Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • agoda-hemat.png

baihaki1985

10 Masjid Megah dengan Arsitektur Mengagumkan di Asia Tenggara (Non-Indonesia)

Recommended Posts

Bagi seorang traveler muslim, masjid tentunya menjadi tempat persinggahan yang wajib. Masjid pun tak hanya jadi lokasi untuk melaksanakan ibadah wajib. Namun masjid juga bisa jadi tempat wisata yang menarik. Terlebih saat ini banyak masjid yang berdiri dengan kokoh dan desain mengagumkan.

Di Asia Tenggara sendiri, terdapat beberapa masjid megah yang mempunyai desain arsitektur fenomenal. Jangan bicara tentang masjid di tanah air, karena jumlahnya mungkin terlalu banyak ya. Kali ini kita bicara mengenai masjid-masjid megah dengan desain fenomenal di kawasan Asia Tenggara selain Indonesia.

Terlebih kalau ngomongin masjid di Indonesia bakal tak ada habisnya. Bisa dilihat sendiri, masjid di Indonesia segitu banyaknya. Dan masjid yang bentuknya unik serta megah pun tidak sedikit.

Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah

Masjid yang satu ini kerap disebut sebagai Masjid Biru ala Selangor. Desain arsitektur bangunan ini tak kalah megah kalau dibandingkan dengan Blue Mosque di Turki. Terlebih masjid ini mempunyai sebuah kubah raksasa berwarna biru serta empat menara masjid yang pernah tercatat sebagai menara masjid tertinggi dunia versi Guinness World Record.

masjid_biru_selangor_wiki.thumb.JPG.a3a9 

Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah di Selangor (kredit: Wikipedia)

Bentuk dari masjid ini memang sangat khas dan dapat dengan mudah dikenali. Tak lain karena kubah raksasanya yang memiliki diameter 51,2 meter dan mempunyai warna biru. Selain itu, kubah pada masjid ini juga diklaim mampu bertahan hingga ratusan tahun dan dibuat dengan menggunakan bahan alumunium.

Dan jangan dilupakan juga, masjid ini merupakan masjid terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. Masjid ini mempunyai kapasitas untuk menampung hingga 24 ribu jamaah laki-laki dan perempuan.

Masjid Jami Asr Hassanil Bolkiah Brunei

Kemegahan masjid yang satu ini memang sudah dikenal sejak dulu. Terlebih kubah dari masjid ini sengaja dibuat dengan lapisan emas. Jauh lebih dulu tentunya kalau dibandingkan dengan Masjid Kubah Mas yang ada di Depok ya.

jami_hasanil_bolkiah.thumb.JPG.3414d5319 

Masjid Jami Asr Hassanil Bolkiah di Bandar Sri Begawan, Brunei (Kredit: Livesharetravel)

 

 

Tak salah memang kalau menyebut Masjid Jami Hassanal Bolkiah ini sebagai masjid kebanggaan warga Brunei. Desain masjid ini pun sangat mewah, tak hanya dari sisi luar. Bagian dalam dari masjid ini pun tak kalah mewah. Terlebih lantai dan tangga yang dibuat dari bahan marmer, membuat suasana di dalam pun menyejukkan.

Masjid Sultan Haji Hassanal Bolkiah

Nama masjid ini memang tak jauh berbeda dengan Masjid Jami Asr Hassanil Bokiah yang ada di Brunei. Tak lain karena masjid ini dibangun dengan bantuan dana dari Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam. Bedanya, masjid ini terletak di Cotabato City, Filipina.

masjid_Sultan_Haji_Hassanal_Bolkiah.thum 

Masjid Sultan Haji Hassanal Bolkiah (kredit: Xcitefun/Rizwan)

Desain arsitektur dari masjid ini pun tak kalah jika dibandingkan dengan Masjid Jami Asr Hassanil Bolkiah di Brunei. Bahkan Masjid Sultan Haji Hassanal Bolkiah ini menjadi masjid terbesar serta termegah di negara Filipina.

Masjid ini mempunyai penampilan luar yang didominasi oleh kubah yang berwarna kuning. Namun kubah tersebut tidak dilapisi dengan emas seperti yang ada pada Masjid Jami Asr Hassanil Bolkiah. Masjid ini dilengkapi dengan empat buah menara setinggi 40 meter dan mampu menampung hingga 15 ribu jamaah.

