deffa

Itinerary Explore Belitung 3 Hari - Gathering Nasional Komunitas Jalan2 Indonesia X

67 posts in this topic

 

Hola Deffa Here !!!

Akhirnya beres juga Petualangan Komunitas Jalan2 Indonesia Explore Belitung selama 3 hari di tanggal 25-27 Maret 2016 kemarin dalam rangkaian acara Gathering Nasional X Komunitas Jalan2 Indonesia. Gak nyangka udah yang ke 10 aja, cukup lama juga perjalanan ini heheh

Ok lanjut ke Topic acara Gathering Nasional ini kita adakan biasanya 3 / 4 bulan sekali dengan mengundang semua member Komunitas Jalan2 Indonesia baik dari Forum Jalan2 ini maupun di Facebook Groups ataupun di Fanpage Jalan2.com

Namun beda nya adalah Gathering Nasional kali ini khusus untuk Member Baru atau yang belum pernah ikutan Gathering Nasional sebelum nya heheh. Maaf ya member lama sedikit kecewa namun tujuan nya untuk memberi kesempatan member baru untuk merasakan juga gimana seh kegiatan Gathering Nasional nya Komunitas ini. 

Acara berlangsung selama 3 hari dari tanggal 25-27 Maret 2016, namun sesuai dengan Saran para peserta di harapkan sudah hadir dari Tanggal 24 Maret sesuai ketentuan DISINI

Sistem Sharing Cost 30 Peserta, perorang Rp. 650.000 dengan rincian :

  • Sewa Bus 30 Seat perhari Rp. 1.750.000 x 3 hari = Rp. 5.250.000
  • Penginapan Vila permalam Rp. 300.000 x 2 malam x 9 Villa = Rp. 5.400.000
  • Sewa Boat Island Hopping (Per Boat 15 Orang) Rp. 1.050.000 x 2 Boat = Rp. 2.100.000
  • Makan Siang Nasi Box, Per Box Rp. 20.000 x 3 hari x 35 orang = Rp. 2.100.000
  • Tips Supir + Guide  = Rp. 1.500.000
  • Volunteer + Biaya Tak Terduga = Rp. 1.350.000 
  • Kaos Jalan2.com Rp. 60.000 x 30 orang = Rp. 1.800.000
  • Total Cost Rp. 19.500.000 di Bagi 30 orang = Rp. 650.000

Peserta yang tadi nya pas 30 orang mengecil menjadi 24 peserta karena 6 orang yang batal mendekati hari H karena satu dan lain hal. Peserta yang hadir adalah sebagai berikut :

  1. @Jalan2 (Jakarta)
  2. @deffa (Dihatimu)
  3. @kyosash (Jakarta)
  4. @willyhan (Bandung)
  5. @ko Acong (Bandung)
  6. @Afdhal A Syamsoe (Riau)
  7. @Dahlia Tamarini (Palembang)
  8. @Jean Mechanic (Pekanbaru)
  9. FB Fenny Ria Anggeraini (Serang)
  10. Endy (Purwokerto)
  11. FB Rafika Wijayanti (Batam)
  12. FB Woen Shi Shien
  13. FB Dwi Kania Hapsari (Bogor)
  14. FB Alena Niman 1 (Tangerang)
  15. FB Alena Niman 2 (Tangerang)
  16. Sondang Sihotang 1 (Kupang)
  17. Sondang Sihotang 2 (Jakarta)
  18. FB Diana (Medan)
  19. FB Harahap Soleh (Batam)
  20. FB Ning Amrini (Surabaya)
  21. FB Arini Rahmatika (Bengkulu)
  22. FB Yenny Rudi 1 (Bekasi)
  23. FB Yenny Rudi 2 (Bekasi)
  24. FB Adelina Pelinda Sidabutar (Bekasi)

Panitia :

  1. @teddymardona (Belitung)
  2. FB Joe Parwan (Belitung)

Jadi jika di total kan dengan Panitia yaitu 26 orang dengan bus berkapasitas 33 seat berasa lega heheh.

DAY 1 : 25 Maret 2016

Itinerary Day 1 :

  1. Explore SD Replika Film Laskar Pelangi
  2. Explore Museum Sastra Andrea Hirata
  3. Kampoeng Ahok
  4. Makan Siang 
  5. Warung Kopi Manggar
  6. Dinas Pariwisata Manggar Melihat Tarcius
  7. Explore Vihara Dewi Kwan Im
  8. Explore Pantai Burung Mandi
  9. Makan Malam

Dikarenakan semua peserta sudah tiba di Belitung pada tanggal 24 maret 2016 jadi Meeting Point yang tadi nya di Bandara di ubah menjadi 2 Meeting Point yaitu di Jalan KV Senang dan di Villa Bumi Kedaton. 

IMG_3655.JPG.e55082db25c028dc6681b06bfd1

Berangkat dari meeting point 2 sekitar pukul 09.00 WIB langsung menuju SD Laskar Pelangi yang seperti di film Laskar Pelangi, perjalanan sekitar 1 jam tidak terasa karena @ko Acong berceramah sepanjang jalan dan Woen Shi Shien yang kena bully terus heheh

SD LASKAR PELANGI

Sesampai nya di SD Laskar Pelangi kita di wajibkan membayar tiket masuk perorang Rp. 3.000 karena kita ber 26 orang jadi total Rp. 78.000. Di pintu masuk nya kalian bisa menemukan jajanan / kue pasar khas Belitung, lalu tidak jauh dari pintu masuk kalian sudah bisa melihat Bangunan SD Muhammadiyah Gantong yang merupakan set dari film Laskar Pelangi nya Andrea Hirata.

Disini kami menghabiskan waktu sekitar 1 jam untuk berfoto ria di area SD Laskar Pelangi ini. Di sekitar bangunan SD Laskar Pelangi ini terdapat semacam Pasir Putih, mirip Pasir Pantai jadi kalian bisa berpose ala-ala di Pantai gitu :D

IMG_3681.JPG.e92b1b1944c8b2f7d5a5faebd51IMG_3678.JPG.b05885033781c48fea8eb6cb5ebIMG_3679.JPG.d763d13bee949c58433970d0336IMG_3685.JPG.67fc33922c34db89fcb89551af2

Oh ya jangan lupa berfoto juga di semacam Gerbang dari SD Laskar Pelangi ini ya, view nya bagus loh dan juga masuk scene nya Laskar Pelangi :D

IMG_3689.JPG.5ee6217fcbc2f5bfde6fc2fc38dIMG_3692.JPG.9d4c7f94c39afe7fbe8a861aa0c


Setelah puas berfoto di SD Laskar Pelangi kita lanjutkan perjalanan ke destinasi berikut nya yaitu Museum Kata Andrea Hirata. Cukup dekat kok perjalanan hanya sekitar 15 menit saja dari SD Laskar Pelangi ke Museum Kata ini. 

MUSEUM KATA ANDREA HIRATA

Di Museum Kata tidak ada Tiket Masuk alias GRATIS loh. Dan tahu gak Museum Kata ini adalah Museum Literatur Pertama yang ada di Indonesia berdiri sejak 2010 dan di prakarsai oleh Andrea Hirata sendiri. 

Banyak ruangan yang unik di sini dimana di areal depan rumah adalah Museum dan di areal paling belakang adalah Sekolah Gratis Bagi Orang Tidak Mampu di Belitung. 

Halaman depan dari Museum Kata ini berupa Mural Tembok yang di cat berwarna-warni sehingga mengesankan tampilan cerah dan bahagia jika kita masuk ke dalam

IMG_3703.JPG.9df94f55a6809b76134bd3d23b2IMG_3704.JPG.f1f688a5f3a68fe7d2973857642IMG_3705.JPG.2e0e34c632a065efbe23755b98d

Masuk ke area dalam bagian depan kita akan melihat banyak Foto dan Tulisan berupa Quote dari Andrea Hirata dan juga beberapa Penghargaan yang pernah dia raih.

Dari semua Foto dan Tulisan yang ada di sini saya tertarik dengan satu Quote yang berisikan 

"Bermimpilah Karena Tuhan Akan Memeluk Mipi-Mimpimu"

IMG_3709.JPG.bcaf0eec2e8218ceddc117c1515

Ke ruang tengah ada semacam Kafe kecil di mana kita bisa bersantai sejenak dengan memesan Kopi Khas Belitung, disini juga tetap terdapat Mural dan Koleksi Kartu Pos yang bisa kita beli dan kirim ke kenalan kita loh

IMG_3712.JPG.8ae6e1f431daa8094936654b91fIMG_3713.JPG.70751fc916807190ee83bb1b930

Lalu masuk lagi ke area yang lebih unik lagi di mana kita akan menemukan sederet Jendela Warna-Warni yang jika kita buka tedapat beberapa Kliping tulisan baik dari Andrea Hirata dan juga lain nya dari seluruh dunia, yang disebut Book of Windows of The World Project

IMG_3726.JPG.7c88b4d7ec9f927270c84eacde0IMG_3730.JPG.4de8aa57c07c11a27ba04ec4435IMG_3740.JPG.24c737d7194496d41c5c006836d

Untuk mengakhiri kunjungan di Museum Kata ini jangan lupa untuk berfoto di Mural bagian depan terdapat tulisan Museum Kata Andrea Hirata, Indonesia First Literary Museum, Since 2010

IMG_3755.JPG.a4f1a18271f1a4b5d3b37095c5b.

Bagi kalian penggemar Sastra museum ini wajib di kunjungi karena selian terdapat banyak tulisan dari Andrea Hirata, juga terdapat buku-buku menarik yang bisa kalian baca di tempat loh. Untuk menambah ilmu sastra kalian dalam hal literatur :)

Menyudahi kunjungan di Museum Kata kami pun lanjut ke destinasi berikut nya yaitu Kampoeng Ahok. Unik ya namanya, karena benar Belitung Timur adalah tempat asal Gubernur DKI Jakarta sekarang Bapak Basuki Tjahja Poernama aka Ahok. Dan rumah keluarga beliau di Belitung Timur ini di sulap menjadi Tempat Wisata yang di sebut Kampoeng Ahok.

Ada yang unik ketika mau perjalanan kesini :

Woen Shi Shien : "Bang Wawan berapa lama sampe ke Kampoeng Ahok ?"

Joe Parwan : "Ya kita akan sampai dalam hitungan 3, 2, 1, ya udah sampai ada di sebelah kanan ya"

Dan sontak semua peserta tertawa ternyata dekat sekali dari Museum Kata tersebut, sebenarnya jalan kaki juga paling 5 menitan :P

KAMPOENG AHOK

Tiba di sini sekitar pukul 11.30 WIB. Di Kampoeng Ahok ini terdapat 2 bagian dimana satu bagian adalah Rumah Kediaman Keluarga Besar Ahok, dan di seberangnya adalah Rumah Adat Belitung yang di buka untuk umum dan dinamakan Kampoeng Ahok.

Pada hari tertentu Rumah Keluarga Besar Ahok ini di buka untuk Umum, namun pada hari itu mungkin karena dekat perayaan Ceng Beng, bagi kaum Tionghoa. Jadi rumah keluarga Ahok tidak di buka, hanya bagian pelataran parkir nya saja. Jadi kami cukup poto dari luar saja, walaupun dapat sedikit poto nyolong dari jendela untuk bagian dalam heheh

IMG_20160325_112152.jpg.64e78e184f456024IMG_20160325_112017.jpg.68caa0186f617b8f

Rumah keluarga Ahok gede ya kayak Gedung gitu rumah nya heheh, lalu lanjut ke seberangnya ke Kampoeng Ahok. Disini terdapat Rumah Adat Belitung berupa Rumah Panggung khas rata-rata rumah adat di daerah Sumatera itu berupa Rumah Panggung dan biasanya terbuat dari Kayu Jati. Oh ya satu yang unik di dalam Rumah Adat ini ternyata Ahok jualan Kerupuk heheh.

Maksudnya di dalam Rumah Adat ini memang terdapat Kafe Kecil gitu, yang makanan nya berupa Khas Belitung salah satu nya Kerupuk Belitung, Kopi Belitung dll. Untuk masuk ke areal Kampoeng Ahok ini GRATIS loh. Cuma ya makan dan minum nya bayar donk. Harganya murah kok :D

IMG_20160325_112448.jpg.31382becb578d4f5IMG_20160325_111743.jpg.582e5737d51e1f81IMG_20160325_112735.jpg.902c950de523b4b8

Di karenakan ini hari Jumat dan sudah masuk waktu Sholat Jumat beberapa dari kami melakukan aktivitas Sholat Jumat di Masjid terdekat yaitu Masjid di dekat Museum Kata jadi kami hanya tinggal jalan kaki sekitar 5 menitan menuju masjid ini. Dan sebagian lagi menyantap Makan Siang yang sudah di persiapkan dari Nasi Box

IMG_20160325_115125.jpg.64e98503537fcf54

Beres jumatan kami melanjutkan perjalanan berikut nya yaitu mencoba Kopi Manggar di Warung Kopi Manggar yang terkenal yaitu Warkop Millenium

WARKOP MILLENIUM MANGGAR

Perjalanan sekitar 30 menit dari Kampoeng Ahok tersebut sudah tiba ke area Manggar Kota, dan satu yang unik dari kota ini adalah Tag Line nya yaitu "Manggar Kota Wisata 1001 Warung Kopi"

Unik kan jika di tempat lain Kota Wisata Pantai, Gunung, dll. Namun di Manggar banyak sekali Warung Kopi yang berjejer. Mungkin karena warga nya penikmat Kopi dan juga Kopi Khas Belitung rasa nya enak loh. Maka tidak salah kami sempatkan untuk mampir ke salah satu Warung Kopi terkenal di Manggar yaitu Warkop Millenium

IMG_3782.JPG.4cb16dd1c0e0774212c93579a4cIMG_3778.JPG.03c1839c3840bae4ffd093e46d1IMG_3779.JPG.155fae70855d46c697710bb816eIMG_3783.JPG.0a963ee27cefbfae2dda48355eeIMG_3785.JPG.ca863a73b736c3270430a161d2e

Untuk harga kopi nya tidak mahal kok, untuk Kopi O Belitung hanya Rp. 6.000. Dan juga menu nya beragam tidak hanya Kopi juga terdapat Teh Susu dll. Ada juga cemilan nya berupa Singkong dan Pisang Goreng. Oh iya mirip di Singapura untuk Kopi + Gula saja kalian pesannya Kopi O ya namun jika Kopi Susu pesan nya ya Kopi Susu :D

Tidak lama disini hanya sekitar 30 menitan, kami lanjutkan perjalanan ke destinasi selanjut nya yaitu Dinas Pariwisata Kota Manggar, untuk melihat satu hewan unik yang dilindungi karena hampir punah yaitu Tarcius

DINASI PARIWISATA MANGGAR

Apa itu Tarcius ? Satu bus ini bertanya-tanya dan langsung Googling dah itu Tarcius. Setelah googling baru lah ngeh. Ternyata seekor hewan mirip Monyet, dengan ukuran yang kecil mungkin segenggam tangan dewasa dengan mata yang besar. Jadi terlihat imut dan lucu sekali. Makananya serangga.

Tiba disini lagi-lagi Tiket Masuk GRATIS, memang di Belitung ini Tiket Masuk tempat wisata banyak yang Gratis ataupun Murah loh. Kita di sambut oleh perwakilan dari Dinas Pariwisata yang sedikit memberikan tour dan pengenalan tentang Visi dan Misi dari Dinas Pariwisata di Kota Manggar ini.

Nah bagi kalian yang berkunjung kesini di wajibkan untuk mengisi Buku Tamu dan sedikit Questioner untuk kemajuan dari Pariwisata Kota Manggar, Belitung ini. Lalu kita di perbolehkan untuk mengitari Kantor Dinas Pariwisata ini. Di ruangan pertama kita bisa melihat beberapa kerajinan dan perkakas rumah tangga jaman dulu masyarakat Belitung, 

IMG_3759.JPG.a5e8ebf0d43d11fda3f0ff72195

Masuk ke dalam yang semi outdoor kita akan langsung bertemu dengan seekor Buaya Darat eh Buaya Muara maksudnya hehe berupa Buaya Air Tawar, yang cukup tenang walaupun kita kerumunin untuk berfoto :D

IMG_3760.JPG.5715fb423352e69e81db77be233

Di sebelah nya ada kandang dari Tarcius ini, langsung deh kepincut dengan mata nya yang bulat besar, lucu sekali. Dia melihat kesana - kemari bingung mungkin karena di kerubungi banyak orang untuk berfoto. Namun harus di ingat foto boleh tapi jangan menggunakan Flash ya, karena kasihan si Tarcius nya. 

