Akhirnya saya kembali lagi dengan part3  maaf sudah menunggu lama, semoga masih berminat untuk membaca FR ini hehe..    Jumat,11 September 2015 Hari ini saya bangun pagi seperti biasa & sudah lebih fresh karena semalam tidur cepat. Hotel kali ini lumayan, ada free breakfast  jadi saya pun makan yang banyak supaya kenyang & irit jadi gak usah jajan2 nanti hehe.. makanannya juga enak2 & banyak macamnya untuk ukuran sarapan pagi.  Setelah sarapan, saya langsung check out, itu sekitar jam 7:30 pagi. Sebelumnya, saya benar2 pusing mau kemana hari ini, karena kemarin rasanya sudah terbuang 1 ahari begitu2 saja & memang capek bgt terus pusing cari koper. Antara Hakone & Kawaguchiko, hanya 2 pilihan itu tapi pusingnya sudah 7 keliling. Mau ke Hakone naik cruise & cable car tapi saya gak punya tiket terusan pasti bakalan keluar uang banyak & gak bisa ke Kawaguchiko lagi. Kalau saya pilih ke Kawaguchiko pasti gak bakal bisa ke Hakone, ya syukur2 bisa liat Fuji & liat Lake Kawaguchiko , pokoknya pilih salah 1 & korbankan yang satunya.  Setelah searching2 informasi akrhina saya putuskan ke Kawaguchiko. Lalu saya segera check out & titip koper2 saya di front desk, saya bilang saya akan balik lagi sekitar jam 1 siang (padahal telat). Tadinya sih gak mau nitip, tapi daripada capek bawa2 barang & waktu juga terbatas ya mau gak mau nitip di hotel, kalau di locker lagi kan intinya dibawa juga barangnya (bayar juga). Lalu saya pun langsung ke Gotemba Station dan ternyata saya ditinggal bus.... Tapi tidak apa2, itu bus yang paling pertama, saya akhirnya dapat bus kedua, jam 8:10. Yang lucunya (malu2in sih), di haltenya banyak orang yang nunggu bus, anak2 sekolah semua & ada beberapa orang bule (yg saya pikir turis) saya pikir masa iya anak2 ini mau ke Kawaguchiko juga?? Karena haltenya itu benar ke Kawaguchiko. Terus di halte lain juga ada anak2 sekolah lagi. Sesaat kemudian datang bus, saya tanya sama penjaga tiket, "ini bus yg ke Kawaguchiko ya?" lalu ia jawab: "bukan, nanti yang jam 8:10" oh, jadi anak2 itu menunggu BUS SEKOLAH!!! Gubrak!  untung gak naik, klo gak nanti saya jadinya ke sekolahan & bule yang tadi itu guru mereka atau siapa lah, karena ikut naik bus juga. Udah, saya nunggu lagi. Eh ada lagi yang nunggu, anak sekolah juga & datang lagi busnya, terus saya tanya lagi, "ini busnya ya?" dijawab lagi "bukan, setelah ini baru busnya" saya udah gak sabar. Dan setelah bus ini pegi sekitar jam 8:10 atau 1-2 menit sebelumnya, datanglah bus saya. "ini bus ke Kawaguchiko" orang tiket keluar dari ruangannya & bilang ke saya, saya jadi malu ternyata klo jadwalnya jam 8:10 ya jam 8:10 gak kecepetan & gak juga kelambatan. Lalu saya pun naik bus & duduk di depan sendiri & menikmati pemandangan sekitar karena perjalanan dari Gotemba ke Kawaguchiko itu 1 jam.  Saya lihat Fujikyu HighLand, kepingin mampir bentar pulangnya karena ada Evangelion tapi akhirnya gak jadi juga karena takut ribet nanti busnya, karena tiketnya round trip jadi nanti pulangnya dari Kawaguchiko Station lagi. Sesampainya saya di Kawaguchiko saya langsung mencari Sightseeing Bus, untuk keliling2 Kawaguchiko. Saya putuskan gak jadi ke Fujiyama karena masih sekitar 1 jam perjalanan & naik bus sekitar $20 bakal habis dijalan nanti waktunya. Saya beli tiket terusan untuk Sightseeing Bus saja, sebenarnya bisa berlaku 2 hari tapi sayangnya saya cuma 1 hari (gak sampai malah) tadinya saya mau kasih ke orang lain tapi gak jadi, simpan saja buat kenang2an hehe...  