Sign in to follow this  
alf

gemuk kena denda

14 posts in this topic

alf    9

Saya abis nemu salah satu fakta menarik tentang Jepang, khusus untuk warganegara jepang, menurut sebuah undang-undang yang di sahkan 4 tahun yang lalu, orang yang dianggap gemuk itu yang berlingkar pinggang 84 cm untuk pria dan 88 cm untuk wanita, dan yang melebihi kriteria tersebut wajib konsul ke pakar kesehatan dan kalau gak mau bisa kena denda. Kayaknya sih ini usaha buat mengurangi tingkat obesitas di sana. Pemerintah menyediakan pedometer (alat penghitung langkah) dan kartu keanggotaan gym buat masyarakat sana. Kira-kira efektif gak yah -_-

Share this post


Link to post
Share on other sites

hmmm.... kebijakan yg aneh jg ya, itu termasuk ngelanggar HAM ato ngga ya?

tapi ada nilai positifnya jg sih buat kesehatan... kalo efektifnya agak sanksi jg. Kan ada tuh olahraga sumo, nih pesertanya luar biasa gendut, trus makanan Jepang asli banyak yg menggiurkan bikin org ngga tahan nolak, ditambah lagi tingkat kemakmuran yg tinggi yg menyebabkan mereka dpt dgn mudah menikmati hidup...

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ya bagus jg undang2 nya soalnya emang kegemukkan erat kaitannya dgn masalah kesehatan jd motivasi buat org2 yg gemuk spy nga kebablasan toch manfaatnya jg buat msg2 individu salut buat Jepang yg ampe sedetail itu buat memperhatikan warganya :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
alf    9

hmmm.... kebijakan yg aneh jg ya, itu termasuk ngelanggar HAM ato ngga ya?

tapi ada nilai positifnya jg sih buat kesehatan... kalo efektifnya agak sanksi jg. Kan ada tuh olahraga sumo, nih pesertanya luar biasa gendut, trus makanan Jepang asli banyak yg menggiurkan bikin org ngga tahan nolak, ditambah lagi tingkat kemakmuran yg tinggi yg menyebabkan mereka dpt dgn mudah menikmati hidup...

kalau menurut saya kebijakan ini gak bermaksud merendahkan, mungkin lebih untuk mengontrol angka obesitas aja, masyarakat sana aja kalau makan seenggaknya setelah 60 atau 80 % merasa kenyang mereka bakal berhenti makan loh..

hahaha.. baru tau tuh.pantes kalau nonton film Jepang ,belum pernah lihat ada yang gendut...

kalau artis mah emang rata-rata langsing haha

Ya bagus jg undang2 nya soalnya emang kegemukkan erat kaitannya dgn masalah kesehatan jd motivasi buat org2 yg gemuk spy nga kebablasan toch manfaatnya jg buat msg2 individu salut buat Jepang yg ampe sedetail itu buat memperhatikan warganya :)

iya kebijakannya lumayan bermanfaat :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Gila.. sampe didenda segala wkwkkw.. itu kl diterapin di US, bisa kena semua tuh.. banyak banget kan org-org gemuk di sana. Untungnya kalau saya sich ga mungkin kena denda... kaga gemuk sama sekali.. malahan termasuk terlalu kurus wkwkw..

Share this post


Link to post
Share on other sites
alf    9

Gila.. sampe didenda segala wkwkkw.. itu kl diterapin di US, bisa kena semua tuh.. banyak banget kan org-org gemuk di sana. Untungnya kalau saya sich ga mungkin kena denda... kaga gemuk sama sekali.. malahan termasuk terlalu kurus wkwkw..

iya mantep banget emang peraturan di sana wkwk iya ya, kalau orang terlalu kurus kena denda juga nanti kena loh om hahaha

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ini peraturan baru ya? Iya betul di sana masih ada pesumo2, kcuali peraturan ini dikecualikan bagi pesumo. Tapi memang agak jarang jg saya menemukan org jepang yang gendut di film Hahaha. Peraturan seperti ini bagus kalau diterapkan di sini nih, biar org2 lebih rajin olahraga, suami2 jg jadi seneng ga perlu negor istrinya buat rampingin badan HAHAHA!

Share this post


Link to post
Share on other sites
alf    9

Ini peraturan baru ya? Iya betul di sana masih ada pesumo2, kcuali peraturan ini dikecualikan bagi pesumo. Tapi memang agak jarang jg saya menemukan org jepang yang gendut di film Hahaha. Peraturan seperti ini bagus kalau diterapkan di sini nih, biar org2 lebih rajin olahraga, suami2 jg jadi seneng ga perlu negor istrinya buat rampingin badan HAHAHA!

hahahaha bener juga ya..

ya kalo main film mah artis emang badannya bagus2 hhahah... tapi kalo pesumo iya gmn tuh ya???

iya kalau badannya gak bagus-bagus pada gak mau nonton hahaha wah entahlah kalau buat pesumo

mungkin ini salah satu peraturan yang aneh tapi ga di terapkan.

bisa jadi ya..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya abis nemu salah satu fakta menarik tentang Jepang, khusus untuk warganegara jepang, menurut sebuah undang-undang yang di sahkan 4 tahun yang lalu, orang yang dianggap gemuk itu yang berlingkar pinggang 84 cm untuk pria dan 88 cm untuk wanita, dan yang melebihi kriteria tersebut wajib konsul ke pakar kesehatan dan kalau gak mau bisa kena denda. Kayaknya sih ini usaha buat mengurangi tingkat obesitas di sana. Pemerintah menyediakan pedometer (alat penghitung langkah) dan kartu keanggotaan gym buat masyarakat sana. Kira-kira efektif gak yah -_-

Saya abis nemu salah satu fakta menarik tentang Jepang, khusus untuk warganegara jepang, menurut sebuah undang-undang yang di sahkan 4 tahun yang lalu, orang yang dianggap gemuk itu yang berlingkar pinggang 84 cm untuk pria dan 88 cm untuk wanita, dan yang melebihi kriteria tersebut wajib konsul ke pakar kesehatan dan kalau gak mau bisa kena denda. Kayaknya sih ini usaha buat mengurangi tingkat obesitas di sana. Pemerintah menyediakan pedometer (alat penghitung langkah) dan kartu keanggotaan gym buat masyarakat sana. Kira-kira efektif gak yah -_-

memang ada peraturan seperti itu cuma peraturan tersebut bersifat mengikat dan wajib cuma bagi yang bekerja harus menurunkan lingkar pinggang, kalo yang ibu rumah tangga cuma dihimbau, tapi ya kebanyakan wanita jepang melek fashion semua, jadinya penampilan harus menarik walopun uda berumah tangga

Share this post


Link to post
Share on other sites

meskipun controversial, saya rada setuju sih ama keputusan ini, terlalu gemuk jg gak bagus. terkadang org harus di paksa baru mau bergerak untuk lebih sehat. thanks

