Sign in to follow this  
petualang sejati

Air Terjun Niagara - USA kanada

10 posts in this topic

niagara_falls-12448.jpg

Hallo Travellers

Apa yang pertama kali terlintas di pikiran jika mendengar Niagara???

air terjun, sungai, atau salah satu wahana di Dufan (Niagara-gara)???

Air terjun Niagara yang terletak di perbatasana antara amerika dan kanada ini, sangat terkenal di dunia… selain karena besar dan lebar juga pemandangannya yang sangat indah…

Pemerintah kota setempat sangat bersyukur dengan adanya objek wisata ini karena selalu mengalir devisa buat kedua Negara ini, karena setiap harinya wisatawan pada datang ke tempat ini. Yang paling dicari adalah melihat indahnya pelangi yang melintang di tengah derasnya air terjun ini.

niagara-falls.jpg

jika ada rekan2 travellers yang pernah ke sini, ayo donk dibagi cerita2 serunya :D

fotonya juga lebih bagus.. hehehehee

Share this post


Link to post
Share on other sites

waktu itu saya pernah liat di tv, tapi lupa kapan. katanya ada boat gitu yang bisa ngedeketin air terjunnya dari bawah. kayak tour gitu. kita pake raincoat trus naik boat. nanti boatnya ngedekit air terjun. ada yang tau?

Share this post


Link to post
Share on other sites

waktu itu saya pernah liat di tv, tapi lupa kapan. katanya ada boat gitu yang bisa ngedeketin air terjunnya dari bawah. kayak tour gitu. kita pake raincoat trus naik boat. nanti boatnya ngedekit air terjun. ada yang tau?

ah serius om :lol: .

enak kali yah..

tapi ngeri ngerian pasti majunya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya pernah satu kali ke Niagara Falls. Sample sana malam, langsung dibawa oleh tournya, foto- foto, lalu bermalam di Kota terdekat, Buffalo. Pagi harinya ke sana lagi, ya itu naik boat ramai- ramai dipinjamin jas hujan, boat ya deketin air terjunnya dari bawah. Niagara falls ini merupakan perbatasan USA dan Canada. Yang sisi selatan punya USA, yang Utara punya Canada. Di situ juga ada Hard Cafe lho.

Share this post


Link to post
Share on other sites

niagara_falls-12448.jpg

Hallo Travellers

Apa yang pertama kali terlintas di pikiran jika mendengar Niagara???

air terjun, sungai, atau salah satu wahana di Dufan (Niagara-gara)???

Air terjun Niagara yang terletak di perbatasana antara amerika dan kanada ini, sangat terkenal di dunia… selain karena besar dan lebar juga pemandangannya yang sangat indah…

Pemerintah kota setempat sangat bersyukur dengan adanya objek wisata ini karena selalu mengalir devisa buat kedua Negara ini, karena setiap harinya wisatawan pada datang ke tempat ini. Yang paling dicari adalah melihat indahnya pelangi yang melintang di tengah derasnya air terjun ini.

niagara-falls.jpg

jika ada rekan2 travellers yang pernah ke sini, ayo donk dibagi cerita2 serunya :D

fotonya juga lebih bagus.. hehehehee

emmakkkkkkk,,, pengen kesituuuu  :terharu

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Alfa Dolfin
      Dulu aku lebih sering traveling ke luar negeri ketimbang di negeri ini. Namun sekarang, berubah total. Tidak terpikir lagi ke luar negeri. I Love This Country. Sebanyak mungkin ingin menjelajahi negeri yang sangat eksotik, lebih dari indah, sesuai kemampuan dan kesanggupan diri ini. Salah satu alasan aku lebih sreg sharing, diskusi tentang negeri ini. Namun perjumpaan yang tidak sengaja dengan seorang Team Leader (TL) ku mengingatkan ada yang menarik yang barangkali sudah menjadi habit ciri khas turis Indonesia khususnya jika traveling ke luar negeri menggunakan tour.

      Meski bukan perjalanan yang pertama kali ke luar negeri, saat menetapkan pilihan ke negeri Paman Sam , Ortu tidak mengijinkan untuk berangkat sendiri meski ada rasa percaya diri berkat pengalaman nge-bolah di eropa. Karena yang pertama kali kesana dan tidak ada saudara atau teman, harus pake tour. Akhirnya memilih Wita Tour, untuk West Coast Tour. Rutenya, Jakarta-Tokyo-Honolulu-Los Angeles-San Diego-Tijuana (Meksiko)-Las Vegas-San Fransisko-Hongkong-Jakarta. Satu group ada 20 peserta. Cuma aku yang sendiri. Untungnya TL kami cowok. Jadinya tidak perlu kamar sendiri yang berarti ada tambahan biaya, Bisa gabung di kamar tour leader. Syukurlah beliau bersedia walau sebenarnya punya hak menolak demi privacinya sebagai TL.

      Karena pertama kali ikut tour, sehari H-1 aku sudah terkejut. Di telepon oleh TL. Beliau memperkenal diri dan mengingatkan kesiapan besok. Apakah dalam kondisi sehat. Barangkali ada obat yang bisa di bantu di bawa jika mengidap penyakit tertentu. Penyelenggara tour akan membantu sebisa mungkin tanpa biaya tambahan.. Mengingatkan juga paspor dan lain-lain yang boleh dibawa dan yang harus di cegah supaya ti- Tidak ada masalah di imigrasi. Di telpon seperti ini sebenarnya kau sudah surprise. Belum pernah nich mengalami seperti ini.
      Saat keberangkatan, semua bagasi di kumpulkan. Sudah ada porter yang mengurus bagasi. Kemudian masing-masing menerima boarding pass. sudah di urus semua. Tiba di tujuan memang harus mengambil bagasi masing-masing untuk di periksa di duane-nya. Lolos dari duane semua bagasi di kumpulkan lagi. Di hotel tinggal menerima kunci kamar dan....bagasi sudah ada di kamar. Begitu seterusnya selama kami pindah-pindah pindah negara, tempat dan hotel. Wooouwww...Surprise kedua. Biasanya ngurus sendiri.

      Ada yang menarik yang juga bikin aku paling surprise. di rute awal penerbangan Jakarta-Tokyo. Selagi semua peserta tidur, aku lihat TL kami malah tidak tidur. Dia sibuk menulis kartu imigrasi yang harus di serahkan bersamaan paspor tiba di bandara tujuan. Baru sadar ini tokh maksudnya melihat TL segera mengumpulkan pasport peserta setelah semuanya masuk ke pesawat. Setelah tiba sebelum menuju ke meja imigrasi, paspor di kembalikan, kartu imigrasi tinggal di tanda tangan. Demikian juga waktu penerbangan Tokyo-Honolulu, San Fransisco-Hongkong, hal yang sama ia lakukan. Menuliskan semua data peserta. Selanjutnya tinggal di tanda tangani saja. Agar tidak hilang saat berpindah tempat dari Honolulu-LA-San Diego-Las Vegas-SFO (kecuali Tijuana), semua pasport di pegang TL. Peserta tidak perlu pusing lagi memegang dan menjaga pasport. Wah...wah....aku belum pernah mengalami seperti ini. Biasanya menulis sendiri, pegang sendiri. Waktu aku berinisitafi nulis sendiri si TL menolak. Biar dia yang menulis,Surprise.

