Sign in to follow this  
Followers 0
petualang sejati

YangShuo - China (Kota wisata yang tak pernah tidur)

2 posts in this topic

img_20120918103018_5057eaca9ade1.jpg?w=600

Yangshuo adalah salah satu kota wisata terkenal di china, kota ini terkenal juga dengan kota wisata yang tidak pernah tidur :D

Yangsuo terletak 6-7 jam jauhya dari Guangzhou jika kita menggunakan bus. Tepatnya beradi di Guilin. Guangxi, China. Kota ini memang tidak pernah tidur dengan berbagi macam atraksi-atraksi menarik yang ditawarkan setiap harinya yang selalu memanjakan wisatawan yang datang 24 jam :D

Banyak sekali acara yang ditawarkan salah satunya opera Impression Sanije Lui di malam hari, yang mana pertunjukan ini menceritakan tentang legenda suku zhuang

Met menikmati - jika ada teman2 travellers yang sudah pernah ke tempat ini, monggo kita sharing2 :)

img_20120918104040_5057ed38b01a4.jpg?w=600

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bagus sekali mountains nya.. asri bgt kayaknya :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • Menikmati Senja di Jembatan Mangrove Wanatirta Kulonprogo
      By shidiqns
      Kulonprogo, kabupaten yang terus berkembang dan berbenah ini memiliki potensi wisata  yang luar biasa dan sangat layak dikunjungi. Mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wisata budaya ada di kabupaten terbarat dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun kali ini akan dibahas salah satu wisata alam hutan Mangrove Wana Tirta Kulonprogo. 
       

      Foto@7th_sky_mltimedia
      Alamat Hutan Mangrove Wana Tirta berada di Pasir Mendit, Jangkaran, Kulon Progo. Bebicara mengenai tujuan utama dari penanaman hutan mangrove, sebenarnya berfungsi untuk menjaga ekosistem dan mencegah adanya abrasi akibat deburan air laut, tetapi di hutan Manrove Wana Tirta menggabungkan konsep wisata sekaligus menjaga kelastarian lingkungan, sebuah konsep yang sangat worth it.
       

      Foto@WiwidSujarwanto
      Jalan menuju hutan mangrove Wana Tirta sangat mudah untuk dijangkau, apabila anda memulai perjalanan dari Jalan Wates Dari jalan Wates lurus ke selatan sampai Proliman / Patung Kuda Nyi Ageng Serang ,Wates, kemudian ambil kiri sampai jalan jalur selatan belok ke kanan Jl. Daendels lurus nanti lewat jembatan Glagah lurus ke barat sampai jembatan Congot msih ke barat kira-kira 1 km, ambil kiri lurus sampe perempatan yang ada gardunya belok kanan, lalu nanti ada tikungan depan masjid belok kiri terus mengikuti jalan aspal aja mentok ke barat, langsung ketemu pintu masuk hutan mangrove Wana Tirta. 

      Baca juga: Indahnya Jogja dari Wisata Kalibiru Kulonprogo Menghirup Segarnya Udara Waduk Mini Kleco
       
      Untuk koordinat google map: Hutan Mangrove Wanatirta@-7.8933367,110.019951,21z?hl=id
       

       
      Harga tiket masuk wisata hutan mangrove Wana Tirta relatif terjangkau, yaitu cukup membayar Rp 3.000,00 saja dan biaya parkitr cukup membayar Rp.2000,00 untuk motor, dan Rp.5.000 untuk mobil. Selain itu Mushola, kantin, penyewaan kapal mendukung fasilitas yang ada disini yang akan memanjakan pengunjung untuk bersantai. Untuk menyewa kapal cukup membayar Rp 10.000,00 per orang anda sudah bisa berkeliling menikmati sumilir angin sepoi-sepoi disini. Menarik bukan? Itulah pembahsan mengenai hutan mangrove Wana Tirta. Dukung wisata lokal, tetap senyum salam sapa, dan jaga kelesatarian lingkungan.
       

      Foto@dwichandrakresnantoko
       
      sumber http://jogja.lungo.id/2016/04/hutan-mangrove-wana-tirta-kulonprgo.html
      Sate Kere, Sate Legendaris di Jogja Wisata Religi Mlangi Sleman    
    • YANG TAK BIASA DARI JAKARTA
      By Tarmizi Arl
      Sebagai ibukota negara, sudah barang tentu Jakarta senantiasa menarik banyak kunjungan dengan berbagai tujuan, tak terkecuali untuk tujuan wisata. Jika membicarakan tentang wisata di daerak khusus ini, maka ada beberapa list yang cukup populer dikunjungi baik oleh warganya sendiri maupun wisatawan seperti Monumen Nasinal, Ancol, Taman Bermain Dufan, Kebun Binatang Ragunan, Kawasan Kota Tua, Kampung Budaya Situ Babakan, atau Wisata Bahari di Kepulauan Seribu.
      Namun Jakarta nyatanya tidak itu saja. Di tengah keramaiannya yang terlampau, kota ini juga masih menyimpan sisi-sisi berbeda yang masih tak biasa dikunjungi untuk tujuan wisata. Tak Jarang, warga ibukota sendiri belum pernah atau malah belum mengenal beberapa diantaranya. Padahal dengan mengunjunginya, dijamin galeri foto yang kalian punya akan lebih menarik dan bahkan bisa mengundang banyak love di akun sosial mediamu.
      Apa dan dimana sajakah tempat-tempat wisata tak biasa tersebut?
       