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By embong
      Siapa bilang berlibur butuh dana besar? Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi tempat wisata yang banyak dan tidak perlu biaya besar. Mulai dari Pantai, Gunung, atau pun perkotaan, semua bisa menjadi tempat liburan dan hemat biaya. Apalagi bagi mereka yang tidak memiliki waktu berlibur cukup panjang, berikut ini beberapa temapt berlibur yang dapat disambangi ketika akhir pekan dan yang pasti murah!!
      Karimun Jawa
      Tempat wisata ini sudah menjadi Taman Nasional Laut, karena memiliki daya tarik tersendiri dan cocok untuk Wisata Bahari. Panorama laut yang indah bagai telaga warna dengan gugusan kepulauan yang tersebar jauh mata memandang. Air lautnya jernih, hamparan pasir putih pun membentang dikawasan pantainya. Disini masih terdapat satwa langka seperti menjangan, trenggiling, landak, ular edor dan yang paling unik lele tanpa patil.
      Estimasi Biaya: paket penginapan, makan, snorkling, foto-foto (soft data), barberque sebesar Rp 650.000 dan belum termasuk tiket bus ke Jepara.
      Kota Bandung
      Siapa sih yang tidak kenal Bandung? Kota kembang ini sudah terkenal dengan sejuta ciri khas, mulai dari tata kota tua sampai wisata kuliner yang sangat terkenal. Ibu kota provinsi Jawa Barat ini sudah terkenal keindahannya dari jaman Belanda.
      Estimasi Biaya: Travel PP Rp 180.000, Hotel Rp 300 ribu.
      Kepulauan Seribu
      Pulau Pari, Pulau Peuncang, Pulau Tidung, hanya lah beberapa pulau yang sedang naik daun untuk kawasan kepulauan seribu. Tidak hanya bisa dinikmati sendiri, wisata air pada pulau-pulau ini dapat dikunjungi oleh ‘geng’ berlibur kalian. Karena biasanya, travel agen yang mengatur wisata pulau seribu akan memberikan paket harga murah apabila orang yang ikutan lebih banyak seperti paket wisata pulau pari, paket harga pulau tidung, paket harga pulau harapan, dll. Anda bisa browsing sendiri di Google, banyak sekali penyedia paket tersebut
      Estimasi Biaya: paket penginapan, makan snorkling, bersepeda, barbeque sebesar Rp. 500.000. Namun estimasi tersebut dapat lebih besar tergantung pulau mana yang hendak dikunjungi.
      Yogya
      Berlibur di kota Yogya mungkin pilihan yang tidak kalah menarik. Namun bagi yang hendak berlibur di kota keraton ini harus menyiapkan transportasi yang memadai karena jika dibandingkan dengan naik kendaraan umum, biayanya cukup mahal. Dan perlu direncanakan dari jauh-jauh hari destinasi wisata ketika disana.
      Estimasi Biaya: Kereta PP Rp 600 ribu, hotel Rp 300 ribu, untuk kuliner tidak perlu repot karena banyak tempat makan murah meriah.
      Surabaya
      Liburan di kota pahlawan, Surabaya? Mengapa tidak. Surabaya cukup menjanjikan wisata kota yang unik. Salah satu tujuan dalam kotanya adalah musem kapal selam, dimana pengunjung dapat melihat isi daleman kapal selam Indonesia jaman dulu. Atau pun main-main ke museum pun tak jadi masalah, mengingat kota ini menyimpan banyak sejarah pahlawan Indonesia.
      Estimasi Biaya: Bus PP Rp. 440 ribu, penginapan Rp200 ribu atau dapat menyewa apartemen sekitar 1 jutaan yang dapat dibagi empat atau enam dengan teman berlibur. Untuk makanan, banyak cafe murah seperti cafesera, atau pun makanan pinggir jalan yang mantap.

    • By imagologi
      Kota Malang

      Kota Malang menjadi album   menarik bagi para backpacker Indonesia yang ada di penjuru dunia. Ragam wisata edukatif, wisata informatif, wisata alam, , maupun wisata modern bisa ditemukan di kota ini.
      Wisata kuliner yang berkesan di lidah dan renyah di kantong tentu juga menjadi kesan tersendiri bagi para backpacker untuk berkunjung ke Kota Malang. Kota Malang adalah kota yang berada di wilayah Propinsi Jawa Timur.
      Melimpahnya menu kunjungan wisata seperti  Alun-Alun Kota Malang, Pantai Sempu, Pantai Gatra dan tentunya ragam museum yang akan mengingatkanmu pada perjuangan masa lalu. Jangan susah move on ya
      Selain itu, Kota Malang bisa kamu hinggapi dengan ragam penginapan yang dapat membuat kamu sejenak melepas lelah pasca berwahana keliling kota.
      Kota Lumajang

      Menu favorit berikutnya berada di samping Malang yaitu, Lumajang.  Apabila kamu mengetik wisata Lumajang di search engine, akan tampil banyak aneka wisata pilihan yang bisa kamu cantumkan sebagai destinasi backpacker-anmu berikutnya.
      Daerah ini berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo di utara, Kabupaten Jember di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Malang di barat. Kabupaten Lumajang terletak di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur. Kamu tinggal melewati Malang bagian selatan untuk kemudian menikmati perjalanan dengan rimbunnya suasana  sekitar.
      Lumajang sendiri merupakan sebuah daerah yang mempunyai segudang tempat wisata dengan panorama yang mempesona. Backpackeranmu tidak akan mengecewakan  setelah mengunjungi destinasi favorit di Kota Lumajang dan sekitarnya seperti, Puncak B 29, Kebun Teh Kertowono atau kamu mau mencicipi eloknya Ranu Kumbolo? Ditunggu ya kunjungannya.
      Kota Banyuwangi

      Segudang tempat wisata dan rantai festival tersaji apik di Banyuwangi.  Ditambah lagi adanya tempat wisata yang keren dan indah sontak membuat kabupaten yang berada di ujung timur pulau Jawa ini memiliki banyak destinasi yang bisa kamu kunjungi tanpa harus mendebarkan saku. Peta wisata Banyuwangi memiliki kontur wilayah yang begitu unik mulai dari dataran rendah hingga tinggi.
      Kontur semacam ini secara tidak langsung menciptakan banyak objek tempat wisata alam yang memukau. Pantai di kawasan ini masih sangat bersih dan jauh dari polusi sehingga sangat cocok sebagai destinasi wisata pantai untuk keluarga yang hemat namun tetap menonjolkan keindahannya. Selain pantai, Banyuwangi juga memiliki latar belakang gunung bagi kamu penggemar  suasana tenang, tercitra, dan rimbun.
      Kota Batu

