Sign in to follow this  
Followers 0
ameryudha

Tempat makan recomended di Jatinangor. anak kos masuk!!

4 posts in this topic

Jatinangor adalah sebuah kota yang dipenuhi mahasiswa dan mahasiswa ganteng dan cantik. ane sebagai warga jatinangor merasa berkewajiban memberi rekomendasi kepada agan2 jalan2ers semua( ane mantan mahasiswa disono gan, hehe)

ada beberapa tempat yang direkomendasikan oleh ane. here we go:

1. Cherry's Corner

buat agan2 yang pengen makan agak mahal, bisa kesini. buka 24 jam sehari 7 hari seminggu, cherrys cornerr bisa jadi tempat makan favorit agan sama pasangan agan. disini ada wifi, sofa, tempatnya oke banget dah, harganya murah banget juga. ane suka sour n sweet chicken harganya 13ribu porsinya mantap, rasanya oke banget.

2. Simental Fapet

tempat makan ini terkenal banget di antara mahasiswa blok kanan. lokasinya di depan fakultas peternakan. makannya kesehan di tengah kebun jagung. yah agan mau bikin video klip juga monggo. harga per kali makan sekitar 8ribu, makanan favorit ane adalah ayam geprek gan, nyediain menu warteg juga, enak banget deh tempatnya.

3. Baso Mang Udin

nah , pecinta baso jatinangor mah pasti tau ini tempat. lokasinya depan ikopin ada tulisan gede. porsinya kira2 setenah porsi baso akung, harganya 7ribu. kalo basonya dibungkus nanti dikasih tulang2 sapi yang banyak dagingnya, enak bagnet deh basonya.

4. Hipotesa

buat agan2 yang tinggal di nangrok city dan gak tau ini tempat, kebangetan deh. makanan favorit ane adalah nasi dobel pake jamur ditambah ayam suir mustofa dan dadar telor pake kerupuk , minumnya pake nutrisari. kalo bulan puasa siang2 ane suka kesini. hahahahaha. hayo yang pernah di nangor, ngaku!!!

Share this post


Link to post
Share on other sites

itu makanan yang ente sebut di Hipotesa bikin ane ngiler. perut jadi keroncongan tiba2.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Waktu mahasiswa di Universitas Padjajaran Bandung, gue terbilang sering datang ke tempat ini. cherry Corner Bandung memang kecil tempatnya namun harga dan rasanya sangat menarik, bro. untuk ukuran resto kecil-minimalis, terbilang banyak makanan yang disajikannya seperti aneka snack (jajanan ringan), atau Anda yang ingin langsung menjajal masakan beratnya bisa pesan tongseng, sop buntut, dll. Harganya sendiri cukup meriah dan sangat pas di kantong mahasiswa. Hanya belasan ribu saja!

kalau ke kawasan jatinangor, pokoknya Anda harus mencobanya!

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • By Hanyptr
      haloo.. aku ada rencana ingin mengunjungi  bandung  berdua doang dari jakarta. Rencananya kesana selama 3 hari 2 malam di weekday.
      mohon sarannya dong aku kebandung antara menggunakan travel seperti daytrans atau naik kereta dr gambir kira-kira lebih efektif dan efisien yang apa ya?
      selanjutnya selama 3 hari 2 malam itu aku rencana hari pertama explore bandung kota , hari kedua ke lembang, dan hari ketiga bandung kota lagi. berhubungan aku berangkat dari jakarta menggunakan kendaraan umum. kira-kira lebih baik sewa mobil dengan supir atau cukup mengandalkan transportasi online seperti uber atau grab?
      dan kira-kira buat penginapannya lebih baik di daerah mana ya? biar enak kemana-mananya?
      Thankyouu
    • By Bima TourTravel
      Masih ada kuota ... 
      TRIP WISATA MARIBAYA LODGE - TAMAN BUNGA BEGONIA 8 JANUARI 2017
      Biaya : 200.000 / Org
      Itinerary:
      06.00 - 06.30 Meeting Poin di Plaza Semanggi , absensi ulang
      06.30 - 07.00 Perjalanan menuju Lembang Bandung
      12.00 - 13.00 Makan siang ( Exclud ) nanti dicarikan tempat makan yang sesuai budget
      13.00- 13.30 Maribaya Lodge
      13.30 - 15.00 Tiba , foto-foto, explor wisata Maribaya Lodge
      15.00-15.30 Menuju Taman Bunga Begonia
      15.30 - 17.00 Menikmati sore sejuk di Taman Bunga Begonia
      17.00 - 18.30 Jalan-jalan ke Cihampelas
      18.30 -19.30 Belanja oleh-oleh di Primarasa
      19.30 - Back To Jekardah
      Fasilitas :
      Transportasi AC Jakarta - Bandung PP
      Tiket Masuk Wisata
      Tour Leader yang Ngegemesin
      Dokumentasi
      Air Mineral
      Exclude :
      Makan Siang
      Pengeluaran Pribadi
      Grab it fast and make your reservation now!!!
      Contact Person:
      Call/Whatsapp: 081380796096
      Pin BB : 2A568A6D
      Line Official : @bimatourtravel
      Website : www.bimatourandtravel.com
      FB : Bima TourTravel
      Twitter : @BimaTourTravel
      Email ke: bimatourtravel [at] yahoo [dot] com

    • By Tarmizi Arl
      Hallo Traveler yang berbahagia dimanapun berada...
       
      Beberapa waktu lalu kita dikagetkan dengan bencana tanah longsor yang terjadi di Pangalengan, Kab.Bandung. Saya jadi teringat tentang keindahan Pangalengan yang pernah saya kunjungi awal tahun 2014 lalu. Keindahan alam kawasan Bandung selatan ini tidak usah diragukan, bahkan dalam catatan, seorang kolonial Belanda pernah menyatakan ‘Parahyangan diciptakan Tuhan dalam keadaan tersenyum’ .
      Ya... Pangalengan ini jadi salah satu bukti ‘senyum’ Tuhan di Bumi Parahyangan. Tidak hanya keindahana alam khas dataran tinggi, disini juga ada objek wisata sejarah yaitu Rumah dan makam Boscha. Berikut ini sedikit field report saya di pangalengan.
       