      Tak Biasa ! Museum Taman Prasasti, Bukan Museum Seperti Umumnya

      Salah satu sudut taman
      Kalau mendengar kata Museum, maka sudah dapat dipastikan pikiran kita akan mengarah ke suatu bangunan dimana didalamnya dipamerkan benda-benda peninggalan sejarah, seni, atau sebagainya didalam sebuah etalase. Tapi kali ini yang akan kita bahas ialah Museum yang tak biasa, karena Museum Taman Prasasti lebih serupa dengan Pemakaman.
      Ya, Museum Taman Prasasti sejatinya merupakan pemakaman peninggalan masa kolonial Belanda yang sekarang sudah menjadi cagar budaya. Lokasinya berada di Jalan Tanah Abang I No.1, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Monas. Sangat strategis bukan?
      Di area seluas 1,2 Hekter tersebut, pengunjung bisa masuk dengan membayar retribusi hanya sebesar Rp 5 ribu saja. Keunikan dari Taman Pemakaman ini ialah bentuk-bentuk nisan kuno peninggalan abad ke 18 hingga 19 yang nampak sangat artistik. Di sana juga terdapat patung-patung seperti pada umumnya pemakaman bangsa eropa kuno. Dapat dikatakan, di Museum Taman Prasasti ini, kita seolah masuk galeri seni yang menyuguhkan mahakarya seni patung, ukiran, pahatan, kaligrafi, bahkan kereta jenazah yang masih dipamerkan disana.  
      Beberapa tokoh terkenal yang bisa kalian lihat nisannya di Museum Taman Prasasti tersebut diantaranya ialah Dr. H.F. Roll sang Pendiri Stovia, Olivia Marianne Istri dari Thomas Raffles, dan tokoh aktivis 60an Soe Hok Gie.
      Sebagai lokasi pemakaman, namun Museum Taman Prasasti ini sangat menarik bukan untuk disambangi? Galeri foto kalian juga akan semakin kaya dengan gambar seni khas kolonial seperti layaknya melintasi waktu dan zaman. Tak heran jika loksi ini kerap kali menjadi setting video clip dan pemotretan.
       
      Berbalut Sejarah Abad 17, Galangan Kapal VOC Menjadi Bagian Wisata Baharinya Jakarta

      Bangunan galangan kapal
      Kawasan Jakarta Utara tidak sekedar memiliki Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai pelabuhan bersejarah bagi bangsa ini. Di daerah Penjaringan tepatnya Jalan Kakap no.1-3, terdapat sebuah bangunan yang menjadi saksi bisu sejarah kejayaan Nusantara dalam hal perniagaan melalui jalur laut.
      Galangan Kapal sendiri maksudnya ialah tempat bongkar muat, menyimpan, bahkan memperbaiki kapal-kapal terutama kapal besar yang berbulan-bulan berlayar. Selain itu, di lokasi ini juga dijadikan kantor pusat kegiatan perusahaan dagang Hindia Belanda.
      Dibangun sejak tahun 1628 di atas tanah urukan di tepi sungai, menjadikan bangunan galangan kapal ini memiliki gaya arsitektural khas gudang-gudang kolonial Belanda abad ke 17. Meskipun dalam sejarahnya ditahun 1721, sebagian bangunan di sana mengalami kebakaran sehingga dilakukan pemugaran. Meskipun begitu, bentuk dan ornamen aslinya sebagian besar masih tetap dipertahankan.
      Saat ini, bangunan Galangan Kapal VOC tidak sekedar sebagai bangunan tua, karena dibawah pengelolaan swasta atau pribadi, bangunan dimanfaatkan sebagai restoran, cafe, dan galeri. Hal ini tentu sangat baik untuk menjadi kelestariannya.
      Selain itu, baru baru ini daerah sekitarnya yang dikenal dengan nama Pasar Ikan sedang ditata ulang sebagai upaya penggalakan oleh pemerintah Provinsi Jakarta sebagai daerah wisata bahari. Salah satunya termasuklah Galangan Kapal VOC ini yang menjadi salah satu objek wisata utamanya bersama dengan museum bahari yang berada di dekatnya.
      Museum bahari tersebut juga menjadi salah satu saksi bisu kejayaan Pelabuhan Sunda kelapa. Berbeda dengan Galangan Kapal, Museum Bahari dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI Jakarta. Disana, pengunjung dapat melihat koleksi yang berkaitan dengan kemaritiman seperti perahu tradisional, miniatur kapal VOC, model mercusuar, jangkar, hingga koleksi biota laut.
       