      Rutinitas seringkali membuat penat dan menghambat produktivitas. Oleh karena itu, refreshing mutlak diperlukan, terutama bagi pekerja kantoran. Salah satu cara ampuh untuk menyegarkan pikiran adalah dengan pergi berlibur. Biasanya, liburan akan lebih menyenangkan jika dilakukan bersama orang terdekat, misalnya keluarga.
      Karena itu, pemilihan destinasi merupakan prioritas utama yang harus diperhatikan. Pilihlah destinasi yang bisa dinikmati oleh setiap anggota keluarga. Kota Wisata Batu adalah jawabannya. Kota yang satu ini sedang menjadi buah bibir di kalangan wisatawan berkat objek wisatanya yang unik dan beragam. Ditambah keindahan alam dan hawanya yang sejuk, membuat Kota Batu kian mempesona.
      Dalam beberapa tahun terakhir, industri pariwisata di Batu berkembang kian pesat. Beragam objek wisata yang unik dan menarik bermunculan dan berhasil menggaet gairah berkunjung para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Berkat promosi dan pengelolaan objek wisata yang baik, Batu kini menjelma menjadi primadona baru sebagai destinasi yang wajib dikunjungi bagi wisatawan, mulai dari anak-anak sampai dewasa.
      Dilansir dari imagologi.com
    • By fadhil aulia
      1. Sungai Meguro

      Lokasi : Magure, Tokyo
      Waktu tebaik untuk melihat : Akhir Maret sampai awal April
      Di tempat ini sangat populer, banyak turis yang membentang hingga sepanjang 4km , bunga sakura bisa ditemukan pada kedua sisi sungai. Ada banyak sekali kafe dan toko di sepanjang Sungai Meguro, jadi Anda bisa berbelanja sambil mengagumi bunga-bunga sakura di waktu yang bersamaan. Pada malam hari, lentera besar menyinari sepanjang sungai dan seperti menciptakan suasana dunia yang sangat berbeda.
      2. Taman Chidorigafuchi

      Lokasi : Chiyoda, Tokyo
      Waktu tebaik untuk melihat : Akhir Maret hingga awal April
      Salah satu situs utama wisata bunga sakura yang ada di kota Tokyo, terletak di antara taman Chidorigafuchi (sebelah barat Istana Kaisar) dan dekat Kedutaan Besar Inggris, Taman ini mempunyai sekitar sebanyak 170 jenis bunga sakura, diantara yaitu sakura Yoshino dan sakura Yamazakura. Selama festival tahunan bunga sakura ini berlangsung, sepanjang jalan di Chidorigafuchi akan diterangi oleh pemandangan yang luar biasa, disini juga disediakan perahu bot untuk berlayar pada malam hari.
      3. Kebun Rikugien

      Lokasi : Bunkyo, Tokyo
      Waktu yang terbaik untuk melihat : Pertengahan Maret hingga pertengahan April
      Yang menjadi sorotan dan simbol atau ikon utama Rikugien adalah pohon weeping cherry nya yang memiliki tinggi 15 meter dan selebar 20 meter, melihat daun bunga yang berwarna merah mudanya yang mengalir dan mengambang seperti air terjun menjadi sesuatu yang harus Anda lihat. Penerangannya yang dinyalakan dalam waktu yang terbatas juga indah untuk dilihat.
      4. Taman Ueno

      Lokasi : Taito, Tokyo
      Waktu yang terbaik untuk melihat : Akhir Maret sampai awal April
      Taman Ueno terkenal sebagai destinasi wisata untuk melihat bunga sakura sejak zaman Edo (1603-1868) hingga kini, area ini diyakini oleh banyak orang sebagai lokasi penghabisan untuk menikmati bunga sakura di Tokyo. Tradisi untuk mengagumi bunga sakura di malam hari masih menjadi ajang yang populer di musim semi, yang diterangi oleh sebanyak 1.300 lentera kertas.
      5. Sungai Sumida

      Lokasi : Sumida dan Taito, Kota Tokyo
      Waktu yang terbaik untuk melihat : Akhir Maret sampai Awal April
      Taman Sumida terbentang disepanajang kedua sisi Sungai Sumida, Taman ini mencakupi kawasan Taito dan Sumida. Permukaan sungai ini berwarna pink karena diwarnai oleh pantulan cahaya dari bunga sakura yang membentang hingga satu kilometer. Jika Anda ingin menikmati bunga sakura naiklah perahu bot di Sungai Sumida untuk melihat pepohonan sakura yang elegan di terdapat kedua sisi sungai, sebagai bagian dari kolaborasi dengan Tokyo Skytree ®.
      6. Taman Asukayama

      Lokasi : Kita, Tokyo
      Waktu yang terbaik untuk melihat : Akhir Maret sampai pertengahan April
      Taman ini sudah diabadikan menjadi salah satu cetakan kayu dalam artis legenda ukiyo-e Hiroshige "100 Pemandangan ini sangat terkenal di Edo", Taman Asukayama ini adalah salah satu tempat yang tertua untuk melihat pemandangan bunga sakura, di mana sebagian dari ratusan pohon sakura yang sudah tumbuh sejak abad ke-18 masehi. Tempat ini terkenal populer sebagai tempat piknik serta tempat untuk melihat pemandangan di waktu malam hari, di mana bunga sakura disinari oleh cahaya lampu.
      6.Taman Shiba

      Lokasi : Minato, Tokyo
      Waktu terbaik untuk melihat : Akhir Maret hingga April
      Bahkan Menara Tokyo pun diwarnai oleh bunga sakura, sehingga membuatnya tampak lebih cantik. Tempat ini populer di kalangan pekerja kantoran sebagai tempat berkunjung di sepulang kerja di malam hari. Anda bisa melihat bunga sakura dan Menara Tokyo yang menghiasi kota itu di malam hari. Disini anda akan terhibur dan hidup anda akan dipenuhi dengan senyuman.
      SUMBER
    • By Farah Supit
      Hai, mau minta saran, pendapat masukan nih buat suhu, sesepuh, dewa wisata dibandung.
      aku udah punya destinasi tapi karena ga tau persis letak posisi dan lokasinya (mengandalkan GPS saat perjalanan nanti.).
      Destinasinya :
      1. Lereng Anteng Panoramic Coffee
      2. Tangkuban Perahu
      3. The Lodge Maribaya
      4. Rumah Guguk
      5. Braga & Alun-alun kota Bandung
      Mau minta saran kemana dulu ya baiknya sesuai rute lokasinya biar ga mondar mandir bolak balik atau muter muter jalannya.
      aku dari jakarta berangkat sabtu subuh pulang minggu malam.
      sekalian kasih tau berapa lama perkiraan perjalanan dr 1 destinasi ke destinasi lainnya ya suhu
       