      Hari 1
       
      Berangkat jam 8 pagi dari Bogor dengan Bus ke Leuwi Panjang, Bandung.
      Dalam sehari, bus keberangkatan Bogor-Bandung atau Jakarta-Bandung cukup banyak dan dengan intensitas cukup sering.
      Jam 11 siang sampai di Terminal Leuwi Panjang, Bandung. Selanjutnya kalian bisa naik bus sedang dengan tarif Rp30.000 yang akan mengantarkan kalian langsung ke Pangalengan. Jarak Bandung ke Pangalengan ialah sekitar 40 km atau sekitar 2 jam perjalanan, dan jalan yang akan kalian lalui ialah jalanan berliku dan menanjak. Suasana dingin-sejuk juga akan mulai merasuk pori pori tubuh kalian ketika mulai memasuki kawasan Pangalengan.
       
      Sesampainya di Pangalengan kalian bisa mencari penginapan terlebih dahulu. Susah tidak susah sebetulnya mencari penginapan di Pangelengan, tapi saya coba kasih beberapa list penginapan yaitu Citere Resort di Jl.Raya Pintu, Pangalengan (Cp 022-5979423 ) dengan tarif kamar standar Rp275.000. Kemudian ada juga Hotel Damanaka di Jl.Raya Pangalengan.
      Sedangkan jika kalian ingin menginap di daerah perkebunan teh, salah satu penginapan yang tersedia ialah Wisma Malabar, lokasinya dekat dengan Objek Wisata Perkebunan Teh Malabar dan berdampingan dengan Rumah Bosscha. Untuk kamar di lantai 2 tarif weekdays nya Rp275.000, weekend Rp385.000, dan hari raya Rp495.000. Sedangkan kamar di lantai bawah Rp220.000 weekdays, Rp 330.000 weekend, dan Rp385.000 untuk hari raya.
      Nah, untuk kalian yang datang berombongan juga banyak wisma dan villa di sekitaran kebun teh dengan tarif Rp700.000-Rp1,2 juta per rumahnya.
       
      Penginapan sudah didapat, kalian bisa mencari sewa kendaraan agar perjalanan lebih nyaman. Kalian bisa tanyakan ke pihak penginapan atau tukang ojek disekitar sana, biasanya mereka memberikan rekomendasi penyewaaan motor/mobil.
      Jika semua sudah aman, mari lanjutkan perjalanan di tempat wisata pertama yaitu Situ Cileunca
       
      1. Situ Cileunca
       
      Situ Cileunca merupakan danau buatan (dibuat tahun 1918) yang digunakan untuk menampung air guna keperluan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Jaraknya sekitar 5 km dari Terminal dan jika kalian mau naik kendaraan umum, kalian bisa naik angkot dari terminal dengan tarif Rp3500,-
      Keindahan situ ini juga didukung oleh panorama lanskap nya yang juga indah berdampingan dan menjadi satu kesatuan. Dengan tiket masuk Rp10.000,- kalian tidak hanya bisa menikmati suasana danau, tapi juga bisa menyusuri danaunya dengan perahu. Tiket perahunya hanya Rp5.000/orang atau sekitar Rp30.000/perahu. Kalian akan dibawa mengelilingi danau dan menuju ke sebuah perkebunan arbei di salah satu sisi situ.
       

      Situ Cileunca
      (sumber gambar : www.wisatakebandung.com)
       
      Memasuki perkebunan arbei, kalian lagi lagi harus bayar Rp5000. Kalau mau petik dan makan arbei sepuasnya di kebun serta bawa pulang dengan satu keranjang kecil yang disediakan, kalian harus bayar lagi Rp5000.
       

      Naik Perahu ke Kebun Arbei
       

      Kebun Arbei
      (sumber gambar : www.gusharis.net)
       

      Buah Arbei Hasil Petikan
       
      Karena hari sudah mulai sore akhirnya kami berencana untuk kembali ke Penginapan, tapi sebelumnya kami ingin mencoba menikmati kopi luwak di Desa Margamulya.
      Oh iya,  untuk kalian yang belum dapet penginapan, ternyata di sekitar Situ ini juga ada beberapa penginapan/bungalow untuk disewakan per malam. Harganya juga relatif murah, antara Rp150.000-200.000/malam nya. Kalau mau yang sedkit berbeda, di hari libur dan banyak pengunjung, pengelola juga mengizinkan kalian untuk camping di sekitar situ.
       
      2. Ngopi Luwak Malabar
       
      Berada di Pasirmulya, Desa Margamulya, Pangalengan yang berjarak 7 km dari Situ Cileunca. Kopi luwak Malabar ini cukup menarik perhatian apalagi saat itu nama kopi luwak sedang naik daun.
      Untuk menuju lokasi bisa dibilang susah susah gampang. Di jalan Raya Pangalengan kalian bisa melihat ada petunjuk bertuliskan ‘Kopi Malabar’ 2km lagi. Tapi ketika sudah sampai perkampungan, maka kalian bisa bertanya tanya saja ke warga karena sudah tidak ada lagi papan petunjuk.
       
      Di warung kopi luwak itu, kalian bisa melihat papan bertuliskan ‘Kopi Luwak Malabar’.
      Mencicipi kopi disini, kalian akan melihat langsung proses penyeduhan kopinya. Kopinya masih dalam bentuk biji yang kemudian dimasukkan didalam mesin untuk kemudian diolah menjadi serbuk lalu diseduh.
      Secangkir kopi hangat pun sudah tersedia didepan kalian.
       

      Lokasi Kopi Luwak Malabar
      (sumber gambar : www.borealis7.wordpress.com)
       

      Kopi Luwak Malabar
      (sumber gambar : www.wisata.kompasiana.com)
       
      Ternyata Kopi disini ialah kopi arabica yang memang berasal dari kotoran luwak. Untuk satu cup kopi luwak seduhan dijual dengan harga Rp25.000 (kalo di cafe harganya bisa 200ribuan), sedangkan untuk harga 1 kg bubuk kopinya ialah 1,75 juta rupah.
      Bagaimana? Tertarik menyeruput Kopi Luwak super murah ini?
       
      Hari 2
       
      Cuaca yang sejuk mungkin akan menerlenakan kalian hingga enggan untuk memulai petualangan terlalu pagi. Tapi mengingat bahwa akan semakin nikmat menjelajahi Kebun teh di pagi hari, maka singkirkan semua rasa malas itu.
       
      3. Kebun Teh Malabar
       
      Berada sekitar 10 km dari Terminal Pangalengan, untuk menuju gerbang pekebunan kalian bisa naik angkot. Tapi untuk berkeliling dengan puas, maka sewa motor adalah pilihan paling tepat.
      Memasuki kawasan kalian harus membayar tiket Rp5000.
      Disepanjang kebun teh ini kalian bisa puas memandangi hamparan kebun teh yang begitu luas terbentang.
      Dahulunya, Perkebunan teh ini milik pemerintahan kolonialisme belanda, tapi sekarang tentunya sudah tidak lagi. Sekarang Perkebunan teh ini dikelola oleh PT.Perkebunan Nusantara VIII.
       