      Berdiri Kokoh Memantau Jakarta, Menara Syahbandar Menjadi Matanya

      Bangunan Menara
      Berada tidak jauh dari Galangan Kapal VOC tepatnya di Jalan Pasar Ikan No. 1, terdapat sebuah menara yang awalnya difungsikan sebagai menara pemantau keluar masuknya kapal-kapal ke Batavia. Selain itu, disana juga menjadi kantor pajak untuk barang-barang yang dibongkar di Pelabuhan Sunda Kelapa. Fungsinya sebagai menara pandang berakhir tahun 1886 ketika Tanjung Priok dibuka.
      Dibangun tahun 1839, tinggi Menara Syahbandar ialah 12 meter dengan ukuran 4 x 8 meter. Uniknya, seiring waktu menara ini mulai condong atau miring laiknya menara miring Pisa di Italia. Hal ini diperkirakan karena lokasinya yang berada di tepi jalan raya padat sehingga beban getar yang dihasilkan mobil-mobil besar membuat sisi jalan menjadi turun. Selain itu, ketika kita berada di dalam menara maka akan merasakan goyangan ketika ada mobil besar yang melewati jalan, tak heran jika menara ini juga sering disebut ‘Menara Goyang’.
      Di bagian dalam menara, kalian akan melihat lempengan batu dengan tulisan Tiongkok yang jika diartika ialah Batas Titik. Ya, awalnya di menara inilah titik nol Batavia berada sebelum dipindahkan ke Monas.
      Di sekeliling menara dibangun tembok pertahanan kota saat itu. Di tembok itu juga tersandar dua meriam kuno. Di sisi lain terdapat bungker atau ruang bawah tanah dimana terdapat pintu besi yang konon kabarnya menjadi jalan masuk ke lorong bawah tanah yang menuju Masjid Istiqlal. Tapi sayangnya kabar tersebut masih simpang siur kebenarannya dan memang sekarang pintu besi tersebut sudah dikunci.
       
      Kampung Arab Namun Warganya Keturunan Tionghoa? Jakarta Memang Tak Biasa !

      Masjid Langgar Tinggi
      Bagi kalian pecinta wisata budaya tentu sudah tak asing dengan perkampungan dari etnis tertentu. Di berbagai kota besar biasanya memiliki beberapa kampung etnis seperti kampung etnis Tiongkok atau biasa dikenal Pecinan, kampung etnis India atau biasa disebut Little India, serta Kampung Arab. Tak terkecuali dengan di ibukota Jakarta dimana terdapat juga Kampung Arab yang berlokasi di Pekojan, kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
      Nama Pekojan kabarnya berasal dari kata Khoja, yaitu sebutan untuk penduduk Muslim berketurunan India. Pada masa kolonialisme Belanda lah, daerah ini lebih dikenal sebagai Kampung Arab dimana imigran dari Yaman Selatan diharuskan tinggal di sana terlebih dahulu sebelum pindah ke kota-kota lain.
      Yang menjadikan Pekojan saat ini sangat unik dan tak biasa ialah meskipun tetap dikenal sebagai Kampung Arab, justru saat ini warga di sana mayoritas keturunan Tionghoa yang berbaur dengan hanya sekitar 10% etnis Arabnya itu sendiri.
      Meskipun begitu, beberapa bangunan peninggalan Muslim India atau Arab masih bisa dijumpai sebagai bangunan bersejarah. Diantaranya ialah Masjid Al-Anshor yang dibangun tahun 1648 oleh Muslim India, Masjid Kampung Baru yang dibangun di abad ke 18, Masjid Langgar Tinggi yang dibangun abad-18 oleh Muslim Arab, Masjid An-Nawier yang sekarang menjadi Masjid terbesar di Pekojan, Masjid Zawiyah, serta Jembatan Kambing.
      Dalam sejarahnya juga di tahun 1901, di Pekojan ini  berdiri organisasi Pendidikan islam bernama Jamiatur Kheir. Dari sanalah hadir tokoh besar KH Ahmad Dahlan dan HOS Tjokroaminoto. Namun sayangnya, bangunan sekolah yang berada di jalan Pekojan Raya saat ini sudah tak ditemukan lagi.
       
      Museum di Tengah Kebun. Sudah Pernahkah Kamu Kesana?

