• agoda-hemat.png

ryaryuu

Jajanan Jepang ada2 aja, Nasi Kare Warna Biru.

13 posts in this topic

1050213-nasi-kare-biru-620X310.jpg

Sebenarnya , makanan ini merupakan salah satu percobaan dalam penelitian di jepang. mereka ingin membuktikan bahwa nasi kare yang memiliki warna biru tidak akan menimbulkan nafsu makan, bila dibandingkan dengan nasi kare warna meraj atau kuning.

di jepang sendiri kare berasal dari india, memang bumbunya tidak selengkap bumbu kare india, tapi rasanya hampir menyerupai ( ya gak spicy banget kaya kare india). orang jepang akan sangat lahap menyantap bumbu kare yang berwarna kuning, penelitian ini akan membantu bagi orang yang memiliki nafsu makan besar untuk menurunkan nafsu makannya, selain itu juga hal ini akan sangat berguna bagi para penderita obesitas.

Di jepang sendiri, nasi kare ini disebut sebagai nasi kare yang tidak menggugah selera. harganya 700 yen. di jual di shinjuku, mungkin di tempat lain juga ada.

Share this post


Link to post
Share on other sites

warna nya aneh ya, pewarna makanannya banyak ya kayaknya, keliatannya gak enak hahaha emang bener jauh lebih keliatan enak yang warna kuning

Share this post


Link to post
Share on other sites

wuihh...seperti cat yang tumpaj ke nasi, warna birunya pekat banget, lebih menyerupai cat tembok dari pada nasi.

pengalaman pernah liat minuman warna biru keunguan, waktu minum ga bisa masuk karena teringat sama spiritus...

 

btw warna birunya tu pake apa ya?

Share this post


Link to post
Share on other sites

warnanya pekat banget ya nih makanan, jadi illfeel juga kalo disuruh makan *siapa juga yang mau nyuruh*..wkwk..

kalo menurut saya, asal makanannya memiliki rasa yang enak sih gak masalah yang penting kebersihan diutamakan..untungnya lagi karena makanan ini adanya di di jepang jadi harusnya kebersihan pasti gak perlu dikhawatirkan..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By pejalankaki
      Jepang bukan hanya terkenal dari sisi pariwisata dan teknologi saja, tetapi juga dari sisi kulinernya. Nyatanya, kuliner Jepang tidak melulu soal sushi, sashimi dan takoyaki. Ada juga makanan lain yang paling populer dan digemari di Jepang lho! Namanya adalah ramen yang terkenal memiliki banyak variasi jenis hidangan ramen.
      Mulai dari pedagang kaki lima sampai restoran bintang lima semua menyajikan ramen. Ramen ini dapat dan cocok dimakan di segala waktu. Travel Mates dapat memakannya di pagi hari, siang, malam dan dalam cuaca apapun. Meski komposisi isinya kurang lebih sama, tapi varian kuah jenis hidangan ramen satu dengan lainnya bisa berbeda. Itulah yang membuat ramen menjadi spesial.
      Ramen merupakan mie dengan sajian kuah kaya rasa. Mie yang telah ada lebih dari 100 tahun yang lalu ini ternyata awalnya bukan dibuat oleh orang Jepang. Pada mulanya, ramen merupakan sajian yang mulai dikenalkan pada tahun 1910 oleh dua orang koki asal China di restoran Rairaken, Tokyo.
      Kedua koki tersebut meperkenalkan sebuah sajian mie dengan kuah kaldu. Mereka menyebutnya Soba atau Shina Soba (Mie China). Shina memiliki arti merujuk kepada China. Sedangkan Soba adalah mie yang terbuat dari tepung yang merupakan bahan pokok makanan Jepang. Setelah melalui beberapa modifikasi, akhirnya Shina Soba berubah menjadi ramen. Mie yang saat ini kita ketahui adalah sajian khas Jepang.
      Inilah sebab mengapa ramen paling banyak menggunakan campuran Chasiu (daging babi panggang merah). Namun seiring berkembangnya zaman, kini daging yang digunakan sebagai campuran dalam ramen tidak hanya daging babi saja, tetapi digantikan dengan variasi daging lainnya seperti daging sapi, ayam bahkan ikan.
      Travel Mates suka dan sering makan ramen? pasti tidak asing lagi dengan jenis-jenis ramen yang akan kami jelaskan! Namun, bagi Anda yang belum tahu tentunya tak perlu merasa minder. Sebab, Artikel yang dibuat oleh HIS Travel memberikan anda sedikit bocoran mengenai 4 jenis hidangan ramen paling populer dan digemari di Jepang. Yuk simak terus ya!
       
