Lia Cute

tips TIps Jalan2 ke Belitung

14 posts in this topic

Halo temen2, kali ini saya mau share beberapa tips berguna buat temen2 yang mau jalan2 ke Belitung, pulau Laskar Pelangi. Ini sih berdasarkan pengalaman pribadi aja :)

  1. Update harga tiket pesawat pada tanggal rencana keberangkatan. Ke Belitung perbedaan harga tiketnya bisa jauh banget, kalo lg murah cuma 300 ribuan, tapi kl musim liburan bisa diatas sejuta.
  2. kalau soal penginapan tidak perlu kuatir karena banyak hotel tersedia disini, tapi tentukan hotel yang paling dekat dengan tujuan wisata kita. Soalnya jarak antara belitung barat dan timur hampir 2 jam loh...
  3. Untuk transportasi sebaiknya menyewa mobil di Belitung,soalnya disini masih minim banget kendaraan umum. Kalaupun ada cuma untuk pedagang pasar aja dan jam2nya tertentu pula
  4. Tidak ada salahnya menggunakan jasa tour guide, karena biar kita ngga nyasar2, selain itu bahasa juga penting buat komunikasi sm orang setempat loh...
  5. Jangan melewatkan kuliner sea food nya, yaitu sup ikan gangan, dan makan di pinggir pantai top banget deh :P

Okee deh..mudah2an berguna ya buat temen2 yang bakal trip ke Belitung :D

post-5-0-47311700-1354520157_thumb.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

benar Sis, belum lama ini saya ke Belitung dan jangan salah harga tiket pesawat ke Belitung di hari biasa memang sekitar 300rb sedangkan weekend sabtu dan minggu harganya beda Sis itu kalau ngak salah kemaren saya sekitar 600rb atau 700rb

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya memang gitu sis, makanya kalau mau berhemat sebaiknya pilih waktu yang biasa2 aja...kecuali tujuannya pulang kampung saat lebaran atau natal ya ngga bisa milih2 lagi hehehe...

Share this post


Link to post
Share on other sites

nice info Sis, ada rencana bulan maret mau liburan ke Belitung ada rekomen ngak hotel mana yang bagus Sis?

Share this post


Link to post
Share on other sites

nice info Sis, ada rencana bulan maret mau liburan ke Belitung ada rekomen ngak hotel mana yang bagus

 

waktu aku ke sana nama hotelnya hotel LUX di daerah tanjung pendam, semalamnya itu sekitar 200rban hotelnya bersih Sis dan juga dekat dengan pantai tanjung pendamnya

Share this post


Link to post
Share on other sites

kadang bertanya juga sih, kenapa harga tiket di hari biasa dan weekend bedanya jauh banget ya...untungnya waktu saya kesana harganya masih standart PP cuma 1jt :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

satu lagi Sis, kalo mau ke Belitung siap2 aja dietnya gagal total :lol:

karena kulinerny asli....bikin lidah goyang terus :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau kebelitung jangan lupa ke pulau lengkuas. alias mercu suar,anda bisa melihat pemandangan dari ketinggian menara mercu suar ok,,,

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo pakai kapal laut gmna yak dr jakarta ?

rencana mau touring pake motor...

ada yg tau gak ?

mohon infonya..

arigatou..

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Haren Te

kalo kapal laut mungkin bisa di pelabuhan merak kang

kalo gak salah ada kapal barang yg ke belitung :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Haren Te

kalo kapal laut mungkin bisa di pelabuhan merak kang

kalo gak salah ada kapal barang yg ke belitung :D

@deffa fee nya tau gak om ?

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Lia Cute

nais inpo ... ada rekomen penyewaan mobil/motor gak disana... beserta harga tentunya :tersipu

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By backpangineer
      Halo jalan - jalaners semuanya, tau ga sih, tanggal 21 - 23 Oktober 2016 nanti bakal digelar acara Festival Laskar Pelangi 2016, acara ini adalah pergelaran yang diadakan tiap setahun sekali di Pulau Belitung. Nah, kapan lagi bisa ke Belitung bertepatan dengan moment ini, bagi pecinta fotografi, acara ini bisa menambah koleksi foto terutama pada saat menyaksikan Tarian Kolosal Pendulang Timah yang bakal melibatkan ratusan anak - anak yang tubuhnya dipenuhi warna - warni, bakalan seru banget ini, gan!

      Saya insha Allah sudah fix untuk menyaksikan acara ini, nah sekarang ane mau mencari teman yang tertarik ke Belitung sekalian ikut seru - seru di acara Festival Laskar Pelangi 2016


      Saya berangkat, dari Jakarta ke Tanjung Pandan, hari Kamis 20 Oktober 2016, 15.20 Pakai Nam Air
      untuk pulangnya ke Jakarta, Saya sudah dapat tiket, hari Senin 24 Oktober 2016, 07.50 pakai Sriwijaya Air

      Kalo mau ikutan, ya emang harus cuti satu hari, gan 
      [spoiler=rundown acara Festival Laskar Pelangi 2016]
      [/spoiler]
       
      Berapa biaya trip share costnya? 
      Biaya-nya Rp 1.325.000

      Untuk hitung – hitungannya ada disini ya
      [spoiler=hitung – hitungannya, gan]
      [/spoiler]
       
      Include
      1. Hotel dengan suasana yang nyaman dan tenang, kamar AC, LED TV, kamar mandi dalam serta free sepeda gunung yang dapat digunakan untuk berkeliling disekitar hotel. Satu kamar diisi berdua namun bagi yang belum berstatus suami istri harus dipisah. 
      2. Transportasi AC selama trip
      3. Kapal untuk island hopping
      4. Alat snorkeling 
      5. Sarapan di hotel, makan siang di Manggar dan Pulau Kepayang
      6. Welcome meals Mie Atep dan Es Jeruk Kunci
      7. Tiket masuk tempat wisata
      8. Air mineral selama trip

      Exclude
      1. Pengeluaran pribadi
      2. Oleh – oleh
      3. Makan malam
      4. Makan siang di hari ketiga
      5. Tiket Pesawat Jakarta – Tanjung Pandan PP
      6. Ongkos dari rumah peserta menuju Bandara Soekarno Hatta
      7. Asuransi perjalanan