      Salah satu sisi Museum
      Begitulah nama Museum yang berada di Jalan Kemang Timur 66 Jakarta Selatan ini, Museum di Tengah Kebun. Seperti namanya, bangunan museum memang berada di tengah kebun atau taman nan asri khas tropis. Lantas museum apakah ini? Apa yang menjadi koleksinya?
      Museum di Tengah Kebun ini merupakan museum yang mengkoleksi barang seni antik dari dalam dan luar negeri. Bukan dikelola pemerintah, namun milik swasta alias pribadi seorang tokoh periklanan modern Indonesia, Bapak Sjahril Dajlil. Beliau memang pecinta barang antik yang membuatnya berburu koleksi hingga ke berbagai negara.
      Dengan koleksi yang terbilang sangat lengkap, yaitu 4.000 koleksi dari 63 negara dan 26 Provinsi di Indonesia, Museum yang berada di lahan seluas 3.500 m2 ini sempat terpilih sebagai Museum Swasta Terbaik dalam Museum Awards 2013.
      Gerbang museum ini sudah sangat nyentrik terlihat. Gerbang kayu dengan sentuhan topeng yang dipajang menjadikan kesan seni sudah terasa dari sini. Setelah memasuki gerbang, pengunjung akan langsung disambut dengan lorong sepanjang 60 meter dimana sisi kanan dan kirinya ditanami tanaman hijau tropis yang membuatnya sangat adem. Lorong ini sering disebut sebagai lorong waktu karena memang nantinya kita akan diajak masuk ke suasana berbeda.
      Setelahnya, pengunjung lagi-lagi disuguhkan pemandangan taman luas yang bertema tropis. Di tengahnya terdapatlah bangunan utama dengan arsitektural tradisional jawa. Persis namanya, museum yang berada di tengah kebun.
      Dari depan bangunan museum, sudah dapat terlihat koleksi berupa patung Singa dari Dinasti Qing, pot bunga dari Jepang, Patung Pahat Asmat, dan lainnya. Koleksi lain benda-benda antiknya sendiri dibagi dalam 17 ruangan utama dengan tema-tema tertentu seperti ruang Buddha yang berisi berbagai patung Buddha dari berbagai negara, Ruang Lukisan Raja Wilhelm dari Jerman, Ruang Mari Jepang, Ruang Dinasti Ming, Ruang Singa Garuda, Ruang Dewi Sri, dan lain sebagainya. Selain itu beberapa benda juga tersebar acak di berbagai sudut termasuk di tamannya.
      Untuk menugunjungi Museum ini kalian tidak bisa asal waktu saja. Kalian harus melakukan reservasi terlebih dahulu ke nomor teleponnya 021-7196907 dimana minimal rombongan ialah 7 orang dan maksimal 15 orang. Kalian akan dikenakan uang jaminan Rp 200 ribu namun akan dikembalikan ketika kalian berkunjung. Hari dan jam kunjungannya sendiri hanya tersedia di Hari Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu di jam 09:00-12:00 serta 12:30-15:30 WIB.
    • Transportasi Zhangjiajie - Xi'an
      By bimons
      Salam kenal semua,
      mau tanya untuk direct transportasi tercepat dan termurah dari zhangjiajie - xi'an apa ya?
      soalnya udah searching mbah gugel untuk :
      direct flight cuma sampe okt akhir aja, sisanya transit trains, 24 jam di kereta bus, ngga ada info atau ada info kombinasi dari bis dan kereta beserta jadwalnya. terima kasih
    • Mainland China Nov 2016
      By bimons
      Ada yang berminat untuk mainland trip China 31 okt - 10 Nov?
      People : 2 (saya dan teman) CP line : bputra38
      Airline PP : Airasia CGK-KUL-CAN; PEK-KUL-CGK
      Itin plan :
      31 Okt - Guangzhou
      1 - 2 Nov - Zhangjiajie
      3 - 5 Nov - Xian
      6 - 7 Nov - Shanghai - Walt Disney (tentative)
      8 - 10 Nov - Beijing

    • Danau Paniai, Lambang Eksotisme Papua
      By citrariana
      Danau ini diakui keindahannya oleh 157 negara saat Konferensi Danau Se-Dunia pada 30 November 2007. Berlokasi di Kabupaten Paniai, Papua. Danau Paniai memiliki pemandangan yang sangat indah. Anda tidak akan kecewa bila mengunjungi tempat ini karena tempat ini masih alami dan terjaga kelestariannya.
      Danau dengan luas 14.500 hektare dan berada di ketinggian 7.500 meter di atas permukaan laut itu memiliki hawa sejuk dan dikelilingi oleh bebatuan dan pasir di tepiannya. Terdapat beberapa tebing tinggi di sekitaran danau yang membuat danau ini terlihat semakin eksotis.Danau ini menawarkan pemandangan alam yang luar biasa. Anda dapat menikmati birunya air danau dan suasana sekitar yang asri. Anda dapat menemukan beragam jenis ikan air tawar di danau ini. Sebut saja Ikan Mas, Ikan Nila, Belut, dan Ikan Pelangi yang merupakan biota khas Danau Paniai yang memiliki nilai jual tinggi.

      Setelah puas menikmati indahnya Danau Paniai dari pinggiran, Anda dapat menyewa perahu untuk mengantarkan Anda mengelilingi danau. Bagi Anda yang hobi memancing, Anda diperbolehkan memancing di tempat ini. Bila beruntung, Anda dapat menangkap Udang Selingkuh yaitu udang endemik Papua yang mulai langka.

