Hasdevi Agrippina Dradjat

Rekomendasi Hotel Bintang Lima di Solo

6 posts in this topic

Kota Solo merupakan kota yang kental dengan nuansa sejarah dan budaya yang sangat erat kaitannya dengan kebudayaan Jawa.

Di kota ini, kamu dapat melihat keraton, berbelanja batik dan kerajinan yang berkualitas, melihat atraksi Solo yang penuh dengan penuh keagungan, wayang kulit, kuliner yang lezat, dan tentunya berkomunikasi dengan masyarakatnya yang ramah.

Kota yang bernama resmi Surakarta ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Republik Indonesia atas keberadaan Kraton Surakarta Hadiningrat, yang merupakan negara/kerajaan mandiri sebelum Republik Indonesia diproklamirkan.

Kamu berencana ingin menjelajahi kota Solo yang menawan ini? Coba sambangi beberapa rekomendasi hotel bintang lima di Solo yang dapat kamu jadikan sebagai referensi berikut ini.

 

1. Alila Solo, Hotel Modern di Lokasi Strategis Laweyan, Solo

1.thumb.jpg.cb7a80431b00c9bc702da928d183

Alila Hotel Solo via Google

 

Inilah dia salah satu hotel berbintang lima di Solo yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Hotel ini adalah Alila Hotel Solo.

Hotel ini terletak di kawasan yang strategis, yaitu di sekitar kawasan Jalan Brigjend Slamet Riyadi. Lokasi tepat dari hotel ini adalah Jalan Brigjend Slamet Riyadi no. 562, Laweyan, Solo.

Alila Solo ini berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki dari Solo Square, dan menawarkan sebuah kolam renang outdoor. Solo Grand Mall dapat dijangkau dalam 5 menit berkendara, sedangkan Bandara Internasional Adisumarmo terletak sejauh 15 menit berkendara.

Para pengunjung juga sangat menyukai fasilitas hotel ini yang sangat baik dan ramah. Para pengunjung juga sangat menyukai pelayanan yang diberikan oleh staf hotel ini yang dapat melayani dengan sangat baik dan ramah.

Berikut ini adalah foto-foto fasilitas umum hotel ini:

2.jpg.673d8ef0c89ee232231e9b8f4c5f294a.j

Rooftop area via Agoda

3.jpg.91ea3c83116f53731fa2e6dcffee8dff.j

Meeting room via Agoda

4.jpg.807a05a8258454c45c67ee81a4014214.j

Ballroom via Agoda

5.jpg.06a6c8ca61838e72c253f31b29546fd5.j

Lobby via Agoda

6.jpg.247324eb2c029674900cdc8bda6d5376.j

Fitness center via Agoda

7.jpg.fe552150888c193e54a303d9a525b1f5.j

Kolam renang via Agoda

8.jpg.3b60ff5dc416d751e52ab824082fc438.j

Restoran via Agoda

 

Hotel ini memiliki interior yang sangat cantik dengan warna-warna gelap dan warna cokelat. Nuansa hotel sangat elegan hingga mampu membuat pengunjung nyaman berada di hotel ini.

Berikut ini adalah dokumentasi mengenai interior kamar hotel:

9.jpg.b2e31ee7606f25857a469818fdc4b73e.j

Interior kamar hotel via Agoda

10.jpg.8f2dc53e811ca57753db9da9b3cf1b51.

Interior kamar hotel jenis twin bed via Agoda

11.jpg.923418b3eb6236521c68cd721bde7251.

Interior seating area via Agoda

 

Kelebihan lain dari hotel ini adalah fasilitas wifi yang terdapat bukan hanya di kamarmu, tetapi juga di berbagai area public hotel ini. Hotel ini juga merupakan salah satu pilihan yang tepat bagi para traveling, terutama solo traveler.

Para pengunjung juga sangat menyukai tempat ini terutama yang untuk sekedar bersantai.

Hotel ini mendapatkan nilai 8,7 atau excellent menurut situs Agoda.

Informasi

Alamat       : Jalan Brigjend. Slamet Riyadi no. 562, Laweyan, Solo

No. telp      : (0271) 6770888

Rate           : Mulai dari 954.000 per malam. (Book Disini)

Fasilitas     : Lobi 24 jam, pelayanan antar jemput bandara, coffee shop, daily housekeeping, executive floor, meeting facilities, safety deposit boxes, smoking area, concierge, dry cleaning dan masih banyak lainnya

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

2. Lorin Hotel Solo, Hotel dengan View yang Keren

1.jpg.7abac61c173620efd444da47717a2dbc.j

Lorin Solo Hotel via Agoda

2.jpg.448adab40825cd7dc2388cde09936630.j

Exterior hotel via Agoda

 

Salah satu hotel berbintang lima di Solo yang dapat kamu jadikan sebagai referensi adalah Lorin Solo Hotel. Hotel ini adalah salah satu hotel bintang lima yang direkomendasikan Agoda dengan lokasi tepat berada di Jalan Adi Sucipto 47, Laweyan, Solo.

Para pengunjung sangat menyukai view hotel ini yang sangat baik. Ya, walaupun terlihat tua, tetapi pemandangan yang disajikan oleh hotel ini juga sangat baik dan bagus.

Hotel ini juga merupakan salah satu hotel yang sangat baik untuk wisata sehingga banyak pengunjung yang datang dengan tujuan untuk berwisata di sini.

Berikut ini adalah dokumentasi fasilitas umum di hotel ini:

3.jpg.a77b915e2108feb32a7f889bce020344.j

Meeting room via Agoda

4.jpg.50ba80d35251ff501d5b7b685a457db5.j

Spa via Agoda

5.jpg.30ad84fd1bfff2b0e65c544aadcce73e.j

Outdoor restaurant via Agoda

6.jpg.a1c423bc5efbc220952f5ecce368a5d7.j

Outdoor via Agoda

 

7.jpg.a12eb9337616fb76c605cef517e43985.j

Restoran via Agoda

 

Interior hotel ini berwarna simpel dan elegan dengan warna cokelat. Selain itu, nuansa hotel ini juga tradisional dan mampu membuat para pengunjung merasa nyaman berada di hotel ini.

Beberapa pilihan kamar yang tersedia di hotel ini adalah moderate dwangsa dan deluxe. Kamu juga dapat memilih preferensi tempat tidurmu baik berupa king maupun twin. Berikut ini adalah tampilan interior kamar hotel ini:

8.jpg.bb388f98014038b0b3488979fbc39b29.j

Interior kamar hotel via Agoda

9.jpg.90ca2d198183283c1a3262296b62c55d.j

Interior seating area dan twin bed via Agoda

 

Kelebihan lain dari hotel ini adalah factor kebersihan. Hotel ini sangat memperhatikan kebersihannya sehingga membuat para pengunjung merasa nyaman berada di hotel ini. Fasilitas wifi yang tersedia di hotel ini juga dapat kamu nikmati bukan hanya ketika kamu berada di dalam kamarmu, tetapi juga di public area.

Namun, kekurangan dari hotel ini adalah ukuran kamar yang tergolong kecil. Meskipun demikan, hotel ini memiliki nilai 7,4 atau termasuk dalam kategori very good menurut situs Agoda.

Informasi

Alamat       : Jl. Adi Sucipto no. 47, Laweyan, Solo

No. telp      : (0271) 7882000

Rate           : Mulai dari (0271) 724500 per malam. Sudah termasuk sarapan. (Book Disini)

Fasilitas     : lobi 24 jam, bar, coffee shop, jasa laundry, room service, jasa penjemputan bandara, restoran, jasa penyewaan sepeda, concierge, meeting facilities dan masih banyak lainnya

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

3. Sahid Jaya Solo Hotel, Pilihan Hotel Tepat di Kawasan Banjarsari

1.jpg.f93467d5efc7918110d6668d9bcd2866.j

Sahid Jaya Hotel via Agoda

 

Hotel berbintang lima selanjutnya yang dapat kamu jadikan sebagai referensi selama kamu berada di Solo adalah Novotel Hotel Solo.

Hotel ini adalah sebuah hotel yang terletak di kawasan Solo. Lokasi tepat dari hotel ini adalah di Jalan Gajahmada 82, Banjarsari, Solo.

Kebanyakan para pengunjung yang datang mengunjungi hotel ini merasa sangat senang dengan kenyamanan yang ditawarkan oleh hotel ini. Ya, para pengunjung merasa betah dengan nuansa interior hotel ini yang tradisional namun tetap menyenangkan.

Hotel ini juga sangat strategis karena terletak di kawasan Banjarsari. Ya, para pengunjung akan merasa lebih mudah untuk mencapai berbagai destinasi wisata yang terletak di kawasan Kota Solo.

Inilah dia dokumentasi fasilitas umum di hotel ini:

2.jpg.ca590813e1f20aa993796ed2ba879fd2.j

Interior lobby via Agoda

3.jpg.398882c087913711680d5442950a227b.j

Restoran via Agoda

4.jpg.b68401cf8765d7eebf9b6f1b57095e94.j

Fitness center via Agoda

5.jpg.016ffb941a3b5310afb44c7611042a8d.j

Kolam renang via Agoda

6.jpg.8fa0f6796f930290a41f1d7295bd2a4c.j

Bar and Lounge via Agoda

7.jpg.3aba2427d8fc12366836261d8bca64e8.j

Resepsionis via Agoda

8.jpg.381afcf6c18494c45d3aed945615bb54.j

Ballroom via Agoda

9.jpg.cf59b26c3fad75572afbd4057d27733b.j

Kolam renang via Agoda

 

Beberapa pilihan kamar yang tersedia di hotel ini adalah superior double, dan deluxe. Hotel ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wifi baik di dalam kamar maupun di area public.

