Sign in to follow this  
ameryudha

Benarkah ada Pulau di Thailand yang moyangnya orang Jawa?

3 posts in this topic

Seorang Backpacker di Blognya yang saya baca bercerita bahwa dia pernah bertraveling ke salah satu pulau di thailand. dalam perjalanannya, dia menempuh waktu 20 menit dari Phuket untuk menuju pulau ini. Pulau Toh Baboo terletak di Laut Andaman.

Dia menemukan bahwa Toh Baboo merupakan salah satu wisata sejarah Thailand, diceritankannya bahwa Toh Baboo memiliki masyarakat yang memilki kesamaan fisik dengan orang jawa.dalam blog tersebut pun diceritakan mengapa orang jawa bisa sampai disini.

jama dahulu, ada laki2 jawa keturunan bernama Toh Baboo yang datang ke pulau ini bersama keluarganya. pada saat itu di pulau jawa sedang terjadi kemelut pertumpahan darah Belanda-Portugis-Kerajaan2 Jawa, dimana saat itu kesulitan mendapatkan makanan. Toh Baboo yang berasal dari pesisir jawa pun pergi mencari tempat baru untuk ditempati.

pada saat itu , keluarga besar Toh Baboo bersumpah bila dia menemukan kawasan yang memiliki banyak ikan, maka mereka harus memaang bendera setinggi-tingginya di atas sebuah gunungn agar yang lain bisa melihat. Akhirnya Toh Baboo menemukan sebuah pulau (pulau Koh Panyee) disitu pulalah Toh Baboo memasang Bendera.

Menurut data geografis, di pulau tersebut ada sekitar 1500 orang, dan ditempati oleh sekitar 315 keluarga yang ternyata satu sama lain memilki ikatan keluarga.

selain itu , Pulau ini seluruh masyarakatnya memeluk agama islam, dengan penduduk perempuan mengenakan kerudung, maka dari itu bagi anda yang ingin berkunjung kesini, sekiranya memakai pakaian yang menutup aurat, bila tidak maka anda mungkin akan terlihat aneh sendiri.

hingga saat ini pulau tersebut masih ada, dan anda bisa berkunjung kesana. disana pun anda akan melihat sebuah kehidupan layakya masyarakat pesisir lengkap dengan tatanan masyakaratnya. namun jangan aneh, bila anda akan merasa di pulau jawa, karena masyarakatnya memiliki kesamaan fisik dengan masyarakat jawa.

ini foto2 yang diambil oleh seorang turis eropa yang ada di blog nyahttp://www.flickr.com/photos/jamiemonk/

4481731330_57978384a0.jpg

WahyuHandokoPhuketToKPYpier.jpg

informasi ini saya ambil dari http://http://wahyuhandoko.blogspot.com

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By silvia_win
      Day 1 Jakarta-Kuala Lumpur
      Tiba di Klia2 sudah malam, makan dulu di Marry Brown, setelah itu ngitar2 di klia2 untuk foto2 suasana new year. Lalu cari lokasi yg kosong untuk tidur2an di klia2.
       
       
      Day 2 Kuala Lumpur-Chiang Mai
      Dini hari kami berangkat ke Chiang Mai, di airport Chiang Mai pesan taxi airport ke hotel (thb 150).
      Sampai di hotel belum bisa check in (katanya waktu check in 14:00). Hotel Western House di area kota tua. (@thb750/malam, deposit thb 500).
      Nanya info tour ke Chiang Rai dll, staf hotel memberikan brosur2 dari tour di suruh pilih yang dikehendaki, lalu dia tel ke tournya untuk tanya available ngga (staf hotel minta bayaran thb 20 untuk ongkos tel).
      Setelah konfirmasi dan bayar tour untuk besok (@thb1000), waktu check in hotel masih lama.
      Kamipun mulai jalan kaki mengitar kota tua ke chang puak gate, wat chiang man, three king monumen, wat prasingh. Di dalam kota tua banyak vihara2 besar dan kecil, yang masing2 menpunyai dekorasi yang unik. Setelah selesai berkeliling pulang ke hotel beristirahat, malamnya beli makan di seberang chang puak gate (dekat hotel), di sini ada 7-11, toko2 dan street food.
       
       

      Day 3 Local tour
      Pagi kami dijemput untuk ikut tour naik van, peserta tour belasan orang.
      Mobil tour membawa kami keluar kota tua, di luar kota tua terlihat pemandangan seperti kota2 pada umumnya, berbeda dengan kota tua yang banyak viharanya dan monumen. Kota tua dikelilingi oleh tembok kota yang sudah tidak utuh lagi.
      Stop 1: sumber air panas, airnya disemprotkan ke atas seperti air mancur, asap mengepul dari sumber air panas. Pedagang menawarkan telur mentah, yg bisa direbus di dalam sumber air panas.
       