      Kebun Teh Pangalengan
      (sumber gambar : www.picture.maleber.net)
       
      Untuk menikmati pemandangan yang lebih memukau, cobalah naik ke arah perbukitan yang bisa kalian lalui dengan motor. Meskpin begitu, kalian harus hati- hati karena jalanan yang berkelok, berbatu, atau bahkan lumpur becek.
      Tapi sesampainya diatas bukit yang juga sudah tersedia saung/garda pandang ini, kalian bisa puas menikmati pemandangan dari atas.
      Untuk parkir motor kalian akan di tagih Rp5000,- dan hati hati juga karena bisa jadi ada saja orang yang usil minta tambahan ini itu.
       

      Memandang Perkebunan dari atas bukit
       
      Karena pemandangannya yang super indah dari atas bukit ini, kalian mungkin akan lupa waktu. Jadi mungkin agar bisa lebih nikmat, kalian bisa membawa bekal dan menikmati bersama teman-teman. Tapi jangan lupa untuk menjaga kebersihan.
       
      Kembali turun dari bukit, kalian bisa mengunjungi tempat bersejarah yaitu Makam Sir Boscha. Lokasinya dekat sekali dengan parkiran kalo kalian parkir di perkebunan teh, tinggal tanya penjaga parkirnya saja.
       
      4. Makam Sir.Bosscha
       
      Makam Bosscha ini masih berada di dalam kawasan perkebunan teh Malabar. Lantas apa keterkaitan Sir Bosscha dengan Malabar? Ternyata beliau adalah pendiri perkebunan ini.
      Menurut sejarah, beliau dilahirkan di Den Hagg, Belanda pada 15 Mei 1865 dan beliau sendirilah yang berwasiat agar dimakamkan di sini.
       

      Makam Bosscha
      (sumber gambar : www.wordpress.com)
       
      Biar kita makin pinter dan gak salah informasi, kalian bisa minta bantu penjaga makam buat ceritain sejarah Sir.Boscha atau juga pekebunan Malabar itu sendiri. Dan berdasar infomasi-infomasi yang didapat ternyata Bosscha ini ialah seorang konglomerat Belnada yang memang banyak berdedikasi di tanah parahyangan, salah satunya ya perkebunan teh Malabar ini buktinya.
       
      Kalau sudah berziarah, kalian bisa mencoba menapak tilas kembali kehidupan Bosscha di Kediamannya. Tapi sebelumnya, jika kalian yang penasaran melihat pohon teh yang sudah berumur 100 tahun alias tidak pendek seperti umumnya pohon teh yang kita lihat, kalian bisa menuju ke kawasan pohon teh yang lokasinya dekat dengan makam, kalian bisa tanya ke penjaga makam.
       
      5. Rumah Bosscha
       
      Rumah Bosscha masih berada di kawasan perkebunan teh. Kalan bisa menggunakan motor/mobil dari makam Bosscha ke rumah nya ini.
      Tidak ada tiket masuk untuk sekedar berfoto di luar rumah, tapi jika kalian ingin masuk ke dalam, maka kalian bisa memberi tip kepada guide yang akan membantu kalian.
       
      Sedikit informasi sejarah yang saya dapatkan, ternyata  peran Bosscha di Bandung nampaknya tidak bisa dianggap sepele. Beliau dikenal sebagai sosok dermawan dan berpengaruh. Bahkan Technische Hooge School (ITB saat ini) juga dibangun oleh beliau, termasuk fasilitas laboratoriumnya tak lepas dari peran beliau. Tak lepas juga yang sudah sangat kita kenal yaitu Sterrenwacht (peneropongan bintang) Bosscha di Lembang yang juga dibangun oleh beliau.
       

      Rumah Bosscha
      (sumber gambar : www.blog.maleber.net)
       
      Bosscha yang bernama lengkap Karel Albert Rudolf Bosscha ini, semasa hidupnya tinggal di Malabar hingga sedikit demi sedikit ia membangun perkebunan teh. Rumah tinggal Bosscha di Malabar inilah yang hingga sekarang masih berdiri kokoh.
      Saat ini, rumah Bosscha dijadikan sebagai Museum Bosscha yang banyak menyimpan sejarah tentang keberadaan Bosscha serta perkebunan teh yang dikelolanya.
      Arsitektur rumahnya pun sangat kental dengan nuansa kolonial, dan keberadaanya cukup menarik perhatian diantara perkebunan teh yang menghijau.
       
      Selepas menikmati keindahan lukisan Tuhan di Perkebunan Teh dan belajar banyak tentang sejarah Sor.Bosscha, tak ada salahnya untuk kalian menuju objek wisata berikutnya yang bernuansa alami-buatan yaitu Pemandian Air Panas Cibolang.
       
      6. Pemandian Air Panas Cibolang
      Pemandian air panas ini berada di Desa Wanasuka, 11 km arah tenggara pangalengan.
      Pemandian air panas yang berada di ketinggian 1400 mdpl ini akan sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan di hari-hari libur nasional. Jadi jika kalian datang di hari libur ke Pangalengan, mungkin tidak akan sebegitu nikmat dan nyaman datang ke pemandian ini.
      Namun, tak mengherankan jika banyak wisatawan yang datang karena memang selain kolam pemandian air panas, pengunjung akan dimanjakan oleh pemandangan alam yang sangat indah.
       

      Pemandian Air Panas Cibolang
      (sumber gambar : www.bandung.panduanwisata.com)
       
      Selanjutnya, jika kalian memiliki waktu lebih untuk berlibur, objek wisata satu ini juga tak salah untuk dicoba, namun lokasinya berada cukup jauh dari kota kabupaten pangalengan, apalagi dari Cibolang karena kalo cibolang di arah selatan, maka objek wisata ini berada di arah utara. Objk wisata yang saya maksud ialah Kampung Adat Cikondang.
       
      7. Kampung Adat Cikondang
       
      Kampung adat ini berada di Desa Lamajang, Pangelangan pastinya. Lokasinya cukup jauh dari Kota Kabupaten Pangalengan, yaitu 11 km ke arah utara.
      Tempatnya yang cukup jauh membuat kampung adat yang masih sangat memegang teguh nilai nilai adat ini tidak begitu ramai oleh pengunjung. Kebanyakan orang yang datang ialah mereka yang ingin meneliti atau memang memiliki ketertarikan tinggi terhadap kebudayaan.
      Di kampung ini kalian bisa melihat secara langsung bagaimana kehidupan masyarakat sunda, sangat menarik apalagi warganya yang sangat ramah menyapa.
       