Inilah dia tampilan dokumentasi interior kamar hotel ini:

10.jpg.e03cb7f578e069e3bf7910b9df0a530a.

Interior seating area via Agoda

11.jpg.ad512730ffc7f727d5e45afa2e0621b5.

Interior superior room via Agoda

12.jpg.9b8bddac8385194a945882d7da9efa38.

Kamar mandi via Agoda

13.jpg.d234dda15cdd04666739378ff24f24e0.

Interior kamar hotel via Agoda

 

Kamar hotel ini sudah dilengkapi dengan AC, TV dan juga kamar mandi pribadi. Selain itu, kamar di hotel ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas area duduk, wifi, kulkas, setrika dan masih banyak lainnya. Kamar hotel ini juga didominasi oleh warna-warna gelap dan cokelat.

Kelebihan lainnya dari hotel ini adalah lokasi hotel ini yang sangat strategis. Ya, para pengunjung dapat menjangkau berbagai lokasi wisata di Solo dengan sangat mudah karena hal ini.

Sementara itu, kekurangan dari hotel ini menurut reviewer adalah hotel ini tergolong sudah cukup tua sehingga dibutuhkan renovasi.

Menurut situs Agoda, hotel ini memiliki nilai 7,2 atau termasuk dalam kategori very good. Kebanyakan pengunjung akan merekomendasikan hotel ini atau berencana menginap lagi di sini ketika mereka memiliki kesempatan berkunjung ke Solo lagi.

Informasi

Alamat       : Jl. Gajahmada 82, Banjarsari, Solo

No. telp      : (0271) 6441444

Rate           : Mulai dari 393.000 per malam. (Book Disini)

Fasilitas     : lobi 24 jam, layanan penjemputan bandara, penyewaan mobil, binatu, dry cleaning, restoran, fitness center, kolam renang, jasa penyewaan sepeda, elevator, printer dan masih banyak lagi.

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

4. The Royal Surakarta Hotel Solo, Hotel Untuk Bisnis dan Wisata

1.jpg.2209b50608116501ca61d0592750d0a5.j

The Royal Surakarta via Agoda

 

Salah satu pilihan hotel yang dapat kamu jadikan sebagai referensi selama kamu berada di Solo adalah The Royal Surakarta Solo. The Royal Surakarta Solo adalah sebuah hotel yang didesain baik untuk kepentingan bisnis maupun wisata.

Hotel ini terletak di kawasan Pasar Kliwon. Lokasi hotel ini adalah di Jalan Slamet Riyadi no. 6, Pasar Kliwon, Solo. Hotel ini memiliki kamar berjumlah 150 kamar.

Kebanyakan para pengunjung yang datang mengunjungi hotel ini menyukai lokasi hotel ini yang sangat strategis. Ya, hotel ini terletak di kawasan utama Pasar Kliwon sehingga para pengunjung dapat mengunjungi berbagai destinasi wisata di kawasan Solo.

Para pengunjung juga sangat menyukai hotel ini yang bersih dan juga interior kamar yang modern. Hal ini membuat para pengunjung betah berada di hotel ini.

Para pengunjung juga sangat menyukai fasilitas kolam renang yang terdapat di hotel ini. Kolam renang di hotel ini didesain dengan sangat cantik dan cocok digunakan oleh berenang terutama bagi keluarga yang membawa anak kecil.

Sementara itu, inilah beberapa dokumentasi fasilitas umum di hotel ini:

2.jpg.419c6bf67481d53efa18559a1b1819cf.j

Meeting room via Agoda

3.jpg.3dfc76a79fddf9c87ebea249f8c22983.j

Ballroom via Agoda

4.jpg.8e136487e0332c40b700024d12ce44bd.j

Fitness center via Agoda

5.jpg.ec401a45ad9d809709346790d639d387.j

Kolam renang via Agoda

6.jpg.766bd28a606a087a5267603d5b41e947.j

Restoran via Agoda

7.jpg.0ba24156049fb0db4843e9a10e555611.j

Meeting room via Agoda

 

Hotel ini memiliki fasilitas yang cukup menunjang pengunjung yang datang dan menginap di hotel ini.

Beberapa pilihan kamar yang tersedia di hotel ini adalah deluxe room dan superior room. Ya, para pengunjung diberi kesempatan untuk memilih sendiri preferensi jenis tempat tidur yang akan digunakan untuk menginap di hotel ini.

Berikut ini adalah tampilan dokumentasi interior kamar hotel ini:

8.jpg.685cdc1d4878fdacbf7bc7cba893c5ae.j

Interior kamar hotel via Agoda

9.jpg.ca607a95eadfd34d2745d42ae76a23d7.j

Interior kamar hotel via Agoda

10.jpg.136f02d814c0c5650fd829df537fa5c7.

Kamar mandi pribadi via Agoda

 

Semua kamar di hotel dilengkapi TV layar datar, lemari es, dan minibar. Kamar mandi pribadinya menyediakan shower, pengering rambut, dan handuk. Beberapa unit dilengkapi sofa, pemutar DVD, dan bathtub. Selain itu, hotel ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wifi baik di kamar maupun di seluruh penjuru hotel.

Kelebihan lain dari hotel ini adalah factor value for money yang dimiliki oleh hotel ini. Ya, para pengunjung merasa bahwa uang yang mereka keluarkan telah sesuai dengan fasilitas yang mereka dapatkan selama berada di hotel ini.

Sementara itu, kekurangan dari hotel ini adalah rasa makanan di hotel ini yang kurang begitu lezat. Salah satu reviewer merekomendasikan agar hotel ini dapat menyajikan makanan yang lebih lezat lagi.

Menurut situs Agoda, hotel ini memiliki nilai 8,1 atau termasuk dalam kategori Excellent. Ya, para pengunjung kebanyakan merasa senang ketika berada di hotel ini dan berniat untuk menginap kembali di sini ketika memiliki kesempatan menyambangi Solo.

Informasi

Alamat       : Jalan Slamet Riyadi no. 6, Pasar Kliwon, Solo

No. telp      : (0271) 666111

Rate           : Mulai dari 439.000 per malam. (Book Disini)

Fasilitas     : penyewaan mobil, antar jemput bandara, penitipan bagasi, room service, lobi 24 jam, binatu, dry cleaning, business center, concierge, kolam renang, fasilitas rapat, shuttle service, room service, dan masih banyak lainnya

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

5. Kusuma Sahid Prince Solo Hotel, Hotel Tradisional di Banjarsari

1.jpg.dfc12ae69d5e84836f213f6b38958971.j

Kusuma Sahid Solo Prince Hotel via Agoda

 

Salah satu hotel di Solo yang dapat kamu jadikan sebagai referensi selama berada di Solo ini adalah Kusuma Sahid Solo Prince Hotel. Hotel bernuansa tradisional ini merupakan salah satu hotel berbintang lima yang terletak di kawasan Banjarsari. Lokasi hotel ini adalah di Jalan Sugiyopranoto 20, Banjarsari, Solo.

Para pengunjung sangat menyukai kebersihan hotel ini. Ya, hal ini membuat para pengunjung merasa nyaman ketika berada di hotel ini.

Para pengunjung juga sangat menyukai interior dan desain hotel yang bernuansa tradisional namun tetap menawan.

Berikut ini adalah tampilan beberapa fasilitas di hotel ini:

2.jpg.99af62a5b6833d4b0b923a5fb34199fe.j

Lobby via Agoda

3.jpg.cd3fc3790c39442836edb4a3308090cb.j

Fitness center via Agoda

4.jpg.2a21d78e00cd99009f14ea3fb147296d.j

Kolam renang via Agoda

5.jpg.f44e50f28c2d5d1fa0c42f64a3b2ccde.j

Meeting room via Agoda

6.jpg.a77b40aae0db178691cc1eca219d2525.j

Restoran via Agoda

7.jpg.bc2a7ed020d39cc55e975f6f70675697.j

Restoran via Agoda

8.jpg.b5ce827b991fe8843a1f689329b9781a.j

Restoran via Agoda

 

Interior hotel yang bernuansa chic dan elegan ini memiliki warna cokelat yang mendominasi. Selain itu, fasilitas hotel ini juga tergolong lengkap karena memiliki fitness center dan kolam renang untuk melengkapi hotel ini.

Beberapa pilihan kamar yang tersedia di hotel ini adalah cabana room dan bungalow.

Berikut ini adalah tampilan dokumentasi interior kamar hotel ini:

9.jpg.23559b030a85d515f5e735ac43f401ab.j

Interior kamar hotel via Agoda

 

Kelebihan lainnya di kamar hotel ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wifi yang akan memudahkan akses internetmu. Akses wifi ini dapat kamu nikmati bukan hanya di dalam kamarmu tetapi juga di area public hotel ini.

Sementara itu, kekurangan dari hotel ini adalah ukuran kamar mandi yang tergolong terlalu sempit. Sementara itu, hotel ini juga dirasa membutuhkan renovasi karena sudah tua.

