• 0
albertorazzi

2012 - Garuda Indonesia Maskapai terbaik ke 11 di Dunia

Question

Hallo jalan2ers

Saya baru dengar berita dari salah satu radio di Jogja, disana disebutkan bahwa, salah satu maskapai Indonesia, yaitu Garuda Indonesia menjadi maskapai terbaik ke 11 di dunia. Wahhhh… hebat banget yaaaa……..

garuda-indonesia-02072012.jpg

Kira2 dari jalan2ers ada yang tau gak yaaa???

Ada yang tau juga urutan peringkat nya dari 1-20 :D

Sebenarnya menurut teman2 diantara maskapai2 lainnya di Indoensia ini, apa sih kelebihan dan fasilitas yang ditawarkan Garuda Indonesia dibandingkan maskapai2 lainnya di Indonesia??

:D

2414_garuda-indonesia.jpg

553585_462552593788579_1636709023_n.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

2 answers to this question

  • 0

Garuda Indonesia ini emang bagus, Dengar-dengar memang Garuda itu mau berusaha supaya masuk ke aliansi pesawat bintang 5 di dunia, kalau ga salah namanya Star Alliance. Jadi memang untuk bs bergabung, standar dari Garuda itu harus benar-benar tinggi. Dan memang terbukti Garuda berfokus pada kualitas dibandingkan dengan harga.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By clarsn
      Selamat siang kakak2, om dan tante :)
      ada yang mengikuti berita kasus PILOT CITILINK awal Januari kemarin kahhh?
      Perkenalkan saya Clarinta mahasiswi dari Universitas Multimedia Nusantara, kemarin izin ke om @deffa untuk menjadikan jalan2.com sebagai subject skripsi saya yang sedang dalam proses yang semoga lancar , kuesioner ini mengenai berita pilot Citilink yang diberitakan mabuk khususnya di Media Online (video + voice record)
      mohon izin dan bantuan pengisian kuesioner nya yaaaa dibutuhkan 200 responden untuk mencapai target penyebaran
      https://goo.gl/forms/VkKeE9mvmfSUfKea2
    • By Alfa Dolfin
      Sudah lama ngga berbagi cerita perjalanan di sini. Baiklah jika di perkenankan mulai intens-kan untuk ikut berbagi, menambah marak forum ini.
      Kejadian di Ternate, Bayar Wings Air Berangkat Garuda, mendorong untuk mengubah pilihan airline jika traveling.
      http://jalan2.com/forum/topic/20125-akhirnya-kembali-ke-garuda/
      Terbang menggunakan airline memang seharusnya pertimbangkan keamanan keamanan semata. Bagi airline keamanan adalah mutlak. Aman dan murah, begitulah moto traveling Yang penting tiba dan tikeknya MURAH. Sama sekali ngga berpikir kenyamanan. Sejak kejadian di atas merasakan betapa nikmatnya jika terbang nyaman. Sejauh yang saya perhatikan dan rasakan Garuda, termasuk Batik Air, maskapai di negeri ini yang menyajikan kenyamanan selama terbang.

      Ket foto : interior nyaman salah satu pesawat Garuda, PK GMS. Waktu itu terbang dari Jakarta ke Balikpapan


      ket foto : interior yang lain walau mirip-mirip di atas. Seneng dan berusaha moto dengan angle seperti ini di setiap penerbangan Garuda
       
      Harga Kenyamanan
      Akhirnya ku masukan urusan kenyamanan saat merasakan perjalanan. Betul, seperti hukum dagang : ada harga ada barang. Ada kenyamanan ada pula harga yang harus di tebus. Berarti mau tidak mau harus menyediakan ekstra dana. Ngga apa-apa selama kantong mampu.
       

