• 0
albertorazzi

Sewa Motor di Jogja :)

Question

Hallo jalan2ers :)

Salam jalan2 dari saya yang di new York Karto alias Jogja :)

Yogyakarta.jpg

saya mau menawarkan Jasa Sewa Motor di Jogja

ada motor besar seperti Tiger, Kawasaki, Minerva dan ada juga motor bebek serta motor matic :)

Bisa sewa per hari, per minggu atau langsung per bulan :)

yang berminat, langsung saja hub.i

081227402288 atw pin BB : 26233284

Terima kasih, dtggu kedatangan jalan2ers di Jogja :)

553585_462552593788579_1636709023_n.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

4 answers to this question

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Karina Ayu Amalia
      hai.. gue mau solotrip ke jogja tgl 24-26 agustus 2017. kalau ada yg mo gabung atau ketemuan dijogja sekalian ngopi bareng  wa ke 08982387756 yaa
      ini fix berangkat, nyampe jogja jam 14.30wib tgl 24..
       
       
    • By Rendra Fajar
      Gunungkidul, adalah salah satu kabupaten di Yogyakarta yang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Perjalanan dari jogja dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 1 jam menggunakan kendaraan pribadi. Potensi wisata disana didominasi oleh deretan pantai selatan yang membentang luas, diantaranya Pantai Indrayanti, Pantai Pok Tunggal,Pantai Wediombo, Pantai Ngobaran yang terkenal dengan situs peninggalan jaman Kerajaan Majapahit, Gunung Api Nglanggeran, Goa Pindul dan masih banyak lagi. Langsung aja cek videonya :
          Jangan Lupa Like dan Subscribe channel saya gaes :)
    • By gicong
      Halloo, 
      Salam kenal, aku Gits. 
      Aku rencana (eh bukan rencana sih) tapi sudah pasti akan ke Yogyakarta tanggal 23 April 2017 untuk ikut Mandiri Jogja Run (siapa tahu bisa marathon bareng Mbak Dian)
      Ada yang ikut jogja run ga disini? Siapa tahu bisa bareng disananya.
      Hari pertama, setelah lari cantik, lanjut ke Kalibiru.
      Hari kedua, rencananya mau ke Punthuk Setumbu lanjut Puncak Suroloyo
      Backup plan hari kedua akan ke daerah Gunung Kidul (Either Pantai atau Goa Jomblang)
       
      Yang mau ke liburan yogya juga, yuk bareng yuk. Kita share cost aja. Kalau mau nanya-nanya bisa ke hubungi ke line (id : gitchong)

      Terima kasih. 
         
    • By reniway
      Guuyss,
      Semangat pagii,.
      semoga sehat semua yah,.

      Aku mau nanya yah,.

      tgl 14-16 April 2017 ini aku ke jogja, dan paling full time jalan2nya di tanggal 15,.
      Mohon info donk, tempat makan murah meriah yang recommended di mana ajh ya?
      Sarapan aku nyari yang di sekitar Keraton Yogyakarta 
      Siang aku nyari yang disekitar Goa Pindul
      malam yang di daerah kota

      yang ada info atau saran ditunggu yaah,.

      makasih 
    • By Alfa Dolfin
      Oleh seorang rekan aktif KJJI di Yogyakarta, saya di rekomenkan menginap di Greenhost. Kebetulan Kang Momod pernah menginap disini juga waktu ke Yogya. Oya...?  thanks rekomen-nya. Tidak langsung aku iya rekomen itu. Melihat dulu foto-fotonya di Agoda dan booking.com.

      tampak luar. sudah terlihat bernuansa eco green

      eee...ada becak unik dari Green House

      Numpang narsis dulu ya....
      Melihat lokasinya....hhhmmm Prawirotaman . Memang adalah lokasi turis asing. Salah satu saudara yang tinggal di Belanda waktu ke Yogya pernah menginap di daerah sini. Cukup jauh dari Malioboro. Tapi...yakin dan mantap memilih disini setelah lihat foto-foto-nya. Bahkan dua kali. Di kedatangan berikutnya juga menginap disini.