Hotel yang memiliki kamar berjumlah 121 kamar ini tentunya dapat kamu jadikan sebagai pilihan selama kamu menginap di kota Solo. Nilai yang didapatkan oleh hotel ini adalah 6,7 atau termasuk dalam kategori good menurut situs Agoda.

Informasi

Alamat       : Jalan Sugiyopranoto no. 20, Banjarsari, Solo

No. telp      : (0271) 646356

Rate           : Mulai dari 339.000 per malam. (Book Disini)

Fasilitas     : dry cleaning, fasilitas rapat, faks, area bisnis, check in dan check out kilat, room service, lobi 24 jam, penyewaan mobil, antar jemput bandara, penitipan bagasi, binatu, fitness center, kolam renang dan wake up service.

Tambahan : Check in pukul 14.00 dan check out pukul 12.00

 

Nah, itulah dia penjelasan mengenai rekomendasi hotel bintang lima di Solo. Happy traveling!

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 3/8/2016 at 7:21 AM, kyosash said:

wah keren nih Kusuma Sahid Prince, nice info :salut 

Hehe siap masss :)

On 3/8/2016 at 7:58 AM, HarrisWang said:

Wah, seharian disini juga kayaknya betah.

Duduk lagi, berenang lagi, duduk berjemur lagi, berenang lagi... gitu gitu seharian enak kayaknya hahahaha

Iya banget mas! Seru banget pasti yaaa hehe jadi pengen 

On 3/8/2016 at 9:49 AM, Jalan2 said:

@Hasdevi Agrippina Dradjat baru tau ada alila di solo, sangkain di bali aja :D

thanks reviewnya

Siap sama sama mas :)

11 hours ago, agnessantoso said:

boleh juga nih reviewnya, nabung dulu ah biar bisa ke sana

Siap mbak :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By maipura
      Ada museum baru di Kota Solo, baru diresmikan oleh Bapak Presiden Jokowi pada tanggal 9 Agustus yang lalu. Namanya Museum Keris Nusantara. Kebetulan saya pas lagi ada di Solo minggu lalu, jadi deh kita sempatkan mampir mengunjungi Museum ini sebelum pulang kembali ke Sumatera.
      Lokasi Museum Keris ini ada di pusat kota, gak jauh dari taman Sriwedari, bersebelahan dengan stadion di Jalan Bhayangkara. Kalau lewat jln. Slamet Riyadi, pas pertigaan Sriwedari belok kiri, Museum nya ada di ujung jalan pas perempatan. Gak akan mungkin kelewatan lah. :)
      Harga tiket masuknya berapa? nah selama bulan Agustus ini, tiket masuk ke Museum Keris masih gratis, namun mulai september nanti katanya harga tiketnya Rp.6000 / orang.
      Museum ini merupakan gagasan pak Jokowi sewaktu beliau masih menjadi walikota Solo. Namun pembangunan gedung museum ini baru dimulai secara bertahap sejak tahun 2013. Gedung Museum Keris ini terdiri dari 1 basement yang dimanfaatkan sebagai tempat parkir, dan 4 lantai sebagai ruang pamer. Terdapat lift yang menyambungkan semua lantai-nya. Jadi kalau capek naek tangga, bisa naek lift.

      Lantai 1
      Di lantai ini fungsinya sebagai lobi, soale gak ada keris yang dipajang disini. Cuman ada ruang Audio Visual di sisi sebelah kanan dan kiri dari pintu masuk. Loket pengunjung juga ada disini, disebelah kanan dari pintu masuk kemudian bagian informasi ada di sebelah kiri dari pintu masuk.
      Lantai 2
      Di lantai 2 kita mulai bisa menikmati koleksi dari Museum Keris ini. Dan saya yang gak paham sema sekali soal keris. Di lantai 2 ini kita akan paham dan mengerti lebih dalam soal keris. Karena di lantai ini disuguhkan juga informasi tentang keris dan bagian-bagian keris, apa itu pamor, jejeran, luk dsb.
      Di lantai 2 ini juga ada tempat bermain untuk anak-anak dan perpustakaan. Koleksi buku-bukunya tidak jauh dari masalah keris dan budaya baik tentang kota Solo maupun kota-kota lain di Indonesia. Tapi sepertinya koleksi bukunya perlu diperbanyak, soale rak nya masih banyak yang kosong.



       
      Lantai 3
      Lantai ini selain memajang beberapa koleksi keris ada juga diorama-diorama. Antara lain diorama pembuatan keris dan  diorama ritual saat akan membuat keris. Selain itu di dinding  ada informasi proses pembuatan keris dan rangkaian sesaji ketika akan membuat keris.


       
      Lantai 4
      nah, lantai 4 ini merupakan ruang pamer utama, disini selain keris dari tanah jawa, ada juga keris dari bali, sulawesi dan sumatera. Selain keris ada juga beberapa koleksi tombang dan parang. Karna museum ini tidak mengkhusus kan keris dari Jawa saja, namanya kan Museum Keris Nusantara. walapun memang umumnya orang mengenal keris itu dari Jawa. Tapi ternyata ada juga keris dari Sulawesi dan Sumatera.

       

      Di lantai 4 ini saya ngobrol banyak dengan seorang bapak yang saya pikir petugas museum. Beliau berkata keris yang dipajang disini merupakan hibah dan pinjaman dari pribadi, tertulis di keterangan masing-masing keris yang dipamerkan. Dan katanya lagi masih ada sekitar 300-an lagi koleksi keris yang masih akan dipamerkan. Dan ada kabar bahwa pemerintah Belanda akan menyerahkan koleksi keris yang mereka miliki untuk kemudian disimpan dan dipamerkan di Museum Keris Nusantara ini.
      Ketika saya bertanya, koleksi yang paling tua dan mempunyai nilai sejarah paling tinggi yang mana, bapak petugas yang saya lupa tanya namanya itu menjawab.
      "semua koleksi kita disini berharga mas, baik usia maupun nilai sejarah-nya"
      "semua keris disini berusia lebih dari 100 tahun"
      "semuanya sudah di teliti terlebih dahulu oleh tim kurator kita sebelum kemudian bisa dipajang dimuseum ini"
       
      Lalu bapak itu membawa saya ke salah satu kotak tempat beberapa keris dipamerkan, lalu beliau mengatakan,
      "ini keris yang paling tua, ini diperkirakan dibuat pada jaman sebelum kerajaan Singosari"
      "pada waktu itu para pembuat keris belum mengenal cara mencampur besi untuk membentuk pamor (motif)"
      "ini bentuk awal daripada keris, masih sederhana, dan kemudian berkembang menjadi seperti sekarang ini"
       
       
      Ketika saya bertanya mana keris yang paling mahal, beliau pun mengajak saya kembali ke bagian tengah, dan mengatakan
      "ini semua keris yang mahal, semua keris-keris ini ditaksir harganya antara 3 - 15 milyar"

      Mendengar itu, gak ada komentar yang keluar dari mulut saya, cuman decak kagum yang ada.
      Obrolan santai pun terus berlanjut, kebetulan lantai 4 sudah agak sepi, sebelumnya rame dengan rombongan anak-anak SD. :). Sang bapak menjelaskan apapun yang saya tanyakan, baik itu soal keris maupun tentang Museum nya sendiri. Beliau pun sempat memperlihatkan foto nya ketika mendampingi pak Jokowi ketika pembukaan 9 Agustus yang lalu. Dan saya bener-bener bodoh gak nanya siapa namanya.
      Penasaran dengan koleksi-koleksi keris dari Museum Keris Nusantara? atau hobi dengan keris? Atau pengen dateng ke tempat Wisata yang sedikit berbeda waktu berkunjung ke Solo.
      Monggo, mampir ke Museum Keris Nusantara. :)

       
      foto-foto laen :)



       
    • By Alfa Dolfin
      "ntar ke Solo, gw kepingin cari Markobar", kata ku ke seorang rekan yang juga doyan jalan
      "jiaaaa...ngapain jauh-jauh ke Solo. Loe jalan ke Cikini juga ada. Ngga jauh khan dari rumah loe...", sahutnya. 
      "Ooo...beda dong kalau makan di tempat aslinya... Lagi pula gw penasaran aja..."

      Markobar, singkatan Martabak Kota Baru, menjadi target utama saat transit singkat di kota Solo sebelum melanjutkan ke kota lain. Harus kesana!! Penasaran berat…!! Fans berat martabak ya? Secara selera ngga terlalu fanatik untuk kudapan satu ini. Namun ada sesuatu yang lain yang membuat sengaja ngotot ingin ke sinil

      Keinginan yang tak tertahankan berawal secara tidak sengaja membaca salah satu tulisan di Kompasiana : “Surat Terbuka Untuk Gibran Rakabuming”, yang di tulis Ryo Kusimo. Setelah membaca secara tersirat hhhhmmm berarti saya harus siap kecewa jika mengharapkan sesuatu yang “wah”, untuk salah satu usaha bisnis milik Gibran Rakabuming, putra Presiden RI sekarang.

      Doeloe pernah berteman dengan anak-anak pejabat meski si pejabat bukan di level menteri apalagi sampai RI-1. Sudah biasa ngeliat gaya hidup yang "wah". Pertanyaannya, masa iya sich Gibran ngga “wah”, khan anak pejabat?bukan Cuma anak pejabat, tapi RI-1 lho. Jangan main-main. Ah semakin penasaran. Seperti apa sich bisnis kuliner mas Gibran. Seperti apa sich rasa dari Martabak yang di jual. Terakhir, apakah benar saya akan “kecewa” seperti kesan setelah membaca tulisan Ryo Kusimo.

