Sign in to follow this  
nafariza

Jalan2 ke Taman Rimba di Jambi

10 posts in this topic

Taman tapi kok rimba? Semacam hutan ditamanin gitu ya maksudnya?

Begitulah adanya sebuah taman di kota Jambi. Tapi apalah artinya sebuah nama, karna kenyataannya Taman Rimba ini justru dibangun sebagai sarana bermain, taman hiburan, dan tempat wisata. Sayang sekali pengunjungnya masih mayoritas warga Jambi setempat.

Taman+Rimba8.jpg

Sumber Gambar

Taman Rimba ini dibangun di atas tanah seluas 18hektar. Terletak tidak jauh dari Bandara Sultan Thaha Syaifuddin, sekitar 5menitan dari Bandara. Dari pusat kota Jambi, bisa ditempuh dengan menggunakan angkutan umum. Tarif masuknya masih murah, 5ribu rupiah untuk dewasa dan 3ribu rupiah untuk anak2.

Di dalamnya, jalan2ers bisa menemukan koleksi hewan2, baiknya yang langka maupun burung2an yang sering kita temui di kebun binatang. Tempat bermain olahraganya dibangun dalam bentuk rumah adat Jambi. Taman Rimba ini juga dilengkapi dengan taman bunga.

blog-4.JPG?et=375bgnwmGHipBOhIEBBGkg&nmid=0

Sumber Gambar

Apa jalan2ers dalam waktu dekat ini akan ke Jambi? Jangan lupa mampir ke Taman RImba-nya ya. :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah, mirip seperti kebun binatang yah?

yang bikin bagus menurut saya, karena ada rumah adatnya loh...

jadi serasa berjalan2x sambil belajar kebudayaan juga.

hehehehe...

Share this post


Link to post
Share on other sites

weis keren neh..karna saya lahir di palembang jadi masih se bahasa lah dengan Jambi hehehehe

waduh? emang ada hubungannya ya mas palembang sama jambi? bisa aja nih :D

wah, mirip seperti kebun binatang yah?

yang bikin bagus menurut saya, karena ada rumah adatnya loh...

jadi serasa berjalan2x sambil belajar kebudayaan juga.

hehehehe...

taman mini indonesia indah justru mas. ada bagian hewannya, ada bagian bunganya, ada bagian rumah adatnya, ada bagian taman bermainnya. lengkap deh pokoknya. dan pastinya, tiket masuknya lebih murah dari tmii hehe.

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah terimakasih mas infonya. :)

ayo jalan2ers, sudah makin banyak ini daftar lokasi wisata di jambi. bisa loh jalan2 ke sini sebagai pengisi waktu luang kalo masih berada di daerah sumatra..

ato, atur2 perjalanan ke jambi kalau di luar sumatra. karna ternyata ada banyak tempat2 menarik yang bisa dikunjungi di jambi. :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

tadi saya pikir, berhala island lebih ke gunung yang banyak berhala berhalanya. tapi ternyata pantai gitu ya? beda banget

berhala island? salah ketik apa gimana ya mas?

saya bahasnya taman rimba yang ada di jambi loh.. kenapa tiba2 mas nya komen soal berhala island ya? salah forum kah? hihihi

Share this post


Link to post
Share on other sites

Nice info...Bakal mampir kesini deh kalo pulang dari Pekan Baru bulan April nanti. Anak2ku suka taman2 beginian B)

Jadi bisa travelling di 2 kota sekaligus, Jambi dan Pekan Baru  ;) 

Trims

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Apakah yang kamu ketahui tentang Kerinci? Masih asingkah Kerinci di telingamu?
      Keberadaan Kerinci memang sedikit sekali dikenal oleh masyarakat Indonesia. Keberadaannya yang jauh berada di tengah Pulau Sumatera memang membuat segala informasi seolah-olah tertutup rapat.
      Kerinci terletak di lembah Bukit Barisan. Pada awalnya keberadaan Kerinci memang tertutup namun untungnya kemajuan teknologi dari waktu ke waktu terutama internet mampu membuat Kerinci menjadi tidak begitu terisolir.
      Bagi para pendaki, Kerinci rupanya telah menjadi salah satu destinasi wisata tujuan di Sumatera. Gunung Kerinci memang menjadi salah satu primadona wisata yang indah dengan ditambah pemandangan Danau Gunung Tujuh serta Danau Kaco yang memukau. Lembah Bukit Barisan itu menyimpan berbagai lanskap alam, sejarah dan budaya yang membuat siapapun ingin tahu.
      Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui lebih lanjut tentang Kerinci? Yuk, simak pembahasannya dalam menjelajahi Kerinci, sekepal tanah surga di Provinsi Jambi (bagian pertama) berikut ini.
       
