Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • agoda-hemat.png

  1. kyosash

    kyosash

  • Similar Content

    • By andiana
      Dear JJers, 
      Tanya dunks. Kalau di Kota Kediri, penginapan yang ramah backpackers dengan harga di bawah Rp200.000 dekat Stasiun Kediri sebaiknya ke mana? Ada rekomendasi kah?
      Untuk transportasi dari Bandung ke Kediri dan sebaliknya, jika memilih bus, adakah rekomendasi PO yang aman dan nyaman?
      Terima kasiiiihhhh
    • By Santi Fitrianingsih
      Perjalanan ke Warnambool, Country site of Melbourne ( please visit this city, if u please J)
      Sampai juga di Melbourne airport. Waktu sudah jam 8 pagi,,,,wuuussshh angin dinginnya brrrrr….sampai di airpot, kita sudah dijemput sama teman teman kita di sini, namanya Ian dan Marja, saya pikir kita langsung ke city of Melbourne, eeeh ternyata kita di bawa kaboooorrr dari Melbourne.  Jadi ceritanya kita akan munuju countrysite Melbourne namanya Warnambool. Menempuh kurang lebih 3 - 4 jam dari Melbourne aiport ke Warnambool. Dalam perjalanan ke warnambool, setelah 1 jam lebih, kita berhenti di satu daerah namanya Steiglitz, di daerah ini ada kota tua yang sudah tidak berpenghuni, ditinggalkan begitu saja oleh orang2 nya, abandoned city, menurut sejarahnya, dikatakan bahwa dulu orang2 membuka daerah ini untuk tambang emas, tapi lama mereka tidak menemukan emasnya…bukan Ballarat yah, kalau ballarat, memang tambang emas zaman dulunya.


      lihat gabarnya hampir tidak ada orang, karena memang seperti kota Steiglitz yang di tinggalkan.
      Lanjut lagi dari Steiglitz ke arah Meredith, dan ini waktunya makan siang, isi perut dulu sebentar, kita makan pie brokoli, dan pie jamur, sama minum the, uenaaaaaaaaakk (atau saking laparnya) ….ga tau restoran apa itu, café pinggir jalan….. Hehehe…lupa foto juga, akhirnya foto di pinggir jalan Meredith – Steiglitz ajah deh
      Pinggir jalan abis makan pie di Meredith
      Sepanjang jalan menuju countryside pemandangannya bagus, jalan mulus, sesekali (yang ternyata sering kali) kita temukan pelangi JJ dan jarang sekali kami berpapasan dengan mobil, tidak ada lampu lalu lintas, no polisi, penduduknya pun jarang terlihat, yang ada malah sapi, dan domba di hamparan lapangan yang sangaaaat luas dan hijau.

      Heading to Warnambool, ada apa sih di Warnambool. Sebenarnya kita ke Warnambool ini untuk stay one nite sebelum besok rencana menyusuri Great Ocean Road dan balik ke Melbourne city. Yuk kita lihat di Warnambool ada apa….
      Check in dulu di Best Western Tudor Motor Inn, small hotel tapi asyik, kamar standart, dan bersih. Terletak di 519 Raglan Parade, Warnambool, pasti langsung ketemu gampang di cari, rate nya sekitar Rp. 900.000,00 – 1.000.000 an juta/malam.  (breakfastnya enak, dan porsinya buesaaarr hahaha).

       Ngapain yah, yuk taruh barang, trus kita jalan sekitar hotel, yup waktu menunjukkan hampir pukul 5 sore. Dan….wow mereka kebanyakan tutup jam segitu…..doenk. Yo  wis kita jalan jalan keliling warnambool ajah deh….dan bener donk sepiiiiiiii……astaga mendekati matahari terbenam sama sekali ngga ada orang di kota kecil ini persis kaya kota mati dan kita berlima masih keliling-keliling fofotoan…. Di bawah ini tampak sisi kotanya, banyak mobil parkir tapi orangnya hilang entah kemana. JJJ

      Cantiknya kota kecil ini, bersih, rapi, ga ada sampah, hanya daun daun jatuh saja yang megotori jalan, tentu saja karena ini musim gugur. Selalu ada Art n Gallery dan library walaupun di kota kecil, suka deh,,,,,take a pic dulu aaah.