      1. Shio Ramen, Jenis Hidangan Ramen Paling Populer dan Digemari di Hakodate

      image source : https://www.flickr.com/photos/cityfoodsters/15961045390
      Untuk jenis hidangan ramen yang pertama ada shio ramen. Shio memiliki arti garam. Dinamakan shio ramen sebab ramen inimemiliki kuah dengan bumbu utama garam laut. Kuah ini terinspirasi dari daerah asalnya, yakni Hakodate, Hokkaido. Tidak dapat dapat dipungkiri bahwa pulau Hokkaido terkenal dengan hasil lautnya yang melimpah. Inilah sebabnya garam laut menjadi bahan dasar utama dalam kuah ramen.
      Konon, shio ramen adalah ramen tertua yang pernah ada.Ramen ini memiliki ukuran mie yang panjang, lurus dan tebal. Kuah ramennya berwarna kuning jernih yang memiliki rasa cenderung asin. Biasanya, shio ramen disajikan dengan irisan daging, sayuran, daun bawang, telur rebus dan rumput laut kering (nori).
       
      2. Shoyu Ramen, Jenis Hidangan Ramen Paling Populer Dan Digemari di Kanto

      image source : https://www.flickr.com/photos/annahaight/14230697602/
      Selanjutnya ada shoyu ramen. Travel Mates pasti sudah tidak asing lagi ya dengan kata “shoyu” kan? Yap! Shoyu ramen memiliki kuah dengan bumbu utama saus kecap asin! Awal mula digunakannya shoyu sebagai kuah ramen adalah karena shoyu merupakan bumbu yang paling banyak digunakan di daerah Kanto, Yokohama.
      Shoyu ramen yang memiliki julukan ramen klasik ini memiliki kuah yang berwarna hitam kecokelatan jernih. Mie yang digunakan berbentuk panjang dan lurus namun lebih tebal dari mie pada shio ramen. Shoyu ramen biasa disajikan dengan topping berupa daging, ikan kue, telur rebus, daun bawang, nori dan tauge.
       
      3. Miso Ramen, Jenis Hidangan Ramen Paling Populer Dan Digemari di Hokkaido

      image source : https://www.flickr.com/photos/mattmendoza/8410725406
      Bila di Indonesia ada tauco, maka di Jepang ada miso! Miso merupakan hasil fermentasi dari rebusan kedelai atau beras yang dicampur sedikit garam. Hasil fermentasi ini memberikan rasa yang manis dan gurih. Nantinya hasil fermentasi akan dicampur dengan kaldu daging ayam, ikan atau babi untuk menjadi kuah miso.
      Miso ramen yang berasal dari Hokkaido ini mulai populer pada tahun 1960an. Kuah kental berwarna kuning kecokelatan yang berasal dari berbagai macam perpaduan membuat ramen ini memiki rasa yang kuat. Namun, mie yang digunakan tidak sama seperti pada shio dan shoyu ramen. Mie pada miso ramen cenderung berbentuk keriting, tebal dan tidak terlalu kenyal.
       
