Hasdevi Agrippina Dradjat

Rekomendasi Hotel Bintang Lima di Solo

6 posts in this topic

Kota Solo merupakan kota yang kental dengan nuansa sejarah dan budaya yang sangat erat kaitannya dengan kebudayaan Jawa.

Di kota ini, kamu dapat melihat keraton, berbelanja batik dan kerajinan yang berkualitas, melihat atraksi Solo yang penuh dengan penuh keagungan, wayang kulit, kuliner yang lezat, dan tentunya berkomunikasi dengan masyarakatnya yang ramah.

Kota yang bernama resmi Surakarta ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Republik Indonesia atas keberadaan Kraton Surakarta Hadiningrat, yang merupakan negara/kerajaan mandiri sebelum Republik Indonesia diproklamirkan.

Kamu berencana ingin menjelajahi kota Solo yang menawan ini? Coba sambangi beberapa rekomendasi hotel bintang lima di Solo yang dapat kamu jadikan sebagai referensi berikut ini.

 

1. Alila Solo, Hotel Modern di Lokasi Strategis Laweyan, Solo

1.thumb.jpg.cb7a80431b00c9bc702da928d183

Alila Hotel Solo via Google

 

Inilah dia salah satu hotel berbintang lima di Solo yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Hotel ini adalah Alila Hotel Solo.

Hotel ini terletak di kawasan yang strategis, yaitu di sekitar kawasan Jalan Brigjend Slamet Riyadi. Lokasi tepat dari hotel ini adalah Jalan Brigjend Slamet Riyadi no. 562, Laweyan, Solo.

Alila Solo ini berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki dari Solo Square, dan menawarkan sebuah kolam renang outdoor. Solo Grand Mall dapat dijangkau dalam 5 menit berkendara, sedangkan Bandara Internasional Adisumarmo terletak sejauh 15 menit berkendara.

Para pengunjung juga sangat menyukai fasilitas hotel ini yang sangat baik dan ramah. Para pengunjung juga sangat menyukai pelayanan yang diberikan oleh staf hotel ini yang dapat melayani dengan sangat baik dan ramah.

Berikut ini adalah foto-foto fasilitas umum hotel ini:

2.jpg.673d8ef0c89ee232231e9b8f4c5f294a.j

Rooftop area via Agoda

3.jpg.91ea3c83116f53731fa2e6dcffee8dff.j

Meeting room via Agoda

4.jpg.807a05a8258454c45c67ee81a4014214.j

Ballroom via Agoda

5.jpg.06a6c8ca61838e72c253f31b29546fd5.j

Lobby via Agoda

6.jpg.247324eb2c029674900cdc8bda6d5376.j

Fitness center via Agoda

7.jpg.fe552150888c193e54a303d9a525b1f5.j

Kolam renang via Agoda

8.jpg.3b60ff5dc416d751e52ab824082fc438.j

Restoran via Agoda

 

Hotel ini memiliki interior yang sangat cantik dengan warna-warna gelap dan warna cokelat. Nuansa hotel sangat elegan hingga mampu membuat pengunjung nyaman berada di hotel ini.

Berikut ini adalah dokumentasi mengenai interior kamar hotel:

9.jpg.b2e31ee7606f25857a469818fdc4b73e.j

Interior kamar hotel via Agoda

10.jpg.8f2dc53e811ca57753db9da9b3cf1b51.

Interior kamar hotel jenis twin bed via Agoda

11.jpg.923418b3eb6236521c68cd721bde7251.

Interior seating area via Agoda

 

Kelebihan lain dari hotel ini adalah fasilitas wifi yang terdapat bukan hanya di kamarmu, tetapi juga di berbagai area public hotel ini. Hotel ini juga merupakan salah satu pilihan yang tepat bagi para traveling, terutama solo traveler.

Para pengunjung juga sangat menyukai tempat ini terutama yang untuk sekedar bersantai.

Hotel ini mendapatkan nilai 8,7 atau excellent menurut situs Agoda.

Informasi

Alamat       : Jalan Brigjend. Slamet Riyadi no. 562, Laweyan, Solo

No. telp      : (0271) 6770888

Rate           : Mulai dari 954.000 per malam. (Book Disini)

Fasilitas     : Lobi 24 jam, pelayanan antar jemput bandara, coffee shop, daily housekeeping, executive floor, meeting facilities, safety deposit boxes, smoking area, concierge, dry cleaning dan masih banyak lainnya

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

2. Lorin Hotel Solo, Hotel dengan View yang Keren

1.jpg.7abac61c173620efd444da47717a2dbc.j

Lorin Solo Hotel via Agoda

2.jpg.448adab40825cd7dc2388cde09936630.j

Exterior hotel via Agoda

 

Salah satu hotel berbintang lima di Solo yang dapat kamu jadikan sebagai referensi adalah Lorin Solo Hotel. Hotel ini adalah salah satu hotel bintang lima yang direkomendasikan Agoda dengan lokasi tepat berada di Jalan Adi Sucipto 47, Laweyan, Solo.

Para pengunjung sangat menyukai view hotel ini yang sangat baik. Ya, walaupun terlihat tua, tetapi pemandangan yang disajikan oleh hotel ini juga sangat baik dan bagus.

Hotel ini juga merupakan salah satu hotel yang sangat baik untuk wisata sehingga banyak pengunjung yang datang dengan tujuan untuk berwisata di sini.

Berikut ini adalah dokumentasi fasilitas umum di hotel ini:

3.jpg.a77b915e2108feb32a7f889bce020344.j

Meeting room via Agoda

4.jpg.50ba80d35251ff501d5b7b685a457db5.j

Spa via Agoda

5.jpg.30ad84fd1bfff2b0e65c544aadcce73e.j

Outdoor restaurant via Agoda

6.jpg.a1c423bc5efbc220952f5ecce368a5d7.j

Outdoor via Agoda

 

7.jpg.a12eb9337616fb76c605cef517e43985.j

Restoran via Agoda

 

Interior hotel ini berwarna simpel dan elegan dengan warna cokelat. Selain itu, nuansa hotel ini juga tradisional dan mampu membuat para pengunjung merasa nyaman berada di hotel ini.

Beberapa pilihan kamar yang tersedia di hotel ini adalah moderate dwangsa dan deluxe. Kamu juga dapat memilih preferensi tempat tidurmu baik berupa king maupun twin. Berikut ini adalah tampilan interior kamar hotel ini:

8.jpg.bb388f98014038b0b3488979fbc39b29.j

Interior kamar hotel via Agoda

9.jpg.90ca2d198183283c1a3262296b62c55d.j

Interior seating area dan twin bed via Agoda

 

Kelebihan lain dari hotel ini adalah factor kebersihan. Hotel ini sangat memperhatikan kebersihannya sehingga membuat para pengunjung merasa nyaman berada di hotel ini. Fasilitas wifi yang tersedia di hotel ini juga dapat kamu nikmati bukan hanya ketika kamu berada di dalam kamarmu, tetapi juga di public area.

Namun, kekurangan dari hotel ini adalah ukuran kamar yang tergolong kecil. Meskipun demikan, hotel ini memiliki nilai 7,4 atau termasuk dalam kategori very good menurut situs Agoda.

Informasi

Alamat       : Jl. Adi Sucipto no. 47, Laweyan, Solo

No. telp      : (0271) 7882000

Rate           : Mulai dari (0271) 724500 per malam. Sudah termasuk sarapan. (Book Disini)

Fasilitas     : lobi 24 jam, bar, coffee shop, jasa laundry, room service, jasa penjemputan bandara, restoran, jasa penyewaan sepeda, concierge, meeting facilities dan masih banyak lainnya

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

3. Sahid Jaya Solo Hotel, Pilihan Hotel Tepat di Kawasan Banjarsari

1.jpg.f93467d5efc7918110d6668d9bcd2866.j

Sahid Jaya Hotel via Agoda

 

Hotel berbintang lima selanjutnya yang dapat kamu jadikan sebagai referensi selama kamu berada di Solo adalah Novotel Hotel Solo.

Hotel ini adalah sebuah hotel yang terletak di kawasan Solo. Lokasi tepat dari hotel ini adalah di Jalan Gajahmada 82, Banjarsari, Solo.

Kebanyakan para pengunjung yang datang mengunjungi hotel ini merasa sangat senang dengan kenyamanan yang ditawarkan oleh hotel ini. Ya, para pengunjung merasa betah dengan nuansa interior hotel ini yang tradisional namun tetap menyenangkan.

Hotel ini juga sangat strategis karena terletak di kawasan Banjarsari. Ya, para pengunjung akan merasa lebih mudah untuk mencapai berbagai destinasi wisata yang terletak di kawasan Kota Solo.

Inilah dia dokumentasi fasilitas umum di hotel ini:

2.jpg.ca590813e1f20aa993796ed2ba879fd2.j

Interior lobby via Agoda

3.jpg.398882c087913711680d5442950a227b.j

Restoran via Agoda

4.jpg.b68401cf8765d7eebf9b6f1b57095e94.j

Fitness center via Agoda

5.jpg.016ffb941a3b5310afb44c7611042a8d.j

Kolam renang via Agoda

6.jpg.8fa0f6796f930290a41f1d7295bd2a4c.j

Bar and Lounge via Agoda

7.jpg.3aba2427d8fc12366836261d8bca64e8.j

Resepsionis via Agoda

8.jpg.381afcf6c18494c45d3aed945615bb54.j

Ballroom via Agoda

9.jpg.cf59b26c3fad75572afbd4057d27733b.j

Kolam renang via Agoda

 

Beberapa pilihan kamar yang tersedia di hotel ini adalah superior double, dan deluxe. Hotel ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wifi baik di dalam kamar maupun di area public.