      Ittinerary-nya
      Itinerary
      Hari Pertama, Jum’at 21 Oktober 2016
      05.55 – 07.00 Perjalanan menuju Tanjung Pandan (Citilink)
      06.20 – 07.20 Perjalanan menuju Tanjung Pandan (Sriwijaya)
      08.00 – 08.15 Perjalanan menuju Cafetaria Hotel Hanggar 21
      08.15 – 08.45 Welcome meals mie Atep 
      08.45 – 09.00 Perjalanan menuju Danau Kaolin 
      09.00 – 09.15 Foto – foto, selfie, groufie dengan latar birunya Danau Kaolin, ga pake lama soalnya panas banget lho.
      09.15 – 10.30 Perjalanan menuju Belitung Timur
      10.30 – 11.00 Sampai di Replika SD Laskar Pelangi dan foto – foto/groufie/selfie
      11.00 – 13.00 Mengunjungi Museum Kata Andrea Hirata serta shalat Jum’at di depan masjid yang berada diseberang museum 
      13.00 – 13.30 Perjalanan menuju Manggar
      13.30 – 15.00 Makan Siang
      15.00 – 17.00 Mengunjungi Vihara Dewi Kwan Im dan Pantai Burung Mandi
      17.00 – 18.30 Perjalanan kembali menuju Belitung Barat
      18.30 – 19.30 Bersih – bersih di hotel
      19.30 – 20.00 jalan - jalan ke pusat kota untuk menyaksikan pembukaan Festival Laskar Pelangi 2016 serta wisata kuliner
      21.00 – dst Istirahat

      Hari Kedua, Sabtu 22 Oktober 2016
      06.00 – 08.00 Bangun pagi, siap – siap dan sarapan
      08.00 – 08.30 Perjalanan menuju Pantai Tanjung Kelayang
      08.30 – 15.00 Menjelajahi pulau – pulau eksotis khas Belitung diantaranya Pulau Pasir, Pulau Batu Berlayar (tergantung pasang surut air), Pulau Kepayang, dan Pulau Lengkuas
      15.00 – 18.00 Mengunjungi Pantai Tanjung Tinggi
      18.00 – 19.00 Kembali ke hotel untuk bersih – bersih 
      19.30 – 21.00 jalan ke pusat kota menyaksikan pergelaran Festival Laskar Pelangi 
      21.00 kembali ke hotel dan istirahat

      Hari Ketiga, Minggu 23 Oktober 2016
      05.00 – 07.30 Bangun, mandi, siap – siap dan sarapan
      07.30 – 11.30 Jalan – jalan ke Pantai Penyabong Membalong
      11.30 – 13.00 Perjalanan menuju pusat kota Tanjung Pandan
      13.00 – 14.00 Makan siang 
      14.00 – 18.00 Menyaksikan puncak acara Festival Laskar Pelangi 2016 yaitu tarian kolosal Pendulang Timah
      18.00 – 19.00 wisata kuliner sekaligus mencari oleh – oleh 
      19.00 – 19.30 kembali ke hotel untuk beristirahat

      Hari Keempat, Senin 24 Oktober 2016
      05.00 – 06.30 Bangun, mandi, siap – siap dan sarapan
      06.30 – 07.00 Diantar menuju Bandara HAS Hanandjoedding
      07.50 – 08.50 perjalanan kembali menuju Jakarta


      PENTING ❗
      ===========
      1. Trip ini bersifat SHARECOST susah senang ditanggung bersama
      2. Tidak diperkenankan daftar rombongan
      3. Pendaftaran bisa dilakukan via WA, SMS, BBM, LINE
      4. Kuota 14 orang termasuk TS
      5. LUNAS (Full Payment). Payment = Booked Seat, capek di PHP in muluk, hehe
      6. Rekening diberitahukan pada saat mendaftar
      7. Ketentuan lain akan dibicarakan di grup atau pada saat pendaftaran
      8. Baper, Nyinyir & Tukang Komplen jangan ikutan mending diem dirumah.
      9. Ini sharecost jadi jangan macem2 n nuntut ini itu
      10. Pembatalan maksimal 3 hari sebelum keberangkatan, selebihnya uang gak kembali. 

      Agar susunan acara trip berjalan dengan baik maka peserta wajib membeli tiket dengan jadwal penerbangan sebagai berikut 
      Jakarta - Tanjung Pandan 
      05.55 – 06.55 Citilink 
      06.20 – 07.20 Sriwijaya

      Tanjung Pandan – Jakarta
      Bebas, karena sudah tidak ada acara lagi, dan hotel tempat menginap memberikan fasilitas antar jemput bandara gratis. 

      Untuk pemesanan tiket bisa kami bantu

      Bagi yang berminat atau ingin bertanya silahkan hubungi,
      Telpon/sms : 081283156505
      Whatsapp/Line : 08977257136
      BBM : 59953459


    • By Mirwan Choky
      Hello, semuanya. Salam kenal ya dari saya, Mirwan Choky, pendatang baru di forum ini. Saya suka nulis semua kegiatan saya yang terkait dengan travelling. Untuk melihat-lihat atau hanya sekedar mengintip, silakan aja ya di www.mirwans.com. Kalau ada mau nanya-nanya atau apa aja deh, silakan di komen yah. Makasih! :)
    • By WISATA PANTAI NONGSA BATAM
      Antara Batam & Singapore (Negeri tetangga 25 km seberang lautan)