      Kampung Cikondang
      (sumber gambar : www.wordpress.com)
       
      Bangunan fisik dan arsitektural rumah-rumah di sini sangat kental dengan nuansa permukiman sunda. Namun ternyata, bangunan asli di kampung ini telah lenyap karena kebakaran besar tahun 1942. Jejak peninggalan hanya tersisa di satu rumah adat yang kini disebut Bumi Adat. Di Bumi Adat inilah peninggalan leluhur dijaga dan dilestarikan.
      Nilai-nilai adat yang masih terus dijaga disini diantaranya ialah dilarang berbicara keras dan buang air sembarangan. Jadi buat kalian yang datang sangat penting menjaga sopan santun disini.
       
      Nampaknya Pangalengan menyimpan lebih banyak lagi keindahan yang sayang untuk dilewatkan. Tak berlebihan bukan jika saya anggap disini juga menjadi bukti senyum Tuhan di Parahyangan? Seperti catatan sang kolonial Belanda ‘Parahyangan diciptakan Tuhan dalam keadaan tersenyum’
    • By min0ru
      Dear diary,
      @deffa buat menghadiri Weddingnya pada tanggal 19 Nov 2016 lalu. Akhirnya saya ngintilin si oppa @mone yang rencana berangkat keretaan ke bandung barengan sama kak @Sari Suwito eh last minute si @Ikamarizka juga joinan ternyata.  Baru tau ternyata ada @Fanny Nugraha juga beserta gandengan di kereta yang sama hanya berbeda gerbong.
      19 Nov pagi jam 7 sudah sampe di stasiun Gambir, tapi si oppa kesiangan jadi 30 menit sebelom kereta capcus doi baru nongol  Perjalanan ditempuh 3 jam 30 menit sampai di stasiun Bandung.
      Tiba di Bandung jam 12.00 WIB perut laper, pokoknya gamau tau harus makan dulu sebelum lanjut kemana mana. Dipilihlah sate hadori atas rekomendasi om google karena jaraknya deket banget dari stasiun tinggal jalan kaki, tepatnya dijalan stasiun timur. Ternyata ngga enak ini sate  udah mahal pula kan tapi berhubung laper ya kita shikat merenggg bae'

      Perut senang hati riang, perjalanan dilanjutkan untuk check in hotel dulu karena bawaan kita cukup banyak. Nunggu abang go-jek lama bener dah, akhirnya jalan kaki ke Kartika Sari yang Kebon Jukut kalo ga salah (lumayan panas2an) Akhirnya kita ber 6 masing-masing naik gojek (nunggunya juga lama, mungkin karena kondisi bandung juga lagi ramai saat itu). Cas cis cus sampai di Amaris Hotel Cihampelas, taro barang, sebagian ke farmhouse, sebagian ke coffeeshop sekitaran hotel. Cuaca bandung siang itu panas lalu tiba2 mendung bin gerimis mengundang (indomie mana indomie).
      The Wedding.

      Acara dimulai pukul 18.00 WIB tapi kita jam 18.00 baru otw dari hotel perjalanan ditempuh 40 menitan juga sudah sampai dilokasi Weddingnya. karena antrian salaman itu lebih panjang daripada antrian makan, ya langkah bijaknya kita makan dulu.  Abis makan dan kumpul dengan kloter lainnya yang dari negara lain (baca:kota lain) baru deh berbondong2 naik ke atas panggung buat salaman dan foto bareng. Ini video amatirnya bai de wey.

       
      Sepulangnya dari Wedding, kita lanjutkan mini gathering di warung bajigur sampai kira2 jam 12 malam (berubah jadi labu).

      20 Nov 2016,
      Waktunya pulang! Bangun, mandi, sarapan langsung pesen Go-Car buat anter kita ke The Lodge Maribaya karena ogut sama oppa @mone belon pernah ksono. Disana cuma narsisan bentar, makan soerabi, cus balik lagi ke hotel buat check out trus lanjut makan siang di Chung Gi Wa sambil ngobrol ngalor ngidul gosip sana sini  Kereta balik ke Jakarta baru berangkat jam 19.30 WIB jadi sekitar jam 17.00 WIB kita menuju ke stasiun dan sempet mampir ke Braga Permai buat makan es krim trus jalan kaki ke stasiun yang berjarak cuma 10 menitan dari situ.

      Yakkk kira kira gitu aja sih trip singkat jelas padatnya. @mone kalo ada foto yang mau ditambahin silahkan loh  
      @deffa Happy Wedding once again. tolong dimention member2 lain yang hadir dan ada divideo, karena ogut gatau ID masing2nyah euyy. btw hasil foto keyen dari kamera fotografernya mau dong via dropbox or wetransfer kalo ada. 
      Danke!
    • By vie asano
      Bicara tentang pariwisata Bandung, pasti nggak akan bisa lepas dari membicarakan tentang Lembang. Alasannya beragam, namun salah satunya adalah karena di Lembang kerap bermunculan obyek wisata baru yang akhirnya menjadi tren pariwisata Bandung. Jadi, nggak heran kalau Lembang disebut-sebut sebagai primadona wisata di kota berjuluk Paris van Java tersebut.
      Jika kalian berencana untuk mengunjungi Bandung dalam waktu dekat, yuk mari kenalan dulu dengan kawasan Lembang. Apa saja sih daya tarik dari Lembang? Dan, akses mana yang paling mudah untuk mencapai kawasan tersebut jika datang dari luar kota? Simak detailnya dibawah ini.
      *             *             *             *             *
      Informasi Dasar
      Lembang adalah nama sebuah kecamatan di Bandung. Secara administratif, Lembang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bandung Barat. Namun Lembang juga dimasukkan dalam sebuah wilayah bernama Kawasan Bandung Utara, bersama beberapa kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Cimahi. Berikut ini gambaran posisi Kecamatan Lembang dalam peta Kabupaten Bandung Barat.