      Perjalanan Udara Menuju Kerinci

      Bandara Sultan Thaha Saifuddin via Jambi Prov

      Bandar Udara Minangkabau via Kios Tiket
       
      Perjalanan menuju Kerinci bisa ditempuh dengan dua cara yaitu perjalanan udara dan juga perjalanan darat. Untuk perjalanan dengan udara, bisa ditempuh dengan mengambil penerbangan dari Jakarta menuju Padang atau Jambi.
      Terdapat cukup banyak penerbangan menuju ke dua kota di Pulau Sumatera ini, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air dan Citilink.
      Penerbangan dari Jakarta menuju Jambi biasanya ditempuh dalam waktu 1 jam 15 menit. Sementara penerbangan dari Jakarta menuju Padang biasanya ditempuh dalam waktu 1 jam 50 menit.
      Pada hari biasa, tiket dengan tujuan Jambi dapat kamu beli dengan harga sekitar 400 ribuan sementara tiket dengan tujuan Padang dapat kamu beli dengan harga sekitar 500 ribuan.

      Pesawat Menuju Depati Parbo via I love Sungai Penuh
       
      Selanjutnya, dari Jambi menuju Kerinci, kamu dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan pesawat kecil. Harga tiket pesawat ini adalah sekitar 325 ribuan. Kamu akan menempuh perjalanan selama 45 menit hingga tiba di lapangan udara Depati Parbo, Desa Hiang, Kecamatan Sitinjau, Kabupaten Kerinci.
      Penerbangan ini beroperasi setiap hari Senin dan Rabu sehingga kamu dapat menentukan sendiri waktu yang sesuai dengan jadwalmu.
      Dari sini, kamu dapat langsung melanjutkan perjalananmu untuk mencapai tujuan daerah-daerah di Kabupaten Kerinci atau Kota Sungai Penuh. Biasanya, para pelancong akan tiba di Kota Sungai Penuh terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kayu Aro, Danau Kerinci, Lempur dan masih banyak lainnya.
       
      Perjalanan Darat Menuju Kerinci

      Travel via poratukerinci
       
      Nah, jika kamu memiliki waktu lebih untuk menjelajahi Kerinci, kamu dapat mencoba pengalaman seru dengan menelusuri perjalanan darat. Setibanya di Bandara Jambi, kamu dapat langsung menggunakan jasa travel yang akan mengantarkanmu dari Jambi menuju Kerinci.
      Perjalanan darat ini ditempuh selama kurang lebih 10 hingga 11 jam. Beberapa travel yang melayani perjalanan dengan rute Jambi menuju Kerinci adalah PO Safa Marwa, PO Ayu Transport, PO Ratu Kerinci dan banyak lainnya.
      Kamu dapat memilih kendaraan minibus/elf tergantung dengan jenis kendaraan yang sesuai denganmu. Harga yang dipatok untuk perjalanan dari Jambi menuju Kerinci pun bervariasi, tergantung jenis mobil yang kamu gunakan.
      Sementara, jika kamu ingin melakukan perjalanan dari Padang menuju Kerinci, kamu harus menggunakan perjalanan darat karena saat ini belum tersedia penerbangan yang melayani rute ini. Lama perjalanan darat dari Padang menuju Kerinci cenderung lebih singkat yaitu sekitar 6 hingga 7 jam.
      Travel-travel ini juga melayani jasa antara jemput langsung ke tujuan penumpang sehingga dari bandara kamu dapat langsung menuju ke tempat tujuanmu tanpa harus singgah terlebih dahulu di pusat kota.
      Rata-rata tujuan travel adalah ke Sungai Penuh. Hal ini karena dulu, sebelum menjadi kota tersendiri, Kota Sungai Penuh adalah Ibukota Kabupaten Kerinci.
       