      Suasana kamar yang cukup artistik



      ruang utama yang eco-friendly. Memudahkan sirkulasi udara dan cahaya matahari masuk
      Baru tahu disini pernah di lakukan shooting AADC 2. Wah......coba kalau tahu dari kemarin, ngga perlu di rekomenkan sudah langsung pilih disini. AADC 2 fans gitu lho.
      Obyeknya saya suka konsepnya. Memang beda banget di banding hotel lainnya di Yogya. Ya harus beda. Bukan berkonsep modern, juga bukan tradisional. Pertama, bangunannya berkonsep Green Building, bangunan yang ramah lingkungan. Benar saja begitu kita datang, di sambut suasana eco-green. Like it.
      Kedua.Bagian tengah tampak terbuka. Jelas sekali sirkulasi udara bagus dan alami. Selain itu cahaya matahari bisa leluasa menembus bagian inti hotel. Ini salah satu wujud konsep eco friendly. Lagi-lagi...like it....

      buka notebook disini. duduk santai ngetik bikin tulisan atau edit foto, sambil dengar musik. Nikmaaaaatttnya......,


      Area untuk sarapan pagi. Baru tahu di sini pernah jadi lokasi shooting AADC 2
      Ketiga.  Ini hotel kesannya nyeni banget ya. Selain sarat dengan nuansa eco green friendly. Hampir di setiap sudut terdapat karya-karya seni. Saat kita tiba di sambut patung yang juga hasil karya seni. Dinding yang di dominasi nuansa semen, tidak banyak cat, ada maksudnya juga. Selain untuk efisiensi pemeliharaan, juga menjadi “kanvas” untuk menuangkan ekspresi kreativitas para seniman datau disainer.

      salah satu pilihan menu sarapan pagi saya saya suka. Soto taman sari
      Keempat. Jalan lah ke lantai paling atas. Kita akan menikmati kebon sayur hidroponik. Rupanya pihak manajemen ingin mengangkat tema khusus yaitu “City Farming”. Pihak hotel ingin perkenalkan “pertanian kota”  di dalam bangunan. Very good....

      di lantai paling atas bisa kita lihat Citi Farming, tanaman perkotaan  hidroponik, yang menjadi tema utama hotel ini
      Bagaimana menu breakfast? Biasa-nya menjadi tolak ukur cocok tidaknya menginap di suatu hotel dari sajian breakfast. Standard....cukup puas. Artinya ada menu lokal yang bisa kita nikmati. Memang jika ingin puas harus sudah datang jam 6-an. Saat sarapan sudah mulai tersedia dan belum ramai.
      Harga per-malam untuk weekend sekitar 600 ribu. Worthed lah terutama yang suka dengan konsep ini. Eee....pernah juga yang kedua kalinya dapat harga Cuma 500 ribu. Padahal weekend juga. Kog bisa?ya itu karena bukan musim liburan. Kedua, booking sebulan sebelumnya.
      Saking sukanya disini, dari pagi sampai batas check out sengaja di hotel terus. Jalan ke lantai atas. Duduk di cafe sambil foto-foto tentunya.
      Suasana di sekeliling hotel oke juga. Karena daerah turis, cukup banyak pilihan cafe, resto, jika ingin menikmati sendiri atau bersama pasangan. Kami pun agak ngotot juga ber-kuli-ner di sekitar hotel. Setelah dinner di salah satu cafe, lanjut ke cafe khusus es krim yang juga di kawasan Prawirotaman. Tidak jauh dari hotel cukup jalan kaki saja. Ternyata cafe es krim-nya asyik banget. Hanya saja terlalu rame....mungkin karena weekend ya.

      Sebelum check out, foto dulu di depan resepsionis.....
      Dua kali nginap disini cuma 1 komplainnya. Suasana pesta atau apalah di cafe cukup membuat bising sampai ke kamar. Mungkin karena malam minggu banyak yang booking disini untuk merayakan pesta. Mencoba maklum dech....