      mohon bantuannya dan terima kasih sebelumnya. maaf kalo ada salah2 dalam postingannya (newbie )
    • By Yos
      Halo semuanya
      Sorry FR agak lama nih, aku mau sharing trip ke Jepang kali ini, topik utamanya sih Alpine Route krn memang ini yg di incar dari sejak hunting tiket.
      Jadi ceritanya ini adalah trip kami yg ke-2 ke Jepang. Trip yg pertama itu semuanya serba last minute, pas dpt kerjaan baru ak ambil break 3 mingguan sebelum start job baru, dan pas ngajuin resign baru beli tiket dll, jadilah semuaya serba kilat, dpt tiket lmyn 2x lipat dr harga promo tiket murah, plus ga tau apa-apa soal Jepang, taunya cuma pengen ke harry potter aja... nah akhirnya waktu itu 2015 dapet hotel juga yang di pelosok2 antah berantah , untungnya itu love hotel jadi adalah hiburan setelah jalan jauh dr stasiun ke hotel 30 menit per sekali jalan, krn aja jacuzi yg romantis bisa warna warni gitu. Intinya waktu itu banyak banget waktu yang kebuang krn jauhnya hotel dan kurang persiapan...
      Nah kali ini kami jalan dengan persiapan yang lumayan lah ga seahli para sesepuh tp cukuplah untuk perjalanan kali ini dan yang di incer dr awal adalah Alpine Route, yg cuma di buka di minggu ke-3 april smp minggu ke-3 juni.
      Sejak awal hunting tiket di garuda travel fair kita sudah menetapkan tanggal 25 april untuk berangkat, dan pulangnya 6 mei, semuanya direct flight karena males transit2 dan lewatin imigrasi lagi. Setelah itu dengan sabar menunggu jadwal land tour ke Alpine route dibuka, oh ya kita ambil land tour ke Alpine route dr HIS travel ya... versi ga mau repot krn transport takayama, shirakawa go dan tateyama kan nyambung2, jadinya mau simple aja ... versi males
      Sekitar 3 bulan sblm berangkat land tour baru ada jadwal, dan syukur banget jadwalnya tgl 27 jadi pas lah dengan jadwal sampe di Jepang, tapiiiii titik kumpulnya di Nagoya, ga ada yg dr Tokyo kmrn itu, ya sudahlah gpp berarti agak mahal di tiket Haneda-Nagoya, tapi ya sudahlah toh memang mau ke Alpine, sikat aja euy dibawa enjoy
      Untuk trip kali ini mungkin ntar pas dibaca kesannya santai, dan banyak kuliner, karena memang itu tujuan kita kali ini, no pressure, just enjoy....
      Semoga menikmati bacaan terus ke bawah ya
      Hari ke-1 dan 2 : Jkt - Haneda - Nagoya
      Tgl 25 April take off jam 12 malam dan besoknya 26 April sampai di Nagoya jam 8 pagi kurang lebih, dan langsung beli ke Tourist Information Center untuk beli tiket ke Nagoya. Transport ke Nagoya hrs nyambung 1x, dan lama perjalanan itu hmpr 3 jam, jadinya sampai di Nagoya sudah after lunch.
      Mau note ya, selama di Nagoya nginepnya di Sunroute Plaza Hotel Nagoya, dan aku ga rekomended banget hotel ini bukan karena lokasi krn secara lokasi paling 10 menit jalan santai udah plus nyebrang ke Nagoya Stasiun tapi karena ranjangnya keras, bantalnya tipis dan keras, alhasil aku ga bisa tidur pules dan kamarnya beneran 4L alias lu lagi lu lagi kecilllll banget. Overall not recommended
      Well, untuk habisin waktu tadinya mau ke Nagoya Castle dan Toyota Museum tapi karena besoknya berangkat untuk ke Alpine, jadinya cuma ke Toyota Museum yang deket paling 10 menit naik kereta dan 10 menit jalan kaki dr stasiun. Toyota Museum ini keinginannya hubby ya sudahlah kita ikutin aja ya, masuknya bahar 500 yen, dan isinya itu ada yg tentanng sejarah tekstil di Jepang dan yg otomotif. Mobilnya sih keren2 ya dr yg super jadul juga ada
      Setelah itu kita pulang ke hotel, beli dinner di Family mart sebelah hotel krn besoknya jam 7 sudah hrs kumpul di tikum untuk jalan ke Alpine.

      Inilah dinner kita, ga ketinggalan sekaleng bir gede
       
      Hari ke-3 & 4 : Land Tour (Takayama - Shirakawa Go - Kurobe Dam - Alpine Route)
      Bangun super pagi krn hrs cek out dan titip bagasi di hotel jam 6, terus jalan kaki santai ke stasiun sambil cari lokasi tikum. Sarapan sandwich yg beli malem sebelumnya di family mart aja, semuanya serba kilat. Pengalaman dong kan lokasi tikum itu di sebelah Mc Donald, dan udah susah payah nanya2 orang masa ga ada yang tau McD?  Usut punya usut ternyata cara pelafalan mereka itu aneh deh pokoknya, dan hal ini terbukti pas kita dengerin lagunya Pablo di outletnya, Pablo itu dilafalnya Paburoooo pantesan ga ketemu McD
      Ok akhirnya ketemu juga itu tikum, dantepat jam 7.10 berangkat naik bus ke Takayama dulu. Btw ini ya attachment itin-nya ITINERARY ALPINE ROUTE.pdf.
      Tour guidenya inggrisnya parah tp tetep bersyukur karena lebih mendingan drpd grup travel lain, dan guidenya berusaha keras banget untuk ngomong dalam bahasa inggris, so it ok lah... Sampai di Takayama kita jalan-jalan disana free dilepas gitu aja kyk anak kambing (dan hampir di semua lokasi gitu, cuma dikasih tau kumpul jam berapa dan parkirnya dimana), jadwal di Takayama itu lunch dan jalan-jalan.
      Eh masih ketemu sakura di Takayama dan lg ada yg prewed disana wowwww

      Pemandangan bagus kok disana apalagi masih ketemu sakura, jembatan merahnya bikin makin menarik, oke kyknya buat dikunjungin yg penting bukan musim panas



      Btw disana ketemu golde retriver, cakep banget dan pinter, mau disuruh salaman, namanya Jack
      Dan ga lupa dong begitu ketemu to
      Dan begitu ketemu toko sake icip-icip gitu dan ketemu juga plum sake yang katanya enak, hajarrrrr beli 1 botol plum sake dan 1 botol lemon sake , masuk bagasi ya ini si sake


       
      Habis dari Takayama kita lanjut ke Shirakawa Go, sayangnya bukan winter jadi ga se epic pas ada salju di atap rumahnya, disana kita jalan-jalan aja keliling, hunting2 gantungan kunci, ga tll byk yg seru kalau bukan winter tp still ok kok.