    • By WISATA PANTAI NONGSA BATAM
      Batam, memiliki banyak sekali pulau dengan potensi dan pesonanya masing-masing. Gugusan pulau yang bertebar luas mulai dari pulau perbatasan seperti di Belakang Padang , sampai ke pulau Abang yg dikenal dengan wisata bahari taman bawah lautnya yang tidak kalah dengan pesona wisata bahari di bunaken.
      Segayang (Petong) di Selatan yang menarik untuk dikunjungi wisatawan.
      Batam, Rempang dan Galang secara sadar atau tidak sadar memiliki banyak sekali pulau, apalagi didukung dengan letak geografis yang strategis sebagai 'pintu gerbang' Indonesia, menjadikan kota Batam ini amat potensial untuk menjadi kota TRANSIT
      dan kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).
      Berbagai sarana telah dimiliki 'Kota Transit' ini untuk pengembangan
      MICE berskala nasional dan internasional, seperti hotel-hotel berbintang
      yang memiliki ruang pertemuan berkapasitas 1.000 sampai 2.000 orang
      sementara pengusaha hotel setempat sedang membangun Convention
      Center yang berkapasitas lebih besar dan menakjubkan.
      Batam adalah salah satu pulau yang berada di antara perairan Selat Malaka dan Selat Singapura. Batam merupakan kawasan yang terus berkembang memiliki letak strategis di Asia Tenggara, sangat sesuai untuk kegiatan investasi. Pertumbuhan pembangunan Batam, mendorong pemerintah pusat mengembangkan & menetapkan Batam sebagai kawasan perdagangan & pelabuhan bebas sekaligus pemberi insentif dan kemudahan dalam perijinan.
      Berawal sebagai basis logistik pendukung kegiatan eksplorasi minyak lepas pantai & gas bumi bagi pertamina. Kini pulau Batam telah menjadi kawasan Perdagangan Bebas & Pelabuhan Bebas. Pemerintah menetapkan Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam kini Badan Pengusahaan Batam sebagai pengelola pulau seluas 415 km2.
      Penduduk asli Pulau Batam diperkirakan adalah orang-orang Melayu yang dikenal dengan sebutan Orang Selat atau Orang Laut.
      KEHIDUPAN ORANG SUKU LAUT KEPULAUAN RIAU, INDONESIA
      https://www.facebook.com/notes/edie-nurdi-batam/kehidupan-orang-suku-laut-kepulauan-riau-indonesia/3048834028351?pnref=lhc
      Penduduk ini telah menempati wilayah Pulau Batam sejak zaman kerajaan Tumasik (sekarang menjadi Singapura) di penghujung abad ke-13. Dari catatan lain ditemukan kemungkinan Pulau Batam telah didiami oleh Orang Laut sejak tahun 231 M yang di zaman Tumasik disebut Pulau Ujung.
      Pada masa jaya Kerajaan Malaka, Batam berada di bawah kekuasaan Laksamana Hang Tuah. Setelah Malaka jatuh kekuasaan atas kawasan Pulau Batam dipegang oleh Laksamana Hang Nadim yang berkedudukan di Bentan (sekarang menjadi Pulau Bintan). Ketika Hang Nadim menemui ajalnya, pulau ini berada di bawah kekuasaan Sultan Johor sampai pertengahan abad ke-18. Dengan hadirnya kerajaan di Riau Lingga dan terbentuknya jabatan Yang Dipertuan Muda Riau, maka Pulau Batam beserta pulau-pulau lainnya berada di bawah kekuasaan Yang Dipertuan Muda Riau sampai berakhirnya kerajaan Melayu Riau pada tahun 1911.
      Pada abad ke-18 Lord Minto dan Raffless dari Inggris melakukan barter dengan pemerintah Hindia Belanda sehingga Pulau Batam yang merupakan pulau kembar dengan Singapura diserahkan kepada pemerintah Belanda. Di abad ke-19, persaingan antara Inggris dan Belanda amat tajam dalam upaya menguasai perdagangan di perairan Selat Malaka. Bandar Singapura yang maju dengan pesat, menyebabkan Belanda berusaha dengan berbagai cara menguasai perdagangan melayu dan perdagangan lain yang melalui jalur itu. Akibatnya banyak pedagang menyusup ke Singapura secara sembunyi-sembunyi. Pulau Batam yang dekat dengan Singapura sering dimanfaatkan untuk berlindung dari gangguan patroli Belanda.
      Sekarang untuk mencapai Singapura cukup butuh waktu 30 – 45 menit dari 5 pintu masuk Terminal Resmi Ferry Internasional yang ada di Batam.
      (Pelabuhan Ferry : Sekupang, Marina, Jodoh, Batam Center & Nongsa).
      Dengan kondisi geografis yang sangat strategis, Batam ibarat gula yang dikerubungi semut menjadi satu kota distrik yang menjanjikan untuk meraih untung dalam berbisnis. Tak heran berpuluh-puluh ruko (rumah toko), Shopping Mall, Lokasi Entertainment dan hotel dibangun dilahan-lahan kosong tengah kota, sehingga Batam benar-benar ibarat magnet yang menarik orang untuk berbisnis, tinggal, atau sekedar transit disini.
      Hal-hal Unik Tentang Batam :
      1. Batam adalah Pulau kecil, anda hanya butuh kurang lebih setengah jam dengan kendaraan anda untuk melintas dari ujung pulau ke ujung yang berlawanan dengannya
      2. Batam disebut Bandar Dunia Madani, Batam Digital Island, dan satu lagi Batam 1000 Ruko saking banyaknya ruko (rumah toko) di Batam
      3. Penduduk Batam sebagian besar adalah perempuan dengan perbandingan yang cukup besar karena sebagian besar pendatang adalah perempuan (operator produksi)
      4. Batam adalah tempat “pembuangan” barang seken dari Singapura
      5. Belum ada oleh-oleh khas Batam yang melegenda, meskipun ada yang sudah mulai mempopulerkan Brownies kukus sebagai oleh-oleh khas Batam (semisal Cake Pisang Villa, Sundae dan Laxmana)
      6. Batam dan Singapura mempunyai bandara bertaraf Internasional, tapi anda hanya bisa pergi dan pulang diantara keduanya dengan kapal Ferry karena saking dekat lokasi keduanya.
      7. Taksi Batam tidak memakai argometer jadi harus tawar menawar atau tahu harga “biasa” dari satu lokasi ke lokasi lainnya (Saat ini taxi batam sudah banyak yg memakai argometer)
      8. Batam termasuk ranah melayu, tapi sulit mencari kampung asli melayu di Batam. Anda harus menuju pesisir atau pulau terdekat untuk menemukannya.
      9. Arah mata angin tidak populerdi Batam . Kebanyakan warga Batam akan kebingungan atau berpikir terlebih dahulu ketika anda tanya mana utara dan selatan, atau jika anda tanya rumahnya menghadap kemana.
      10. Image Batam yang tetap melekat kepada Batam adalah barang elektronik yang sangat murah & Batam surga bagi para pencari kerja (itu dulu)
      11. Warga batam tidak familiar dengan sebutan nama jalan untuk menunjuk suatu lokasi, meskipun jalan-jalan di kota ini sudah diberi nama jalan seperti kota-kota lainnya di indonesia. Di batam orang hanya menyebut suatu lokasi / daerah / perumahan / tempat hanya dengan menyebut nama bangunan itu / perumahan yg memakai nama developer / pengembang yg membangunya.
      seperti : perumahan cipta asri, mukakuning (kawasan industri) , tanjung pantun (komplek pertokoan di daerah jodoh),
      12. Simpang (perempatan/pertigaan jalan) di kota batam terkenal (karena warga batam untuk menunjuk suatu lokasi / daerah juga menyebutkan simpang ini.
      - simpang jam (perempatan antara daerah nagoya,sekupang,batam centre & nongsa
      - simpang kepri mall / simpang kabil
      - simpang baloi (daerah baloi)
      - simpang basecamp (tanjung uncang)
      - simpang batu besar (daerah batu besar)
      - simpang indosat (daerah baloi)
      - simpang patung kuda sei panas (daerah sei panas)
      - simpang batu ampar (daerah batu ampar)
      - simpang prengki (batam centre)
      - simpang sei harapan (daerah sekupang)
      - simpang panbil / mukakuning (daerah mukakuning)
      - simpang gelael (batam centre), dll
      Kini Batam telah berkembang pesat sebagai daerah tujuan investasi industri, perdagangan, kegiatan alih kapal & pariwisata yang kompetitif di kawasan Asia Pasifik.

