      Lanjut lagi jalan menuju salah satu  ujung kota, Danau Pertobe, melihat matahari terbenam ceritanya…..viuuuh jauh juga. Sebenernya ada 1 site pantai tempat orang biasa lihat ikan paus, tapi agak jauh, bentar apa yah namanya Logan Beach Whale Watching Platform, tapi ngga akan keburu udah jam segini,,,,,hahaha seriusan ini ga ada orang satupun, bahkan convenient store sedikit sekali, hmmm…. baru tau kalo kota kecil di sini sampe begini.

      Di tepi danau Pertobe.
      Nikmati suasana musim gugur di negeri orang, good scenery, n enjoy the beauty of Warnambool sembari nunggu restoran buka jam 7 untuk makan malam…..dan bener dong … jam 7 teng restoran buka dan orang orang mulai keluar dari rumah itu juga bagi yang ingin makan di luar atau pergi ke bar. Saya sama sekali tidak melihat anak anak begitu sampai kota kecil ini. Aktivitas restoran juga tidak begitu lama setelah selesai makan malam, ngobrol sebentar dan pulang. Kecuali bar mereka buka sampai tengah malam.
      Amazing yah, masyarakat di sini, mereka benar-benar  tutup 2 jam (jam 5 sampai jam7) untuk istirahat, berkumpul dengan keluarga, atau bagi restoran ya bisa prepare untuk dinner.
      Untuk makan malam kali ini kami berlima memilih makan steak, setelah itu, back to hotel n tidur, karena beberapa dr kami lumayan jetlag.
      Zzzzz, siap siap besok pagi Great ocean road, silahkan baca postingan saya selanjutnya di 4 pitstop in Great Ocean Road.
      Terimakasih sudah baca yah, semoga berguna, feel free to ask.
      Mpit.

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Bernadetha Athalia
      Adakah yang mau ke MELBOURNE tgl 30NOV-3DEC2017? Saya akan kesana (solo trip) dan siapa tau ada yg mau kesana juga buat sharing cost. Jika ada yg berminat bisa kontak sy by WA di 0817303916.
    • By andiana
      Nginep di hotel di kota sendiri berasa aneh buat saya. Karena diminta menemani teman yang datang dari Jakarta, jadilah sekalian bikin blog post untuk salah satu hotel murah meriah berbintang tiga di Jalan Riau ini.
      Tebu Hotel (JANGAN TERTUKAR DENGAN GRAND TEBU HOTEL YA! ) nyempil banget lokasinya. Persis di sebelah de Pavilion dan Serela. Jadi, kalau dari arah Laswi, kamu bakalan ketemu dulu sama GRAND TEBU HOTEL sebelum akhirnya ke TEBU HOTEL. 
      Persis di seberang Jalan Cimanuk, setelah Jalan Lombok (yang ada KFC di pojokan jalan itu lho) kalau naik mobil, jangan ngebut yak. Pas lihat de Pavilion, pelan-pelan deh, karena setelah itu kamu bakalan nemu TEBU HOTEL yang nyempil itu.
      Udah ya, gak akan nyasar kan?  
      Baca ulasan santai saya di sini dan boleh komentar buat kamu yang pernah nginep di sana.
      Ke Hummingbird tinggal jalan kaki ke Jalan Progo (kagok lho kalo pake mobil atau motor. sekalian olahraga lah). Ke Giggle Box juga jalan kaki. Ke Masjid IStiqomah juga jalan kaki. 
      Gak jauh dari Pasar Cisangkuy. Kuy!
      Nyari Markobar Martabak? Jalan kaki aja, sekalian nongki di Bober Cafe yang suka jadi tempat gaul 24 jam. Asik deh kalo ke sana. 
       
    • By Hildree Takizawa
      Kalo kita pergi ke suatu tempat pasti yang di cari adalah penginapan,apalagi kalo tempat yang kita tuju itu gak ada yang kita kenal atau pun sodara yang tinggal di sana.
       
      saya akan memberi kan info penginapan khususnya kalo kalian jalan-jalan di kuningan dan sekitar nya;
       
      Terkadang kita sebagai pelancong pun ragu untuk datang ke tempat wisata yg di tuju apakah mempunyai akses dan akomodasi yang memadai di kawasan terebut. maka nya kadang kita berpikir panjang untuk memilih penginapan mana yang cocok dan biasanya dilihat dari lokasi nya yang mudah di jangkau dan tentu nya jarak dengan lokasi wisata yang akan di kunjungi.
       