      4. Tonkotsu Ramen, Jenis Hidangan Ramen Paling Populer Dan Digemari Di Fukuoka

      image source : https://www.flickr.com/photos/nicknamemiket/16532435721/
      Berada di urutan terakhir namun tidak ketinggalan, ialah tonkotsu ramen. Pertama kali dikenalkan di daerah Fukuoka, ramen yang satu ini memiliki ciri khas yang paling beda dengan ramen lainnya. Ciri yang paling mencolok dari tonkotsu ramen adalah kuahnya.
      Tonkotsu ramen memiliki kuah ramen yang berasal dari rebusan tulang babi. Tulang babi direbus selama berjam-jam lamanya untuk menghasilkan lemak dari tulang tersebut. air rebusan tulang dan lemak yang ada menghasilkan kuah yang kental dan berwarna putih gading. Untuk mie yang digunakan sama seperti pada ramen.
      Bagaimana? Dari semua jenis ramen yang ada pastinya tidak mungkin jika tidak satupun yang membuat anda ingin untuk segera mencicipinya kan? Nah, untuk Anda yang muslim atau tidak mengkonsumsi daging babi pun tak perlu khawatir. Kini baik di Indonesia maupun di Jepang sendiri sudah banyak restoran halal yang menyajikan berbagai jenis ramen halal. Tentunya dengan komposisi yang telah disesuaikan.
      Oke, itulah 4 jenis hidangan ramen paling populer dan digemari di Jepang. Semoga artikel ini bermanfaat ya bagi anda yang sedang mencari informasi tentang tour ke Jepang .
      Sampai bertemu di artikel lain dan selamat berburu ramen!
    • By pejalankaki
      Halo Jalan2.com! 
      Siapa yang tidak tahu dengan Universal Studio Jepang? Tempat yang satu ini wajib kamu kunjungi saat liburan ke Jepang. Di lokasi wisata yang ikonik ini, Travel Mates akan bertemu banyak karakter film yang pasti sudah nggak asing lagi deh! Tapi kalau kamu masih bingung mau ke mengunjungi spot yang mana dulu, Artikel HIS Travel rekomendasikan kamu ke spot Harry Potter yang super duper fantastis dulu, Travel Mates.
      Karena tempat yang satu ini menjadi para incaran para wisatawan manca negara yang ingin melihat langsung kastil atau bangunan yang mirip seperti di film Harry Potter.
      Setelah puas mengunjungi spot-spot yang seru, pastinya perut kamu butuh asupan kan? Selain karakter dan filmnya yang terkenal, Universal Studio Jepang juga memiliki menu kuliner yang wajib kamu cicipi ketika mengunjunginya. Pasti Travel Mates penasaran kan apa aja sih kuliner yang wajib dicicipi ketika mengunjungi Universal Studio Jepang?
      Yuk simak di bawah ini!
      Restoran The Three Broomsticks

      Sumber gambar: squarespace.com
      Buat kamu pecinta buku atau film Harry Potter pasti sering mendengar nama restoran yang satu ini. Ternyata beneran ada di dunia nyata lho, Travel Mates. Kalau kamu sedang mengunjungi Universal Studio Jepang, restoran ini ada di pintu Hogsmeade dengan tanda tulisan "Please Respect the Spell Limits". Dari pintu masuknya aja udah keren dan Harry Potter banget ya, Travel Mates?
      Kalau kamu belum tau, dalam buku-buku dan film Harry Potter, Three Broomsticks ini adalah penginapan dan restoran yang berada di Hogsmeade yang biasa dikunjungi oleh murid Hogwarts, termasuk Harry Potter dan teman-temannya.
      Untuk menu-menu makanan di sini juga mirip seperti yang ada di buku dan film Harry Potter, lho. Seperti Butterbeer, Fire Whisky, Gilly Water, dll. Untuk harganya sendiri mulai dari $2 - $9 per tiap menunya.
      Delicious Me! & POP-A-NANA

