• 0
deffa

gathering nasional Pendaftaran Gathering Nasional X Ke Belitung, 25-27 Maret 2016

Question

568e2e0c7c36c_gathbelitung.thumb.jpg.2d5

Hola Deffa Here !!!
 
Sekarang sudah masuk waktu nya Pendaftaran Gathering Nasional X Komunitas Jalan2 Indonesia
destinasi kali ini ke BELITUNG
Tanggal 25-27 maret 2016
 
Untuk biaya seperti biasa SHARE COST perorang Rp. 650.000
Peserta 30 Orang
Contact SMS / WA / TELP 08112239637
 
Pelunasan 1 Februari 2016 (Setelah di hitung kembali jumlah peserta)
 
Meeting Point di Bandara Belitung Tanjung Pandan
 
 
 
 
Perhitungannya : 
  • Sewa Bus 30 Seat perhari Rp. 1.750.000 x 3 hari = Rp. 5.250.000
  • Penginapan Vila permalam Rp. 300.000 x 2 malam x 9 Villa = Rp. 5.400.000
  • Sewa Boat Island Hopping (Per Boat 15 Orang) Rp. 1.050.000 x 2 Boat = Rp. 2.100.000
  • Makan Siang Nasi Box, Per Box Rp. 20.000 x 3 hari x 35 orang = Rp. 2.100.000
  • Tips Supir + Guide  = Rp. 1.500.000
  • Volunteer + Biaya Tak Terduga = Rp. 1.350.000 
  • Kaos Jalan2.com Rp. 60.000 x 30 orang = Rp. 1.800.000
  • Total Cost Rp. 19.500.000 di Bagi 30 orang = Rp. 650.000
 
Note :
  • Jika peserta kurang dari 30 akan dilakukan perhitungan ulang untuk Share Cost nya, maka dari itu di wajibkan DP terlebih dahulu sebesar Rp. 500.000
  • Berapapun pesertanya acara tetap berjalan
  • Prioritas peserta yang belum pernah ikut Gathering Nasional dan yang sudah DP
  • DP hangus bila sudah masuk masa penutupan pendaftaran yaitu tanggal 1 Februari 2016
  • Bandara yang di tuju adalah Tanjung Pandan
  • Yang menggunakan pesawat disarankan datang sehari sebelum nya, yaitu tanggal 24 Maret, dan penginapan untuk tanggal 24 biaya pribadi. Karena tidak termasuk di Sharing Cost acara
  • Yang pulang nya tanggal 27 Maret disarankan ambil pesawat terakhir pukul 16.40 WIB (Dikondisikan)
 
Include :
  •  Bus Selama Tur 3 Hari
  •  Penginapan Vila 2 Malam di Belitung
  •  Makan Pagi dan Siang Selama 3 Hari
  •  Sewa Boat Island Hopping
  •  Tiket Wisata
  •  Tips Supir + Guide + Biaya Tak Terduga
  •  Kaos Jalan2.com
 
Exclude :
  • Transportasi Ke Meeting Point Bandara Belitung (Tiket Pesawat)
  • Makan Malam
  • Kebutuhan Pribadi 
  • Sewa Alat Snorkeling (Rp. 25.000)

 

Penginapan di Bumi Kedaton Villa Belitung

Alamat : Jl. Air Saga, Tanjungpandan, Belitung, Indonesia
Phone: 0819 2957 1112

  1. Kita menyewa 9 Villa di mana 1 Villa nya bisa di isi 3 - 4 orang dan semuanya mendapatkan Sarapan Pagi
  2. Dan kamar / villa akan di bagi antara Perempuan dan Laki-Laki jadi tidak ada yang Campur (kecuali jika sekeluarga ber 4)
Spoiler

kedaton2.thumb.jpg.257d7d03eae57152a98c7kedaton3.thumb.jpg.a263fbbd3d29ba4f86f83kedaton1.thumb.jpg.69c578df32a497bb384c9

 

Itinerary Gathering Belitung :

25 Maret 2016

07.00  Jemput di bandara 

08.00  Breakfast & Persiapan menuju Belitung Timur

10.00  Explore SD Replika Film Laskar Pelangi

11.00  Explore Museum Sastra Andrea Hirata

11.30  Menuju kota Manggar

12.30  Makan Siang Di Kota Manggar

14.00  Explore Bukit Samak

15.00  Explore Pantai Lalang

16.00  Explore Vihara Dewi Kwan Im

16.30  Explore Pantai Burung Mandi

17.00  Kembali ke hotel

19.00  Makan Malam

21.00  Istirahat

 

26 Maret 2016

07.00  Break fast di Hotel

08.30  Persiapan Hoping Island ( Tour ke Pulau )

09.00  Menuju Dermaga Tanjung Kelayang

09.30  Explore Pulau Kepayang

10.30  Explore Pulau Lengkuas ( Mercusuar )

12.30  Makan siang di Pulau Lengkuas

14.00  Explore Pulau Burong

15.00  Explore Batu Layar ( jika air surut )

16.00  Explore Pulau Pasir ( jika air surut )

16.30  Kembali ke Dermaga Tanjung Kelayang

17.30  Ke Pantai Tanjung Tinggi (sunset)

18.30  Pulang Kehotel

19.30  Makan Malam Tanjung Pandan

21.00  Istirahat

 

27 Maret 2016

06.30  Break fast di Hotel

07.30  Check Out Hotel

08.00  Belanja Oleh-Oleh dan Souvenir

09.30  Kuliner Cofee Khas Belitung

10.30  Menuju Rumah Adat Belitung

11.00  Ke kolong / danau Kaolin

12.00  Makan siang

13.00  Ke Bukit Berahu

14.00  Ke Bandara

16.00  Finish

 

Yang Pernah Ikut Gathering Nasional, Jangan DP Dulu 

Karena Gathering Kali Ini Di Prioritaskan Peserta Baru

Yang Belum Pernah Ikut.

 

Peserta :

  1. @Jalan2 (Singaparna)
  2. @deffa (Dihatimu)
  3. FB Fenny Ria Anggeraini (Serang)
  4. @Dahlia Tamarini (Palembang)
  5. Endy (Purwokerto)
  6. @willyhan (Bandung)
  7. FB Rafika Wijayanti (Batam)
  8. @ko Acong (Bandung)
  9. FB Sukma Dewi Handayani 1
  10. FB Sukma Dewi Handayani 2
  11. FB Dwi Kania Hapsari (Bogor)
  12. FB Alena Niman (Tangerang)
  13. Sondang Sihotang 1 (Kupang)
  14. Sondang Sihotang 2 (Jakarta)
  15. FB Didi NST S (Medan)
  16. FB Harahap Soleh (Batam)
  17. FB Ning Amrini 1 (Surabaya)
  18. FB Ning Amrini 2 (Surabaya)
  19. @kyosash (Jakarta)
  20. FB Mingzu Khekhe (Bandung)
  21. @Afdhal A Syamsoe  (Riau)
  22. FB Arini Rahmatika (Bengkulu)
  23. FB Merry Karsono (Makassar)
  24.  
  25.     
  26. @Jean Mechanic (Riau)
  27. FB Yenny Rudi 1 (Jakarta)
  28. FB Yenny Rudi 2 (Jakarta)
  29. FB Adelina Pelinda Sidabutar (Bekasi)
  30.  

Panitia :

  1. @teddymardona (Belitung)
  2. FB Joe Parwan (Belitung)

Share this post


Link to post
Share on other sites

117 answers to this question

  • 0

waktu nya ngepas ama hari sembahyang leluhur jadi gak bisa ikut karena keluarga pada kumpul smua..:terharu

padahal sudah di prioritasin untuk yang blm pernah semoga yang ke 11 saya bisa ikutan n khusus bagi yang belum juga...kalau di itung2 juni ya yang ke 11 di adakan nya?

salam buat semua nya deh...:melambai

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
21 minutes ago, deffa said:

@suhan

ya gak papa tapi kalo berubah pikiran ada 1 seat neh yang cancel :D 

duh jadi galau deh...:bingung

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@suhan

aku mo ngomporin Suhan  ahh...hehehe... Ikut aja Suhan, bagus lho objek wisata Belitung hehehe ..  sebelum tgl 25 aja kamu cengbengnya. Susah lho dpat seat kosong di acara gatnas, betul kan @deffa?

 

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
On 3/18/2016 at 7:58 AM, deffa said:

ayo ikutan heheh :D 

pengen sih tapi... :terharu semoga gatnas yang ke - 11 dapat seat kosong nya +- 3/4 bulan dari sekarang kan?
@eka wibisono aduh bisa galau tingkat akut nih...hahaha....soalnya 25 pas sembahyang nya, maklum lah udah tradisi gak bs di tinggal kalau chengbeng...:terharu

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

Ah, telat banget baca thared ini :terharu

next semoga bisa ikut 

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

semoga aja bisa ikut gathering deh, akhir tahun ada rencana apa gimana bro? kalo ada plan luar kota info info ya:foto2

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
11 hours ago, Ari Iqbal Putra Nugraha said:

semoga aja bisa ikut gathering deh, akhir tahun ada rencana apa gimana bro? kalo ada plan luar kota info info ya:foto2

ya pasti ke luar kota donk hehe

ya sering2 aja ke forum bro :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

Momod deffa...

