ryaryuu

Jajanan Jepang ada2 aja, Nasi Kare Warna Biru.

13 posts in this topic

1050213-nasi-kare-biru-620X310.jpg

Sebenarnya , makanan ini merupakan salah satu percobaan dalam penelitian di jepang. mereka ingin membuktikan bahwa nasi kare yang memiliki warna biru tidak akan menimbulkan nafsu makan, bila dibandingkan dengan nasi kare warna meraj atau kuning.

di jepang sendiri kare berasal dari india, memang bumbunya tidak selengkap bumbu kare india, tapi rasanya hampir menyerupai ( ya gak spicy banget kaya kare india). orang jepang akan sangat lahap menyantap bumbu kare yang berwarna kuning, penelitian ini akan membantu bagi orang yang memiliki nafsu makan besar untuk menurunkan nafsu makannya, selain itu juga hal ini akan sangat berguna bagi para penderita obesitas.

Di jepang sendiri, nasi kare ini disebut sebagai nasi kare yang tidak menggugah selera. harganya 700 yen. di jual di shinjuku, mungkin di tempat lain juga ada.

Share this post


Link to post
Share on other sites
Lyn    8

warna nya aneh ya, pewarna makanannya banyak ya kayaknya, keliatannya gak enak hahaha emang bener jauh lebih keliatan enak yang warna kuning

Share this post


Link to post
Share on other sites

wuihh...seperti cat yang tumpaj ke nasi, warna birunya pekat banget, lebih menyerupai cat tembok dari pada nasi.

pengalaman pernah liat minuman warna biru keunguan, waktu minum ga bisa masuk karena teringat sama spiritus...

 

btw warna birunya tu pake apa ya?

Share this post


Link to post
Share on other sites

warnanya pekat banget ya nih makanan, jadi illfeel juga kalo disuruh makan *siapa juga yang mau nyuruh*..wkwk..

kalo menurut saya, asal makanannya memiliki rasa yang enak sih gak masalah yang penting kebersihan diutamakan..untungnya lagi karena makanan ini adanya di di jepang jadi harusnya kebersihan pasti gak perlu dikhawatirkan..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By vie asano
      Intermezzo sedikit dari ngobrolin topik-topik berbau wisata. Supaya bervariasi, kali ini saya ingin menulis seputar yang sedap-sedap saja, a.k.a wisata kuliner..

      Sebagai awal, ada yang pernah dengar tentang Marugame Seimen nggak? Yang sering pergi ke Jepang (terutama yang suka makan udon) mungkin pernah mendengar nama tersebut. Marugame Seimen merupakan nama restoran udon yang cabangnya sudah mencapai lebih dari 800 outlet di seluruh Jepang (lebih dari 60 outlet terdapat di Tokyo saja). Saat berwisata ke Tokyo tahun 2012 yang lalu (kalau nggak salah tepatnya di sekitar Tokyo Skytree), adik saya juga pernah menjajal udon yang akhirnya bikin ketagihan saking yummy-nya. Nah, bagi yang ngiler ingin mencicipi udon Marugame, nggak perlu jauh-jauh pergi ke Jepang. Setelah memiliki cabang di berbagai negara (antara lain terdapat di Vietnam, Australia, Taiwan, Hong Kong, Korea, Cina, Thailand, Hawaii, dan Rusia), saat ini cabang Marugame juga sudah ada di Indonesia dengan nama Marugame Udon & Tempura.

      ‘Perkenalan’ saya dengan udon yang menyebut dirinya sebagai the 1st authentic Japanese udon restaurant in Indonesia ini berawal kira-kira pada bulan Agustus 2013. Saat itu adik saya ngebet banget ingin makan udon yang lagi happening (pada masa itu), yang ternyata pernah dia makan juga sewaktu di Tokyo. Karena penasaran, kami sekeluarga pun meluncur ke Mall Taman Anggrek dengan tujuan utama mencicipi udon enak tersebut. Dan ternyata, rasanya memang ajib lhooo… Penasaran?

      Lokasi Marugame Udon yang kami kunjungi terdapat di lantai 3 Mall Taman Anggrek, tepatnya di depan Sky Ring. Pertama kali melihat resto ini, kesan yang muncul adalah “busyet, antriannya panjang bener!â€. Selidik punya selidik, antrian yang mengular itu terjadi karena sistem di restoran ini yang mengharuskan pengunjung untuk antri saat memesan udon. Pengunjung baru bisa mencari tempat duduk setelah mendapat pesanannya dan membayar. Jadi jika baru pertama berkunjung kemari, jangan langsung duduk, tapi antri dulu ya.








      (1) Marugame Udon & Tempura, Mall Taman Anggrek


      Lalu dimana bisa melihat menunya?