IMG_3762.JPG.807677d89e23247e2b0575fd468IMG_3763.JPG.2df0018d8feb4c53ffc15c35058

Setelah puas foto dan bermain bentar dengan Tarcius lanjut ke ruangan berikut nya, dimana kita bisa melihat Adat Pernikahan dari Masyarakat Belitung. Dari Mas Kawin, Baju Adat, Seserahan, Hingga Kamar Tidur Pengantin. Disini Endy dari Purwokerto mencoba salah satu pakaian adat pernikahannya, kalau dilihat jadi mirip raja minyak hehehe 

IMG_3767.JPG.a538ea3eb0c7228d02d5d855b42IMG_3769.JPG.5ef25c62f6d04c3a8483ae478fcIMG_3772.JPG.236e27b5eb034b8979729501588

Sudahi kunjungan di Dinas Pariwisata Kota Manggar, terima kasih sudah menerima rombongan kami dengan baik. :D

IMG_3775.JPG.45ab2ea8d46d1367f201600d968

Lanjutkan perjalanan berikut nya ke Kuil Dewi Kwan Im

KUIL DEWI KWAN IM

FYI di Belitung ini cukup banyak penganut agama Buddha dan juga etnis Tionghoa jadi Kuil Dewi Kwan Im ini salah satu wisata religi cukup terkenal di Belitung. Perjalanan kesini sekitar 30 menitan dan lagi-lagi biaya masuk GRATIS loh.

Disini @ko Acong menyempatkan untuk ber sembahyang, Arsitektur nya ya dominan warna merah, dan karena terdapat di area ketinggian jadi terdapat tangga-tangga yang bagus untuk spot foto. Dan di bagian Kuil Utama nya juga terdapat orang yang lagi sembahyang. Saya sempatkan untuk ke area Patung Dewi Kwan Im, namun masih di renovasi jadi kita tidak bisa mendekat

IMG_3799.JPG.79cd3da9609621a4f40c5a84f82IMG_3790.JPG.36d076067e8e267863e4441a039IMG_3798.JPG.e5f3ebd6b746f2a864f39d761bd

Sekitar 1 jam disini karena menunggu yang sembahyang juga, kami melanjutkan ke Destinasi berikut nya yaitu ke Pantai Burong Mandi

PANTAI BURONG MANDI

Perjalanan sekitar 1 jam dari Kuil Dewi Kwan Im ke sini, saya bingung kenapa di sebut Pantai Burong Mandi ? Ternyata setelah tiba di sini baru tahu banyak sekali burung berterbangan disini termasuk Burung Gagak yang jarang sekali ada di Pantai kan.

Lalu untuk biaya masuk nya peorang Rp. 3.000 di kali 26 orang jadi total Rp. 78.000 masih murah kan :D

Aktivitas disini hanya berfoto saja, namun bagi kalian yang mau mandi dan bermain di pantai juga bisa. Kontur pantai nya landai dengan ombak yang tenang. Pasir nya juga putih dan halus. Disini juga terdapat Kapal Nelayan Khas Belitung yang di tambatkan di sebut Kater

Sesi poto pun di mulai, karena cuaca mendung jadi hari ini tidak mendapatkan Sunset seperti yang di inginkan

IMG_3821.JPG.48adbf8052d75cf39c399f107c4IMG_3830.JPG.eedfc2fede4c17297c21ce88ae2IMG_3819.JPG.9726f56318790ff773d854c6c92IMG_3817.JPG.66c9010e89fb1f1beaa71499e6bIMG_3823.JPG.6b919e523f8a425936a614a9e2eIMG_3806.JPG.2ce82d1a38aa081f3d82f8e80f6IMG_3814.JPG.5b32bd9d7a75de918c9de05a41b

Karena tidak mendapatkan sunset, akhirnya kami putuskan untuk pulang ke Tanjung Pandan dan penginapan, sebelum nya kami mampir dulu untuk Makan Malam di Dapoer Belitung

MAKAN MALAM DI DAPOER BELITUNG

Perjalanan sekitar 1 jam 30 menit tibalah kami di Dapoer Belitung dimana kami sudah reserve tempat untuk 26 orang, dan ketika kami tiba juga memang masih kosong. Kami pun memesan makanan sesuai selera masing-masing dimana saya memesan :

  • Ikan Bakar Khas Dapoer Belitung 7 ons = Rp. 112.000
  • Tumis Kangkung Terasi = Rp. 20.000
  • Tempe Penyet = Rp. 20.000
  • Nasi Uduk = Rp. 8.000

Untuk range makanan nya disini dari Rp. 20.000 - Rp. 150.000 ya standar jakarta lah. Untuk makanan nya juga enak-enak kok. Namun kekurangan nya adalah Manajemen Waktu. Terlalu lama pesanan kita di antar padahal sudah menunggu 30 menit lebih dan tamu yang di meja lain datang malah sudah di beri kan pesanan nya. 

Beberapa kali harus komplain ke bagian Front Desk dan mengambil langsung ke bagian Dapur. Ada beberapa peserta yang membatalkan pesanan karena terlalu lama. Jadi bagi kalian yang Rombongan ke sini Kurang Recommended ya karena Manajeman Waktu nya yang Kurang Cepat. Namun jika 1 - 5 orang mungkin masih oke.

Unik Nasi Uduk nya biasanya antara warna Putih dan Kuning namun ini warna nya Hijau. Mungkin ada Pandan disana ya, rasa nya seh ya nasi uduk. Ikan Bakar Sambal Dapoer Belitung nya juga enak

IMG_3848.JPG.8d7c5a53185762c279e93c4bb54IMG_3843.JPG.718f43a917dcbde39de1e89d81bIMG_3840.JPG.14878dbf97bc59b63b0e726e1bfIMG_3841.JPG.1e44616c60b42195db00287e42d

Walaupun sedikit kecewa dengan pelayanan nya ya sudah buat pengalaman saja, kami pun berlanjut ke penginapan di Villa Bumi Kedaton

VILLA BUMI KEDATON

Untuk 2 malam ke depan kami akan menginap di sini yaitu Villa Bumi Kedaton

Alamat : Jl. Air Saga, Tanjungpandan, Belitung, Indonesia
Phone: 0819 2957 1112

  1. Kita menyewa 9 Villa di mana 1 Villa nya bisa di isi 3 - 4 orang dan semuanya mendapatkan Sarapan Pagi
  2. Dan kamar / villa akan di bagi antara Perempuan dan Laki-Laki jadi tidak ada yang Campur (kecuali jika sekeluarga ber 4)
  3. Jika mau sewa Extra Bed biaya tambahan per Bed Rp. 50.000 / malam

Mendapatkan harga perkamar Rp. 300.000 untuk di isi 3-4 orang sudah include makan pagi, cukup murah dan worth seh. Walaupun di beberapa kamar terdapat masalah Air Tidak Nyala dan juga Banyak Nyamuk. Namun di kamar yang saya tempati aman-aman saja heheh

Bed nya ada yang tipe Single Bed dan Double Bed. Untuk di tempati 3-4 orang Bed nya akan di turunkan jadi bagian atas dan bawah akan di pisah. Kata orang bagian bawah nya keras namun setelah saya coba seh gak juga kok jadi bisa untuk ber 3-4 dengan bed masing-masing hehehe :D

kedaton5.jpg.a2c4dfedc5c2fc63be029f8a7eckedaton6.jpg.1505f958fd9b84b5b389ff4b70akedaton4.jpg.9cf7266e8f66e3e0e39fcf64139

Malam ini sesi terakhir yaitu Perkenalan seperti biasa tiap Gathering Nasional pasti ada acara perkenalan dan pembagian Kaos. Disini akhirnya kita bisa saling berkenalan kembali walaupun mungkin di awal sudah ada yang kenal namun, di acara ini lebih formal dan jadi mudah di ingat :D

Tetap juaranya mah Ko Acong jika urusan perkenalan mah hahahha

IMG_3860.JPG.1a8af6f16f50fe0e1ba0b06a084IMG_3862.JPG.94b4b1770d53a4e2bc22d8cf096

Ya sekian perjalanan di Hari Pertama Gathering Nasional X Komunitas Jalan2 Indonesia Explore Belitung. Nantikan cerita di hari berikut nya ya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

 

 

DAY 2 : 26 Maret 2016

Itinerary Day 2 :

  1. Pantai Tanjung Kelayang
  2. Pulau Batu Garuda
  3. Pulau Pasir
  4. Pulau Lengkuas
  5. Snorkeling di sekitar Pulau Lengkuas
  6. Pulau Batu Berlayar
  7. Pulau Kelayang Kecil
  8. Green Canyon Belitung

Yeah hari kedua dari Gathering Komunitas Jalan2 Indonesia X Explore Belitung. Dimana kali ini edisi nya basah-basahan seharian full heheh karena kita akan Island Hopping. Karena percuma ke Belitung kalau tidak mencoba Island Hopping, Snorkeling, Bermain di Pantai dan semua nya yang basah-basah :D

Bangun pagi pukul 06.00 WIB sarapan sudah di sediakan oleh penginapan berupa nasi kuning lengkap beserta lauk nya loh 

IMG_3872.JPG.b0e03d8874a7fe8e39eb55b615d

Sementara yang lain nya masih berkemas, ternyata si @Jean Mechanic sudah mengeksplor pantai di dekat Penginapan kami. Oh ya memang Villa Bumi Kedaton ini di belakang nya terdapat pantai, yang kebetulan sedang surut jadi kita bisa jalan agak ke tengah nya

IMG_3870.JPG.bdf1c25374651d343da6319edf0

Tepat pukul 08.00 WIB kita semua sudah siap untuk menuju ke Pantai Tanjung Kelayang dimana dermaga untuk pelayaran Island Hopping ini berada. Oh ya bagi kalian yang berniat untuk Snorkeling di Pulau Lenngkuas, sempatkan mampir untuk beli snack untuk makanan ikan di laut. Agar mereka bisa mendekat ke arah kalian ya

Oh ya karena kami menyewa alat Snorkeling di tempat lain dan juga ada beberapa yang mencoba Try Scuba (menyelam) jadi kita mampir dulu ke Sinum Adventure Dive Shop untuk memilih alat snorkeling masing-masing

IMG_3882.JPG.6f237c2584f969c2ed7af4eb7b4IMG_3883.JPG.b2ccab4218c616a2105d4978afe

PANTAI TANJUNG KELAYANG

Perjalanan dari penginapan ke Pantai Tanjung Kelayang berlalu selama 30 menit, setiba di sini saya sudah di tunggu oleh Bang Jum selaku penyewaan Boat yang sudah saya pesan sebelum nya. Untuk harga Boat nya kita sewa 2 boat karena perboat muat 15 orang. Per boat nya Rp. 1.050.000 sudah termasuk Life Jacket. jadi Total Rp. 2.100.000 (Belum termasuk alat snorkeling)

Oh ya kontur Pantai Tanjung Kelayang ini seperti letter U atau mungkin Tapal Kuda dan pantai nya yang landai menjadikan tempat bertampat kapal-kapal untuk Island Hopping. Kondisi saat itu sedang mendung yang akan berpotensi hujan, seperti di ramalkan cuaca hari itu Belitung hujan seharian.

Disini sebenarnya kalian bisa langsung sewa kapal tidak perlu booking terlebih dahulu dan harus pintar nego saja. Juga banyak terdapat warung makan murah disini

IMG_3887.JPG.2802bd204834f69f9b94be76d41IMG_3888.JPG.54eaf4cfed0a0e0fc3101e43e4d

Karena peserta total 26 orang jadi 2 kapal kami bagi jadi 13 orang masing-masing. Dengan komposisi di kapal saya hanya saya dan Joe Parwan sendiri yang laki-laki hahahhaa

IMG_3895.JPG.7ba96f64fb395115758aa9d8b60IMG_3896.JPG.34d44241ed539e8864cdefceed8

 

PULAU BATU GARUDA

Tidak lama berlayar mungkin sekitar 15 menit, Joe Parwan aka Wawan langsung bilang "ya siapin kameranya ya, di sebelah kiri ada Pulau Batu Garuda"

Benar saja sesuai namanya ada sebuah pulau yang terdiri dari batuan dan di batu paling tinggi nya membentuk sebuah kepala yang mirip Burung Garuda. Lambang kebanggaan negara Indonesia. Tak ayal kami pun bergantian untuk mengabadikan nya dari depan kapal. Karena memang tidak bisa untuk bersandar ke pulau tersebut

IMG_3903.JPG.04dca61dca7d7dcdb193e1a978dIMG_3907.JPG.bd3a7cb365c65e132a5f36043ac

Disini cuaca udah mulai semakin gelap karena awan sudah mulai menutupi matahari dan pertanda hujan sudah mulai ada.

PULAU PASIR

Sebelum nya Bang Jum bilang jika Pulau Pasir dengan kondisi cuaca seperti ini belum tentu ada karena air laut yang Pasang membuat Pulau Pasir ini tenggelam. Nah kalian bisa tebak kan seperti apa Pulau Pasir ini.

Mirip dengan Pulau Gosong Karimun Jawa atau Gili Kapal di Lombok Timur, hanya sebuah pulau kecil mungkin sekitar 20 x 20 meter, yang berupa pasir pantai berada di tengah laut. Jadi sungguh Pulau yang Cantik loh. Dari Pulau Batu Garuda tadi hanya sekitar 15 menitan perjalanan ke mari,

Awal nya tidak terlihat karena air pasang sudah mulai menutupi permukaan pulau ini, namun ketika mendekat nampak lah bagian permukaan pulau berupa pasir ini. Kami pun langsung melompat ke Pulau kecil nan cantik ini. Di iringi hujan yang mulai datang

IMG_3912.JPG.f6d27b4e89fa0614cd06e7448caIMG_3913.JPG.c755688ad145bc7af9a4f38aa9dIMG_3926.JPG.27a3791c1f800a586e232fa3f37IMG_3931.JPG.e3d3c4de52a0e317a9d029a36a0IMG_3935.JPG.6cfcd751bd2a5c1608c3d7a2cd5IMG_3917.JPG.6f9135e77736d50384ab623668f

Nampak nya @ko Acong paling girang banget disini, karena dia langsung lompat dan ngapung di laut Pulau Pasir ini hahhaha. Namun hujan pun makin deras dan mulai menenggelamkan Pulau Pasir ini jadi kami tak bisa berlama-lama

PULAU LENGKUAS

Ke Belitung tapi gak ke Pulau Lengkuas kayak nya sama saja bohong ya, karena selain SD Laskar Pelangi. Pulau Lengkuas ini adalah salah satu atraksi utama Wisata Bahari di Belitung. Pulau yang luasnya tidak lebih dari satu hektar ini, mempunyai icon yaitu Mercusuar nya yang tinggi menjulang.

Walaupun mercusuar ini sudah tidak di gunakan lagi, namun tetap menjadi magnet wisata bagi pelancong untuk berkunjung kemari. Begitu pula dengan kami. Menempuh perjalanan sekitar 20 menitan dari Pulau Pasir yang ditemani hujan yang semakin deras. Akhirnya tiba lah kami di Pulau Lengkuas ini. Kapal-kapl pun bersandar di Pantai dari Pulau Lengkuas yang memang di peruntukkan untuk kapal bersandar.

IMG_3953.JPG.dda56c43a6e692de42394f38d03IMG_3960.JPG.da57dbfddce774902eda146a77fIMG_3962.JPG.c9180fd184aeea3e0ae2f8918caIMG_3965.JPG.522f4bcf38be508c2fe6ac1da96

Kami pun langsung menuju ke Pulau nya. Karena hujan makin deras, Wawan menginisiatif kami untuk berteduh dahulu di tengah pulau. Namun karena sudah banyak sekali orang berteduh disini. Akhirnya kami memilih untuk bermain di air dekat pantai nya saja dan ternyata air nya hangat loh. Dari pada kehujanan kedinginan mending berendam di air laut yang hangat ya gak :D

IMG_3974.JPG.697f5a261a15a66bfadc655fcc9IMG_3980.JPG.a221511b4948f6bf407a272c0f6

Hujan pun tidak ada tanda-tanda untuk berhenti, namun explorasi tetap harus berjalan, maka kami pun pindah ke salah satu spot yang ada di Film Laskar Pelangi. Yaitu susunan Batu Kars yang ada di sebelah barat dari Pulau Lengkuas ini. Sangat cantik dan terdapat sebuah Mini Pool alami yang terbentuk di tengah-tengah nya. Jadi suatu spot yang menarik

IMG_3984.JPG.e29859e8e2ffaf814987056339fIMG_3990.JPG.28fda770db3e7ec3f61fd4a45f9IMG_3992.JPG.cc7df23278fe69b6d088ca3afd1IMG_3994.thumb.JPG.4248dc8255d3925b1b747

Sudah sekitar 2 jam kami mengelilingi Pulau Lengkuas ini hujan pun tidak nampak akan ada nya tanda-tanda mau berhenti. Niat untuk naik ke Mercusuar pun di urungkan karena dengan kondisi Hujan deras seperti ini sangat berbahaya. Akhirnya kami putuskan untuk makan siang dulu di Kapal dan melanjutkan untuk Snorkeling di sekitaran Pulau Lengkuas ini

SNORKELING DI PULAU LENGKUAS

Dari Pulau Lengkuas ke spot Snorkeling yang di sebut Taman Laut ini tidak lah jauh hanya sekitar 10 menit berlayar kita sudah berada di area dangkal dari Taman Laut ini. Dangkal memang mungkin hanya sekitar 1-2 meter. Saking dangkal nya dari atas kapal saja kalian sudah bisa melihat ke dasar Laut nya. Dimana banyak Terumbu Karang juga Ikan yang berenang. 