Gathering di Bandung kpn? Biar bisa gabung... Tq

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By Nofelina Samosir
      Cari teman backpacker bareng ke Belitung tanggal 16-18 Maret 2017 (3D2N), siapa tau ada yang mau kesana juga, biar rame. hehe..
      Saya berdua sm tmn. Info WA: 081382112224
      Thanks
       
    • By Gulali56
      Berhubung sudah banyak yang membuat FR tentang Belitung, maka kali ini saya akan bercerita tentang resort cantik di Belitung hasil liburan long weekend kemarin. 
      Arumdalu merupakan Eco-Luxury resort pertama dan sampai saat ini masih satu2nya di Pulau Belitung. Terletak di bagian selatan Belitung, tepatnya di kecamatan Membalong, 60-an km dari Tanjung Pandan / pusat kota, private resort ini dapat ditempuh dalam waktu 1.5jam menggunakan kendaraan pribadi.
      Arumdalu Private Resort saat ini memiliki 10 buah villa pribadi nan mewah  yang masing-masing memiliki kolam renang private di setiap villanya. Tetapi tentunya nilai plus tertingginya ada di pantai pribadi sebesar 800mtr yang dimiliki resort ini.
      Untuk yang datang ke Belitung di musim-musim liburan, menemukan pantai yang kosong tapi juga cantik itu langka adanya. Apalagi kalau island hopping ke Pulau Lengkuas, Kepayang dll, semua pantai disana penuh sesak dan cenderung kotor.
      Kekurangannya, tentu saja mahal bukan kepalang at least buat ukuran saya, rate yang ditawarkan saat ini adalah 6jutaan per malam termasuk breakfast utk 2 orang. Rate 10juta utk paket kamar dan island hopping dengan ferry. Jadi disaat yg murah2 pakai kapal nelayan, resort ini memberikan layanan ferry khusus utk island hopping.
      Untuk yang belum mampu ber-honeymoon disini, boleh juga walk in numpang nge-pantai dan minum2 cantik di resort ini dengan membayar cover charge sebesar Rp 250,000 per orang. Untuk anak dibawah 5 tahun masih boleh gratis. Cover charge ini bisa dipakai untuk makan dan minum di Sahang Beachfront Restaurant. Apabila bill dibawah 250rb duit gak dikembalikan ya, jadi dihabis2kan utk minum2 saja.
      Berhubung saya kemari sekalian dinner, yang ada nombok, karena main course disini start from 200rb dan belum pajak 21%.  Hitung-hitung kalo makan dan minum plus  pajak, per orang bisa habis sekitar 300ribuan.
      Kalau ditanya apakah worth it? Worth it kalau kalian menggunakan fasilitas yang ada di resort ini dengan maksimal.
      Kesalahan saya dan teman2 saya kemarin adalah kami baru datang sesuai jam reservasi dan sebelumnya menghabiskan waktu di pantai Membalong yang hanya 5menit dari resort(yang masih merupakan milik penduduk lokal sekitar resort). Pantai Membalong ini seriously di skip aja kalau memang ada niatan ke Arumdalu. Karena langsung pale in comparison dibandingkan pantai pribadi di Arumdalu.

      (credit to arumdalu website, berhubung kesana pas gerimis)

      (credit to arumdalu website)
      And to be honest.. kalau saya bisa ngulang hari, saya bakalan seharian deh di resort ini. Gak perlu ke pantai2 lainnya di hari itu.
      Arumdalu resort kalau dari depan akan terlihat seperti pagar perumahan biasa, jadi kalau nyetir jgn kenceng2 kalau GPS sudah memberitahukan kalau kita sudah dekat. Di pagar kita akan disambut penjaga yg menanyakan tujuan kami ke villa, dan mengingatkan kalau masuk property mrk hrs membayar voucher sebesar 250rb. Krn kami sudah reservasi sblmnya, jadi kami dipersilakan masuk dan parkir.


      Area parkirnya kecil, bahkan saat itu tdk ada kendaraan lain yang parkir disana. Kami satu2nya rombongan non tamu hotel yg kemari sore itu.
      Dkt area parkir ada taman kecil utk tanaman hidroponik yg mnrt saya basa basi. Pelengkap biar dikata eco-resort keliatannya. Haha.. blm2 udh suudzon.


      Dari situ kami masuk ke penerima tamu utk mendengar penjelasan singkat mengenai term& condition voucher dan cara pembayarannya. Dengan voucher 250ribu, kami dipersilakan menggunakan pantai pribadi mereka lengkap dengan fasilitas toilet utk membersihkan diri, berhubung kami kesana pas gerimis  dan lagi bawa anak kecil, ya sudah cukup memuaskan diri menjajal masakan chef Bintang 5 saja.
      Sambil menunggu pesanan kami datang, yang sebenarnya mnrt standar restaurant terbilang cukup lama, kami diantar salah 1 waiter merangkap petugas villa (??) keliling resort.
      Karena villa sedang tidak full (padahal long weekend) jadi kami diperbolehkan mengintip isi dalam villa seharga 6jutaan per malam ini.

      (di setiap villa ada private swimmingpool & sunlounge)

      IMO, ini asli villa buat honeymoon banget.Hahaha.. karena gak ada TV sama sekali boo.. tidak ada pintu /sekat terpisah utk bathtub.Soo awkward rendem2 disini kalo datangnya barengan temen doank,bukan TTM atau pasangan. Anyway, untungnya toilet dan standing shower masih ada pintunya.  

      (TV gak adaaaa.... musik mana musik?? )


      (itu batita anak teman saya.. bukan patung ya.. liat kasur bawaannya mo manjat...)

      Selain mengintip isi villa, kami diajak melihat bangunan semacam kincir angin yang instagramable banget deh.


      (kata mas nya, disini biasa dipake utk foto2 pre-wed )

      Setelah puas2 foto, baru deh kami balik ke restaurant. Dan pesanan pun ternyata baru datang. Like maybe 20-25minutes of waiting seandainya kami gak puter2 resort dulu. Mungkin itu maksudnya ya.

      (hiasan2 di resto)

      (fancy dining set)

      Sahang Restaurant berdasarkan yg saya baca dari buku menunya artinya lada dalam bhs lokal Belitung. Main course dari restaurant ini merupakan percampuran antara masakan lokal, Western dan Chinese.
      Kalau pusing melihat list menunya (gak hanya pusing liat harganya) bisa minta menu bergambar sehingga ada bayangan kayak apa masakannya. Dan memang presentation di menu foto dan aslinya cukup dibilang akurat lho. Jadi tdk ada istilah kecele sama hasil foto.

      (pusing liat harga2 di menu

      (ya kaleee mineral water harga 40rb )
      Saya pesan Bird in a cage dengan opsi daging bebek (250rb++) dan minum mocktail Rambai Sunset  (60rb++).

      Bird in a cage ini ternyata bebek goreng crispy dengan kacang panjang yang ditumis di atas seporsi nasi dgn 3 varian sambal. Mengingatkan saya dengan Bebek bengil di Bali. Tampilan ‘kandang2an’ utk bebek nya memang membuat menarik dilihat. Dari segi rasa pun, daging bebeknya empuk dan cukup gurih. Kenapa saya bilang cukup, karena masih lbh gurih Bebek Bengil sih. Saya suka sambal matah nya, walau tidak se-asli di Bali tentunya,tapi cukup ok dan sambal asam pedasnya pun segar. Entah apaan namanya. Kalau yg sambal merahnya, asli pedes mnrt lidah saya yg Jawa.
      Dari segi harga, rasa dan tampilan. Bebek ini worth it Bintang 5-lah. Yang saya sedihkan , karena resto ini kecil, daya tampungnya utk 10penghuni villa kyknya, jadi waiter2nya terlampau sigap menanti utk melayani kita. Knp sedih, krn salah 1nya ada bule cakep yang khusus menangani foreigner ikutan supervisi, mo gerogoti bebek sampai ludes jadi malu2 sendiri.

      Rambai Sunset, ini merupakan minuman mocktail bersoda yang menggunakan buah lokal Belitung yang mirip kelengkeng. Rasanya asam , manis dan menyegarkan.
      Untuk makanan yg ikutan saya icip antara lain Steak on a Beach (300rb++), dagingnya empuk bgt. Meleleh dilidah, tp sayang bumbunya kurang khas. Fish & chips with pineapple tartar (200rb++) kentang gorengnya renyah tapi sayang ikan nya berasa makan pisang goreng, gak berasa ikannya tp tepung nya yg tebal.  Saus tartarnya cukup khas tp kurang cocok dilidah saya.