      Untuk urusan makan....selama tour kami mendapat meals yang sesuai lidah orang Indo. Kebanyakan di bawa ke Chinesse Resto. Pernah di rute Tokyo-Honolulu, sekitar 2 jam sebelum landing karena sudah pagi mendapat suguhan breakfast. Berarti peserta tiidak kelaperan dong begitu masuk Honolulu.. Setelah kami selesai semua urusan imigrasi dan bagasi, karena ramai sekali antrian berbarengan masuknya flight dari negara lain, waktu setempat sudah sekitar pukul 10 lebih. Berpikir akan menuju spot-spot disana sesuai itinerary Nyatanya kami mampir ke resto, yang juga Chinesse Resto. Makan siang nich ku pikir begitu. Ternyata keliru. Breakfast...!. Lho khan tadi di pesawat sudah dapat breakfast, tanya ku ke TL. Ooo tidak...tadi khan dari airline, kali ini dari kami (pihak tour). Padahal di itinerary tidak di tulis. Masih belum laper sekitar jam 1 siang waktu setempat kembali kami di bawa ke Resto untuk lunch....Wah..wah... makan terus ya. lagi-lagi surprise ke-empat nich.

      Termasuk kesibukan tambahan TL mengurus satu peserta yang kehilangan tiket pesawat di Tokyo satu hari sebelum ke Honolulu. Waktu itu belum ada e-tiket. Kebayang sibuknya seperti apa. Yang lain, TL melayani penukaran uang kecil untuk peserta. Masih banyak kejadian lain yang bikin aku surprise. Entah sampai surprise keberapa...
      Sekali waktu aku ambil tour Netherland-Paris, menggunakan salah satu tour disana. Yang aku alami di atas ngga ada tuch. Padahal bukan tour murahan. Ada kerabat kami yang sudah lama tinggal di Belanda, suatu saat akan ke Indo menggunakan tour operator disana, juga tidak mengalami service tadi. Pernah juga ikut tour operator setempat (kelas medium) dari Singapur-Malaingsia...opppss maksudnya Malaysia, ke beberapa kota disana. Semua urusan termasuk bagasi, imigrasi urus sendiri. Tidak ada tuch peserta tinggal tanda tangan kartu imigrasi, contohnya. Tulis sendiri, lewat imigrasi paspor pegang masing-masing.

      Kesimpulan ku pribadi...pesertanya manja ya. Tidak kecuali aku yang biasa mandiri jadi manja....hahaha....Sesuatu yang bisa di selesaikan sendiri tapi malah di urus TL. Tapi si TL bilang, bukan manja....ini SERVICE, pelayanan kepada peserta. Oya....??? apakah semua tour operator misalnya Anta, Vaya, dan lain-lain melakukan yang sama. Dengan mantap dia menjawab : rata-rata YA....! Ooo begitu ya kalau ikut tour negeri ini. Beda banget sama operator tour luar negeri.

      Terakhir, tidak lengkap jika tidak sharing beberapa foto kenangan di jembatan Golden Gate Bridge, San Fransisco, bersama TL kami dan foto keluarga peserta lain....
       
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      “You can always count on Americans to do the right thing - after they've tried everything else.” Winston Churchill

       
       

       
      Menjelajahi negara Amerika Serikat tentu saja sudah menjadi salah satu daftar impian yang ingin segera kamu penuhi. Nah, ketika kesempatan sudah ada di depan mata, kini saatnya kamu untuk mulai mengurus visa yang tentunya akan menjadi ‘tiket penting’-mu sebelum memasuki Amerika Serikat.

      Tentunya, semua dokumen harus kamu persiapkan terlebih dahulu. Selanjutnya, kamu dapat mulai mengurus persiapan untuk mendapatkan visa Amerika Serikat ini.

      Setelah memutuskan untuk hendak berlibur ke Amerika, maka langkah yang harus kamu lakukan adalah mengurus visa di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta beralamat di Jalan Medan Merdeka Selatan No. 3-5 Jakarta Pusat.

      Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui seluk beluk tentang visa Amerika ini? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam ini dia yang harus kamu ketahui sebelum berburu visa Amerika Serikat.

       

       
      Mengetahui Jenis-Jenis Visa Amerika Serikat

      Sebelum memutuskan untuk mendaftar visa Amerika Serikat, tidak ada salahnya jika kamu mengetahui tentang jenis-jenis visa Amerika Serikat. Visa Amerika Serikat terdiri dari B1, B1/B2, dan B2.

      Jenis B1 merupakan jenis visa yang diperuntukkan bagi visitor for business, B1/B2 merupakan jenis visa yang diperuntukkan bagi visitor for business and pleasure, serta B2 merupakan jenis visa yang diperuntukkan bagi visitor for pleasure and medical treatment.

       

       
      Biaya yang Harus Kamu Keluarkan untuk Membayar Visa Amerika


      Biaya yang Harus Kamu Keluarkan via

       

       
      Sebelum mulai mengurus aplikasi visa, kamu dapat membayar biaya pengajuan visa terlebih dahulu. Nah, kamu hanya dapat membayar visa Amerika di bank yang sebelumnya telah ditunjuk untuk menjadi rekanan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat, yaitu Bank Permata dan Standard Chartered.

      Yang harus kamu ketahui sebelumnya adalah biaya yang harus kamu keluarkan untuk mendapatkan visa ini tergolong non-refundable atau tidak dapat dikembalikan. Sehingga, biaya ini tidak dapat dikembalikan sekalipun nanti pengajuan visamu tidak dikabulkan.

      Untuk turis, maka jenis visa yang akan didapatkan yaitu B1 atau B2. Nah, biaya yang kamu keluarkan untuk mendapatkan visa ini adalah sekitar USD 160 untuk satu orang per satu kali pengajuan.

       

       
      Mengisi Aplikasi Formulir Online


      Contoh Visa via

       

       
      Selanjutnya, kamu diharuskan untuk mengisi kelengkapan data diri di aplikasi formulir online. Kamu dapat melakukan apply online di www.ustraveldocs.com/id dan melakukan registrasi yang sesuai dengan alamat e-mail pada waktu login.

      Selanjutnya, kamu dapat memilih lokasi wawancara dan pengambilan visa (di Jakarta atau Surabaya). Lalu, kamu dapat melanjutkan aplikasimu dengan mengunggah foto digital. Setelah itu, kamu dapat melanjutkan aplikasimu dengan meng-klik ‘Start Application’.

      1. Personal

      Pada bagian personal, kamu akan diminta untuk mengisi nama, jenis kelamin, status pernikahan, tempat tanggal lahir, kebangsaan serta nomor KTP. Pada bagian personal ini, kamu akan diminta untuk mengisi data pribadimu sendiri.

      2. Address

      Selanjutnya, pada bagian address, kamu akan diminta untuk mengisi alamat rumah, nomor telefon, dan alamat e-mail. Ya, pada bagian address ini kamu juga akan diminta untuk mengisi kontak yang dapat dihubungi dengan selengkap-lengkapnya.

      3. Passport

      Kamu akan diharuskan untuk mengisi data mengenai paspor, tipe paspor, nomor paspor, negara pemberi paspor, tempat paspor dikeluarkan, serta tanggal keluar dan kadaluarsa paspor. Pada bagian ini, kamu akan ditanya mengenai data-data detail mengenai paspormu.
      4. Travel

      Pada bagian travel, kamu akan mendapatkan pertanyaan mengenai tujuanmu datang ke Amerika Serikat, travel plan, lokasi apa saja yang dikunjungi selama kamu mengunjungi Amerika Serikat, serta alamat tempat tinggalmu selama berada di Amerika Serikat.
      5. Travel Companions

      Kamu juga akan mendapatkan pertanyaan mengenai travel companions-mu. Dengan siapa kamu akan melakukan perjalanan wisata di Amerika Serikat.

      6. Previous

      Pada bagian previous ini, kamu akan mendapatkan pertanyaan mengenai pernahkah kamu tinggal di Amerika Serikat? Apakah kamu pernah mengunjungi Amerika Serikat?

      7. US Contact

      Pada bagian US Contact, kamu akan mendapatkan pertanyaan mengenai nama dan organisasi orang yang kamu kenal di Amerika Serikat. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan pertanyaan mengenai apakah hubungannya denganmu.

