Sign in to follow this  
Followers 0
zeekyuryu

Pengalaman Menonton di Studio Sphere X CGV Blitz

6 posts in this topic

Nonton di bioskop punya pengalaman tersendiri tentunya dibanding dengan menonton di rumah. Selain difasilitasi dengan audio yang menggelegar dan layar yang besar, menonton di bioskop juga banyak pilihan pengalamannya. Ada studio regular atau yang biasa atau yang paling banyak dikunjungi orang-orang saat menonton film. Ada juga yang studionya dengan kehadiran kursi dan layar yang berbeda. Macam lainnya bisa juga berdasarkan videonya, apakah 2D, 3D atau bahkan 4D. Pengalaman menonton 3D dan 4D kita akan diberi kacamata khusus. Untuk 4D, kita tak hanya menikmati tayangan yang seolah nyata, tapi juga pengalaman lain seperti gerak atau cipratan air dan angin yang juga hadir untuk para penontonnya.

DSC_3203rr.jpg

Dan yang terbaru, ada nih namanya studio Sphere X yang baru dibuka di CGV Blitz. Ups, CGV Blitz ini dulunya adalah Blitz Megaplex. Oke saya beri sedikit penjelasan dulu tentang CGV Blitz ini. Konsep baru yang ditawarkan CGV Blitz bukan hanya namanya saja, tapi juga desain, interior, dan fungsi dari Blitz itu sendiri. Untuk yang ada di Grand Indonesia, CGV Blitz ini melakukan perombakan dari banyak sektor, yang paling kelihatan adalah dari desainnya. Kalau kamu main ke Blitz di GI itu, sekarang dia punya interior ala ala Eropa vintage gitu. Lebih keren sih dari sebelumnya. Di langit-langitnya ada layar besar yang biasanya buat nampilin iklan.

Sejumlah fasilitas di CGV Blitz baru ini antara lain adal self ticketing yang mana nggak perlu ngantri panjang buat beli tiket, di samping itu juga masih ada loket biasa kok. Terus ada juga food and beverage nya seperti biasa dan ada Tous Les Jours nya. Jadi pilihannya nggak cuma pop corn dong, bisa nge-roti juga hihi. Dan enaknya lagi, katanya di CGV Blitz ini kita nggak cuma bisa nonton aja, tapi juga bisa buat konser musik dan pertemuan lainnya. Oya, ada lounge nya juga lho dan toiletnya pun bahkan juga keren hehe. Nah, salah satu yang baru juga ada pada studionya. Studio yang katanya pake teknologi terkini banget yang disebut dengan Sphere X. Oke sekarang, mari kita bahas dengan Sphere X ini.

Sphere X merupakan studio yang super besar banget berkapasitas hingga 500 orang. Studio Sphere X di CGV Blitz GI ini adalah studio yang terbesar lho di antara Sphere X lainnya di seluruh dunia. Apa sih perbedaannya dengan studio lain? Sphere X ini mengangkat 3 keunggulan S, yaitu Screen, Sound, dan Seat atau Layar, Suara, dan juga Tempat duduknya. Sehebat apa ya? 

Screen. Pernah membandingkan layar-layar di setiap studio bioskop nggak? Nah, kalau suka nggak engeh, di Sphere X ini bakal keliatan banget bedanya. Karena, Sphere X pakai layar yang melengkung ke atas dan ke bawah, juga ke kiri dan kanan. Jadi layarnya ini agak berbentuk cekung dan besar banget. Katanya sih besarnya seluas lapangan basket. Wooowww. Dia bener-bner sampe nyentuh langit-langit dan ke bawah juga. Untuk layar, oke sih emang. 

363464_112150_831.jpg

Sound. Audio yang digunakan merupakan audio dengan teknologi terbaru dari Dolbi. Saya lupa namanya apa, tapi memang agak sedikit menggelegar dibanding dengan iMAX. Karena baru sekali nyoba Sphere X, saya masih lebih akrab dengan sound iMAX sih. Ya sama-sama enaklah. Speakernya emang banyak banget dan diletakkan di semua sisi studio sehingga dibilang kalau ini kayak showering audio karena kita bisa denger dari mana-mana, nggak cuma dari layar.

opening-ceremony-1-e1438945847217.jpg

Seat. Dan ini, yang juga bikin beda. Kursi di Sphere X ini bisa didorong ke belakang hingga 45 derajat. Jadi kalau pegel lurus terus, kita bisa mendorong ke belakang tanpa harus mengganggu penonton di belakang kita, karena cukup luaslah. Kekurangannya mungkin masih agak keras ya buat ngedorong tapi justru satu sisi emang jadi lebih kokoh aja rasa kursinya. Hmm meskipun layar seluas lapangan basket, suara di mana-mana dan kursi bisa didorong ke belakang, duduk di depan tetep nggak recommended sih. Pegeeel banget  tetep aja hihi. 