IMG_4004.JPG.2c4b13daf5c6d09e9da92a0c216IMG_4006.JPG.5775a5eda0be6f7f76b3442f718

Oh ya di karenakan dangkal kalian harus berhati-hati dengan terumbu karang nya mengenai kaki kalian. Usahakan jangan menginjak terumbu karang nya dan sekali lagi berhati-hati karena selain bisa melukai Terumbu Karang nya juga melukai kaki kalian karena terbeset dari Terumbu Karang tersebut, jadi luka.

Walaupun hujan masih mengguyur namun tidak disangka air di area Taman Laut ini cukup tenang loh, tidak ada Ombak tinggi, jadi cukup tenang untuk berenang dan snorkeling melihat keindahan bawah laut dari Pulau Lengkuas ini. Bermain dengan ikan seperti Nemo yang mendekat di berikan snack.

IMG_4008.JPG.e4a8968ec50bb172758ba4b6881IMG_4015.JPG.98187b1a8a2862f1cd7bd0a15c2

Sekitar 1 jam kami bermain Snorkeling di area Taman Laut Pulau Lengkuas ini sudah saatnya untuk pindah ke destinasi selanjutnya, tetap dengan ditemani Hujan yang mengguyur.

PULAU BATU BERLAYAR

Perjalanan pun berlanjut sekitar 15 menitan berlayar kami sudah tiba lagi di destinasi berikut nya yaitu Pulau Batu Berlayar. Kenapa di sebut Pulau Batu Berlayar, saya sudah tanyakan dari penduduk setempat jawaban yang mereka berikan hampir sama yaitu karena Susunan Batu-Batu yang ada di pulau ini seperti Layar Kapal, dan pulau nya itu sendiri adalah Perahu / Kapal nya, jadi seakan-akan mau berlayar.

Pulau yang tidak begitu besar mungkin hanya 500 meter persegi ya namun menyimpang keunikan, walaupun tidak bisa snorkeling disini. Kita bisa bermain di area pantai nya dan juga poto narsis di area Bebatuannya loh. Tapi hati-hati ya licin oleh lumut. 

Oh ya terdapat juga Mini Beach di area Pulau ini jadi sepert pantai pribadi di pulau pribadi pula. Karena kebetulan kapal yang bertambat waktu itu kesini hanya kami jadilah Private Island hahahha

IMG_4028.JPG.b821a031923c06af69290a2e54aIMG_4031.JPG.1872ed6cc2810ab6938a6925ecbIMG_4033.JPG.8e1388d2c3e3d667010ff7336c6IMG_4035.JPG.eef7cc64d45c04dd06c6af04346IMG_4038.JPG.58cde48d73872517c9437ad4265IMG_4041.JPG.63437811768dde2570130d28bb4IMG_4047.JPG.de28f1611531e6ff6700672ba77IMG_4053.JPG.a4375004116cff819ba35346394

1 jam tidak terasa kami bermain disini saya juga sempat mengabadikan dalam hal Video Drone tempat ini maksain walaupun hujan-hujanan hahaha, Tonton video nya di atas ya. Kami pun berlanjut lagi ke destinasi yang sangat unik dan jarang di lalui oleh wisatawan jika Island Hopping di Belitung. Karena tempat ini baru di temukan nya dan Wawan mengajak kami kesana.

GREEN CANYON PULAU KELAYANG KECIL

"Di Belitung ada Green Canyon loh kayak di Pangandaran" ujar Wawan neyeletuk di atas kapal. "Ah masa iya Wan, kan gak ada aliran sungai disini ?" sahutku untuk menjawab nya. "Liat aja tar kita mau kesana neh" lanjut wawan

Tujuan kami sebenarnya adalah Pulau Kelayang Kecil yang posisi nya tidak jauh dari Pulau Batu Berlayar hanya 15 menit berlayar dengan kapal. Dengan kondisi hujan sudah mulai reda kami pun menambatkan kapal di pantai nya

IMG_4056.JPG.27b043fbaa7d7a2a4317afbff0fIMG_4058.JPG.5baf9d73aa9fa859c75979b2e6f

Setiba di sini wawan pun berkata "Simpan saja Life Jacket nya dan gak usah pake Sendal gak papa kok". Dan kemudian tidak lama saya pun merasa Its a Trap. Harusnya saya pake Sendal karena kita akan menembus Hutan dari Pulau Kelayang Kecil ini, dimana terdapat jalan bebatuan yang cukup sakit kena telapak kaki huhuhu

IMG_4062.JPG.cef983a96b90ea81035928d899aIMG_4064.JPG.04922e328309d5977ec0d04ac10

Perjalanan menuju Green Canyon ini cukup menantang harus melalui Batuan besar, merosot dan terpeleset karena licin nya batu. Namun akhir nya setelah sekitar 20 menit berjalan kami bertemu juga dengan sebuah celah atau mungkin Canyon kecil yang di Sebut Green Canyon Belitung. Memang tidak ada aliran Sungai seperti di Pangandaran, namun terdapat celah yang menuju ke Laut jadi air nya berasal dari Laut. 

Ruang nya tidak terlalu besar namun muat untuk rombongan kami ini, layak nya canyon terdapat kumpulan Kelelawar di bagian atas dari bebatuan ini. Jadi kalian hati-hati ya kena Poop nya Kelelawar hehehe. 

Cukup menarik Green Canyon nya yang mungkin lebih tepat nya Mini Green Canyon kita bisa berenang di area dangkal ini sambil mengapung dan pose narsis. Tempatnya yang cukup tersembunyi dan memang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki membuat tempat ini salah satu Hidden Paradise di Belitung

IMG_4069.JPG.4b3fae1c836fa903dcdcd8f2c24IMG_4073.JPG.f7eeaa895ad4017cc308f8d83bbIMG_4080.JPG.531d33f0c2ff5ff2ba6ac1e83e7

Dan view yang sangat menarik bagi saya adalah Landscape dari jalan masuk ke Green Canyon ini nuansa nya ala-ala Tomb Raider gitu heheheh

IMG_4088.JPG.9b07b4fb26fe697f314eb3bf77dIMG_4102.JPG.9146b447ee7043a0dbcb39610d3

Jika kalian pikir jalan menuju ke Green Canyon ini sudah ekstrim, hhhmm think again. Karena jalan keluar dari Green Canyon ini lebih ekstrim dan sempit lagi. Bahkan harus melalui berapa jurang dan celah yang sangat lebar, membuat kita harus lompat dengan hati-hati. Dan saya pun sempat jatuh terpeleset untung tidak apa-apa. Tapi Anggerarini dari Serang sudah jatuh terpeleset celananya Robek pula ghahahahhaha

IMG_4103.JPG.555f00112c52658dc1bd86424b5IMG_4107.JPG.9fa0fd22a48d4a79c81c28764fd

Tapi di balik ke malangan dan kesusahan dari jalur ekstrim ini kami di sunguhkan pemandangan yang fantastis. Jika dari posisi kami tepat berada di bagian belakang dari Pulau Batu Garuda. Jadi background poto nya sangat bagus disini

IMG_4108.JPG.3902e26506ec19033bdc1d9f08cIMG_4112.JPG.2a53488ab9317e2c71f47cc2809IMG_4115.JPG.b25779e8ccaf7f2ac2dfed89e01IMG_4119.JPG.1e5507ca0ef4602ac2fbf66029eIMG_4124.JPG.719e928a11ae7029905eb75133cIMG_4126.JPG.9bf098bede8b9e447844b8c0c8f

Tidak terasa 2 jam lebih kami explore Pulau Kelayang Kecil ini lama di jalan seh karena jalur nya yang ekstrim heheh, tapi puas sekali bisa menemukan Hidden Paradise di Belitung ini. Island Hopping pun kami sudahi dan berangkat pulang ke Pantai Tanjung Kelayang. Tapi masih ada satu agenda lagi yaitu Try Scuba

TRY SCUBA PANTAI TANJUNG KELAYANG

Apa itu Try Scuba ? Try Scuba adalah sebuah kegiatan di bawah air berupa menyelam dengan perlengkapan selam lengkap, namun hanya berada di area kedalaman sampai 7 meter. Karena inti nya ini adalah Try atau Mencoba Scuba Diving. Jadi lebih ke latihan awal perkenalan apa seh Scuba Diving itu

Tidak semua peserta ikut dalam Try Scuba ini hanya saya @ko Acong @Dahlia Tamarini Endy Purwokerto dan Adelina P Sidabutar saja yang ikut. Karena di samping harga nya juga lumayan per orang Rp. 700.000 sudah include sewa peralatan Diving + Instruktur dari Sinum Adventure.

Kami ber 5 pun mengikuti pengarahan instruktur di Pantai Tanjung Kelayang, sedangkan peserta lainnya menuju ke Pantai Tanjung Tinggi yang letak nya berdekatan dari sini.

Pengalaman perdana saya dalam Scuba Diving atau tepatnya Try Scuba ini sangat menarik dan bikin penasaran, semua intruksi sudah di pelajari dari instruktur namun memang masih sangat sulit. Kebayang gimana sulit nya untuk berlatih Diving mendapatkan lisensi PADI.

Dari memakai Wetsuit, mengecek tank Oksigen, menghirup udara dari Regulator ke Mulut, mengenakan pemberat yang sangat berat di badan, semua dilakukan. Namun kami hanya bisa bertahan paling lama 1 menit di bawah air, walaupun saya bisa sampai ke kedalaman 7 meter, namun karena kendala dari Google yang tidak pas jadi air masuk ke area mata.

Namun karena air di dalam cukup keruh jadi poto underwater tidak maksimal, sebenarnya salah di kami seh karena terlalu banyak menggerakkan Fin jadi lah kena pasir di bawah laut hahahha

Namun pengalaman Try Scuba ini sangat seru dan ingin sekali lagi mencoba mungkin next time bisa langsung apply lisensi PADI hahahha

scuba13.jpg.846b34e8d02169d5464543b62b4escuba1.jpg.2ac22472d918b7d355142218c14ffscuba4.jpg.6e6c4d75771bd286a85d394aa7a2escuba2.jpg.e2017b7ff1ad5cf4cc23d76874d98scuba5.jpg.51e16f63ea66bdfaa9acd3be49aa0scuba6.jpg.28c820393fa9be7cc5666d6ecd8d7scuba7.jpg.53e4e21df09e9ff7a8427fe560a30scuba8.jpg.fd261b9586decb2a2bec12999cc50scuba9.jpg.a843001291ad2d455358e8451ac3dscuba11.jpg.3c2392b1792bf1e3a00e9f8d77b5scuba12.jpg.463dd527b1a2e8e75a276a9fdec2

Setelah beres Try Scuba waktu sudah sore sekitar pukul 18.30 WIB kami pun menyudahi acara hari ini dan berkumpul lagi dengan peserta lain nya yang ke Pantai Tanjung Tinggi. 

Namun sebelum nya kami menuju ke Pantai Tanjung Pendam terlebih dahulu untuk Makan Malam.

KARESO CAFE PANTAI TANJUNG PENDAM

Kenapa memilih Kareso Cafe untuk makan malam ? Jawaban nya adalah karena kebetulan Wawan ada jadwal manggung malam ini bersama band nya disini. FYI saya dan Wawan dulu juga sempat se Band Cafe bareng dari tahun 2006-2010 di Bandung loh. Oh ya letak Kareso Cafe berada di dalam Pantai Tanjung Pendam dan kalian harus membayar tiket masuk Pantai Tanjung Pendam perorang Rp. 3.000

Kareso Cafe ini sudah sering masuk acara liputan jalan2 karena memang base nya Hiburan Malam bagi warga Belitung, selain itu disini juga tempat kumpul nya Musisi Belitung. 

IMG_4133.JPG.ca3253d4b399563bb306aec3764IMG_4138.JPG.f5d47bada52abd5e906505c9c52

Namun layak nya cafe pub dan lounge yang lebih menyuguhkan hiburan, dari segi makanan tidak lah variatif hanya berupa Nasi Goreng berbaga varian dan Makanan Ringan untuk cemilan. Dengan Range Harga Rp. 20.000 - Rp. 45.000

IMG_4134.JPG.787b67ee94c2a8381d93c710328

Dan sekali lagi kami menemui pelayanan restoran yang kurang bagus karena lambat nya penyajian, sudah menunggu 1 jam lebih sambil mendengarkan Band Wawan manggung hidangan belum tersedia, sampai beberapa dari kami Cancel Order. Jadi saya rasa bagi kalian rombongan tidak Recommended untuk makan di sini karena menu nya standar dan juga pelayanan nya kurang bagus.

Namun bagi kalian penyuka Hiburan Malam suguhan Live Music disini tempatnya, tiap hari Rabu dan Sabtu adalah malam yang sangat bagus untuk berkunjung kesini karena selalu ramai. Dan bisa ditemani mungkin oleh Band Fusion nya Wawan, kalian bisa rikues dan nyanyi bareng juga. Btw Wawan posisinya Drummer

IMG_4140.JPG.183ec3aee86fcf587304746601dIMG_4143.JPG.49b1a0954573e2cba3c1a6a65e7

Setelah hari yang melelahkan akhirnya tiba di penghujung Hari Kedua dari Explore Belitung ini. Kami pun kembali ke Villa Bumi Kedaton dan ke kamar masing-masing

Ditunggu Lanjutannya Day 3 ya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

 

 

DAY 3 : 27 Maret 2016

Itinerary Day 3 :

  1. Pantai Tanjung Pendam
  2. Waroeng Kopi Ake
  3. Tugu Batu Satam
  4. Mie Atep Belitung
  5. Rumah Adat Belitung
  6. Danau Kaolin
  7. Pantai Jimbaran Balitong
  8. Wibit Watersport
  9. Pantai Tanjung Tinggi

Akhirnya sampai juga di Hari Ketiga merupakan hari terakhir dari Gathering Nasional X Komunitas Jalan2 Indonesia Explore Belitung. Hari ini kami lebih ke City Tour jadi agak santai.

PANTAI TANJUNG PENDAM

Destinasi pertama yaitu ke yang dekat yaitu Pantai Tanjung Pendam, walaupun dari kemarin sudah kesini tapi belum ke area Pantai nya kan, tiket masuk Rp. 3.000 perorang.

IMG_4161.JPG.f9ff1e84f48099fc98fc25f2d7bIMG_4167.JPG.e7f2b4777d2f046c824d537c2c0IMG_4175.JPG.a4f2f55a6b3fa9362ecfbbcd30cIMG_4181.JPG.7d9592c4b2822227308208f0612IMG_4184.JPG.d4590b0bb7849593f296a8888f9

Kontur Pantai Tanjung Pendam ini landai dan kondisi pagi itu sedang surut, dengan pasir putih. Kalian bisa berjalan menuju ke area yang surut untuk menemukan Hewan Kecil berbentuk seperti Kepiting berlarian disini. 

IMG_20160327_090459.jpg.8f5bde6af0ad7535IMG_20160327_090556.jpg.cc263cb7062292e6IMG_20160327_090937.jpg.62cb8a7d5b610ec0

Tidak berlama disini hanya sekitar 30 menit kami melanjutkan perjalanan, namun sayang spanduk Jalan2.com tertinggal di sini. Mudah-mudahan yang menemukan spanduk nya bisa berguna ya hehehe.

Destinasi selanjut nya ngopi dulu di Waroeng Kopi Ake

WAROENG KOPI AKE

Belitung terkenal dengan Kopi Belitung nya dan mereka mempunya banyak sekali Warung Kopi yang tersebar di Pulau ini. Salah satu nya terkenal sejak 1922 adalah Waroeng Kopi Ake, yang beralamt kan di Jalan KV Senang no. 57 Tanjung Pandan. 