      8. Family

      Pada bagian family, kamu akan mendapatkan pertanyaan seputar keluargamu. Kamu akan mendapatkan pertanyaan mengenai nama ayah dan tanggal lahir serta nama ibu dan tanggal lahir. Penting untuk mengetahui bahwa kamu mendapatkan izin berpergian dari orang tuamu jika kamu belum menikah.

      9. Work/Education/Training

      Pada bagian ini, kamu akan diharuskan untuk mengisi mengenai latar belakang pendidikan. Pada bagian ini, kamu akan mendapatkan pertanyaan terkait dengan pendidikan serta pekerjaan utamamu.

      Kamu akan mendapatkan pertanyaan cukup spesifik mengenai pekerjaan utamamu. Kamu akan mendapatkan pertanyaan mengenai penghasilan per bulan, penjelasan singkat tentang pekerjaan serta latar belakang pendidikanmu (nama dan institusi).

       
       
       
       
       
      10. Security and Background

      Pada bagian security and background, kamu akan mendapatkan pertanyaan seperti apakah kamu pernah terlibat criminal, apakah kamu pernah terlibat narkoba, dan lain-lain.

       

       
      Mempersiapkan Dokumen

      Setelah menyelesaikan tentang aplikasi visa online, sekarang kamu dapat melanjutkan persiapanmu dengan mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk melengkapi aplikasi pengurusan visa Amerika Serikatmu.

      Dokumen yang dibutuhkan adalah untuk melengkapi aplikasi pengurusan visa Amerika Serikat ini adalah paspor masa berlaku dengan minimal 6 bulan, tanda bukti pembayaran dari Bank Permata atau Standard Chartered, dan pas foto 5x5 dengan latar belakang putih.

       

       

      Formulir Visa Amerika via

       

       
      Selain itu, yang harus kamu persiapkan adalah konfirmasi aplikasi pengurusan visa, formulir appointment confirmation, surat sponsor (jika kamu diundang untuk menghadiri sebuah event), surat pengantar kantor beserta slip gaji, rekening koran atau fotokopi buku tabungan serta fotokopi KK dan travel plan.

       

       
      Mempersiapkan Jadwal Wawancara

      Begitu selesai mengurus aplikasi pengurusan visa Amerika Serikat serta mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan, kamu dapat mulai mempersiapkan mengenai jadwal wawancara. Penjadwalan untuk wawancara biasanya dilakukan paling cepat sekitar dua hari setelah aplikasi di-submit secara online.

      Kamu selanjutnya akan diharuskan untuk mengisi mengenai jenis visa (immigrant atau non immigrant), tempat wawancara (di Jakarta atau Surabaya), kategori visa, data personal, data anggota yang akan traveling, dan alamat pengiriman visa Amerika Serikat.

       

       
      Wawancara Visa

      Ketika sudah mendapatkan jadwal untuk wawancara visa, selanjutnya kamu dapat memastikan agar kamu datang ke Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia sepagi mungkin.

      Kamu memang akan disarankan untuk datang pada waktu sekitar lima belas menit sebelum kamu wawancara, namun kamu akan tercengang ketika melihat sudah ada antrian panjang di hadapanmu. Ya, antrian memang sudah akan sangat panjang terutama jika kamu datang agak siang.

      Untuk itu, cobalah untuk datang sekitar pukul 06.00. Pada waktu tersebut, walaupun kantor kedutaan masih belum dibuka, tetapi kamu sudah dapat melihat banyak orang mengantri di sana. Selain itu, usahakan agar kamu dapat bersikap tenang dan meyakinkan pada saat menjawab pertanyaan.

      Setelah kamu selesai melakukan tahap wawancara, kamu akan mendapatkan kertas berwarna putih, hijau, kuning, merah dan biru. Kertas putih berarti aplikasimu disetujui dan akan ada keterangan mengenai proses selanjutnya hingga kamu mendapatkan visa.

      Kertas hijau berarti kamu diharuskan untuk datang kembali guna memberi info tambahan. Kertas kuning berarti kamu harus mengikuti proses administrasi tambahan. Kertas merah muda berarti kamu belum memenuhi syarat untuk mendapatkan visa Amerika. Kertas biru berarti aplikasimu tidak lengkap dan kamu harus kembali lagi nanti.

       

       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai yang harus kamu ketahui sebelum berburu visa Amerika Serikat. Semoga panduan ini dapat membantumu dalam menyusun aplikasi pengurusan visa Amerika Serikat.

      Happy traveling!
       
       
       
       
    • By givary98
      (Part 1/3)
      21 Des 2013
      Jadi, gua berangkat tanggal 21 Desember 2013. Bersama dengan 19 orang lainnya, kami mengucap doa terlebih dahulu dan berpisah selama orang tua. Ya, 3 minggu di Negeri Paman Sam memang membuat kami harus menjalani dunia yang seratus delapan puluh derajat #eaa . Penerbangan hampir 20 jam pun sudah di depan mata, dengan penerbangan China Airlines Jakarta-Taipei 5 jam, ditambah transit 4 jam, dan Taipei-LAX 14 jam. Sampai di LAX, kami disambut dengan pigura Obama dengan bendera Amerika Serikat sebagai background. USA baby!! Setelah urusan imigrasi selesai (gua ditahan & diinterogasi kira2 sepuluh menitan, karena petugas imigrasi mengira gua menginap bersama house family, padahal maksud saya host family  setelah dicek di komputernya baru deh si petugasnya ngelepas gua) dan bagasi telah diambil, gua bertemu dengan Vanessa, local tour guide. Katanya, perjalanan kita masih panjang, sekitar 3 jam buat menuju ke tempat host family kita, yaitu di Arroyo Grande. Naik bis langsung pada teler semua. Biasaaa, jetlag melanda kami semua  . Tapi yang keren disini, bis nya ada wifi loh, jadi bisa ngasitau kabar ke orangtua di Indonesia. Sampai di Arroyo Grande jam 12 malam, dan kita dibawa ke local hotel dulu buat tidur. Karena udah kebanyakan tidur, kita sekamar pada ga bisa tidur deh 
       