Yang mau coba, harga weekdaysnya 45k dan harga weekendnya 90k. Selamat mencoba! :)

Edited by zeekyuryu
deffa likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

Jakarta segalanya ada ya?berharap bs mencoba salah satu fasilitas bioskop ini...walau agak mahal dikit patut kayaknya di tonton...:D:terpesona

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

hhmm bole juga neh konsep nya

kalo tema eropa nya Blitz yang di Bandung sudah pake dari tahun lalu seh, cuma belum ada Sphere X nya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Barusan iseng-iseng googling dan baca-baca semua artikel pengalaman soal Sphere X karena besok rencana mau coba, akhirnya masuk ke sini juga :D

#kudet #telat

Ohiya, untuk di studio Sphere X, kira-kira recommendednya duduk di kursi tengah atau belakang ya??

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 4/17/2017 at 10:49 AM, ajik said:

Barusan iseng-iseng googling dan baca-baca semua artikel pengalaman soal Sphere X karena besok rencana mau coba, akhirnya masuk ke sini juga :D

#kudet #telat

Ohiya, untuk di studio Sphere X, kira-kira recommendednya duduk di kursi tengah atau belakang ya??

baca2 blog katanya di tengah bro @ajik

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • By kyosash
      Hello Jalan2ners!!

      Biasa Klo ada waktu luang ,pada ngapain yah??

      Kalau saya biasa mengisi-nya dengan film
      Kebetulan kemarin ada waktu luang, jadi saya sempat nonton dua film yaitu

      Karasu no Oyayubi / By Rule of Crow's Thumb


      Film yang bertemakan "penipuan/swindlers" dengan bertampang Innocent ini cukup membuat saya enjoy dan puas...
      diawal film ini sangat simple ceritanya, tetapi seiring berjalan-nya adegan film ini, makin kompleks jalan ceritanya..
      dimana sang penipu pun bisa tertipu , yang berakhir dengan "Sweet Swindler" penipuan untuk kebaikan orang lain....

      Details & Trailers
      http://goo.gl/22Aj1


      The Intouchables



      Film asal France/Prancis ini cukup berhasil membuat saya untuk nonton ke-dua kalinya.
      Saya sangat menikmati film yang berisi Inspirasi dan persahabatan + Based on True Story ini.
      mendorong kita untuk merubah cara berpikir bahwa menjadi Disabled People/orang cacat , bukan berarti masa depan menjadi suram/tidak berarti.., melainkan masih banyak cara untuk bisa menikmati hidup ini...


      Details
      http://goo.gl/JXqbw

      Trailer
      http://www.youtube.com/watch?v=34WIbmXkewU
    • By chime
      Nonton di bioskop jangan disamakan dgn nonton tv dirumah sendiri ada beberapa peraturan nga tertulis yg sebaiknya diikuti klu nga mau membuat org lain melirik sebal kearah kita ya kecuali kita nyewa bioskop mini, diantaranya adalah:

      Diamkan ponsel ataupun setting nada getar ketika didlm studio.
      Ngobrol dgn suara kencang ditengah pemutaran film.
      Sok jadi kritikus, bentar bentar protes tentang soundnya payah, lightingnya nga bagus
      Jangan menaikkan kaki ke kursi yg ada di dpn kita.
      Berbuat mesum ama pasangan hahhaha...
      Menaruh popcorn disandaran kanan, minuman disandaran kiri ataupun sebaliknya kecuali disebelah tempat duduk kita adalah teman atau org yg kita kenal.
      Jangan mengoyang goyangkan kaki krn getarannya berasa ama penonton yg satu deretan dgn kita.
      Waktu jalan kudu hati hati jgn sampe dech keinjak kaki org lain apalagi klu pake high heels

      Ada yg mau tambahin??? :D
    • By Amel
      Halo temen2…saya kali ini mau share pengalaman serunya jalan2 dan nonton teater di Taman Ismail Marzuki weekend kemaren. Ada yang suka nonton teater disini??

      Sebagai tempat budaya, TIM tempatnya memang pas banget, dengan menggabungkan tontonan teater yang menunjukkan budaya nasional, dengan disebelahnya ada bioskop 21 yang ada unsure budaya internasionalnya hehehe...

      Saya kemarin nonton pertunjukkan karya Butet Kartarejasa, namun dia menampilkan tema dari tanah Minang yaitu Malin Kundang, diplesetkan menjadi Maling Kondang hahaha!
      Ceritanya diubah sedikit dari sejarah yang semestinya. Kalau di sejarah Malin dikutuk jadi batu karena tidak mau mengakui ibunya, maka di Maling Kondang ini, Malin dikutuk ibunya jadi batu karena Malin menjadi kaya di Jakarta berkat korupsi
      Pertunjukkannya didukung artis2 beken seperti Nirina Zubir, Opie Andaresta, Effendi Gozali, dll…yang mana...semuanya orang Padang hehehe....banyak dialognya yang memakai bahasa Padang jadi agak kurang mengerti kalau mereka sedang berpantun. Tapi untungnya sebagian besar dialog tetap menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar...

      Kesannya sih saya puas banget dengan penampilan mereka yang oke, lawakannya konyol, serta tarian nya juga bagus2. Sekali2 jalan2 ke TIM dan nonton teater di malam minggu bikin kesan yang unik aja daripada ke bioskop hehehe...

      Cheers!!