      (message wall dari customer resort dan resto)

      (nelangsa aja mas..... )
      Salah 1 yang rada effort (selain effort ngirit2 ) adalah jauhnya lokasi resort , tidak mendapat view sunset karena lokasi pantai yang tidak menghadap barat, datang kemari sore-sore, dijamin pulangnya ngeri2 sedap karena jalan menuju pusat kota, masih miskin lampu penerangan jalan, GPS tidak nyala karena sinyal hp terputus even Telkomsel (provider lain mati total) utk menelpon pun tidak bisa, sampai menempuh jarak 5km dari resort.
      Tips: datang dari siang , utk menikmati pantai private di resort sampai puas. Dan diusahakan balik ke kota sblm gelap.
      Sahang Beachfront Café & Resto
      Address: Arumdalu Private Resorts
       Jl. Batu Lubang, Membalong, Pulau Belitung 33452.
      Open daily: 08.00-19.00
      Reservasi: 0819-2760-7626.
    • By Hannafrn18
      Hallo,
      Perkenalkan Saya Hanna, saya baru di forum ini, dan sangat antusias untuk share cerita jalan-jalan saya ke Belitung. Saya sertakan estimasi harga (Di akhir post) untuk yang mau travelling ke Belitung :)
      Ini pertama kalinya aku ke Belitung, awalnya dari denger cerita saudara, akhirnya tertarik.
      5 Agustus 2016 lalu, aku dan pacarku berangkat ke Belitung pesawat sekitar jam 7.45 dari Soetta. Perjalanan kurang lebih 1 jam, sampai akhirnya kami tiba di Bandara H.A.S Hannandjoeddin. Bandaranya memang tidak sebagus dan sebesar Soetta (Ya iya lah, soetta kan Internasional), tapi dari segi kebersihan, bandara ini cukup bersih. Dari Jakarta kami sudah memesan Street Taxi (taxi di belitung yang bisa di order via sms, telfon, dan Whats's App), setelah mengambil koper, kami menuju keluar bandara, dan sudah ada supir Street Taxi yang menunggu dengan memegang kertas bertuliskan namaku. Lalu, ia membantu membawa koper kami ke mobil. Street taxi sama seperti taxi di Jakarta, tapi warnanya hitam, mobilnya bersih dan nyaman,Oh iya sebagai saran dari aku, kalau menggunakan street taxi jangan lupa makan permen mint ya supaya ga mual, soalnya karena jalanan yang kosong, mereka nyetirnya jadi ngebut, tapi dijamin aman kok :).


       
       
       
       
       
       Perjalanan dari bandara ke Hotel kami menginap sekitar 20 menit, kami menginap di Rahat Icon Hotel, tepatnya di JL.Depati Rahat. Setelah tiba di hotel, kami check in, proses check in juga tidak lama, hanya sekitar 3 menit. Hotel ini adalah hotel yang murah dan fasilitas terbilang baik, receptionist yang ramah, makanan yang enak, kamar yang luas (padahal kamar yg kami ambil kamar termurah), mini bar (kulkas kecil di dalam kamar), kamar mandi yang besar, kasur yang nyaman, Tv Cable tentunya, dan pemilik hotel yang ramah. Di lantai dasar hotel ini, ada mini market untuk berbelanja cemilan atau isi mini bar di kamar (karena kami memesan kamar yang termurah, jadi mini bar nya tidak di isi kan minuman/coklat), di lantai 2 ada seperti Fun World (tempat bermain anak-anak) yang buka dari pagi hari hingga sekitar pukul 8 malam, dan di lantai 3 baru ada receptionist dan kamar-kamar. FYI, di dekat receptionist ada dispenser yang kita boleh ambil air itu sepuasnya, boleh bikin teh manis sepuasnya juga. Kebersihan hotel ini sangat bersih. Hotel ini dekat dengan pusat kota. Hotel ini juga meminjamkan sepeda, dan bersedia mencarikan sewa motor atau mobil untuk pengunjung. Lalu, setelah beristirahat sebentar, kami bersepeda keliling-keliling sekitar hotel sampai ke Pantai Tanjung Pendam, kami mencari-cari tempat makan yang terkenal seperti yang diceritakan orang-orang. Karena matahari yang sangat cerah, dan udara yang panas, akhirnya kami memutuskan untuk kemballi ke hotel dan menyewa motor. Lagi-lagi kami menggunakan jasa Street Taxi karena mereka juga menyewakan motor dan mobil, kami menyewa motor untuk 3 hari. Sekitar 30 menit kemudian, motor yang kami sewa datang, ternyata yang mengantar adalah Owner dari Street Taxi (WNA, berbahasa Inggris), mereka menyewakan motor tanpa STNK, karena menurut si Owner dan Pemilik Hotel tempat kami menginap, Belitung jarang ada razia kendaraan bermotor dan aman dari Polisi Lantas (Beda sama JKT). Kami berjalan-jalan mengitari belitung, lagi-lagi mencari tempat makan yang terkenal. Akhirnya, kami coba jajanan yang ada di pinggir jalan, mencoba beli hoklopan, yang ternyata sama seperti martabak manis (maklum, saking penasarannya sampai kami beli), lalu melanjutkan jalan-jalan, mencari tempat minum kopi yang hits di belitung, Kopi Ake namanya, letaknya di Ruko dekat Bundaran Batu Satam, KV Senang nama rukonya. Karena aku bukan coffee person, jadi menurutku rasa kopinya sama aja kayak di Jakarta. Kami juga mencoba Mie Belitung, tetapi bukan Atep, tepat di sebelah Mie Atep, untuk membandingkan rasa. Sekitar pukul 9 malam kami kembali ke hotel untuk istirahat.
      6 Agustus 2016, adalah jadwal kami untuk Island Hopping. Kami akan coba menelusuri pulau-pulau terkenal yang ada di Belitung. Dari hotel kami naik motor yang sudah kami sewa, berangkat pukul 7 pagi menuju Pantai Tanjung Kelayang. Perjalanan kurang lebih 40 menit dari Hotel, tidak macet, selama di Belitung kami tidak pernah terjebak macet atau merasakan macet hehe. Menggunakan Google Map dan akhirnya kami sampai di Tj.Kelayang. Setelah parkir motor kami langsung di tanya dengan penjaga parkir, untuk sewa kapal. Setelah "deal" harga, akhirnya kami menunggu kapal dan langsung memulai petualangan kami (hahaha). Jangan lupa untuk membawa makanan dan sunblock ya, karena harga makanan bisa dibilang mahal di Tj.Kelayang. Lebih baik beli di sekitar hotel, dan jangan lupa bawa Biskuit atau Roti untuk makanan ikan-ikan gemas nanti.

       
      Pulau pertama yang kami datangi adalah Pulau Pasir atau dikenal dengan Patrick Island. Kita bisa berfoto dengan bintang laut (Yang sudah mati) di sana. Jadi, selama ini aku juga kelas liat kelakuan wisatawan yang foto-foto sama binatang laut seperti itu, "kok dipegang-pegang sih! kalau mati gimana? Ga kasihan banget" setelah ke Pulau ini, dan diberitahu oleh bapak yang membawa perahu kami, ternyata bintang laut di sini sudah mati, dan hanya satu bintang laut itu yang digunakan untuk berfoto oleh wisatawan, akhirnya aku berani pegang dan foto.



      Lalu setelah Foto-foto dan sedikit main air di pulau pasir, kami menuju ke pulau lengkuas, kelihatannya memang dekat tapi ternyata lumayan juga perjalanannya, hehe.
      Di Pulau Lengkuas, kami mencoba menaiki Mercusuar yang tingginya 18 lantai, bayar dengan uang sebesar Rp. 10.000 untuk 2 orang (Aku lupa, per orang 5.000 atau 10.000). Ternyata cukup pusing juga menaiki tangga yang setengah memutar 18 lantai, tapi seru banget. Pas sampai di puncaknya, benar-benar bisa liat pemandangan yang priceless, ga ada di mana-mana, karena aku takut ketinggian, jadi ya Cuma berani beberapa kali foto, takut jatuh. Oh iya, jangan nyender di pagar pembatasnya ya, sangat bahaya, bisa terjatuh, walaupun keliatannya aman.


      Jangan di tanya ya kenapa ekspresi aku kayak gitu, karena tinggi banget dan takut jatuh (hahahahaha).
       