      Jangan lewatkan melihat matahari terbenam dari tempat ini, karena Anda akan melihat pemandangan yang luar biasa indahnya. Anda dapat melihat indahnya siluet kapal nelayan yang muali menepi dan formasi burung yang terbang di udara.
      Tidak jauh dari Danau Paniai, Anda dapat berkunjung ke Danau Tigi tang berada di Kecamatan Tigi dan Danau Tage di Kecamatan Paniai Timur.
      Akomodasi :
      Anda dapat naik pesawat menuju Bandara Timika kemudian naik pesawat perintis menuju Bandar Udara Enarotali. Dari Kota Enarotali, Anda dapat naik bus  menuju Danau Paniai. Bila Anda berniat untuk bermalam, terdapat beberapa rumah penduduk yang dapat Anda sewa atau Anda dapat mendirikan tenda di sekitar danau. Selai itu juga terdapat beberapa warung makan.
    • Jelajah Pantai Bangka Belitung
      By citrariana
      Pantai Tanjung Pesona

      Bagi Anda si pemburu matahari terbit, Anda wajib menguntungi tempat ini. Di sini Anda dapat melihat indahnya matahari terbit di garis cakrawala. Berlokasi di Desa Rambak. Dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor sekitar 15 menit dari Bandara Depati Amir. Anda dapat melihat tebing batu disekitar pantai yang dihiasi dengan pasir putih. Anda dapat mencoba speed boat, banana boat, dan jetski.
       
       
      Pantai Tanjung Tinggi

      Yang khas dari pantai ini adalah terletak diantara dua semenanjung. Dimana di setiap semenanjung dihiasi oleh bagu geranit dengan berbagai ukuran. Ukuran terbesarnya bisa sebesar rumah. Anda dapat berenang di pantai yang berarus tenang dengan warna  biru cerah. Anda juga dapat menikmati pasir putih yang halus.Untuk menuju tempat ini Anda dapat naik pesawat menuju bandara H.A.S. Hanandjoeddin yang terletak di Kota Tanjung Pandan. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju kecamatan Sijuk.
       
       
      Pantai Tanjung Kelayang

      Pantai ini terletak di sebelah Pantai Tanjung Tinggi, bila Anda berkunjung ke Pantai Tanjung Tinggi tidak ada salahnya Anda menyempatkan mengunjungi tempat ini. Yang unik dari tempat ini tedapat batu besar yang berbentuk menyerupai kepala burung yang disebut Batu Garuda.
       
       
      Pantai Tanjung Pendam

      Bila Pantai Tnajung pesona cocok untuk melihat matahari terbit, maka Pantai Tanjung Pendam cocok untuk melihat matahari terbenam. Saat malam hari, patai ini akan semakin ramai karena di pinggiran pantai banyak terdapat café dan bistro. Berlokasi di Desa Tanjung Pendam, Kota Tanjung Pandan. Anda dapat mengunjungi tempat ini dengan naik pesawat menuju Bandara H.A.S. Hanandjoeddin.
      Bila Anda memilih pesawat sebagai sarana transportasi, jangan lupa untuk membaca cara check-in di maskapan penerbanagan karena setiap maskapai memiliki regulasi yang berbeda. Salah satunya ada lah Check-in Batik Air.
       
    • Panduan Mengunjungi Washington District Of Columbia (Dc), Si Ibukota Negara Amerika Serikat
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Setelah puas menjelajahi New York City, tidak ada salahnya jika kamu melakukan road trip untuk menjelajahi kota-kota besar lain yang ada di Amerika Serikat. Nah, salah satunya kamu dapat menjelajahi Washington DC yang merupakan ibukota negara ini.
       
                Sejak tanggal 16 Juli 1790, Washington DC telah resmi menjadi ibukota negara Amerika Serikat. Kota ini diberi nama Washington yang berasal dari nama presiden pertama Amerika Serikat yaitu George Washington. Letaknya yang juga masih berada di sekitar East Coast membuat kota ini masih dapat kamu jangkau dari New York City.
       
                Pada tahun 2014, kota ini memiliki populasi lebih dari 650.000 penduduk dan menjadikannya sebagai kota terpadat ke-23 di Amerika Serikat. Sebagai kota pemerintahan, Washington DC merupakan rumah bagi pemerintah pusat Amerika Serikat serta bagi banyak kedutaan besar negara-negara lain (sekitar 176 negara) untuk Amerika Serikat.
       
                Washington DC yang bersejarah juga tempat dari banyaknya museum dan monumen milik Amerika Serikat. Berikut ini, kita akan membahas panduan perjalanan mengunjungi Washington DC.
       
      Memilih Penginapan di Washington DC
       
       
       
       
                Salah satu alternatif terbaik untuk menginap di Washington DC adalah dengan memilih penginapan di sekitar Downtown. Washington DC memiliki banyak tempat yang menjadi incaran para turis seperti monumen, museum dan tempat-tempat bersejarah sehingga memilih kawasan di sekitar Downtown adalah salah satu pilihan yang tepat.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di kawasan Downtown, kamu dapat berjalan kaki menuju stasiun metro tempat kereta. Bahkan, bukan mustahil pula kamu dapat berjalan menuju tempat-tempat wisata yang kamu inginkan.
       