Inilah dia tampilan dokumentasi interior kamar hotel ini:

10.jpg.e03cb7f578e069e3bf7910b9df0a530a.

Interior seating area via Agoda

11.jpg.ad512730ffc7f727d5e45afa2e0621b5.

Interior superior room via Agoda

12.jpg.9b8bddac8385194a945882d7da9efa38.

Kamar mandi via Agoda

13.jpg.d234dda15cdd04666739378ff24f24e0.

Interior kamar hotel via Agoda

 

Kamar hotel ini sudah dilengkapi dengan AC, TV dan juga kamar mandi pribadi. Selain itu, kamar di hotel ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas area duduk, wifi, kulkas, setrika dan masih banyak lainnya. Kamar hotel ini juga didominasi oleh warna-warna gelap dan cokelat.

Kelebihan lainnya dari hotel ini adalah lokasi hotel ini yang sangat strategis. Ya, para pengunjung dapat menjangkau berbagai lokasi wisata di Solo dengan sangat mudah karena hal ini.

Sementara itu, kekurangan dari hotel ini menurut reviewer adalah hotel ini tergolong sudah cukup tua sehingga dibutuhkan renovasi.

Menurut situs Agoda, hotel ini memiliki nilai 7,2 atau termasuk dalam kategori very good. Kebanyakan pengunjung akan merekomendasikan hotel ini atau berencana menginap lagi di sini ketika mereka memiliki kesempatan berkunjung ke Solo lagi.

Informasi

Alamat       : Jl. Gajahmada 82, Banjarsari, Solo

No. telp      : (0271) 6441444

Rate           : Mulai dari 393.000 per malam. (Book Disini)

Fasilitas     : lobi 24 jam, layanan penjemputan bandara, penyewaan mobil, binatu, dry cleaning, restoran, fitness center, kolam renang, jasa penyewaan sepeda, elevator, printer dan masih banyak lagi.

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

4. The Royal Surakarta Hotel Solo, Hotel Untuk Bisnis dan Wisata

1.jpg.2209b50608116501ca61d0592750d0a5.j

The Royal Surakarta via Agoda

 

Salah satu pilihan hotel yang dapat kamu jadikan sebagai referensi selama kamu berada di Solo adalah The Royal Surakarta Solo. The Royal Surakarta Solo adalah sebuah hotel yang didesain baik untuk kepentingan bisnis maupun wisata.

Hotel ini terletak di kawasan Pasar Kliwon. Lokasi hotel ini adalah di Jalan Slamet Riyadi no. 6, Pasar Kliwon, Solo. Hotel ini memiliki kamar berjumlah 150 kamar.

Kebanyakan para pengunjung yang datang mengunjungi hotel ini menyukai lokasi hotel ini yang sangat strategis. Ya, hotel ini terletak di kawasan utama Pasar Kliwon sehingga para pengunjung dapat mengunjungi berbagai destinasi wisata di kawasan Solo.

Para pengunjung juga sangat menyukai hotel ini yang bersih dan juga interior kamar yang modern. Hal ini membuat para pengunjung betah berada di hotel ini.

Para pengunjung juga sangat menyukai fasilitas kolam renang yang terdapat di hotel ini. Kolam renang di hotel ini didesain dengan sangat cantik dan cocok digunakan oleh berenang terutama bagi keluarga yang membawa anak kecil.

Sementara itu, inilah beberapa dokumentasi fasilitas umum di hotel ini:

2.jpg.419c6bf67481d53efa18559a1b1819cf.j

Meeting room via Agoda

3.jpg.3dfc76a79fddf9c87ebea249f8c22983.j

Ballroom via Agoda

4.jpg.8e136487e0332c40b700024d12ce44bd.j

Fitness center via Agoda

5.jpg.ec401a45ad9d809709346790d639d387.j

Kolam renang via Agoda

6.jpg.766bd28a606a087a5267603d5b41e947.j

Restoran via Agoda

7.jpg.0ba24156049fb0db4843e9a10e555611.j

Meeting room via Agoda

 

Hotel ini memiliki fasilitas yang cukup menunjang pengunjung yang datang dan menginap di hotel ini.

Beberapa pilihan kamar yang tersedia di hotel ini adalah deluxe room dan superior room. Ya, para pengunjung diberi kesempatan untuk memilih sendiri preferensi jenis tempat tidur yang akan digunakan untuk menginap di hotel ini.

Berikut ini adalah tampilan dokumentasi interior kamar hotel ini:

8.jpg.685cdc1d4878fdacbf7bc7cba893c5ae.j

Interior kamar hotel via Agoda

9.jpg.ca607a95eadfd34d2745d42ae76a23d7.j

Interior kamar hotel via Agoda

10.jpg.136f02d814c0c5650fd829df537fa5c7.

Kamar mandi pribadi via Agoda

 

Semua kamar di hotel dilengkapi TV layar datar, lemari es, dan minibar. Kamar mandi pribadinya menyediakan shower, pengering rambut, dan handuk. Beberapa unit dilengkapi sofa, pemutar DVD, dan bathtub. Selain itu, hotel ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wifi baik di kamar maupun di seluruh penjuru hotel.

Kelebihan lain dari hotel ini adalah factor value for money yang dimiliki oleh hotel ini. Ya, para pengunjung merasa bahwa uang yang mereka keluarkan telah sesuai dengan fasilitas yang mereka dapatkan selama berada di hotel ini.

Sementara itu, kekurangan dari hotel ini adalah rasa makanan di hotel ini yang kurang begitu lezat. Salah satu reviewer merekomendasikan agar hotel ini dapat menyajikan makanan yang lebih lezat lagi.

Menurut situs Agoda, hotel ini memiliki nilai 8,1 atau termasuk dalam kategori Excellent. Ya, para pengunjung kebanyakan merasa senang ketika berada di hotel ini dan berniat untuk menginap kembali di sini ketika memiliki kesempatan menyambangi Solo.

Informasi

Alamat       : Jalan Slamet Riyadi no. 6, Pasar Kliwon, Solo

No. telp      : (0271) 666111

Rate           : Mulai dari 439.000 per malam. (Book Disini)

Fasilitas     : penyewaan mobil, antar jemput bandara, penitipan bagasi, room service, lobi 24 jam, binatu, dry cleaning, business center, concierge, kolam renang, fasilitas rapat, shuttle service, room service, dan masih banyak lainnya

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

5. Kusuma Sahid Prince Solo Hotel, Hotel Tradisional di Banjarsari

1.jpg.dfc12ae69d5e84836f213f6b38958971.j

Kusuma Sahid Solo Prince Hotel via Agoda

 

Salah satu hotel di Solo yang dapat kamu jadikan sebagai referensi selama berada di Solo ini adalah Kusuma Sahid Solo Prince Hotel. Hotel bernuansa tradisional ini merupakan salah satu hotel berbintang lima yang terletak di kawasan Banjarsari. Lokasi hotel ini adalah di Jalan Sugiyopranoto 20, Banjarsari, Solo.

Para pengunjung sangat menyukai kebersihan hotel ini. Ya, hal ini membuat para pengunjung merasa nyaman ketika berada di hotel ini.

Para pengunjung juga sangat menyukai interior dan desain hotel yang bernuansa tradisional namun tetap menawan.

Berikut ini adalah tampilan beberapa fasilitas di hotel ini:

2.jpg.99af62a5b6833d4b0b923a5fb34199fe.j

Lobby via Agoda

3.jpg.cd3fc3790c39442836edb4a3308090cb.j

Fitness center via Agoda

4.jpg.2a21d78e00cd99009f14ea3fb147296d.j

Kolam renang via Agoda

5.jpg.f44e50f28c2d5d1fa0c42f64a3b2ccde.j

Meeting room via Agoda

6.jpg.a77b40aae0db178691cc1eca219d2525.j

Restoran via Agoda

7.jpg.bc2a7ed020d39cc55e975f6f70675697.j

Restoran via Agoda

8.jpg.b5ce827b991fe8843a1f689329b9781a.j

Restoran via Agoda

 

Interior hotel yang bernuansa chic dan elegan ini memiliki warna cokelat yang mendominasi. Selain itu, fasilitas hotel ini juga tergolong lengkap karena memiliki fitness center dan kolam renang untuk melengkapi hotel ini.

Beberapa pilihan kamar yang tersedia di hotel ini adalah cabana room dan bungalow.

Berikut ini adalah tampilan dokumentasi interior kamar hotel ini:

9.jpg.23559b030a85d515f5e735ac43f401ab.j

Interior kamar hotel via Agoda

 

Kelebihan lainnya di kamar hotel ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wifi yang akan memudahkan akses internetmu. Akses wifi ini dapat kamu nikmati bukan hanya di dalam kamarmu tetapi juga di area public hotel ini.

Sementara itu, kekurangan dari hotel ini adalah ukuran kamar mandi yang tergolong terlalu sempit. Sementara itu, hotel ini juga dirasa membutuhkan renovasi karena sudah tua.

Hotel yang memiliki kamar berjumlah 121 kamar ini tentunya dapat kamu jadikan sebagai pilihan selama kamu menginap di kota Solo. Nilai yang didapatkan oleh hotel ini adalah 6,7 atau termasuk dalam kategori good menurut situs Agoda.

Informasi

Alamat       : Jalan Sugiyopranoto no. 20, Banjarsari, Solo

No. telp      : (0271) 646356

Rate           : Mulai dari 339.000 per malam. (Book Disini)

Fasilitas     : dry cleaning, fasilitas rapat, faks, area bisnis, check in dan check out kilat, room service, lobi 24 jam, penyewaan mobil, antar jemput bandara, penitipan bagasi, binatu, fitness center, kolam renang dan wake up service.

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

Nah, itulah dia penjelasan mengenai rekomendasi hotel bintang lima di Solo. Happy traveling!