Lalu saya naik bus itu ke Lake Kawaguchiko & naik ropeway (untung ada yang kasih tau dari forum ini). Ternyata banyak juga yang bisa dilihat di Kawaguchiko ini, sayang gak cukup 1 hari, ada beberapa cave, museum, danau, dll. Tapi saya cuma pergi ke beberapa tempat saja karena sorenya harus ke Tokyo. Dan ternyata saya pergi ke tempat yang saya sebenarnya pengen & gak kepengen pergi, yaitu Aokigahara... Saya pikir Aokigahara itu masih jauh & dekat sama Fujiyama, tapi ternyata daerah sini juga. Saya pun tranfer bus & menunggu sekitar 30 menit untuk menuju ke sana (Sightseeing Bus nya ada 2 macam dengan jalur yang berbeda). Sebernarnya saya juga gak ke dalam hutannya banget, tapi ya itu sudah Aokigahara memang, saya pergi ke Saiko Bat Cave & Lava Cave (lupa, entah Lava Cave atau Wind Cave karena mereka berdekatan). Ngeri2 sendiri masuk ke dalam cave mana saya sendiri & yang lain minimal 2 orang & gak rame banget. Apalagi ke Saiko Bat Cave, sepi banget saya sepertinya sendirian, karena saya lihat ada orang baru keluar, saya langsung masuk ke dalam & lihat2 cepat2 cari jalan keluar. Rendah, licin, itu kondisinya, untung bawa payung jadi buat support saya jalan di dalam, pas ada rombongan yang baru masuk saya agak lega & langsung keluar. Di luar cave nya itu ya si Aokigahara, pohon2 semua, ngeri... saya langsung kembali ke toko souvenier beli beberapa oleh2 & menunggu bus karena bus nya ada 30 menit sekali & jarak dari cave 1 ke cave lain atau tempat lain lumayan jauh & kalau saya mampir2 lagi saya harus menunggu 30 menit lagi.  Saya pun naik bus & langsung kembali ke Kawaguchiko Station & naik bus menuju Gotemba. Setibanya di Gotemba sudah hampir jam 3 & saya ambil koper saya di hotel. Perjalanan saya belum berakhir, saya masih harus ke Tokyo. Saya mencari jalan mana yang lebih cepat & dicover JR Pass & kalau bisa mampir ke Odawara & mau ke onsen (tapi gak jadi karena capek & kesorean). Jadi dari Gotemba saya berhenti di Kozu Station (sempat ketinggalan kereta) lalu lanjut ke Tokyo Station lalu ke Ueno. Di Ueno Station inilah saya merasa tersiksa, saya rasanya ingin lempar koper saya  karena saya bertemu dengan musuh terbesar saya, yaitu tangga. Entah kenapa setiap jalan mencari jalur kereta ke Tawaramachi saya harus melalu tangga, ya tangga, bukan escalator bukan juga elevator. Kira2 3x saya harus naik turun tangga. Untung ada orang Jepang yang baik hati & menolong saya membawakan 1 koper saya (sampai ketemu 2x) lumayanlah hehehe.. Akhirnya saya naik kereta ke Tawaramachi menuju hotel  di Asakusa. Di luar sudah gelap, sudah jam 7 malam. Setelah check in & taro koper saya langsung mencari makan karena sudah kelaperan. Yang saya sayangkan dari hotel ini adalah, hotel ini ternyata tidak terima credit card, padahal waktu booking bisa bayar pakai kartu tapi pas check in harus cash karena beli tiketnya di mesin & tukar dengan kunci kamar. Dan yang anehnya (mungkin ini karena ada capsule hotelnya juga) setiap hari saya harus check in & check out. What??!! Saya booked kamar bukan capsule, memang dapat kamar dengan kamar mandi yang sangat kecil, jadi sudah peraturan disini, saya check in malam ini, besok pagi saya harus check out tapi gak seperti yang saya bayangkan, gak seperti di capsule hotel, barang2 kita tetap berada di kamar. Jadi yang dimaksud check out disini adalah, kalau kita keluar (jalan2 paginya) kita titip kunci & pas sore/malam kita balik ke hotel kita harus bayar lagi untuk malam ini, beli tiket lagi. Kamar masih sama, barang2 juga masih ada, jadi intinya bayar per hari. Karena kehabisan uang cash, saya tarik tunai di ATM Sevel di seberang hotel. Saya pernah baca kalau kita mau tarik uang dari ATM, kita tarik dari ATM Sevel aja, karena gak kena biaya (kena cuma dari bank kita masing2 karena bukan ATM bank kita). Gampang, praktis, gak kena biaya.    