    • By Titi Setianingsih
      Met malem gaeessss,,,,
       
      Awalnya dikarenakan ada tiket promo Garuda pada bulan Pebruari 2015, kemudian ketika saya klik muncul harga tiket Jakarta - Tanjung Pandan Belitong tidak sampai IDR 400.000, tanpa pikir panjang saya beli 4 lembar tiket untuk tanggal 27-28 Juni 2015. Saya sengaja tidak memberi tahu suami dan anak2 tentang rencana mau pergi ke Belitong karena kepingin bikin surprise di ultah suami tgl 16 Juni. Namun ketika hari sudah semakin dekat, gak sabar hati untuk menyimpan rahasia ini, akhirnya saya kasih tahu juga bahwa hadiah ultah suami adalah jalan2 ke Belitong satu keluarga. Namun ketika dilihat tanggalnya di kalender, ternyata sudah bulan puasa ? Dan suami memutuskan untuk tidak pergi, akhirnya hanya kami bertiga yang pergi ke Belitong. 
      Inilah persoalannya, jalan2 bertepatan dengan bulan puasa dan hanya 2 hari. Otak saya berpikir keras, bagaimana caranya untuk menyiasati waktu yang hanya singkat ini ? Beberapa teman yang sudah pernah ke Belitong saya tanya tentang itineary 2 hari disana pada bingung, karena selama ini kalau jalan2 di Belitong minimal 3D2N, karena salah satu tempat wisata ada Kab Belitong Timur yang cukup jauh dan bisa menghabiskan waktu satu hari. Begitu juga ketika saya tanya ke travel2 yang sering buka open trip, ternyata di bulan puasa tidak buka open trip, kalaupun ada yang memaksa untuk order akan dibukakan privat Tour yang harganya tentu lebih mahal dari open trip. 
      Akhirnya saya pilih pergi sendiri ke Belitong, tanpa melalui travel, bismillah. Hotel saya pesan melalui Agoda, dan saya pilih hotel BW Suitte yang sebelumnya bernama Aston, per malam IDR 700.000. Ketika sudah mendekati hari H keberangkatan saya dikasih tahu teman kuliah, kalau adik kelas ada yang di Belitong, akhirnya saya hubungi teman tsb tentang rencana berlibur ke Belitong dan alhamdullilah adik kelas bersedia menjemput di bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan. 
      Begitu hari H telah tiba, kami bertiga menuju bandara Soetta Cengkareng Jakarta, pesawat terbang tepat pukul 6.50 WIB dan sampai di bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitong kurang lebih pukul 7.30 WIB. Ternyata Belitong sangat dekat dari Jakarta jika ditempuh melalui udara.

      Sesudah ambil bagasi, kami segera menuju pintu keluar, disitu sudah terlihat teman saya menunggu di dekat jendela. Kamipun bergegas ke mobil, dan siap berpetualang. Setelah kami ceritakan bahwa kami di Belitong hanya 2 hari, teman saya pun berpikir lama,,,,,dan menyusun rencana perjalanan seperti ini :
      Hari pertama, 27 Juni 2015
      1. Replika SD Muhammadiyah Gantong
      SD Muhammadiyah Gantong merupakan salah satu lokasi pengambilan shooting film Laskar Pelangi, dan awalnya memang dibuat khusus untuk pembuatan film Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Biasa disebut juga SD Laskar Pelangi. Memang belum ke Belitong rasanya kalau tidak ke sini, Bagaimanapun Belitong menjadi terkenal adalah karena boomingnya film Laskar Pelangi tahun 2008 itu.  Kami berkeliling di sekitar bangunan kayu yang sudah rapuh ini, masuk ke dalam kelas dan meresapi situasi didalamnya, berpikir dan membayangkan kehidupan tokoh2 Laskar Pelangi yang masih terbelenggu keterbelakangan namun semangat untuk belajar dan memintarkan diri tiada henti. Dan hasilnya juga mengguncangkan dunia, selain Andrea Hirata juga ada lagi tokoh yang tidak asing bagi kita yakni Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok dan Yusril Ihza Mahendra. 
      Situasi nampak gersang, mungkin karena masih jarang turun hujan, sejauh mata memandang hanya pasir, bangunan SD ini menjadi satu2nya bangunan yang ada di lokasi ini, disebelah kanan bangunan nampak bekas galian tambang timah yang sekarang jadi nampak seperti danau. Pengunjung nampak sepi, jadi menambah hikmatnya petualangan kali ini.

       
       

      2. Museum Kata Andrea Hirata
      Lokasi museum kata masih di Gantong, di Jl Laskar Pelangi no 7. Awalnya sedikit heran, apa yang mau dilihat dirumah kayu yang kecil dan terkesan berantakan ini ? Tapi begitu masuk ke beranda rumah, nuansa film Laskar Pelangi langsung terasa. Berbagai kata2 motivasi dan gambar2 tokoh Laskar Pelangi muncul di-mana2. Begitu masuk ke ruang tengah terdapat ruang baca dengan berbagai buku bacaan yang masih ada di meja.

      Ruang2 kamar diberi nama Sang Tokoh Laskar Pelangi, ada ruang Ikal, Lintang juga Mahar. Mereka semua bersahabat di waktu kecil, namun nasib orang tidak bisa diduga, ada yang senang dan ada yang susah, namun persahabatan mereka tidak berubah, tetap baik hingga tua.



      3. Pantai Serdang
      Pantai ini masih di daerah Manggar Belitung Timur. Pantainya masih perawan, pasirnya putih, biru airnya dan biru pula langitnya, sedikit tampak awan yang menggumpal yang merupakan ciri khas langit Belitong di musim panas. Perahu nelayan yang tengah ditambatkan di pinggir pantai menambah eksotiknya pemandangan disini. Jika bermalam di Manggar, di pagi harinya bisa menikmati sunrise, karena pantai ini menghadap ke timur. Pohon2 pinus tumbuh sepanjang pantai, batangnya yang menjulang tinggi membuat kami sangat menikmati keindahannya, bersandar di pohon bekas pinus menanti si buah hati yang tengah ber-kejar2an di atas pasir putih, dan sesekali memungut kerang yang beraneka rupa.
       