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 3/8/2016 at 7:21 AM, kyosash said:

wah keren nih Kusuma Sahid Prince, nice info :salut 

Hehe siap masss :)

On 3/8/2016 at 7:58 AM, HarrisWang said:

Wah, seharian disini juga kayaknya betah.

Duduk lagi, berenang lagi, duduk berjemur lagi, berenang lagi... gitu gitu seharian enak kayaknya hahahaha

Iya banget mas! Seru banget pasti yaaa hehe jadi pengen 

On 3/8/2016 at 9:49 AM, Jalan2 said:

@Hasdevi Agrippina Dradjat baru tau ada alila di solo, sangkain di bali aja :D

thanks reviewnya

Siap sama sama mas :)

11 hours ago, agnessantoso said:

boleh juga nih reviewnya, nabung dulu ah biar bisa ke sana

Siap mbak :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By satria11
      Kali ini ada video ttg perjalanan saya hihihi, ada 4 part sisanya bisa kunjungi channel sayaa....
       
       
      Soon Medan - Malaysia :>
    • By Titi Setianingsih
      Hay sahabat2 tercinta, para JJ’er apa kabar ? Sebenarnya apa siy yang jadi tujuan kita jalan2 ? Pasti bukan karena mau saingan kan ? Terus terang sejak masuk komunitas jalan2 saya jadi makin sering jalan2, tentu saja karena banyak informasi tentang tempat2 wisata di Indonesia dan Luar Negeri yang diposting para membernya jadi keinginan untuk berkunjung ke tempat itu makin menggebu. Nah sejak tahu bahwa postingan temen2 sangat bermanfaat / bisa dijadikan referensi jalan2 bagi pembaca, akhirnya saya punya keinginan lain, salah satunya kepengin posting hal2 baru yang bisa dijadikan referensi juga oleh orang lain. Hal2 baru bukan berarti tempat wisata baru, tapi bisa juga itinerary ke suatu tempat. Kebetulan saya beberapa kali dapat japri dari temen2, perihal itinerary ini, jadi kalau dia mau jalan di hari libur selalu nanya ke saya, pingin kearah Bandung sama anak2 cocoknya kemana ya ? Ada juga yang mau ke Bogor sehari bisanya kemana saja ya ? Bahkan ada yang nanya destinasi di luar Pulau Jawa, tentu saja saya hanya bisa jawab kota2 yang sudah pernah disinggahi saja. So, dengan hobby menulis ini, semoga bisa bermanfaat bagi teman2 travellers.
      Nah ide gila kali ini adalah kepengin jalan2 ke 3 propinsi di libur wiken bisa gak ya ? Jarak antar kota tentu saja sangat menentukan bisa / tidaknya. Pikir2, kalau untuk seputar Jawa masih bisa lah, dan melihat request temen2 banyak yang kepengin ke arah Jogya akhirnya saya buatlah itinerary ke 3 propinsi di tanggal 19-21 Januari 2018 dengan destinasi sekitar Solo, Pacitan dan Jogyakarta.
      HARI PERTAMA, 19 JANUARI 2018. 

      Hari pertama kami berpetualang didalam Kereta Api Brantas, dari Stasiun Senen jam 17.00 menuju Stasiun Solo Jebres jam 02.47, tiketnya murah meriah hanya Rp. 84.000 sudah sampai Solo. Kalau ada yang murah kenapa beli yang mahal to ?
      Alhamdulillah selama di kereta tidak ada kendala, berangkatnya tepat waktu sampainya juga tepat waktu, alhamdulillah. Sepanjang jalan masih disempatkan bercanda meski kereta full seat, tapi begitulah, Ibu2 kalau sudah ngumpul gak bisa diam.

       
      HARI KEDUA, 20 JANUARI 2018.
      1.       Sarapan Gudeg Ceker

      Ini kali yang kedua saya sarapan disini, gudeg ceker Bu Kasno yang berlokasi di Mertoyudan / dekat gereja Kristen Jawa di Jl Monginsidi, atau dekat SMA Negeri I Surakarta. Yang khas dari gudeg Bu Kasno adalah lauknya / daging ayamnya dari ayam kampung. Beraneka macam lauk bisa dipesan mulai dari daging yang di suwir2, kepala ayam dan ceker ayam, jeroan (ati rempelo)  juga telor ayamnya. Sedang asesories lainnya ada gudeg nangka, sayur kerecek, tahu tempe bacem dan  sambal. Kalau saya yang terbayang cekernya, dan jika belum sempat makan ceker di TKP maka bisa dibungkus. Beberapa teman sempat kaget karena ternyata 1 porsi ceker yang isi 10 buah harganya Rp. 40.000,-. Cekernya siy enak tapi ketika ingat harganya jadi ter-kaget2. Xixixixi
      Sehabis sarapan singgah di Masjid Karanganyar Solo untuk Shalat Subuh dan bersih2 badan serta ganti baju.
      2.       Curug Jumog

      Lokasi curug ada di desa Berjo, Kec Ngargoyoso Kab Karanganyar Jawa Tengah. Kalau bicara Karanganyar pasti banyak yang familier karena disitulah tempatnya wisata2 yang manarik mulai dari wisata alam dan wisata sejarah, yaitu banyak ditemukannya curug/air terjun beaneka dari yang sudah termashur seperti Tawangmangu juga sampai yang belum terkenal seperti Jumog ini. Tapi sekarang Curug Jumog sudah menjadi incaran para wisatawan dan menjadi pilihan wisatawan juga karena begitu sampai ke parkiran mobil tinggal jalan beberapa menit sudah sampai ke curug, jadi tidak perlu capai2 untuk mendapatkan spot yang cantik ini.

      Sepanjang jalan menuju curug juga disuguhi pemadangan yang indah, kali kali tempat mengalirnya air yang jatuh dari Curug Jumog. Begitu sampai ke atas, wow, emejing banged, tumpahan airnya lebar / bercabang 2 kemudian air yang turun ke kali juga menyerupai curug kecil, jadi kalau dari jauh curugnya terlihat bertingkat.
      Airnya jernih dan bersih jadi sangat cocok untuk ber-mandi2 disini, jika yang tidak mau bermain air maka bisa memakai mantel karena cipratan airnya cukup deras dan bisa membuat baju kita masah walau kita tanpa mendekati pusat pancuran air.

      Salah satu teman yang maniac banged sama air terjun langsung nyemplung dan membasahi rambutnya, walau sebenernya air pagi itu sangat dingin karena kami sampainya paling pagi, loketpun belum buka sebenernya.

      Ketika dirasa sudah puas mandi2, kami lanjutkan perjalanan menuju Pacitan, waktu tempuh Solo-Pacitan diperkirakan 4 jam.
      3.       Soto batok

      Suasana pagi itu agak mendung, gerimispun datang, tapi kami tetap menjalankan rencananya. Walau hujan tetap cuzz menuju Pacitan. Teman2 berkesempatan istirahat / tidur karena waktunya yang lumayan lama di perjalanan.
      Kurang lebih jam 9 kami meninggalkan Curug Jumog, ke Pacitan via Sukoharjo. Sepanjang jalan disuguhi pemandangan alam persawahan yang menghijau, asri sekali, hampir2 tergoda hati ini untuk turun dan berfoto, tapi ketika ingat tujuan masih jauh maka hati menjadi tak tergoda sedikitpun. Tapi menjadi  tergoda lagi ketika didepan mata kami ada sebuah warung yang bertuliskan Soto Batok, penasaran dong dengan namanya.  Lokasi tepatnya di Jl Karanganyar Km 2 Jumowono Sukarasa, masih di Sukoharjo ini. Tapi biasa kalau urusan perut gak bisa ditunda, jadilah kami serbu kuliner yang namanya unik ini.

      Dan memang tempatnya yang unik ternyata, sebuah mangkok yang terbuat dari batok kelapa. Kalau sotonya berkuah bening, dengan daging ayam di suwir2 dengan asesories beraneka sate seperti sate usus, sate telor puyuh, goreng2an dan kerupuk. Layaknya Soto Solo ada tambahan toge rebusnya. Harganya lumayan murah, per mangkok Rp. 6.000,- dan goreng2annya Rp. 500,- ber bijinya.
      Sudah hilang rasa penasarannya ketika sudah selesai makan Soto Batok. Memang pintar pemilik Soto Batok dalam menjaring pembeli, keunikan namanya yang punya nilai jual.

       
      4.       Goa Gong
      Secara administratif, Gua Gong berada di Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Gua ini berjarak sekitar 37 km dari pusat kota Pacitan ke arah barat (arah Wonogiri). Jadi kalau kami yang masuk ke Pacitan via Solo maka Kota Pacitan belum terlewati. Jalanan menuju Goa Gong berkelok-kelok dan naik turun, tapi jalanan sudah halus di aspal jadi nyaman.
      Mobil wisatawan mempunyai tempat parkir khusus, dan menuju goa disediakan ojek wisata dengan sewa Rp. 5.000,- tapi jika pulang / kembali ke tempat parkir tidak boleh naik ojek.

      Tiket masuk wisata seharga Rp. 15.000,- untuk orang dewasa dan Rp. 5.000,- untuk anak2,  kemudian jika hendak menyewa senter juga Rp. 5.000,- per buah, ada juga jasa guidenya sebesar Rp. 30.000,-
      Tidak seperti kebanyakan goa, di Goa Gong banyak terdapat sumber airnya atau dalam Bahasa Jawa disebut sendang. Namanya ber-macam2 sesuai dengan manfaatnya (menurut keyakinan masyarakat setempat, siapa saja yang meminum air sendang akan memperoleh manfaat masing2 sesuai nama sendang itu, ada yang awet muda juga ada yang mendapatkan kemuliaan hidup). Tapi ini mythos ya, jadi kita tidak wajib melakukannya.
      Memasuki seluruh ruangan goa bisa menghabiskan waktu sekitar 2 jam, apalagi Ibu2 yang maunya disetiap sudutnya maunya berfoto, bisa lebih 2 jam. Itulah sebabnya dari awal emmasuki gua diingatkan tentang waktunya ini, jangan sampai rencana selanjutnya menjadi kacau balau.