       
      Ket foto : saat boarding di bandara Akhmad Yani, Semarang
      Beruntunglah dalam beberapa kali traveling aku bisa mewujudkan terbang bersama Garuda. Meski semuanya sich terbang di negeri ini saja. Memang betul sejak check in dan selama terbang memberikan kenyamanan yang saya inginkan.
       

       
      ket foto : senyum ramah pramugari Garuda
      Menilik kenyamanan, seperti apa sich kondisi yang diharapkan? Masing-masing pasti punya ekspektasi berbeda. Kalau saya pribadi, pertama factor delay. Pun harus di delay tetap ada perhatian yang sewajar dari pihak airline. Tidak Cuma kasih snack 2 macam doang, atau nasi+telur bulet+aqua, selesai. Pihak airline sudah merasa cukup memenuhi kewajiban. Ngga Cuma itu. Minimal ada informasi kepastian kira-kira sampai kapan perkiraan delay. Selama delay tetap ada komunikasi dari pihak maskapai. Tidak Cuma jawaban : “tidak tahu”, “sabar ya”, dan kalimat sejenisnya.
       

      Ket foto : Permisi numpang foto bareng dengan pramugari Garuda yang ramah-ramah

      Ket foto : yang ini juga. Waktu itu terbang dari Semarang - Jakarta
       

      Ket foto : bersama pilot dan pramugari Garuda saat transit di Makassar di rute Jakarta Ambon. Maksa banget moto, Ngga nyadar muka masih kucel baru bangun.
       

      Ket foto : kali ini moto bareng pilot yang lain, yang kebetulan pilot asing. Lupa namanya. Asalnya dari Spanyol.
      Keramahan awak pesawat. Memang sudah menjadi standar sapaan selamat pagi, selamat berpisah, yang terucap dari semua awak kabin airline. Namun jika merasa jeli tetap ada yang sekedar basa basi ada juga yang benar-benar tulus. Saya selalu mengalungkan atau menggenggam kamera begitu masuk pesawat. Tidak jaran mendapat pertanyaan kecil, “fotografer ya mas?”, “Wah kameranya bagus nich”, “mau foto dimana?”. Tentu saja ada perasaan gimana gitu di Tanya begitu, selain sapaan selamat pagi.
       
      Kursi yang lebih longgar dan nyaman. Pengalaman naik Sriwijaya terasa sempit. Kalau sudah duduk, mau gerak atur tas kamera saja sudah sulit. Beda banget jika naik Garuda. Meski di kelas ekonomi, masih terasa leluasa untuk bergerak kecil saat duduk.
       



      Ket foto : Ragam penyajian makanan di beberapa rute penerbangan di atas 1 jam.

      Ket foto : salah satu snack yang di sajikan di penerbangan singkat di bawah 1 jam. Waktu itu terbang dari Denpasar Makassar, dapatnya seperti ini. Good. Lebih dari cukup.
      Inflight Entertainment, atau hiburan selama penerbangan. Praktis jarang saya manfaatkan karena asyik moto dan perhatikan view di luar, tetap berguna jika sudah bosan. Memang sich ngga semua bisa saya manfaatkan semisal nonton film. Biasanya lebih suka dengar music. Di banding airline lumayanlah.Terbang dengan Garuda sedikit banyak memupus kejengkelan atau rasa takut jika terjadi delay berkepanjangan. Berbeda dengan maskapai lain, ada keyakinan jika harus delay pihak Garuda pasti memperhatikan penumpang. Karenanya tanpa ragu aku berani mengambil penerbangkan connecting. Jakarta Labuanbajo via Denpasar dengan Garuda. Transit di Bali 3 jam ganti pesawat. Sama sekali tidak khawatir terjadi bagasi hilang. Semua pasti di urus Garuda.
      Terbang ke daerah yang kurang popular merasa pede aja dengan Garuda. Kupang – Tambolaka (Sumba Barat) – Denpasar, barangkali jika menggunakan airline lain ada rasa khawatir. Bagaimana terjadi delay atau bahkan cancel dengan alasan teknis maupun operasional. Apakah penumpang macam saya yang saat itu ber-solo traveling mendapat perhatian? Agak ragu-ragu jika menggunakan airline non Garuda. Akhirnya meski selisih sekitar 500 ribu lebih mahal di banding airline lain di rute yang sama, pilihan tetap kepada Garuda.
       