      Sumber gambar: https://idntimes.com
      Kalau baca nama restoran di atas, kira-kira menggambarkan karakter apa ya, Travel Mates? Dari logonya sih dominan warna kuning. Betul, apa lagi kalau bukan Minion! Di dua restoran ini kamu bisa cobain cemilan yang seru. Delicious Me! memiliki menu sandwich snack dengan rasa fruits and cream. Dan ketika memakannya Travel Mates akan menemukan rasa beberapa buah seperti stroberi, pisang, dan anggur yang dicampur dengan cream. Kamu akan diajak merasakan perpaduan biskuit yang manis dan buah yang segar dalam sekali gigit. Penasaran 'kan?
      Karena tempat ini berada di satu tempat, yaitu kawasan Minion Park, selanjutnya kamu harus mencoba mengunjungi restoran POP-A-NANA yang ada disebelahnya. Hayoo, apa makanan favorit Minion? Betul, jawabannya adalah banana atau pisang. Terinspirasi dari makanan favorit minion, restoran ini memiliki menu serba pisang, lho. Salah satu menu yang paling sering dipesan adalah popcorn rasa pisang cokelat.
       Amity Landing Restaurant, Teror Hiu Jaws

      Sumber gambar: https://tdrexplorer.com
      Jaws, pasti kamu pernah melihat film yang satu ini. Teror hiu yang satu ini ternyata tidak hanya di film, tapi juga ada di Universal Studio Japan, Travel Mates. Tenang, teror yang satu ini bisa kamu serang balik kok, caranya dengan memakannya langsung. Seperti di filmnya, Universal Studio Jepang memiliki area Amity Village atau biasa dikenal dengan rumahnya habitat atau rumah Jaws. 
      Pulau yang dikelilingi oleh laut ini memiliki restoran yang unik, yaitu Amity Landing Restaurant. Siapa yang tau kalau Travel Mates bisa memakan Jaws dalam bentuk dessert yang menggemaskan di restoran satu ini? Dengan harga $4 kamu bisa mendapatkan menu Jaws Cake yang dibentuk swiss roll dan dilengkapi dengan cream soda. Kalo terornya seperti ini, pasti Travel Mates maunya di teror mulu. Betul?
      Discovery Restaurant, Restoran bertema Jurassic Park

      Sumber gambar: https://www.usj.co.jp
      Travel Mates ingin merasakan langsung dunia Jurassic Park? Restoran ini sangat cocok untuk mewujudkannya. Dengan membuat konsep interior yang sama seperti di film dan pilihan menu bertema hutan Jurassic Park, para pengunjung akan merasakan atmosfer langsung seperti apa kehidupan di dunia Jurassic Park. 
      Tapi kamu harus berhati-hati Travel Mates, karena di restoran ini akan ada dinosaurus yang tiba-tiba muncul dihadapan kamu ketika kamu sedang makan. Jadi sebelum kamu ke sini, lebih baik kamu berlatih dulu seperti Owen Grady di film Jurassic Park saat mengendalikan Velociraptor, ya!
       
      SUMBER
    • By vie asano
      Intermezzo sedikit dari ngobrolin topik-topik berbau wisata. Supaya bervariasi, kali ini saya ingin menulis seputar yang sedap-sedap saja, a.k.a wisata kuliner..

      Sebagai awal, ada yang pernah dengar tentang Marugame Seimen nggak? Yang sering pergi ke Jepang (terutama yang suka makan udon) mungkin pernah mendengar nama tersebut. Marugame Seimen merupakan nama restoran udon yang cabangnya sudah mencapai lebih dari 800 outlet di seluruh Jepang (lebih dari 60 outlet terdapat di Tokyo saja). Saat berwisata ke Tokyo tahun 2012 yang lalu (kalau nggak salah tepatnya di sekitar Tokyo Skytree), adik saya juga pernah menjajal udon yang akhirnya bikin ketagihan saking yummy-nya. Nah, bagi yang ngiler ingin mencicipi udon Marugame, nggak perlu jauh-jauh pergi ke Jepang. Setelah memiliki cabang di berbagai negara (antara lain terdapat di Vietnam, Australia, Taiwan, Hong Kong, Korea, Cina, Thailand, Hawaii, dan Rusia), saat ini cabang Marugame juga sudah ada di Indonesia dengan nama Marugame Udon & Tempura.