      Salah satu karya seni yang banyak di tampilkan disini
      Ngga kapok nginap disini. Suatu saat pasti yang ketiga kalinya. Duduk di salah satu cafe, sambil buka notebook, nulis atau edit foto, sambil mendengar musik favorit. Asyik...syik...banget dech....hahaha....
    • By Alfa Dolfin
      Pendatang baru spot wisata di Yogyakarta. Di prediksi tahun 2017 ini menjadi trend dan akan semakin di minati. Di perkirakan peminatnya bukan hanya warga Yogyakarta saja. Pasti banyak dari kota-kota lain yang ingin ke sini. Rasa penasaran, kepingin tahu, lalu datang.


      Ibu Riyadi bersama Bapak Riyadi, sebagai pengelola wisata anyar di Yogya

      Pertama kali kesini Januari 2017
      Awal Januari 2017 kemarin ke Yogya dengan satu tujuan utama yaitu ke spot Riyadi. Setelah keluar bandara Adisuctipto Sabtu pagi, dengan driver ojek langgan setelah sarapan langsung menuju ke sana. Sayangnya driver ojek tidak paham alias belum pernah. Padahal dia tinggalnya masih radius 5 kilo dari lokasi. Baiklah tidak masalah. Info petunjuk jalan bisa dapat dari kawan-kawan di medsos.
      Jika dibilang pendatang baru, “ya” sekaligus “tidak”. Obrolan singkat dengan Ibu Riyadi saat berada di sana, mengatakan baru buka sekitar November 2015. Namun pengakuan beberapa rekan fotografer, tahun 2007 sudah ada yang kesini untuk motret. Waktu itu tahunya dusun Dawangsari, sesuai nama dusunya. Memang kondisinya belum sebagus sekarang. Rekan dari komunitas pencinta sepeda merasa tidak asing lagi disini. Bersama kawan-kawannya tahun 2010 sudah kesini.
      Mengenai akses jalan, tidak lah sulit. Lokasinya berada di Dusun Dawangsari, kecamatan Sambi Rejo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Adanya sekitar 3 sampai 4 kilo selatan Candi Prambanan. Jika dari arah Yogya, tiba di depan Candi Prambanan ada lampur merah, belok ke kanan. Setelah melewati pasar Prambanan dan perlintasan kereta, ikuti jalan terus sampai ada petunjuk jalan Restoran Abhayagiri. Setelah ketemu belok kiri, ikuti jalan sampai Resto Abhyagiri. Jika sudah ketemu ada akses jalan yang menanjak. Itulah jalan menuju lokasi. Patokannya resto Abhayagiri. Jika bingung bertanyalah kepada penduduk setempat. Umumnya sudah paham.

      Jika sudah ketemu kafe Abhayagiri (kiri atas), ada portal (kanan atas), ikuti saja jalan (kanan bawah). Sudah tidak jauh dari sini. Mobil pun bisa lewat juga.
      Sayangnya belum ada angkot. Untuk kesana bisa naik kendaraan umum sampai Prambanan lanjut naik ojek. Atau sewa kendaraan atau taksi. Idealnya sich jika ingin menghemat dana, jika tidak lama ber-lama disana, sewalah ojek untuk beberapa jam. Dengan cara ini perkiraan biaya sekitar 150 ribuan.
      View Andalan
      Terlepas perbedaan pendapat di atas, di perkirakan tahun 2017 akan lebih ramai lagi yang ke sini. Pasti banyak suka. Alasannya, pemandangannya indah, aksesnya gampang. Pokoknya asyik dech tempatnya.
      Iya lah, saya sudah membuktikan sendiri setelah berada disini. Tempatnya sangat…sangat…sangat…asyik. Letaknya di pinggir tebing. Bisa langsung lihat hamparan sawah, jalan, dan….Candi Prambanan yang menjadi “primadona”. Selain itu kemegahan Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Sindoro, Sumbing. Dengan catatan jika cuaca cerah.