      Transportasi di Kerinci dan Sungai Penuh
      Berbicara mengenai transportasi di Kerinci dan Sungai Penuh, sangat disarankan agar kamu menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, alternatif lainnya yang dapat kamu tempuh adalah dengan rental mobil dan motor yang banyak terdapat baik di Kerinci maupun Kota Sungai Penuh.
      Angkutan umum di Kerinci biasanya terdapat di pasar-pasar pinggir jalan raya seperti Pasar Siulak, Pasar Semurup, Pasar Jujun dan masih banyak lainnya.
      Saat ini, keberadaan angkot makin berkurang sedangkan ojek makin bertambah. Tarif angkot juga bervariasi tergantung jarak.
      Jika kamu ingin menggunakan angkutan umum untuk jarak dekat, kamu dapat menggunakan bendi dengan tariff tergantung jarak yang dituju. Ya, pintar-pintarlah menawar untuk mendapatkan harga yang terbaik. Meskipun demikian, bendi hanya dapat ditemukan untuk transportasi dalam kota Sungai Penuh.
       
      Menginap di Kerinci

      Suasana Kota Sungai Penuh via DPPKAD Sungai Penuh
       
      Menjelajahi Kerinci, belum lengkap rasanya jika kamu belum menginap di sini. Ya, kamu harus merasakan seperti apa rasanya bermalam di Kerinci yang tentunya indah dan menyenangkan.
      Pilihan pertama untuk menginap adalah di pusat Kota Sungai Penuh. Kota Sungai Penuh ini adalah pusat segala keramaian di Kerinci. Di Kota Sungai Penuh ini terdapat banyak hotel dari kelas melati hingga bintang empat.
      Sementara itu, akses menuju hotel-hotel ini pun tergolong cukup mudah karena berada di pusat kota dan juga pinggir jalan utama. Untuk masalah biaya, budget yang dapat kamu persiapkan untuk bermalam di Kota Sungai Penuh adalah skeitar 100.000 hingga 300.000 per malam.

      Kersik Tuo via Panoramio
       
      Pilihan selanjutnya adalah menginap di penginapan berjenis homestay. Penginapan berjenis ini banyak terdapat di kawasan Kersik Tuo yang terletak di sekitar kaki Gunung Kerinci. Jika kamu ingin merasakan lebih dekat lagi dengan kawasan Kerinci, maka kamu dapat mencoba untuk menginap di tempat ini.
      Nah, selain itu, ketika menginap di tempat ini kamu akan dapat merasakan hawa sejuk khas Kerinci. Hawa ini bahkan dapat kamu nikmati di waktu malam hari.
      Umumnya, penginapan berjenis homestay ini terletak di pinggir jalan utama. Namun, biasanya terdapat juga penginapan berjenis homestay yang berada agak jauh dari pinggir jalan utama. Biasanya, terdapat plang papan nama dan penunjuk arah yang akan memudahkanmu untuk mencapai homestay tersebut.
      Biasanya, homestay ini dijadikan sebagai pilihan terutama bagi para wisatawan yang berniat untuk mendaki Gunung Kerinci. Untuk masalah budgetpun tergolong murah meriah. Tipe kamar yang disediakan pun berbeda-beda sesuai dengan keinginan wisatawan.
      Budget untuk satu kamar  dengan dua tempat tidur dikenakan harga sekitar 60.000 permalam sudah termasuk dengan satu kali makan dan minum kopi.
       