      22 Des 2013
      Pagi-paginya jam 9, kita dijemput sama orang tua angkat kita. Kebetulan gua yang pertama kali dijemput. Dan bener, orang tua angkat gua udah berasa mau demo, bawa papan isinya "Givary, Welcome to USA". Bener aja, mereka langsung meluk gitu. Abis itu, dibawa ke rumahnya, yang 10 menit dari hotel. Gua kenalan sama mereka. Namanya Denise sama Daniel. Mereka punya anak namanya Kyle, dan kebetulan Kyle belum bangun, jadi yang jemput saya cuman Denise sama Daniel. Saya dibawa ke rumahnya langsung naroh koper sama ditunjukkin kamar tidur buat dua minggu. Rumahnya terletak di bukit, dan dua lantai ke bawah (nahloh) terus di belakangnya ada balkon buat ngeliat laut pasifik. Mantaap pisan deh   Pokoknya rumahnya itu US style banget deh, ada fireplace, TV 60 inch, meja makan buat 4 orang, dapur yg simpel dan minimalis, dan garasi serta ruang cucian. Si Denise pulang-pulang langsung sibuk bikin sarapan buat gue, dan menu sarapannya ala US banget~ dikasih toast sama tea. Hari pertama di US, saya diajak Denise sama Daniel keliling-keliling, mulai dari lihat singa laut, ke Morro Bay, dll sampai gue ketiduran di mobil. Bener-bener passed out deh hari pertama.....     23 Des 2013
      Karena gua pergi ke US bukan sekalian jalan-jalan (kayak study tour gitu) jadi pagi jam 9 gua ada kelas bahasa inggris sampai jam 4 sore. Bangun jam 6 pagi gara-gara jetlag, dan ternyata masih gelap loh jam segitu juga   yaudah, karena orang di rumah belum pada bangun, jadilah gua cuman main-main sama ipad sama hape. Ehiya, di rumahnya Denise ada wifi juganih, tapi kencengnya minta ampuun   Jam tujuh pagi barulah orang rumah bangun (kedengeran grasak-grusuk dari lantai atas) gua mandi, dan ada hal yang membuat gua terkejut: poster surfing tapi ada tulisan "Kuta, Bali" waah senengnya ga ngira deh bener! Bali udah sampai Arroyo Grande juga ternyata    Selesai mandi, gua cek suhu di luar. 7 derajat celcius. Dingin sih, tapi pakai sweater udah lumayan anget. Jam 8, gua naik keatas buat sarapan. Denise udah sibuk siapin sarapan sama bikin lunch buat gua. Lunch nya sandwich sama bottled water. Sarapannya dong: tea with toast. Sambil ngobrol sama Denise, ga kerasa udah 8.45. Biasa, sifat Indonesianya panik. Jam segitu masa iya baru berangkat? Kan kelas jam 9 mulainya. Karena curiga, saya hitung pakai jam tangan. Dari rumah ke sekolah 10 menit, berarti sampai disana jam 8.55. Eh ternyata bener deh 10 menit doang udah sampai   Sekolahnya terletak di pojokan taman kota, tepatnya di Ramona Park. Belajar sampai jam 4, gua langsung dijemput sama Denise pulang. Makan malam bareng Kyle, menunya risotto. Ya, masih bisa acceptable buat lidah orang Indonesia    24 Des 2013 Malam natal! Orang-orang pada semangat hari ini, termasuk Denise, dan Daniel. Di rumahnya udah sedia pohon natal dan aksesorisnya. Seperti biasa, kelas bahasa inggris sampai jam 4 sore. Kali ini, Denise mau bikin Christmas Eve Special, karena adanya gua dari Indonesia (well sebenernya gua ga ngerayain xmas tapi gapapa deh sekali2 ikut merasakan  ) Rencananya, Daniel bakal bikin steak dengan panggangannya ditambah dengan kacang panjang sama mashed potato. Sore-sore, Daniel udah paling semangat siapin bahan buat bakar-bakar daging di balkon, dan ternyata.... mereka ngerokok. Iya, udah tua. Ets, tapi mereka ngerokok juga tahu diri, soalnya di luar. Dan rokoknya ga terlalu menyengat baunya. Sambil nunggu dagingnya matang, gua cerita ke mereka tentang Indonesia. Mereka juga nanya ke gua kalo ngerayain natal di Indonesia tuh bagaimana. Pokoknya asyik deh sama mereka itu ngobrolnya, dan mereka juga bilang kalau saya ini orangnya doyan ngomong   Dagingnya matang, dinner pun dimulai.. Berdoa kayak di film-film gitu, tangannya dipegang semua terus nunduk ke bawah sambil ngucap doa. Setelah dinner, baru deh tukar kado. Eh durian runtuh, gua juga dapet hadiah looh  dapet snack, botol minum, dan lain2.. dan yg paling kaget pas Kyle ngasih gua baju surfing gitu   Denise sendiri dapet macbook yang ternyata dibeliin sama Daniel. Aduuh romantisnya mereka. Karena suasana natal, Daniel udah nyetel lagu-lagu Christmas Jingles dari sore, terus Denise nyalain fireplace. Uuuuh kesan winternya ngena banget deh pokoknya #lebay     25 Des 2013 Natal! Toko-toko pada tutup, dan kebetulan gua lagi ga ada kelas. Denise ngajak gua ke Pismo Beach, buat ngelihat Kyle lagi selancar. Oooh pantesan aja di kamar mandinya ada poster selancar   Sayang sih, Daniel ga ikut, soalnya dia kerja di PLTN. Terus, Denise kebetulan mau "silaturahmi" sama temennya, namanya Liz. Pas dateng, gua dikagetin sama anak-anaknya Liz yang masih lima tahun. Ami dan Dylan. Mereka lagi belajar memanah, gara-gara keranjingan Hunger Games. Pas mau pulang, Liz suruh show off ke gua sama Denise dan begitu mereka mau show off... Ami dan Dylan keluar2 pakai kostum Katniss Everdeen sama Peeta Mallark. Aih bener deh kecil-kecil keranjingan sama film, ga sempet foto sih soalnya terpana sama kostum mereka   Malamnya, gua, Denise, Dan, Kyle diundang sama Vanessa buat dinner bareng. Kebetulan, Vanessa lagi jadi host parent juga, dan gua ketemu temen disana~ ehiya, gua ketemu freshmen college dari Indonesia timur, namanya Sam sama Nick. Mereka ngerayain christmas juga, dan anaknya Vanessa menawarkan mereka untuk menginap di rumahnya. Mike, suami Vanessa, lagi masak steak (lagi..) buat kita-kita, dan kita ditawarin pergi ke cinema bareng Mike. Gua ga ikut, soalnya udah jam 11 malem, dan takutnya gua gabisa tidur buat acara besoknya, sayang sih gabisa cerita tentang bioskop disana....      26 Des 2013 Merry Christmas guys! kata Vanessa pas di bis. Hari ini kita mau pergi outing ke Santa Barbara sekalian shop till you drop. Tapi, sebelum ke Santa Barbara, kita singgah dulu di Santa Inez Missionary dan Solvang Village. Gue ngebahas sedikit tentang sejarah yah    uhuk ehem... Pada abad ke 18, 20 misionaris dari Spanyol datang ke California melalui Meksiko. Sepanjang perjalanannya, mereka membuat semacam gereja dan tempat tinggal. Gerejanya dinamai setelah nama si misionaris tersebut. San utk misionaris laki-laki, dan Santa utk misionaris perempuan. Mulai dari San Diego, Santa Maria, Santa Inez, Santa Barbara, San Luis Obispo, dan San Fransisco (untuk lengkapnya bisa tanya om gugel). Dan rute misionaris tersebut ditandai dengan adanya El Camino Real, atau Jalurnya Para Raja. Di pinggir jalan tol 101, ada lonceng tangkai yg menandakan rute Camino Real tersebut.  Setelahnya, kami melanjutkan perjalanan ke Solvang Village. Di desa ini, langsung lupa deh kalau ternyata masih di California. Ya, Solvang Village merupakan tempat tinggal orang-orang Denmark jaman dulu kala, sehingga atmosfer Europe nya berasa banget disini. Kincir angin, belgian chocolate, dll. Our final stop, Santa Barbara. 1 setengah jam perjalanan dari Solvang. Kita dikasih waktu sampai jam 4 sore. Lumayan 5 jam waktu bebas..... Karena saking semangatnya shopping disini, gua ga sempet foto2 deh  Kita satu grup langsung menyerbu Apple Store. Biasaa, mau pada beli iphone 5s, yang "katanya" cuman 6jutaan. Eh ternyata bener harganya segitu..... Langsung deh gapake mikir2 pada beli. Gua sih mikir dulu lohya soalnya kalau rusak, garansinya cuman berlaku di US. #malahcurhat Gua ngeborong GAP yg lagi diskon 30%, trus jalan ke pantainya. Asyiiiik banget~ Bersih, ada anjungannya, lagi winter pula. Sore-sore nongkrong sampai lupa waktu disitu hehe..      28 Des 2013 Oke, karena hari ini sabtu, jadi Denise mau ngadain pesta Christmasnya sendiri. Gua pun pas malem kemarin sempat bantuin dia bikin Devil Egg, sampai-sampai saya disebut "egg maker" hahah    bikinnya gampang kok, tinggal direbus telurnya, pisahkan kuning telurnya, baru kuningnya dibumbuin pakai acar sama mayones baru dimasukin ke putih telurnya lagi dan dimasukin ke kulkas. Gua bilang di Indonesia tuh jarang orang yang makan begituan, palingan didadar atau ga di ceplok   Denise siapin pasta dan chicken meatball, boiled shrimp, sama tortilla! Ini yg bakal terngiang-ngiang di kepala gua! tortilla nya bener-bener handmade, so ga terlalu asin~ dicocol kayak sejenis bumbu kacang (namanya hummus deh). The party starts at 2 PM, dan itupun gua masih bantuin dia siapin meja dll. Ohiya, meskipun di US terkenal akan Pepsi dan Coke, tapi Denise ga suka loh  :)  mereka beli bir sama soda strawberry. Tamu pertamanya udah dateng ceritanya, dan kebetulan lagi makan tortilla sambil nonton tv. Dan mereka excited sekali loh ketemu gua #ahmasasih pas saya sebut Indonesia, lansung pada cengok deh... Mereka cuma tau Bali doang, dan gua ngejelasin bahwa Bali tuh bagian dari Indonesia juga    "Sorry, we Americans are bad on Geographics" kata Denise. Jam 3 an, Vanessa dateng. Kebetulan anak-anak yg lgi di host sama dia jg ikut, jadi gua ga kuper~ #indonesiabanget udah gua suruh mereka ambil makanan, langsung deh ngegerombol di kamar lantai bawah. Ngomongin ini lah itu lah sampai jam 5. Kira-kira jam 7, gua disetelin film Pirates of Carribean sama Daniel pake netflix. Keren loh   jadi netflix itu semacam rental film tapi buat di tv aja. Kenapa gua pilih Pirates of Carribean? Kata Daniel sih biar ada gambaran pas ke Disneyland nanti hehe (sabar yah Disneyland ada bagiannya sendiri) Sampe malem pun selesai filmnya, Denise bilang gini: "What a hard work for tomorrow!"      29 Des 2013 Cleaning day! karena sebagian besar orang Amerika hidup mandiri, jadi mereka ga punya pembantu. Disini tuh apa2 mesti self service, karena prinsip mereka itu adalah MYOB (Mind Your Own Business). Cuman orang kaya aja yang punya pembantu. Cleaning day berawal dari Daniel ngeluarin kardus-kardus buat nyimpen aksesoris natal. Udah dikeluarin semua, langsung deh gua diajarin Denise cara ngebongkar pohon natal sama gantungan-gantungannya. Setelahnya, gua disuruh ngepel lantai kayu. Yang lucu, mereka ga pakai karbol buat ngepelnya, mereka pakainya campuran cuka dapur sama cuka apel, dan baunya alamaaaak   Terus, karena lagi winter, Denise nyimpen semua tumbuhannya di dalam Greenhouse. Kebetulan di dalemnya lagi ada paprika yg tumbuh. Langsung deh dicuci bersih, dipotong2, baru campurin ke bekas pasta kemarin, karena Denise bikin terlalu banyak   Mulai bersih-bersih dari jam 10, kelarnya jam 2 siang. Istirahat sebentar, tau-taunya udah jam 4 aja. Ngobrol2 sama mereka di sore hari. Malemnya disetelin netflix lagi   nonton Expandables sama Tomb Raider. Kebetulan pas di Expandables, ada Arnold lagi main, dan gua langsung teriak: "Your Governor! Ha ha ha!" Eh, yg nonton cuman gua sama Denise, krn Daniel lagi dapet speeding ticket. Kayaknya pas nganter gua ke kelas hari Jumat. Pas itu, dia bawa BMW nya terlalu kencang... (jadi ternyata BMW nya disimpen di kantor) Apes deh si Daniel...    30 Des 2013 Farewell time! Vanessa kasih misi berat ke kita: memperkenalkan budaya Indonesia selain batik. Kita udah ngebahas banyak banget, mulai dari poco-poco, SKJ, dangdutan, goyang cesar, nyanyi lagu daerah, dan masih banyaaaak banget. Kita akhirnya pilih yg paling unik diantara semuanya, yaitu poco-poco dan goyang cesar. Pas ditanya yg bisa goyang cesar, cuman gua yang bisa.......  akhirnya, kita latihan goyang cesar diiringi musiknya juga #ampuun kita juga disuruh memberi bunga kepada orang tua masing-masing. Denise paling suka banget sama bunga-bunga.  Oke, malampun tiba dan farewell party dimulai. Acara dibuka dengan nyanyi lagu kebangsaan. Diikuti dengan pembukaan dari Vanessa dan tour guide Indonesia. Pas setelah itu, ada dari kami yang menyanyi. Daaan, inilah acara yg ditunggu-tunggu; poco-poco dan goyang cesar! semua host parents megang handycam, dan mereka merasa terhibur banget, karena baru lihat tarian yang macam unik ini pertamakalinya. Selesai acara, Vanessa ngingetin kami semua utk packing! soalnya kita bakal pisah sama orangtua angkat kita. Sediiiih     time goes so fast! Baru pertama kali kenal eh tiba-tiba udah mau pergi lagi aja.. Malemnya, gua ngasih surprise ke Denise berupa taplak meja biru bermotif bunga, yg gua bawa dari Indonesia. Dia seneng banget karena baru lihat motif yg colorful. 
    • By givary98
      dipindah kesini ya FR nya    http://forum.jalan2.com/topic/11446-coast-to-coast-hopping/#entry120787
      ada kesalahan teknis jadinya yg ini ditutup aja 
    • By chell
      New York - The Dream City
       