      Snorkeling di Pulau Lengkuas

      Ikan-Ikan Gemas di Pulau Lengkuas


       
      Setelah dari Pulau Lengkuas, Kami menuju ke Pulau Burung hanya untuk berfoto-foto, karena pulau Burung terdapat bulu babi (menurut si bapak yang mengantar kami), jadi takut untuk berenang-renang di sana

       
      Karena sudah menunjukan pukul 3 sore, dan saat itu air laut sedang tinggi (menurut si Bapak yang mengantar kami), akhirnya kami memutuskan untuk kemballi ke Tj.Kelayang.
      Sampai di Tj.Kelayang kami bersih-bersih di Kamar mandi umum yang keadaannya menurut saya, bersih. Dan membayar 5000 rupiah untuk mandi. Lalu kami kembali ke hotel.
      Sekitar 40 Menit lalu kami sampai di hotel, mandi, lalu bersiap-siap makan ke Restauran Seafood yang terkenal dan tidak terlalu mahal. Kami mencoba menu yang belum pernah kami temui di JKT, seperti Ikan ini (lupa namanya hehe) dan Kumak (seperti sawi, tetapi taste better). Nama restonya Mutiara Seafood (alamat lengkap aku lupa, tapi ada di google kok)

      Kelihatannya Dikit, tapi kenyang banget untuk porsi Dua Orang. Dan makanan  di Sini bisa di pesan separuh. Misalnya di Menu tulisannya 1kg, kita boleh pesan ½ kg, atau bahkan separuh dari menunya. Sangat friendly di lidah, perut, dan dompet. Kami juga mencoba kopi di Kopi Kong Djie yang cabangnya sangat banyak di Belitung, untuk kopi mungkin bagiku sama aja, tapi untuk Es Cokelat nya, SANGAT DIREKOMENDASIKAN, enak banget!. Nyesel kalau gak coba.
       
       
       
       
      7 Agustus 2016 Ke Danau Kaolin (Danau Biru)
      Pagi hari sebelum ke danau biru, kami mencoba makan Mie Belitung yang terkenal, Mie Atep. Hampir setiap orang yang ke Belitung, merekomendasikan Mie ini. Dan selain murah, mie ini juga Enak,  BANGET.

       
      Kuahnya kental dan gurih banget. Harus coba!
      Lalu kami pergi ke Danau Kaolin atau Danau Biru, dengan bantuan Google Map, akhirnya sampai. Ternyata Danau Biru ini warnanya bagus banget, kalau tidak salah danau ini bekas tambang (CMIIW). Yang sangat disayangkan, sudah ada pagar dan ada beberapa larangan untuk tidak turun ke bawah danau untuk berfoto atau memegang air yang ada, pada kenyataannya banyak Wisatawan NAKAL yang melanggar. Kalau ada larangan pasti pernah ada korban, atau mencegah adanya korban. Jadi, kenapa harus rela melanggar hanya demi berfoto? Toh, foto dari atas viewnya juga bagus kok. Jadilah wisatawan yang taat pada aturan dan norma-norma yang ada, jangan malu-maluin :)


      Ini Foto Larangannya dan, masih ada yang nyebrang pagarnya, hadeeuuhhh.

      Seperti tumpukan susu bubuk di sebrang Danau Kaolin (Entahlah apa, tapi lembut seperti susu, tapi bukan susu loh ya)
      Setelah berfoto-foto dan menikmati keindahan danau kaolin, kami menuju ke Pantai Tanjung Tinggi atau dikenal dengan Pantai Laskar Pelangi (Karena tempat shooting laskar pelangi).
       
      Setelah naik-naik ke batu, demi pemandangan laut dari tempat yang tinggi.

      Menunggu sunset dari tengah laut, dengan menyewa Ban (mereka bilangnya ban, so ya Ban).

       
       
      Lalu, setelah puas melihat matahari terbenam, kami menuju ke Restauran di dekat pantai, untuk makan malam. Harga di restoran ini bisa dikatakan agak lebih mahal daripada harga di Mutiara Seafood. Saya lupa apa nama Restorannya, yang jelas hanya ada 1 restauran di pantai ini.

      Untuk rasa, menurutku lebih enak di Mutiara Seafood :) Tapi selera berbeda-beda.
      Setelah makan, kami kembali ke hotel.
       
      8 Agustus 2016 Kembali Ke Jakarta
      Sebelum kembali ke Jakarta, kami makan Mie Atep Sekali lagi. Lalu kami juga makan di Restauran Timpok Dulu (Alamat bisa dicari di google)

      Makanan di sini terhitung murah dan enak, banyak makanan khas belitung di restoran ini. Silahkan di coba :)
      Kami juga menyempatkan membeli oleh-oleh kerupuk (getas) khas belitung, dan terasi. Lalu, ke bandara HAS Hannandjoeddin menggunakan Street Taxi dan kembali ke Jakarta pada sekitar pukul 15.00 delay selama 1 jam karena Hujan.
       
       
      Sekian cerita perjalanan saya selama di Belitung, Semoga membantu :)
       
       
      RINCIAN HARGA
       
      Pesawat Nam Air CGK-TJQ & TJQ-CGK      Rp. 833.900 / orang - Traveloka
      Rahat Icon Hotel (4Hari 3Malam)                 Rp. 986.672 - Traveloka
      Street Taxi Bandara Belitung ke Hotel          Rp. 80.000 ( Kontak : 082283075555)
      Street Taxi Hotel ke Bandara Belitung          Rp. 80.000
      Sewa Motor di Street Taxi                            Rp. 70.000/hari (termasuk bensin pada pertama penyewaan)
      Harga Bensin di Belitung                              Rp. 7.000/liter
      Mie Atep                                                       Rp. 43.000 (berdua plus minum air jeruk kunci)
      Mutiara Seafood                                           Rp. 120.000 (berdua termasuk minum)
      Sewa Kapal untuk Island Hopping                Rp. 450.000 (satu kapal max. 10 orang, plus alat snorkeling)
      Biaya masuk mercusuar P.Lengkuas            Rp. 10.000 (berdua)
      Makan di Resto pantai Tj.Tinggi                   Rp. 250.000 (berdua)
      Biaya Sewa Ban di Tj,Tinggi                         Rp. 45.000 / ban . Bisa berdua atau lebih
      Kopi di Kopi Ake                                           Rp. 18.000 (Berdua)
      Kopi dan Es Cokelat di Kong Djie                 Rp. 18.000 (berdua)
      Estimasi Harga Jajanan pinggir jln               Rp. 10.000 s/d 15.000
       
       
      Semoga Membantu :)




    • By backpangineer
      Halo jalan - jalaners semuanya, tau ga sih, tanggal 21 - 23 Oktober 2016 nanti bakal digelar acara Festival Laskar Pelangi 2016, acara ini adalah pergelaran yang diadakan tiap setahun sekali di Pulau Belitung. Nah, kapan lagi bisa ke Belitung bertepatan dengan moment ini, bagi pecinta fotografi, acara ini bisa menambah koleksi foto terutama pada saat menyaksikan Tarian Kolosal Pendulang Timah yang bakal melibatkan ratusan anak - anak yang tubuhnya dipenuhi warna - warni, bakalan seru banget ini, gan!

      Saya insha Allah sudah fix untuk menyaksikan acara ini, nah sekarang ane mau mencari teman yang tertarik ke Belitung sekalian ikut seru - seru di acara Festival Laskar Pelangi 2016


      Saya berangkat, dari Jakarta ke Tanjung Pandan, hari Kamis 20 Oktober 2016, 15.20 Pakai Nam Air
      untuk pulangnya ke Jakarta, Saya sudah dapat tiket, hari Senin 24 Oktober 2016, 07.50 pakai Sriwijaya Air

      Kalo mau ikutan, ya emang harus cuti satu hari, gan 
      [spoiler=rundown acara Festival Laskar Pelangi 2016]
      [/spoiler]
       
      Berapa biaya trip share costnya? 
      Biaya-nya Rp 1.325.000

      Untuk hitung – hitungannya ada disini ya
      [spoiler=hitung – hitungannya, gan]
      [/spoiler]
       
      Include
      1. Hotel dengan suasana yang nyaman dan tenang, kamar AC, LED TV, kamar mandi dalam serta free sepeda gunung yang dapat digunakan untuk berkeliling disekitar hotel. Satu kamar diisi berdua namun bagi yang belum berstatus suami istri harus dipisah. 
      2. Transportasi AC selama trip
      3. Kapal untuk island hopping
      4. Alat snorkeling 
      5. Sarapan di hotel, makan siang di Manggar dan Pulau Kepayang
      6. Welcome meals Mie Atep dan Es Jeruk Kunci
      7. Tiket masuk tempat wisata
      8. Air mineral selama trip

      Exclude
      1. Pengeluaran pribadi
      2. Oleh – oleh
      3. Makan malam
      4. Makan siang di hari ketiga
      5. Tiket Pesawat Jakarta – Tanjung Pandan PP
      6. Ongkos dari rumah peserta menuju Bandara Soekarno Hatta
      7. Asuransi perjalanan