      ‘Perkenalan’ saya dengan udon yang menyebut dirinya sebagai the 1st authentic Japanese udon restaurant in Indonesia ini berawal kira-kira pada bulan Agustus 2013. Saat itu adik saya ngebet banget ingin makan udon yang lagi happening (pada masa itu), yang ternyata pernah dia makan juga sewaktu di Tokyo. Karena penasaran, kami sekeluarga pun meluncur ke Mall Taman Anggrek dengan tujuan utama mencicipi udon enak tersebut. Dan ternyata, rasanya memang ajib lhooo… Penasaran?

      Lokasi Marugame Udon yang kami kunjungi terdapat di lantai 3 Mall Taman Anggrek, tepatnya di depan Sky Ring. Pertama kali melihat resto ini, kesan yang muncul adalah “busyet, antriannya panjang bener!â€. Selidik punya selidik, antrian yang mengular itu terjadi karena sistem di restoran ini yang mengharuskan pengunjung untuk antri saat memesan udon. Pengunjung baru bisa mencari tempat duduk setelah mendapat pesanannya dan membayar. Jadi jika baru pertama berkunjung kemari, jangan langsung duduk, tapi antri dulu ya.








      (1) Marugame Udon & Tempura, Mall Taman Anggrek


      Lalu dimana bisa melihat menunya?

      Nah, di jalur masuk antrian, ada papan besar yang berisi aneka menu di resto tersebut. Di sebelah papan menu tersebut ada lembaran menu kecil yang bisa dipinjam oleh pengunjung. Ada menu udon, menu nasi, dan menu tempura. Terdapat juga pilihan topping yang bisa ditambahkan ke dalam menu pilihan. Setelah menentukan pilihan menu yang akan dipesan, pengunjung tinggal masuk ke jalur antrian dan akan langsung dilayani oleh petugas yang akan langsung menyiapkan menu pada saat itu juga. Menariknya, counter pemesanan tersebut menjadi satu dengan dapur (open kitchen). Jadi di sela waktu mengantri, pengunjung bisa sambil melihat proses pembuatan udon mentah, hingga proses memasak udon yang melibatkan jaring-jaring seperti untuk menangkap ikan.








      (2) Jalur antrian, (3) Papan menu di dekat jalur antrian


      Terus, menunya apa aja sih?

      Setelah saya bandingkan dengan counter Marugame yang terdapat di Jepang dan beberapa outlet di negara lain, terdapat beberapa perbedaan menu di setiap negara. Untuk menu di counter Mall Taman Anggrek ini pilihan menu udonnya terbilang beragam. Biasanya udon disajikan dengan kuah panas. Namun di Marugame Udon ini ada juga udon yang disajikan dengan kuah dingin (seperti menu asli di Jepang), yang disebut Zaru Udon. Adapun menu menarik lainnya ada Ontama Udon (udon yang disajikan dengan telur setengah matang), Mentai Kamatama Udon (udon dengan telur setengah matang dan telur ikan), Kamaage Udon (udon hangat yang disajikan dengan kuah khusus dan bisa dinikmati bersama seluruh keluarga), Niku Udon (udon dengan daging sukiyaki), Beef Curry Udon (udon dalam kuah kare), dan Tori Baitang Udon. Untuk menu nasinya, ada Sukiyaki Beef Bowl, Beef Curry Rice Bowl, serta Tendon Seafood Rice Bowl. Sedangkan untuk pilihan tempuranya sangat beragam. Favorit saya adalah Sweet Potato (ubi manis), Ebi Tempura, dan Tamago Tempura (telur rebus setengah matang yang digoreng ala tempura).