       â€œNew York, New York..I want to wake up in that city, That never sleepsâ€
      Lirik lagunya Frank Sinatra ini dengan sempurna menjelaskan mimpi saya akan New York. Dan ketika mimpi itu menjadi kenyataan, sungguh luar biasa gembira rasanya. Sebelumnya hanya melihat New York lewat film-film dan berita, membacanya di buku-buku, dan mendengar cerita dari orang-orang yang pernah ke sana, dan semuanya itu menciptakan mimpi besar untuk mengujungi New York.
      Saya tertarik dengan kehidupan Amerika. Negara yang dipuja sebagai lambang peradaban modern, tapi juga merupakan Negara paling dibenci oleh kelompok-kelompok tertentu karena dianggap sebagai lambang hedonisme dunia. Kebesaran dan kontroversinya membuat Amerika dimana New York City adalah simbolnya menjadi kota paling ingin dituju oleh banyak orang termasuk saya.
      Dan akhirnya sayapun berkesempatan menginjakkan kaki di New York. The most famous city in the world.
       
      Fly Away
      Menuju New York City menggunakan pesawat Cathay Pasific yang transit di Hongkong. Jarak tempuh Jakarta-Hong Kong 5 jam. Transit di Hongkong sekitar 3 jam dan melanjutkan penerbangan ke New York dengan waktu tempuh sekitar 15 jam. Perjalanan panjang ini menjadi terasa berkesan karena saya berangkatnya sendirian.
      Tengah malam tiba dan menginjakkan kaki di Bandara JFK.  Langsung terasa hawa dinginnya. Bulan Juni disana masih cukup dingin buat saya yang dari negeri tropis. JFK sungguh berbeda dengan HKIA dari segi arsitektur dan interiornya. Jika HKIA modern, futuristik dan megah maka JFK kebalikannya, konvensional, sederhana, namun elegan.
      Yay! I’m in New York!
       