       
      5.      Sungai Maron
      Ketika saya menghubungi basecamp Sungai Maron via telepon, operatornya bilang bahwa waktu yang tepat untuk caving Sungai Maron itu pagi hari, supaya airnya masih jernih sehingga viewnya bagus, juga agar terhindar dari hujan yang biasanya turunnya di sore hari.
      Tapi kata driver, berhubung lokasinya satu arah dengan Goa Gong alangkah baiknya untuk dicoba, itulah sebabnya maka ketika didalam goa diusahakan disiplin waktu.
      Dan memang dekat jarak antara Goa Gong dan Sungai Maron, kurang lebih 45 menit sampai ke Sungai Maron setelah menempuh jalanan yang menanjak extreme, kami sempat berdoa jangan sampai mesin mobil mati ketika pas menanjak itu. Deg2an sudah pasti, tapi alhamdulillah Driver kami luar biasa.
      Lokasi Sungai Maron ada di desa Darsono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, memang benar, ketika kami dating sore2 air sungai berwarna cokelat, nampaknya sisa banjir Pacitan masih terlihat dengan adanya lumpur2 di ranting2 pohon disepanjang sungai. Bisa dibayangkan banjir Pacitan lumayan tinggi, dan banyak rumah2 warga yang dekat sungai pada kemasukan air bah.
      Kami sewa 3 perahu, masing2 perahu isi 4 penumpang dan 1 pengemudi / pemilik perahu. Sewa per perahu Rp. 100.000,- PP kurang lebih menyusuri sungai dalam waktu 45 menit hingga menuju Pantai Ngiroboyo. Jika akan bersandar di pantai untuk ber-foto2 maka nambah biaya tiket Rp. 5.000,- per orangnya.
      Tiada detik tanpa berfoto, karena hanya itulah bukti dari jalan2 kami. Cuaca lagi kurang bersahabat gaees, mendung bergelayut di langit, ngeri jika tiba2 hujan sementara kami masih dipinggir pantai dan harus pulang menyusuri sungai,,,ah pasti akan sangat mencekam. Kamipun buru2 pulang, dan alhamdulillah, gerimis mengundang, kamipun cepat2 masuk mobil untuk kemudian cuzz meninggalkan desa Darsono.
      6.      Pantai Klayar

      Pantai klayar ini berada di desa Kalak, Kecamatan Donorejo, Kab Pacitan. Sebenernya kami berencana mau kejar sunset disini, krn kalau lihat foto2 sunset Pantai Klayar cukup bagus, tapi apa daya karena cuaca mendung jadi gak kebagian sunset. Masih gerimis kecil ketika sampai sini, tapi teman2 masih sempat guling2an di pasir, mungkin gemas lihat pasirnya yang putih kecoklatan.
      Ditawari bonceng motor beroda 3 untuk menuju air mancur di tengah laut juga tidak berani, karena dalam kondisi gerimis dan gelap karena mendung suasana di lokasi sangat sepi. (Takut dibawa lari xixixixi).
      Padahal air mancur di antara batu2 karang merupakan keunikan alam tersendiri, saying moment itu dilewatkan begitu saja, semoga lain waktu bisa kesini lagi, yang penting kali ini terpuaskan dengan hanya ber-main2 air dan pasir pantai.
      Gerimis itupun akhirnya berubah menjadi hujan, pelan2 kami menuju hotel tempat kami menginap yang lokasinya dekat kota, ternyata tempatnya lumayan jauh kalau mau menuju kota. Sempat juga kami melintasi perkebunan, sepi, ditambah lagi karena ternyata seluruh Pacitan sedang mati lampu. Gelap gulita menemani perjalanan kami, driver dengan sabarnya berkendara dan sepertinya dengan lapang dada menghadapi suasana malam yang mencekam ini.
      Begitu sampai di hotel apa daya, mati listrik membuat segala yang kami angan2kan menjadi buyar seketika, gelap dan tanpa air menyala di kamar mandi merupakan sesuatu yang menyiksa, kamipun akhirnya meninggalkan hotel untuk kemudian bali menuju Jogya.
      Keputusan inipun dirundingkan dengan alot, karena hotel sudah kami bayar, dan uang tidak kembali. Di malam itupun (sambil makan malam), kami hunting homestay via traveloka dan dapat homestay disekitar Pekuncen Jogyakarta. Dalam gerimis kami mencari lokasi homestay yang ternyata tidak mudah. Lagi2 driver yang baik itu masih terlihat legowo mengantar kami dan menemani kami hingga dini hari.
      HARI KETIGA, 21 JANUARI 2018.

      1.       Soto Kadipiro

      Pagi ini kami ada di Propinsi DI Jogyakarta, apa yang terlintas di otak kita ketika bangun tidur dan tiba2 ada di Jogya ? Yang per-tama2 terpikir adalah kuliner, itulah sebabnya maka kami memutuskan untuk sarapan di Soto Kadipiro. Bayangan ayam kampung dan jeroannya yang menggoda. Dengan suasana pagi yang masih gerimis, pastilah akan pas jika sarapannya panas2 gini. Cuzz lah kami ke Soto Kadipiro yang ada di Jl Wates No 33 Jogyakarta. Sudah beberapa kali kami kesini tapi gak ada bosan2nya, enak, legit dan mengeyangkan tentunya.  
      2.       Persawahan Songgo Langit
      Selesai sarapan kami menuju Desa Dlingo yaitu mengejar spot foto yang lagi kekinian yaitu sebuah  persawahan. Lokasinya ada di Songgolangit Sukarame Dlingo Mangunan, termasuk wisata baru karena pas kami kesini masih gratis tapi boleh isi kotak seikhlasnya untuk tujuan pengembangan, yang mbangun mahasiswa KKN. Terdapat persewaan caping bagi yang mau berfoto ala2 petani. Ketika kami sampai sini, situasi sawah lagi cantik2nya, daunnya menghijau bak permadani jadi pas banged buat selfie. Gerimis kecil tak menghalangi kami untuk tetap menuju lokasi, toh tempat berfotonya gak becek karena kita bediri di atas jembatan bamboo yang sengaja dibangun di atas persawahan dengan bentuk LOVE. Cukup istagramable kalau mau pinjam istilah anak muda. Dan ternyata pagi2 juga sudah banyak yang dating di lokasi ini. Gak akan bosan2 memandangi hamparan hijau yang cantek ini, jika belum Lelah ingin rasanya berbaring di jembatan bambu sambil memandang matahari….(lebay ya ?)

      3.       Kebun Buah Mangunan

      Masih di desa Mangunan / berdekatan dengan lokasi persawahan terdapat Kebun Buah Mangunan, awal dibangun memang merupakan Kebuh Buah, banyak terdapat jenis buah2an yang ditanam, namun belakangan banyak sekali spot2 gardu pandang yang dibangun dikarenakan area ini mempunyai keindahan tersendiri ketika sunrise dan sunset. Iya..kita bisa menikmati keduanya di lokasi yang sama. Paduan antara pegunungan, awan, pepohonan, sungai dan kabut di pagi hari sangat memanjakan para wisatawan. Itulah sebabnya akhirnya tempat ini dijuluki Negeri Di atas Awan, meski ketinggiannya hanya 200 mdpl.
      Banyak sekali spot foto disini, silahkan pilih se-puasnya. Kalau kami karena hari ini juga harus kembali ke Jakarta, maka tidak bisa lama2 disini, setelah puas foto2 dan makan siang mie2an (karena tdk ada menu maski yg nendang) kamipun melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Lempuyangan sekalian mencari makan siang di sekitar stasiun.
      Puas rasanya hanya 2 hari bisa berkeliling di 3 propinsi, dan badan ini terasa Lelah. Walau bagi kami merupakan trip yang dipaksakan tapi kami puas bisa melaluinya dengan sukses. Ya dipaksakan, 3 propinsi loh, jarang2 kan ? Kalau teman2 ada yang pingin ikutin itinerary ini silahkan, total cost hanya sekita Rp. 700.000an sudah termasuk tiket kereta api PP dari Jakarta Jogya, sewa mobil Hi Ace, tiket wisata, homestay, makan masing2. Cukup efisien kan ?
       
      Terima kasih untuk yang sudah meramaikan acara kita kali ini, Salam Jalan2 Indonesia !
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Taipei merupakan kota terbesar di Taiwan yang memiliki banyak destinasi wisata dan menarik untuk kamu kunjungi. Banyak perusahaan industri dan jasa termasuk peralatan listrik dan elektronik, tekstil, logam, pembuatan kapal, dan motor yang menempatkan kantor pusatnya di sini.
      Kota Taipei termasuk kota yang paling besar dan banyak penduduknya di Taiwan. Saat ini, kota Taipei ini dijadikan sebagai ibukota sementara Republik Cina.
      Kota Taipei terletak di dataran rendah Taipei dengan dikelilingi oleh pegunungan terutama bagian utara, timur dan tenggara. Nah, penasaran ingin segera menjelajahi Taipei? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam melihat lebih dekat Taipei di Taiwan.
       
      Penerbangan Menuju Taipei

      Penerbangan Menuju Taipei via Bandarasoekarnohatta
       
      Nah, untuk menuju Taipei, kamu dapat melakukan perjalanan dengan pesawat terbang dari Jakarta menuju Taipei. Terdapat dua penerbangan setiap hari yang melayani rute Jakarta menuju Taipei. Sesampainya di Taipei, kamu akan tiba di Taoyuan International Airport.
      Rata-rata waktu perjalanan yang kamu butuhkan dari Jakarta menuju Taipei adalah sekitar 5 jam 30 menit. Maskapai penerbangan yang melayani penerbangan dengan rute tersebut adalah China Airlines dan Eva Air.
       