      Ket foto : Tiba di Bandara Komodo setelah terbang dari Denpasar selama 2 jam. Coba pesawat baling-baling jenis ATR. Asyik juga. 
      Service bagasi. Betul masing-masing airline punya limit berat bagasi yang di-ijinkan. Untuk Garuda ada fasilitas membebaskan jika bagasi itu adalah peralatan olah raga. Service ini ku manfaatkan saat beberapakali dive trip ke Manado, Bali, dan terakhir Gorontalo. Biasanya kalau dive trip pasti overweight. Namun tidak perlu khawatir jika menggunakan Garuda. Saat check in cukup mengatakan membawa peralatan nyelam, tidak termasuk tanki ya. Biasanya petugas check in yang sudah pengalaman langsung paham. Bagasi over menjadi 25 kilo benar-benar di free-kan.
      Pengalaman yang berbeda membawa peralatan diving waktu ke Gorontalo. Rute saya waktu itu Jakarta-Denpasar-Gorontalo menggunakan Garuda. Setelah nyelam di Gorontalo, sebelum pulang ingin main-main dulu di Manado baru pulang Jakarta. Gorontalo-Manado yang parah karena menggunakan Wingsair, yang tidak ada ampun untuk kelebihan bagasi. Tanya-tanya, perkiraan Wingair akan kenakan fee overweight 500 ribu lebih. Oalaaaaa….cukup menguras dompet. Akhirnya terpaksa menggunakan jasa Tiki yang lebih hemat, sekitar 250 ribu pengiriman dari Gorontalo.
      Bagaimana dengan sajian makan selama terbang? Hahaha…oke lah dan puas dengan suguhan dari Garuda. Masalahnya untuk rasa ya standar. Jauh memenuhi kriteria lidah saya yang akrab dengan pedas-manis-asam. Beberapa kali suguhan besar seperti nasi goreng, nasi kuning, telur sosis, di rute Jakarta-Denpasar, Jakarta-Lombok, Jakarta Padang, Jakarta Ambon, cenderung minim rasa pedas. Memang sudah di siapkan sambel, tetap aja merasa kurang pedas. Yang asyik, nah ini bikin puas, jika kepingin softdrink atau minuman lain non alkohol bisa di berikan unlimit.
      Selektif
      Keberanian melonggarkan budget demi pilihan Garuda, Bagaimanapun tetap ada batasan. Kenyamanan yang Cuma di rasakan sekejap saja pasti ada muncul ke-tidakrela-an. Memilih menggunakan Garuda hanya di rute-rute yang kira-kira lama penerbangan di atas 1 jam. Jakarta-Ambon pp transit di Makassar, Jakarta Manado pp, Jakarta-Medan Kualanamo pp, Jakarta-Denpasar pp, Jakarta-Lombok pp, Makassar-Ambon, Jakarta-Lombok-Surabaya-Jakarta, Jakarta-Padang, Jakarta-Denpasar-Gorontalo via Makassar, dan terakhir Jakarta-Labuanbajo-Kupang-Tambolaka (Sumba)-Denpasar-Jakarta, adalah sejumlah list yang ku catat terbang bersama Garuda. Rata-rata lama penerbangan di atas 1 jam.
      Memang pernah terbang menggunakan Sriwijaya dari Jakarta ke Makassar. Lho khan lamanya 2 jam, kenapa ngga pilih Garuda? Pertama karena pilihan terbang malam, take off jam 00.30. Berarti selama penerbangan akan tidur. Kedua, nah ini penting, selisih harga hamper 700 ribu. Atas dasar pertimbangan itu akhirnya memilih Sriwijaya. Meski ada risikonya, berdasarkan pengalaman, kursinya sempit untuk ukuran badan ku. Ngga apa-apa dech sesekali. Tokh bakalan tidur.
      Sekali pernah terbang dengan Garuda dari Semarang ke Jakarta. Padahal penerbangan cukup singkat Cuma sejam. Alasan memiih Garuda kebetulan mendapat harga promo yang selisih harga di banding airline lain Cuma 100 ribu. Saat itu dapat harga 500 ribu, sementara Citilink di harga 390 rb. Lion? Maap banget ngga dilirik…hahaha….
       