      Menyambangi Gunung Raya dan Kawasan Sekitarnya

      Gunung Raya via Gunung Bagging
       
      Inilah dia salah satu keeksotisan wisata alam di Kerinci yang tentunya jangan sampai kamu lewatkan. Destinasi wisata ini adalah Gunung Raya. Namanya memang tidak setenar Gunung Kerinci, namun gunung ini memiliki keindahan wisata alam yang sangat indah dan menarik untuk dikunjungi.
      Untuk mencapai Gunung Kerinci, dari Kota Sungai Penuh kamu dapat berkendara menuju Danau Kerinci. Setelah itu, kamu akan bertemu simpang tiga Desa Jujun, dan pilihlah kea rah kanan. Tidak beberapa lama kemudian kamu akan tiba di destinasi wisata ini.
      Gunung Raya ini terletak di kawasan Kecamatan Gunung Raya yang juga terkenal sebagai salah satu pemasok kayu manis terbesar di Kerinci. Tidak banyak yang mengetahui bahwa Kerinci merupakan produsen kulit kayu manis (Cassiavera) terbesar di dunia. Kulit kayu manis ini termasuk dalam jenis rempah-rempah yang beraroma manis dan pedas.
      Jika kamu singgah ke daerah ini, jangan lupa untuk melihat sendiri bagaimana warga mengolah kayu manis menjadi sebuah produk yang bernilai jual tinggi.
      Ketika menyambangi daerah ini, kamu juga dapat menyaksikan hamparan sawah yang menghijau dengan suasana pedesaan yang masih sangat asri.
      Kecamatan Gunung Raya terdiri dari beberapa desa. Salah satunya adalah Desa Lempur Mudik yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Di sana terdapat banyak bangunan yag berasal dari zaman dahulu tetapi keasriannya masih tetap terjaga hingga saat ini.
       
      Melihat Lebih Dekat Kawasan Batang Merangin

      Batang Merangin via Jambstyle
       
      Selanjutnya, inilah dia kawasan wisata lainnya di Kerinci yang dapat kamu sambangi dan lihat lebih dekat. Kawasan wisata ini adalah Batang Merangin.
      Batang Merangin adalah sebuah sungai yang terletak di kawasan Kerinci dan melintasi berbagai desa-desa setempat yang masih sangat asri. Desa-desa tersebut adalah Pulau Sangkar, Tarutung, Tamiai dan masih banyak lainnya.
      Walaupun desa-desa ini terletak jauh dari pusat kota, tetapi sangat direkomendasikan karena kamu dapat melihat suasana yang asri. Kamu juga dapat melihat penduduk lokal berladang, memancing ikan dan segala aktivitas lainnya yang berkaitan sangat erat dengan menjaga dan melindungi alam.
      Di tempat ini, biasanya juga dapat digunakan untuk arum jeram karena arusnya yang cukup besar. Meskipun demikian, kamu harus tetap berhati-hati dalam menjelajahi aliran Sungai Batang Merangin ini.
       
      Mengunjungi Danau Kaco

      Danau Kaco via Indonesia Wonder
       
      Inilah dia destinasi wisata alam di Kerinci selanjutnya yang tentu saja dapat kamu sambangi. Destinasi wisata ini adalah Danau Kaco, yang dalam bahasa Indonesia berarti kaca.
      Danau ini terletak di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya. Danau ini juga berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan termasuk dalam salah satu situs warisan bersejarah UNESCO. Danau ini memiliki luas sekitar 90 meter dan kedalaman yang masih belum diketahui.
      Tidak salah jika danau ini diberi nama Danau Kaco. Hal ini karena danau ini memiliki air yang sangat bening dan bersih seperti kaca. Jika kamu berkunjung ke Kerinci, belum lengkap rasanya jika kamu belum mengunjungi Danau Kaco ini.
      Danau Kaco mengeluarkan cahaya yang cukup terang pada waktu malam hari. Sehingga, tidak diperlukan pencahayaan lagi ketika menyambangi tempat ini.
      Danau ini mengeluarkan cahaya yang cukup terang terutama pada waktu bulan purnama. Perjalanan menuju Danau Kaco sendiri tergolong cukup panjang. Dibutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mencapai Danau Kaco dari desa yang terdekat yaitu Desa Lempur Mudik. Masalah akses memang masih menjadi kendala yang utama.
      Danau Kaco saat ini masih menjadi salah satu objek wisata alam di Kabupaten Kerinci yang masih sangat digemari. Banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Danau Kaco ini baik dari dalam Kabupaten Kerinci maupun dari luar Kabupaten Kerinci.
      Semoga pengelolaan objek wisata ini dapat menjadi lebih baik lagi agar kekayaan alam Kerinci dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar sehingga mampu memberikan manfaat hingga masa yang akan datang.
       