Sabtu, 12 September 2015 Masih pagi, kira2 jam 6 pagi, saya masih tidur di kasur, tiba2 saya merasa kasur & kamar ini goyang. Karena masih setengah sadar, saya pikir ini mimpi atau ada orang lewat di depan kamar atau hotel ini berhantu. Lalu tidak lama kemudian saya bangun & siap2 menuju Tokyo Disneyland & saya menemukan 'jawaban' dari guncangan tadi. Ada peengumuman di dalam kereta saya bahwa kereta jalur mana sedang delay karena GEMPA BUMI. What?! ya ampun, ternyata itu gempa... lumayan, 5.3 skalanya. Untung saya gak apa2, tapi bertambah juga pengalaman yang tidak terlupakan, "merasakan gempa di Jepang" lol.  Lalu saya pun tiba di Tokyo Disneyland. Karena terbatasnya waktu (dana juga) saya pun tidak membeli tiket. Saya cuma naik kereta yang mengelilingi area tsb. Jadi naik turun kereta ke Disneyland, Disneysea & Stasiun Maihama. Saya sempat foto2 di dekat gerbang Disney tapi ditegur petugas karena saya bawa tripod, (benar ternyata tripod, monopod itu dilarang disini karena bisa menggangu/membahayakan orang lain). Saya lihat ada beberapa orang yang memakai costume Disney, entah mereka pengunjung yang bercosplay atau mereka kerja disini.  Setelah puas berkeliling dengan kereta monorail Disney, saya langsung menuju Yokohama. Saya pergi ke Ramen Museum di Shin-Yokohama. Tempatnya gak beda dengan takoyaki Museum, intinya banyak yang jual macam2 ramen, tapi tempatnya ini 1 gedung & dihias seperti sebuah kota kecil. Untuk masuk, kita harus beli tiket dulu & kalau mau makan ramen ya bayar lagi, pilih ramennya di mesin & beli tiketnya baru duduk. Karena bingung mau makan yang mana saya pilih yang rame. Untuk rasa, bolehlah, karena saya gak tau yang paling enak yang mana, tapi karena lapar ya enak2 saja. Setelah itu saya pergi ke Minamoto Mirai, masih sekitar Yokohama, tapi karena salah turun jadi saya harus jalan kaki cukup jauh & berpanas2 ria. Saya pun mampir ke cafe & minum Melon Soda Float, yummy!!  Ada amusement park, ada tempat game, ada shopping center juga & ada event juga, tebak jenis coca cola apa, zero sugar atau yang biasa, kita diberi 1 kaleng coca cola & mata kita ditutup lalu kita minum & tebak coca cola apa itu. Tadinya gak mau ikutan karena takut gak ngerti bahasanya, tapi banyak juga orang asing yang ikut, jadi ikut saja lumayan dapat coca cola gratis Perjalanan saya berlanjut di Shinjuku, tapi ya begitu2 saja, karena saya juga menargetkan 1 hari harus bisa 3 tempat, jadi cuma sebentar saja. Intinya juga cuma gedung2 tinggi & tempat2 belanja. Jadi saya langsung ke Shibuya. Mau ke Meijijingu Shrine tapi sudah tutup, mau ke Yoyogi juga malas jalan lagi, jadi saya jalan2 di Harajuku, sekitar Omotesando Hill. Karena lagi ada event & malam minggu juga, rame banget, banyak yang menawarkan souvenir2 gratis dari toko2 daerah situ & free gift kalau kita berbelanja. Saya gak beli apa2, tapi saya dapat minuman gratis, ice cream gratis & kipas gratis.  Karena sudah pusing dengan ramenya Harajuku, saya pun pindah ke Shibuya. Mau foto sama Hachiko & lihat Shibuya Crossing. Masih sama intinya, gedung2 & tempat berbelanja, karena sudah malam & lapar, saya gak jadi belanja jadi langsung cari restaurant. Bingung mau makan dimana, searching2 makanan yang enak tapi bingung sendiri, akhirnya makan sushi di sebuah gang kecil & ternyata... keren!!!!! Gak sia2 antri lama & cari2 tempatnya, ternyata WOW! Saya merasa wong ndeso, bingung2 sendiri gimana caranya, sampai salah tekan. Untuk harga masih terjangkau. Recommended lah! Setelah makan saya kembali ke hotel.    Minggu, 13 September 2015 Seperti kemarin, saya "check out" lagi dari hotel & kembali lagi ke Shibuya. Untuk yang beragama Kristen, kalau ingin beribadah hari Minggu di gereja di Tokyo, bisa datang ke Tokyo Baptist Chruch di Shibuya, gereja ini berbahasa Inggris, jadi gak cuma orang Jepang saja, ada orang bule juga. Di sana saya lihat beberapa orang Jepang beribadah memakai kimono, bertambah lagi pengalaman saya.  