       
       
      Ket foto : boarding time menuju Denpasar. Aku selalu milih seat di belakang, jendela, supaya bisa leluasa moto selama penerbangan
       
      Paling berkesan
      Mengakui meski pernah beberapa kali tetap masih merasa minim jam terbang bersama Garuda. Dari sekian kali pernah mengalami pengalaman yang berkesan.
      Jakarta Ambon, terbang pukul 01.00 WIB. Tidak lama setelah berada di ketinggian jelajah pramugari menyediakan suguhan nasi goreng. Oalaaaa masih dapat meals juga ya. Padahal sudah masuk jam tidur. Lah kalau begini termasuk makan malam, pagi, atau…? Hahaha…terserah dech. Itu sudah standard dan kewajiban Garuda untuk penumpangnya. Akhirnya walau heran tetap saja ku terima.
      Foto bareng dengan pramugari dan pilot menjadi kesan tersendiri. Berbeda dengan pramugari airline lain jika sudah selesai bertugas, umumnya pramugari Garuda tidak menolak di ajak ngobrol. Obrolan ringan saja. Terakhir tidak menolak jika di ajak foto bareng.
       

       
       
      Ket foto : Sambil moto sambil dengar musik. Seneng n puas terbang bersama Garuda
       
      Toilet bersih dan wangi. Hampir setiap penerbangan saya memanfaatkan toilet. Termasuk jika tidak kebelet pipis, tetap ingin manfaatkan. Tujuannya ingin tahu seperti apa kondisi toilet masing-masing airline. Dari semua toilet airline yang pernah saya coba, Cuma Garuda yang paling bersih. Dan selalu ada parfum di masing-masing toilet. Beda banget dengan airline lain.
       

       
      Ket foto : Parfum yang ada di toilet Garuda
      Ya kira-kira begitulah panjang lebar oret-oret-an kesan selama terbang dengan Garuda. Ada harga ada barang. Ngga bisa di bohongi. Sesuai harga harus di akui untuk di negeri ini Garuda-lah yang paling oke. Kedua, adalah pesaingnya Batik Air. Ini wajar. Namun tentunya akan terasa menyakitkan jika sudah bayar lebih mahal eeee…dapetnya ngga sesuai. Untunglah sejauh naik Garuda ngga pernah ngalami begitu. Tapi pernah kah dengan airline lain….? Hhhhmmm….pernah


    • By deffa
      Halo Momod Here !!!
       
      Kali ini saya mau infoin promo maskapai New Jatayu Air dapat input dari mas @hanung neh
      Saya cuma meneruskan informasi dari website nya jadi kalian bisa cek langsung di web nya http://jatayuair.co.id/
      Rutenya baru Bandung - Palembang - Batam tapi murah loh
      Saya akan usahakan terus di update ya, yang lain boleh bantu mengupdate dengan me Reply Postingan ini   

    • By Ayu Merriandari
      Barusan baca berita ini http://foto.news.viva.co.id/read/11543-merpati-berhenti-beroperasi/116727
      Spertinya Merpati mulai "ingkar janji" nih, setelah gak beroperasi dari tgl 1-5 feb lalu, skarang tidak beroperasi sampai waktu yg tidak dapat ditentukan, hiks, macam mana ini?
      trus, smakin berkurang deh sarana dan prasarana buat ke Indonesia timur, smakin terkenal deh kalimat "mahalnya buat ke Indonesia Timur" ... oh tidaaaaaaaaaaaaakkkkkkk .
       
      trus buka twitter dapat berita ini @kompascom: Kemenhub: Tigerair Mandala Juga Hadapi Masalah Keuangan http://kom.ps/AFedh2
      huaaaaaaaaa ... apa2an ini, pantes beberapa hari lalu sempat baca kalau tigermandala tutup 9 rute dia,
      ah, makin susah ajah spertinya mengunjungi negeri sendiri
    • By deffa
      Hola Momod Here !!!
       
      Pasti kalian pernah denger atau ngalamin, bagasi di pesawat tertentu atau ketika tiba di bandara tertentu sudah robek / dibongkar 
      dan barang2 di dalam ada yang hilang. Lalu pihak maskapai / bandara tidak mau bertanggung jawab.
       