      Posisi Lembang pada peta Kabupaten Bandung Barat, via slideplayer
      Lembang sendiri terdiri dari 16 desa, dengan luas wilayah yang bervariasi antara 1,8 km² hingga 9,74 km². Suhu udaranya cukup sejuk, rata-rata berkisar antara 17-24° C. Maklum, Lembang ini memang terletak di dataran tinggi karena posisinya sendiri ada di ketinggian 1312-2084 meter dari permukaan laut, dengan titik tertingginya adalah Gunung Tangkuban Perahu. Adapun pembagian desa di Lembang kira-kira seperti ini:

      16 desa di Lembang, via kotakita
      *             *             *             *             *
      Daya Tarik Lembang
      Kalau ditanya “apa sih yang membuat Lembang populer”, jawaban utamanya mungkin karena faktor kesejukan udaranya. Jika dibandingkan dengan wilayah lain di Kota Bandung, Lembang memang relatif lebih sejuk. Itulah mengapa banyak sekali wisatawan yang suka berkunjung ke Lembang, untuk main ke aneka obyek wisatanya maupun sekedar kongkow biasa saja.
      Selain itu, Lembang juga memiliki view yang indah. Terletak di area pegunungan membuat view dari kawasan ini sangatlah menarik, baik view ke arah Kota Bandung maupun view ke arah pegunungan.
      Kawasan Lembang juga menarik untuk dikunjungi karena memiliki banyak sekali opsi obyek wisata. Bahkan, rasanya di kawasan ini (dan kawasan sekitarnya) rutin bermunculan obyek wisata baru nan hits. Dan, daya tarik lainnya terletak pada keragaman wisata kuliner yang bisa dilakukan di Lembang dan sekitarnya.
      *             *             *             *             *
      Obyek Wisata Menarik di Lembang dan Sekitarnya
      Sudah jadi rahasia umum jika Lembang memiliki banyak obyek wisata menarik. Masalahnya, kadang wisatawan kurang paham kalau TIDAK SEMUA obyek wisata populer tersebut tepat berada di Lembang. Sebagian diantaranya berlokasi di daerah sekitar Lembang, seperti Cimahi, Subang, dan di kecamatan lain di Kabupaten Bandung Barat.
      Berikut ini beberapa obyek wisata yang bisa ditemukan di Lembang dan daerah sekitarnya yang cukup dekat di akses dari Lembang. Untuk detail lokasi, silahkan klik nama obyek wisata yang ada di masing-masing topik.
      +             +             +
      Lembang
      1. De’Ranch Lembang 

      De’Ranch Lembang, via deranchlembang
      Dari seluruh obyek wisata yang ada dalam daftar ini, De’Ranch Lembang termasuk salah satu yang lokasinya berada tepat di pusat Lembang. Obyek wisata ini menawarkan pengalaman liburan ala cowboy yang akan digemari oleh anak-anak maupun dewasa. Ingin merasakan serunya menunggang kuda? Memberi makan kuda? Atau jalan-jalan di hutan pinus? Semua bisa dilakukan disini.
      2. Floating Market 

      Floating Market, via sheratonbandung
      Salah satu obyek wisata unik di Lembang karena menawarkan suasana ala pasar terapung seperti di Thailand dan Kalimantan. Ada banyak aktifitas lain yang bisa dilakukan disini, seperti naik perahu, wisata kuliner, dan lain-lain.
      3. The Lodge Maribaya 

      The Lodge Maribaya, via filosotrip
      The Lodge Earthbound Adventure Park & Resort, atau biasa disebut The Lodge Maribaya, merupakan sebuah obyek wisata yang menawarkan berbagai aktifitas bertema alam. Asyiknya, lingkungan di sekitar The Lodge ini terdiri dari hutan pinus, sehingga pemandangannya pun cukup indah. The Lodge ini lokasinya cukup dekat dengan Air Tejun Maribaya, salah satu destinasi wisata favorit lain di area Lembang. Di The Lodge ini kalian pun bisa melakukan camping, lho.
      4. Farm House 

      Salah satu bangunan di Farm House, via mixedupalready
      Farm House ini termasuk salah satu obyek wisata baru karena baru beroperasi pada bulan Desember 2015. Obyek wisata ini memiliki pemandangan alam yang indah, taman yang cantik, dan aneka rumah hobbit yang sangat Instagramable. Cocok sekali dikunjungi bersama keluarga.
      5. Grafika Cikole 

      Grafika Cikole, via icla.bosmobil
      Satu lagi tempat wisata di Lembang yang menawarkan one stop adventure. Grafika Cikole ini menawarkan banyak fasilitas wisata bagi para wisatawan, mulai dari fasilitas outbound (flying fox, turun tebing, dan lain-lain), kebun strawberi, wisata naik kuda, dan lain-lain. Di sini pun terdapat hotel dan aneka restoran. Namun salah satu highlight fasilitas di Grafika Cikole adalah fasilitas pondok wisata alamnya dan area camping.
      6. Kebun Begonia 

      Kebun Begonia, via kebunbegonialembang.blogspot
      Ingin mengunjungi obyek wisata yang sedikit berbeda dengan obyek wisata lain di Lembang? Cobalah main ke Kebun Begonia yang ada di Jalan Maribaya. Tempat ini merupakan sebuah kebun yang dirancang dengan konsep wisata edukasi konservasi bunga Balinea (dan beberapa jenis bunga lainnya). Tentu saja disini pun terdapat kafe dan restoran, sehingga pengunjung nggak melulu hanya akan menikmati pemandangan bunga saja.
      7. Observatorium Bosscha

      Observatorium Bosscha, via bentaran
      Sesuai dengan namanya, Observatorium Bosscha memang merupakan sebuah tempat peneropongan bintang. Bahkan tempat ini merupakan salah satu peneropongan bintang tertua di Indonesia lho. Jika ingin berkunjung bersama keluarga maupun perorangan, kalian bisa datang pada hari Sabtu (pukul 09.00-13.00) untuk melihat cara kerja teleskop Zeiss (hanya demonstrasi/penjelasan saja). Namun terkadang dibuka juga kesempatan untuk bisa ikut meneropong di malam hari.
      8. Taman Hutan Jaya Giri Lembang

      Pepohonan di Taman Hutan Jaya Giri, via davidmualim.blogspot
      Tempat ini merupakan sebuah taman penghubung sekaligus hutan yang ada di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Jika kalian suka dengan wisata bertema alam, Taman Hutan Jaya Giri ini bisa jadi pilihan asyik, karena disini kalian dapat melakukan berbagai aktifitas outdoor seperti hiking dan camping.
      9. Lainnya

      Imah Seniman, via booking
      Masih banyak tempat wisata lain di wilayah Lembang yang belum disebutkan dalam daftar di atas, seperti Air Terjun Maribaya, Taman Hutan Junghuhn, Rumah Sosis, Imah Seniman, dan lain-lain.
      +             +             +
      Di Sekitar Lembang
      1. Kampung Gajah Wonderland 

