 4 orang. Begitupun bila mau ke Phinsanhu, harus sewa taxi umum, belum ada jarak. Tur kurang lebih 270 KM, 2 tempat dengan Hanging Temple Matisi. Jadi kami sewa taxi perorang kena 150 RMB (pelayanan dan harga sebanding bintang 5). Tempat destinasi yang ditawarkan sesuai gambar “kami buta hurup dan gagu terpaksa tiket masuk pinshan canyon 328 rmb.
      Total uang keluar:  150 RMB +328 Rmb + 30 Rmb = 218 RMB
      Hari 05.
      Disilah kami sebut Mereka pejuang rumah tangga tangguh. Membawa kita ke Destinasi Cresent Lake, mobil per orang Dari Zhangye anter Ke Jiayuguan Pass dan Dunhuang City ditunggu wisata Ke Cresent Lake dan dianter ke Stasiun untuk menuju Turpan.
      Total uang keluar: 200 RMB tiket masuk cresent lake + 120 yuan naik onta 100 yuan + 200 mobil = 420 RMB
       
      Nah saya cukupkan dulu Trip Silk Road sampai dengan propinsi Gansu, perbatasan Gurun Goby ini ya dan nantikan Silk Road edisi selanjutnya
      Jumlah uang keluar: 504 + 218 + 356 +420 = 1598 RMB
      Estimasi untuk makan minum sehari 65 yuan/hari
      Rate terkini 1 RMB Rp. 2160
      Jadi Kalo Menuju Danxia Rainbow Mauntain bisa di perkirakan biayanya bila jalur Silk roadnya middle. Semoga berguna buat teman-teman traveler, dengan rute saya ini ada gambaran spot-spot yang pentingnya.
      Mohon maaf ya saya tidak ngerti cara menulis yang baik namun niat saya hanya Untuk berbagi.































    • By Nanda Hartoph Rio
      Haloo Freak
      Mumpung ada waktu senggang gue mau kasih info buat traveler yang berkunjung di raja ampat bagian utara. karna kemarin kita uda bahas ya tentang raja ampat bagian selatan. nih dia tempat yang bisa lo kunjungi kalo dah di kota waisai tapi ga semua yaaa,Cekidooooot.!
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Masih banyak yang pengen gue share tempat tapi waktu senggang dah abis neeh.