      Nah kali ini terjadi lagi di bandara Kuala Namu terhadap penumpang Lion Air. Menurut berita bandara ini sangat canggih se Indonesia namun tingkat pencurian bagasi penumpang nya paling tinggi juga se Indonesia. Dam beberapa surbey juga menunjukkan maskapai Lion Air yang paling sering bagasi penumpang nya dibobol. 
      Namun memang tidak cuma Lion Air dan Bandara Kuala Namu saja di maskapai lain seperti citilink dan bandara juanda juga pernah kejadian.
       
      Pengalaman pribadi saya bukan di bobol bagasi namun ketika 2010 manggung di Surabaya, flight Lion Air Jakarta - Surabaya. Kibor saya ke bawa ke Makassar. Akhirnya pihak maskapai kompensasi uang sekitar 300 ribu untuk saya sewa kibor dan kibor saya di jamin ketika pulang sudah ada di bandara Juanda.
      Inilah salah satui alasan kuat saya tidak pernah mau bawa koper untuk di bagasi, saya lebih prefer tas backpack di kabin
       
      Jadi disini apa yang salah ? Oknum / Bandara ? Maskapai ?
      apakah terjadi juga untuk bandara luar negeri atau maskapai luar negeri ?
       
      Jika kalian pernah punya pengalaman silahkan di sharing agar kita dapat sedikit waspada.
       

    • By D_GUNN3R1
      Sekarang banyak sekali penawaran tiket pesawat murah. Detik travel melakukan survei dari Senin hingga Kamis 18-21 Februari Di Facebook dan Twitter tentang maskapai budget yang paling disukai. Berikut adalah hasilnya:
       
      1. Air Asia (56%)
      Maskapai yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia ini memang dikenal dekat dengan para pemburu tiket murah. AirAsia juga rajin memberikan promo-promo ke beberapa destinasi murah, khususnya di Indonesia.
       
      2. Mandala / Tiger (18%)
      Saat ini Mandala gencar melakukan promo mengikuti Airasia dengan Promo Buy1 get 1. untuk beberapa tujuan di Indonesia
       
      3. Citilink (14%)
      Berdiri pada tahun 2001, maskapai anak perusahaan Garuda Indonesia ini  sudah memiliki 14 rute perjalanan di Indonesia. Juga gencar memberikan diskon2.
       
      4. jetstar (6%)
      Maskapai ini berbasis di Melbourne, Victoria, Australia. Mulai terbang di tahun 2003, Jetstar Airways adalah anak perusahaan dari Qantas Airways. Maskapai budget ini memiliki 64 kota tujuan di seluruh dunia. Selain pelayanan memuaskan, mereka juga memberi diskon pada beberapa tujuan di hari Jumat
       
      5. Lion Air (6%)
      Berdiri sejak tahun 1999, Lion Air sudah memiliki lebih dari 60 kota tujuan baik dalam maupun luar negri.
       


      kalau untuk saya sendiri sebenarnya untuk harga lebih memilih Lion Air kalau book dari dekat2 dan membawa bagasi, tapi untuk kenyamanan, Airasia dan jetstar salah satu andalan.
    • By D_GUNN3R1
      Mungkin sebagian besar dari kita sudah mendengar dari berita kalau ada meteor yang jatuh di Rusia. Di langit terlihat sangat jelas tentang dapat melihat meteor yang jatuh tersebut. Hampir semua media di dunia melaporkannya, tapi entah kenapa di Indonesia ga siarannya cuma sedikit. Lebih banyak siarin kasus korupsi sama Cucu presiden yang sakit.
       
      Padahal Pada tgl 16 Feb 2012 ini akan ada meteorite lagi yang akan terbang sangat dekat dengan bumi. Seukuran setengah lapangan Bola. Menurut berita dari Nasa menamai astroid 2012 DA14, Benda angkasa ini tidak akan mengenai bumi, tapi akan berada sangat dekat, bahkan lebih dekat dari beberapa satelit bumi.
       
      meski dekat, tapi karena bentuknya kecil makan harus menggunakan Teropong untuk melihatnya. Titik terdekat dengan indonesia sekitar pukul 2 pagi tanggal 16 Feb.
       
      Berikut video tentang meteorite yang jatuh di Rusia