Masjid ini bagi warga Filipina, tak hanya menjadi tempat beribadahnya umat Islam. Namun masjid ini juga merupakan simbol kerukunan umat beragama di negara tetangga tersebut. Terlebih Islam bukan merupakan agama yang dominan di Filipina.

Masjid Kristal Trengganu

Masjid mengagumkan berikutnya di Asia Tenggara adalah Masjid Kristal yang berlokasi di Terengganu, Malaysia. Masjid ini berdiri dengan kokoh dan megah di Islamic Heritage Park yang berlokasi di Pulau Wan Man, Kuala Trengganu.

 masjid_kristal.thumb.jpg.73cd4ca1de37957

Masjid Kristal (kredit: Nitzus)

Dari ukuran, masjid ini memang tidak terlalu besar. Hanya mampu menampung sebanyak 1500 jamaah. Sangat jauh kalau dibandingkan dengan Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah yang didesain bisa menampung sebanyak 24 ribu jamaah. Namun keunikan bangunan yang satu ini terletak pada desain bangunannya.

Bangunan ini dibangun di atas Sungai Terengganu. Bangunan Masjid Kristal ini dibuat dengan menggunakan baja, kaca serta kristal, sesuai dengan namanya. Dan daya tarik utama dari bangunan ini adalah ketika masjid ini terpapar oleh sinar matahari, akan ada efek kilauan yang menarik untuk disaksikan.

Masjid Bang Luang Thailand

Nah lain halnya lagi dengan Masjid Bangluang yang ada di Thonburi, Bangkok, Thailand. Kalau kebanyakan masjid memiliki desain atap berbentuk kubah, maka bangunan ini punya desain unik karena menggunakan desain tradisional Thailand.

bang_luang.thumb.jpg.8a8b08755c831653367 

Masjid Bang Luang di Bangkok (kredit: Kudi Kounw)

Bangunan ini pun mempunyai usia sangat tua. Di bangun pada masa pemerintahan Raja Rama I yang memerintah Thailan dari tahun 1782 hingga 1809. Bangunan ini menggunakan desain tampilan khas Thailand dan dilengkapi dengan dekorasi ala Thailand, Eropa serta Cina.

Jadi, kalau tengah melakukan perjalanan backpacker ke Bangkok, mungkin bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung ke masjid ini. Selain bisa mencari tempat beribadah, juga dapat berinteraksi secara langsung dengan warga muslim Bangkok.

:D 

Edited by baihaki1985

Share this post


Link to post
Share on other sites

 

 

Masjid Sultan Singapura

Di negeri kecil Singapura, terdapat pula sebuah bangunan masjid yang mempunyai desain arsitektur menarik, yakni Masjid Sultan. Dan menariknya, Masjid Sultan ini mempunyai hubungan sejarah yang sangat erat dengan masyarakat Indonesia, secara khususnya adalah orang-orang Jawa.

masjid_sultan.thumb.jpg.89e43ac56a7fd660

Masjid Sultan di Singapura (kredit: Metropolasia) 

Hubungan kedekatan tersebut adalah karena bangunan yang berdiri di Kampung Glam ini dibangun pada tahun 1826 oleh masyarakat Jawa yang berprofesi sebagai pedagang di Singapura. Namun bangunan masjid tersebut sudah mengalami renovasi, jadi bentuknya sudah tak seperti sedia kala. 

Bentuk asli dari masjid ini tak jauh berbeda dengan Masjid Demak yang ada di Jawa Tengah. Bangunan asli Masjid Sultan ini punya ciri khas Jawa dengan atap yang berbentuk cungkup. Sangat jauh berbeda dengan kondisi bangunannya yang sekarang menggunakan desain berbentuk kubah. Meski begitu, bentuknya sangat indah lho. 

Masjid Sultan Ahmad Shah

Kembali lagi ke negara Malaysia, tepatnya di Pahang di mana tempat berdirinya masjid megah bernama Masjid Sultan Ahmad Shah. Dan kemegahan masjid ini pun tidak kalah dengan masjid-masjid lain yang ada di negara Malaysia ataupun kawasan Asia Tenggara lain. 

Sultan_Ahmad_Shah.thumb.jpg.7e4dbd77bd04Masjid Sultan Ahmad Shah (kredit: Flickr/ Shahril Affandi Khairuddin)

Berbeda dengan Masjid Jami Asr Hassanil Bolkiah yang mempunyai desain kubah berlapis emas. Emapt menara yang mengitari kubah besar pada masjid ini terbuat dari batu marmer. Dan pada saat terkenal pancaran sinar, bangunana Masjid Sultan Ahmad Shah ini pun tampak semakin mengagumkan. 