      Ittinerary-nya
      Itinerary
      Hari Pertama, Jum’at 21 Oktober 2016
      05.55 – 07.00 Perjalanan menuju Tanjung Pandan (Citilink)
      06.20 – 07.20 Perjalanan menuju Tanjung Pandan (Sriwijaya)
      08.00 – 08.15 Perjalanan menuju Cafetaria Hotel Hanggar 21
      08.15 – 08.45 Welcome meals mie Atep 
      08.45 – 09.00 Perjalanan menuju Danau Kaolin 
      09.00 – 09.15 Foto – foto, selfie, groufie dengan latar birunya Danau Kaolin, ga pake lama soalnya panas banget lho.
      09.15 – 10.30 Perjalanan menuju Belitung Timur
      10.30 – 11.00 Sampai di Replika SD Laskar Pelangi dan foto – foto/groufie/selfie
      11.00 – 13.00 Mengunjungi Museum Kata Andrea Hirata serta shalat Jum’at di depan masjid yang berada diseberang museum 
      13.00 – 13.30 Perjalanan menuju Manggar
      13.30 – 15.00 Makan Siang
      15.00 – 17.00 Mengunjungi Vihara Dewi Kwan Im dan Pantai Burung Mandi
      17.00 – 18.30 Perjalanan kembali menuju Belitung Barat
      18.30 – 19.30 Bersih – bersih di hotel
      19.30 – 20.00 jalan - jalan ke pusat kota untuk menyaksikan pembukaan Festival Laskar Pelangi 2016 serta wisata kuliner
      21.00 – dst Istirahat

      Hari Kedua, Sabtu 22 Oktober 2016
      06.00 – 08.00 Bangun pagi, siap – siap dan sarapan
      08.00 – 08.30 Perjalanan menuju Pantai Tanjung Kelayang
      08.30 – 15.00 Menjelajahi pulau – pulau eksotis khas Belitung diantaranya Pulau Pasir, Pulau Batu Berlayar (tergantung pasang surut air), Pulau Kepayang, dan Pulau Lengkuas
      15.00 – 18.00 Mengunjungi Pantai Tanjung Tinggi
      18.00 – 19.00 Kembali ke hotel untuk bersih – bersih 
      19.30 – 21.00 jalan ke pusat kota menyaksikan pergelaran Festival Laskar Pelangi 
      21.00 kembali ke hotel dan istirahat

      Hari Ketiga, Minggu 23 Oktober 2016
      05.00 – 07.30 Bangun, mandi, siap – siap dan sarapan
      07.30 – 11.30 Jalan – jalan ke Pantai Penyabong Membalong
      11.30 – 13.00 Perjalanan menuju pusat kota Tanjung Pandan
      13.00 – 14.00 Makan siang 
      14.00 – 18.00 Menyaksikan puncak acara Festival Laskar Pelangi 2016 yaitu tarian kolosal Pendulang Timah
      18.00 – 19.00 wisata kuliner sekaligus mencari oleh – oleh 
      19.00 – 19.30 kembali ke hotel untuk beristirahat

      Hari Keempat, Senin 24 Oktober 2016
      05.00 – 06.30 Bangun, mandi, siap – siap dan sarapan
      06.30 – 07.00 Diantar menuju Bandara HAS Hanandjoedding
      07.50 – 08.50 perjalanan kembali menuju Jakarta


      PENTING ❗
      ===========
      1. Trip ini bersifat SHARECOST susah senang ditanggung bersama
      2. Tidak diperkenankan daftar rombongan
      3. Pendaftaran bisa dilakukan via WA, SMS, BBM, LINE
      4. Kuota 14 orang termasuk TS
      5. LUNAS (Full Payment). Payment = Booked Seat, capek di PHP in muluk, hehe
      6. Rekening diberitahukan pada saat mendaftar
      7. Ketentuan lain akan dibicarakan di grup atau pada saat pendaftaran
      8. Baper, Nyinyir & Tukang Komplen jangan ikutan mending diem dirumah.
      9. Ini sharecost jadi jangan macem2 n nuntut ini itu
      10. Pembatalan maksimal 3 hari sebelum keberangkatan, selebihnya uang gak kembali. 

      Agar susunan acara trip berjalan dengan baik maka peserta wajib membeli tiket dengan jadwal penerbangan sebagai berikut 
      Jakarta - Tanjung Pandan 
      05.55 – 06.55 Citilink 
      06.20 – 07.20 Sriwijaya

      Tanjung Pandan – Jakarta
      Bebas, karena sudah tidak ada acara lagi, dan hotel tempat menginap memberikan fasilitas antar jemput bandara gratis. 

      Untuk pemesanan tiket bisa kami bantu

      Bagi yang berminat atau ingin bertanya silahkan hubungi,
      Telpon/sms : 081283156505
      Whatsapp/Line : 08977257136
      BBM : 59953459


    • By Titi Setianingsih
      Met malem gaeessss,,,,
       
      Awalnya dikarenakan ada tiket promo Garuda pada bulan Pebruari 2015, kemudian ketika saya klik muncul harga tiket Jakarta - Tanjung Pandan Belitong tidak sampai IDR 400.000, tanpa pikir panjang saya beli 4 lembar tiket untuk tanggal 27-28 Juni 2015. Saya sengaja tidak memberi tahu suami dan anak2 tentang rencana mau pergi ke Belitong karena kepingin bikin surprise di ultah suami tgl 16 Juni. Namun ketika hari sudah semakin dekat, gak sabar hati untuk menyimpan rahasia ini, akhirnya saya kasih tahu juga bahwa hadiah ultah suami adalah jalan2 ke Belitong satu keluarga. Namun ketika dilihat tanggalnya di kalender, ternyata sudah bulan puasa ? Dan suami memutuskan untuk tidak pergi, akhirnya hanya kami bertiga yang pergi ke Belitong. 
      Inilah persoalannya, jalan2 bertepatan dengan bulan puasa dan hanya 2 hari. Otak saya berpikir keras, bagaimana caranya untuk menyiasati waktu yang hanya singkat ini ? Beberapa teman yang sudah pernah ke Belitong saya tanya tentang itineary 2 hari disana pada bingung, karena selama ini kalau jalan2 di Belitong minimal 3D2N, karena salah satu tempat wisata ada Kab Belitong Timur yang cukup jauh dan bisa menghabiskan waktu satu hari. Begitu juga ketika saya tanya ke travel2 yang sering buka open trip, ternyata di bulan puasa tidak buka open trip, kalaupun ada yang memaksa untuk order akan dibukakan privat Tour yang harganya tentu lebih mahal dari open trip. 
      Akhirnya saya pilih pergi sendiri ke Belitong, tanpa melalui travel, bismillah. Hotel saya pesan melalui Agoda, dan saya pilih hotel BW Suitte yang sebelumnya bernama Aston, per malam IDR 700.000. Ketika sudah mendekati hari H keberangkatan saya dikasih tahu teman kuliah, kalau adik kelas ada yang di Belitong, akhirnya saya hubungi teman tsb tentang rencana berlibur ke Belitong dan alhamdullilah adik kelas bersedia menjemput di bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan. 
      Begitu hari H telah tiba, kami bertiga menuju bandara Soetta Cengkareng Jakarta, pesawat terbang tepat pukul 6.50 WIB dan sampai di bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitong kurang lebih pukul 7.30 WIB. Ternyata Belitong sangat dekat dari Jakarta jika ditempuh melalui udara.

      Sesudah ambil bagasi, kami segera menuju pintu keluar, disitu sudah terlihat teman saya menunggu di dekat jendela. Kamipun bergegas ke mobil, dan siap berpetualang. Setelah kami ceritakan bahwa kami di Belitong hanya 2 hari, teman saya pun berpikir lama,,,,,dan menyusun rencana perjalanan seperti ini :
      Hari pertama, 27 Juni 2015
      1. Replika SD Muhammadiyah Gantong
      SD Muhammadiyah Gantong merupakan salah satu lokasi pengambilan shooting film Laskar Pelangi, dan awalnya memang dibuat khusus untuk pembuatan film Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Biasa disebut juga SD Laskar Pelangi. Memang belum ke Belitong rasanya kalau tidak ke sini, Bagaimanapun Belitong menjadi terkenal adalah karena boomingnya film Laskar Pelangi tahun 2008 itu.  Kami berkeliling di sekitar bangunan kayu yang sudah rapuh ini, masuk ke dalam kelas dan meresapi situasi didalamnya, berpikir dan membayangkan kehidupan tokoh2 Laskar Pelangi yang masih terbelenggu keterbelakangan namun semangat untuk belajar dan memintarkan diri tiada henti. Dan hasilnya juga mengguncangkan dunia, selain Andrea Hirata juga ada lagi tokoh yang tidak asing bagi kita yakni Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok dan Yusril Ihza Mahendra. 
      Situasi nampak gersang, mungkin karena masih jarang turun hujan, sejauh mata memandang hanya pasir, bangunan SD ini menjadi satu2nya bangunan yang ada di lokasi ini, disebelah kanan bangunan nampak bekas galian tambang timah yang sekarang jadi nampak seperti danau. Pengunjung nampak sepi, jadi menambah hikmatnya petualangan kali ini.

       
       

      2. Museum Kata Andrea Hirata
      Lokasi museum kata masih di Gantong, di Jl Laskar Pelangi no 7. Awalnya sedikit heran, apa yang mau dilihat dirumah kayu yang kecil dan terkesan berantakan ini ? Tapi begitu masuk ke beranda rumah, nuansa film Laskar Pelangi langsung terasa. Berbagai kata2 motivasi dan gambar2 tokoh Laskar Pelangi muncul di-mana2. Begitu masuk ke ruang tengah terdapat ruang baca dengan berbagai buku bacaan yang masih ada di meja.