      Sehabis dr Shirakawa Go kita balik nginep di Toyama Hotel di Takayama, hotelnya bahkan lbh bagus drpd Sun Route itu... tidur pulesssss
      Besok pagina lanjut deh rute ke Tateyama dan Kurobe Dam, rutenya itu nyambung-nyambung ya dan pas naik cable carnya ak u tuh deg2an krn dipenuh2in gitu sampe diwanti-wanti sm petugasnya backpack disandang di depan, ga tau takut copet atau apa, memang super padet sih duh sampe ga bisa bergerak di dalam cable carnya. Dengan pengalaman yg super dipadet2in gitu aku ragu apakah mau ke alpine route lagi, kok rasanta ngeri-ngeri sedap naik cable car terlalu padet kyk gitu
      Rute ke Alpine route kurang lebih kyk gini:

      Selama beberapa stasiun pemberhentian ini kita bisa koleksi stamp, pas di Stasiun pertama Tateyama ada brosur yang bisa diambil, dan ada tempat buat jeplak stamp nya,ak miss 1 yg di murodo kalau ga salah krn itu cuma stasiun kecil dan padet banget turis cina luar biasa banyak dan heboh plus ga mau kalah spt biasa ya sudahlah ngalah aja, tapi soal tempat duduk eitssss enak aja cepet2an lah yawwww
      Akhirnyaaaa sampai juga di Alpine Route ini , buat temans yg kesana pas sampe langsung ambil jalan keluar yg snow walk ya, jangan naik ke atas ke balkon dan food court, kurang ga ada snow walls nya kalau di atas, berikut sekilas penampakan di Alpine Route



      Ga dingin kok, aku ga pake sarung tangan aja kuat, anginnya memang kenceng tapi super asik, cuaca cerah jadi keren banget, tapi wanti-wanti ya sepatunya yg anti selip, licin soalnya... worth it untuk pergi kesini menurutku, paling ga sekali aja karena memang snow wall ini adanya terbatas, mungkin itu juga yang bikin super padet pengunjungnya.
      Puas main di Alpine route, kita pindah ke Kurobe Dam, yaitu bendungan yang dibuat udah sejak sebelum ak lahir, dan kalau ga salah ga lama setelah Jepang dihantam bom, salut sama mereka semangatnya luar biasa.
      Soal dingin malah menurutku lebih dingin di Kurobe Dam drpd Alpine, tanganku smp beku du Kurobe, dan intinya kmrn itu cuma jalan nyebrangin jembatan bendungan yang panjang itu, abis itu antri bus untuk balik ke parkiran.


      Habis nyebrangin jembatan Kurobe Dam, antri bus untuk ke Parkiran,kemudian stop sebentar di Nagano untuk ke toilet, dan selesai sudah petualangan di Alpine, walau singkat tapi berkesan banget buatku, snow wall yg jadi impian kesampean sudah, balik lagi ke Nagoya jam 8 malam, pluk pluk tidur krn besok paginya mau naik willer bus ke Shinjuku
       
      Hari ke-5 & 6 : Shinjuku Tokyo (Hachiko - Tokyo Tower - Toko LOFT - Asakusa Temple)
      Nah hari ini bangun pagi lagi check out, sarapan sandwich lagi karena mau naik willer bus jam 7.20 pagi ke Shinjuku, jadi sampe di Shinjuku siang sekitar jam makan siang. Untuk info teman-teman yang mau naik willer bus ini, pesen dari 2-3 bulan sebelumnya ya krn kalau ga khawatir ga dpt kursi, dan datang ke tikum ontime, krn mereka beneran akan tinggal kalau ga dateng ontime.
      Busnya warna pink, ada tudungan kyk di baby stroller buat yang mau tidur ga kena sinar, dan so far sih nyaman. Willer bus akan stop 2 jam sekali di rest area. Drivernya akan pasang papan di pintu pas mau turun yang menandakan departure time jam berapa. Inget ya... ONTIME ga akan mereka rempong cariin yg ga disiplin.
      Tips: rest areanya keren-keren, gede-gede, jadi waktu 15-20 menit yang diksh driver ga akan cukup sih jadi kalau ktm sesuatu yang unik dan kepengen langsung beli aja krn ternyata harganya sama aja kok aku udah bandingin sm supermarket lain di tokyo. Nyesel klo ga beli krn susah lagi nyarinya di supermarket nantinya.
      Sayangnya ga sempet foto-foto situasi rest areanya


      Guys, boleh kok makan dan minum di bus tapi jangan yang baunya menyengat dan jaga kebersihan ya, aku beli makanan kok di rest area yang terakhir sebelumsampai Shinjuku, dan makan di mobil, banyak penumpang lain juga begitu.
      Sampai di Shinjuku, kebetulan kita nginep di IBIS dan dpt 1 malem free, tapi itu lho cari hotelnya bingung, orang-orang tunjukin jalan beda-beda dan google maps juga aneh, ya sudah lah kita agak buang waktu disini.
      Once again, IBIS Shinjuku not recommended masa kamarnya lamah lebih sempit drpd Sunroute di Nagoya,  untuk kelas Ibis kok kayaknya kekecilan deh. Welcome drinknya oke lah boleh pilih red wine, mau jalan aja di kamar hrs gantian kalau mau ke kamar mandi saking sempitnya.
      Rute hari ini adalah ke Shibuya liat Hachiko dan Tokyo Tower (ngincer pas terang dan gelap nya).
      Untuk ke Shibuya rutenya dr Stasiun Shinjuku itu begini: Naik Marunochi Line ke Shinjuku Sanchome (1 stop) --> transit pindah ke Fukutoshin Line ke Shibuya Station (3 stops).
      Pas sampai di Shibuya stasiun ini untuk ke Hachiko keluarnya di Gate 8.

      Pas di Shibuya ini kita juga mampir ke LOFT yang katanya toko pernak pernik keren, dan aku kecewa karena walau LOFT itu 6 lantai tapi isinya bukan pernak pernik yang bakal kita beli untuk kenangan dan dibawa pulang. Isinya itu lebih ke pernak pernik yang abg jepang suka dan bukan untuk oleh-oleh sifatnya, jadinya ya cuma liat2 aja di loft ini, niat awalnya mau beli yg unik2 tapi ga kesampean.
      Lanjut ke Tokyo Tower, rutenya dr Shibuya : Naik Ginza Line ke Aoyama Ichome (3 stops) --> transit pindah ke Oedo Line ke Akabanebashi (3 stops) nah udah tinggal nyebrang abis keluar stasiun keliatan deh Tokyo Towernya.  Aku ga naik ke dek observasi ya, males mahal juga, tapi jalan-jalan ngeker sana sini fotoin si Tokyo Tower, beli miniaturnya, dan nunggu agak gelap karena mau dapat foto pas udah gelap gitu.