      Menyaksikan Pesona Danau Gunung Tujuh

      Danau Gunung Tujuh via Bocah Rimba
       
      Bagi kamu yang masih ingin menjelajahi berbagai wisata alam di Kerinci, maka tentunya kamu dapat mencoba untuk melihat lebih dekat pesona Danau Gunung Tujuh ini.
      Danau Gunung Tujuh termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat yang terletak di Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.
      Perjalanan dari Kota Sungai Penuh memerlukan waktu sekitar dua jam agar bisa sampai di destinasi wisata yang satu ini. Perjalanan dapat kamu tempuh dengan menggunakan angkot berwarna putih trayek Letter W/Gunung Tujuh dari Kota Sungai Penuh dengan tariff 10.000 rupiah.
      Selama perjalanan tersebut, kamu akan dapat menyaksikan pemandangan alam yang indah dengan sejuta keindahannya. Hamparan sawah yang menghijau, pucuk-pucuk kayu manis yang indah, hamparan harum bunga kopi robusta serta kebun teh menjadi pemandangan yang akan menemanimu dalam menyambangi Danau Gunung Tujuh tersebut.
      Danau Gunung Tujuh merupakan salah satu objek wisata alam favorit di Kerinci. Selain memiliki panorama alam yang indah, tempat ini juga memiliki lanskap yang sangat beragam dan unik.
      Danau Gunung Tujuh merupakan danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara yang terletak di atas gunung. Danau Gunung Tujuh ini juga memiliki air yang sangat jernih.
      Di seberang danau terdapat pasir putih. Pasir putih tersebut dapat kamu capai dengan menggunakan perahu nelayan milik masyarakat sekitar. Perjalanan ini dapat kamu tempuh selama sekitar dua jam.
      Danau Gunung Tujuh sendiri memiliki luas sekitar 960 hektar dengan panjang 4,5 kilometer dan lebar 3 kilometer. Ketinggian danau ini berkisar sekitar 1950 meter di atas permukaan laut.
      Dengan ketinggian tersebut, danau ini kemudian dijuluki sebagai Danau di Atas Awan.
      Asal-usul penamaan Danau Gunung Tujuh sendiri karena danau ini terletak dikelilingi oleh tujuh puncak gunung. Gunung-gunung tersebut adalah Gunung Hulu Tebo (2.525 meter), Gunung Hulu Sangit (2.330 meter), Gunung Madura Besi (2.418 meter), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis lumut (2.350 meter), Gunung Selasih (2.230 meter), Gunung Jar Panggang (2.469 meter) dan Gunung Tujuh (2.735 meter).
      Danau Gunung Tujuh juga merupakan danau vulkanik yang indah. Danau ini tercipta karena proses letusan gunung api, yaitu Gunung Tujuh. Letusan gunung tersebut menyebabkan terbentuknya sebuah kawah besar yang kemudian terisi oleh air hujan sehingga membentuk sebuah danau.
      Danau Gunung Tujuh mengaliri beberapa sungai di Jambi. Salah satu sungainya bermuara di Sungai Batanghari yang selanjutnya akan sampai di Selat Berhala.
       
      Nah, itulah dia penjelasan mengenai menjelajahi Kerinci, sekepal Tanah Surga (bagian pertama). Ternyata Kerinci memiliki berbagai destinasi wisata alam yang tentunya indah dan juga menarik untuk disambangi.
      Letaknya yang berada di tengah Pulau Sumatera seringkali membuat akses tentangnya menjadi agak sulit didapat. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, kini mendapatkan informasi untuk menjelajahi Kerinci pun tidak menjadi sulit lagi.
      Happy traveling!
    • By Hanzo Urang Ciwidey
      Lapor admin buat bikin FR ke jambi 20-22 maret 2015
       
      akibat salah satu ajakan dari salah satu komunitas di kota bandung untuk silaturahmi regional di jambi maka ane berencana backpacker sekalian silaturahmi ke salah satu provinsi di sumatera yaitu jambi.....