      Sekilas tentang Taipei

      Sekilas tentang Taipei via Wikimedia
       
      Taipei beriklim subtropis dengan suhu rata-rata 20 derajat celcius sepanjang tahunnya. Suhu terendah pada waktu musim dingin dapat mencapai 6 derajat celcius sedangkan di musim panas mencapai sekitar 34 derajat celcius.
      Waktu terbaik untuk menyambangi Taipei adalah sekitar akhir Oktober hingga Januari. Pada waktu-waktu tersebut biasanya cuaca di Taipei cenderung sejuk dan nyaman sehingga sepi turis.
      Pada Februari hingga April, Taipei cenderung turun hujan sementara taifun sesekali melanda pada Mei hingga Oktober.
      Sementara mengenai masalah transportasi publik, sistem transportasi di kota Taipei tertata dengan baik dan perencanaan yang teratur. Jaringan Mass Rapid Transit (MRT) Taipei memudahkan pengunjung untuk mengagumi pemandangan kota.
      Walaupun sistem busnya tergolong sulit untuk dinavigasi, namun peta-peta yang menunjukkan halte-halte bus dapat kamu temukan di stasiun-stasiun MRT. Ongkos NT$15 untuk sebagian besar rute pusat kota. Kartu prabayar EasyCard untuk MRT maupun bus kota dijual seharga NT$500 (NT$300 untuk anak-anak; keduanya termasuk deposit NT$100).
      EasyCard sendiri tersedia di mesin kartu stasiun MRT dan toko-toko tertentu seperti 7-Eleven, FamilyMart, dan Starbucks.
       
      Memilih Penginapan di Taipei

      Menyambangi Ark Hotel Changan via Hotel R
       
      Setelah puas memilih penerbangan selama berada di Taipei, selanjutnya kamu dapat memilih tempat penginapan selama kamu berada di Taipei. Nah, salah satu penginapan yang mungkin dapat menjadi referensimu adalah Ark Hotel Changan yang satu ini.
      Lokasi hotel ini terletak di 3F, No. 246, Section 2, Changan East Road, Zhongshan District, 10492 Taipei, Taiwan.
      Nah, ketika memasuki kawasan hotel ini, kamu akan melihat desain yang simpel dan juga elegan. Selain itu, kamu tidak perlu khawatir masalah lokasi karena hotel ini berada di kawasan lokasi yang strategis.
      Terdapat banyak sekali objek wisata menarik di sekitar kawasan Ark Hotel Changan yang dapat kamu sambangi dengan berjalan kaki beberapa menit. Beberapa objek wisata tersebut adalah Liaoning Street Night Market, Breeze Center, Taipei Arena, dan SOGO Department Store. Bila ingin pergi lebih jauh, Nanjing Fuxing Metro Station bisa ditempuh hanya dalam 4 menit berjalan kaki.
      Beberapa fasilitas yang tersedia di hotel ini misalnya adalah AC, TV kabel, mesin kopi, sandal kamar, hair dryer serta masih banyak lainnya. Hotel ini juga menyediakan fasilitas seperti restoran, rental mobil, laundry, perpustakaan, hingga akses wifi gratis. Bagaimana? Menyenangkan sekali, bukan?
       
      Menyambangi Menara Taipei 101

      Menara Taipei 101 via Gamaantara
       
      Untuk mengawali perjalanan wisatamu selama berada di Taipei, kamu dapat memulainya dengan menyambangi Menara Taipei 101 yang satu ini. Menara Taipei 101 adalah sebuah gedung pencakar langit yang terletak di pusat kota Taipei.
      Menara ini terletak sekitar beberapa blok dari Taipei World Trade Center. Menara ini memiliki 101 lantai. Nah, jika kamu ingin melihat Taipei dari ketinggian 506 meter, kamu dapat mencoba untuk menaiki gedung ini hingga lantai ke 91.
      Untuk mencapai lantai tersebut, kamu dapat menaiki lift yang merupakan lift tercepat menurut Guiness Book of Records. Lift ini mampu mengantarkanmu dari lantai satu ke lantai 91 dalam waktu sekitar 37 detik.
      Hingga tahun 2007, Menara Taipei 101 ini tercatat sebagai gedung tertinggi di dunia sebelum dikalahkan oleh Burj Al Khalifa. Namun, sampai saat ini gedung ini masih tercatat sebagai gedung tertinggi di dunia yang ramah lingkungan.
      Para insinyur yang membangun gedung ini membuat perbaikan pada sistem energy untuk pemanasan, pendinginan, dan ventilasi udara yang semuanya dibuat menjadi ramah lingkungan. Tujuannya adalah untuk penghematan.
      Menara Taipei 101 kemudian mendapatkan predikat LEED Platinum yang merupakan sertifikasi dan penghargaan tertinggi bagi bangunan yang menerapkan sistem eco-friendly.
       
      Mengunjungi Kuil Long Shan

      Kuil Long Shan via Cina Panduanwisata
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Taipei yang sayang untuk kamu lewatkan. Destinasi wisata ini adalah Kuil Long Shan.
      Kuil ini merupakan salah satu kuil yang ramai dikunjungi untuk berdoa. Meskipun demikian, banyak juga pengunjung yang datang menyambangi kuil ini untuk sekedar berfoto.
      Kuil Long Shan sendiri adalah salah satu bangunan kuno yang sangat populer di Taipei. Kuil yang dibangun pada tahun 1783 ini berfungsi sebagai tempat ibadah sekaligus sebagai tempat berkumpul warga yang tinggal di sekitar kawasan kuil.
      Daya tarik utama Kuil ini terletak pada desainnya yang khas dengan atap berwarna merah yang berhiaskan patung makhluk-makhluk mitologi seperti naga dan phoenix.
      Nah, meskipun demikian banyak juga pengunjung yang datang menyambangi tempat ini untuk sekedar berfoto. Tidak ada biaya yang dikenakan jika kamu ingin menyambangi kuil ini alias gratis.
       
      Mengunjungi Gedung Memorial Chiang Kai Sek

      Mengunjungi Gedung Memorial Chiang Kai Shek via Cina Panduanwisata
       
      Nah, bagi kamu yang masih ingin menjelajahi Taipei, selanjutnya inilah dia destinasi wisata yang dapat kamu perhitungkan. Destinasi wisata ini adalah Gedung Memorial Chiang Kai Shek.
      Gedung memorial ini tercatat juga sebagai landmark kota Taipei. Terdapat banyak acara nasional yang diselenggarakan di gedung yang satu ini. Di gedung memorial ini, kamu dapat mempelajari tentang Chiang Kai Shek yang juga merupakan pemimpin Taiwan pada abad ke 20.
      Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Chiang Kai Shek, kamu dapat mengunjungi museum yang terletak di bagian bawah gedung ini. Di tempat ini terdapat patung Chiang Kai Shek, serta pemandangan taman hall yang dihiasi dengan keramik-keramik bercita rasa Cina. Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama mengunjungi Taipei, kamu dapat juga memanfaatkan waktumu untuk mengunjungi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Mengunjungi Yamingshan National Park

      Mengunjungi Yamingshan National Park via Images Travel
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Taipei yang tentu saja sayang untuk kamu lewatkan. Destinasi wisata yang satu ini adalah Yamingshan National Park.
      Yamingshan National Park adalah taman nasional ketiga yang diresmikan oleh pemerintah Taiwan pada tahun 1985. Taman nasional ini dipenuhi oleh berbagai vegetasi serta kebun bunga sakura yang indah.
      Yamingshan Park terkenal dengan kebun bunga sakura, pemandian air panas, fumarol dan trek hikingnya. Trek hiking yang terkenal salah satunya adalah gunung Qixing atau Seven Star Mountain. Gunung ini berada di tengah-tengah Yangmingshan National Park dan merupakan gunung tertinggi di Taiwan. Trek hiking yang ada di Yangmingshan memiliki beragam ketinggian mulai dari 200 meter sampai 1120 meter.
      Yamingshan terkenal dengan keindahan alamnya. Yamingshan terkenal dengan iklimnya yang tropis, yang membuat taman nasional ini menjadi ideal sebagai tempat tumbuh banyak vegetasi indah di sini.
      Bagi kamu yang menyukai wisata sejarah, kamu dapat mengunjungi Lin Yutang House yang merupakan tempat wisata terkenal di Yangmingshan. Di sana, kamu dapat menyaksikan keindahan arsitektur bangunan rumah sekaligus mengunjungi kafe untuk melepas lelah.
      Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Taipei, jangan lupa untuk menyempatkan diri menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Menyambangi Pasar Malam Shilin

      Menyambangi Pasar Malam Shilin via Culinaryntravelmania
       
      Masih ingin menjelajahi dan mengeksplor Taipei? Kali ini, kamu bisa menyempatkan diri untuk menyambangi pasar malam Shilin yang satu ini.
      Shilin ini sendiri terkenal sebagai salah satu pasar malam yang tersohor di Taipei. Tempat ini juga terkenal dengan sebutan “rajanya pasar malam”.
      Di tempat ini kamu dapat menyaksikan ratusan kios kuliner yang sudah menjajakan dagangannya di sini hingga pagi buta. Lebih dari 500 kuliner Taiwan sudah dapat kamu nikmati di sini.
      Kuliner yang tersedia di pasar malam ini antara lain adalah Fried Chicken Steak, Oyster Omelette, Tempura, Pearl Milk Tea, juga Stinky Tofu. Stinky tofu terkenal sebagai salah satu kuliner yang paling digemari di kawasan Asia Timur.
      Taiwan menyediakan ratusan street foods yang sangat banyak dan digadang-gadang mampu menaklukan Singapura. Untuk itu, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi makanan khas Taiwan ketika menyambangi tempat ini.
      Pada pukul 23.00, biasanya kawasan ini menjadi cukup sepi karena terjadi pergantian kloter. Ya, pedagang biasanya berganti dengan pedagang lainnya di sini. Selepas tengah malam, Shilin Night Market ini dibuka kembali hingga pukul 02.00 malam keesokan harinya.
      Atmosfer suasana yang tercipta di Shilin Night Market ini begitu hangat dan mampu menyebabkan banyak orang baik penduduk lokal maupun para wisatawan memilih datang dan berkumpul di tempat ini.
      Ya, untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Taipei, jangan lupa untuk menyambangi Shilin Night Market yang satu ini.
       