      Nah, di jalur masuk antrian, ada papan besar yang berisi aneka menu di resto tersebut. Di sebelah papan menu tersebut ada lembaran menu kecil yang bisa dipinjam oleh pengunjung. Ada menu udon, menu nasi, dan menu tempura. Terdapat juga pilihan topping yang bisa ditambahkan ke dalam menu pilihan. Setelah menentukan pilihan menu yang akan dipesan, pengunjung tinggal masuk ke jalur antrian dan akan langsung dilayani oleh petugas yang akan langsung menyiapkan menu pada saat itu juga. Menariknya, counter pemesanan tersebut menjadi satu dengan dapur (open kitchen). Jadi di sela waktu mengantri, pengunjung bisa sambil melihat proses pembuatan udon mentah, hingga proses memasak udon yang melibatkan jaring-jaring seperti untuk menangkap ikan.








      (2) Jalur antrian, (3) Papan menu di dekat jalur antrian


      Terus, menunya apa aja sih?

      Setelah saya bandingkan dengan counter Marugame yang terdapat di Jepang dan beberapa outlet di negara lain, terdapat beberapa perbedaan menu di setiap negara. Untuk menu di counter Mall Taman Anggrek ini pilihan menu udonnya terbilang beragam. Biasanya udon disajikan dengan kuah panas. Namun di Marugame Udon ini ada juga udon yang disajikan dengan kuah dingin (seperti menu asli di Jepang), yang disebut Zaru Udon. Adapun menu menarik lainnya ada Ontama Udon (udon yang disajikan dengan telur setengah matang), Mentai Kamatama Udon (udon dengan telur setengah matang dan telur ikan), Kamaage Udon (udon hangat yang disajikan dengan kuah khusus dan bisa dinikmati bersama seluruh keluarga), Niku Udon (udon dengan daging sukiyaki), Beef Curry Udon (udon dalam kuah kare), dan Tori Baitang Udon. Untuk menu nasinya, ada Sukiyaki Beef Bowl, Beef Curry Rice Bowl, serta Tendon Seafood Rice Bowl. Sedangkan untuk pilihan tempuranya sangat beragam. Favorit saya adalah Sweet Potato (ubi manis), Ebi Tempura, dan Tamago Tempura (telur rebus setengah matang yang digoreng ala tempura).

      Setelah memesan dan membayar pesanan, pengunjung baru boleh mencari tempat duduk. Jangan takut jika diawal memesan resto ini terlihat penuh. Biasanya saat kita mulai membayar, selalu saja ada tempat duduk yang kosong. Waiter pun selalu sigap mencarikan tempat duduk jika kita telah menyelesaikan proses pembayaran. Tapi sebelumnya jangan lupa mampir dulu ke meja yang menyediakan beragam bumbu tambahan, seperti bubuk cabe, irisan cabe rawit, wijen, dan sebagainya untuk ditaburkan di atas menu. Oya, jika memesan minuman ocha dingin maupun panas, boleh melakukan refill sampai kembung lho.








      (4), (5), (6) Suasana di Marugame Udon & Tempura Mall Taman Anggrek


      Ada menu yang direkomendasikan nggak?

      Banyak! Hehe.. Maklum, saya termasuk salah satu pecinta kuliner Jepang, dan selalu excited jika ada resto Jepang yang menawarkan panganan otentik. Marugame Udon adalah salah satunya. Ada beberapa menu yang pernah maupun selalu saya coba setiap kali kemari. Menu favorit pertama adalah Niku Udon. Udon yang satu ini merupakan campuran dari udon fresh khas Marugame dan daging sukiyaki. Rasa kuahnya gurih-gurih sedap. Nikmat diseruput sambil menyantap irisan daging sukiyaki yang nendang abis, apalagi sambil menggigit udon kenyal yang segar. Jika nggak mau atau sedang nggak mood makan mie, bisa menyantap menu favorit saya berikutnya: Sukiyaki Beef Bowl. Daging sukiyaki-nya sama dengan yang dicampurkan pada Niku Udon, hanya saja disini mie-nya digantikan dengan nasi. Menu ini paling enak disantap dengan cara agak diaduk hingga nasi dan dagingnya bercampur. Cuma hati-hati ya. Sukiyaki Beef Bowl dilengkapi dengan irisan jahe (warna merah dalam foto 8 & 9). Bagi yang nggak suka jahe, sebaiknya “ranjauâ€nya disingkirkan dulu sebelum mencampur nasi dan daging.








      (7) Niku Udon, (8) Sukiyaki Beef Bowl, (9) Mencampur nasi dan daging sukiyaki


      Menu enak lainnya adalah Tori Baitang Udon. Udon yang satu ini kuahnya mantap banget, kental dan terasa sekali kaldunya. Menu ini dilengkapi dengan bakso yang juga nggak kalah enak. Hanya saja sebaiknya menu ini disantap secepatnya, karena kuah kaldunya akan terasa berbeda jika kelamaan. Sedangkan jika suka kare, Beef Curry Udon di Marugame Udon ini juga mantap abis lho. Sayang saya belum pernah coba Beef Curry Rice Bowl, jadi nggak bisa membandingkan versi udon dan versi rice bowl-nya.