      Ruang2 kamar diberi nama Sang Tokoh Laskar Pelangi, ada ruang Ikal, Lintang juga Mahar. Mereka semua bersahabat di waktu kecil, namun nasib orang tidak bisa diduga, ada yang senang dan ada yang susah, namun persahabatan mereka tidak berubah, tetap baik hingga tua.



      3. Pantai Serdang
      Pantai ini masih di daerah Manggar Belitung Timur. Pantainya masih perawan, pasirnya putih, biru airnya dan biru pula langitnya, sedikit tampak awan yang menggumpal yang merupakan ciri khas langit Belitong di musim panas. Perahu nelayan yang tengah ditambatkan di pinggir pantai menambah eksotiknya pemandangan disini. Jika bermalam di Manggar, di pagi harinya bisa menikmati sunrise, karena pantai ini menghadap ke timur. Pohon2 pinus tumbuh sepanjang pantai, batangnya yang menjulang tinggi membuat kami sangat menikmati keindahannya, bersandar di pohon bekas pinus menanti si buah hati yang tengah ber-kejar2an di atas pasir putih, dan sesekali memungut kerang yang beraneka rupa.
       



      4. Masjid Baitul Rahman.
      Masjid yang cukup besar dan menjadi kebanggaan masyarakat muslim Manggar. Masjid ini biasanya dijadikan sebagai tempat melepasnya calon jamaah haji di Belitung Timur. Melaksanakan shalat dzuhur di masjid ini nyaman sekali, interiornya serba kuning emas, gorden hingga cat dindingnyapun berwarna kuning.

      5. RM Fega
      Rumah makan yang cukup besar dan sering menjadi persinggahan wisatawan2 baik asing dan domestik. Suasana rumah makan ini sangat asri karena banyak ditanami tanaman hias yang berbunga cantik seperti Kamboja Jepang, bunga Sepatu, bunga Kana dengan bunganya yang berwarna warni, juga ada danau yang merupakan bekas tambang timah yang sudah ditinggalkan. Oh yaa di Belitong sudah ada larangan penggalian timah karena dikhawatirkan pulau Belitong bisa tenggelam jika perut buminya di gali terus menerus. 



      6. Ketika sudah hampir keluar kota Manggar, kami melihat ada tugu bergambar teko tempat air sekaligus gelasnya. Rupanya Belitong juga dikenal dengan Kota 1001 macam kopi. Jadi ingat pesan  teman saya, kalau ke Belitong jangan lupa singgah minum kopi, karena kopinya sangat enak dan khas. Namun apa daya, karena kami puasa, dan di siang hari pun kedai kopi tutup, jadi tidak bisa mencicipi kopi dahsyat itu. 

      7. Bukit Berahu
      Sebuah bukit yang dibawahnya terdapat pantai yang sangat indah, air lautnya hijau, dan untuk menuju ke pantai kita harus menuruni anak tangga sejumlah 90an. Karena bulan puasa, kami tidak menuruni anak tangga itu, kami cukup memandang dari atas bukit keindahan pantai beserta pasir putihnya, perahu2 nelayan yang sedang berlayar, dan pohon kelapa menjulang tinggi melambai lambai dahannya tertiup angin.


      8. Pantai Klayar
      Ddari sinilah perahu2 tertambat, perahu2 yang digunakan untuk melakukan Hoping Island atau wisata pulau. Namun kami sampai sini sudah sore sehingga tidak memungkinkan untuk menyeberang. Kami ke sini hanya akan ketemu pemilik perahu untuk membuat janji, bahwa besok pagi2 sekali atau sekitar jam 07.00 kami akan melakukan wisata pulau. Jadi kami harus janjian dulu dengan tukang perahunya, karena untuk hari2 normal, biasanya perahu mulai beroperasi jam 10 pagi dan pulang kembali sore hari.

      9. Pantai Tanjung Tinggi
      Pantainya merupakan salah satu lokasi shooting Laskar Pelangi juga, dengan ciri khas batu besar dan apik tersusun rapih di sepanjang pantai. Disini juga disediakan mainan air berupa perahu karet untuk berdayung dengan sewa IDR 70.000 sepuasnya. Juga ada sepeda air dengan sewa IDR 100.000 per satu jam. Anak saya pilih main perahu karet supaya berdua bisa berada dalam satu perahu,sedangkan saya hanya menonton saja dari kejauhan. 

       


      10. RM Berage
      Saking asyiknya berwisata air, hingga melupakan waktu bahwa sebentar lagi berbuka puasa. Tapi sebenarnya kami menunggu sunset, yang ternyata tidak bisa menikmatinya dikarenakan awan hitam sangat tebal menggantung di langit barat sana. Beruntung karena tidak turun hujan, sehingga masih terkejar menuju RM. Berage untuk santap buka puasa. Menunya tentu lebih banyak sea Food segar dengan ikan khas Belitong. 
       
      11. Alhamdullilah puasa hari pertama di negeri Laskar Pelangi berjalan lancar, sebelum menuju hotel BW Suitte, kami sempatkan singgah ke Taman Hiburan Rakyat di pinggir pantai. Kedai makanan banyak terdapat disini, ada pula kios yang jual Batu Satam atau Batu Meteor khas Belitong. Walau perut masih kenyang, kami sempatkan masuk ke salah satu kedai untuk minum kopi. 
      Ketika badan capai, yang terbayang adalah kepingin meluruskan punggung, dan menggantung kaki, kamipun buru2 menuju hotel, untuk istirahat dan esok pagi siap2 melakukan santap sahur di hotel. Tapi sebelum tidur jangan lupakan shalat yaaaaaa,,,,,

      Hari Kedua, tanggal 28 Juni 2015
      Jam 3.30 kami bangun untuk makan sahur, sesudahnya kami tidak tidur lagi untuk menanti waktu shalat subuh, dan masih ada pekerjaan lagi yaitu sekalian packing2 pakaian karena pagi nya akan langsung Check out dari hotel, untuk kemudian kembali menuju Pantai Klayar dan siap menyeberang.
      12. Hoping Island inilah puncak wisata kami, setibanya di pantai Klayar kami segera melakukan persiapan berlayar, menggunakan jaket pelampung untuk safety. Sewa perahu IDR 600.000 atau bisa lebih jika ukuran perahunya besar. Pagi ini alhamdullilah luar biasa cerah, kami siap menyeberang menuju pulau2 yang ada di sekitar pantai ini, ada pulau Kepala Burung karena bentuk batu2 nya menyerupai kepala burung, Pantai Batu Berlayar karena susunan batu2 nya seperti perahu layar, Pantai Pasir karena jika air laut surut di tengah2 laut itu akan terbentuk pulau pasir yang terbentang memanjang, perahu ditambatkan untuk kemudian bermain pasir dan berburu bintang laut yang biasanya sering di dapat disini. Kami menemukan 2 ekor bintang laut yang ukurannya cukup besar,,,,Subhanallah bagusnya,,,,,

      Keuntungan jika berlayar pagi2, air laut tidak terlalu tinggi dan ombaknya hampir tidak ada sehingga kami bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Langkuas. Pulau ini merupakan ikon P Belitong juga karena kalau belum ke sini dianggap belum ke Belitong. Di pulau ini terdapat mercusuar yang sudah sangat tua karena merupakan peninggalan Belanda, juga ada penangkaran penyu di area mercusuar. Sayangnya kami tidak bisa naik ke mercusuar karena sedang dilakukan pengecatan, namun kami sudah cukup puas hanya foto2 di batu2 sekitar pulau Langkuas,,,,,,ruar biasaaaaaa indahnya,,,,
       


      Berakhir sudah wisata kami di pulau ini, kami balik berlayar menuju Pantai Klayar,,,,,luasnya lautan yang kami lalui sungguh2 membuat kami sangat kecil di hadapan Allah SWT,,,Sang Pemilik Kerajaan yang Maha Indah ini,,,,,saya mah apaan tuuuuuhhhhh,,,,,bagaikan seonggok debu yang tak berguna,,,,

      12. Bermain air pasti basah, kamipun ganti pakaian untuk kemudian berangkat menuju bandara Tanjung Pandan. Sebelumnya kami mampir ke galeri souvenir khas Belitong juga ke pusat batu Satam di kediaman pengrajin batu yang sudah sangat terkenal yaitu Pak Firman Satam. Konon, Pak Firman Satam ini sudah menjadi pengrajin 26 tahun yang lalu, sebelum batu booming dia sudah bermain batu. Sangat dipercaya ceritanya, karena ternyata batu Satam ini adalah yang sering dibuat sebagai kepala Tongkat Komando para Perwira TNI. Dan saya baru tahu itu,,,,,harganya luar biasa mahal, mulai dari IDR 400.000 hingga 4.000.000 an sebutir. Saya sempat berfoto dengan Pak Firman Satam dengan memakai kalung batu berupa tasbih raksasa seharga IDR  2 Milyar. Subhanallah....siapa yang mau beli ya kalau harganya mahal begini ? Tapi ternyata Sultan Bolkiah dari Brunai pun sempat borong Batu Satam ini, dan pembayarannya dengan sebuah mobil Fortuner,,,,luar biasa Pak Firman Satam.