      Tadinya mau cari makan sambil nunggu agak gelap eh ternyata makanan di sana mahal-mahal semua ga jadilah, sudah duduk aja sambil istirahatin kaki, dan pas pulangnya dong makan di Coco Ichibanya searah dengan jalan ke hotel.... nah ini recommended bgt, karinya lbh lembut drpd coco yg di jkt, dan harganya worth it kok dan saking lapernya udah ga kepikir foto makanannya pas disajikan langsung makan
      Tapi inget kata @deffa beli juga ahhhh curry instannya ga tanggung2 beli 7 pak dan masih disayang sampai sekarang malah bukain curry instan yg beli di sevel sono

      Nah pulang deh ke hotel terus tidur
      Bangun santai pagi ini ga rempong sekalian istirahatin kaki maklum faktor U nih, jadwal hari ini mau ke Asakusa dan kalau memungkinkan tadinya mau ke Kawagoe. Tapi ternyata di Asakusa kita terlena lama disana dan Kawagoe terlalu jauh untuk dijangkau, dan malam ini mau naik Willer bus lagi ke Kyoto jam 11 malem, jadi ya sudahlah bersantai-santai aja Asakusa dulu.
      Mungkin buat temen-temen kok gitu sih? Sayang waktunya. Tapi apa daya ternyata faktor U berpengaruh dan memang tema kita kali ini jalan2 santai ga memaksakan diri, jadi ya sudahlah nanti ada rejeki bisa pulkam lagi,semoga yaaaaa
      Rute dr Shinjuku ke Asakusa: Naik Toei Oedo Line ke Daimon (7 stops) --> transit pindah Asakusa Line ke Asakusa (9 stops).
      Asakusa padat banget jalanannya, sepanjang jalan orang jualan banyak banget, kuilnya juga oke, kalau mau rice crackers disana banyak banget, yang wasabi enak lho rice crakersnya



      Rice crakers dan crab stick di Asakusa, enak banget crab sticknya, sampe pengen nambah lagi


      Nah sekalian deh beli lagi chicken karage dan juga fresh juice, karagenya lumayan banget buat isi perut, dan fresh juicenya itu beneran buah asli dibolongin atasnya terus dimasukin alat yang ancurin isinya jadi kita nyedot isinya, segerrrr

      Selesai jalan-jalan di Asakusa laper euy belum makan yang nendang dari pagi, perasaan tadi celingak celinguk deket stasiun ada resto murmer, dan ternyata bener, jadilah kita makan disana, untuk ukuran resto harganya 600 yen per porsi, dan rasanya enak, mau nambah nasi ga dikenain charge, asik kan. ini mah udah dinner hitungannya sekalian jadi ga makan lagi smp besok pagi dan tidur di bus ntar malemnya.

      ok, abis dr Asakusa balik ke Shinjuku Stasiun, dan willer bus itu di lantai 4 ngetemnya, lebih tepatnya semua jenis bus sih. Kita ga tau kalau di lantai 4 itu nyaman banget tempat nunggunya dan baru naik sekitar 1 jam lebih dikit untungnya masih dapet tempat duduk, jadi buat temans yg mau naik bus dr stasiun shinjuku, kalau pumn masih agak lama mendingan langsung naik ke temat tunggu di lantai 4, nyaman banget dan ada lawson pula.
      Akhirnya willer bus sampai tepat waktu, naik dan ga lama langsung pules.....zzzzz
       
      Hari ke-7-9 : Kyoto (Fushimi Inari - Nara - Kiyomizudera, Kodaiji Temple, Yasaka Shrine - Nijo Castle - Kinkakuji Temple)
      Pagi jam 6 lewat sudah sampai di Kyoto, nah sayangnya salah pilih tempat pemberhentian, awalnya cek di gugel mana yang lebih dekat ke J-Hoopers Kyoto? dari Gion Shijo atau Kyoto? gugel bilang Gion shijo ternyata itu mah jauhhhhh akhirnya pagi2 gitu kita jalan kaki ngeret2 koper sejauh ada rasanya 3-4 km olahraga aja makan pagi aja belum hiks
      Ternyata pemberhentian yg kyoto jauhhhhhh lebih deket ke J-Hoopers, ya sudahlah mau gimana lagi, sampe penginapan udah pegel2 aja, check in dikasih kunci tapi belum bisa masuk kamar sebelum jam 2 siang. Karena kita nginep di questhouse, jadi ga ada lift yaaaa, nah untungnya udah prepare bawa tas travel jinjing 1 jadi selama 3 hari di penginapan kita bawa naik yang penting2 dan bakal dipake aja, dankoper ditaro di ruangan koper, klo ga sih mati aja deh keret2 koper naik 4 lantai, dan lebar tangganya sempit.
      Aku dapat di lantai 4 karena pilih yang private room, pas book ga ada yg buat berdua adanya buat ber3 ya sudahlah gpp, tapiiiii spesial nih buat @deffa klo di kyoto nanti jangan nginep di J-Hoopers ya krn ranjangnya bergerak dikit bunyi, ga cucok banget buat honeymoon , suasana sih ok, lebih kekeluargaan drpd J-Hoopers Osaka malahan.
      So tips buat temans yg mau nginep di questhouse, ga ada salahnya siapin tas jinjing 1 jadi ga keret2 koper ke atas, lumaya lhooo apalg koer beranak karena udah hari ke sekian, gawat aja
      J-Hoopers jaraknya sekitar 5 menit jalan kaki dr Stasiun Kyoto (5 menit jalan kakinya org jepang karena mereka jalan kaki cepet banget).
      Ok,setelah beli sarapan di sevel deket penginapan, hari itu kita jalan ke Kiyomizudera, kemudian jalan kaki lewat kimizu street ketemu Kodaiji temple dan akhirnya ketemu Yasaka Shrine.
      Kiyomizu fotonya dikit aja kali ya karena udah pernah liat semua nih kayaknya


      Tapi pas jalan ke Kiyomizu nemu stand yang bikin hiasan atau gantungan dari kayu, isinya nama kita kalau diartikan dalam bahasa jeang gimana, ukirannya pun belakangnya bisa milih, wah unik nih dan ga ada di jakarta, ayuklah bikin, dan jadinya seperti ini:

       
      Kodaiji temple, kita ga masuk ke dalemnya liat dr luar aja karena kayaknya agak suram

      Lanjut ke Yasaka Shrine, nah disini juga icip2 beberapa cemilan, lagi2 crab stick yang malah lebih tebel drpd Asakusa tapi kurang terasa bumbunya. Ada Candy apple juga, dan Hashimaki yang super enak aku sampe nambah, isinya keju wuih mantap


      Buat cewe2 yang mau beli kimono, pas jalan dr kiyomizu street dan ketemu Kodaiji, nengok kanan dikit deh, pas ada toko yang jual kimono seond, harga bervariasi tapi ok kalau menurutku, tapi sayangnya aku ragu2 mau beli disitu padahal yang dipake di boneka pajangan bahannya oke dan 2000 yen aja tapi ya sudahlah mungkin belum jodoh dan di Yasaka Shrine ketemu yg jual kimono lagi, ak akhirnya beli kali ini 2000 yen juga, hehehe punya kimono
      Selepas dr Yasaka Shrine pulang ke penginapan, beli dinner di Sevel.
       