      New York Terkenal dengan Yellow Cab-nya

       
      Hostel
      Selama di New York menginap di hostel West Side YMCA, yang beralamat di 5 West 63rd Street, New York. Hostel ini lokasinya sangat strategis. Berada di daerah Colombus Circle, sehingga dekat dengan pusat wisata di NY seperti Central Park, Natural History Museum, Lincoln Centre, Broadway, Times Square, Empire building. Semuanya cukup dengan berjalan kaki. Mengesankan bukan? Harga room  sekitar 70 dollar ketika itu. Kamarnya bersih, kasur dan bantalnya sangat nyaman, dan diganti setiap hari. Petugas kebersihan setiap hari datang untuk membersihkan kamar. Oh ya, jangan meninggalkan barang apapun di atas meja atau di kamar mandi hostel. Saya punya pengalaman tidak mengenakkan, yaitu kehilangan gelang giok unik pemberian teman saya yang orang Mynmar, ketika kami bertemu di Laos. Padahal menurut teman saya itu, giok dari Myanmar  adalah giok asli dan terbaik di dunia. Sebenarnya salah saya sendiri karena meninggalkan gelang tersebut di kamar mandi. Fasilitas hostel lainnya adalah: kolam renang, internet (lobby), ruang mencuci baju, dan kafetaria.

       
      Transportasi
      Transportasi di New York teratur dengan baik. Pergi kemana saja cukup mudah. Petunjuk arah, nama jalan terpampang dengan jelas, ada di setiap sudut/persimpangan. Disana untuk jalan jalan utama akan disebut dengan “Avenue†sering disingkat “Ave†saja. Untuk jalan dalam kota yang lebih kecil dari Avenue, disebut dengan “Streetâ€, misalnya 63rd Street, dengan tambahan arah mata angin.
      Peta akan sangat membantu ketika akan menjelajahi NY. So, jangan lupa untuk selalu membawa peta. Peta NY sangat mudah didapatkan, tersedia di tempat-tempat umum. Peta-nya sangat detail dan jelas. Semua lokasi dari objek wisata, restoran, museum bisa anda temukan dengan mudah karena ada dalam peta dan ada keterangan bagaimana untuk menuju ke tempat tersebut.
      Alat transportasi yang paling umum, mudah dan murah adalah dengan menggunakan subway atau bus. Subway mirip commuter line kalau di Indonesia. Untuk naik subway atau bus, cukup menggesekkan “metro card†yang bisa dibeli di semua station. Yang membuat kagum adalah subway station-nya yang bisa sampai 5 tingkat dibawah tanah. Sungguh luar biasa perancanaan & tata kota di sana.
       
      Exploring New York – Things to do and Places to See
      Ngapain aja selama di New York? Seingat saya inilah hal-hal yang saya lakukan dan kunjungi disana:
      Colombus Circle
      Colombus Circle adalah area persimpangan antara Eight Avenue, Broadway dan Central Park. Bundaran HI kalau di Jakarta. Tepat di tengah-tengahnya ada tugu Christopher Colombus sang penemu benua Amerika. Area ini sangat ramai karena disini juga terdapat salah satu pintu masuk ke Cental Park, serta subway terminal. Beberapa gedung terkenal yang ada di sekitar sini adalah: CNN, Time Warner Center, Trump International Hotel &Tower. Karena hostel tempat menginap sangat dekat, maka setiap hari pasti mewati tempat ini. Jika hari mulai agak siang, tempat ini akan menjadi sangat ramai. Ramai dengan manusia maupun kendaraan.

       
      Zoo n Parks
      Di New York banyak terdapat Zoo, Park dan Aquarium. Beberapa zoo yang saya kunjungi adalah: Queens Zoo, Central Park Zoo, Prospect Park Zoo di Brooklyn, dan zoo yang terbesar di New York yaitu Bronx Zoo Terlihat bahwa masyarakat disana memiliki minat yang cukup besar mengunjungi zoo. Tidak perlu keliling dunia untuk melihat hewan-hewan yang ada di setiap negara. Datang aja ke Zoo disini. Disini saya melihat, hewan-hewan yang berada zoo terawat dengan sangat baik  terlihat bahagia.  Zoo disana dirancang dengan sangat cermat dan berteknologi tinggi tapi sangat mengutamakan kenyamanan para hewan yang ada. Bahkan sebagian besar zoo keeper disana menjadi vegetarian.
      Banyak program-program edukasi yang ditawarkan oleh setiap Zoo. Progamnya sangat menarik dan kreatif. Misalnya di Central Park Zoo, ada teatrikal bagi anak-anak bahkan ada untuk balita. Benar-benar mengesankan dan sangat kreatif! Mengunjungi kebun binatang di NY adalah aktivitas yang sangat menarik dan sangat berkesan bagi saya. Dan sangat tidak membosankan!

      Banyak hewan-hewan yang “asing†dimata saya, dan merupakan pengetahuan baru yang menarik .
      hewan tercantik yang pernah saya lihat, namanya Alpaca

       
      Nge-Wine
      Dekat dengan hostel ada Sidewalk Café yang setiap hari pasti melewati tempat ini dan selalu ramai ketika sore/malam hari. Kesannya romantic, seperti di film-film. Seorang teman mengundang saya dan teman dari Mongolia kesana (diundang brarti gratis dong). Maka dipilihlah red wine yang tidak saya mengerti merknya apa . Oh ya, pelayannya sabar lho menjelaskan jenis-jenis wine, tahun pembuatannya, dimana asalnya, perusahaan pembuatnya apa, dll. Setelah 1 gelas penuh red wine saya habis, kepala sayapun mulai terasa pusing. Wah dasar orang tropis, resistensi terhadap alcohol sangat rendah. Jangan lupa menikmati sensasi minum wine di negeri orang, sambil liat cowok-cowok bule yang lalu lalang .
       
      Central Park
      NY menyebut dirinya sebagai “Green City†sangat relevan karena kota ini memiliki area hijau yang sangat luas yaitu Central Park. Taman hutan ini terletak di tengah-tengah kota New York, luasnya mungkin setengah New York. Ada banyak hal yang bisa anda lakukan disini, karena banyak sekali aktifitas yang ditawarkan. Menonton drama juga bisa disini. Saya menyempatkan untuk ke Towernya dan melihat view central park yang sangat menarik. Central Park sering menjadi lokasi pembuatan film. Ada danau yang sangat indah disini, yang jika musim dingin tiba, akan menjadi tempat untuk ice skating.

       
       
      Cinema
      Bersama dua orang teman sehostel, kami menikmati nonton film bioskop disana. Salah satu dari kami berasal dari Mongolia, kami memutuskan untuk menonton film yang berjudul “Mongol†di Lincoln Plaza.  Harga karcisnya 11 dollar. Harga karcis disana berbeda menurut umur. Untuk untuk yg berumur 65 tahun keatas dan anak-anak harganya 8 dollar saja.

      Waktu masuk ke dalam teaternya sudah membayangkan seperti masuk ke XXI atau 21, dengan kursi-kursi  empuk dan besar. Disana kursinya mirip kursi lipat yang ukurannya pas untuk duduk saja (dudukannya akan terangkat dengan sendirinya ketika kita berdiri) namun anehnya sangat nyaman. Ruangannya seperti teater kecil, bersih dan elegan. Sepanjang film berlangsung tidak ada suara orang mengobrol, atau makan/minum. Benar-benar tidak ada suara lain selain suara film. Semuanya serius memandang layar. Tidak ada juga yang angkat kaki di atas kursi. Semuanya duduk dengan sopan. Filmnya sih menceritakan tentang kehidupan Genghis Khan ‘Sang Penakluk†dari Mongol. Sebelum menonton film ini, saya taunya si Genghis Khan itu panglima perang yang “jahatâ€, tapi setelah menonton film ini baru saya tahu kalau dia itu seorang ksatria hebat yang punya “hatiâ€. Seorang pahlawan dan ksatria yang sangat hebat. Karena yang menonton semuanya serius, saya sampai berpikir mungkin yang menonton adalah para professor sejarah .
       