      Tempat Aslinya

      Driver mobil rental membawa kami ke sebuah Mall. Kalau tidak salah Solo Grand Mall. Dari pinggir jalan sudah terpampang tulisan besar “MARKOBAR”. Ooo disini. Namun masih ada rasa kurang puas. Apakah di sini termasuk wilayah Kota Baru?tanya ku ke driver. Di jawab, kalau di Kota Baru masih di sana, tidak jauh dari hotel, sahutnya. Maksudnya hotel tempat saya menginap. Disana pertama kali ada, katanya lagi. Oke kalau begitu kita ke sana, balas ku menutup percakapan.

       Astaga....!!! tidak salah nich disini, spontan ku berucap kepada driver di sebelah saya saat mobil parkir di Jalan Moewardi. Sang Driver meyakinkan saya saat terkejut tadi, “Benar pak disini. Ini yang pertama kali ada. Ini di Kota Baru” Lah gimana ngga terkejut melihat warung makan dengan tenda besar bertuliskan “MARKOBAR”. Letaknya di pinggir jalan. Sepintas tidak ada bedanya dengan warung-warung kuliner di kiri-kanannya. Tidak ada yang spesial dari segi fisik. Tidak ada yang meng-ciri-khas bahwa pemiliknya anak penguasa.

      Saat terpana melihat tempatnya, lagi-lagi saya harus yakin ini tempat jualan anak RI-1. Spontan Terkejut, berucap : Astaga…, mungkin sesuatu yang lebay. Mungkin juga wajar.. Ya saya merasa wajar dengan keterkejutan ini. Masih terbayang seperti apa bayangan anak-anak pejabat pada umumnya. Mewah, elite, eksklusif…

      Menilik asal usul Markobar, pertama kali ada mulai tahun 1996. Pemilik awal seorang warga Solo. Warga biasa. Ngga terkenal. Bukan pengusaha besar di kota Solo. Kemudian usahanya diteruskan anaknya. Hadirlah mas Gibran yang tertarik bermitra sekaligus  untuk membesarkan usaha ini. Visi mas Gibran sederhana aja, ingin memajukan jajanan lokal agar dapat meningkatkan baik dari sisi bisnis maupun selera rasa. Maunya Martabak semakin di sukai dan menjangkau banyak kalangan. Lokasinya tidak Cuma di kota Solo aja tetap juga bisa membuka cabang di kota-kota lain di Indonesia.


      Oke, tadi terkejut dengan rupa fisik. Sekarang bicara seperti apa sich martabak yang di jual di Markobar. Yang menjadi ciri khas apa? Manis sudah pasti. Lalu ? Variasi dan cara penyajian yang berbeda.

      Umumnya martabak yang banyak di jual, racikan di letakan di loyang berbentuk lingkaran yang bawahnya ada kompor. Setelah matang dan panas, berturut-turut di olesi mentega, di taburi coklat meses, kacang, keju, wijen dan susu. Variasinya bisa pilih coklat atau keju, atau coklat-keju, yang lebih komplit coklat-keju-kacang-wijen. Setelah di taburi lalu di potong 2, dilipat. Setelah itu di potong kecil dan di masukan ke kotak dus kecil baru diserahkan ke konsumen.

      Saya termasuk suka meski tidak sering beli. Belinya pun kebanyakan di “gerai” sederhana pinggir jalan. Sangat nikmat di makan masih panas. Pinggirnya yang garing salah satu favorit. Biasanya selagi masih garing mengambil yang di pinggirnya dulu baru inti-nya. 

      Yang membedakan Markobar dengan yang lain, pertama penyajiannya tidak dilipat 2 melainkan utuh bundar lingkaran seperti pizza. Kedua, pilihan rasa lebih variasi. Bisa memilih 6 atau 8 rasa yang berbeda. Pilihannya : coklat meses ceres, kacang cokelat, keju polos, keju cokelat, keju kacang, cokelat, Delfi, Oreo, Silverqueen, Cadburry, Nutella, Kit Kat, Van Houten. Kondisinya tidak di campur seperti martabak pada umumnya. Khan tidak dilipat. Sudah di pisah-pisah menjadi 6 atau 8 sesuai pesanan. Terakhir di masukkan dalam kemasan dus seperti Pizza baru diserahkan ke konsumen. Kira-kira begitu. Harganya berkisar 60 – 80 rbu.



      Sederhana

      Tidak mengecewakan setelah menikmati di kamar hotel. Sebenarnya bisa saja santap di tempat. Sekalian menikmati menu lain seperti Martabak telur dan variasi minuman lain. Kebetulan termasuk suka nongkrong berkuliner di warung-warung pinggir jalan. Cuma saat tiba disana perut sudah kenyang terisi kuliner yang lain. Selain itu hujan deras mengguyur saat tiba di lokasi. Lebih baik bawa dan makan di hotel saja.

      Bagi saya sebenarnya yang lebih dari ke-terkejut-an dari Markobar adalah kesederhanaan. Tidak terbayangkan putra Presiden masih mengelola usaha yang boleh di bilang sederhana. Di bandingkan bisnis milik artis, keluarga pejabat-pejabat lain,rasanya tidak level. Padahal seperti salah satu yang di tulis mas Ryo Kusimo,

      “Anda kan anak Presiden, seharusnya anda lebih cocok ada di deretan pemegang saham BUMN, deretan pemegang saham Indofood, Astra, berkolaborasi dengan pengusaha Singapura, atau tentunya duduk bersama dengan para Emir Kerajaan Arab untuk membahas proyek Petrochemical di Indonesia, dengan saham terbesar adalah trah keluarga anda”.


      Saya pun terbawa suasana kutipan di atas. Saya tidak kecewa namun masih terbayang warung yang sangat sederhana, yang di kelola bukan warga sembarangan. Sungguh sangat kontras dengan bayangan saya perihal bisnis anak pejabat. Apalagi saat menunggu pesanan tadi hujan deras turun. Cipratan air hujan sempat masuk menerobos tenda yang terpasang.

      Teringat seorang netizen yang pernah menyindir usaha jualan Martabak sebagai sesuatu yang kampungan. “Apa susahnya sebagai anak Presiden mendapat soft loan milyaran untuk membangun dinasti kerajaan bisnis kuliner besar. Ngga sulit membangun sebuah resto kaliber internasional yang tamu-tamunya dari kalangan elite”. Ini sich bukan nyindir tapi cemohan kasar. Sempat heboh di dunia maya. Nekad bener ya nulis begitu.

      Bukannya tersinggung eee malah mendapat tanggapan santai dari adiknya, Kaesang.  “Gapapa, yang penting dari jualan martabak bisa untuk bayar sekolah di Singapore. Saya hepi, Markobar juga hepi,” tulis Kaesang.

      Gara-gara Markobar saya jadi tertampar manakala menilik salah satu kehidupan pribadi saya. Menyadari meski bukan dari keluarga pejabat, kepingin sekali menjadi orang elit seperti anak-anak pejabat. Meski sehari-hari sudah akrab dengan kesederhanaan, kepingin sekali keluar dari zona ini. Melepas kesederhanaan beranjak ke status yang lebih oke.

      Pelajaran berharga dari jalan-jalan singkat dan mampir di warung Markobar : Sederhana itu indah. Sederhana itu bukan aib yang harus di tinggalkan. Sederhana itu tidak menutup untuk menjadikan hidup berguna. Tuhan bisa memakai manusia yang sederhana menjadi manusia yang memberikan manfaat bagi orang lain minimal di sekitar kita.

    • By Alfa Dolfin

      Spontan memberikan nilai SEMPURNA di angka "10" saat di minta untuk memberikan penilaian di web online khusus pemesanan hotel.  Saat mengisi kekurangannya, saya isi : "hanya menginap semalam". Inilah penilaian Rumah Batu Villa & Spa di kota Solo.

      tampak dari pinggir jalan

      tampak depan
      Sebenarnya sich sudah masuk solo pinggiran. Tanpa bermaksud promosi lho. Hanya berbagi cerita betapa enjoy stay disini yang beralamat : jalan Ovensari Raya No 8, Baki Solo Baru, Jawa Tengah. Driver mobil yang kami sewa mengatakan letaknya sudah di luar kota Solo. Tapi meski letaknya cukup jauh waktu tempuh tempuh Cuma 15 menit saja ke pusat kota. Tega nian kondisi kalau bandingkan dengan Jakarta ya.
      Suasana di sekeliling hotel masih ada areal per-sawah-an. Untuk yang sudah kadung bosan suasana metropolis macam saya ini, pasti senang dengan melihat sawah. Norak ya….? Hahaha….
      Tempatnya sendiri, mungkin kebayang akan di dominan dengan bebatuan. Serasa kembali ke jaman batu dulu ya. Konsepnya Villa. Perihal nama ini sering saya kurang peduli. Mau villa, hotel, puri, homestay, atau…?ya apa pun, yang penting bisa booking 1 kamar, suasana kamar cocok, suasana di sekelilingnya juga oke, dan harga terjangkau.

      dari teras kamar. suasananya asyik

      lemari baju di kamar. Unik ya dengan model kayu begini
      Rumah Batu yang memiliki total 18 kamar dari berbagai tipe, pertama kali ketemu waktu browsing hotel sekitar 3 minggu sebelum ke Solo. Dari sekitar 5 pilihan, setelah diskusi dengan pasangan lalu melihat foto-fotonya, akhirnya sepakat untuk menginap disini.

      teras kamar. Suasananya asri n klasik. Suka banget
      Heritage
      Meskipun memakai nama “Batu”, tidak lantas semua yang serba batu akan mendominan. Faktanya ngga begitu. Di web bilangnya menawarkan kamar dengan perpaduan unsur tradisional dan kontemporer. Yang saya rasakan suasananya Javanesse Heritage. Suasana keseharian masyarakat Jawa tempo doeloe.