      Mengunjungi Pasar Malam Shida

      Menyambangi Pasar Malam Shida via Traveldetik
       
      Bagi kamu yang masih ingin mengetahui pasar malam lainnya yang tersedia di Taipei, kamu dapat mencoba untuk menyambangi pasar malam Shida yang satu ini.
      Sesuai dengan namanya, pasar ini memang baru akan menjadi semakin ramai ketika hari sudah menjelang malam.
      Lokasi pasar malam Shida tergolong sangat strategis sehingga memudahkan aksesibilitasmu. Jika kamu menggunakan jasa transportasi MRT, kamu bisa turun di Stasiun MRT Taipower Building di Exit 3.
      Dan jika Anda menggunakan bus, bisa turun di halte National Taiwan Normal University, Roosevelt Road Intersection. Kedua moda ini sangat dekat dengan Shida Night Market. 
      Kawasan pasar malam Shida ini juga sudah sangat dikenal bukan hanya oleh penduduk lokal namun juga oleh berbagai wisatawan yang datang menyambangi tempat ini.
      Tidak heran jika pasar ini tergolong sangat ramai terutama jika sudah menjelang akhir pekan. Banyak kios dan pertokoan di tempat ini sudah mulai buka pada pukul 17.00 setiap harinya.
      Di tempat ini terdapat beberapa jenis makanan yang dapat kamu coba seperti es campur ala Taiwan, creepes manis, takoyaki, es jeruk dan masih banyak lainnya. Bagi kamu yang masih ingin berburu kuliner khususnya di malam hari, dapat mencoba untuk menyambangi pasar malam yang satu ini.
       
      Melihat Lebih Dekat Pemandian Air Panas Beitou

      Air panas Beitou via Cina panduanwisata
       
      Masih ingin menjelajahi Taipei? Kali ini kamu dapat mencoba untuk menyambangi air panas Beitou yang satu ini.
      Air panas Beitou ini merupakan salah satu destinasi wisata yang paling populer dan membuat banyak orang seringkali menyempatkan diri untuk menyambangi destinasi wisata yang satu ini. Sebagian besar fasilitas air panas dan atraksi buatan manusia di daerah Beitou didirikan di tempat ini ketika Jepang menduduki wilayah ini.
      Beitou Hot Springs memiliki nilai pH 2,5-6,5 dengan suhu bervariasi antara 37 derajat Celcius dan 40 derajat Celcius. Pada dasarnya air ini terdiri oleh tiga komponen, hijau sulfur (sulfat), belerang putih (Copperas), dan belerang besi (karbonat).
      Tidak jauh dari tempat ini, kamu juga dapat menikmati Tiwan Folks Arts museum. Tempat ini merupakan salah satu tempat yang tepat untuk mengeksplorasi salah satu bangunan kayu khas Jepang yang terkenal di Taiwan.
      Tidak jauh dari situ, kamu juga dapat menemukan Puji Temple. Puji Temple adalah sebuah kuil Jepang yang sampai saat ini masih bisa dapat dilestarikan. Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Taipei, jangan lupa untuk menyempatkan diri dan menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Mengunjungi National Palace Museum

      Mengunjungi National Palace Museum via Images Travelmedia
       
      Inilah dia destinasi wisata di Taipei yang dapat kamu sambangi selanjutnya. Destinasi wisata ini adalah National Palace Museum.
      National Palace Museum merupakan museum yang tergolong sangat megah dan berada di Taipei. Museum ini memang menjadi salah satu museum yang terkenal. Banyak pengunjung yang datang untuk melihat lebih dekat salah satu museum istana nasional indah yang terdapat di Taipei ini.
      Museum ini menyimpan berbagai koleksi barang antik yang berasal dari Cina dan Taiwan. Di tempat ini juga tersedia berbagai macam pahatan giok dan pahatan perahu yang dibuat dengan sebutir biji zaitun sebagai bahannya.
      Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama menjelajahi Taipei jangan lupa untuk menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai melihat lebih dekat Taipei di Taiwan. Sebagai salah satu kota terpadat di Taiwan ini memang memiliki banyak destinasi wisata yang tentu menarik untuk kamu sambangi.
      Untuk itu, jangan lupa untuk memasukkan Taipei dalam daftar tempat yang akan kamu sambangi berikutnya. Semoga panduan wisata ini dapat membantumu dalam memilih berbagai destinasi wisata terbaik selama berada di Taipei.
      Happy traveling!
    • By Dewi Calico
      안녕하세요... Haaaiii, aku muncul lagi dan membawa cerita.
      Kali ini tentang sebuah Villa & Spa di Solo.
      Meskipun bukan di Solo Kota,
      Karena ini sudah masuk Kabupaten sukoharjo.
      Tetapi lebih di kenal dengan Solo Baru.
      Meskipun bukan di Solo kota, tapi disini itu aku merasa bahwa sangat nyaman.
      Tidak terlalu padat gedung-gedung, tetapi masih dekat dengan Mall-Mall.
      Jadi kalo pengen hangout di Mall gitu gampang.
      Ada The Park, Hartono Mall, serta dekat juga dengan Rumah Sakit Dokter Oen.


      Namanya adalah RUMAH BATU VILLA & SPA.

       
      Hal pertama kali yang aku rasakan saat sampai disini adalah.
      Aku sangat senang, melebihi expectations aku sebelum tiba disini.
      Nyaman banget.
      Nuansa Traditional tapi ga kuno banget, ada campuran unsur modern yang bikin keren.
      Tenang dan teduh banyak pepohonan.
      Aduh gillaakk ini seru banget, tempat untuk melepas penat & stress.
      Dan tentu saja banyak spot keren untik berfoto.

               
      Namanya Rumah Batu, that's why banyak batu-batu untuk jalan setapak dan exterior building nya.
      Meski banyak pohon,
      Tapi tetap yaaa terjaga banget kebersihan dan kerapian pohonnya.
           

      Disini itu seru banget Pool nya.
      Memang awalnya terasa aneh karena air nya asin, persis dengan air laut.
      Why ??
      Padahal kan jauh dari laut.
      And finally aku menemukan jawabannya.
      Memang sengaja dikonsep seperti air laut yang mengandung garam.
      Biar apa ??
      Supaya orang yang abis berenang itu badannya segar.
      Karena garam kan mengandung mineral dan segala macamnya yang bikin badan lebih segar.

           

      Menu breakfast nya enak, aku suka.
      Sebelum disajikan Bfast menu.
      Akan disajikan Tea or Coffee.
      Aku memilih untuk Tea time dahulu, sambil menunggu makanan utama selesai dimasak.
      Waktu itu aku memilih Continental meal.
          Menu Continental meal yang aku pilih terdiri dari:
      - Sunny side up, French Fries, Sausage.
      - Toast Bread or French Toast.
      - Jam & Butter.
      - Slice Fruit or Fresh Juice.
      - Bubur Kacang Ijo / Sweet Mung Bead Porridge.
         
      Untuk kamar hotel.
      Kamarnya luas, fasilitas lengkap.
      Bed nya juga enak banget.
      Maaf yaaa ga banyak foto kamarnya.
      Room nya ada di lantai satu dan lantai dua.
      Pas itu aku pilih yang di depan kolam renang, double bed.
       

      Waktu aku chek-in itu prosesnya cepat dan ga ribet.
      Dan ga perlu pake uang deposit.
      Oiya disini selain ada SPA, juga ada SHOP.
      Shop menjual merchandise semacam baju, tas, dompet, topi sampai barang antik.
       
      Untuk rate per night.
      Aku kemarin dapat harga 400 Ribu lebih sedikit.
      Ga sampai 500 Ribu.
      Dengan rate segitu tuh sangat luar biasa banget karena pelayanan memuaskan, staff ramah, kamar nyaman, fasilitas bagus dan terawat, tempat nyamam dan bersih, Bfast menu juga enak.


      Dan inilah alamatnya:

      RUMAH BATU VILLA & SPA.
      Jl. Ovensari Raya No.8, Kadilangu, Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57556
           
    • By maipura
      Ada museum baru di Kota Solo, baru diresmikan oleh Bapak Presiden Jokowi pada tanggal 9 Agustus yang lalu. Namanya Museum Keris Nusantara. Kebetulan saya pas lagi ada di Solo minggu lalu, jadi deh kita sempatkan mampir mengunjungi Museum ini sebelum pulang kembali ke Sumatera.
      Lokasi Museum Keris ini ada di pusat kota, gak jauh dari taman Sriwedari, bersebelahan dengan stadion di Jalan Bhayangkara. Kalau lewat jln. Slamet Riyadi, pas pertigaan Sriwedari belok kiri, Museum nya ada di ujung jalan pas perempatan. Gak akan mungkin kelewatan lah. :)
      Harga tiket masuknya berapa? nah selama bulan Agustus ini, tiket masuk ke Museum Keris masih gratis, namun mulai september nanti katanya harga tiketnya Rp.6000 / orang.
      Museum ini merupakan gagasan pak Jokowi sewaktu beliau masih menjadi walikota Solo. Namun pembangunan gedung museum ini baru dimulai secara bertahap sejak tahun 2013. Gedung Museum Keris ini terdiri dari 1 basement yang dimanfaatkan sebagai tempat parkir, dan 4 lantai sebagai ruang pamer. Terdapat lift yang menyambungkan semua lantai-nya. Jadi kalau capek naek tangga, bisa naek lift.