Lalu, rencana saya hari ini adalah ke Ghibli Museum. Karena JR Pass sudah tidak bisa dipakai & batal ke Kamakura, jadi saya ke Ghibli. Saya salah stasiun, salah sih gak juga, tapi kalau ke Ghibli dari sini ribet & banyak yang gak tau. Jadi saya ke Mitaka Station, karena mereka menyediakan shuttle bus ke Ghibli. Karena kurangnya informasi, saya tidak bisa masuk ke Ghibli. Kali ini bukan karena gak ada waktu atau dana, tapi benar2 gak tau kalau Ghibli itu harus reservasi dulu, gak bisa beli tiket di tempat. Jadi kita harus planning jauh2 hari & beli tiket. Beli tiketnya itu di minimarket, saya langsung pergi ke minimarket dekat situ, saya pikir bisa beli buat besok tapi sudah habis.  sudah jauh2 & butuh perjuangan ke sini tapi gak bisa masuk, ya sudahlah, saya foto2 diluar. Setelah itu saya ke Roppongi. Cukup menarik di Roppongi. Ada event juga, pertandingan basket, tapi yang membuat saya tertarik adalah museum TV Asahi. Tiket gratis & bagus buat foto2. Ada doraemon, Crayon Shinchan & berbagai program2 TV Asahi. Saya pun beli dorayaki disini hehehe...  Dan setelah keluar dari sini saya mencoba crepes, lumayanlah makan sambil melihat yang sedang bermain basket.  Petualangan saya berlanjut di Odaiba. Aqua City, Joypolis, sampai akhirnya ketemu juga Diver City. Sempat keputar2 juga pas pulangnya. Di sini benar2 fun! Bisa foto bareng Gundam & ada yang fotoin juga hehe.. Saya juga mencoba beberapa macam jajanan, seperti Kentang goreng Calbee yang enak banget & Ikayaki yang (bagi saya) gak enak banget.  Saya sudah cukup memborong beberapa oleh2 disini, tapi kaki saya & hati saya masih ingin berpetualang di Tokyo Dome. Saya pun langsung ke sana. Agak sedih juga, baru jam 7 tapi sudah sepi, Saya mau ke Jump Shop (tempat Majalah Shounen Jump) tapi sudah tutup, padahal mau foto bareng Naruto & Gintama  Akhirnya yang ada belanja oleh2 lagi di Don Quijote. Tambah berat bawaan saya, lalu saya balik ke hotel. Petuangalan hari ini berakhir.  Senin, 14 September 2015 Hari ini hari terakhir saya berpetualang. Pesawat saya sih masih tengah malam, tapi pagi2 saya sudah harus check out, masih banyak waktu sebenarnya tapi repot sama koper2 ini. Saya belum menjelajahi Asakusa, belum ke Tokyo Tower juga. Setelah check out saya taro barang di loker di Asakusa Station, lalu saya pergi mencari Kaminarimon.  Lalu lanjut ke Ginza, foto di Hibiya Park, & berpetualang menuju Tokyo Imperial Palace. Jalannya cukup jauh dari Ginza Station & saya harus balik lagi ke stasiunya juga, tapi karena di Kyoto gak kesampaian jadi saya paksakan ke sini walau capek. Ternyata rame, banyak turis juga, tapi memang cuma bisa dilihat dari jauh, tapi itu sudah membuat saya senang Lalu setelah perjalanan jauh itu saya makan siang, salah masuk restaurant juga  maksud hati mau makan semacam sate yakitori eh salah masuk ke tempura restaurant. Porsi memang banyak tapi untuk rasa saya gak begitu suka, makan gak habis & gak semangat. Setelah itu saya ke Akihabara!! Akrhinya ke Akiba juga! Harus! Mutlak! Sebagai seorang otaku saya wajib ke sana walau gak beli apa2  Saya ke Maid Cafe.  Karena Maid Cafe yang terkenal rame & banyak dikunjungin turis itu gak ketemu, saya ketemu seorang Maid di jalan yang sedang membagikan brosur, akhirnya saya ke cafenya Maid itu. Sepi, & letaknya di lantai paling atas. Dan cukup menguras banyak uang. Saya pesan paket dessert (ice cream & minuman soda) plus foto bareng Maid (cuma 1x) & dapat souvenier. Itu sudah lebih dari 2000 Yen  duduknya saja bayar 500 Yen di meja biasa, & di sofa sekitar 1000 Yen. Saya pikir bisa main & ngobrol dengan Maidnya, tapi begitu2 saja. Maidnya datang membawa ice cream & mengajak saya mengikuti gerakannnya (moe moe cute, seperti itulah) setelah itu saya ditinggal begitu saja  entah karena Maidnya kurang fasih berbahasa Inggris atau memang servicenya cuma itu saja. Saya pergi ke beberapa Maid Cafe di beberapa Anime Convention di USA, lebih menarik & lebih murah dari ini. Lalu setelah itu saya kembali berkeliling Akihabara.  