      Loby hotel bernuansa Java Heritage. 

      banyak patung bernuansa tempo doeloe seperti di loby ini

      salah satu kursi menunggu di lobby....jauh dari nuansa modern.....

      suasana resto-nya. Kental banget nuansa Javanesse Heritage
      Astaga….!!!dalam hati terperanjat,  justru disini aku berjumpa lagi yang lama tidak bertemu. Seakan saya di bawa kembali ke jaman- kecil dan remaja doeloe, saat masih tinggal di kampung. Tidak seperti sekarang tinggal di kota metropolis, masa kecil sampai remaja akrab dengan kesederhanaan di salah satu kampung di Cimahi, Jawa Barat. Tinggal di rumah nenek yang ber-dinding kayu, berlantai ubin. Lalu nenek dan kakek punya burung tekukur, yang di jam-jam tertentu bunyi.

      woooouuww....entah sudah berapa tahun ngga lihat burung tekukur begini
       

      yeaaa....suka nuansa begini. 

      ini jam tempo doeloe. sudah jarang melihat seperti ini
      Jika ada penilaian tamu lain yang mengatakan, meski berada di pinggir jalan raya namun tidaklah ramai dan bising, saya akui iya. Ini juga yang menurut saya menambah kenyamanan.
      Special Request
      Jika saya merasa langsung betah dan nyaman, tidak lepas dari kecocokan dan selera aja. Tetap suka hotel bernuansa modern seperti Swissbell, Aston, Favehotel, dan sejenisnya. Namun jika berada di daerah seperti Solo, Bali, Yogya, sebisa mungkin memilih hotel yang menyajikan nuansa setempat. Di Surabaya yang cenderung kota metropolis, lebih tepat berada di hotel ber-gaya modern itu.

      salah satu nuansa Villa...hhhmmm....like it....

      Rumah Batu Villa & Spa, rasanya lebih cocok untuk keluarga yang memiliki selera klasik, menyukai nuansa tempo doeloe, bernuansa heritage. Sayangnya sejauh saya perhatikan, kurang lengkap sarana bermain untuk anak-anak. Bukankah usia anak-anak belum familiar dengan nuansa tempo doloe. Cuma ada kolam renang.
      Mengusung nuansa tempo dulu yang bercorak Jawa, staff ramah, wuiii….harganya per malam Cuma 425 ribu, weekend, include sarapan…wuiii….sayang Cuma semalam.

      Yang berkesan karena datang bersama pasangan yang ber-ulang tahun, ada permintaan khusus untuk mendekor kamar dengan kembang, dan menyajikan buah kesukaannya. Maksudnya ingin memberikan kejutan kepadanya. Permintaan khusus ini diperhatikan. Saat check in dan masuk kamar, wooouuwww…..

    • By Sarwanti
      Yang ke Solo mampir ke TW yaw bnyk tempat wisata disana, icon TW  Grojokan Sewu 
      kalau difoto ini "Bukit Sekipan" 
      lokasinya dari Terminal Tawangmangu naik lagi di kanan jalan, ada papan namanya juga kok
      Jika mau suasana lebih dingin lagi bisa naik terus sampai di jalan tembus (perbatasan dengan magetan jawa timur)




    • By andiana
      Pertama kali ke Solo / Surakarta. Berbekal satu keuntungan : ada teman tinggal di Solo. Jadi, lumayan rada pede. Meski begitu, waswas takut nyasar tetap ada, ternyata! 
      Aku ke Solo tanggal 1 September, menginap semalam di Red Planet Hotel. Silakan mampir ke review hotel  yah!
      Berhubung saat pertama ke Solo karena ada acara di Taman Balekambang, jadi memang kurang banyak mengeksplorasi Kota Serabi Notosuman itu. Bahkan gak sempat ke Pasar Klewer. Oke, ini kode untuk kembali ke sana, yes?
      Ada yang pernah menginap di Red Planet Hotel? Boleh dong share pengalaman juga. Siapa tau ada tips trik khusus lainnya yang aku gak tau. 
       
      Thank you!
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Bagi kamu yang menyukai Jerman dan berminat untuk menyambangi Jerman, pasti kamu sudah sering mendengar Frankfurt. Ya, Frankfurt adalah salah satu kota besar di Jerman yang seringkali dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata populer di Jerman.
      Pada tahun 2011, kantor firma konsultan Mercer menobatkan Frankfurt sebagai kota dengan Kualitas Hidup terbaik ketujuh di dunia. Sementara itu, menurut majalah The Economist, biaya hidup di Frankfurt adalah yang termahal di Jerman, dan biaya hidup kota ini berada di urutan ke-10 termahal dunia.
      Frankfurt sendiri adalah salah satu pusat bisnis terbesar yang terdapat di Jerman. Kota ini merupakan kota bisnis amat mudah dikenali dengan melihat bangunan tinggi dan monument modern yang bertebaran.
      Frankfurt merupakan salah satu kota yang terkenal dengan modernitasnya. Kota ini juga memiliki bentuk arsitektur yang menawan dan megah. Selain itu, Frankfurt juga mempunyai airport yang sangat besar sehingga tercatat sebagai airport terbesar ketiga di Eropa.
      Kawasan urban di kota Frankfurt diperkirakan berpenduduk sekitar 2,3 juta jiwa pada tahun 2010. Sementara itu, kawasan metropolitan di kota ini diperkirakan merupakan kawasan metropolitan yang terbesar di Jerman.
      Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui lebih lanjut tentang destinasi wisata apa saja yang terdapat di kota ini? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam artikel berikut ini. Yuk, simak pembahasannya.
       
      Perjalanan dari Jakarta menuju Frankfurt


      Menyambangi Frankfurt International Airport via Wikimedia
       
      Setibanya di Frankfurt, kamu akan langsung dapat menyambangi Frankfurt Interntional Airport yang satu ini. Untuk mencapai Frankfurt, kamu dapat menaiki pesawat dengan rute Jakarta menuju Frankfurt.
      Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan dari Jakarta untuk mencapai Frankfurt adalah sekitar 15 jam 25 menit. Kamu akan mengalami satu kali stopover ketika kamu mengikuti perjalanan ini. Kota yang mungkin menjadi tempat transitmu adalah Singapura.
      Selanjutnya, sesampainya di Frankfurt airport, kamu dapat menaiki kereta light rail dari Frankfurt (M) Flughafen Regionalbf menuju ke Frankfurt (M) Hauptwache. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan dengan kereta ini adalah sekitar 2 Euro. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk mencapai pusat kota Frankfurt adalah sekitar 15 menit.
       
      Mengelilingi Frankfurt
      Terdapat banyak cara untuk mengelilingi Frankfurt. Cara yang pertama adalah kamu dapat menggunakan bus tingkat atau yang biasa disebut dengan bus Hop On Hop Off. Harga untuk menaiki bus Hop On Hop Off ini adalah sekitar 19 euro dengan durasi perjalanan wisata sekitar 15 menit.
      Lokasi wisatanya sendiri sudah ditentukan. Lokasi wisata tersebut antara lain adalah Paulrischke, Romer, Zoo Frankfurt sampai Alt Sachsenhausen. Pemandu juga sudah dapat menjelaskan dalam berbagai bahasa yaitu sekitar 10 bahasa. Namun, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
      Pilihan lain yang dapat kamu pilih dalam menjelajahi Frankfurt adalah dengan menyewa sepeda. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk menyewa sepeda di Frankfurt ini adalah sekitar 12 Euro.
      Menjelajahi Frankfurt dengan menggunakan sepeda sudah seringkali dijadikan sebagai pilihan. Hal ini karena harganya terjangkau, selain itu juga relative aman dan nyaman karena menggunakan jalur khusus. Parkiran sepeda juga relative mudah ditemukan.
      Namun, tentu saja alternative menggunakan sepeda bukanlah pilihan yang tepat jika tiba-tiba hujan turun. Selain itu, kamu bisa juga menggunakan bus umum dengan berbekal peta wisata yang bisa kamu dapatkan di penginapan tempatmu menginap.
       