                Untuk kamu yang menginginkan kepraktisan, pilihan berkendara dengan menggunakan taksi masih dapat kamu perhitungkan. Pastikan untuk memilih taksi berargo ketika kamu hendak menggunakan taksi.
       
                Memilih penginapan di area Downtown juga dapat kamu sesuaikan dengan budget, jadwal, kebutuhan serta partner travelingmu. Kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, hotel atau apartemen.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di hostel, kamu dapat menginap di kamar berjenis bed in 8-mixed bed dormitory bedroom dengan harga sekitar USD 49.95 ditambah pajak kota senilai USD 14.50. Kamu akan mendapatkan fasilitas berupa free wifi, shared bathroom, dan AC.
       
                Jika memilih untuk menginap di hostel tersebut, kamu dapat menggunakan taksi untuk mencapai Washington Monument selama sekitar 6 menit. Selain itu, kamu juga dapat mencapai Lincoln Memorial selama sekitar 9 menit berkendara.
       
                Kalau kamu memilih untuk menginap di hotel, kamu dapat mendapatkan kamar berjenis double room with two beds dengan harga sekitar USD 129 dengan pajak 14,5 %. Fasilitas yang kamu dapatkan adalah AC, meja, heater, toilet di dalam ruangan, TV, free wifi dan coffee machine.
       
                Hotel ini terletak sekitar 1 mil dari US Capitol. Selain itu, hotel ini juga berjarak 2 mil dari White House dan 2 mil dari US Holocaust Memorial Museum.
       
                Nah, kalau kamu memilih untuk menginap di penginapan berjenis apartemen, kamu dapat mendapatkan kamar berjenis double room with balcony dengan harga USD 126 dan pajak 14,5 %. Fasilitas yang kamu dapatkan adalah balkon, TV, AC, meja, sitting area, free toiletteries, toilet, heating dan alarm clock.
       
                Begitulah kira-kira penjabaran tentang penginapan yang dapat kamu pilih selama kamu menginap di Washington DC. Untuk kenyamanan dan keselamatanmu, jangan lupa untuk selalu mencatat nama dan alamat penginapanmu kemanapun kamu pergi.
       
      Hari Pertama
       
      Awali Perjalananmu di Washington DC dengan Mengunjungi National Air and Space Museum, Lincoln Memorial dan Washington Monument
       
       
      Mengunjungi National Aerospace Museum di Smithsonian Museum, Washington DC
       
                Kamu dapat mengawali perjalananmu di Washington DC dengan mengunjungi National Aerospace Museum atau Smithsonian National Air and Space Museum. Museum ini terdiri dari dua lantai yang mengoleksi banyak roket dan pesawat luar angkasa yang mengagumkan.
       
                Untuk memasuki museum ini, kamu diharuskan melewati security check sebab keamanan bagi museum ini tetap menjadi prioritas. Jangan heran, karena ada banyak sekali orang yang berdatangan ke museum ini sehingga museum ini terlihat begitu ramai.
       
                Kamu tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar. Dan yang paling penting, kamu tidak diperbolehkan untuk memakan permen karet. Sederhana memang, tapi jujur saya sangat kagum akan kedisiplinan para penduduk Amerika Serikat.
       
                Tidak ada biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin memasuki museum ini. Selain itu, terdapat pula fasilitas free wifi yang akan membuatmu semakin nyaman berada di dalam museum.
       
                National Air and Space Museum ini adalah tempat pameran pesawat dan roket yang terbesar di seluruh dunia. Tempat ini merupakan pusat penelitian bagi sejarah dan ilmu pengetahuan tentang penerbangan dan pesawat terbang.
       
                Pada tahun 2007, museum ini memiliki sekitar 61 pesawat, 51 artefak besar dan 2.000 benda yang lebih kecil. Keseluruhan koleksi tersebut masih berhubungan dengan penerbangan.
       
                Di tempat ini selain kamu dapat melihat banyak replika pesawat terbang hingga roket, kamu juga dapat menikmati pameran interaktif pesawat. Jangan lewatkan untuk menyaksikan film tentang penerbangan dan luar angkasa yang diputar di IMAX dengan tiket sekitar USD 9.
       

      Mengunjungi Lincoln Memorial
       
                Selanjutnya, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dalam melihat isi kota Washington DC. Setelah puas mengelilingi Smithsonian National Air and Space Museum, kamu dapat mengunjungi Lincoln Memorial. Tempat ini dibangun untuk menghormati jasa salah satu presiden Amerika Serikat, yaitu Abraham Lincoln.
       
                Untuk mencapai Lincoln Memorial dari Smithsonian National Air and Space Museum, kamu dapat berjalan kaki selama 5 menit menuju ke Metro Center. Selanjutnya, kamu dapat menaiki Metro Washington DC menuju ke Foggy Bottom. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 3 menit.
       
                Nah, biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar USD 3. Selain menggunakan metro, kamu dapat juga menggunakan taksi untuk mencapai Lincoln Memorial. Biaya yang kamu keluarkan jika menggunakan taksi adalah sekitar USD 3 dengan waktu tempuh selama 3 menit.
       