      Akhirnya,,,,,,,dengan rasa yang masih 1/2 puas, kami harus meninggalkan Belitong yang amazing ini, karena penerbangan kami jam 14.30. 
      So, kalau kalian kepingin ke Belitong dengan waktu yang sangat singkat misal hanya akan menggunakan waktu weekend saja, tak usah khawatir,  gunakan siasat saya tadi : 
      1. pergunakan waktu seefisien mungkin, jangan terlalu terlena dengan kecantikan pantai2nya disana, karena nanti waktu kalian akan habis, sementara masih banyak destinasi lain yang harus dikunjungi. 
      2. Gunakan sewa mobil / sepeda motor supaya perjalanan lebih enak dan cepat. Ini saya ada nomor handphone rental mobil : 081331949505 atau dengan Pak Deni di nomor 081949277988. Atau di nomor 087882968778 dengan Ko Asang. Saya belum sempat cari info rental mobil /sepeda motor, karena saya diantar teman dari mulai penjemputan di bandara hingga kepulangannya. Namun untuk gambaran sewa mobil kemungkinan sama dengan daerah lain sekitar IDR 500.000 plus sopir sedang BBM kita yang isi sendiri.
      3. Sedangkan untuk penginapan sebenarnya sangat banyak hostel yang murah2 sekitar IDR 200.000 per malam. Namun tergantung selera masing2, silakan dipilih sendiri tempat penginapannya.
       
      Okeeeyyyyyy,,,,,selamat jalan2 ke Pulau Laskar Pelangiiiiiiii,,,,,!! 
       
       
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Masih ingatkah kamu dengan film Laskar Pelangi yang sempat menjadi legendaris? Film yang diangkat dari novel berjudul sama itu menceritakan kisah perjuangan anak-anak dari Belitung yang ingin mendapatkan pendidikan dengan sebagaimana mestinya.
      Nah, setelah melihat filmnya, tentu terbersit ide untuk mengetahui lebih dekat berbagai destinasi wisata yang menjadi lokasi syuting film ini. Film Laskar Pelangi menampilkan berbagai suasana destinasi wisata yang indah dan menyenangkan untuk disambangi.
      Apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui tentang berbagai destinasi wisata apa sajakah yang menjadi lokasi syuting film ini? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam menyambangi berbagai destinasi wisata lokasi syuting Laskar Pelangi di Belitung berikut ini.
       
      1. Museum Kata Andrea Hirata


      Museum Kata Andrea Hirata via Mitra Belitung
       
      Untuk mengawali perjalanan wisatamu dalam menyambangi berbagai destinasi wisata lokasi syuting Laskar Pelangi di Belitung, kamu dapat memulainya dengan menyambangi Museum Kata Andrea Hirata berikut ini.
      Lokasi tepat dari museum ini adalah di Lenggang, Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung. Suasana yang disajikan oleh novel Laskar Pelangi langsung terasa ketika kamu mulai menginjakkan kaki di dalam museum ini.
      Foto-foto yang terpajang di museum ini akan sangat mengingatkanmu tentang perjalanan dari novel Laskar Pelangi ini. Laskar Pelangi sendiri merupakan salah satu karya sastra yang menjadi kebanggaan masyarakat Belitung.
      Di ruangan ini terdapat kalimat-kalimat dari sang penulis yang sangat inspiratif seperti “Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu.” Selain itu, kamu juga akan dapat melihat cuplikan dari novel yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa ini.
      Ketika masuk lebih dalam, kamu akan dapat melihat sebuah ruangan yang sangat nyaman lengkap dengan buku-buku yang berserakan. Di ruangan ini, dipajang juga foto-foto adegan Laskar Pelangi. Cover-cover Laskar Pelangi yang telah diterbitkan di berbagai negara juga terdapat di ruangan ini.
      Ruang utama ini menjadi penghubung ke ruang-ruang yang diberi nama berdasarkan tokoh-tokoh yang terdapat di film Laskar Pelangi. Ruang pertama adalah Ruang Ikal. Di ruang ini, kamu dapat melihat berbagai penggambaran sosok Ikal. Di ruang ini juga terdapat foto perpisahan antara Ikal dan Lintang.
      Di sebelah ruang Ikal, terdapat ruang Lintang. Di ruang ini digambarkan berbagai penggambaran mengenai tokoh Lintang yang sangat cerdas.
      Di sebelahnya, terdapat ruang Mahar. Mahar adalah sosok yang sangat mengerti seni. Di ruang ini terdapat foto mengenai inspirasi Mahar yaitu Rhoma Irama.
      Museum ini didirikan oleh Andrea Hirata pada tahun 2002. Tidak ada biaya yang dikenakan jika kamu ingin menyambangi museum ini.
       
      2. Pantai Tanjung Tinggi


      Pantai Tanjung Tinggi via Sumatra Tour
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Belitung yang dapat kamu sambangi sambil melihat lebih dekat lokasi syuting Laskar Pelangi. Destinasi wisata ini tergolong sudah cukup terkenal di Belitung.
      Destinasi wisata ini adalah Pantai Tanjung Tinggi yang terletak di Keciput, Sijuk, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Pantai Tanjung Tinggi adalah pantai yang diapit oleh dua semenanjung yaitu Tanjung Kelayang dan Tanjung Pendam.
      Nama Tinggi sendiri berasal dari ratusan batu granit besar yang terletak di Pantai Tanjung Tinggi ini. Pantai ini memiliki areal seluas 80 hektar, berpasir putih serta terdapat ratusan batu granit besar yang terdapat di dua semenanjung tersebut.
      Pantai ini terletak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Tanjung Pandan. Hamparan pasir putih serta air laut yang berwarna biru toska menjadi salah satu keunggulan dari Pantai Tanjung Tinggi ini.
      Berbagai aktivitas wisata bisa kamu lakukan ketika menyambangi pantai ini. Berbagai aktivitas wisata yang dapat kamu lakukan tersebut antara lain adalah berjemur, berenang, memancing, snorkeling, menyelam, dan menyewa jetski serta menjelajah dengan kano atau perahu karet.
      Ketika kamu melakukan penyelaman, kamu akan menjumpai berbagai jenis, bentuk dan warna spesies laut yang menghuni pantai ini beserta “rumah-rumahnya” yang terbuat dari terumbu karang.
      Setelah lelah beraktivitas, kamu dapat mencoba untuk mencicipi salah satu kuliner yang menjadi kebanggaan di daerah Belitung ini. Kuliner tersebut adalah Gangan. Gangan adalah masakan yang berupa sayur yang menggunakan kunyit sebagai bumbu utamanya, yang kemudian diolah bersama nanas muda dan kepala ikan. Gangan memiliki rasa asam pedas yang akan membuatmu semakin berselera dalam mencicipinya.
       
      3. Batu Berlayar


      Batu Berlayar via Mitra Belitung
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata yang dapat kamu sambangi di Belitung. Destinasi wisata ini juga menjadi salah satu daya tarik dan merupakan spot lokasi syuting film Laskar Pelangi.
      Destinasi wisata ini adalah Batu Berlayar yang terletak di sekitar Pantai Tanjung Kelayang. Di pulau ini juga tersedia batu-batu granit berukuran raksasa yang sangat unik.
      Batu-batu ini berdiri di atas pulau berpasir putih yang lembut dan dikelilingi birunya air laut yang tenang. Tidak hanya batu granitnya saja yang indah, kamu juga dapat menyaksikan keberadaan biota-biota laut seperti ikan-ikan cantik dan bintang laut juga menjadi salah satu nilai tambah dari pulau ini.
      Batu Berlayar terdiri atas 2 batu granit utama yang berdiri secara vertical setinggi kurang lebih 10 meter. Di sekitarnya terdapat banyak batu granit dengan formasi yang tidak kalah artistic.
      Ada satu bagian yang unik dari pulau Berlayar, yaitu sebuah batu granit di tepi pantai yang sebagian tertutup air dimana bagian atasnya berbentuk seperti sirip ikan hiu atau mirip juga dengan gigi ikan hiu. Nah, untuk melengkapi perjalanan wisata mengunjungi berbagai lokasi syuting Laskar Pelangi, kamu dapat melengkapinya dengan menyambangi lokasi yang satu ini.
       