      Salah satu atraksi di Kampung Gajah, via news.lewatmana
      Namanya boleh saja Kampung Gajah, tapi bukan berarti tempat ini adalah nama sebuah kebun binatang. Kampung Gajah Wonderland merupakan sebuah obyek wisata yang populer akan waterpark-nya. Tak hanya memiliki waterpark berukuran luas, di Kampung Gajah ini juga terdapat puluhan wahana permainan dan restoran.
      2. Dusun Bambu 

      Salah satu spot di Dusun Bambu, via dusunbambu
      Salah satu obyek wisata favorit di sekitar Kolonel Masturi, Parongpong. Dusun Bambu menawarkan beragam pilihan aktifitas wisata untuk beragam usia, sehingga tempat ini cocok sekali disambangi oleh keluarga. Selain itu, di Dusun Bambu ini juga terdapat beberapa restoran hingga penginapan.
      3. Gunung Tangkuban Perahu

      Gunung Tangkuban Perahu, via bisniswisata
      Gunung Tangkuban Perahu selalu sanggup memukau wisatawan untuk datang dan berkunjung ke sana. Gunung yang lekat dengan legenda Sangkuriang tersebut memiliki beberapa kawah vulkanik yang selalu terlihat fotogenik saat diabadikan oleh lensa kamera.
      4. Pemandian Air Panas Ciater

      Ciater, via indonesiadestinations
      Ciater bisa jadi merupakan salah satu pemandian air panas paling terkenal di Bandung, sekalipun secara administratif pemandian ini terletak di Kabupaten Subang. Ciater ini nggak begitu jauh dari Gunung Tangkuban Perahu, sehingga nggak sedikit wisatawan yang mengunjungi Ciater dan Tangkuban Perahu dalam satu kesempatan.
      5. Jendela Alam 

      Jendela Alam, via tempatwisataku-indonesia.blogspot
      Jika mencari tempat wisata edukasi bagi anak-anak, cobalah untuk mempertimbangkan Jendela Alam. Di tempat ini anak-anak dapat belajar segala hal bertema alam, mulai dari menanam di kebun, panen, memelihara ternak, dan lain-lain.  
      6. Situ Lembang 

      Situ Lembang, via tandapagar
      Situ Lembang mungkin bukan obyek wisata populer bagi wisatawan yang sering pergi ke Lembang sekalipun. Maklum, lokasi Situ ini memang agak nyempil. Selain itu, Situ Lembang ini sebetulnya tertutup untuk wisatawan karena tempat ini kerap dijadikan lokasi latihan Kopassus. Untuk dapat masuk kesini, kalian harus mengajukan ijin lebih dulu. Tapi percayalah, pemandangan di Situ Lembang ini memang sangatlah indah dan eksotis, sehingga layak untuk diperjuangkan.
      *             *             *             *             *
      Yang Wajib Dilakukan di Lembang
      1. Mengunjungi Berbagai Obyek Wisata-nya

      Curug Omas di Maribaya, via maribayabandung
      Sudah tahu kan kalau Lembang dan sekitarnya memiliki banyak obyek wisata menarik? Jelas sekali kalian wajib mengunjungi aneka obyek wisata tersebut saat berada di Lembang.
      +             +             +
      2. Wisata Kuliner
      Mau tahu apa saja kuliner khas yang wajib dicoba selama berada di Lembang? Berikut ini sebagian diantaranya.
      A. Susu Murni

      Salah satu tempat populer untuk mencari susu murni Lembang, cia semestatrans.blogspot
      Lembang memang terkenal sebagai salah satu daerah penghasil susu di Bandung. Jadi, mencicipi susu murni jelas menjadi salah satu kuliner yang wajib dicoba selama berada di Lembang. Salah satu tempat paling populer untuk mencicipi susu murni adalah Sumur Lembang yang berada di Jalan Raya Lembang no 303. Namun jika ingin membeli susu murni literan, kalian bisa melipir ke KPSBU Lembang yang terletak di Jalan Seskoau Lembang.
      B. Yoghurt Lembang

      Salah satu tempat penjualan yoghurt Lembang, via urbandung
      Selain dikenal sebagai salah satu daerah penghasil susu, Lembang juga populer akan yoghurt-nya lho. Sama seperti susu murni, kalian juga dapat membeli yoghurt literan di KPSBU Lembang. Jika sekedar ingin icip-icip, yoghurt Lembang ini cukup mudah ditemukan di berbagai restoran di Lembang.
      C. Ketan Bakar

      Ketan bakar, via sebandung
      Ketan Bakar termasuk salah satu kuliner yang mudah sekali ditemukan di sekitar Lembang. Paling enak menikmati cemilan ini sambil dicocol ke sambal saus kacang atau sambal oncom, sambil duduk-duduk menikmati suasana.
      D. Tahu Susu

      Tahu susu Lembang, via travel.kompas
      Tahu Susu merupakan salah satu kuliner khas dari Lembang yang wajib dicoba oleh wisatawan. Bentuk tahu ini sebetulnya tak berbeda dengan tahu biasa. Hanya saja, tahu ini diolah dengan mencampur kedelai dengan susu murni, sehingga rasanya jadi lebih gurih, lebih padat, sekaligus lebih lembut dari tahu biasa. Tak sulit untuk mencari kuliner ini, karena Tahu Susu terletak di jalur wisata utama di Lembang.
      E. Sate Kelinci

      Sate kelinci, via ezatuleliza.blogspot
      Saat mendengar nama “sate kelinci”, mungkin tak sedikit yang langsung menolak untuk memakan kuliner ini. Habis, kelinci kan lucu. Memangnya tega makan daging kelinci?
      Walau kelinci lucu, tapi daging kelinci memang terkenal enak. Dan sate kelinci termasuk salah satu kuliner khas yang bisa ditemukan di Lembang. Pedagang sate kelinci mudah ditemukan di sepanjang jalur jalan menuju Lembang (dari Bandung), dan mudah dikenali karena (biasanya) memiliki kandang kelinci di depan kiosnya.
      +             +             +
      3. Nongkrong di Kafe atau Resto Keren

      Nongkrong di salah satu warung gaul Cikole, via lembangwisata.blogspot
      Lazimnya sebuah tempat yang memiliki suhu udara relatif sejuk dan pemandangan alam yang cukup indah, tak sulit untuk menemukan aneka kafe dan resto keren di sekitaran Lembang. Mulai dari tempat makan pinggir jalan, hingga restoran yang menawarkan fine dining, semua bisa ditemukan di Lembang (dan daerah sekitarnya).