      Broadway Stage
      Kalau ke New York belum lengkap kalau belum menonton panggung Broadway. Broadway sendiri adalah nama suatu kawasan di Manhattan, sepanjang jalan tersebut adalah gedung-geduang teater. Sebelumnya saya tidak terlalu paham yang namanya Pertunjukan Broadway. Dalam bayangan saya Broadway itu seperti pertunjukan drama biasa yang ada tariannya. Ternyata setelah melihat sendiri pertunujukan Broadway itu, saya hanya bisa komentar: “mengagumkan, luar biasaâ€. Pertunjukan Broadway yang saya saksikan untuk pertama kalinya dalam hidup, judulnya “The Lion Kingâ€, yang terkenal dengan istilah “Hakuna Matataâ€-nya. Pertunjukannya luar biasa. Sungguh menakjubkan dan indah. Pemain-pemainnya sangat professional, mereka menari, bernyanyi, melompat, terbang, benar-benar atraksi yang luar biasa. Tata panggung dengan efek cahayanya sungguh luar biasa. Panggungnya bisa berputar, berubah, naik-turun, maju-mundur. Benar-benar teknologi  yang sangat mengesankan. Suara-suara mereka terdengar sangat merdu. Dan semuanya itu nyata! Luar biasa indah!
      Setelah masuk ke dalam teater kita tidak diperbolehkan mengambil atau merekam gambar.


       
      World Trade Centre – Ground Zero
      Sejak kejadian “11 Septemberâ€, lokasi berdirinya WTC menjadi objek wisata yang paling ingin dituju oleh turis. Lokasi dimana pernah berdiri gedung tertinggi di dunia itu kini hanyalah sebuah area kosong dengan puing yang berserakan. Sekeliling area telah dipagari dan terlihat beberapa pekerja dan alat-alat berat disana tanda area tersebut sedang akan dibangun kembali.  Meskipun hanya melihat puing, namun suasana emosional sangat terasa disini. Banyak sekali wisatawan yang datang, namun semuanya sepertinya sepakat untuk diam tak bersuara untuk sejenak, merasakan dan menghayati momen peristiwa 11 September 2001 ketika 3000-an manusia berakhir hidupnya dengan tragis di tempat ini. May their souls rest in Peace, and God Bless America!

       
      Brooklyn Bridge
      Jembatan Brooklyn merupakan jempatan yang paling terkenal di NY, yang menghubungkan Manhattan dengan Brooklyn dan merupakan salah satu jembatan tertua di NY, selesai dibangun pada Tahun 1883, dan masih kokoh berdiri sampai sekarang. Banyak wisatawan yang datang ke sini. Jembatan ini bagian atasnya memang dikhususkan bagi wisatawan, pijakannya masih dalam bentuk baris-baris kayu, kesan bahwa jembatan tersebut telah bertahan selama ratusan tahun sangat terasa ketika berjalan disini. Di bagian atas jembatan ini tidak ada kendaraan bermotor yang lewat, kecuali sepeda. Brooklyn Bridge merupakan salah satu tempat untuk menikmati pemandangan Kota New York. Kesannya sangat dramatis lho. Anda berada di Jembatan yang usianya ratusan tahun memandang gedung-gedung pencakar langit yang mengelilinginya. Jembatan ini menjadi saksi bisu perkembagan kota New York.


       
      Statue of Liberty
      Patung Liberty merupakan maskotnya kota NY, tidak lengkap rasanya jika ke New York  jika tidak melihat Patung Liberty, lambang “kebebasan†bagi orang Amerika. Patung yang terletak di Ellis Island ini telah berdiri sejak Tahun 1886. Waktu itu saya menggunakan cara gratis untuk melihat Patung Liberty ini. Caranya adalah dengan menumpang Staten Island Fery (fery antar pulau) naik dari Whitehall fery Terminal. Ferinya gratis! Fery ini akan melintasi Ellis Island dari jarak yang cukup bagi mata untuk menikmati kemegahan patung lady yang berwarna hijau tersebut. Meskipun hari itu sedang mendung dan berkabut namun pemandangan Patung Liberty tetap masih bisa dinikmati dengan cukup jelas. Aura “kebebasan†patung ini seakan mempengaruhi siapa saja yang melihatnya. Rasanya seperti bebas lepas dan bahagia. Tepuk tangan spontan dan serentak akan menggema di atas ferry ketika melintas disini. Untuk pulangnya tetap dengan fery yang sama. Tidak usah turun, ferynya akan langsung kembali lagi ke Manhattan kok. Pengguna jasa Staten Island ferry ini kebanyakan adalah turis.


       
      Battery Park
      Dekat dengan Whitehall Fery Terminal dan masih dalam satu area, terdapat lokasi yang sayang jika dilewatkan. Namanya Battery Park. Di taman ini terdapat  benteng yang namanya Castile Clinton National Monument .  Bangunan berbentuk lingkaran dengan susunan bata merah ini merupakan benteng yang dibuat Tahun 1812, untuk melindungi Kota New York dari serangan Armada Inggris. Kalau tidak ada benteng ini mungkin Ny tidak seperti sekarang. Selain itu di taman ini juga terdapat sebuah patung phoniex (lambang negara Amerika)yang berhadapan dengan sebuah  monumen yang dipenuhi dengan ratusan nama. Monumen ini bernama East Cost Memorial, dan berhadapan tepat dengan Patung Liberty. Monumen ini dibangun untuk mengenang dan menghormati 4,601 warga Amerika yang hilang di Samudra Atlantik selama Perang Dunia II.

       
      Times Square
      Pastinya, semua turis yang ke New York tidak akan melewati yang namanya “Times Square†ini. Kenapa New York disebut sebagai City of Lights, City that never sleep..? alasannya ada di Times Square ini. Di lokasi ini, ketika malam hari, semua gedung di sekitar situ akan “menyala “, menjadi terang benderang dan gemerlapan. Times Square pun akan berubah menjadi “Kota Cahayaâ€. Times Square merupakan daerah Manhattan yang paling ramai, sibuk dan gemerlap. Ribuan orang tumpah ruah dijalanan ini.  Jalan di Times Square sampai berdesak-desakan. Disini kita akan bertemu dengan semua ras manusia. Yang pasti semua pengunjung akan terpesona dengan suasana gemerlapnya Times Square. Oh ya, ada banyak toko souvenir di sepanjang jalan Times Square.

       
      American Museum of Natural History
      Cukup jalan kaki dari hostel maka sampailah di Museum yang terkenal dengan kerangka dinosaurusnya. Museum ini sangat besar dan luas. Tidak cukup sehari untuk mengeksplorasi semua sudut gedung ini. Museum disini sangat menarik, informatif dan tertata dengan baik. Tidak ada aura ‘dingin’ dan membosankan selama berada di dalam museum. Yang ada hanya rasa kagum melihat bagaimana ‘masa lalu’ itu tersimpan rapi disini. Saya pertama kalinya menonton 4 dimensi disini, yaitu di Hayden Planetarium, ceritanya tentang bagaimana bumi ini tercipta.