      Tapi, hal tersebut tak perlu menjadi pertimbangan Anda bila datang ke Kuningan, Jawa Barat. Sebab, di sini penginapan bagai terpusat di sebuah kawasan, Cilimus.
      Dinas pariwisata kuningan sengaja membuat penginapan terpusat di cilimus, karena Cilimus ini memang dekat dengan banyak objek wisata di Kuningan ini.
      Dan tentu saja akan memudahkan wisatawan yang datang ke Kuningan. Dengan memilih penginapan di sekitar cilimus itu tidak akan membuat kita berpindah-pindah lokasi untuk melihat-lihat penginapan mana yang cocok.
      Kalian Cukup dengan berjalan di sepanjang kawasan Cilimus  pasti akan menemukan penginapan mana yang cocok,untuk di pilih ..hehehe sesuai budget juga .
      Kawasan Pusat penginapan di Cilimus ditandai dengan gerbang masuk kawasan Sangkanhurip, dari depan saja sudah terlihat dua sampai tiga hotel. Semakin masuk ke dalam, pilihan penginapan menjadi semakin banyak. Kalau dijumlahkan mungkin mencapai 20 penginapan.
      “Biasanya disesuaikan saja dengan budget, tetapi kalau mau penginapan dengan kelas berbintang saat ini baru ada tiga hotel saja,. yaitu : Tirta Sanita, Hotel Ayong dan Hotel Prima.


      Dari penginapan tersebut, Gunung Ciremai akan akan menjadi pemandangan menyenangkan setiap harinya.
      Saat ini kawasan Cilimus memang dikenal dengan pusatnya penginapan di Kuningan. Dari kawasan tersebut, banyak obyek wisata yang mudah dijangkau, diantaranya Taman Nasional Gunung Ciremai, Desa Wisata Cibulan, dan juga Objek Wisata Sejarah Gedung Linggarjati. 


    • By Santi Fitrianingsih
      4 pitstop di Great Ocean Road, Melbourne….
      Pagi pagi dari Best Western Tudor Motor Inn di  Warnambool (countryside nya Melbourne), kita naik mobil, menyusuri the famous , Great Ocean Road. Sepanjang jalan cuaca cerah kadang di selingi rintik hujan tapi tetap ada sinar matahari dan udara serta angin dingin yang menusuk…..

      Perjalanan sekitar 45 menit dari hotel, kami menyusuri Great ocean Road…berhenti untuk yang pertama kalinya, Bay of Martyrs. Setelah memarkir mobil di tempat parkir yang tersedia di sisi kiri jalan, kami menyebrang dan menyusuri  jalan menuju bay of martyrs….ini dia gambarnya….tidak bisa turun sampai lautnya, hanya di tamannya saja…. (gratis lho…J)

       
      Yup setalah menikmati dan foto2 sejenak perjalanan kami teruskan, menuju titik pemberhentian selanjutnya…..sepanjang jalan nikmatilah, tanaman perdu kecil2 di kiri kanan jalan, bangunan rumah jarang, apalagi pertokoan, laut berada di kanan jalan (karena kami dari arah warnambool) tapi tidak terlihat karena ada di bawah jalan, lalu kita juga sesekali berjumpa dengan mobil lain, atau bikers….
      2nd Pitstop adalah, The Grotto, berjarak sekitar 6 menit dari pemberhentian pertama, saya sangat suka pemberhentian ini, berupa batu batu karang, dan bisa turun dekat dengan lautnya. (gratiiis juga lho JJ)

      Ada 2 pemberhentian lain sebelum kita ke tempat yang ke 3, tapi kita skip….yaitu London Bridge dan The Arch
      Kita Langsung ke 3rd  Pitsop, sekitar 25 menit dari The Grotto, adalah pemberhentian paling banyak orang kunjungi, dan wajib sepertinya the great Twelve Apostles Marine National Park. Sepertinya merupakan tempat pemberhentian terbesar, tempat parkir besar, ada toko souvenir nya juga, kalau di tempat yang lain saya tidak ketemu toko souvenir, lalu ada café kecil dan karena cuaca dingin saya pesan hot chocolate, dan yummy…..nyeruput bentar di udara dingin, uenaaak. (saya lupa untuk masuk kesini bayar atau gratis, kayanya sih gratis, nanti coba cek lagi yah). Ada yang bisa jalan di pasir pantainya atau naik sepeda, tapi saya ngga tau dari mana L