      Menyambangi Romerberg


      Menyambangi Romerberg via Panoramio

      Untuk mengawali tujuan wisatamu selama berada di Frankfurt, kamu dapat memulainya dengan menyambangi Romerberg. Romerberg sendiri merupakan alun-alun wisata di kota tua.
      Romerberg sendiri seringkali dijadikan sebagai salah satu tujuan destinasi wisata populer, bahkan rute bus Hop On Hop Off juga menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi wisatanya. Sehingga tidak salah menjadikan Romerberg sebagai titik awal perjalanan wisatamu selama berada di Frankfurt.
      Bangunan ini juga terkenal sebagai salah satu landmark penting kota Frankfurt. Frankfurter Romer terletak berseberangan dengan Old St. Nicholas Church dan telah menjadi city hall bagi Frankfurt selama lebih dari 600 tahun.
      Tempat ini sebenarnya berbentuk plaza dan seringkali digunakan oleh penduduk maupun pemerintah Frankfurt guna kepentingan pemerintahan. Selain itu, yang menarik pada lantai 2 dan 3 di Haus Lowenstein juga seringkali digunakan sebagai tempat berlangsungnya acara pernikahan.
      Tempat ini dahulunya dimiliki oleh keluarga Romer yang menjual rumahnya ke pemerintah sekitar tahun 1405. Kemudian, setelah itu, pemerintah mengalihfungsikan rumah mereka menjadi balaikota. Bangunan utamanya dikenal dengan nama Zum Romer yang merupakan tempat penghormatan terhadap raja Romawi.
      Sementara itu, di sisi timur Zum Romer, kamu dapat menyambangi sederetan bangunan rumah kayu yang disebut juga sebagai Ostzeille. Tempat ini merupakan rekonstruksi rumah-rumah pada abad 15-16 yang sudah banyak hancur karena adanya perang dunia 2.
      Di tempat ini juga terdapat kios-kios dan toko cenderamata. Nah, kamu dapat mencoba untuk menyambangi toko cinderamata ini agar bisa mendapatkan barang yang terbaik untuk cinderamatamu.
       
      Melihat Patung Keadilan


      Patung Dewi Keadilan via Benny Rhamdhani (Kompasiana)
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata yang dapat kamu sambangi. Masih di kawasan Romerberg, kamu dapat mencoba melihat patung dewi keadilan yang satu ini.
      Monumen tempat dewi keadilan ini berada bernama Gerechtigkeitsbrunnen. Di tengah-tengahnya terdapat dewi keadilan yang membawa timbangan tetapi tanpa penutup mata.
      Di depannya, kamu melihat orang yang menjual mawar merah. Menjadi sangat romantic ketika ada pria yang membeli bunga tersebut dan memberikannya pada wanita yang sedang bersamanya.
       
      Mengunjungi Katedral


      Mengunjungi Cathedral of St. Bartholomew via Inyourpocket
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Frankfurt yang dapat kamu sambangi. Tempat ini adalah Cathedral of St. Bartholomew. Katedral ini dibuat dan didedikasikan untuk Saint Bartholomew.
      Gereja ini merupakan salah satu tempat terbaik jika kamu ingin melihat arsitektur yang indah dari kota Frankfurt. Jika waktumu terbatas, tempat ini juga merupakan salah satu tempat yang tepat untuk menjadi objek fotografimu.
      Tidak ada biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin mengunjungi Cathedral of St. Bartholomew ini. Estimasi lama kunjunganmu ketika mengunjungi tempat ini adalah sekitar 1-2 jam.

      Mengunjungi Sungai Main


      Mengunjungi Sungai Main via Media Indonesia
       
      Penasaran dengan destinasi wisata lainnya yang terdapat di Frankfurt. Destinasi wisata ini adalah Sungai Main yang terdapat di pusat kota Frankfurt.
      Main sendiri adalah sebuah sungai yang terdapat dari timur menuju ke barat Jerman. Sungai terpanjang kedua di Jerman ini dapat dilalui oleh kapal-kapal pengangkut barang dari pedalaman Jerman hingga pelabuhan di Rotterdam.
      Salah satu waktu terbaik untuk menikmati pemandangan indah di Sungai Main ini adalah di waktu sebelum matahari terbit. Kamu dapat mencoba untuk melihat pemandangan matahari terbit ketika menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
      Rasanya sangat menyenangkan sekali melihat pantulan gedung-gedung pencakar langit di permukaan sungai Main. Waktu terbaik untuk menyambangi Sungai Main yang satu ini adalah sekitar pagi atau sore hari. Selain itu, tidak jarang kamu juga dapat melihat pemandangan berupa pasangan-pasangan yang sedang berwisata di sekitar daerah yang satu ini.
      Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan wisata perahu ketika menyambangi Sungai Main. Biaya yang kamu keluarkan untuk memanfaatkan wisata perahu ini berbeda-beda.
      Dengan tujuan Grisheim, kamu dapat membayar sejumlah 8,4 euro. Selain itu, bila tujuannya Gebermuhle, biaya yang harus kamu keluarkan adalah sekitar 10,40 Euro. Lama waktu perjalanan yang kamu butuhkan untuk mencapai Grisheim adalah sekitar 50 menit.
      Sementara itu, lama waktu perjalanan yang kamu butuhkan untuk mencapai Gebermuhle adalah sekitar 100 menit. Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Frankfurt adalah kamu dapat mencoba untuk menyambangi Sungai Main yang satu ini.
       
      Melihat Lebih Dekat Klein Markt Halle


      Melihat Lebih Dekat Klein Markt Halle via Benny Rhamdani (Kompasiana)
       
      Masih penasaran dan ingin menjelajahi Frankfurt secara lebih dekat? Kali ini kamu dapat mencoba untuk menyambangi Klein Markt Halle.
      Frankfurt adalah kota internasional dengan penduduk beragam. Nah, untuk dapat mendapatkan makanan halal kamu dapat mencoba untuk menyambangi Klein Markt Halle yang satu ini.
      Nah, kamu dapat mencoba untuk menikmati berbagai makanan halal bagai makanan Turki maupun Pakistan. Kamu dapat mencoba untuk memakan ayam bakar dengan kentang dan disertai dengan minuman. Biaya yang kamu keluarkan untuk makanan tersebut adalah sekitar 6 euro.
      Biasanya kamu juga dapat menikmati minuman mint yang berguna untuk mengurangi lemak yang masuk ke perut. Kamu juga dapat menikmati jenis ikan maupun buah-buahan.
      Begitu masuk ke dalamnya, langsung di sambut deretan penjual bunga segar di sisi kanan dan deretan panjang jagal di sisi kiri. Berjajar pula kiosseafood.
      Tempat ini pertama kali dibangun pada tahun 1890-an namun sempat mengalami kerusakan hebat pada tahun 1944. Setelah itu, terjadi renovasi besar-besaran terhadap Kleinmarkthalle yang menyebabkan tempat ini dapat dibangun dan digunakan kembali.
      Lantai kedua dari Kleinmarkthalle ini menjual berbagai macam produk makanan seperti daging sapi, daging bebek, daging kelinci, unggas serta seafood. Sementara pada lantai bawah Kleinmarkthalle ini dijual berbagai macam makanan lezat yang wajib untuk kamu coba.
      Di tempat ini, kamu juga dapat menemukan makanan-makanan yang jarang kamu temukan sebelumnya. Makanan tersebut misalnya berbagai jenis kentang, jamur yang tidak biasa, fresh black or white truffles, dan lain-lain. Keseluruhan dari makanan ini dikemas dengan cantik dan menawan sehingga membuatmu nyaman untuk membelinya.
      Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Frankfurt, kamu dapat mencoba untuk menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Menyambangi Old Opera House


      Menyambangi Old Opera House via Upload Wikimedia
       
      Setelah puas mengunjungi salah satu pasar indoor unik yang terdapat di Frankfurt, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Old Opera House Frankfurt yang satu ini. Old Opera House atau yang dalam bahasa Jerman disebut Alte Oper ini beralamat di Opernplatz 1, 60313.
      Tempat ini sering digunakan pula sebagai tempat pertunjukkan konser. Tempat ini dibangun pada tahun 1880 namun sempat hancur karena ledakan bom pada tahun 1944. Tetapi, gedung ini kemudian direkonstruksi dan direnovasi sehingga masih tetap dapat digunakan hingga sekarang.
      Gedung Opera ini biasanya dibuka setiap hari pada pukul 9 pagi hingga 12 malam. Tidak ada biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin mengunjungi gedung opera yang menawan ini alias gratis.
      Tempat ini kemudian dibuka pada tahun 1981. Semenjak saat itu, ada lebih dari sedikitnya 300 jenis konser dan acara diselenggarakan di tempat ini. Banyak turis dan wisatawan yang berkunjung pula ke tempat ini sehingga tempat ini menjadi salah satu magnet wisata bagi para pengunjung yang hendak mengunjungi Frankfurt.
      Fasilitas yang terdapat di tempat ini berupa The Great Hall yang memiliki kapasitas mencapai 2.450 pengunjung. Great Hall seringkali digunakan untuk acara pertunjukkan akustik. Selain itu, terdapat pula Mozart Hall yang berkapasitas mencapai lebih dari 700 orang.
      Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama kamu berada di Frankfurt, kamu dapat mencoba untuk menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Menyambangi Palmengarten


      Mengunjungi Palmengarten via Upload Wikimedia
       
      Penasaran dengan destinasi wisata lainnya yang terdapat di Frankfurt? Kali ini kamu dapat mencoba untuk menyambangi Palmengarten yang satu ini.   Palmengarten merupakan salah satu dari dua taman botani yang terdapat di kota Frankfurt. Tempat ini juga dinyatakan sebagai taman botani terbesar di negara Jerman.
      Palmengarten merupakan kebun botani yang sangat luas dan terdapat di kawasan Frankfurt. Palmengarten memiliki luas sekitar 22 hektar atau sekitar seperempat dari luas kebun raya Bogor. Biaya yang kamu keluarkan untuk memasuki kawasan ini adalah sekitar 5 Euro namun apabila terdapat pameran, kamu harus membayar sekitar 10 euro untuk dapat memasuki kebun botani yang satu ini.
      Kebun botani ini dibuka setiap hari. Adapun jam operasional untuk kebun botani ini adalah sekitar pukul 9.00 hingga 16.00 (untuk bulan November hingga Januari) dan pukul 9.00 hingga 18.00 (untuk bulan Februari hingga Oktober).
      Pintu masuk utama di kebun botani ini ada tiga. Pintu masuk tersebut adalah  Siesmayerstraße 63,Palmengartenstraße 11 dan Zeppelinallee 18. Ketentuan lainnya dari tempat ini adalah kamu tidak diperbolehkan untuk membawa anjing dan sepeda ketika memasuki kebun botani ini.
      Tempat ini dibangun pada tahun 1871 oleh arsitek Heinrich Siesmayer. Taman ini memiliki luas yang cukup besar yaitu mencapai sekitar 22 hektar.
      Taman ini memiliki bentuk seperti rumah kaca. Di dalamnya terdapat taman-taman dengan berbagai tema, mulai dari gurun hingga hutan hujan. Untuk melengkapi wisatamu selama berkunjung ke Frankfurt, tentunya kamu dapat mengunjungi taman cantik yang satu ini.
       