      19 - 20 Maret 2015
       
      pulang kerja ane memutuskan packing di kostan dan mengambil bis Primajasa Bandung - Bandara soekarno hatta jam 11 malam untuk selanjutnya melanjutkan penerbangan ane dari soekarno hatta Jakarta menuju Bandara Sultah Thaja Jambi pada jam 05:30 pagi
       
      jam 10 ane sudah stay d Pool bis batununggal meskipun hujan gede pun menemani keberangkatan ane 
      kondisi pool bis primajasa



       
      jam 11 pun tiba ... dan bis pun berangkat..... mungkin memang jalanan pada saat itu sepi dan tidak ada kemacetan jam 1 malem bisa yang ane tumpangi sudah nyampe jakarta dan jam stngah 2 sudah nyampe bandara.
       
      Jalanan jakarta sepi

       
      tetapi kemalangan ternyata lagi2 menimpa ane lagi yang semula penerbangan jam 05:30 di pending menjadi 9:40   langsung dech ane lemes bingung mw ngapain di bandara jam 2 pagi dan akhirnya ane pun memutuskan untuk tidur di bandara sampai menunggu pagi tiba 
      Bandara Sepi

       
      Tidur dech akhirnya ;p

       
      pagi pun menjelang bandara sudah mulai rame lalu lalang di terminal keberangkatan B1 sudah banyak orang ane pun nyari sarapan biasa nyari tukang nasi kuning atau bubur di depan kostan di bandara susahnya minta ampun akhirnya ane mutusin buat sarapan di fast food di dekat terminal c.
      jam 8 ane mulai check in bandara di terminal B1 mungkin gara2 bingung nyari counter check in iseng2 nanya ada yang bantuin ampe nganter ke check in meskipun sudah ane tolak tp dia ngikut bantuin ampe rangsel ane di masukin bagasi segala.... awalnya sich ane kita gratis ternyata mesti bayar  melayang dech 20rb.
      beres check in langsung ke gate 3 untuk nunggu penerbangan ane ke jambi  ternyata eh ternyata pesawat delay lagi  sehingga ane brngkt jam 11 pagi dari awalnya ane terbang jam 5:30 pagi 
      keberangkatan dari bandara soekarno hatta - sultan thaja jambi memakan waktu 1 jam dengan kondisi lelah kurang tidur + kesel kena delay sangat mengacaukan planning jalan-jalan ane di hari pertama di jambi ... jam 11:44 ane landing di jambi 

      welcome to jambi

       
      ane pun di jemput oleh temen2 dari komunitas untuk ke rumah tempat ane menginap ntar sampe hari minggu di sana... ane pun sholat jum'at dahulu di dekat bandara padahal planning awalnya ingin sholat jum'at di mesjid seribu tiang di kota jambi , setelah sholat jum'at ane langsung meluncur ke tempat kita menginap, setelah lenyeh2 ane jalan2 ke salah satu danau di kota jambi namanya danau sipin yang lokasinya dekat dengan danau batanghari 
       
      Pinggir danau "sayang banyak sampah" 

       

       

       
      informasi di jambi ini banyak banget kuliner di pinggir jalan dan selalu ramai hingga malam malah hingga shubuh dan benar saja ketika malam ane mencoba keliling2 di kota jambi kuniler sangat banyak di pinggir jalan dan kondisinya selalu ramai , ane pun mencoba untuk nongkrong di angkringan malem2 di kota jambi sambil melihat lalu lalang masyarakat kota jambi hingga larut malam 
       
      salah satu tugu di kota jambi

       
      angkringan juga ada di jambi ^-^

       
      ada cerita lucu ketika ane ke angkringan ini kirain yang punya angkringan orang jambi eh ternyata orang tasik yang sudah 30 tahun di jambi lanjutlah kita ngobrol pake bahasa sunda pancakaki ngalor ngidul kesana kemari sampe tak terasa sampe jam stngah 1 pagi , ane pun langsung menuju tempat menginap untuk melanjutkan jalan2 ke esokan harinya.
       