Masjid Tengku Tengah Zaharah Malaysia

Nah kalau ingin mencari sebuah masjid dengan desain yang sangat unik, maka datanglah menuju Masjid Tengku Tengah Zaharah di Kuala Trengganu, Malaysia. Masjid ini memang sangat unik dan dikenal sebagai masjid mengapung pertama di dunia yang di muara Sungai Ibai. 

Tengku_Tengah_Zaharah.thumb.JPG.58be7a86Masjid Tengku Tengah Zaharah (kredit: Naeltrg)

Masjid ini pun mempunyai ukuran yang cukup luas mencapai 1.372 meter persegi. Tak lupa, bangunan masjid ini juga dilengkapi dengan keberadaan menara setinggi 30 meter. Bangunan masjid terapung ini pun bisa menampung hingga sebanyak 1000 jamaah. 

Desainnya yang unik pun membuat suasana di tempat ini sangat menarik. Terlebih ketika menyaksikan masjid ini pada saat matahari terbenam. Sebagai tambahan, embusan angin dari Laut Cina Selatan pun memberi suasana yang menyejukkan ketika berada di dalamnya. 

Masjid Abdol Gaffor Singapura

Masjid berikutnya yang mempunyai penampilan unik dan menarik adalah Masjid Abdol Gaffoor yang berlokasi di Little India, Singapura. Tak hanya dikenal sebagai masjid yang mempunyai usia tua, dibangun pada tahun 1907, Masjid Abdol Gaffor ini juga mempunyai beberapa keunikan yang sangat sulit dijumpai pada masjid lain. 

abdol_gaffoor.thumb.jpg.d9b9398bc5f26903

Masjid Abdol Gaffor (kredit: famous-places)

Pertama adalah pada desain atapnya. Bangunan ini mempunyai bantuk kubah yang mirip dengan bentuk sebuah bawang. Selain itu, atap bangunan masjid ini juga dihiasi dengan beberapa menara kecil yang mengelilingi kubah berbentuk bawang. 

Tak hanya itu, dinding masjid ini juga didesain secara unik. Pada dinding bangunan Masjid Abdol Gaffor ini dihiasi dengan motif bintang dan bulan sabit yang memenuhi seluruh bagian dinding. Cukup menarik karena hiasan tersebut berbentuk kecil dan didesian repetitif. 

Masjid Ubudiah

Berdiri di Kuala Kangsar, Perak, Malaysia, Masjid Ubudiah menjadi salah satu masjid tercantik yang ada di kawasan Asia Tenggara. Tampilan Masjid Ubudiah ini sangat khas dengan kubah serta menara masjid yang berwarna emas. 

ubudiah.thumb.JPG.c906033eaac3e1dc71874bMasjid Ubudiah (kredit: lilyrianitravelholic)

Masjid ini sendiri didesain oleh seorang arsitek bernama Arthur Benison Hubback. Arsitektur yang satu ini dikenal dengan beberapa karya bangunannya yang juga terletak di Malaysia, seperti Stasiun Kereta Ipoh serta Stasiun Kereta Kuala Lumpur. Seperti halnya Masjid Ubudiah ini, kedua bangunan tersebut juga mempunyai desain arsitektur yang fenomenal. 

Bangunan Masjid Ubudiah ini mulai dibangun pada tahun 1913 pada masa pemerintahan Sultan Perak ke 28 yang bernama Sultan Idris Murshidul Adzam Shah I Ibni Almarhum Raja Bendaraha Alang Iskandar Teja. Lokasi dari masjid ini pun tak berada jauh dari Royal Maosoleum yang ada di Bukin Chandan. 

Pembangunan masjid ini memakan waktu selama kurang lebih 4 tahun dan selesai pada akhir tahun 1917. Sempat terjadi beberapa kecelakaan, termasuk insiden perkelahian dua ekor gajah yang mengakibatkan kerusakapn pada batu marmer yang diimpor dari Italia. Biaya pembangunan masjid ini pun sangat fantastis, mencapai 200 ribu ringgit, sebuah jumlah yang tinggi di tahun tersebut.

Edited by baihaki1985

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...