      Nah, itulah dia penjelasan mengenai Frankfurt. Kamu juga dapat mengetahui berbagai destinasi wisata yang terdapat di Frankfurt. Selain itu, kamu juga dapat menentukan sendiri transportasi terbaik yang dapat kamu gunakan dalam mengeksplor Frankfurt.
      Banyak wisatawan memilih datang untuk menyambangi Frankfurt karena Frankfurt memiliki berbagai destinasi wisata yang menarik untuk disambangi. Selain itu, situasi multicultural yang terdapat di Frankfurt juga membuat toleransi yang terdapat di kota ini menjadi sangat tinggi. Salah satunya, kamu dapat mencari makanan halal selama berada di Frankfurt.
      Semoga artikel ini dapat memberikanmu referensi mengenai berbagai objek wisata yang terdapat di Frankfurt agar dapat memudahkanmu menyusun itinerary terbaik dalam mengeksplor Frankfurt.
      Happy traveling!
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Dublin adalah sebuah ibukota republic Irlandia. Kata Dublin diambil dari bahasa Irlandia Dubh Linn yang berarti ("kolam hitam"); sedangkan nama modernnya Baile Átha Cliath("The City of the Ford of the Reed Hurdles") merujuk kepada perkampungan dekat kota Dublin yang sejati.
      Dublin sendiri adalah ibukota Irlandia yang tidak tersentuh oleh Perang Dunia 2. Hal itulah yang menyebabkan bangunan-bangunan kuno di Irlandia masih terlihat sangat indah dan juga megah.
      Dublin sendiri juga terkenal sebagai koloni Viking. 1000 tahun yang lalu, Viking mendirikan kota seperti Dublin, dan koloni seperti Normandy di Perancis. Sejak tahun 879 hingga 920 mereka menjajah Iceland, yang kemudian menjadi basis kolonialisasi Greenland.
      Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera menjelajahi Dublin di Irlandia? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam nikmati serunya menyambangi Dublin di Irlandia berikut ini.
       
      Perjalanan Menuju Dublin


      Menyambangi Dublin via Dublin Airport
       
      Salah satu cara termudah untuk menyambangi Dublin adalah dengan membeli tiket penerbangan dengan rute Jakarta menuju Dublin. Lama waktu tempuh yang akan kamu gunakan dari Jakarta menuju Dublin adalah sekitar 17 jam 25 menit.
      Selama penerbangan tersebut, kamu akan mengalami transit. Beberapa kota yang mungkin menjadi tempat transitmu adalah Dubai, Singapura, London, Kuala Lumpur, Istanbul, Abu Dhabi dan masih banyak lainnya.
      Beberapa maskapai penerbangan yang melayani penerbangan dengan rute Jakarta menuju Dublin adalah Emirates, Singapore Airlines, Aer Lingus, KLM, British Airways, Turkish, Etihad dan masih banyak lainnya.
       
      Transportasi Selama di Dublin


      Leap Card via Irishfireside
       
      Inilah dia salah satu jenis kartu transportasi di Dublin yang sebaiknya kamu ketahui. Kartu ini disebut juga dengan sebutan leap card.
      Leap card adalah sebuah kartu yang bertujuan untuk mempermudah proses pembayaran. Selain itu, kartu ini juga membuat harga tiket lebih murah beberapa persen.
      Kartu kecil ini bisa didapatkan di beberapa toko kelontong atau dapat juga dipesan secara daring.
      Nah, bagi kamu yang hendak menjadi turis di Dublin, kamu dapat memiliki leap card ini begitu kamu mendarat di bandara. Ya, kamu dapat mendapatkan leap card ini di toko kelontong di dalam bandara. Sementara itu, penambahkan saldo sendiri dapat dilakukan di toko kelontong atau di mesin-mesin penjual tiket tram.


      Dublin Bus via Wikipedia
       
      Selanjutnya, inilah dia pilihan transportasi dalam kota lainnya di Dublin yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Transportasi ini adalah Dublin Bus yang berwarna kuning dan merupakan bus tingkat.
      Bus berwarna kuning dan telah dilengkapi dengan fasilitas wifi ini memang menjadi andalan kota Dublin. Ya, kamu tentu akan merasa sangat nyaman dalam menggunakan bus ini mengelilingi Dublin.
      Bus ini tidak beroperasi secara sembarangan. Ya, bus ini hanya datang di waktu tertentu dan sesuai dengan jadwal yang telah tersedia. Selain itu, bus ini juga hanya berhenti pada perhentian yang telah ditentukan. Jadwal akhir pekan dan pada waktu hari kerja pun tidak sama.
      Halte bus ini diberi nomor dan pada sebagian kecil halte terdapat jadwal bus yang berhenti di halte tersebut, serta perkiraan ketibaan. Untuk mengetahui jadwal, kamu juga bisa mengunduh aplikasi Dublin Bus.
      Untuk membayar bus, kamu dapat melakukannya dengan uang koin dan juga harus pas. Koin tersebut juga dapat kamu masukkan ke dalam wadah di depan pengemudi. Jika uang tak pas, akan ada tanda terima untuk mengambil kembalian di tempat tertentu. Kamu yang menggunakan leap card juga dapat menggunakannya di sini.


      Menggunakan Tram via Youtube
       
      Nah, selain bus, ini dia alternative transportasi dalam kota yang dapat kamu gunakan. Transportasi ini adalah tram. Nama lain tram di Dublin ini adalah luas.
      Tram ini sendiri dibagi menjadi dua jalur yaitu jalur merah dan jalur hijau. Jalur merah beroperasi dari The Point hingga Tallaght, sementara jalur hijau beroperasi dari St. Stephen’s Green hingga Sandyford.
      Nah, akan tetapi, kedua jalur tram ini tidak tersambung sehingga penumpang yang akan berpindah harus berjalan kaki terlebih dahulu sejauh 1,4 kilometer.
      Biaya yang kamu gunakan untuk dapat menggunakan fasilitas transportasi tram ini adalah sekitar 2,6 hingga 3 euro. Untuk mendapatkan tiketnya, kamu dapat membelinya di mesin-mesin yang tersedia di setiap halte. Selain itu, pembayaran juga dapat kamu lakukan dengan uang tunai, koin maupun kartu.
       
      Mengunjungi Guinness Storehouse


      Mengunjungi Guinness Storehouse via Sitiajimbo
       
      Untuk mengawali perjalananmu selama berada di Dublin, kamu dapat memulainya dengan menyambangi Guinness Storehouse yang satu ini. Lokasi tepat dari tempat ini adalah St James's Gate Brewery di Dublin.
      Nah, sejak dibuka pada November 2014, tempat ini telah menarik lebih dari 4 juta pengunjung. The Guinness Store House diletakkan di atas tujuh lantai yang mengelilingi atrium kaca dalam bentuk satu logo Guinness. Lantai dasar terdapat empat pajangan bahan pembuat bir yaitu, air, barley, hop dan ragi, serta foto pendiri, Arthur Guinness.
      Selain itu, di tempat ini kamu juga dapat melihat lantai sejarah iklan Guinness serta pameran interaktif yang mendukung pengunjung untuk minum di situ.
       
      Mengunjungi Kastil Dublin


      Mengunjungi Dublin Castle via Paradiseinland
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Dublin yang dapat kamu sambangi. Destinasi wisata yang satu ini adalah Dublin Castle.
      Tempat ini hingga tahun 1922 digunakan sebagai salah satu tempat administrasi pemerintahan Inggris. Sementara itu, saat ini tempat ini digunakan sebagai tempat administrasi pemerintahan Irlandia.
      Tempat ini berada di pusat kota. Hal ini memudahkanmu dalam melihat lebih dekat sebuah tempat yang dulunya sering digunakan sebagai tempat dilaksanakannya berbagai konferensi penting serta berbagai peristiwa bersejarah lainnya.
      Hal lain yang menjadi nilai tambah dari kastil ini adalah kastil ini merupakan tempat yang terkenal di kalangan bangsawan. Nah, pada saat menyambangi kastil tersebut, kamu dapat melihat kamar kepala negara atau raja yang terbuka untuk umum.
      Nah, hal ini dapat menjadi gambaran untuk kamu mengenai masa lalu kehidupan keluarga raja sehari-hari. Di tanah yang penuh dengan tempat-tempat bersejarah dan istana batu, tempat ini dianggap asli tanpa ada perombakan.
       