       
      Coney Island, Brooklyn
      Menuju Coney Island cukup menggunakan subway. Coney Island merupakan semenajung di Samudra Atlantik, terkenal dengan pantainya yang indah. Ketika memasuki kawasan Coney Island terasa suasana yang tenang dan sepi. Tapi ketika anda sampai di pantai, anda akan menemukan keramaian.Tujuan sebenarnya untuk melihat Aquarium terbesar di New York. Sebuah lokasi wisata edukasi tentang hewan-hewan laut.  Saya sempat menyaksikan pertunjukan lumba-lumba disini. Koleksi hewan laut disini sangat lengkap dan mengaggumkan
      Coney Island juga menjadi lokasi syuting film hollywood. Pemandangannya ala film Baywach dimana para baywatchernya berlarian di sepanjang pantai bisa dinikmati disini. Yang paling  terkenal di Coney Island adalah wooden rollercoaster yang bernama “Cycloneâ€. yang letaknya sangat dekat dengan pantai. Cyclone Rollercoaster ini terkenal seantero Amerika. Karena penasaran, sayapun berniat mencobanya. Agak ngeri juga melihat kondisi rollercoasternya yang terlihat usang dan tua itu. Dan ternyata rollercoaster itu sudah ada disana sejak Tahun 1927! Termasuk rollercoaster tertua di dunia. Dan, inilah pengalaman seumur hidup yang tak terlupakan. Pertama kalinya saya naik rollercoaster. Dan tidak tanggung-tanggung naiknya langsung yang tertua didunia. Dan pengalaman sekali itu sudah cukup bagi saya,rasanya jantung ini telah berhenti berdetak. Bagaimanapun, pengalaman itu lebih baik daripada tidak sama sekali bukan?!
      Penjaga pantai dengan latar belakang Cyclone Rollercoaster

       
      UN Headquaters
      Markas besar PBB, ada di Kota New York, kalau sudah ke New York jangan melewatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat dimana negara-negara sepakat bersatu atas nama “kemanusiaan†. Disinilah keamanan dunia dibahas, dibicarakan dan diatur. Tur di dalam gedung PBB merupakan ‘perjalanan’ yang informatif. Ada tur guide yang akan menjelaskan semua hal kepada anda. Dari semua ruangan yang dikunjungi, yang paling berkesan adalah 2 ruangan yang paling terkenal yaitu General Asembly Hall, tempat Sidang Umum PBB dilaksanakan setiap tahunnya, dan UN Security Counsil Chamber, yaitu ruangan sidang khusus negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB. Yang membuat kunjungan ini sempurna adalah ketika saya menikmati lunch di Delegate’s Dining Room-nya. Fancy dining dengan makanan yang indah dan mewah, ada pelayan yang siap untuk menuangkan anggur anda, makan sambil menikmati suasana Manhattan dari puncak gedung. Kunjungan yang sangat sempurna.

      Assembly Hall

       
      Fifth Avenue
      Bagi para fashionista, pasti tidak akan melewati Fifth Avenue di Manhattan. Disini sepanjang jalan berdiri butik-butik dari merek-merek terkenal. Saya sih cukup melihat aja, tidak berani masuk. Takut pingsan lihat harga barangnya. Melewati butik Victoria Secret, kaca etalase toko terang dan menyaksikan pemandangan yang cukup mengesankan ternyata pakaian dalam disitu langsung diperagakan oleh gadis-gadis cantik.  Saya mau foto tapi takut.  Di Fifth Avenue ini juga ada sebuah bangunan unik dan bersejarah yaitu gereja St. Patrick Cathedral, yang sangat terkenal karena arsitektur yang luar biasa indah yang telah berdiri sejak Tahun 1858.

       
      Maskot Wall Street

       
      Thing’s To Know
      New York mengklaim kalau mereka memiliki air terbersih di dunia. Ada banyak kran air tersedia di semua tempat umum baik di taman maupun dalam gedung. Air mineral ukuran 200 ml harganya 2 dollar. Berjalanlah di Manhattan. Lihatlah Wall Street, Gedung Rockefeller, Madame Tussauds, The Ripley’s. Banyak hal yang unik di jalanan Manhattan. Banyak arsitektur menarik. Lihatlah sisi lain dari New York. Pergilah ke Jackson Heights, daerah pemukiman India dan cobalah makan makanan India disana. Juga pergilah ke China Town, daerah pecinan. Kedua tempat tersebut jauh berbeda dengan Manhattan yang cantik dan gemerlap. Pergi ke dua tempat tersebut berasa “menginjak bumiâ€. Tapi sangat disarankan untuk berhati-hati di sana, jangan sampai terlalu malam berada di kawasan tersebut bagi anda yang baru pertama kalinya ke NY. Ketika masuk di toko buku Barnes & Noble, tokonya sangat tenang dan sepi. Mendadak ingin bersin. Berusaha ditahan namun tidak bisa. Dan sayapun dengan suksesnya memecah kesunyian dan ketenangan toko .  Tiba-tiba dengan tenangnya seorang  pria yang sedang membaca  disamping saya berkata: “bless you..†Saking kagetnya, bersin lanjutannya gak jadi deh hehe.. So jangan kaget jika nanti anda bersin dan orang di samping anda tiba-tiba bersuara. Ada juga pengemis di NY. Sempat lihat satu orang pengemis di daerah Colombus Circle, tapi besoknya orangnya udah tak terlihat lagi. Untuk membeli keperluan-keperluan pribadi, mis: sabun, etc, jangan mencari mall karena di NY mall tidak menjamur seperti di Indonesia. Pergilah ke Drug Store (mirip Century, Guardian) buka 24 jam, dan semua kebutuhan pribadi lengkap ada disana. Drug Store disana lebih mirip supermarket karena sangat lengkap. Bawalah obat-obatan pribadi anda, di NY anda hanya bisa membeli obat kalau ada resep dokter. Yang paling umum dijumpai di NY adalah orang yang berjalan-jalan sambil membawa anjing serta orang-orang yang mendorong baby stoller. Populasi manusia dan anjing di NY mungkin 2:1 . Segala jenis anjing bisa ditemukan di jalanan NY. So, jangan heran dengan bau kencing anjing di sepanjang jalan NYC . Pengen sebenarnya adopsi anjing, tapi urusannya panjang. Di hostel biasanya tersedia banyak sekali booklet maupun majalah berisi informasi wisata. Ada banyak kupon diskon untuk masuk objek wisata yang ditawarkan disitu. Cobalah makan makanan tradisional Amerika yaitu Pretzel. Banyak dijual di pinggiran jalan NY. Buffalo wings di sana rasanya amaat sangaat assaaam. Jika makan di kafetaria, McD, atau chinese food, pokoknya semua yng tidak ada pelayannya maka jangan lupa untuk membersihkan meja dan membuang sisa makan ke tempat sampah dan mengembalikan nampan ke tempatnya. Jika makan di restoran yang artinya adala pelayan berseragam, jangan lupa untuk memberikan tip. Gunakan airport shuttle jika mau ke bandara. Taxi kuning atau taxi yang hitam itu pakai argo dan mahal. Dengan airport shuttle cukup membayar 25-30 dollar. Cara memesan cukup mudah, tinggal telepon. Lakukan pemesanan sehari sebelumya. Oh ya jangan lupa untuk memberikan tip kepada pak supir ya (di Amerika semua yang bersifat “jasa†harus ada tip).  
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Viecha
      Salam JJers, bagi yang stay di United State boleh mejeng dimari

      Salam kenal semua, ane sekarang di NJ


    • By chandra
      Pernahkah anda masuk ke dalam labirin? Berwisata dalam suatu labirin memiliki keunikan sendii karena memacu otak kita untuk lebih banyak berpikir dalam memecahkan teka-teki menebak serta mengingat jalan. Salah satu labirin yang cukup terkenal di USA adalah Davis' Mega Maze. Labirin ini berada di Massachusetts berada di Davis' Farmland. Davis' Farmland sendiri adalah sebuah peternakan keluarga. Yang unik dari labirin ini adalah bentuk labirinnya selalu berubah setiap tahun. Perancang bentuk labirin ini berada di Dorse, Inggris, seseorang bernama Adrian Fisher. Setiap tahun ia menghabiskan 12800 jam kerja untuk membentuk jalur labirin baru di tempat ini.