      Sumber air panas di sini tidak terlalu luas, hanya satu sumber air panas di depan daerah wisata, di dalamnya ada toko makanan dan souvenir.
      Stop 2 : White temple, bangunan vihara ini adalah sebuah karya seni yang indah dengan warna putih.
      Untuk masuk ke dalam vihara perlu melewati jembatan yang dibawahnya banyak tangan menjulur ke atas (seperti makhluk di alam neraka sedang meminta makanan).
      Dinding di dalam vihara (tidak boleh foto) ada lukisan imaginer yang indah ada superman, minion dll.
      Banguan toiletnya berwarna emas.
       

      Stop 3 : Golden triangle, kami foto dulu di plang golden triangle yang ada peta negara Thailand, Laos dan Mynmar. Sebagian peserta naik perahu menyebrang sungai mekong ke Laos (katanya lihat sebuah pasar kecil di sana, jika ikut nyebrang ke Laos biaya tournya @thb1200). Kami makan di salah satu kedai makan di sepanjang sungai mekong, yang menu utamanya tom yam. Kami makan sambil menikmati pemandangan sungai mekong. Sebenarnya pemandangan sungai mekong tidak terlalu indah, air sungai berwarna kecoklatan tapi dari sini bisa melihat bangunan2 di seberang yang merupakan bangunan negara Laos jadi memberi nuansa yang istimewa.
      Setelah makan kami jalan ke sebuah vihara dengan patung Buddha keemasan di atas perahu. Sebelum sampai ke vihara ada dermaga, di mana banyak yang menawarkan untuk menyeberang ke Laos (dari sisi lain bukan dari tempat travel membawa peserta lain nyebrang).
       


      Vihara ini lumayan bagus, pemandangannya juga indah bisa melihat sungai mekong dari atas, dan juga ada teropong untuk melihat ke seberang.
      Stop 4: makan siang prasmanan, menunya lumayan banyak juda ada camilan thai.
      Stop 5: mengunjungi perkampungan suku leher panjang (suku Karen), di sini foto2 dengan suku leher panjang, yang memakai gelang di lehernya, yang terlihat hanya para wanitanya, semakin berumur gelang2 di lehernya makin banyak.
       

       
       
      Setelah ini perjalanan pulang ke chiang mai (+ 3 jam), mobil singgah sebentar di toko oleh2.
      Kami minta di drop di weekend night market.
       
      Pasar malam ini merupakan salah satu pasar malam yang terbaik yang pernah saya kunjungi, area pasar malamnya sangat luas, jalannya bercabang2, bingung juga mau jalan ke mana, lalu pilih jalanan yg tidak terlalu ramai. Beli camilan thai food yang disukai, keliling2 cuci mata dan belanja, di pasar malam ini tidak terlihat ada dagangan kaos, tas merek yang kw, tapi dagangannya adalah kaos, tas dll buatan kerajinan lokal. Di sepanjang jalan di area night market ada juga pemain musik tradisional yang menyanyi dan bermain musik (ngamen), ada juga seniman lukis yg menawarkan jasa lukis wajah, dan seniman lainnya yg menjajakan karya hand made yang dibuat di tempat.  
      Kemudian kami melewati Wat Chedi Luang yang ternyata halamannya ditempati pedagang pasar malam, walau bangunan dalam vihara sudah tutup, tapi di halaman ada patung Buddha dan pengujung sekalian sembahyang di sana, bangunan vihara yang cukup besar itu diterangi lampu memberi kesan megah dan indah, kami berkeliling di dalam dan duduk berisitirahat di taman.
      Setelah istirahat jalan keliling pasar malam lagi, sampai di sebuah ujung jalan waktu sudah malam, beli sedikit camilan lagi, lalu stop tuk tuk untuk pulang hotel. Tuk tuk thailand lebih luas dan nyaman dari bajaj di jakarta.  Tuk tuk berjalan melewati beberapa area yang masih merupakan area dari pasar malam,  yang ternyata dari hotel juga dekat pasar malam. Sampai di hotel sudah jam 11:30 malam.
       