      Melihat Lebih Dekat Museum Nasional Irlandia


      Museum Nasional Irlandia via Rendangpadangpusako
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Dublin yang dapat kamu sambangi dan dapat kamu masukkan dalam list tempat wisata kamu berikutnya.
      Destinasi wisata ini adalah museum nasional Irlandia. Lokasi tepat dari tempat ini adalah Merrion St Upper. Museum nasional Irlandia ini sebenarnya memiliki tiga cabang, namun tiga di antaranya terdapat di Irlandia.
      Museum ini berada di kawasan pusat kota Irlandia sehingga tentu memudahkanmu untuk menyambanginya. Selain itu, museum ini juga memiliki nilai tambah berupa nilai yang sangat tinggi mengenai arkeologi, dekorasi seni, sejarah, dan bangunan museum sejarah alam.
       Museum ini memang tidak terlihat wow dari luar, tetapi kamu sebaiknya memasukinya agar mengetahui keistimewaan dari museum cantik yang satu ini. Tempat ini didedikasikan bagi kamu dan para pengunjung yang ingin melihat lebih dekat mengenai sejarah Irlandia.
      Di lantai dasar, kamu akan menemukan berbagai koleksi yang memukau. Tetapi, harta karun sebenarnya dari museum ini justru terletak di lantai satu.
      Nah, kamu akan menemukan koleksi yang cukup lengkap di tempat ini. Ya, kamu dapat menemukan snow leopard di sana. Tidak hanya satu, bahkan terdapat dua snow leopard. Snow leopard tersebut berada dalam versi yang sudah diawetkan.
       
      Mengunjungi Saint Stephen’s Green


      Mengunjungi Saint Stephen’s Green via Wikipedia
       
      Masih ingin menjelajahi Dublin? Nah, kali ini ada satu destinasi wisata di Dublin yang tentu saja menarik untuk kamu sambangi dan sayang untuk kamu lewatkan.
      Destinasi wisata ini adalah Saint Stephen’s Green. Tempat ini merupakan sebuah taman public yang terletak di pusat kota Dublin. Begitu memasuki tempat ini, kamu dapat melihat rumput hijau terawatt, rindangnya pepohonan dan birunya langit.
      Taman ini bersebelahan dengan salah satu jalan utama di Dublin, Grafton Street, dan ke pusat perbelanjaan yang ternama, sementara di jalan-jalan sekitarnya adalah kantor dari sejumlah badan-badan publik dan terminal kota salah satu jalur trem Dublin.
      Taman ini didesain oleh William Sheppard dan dibuka untuk umum pada hari Selasa, 27 Juli 1880.
      Luas total dari kawasan taman ini adalah sekitar 22 hektar atau 89.000 meter persegi. Taman ini berbentuk persegi dan dikelilingi oleh jalan-jalan yang pernah membentuk arteri utama dari kota Dublin.
      Keempat jalan berbatasan tersebut, masing-masing adalah St Stephen's Green Utara, St Stephen's Green Selatan, St Stephen's Green Timur dan St Stephen's Green Barat. Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Dublin jangan lupa sempatkan waktu untuk menyambangi taman cantik yang satu ini.
       
      Mengunjungi Taman Uskup Agung Ryan


      Taman Uskup Agung Ryan via Dublinpubs
       
      Masih seputar taman, Dublin ternyata memiliki taman lainnya yang cantik dan tentu saja menarik untuk kamu sambangi. Taman tersebut adalah Taman Uskup Agung Ryan.
      Taman ini terletak di kawasan Merrion Square. Ketika memasuki kawasan taman ini, kamu akan dapat melihat rumput hijau terawatt, rindangnya pepohonan dan birunya langit. Kesan indah tidak akan bisa hilang ketika kamu memasuki kawasan taman ini.
      Nah, setidaknya terdapat tujuh buah lapangan rumbut termasuk area khusus untuk arena bermain anak di tempat ini. Setiap lapangan rumput dipisahkan oleh jalan selebar mobil sebagai akses pengunjung taman.
      Kamu akan melihat banyak pohon besar yang tersebar di sekeliling dan juga bagian tengah taman. Kamu juga akan dapat melihat warga lokal yang beraktivitas di taman ini, seperti bermain sepak bola dan juga makan siang di taman ini. Menyenangkan sekali, bukan?
      Belum lagi ketika musim panas tiba, banyak warga Dublin yang akan datang dan mengunjungi taman ini. Hal ini terlihat seperti perayaan karena adanya sinar matahari. Ya, hal ini karena kamu tidak akan menemukan hari hangat seperti pada waktu musim panas secara terus-menerus.
      Pada waktu musim dingin maupun musim gugur, biasanya cuaca menjadi lebih dingin dan banyak warga lokal lebih memilih untuk berada di dalam rumah. Sehingga pada waktu musim panas, taman ini biasanya diserbu oleh banyak warga lokal.
      Di sekeliling taman ini terdapat bangunan bersejarah yang dibangun pada 1745 hingga 1870-an. Bangunan bersejarah tersebut misalnya seperti Leinster House, Galeri Nasional, Museum Nasional dan masih banyak lainnya.
      Selain banyak bangunan bersejarah, di sekitar taman itu dahulu juga menjadi tepat tinggal sejumlah tokoh dan seniman Irlandia. Contohnya adalah sastrawan Oscar Wilde, pematung Andrew O’Connor, dan tokoh Katolik Daniel O’Connel.
       
      Mengunjungi Puri Ardgillan


      Mengunjungi Puri Ardgillan via Inyourpocket
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Dublin yang dapat kamu sambangi terutama jika kamu tertarik dengan wisata sejarah. Destinasi wisata ini adalah Puri Ardgillan.
      Tempat ini terletak sekitar 20 mil dari pusat kota Dublin. Nah, kurang lengkap rasanya perjalanan wisatamu dalam menyambangi Dublin jika kamu belum menyempatkan diri dengan menyambangi Puri Ardgillan yang satu ini.
      Bangunan ini dimulai pada 1738 oleh keluarga Robert Taylor dan konstruksi terus-menerus ditingkatkan. Luas tempat ini mencapai sekitar 200 hektar. Dari sini, para pengunjung biasanya dapat melihat pemandangan laut Irlandia dan Pengunungan Mourne. Selain itu, tempat ini juga biasanya dijadikan sebagai lokasi pernikahan dan juga pertemuan.
       
      Mengunjungi Trinity College Dublin


      Mengunjungi Trinity College Dublin via Ifsa Butler
       
      Masih penasaran dan ingin mengeksplor kota Dublin? Kali ini kamu dapat mencoba untuk mengunjungi Trinity College Dublin. Tempat ini didirikan pada tahun 1592 oleh hak paten surat dari Ratu Elizabeth I dan merupakan perguruan tinggi konstituen satu-satunya yang terdapat di Dublin.
      Kampus yang terletak di Dublin ini merupakan universitas tertua yang terdapat di Irlandia. Tempat ini awalnya didirikan di luar tembok Dublin dalam bangunan biara Augustinian terlarut dari All Hallows. Trinity didirikan untuk mengkonsolidasikan pemerintahan monarki Tudor di Irlandia, dan itu dianggap sebagai universitas Protestan untuk bentuk sejarahnya.
      Meskipun demikian, pada sejarahnya, Roma Katolik diizinkan masuk pada tahun 1753. Selain itu, terdapat pula pembatasan tertentu pada keanggotaan mereka dari perguruan tinggi tetap sampai 1873, dan Gereja Katolik di Irlandia melarang penganutnya menghadiri sampai akhir abad 20. 
      Trinity sekarang dikelilingi oleh College Green. Perguruan tinggi ini memiliki luas yang mencapai sekitar 190.000 meter persegi atau sekitar 47 hektar. Universitas ini memiliki bangunan berbentuk quadrangles besar dan dua lapangan bermain.
       
      Mengunjungi Temple Bar


      Mengunjungi The Temple Bar Pub via templebarpub
       
      Apakah kamu masih bersemangat mengeksplor Dublin? Kali ini kamu dapat mencoba untuk menyambangi The Temple Bar Pub yang satu ini.
      Tempat ini terletak di daerah tepi selatan Sungai Liffey. Tempat ini juga terletak di kawasan pusat kota Dublin. Berbeda dengan daerah sekitarnya, Temple Bar sendiri sudah ada sejak abad pertengahan dengan banyak jalan yang berbatu.
      Hal ini dipromosikan sebagai "budaya kuartal Dublin" dan memiliki kehidupan malam yang semarak yang populer dengan turis.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai nikmati serunya menyambangi Dublin di Irlandia. Kota ini rupanya memiliki banyak destinasi wisata yang tentu saja menarik untuk kamu sambangi.
      Bukan hanya museum, namun kamu juga dapat menyambangi taman-taman indah dan menarik di Kota Dublin dan merasa lebih dekat dengan warga lokal di tempat ini. Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Dublin, jangan lupa sempatkan waktu untuk menyambangi tempat-tempat tersebut.
      Happy traveling!