      4. Masjid Baitul Rahman.
      Masjid yang cukup besar dan menjadi kebanggaan masyarakat muslim Manggar. Masjid ini biasanya dijadikan sebagai tempat melepasnya calon jamaah haji di Belitung Timur. Melaksanakan shalat dzuhur di masjid ini nyaman sekali, interiornya serba kuning emas, gorden hingga cat dindingnyapun berwarna kuning.

      5. RM Fega
      Rumah makan yang cukup besar dan sering menjadi persinggahan wisatawan2 baik asing dan domestik. Suasana rumah makan ini sangat asri karena banyak ditanami tanaman hias yang berbunga cantik seperti Kamboja Jepang, bunga Sepatu, bunga Kana dengan bunganya yang berwarna warni, juga ada danau yang merupakan bekas tambang timah yang sudah ditinggalkan. Oh yaa di Belitong sudah ada larangan penggalian timah karena dikhawatirkan pulau Belitong bisa tenggelam jika perut buminya di gali terus menerus. 



      6. Ketika sudah hampir keluar kota Manggar, kami melihat ada tugu bergambar teko tempat air sekaligus gelasnya. Rupanya Belitong juga dikenal dengan Kota 1001 macam kopi. Jadi ingat pesan  teman saya, kalau ke Belitong jangan lupa singgah minum kopi, karena kopinya sangat enak dan khas. Namun apa daya, karena kami puasa, dan di siang hari pun kedai kopi tutup, jadi tidak bisa mencicipi kopi dahsyat itu. 

      7. Bukit Berahu
      Sebuah bukit yang dibawahnya terdapat pantai yang sangat indah, air lautnya hijau, dan untuk menuju ke pantai kita harus menuruni anak tangga sejumlah 90an. Karena bulan puasa, kami tidak menuruni anak tangga itu, kami cukup memandang dari atas bukit keindahan pantai beserta pasir putihnya, perahu2 nelayan yang sedang berlayar, dan pohon kelapa menjulang tinggi melambai lambai dahannya tertiup angin.


      8. Pantai Klayar
      Ddari sinilah perahu2 tertambat, perahu2 yang digunakan untuk melakukan Hoping Island atau wisata pulau. Namun kami sampai sini sudah sore sehingga tidak memungkinkan untuk menyeberang. Kami ke sini hanya akan ketemu pemilik perahu untuk membuat janji, bahwa besok pagi2 sekali atau sekitar jam 07.00 kami akan melakukan wisata pulau. Jadi kami harus janjian dulu dengan tukang perahunya, karena untuk hari2 normal, biasanya perahu mulai beroperasi jam 10 pagi dan pulang kembali sore hari.

      9. Pantai Tanjung Tinggi
      Pantainya merupakan salah satu lokasi shooting Laskar Pelangi juga, dengan ciri khas batu besar dan apik tersusun rapih di sepanjang pantai. Disini juga disediakan mainan air berupa perahu karet untuk berdayung dengan sewa IDR 70.000 sepuasnya. Juga ada sepeda air dengan sewa IDR 100.000 per satu jam. Anak saya pilih main perahu karet supaya berdua bisa berada dalam satu perahu,sedangkan saya hanya menonton saja dari kejauhan. 

       


      10. RM Berage
      Saking asyiknya berwisata air, hingga melupakan waktu bahwa sebentar lagi berbuka puasa. Tapi sebenarnya kami menunggu sunset, yang ternyata tidak bisa menikmatinya dikarenakan awan hitam sangat tebal menggantung di langit barat sana. Beruntung karena tidak turun hujan, sehingga masih terkejar menuju RM. Berage untuk santap buka puasa. Menunya tentu lebih banyak sea Food segar dengan ikan khas Belitong. 
       
      11. Alhamdullilah puasa hari pertama di negeri Laskar Pelangi berjalan lancar, sebelum menuju hotel BW Suitte, kami sempatkan singgah ke Taman Hiburan Rakyat di pinggir pantai. Kedai makanan banyak terdapat disini, ada pula kios yang jual Batu Satam atau Batu Meteor khas Belitong. Walau perut masih kenyang, kami sempatkan masuk ke salah satu kedai untuk minum kopi. 
      Ketika badan capai, yang terbayang adalah kepingin meluruskan punggung, dan menggantung kaki, kamipun buru2 menuju hotel, untuk istirahat dan esok pagi siap2 melakukan santap sahur di hotel. Tapi sebelum tidur jangan lupakan shalat yaaaaaa,,,,,

      Hari Kedua, tanggal 28 Juni 2015
      Jam 3.30 kami bangun untuk makan sahur, sesudahnya kami tidak tidur lagi untuk menanti waktu shalat subuh, dan masih ada pekerjaan lagi yaitu sekalian packing2 pakaian karena pagi nya akan langsung Check out dari hotel, untuk kemudian kembali menuju Pantai Klayar dan siap menyeberang.
      12. Hoping Island inilah puncak wisata kami, setibanya di pantai Klayar kami segera melakukan persiapan berlayar, menggunakan jaket pelampung untuk safety. Sewa perahu IDR 600.000 atau bisa lebih jika ukuran perahunya besar. Pagi ini alhamdullilah luar biasa cerah, kami siap menyeberang menuju pulau2 yang ada di sekitar pantai ini, ada pulau Kepala Burung karena bentuk batu2 nya menyerupai kepala burung, Pantai Batu Berlayar karena susunan batu2 nya seperti perahu layar, Pantai Pasir karena jika air laut surut di tengah2 laut itu akan terbentuk pulau pasir yang terbentang memanjang, perahu ditambatkan untuk kemudian bermain pasir dan berburu bintang laut yang biasanya sering di dapat disini. Kami menemukan 2 ekor bintang laut yang ukurannya cukup besar,,,,Subhanallah bagusnya,,,,,

      Keuntungan jika berlayar pagi2, air laut tidak terlalu tinggi dan ombaknya hampir tidak ada sehingga kami bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Langkuas. Pulau ini merupakan ikon P Belitong juga karena kalau belum ke sini dianggap belum ke Belitong. Di pulau ini terdapat mercusuar yang sudah sangat tua karena merupakan peninggalan Belanda, juga ada penangkaran penyu di area mercusuar. Sayangnya kami tidak bisa naik ke mercusuar karena sedang dilakukan pengecatan, namun kami sudah cukup puas hanya foto2 di batu2 sekitar pulau Langkuas,,,,,,ruar biasaaaaaa indahnya,,,,
       