      Untuk gorengan, yang sempat saya foto adalah Tamago Tempura dan Ebi Tempura (sisanya keburu habis duluan, haha). Kebetulan Tamago Tempura yang saya dapat waktu itu kuning telurnya agak matang. Biasanya, kuningnya masih agak mentah, jadi langsung lumer jika dipecahkan di atas nasi. Saya coba campurkan telur setengah matang dengan Sukiyaki Beef Bowl. Gurihnya telur setengah matang bikin beef bowl makin terasa enaknya. Mantap banget!








      (10) Tempura Tamago, (11) Telur setengah matang cocok dengan rice bowl


      Ada yang makin penasaran untuk icip-icip udon yang satu ini? Saat ini Marugame Udon & Tempura tak hanya bisa ditemukan di Mall Taman Anggrek saja. Ada beberapa cabangnya yang tersebar di kota Jakarta dan Tangerang, antara lain di Gandaria City, Kota Kasablanka, Sumarecon Mall Serpong, dan outlet berikutnya akan buka di Bintaro Xchange. Untuk daftar lengkap outlet Marugame Udon di Jepang, bisa cek disini; sementara untuk alamat outlet di seluruh dunia (termasuk Indonesia) bisa cek disini. Selamat makan!

      ** Seluruh foto diambil dari koleksi pribadi, 2013.
    • By ulie
      Jalan2ers yang hobi dengan makanan asal Jepang, berikut adalah makanan Jepang yang sudah familiar di Indonesia antara lain:


      1. Sushi
      Sushi terdiri dari nasi dan diberi tambahan topping di atasnya. Topping yang biasa dipakai adalah ikan mentah atau seafood lainnya. Namun, banyak variasi masakan ini yang telah dikombinasikan dengan bahan lain.


      2. Ramen
      Makanan ini biasa disajikan dengan kuah yang menggunakan kaldu daging atau ikan. Irisan daging, rumput laut kering, kamaboko (sejenis makanan yang dibuat dari ikan) biasa digunakan sebagai topping makanan ini.


      3. Onigiri
      Atau nasi kepal adalah makanan jepang yang cukup terkenal dan mirip bentuknya seperti bacang, walaupun rasanya cukup berbeda. Makanan ini terdiri dari nasi yang dibentuk segitiga dan dibungkus dengan nori(rumput laut yang dikeringkan). Di dalam Onigiri biasa diberi isi berbagai macam makanan


      4. Tempura
      orang Indonesia mengenal tempura sebagai �udang goreng tepung� khas jepang, namun sebenarnya di jepang sendiri tempura adalah istilah untuk makanan(biasanya seafood atau sayuran) yang digoreng menggunakan tepung


      5. Dorayaki, mochi, takoyaki
      3 Kue ini mungkin adalah jenis makanan yang terkenal di Indonesia.
      Mochi adalah makanan berbahan dasar nasi yang terkenal di Indonesia, mungkin saking terkenal nya makanan ini di beberapa daerah di Indonesia ada yang memproduksi makanan ini dengan versi nya sendiri.
      Dorayaki adalah makanan jepang yang berbentuk seperti pancake apit dengan pasta kacang merah di tengahnya dan terkenal di Indonesia sebagai makanan Doraemon, salah satu tokoh kartun jepang yang terkenal di Indonesia.
      Takoyaki, makanan dari tepung yang di isi daging gurita ini cukup terkenal di Indonesia, terbukti dari makin munculnya penjual yang menjajakan makanan ini.



      ada yang mau menambahkan..silahkan :)
    • By nafariza
      Walaupun hitam, gula ini terkenal kemanisannya yang unik, manis tapi tidak terlalu manis, seperti yang bisa dirasakan di Dark Chocolate. Di Indonesia, mungkin kita hanya kenal 2 gula, gula putih dan gula merah. Lain Indonesia, lain lagi di Jepang. Ternyata, di sana ada gula hitam, alias black sugar (dalam bahasa Inggris), alias kuro sato (dalam bahasa Jepang).


      Sumber Gambar

      Gula hitam terkenal di Jepang itu berasal dari Okinawa, pengolahannya masih tradisional dan unik. Gula hitam mengandung banyak mineral kalium, zat besi, kalsium, potassium, magnesium, serta mineral lainnya, sehingga sering kali dikonsumsi oleh wanita2 di Jepang ketika lagi menstruasi. Kalau nenek2 di Indonesia sukanya mengunyah sirih, maka nenek2 di Jepang suka sekali mengunyah gula hitam ini.

      Gula hitam juga terkenal di Taiwan dan China, dan banyak digunakan sebagai pemanis dari teh jahe (ginger tea). Di Jepang sendiri, gula hitam ini terkenal sebagai bahan dasar masakan Asia. Tapi tidak jarang, dimakan juga saat minum kopi atau bahkan Kit Kat. Ada KitKat rasa Gula Hitam loh. :)


      Sumber Gambar

      Tertarik mencoba?