      View andalan Spot Riyadi Candi Prambanan.....

      bersama bu guru Diyan, dan Bapak Riyadi, sang owner. Kali ini yang kedua kalinya kesini. Berhasil ngomporin bu guru ke sini

      dari kejauhan bisa lihat kereta melintas. Menambah indah pemandangan.
      Yang paling diminati pengunjung adalah saat matahari terbit (Sunrise). Bagi penggemar sunrise, demi mendapatkan momen bagus, rela tinggal semalam di sini. Atau datang subuh sekitar jam 5 sudah di sini. Dulu belum ada sarana menginap, sekarang bapak Riyadi telah menyediakan lahan untuk camping dan tenda yang bisa di sewa dengan harga terjangkau.

      Areal camping. Wuaaaa....jadi kepingin. Iya. Rencana Mei akan camping disini

      ngga perlu repot-repot kalau mau camping. Tinggal sewa aja. Harganya pun terjangkau
      Datang bersama pasangan, kenapa tidak. Suasana romantis juga bisa dirasakan saat berada disini. Duduk bersama di kursi kayu sudah tersedia di pinggir tebing, menikmati pemandangan indah di depannya. Kalau malam saat cerah bisa melihat Candi Prambanan yang di sorot lampu setempat. Atau ingin mencoba spot untuk foto romantis bernama “jembatan cinta”. Pasti romantis. Ada juga pasangan yang melamar disini. Ooo so sweet….

      Bisa juga foto disini sendiri atau bersama pasangan

      mungkin kalau galau lalu datang kesini bisa terhibur juga

      duduk santai sambil menikmati pemandangan indah. ini mah gue banget.....

      Kalau bu guru Diyan mah memang seneng duduk di pinggir begini

      oppssss....di pinggir jurang masih berani ya loncat begini.....
      Itu yang lagi kasmaran. Yang lagi galau gimana? Kalau melihat kondisinya, di spot Riyadi cocok juga untuk mereka yang lagi galau. Duduk menyepi sendiri, mata menerawang ke depan, sementara hembusan angin menyapu dirinya, barangkali bisa lebih me-rileks-kan pikirannya. Asal jangan nekad aja terjung ke tebing ya…hahaha…
      Laper? Oo tenang, jangan panik. Bapak & ibu Riyadi juga mengelola warung sederhana. Menu seperti nasi goreng, soto, dan lain-lain siap di sajikan dengan harga tidak mahal. Cuma ingin snack aja seperti tempe atau pisang goreng, kopi atau teh hangat, juga mampu disediakan. Ngga heran karena sehari-hari kalau ngga di rumah, ibu Riyadi bekerja di salah satu restoran di sekitar Candi Prambanan.

      ini yang aku suka. Kudapan pisang goreng....nikmat banget.....

      Pilihan menu jika mau makan disini
      Saya langsung suka banget disini.  Tidak hanya suguhan harmoni alam yang mempesona, lebih dari itu. Suasana pedesaan yang masih terasa alami, ke-sederhana-an dan keramahan bapak Riyadi, sangat terasa selama berada disini. Makanan ringan semisal pisang goreng yang masih panas, teh atau kopi hangat, spontan enggan beranjak dari sini.
      Merasakan dan membuktikan langsung suasana seperti ini, terbayang di tahun 2017 akan lebih banyak yang tertarik datang ke sini. Yang datang pun di perkirakan akan senang dan puas. Cerita berantai di media sosial, bloger, akan terus berlanjut. Akhirnya tidak lupa rasa terima kasih dan apresiasi atas peran Bapak Riyadi yang membuka pekarangannya, usahanya menata rapi, menyediakan warung makan sederhana, dan sarana lain. Selamat datang di Spot Riyadi.


      Cakep khan view-nya. Saat itu lagi berawan. Kalau cuaca cerah akan lebih cakep lagi....