                Lincoln Memorial dibangun untuk menghormati presiden Amerika ke-16, yaitu Abraham Lincoln. Monumen ini terletak di kawasan National Mall, dan berseberangan dengan Monumen Washington.
       
                Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Lincoln Memorial, kamu akan melihat sebuah bangunan dengan pilar tinggi berarsitektur klasik. Kamu kemudian akan berjalan kaki menaiki banyak anak tangga untuk kemudian dapat melihat patung raksasa Abraham Lincoln yang sedang duduk di dalamnya.
       
                Pada dinding Lincoln Memorial, terdapat tulisan-tulisan pidato terkenal Abraham Lincoln, yaitu The Gettysburg Address dan Second Inaugural Address. Lincoln Memorial telah dibangun sejak tahun 1922 dan masih merupakan salah satu magnet wisata Kota Washington DC hingga saat ini.
       
                Bangunan ini memiliki tinggi sekitar 30 meter dengan kolom-kolom setinggi 13 meter. Bangunan ini memang terkenal dengan arsitektur khas Yunani. Pada bagian atas bangunan, terdapat nama 36 negara bagian yang ada di Amerika Serikat tepat pada saat Abraham Lincoln meninggal dunia.
       
                Tidak ada biaya yang harus kamu keluarkan ketika kamu ingin memasuki museum ini alias gratis. Kamu dapat menikmati arsitektur klasik dengan patung raksasa Abraham Lincoln sebagai tanda penghormatan penduduk Amerika Serikat terhadap presiden tersebut.
       
       
       
       
                Nah, ketika kamu berada di Lincoln Memorial, jangan lupa sempatkan waktumu untuk mengunjungi Washington Monument. Washington Monument terletak persis di seberang Lincoln Memorial, sehingga ketika kamu berada di daerah tersebut kamu akan mendapatkan view berupa dua tempat menarik di Washington DC.
       
                Lincoln Memorial dan Washington Monument dipisahkan oleh sebuah reflection pool yang menyuguhkan pemandangan kolam dengan airnya yang jernih. Washington Monument memiliki tinggi sekitar 169 meter. Washington Monument resmi dibuka pada tanggal 9 Oktober 1888.
       
                Jika kamu perhatikan, maka kamu dapat melihat bahwa pada bagian tengah monumen memiliki warna yang berbeda dibandingkan dengan bagian lainnya. Hal ini dikarenakan sempat terjadi pemberhetian pembangunan, namun tentu saja tidak mengurangi keindahan salah satu monument yang ikonik di Washington DC ini.
       
      Hari Kedua
      Lanjutkan Perjalananmu di Washington DC dengan Mengunjungi Jefferson Memorial dan Berfoto di Depan White House
       
       
       
       
                Kamu dapat melanjutkan kegiatan sightseeing-mu di Kota Washington DC dengan mengunjungi Thomas Jefferson Memorial. Untuk mencapai Thomas Jefferson Memorial dari Lincoln Memorial, kamu dapat menggunakan taksi selama sekitar 3 menit dengan harga USD 11 hingga USD 13.
       
                Jika kamu ingin menikmati pemandangan di Kota Washington DC kamu dapat berjalan kaki dari Lincoln Memorial menuju Jefferson Memorial selama sekitar 24 menit. Namun, perlu diperhatikan masalah cuaca sebab pada saat musim dingin hingga musim semi, cuaca di sekitar Kota Washington DC tergolong sangat dingin sehingga kenyamananmu tetap harus kamu perhatikan.
       
                Thomas Jefferson merupakan salah satu American Founding Fathers yang berperan penting sebagai penulis Declaration of Independence. Beliau merupakan presiden ketiga Amerika Serikat.
       
                Thomas Jefferson adalah seorang yang sangat pintar. Jika kamu memperhatikan bagian kaki Thomas Jefferson, maka kamu akan menemukan ada tiga benda yang sangat menggambarkan siapa Thomas Jefferson: jagung, buku dan kolom.
       
                Jagung menggambarkan pertanian dan agronomi sebagai pertanda bahwa Thomas Jefferson adalah seorang agronomist handal. Buku menggambarkan ilmu pengetahuan dan konon Thomas Jefferson juga merupakan founding father dari sebuah universitas di Washington DC.
       
                Sementara kolom menggambarkan arsitektur, sebagai tanda bahwa beliau adalah seorang arsitek. Sebelum ada campur tangan beliau, ilmu arsitektur belum berkembang begitu pesat di Amerika Serikat, namun beliau mulai memperkenalkan arsitektur dengan menambahkan arsitektur klasik pada bangunan-bangunan di Amerika Serikat.
       
                Tidak ada biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin mengunjungi Jefferson Memorial. Dan ketika memasukinya, kamu akan mendapati bahwa mata Thomas Jefferson tengah mengarah persis ke depan White House yang berada di seberangnya.
       