       
      Day 4 Mengunjungi Wat Doi Suthep.
      Hari ini bangun agak siang, lalu keluar cari money changer tapi tidak ketemu, akhirnya tarik tunai atm saja (biaya adm thb 180), beli sarapan lalu pulang hotel.
      Check out hotel, titip bagasi di hotel.
      Ke terminal mangkal angkot di depan 7-11 (diseberang chang puak gate). Angkot jalan setelah penumpang penuh (@ thb 50). Doi Suthep adalah vihara yang terletak di atas bukit.
      Di sini naik lift ke atas. Di sini bisa melihat pemandangan kota chiang mai, viharanya cukup luas dan indah.
      Setelah berkeliling, kami naik pulang, sampai ke area kota penumpang angkot ini tinggal sedikit, kami pun charter supirnya untuk ke Arcade bus terminal untuk beli tiket bus ke Bangkok.
      Di terminal bus, kami ingin membeli tiket bus malam ke Bangkok, tapi berhubung masih liburan new year tiket dari semua operator bus sudah habis. (sebenarnya sudah mau beli kemarin, tapi staf hotel bilang terminalnya jauh dari hotel, dan sudah ditanyakan ke staf hotel apa bisa pesan di hotel, katanya ngga bisa mesti ke terminal, ngga apalah sedikit bumbu2 go show).
      Akhirnya kami beli tiket bus jam 7:30 pagi, juga tanya ke staf yg jual tiket hotel di sekitar sana yang bagus di mana. Kami berkeliling melihat beberapa hotel, hotel di sana lumayan murah harga 700 an sudah bisa dapat kamar yang bagus dan luas, ada juga model apartmen dengan sofa, tv, dapur dll.
      Tapi kami milih hotel yang seperti losmen saja, terlalu nyaman besok susah bangun pagi.
      Staf hotel di sini tidak seperti hotel sebelumnya tidak mengerti bhs inggris, jadi kami pun berkomunikasi dengan bahasa isyarat, awalnya staf hotel menunjuk angka 3 dengan jarinya (maksudnya thb 300), kemudian dia  menunjuk angka 4 dengan jarinya, yang mana maksudnya thb 300 untuk kamar non ac, thb 400 untuk kamar ac. Hotel ini seperti losmen, kamarnya cukup bersih lumayanlah buat 1 malam.
      Setelah booking hotel, kami mencharter tuk tuk untuk ke hotel western house ambil bagasi, supir tuk tuk seorang wanita muda yang bisa bicara bahasa inggris.
      Malam kami jalan2 ke star avenue (mall kecil di samping terminal).
       
       
      Day 5 Chiang Mai ke Bangkok
      Bus berangkat sesuai jadwal (thb 1700 utk 3 tiket). Di bus dibagikan air mineral, kopi, coca cola dan snack. Siang hari bus berhenti di tempat peristirahatan untuk makan siang, kami dibagikan voucher makan siang, jatahnya nasi+1lauk, jika mau tambah lauk bayar thb 10/lauk.
      Jam 6 sore bus sampai di terminal bus bangkok, kami antri taxi, tapi antrian panjang dan taxinya sedikit, lalu kami naik tuk tuk (thb 300), supir tuk tuk pasang harga mahal walau hotelnya ngga terlalu jauh, sudahlah antri taxi menghabiskan waktu.
      Check in hotel Bangkok 68 (thb 700/malam) dan beli makanan di resto di hotel, lalu bersiap2 explore kota bangkok. Dari bangkok jalan kaki ke MRT (cukup jauh juga + 10 menit), kami naik MRT+BTS ke taksin pier, dari sini naik free shuttle boat ke Asiatique. Shuttle boatnya sangat nyaman, mengarungi sungai Chao Praya yang pemandangan malamnya sangat indah, juga banyak boat dari hotel berbintang ataupun cruise yang hidir musik.
      Di Asiatique banyak resto2, toko2 juga ada arena permaian anak2, di sini tempat ngongkrong dan jalan2 yang asyik, kami makan KFC di sini lalu jalan2 dan menikmati pemandangan di sepanjang sungai.
      Setelah itu naik free shuttle bus (jadwal terakhir) ke halte taksin pear lagi.
      Banyak turis yg naik shuttle bus ini berhubung jadwal terakhir, semuanya antri beli tiket pulang ke tempatnya masing2, bule yang antri di depan kami mempersilahkan kami beli duluan, sambil melihat peta mereka bilang i want to make sure first. Setelah beli tiket kami pun naik BTS, tapi ternyata kami salah naik ke arah yg berlawanan, lalu kami turun ganti kereta. Saat kami mau ganti mrt ke hotel, ternyata stasiun mrt sudah tutup. Lalu kami menyetop taxi untuk pulang ke hotel, ternyata harga taxi tidak mahal malah lebih murah dari tiga tiket MRT. (mungkin sudah larut malam dan tidak macet)
       
       