Warung yang sekarang di pegang oleh anak cucu nya ini sangat terkenal dan tidak mungkin orang di Belitung tidak tahu, selain lokasi nya yang mudah di cari juga aroma khas kopi nya yang menarik. Per gelas Kopi Belitung Rp. 6.000. Juga menyajikan Teh Tarik dan Makanan Ringan lainnya

IMG_20160327_093308.jpg.0f7703a5aa65a966IMG_20160327_092555.jpg.51ce52123a74795dIMG_20160327_092611.jpg.303f6879443bbcabIMG_20160327_094519.jpg.757973f566bf1e49

Bagi kalian penggemar kopi tempat ini cocok untuk di kunjungi selagi bersantai sebelum melanjutkan perjalanan keliling Belitung lagi.

TUGU BATU SATAM

Di dekat Waroeng Kopi Ake ini terdapat sebuah Tugu yang di sebut Tugu Batu Satam. Letaknya yang berada di tengah kota Belitung. Menjadikan nya sebuah poros yang membagi jalan menjadi Simpang Lima.

Batu Satam ini sendiri di ambil dari Batu Cindera Mata khas Belitung yaitu Batu Satam, karakteristik nya yang berwarna Hitam. Bisa kalian jumpai sebagai souvenir di penjuru Kota Belitung ini. Karena dekat dari Waroeng Kopi Ake, kalian tinggal berjalan kaki saja untuk berfoto disini

IMG_20160327_095445.jpg.390cb80d645c8c40IMG_20160327_095456.jpg.9643dc6f99279a74IMG_20160327_095429.jpg.71c68102573ec291

MIE ATEP BELITUNG

Tak lengkap rasanya jika ke Belitung tidak mencoba satu kuliner andalan kota ini yaitu Mie Belitung. Dan satu restoran yang paling terkenal di sini adalah Mie Atep Belitung. Lokasi nya yang berada di Jalan Sriwijaya no. 27. Cukup mudah di cari, malah kalian tinggal jalan kaki saja dari Waroeng Kopi Ake untuk menuju kesini

Apa itu Mie Belitung ? Mie Belitung merupakan komposisi dari Mie buatan sendiri yang berukuran cukup besar mirip Udon Ramen Jepang, beserta campuran dari irisan Tahu serta berkuahkan Udang. Jika di rasakan mirip Mie Celor khas Palembang

Jangan lupa juga coba Es Jeruk Kunci yang rasanya mirip Es Jeruk Nipis dengan tambahan gula, agar menyantap Mie Belitung nya lebih segar. Oh iya per porsi Mie Belitung ini Rp. 15.000 dan Es Jeruk Kunci Rp. 6.000

IMG_3540.JPG.21a7fdcfaff0160ac15e3b1220bIMG_3542.JPG.cfdfa91aebf5e5d218aa5cf89d7IMG_3546.JPG.caa8719e5f26925425e6e532ea9

Dengan harga yang murah dan rasa Mie yang enak tak heran jika Mie Atep ini sangat terkenal, banyak kalangan artis hingga pejabat yang pernah kesini. Dan kebetulan istri dari Ko Atep sedang bertugas

IMG_3543.JPG.44af8266539efbb11fb5685ef49IMG_20160327_101459.jpg.19e014e55c28c796

RUMAH ADAT BELITUNG

Minum kopi sudah makan Mie kenyang kami lanjutkan perjalanan ke destinasi berikut nya ke Rumah Adat Belitung. Yang berada di area Kantor i Bupati Belitung Barat. Tepatnya di Lesung Batang. Tidak jauh dari Mie Atep ini sekitar 15 menit perjalanan, dan kalian bisa berkunjung kesini secara GRATIS tidak ada tiket masuk apapun. 

Pertama kali melihat bangunan Rumah Adat Belitung ini berupa Rumah Panggung cocok dengan namanya yang di sebut Rumah Panggong. Dengan bermaterialkan Kayu mungkin Kayu Jati, saya jadi ingat dengan Rumah Adat Khas Palembang yaitu Rumah Limas, yang juga mirip seperti ini

IMG_20160327_111721.jpg.34aef6fc19df4616IMG_20160327_111836.jpg.c72a880ff014bc92IMG_20160327_111841.jpg.b257b34d4564b141

Masuk ke dalam rumah nya terdapat banyak sekali jendela menjadikan angin dengan mudah masuk, di dalam terasa sejuk kontras dengan cuaca di luar yang sedang panas. Di area tengah rumah ini juga terdapat replika Baju Adat Belitung lengkap dengan Peralatan Pernikahan dan juga Ranjang Pernikahan nya. Serta di bagian belakang rumah terdapat peralatan dapur dan juga alat musik khas Belitung

IMG_20160327_111923.jpg.fce27d9feb01d3c9IMG_20160327_111940.jpg.62bb08e6240ada6eIMG_20160327_111946.jpg.99c27698edee89dfIMG_20160327_112140.jpg.0b39021c7314e10dIMG_20160327_112236.jpg.1b06aea832cf1fc5

Menambah sedikit wawasan tentang kebudayaan Belitung, jika kalian berkunjung kemari. Tidak ada salah nya kan :D

DANAU KAOLIN

Belitung juga mempunyai tambang yang masih aktif berupa Tambang Kaolin dimana kontur tanah dari Pulau Belitung ini mengandung banyak Kaolin. Nah tanah yang di keruk ini lama kelamaan membesar dan membuat genangan air yang bercampur dengan Kaolin. Membuat suatu danau yang cukup besar di sebut Danau Kaolin

Lokasi nya berada di Perawas, masih di Jalan Raya kalian sudah bisa langsung menikmati keindahannya. Jika dari kota Tanjung Pandan sekitar 30 menit berkendara. 

Walaupun di sebut Danau kalian tidak boleh masuk ke area air nya atau pun menyentuh air di danau ini ya, karena mengandung Kaolin dan bisa berakibat Fatal kepada kulit manusia. Warna biru air nya itu karena kandungan Kaolin yang bercampur dengan Air Hujan.

Foto cukup dari pinggir nya saja sudah cantik, dan lagi-lagi Tiket Masuk di sini adalah GRATIS

IMG_20160327_114708.jpg.49d1125d30a93384IMG_20160327_115538.jpg.e66551ebab6e67c3IMG_20160327_115717.jpg.2c9e18bef9add0c2

Bagi kalian yang suka photography disini banyak spot yang bagus untuk di abadikan :D

PANTAI JIMBARAN BALITUNG

Tahu gak kalau di Belitung juga ada loh Pantai Jimbaran, yup yang seperti di Bali itu loh. namanya juga hampir sama yaitu Pantai Jimbaran Balitung. Lokasi nya berada di Jalan Raya Sijuk, Desa Sijuk, jika di peta berada di area Utara dari Pulau Belitung.

Tempat ini masih baru di buka dan masih tidak terlalu banyak pengunjung nya. Perbedaan nya dengan Pantai Jimbaran di Bali. Jika di Bali lebih ke tempat Makan Seafood, di sini lebih ke Water Sport. Walaupun juga terdapat beberapa Restoran. Dan lagi-lagi Tiket Masuk nya GRATIS

IMG_20160327_171441.jpg.8b2f1eed0093ba2dIMG_20160327_130446.jpg.9f8d82295fdc5b59IMG_20160327_131346.jpg.0a070621e42506d7

Karena sudah masuk jam makan siang kami pun bersantai di bawah pohon rindanh sambil menyantap nasi box dengan pemandangan Pantai yang sedap. @ko Acong dan @Jean Mechanic sempat bermain Motor Trail di pantai ini, juga yang lain menaiki Jeep untuk mengelilingi Pantai

IMG_20160327_133715.jpg.2a640fd7ffd991b4IMG_20160327_151447.jpg.7a610c63543c5c56

WIBIT WATER SPORT

Nah untuk water sport di Pantai Jimbaran Balitong ini yang terkenal adalah Wibit Water Sport. Apa itu Wibit ? Sebuah permainan di atas air, di mana kalian akan berada di sebuah arena yang terbuat dari pelampung besar mengambang di atas air laut. Dan mencoba menaklukan rintangan yang ada dalam permainan ini.

Seru kan, untuk bermain Wibit ini kalian cukup merogoh kocek perorang Rp. 70.000 saja. Sudah termasuk Guide dan Life Jacket. Hanya beberapa dari kami yang mencoba seru nya permainan ini yaitu Saya, @ko Acong @Jean Mechanic @Afdhal A Syamsoe Woen Shi Shien, Adelina P Sidabutar, Endy Purwokerto,Harahap Soleh dan @willyhan.

Pokok nya seru deh bermain halang rintang berasa bermain di Takeshi Castle haha, terpeleset jatuh ke air dan mencoba lagi. Kalian harus nonton video nya biar tahu gimana seru nya. Video nya ada di atas ya

IMG_20160327_152829.jpg.d34a9b5caf63a13dIMG_20160327_152952.jpg.81e4d227c18f41ffIMG_20160327_153024.jpg.21316abc9b379d69IMG_20160327_153301.jpg.5a6759d73c640dd8IMG_20160327_153507.jpg.b80d1db57a0b5e74IMG_20160327_153821.jpg.0eb511492745941bIMG_20160327_153626.jpg.6b8c2c608d6c4eef

Permainan yang menyenangkan juga melelahkan, tapi memang seru abis. Kalian harus coba ini karena rugi loh yang gak nyoba hahaha

Setelah berisitirahat sejenak kami pun beranjak ke destinasi berikut nya dengan niatan untuk melihat Sunset

PANTAI TANJUNG TINGGI

Pantai Tanjung Tinggi berada sekitar 15 menit dari Pantai Jimbaran Balitung masih di area Jalan Raya Sijuk, desa Sijuk, niat hati untuk melihat Sunset karena katanya di sini Sunset paling bagus di Belitung. Namun apa daya karena cuaca mendung dan awan menutupi kami tidak bisa melihat Sunset.

Kontur pantai nya yang landai dengan Pasir Putih, di kiri kanan pantai ini di penuhi dengan bebatuan yang kalo di lihat komposisi nya cantik. Menjadikan spot foto yang menarik untuk di explore. Dan Tiket Masuk nya GRATIS. Oh iya disini juga tempat shooting film Laskar Pelangi

IMG_20160327_173411.jpg.9d47bb8c077ea7e9IMG_20160327_173416.jpg.6908c01029167346IMG_20160327_175439.jpg.eb8c746513027349IMG_20160327_175649.jpg.24cd9050998fb569

Hari pun sudah gelap dan kami pun menyudahi Gathering Nasional X Komunitas Jalan2 Indonesia Explroe Belitung kali ini. Banyak cerita yang mungkin tidak sempat saya tulis dan betapa bangga nya saya juga untuk menjadi bagian dari acara ini. Bertemu teman baru dan keluarga baru.

Mudah-mudahan kekeluargaan ini juga bisa tetap terjalin dan terus solid dalam Komunitas Jalan2 Indonesia. Sampai jumpa di Gathering Nasional Komunitas Jalan2 Indonesia berikut nya ya :D

TIPS

Beberapa info penting yang kalian butuhkan selama di Belitung :

  1. Di Belitung tidak ada Angkutan Umum jadi kalian harus sewa Kendaraan baik Motor atau Mobil biasanya penginapan menyediakan
  2. Untuk Taksi dari Bandara standar nya perorang Rp. 80.000 namun jika mau murah Kontak Fendi 085268584114, perorang Rp. 40.000
  3. Jika perlu sewa Boat untuk Island Hopping bisa kontak Bang Jum 081929650600. Per boat Rp. 1.050.000 include life jacket untuk 15 orang
  4. Jika perlu Guide selama di Belitung bisa kontak Joe Parwan di 081949116759
  5. Jika perlu Sewa alat Diving atau Snorkeling bisa kontak ke Sinum Adventures
  6. Penginapan Villa Bumi Kedaton per malam Standard Rp. 200.000 - Rp. 300.000 tergantung di isi berapa orang, include sarapan. Kontak 081929717667
  7. Sinyal handphone paling bagus adalah XL disini mendapatkan 4G LTE, indosat jelek, sedangkan Telkomsel lumayan, tapi di beberapa daerah tidak dapat sinyal

Share this post


Link to post
Share on other sites
13 hours ago, deffa said:

 

Hola Deffa Here !!!

Akhirnya beres juga Petualangan Komunitas Jalan2 Indonesia Explore Belitung selama 3 hari di tanggal 25-27 Maret 2016 kemarin dalam rangkaian acara Gathering Nasional X Komunitas Jalan2 Indonesia. Gak nyangka udah yang ke 10 aja, cukup lama juga perjalanan ini heheh

Ok lanjut ke Topic acara Gathering Nasional ini kita adakan biasanya 3 / 4 bulan sekali dengan mengundang semua member Komunitas Jalan2 Indonesia baik dari Forum Jalan2 ini maupun di Facebook Groups ataupun di Fanpage Jalan2.com

Namun beda nya adalah Gathering Nasional kali ini khusus untuk Member Baru atau yang belum pernah ikutan Gathering Nasional sebelum nya heheh. Maaf ya member lama sedikit kecewa namun tujuan nya untuk memberi kesempatan member baru untuk merasakan juga gimana seh kegiatan Gathering Nasional nya Komunitas ini. 

Acara berlangsung selama 3 hari dari tanggal 25-27 Maret 2016, namun sesuai dengan Saran para peserta di harapkan sudah hadir dari Tanggal 24 Maret sesuai ketentuan DISINI

Sistem Sharing Cost 30 Peserta, perorang Rp. 650.000 dengan rincian :

  • Sewa Bus 30 Seat perhari Rp. 1.750.000 x 3 hari = Rp. 5.250.000
  • Penginapan Vila permalam Rp. 300.000 x 2 malam x 9 Villa = Rp. 5.400.000
  • Sewa Boat Island Hopping (Per Boat 15 Orang) Rp. 1.050.000 x 2 Boat = Rp. 2.100.000
  • Makan Siang Nasi Box, Per Box Rp. 20.000 x 3 hari x 35 orang = Rp. 2.100.000
  • Tips Supir + Guide  = Rp. 1.500.000
  • Volunteer + Biaya Tak Terduga = Rp. 1.350.000 
  • Kaos Jalan2.com Rp. 60.000 x 30 orang = Rp. 1.800.000
  • Total Cost Rp. 19.500.000 di Bagi 30 orang = Rp. 650.000

Peserta yang tadi nya pas 30 orang mengecil menjadi 24 peserta karena 6 orang yang batal mendekati hari H karena satu dan lain hal. Peserta yang hadir adalah sebagai berikut :

  1. @Jalan2 (Jakarta)
  2. @deffa (Dihatimu)
  3. @kyosash (Jakarta)
  4. @willyhan (Bandung)
  5. @ko Acong (Bandung)
  6. @Afdhal A Syamsoe (Riau)
  7. @Dahlia Tamarini (Palembang)
  8. @Jean Mechanic (Pekanbaru)
  9. FB Fenny Ria Anggeraini (Serang)
  10. Endy (Purwokerto)
  11. FB Rafika Wijayanti (Batam)
  12. FB Woen Shi Shien
  13. FB Dwi Kania Hapsari (Bogor)
  14. FB Alena Niman 1 (Tangerang)
  15. FB Alena Niman 2 (Tangerang)
  16. Sondang Sihotang 1 (Kupang)
  17. Sondang Sihotang 2 (Jakarta)
  18. FB Diana (Medan)
  19. FB Harahap Soleh (Batam)
  20. FB Ning Amrini (Surabaya)
  21. FB Arini Rahmatika (Bengkulu)
  22. FB Yenny Rudi 1 (Bekasi)
  23. FB Yenny Rudi 2 (Bekasi)
  24. FB Adelina Pelinda Sidabutar (Bekasi)

Panitia :

  1. @teddymardona (Belitung)
  2. FB Joe Parwan (Belitung)

Jadi jika di total kan dengan Panitia yaitu 26 orang dengan bus berkapasitas 33 seat berasa lega heheh.

DAY 1 : 25 Maret 2016

Itinerary Day 1 :

  1. Explore SD Replika Film Laskar Pelangi
  2. Explore Museum Sastra Andrea Hirata
  3. Kampoeng Ahok
  4. Makan Siang 
  5. Warung Kopi Manggar
  6. Dinas Pariwisata Manggar Melihat Tarcius
  7. Explore Vihara Dewi Kwan Im
  8. Explore Pantai Burung Mandi
  9. Makan Malam

Dikarenakan semua peserta sudah tiba di Belitung pada tanggal 24 maret 2016 jadi Meeting Point yang tadi nya di Bandara di ubah menjadi 2 Meeting Point yaitu di Jalan KV Senang dan di Villa Bumi Kedaton. 