      Berakhir sudah wisata kami di pulau ini, kami balik berlayar menuju Pantai Klayar,,,,,luasnya lautan yang kami lalui sungguh2 membuat kami sangat kecil di hadapan Allah SWT,,,Sang Pemilik Kerajaan yang Maha Indah ini,,,,,saya mah apaan tuuuuuhhhhh,,,,,bagaikan seonggok debu yang tak berguna,,,,

      12. Bermain air pasti basah, kamipun ganti pakaian untuk kemudian berangkat menuju bandara Tanjung Pandan. Sebelumnya kami mampir ke galeri souvenir khas Belitong juga ke pusat batu Satam di kediaman pengrajin batu yang sudah sangat terkenal yaitu Pak Firman Satam. Konon, Pak Firman Satam ini sudah menjadi pengrajin 26 tahun yang lalu, sebelum batu booming dia sudah bermain batu. Sangat dipercaya ceritanya, karena ternyata batu Satam ini adalah yang sering dibuat sebagai kepala Tongkat Komando para Perwira TNI. Dan saya baru tahu itu,,,,,harganya luar biasa mahal, mulai dari IDR 400.000 hingga 4.000.000 an sebutir. Saya sempat berfoto dengan Pak Firman Satam dengan memakai kalung batu berupa tasbih raksasa seharga IDR  2 Milyar. Subhanallah....siapa yang mau beli ya kalau harganya mahal begini ? Tapi ternyata Sultan Bolkiah dari Brunai pun sempat borong Batu Satam ini, dan pembayarannya dengan sebuah mobil Fortuner,,,,luar biasa Pak Firman Satam.



      Akhirnya,,,,,,,dengan rasa yang masih 1/2 puas, kami harus meninggalkan Belitong yang amazing ini, karena penerbangan kami jam 14.30. 
      So, kalau kalian kepingin ke Belitong dengan waktu yang sangat singkat misal hanya akan menggunakan waktu weekend saja, tak usah khawatir,  gunakan siasat saya tadi : 
      1. pergunakan waktu seefisien mungkin, jangan terlalu terlena dengan kecantikan pantai2nya disana, karena nanti waktu kalian akan habis, sementara masih banyak destinasi lain yang harus dikunjungi. 
      2. Gunakan sewa mobil / sepeda motor supaya perjalanan lebih enak dan cepat. Ini saya ada nomor handphone rental mobil : 081331949505 atau dengan Pak Deni di nomor 081949277988. Atau di nomor 087882968778 dengan Ko Asang. Saya belum sempat cari info rental mobil /sepeda motor, karena saya diantar teman dari mulai penjemputan di bandara hingga kepulangannya. Namun untuk gambaran sewa mobil kemungkinan sama dengan daerah lain sekitar IDR 500.000 plus sopir sedang BBM kita yang isi sendiri.
      3. Sedangkan untuk penginapan sebenarnya sangat banyak hostel yang murah2 sekitar IDR 200.000 per malam. Namun tergantung selera masing2, silakan dipilih sendiri tempat penginapannya.
       
      Okeeeyyyyyy,,,,,selamat jalan2 ke Pulau Laskar Pelangiiiiiiii,,,,,!! 
       
       
    • By Lia Cute
      Haluuuu!!
      mau tanya pendapat teman-teman aja nih kalau lagi travelling biasanya kita suka bawa obat-obatan kan? kalau aku sih biasanya selalu bawa.
      Karena menurut ku penting banget, kita ngga akan pernah tau gimana kondisi badan kita saat di tengah liburan or perjalanan. Kalau tiba-tiba badan drop sudah pasti acara jalan-jalan kita jadi ngga menyenangkan bukan?
      Berikut ini sih beberapa obat2 an yang menurut saya wajib dibawa :
      Tolak Angin panadol hansaplast + betadine stopcold ponstan Mungkin tidak semua orang sama kebutuhannya, tapi bagaimana dengan jalan2ers yang lain, setuju kan dengan akyuuuuu
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Masih ingatkah kamu dengan film Laskar Pelangi yang sempat menjadi legendaris? Film yang diangkat dari novel berjudul sama itu menceritakan kisah perjuangan anak-anak dari Belitung yang ingin mendapatkan pendidikan dengan sebagaimana mestinya.
      Nah, setelah melihat filmnya, tentu terbersit ide untuk mengetahui lebih dekat berbagai destinasi wisata yang menjadi lokasi syuting film ini. Film Laskar Pelangi menampilkan berbagai suasana destinasi wisata yang indah dan menyenangkan untuk disambangi.
      Apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui tentang berbagai destinasi wisata apa sajakah yang menjadi lokasi syuting film ini? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam menyambangi berbagai destinasi wisata lokasi syuting Laskar Pelangi di Belitung berikut ini.
       
      1. Museum Kata Andrea Hirata


      Museum Kata Andrea Hirata via Mitra Belitung
       
      Untuk mengawali perjalanan wisatamu dalam menyambangi berbagai destinasi wisata lokasi syuting Laskar Pelangi di Belitung, kamu dapat memulainya dengan menyambangi Museum Kata Andrea Hirata berikut ini.
      Lokasi tepat dari museum ini adalah di Lenggang, Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung. Suasana yang disajikan oleh novel Laskar Pelangi langsung terasa ketika kamu mulai menginjakkan kaki di dalam museum ini.
      Foto-foto yang terpajang di museum ini akan sangat mengingatkanmu tentang perjalanan dari novel Laskar Pelangi ini. Laskar Pelangi sendiri merupakan salah satu karya sastra yang menjadi kebanggaan masyarakat Belitung.
      Di ruangan ini terdapat kalimat-kalimat dari sang penulis yang sangat inspiratif seperti “Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu.” Selain itu, kamu juga akan dapat melihat cuplikan dari novel yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa ini.
      Ketika masuk lebih dalam, kamu akan dapat melihat sebuah ruangan yang sangat nyaman lengkap dengan buku-buku yang berserakan. Di ruangan ini, dipajang juga foto-foto adegan Laskar Pelangi. Cover-cover Laskar Pelangi yang telah diterbitkan di berbagai negara juga terdapat di ruangan ini.
      Ruang utama ini menjadi penghubung ke ruang-ruang yang diberi nama berdasarkan tokoh-tokoh yang terdapat di film Laskar Pelangi. Ruang pertama adalah Ruang Ikal. Di ruang ini, kamu dapat melihat berbagai penggambaran sosok Ikal. Di ruang ini juga terdapat foto perpisahan antara Ikal dan Lintang.
      Di sebelah ruang Ikal, terdapat ruang Lintang. Di ruang ini digambarkan berbagai penggambaran mengenai tokoh Lintang yang sangat cerdas.
      Di sebelahnya, terdapat ruang Mahar. Mahar adalah sosok yang sangat mengerti seni. Di ruang ini terdapat foto mengenai inspirasi Mahar yaitu Rhoma Irama.
      Museum ini didirikan oleh Andrea Hirata pada tahun 2002. Tidak ada biaya yang dikenakan jika kamu ingin menyambangi museum ini.
       