      Besoknya, tujuan seharian ke Fushimi Inari dan lanjut ke Nara, karena ke Nara itu ternyata jauh ya, naik kereta yang rapid aja mau 1 jam kok dr Kyoto, jadi seharian mau santai aja. Kita bangun ga terlalu pagi duh udah berasa nenek2 nih kaki pegel semua.
      Rute dr Kyoto Stasiun ke Fushimi Inari itu cuma naik sekali dan ga sampe 10 menit, harga tiket 160 atau 170 yen sekali jalan aku lupa : Naik JR Nara Line ke Inari Station (1 stop only).
      Dari Fushimi Inari naik yang rapid ke Nara Station, karena kalau yang biasa ga stop di Inari hanya yang rapid aja kayaknya (kalau ga salah informasi) , rutenya: Inari Sta ke Uji Sta (track 2, 6 stops) --> transit Miyakoji Rapid ke Nara (track 4)
      Di Fushimi Inari tertarik sama gerbang merahnya dan karena memang belum pernah kesini jadilah berlambat-lambat jalan menikmati yang ada, dan penuh euy


      Puas jalan2 di Fushimi, lanjut ke Nara,malah sampai ngantuk2 sepanjang perjalanan. Sampai di stasiun Nara naik bus lagi ke Nara dan Todaiji Temple, harga tiket 210 yen per sekali jalan, kalau cuma mau ke Nara ga usah beli pass di tourist information karena harga pass itu 500 yen jadi pp ke stasiun ke Nara cuma 420 yen.
      Di Nara yang sudha di incar itu memang mau liat rusa, rusanya banyak banget bebas berkeliaran begitu aja. Disana sepanjang jalan ke Todaiji temple banyak yang jual biskuit untuk kasih makan rusa, harga biskuitnya 150 yen.
      Tau ga? Aku dateng masih pegang map, dan tau2 map ku disamber dicopet sama rusa yang gede , ak tarik lagi dari mulutnya ga dikasih, jadilah adegan tarik2an beberapa saat sampai akhirnya ku nyerah nasib itu map gimana, rusa2 disana brutal juga. Mereka akan langsung nyamperin orang yang bawa biskuit makanan mereka, dan sekali pegang biskuit semuanya langsung ngerumunin, sweaterku di tarik2 disundul2 sama rusa yang gede , ada cewe yang dikejar dan disundul pantatnya sama rusa, wah brutal deh. Tapi anehnya ga sekalipun rusa2 itu ngacak orang2 yang jualan biskuit itu, padahal kan mereka tau itu biskuit untuk mereka?


      Dan ga upa ngemil, ada rice cracker yg enak bgt, es krim rasa sakura (cherry blossom) dan juga mochi coklat isinya kirm coklat dan atasnya strawberry segar, wuih mantap.... makan terusssss


      Sekilas penampakan Todaiji temple di Nara, kita ga masuk karena bayar masuknya, males hehehe

      Pulang dari Nara sebelum naik kereta di Nara Sta ada supermarket, nah naluri ibu2 keluar deh, yukkk belanjaaaa hasilnya belanja keperluan dapur taburan nasi baik pedas atau netral, sup miso yg tinggal diseduh, bubuk cabe, curry instant lagi dan rice crackers... pulang tentengan banyak

      di Kyoto Sta udah kelaperan mau makan apa bingung, eh ketemu resto di Kyoto Sta yg murmer tapi spt biasa ga ada tempat duduknya, makan berdiri semua dan rame bgt untungnya pas kita masuk pas lg jeda arus tamunya, pas kita udah mulai makan langsung penuh lg.


      KIta pilih menu yg diatas itu, harganya 580 yen dan pas datang wuih banyak banget isinya, isinya ada yang udon atau soba, udah pake beef tipis kyk sukiyaki gitu plus 2 potongan ayam tanpa tulang gede banget,puas banget makannya, kenyang abissss..... dan besoknya cari resto itu lagi ga ketemu lagi saking gedenya itu stasiun. Yuk lah mari kita balik ke penginapan dan istirahat perut kenyang hati senang
       
      Ok, full day trakhir di Kyoto, bangun agak pagi karena mau ke Nijo Castle dan Kinkakuji, pengen dapet bus sepi jadi asik naik turunnya dan sudah rencana pulangnya mau makan Ikkousha ramen yg asli di Kyoto Sta lantai 10, enak banget deh pokoke, kalau ke kyoto sta pasti harus ke Ikkousha.
      Perjalanan dimulai dari Kyoto Sta naik bus ke Nijo Castle, masuknya bayar 600 yen kalau ga salah, isinya sih pemandangan dan kelilingin isi dalemnya Nijo castle yang ternyata gede banget, tapi ga boleh foto2 di dalam ruangan castle nya, ini yang bikin ga seru, overall ga terlalu worth it untuk bayar masuk

      Sekali masuk ke nijo castle itu keluarnya lama karena ternyata tanahnya luas banget, jadinya cukup lamalah di sana, sehabis itu langsung meluncur ke Kinkakuji untuk liat Golden Temple nya, walau ga terlalu besar wilayahnya tapi menurutku lebih worth it daripada Nijo. Di Kinkakuji banyak makanan unik salah satunya ada wasabi peanuts, ada samplenya pas nyomot duh enak , kalap deh beli beberapa pak


      Nah ini wasabi peanutsnya dan cuma nemuin di Kinkakuji di tempat lain ga nemu

      Habis dr Kinkakuji langsung balik ke Kyoto Sta, dan meluncur ke lantai 10, Hakata Ikkousha here we came

      Ini malam terakhir di Kyoto, setelah belanja crepes khas kyoto buat oleh2 dan diri sendiri, balik ke penginapan istirahat dan besoknya berangkat ke Osaka
       
      Hari ke-10 & 11 : Osaka (Osaka Castle - Shinsaibashi - Dotonbury - Universal Studio)
      4 Mei, hari ke-10, pagi check out dr penginapan J-Hoopers Kyoto dan berangkat ke Osaka, dan lagi2 stay di J-Hoopers Osaka, lokasinya hanya 5 menit dr Fukushima Stasiun, Osaka.
      Begitu sampai di Fukushima Sta, nengok eh ada Yoshinoya, mendaratlah kita di Yoshinoya, sekalian brunch isi tenaga sebelum lanjut ke J-Hoopers untuk taruh koper dan jalan lagi ke Osaka Castle.
      Menu yang kami pilih tentunya salmon, harganya 1 set 580 yen, kalau di jakarta rasanya salmon ga dapet harga segitu

      Sesampainya di J-Hoopers Osaka, resepsionis namanya Meg sangat membantu untuk rute kereta ke Osaka Castle. Tujuan kali ini ke Osaka Castle murni hanya untuk bikin koin untuk oleh2 para krucil (ponakan), personalized dengan nama mrk masing2. Perjuangan banget ya ke Osaka Castle, untungnya lagi ada bazar begitu keluar dr stasiun, ada res mueshu beer dan green tea beer, wuihhh walau siang2 sikatttt enak banget rasanya apalg yg res mueshu mantap