      Kampung Daun, salah satu restoran di Jalan Sersan Bajuri, via gotravelly
      Jika kalian memiliki budget terbatas namun ingin nongkrong santai sambil menikmati suasana, kalian dapat melipir ke daerah Cikole. Di sekitar daerah tersebut banyak terdapat warung-warung gaul yang cukup populer di kalangan anak muda. Namun jika ingin merasakan suasana bersantap yang lebih wah maupun romantis, kalian dapat melirik berbagai kafe dan restoran yang ada di sekitar Jalan Sersan Bajuri dan Jalan Kolonel Masturi (masuk dalam wilayah Kecamatan Parongpong).
      +             +             +
      4. Melakukan Berbagai Aktifitas Outdoor

      Camping di Grafika Cikole, via gracesaan.blogspot
      Ingin melakukan hiking? Atau mungkin sesekali ingin camping dan menikmati rasanya tidur di tengah alam bebas? Kalian bisa melakukan semua itu di Lembang. Untuk referensi tempat mana saja yang cocok sebagai tempat hiking maupun camping, silahkan lihat lagi daftar aneka obyek wisata di Lembang dan sekitarnya.
      +             +             +
      5. Duduk Manis Menikmati Suasana
      Kadang, terlalu banyak pilihan malah bikin jadi bingung. Begitu juga dengan obyek wisata di Lembang. Saking banyaknya pilihan untuk disambangi, bisa-bisa malah membuat kita jadi bingung menentukan obyek mana yang harus dikunjungi lebih dulu.
      Kalau misalnya masih bingung menentukan pilihan, atau mungkin bingung karena memiliki budget wisata yang terbatas, tenang saja. Lembang cukup asyik untuk dinikmati sambil duduk manis kok. Pergi saja ke daerah yang tinggi seperti Cikole, atau ke arah gunung, atau mungkin ke arah perkebunan teh, dan kalian bisa duduk-duduk sambil menikmati suasana alam. Wisata asyik nggak melulu harus melibatkan budget fantastis, bukan?
      *             *             *             *             *
      Akses Menuju Lembang
      Ada 3 cara paling populer untuk mencapai Lembang: via Bandung, via Cimahi, atau via Subang. Untuk gambaran mengenai rute-nya, silahkan klik hyperlink yang ada di setiap rute.
      Melalui Bandung
      1. Rute 1 [via Pasteur-Setiabudhi-Lembang] - Jika menggunakan kendaraan pribadi, kalian bisa keluar lewat pintu tol Pasteur, dan ambil jalan menuju Setiabudhi. Terus ikuti jalan utama menuju utara hingga tiba di Lembang. Untuk variasi lainnya, kalian bisa melewati Jalan Sarijadi (melewati mall Paris Van Java), lanjut terus ke utara hingga mencapai Lembang. Silahkan klik link ini untuk rute jelasnya. Ngomong-ngomong, rute ini merupakan rute favorit untuk mencapai Lembang. Ada banyak obyek wisata keren maupun tempat makan di sepanjang jalur ini. Konsekuensinya, rute ini lumayan ramai (baca: macet) khususnya di akhir pekan.
      2. Rute 2 [via Dago-Pagermaneuh-Lembang] - Alternatif lainnya, kalian bisa pergi dari Jalan Ir.H.Djuanda (Dago) untuk mencapai Lembang (klik hyperlink untuk rute detailnya). Hanya saja jalan ini memang lebih kecil, agak memutar, namun relatif lebih sepi dan cukup jarang terkena macet. Sebagai catatan, kondisi jalur ini mayoritas berupa tanjakan dan berkelok-kelok. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum memutuskan lewat jalur ini.
      3. Rute 3 [via Punclut] - Sama seperti Rute 2, jalur ini pun cukup berkelok dan melewati serangkaian tanjakan. Beberapa tanjakan cukup curam, jadi siapkan kendaraan kalian sebelum melewati jalur Punclut.
      4. Rute 4 [via Dago Giri] - Rute ini merupakan salah satu rute alternatif untuk mencapai Lembang. Sama seperti Rute 2 dan Rute 3, rute ini pun melewati jalur yang tidak terlalu lebar, berkelok-kelok, dan menanjak – namun relatif lancar jika dibandingkan dengan Rute 1.
      5. Rute 5 [via kendaraan umum] – Jika ingin naik kendaraan umum, kalian bisa naik angkot jurusan apa saja yang melewati atau berhenti di Terminal Ledeng. Selanjutnya, jika tujuannya langsung ke Lembang, kalian bisa naik angkot jurusan St.Hall – Lembang. Namun jika ingin main ke daerah Parongpong (untuk mengakses Dusun Bambu, Kampung Gajah, dan lain-lain), dari Terminal Ledeng naiklah angkot ke Parongpong.
      Melalui Cimahi/Cisarua
      1. Rute 1 [via Kolonel Masturi] - Jika berangkat dari Cimahi, kalian bisa mengakses Lembang melalui Jalan Kolonel Masturi. Jalan ini memang melingkar dan berkelok-kelok, namun di sepanjang jalan ini terdapat banyak sekali obyek wisata menarik.
      2. Rute 2 [via Cihanjuang] - Jalur ini pun melewati rute yang berkelok-kelok, dan akhirnya menyambung di Jalan Kolonel Masturi. Untuk variasi lain, kalian bisa memutar rute ini untuk melewati Jalan Sersan Bajuri (untuk mengakses Kampung Gajah) sebelum mencapai Lembang (klik link berikut ini).
      Melalui Subang
      1. Rute 1 [via tol Sadang] - Rute cukup sering dipilih oleh wisatawan yang berangkat dari Jakarta, khususnya sebelum Tol Subang beroperasi. Rute ini melalui Pemandian Air Panas Ciater, Gunung Tangkuban Perahu, Cikole, dan beberapa obyek wisata lainnya sebelum mencapai Lembang.
      2. Rute 2 [via tol Subang] - Setelah Tol Cikopo – Palimanan resmi beroperasi, wisatawan dari Jakarta bisa menggunakan pintu tol Subang untuk mencapai Lembang.
      *             *             *             *             *
      Note:
      Foto diambil dari berbagai sumber tanpa ada editan tambahan lain selain proses resizing.
       