      2. Pantai Tanjung Tinggi


      Pantai Tanjung Tinggi via Sumatra Tour
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Belitung yang dapat kamu sambangi sambil melihat lebih dekat lokasi syuting Laskar Pelangi. Destinasi wisata ini tergolong sudah cukup terkenal di Belitung.
      Destinasi wisata ini adalah Pantai Tanjung Tinggi yang terletak di Keciput, Sijuk, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Pantai Tanjung Tinggi adalah pantai yang diapit oleh dua semenanjung yaitu Tanjung Kelayang dan Tanjung Pendam.
      Nama Tinggi sendiri berasal dari ratusan batu granit besar yang terletak di Pantai Tanjung Tinggi ini. Pantai ini memiliki areal seluas 80 hektar, berpasir putih serta terdapat ratusan batu granit besar yang terdapat di dua semenanjung tersebut.
      Pantai ini terletak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Tanjung Pandan. Hamparan pasir putih serta air laut yang berwarna biru toska menjadi salah satu keunggulan dari Pantai Tanjung Tinggi ini.
      Berbagai aktivitas wisata bisa kamu lakukan ketika menyambangi pantai ini. Berbagai aktivitas wisata yang dapat kamu lakukan tersebut antara lain adalah berjemur, berenang, memancing, snorkeling, menyelam, dan menyewa jetski serta menjelajah dengan kano atau perahu karet.
      Ketika kamu melakukan penyelaman, kamu akan menjumpai berbagai jenis, bentuk dan warna spesies laut yang menghuni pantai ini beserta “rumah-rumahnya” yang terbuat dari terumbu karang.
      Setelah lelah beraktivitas, kamu dapat mencoba untuk mencicipi salah satu kuliner yang menjadi kebanggaan di daerah Belitung ini. Kuliner tersebut adalah Gangan. Gangan adalah masakan yang berupa sayur yang menggunakan kunyit sebagai bumbu utamanya, yang kemudian diolah bersama nanas muda dan kepala ikan. Gangan memiliki rasa asam pedas yang akan membuatmu semakin berselera dalam mencicipinya.
       
      3. Batu Berlayar


      Batu Berlayar via Mitra Belitung
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata yang dapat kamu sambangi di Belitung. Destinasi wisata ini juga menjadi salah satu daya tarik dan merupakan spot lokasi syuting film Laskar Pelangi.
      Destinasi wisata ini adalah Batu Berlayar yang terletak di sekitar Pantai Tanjung Kelayang. Di pulau ini juga tersedia batu-batu granit berukuran raksasa yang sangat unik.
      Batu-batu ini berdiri di atas pulau berpasir putih yang lembut dan dikelilingi birunya air laut yang tenang. Tidak hanya batu granitnya saja yang indah, kamu juga dapat menyaksikan keberadaan biota-biota laut seperti ikan-ikan cantik dan bintang laut juga menjadi salah satu nilai tambah dari pulau ini.
      Batu Berlayar terdiri atas 2 batu granit utama yang berdiri secara vertical setinggi kurang lebih 10 meter. Di sekitarnya terdapat banyak batu granit dengan formasi yang tidak kalah artistic.
      Ada satu bagian yang unik dari pulau Berlayar, yaitu sebuah batu granit di tepi pantai yang sebagian tertutup air dimana bagian atasnya berbentuk seperti sirip ikan hiu atau mirip juga dengan gigi ikan hiu. Nah, untuk melengkapi perjalanan wisata mengunjungi berbagai lokasi syuting Laskar Pelangi, kamu dapat melengkapinya dengan menyambangi lokasi yang satu ini.
       
      4. Tugu Batu Satam


      Tugu Batu Satam via The Aroengbinang Project
       
      Nah, inilah dia lokasi syuting selanjutnya yang dapat kamu sambangi di Belitung. Lokasi ini adalah Tugu Batu Satam yang terletak di tengah kota Tanjung Pandan.
      Lokasi tugu ini yang terletak di pusat kota membuatnya selalu ramai dengan banyak mobil dan motor yang berseliweran, sehingga membuat agak sulit untuk memfoto tugu ini tanpa adanya mobil dan motor yang berseliweran.
      Di tugu ini, terdapat kolam air mancur yang airnya selalu mengucur hidup serta jalur jalan pedestrian yang mulus. Delapan pilar menyangga Batu Satam yang ukurannya cukup besar.
      Tugu Batu Satam ini dibuat bukan hanya sebagai salah satu landmark Belitung, tetapi juga untuk mengingatkan tentang Batu Satam. Batu Satam sendiri merupakan cindera mata yang khas dari Belitung dan biasanya diburu oleh para penggemar batu.
      Satam sendiri berasal dari bahasa Cina. Sa berarti pasir dan Tam berarti empedu. Batu satam ditemukan oleh para penambang timah darat di Belitung sehingga seolah empedu pasir meskipun warnanya hitam mengkilat bukan hijau gelap.
      Peran batu satam rupanya cukup efektif dari segi ekonomi, karena adanya Tugu Batu Satam ini juga efektif membuat para pengunjung ingin datang dan membeli batu satam ini.
       
      5. Replika SD Muhammadiyah


      Replika SD Muhammadiyah via Blog Mister Aladin
       
      Inilah dia destinasi wisata di Belitung lainnya yang dapat kamu kunjungi agar dapat melihat lebih dekat lokasi syuting Laskar Pelangi. Destinasi wisata ini adalah replika SD Muhammadiyah yang terletak di Desa Selingsing, Kecamatan Gantong, Belitung Timur.
      Kondisi SD Muhammadiyah Gantong saat ini sudah disemen dan dalam kondisi yang jauh lebih baik. Hal inilah yang kemudian mendorong dibangunnya replika gedung SD Muhammadiyah Gantong agar menjadi mirip dengan kondisi aslinya dulu.
      Sekolah Laskar Pelangi sendiri adalah simbol dan gambaran sekolah yang minim fasilitas dan serba kurang ideal. Dibangun di atas bukit penambangan timah, replika sekolah ini memang dibuat sedemikian rupa agar menjadi mirip dengan kondisi aslinya.
      Bangunan ini harus disangga dengan kayu agar tidak rubuh. Di salah satu ruangan kelas replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi ini terdapat beberapa meja dan juga kursi.
      Terdapat dua lubang besar pada atap seng yang akan membuat sinar cahaya matahari masuk dengan bebas. Pada waktu hujan juga akan membuat air hujan masuk perlahan ke dalam replika gedung ini.
      Pada list plang replika bangunan ini, terdapat dua buah papan dari kayu. Yang di kiri terdapat “SD Laskar Pelangi” berlatar anak-anak Laskar Pelangi tengah duduk di tepian pantai saat matahari terbenam. Sementara itu, di sisi kiri terdapat “SD Muhammadiyah Gantong” yang tulisannya sudah agak memudar.
      Jika tertarik untuk melihat lebih dekat replika SD yang dulu digunakan oleh Laskar Pelangi untuk menimba ilmu, kamu tentu dapat mencoba untuk menyambangi tempat ini. Jangan lupa untuk mengabadikan dirimu dalam foto ketika datang dan menyambangi replika gedung SD Muhammadiyah ini.
       