      Sampai di Osaka Castle jujur aku kecewa.... karena tanah lapang yang begitu luas sekarang penuh dengan stand2 dan foodtruck, dan antrian masuk tiketnya buset uler2an panjang banget, ga kayak dulu lagi. Tampaknya efek tiket murah mulai terasa. Definitely ga akan mampir ke Osaka Castle lagi, ini terakhir kalinya aja.
      Btw, begini penampakan koin yang segitu di incernya buat oleh2

      bisa personalized pake nama sendiri jadi sifatnya personal, bagus buat kenang2an atau oleh2, tapi harus masuk ke castle nya dulu, letak mesin bikin koin nya ada di lantai dasar deket yang jual souvenir. Harga koin 500 yen dan tulis nama 30 yen. Taruh koinnya, ketik nama yang mau ditampilkan dan setelah itu mesin mulai cetak nama di koin.
      Karena kecapekan jalan ke Osaka Castle, pas baliknya ke stasiun akhirnya naik mobil kereta2an gitu dr Osaka Castle ke stasiun, lumayan banget untuk istirahatin kaki, mengingat besoknya hari terakhir mau Universal Studio dan masih mau mampir ke shinsaibashi sebelum pulang ke penginapan.
      Dari Osaka Castle mampir dulu ke Shinsaibashi untuk cari kit-kat dan entah aku yang jalannya beda atau shinsaibashi yang sudah berubah banyak, ga ketemu itu toko kit kat dari ujung ke ujung, sampai capek nyerah, akhirnya makan, mampir di Pablo cobain pablo yang asli dan pulang ke penginapan.


       
      5 Mei, hari trakhir aktif di Jepang, pagi2 banget udah nyampe di Universal Studio, astagaaa loket belum buka tapi antrian udah panjang, itu yang udah punya tiket ya, gimana yang   belum? Pas pintu dibuka, arus orang masuk lari2 udah kayak semut, terbagi 2 arah: Lurus ke Minion (baru buka seminggu) dan belok kiri ke Harry Potter. Aku tentunya ke Harry Potter dulu karena terakhir kesini dan kena di timing untuk masuk area nya dan udah ga keburu naik wahana nya.
      Asikkk, naik wahana Harry Potter and the Forbidden Journey masih lancar, memang jalan antrian jauh tapi lancar ga tersendat2 ga jelas kayak sebelumnya, naik deh wahananya, yang 4D gitu bagus sih sayang aja ga bisa rekam pas masuk ruangan2 keren kastilnya.




      Inget Butter Beer dong? nah ternyata USJ udah ada peningkatan, sekarang cangkir butter beer yang bisa dibawa pulang sudah lebih bagus ada pilihan yang stainless jadi lebih kuat dan lebih bagus, tentunya ambil dongggg

      Habis dr Harry Potter niatnya mau ke minion dan pas sampe ke minion waiting time untuk masuk arenya aja udah 200 menit lebih, ditambah rame banget karena golden week dan panas yang menyengat karena sudah mulai masuk musim panas, wah akhirnya cari sana sini semuanya antri ga jelas, akhirnya kita memutuskan untuk pulang aja, ikutan acara di J-Hoopers minum2 bareng, nge-post-in modem wifi sakura karena kebetulan ada kotak pos di sebrang Fukushima stasiun, dan besok paginya mau ngejar direct train ke Kansai aiport untuk check in bagasi lebih awal dan masih mau berjuang cari kitkat, coklat royce, dll.....
      Sampai di penginapan, kita langsung check in mobile untuk penerbangan pulang besok siangnya, rebahan dulu sambil nunggu jam minum2 mulai. Jam minum2 mulai turun ke bawah dan nukerin voucher free 1 welcome drink masing2, aku pilih Plum Wine dong, enak banget dan akhirnya ketemu di Kansai Airport versi botol 500ml.

       
      Hari Terakhir : Pulang ke Jakarta
      Hari terakhir untuk pulang ke Jkt dgn jadwal direct flight jam 12 siang. Hari ini berangkat pagi banget untuk direct train yang pagi supaya sampai di Kansai Airport pagi, mau check in awal supaya masih bisa ngacak2 keliling untuk hunting kitkat, royce coklat, dll....
      Sampai di airport  keliling area sebelum check in ga ada yang menarik, luckily kita sudah check in via mobile jadi diprioritaskan untuk chack in duluan dan ada counternya sendiri, dan habis itu ternyata di area setelah check in barang2 lengkap, yeayyyyy ketemu kitkat ras sake

      borong lah, ketemu royce coklat harganya cuma 720 yen, sedangan di jakarta 220 rb, jauh banget ya? ktm Wine plum, wine green tea ambil semua dan usut punya usut ternyata memang kitkat sudah susah ditemuin di shinsaibashi dan malah berpusat di airport, antrian belanja di airport memang panjang tapi kasirnya pun buka 3 jadi cepet jalan antriannya.
      Akhirnya tiba waktunya untuk naik pesawat dan landing di jkt jam 5 sore.... back to reality guys
      Ulasan ttg Modem Wifi Sakura
      Selama di Jepang kita pakai modem wifi Sakura mobile, untuk 2 minggu hanya sekitar 6000 yen, bisa minta diantar ke hotel tempat kita menginap, dan tinggal balikin kirim masukin ke kotak pos, semua amplopnya sudah ada.
      Kesanku selama pakai sakura mobile, koneksinya kurang kuat ya, pas di nagoya oke lah kenceng, tokyo oke kenceng, tapi masuk ke kyoto dan osaka kurang ya, cuma 3G aja sih dapetnya itu juga ga full. Secara harga yup lebih murah 6000 yen dengan kapasitas 3GB bisa untuk berdua, plus hubby masih sibuk ngurusin orderan jadi oke aja sih untuk kapasitasnya, tapi jangan berharap terlalu banyak apalagi di tempat yang tinggi seperti Alpine Route, sakura ini ga maksimal disana.
      Tag ah para sesepuh: @deffa @kyosash @twindry @HarrisWang @Vara Deliasani @Ari Iqbal Putra Nugraha @Sahat @Rawoniste 





    • By tripceratops

      Konnichiwa!
      Yuk berlibur bareng di akhir tahun bersama kami dalam trip ke Tokyo-Gala Yuzawa!

      Package include:
      -Tiket pesawat PP CGK-TYO-CGK (Tanpa tiket pesawat cukup 8,8 juta aja)
      -Transportation (Tokyo Wide Pass+Subway 24 hours)
      -Accomodation 6D4N
      -Entrance fee untuk semua tourism spot dlm itinerary
      -Gondola and Ski off @ Gala Yuzawa
      -Naik Tokyo Tower 150m
      -Tour Guide
      -Documentation

      Exclude:
      -Passport
      -Visa (kita gk ngurusin visa + passport)
      -Onsen @ Gala Yuzawa
      -Personal Expense
      -FnB

      SEAT TERBATAS CUMA 10 SEAT!
      DP 50% dari harga paket buat booking tiket
      Have a question? Just contact:
      Line: @uik7790h
      Facebook: Trip-Ceratops
      Email: tripceratops17@gmail.com
      Instagram: @trip_ceratops