      Day 6 Madame tussaud dan wat...
      Pagi ini, kami mau mengunjungi idola di Madame tussaud di Siam Discovery mall, berhubung harga taxi tidak terlalu mahal, langsung stop taxi saja dari hotel. Sampai di sini mallnya belum buka, kami tunggu di luar sambil lihat2 street food yang jual sarapan. Mallnya buka jam 10, kami pun masuk dan menuju madame tussaud (Beli tiket online @thb400). Di dalam Tussaud masih sepi, bisa foto sepuasnya berkali2.
      Siang hari kami ke wat emerald buddha (di samping grand palace, kami tidak masuk grand palace soalnya bayar tiket masuk , cukup lihat dari luar saja).
      Bangunan vihara ini bagus dan indah, merupakan vihara utama di bangkok yang di dalamnya ada patung Buddha dari Emerald.
      Dari sini naik tuk tuk ke pier untuk menyebrang ke wat arun, sampai di pier malas nyebrang (ternyata naik perahu kecil, dipikir perahunya mirip shuttle boat ke Asiatique). Setelah melihat2 sebentar wat arun yang berada di seberang sungai, kami naik taxi ke  wat traimit.
       
       
      Wat traimit berada di sekitar china town Bangkok, adalah vihara dengan patung Buddha dari emas yang tingginya 3 m dan beratnya 5 ton.
       
       
      Dari Vihara kami berjalan ke china town melihat2 toko2 dan penjual makanan chinese food, jalanan ramai dan macet karena ada pasar di sana.
       
       
      Dari sini kami naik MRT ke Huai Khwang, di sini ada lokal night market, jualan baju, makanan, buah dll,  keliling sebentar dan beli makan malam lalu naik tuk tuk pulang hotel.
       

       


       Day 7 Bangkok-Jakarta
      Pagi hari pulang ke jakarta via singapura (berhubung tiket direct flight mahal ngga apalah transit singapura). Karena masih suasana new year maka kamipun menikmati dekorasi new year di bandara bangkok dan singapura.
    • By khalda desiana
      Haloo,ada yang disini pernah ke ayuthayya dari don mueang airport?dan saran bagusnya ke kota mana aja di thailand selama 6 hari?
    • By Marilyn Dewi
      Cari teman jalan yang mau ke antara vietnam/thailand cuma bisa 21-23 juli 2017 (jumat-minggu) *belum pesen tiket
      Gak terlalu ribet soal makanan n hotel. 
      Kalo ada yang mau pergi ke salah 1 negara tsb pas tggl yang sama bisa contact line marinrinrinn ^^
    • By Radhen rama
      Sekiranya ada yg plan jalan2 ke turkey or thai akhir tahun 2017, boleh dong nanya2 siapa tau bisa gabung
    • By Dhea Andyna
      halo perkenalkan sya newbie mau tanya2 seputar thailand kpd suhu2 semua 
      saya liburan di krabi 2d1n, nah ini rencana saya sehari menjelajah krabi (seputar krabi town,tiger cave, pantai2) dan sehari lagi ikut one day tour (masih blm tau mau pulau2 yg mana, ada saran?)
      dan saya belum booking hotel karena bingung mau booking di sekitar ao nang apa di krabi town nya? karena saya backpackr berdua dgn teman dn rata2 untuk harga penginapan sama, ada saran untuk penginapan? 
      nah setelah selesai one day tour sya langsung cabut dari krabi ke hatyai lalu dari hatyai ke butterworth lalu ke penang karena flight pulang saya ke indo dari penang (makany saya hrs fast estafet biar ga ketinggaln pesawat) 
      pertanyannya saya : 
      1. dari krabi menuju ke hatyai? kalo naik bis/kereta bagaimana?apakah pesan tiketnya sehari sebelumnya apa bisa go show?
      2. lebih enk dan worth it naik kereta apa bis menuju penangnya? dan harganya 
      3. setelah saya sampai di butterworth untuk menuju penang bagaimana? naik fery kah?
      terimakasih, xx 
       
    • By RahmadR
      Hi guys
      Buat liburan nanti saya mau nyari teman backpacker ke singapore, malaysia , thailand  karena saya cuma berdua (masih amatir hehe) sama teman jadi mau nyari teman lagi biar lebih seru . untuk itinerary masih disusun belum fix. untuk kontak add line : rahmad_riyan97
    • By nashir
      Tinggal 5 Seat lagi!!!
      Opentrip Bangkok + Pattaya, Thailand 4 Hari 3 Malam
      2-5 April 2017
      Only Rp 2.850.000
      INCLUDE
      Ticket Pesawat AirAsia Direct Pulang Pergi Jakarta-Bangkok
      Airport Tax PP
      Free Cabin 7Kg
      Hotel 3 Malam
      Tempat Masuk Wisata
      Dokumentasi
      Guide
      EXCLUDE
      Makan
      Transport
      Tambahan Bagasi
      Ayo Daftar
      Bisa DP min Rp 1.850.000/pax
      Pendaftaran & Pembayaran Paling lambat 5 Maret 2017
      Booking Line: @asiatrip
      WhatsApp: 085795021995
      Itinerary bisa dilihat di website www.tripbackpacker.asia