IMG_3655.JPG.e55082db25c028dc6681b06bfd1

Berangkat dari meeting point 2 sekitar pukul 09.00 WIB langsung menuju SD Laskar Pelangi yang seperti di film Laskar Pelangi, perjalanan sekitar 1 jam tidak terasa karena @ko Acong berceramah sepanjang jalan dan Woen Shi Shien yang kena bully terus heheh

SD LASKAR PELANGI

Sesampai nya di SD Laskar Pelangi kita di wajibkan membayar tiket masuk perorang Rp. 3.000 karena kita ber 26 orang jadi total Rp. 78.000. Di pintu masuk nya kalian bisa menemukan jajanan / kue pasar khas Belitung, lalu tidak jauh dari pintu masuk kalian sudah bisa melihat Bangunan SD Muhammadiyah Gantong yang merupakan set dari film Laskar Pelangi nya Andrea Hirata.

Disini kami menghabiskan waktu sekitar 1 jam untuk berfoto ria di area SD Laskar Pelangi ini. Di sekitar bangunan SD Laskar Pelangi ini terdapat semacam Pasir Putih, mirip Pasir Pantai jadi kalian bisa berpose ala-ala di Pantai gitu :D

IMG_3681.JPG.e92b1b1944c8b2f7d5a5faebd51IMG_3678.JPG.b05885033781c48fea8eb6cb5ebIMG_3679.JPG.d763d13bee949c58433970d0336IMG_3685.JPG.67fc33922c34db89fcb89551af2

Oh ya jangan lupa berfoto juga di semacam Gerbang dari SD Laskar Pelangi ini ya, view nya bagus loh dan juga masuk scene nya Laskar Pelangi :D

IMG_3689.JPG.5ee6217fcbc2f5bfde6fc2fc38dIMG_3692.JPG.9d4c7f94c39afe7fbe8a861aa0c


Setelah puas berfoto di SD Laskar Pelangi kita lanjutkan perjalanan ke destinasi berikut nya yaitu Museum Kata Andrea Hirata. Cukup dekat kok perjalanan hanya sekitar 15 menit saja dari SD Laskar Pelangi ke Museum Kata ini. 

MUSEUM KATA ANDREA HIRATA

Di Museum Kata tidak ada Tiket Masuk alias GRATIS loh. Dan tahu gak Museum Kata ini adalah Museum Literatur Pertama yang ada di Indonesia berdiri sejak 2010 dan di prakarsai oleh Andrea Hirata sendiri. 

Banyak ruangan yang unik di sini dimana di areal depan rumah adalah Museum dan di areal paling belakang adalah Sekolah Gratis Bagi Orang Tidak Mampu di Belitung. 

Halaman depan dari Museum Kata ini berupa Mural Tembok yang di cat berwarna-warni sehingga mengesankan tampilan cerah dan bahagia jika kita masuk ke dalam

IMG_3703.JPG.9df94f55a6809b76134bd3d23b2IMG_3704.JPG.f1f688a5f3a68fe7d2973857642IMG_3705.JPG.2e0e34c632a065efbe23755b98d

Masuk ke area dalam bagian depan kita akan melihat banyak Foto dan Tulisan berupa Quote dari Andrea Hirata dan juga beberapa Penghargaan yang pernah dia raih.

Dari semua Foto dan Tulisan yang ada di sini saya tertarik dengan satu Quote yang berisikan 

"Bermimpilah Karena Tuhan Akan Memeluk Mipi-Mimpimu"

IMG_3709.JPG.bcaf0eec2e8218ceddc117c1515

Ke ruang tengah ada semacam Kafe kecil di mana kita bisa bersantai sejenak dengan memesan Kopi Khas Belitung, disini juga tetap terdapat Mural dan Koleksi Kartu Pos yang bisa kita beli dan kirim ke kenalan kita loh

IMG_3712.JPG.8ae6e1f431daa8094936654b91fIMG_3713.JPG.70751fc916807190ee83bb1b930

Lalu masuk lagi ke area yang lebih unik lagi di mana kita akan menemukan sederet Jendela Warna-Warni yang jika kita buka tedapat beberapa Kliping tulisan baik dari Andrea Hirata dan juga lain nya dari seluruh dunia, yang disebut Book of Windows of The World Project

IMG_3726.JPG.7c88b4d7ec9f927270c84eacde0IMG_3730.JPG.4de8aa57c07c11a27ba04ec4435IMG_3740.JPG.24c737d7194496d41c5c006836d

Untuk mengakhiri kunjungan di Museum Kata ini jangan lupa untuk berfoto di Mural bagian depan terdapat tulisan Museum Kata Andrea Hirata, Indonesia First Literary Museum, Since 2010

IMG_3755.JPG.a4f1a18271f1a4b5d3b37095c5b.

Bagi kalian penggemar Sastra museum ini wajib di kunjungi karena selian terdapat banyak tulisan dari Andrea Hirata, juga terdapat buku-buku menarik yang bisa kalian baca di tempat loh. Untuk menambah ilmu sastra kalian dalam hal literatur :)

Menyudahi kunjungan di Museum Kata kami pun lanjut ke destinasi berikut nya yaitu Kampoeng Ahok. Unik ya namanya, karena benar Belitung Timur adalah tempat asal Gubernur DKI Jakarta sekarang Bapak Basuki Tjahja Poernama aka Ahok. Dan rumah keluarga beliau di Belitung Timur ini di sulap menjadi Tempat Wisata yang di sebut Kampoeng Ahok.

Ada yang unik ketika mau perjalanan kesini :

Woen Shi Shien : "Bang Wawan berapa lama sampe ke Kampoeng Ahok ?"

Joe Parwan : "Ya kita akan sampai dalam hitungan 3, 2, 1, ya udah sampai ada di sebelah kanan ya"

Dan sontak semua peserta tertawa ternyata dekat sekali dari Museum Kata tersebut, sebenarnya jalan kaki juga paling 5 menitan :P

KAMPOENG AHOK

Tiba di sini sekitar pukul 11.30 WIB. Di Kampoeng Ahok ini terdapat 2 bagian dimana satu bagian adalah Rumah Kediaman Keluarga Besar Ahok, dan di seberangnya adalah Rumah Adat Belitung yang di buka untuk umum dan dinamakan Kampoeng Ahok.

Pada hari tertentu Rumah Keluarga Besar Ahok ini di buka untuk Umum, namun pada hari itu mungkin karena dekat perayaan Ceng Beng, bagi kaum Tionghoa. Jadi rumah keluarga Ahok tidak di buka, hanya bagian pelataran parkir nya saja. Jadi kami cukup poto dari luar saja, walaupun dapat sedikit poto nyolong dari jendela untuk bagian dalam heheh

IMG_20160325_112152.jpg.64e78e184f456024IMG_20160325_112017.jpg.68caa0186f617b8f

Rumah keluarga Ahok gede ya kayak Gedung gitu rumah nya heheh, lalu lanjut ke seberangnya ke Kampoeng Ahok. Disini terdapat Rumah Adat Belitung berupa Rumah Panggung khas rata-rata rumah adat di daerah Sumatera itu berupa Rumah Panggung dan biasanya terbuat dari Kayu Jati. Oh ya satu yang unik di dalam Rumah Adat ini ternyata Ahok jualan Kerupuk heheh.

Maksudnya di dalam Rumah Adat ini memang terdapat Kafe Kecil gitu, yang makanan nya berupa Khas Belitung salah satu nya Kerupuk Belitung, Kopi Belitung dll. Untuk masuk ke areal Kampoeng Ahok ini GRATIS loh. Cuma ya makan dan minum nya bayar donk. Harganya murah kok :D

IMG_20160325_112448.jpg.31382becb578d4f5IMG_20160325_111743.jpg.582e5737d51e1f81IMG_20160325_112735.jpg.902c950de523b4b8

Di karenakan ini hari Jumat dan sudah masuk waktu Sholat Jumat beberapa dari kami melakukan aktivitas Sholat Jumat di Masjid terdekat yaitu Masjid di dekat Museum Kata jadi kami hanya tinggal jalan kaki sekitar 5 menitan menuju masjid ini. Dan sebagian lagi menyantap Makan Siang yang sudah di persiapkan dari Nasi Box

IMG_20160325_115125.jpg.64e98503537fcf54

Beres jumatan kami melanjutkan perjalanan berikut nya yaitu mencoba Kopi Manggar di Warung Kopi Manggar yang terkenal yaitu Warkop Millenium

WARKOP MILLENIUM MANGGAR

Perjalanan sekitar 30 menit dari Kampoeng Ahok tersebut sudah tiba ke area Manggar Kota, dan satu yang unik dari kota ini adalah Tag Line nya yaitu "Manggar Kota Wisata 1001 Warung Kopi"

Unik kan jika di tempat lain Kota Wisata Pantai, Gunung, dll. Namun di Manggar banyak sekali Warung Kopi yang berjejer. Mungkin karena warga nya penikmat Kopi dan juga Kopi Khas Belitung rasa nya enak loh. Maka tidak salah kami sempatkan untuk mampir ke salah satu Warung Kopi terkenal di Manggar yaitu Warkop Millenium

IMG_3782.JPG.4cb16dd1c0e0774212c93579a4cIMG_3778.JPG.03c1839c3840bae4ffd093e46d1IMG_3779.JPG.155fae70855d46c697710bb816eIMG_3783.JPG.0a963ee27cefbfae2dda48355eeIMG_3785.JPG.ca863a73b736c3270430a161d2e

Untuk harga kopi nya tidak mahal kok, untuk Kopi O Belitung hanya Rp. 6.000. Dan juga menu nya beragam tidak hanya Kopi juga terdapat Teh Susu dll. Ada juga cemilan nya berupa Singkong dan Pisang Goreng. Oh iya mirip di Singapura untuk Kopi + Gula saja kalian pesannya Kopi O ya namun jika Kopi Susu pesan nya ya Kopi Susu :D

Tidak lama disini hanya sekitar 30 menitan, kami lanjutkan perjalanan ke destinasi selanjut nya yaitu Dinas Pariwisata Kota Manggar, untuk melihat satu hewan unik yang dilindungi karena hampir punah yaitu Tarcius

DINASI PARIWISATA MANGGAR

Apa itu Tarcius ? Satu bus ini bertanya-tanya dan langsung Googling dah itu Tarcius. Setelah googling baru lah ngeh. Ternyata seekor hewan mirip Monyet, dengan ukuran yang kecil mungkin segenggam tangan dewasa dengan mata yang besar. Jadi terlihat imut dan lucu sekali. Makananya serangga.

Tiba disini lagi-lagi Tiket Masuk GRATIS, memang di Belitung ini Tiket Masuk tempat wisata banyak yang Gratis ataupun Murah loh. Kita di sambut oleh perwakilan dari Dinas Pariwisata yang sedikit memberikan tour dan pengenalan tentang Visi dan Misi dari Dinas Pariwisata di Kota Manggar ini.

Nah bagi kalian yang berkunjung kesini di wajibkan untuk mengisi Buku Tamu dan sedikit Questioner untuk kemajuan dari Pariwisata Kota Manggar, Belitung ini. Lalu kita di perbolehkan untuk mengitari Kantor Dinas Pariwisata ini. Di ruangan pertama kita bisa melihat beberapa kerajinan dan perkakas rumah tangga jaman dulu masyarakat Belitung, 

IMG_3759.JPG.a5e8ebf0d43d11fda3f0ff72195

Masuk ke dalam yang semi outdoor kita akan langsung bertemu dengan seekor Buaya Darat eh Buaya Muara maksudnya hehe berupa Buaya Air Tawar, yang cukup tenang walaupun kita kerumunin untuk berfoto :D

IMG_3760.JPG.5715fb423352e69e81db77be233

Di sebelah nya ada kandang dari Tarcius ini, langsung deh kepincut dengan mata nya yang bulat besar, lucu sekali. Dia melihat kesana - kemari bingung mungkin karena di kerubungi banyak orang untuk berfoto. Namun harus di ingat foto boleh tapi jangan menggunakan Flash ya, karena kasihan si Tarcius nya. 

IMG_3762.JPG.807677d89e23247e2b0575fd468IMG_3763.JPG.2df0018d8feb4c53ffc15c35058

Setelah puas foto dan bermain bentar dengan Tarcius lanjut ke ruangan berikut nya, dimana kita bisa melihat Adat Pernikahan dari Masyarakat Belitung. Dari Mas Kawin, Baju Adat, Seserahan, Hingga Kamar Tidur Pengantin. Disini Endy dari Purwokerto mencoba salah satu pakaian adat pernikahannya, kalau dilihat jadi mirip raja minyak hehehe 

IMG_3767.JPG.a538ea3eb0c7228d02d5d855b42IMG_3769.JPG.5ef25c62f6d04c3a8483ae478fcIMG_3772.JPG.236e27b5eb034b8979729501588

Sudahi kunjungan di Dinas Pariwisata Kota Manggar, terima kasih sudah menerima rombongan kami dengan baik. :D

IMG_3775.JPG.45ab2ea8d46d1367f201600d968

Lanjutkan perjalanan berikut nya ke Kuil Dewi Kwan Im

KUIL DEWI KWAN IM

FYI di Belitung ini cukup banyak penganut agama Buddha dan juga etnis Tionghoa jadi Kuil Dewi Kwan Im ini salah satu wisata religi cukup terkenal di Belitung. Perjalanan kesini sekitar 30 menitan dan lagi-lagi biaya masuk GRATIS loh.

Disini @ko Acong menyempatkan untuk ber sembahyang, Arsitektur nya ya dominan warna merah, dan karena terdapat di area ketinggian jadi terdapat tangga-tangga yang bagus untuk spot foto. Dan di bagian Kuil Utama nya juga terdapat orang yang lagi sembahyang. Saya sempatkan untuk ke area Patung Dewi Kwan Im, namun masih di renovasi jadi kita tidak bisa mendekat

IMG_3799.JPG.79cd3da9609621a4f40c5a84f82IMG_3790.JPG.36d076067e8e267863e4441a039IMG_3798.JPG.e5f3ebd6b746f2a864f39d761bd

Sekitar 1 jam disini karena menunggu yang sembahyang juga, kami melanjutkan ke Destinasi berikut nya yaitu ke Pantai Burong Mandi

PANTAI BURONG MANDI

Perjalanan sekitar 1 jam dari Kuil Dewi Kwan Im ke sini, saya bingung kenapa di sebut Pantai Burong Mandi ? Ternyata setelah tiba di sini baru tahu banyak sekali burung berterbangan disini termasuk Burung Gagak yang jarang sekali ada di Pantai kan.

Lalu untuk biaya masuk nya peorang Rp. 3.000 di kali 26 orang jadi total Rp. 78.000 masih murah kan :D

Aktivitas disini hanya berfoto saja, namun bagi kalian yang mau mandi dan bermain di pantai juga bisa. Kontur pantai nya landai dengan ombak yang tenang. Pasir nya juga putih dan halus. Disini juga terdapat Kapal Nelayan Khas Belitung yang di tambatkan di sebut Kater

Sesi poto pun di mulai, karena cuaca mendung jadi hari ini tidak mendapatkan Sunset seperti yang di inginkan

IMG_3821.JPG.48adbf8052d75cf39c399f107c4IMG_3830.JPG.eedfc2fede4c17297c21ce88ae2IMG_3819.JPG.9726f56318790ff773d854c6c92IMG_3817.JPG.66c9010e89fb1f1beaa71499e6bIMG_3823.JPG.6b919e523f8a425936a614a9e2eIMG_3806.JPG.2ce82d1a38aa081f3d82f8e80f6IMG_3814.JPG.5b32bd9d7a75de918c9de05a41b

Karena tidak mendapatkan sunset, akhirnya kami putuskan untuk pulang ke Tanjung Pandan dan penginapan, sebelum nya kami mampir dulu untuk Makan Malam di Dapoer Belitung

MAKAN MALAM DI DAPOER BELITUNG

Perjalanan sekitar 1 jam 30 menit tibalah kami di Dapoer Belitung dimana kami sudah reserve tempat untuk 26 orang, dan ketika kami tiba juga memang masih kosong. Kami pun memesan makanan sesuai selera masing-masing dimana saya memesan :

  • Ikan Bakar Khas Dapoer Belitung 7 ons = Rp. 112.000
  • Tumis Kangkung Terasi = Rp. 20.000
  • Tempe Penyet = Rp. 20.000
  • Nasi Uduk = Rp. 8.000

Untuk range makanan nya disini dari Rp. 20.000 - Rp. 150.000 ya standar jakarta lah. Untuk makanan nya juga enak-enak kok. Namun kekurangan nya adalah Manajemen Waktu. Terlalu lama pesanan kita di antar padahal sudah menunggu 30 menit lebih dan tamu yang di meja lain datang malah sudah di beri kan pesanan nya. 