       
       
    • By Dewi Calico
      GOOD MORNING BANDUNG
      안녕하세요,
      Ini kisah keren Traveler Cute saat berada di Bandung dan menikmati pagi yang sangat luar biasa.
      Biasanya ketika aku di Bandung hanya menikmati pagi di sekitar pusat kota untuk makan bubur ayam atau jalan pagi ke Cathedral.
      Tapi kali ini aku memutuskan untuk naik ke Dago.
      Yap aku awalnya naik ke Dago tembus ke Lembang dan kembali lagi ke Dago.
      Naahh disitulah saat matahari mulai terbit, ada sebuah pemandangan keren.
      Kota Bandung yang seolah diatasnya dilapisi awan.
      Sejuknya udara pagi dan dengan view mempesona itu aaahh membuat hatiku meleleh.
      Tampak bahwa kota Bandung dikelilingi oleh pegunungan.
      Seolah TUHAN menciptakan kota Bandung dengan dikelilingi oleh maha karya TUHAN yang mempesona yaitu pegunungan.
      Tampak beberapa gedung tinggi seolah tumbuh di kota Bandung dan akan menembus batas awan.
      Itulah modernisnasi yang membuat Bandung semakin keren, bangunan tinggi seolah bercerita bahwa Bandung siap untuk menembus pembangunan modern menyusul Jakarta.
      Pagi yang sangat luar biasa,
      Terbayar sudah perjuanganku melawan dingin dan kabut.
      Bandung yang selalu menawarkan pesona dan "kebahagiaan".
      Bandung yang selalu ku rindukan.
      Good morning Bandung, tetaplah jadi Kota yang dicintai banyak orang.
      Happy Traveling,
      Salam Dewi Calico



    • By bisakali
      Bandung begitu populer sekali sebagai sebagai kota wisata, bahkan juga tiap-tiap akhir minggu nyaris 50% kendaraan yang ada di bandung di dominasi dari luar daerah.
      Bandung nyaris mempunyai semuanya segi wisata, dari kuliner, pemandangan alam, edukasi, hiburan anak, hingga tempat berbelanja semua nyaris ada di kota yang mempunyai julukan kota kembang.
      Satu diantara lokasi wisata paling favorite beberapa penggemar traveler ada di lokasi bandung sisi barat yang begitu populer dengan lokasi Lembang serta Gunung Tangkuban Perahu, dan bandung sisi selatan dengan Pesona Kawah Putih Ciwidey. Bahkan juga banyak agen travel yang sediakan paket wisata di bandung.
      Diluar itu Kota Bandung begitu mensupport faktro akomodasi seperti hotel serta transportasi, bukan sekedar itu bandung sangatlah banyak industri-industri kreatif yaitu, banyak musik-musik kreatif, dari band, solo, dan musik tradisional yang dikemas dengan cara moderen.
      Bukan sekedar musik saja, banyak perajin-perajin kreatif yang telah Go International, dan kulinernya yang enak serta unik lantaran mereka mengemasnya dengan cara unik.
      Dengan memproses makanan tradisional jadi satu sajian yang nikmat serta moderen, hingga begitu menarik untuk di cobalah oleh turis lokal ataupun mancanegara.
      Semakin penasaran bukanlah dengan obyek wisata yang ada di Bandung? Segera saja kita simak Tempat Wisata di Bandung berikut ini :
       
      Tempat Wisata Dusun Bambu Lembang Bandung

      Dusun Bambu Adalah ikon wisata baru di Lembang Bandung, lantaran tempat itu adalah satu lokasi yang memberi paduan semua kelebihan lokasi wisata di Lembang Bandung.
      Fasilitasi dusun bambu dilengkapi dengan cafe Burangrang, adalah tempat makan yang populer dengan lutung kasarung. Bila anda menginginkan nuansa romantis, cafe Purbasari menghidangkan restoran yang bakal bikin pengunjung makin romantis.
      Janganlah senang dahulu, dusun bambu juga memberi wisata berbelanja ala pasar tradisional yang didesain khas dusun bambu. Sesudah capek nikmati wisata, anda dapat juga beristirahat di Villa dusun bambu kampung layung.
      Dusun bambu ada di kaki gunung tangkuban serta pegunungan burangrang yang masihlah begitu asri populer dengan sebutan wisata rimba kota Bandung. Hawa sejuk di siangan hari serta dingin pada malam hari.
      Alamat : Jl. Kertawangi komplek Komando Cisarua Barat
      Jam operasional : Sehari-hari jam 08. 00 – 21. 00 WIB
      Ticket : Rp. 15. 000/orang (anak di bawah 3 th. gratis)
       
      Tempat Wisata Kawah Putih Bandung

      Kawah Putih Bandung adalah obyek wisata paling populer di kelompok wisatawan, nyaris semuanya yang ke bandung tentu pernah bertandang ke sini. Anda bakal di manjakan oleh pesona panorama alam yang begitu indah.
      Mata anda takan mampu berkedip lantaran sejauh mata melihat, anda bakal begitu sayang untuk melewatkannya walaupun cuma satu kedipan mata saja lantaran dataran putih yang tampak berwarna putih seperti salju.
      Danau yang berwarna putih kehijauan ini, sesekali beralih sesuaikan aspek cuaca yang punya pengaruh pada tinggi rendahnya suhu, dan kandungan belerang yang terkadung di kawah putih itu. Sebagai catatan saja, sebaiknya membawa masker lantaran bau sulfur yang terkadang menyengat bakal menggangu wisata kamu
      Lantaran mempunyai pesona pemandangan yang indah, banyak wisatawan yang memakai lokasi wisata kawah putih ciwidey ini untuk tempat kepentingan Pre-Wedding, shooting film, serta pembuatan video clip.
      Tempat : Jl. Raya Soreang, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat – Indonesia
      Ticket : Rp. 18. 000/Orang (Lokal), Rp. 50. 000/Orang (Asing)
       
      Tempat Wisata Taman Begonia Bandung

      Taman begonia adalah taman bunga yang begitu populer kehadiran dan popularitasnya didunia maya. Beberapa Netizen tercuri hatinya sesudah lihat sebagian gambar yang terdokumentasi di sosial media.
      Taman ini memberi sensai langkah nikmati keindahan bermacam bunga khas asli Indonesia serta Mancanegara, satu diantara banyak bunga yang populer di taman begonia adalah bunga canti datang dari pulau dewata yakni adalah bunga Balinea.
      Beberapa hal yang mengagumkan bila anda bertandang ke taman begonia, bukan sekedar nikmati indahnya konvervasi bunga, tetapi juga ada nikmati wisata alam bandung lembang yang berudara sejuk, tenang serta mata anda bakal dimanjakan dengan semua kehijauan bumi pasundan.
      Janganlah cemas bila perut anda kosong, di sini ada satu Cafe Bandung yang mempunyai view hamparan taman bunga balinea pancarkan merah menyala. Pikirkan saat anda menyantap lezatnya kuliner bandung berhiaskan taman bunga.
      Alamat : Jalan maribaya N0 120 A Lembang
      Ticket : Rp 10. 000/orang
       
      sumber : Wisata Alam di Bandung