       
      21 Maret 2015
       
      Jam 10 pagi teman2 dari komunitas sudah jemput ane untuk jalan2 ke salah satu cagar budaya terbesar se asia yang ada di indonesia tepatnya di jambi yaitu komplek candi muaro jambi yang mempunyai luas 12 km persegi, panjang lebih dari 7 kilometer serta luas sebesar 260 hektar yang membentang searah dengan jalur sungai. Situs ini berisi 61 candi yang sebagian besar masih berupa gundukan tanah yang belum dikupas  Dalam kompleks percandian ini terdapat pula beberapa bangunan berpengaruh agama Hindu.
       
      Sudah di jemput

      mulai jalan

      Isi Bensin dulu di anaknya Pertamina

       
      Jembatan batanghari 2

      Selamat datang di Kabupaten Muaro jambi

       
      Kebun sawit every where

       
      perjalanan memakan waktu 1 jam dari kota jambi ke lokasi candi tetapi salah satu teman ane bilang jangan ke candi yang sering di kunjungi dahulu ada salah satu komplek candi yang tersembunyi bahkan orang jambi sendiri belum tahu kalau candi itu ada, karena penasaran ane pun mengikuti apa yang dibilang teman ane tersebut meskipun jalan yang kita lalui memang tidak mulus tetapi akhirnya ane sampai ke lokasi candi tersebut.
       
      Jalanan tidak semulus yang di kira



       
       
      Perjalanan di lanjutkan kali ini ane rencana ke menyelusuri candi lewat belakang menelusuri perkebunan sawit tidak via jalan yang resmi ... jarak dari candi pertama ke candi kedua,ketiga dan seterusnya rata2 adalah 10 menit.
       
      Candi Kedaton



       
      Candi Gedong

       
      Candi Tinggi


       
      Jajan baso bakar dlu "laper"


       
       
      Perut yang keroncongan mengakhiri mengelilingi komplek jambi kali ini.... rasanya 1 hari tidak akan cukup untuk mengelilingi komplek candi muaro jambi... perjalanan pun dilanjut akibat perut tidak bisa kompromi ane pun bertanya ke salah satu teman ane ternyata ada makanan khas jambi yang namanya tempoyak ikan patin yang di bumbui sama durian.... wuih mantep nich   ane pun langsung meluncur ke lokasi yang dituju untuk kuliner 

      HAJARRRRRRRR

       
      Kebiasaan orang jambi kalau sudah makan pasti tiduran ^-^

       
      waktu menunjukan jam stngah 5 sore, teman ane mengajak ane buat ke Ancol "haaah ancol" pikir ane , ternyata di jambi juga ada yang namanya ancol yaitu salah satu tempat anak nongkrongnya anak2 jambi di sore hari tempatnya tepat di tepian sungai batanghari dan disana juga dibangun juga salah satu ikon baru kota jambi salah satu jembatan yang nantinya menjadi penghubung dari ancol ke sebrang dengan jalan kaki karena di sebrang sungai ada salah satu menara yang akan menambah ikon kota jambi. tanpa ba bi bu ane pun langsung meluncur kesana dan benar juga mantep banget buat ngumpul2 nongkrong2 di sore hari ketika main ke jambi
       
      Ancolnya jambi punya

      perahu pengangkut batu bara melintas

      naik getek untuk melintas ke menara jam




      menara gentala arasy


       
      Setelah puas jalan2 dengan kondisi bau keringat karena perbedaan cuaca dari bandung ke jambi maka sehabis dari ancol ane mutuskan untuk mengakhiri perjalanan dan kembali ke tempat ane menginap untuk selanjutnya packing untuk prepare besok pulang.
       