Beberapa kali harus komplain ke bagian Front Desk dan mengambil langsung ke bagian Dapur. Ada beberapa peserta yang membatalkan pesanan karena terlalu lama. Jadi bagi kalian yang Rombongan ke sini Kurang Recommended ya karena Manajeman Waktu nya yang Kurang Cepat. Namun jika 1 - 5 orang mungkin masih oke.

Unik Nasi Uduk nya biasanya antara warna Putih dan Kuning namun ini warna nya Hijau. Mungkin ada Pandan disana ya, rasa nya seh ya nasi uduk. Ikan Bakar Sambal Dapoer Belitung nya juga enak

IMG_3848.JPG.8d7c5a53185762c279e93c4bb54IMG_3843.JPG.718f43a917dcbde39de1e89d81bIMG_3840.JPG.14878dbf97bc59b63b0e726e1bfIMG_3841.JPG.1e44616c60b42195db00287e42d

Walaupun sedikit kecewa dengan pelayanan nya ya sudah buat pengalaman saja, kami pun berlanjut ke penginapan di Villa Bumi Kedaton

VILLA BUMI KEDATON

Untuk 2 malam ke depan kami akan menginap di sini yaitu Villa Bumi Kedaton

Alamat : Jl. Air Saga, Tanjungpandan, Belitung, Indonesia
Phone: 0819 2957 1112

  1. Kita menyewa 9 Villa di mana 1 Villa nya bisa di isi 3 - 4 orang dan semuanya mendapatkan Sarapan Pagi
  2. Dan kamar / villa akan di bagi antara Perempuan dan Laki-Laki jadi tidak ada yang Campur (kecuali jika sekeluarga ber 4)
  3. Jika mau sewa Extra Bed biaya tambahan per Bed Rp. 50.000 / malam

Mendapatkan harga perkamar Rp. 300.000 untuk di isi 3-4 orang sudah include makan pagi, cukup murah dan worth seh. Walaupun di beberapa kamar terdapat masalah Air Tidak Nyala dan juga Banyak Nyamuk. Namun di kamar yang saya tempati aman-aman saja heheh

Bed nya ada yang tipe Single Bed dan Double Bed. Untuk di tempati 3-4 orang Bed nya akan di turunkan jadi bagian atas dan bawah akan di pisah. Kata orang bagian bawah nya keras namun setelah saya coba seh gak juga kok jadi bisa untuk ber 3-4 dengan bed masing-masing hehehe :D

kedaton5.jpg.a2c4dfedc5c2fc63be029f8a7eckedaton6.jpg.1505f958fd9b84b5b389ff4b70akedaton4.jpg.9cf7266e8f66e3e0e39fcf64139

Malam ini sesi terakhir yaitu Perkenalan seperti biasa tiap Gathering Nasional pasti ada acara perkenalan dan pembagian Kaos. Disini akhirnya kita bisa saling berkenalan kembali walaupun mungkin di awal sudah ada yang kenal namun, di acara ini lebih formal dan jadi mudah di ingat :D

Tetap juaranya mah Ko Acong jika urusan perkenalan mah hahahha

IMG_3860.JPG.1a8af6f16f50fe0e1ba0b06a084IMG_3862.JPG.94b4b1770d53a4e2bc22d8cf096

Ya sekian perjalanan di Hari Pertama Gathering Nasional X Komunitas Jalan2 Indonesia Explore Belitung. Nantikan cerita di hari berikut nya ya :D

Wah  @ko Acong jadi bintang nich di gatnas ..gaya putri duyung terdamparnya nya keren (by.Hildree Takizawa) 

Pake akun sendiri ngak bs koment ech pake akun suami bisa (pusing saya nya )

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 hour ago, enha said:

FR gatnas pertama yang plus vidio....

Siap Mod.. kabarin aja jadwal gatnas berikutnya. Diusahain banget lah...

Gatnas pertama gak ada video nya uy dah lama banget itu :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By anna22

      23/8/2017

      Pagi ini sekitar jam 7, kami bertiga (sedangkan teman saya 1 lagi menuju Bangkok) akan menempuh perjalanan jauh menuju Siem Reap menggunakan bus ( harga 26 USD/person menggunakan Mekong Express). Busnya nyaman dengan komposisi tempat duduk 2-2. Kami diberikan 1 botol kecil air mineral dan 1 kotak kecil berisi 2 snack, roti dan keripik. Perjalanan terbilang lancar tanpa macet. Sekitar jam 10sampai di border vietnam-kamboja (Moc Bai/Bavet Border), cek imigrasi dan membayar 1 USD/person. Setelah itu bus sempat berhenti sekitar 15-20 menit di restoran besar. Kami pun akhirnya sempat makan nasi + ikan goreng+tumis sayur (80.000 vnd/person) karena mikirnya gak tau akan sempet makan dimana lagi. Ternyata ini keputusan tepat!!! Sekitar jam 1 siang, bus sampai di terminal bus Phnom Penh untuk berganti bus. Kami sempat ke toilet dulu. Kalau mau jajan disini sudah menggunakan usd untuk pembayaran. *tapi toiletnya gratis kok. Bus berangkat sekitar jam 2 menuju Siem Reap. 

      Ternyata bus kali ini kurang nyaman dibandingkan yg sebelumnya, dari mulai tidur, bangun, ngobrol, tidur lagi, kok kayaknya belum sampai2. Pada akhirnya sekitar jam 8 malam, kami pun sampai di Siem Reap (fiuuuh akhirnya…). Di kantor bus ini, kami akan dijemput. Penginapan yang kami booking sudah termasuk layanan tuk-tuk untuk menjemput kami. Harga 2 malam untuk 2 kamar double bed adalah 39 usd (tanpa breakfast). Di email sebelumnya, kami dipindahkan ke hostel berbentuk dorm yang ada di pusat kota. Kami sih ok2 aja krn sudah ada pemberitahuan sebelumnya. Urusan pembayaran termasuk memesan tuk2 untuk Angkor Wat Tour juga kami lakukan di hostel tersebut. Bahkan pada akhirnya kami memesan sleeper bus siem reap-bangkok untuk malam hari esok. Harga Bus + tuk2 (71 usd/ 3 person, lupa rinciannya berapa2) Ternyataaaaa…kami tetap menginap di penginapan yang dipesan sebelumnya, yang sekitar 5 menit berkendara (untungnya masih diantar gratis). Penginapan ini berada di kompleks warga (yang cukup sepi kalau malam) jadi bentuknya semacam villa 2 tingkat. 2 kamar yang dipesan ternyata tidak berdekatan. Satu di lantai bawah, sedangkan yg 1 di lantai atas. Berhubung hp saya tidak bisa wifi (krn rusak), jadi saya meminta untuk 1 kamar berdua agar mudah berkomunikasi dan kami memilih di bawah, yang merupakan keputusan tepat (hohohoho). 

      Malam itu kami tidur cepat karena jam 4 pagi sudah akan dijemput tuktuk menuju angkor wat (niatnya mau lihat sunrise yang gatot hahaha). Benar saja, pintu kamar pun diketuk jam 4 pagi, si abang Saron (driver tuk2) sudah menunggu kami. Perjalanan menuju Angkor Wat itu seru sekali, karena berpuluh2 tuk2 menembus gelapnya jalan (entah kenapa jalan menuju kesana gelap sekali krn minim cahaya lampu). Sekitar 15 menit sampailah kami di loket untuk membeli tiket harian seharga 37 USD/person (muahaaaal hiks). Menariknya saat membeli tiket, kita akan difoto (wajahnya aja) yang nanti akan ter-print di tiket masuk (jangan sampai hilang yaaah krn akan diperiksa sewaktu2 di beberapa Wat). 

      Masih jam 5 dan gelap, tapiii sudah banyak wisatawan yang menunggu kemunculan matahari di balik komplek utama Angkor Wat. Sayangnya pagi itu cukup berawan sehingga kurang ok untuk dilihat. Menutup kekecewaan dan kelaparan (yaaa kami laparrr krn kmrn belum sempat makan malam), akhirnya kami memutuskan untuk makan di lingkup tempat makan terbuka yang ada di samping. Beberapa anak kecil dan orang dewasa bolak-balik menawarkan menu ke beberapa wisatawan. Salah satu yang tertarik adalah kami. Saya makan nasi goreng +ikan goreng +teh manis hangat, teman saya nasi goreng daging dan mie goreng. Per orang kena 5 USD. Mahal sih tapiii porsinya banyak dan rasanya cukup enak (mirip masakan wartegg indo), sehingga dapat bertahan sampai sore hehe. 


      Setelah tenaga terisi, kami pun masuk ke kompleks utama Angkor Wat yang terkenal itu. Kompleks ini luas banget yaaa sampai2 kami bingung hahaha…sekitar 2 jam foto2 dan keluyuran. Pada dasarnya kami banyak istirahat, ketemu tempat teduh dikit lgsg deh duduk2 sekitar 15 menit. Semakin siang semakin panas dan gerah sekali.  Setelah itu kami diantarkan Abang Saron ke beberapa tempat seperti Bayon, Ta Phrom (tempat syutingnya Tomb Rider itu lhoo),  dll…banyak deh pokoknya. Disana banyak menjual kelapa muda yang enak dan menyegarkan sekali. Harganya 1 USD. Lumayan untuk menyegarkan badan. Sekitar jam 2 kami mulai lelah dan ‘bosan’ akhirnya kami meminta Saron untuk mengantarkan ke penginapan. Rasanya cuaca panas membuat kami cepat lelah. Sebenarnya ia menawarkan kami untuk ke pasar terapung, tapi ya karena sudah lelah dan ternyata pasar itu cukup jauh, kami pun menyerah pada ademnya kamar penginapan hahahaha.










      Benar saja, begitu sampai kami lgsg tertidur (perasaan tidur siang mulu ya trip ini). Sorenya kami menuju Old market untuk cari oleh2 dan juga ke Siem Riep Night Market untuk lihat2 suasana kota. Untuk makan malam, kami memutuskan makan masakan india habis sekitar 14.75 USD dengan menu yang besar dan banyak. 

      Malam itu adalah malam terakhir di Siem Reap, karena setelahnya jam 1 malam kami akan menuju Bangkok menggunakan Sleeper Bus. 


      Yaaa sekian FR edisi Siem Reap Kamboja. Silahkan komen dan tanya2 yaa kalau ada yg kurang jelas…happy reading!!

      NB : yang saya suka dari Siem Reap adalah orang2 lokalnya yang ramah. Mulai dari mba2 resepsionis hotel, driver tuk2 yang mengantar jemput di hotel, Saron si driver tuk2 angkor wat sampai penjual makanan mau menjawab pertanyaan kami dan senang bercanda. Walaupun kadang ada batasan bahasa tentunya :)

      Side Story : Saat menunggu jemputan tuk2 menuju kantor bus siem reap, teman saya yang sendirian di kamar atas bergabung di kamar bawah. Kemudian, dia mulai menyalakan tv sambil bertanya kepada kami “kalian tvnya berfungsi baik ga sih?” Karena kami belum mencoba, ya kami bilang gak tau. Terus dia berkata lagi “oooh kayaknya bener nih tvnya”. Saya mulai menangkap suasana ga enak dan bertanya “hmmm emang kenapa ka?”. Dia pun berkata “Nanti deh ceritanya kalau udah sampai Bangkok, jangan disini”. Kami pun menurut. Ketika menunggu antrian imigrasi masuk Thailand, saya kembali bertanya. Akhirnya dia pun mulai bercerita. Waktu malam pertama saat mandi, pintu kamar mandinya mendadak tidak bisa dibuka dari dalam. Dia pun sudah berusaha berkali-kali mencoba membuka, tapi nihil. Akhirnya dia memutuskan diam sejenak dan pasrah aja. Gak lama kemudian, ia coba lagi beberapa saat, akhirnya terbuka (hiiiii). Supaya tidak sepi, ia pun menyalakan televisi sebelum tidur. Saatnya terlelap, ia mematikan tv, eh gak lama kemudian tvnya nyala lagi dengan sendirinya. ya dia matiin lagi dong tapi kemudian nyala lagi daaaan berkali-kali sampai temen gw itu ngomong “udah dong gw mau tidur niiih” akhirnya tv itu mati tanpa nyala2 lagi. Untungnya temen gw orangnya berani, cobaaa kalo gw yg ada di posisi dia, udah pindah kamar kali hahaha :)))

    • By Muhammad Kurniawan
      Halo Jalan2-ers, akhirnya selesai juga trip saya di Jepang bersama dengan istri dan 2 balita (4.5 dan 3 tahun). Ini field trip ke-2 saya, semoga bermanfaat bagi kita sama2, terutama buat yg akan pertama kali pergi ke Jepang. Terimakasih ya buat semua teman2 senior Jalan2-ers yang sudah bantu kasih masukan dan memberi tips2-nya @kyosash @HarrisWang @vie asano @Vara Deliasani @deffa. Berikut field trip dari saya:
      Persiapan
      Biasanya sih kalo mau berangkat dengan anak2 kecil persiapannya lebih ribet daripada berangkat sendiri atau trip-nya sama teman2. Persiapan memang adalah menurut saya step yg paling penting. Kelancaran dan kenyamanan trip kita ya tergantung dari apa yg sudah kita persiapkan. Hal2 yang kami persiapkan sebelumberangkat adalah:
      Itinerary yang jelas, dengan mengumpulkan kota2 apa yg akan dikunjungi dan objek2 wisata apa saja lengkap dengan rencana rincian biaya Tiket pesawat Penginapan selama di Jepang Admission ticket; beberapa tempat wisata yg pasti bakalan antri untuk beli tiket adalah tempat2 wisata yg besar seperti disneyland dan Universal studio, jadi lebih baik sudah membeli tiket secara online dari Indonesia. jadi tinggal masuk saja saat sudah sampai di lokasi JR Pass ataupun Pass2 lain jika diperlukan; tetapi saya tidak menggunakan Pass selama di Jepang, karena setelah saya hitung2 dengan kebutuhan transportasi saya masih lebih hemat tanpa membeli JR Pass ataupun Pass yang lain Converter colokan listrik; karena di Jepang berbeda bentuk colokannya dengan di Indonesia. Jadi perlu disiapkan converter-nya Multi USB charger; berguna sebagai station USB jadi bisa digunakan untuk charging hingga 6 hp dan ipad sekaligus SIM Card selama di Jepang; beberapa sumber belum bisa membantu saya dengan detail mengenai SIM card data yg dapat digunakan di Jepang. tetapi setelah saya browsing lebih lanjut ternyata sekarang Jepang sudah menyiapkan SIM Card pre-paid untuk tourist mancanegara yang mudah untuk didapatkan. https://www.econnectjapan.com/ disini menjual berbagai produk Docomo yang bisa kita pesan sesuai dengan kapasitas/ quota yg kita inginkan. Waktu lalu saya membeli paket yg 5GB, dan sekarang masih sisa 4GB. Rugi banget, karena saya juga sudah disediakan portable wi-fi dari semua tempat saya menginap. Jadi teman2 bisa memesan sesuai dengan rencana kebutuhan selama di jepang. SIM Card-nya bisa dikirim kemana saja kita mau, kantor pos terdekat. Waktu itu supaya mudah, saya minta dikirim ke Kantor pos di Haneda Airport, tetapi kantor pos-nya ada di Terminal Domestic, jadi harus naik bus bandara dari International Terminal ke Domestic Terminal buat ambil SIM Card-nya di Kantor Pos bandara Haneda. Tapi mudah saja kok, tinggal tanya mana bus yg ke domestic terminal. Dan masa berlaku SIM Card ini adalah 30 hari semenjak di-aktifkan. Baby Stroller; untuk baby stroller saya memutuskan untuk menggunakan stroller tandem dengan jenis umbrella pushchair. Karena stroller jenis ini tidak perlu lepas pasang untuk tandemnya dan melipatnya relatif mudah. Untuk sewa stroller ini saya dapat di Toys Rent Kingdom, karena hanya disini saja akhirnya saya dapat yang tandem pushchair. lebih mudahnya untuk mencari sewa stroller bisa search saja di Instagram #stroller #babystroller #tandem dan sebagainya. Obat2-an, susu, vitamin, pampers dan baju hangat sesuai suhu disana Aplikasi Navitime for Japan Travel; sangat penting selain google map, pemakaiannya juga bisa dikombinasikan untuk melihat jalur dan jadwal angkutan umum selama di Jepang Vacuum Plastic Bag; ini yang penting jika kita membawa banyak pakaian. plastic ini bisa kita pompa bersama dengan barang2 didalamnya, sehingga menjadi sangat compact, mirip seperti bandeng presto. jadi space di dalam  tas taupun koper bisa sangat dimaksimalkan.  
      DAY-1
      Tiba di HANEDA jam 8:30, imigrasi dan muter2 di HANEDA termasuk mengambil DOCOMO SIM Card di Kantor Pos bandara HANEDA. Ingat posisinya ada di Domestic Terminal, jadi bukan di gedung kedatangan international. Saya sampai lama muter2 di bandara karena saya pikir ada di gedung yang sama. Sekalian saja beli PASMO Card atau ICOCA Card di ticket vanding machine menuju kearah station kereta.
      "sekarang di bandara2 international manapun sudah banyak yang menyediakan jasa free buggy car untuk mengantar- antar penumpang termasuk di KLIA Malaysia maupun di Terminal 3 Soekarno-Hatta. Bedanya di Haneda ini driver buggy car-nya berusaha keras menawarkan kami untuk naik buggy car, karena melihat kami bersama 2 anak kecil. Ini lah keramahan orang Jepang yang kami rasakan pertama kali dan menyambut kami di Jepang"
      Tiba di apartment di Asakusa jam 13:30 dan check in.
      Kegiatan hari pertama tidak banyak, karena masih jet lag. Kami sempat pergi ke Shinjuku Station untuk beli Hakone Free Pass, tapi ga dapet karena masih jet lag, lapar dan shock banget sudah sore jam orang2 pada pulang kerja, rame banget Shinjuku Sta. . Intinya kalo mau beli Hakone Free Pass cari di Station yang ada Odakyu Line, dan tanyakan saja Odakyu Hakone Pass.
      Akhirnya malam pertama kami berakhir di Shinjuku Gyoen Ramen Ouka, mencari makanan halal dan khas Jepang. Pelajaran yang kami petik disini adalah: kalo beli makanan di Jepang, terutama pertama kali, lebih baik pesannya sedikit2 dulu. Misal pergi ber-3, ya pesan saja 2 porsi dulu. Harga di rumah makan ini relative mahal, tapi ternyata porsinya luar biasa banget. di menu cuma gambar ramen, tetapi ternyata seperti paketan lengkap, ada nasinya ada sate dagingnya dan ada telornya. dan datangnya pun tidak sekalian semua, tapi datang satu2. Saat itu saya pesan 2 ramen untuk dewasa dan 2 paket untuk anak2 dengan total harga JPY 5,200.- dan kami tidak habis padahal dalam kondisi lapar, walaupun dibungkus bawa pulang juga bisa sih.. ini benar2 pelajaran di hari pertama he he hee...