      Lanjuuut dan uuuups, tidak terasa, sudah waktunya makan siang, kita berhenti di satu restoran yang kita lewati, beli makanan lalu melanjutkan perjalanan lagi  menuju ke Cape Otway  Lightstation, agak lama untuk sampai ke sini dari Twelve Apostles sekitar 1 jam 20 menit. Di tambah dengan makan maka lebih dari itu waktunya, plus ada kejutan lagi yang membuat kita stop agak lama di tengah jalan menuju pitstop ke 4, hmmm kira kira apa yah………………di satu titik jalan, anggap saja di hutan karena kanan kiri pohon….banyak mobil yang berhenti…… ayo tebak kira kira apa nih…………yes, betul, saya langsung teriak  ‘KOALA’. Jadi kita stop juga, kapan lagi liat koala walopun wild, ga bisa di peluk seperti yang di aussie zoo. Kl di lihat binatang ini kerjaannya melukin pohon mulu, makan dan tidur JJJ

      4th Pitstop, Cape Otway  Lightstation, Tempat ini amaziiing,,,, merupakan Mercusuar tertua di Australia yang masih dipakai. Berada di ujung selatan dari taman nasional Otway, kalian dapat melihat selat Bass dan laut sebelah selatan dari Australia. Sempatkanlah untuk menikmati pemandangan yang menakjubkan dari atas mercusuar ini. Mercusuarnya cantik, pemandangan sekeliling kereeen banget. Hati hatilah bila sudah naik sampai atas mercusuar, karena kadang berangin sekaliiii, topi, syal, kacamata, bisa terbang/jatuh JJJ). Selain mercusuar ada banyak yang bisa di nikmati di bawahnya…, taman yang indah, tempat-tempat duduk,  baguuuus sekali terawat dan bersih, ada beberapa rumah, mungkin dulu di pakai untuk tempat tinggal para penjaga mercusuar Cape Otway ini, satu lagi adalah Rumah yang ada telegramnya, di sebut Telegraph Station, built to house the operations of the 1st submarine telegraph cable in Australia, (begitu penjelasannya, artikan sendiri yah, saya agak bingung bahasa Indonesianya). Kalau kalian kesini, berarti kalian sudah sampai di ujung selatan Australia, selamat yah….(nanti baca juga yang ke ujung timur Australia di Byron Bay)
       


      Ini mercusuarnya, maaf fotonya agak blur, kita naik sampai atas, beneran berangin n duiingiinn. Amazing view….yang mecusuar fotonya kurang bagus ( bisa juga liat di google maps/di webnya)
      Oiyah kalau punya banyak waktu kesini ambilah brosur kids guide di resepsionisnya, ada beberapa akivitas untuk anak2, ada semacam teka teki untuk memecahkan pesan rahasia begitu….sayang saya tidak punya banyak waktu. Hehehe….Nah disi juga ada toko souvenir, saya beli sesuatu di sini,,,,hehehehe. Oiyah, karena banyak nilai sejarah dan pendidikannya, masuk arena ini tidak gratis ( seorang 20 AUD th 2012 yah, mungkin sekarang naikJ).
      Sudah sepertinya, Great Ocean Roadnya. Hahaha, Heading to Melbourne city (lagi) masih tiga jam perjalanan.
      Terimakasih sudah membaca tulisan saya, jangan bosan yah….dan semoga berguna.
      Feel free to ask.
       Mpit.
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By andiana
      Pertama kali ke Solo / Surakarta. Berbekal satu keuntungan : ada teman tinggal di Solo. Jadi, lumayan rada pede. Meski begitu, waswas takut nyasar tetap ada, ternyata! 
      Aku ke Solo tanggal 1 September, menginap semalam di Red Planet Hotel. Silakan mampir ke review hotel  yah!
      Berhubung saat pertama ke Solo karena ada acara di Taman Balekambang, jadi memang kurang banyak mengeksplorasi Kota Serabi Notosuman itu. Bahkan gak sempat ke Pasar Klewer. Oke, ini kode untuk kembali ke sana, yes?
      Ada yang pernah menginap di Red Planet Hotel? Boleh dong share pengalaman juga. Siapa tau ada tips trik khusus lainnya yang aku gak tau. 
       
      Thank you!
×
×
  • Create New...