Setelah cukup puas di Akihabara saya pergi ke Ikebukuro. Ada suatu tempat yang memang sangat ingin saya kunjungi, yaitu NamjaTown. Sebuah amusement park kecil di dalam mall, tapi cukup menarik bagi saya karena saya ingin mencoba beraneka macam rasa ice cream. Saya mencoba rasa Salt of Okhotsk, Miso Noodle Ice Cream, Indian Curry, Roasted Green Tea, Homemade Ice Cream Rose & Wasabi Ice Cream. Tadinya mau coba yang Vampire (rasa garlic) tapi habis. Untuk 6 macam rasa berbeda & masing2 1 scoop saya menghabiskan 560 Yen. Dan rasanya, sangat unik! Yang paling 'gak banget' adalah Indian Curry. Untuk Miso Noodle, benar2 ada mienya kecil2, untuk Wasabi not bad lah tapi aneh juga (saya juga beli Kitkat Wasabi). Lalu saya juga mencoba Gyoza, ya lumayan enak.  Setelah berfoto dengan maskot NamjaTown, saya pergi ke J-World, tepat 1 lantai dibawah NamjaTown. Masih amusement park tapi bertemakan anime. Karena sudah malas & capek saya gak jadi ke Tokyo Tower padahal mau ke Museum One Piece, karena disini ada One Piece juga, saya jadi beli tiket unlimited ride, mencoba berbagai macam permainan, dari rumah hantu Naruto, tembak2an One Piece & mencari bola naga dari Dragon Ball  Benar2 senang banget, sampai lupa waktu, saya harus ambil koper & menuju Haneda. Setelah mengambil koper di Asakusa Station, saya menuju ke Haneda. Karena HP sudah low battery & pokcet wifi juga sudah mati, saya bertanya pada sepasang suami istri yang membawa2 koper seperti saya. Dan memang mereka juga mau ke Haneda, jadi saya bareng mereka. Lumayan, koper saya dibawakan oleh sang suami yang adalah orang Amerika & istrinya orang Jepang. Di kereta kita ngobrol2 mereka kaget saya pergi sendiri & bawa2 koper ini. Saya pikir, mereka ini adalah penolong saya (memang menolong saya sih) tapi ternyata masih melakukan kesalahan juga. Kita bertiga salah kereta....  Jalur yang sama, tapi beda kereta. Kereta yang harusnya kita naik adalah langsung menuju Haneda, gak perlu transfer lagi. Tapi kereta ini harus transfer & kita sudah kelewat 1 stasiun. Tapi ya, masih gak apa2, karena saya masih dibantu, dibawain kopernya hehehe.. Lalu kami pun pindah kereta. Setibanya di Haneda, kami naik elevator. Karena di lantai 2 ada yang mau keluar saya pun keluar, ternyata saya salah. Tapi saya lihat ada tempat pengembalian pokcet wifi, jadi saya kembalikan dulu & langsung menuju ke lantai 3. Sayang sekali saya belum pamitan dengan orang tadi. Setelah saya check in koper saya & membeli beberapa oleh2 saya bertemu mereka lagi, mereka tanya kenapa tadi saya keluar di lantai 2, saya jawab dengan agak malu "saya gak tau, tapi saya lihat ada tempat pengembalian pocket wifi jadi saya kesana"   Lalu kami pun berpisah. Saya menuju gate pesawat saya. Masih beberapa jam, saya sudah ngantuk & lapar juga jadi saya makan dulu di food court. Lalu saya pun boarding & setelah di dalam pesawat saya langsung tertidur & bangun2 dapat makan, tidur lagi, & tau2 sudah mau sampai, gak terasa cepat banget. Setelah trasnsit 1x di San Francisco, saya langsung menuju Philadelphia Airport. Saya pun tiba kembali di rumah dengan selamat   Begitulah pengalaman saya, suka & duka (lebih banyak sukanya sih) selama berpetualang di negeri ginseng & negeri matahari terbit ini. Mohon maaf ada kata2 / kesalahan dalam FR ini & lamanya penyusunan part3 ini. Sampai ketemu di FR lain dengan petualangan2 lain, terima kasih sudah membaca.