      Berfoto di Depan White House
       
                White House adalah kediaman resmi dan tempat berkantornya presiden resmi Amerika Serikat untuk saat ini. Untuk mencapai White House dari Jefferson Memorial, kamu dapat menaiki taksi selama tiga menit dengan harga sekitar USD 13 hingga USD 15.
       
                White House didesain oleh James Hoban dan dibangun antara tahun 1792 hingga 1800. Keseluruhan White House dicat putih dengan arsitektur bergaya neo-klasikal.
       
                Pada tahun 1801, ketika Thomas Jefferson pindah ke White House, beliau bersama arsitek Benjamin Latrobe mengembangkan arsitektur White House dengan menambahkan kolom-kolom pada White House. Thomas Jefferson yang juga seorang arsitek memang turut serta mendesain rumah tinggalnya ini.
       
                White House terdiri dari  Executive Residence, West Wing, East Wing, the Eisenhower Executive Office Building, dan Blair House sebagai Guest Residence. White House terdiri dari 6 lantai termasuk 2 lantai sebagai ruang bawah tanah.
       
                Meski demikian, semenjak peristiwa 9/11 pengamanan White House menjadi semakin diperketat sehingga tidak semua orang dapat datang dan mengunjungi White House. Urutan prioritasnya adalah warga Amerika Serikat, presiden dan pejabat penting negara lain, dan turis.
       
                Untuk memasuki White House, terdapat antrian waiting list yang panjang bahkan konon katanya dengan status turis dibutuhkan waktu setidaknya setahun dalam waiting list. Namun, karena White House adalah salah satu icon penting Amerika Serikat dan Washington DC khususnya, jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto di depan White House.
       
      Hari Ketiga
      Waktunya Bersantai dengan Mencicipi DC Cupcakes dan Membeli Souvenir Khas Washington DC di Lee and Lee Co Inc
       
      Mencicipi DC Cupcakes atau Georgetown Cupcakes
       
                Ada satu hal yang menarik di Washington DC. Di tempat ini kamu dapat menemukan sebuah toko yang menawarkan cupcakes khusus yang wajib kamu coba. Toko DC Cupcakes ini tergolong sangat kecil dengan hanya tersedia satu meja untuk dine in, namun tidak pernah sepi pengunjung.
       
                Setiap harinya, banyak pengunjung yang datang silih berganti dari berbagai destinasi untuk mencicipi nikmatnya cupcakes ini. Mereka datang, mengantri, dan memesan take away cupcakes ini. Salah satu cupcakes yang menjadi favorit adalah rasa red velvet.
       
                Harga cupcakes satuan adalah USD 3, sementara jika kamu ingin membeli setengah lusin harganya adalah USD 16.50. Jika kamu ingin membeli selusin harganya adalah USD 32.
       
                Untuk mencapai DC Cupcakes di Bethesda Avenue dari White House, kamu dapat berjalan kaki selama 9 menit menuju ke Farragut North Station. Di sana, kamu dapat menaiki metro Washington DC untuk mencapai Bethesda. Perjalanan ini memakan biaya sekitar USD 2 hingga USD 7 selama 14 menit. Selanjutnya kamu tinggal berjalan kaki selama 7 menit.
       
                Selain menaiki metro, kamu juga dapat menggunakan taksi. Biaya yang dikeluarkan jika kamu menaiki taksi adalah sekitar USD 21 hingga USD 24 dengan lama perjalanan 10 menit.
       
       
       
       
                Perjalananmu menjelajahi Washington DC tentu akan terasa lebih menyenangkan jika kamu membeli souvenir khas Washington DC. Nah, sebenarnya ada banyak tempat wisata yang menawarkan berbagai souvenir khas Washington DC seperti magnet kulkas, pulpen, atau gantungan kunci.
       
                Namun, untuk harga yang lebih terjangkau, kamu dapat mencoba untuk datang ke sekitar grosiran toko Lee and Lee. Di sekitar toko ini juga terdapat banyak toko yang menjual souvenir khas Washington DC dengan harga grosiran sehingga kamu dapat mendapatkan souvenir dengan harga yang lebih terjangkau.
       
                Lee and Lee Co Inc berlokasi di 1279 4th Street North East, Washington, DC 20002. Kamu tidak perlu khawatir jika tidak menemukan souvenir favoritmu di Lee and Lee Co Inc karena di sekitar toko itu terdapat banyak toko souvenir lainnya.
       
                Untuk mencapai Lee and Lee Co Inc dari Bethesda Avenue kamu dapat menaiki taksi selama sekitar 13 menit dengan harga USD 24 hingga USD 27. Sebagai gambaran, kamu dapat mendapatkan selusin gantungan kunci dengan harga USD 8. Kamu bahkan dapat mendapatkan harga yang lebih terjangkau lagi jika kamu menawar. Selamat berbelanja!
       
                Nah, itu dia panduan perjalanan mengelilingi mengunjungi Washington District of Columbia (DC), si ibukota Amerika Serikat. Wah, ternyata ada begitu banyak tempat wisata yang dapat kamu kunjungi di kota Washington DC ini. Jadi, jangan lewatkan kesempatanmu untuk mengunjungi kota Washington DC.