      DAY-2
      Hari ke-2 kami hanya menghabiskan hari di Disneyland Park. Tiket Disneyland sudah kami kantongi dari Indonesia dengan memesan Online, cuma yang saya lupa adalah menanyakan di entrance gate untuk fasilitas Fast Pass. Karena setahu saya kita bisa memanfaatkan fasilitas fast pass, atau tanpa antri untuk maksimal 3 permainan/ atraksi. Jadi yang ke Disneyland jangan sampai lupa menanyakan bagaimana cara make fast pass-nya. Karena Disneyland itu sepertinya di jepang tidak pernah sepi. dan semua wahana pasti bakalan antri.
      Hal yang paling berkesan di Disneyland Jepang adalah kita akan menyaksikan orang2 Jepang itu datang dengan serba serbi cosplay. Mereka sangat totalitas sekali kalo datang ke Tempat wisata permainan seperti Disneyland maupun Universal Studio. Bahkan awalnya kami sempat bingung ini pengunjung atau petugas di Disneyland??? ha ha haa.. mungkin hal ini tidak akan kita dapati di Disneyland ataupun Universal Studio manapun selain di jepang. Kereeeennn...
      Dari Disneyland kami mampir ke Tokyo Big Sight, sebenernya ga sengaja. Cuma karena prayer room terdekat ada disana, jadi kami mampirlah ke Tokyo Big Sight, dan ternyata bangunannya keren. Kemudian kami lanjutkan jalan2 malam di sekitar Odaiba dan makan malam di Surabaya yang ada di lantai 4 Aqua City Odaiba. Dan bisa makan gado2 & nasi goreng 











      DAY-3
      Di hari ke-3 kami kurang beruntung karena hujan dari pagi sampe malam. Kami nekat keluar ke Shibuya untuk foto dengan patung Hachiko dan niat ke Akihabara dan Tokyo Tower. Namun karena anak2 harus kehujanan dan kedinginan, jadi kami putuskan untuk kembali pulang ke apartment di Asakusa sambil mampir makan di KFC dan beli kebab di Saray Kebab di Asakusa.
      Malam harinya saya jalan sendiri untuk explore Tokyo Sky Tree dan Solamachi Mall. Niat naik keatas Tokyo Sky Tree, namun view diatas tertutup oleh kabut tebal dan tidak bisa melihat apa- apa. Akhirnya naik tokyo sky tree juga saya batalkan. Alhasil saya menikmati malam sambil berjalan kaki hujan2 dari Sky Tree menuju apartment.






      DAY-4
      Hari ke-4 kami cukup cerah di pagi hari, dengan ramalan cuaca berawan dan hujan tipis. Mengingat ramalan cuaca di Jepang cukup akurat, jadi kami sedia payung sambil berjalan. Ternyata benar saja, di sore harinya perjalanan kami ditemani hujan lagi. Untungnya kami berhasil menyelesaikan jalan2 sampai sekitar jam 7 malam. Hari ke-4 perjalanan kami disekitar Ueno Park, Ameyoko Shoping Street, dan keliling Asakusa menggunakan Jin Rikisha.



















      DAY-5
      Hari ke-5 kami berangkat menuju Gotemba dengan jalur kereta subway dan JR dari Asakusa - Shimbashi - Kozu - Gotemba. Sampai di Gotemba berjalan kaki sekitar 1 km dengan menggeret semua barang bawaan sampai check in di Hotel Mars Garden Wood Gotemba. Karena kami sampai di Gotemba sudah cukup sore, jadi kami hanya mengunjungi Gotemba Premiium Outlet sampai jam 6 sore. Tambahan saja, bagi yang muslim di Gotemba Premium Outlet sekarang sudah tersedia prayer room, ini saya tau setelah di lokasi, karena saya browsing2 awalnya saya tidak menemukan prayer room.
      DAY-6
      Hari ke-6 kami habiskan waktu mengelilingi Mt. Hakone dan malamnya pergi ke Kogen Toki No Sumika, dimana timing kami kesini pas banget. Karena Kogen Toki No Sumika baru digelar 29 Oct 2016 dan akan berakhir di bulan Feb 2017. Kedua objek wisata ini sangat keren, selain suasana alamnya yang sangat indah, udaranya yang sejuk, moda transportasinya juga sangat layak untuk dicoba. Beruntungnya kami hari ini sangat cerah, padahal di hari kedatangan kami Gotemba diselimuti kabut dan dingin. Dan keesokan harinya Gotemba disiram hujan. Pada saat hari sangat cerah, semua bisa dilihat dengan indah, termasuk Mt. Fuji, sugooiiii...
      Jalur yang kami tempuh adalah dari halte bus tomei-Gotemba interchange (bus umum) - Togendai Sta. (keliling2 dengan sightseeing cruise PP, kemudian menggunakan Ropeway) - Sounzan Sta. (Cable Car) - Gora Sta. (berjalan2 ke Gora Park, dan kembali ke Gotemba dengan bus umum) - Tomei Gotemba Int.
      Tambahan; untuk mencapai ke Kogen Toki No Sumika harus menggunakan bus khusus No Sumika, bukan menggunakan bus angkutan umum. Dan biayanya juga gratis, jadi harus menanyakan atau mencari informasi jalur dan jadwal-nya tersendiri.






























      DAY-7
      Hari ke-7 hanya pindah kota dari Gotemba ke Osaka. Route-nya dari Gotemba Sta. - Mishima (Hikari Shinkansen) - Shin-Osaka. Kalo di rencana pengennya sih ke Kids Plaza Osaka, tapi mempertimbangkan kondisi anak2 dan hari sudah sore jadi kami gunakan waktu untuk istirahat saja di apartment. 
      DAY-8
      Hari ke-8 kami gunakan untuk jalan2 ke Kyoto mengunjungi Arashiyama Bamboo Forest, Sagano Romantic train, Kiyomizu Dera dan Fushimi Inari taisha. Hanya menggunakan bus dalam kota 1x saja saat menuju Kiyomizu Dera. Dengan kondisi seperti kami dengan membawa baby stroller dan 2 balita, sangat lebih memudahkan menggunakan sarana transportasi kereta. Karena kalo didalam bus, bakalan rame dan space-nya sedikit. Pencapaian luar biasa saya adalah mendorong baby stroller lengkap dengan 2 anak sampai ke puncak jalan, halaman Kiyomizu Dera, buat yg sudah tau jalannya kesana menanjak sepanjang 1.2 km,... 
      Untuk naik Sagano Romantic Train, bisa naik dari Saga Torokko Sta. yg posisinya ada disamping Saga-Arashiyama Sta. Didalam Saga-Torokko Sta. ada maket miniatur kota dan kereta2 di Jepang yang bisa kita gerakkan dengan memasukkan uang coin JPY 100.
      Menginap di sekitar Shin-Osaka sangat memudahkan untuk berpindah2 tempat. Karena Shin-Osaka Sta. adalah merupakan station besar yang banyak jalur keretanya, termasuk ke Kyoto juga hanya 25 menit. Tapi ramenya station juga minta ampun.






















      DAY-9
      Hari ke-9 kami habiskan dengan mengelilingi area Ten Shiba, Tennoji Zoo, Osaka Castle dan Mendekati Umeda Sky Building. Padahal target saya adalah menaiki Umeda Sky Building ke puncak, tetapi apadaya lagi2 harus gagal karena kondisi yang sudah sore dan anak2 sudah pada kelaparan. Pokoknya semua target menaiki gedung dan tower gagal semua, he he he.. 
      Tetapi untuk anak2 suka sekali pergi ke Tennoji Zoo ini. Karena binatangnya lengkap, termasuk African Satwa-nya. Kereen..
















      DAY-10
      Hari ke-10 kami habiskan hanya dengan jalan2 hanya di sekitar Osaka Aquarium Kaiyukan dan Tempozan Ferris Wheel. Maklum keinginan untuk naik keatas tower2 dan gedung tinggi hanya terobati dengan bianglala raksasa ini... Aquarium kaiyukan ini sangat keren dan binatangnya lengkap sekali sampai satwa2 laut dalam.. di hari ke-10 ini kami juga pindah apartment dari area Shin-Osaka ke dekat Fuku Sta. Apartment terakhir yang kami tinggali ini apartment yang paling luas dan paling keren kami tinggali dengan rate harga paling murah.. 


















      DAY-11
      Hari ke-11 seharian kami habiskan waktu untuk jalan2 dan belanja di Shinsaibashisuji dan Dotonburi. Yah tidak lupa berfoto dengan Glico sign spot sejuta manusia,  untuk tempat makan halal di sekitar Shinsaibashi dan Dotonburi cukup banyak pilihan. Begitu juga prayer room.






      DAY-12
      Hari ke-12 persiapan pulang, dan kami habiskan waktu sampai sore di KIX Kansai Airport. Untuk tourist muslim jangan khawatir, sudah ada brosur Kansai Airport khusus muslim. Ada posisi prayer room dan tempat2 makan halal maupun yg free pork and free alcohol.

      Ternyata :
      Jalan2 ke Jepang tidak susah; tidak perlu takut nyasar. Lengkapi saja dengan aplikasi google map dan Navi Time for Japan Travel. Orang2 Jepang sangat ramah dan sopan luar biasa, mereka terbiasa mengucapkan permisi dan maaf. Jadi ga enak kalo salah2 sikap, hi hihi.. Saking ramahnya mereka, kami beberapa kali selalu ditawari bantuan membawa barang. Mungkin saking kelihatan rempongnya kami, ha ha ha.. jawab saja "daijoubu" Apa yg saya pelajari di Jepang adalah jangan memberi tips kepada orang jepang. Dan itu pernah saya saksikan langsung dimana seorang tourist pernah berusaha memberi tips kepada jin rikisha (becak Jepang) dan ybs menolak mati2-an. Saat kami di Hotel-pun kami tidak memberikan tips, dan disana tidak ada porter. Jangan ragu untuk bertanya dengan orang Jepang, mereka pasti akan berusaha mati2-an untuk membantu. Sebaiknya tanyakan saja apa yg benar2 kita perlu tanyakan -Tamat-  
       

    • By Vara Deliasani
      Universal Studio Japan (USJ)

       
      Universal Studi Japan (USJ) merupakan tujuan utama gw dalam perjalanan ke Jepang kali ini,, karena gw emang doyan banget baca Harry Potter. Baca loh yaaaa.. bukan nonton, bahkan 1 pun filmnya ga ada yang gw tonton sampe selesai. abisnya kalo setelah baca buku lalu nonton film suka jadi bete karena ga sesuai dengan apa yang gw imajinasikan. So.. daripada kecewa mendingan gw ga nonton filmnya. hahaha
      Oke balik lagi ke cerita kunjungan ke USJ. Sebenernya pengennya ke USJ pada saat hari kerja biar ga terlalu rame.. tapi apa boleh buat jadwal ga memungkinkan.. Gw kesana tanggal 4 Desember 2016, pas banget jatuhnya di hari minggu. Udah kebayang pasti penuh. Jadilah diniatin sampe USJ harus pagi banget dan begitu pager dibuka mau langsung lari menuju ke area Harry Potter (sebelom keramean). Karena planningnya gitu jadinya gw harus beli tiket USJ dari pas masih di Jakarta. Berhubung yang paling deket rumah itu JTB akhirnya diputusin buat beli di JTB.
      Tiketnya cuma selembar gitu. Open date dan berlaku selama 1 tahun. Walaupun jangka waktunya 1 tahun tapi cuma bisa dipakai untuk 1 kali kunjungan. Pada saat pembelian tiket dijelasin kalo tiket ini cuma buat sekali masuk, jadi kalo udah keluar gabisa masuk lagi. Beda banget sama Universal Studio Singapore yang keluar masuk sampe pusing.
       


      Tiket USJ dari JTB
       
      Dari Osaka Hana Hostel menuju USJ harus sekali ganti kereta. Dari Shinsaibashi station menuju ke Osaka Station, lalu ganti ke JR line dan turun di Universal City. Untuk pembayaran transportasi ga di cover yaa sama day pass yang dapet dari paketan Yokoso Pass, kenapa? karena perjalanan ke USJ harus menggunkan JR line. Jadi gw beli ICOCA buat bayar transportasi sekalian nanti selama di Tokyo.
       

      ICOCA Card
       
      Hari yang di nanti akhirnya tiba!!!  Lalu seperti biasa... gw dan kebodohan gw kembali menjadi perusak rencana. Kali ini gw salah setting alarm. AAAAAAAKKKKKKKK!!! Niatnya bangun pagi banget trus jam 8an udah harus sampe di USJ. Tapi kenyataannya jam 8 BARU BANGUN. HAHAHAHAHA. Telaaattt deeehhhh.. Blom lagi pake salah liat peta dan salah stasiun. hahahaha. Jadinya jam 9.30 baru sampe USJ. Udah pengen nangis kebayang pasti bakalan penuh. 
      Turun dari kereta, gw jalannya udah lesu gitu, kehilangan semangat. hahahaha. Tapi begitu liat gerbang USJ waaahh ternyata ga terlalu rame. Belom serame cendol.. Waaaaahhhhh... gw langsung semangat lari ke dalem.
      Btw kita ber 2 ga sempet sarapan jadinya ngebungkus onigiri, tadinya udah takut tas diperiksa trus onigirinya dibuang.. tapi ternyata pas nyampe gate ga diperiksa. Yeeeeeiiiii... tapi sayang cuma bawa 4 biji. Tau gitu kan bawa 15 bijiiiii, sekalian buat bekel makan siang sampe malem. hahahaha. Padahal lumayan kaaaaann bisa irit... maklum lah rencananya seharian disana dan makanan disana mahal.