      Setelah memesan dan membayar pesanan, pengunjung baru boleh mencari tempat duduk. Jangan takut jika diawal memesan resto ini terlihat penuh. Biasanya saat kita mulai membayar, selalu saja ada tempat duduk yang kosong. Waiter pun selalu sigap mencarikan tempat duduk jika kita telah menyelesaikan proses pembayaran. Tapi sebelumnya jangan lupa mampir dulu ke meja yang menyediakan beragam bumbu tambahan, seperti bubuk cabe, irisan cabe rawit, wijen, dan sebagainya untuk ditaburkan di atas menu. Oya, jika memesan minuman ocha dingin maupun panas, boleh melakukan refill sampai kembung lho.








      (4), (5), (6) Suasana di Marugame Udon & Tempura Mall Taman Anggrek


      Ada menu yang direkomendasikan nggak?

      Banyak! Hehe.. Maklum, saya termasuk salah satu pecinta kuliner Jepang, dan selalu excited jika ada resto Jepang yang menawarkan panganan otentik. Marugame Udon adalah salah satunya. Ada beberapa menu yang pernah maupun selalu saya coba setiap kali kemari. Menu favorit pertama adalah Niku Udon. Udon yang satu ini merupakan campuran dari udon fresh khas Marugame dan daging sukiyaki. Rasa kuahnya gurih-gurih sedap. Nikmat diseruput sambil menyantap irisan daging sukiyaki yang nendang abis, apalagi sambil menggigit udon kenyal yang segar. Jika nggak mau atau sedang nggak mood makan mie, bisa menyantap menu favorit saya berikutnya: Sukiyaki Beef Bowl. Daging sukiyaki-nya sama dengan yang dicampurkan pada Niku Udon, hanya saja disini mie-nya digantikan dengan nasi. Menu ini paling enak disantap dengan cara agak diaduk hingga nasi dan dagingnya bercampur. Cuma hati-hati ya. Sukiyaki Beef Bowl dilengkapi dengan irisan jahe (warna merah dalam foto 8 & 9). Bagi yang nggak suka jahe, sebaiknya “ranjauâ€nya disingkirkan dulu sebelum mencampur nasi dan daging.








      (7) Niku Udon, (8) Sukiyaki Beef Bowl, (9) Mencampur nasi dan daging sukiyaki


      Menu enak lainnya adalah Tori Baitang Udon. Udon yang satu ini kuahnya mantap banget, kental dan terasa sekali kaldunya. Menu ini dilengkapi dengan bakso yang juga nggak kalah enak. Hanya saja sebaiknya menu ini disantap secepatnya, karena kuah kaldunya akan terasa berbeda jika kelamaan. Sedangkan jika suka kare, Beef Curry Udon di Marugame Udon ini juga mantap abis lho. Sayang saya belum pernah coba Beef Curry Rice Bowl, jadi nggak bisa membandingkan versi udon dan versi rice bowl-nya.

      Untuk gorengan, yang sempat saya foto adalah Tamago Tempura dan Ebi Tempura (sisanya keburu habis duluan, haha). Kebetulan Tamago Tempura yang saya dapat waktu itu kuning telurnya agak matang. Biasanya, kuningnya masih agak mentah, jadi langsung lumer jika dipecahkan di atas nasi. Saya coba campurkan telur setengah matang dengan Sukiyaki Beef Bowl. Gurihnya telur setengah matang bikin beef bowl makin terasa enaknya. Mantap banget!








      (10) Tempura Tamago, (11) Telur setengah matang cocok dengan rice bowl


      Ada yang makin penasaran untuk icip-icip udon yang satu ini? Saat ini Marugame Udon & Tempura tak hanya bisa ditemukan di Mall Taman Anggrek saja. Ada beberapa cabangnya yang tersebar di kota Jakarta dan Tangerang, antara lain di Gandaria City, Kota Kasablanka, Sumarecon Mall Serpong, dan outlet berikutnya akan buka di Bintaro Xchange. Untuk daftar lengkap outlet Marugame Udon di Jepang, bisa cek disini; sementara untuk alamat outlet di seluruh dunia (termasuk Indonesia) bisa cek disini. Selamat makan!