      4. Tugu Batu Satam


      Tugu Batu Satam via The Aroengbinang Project
       
      Nah, inilah dia lokasi syuting selanjutnya yang dapat kamu sambangi di Belitung. Lokasi ini adalah Tugu Batu Satam yang terletak di tengah kota Tanjung Pandan.
      Lokasi tugu ini yang terletak di pusat kota membuatnya selalu ramai dengan banyak mobil dan motor yang berseliweran, sehingga membuat agak sulit untuk memfoto tugu ini tanpa adanya mobil dan motor yang berseliweran.
      Di tugu ini, terdapat kolam air mancur yang airnya selalu mengucur hidup serta jalur jalan pedestrian yang mulus. Delapan pilar menyangga Batu Satam yang ukurannya cukup besar.
      Tugu Batu Satam ini dibuat bukan hanya sebagai salah satu landmark Belitung, tetapi juga untuk mengingatkan tentang Batu Satam. Batu Satam sendiri merupakan cindera mata yang khas dari Belitung dan biasanya diburu oleh para penggemar batu.
      Satam sendiri berasal dari bahasa Cina. Sa berarti pasir dan Tam berarti empedu. Batu satam ditemukan oleh para penambang timah darat di Belitung sehingga seolah empedu pasir meskipun warnanya hitam mengkilat bukan hijau gelap.
      Peran batu satam rupanya cukup efektif dari segi ekonomi, karena adanya Tugu Batu Satam ini juga efektif membuat para pengunjung ingin datang dan membeli batu satam ini.
       
      5. Replika SD Muhammadiyah


      Replika SD Muhammadiyah via Blog Mister Aladin
       
      Inilah dia destinasi wisata di Belitung lainnya yang dapat kamu kunjungi agar dapat melihat lebih dekat lokasi syuting Laskar Pelangi. Destinasi wisata ini adalah replika SD Muhammadiyah yang terletak di Desa Selingsing, Kecamatan Gantong, Belitung Timur.
      Kondisi SD Muhammadiyah Gantong saat ini sudah disemen dan dalam kondisi yang jauh lebih baik. Hal inilah yang kemudian mendorong dibangunnya replika gedung SD Muhammadiyah Gantong agar menjadi mirip dengan kondisi aslinya dulu.
      Sekolah Laskar Pelangi sendiri adalah simbol dan gambaran sekolah yang minim fasilitas dan serba kurang ideal. Dibangun di atas bukit penambangan timah, replika sekolah ini memang dibuat sedemikian rupa agar menjadi mirip dengan kondisi aslinya.
      Bangunan ini harus disangga dengan kayu agar tidak rubuh. Di salah satu ruangan kelas replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi ini terdapat beberapa meja dan juga kursi.
      Terdapat dua lubang besar pada atap seng yang akan membuat sinar cahaya matahari masuk dengan bebas. Pada waktu hujan juga akan membuat air hujan masuk perlahan ke dalam replika gedung ini.
      Pada list plang replika bangunan ini, terdapat dua buah papan dari kayu. Yang di kiri terdapat “SD Laskar Pelangi” berlatar anak-anak Laskar Pelangi tengah duduk di tepian pantai saat matahari terbenam. Sementara itu, di sisi kiri terdapat “SD Muhammadiyah Gantong” yang tulisannya sudah agak memudar.
      Jika tertarik untuk melihat lebih dekat replika SD yang dulu digunakan oleh Laskar Pelangi untuk menimba ilmu, kamu tentu dapat mencoba untuk menyambangi tempat ini. Jangan lupa untuk mengabadikan dirimu dalam foto ketika datang dan menyambangi replika gedung SD Muhammadiyah ini.
       
      6. Pantai Bukit Batu


      Pantai Bukit Batu via Pakai Ransel
       
      Belitung Timur memang memiliki berbagai destinasi wisata pantai yang indah dan tentu saja sayang untuk kamu lewatkan. Nah, salah satu destinasi wisata tersebut adalah Pantai Bukit Batu yang terletak di Burung Mandi, Damar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung.
      Pantai ini menyajikan pesona pantai yang indah dengan bebatuan yang menakjubkan. Hal ini membuat banyak pengunjung ingin datang dan menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
      Pantai Bukit Batu Belitung Timur, letaknya di Desa Burung Mandi Kecamatan Damar Belitung Timur yang berdampingan dengan Pantai Burung Mandi dengan jarak kurang lebih 2 km.
      Biaya yang dikenakan jika kamu ingin memasuki pantai ini adalah sekitar 2 ribu hingga 5 ribu rupiah. Nah, biaya tersebut akan lebih mahal jika wisatawan menggunakan fasilitas tambahan seperti hiburan music dan juga fasilitas lainnya.
      Untuk mencapai pantai Bukit Batu memang susah-susah gampang. Dari pendopo utama, kamu harus menyusuri jalan setapak yang dibuat di tengah hutan. Namun, saat tiba di pinggir pantai, semua kelelahan akan sirna. Terutama setelah kamu melihat salah satu titik di bibir pantai yang kerap dijadikan lokasi pemancingan diantara batu besar di pinggiran pantai.
      Bukit Batu sendiri adalah pantai yang tidak begitu panjang. Pantai ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu berbatu besar dan juga berpasir. Bebatuan granit dengan ukuran yang berbeda-beda membuat pantai ini terlihat cantik dan ciamik untuk kamu sambangi.
      Terdapat sebuah restoran yang menyerupai sebuah wisma yang terletak di tengah hutan lindung yang lebat, menimati kuliner sambil mendengar bunyi burung dan deburan ombak yang membuat perasaan tenang bila pengunjung berkunjung di kawasan ini.
      Pantai ini dilengkapi dengan beberapa bangunan gazebo yang dapat digunakan wisatawan untuk istirahat, bersantai sambil menikmatik keindahan pantai bukit batu. Ada juga beberapa fasilitas lainnya, seperti penginapan, toilet dan restoran. Itulah sebuah kawasan wisata Pantai Bukit Batu.
      Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu ketika mengunjungi Belitung dan ingin melihat lebih dekat pesona wisata yang ditawarkan oleh salah satu lokasi syuting Laskar Pelangi, kamu dapat mencoba untuk menyambangi Pantai Bukit Batu yang satu ini.
       
      7. Pulau Lengkuas


      Pulau Lengkuas via Tekooo
       
      Inilah dia salah satu destinasi wisata yang menjadi primadona di Belitung. Destinasi wisata ini adalah Pulau Lengkuas yang terletak di Kepulauan Bangka Belitung.
      Pulau Lengkuas sendiri merupakan salah satu pulau dari sekian banyak pulau yang mengelilingi kawasan Bangka Belitung. Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu ketika menyambangi Belitung, jangan lupa sempatkan waktumu untuk menyambangi Pulau Lengkuas ini.
      Daya tarik utama dari Pulau Lengkuas ini adalah sebuah mercusuar tua yang dibangun pada masa kolonial Belanda yaitu sekitar tahun 1882. Mercusuar itu masih berdiri dengan sangat gagah hingga saat ini sehingga mengundang banyak wisatawan untuk datang dan berkunjung ke pulau yang satu ini.
      Hingga saat ini, mercusuar ini juga masih berfungsi dengan sangat baik dan mampu menjadi penuntun lalu lintas kapal yang melewati dan keluar masuk Belitung. Bagi kamu yang ingin mencoba memasuki mercusuar, kamu dapat mencoba untuk memasuki mercusuar yang memiliki tinggi sekitar 50 meter ini. Mercusuar ini memiliki belasan lantai yang akan membuat wisatawan merasa mampu dalam melihat berbagai pemandangan yang terdapat di sekitar Pulau Lengkuas ini.
      Untuk merasakan pemandangan baru yang berbeda, tentu kamu dapat mencoba untuk menyambangi dan masuk ke dalam mercusuar yang satu ini.
      Secara spesifik, lokasi dari Pulau Lengkuas ini berada di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Keindahan panorama di pulau ini dihiasi dengan banyaknya batu granit yang unik.
      Selain itu, pasir putih dan air laut yang jernih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Lengkuas yang satu ini. Pulau ini memiliki luas yang tidak lebih dari satu hektar namun mampu menjadi magnet wisata bagi banyak pengunjung sehingga pulau ini tidak pernah sepi setiap harinya.
      Disekitar pulau terdapat batu-batu granit yang tersusun rapih, struktur batu-batu granitnya juga unik dan berbeda dengan tempat-tempat lain dengan kombinasi pantai yang berpasir putih dan pepohonan. Selain itu Pulau Lengkuas memiliki air alut yang benar-benar jernih, anda bisa dengan jelas melihat ke dasar laut termasuk ikan-ikan yang berenang di dalamnya.
       
      Nah, itulah dia penjelasan mengenai menyambangi berbagai destinasi wisata lokasi syuting Laskar Pelangi di Belitung. Menyenangkan sekali bukan ketika kamu dapat menyempatkan diri untuk berwisata sekaligus mengenal lebih dekat seperti apa kehidupan para Laskar Pelangi di zaman dahulu.
      Semoga artikel ini dapat menjadi panduanmu dalam mengunjungi berbagai destinasi wisata yang menyenangkan di Belitung.
      Happy traveling!
    • By Ahook_
      Thanks ya @deffa dan Jalan2.com ....
      Kaosnya sudah diterima, keren euy, warna cakep... senang akh... Bisa nih dipakai buat next trip terdekat... Gag sabar buat memakainya...