      6. Pantai Bukit Batu


      Pantai Bukit Batu via Pakai Ransel
       
      Belitung Timur memang memiliki berbagai destinasi wisata pantai yang indah dan tentu saja sayang untuk kamu lewatkan. Nah, salah satu destinasi wisata tersebut adalah Pantai Bukit Batu yang terletak di Burung Mandi, Damar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung.
      Pantai ini menyajikan pesona pantai yang indah dengan bebatuan yang menakjubkan. Hal ini membuat banyak pengunjung ingin datang dan menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
      Pantai Bukit Batu Belitung Timur, letaknya di Desa Burung Mandi Kecamatan Damar Belitung Timur yang berdampingan dengan Pantai Burung Mandi dengan jarak kurang lebih 2 km.
      Biaya yang dikenakan jika kamu ingin memasuki pantai ini adalah sekitar 2 ribu hingga 5 ribu rupiah. Nah, biaya tersebut akan lebih mahal jika wisatawan menggunakan fasilitas tambahan seperti hiburan music dan juga fasilitas lainnya.
      Untuk mencapai pantai Bukit Batu memang susah-susah gampang. Dari pendopo utama, kamu harus menyusuri jalan setapak yang dibuat di tengah hutan. Namun, saat tiba di pinggir pantai, semua kelelahan akan sirna. Terutama setelah kamu melihat salah satu titik di bibir pantai yang kerap dijadikan lokasi pemancingan diantara batu besar di pinggiran pantai.
      Bukit Batu sendiri adalah pantai yang tidak begitu panjang. Pantai ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu berbatu besar dan juga berpasir. Bebatuan granit dengan ukuran yang berbeda-beda membuat pantai ini terlihat cantik dan ciamik untuk kamu sambangi.
      Terdapat sebuah restoran yang menyerupai sebuah wisma yang terletak di tengah hutan lindung yang lebat, menimati kuliner sambil mendengar bunyi burung dan deburan ombak yang membuat perasaan tenang bila pengunjung berkunjung di kawasan ini.
      Pantai ini dilengkapi dengan beberapa bangunan gazebo yang dapat digunakan wisatawan untuk istirahat, bersantai sambil menikmatik keindahan pantai bukit batu. Ada juga beberapa fasilitas lainnya, seperti penginapan, toilet dan restoran. Itulah sebuah kawasan wisata Pantai Bukit Batu.
      Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu ketika mengunjungi Belitung dan ingin melihat lebih dekat pesona wisata yang ditawarkan oleh salah satu lokasi syuting Laskar Pelangi, kamu dapat mencoba untuk menyambangi Pantai Bukit Batu yang satu ini.
       
      7. Pulau Lengkuas


      Pulau Lengkuas via Tekooo
       
      Inilah dia salah satu destinasi wisata yang menjadi primadona di Belitung. Destinasi wisata ini adalah Pulau Lengkuas yang terletak di Kepulauan Bangka Belitung.
      Pulau Lengkuas sendiri merupakan salah satu pulau dari sekian banyak pulau yang mengelilingi kawasan Bangka Belitung. Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu ketika menyambangi Belitung, jangan lupa sempatkan waktumu untuk menyambangi Pulau Lengkuas ini.
      Daya tarik utama dari Pulau Lengkuas ini adalah sebuah mercusuar tua yang dibangun pada masa kolonial Belanda yaitu sekitar tahun 1882. Mercusuar itu masih berdiri dengan sangat gagah hingga saat ini sehingga mengundang banyak wisatawan untuk datang dan berkunjung ke pulau yang satu ini.
      Hingga saat ini, mercusuar ini juga masih berfungsi dengan sangat baik dan mampu menjadi penuntun lalu lintas kapal yang melewati dan keluar masuk Belitung. Bagi kamu yang ingin mencoba memasuki mercusuar, kamu dapat mencoba untuk memasuki mercusuar yang memiliki tinggi sekitar 50 meter ini. Mercusuar ini memiliki belasan lantai yang akan membuat wisatawan merasa mampu dalam melihat berbagai pemandangan yang terdapat di sekitar Pulau Lengkuas ini.
      Untuk merasakan pemandangan baru yang berbeda, tentu kamu dapat mencoba untuk menyambangi dan masuk ke dalam mercusuar yang satu ini.
      Secara spesifik, lokasi dari Pulau Lengkuas ini berada di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Keindahan panorama di pulau ini dihiasi dengan banyaknya batu granit yang unik.
      Selain itu, pasir putih dan air laut yang jernih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Lengkuas yang satu ini. Pulau ini memiliki luas yang tidak lebih dari satu hektar namun mampu menjadi magnet wisata bagi banyak pengunjung sehingga pulau ini tidak pernah sepi setiap harinya.
      Disekitar pulau terdapat batu-batu granit yang tersusun rapih, struktur batu-batu granitnya juga unik dan berbeda dengan tempat-tempat lain dengan kombinasi pantai yang berpasir putih dan pepohonan. Selain itu Pulau Lengkuas memiliki air alut yang benar-benar jernih, anda bisa dengan jelas melihat ke dasar laut termasuk ikan-ikan yang berenang di dalamnya.
       
      Nah, itulah dia penjelasan mengenai menyambangi berbagai destinasi wisata lokasi syuting Laskar Pelangi di Belitung. Menyenangkan sekali bukan ketika kamu dapat menyempatkan diri untuk berwisata sekaligus mengenal lebih dekat seperti apa kehidupan para Laskar Pelangi di zaman dahulu.
      Semoga artikel ini dapat menjadi panduanmu dalam mengunjungi berbagai destinasi wisata yang menyenangkan di Belitung.
      Happy traveling!