      ** Seluruh foto diambil dari koleksi pribadi, 2013.
    • By ulie
      Jalan2ers yang hobi dengan makanan asal Jepang, berikut adalah makanan Jepang yang sudah familiar di Indonesia antara lain:


      1. Sushi
      Sushi terdiri dari nasi dan diberi tambahan topping di atasnya. Topping yang biasa dipakai adalah ikan mentah atau seafood lainnya. Namun, banyak variasi masakan ini yang telah dikombinasikan dengan bahan lain.


      2. Ramen
      Makanan ini biasa disajikan dengan kuah yang menggunakan kaldu daging atau ikan. Irisan daging, rumput laut kering, kamaboko (sejenis makanan yang dibuat dari ikan) biasa digunakan sebagai topping makanan ini.


      3. Onigiri
      Atau nasi kepal adalah makanan jepang yang cukup terkenal dan mirip bentuknya seperti bacang, walaupun rasanya cukup berbeda. Makanan ini terdiri dari nasi yang dibentuk segitiga dan dibungkus dengan nori(rumput laut yang dikeringkan). Di dalam Onigiri biasa diberi isi berbagai macam makanan


      4. Tempura
      orang Indonesia mengenal tempura sebagai �udang goreng tepung� khas jepang, namun sebenarnya di jepang sendiri tempura adalah istilah untuk makanan(biasanya seafood atau sayuran) yang digoreng menggunakan tepung


      5. Dorayaki, mochi, takoyaki
      3 Kue ini mungkin adalah jenis makanan yang terkenal di Indonesia.
      Mochi adalah makanan berbahan dasar nasi yang terkenal di Indonesia, mungkin saking terkenal nya makanan ini di beberapa daerah di Indonesia ada yang memproduksi makanan ini dengan versi nya sendiri.
      Dorayaki adalah makanan jepang yang berbentuk seperti pancake apit dengan pasta kacang merah di tengahnya dan terkenal di Indonesia sebagai makanan Doraemon, salah satu tokoh kartun jepang yang terkenal di Indonesia.
      Takoyaki, makanan dari tepung yang di isi daging gurita ini cukup terkenal di Indonesia, terbukti dari makin munculnya penjual yang menjajakan makanan ini.



      ada yang mau menambahkan..silahkan :)
    • By nafariza
      Walaupun hitam, gula ini terkenal kemanisannya yang unik, manis tapi tidak terlalu manis, seperti yang bisa dirasakan di Dark Chocolate. Di Indonesia, mungkin kita hanya kenal 2 gula, gula putih dan gula merah. Lain Indonesia, lain lagi di Jepang. Ternyata, di sana ada gula hitam, alias black sugar (dalam bahasa Inggris), alias kuro sato (dalam bahasa Jepang).


      Sumber Gambar

      Gula hitam terkenal di Jepang itu berasal dari Okinawa, pengolahannya masih tradisional dan unik. Gula hitam mengandung banyak mineral kalium, zat besi, kalsium, potassium, magnesium, serta mineral lainnya, sehingga sering kali dikonsumsi oleh wanita2 di Jepang ketika lagi menstruasi. Kalau nenek2 di Indonesia sukanya mengunyah sirih, maka nenek2 di Jepang suka sekali mengunyah gula hitam ini.

      Gula hitam juga terkenal di Taiwan dan China, dan banyak digunakan sebagai pemanis dari teh jahe (ginger tea). Di Jepang sendiri, gula hitam ini terkenal sebagai bahan dasar masakan Asia. Tapi tidak jarang, dimakan juga saat minum kopi atau bahkan Kit Kat. Ada KitKat rasa Gula Hitam loh. :)


      Sumber Gambar

      Tertarik mencoba?