      Lantai 1
      Di lantai ini fungsinya sebagai lobi, soale gak ada keris yang dipajang disini. Cuman ada ruang Audio Visual di sisi sebelah kanan dan kiri dari pintu masuk. Loket pengunjung juga ada disini, disebelah kanan dari pintu masuk kemudian bagian informasi ada di sebelah kiri dari pintu masuk.
      Lantai 2
      Di lantai 2 kita mulai bisa menikmati koleksi dari Museum Keris ini. Dan saya yang gak paham sema sekali soal keris. Di lantai 2 ini kita akan paham dan mengerti lebih dalam soal keris. Karena di lantai ini disuguhkan juga informasi tentang keris dan bagian-bagian keris, apa itu pamor, jejeran, luk dsb.
      Di lantai 2 ini juga ada tempat bermain untuk anak-anak dan perpustakaan. Koleksi buku-bukunya tidak jauh dari masalah keris dan budaya baik tentang kota Solo maupun kota-kota lain di Indonesia. Tapi sepertinya koleksi bukunya perlu diperbanyak, soale rak nya masih banyak yang kosong.



       
      Lantai 3
      Lantai ini selain memajang beberapa koleksi keris ada juga diorama-diorama. Antara lain diorama pembuatan keris dan  diorama ritual saat akan membuat keris. Selain itu di dinding  ada informasi proses pembuatan keris dan rangkaian sesaji ketika akan membuat keris.


       
      Lantai 4
      nah, lantai 4 ini merupakan ruang pamer utama, disini selain keris dari tanah jawa, ada juga keris dari bali, sulawesi dan sumatera. Selain keris ada juga beberapa koleksi tombang dan parang. Karna museum ini tidak mengkhusus kan keris dari Jawa saja, namanya kan Museum Keris Nusantara. walapun memang umumnya orang mengenal keris itu dari Jawa. Tapi ternyata ada juga keris dari Sulawesi dan Sumatera.

       

      Di lantai 4 ini saya ngobrol banyak dengan seorang bapak yang saya pikir petugas museum. Beliau berkata keris yang dipajang disini merupakan hibah dan pinjaman dari pribadi, tertulis di keterangan masing-masing keris yang dipamerkan. Dan katanya lagi masih ada sekitar 300-an lagi koleksi keris yang masih akan dipamerkan. Dan ada kabar bahwa pemerintah Belanda akan menyerahkan koleksi keris yang mereka miliki untuk kemudian disimpan dan dipamerkan di Museum Keris Nusantara ini.
      Ketika saya bertanya, koleksi yang paling tua dan mempunyai nilai sejarah paling tinggi yang mana, bapak petugas yang saya lupa tanya namanya itu menjawab.
      "semua koleksi kita disini berharga mas, baik usia maupun nilai sejarah-nya"
      "semua keris disini berusia lebih dari 100 tahun"
      "semuanya sudah di teliti terlebih dahulu oleh tim kurator kita sebelum kemudian bisa dipajang dimuseum ini"
       
      Lalu bapak itu membawa saya ke salah satu kotak tempat beberapa keris dipamerkan, lalu beliau mengatakan,
      "ini keris yang paling tua, ini diperkirakan dibuat pada jaman sebelum kerajaan Singosari"
      "pada waktu itu para pembuat keris belum mengenal cara mencampur besi untuk membentuk pamor (motif)"
      "ini bentuk awal daripada keris, masih sederhana, dan kemudian berkembang menjadi seperti sekarang ini"
       
       
      Ketika saya bertanya mana keris yang paling mahal, beliau pun mengajak saya kembali ke bagian tengah, dan mengatakan
      "ini semua keris yang mahal, semua keris-keris ini ditaksir harganya antara 3 - 15 milyar"

      Mendengar itu, gak ada komentar yang keluar dari mulut saya, cuman decak kagum yang ada.
      Obrolan santai pun terus berlanjut, kebetulan lantai 4 sudah agak sepi, sebelumnya rame dengan rombongan anak-anak SD. :). Sang bapak menjelaskan apapun yang saya tanyakan, baik itu soal keris maupun tentang Museum nya sendiri. Beliau pun sempat memperlihatkan foto nya ketika mendampingi pak Jokowi ketika pembukaan 9 Agustus yang lalu. Dan saya bener-bener bodoh gak nanya siapa namanya.
      Penasaran dengan koleksi-koleksi keris dari Museum Keris Nusantara? atau hobi dengan keris? Atau pengen dateng ke tempat Wisata yang sedikit berbeda waktu berkunjung ke Solo.
      Monggo, mampir ke Museum Keris Nusantara. :)

       
      foto-foto laen :)



       
    • By Alfa Dolfin
      "ntar ke Solo, gw kepingin cari Markobar", kata ku ke seorang rekan yang juga doyan jalan
      "jiaaaa...ngapain jauh-jauh ke Solo. Loe jalan ke Cikini juga ada. Ngga jauh khan dari rumah loe...", sahutnya. 
      "Ooo...beda dong kalau makan di tempat aslinya... Lagi pula gw penasaran aja..."

      Markobar, singkatan Martabak Kota Baru, menjadi target utama saat transit singkat di kota Solo sebelum melanjutkan ke kota lain. Harus kesana!! Penasaran berat…!! Fans berat martabak ya? Secara selera ngga terlalu fanatik untuk kudapan satu ini. Namun ada sesuatu yang lain yang membuat sengaja ngotot ingin ke sinil

      Keinginan yang tak tertahankan berawal secara tidak sengaja membaca salah satu tulisan di Kompasiana : “Surat Terbuka Untuk Gibran Rakabuming”, yang di tulis Ryo Kusimo. Setelah membaca secara tersirat hhhhmmm berarti saya harus siap kecewa jika mengharapkan sesuatu yang “wah”, untuk salah satu usaha bisnis milik Gibran Rakabuming, putra Presiden RI sekarang.

      Doeloe pernah berteman dengan anak-anak pejabat meski si pejabat bukan di level menteri apalagi sampai RI-1. Sudah biasa ngeliat gaya hidup yang "wah". Pertanyaannya, masa iya sich Gibran ngga “wah”, khan anak pejabat?bukan Cuma anak pejabat, tapi RI-1 lho. Jangan main-main. Ah semakin penasaran. Seperti apa sich bisnis kuliner mas Gibran. Seperti apa sich rasa dari Martabak yang di jual. Terakhir, apakah benar saya akan “kecewa” seperti kesan setelah membaca tulisan Ryo Kusimo.

      Tempat Aslinya

      Driver mobil rental membawa kami ke sebuah Mall. Kalau tidak salah Solo Grand Mall. Dari pinggir jalan sudah terpampang tulisan besar “MARKOBAR”. Ooo disini. Namun masih ada rasa kurang puas. Apakah di sini termasuk wilayah Kota Baru?tanya ku ke driver. Di jawab, kalau di Kota Baru masih di sana, tidak jauh dari hotel, sahutnya. Maksudnya hotel tempat saya menginap. Disana pertama kali ada, katanya lagi. Oke kalau begitu kita ke sana, balas ku menutup percakapan.

       Astaga....!!! tidak salah nich disini, spontan ku berucap kepada driver di sebelah saya saat mobil parkir di Jalan Moewardi. Sang Driver meyakinkan saya saat terkejut tadi, “Benar pak disini. Ini yang pertama kali ada. Ini di Kota Baru” Lah gimana ngga terkejut melihat warung makan dengan tenda besar bertuliskan “MARKOBAR”. Letaknya di pinggir jalan. Sepintas tidak ada bedanya dengan warung-warung kuliner di kiri-kanannya. Tidak ada yang spesial dari segi fisik. Tidak ada yang meng-ciri-khas bahwa pemiliknya anak penguasa.

      Saat terpana melihat tempatnya, lagi-lagi saya harus yakin ini tempat jualan anak RI-1. Spontan Terkejut, berucap : Astaga…, mungkin sesuatu yang lebay. Mungkin juga wajar.. Ya saya merasa wajar dengan keterkejutan ini. Masih terbayang seperti apa bayangan anak-anak pejabat pada umumnya. Mewah, elite, eksklusif…

      Menilik asal usul Markobar, pertama kali ada mulai tahun 1996. Pemilik awal seorang warga Solo. Warga biasa. Ngga terkenal. Bukan pengusaha besar di kota Solo. Kemudian usahanya diteruskan anaknya. Hadirlah mas Gibran yang tertarik bermitra sekaligus  untuk membesarkan usaha ini. Visi mas Gibran sederhana aja, ingin memajukan jajanan lokal agar dapat meningkatkan baik dari sisi bisnis maupun selera rasa. Maunya Martabak semakin di sukai dan menjangkau banyak kalangan. Lokasinya tidak Cuma di kota Solo aja tetap juga bisa membuka cabang di kota-kota lain di Indonesia.


      Oke, tadi terkejut dengan rupa fisik. Sekarang bicara seperti apa sich martabak yang di jual di Markobar. Yang menjadi ciri khas apa? Manis sudah pasti. Lalu ? Variasi dan cara penyajian yang berbeda.