      22 Maret 2015
       
      masih kangen dengan suasana jambi.. tetapi apa daya waktu yang ane punya untuk keliling2 jambi cuman 3 hari, masih banyak sebenarnya tempat wisata di jambi pulau berhala,kerinci cuman untuk waktu yang begitu singkat ane ga bisa mengunjungi itu semua.
      pagi2 ane langsung packing langsung berkemas mandi dan siap2 pulang ke bandara sultan thaja untuk selanjutnya perjalanan dilanjutkan dari jakarta ke bandung 
       
      Bandara Sultan Thaja

      Mau naik ke pesawat

       
      untung naik ini jadi tidak delay

      Kembali ke jakarta
       

       
      The End..... benar2 3 hari yang menyenangkan keliling2 kota jambi.... 
    • By adiguna
      Assalammulaikum dan selamat malam semuanya 
       
      mau share cerita aja nih , ini catatan perjalanan saya ketika solo travelling  awal Desember ke Pulau Sumatera. 
      setelah berangkat dari Kota padang pukul 19.00 , saya tiba di Jambi tepat shubuh hari - ga inget pukul berapa hehe  - anyway saya naik bus Familly Raya Ceria biasa di singkat FRC - ga maksd iklan yah - ini foto busnya pas di Rest Area 
       
       
       
       
      OK Lanjut Tibanya di Jambi - tepatnya di Telanai pura - dan hal yg pertama yg saya lakukan adalah mencari Toilet
      selesai bersih bersih diri, saya langsung dikerubungi tukang ojek, belum sempat bilang mau kemana, salah satu tukang ojek langsung aja tanpa komando merebut tas Carriel dan meraih tangan saya Ceileh haha     .
       
      turun dari ojek saya lanjutkan berjalan kaki keliling - keliling ga jelas sekitaran Kota.  
      suasana kota di pagi hari masih lengang dan sepi ga seperti di Jakarta
       
       
      oh ya guys di Jambi  ada tempat yg namanya Ancol , awalnya  saya pikir ini Pantai seperti di Jakarta , tapi bukan malah  tepatnya di pinggir Sungai Batang Hari. info yg saya dapet,  Ancol dijadikan tempat rekreasi dan selalu Rame di Malam minggu jadi ajang kumpul muda mudi Kota Jambi.  
       
       
      tepat disebelah kiri pintu masuk Ancol ada tempat penyebrangan Perahu 
       
       
      cape berjalan kaki saya duduk nyantai di sekitaran Ancol yg sepi sambil nikmatin proses  Pembangunan Jembatan Baru di Sungai Batang hari ,  menurut bapak tukang ojek merangkap tukang nyebrangin Perahu - apa sebutannya saya ga tau haha - pembangunan jembatan sudah sekitar 1 tahun lebih, saya kurang tahu apa sudah selesai pembangunan Jembatannya saat ini. 
       
       
       
      ngobrol ngalor ngidul dengan bapak tsb, saya tanyakan rute transportasi menuju Candi Muaro Jambi. menurut si bapak tidak ada satu pun angkutan kota yg menuju Candi, wah kaget saya  satu satu nya yah naik motor , alias ngojek . 
      nego nego dengan bapak akhirnya dapet 80 ribu PP dari kota ke Candinya. 
      btw perjalanan dengan motor sekitar 30 menit dan saya perhatikan pun tidak ada angkutan umum yg rute ke candi. 
       
       
       
      selama perjalanan saya melewati Jembatan - lupa namanya haha - ini jembatan besar pertama yg melintasi  sungai batang hari CMIIW.  jembatan kedua yg tadi lagi di bangun.  
       
       
       

       
       
      FYI Candi Muaro jambi adalah kompleks candi terluas di indonesia jadi di sekitaran komplek candi muaro jambi ada beberapa candi CMIIW saya sampe cape berkelilingnya  :joggingfyuh , jarak dari satu candi ke candi lainya lumayan jauh. dan tidak seperti Candi di Jawa yg menggunakan batu berwarna hitam, candi muaro jambi dalam pembuatannya mengunakan batu bata warna merah,  mungkin ini salah satu ciri khas candi di Pulau Sumatera guys.  tiket masuk sangat murah yah, hanya 3 ribu CMIIW oh yah Jika teman2 takut cape untuk berkeliling , jangan khawatir warga sekitar candi menyewakan sepeda untuk berkeliling    kok tapi  saya kurang tahu harga sewanya hehe .
       
       

       
       

       
       

       
       

       
       

       
       

       
       
      Narsis lagi  haha

       
      Ok demikian catatan perjalanan saya di Kota Jambi , jika ada salah kata mohon di maafkan
      Jangan lupa kasih jejak di Thread ini kawan 
         
       
      See you on next Thread