      Umumnya martabak yang banyak di jual, racikan di letakan di loyang berbentuk lingkaran yang bawahnya ada kompor. Setelah matang dan panas, berturut-turut di olesi mentega, di taburi coklat meses, kacang, keju, wijen dan susu. Variasinya bisa pilih coklat atau keju, atau coklat-keju, yang lebih komplit coklat-keju-kacang-wijen. Setelah di taburi lalu di potong 2, dilipat. Setelah itu di potong kecil dan di masukan ke kotak dus kecil baru diserahkan ke konsumen.

      Saya termasuk suka meski tidak sering beli. Belinya pun kebanyakan di “gerai” sederhana pinggir jalan. Sangat nikmat di makan masih panas. Pinggirnya yang garing salah satu favorit. Biasanya selagi masih garing mengambil yang di pinggirnya dulu baru inti-nya. 

      Yang membedakan Markobar dengan yang lain, pertama penyajiannya tidak dilipat 2 melainkan utuh bundar lingkaran seperti pizza. Kedua, pilihan rasa lebih variasi. Bisa memilih 6 atau 8 rasa yang berbeda. Pilihannya : coklat meses ceres, kacang cokelat, keju polos, keju cokelat, keju kacang, cokelat, Delfi, Oreo, Silverqueen, Cadburry, Nutella, Kit Kat, Van Houten. Kondisinya tidak di campur seperti martabak pada umumnya. Khan tidak dilipat. Sudah di pisah-pisah menjadi 6 atau 8 sesuai pesanan. Terakhir di masukkan dalam kemasan dus seperti Pizza baru diserahkan ke konsumen. Kira-kira begitu. Harganya berkisar 60 – 80 rbu.



      Sederhana

      Tidak mengecewakan setelah menikmati di kamar hotel. Sebenarnya bisa saja santap di tempat. Sekalian menikmati menu lain seperti Martabak telur dan variasi minuman lain. Kebetulan termasuk suka nongkrong berkuliner di warung-warung pinggir jalan. Cuma saat tiba disana perut sudah kenyang terisi kuliner yang lain. Selain itu hujan deras mengguyur saat tiba di lokasi. Lebih baik bawa dan makan di hotel saja.

      Bagi saya sebenarnya yang lebih dari ke-terkejut-an dari Markobar adalah kesederhanaan. Tidak terbayangkan putra Presiden masih mengelola usaha yang boleh di bilang sederhana. Di bandingkan bisnis milik artis, keluarga pejabat-pejabat lain,rasanya tidak level. Padahal seperti salah satu yang di tulis mas Ryo Kusimo,

      “Anda kan anak Presiden, seharusnya anda lebih cocok ada di deretan pemegang saham BUMN, deretan pemegang saham Indofood, Astra, berkolaborasi dengan pengusaha Singapura, atau tentunya duduk bersama dengan para Emir Kerajaan Arab untuk membahas proyek Petrochemical di Indonesia, dengan saham terbesar adalah trah keluarga anda”.


      Saya pun terbawa suasana kutipan di atas. Saya tidak kecewa namun masih terbayang warung yang sangat sederhana, yang di kelola bukan warga sembarangan. Sungguh sangat kontras dengan bayangan saya perihal bisnis anak pejabat. Apalagi saat menunggu pesanan tadi hujan deras turun. Cipratan air hujan sempat masuk menerobos tenda yang terpasang.

      Teringat seorang netizen yang pernah menyindir usaha jualan Martabak sebagai sesuatu yang kampungan. “Apa susahnya sebagai anak Presiden mendapat soft loan milyaran untuk membangun dinasti kerajaan bisnis kuliner besar. Ngga sulit membangun sebuah resto kaliber internasional yang tamu-tamunya dari kalangan elite”. Ini sich bukan nyindir tapi cemohan kasar. Sempat heboh di dunia maya. Nekad bener ya nulis begitu.

      Bukannya tersinggung eee malah mendapat tanggapan santai dari adiknya, Kaesang.  “Gapapa, yang penting dari jualan martabak bisa untuk bayar sekolah di Singapore. Saya hepi, Markobar juga hepi,” tulis Kaesang.

      Gara-gara Markobar saya jadi tertampar manakala menilik salah satu kehidupan pribadi saya. Menyadari meski bukan dari keluarga pejabat, kepingin sekali menjadi orang elit seperti anak-anak pejabat. Meski sehari-hari sudah akrab dengan kesederhanaan, kepingin sekali keluar dari zona ini. Melepas kesederhanaan beranjak ke status yang lebih oke.

      Pelajaran berharga dari jalan-jalan singkat dan mampir di warung Markobar : Sederhana itu indah. Sederhana itu bukan aib yang harus di tinggalkan. Sederhana itu tidak menutup untuk menjadikan hidup berguna. Tuhan bisa memakai manusia yang sederhana menjadi manusia yang memberikan manfaat bagi orang lain minimal di sekitar kita.

    • By Alfa Dolfin
      Spontan memberikan nilai SEMPURNA di angka "10" saat di minta untuk memberikan penilaian di web online khusus pemesanan hotel.  Saat mengisi kekurangannya, saya isi : "hanya menginap semalam". Inilah penilaian Rumah Batu Villa & Spa di kota Solo.

      tampak dari pinggir jalan

      tampak depan
      Sebenarnya sich sudah masuk solo pinggiran. Tanpa bermaksud promosi lho. Hanya berbagi cerita betapa enjoy stay disini yang beralamat : jalan Ovensari Raya No 8, Baki Solo Baru, Jawa Tengah. Driver mobil yang kami sewa mengatakan letaknya sudah di luar kota Solo. Tapi meski letaknya cukup jauh waktu tempuh tempuh Cuma 15 menit saja ke pusat kota. Tega nian kondisi kalau bandingkan dengan Jakarta ya.
      Suasana di sekeliling hotel masih ada areal per-sawah-an. Untuk yang sudah kadung bosan suasana metropolis macam saya ini, pasti senang dengan melihat sawah. Norak ya….? Hahaha….
      Tempatnya sendiri, mungkin kebayang akan di dominan dengan bebatuan. Serasa kembali ke jaman batu dulu ya. Konsepnya Villa. Perihal nama ini sering saya kurang peduli. Mau villa, hotel, puri, homestay, atau…?ya apa pun, yang penting bisa booking 1 kamar, suasana kamar cocok, suasana di sekelilingnya juga oke, dan harga terjangkau.

      dari teras kamar. suasananya asyik

      lemari baju di kamar. Unik ya dengan model kayu begini
      Rumah Batu yang memiliki total 18 kamar dari berbagai tipe, pertama kali ketemu waktu browsing hotel sekitar 3 minggu sebelum ke Solo. Dari sekitar 5 pilihan, setelah diskusi dengan pasangan lalu melihat foto-fotonya, akhirnya sepakat untuk menginap disini.

      teras kamar. Suasananya asri n klasik. Suka banget
      Heritage
      Meskipun memakai nama “Batu”, tidak lantas semua yang serba batu akan mendominan. Faktanya ngga begitu. Di web bilangnya menawarkan kamar dengan perpaduan unsur tradisional dan kontemporer. Yang saya rasakan suasananya Javanesse Heritage. Suasana keseharian masyarakat Jawa tempo doeloe.



      Loby hotel bernuansa Java Heritage. 

      banyak patung bernuansa tempo doeloe seperti di loby ini

      salah satu kursi menunggu di lobby....jauh dari nuansa modern.....

      suasana resto-nya. Kental banget nuansa Javanesse Heritage
      Astaga….!!!dalam hati terperanjat,  justru disini aku berjumpa lagi yang lama tidak bertemu. Seakan saya di bawa kembali ke jaman- kecil dan remaja doeloe, saat masih tinggal di kampung. Tidak seperti sekarang tinggal di kota metropolis, masa kecil sampai remaja akrab dengan kesederhanaan di salah satu kampung di Cimahi, Jawa Barat. Tinggal di rumah nenek yang ber-dinding kayu, berlantai ubin. Lalu nenek dan kakek punya burung tekukur, yang di jam-jam tertentu bunyi.

      woooouuww....entah sudah berapa tahun ngga lihat burung tekukur begini
       

      yeaaa....suka nuansa begini. 

      ini jam tempo doeloe. sudah jarang melihat seperti ini
      Jika ada penilaian tamu lain yang mengatakan, meski berada di pinggir jalan raya namun tidaklah ramai dan bising, saya akui iya. Ini juga yang menurut saya menambah kenyamanan.
      Special Request
      Jika saya merasa langsung betah dan nyaman, tidak lepas dari kecocokan dan selera aja. Tetap suka hotel bernuansa modern seperti Swissbell, Aston, Favehotel, dan sejenisnya. Namun jika berada di daerah seperti Solo, Bali, Yogya, sebisa mungkin memilih hotel yang menyajikan nuansa setempat. Di Surabaya yang cenderung kota metropolis, lebih tepat berada di hotel ber-gaya modern itu.

      salah satu nuansa Villa...hhhmmm....like it....

      Rumah Batu Villa & Spa, rasanya lebih cocok untuk keluarga yang memiliki selera klasik, menyukai nuansa tempo doeloe, bernuansa heritage. Sayangnya sejauh saya perhatikan, kurang lengkap sarana bermain untuk anak-anak. Bukankah usia anak-anak belum familiar dengan nuansa tempo doloe. Cuma ada kolam renang.
      Mengusung nuansa tempo dulu yang bercorak Jawa, staff ramah, wuiii….harganya per malam Cuma 425 ribu, weekend, include sarapan…wuiii….sayang Cuma semalam.

      Yang berkesan karena datang bersama pasangan yang ber-ulang tahun, ada permintaan khusus untuk mendekor kamar dengan kembang, dan menyajikan buah kesukaannya. Maksudnya ingin memberikan kejutan kepadanya. Permintaan khusus ini diperhatikan. Saat check in dan masuk kamar, wooouuwww…..