      Pintu Utama USJ
       

      Map USJ
       
      Oke sampe didalam langsung panik lari ke arah kanan, buru-buru jalan ke arah Harry Potter. Sampe di depan area gw pikir bakalan dibatesin gitu masuknya. Harus pake ngambil tiket yang ada waktu masuknya gitu. tapi ternyataaaaaa.... aaaaaahhhh ga pake tiket. Yeeeeiiiiiii!!! kayanya sih karena masih pagi jadi belom terlalu rame. Masuk area Harry Potter, ga pake liat kiri kanan langsung menuju Hogwarts buat ngantri main Harry Potter and the Forbidden Journey. Antrinya udah 100 menit. Dan ga ada single ride. Ya udahlah yaaaaa... terima aja. Masuk ke antrian sambil makan bekel onigiri.
      Ga berasa udah nyampe giliran.. semangat banget langsung naik dengan cengengesan. Ternyata cuma bentar banget ride-nya.. cuma kedip-kedip udah kelar aja gitu. Gw sama laki gw begitu selesai cuma liat2an trus langsung ketawa meringis.. udaaaahhh??? gitu doaaaanggg???? hahahahhaha. Ngantri 100 menit, mainnya cuma 5 menit. Udah gitu ga ada single ride.. mungkin karena itungannya sepi kali yaaa jadi ga dibuka single ridenya. Atau mungkin memang ga ada? Ntahlah... tapi saran gw emang pertama masuk harus kesini dulu. Karena ride ini emang yang paling rame.
      Beres dari situ kita putusin muter-muter area Harry Potter dulu baru setelah itu geser ke area Jaws.
      Di dalam are ini ada 2 ride utama, selain Harry Potter and the Forbidden Journey ada Flight of The Hippogriff. Laki gw males ngantrinya.. gw juga ikutan males. Masih kebayang pegel ngantri. Jadilah kita muter-muter sambil foto-foto aja. 
       


       
       



      Sebelum keluar kita sempetin mampir ke Wand Magic, kebetulan antrinya cuma 15 menit aja,. Disini bakalan ketemu Ollivander, nanti kita semua disuruh masuk ke ruangan lalu Ollivander bakalan milih satu orang buat nyoba dan milih wand yang pali sesuai. Ntah kenapa tiba-tiba GW YANG KEPILIH!!!! OEEEMMMMJIIIIHHH!!! Majulah gw, disuruh nyobain beberapa tongkat. Ujung2nya "dapet" tongkat yang cocok.. trus disuruh pegang dan keluar ruangan.. gw udah GR aja kaaannn.. Gw pikir beneran dikasih. Lumayaaannn kaaaaannn.. Ternayat begitu diluar ruang disuruh beli aja cuuuiiii. OGAAAAAHHH. hahahaa. Males banget.. mendingan duitnya buat makan. (Iyaaaa gw pelit. hahaha).
      Oke udah puas muter-muter disini akhirnya kita putusin buat pindah ke area lain. Kalo diliat di peta USJ kita muternya berlawanan dengan jarum jam.. Jadi tujuan berikutnya adalah area Amity Village. Di area ini ride utamanya cuma Jaws. Liat antrian 60 menitan gitu. Cek antrian single ride wah cuma 5 menit. Jadi diputusin buat ambil antrian single ride aja. Ga barengan gpp orang tujuannya emang mau mainya kaaann.. Ga pake lama2 ngantri langsung deh naik ke perahu. Seru sih yaaaaa.. tapi sayang bahasa Jepang. Ya ga paham laaah gw mba2nya cerita apa. Tapi overall oke lah. Seru juga, apalagi ledak2annya gitu. Cuma sayang gw ga kebagian basah2an. hahaha (yang lain berharap ga kena basah gw malah pengennya basah2an). Ya abis ga seru kaaaannn kalo ga basah,,, ga ada ceritanya.
      Ga sempet foto siang-siang karena pengen ngejer show di waterworld yang udah mau mulai. Jadi foto "ikan"nya pas malem deh.

       
      Beres dari area Amity Village pindah ke Waterworld. Seru sih yaa.. cuma lagi-lagi gw ga paham mas mbak nya cerita apa. Ya kaliiiii dia kira semua bisa bahasa Jepang. Jadilah cuma duduk sambil celingak celinguk. Tapi actionnya oke lah. Gw mau sih nonton lagi. Cuma lebih oke kalo pake bahasa inggris. Shownya sendiri sekitar 15-20 menit kalo ga salah.

      Salah Satu Sudut di Waterworld
       
      Beres nonton atraksi di Waterworld kita langsung pindah ke area Jurrasic Park. Tadinya sih laki gw mau naik The Flying Dinosaur, tapi begitu liat cuma digantung gitu trus pake muter-muter langsung dia mundur teratur. hahaha. Kalo gw sih emang udah niat ga bakalan mau naik. Makin berumur makin ga kuat main beginian. Tanda-tanda ke jompo-an.

      Akhirnya selama di area ini kita cuma ngetawain yang naik roller coaster sambil makan onogiri. Abis itu langsung main Jurrasic Park - The Ride. Ceritanya naik perahu trus keliling area Jurrasic Park, trus nanti ada tanjakan trus meluncur turun gitu. Udah gitu doang. Kita ber2 emang cupu. hahaha. Tapi lagi2 gw ga basah. Kecewaaaaaaaaa.......
      Setelah itu  pindah area lagi.. Kali ini giliran area San Francisco. Di area ini ada 2 ride, yaitu Back to The Future dan Backdraft. Sayangnya back to the futurenya lagi di renovasi. Ngoookkkk. Jadi cuma main Backdraft aja. Backdraft ini kalo di Universal Studio Singapore kaya Lights Camera Action. Kta dibawa ke area yang di set kaya tempat syuting Backdraft. Lagi2 bahasa Jepang,, tapi untung gw udah pernah nonton filmnya, jadi yaa lumayan ngerti lah ya. Antrinya juga ga lama cuma sekitar 40 menitan.

      Dari situ pindah lagi ke area New York.. disini ada Spiderman dan Terminator. Buat Spiderman kita pake single ride lagi.. cuma ngantri 30 menit aja. Ridenya mirip kaya Transformer  di Universal Singapore. Kalo terminator kombinasi 3D dan Live Show. Keren.. tapi gw paham ceritanya. hahaha.

      Disini juga harusnya ada Space Fantasy tapiiii tapiii tapiiii.. ditutup buat acara Cool Japan. KECEWAAAAAAAAAHHHHHHH. Padahal ini dan Back to The Future merupakan mainan yang paling gw tunggu2. 
      Didepannya Back to The Future aditutup pake kayu-kayu dilukis gambar Minions gitu.. jadilah buat menghibur diri kita foto-foto disini aja.

       
      Lalu mendadak ujan aja doooonggg. UJAAAAAAANNNNNNNN 
      Dari situ lanjut ke area Hollywood, disini ada Hollywood Dream - The ride tapi kan ujan.. jadi tutup deeeh... Gw emang ga bakalan naik tapiii tapiii tapiii kan ga asik ajaaaaaaa...

      Kalo kata @syahrulsiregar gw semacam gadis pengundang hujan (Gadis yaaaa.. gadis..). Karena ujan emang suka ngikutin gw. Bahkan nanti sampe ngikut gw ke Takayama pas gw janjian sama om alul. Karena ujan ya udah deh kita main yang ga penting-penting yang di indoor sambil muter-muter sambil foto-foto. Semua parade juga di cancel. Syeeeddddddiiiiiiiiihhh...
      Kita keasikan main sampe lupa makan. Padahal udah jam 7 malem. Padahal cuma baru diganjel makan onigiri 2 biji/orang. Mendadak laper... akhirnya kita putusin udaha aaah.. Pulang ke Hotel. Lagian besok pagi-pagi udah harus jalan ke Shirakawago.
      Kesimpulan : Seru sih yaaa main kesini. Boleh lah dicoba. Kalo antrian panjang manfaatin aja single ride, lumayan bisa menghemat waktu dan tenaga. Toh dateng kesana niatnya main kan.. jadi ga barengan gpp lah yaaa. Perlu beli express pass? hhhmmm... kalo ada duit lebih sih gpp, tapi mending adteng terus liat kondisi dulu aja. kalo emang antriannya udah ga ketolong banget, bahkan dengan single ride, ya boleh lah beli express pass.
      Dadaaaaaaaahhhh USJ... Sampe ketemu laaaagiiiiiii..... Gw bakalan balik lagi khusus buat main Back to The Future dan Space Fantasy dan nonton Parade. 

       
       
      Link Terkait:
      Winter Wonderlust : Japan (December 2016) : Persiapan Winter Wonderlust : Japan (December 2016) : Part 1/Osaka Winter Wonderlust : Japan (December 2016) : Part 2/Universal Studio Winter Wonderlust : Japan (December 2016) : Part 3/Kyoto Winter Wonderlust : Japan (December 2016) : Part 4/Shirakawago Winter Wonderlust : Japan (December 2016) : Part 5/Shin-Hotaka Winter Wonderlust : Japan (December 2016) : Part 6/Takayama Winter Wonderlust : Japan (December 2016) : Part 7/Tokyo Review Hotel/Hostel : Osaka Hana Hostel Review Hotel/Hostel : Guesthouse Sanjyotakakura Hibiki Kyoto Review Hotel/Hostel :K's House Takayama Oasis Review Takayama Hokuriku Pass (JR East Pass) Review Kyoto Sightseeing Two-day Pass Discount Ticket (Yokoso Pass) Kansai Airport - Namba Station Osaka Panduan Bis di Kyoto Discount Ticket (Haruka+ICOCA) Kansai Airport - Shin-Osaka Alternatif Transportasi : Osaka - Kyoto - Kanazawa - Shirakawago - Takayama - Tokyo
    • By anna22

      18/8/2017  Flight Malam Jkt-KL. Karena kami menggunakan Lion Air, mendarat di KLIA 1, padahal besoknya kami ada flight dengan AA dari KLIA 2. Beruntungnya ada shuttle bus gratis antara KLIA 1 ke KLIA 2 yang beroperasi 24 jam. Begitu sampai di KLIA 2, kami mencari tempat untuk mengisi baterai HP sambil selonjoran.    19/8/20  Flight pagi jam 6 kami sudah check in jam 4 dan melewati imigrasi lalu menuju gate yang tertera di boarding pass. Saya dan salah satu teman yang muslim juga menuju musholla untuk melaksanakan solat Subuh sekitar jam 5. Ternyata kami baru sadar ada perbedaan waktu sehingga waktu solat Subuh baru sekitar jam 6. Tepat ketika adzan subuh berkumandang, salah satu teman menyusul dan mengatakan bahwa kami harus pindah gate. Kami pun buru-buru solat dan langsung berusaha berlari karena waktu boarding tinggal 10 menit lagi. Sedangkan kepindahan gate itu dari ujung ke ujung (paraaaah jauhnya). Gara-gara inilah, salah satu teman kami yang memang dari awal keberangkatan sedang tidak enak badan, mendadak drop begitu sampai Hanoi. Beruntungnya kami sampai tepat waktu di gate sehingga masih bisa naik pesawat walaupun ngos2an...   Sampai Hanoi Airport sekitar jam 9 (tidak ada perbedaan waktu dengan Indonesia). Begitu sampai, kami membagi tugas, ada yang membeli simcard (12 usd/7 hr utk paket data internet saja) dan mengambil uang di atm (ya, kami memang tidak menukar rupiah ke vnd di Indonesia, biaya tarik tunai sekitar 20rb rupiah). Sebelumnya saya sudah membaca kalau ada express bus dan public bus dari airport ke pusat kota. Tapi begitu kami tanya ke pusat informasi (yang anehnya, tidak ada satupun pusat informasi resmi, artinya pusat informasi yang tersebar di arrival hall adalah kepunyaan tour&travel, taxi/car rental, dan perusahaan simcard), mereka malah nawarin naik taxi. Karena kami ingin ngirit apalagi baru di awal-awal perjalanan, kami pun mencoba browsing lagi.  Ada bus no. 7 dan 17 dengan biaya 5000 vnd (sekitar Rp. 3000). Bus ini akan berhenti di setiap halte sehingga dipastikan memakan waktu lebih lama. Nah dari pintu keluar Kedatangan, kamu jalan ke arah kiri paling ujung nanti akan ketemu semacam terminal bus umum.    Pilihan lainnya adalah Express Bus 86 dengan biaya 30.000 vnd (sekitar Rp. 15.000). Dinamakan express bus dan lebih mahal karena hanya berhenti di beberapa halte di pusat kota Hanoi. Nah kalau penginapan kamu di sekitar Old Quarter, bisa pilih bus ini. Begitu keluar pintu kedatangan, ke arah kiri juga kemudian nyebrang dan ketika kamu berjalan, kamu akan ditawarkan untuk naik taxi, bilang saja dengan sopan kalau kamu mau naik bus 86. Mereka dengan senang hati akan menunjukkan kamu ke arah petugasnya. Bayarnya pas di bus aja, nanti kondekturnya akan nanya mau berhenti di halte apa. Sebelum berhenti, dia bakal ngasih tau kamu untuk segera siap-siap turun. Ternyata salah satu teman, sebut aja M, kondisi tubuhnya makin drop dan memutuskan untuk mencari klinik atau rumah sakit. Ceritanya cukup panjang, yang intinya adalah sore dan malam ini kami berputar-putar mencari klinik, rumah sakit, dan apotek. Untungnya ada Grab di Hanoi sehingga memudahkan mobilisasi kami. Terus bagaimana komunikasinya secara hampir sebagian besar driver kurang bisa berbahasa inggris? Kami selalu menyebutkan posisi melalui pesan dan menghafal jenis mobil serta plat nomornya. Kadang jika driver mengirim pesan dengan bahasa vietnam, kami menggunakan google translate untuk mengartikan dan membuat balasan (hahahaha). Ada kejadian lucu, salah satu teman saya sering disangka orang lokal karena penampilannya yang mirip, jadilah suka diajak ngobrol bahasa vietnam. Dan alhasil temen saya cuman bengong sambil bilang “I’m not vietnamnese”.
      Hari pun sudah menjelang malam dan kami lapar. Karena saya punya pantangan dalam makan dan beruntungnya saya punya teman yang pengertian, kami memutuskan mencari vegan restaurant terdekat. Ketemulah Loving Hut (ini sepertinya ada di mana-mana deh) yang menyediakan makanan khas vietnam dengan menu vegan. Dengan 3 jenis lauk dengan 4 nasi dan 4 minuman hanya habis skeitar 200.000 vnd (atau Rp. 100.000). Kenyang parah tapi ngerasa sehat (ya iyalah vegan food).   Setelah dari RS dan mengantarkan teman kami yang sakit ke GH untuk istirahat, sekitar jam 9 malam, kami bertiga memutuskan keluar menuju Old Quarter karena hari itu adalah malam minggu sehingga kawasan pinggir Hoan Kiem Lake ditutup untuk kendaraan (car free day). Niatnya mau mencoba egg coffee yang terkenal di Hanoi tapi cafe yang kami incar sudah tutup sehingga kami jalan kaki sambil melihat aktivitas warga lokal di malam minggu. Begitu sampai Old Quarter, kami menemukan sebuah cafe yang masih buka dan ada menu egg coffee. Penasaran kami memesan 1 cup (77.000 vnd inc.tax), sampai si pelayan bingung karena kami hanya memesan 1 cup kecil untuk bertiga.
      Karena sudah jam 11 malam, dan besok pagi ada halong bay tour, kami memutuskan kembali ke GH. Oiya kami memesan 1 day Halong Bay Tour dengan harga 42 USD/orang melalui staf GH saat kedatangan. Teman kami yang sakit memutuskan tidak jadi ikut karena dalam masa recovery. Karena pemberitahuannya mendadak, biaya hanya dikembalikan setengahnya.    20/8/2017 Tepat jam 7.30 pagi, guide datang menjempat kami di GH. Ada sekitar 21 peserta hari itu dari berbagai negara. Ternyata kami bertemu 4 kakak beradik asal Aceh. Perjalanan menuju Halong Bay cukup panjang sekitar 4 jam dengan berhenti 1 kali di tempat penjualan souvenir. Tenang aja toiletnya gratis dan cukup bersih kok dan kalian tidak diharuskan membeli souvenirnya. Sekitar jam 12 siang kami sampai pelabuhan. Sebelumnya di bus, guide kami membagi peserta ke beberapa meja di kapal. Kami kebagian meja 3 bareng sepasang turis asal Italia (yang ramah dan baik). Begitu duduk di kapal, awal kapal langsung menyuguhkan makan siang (kebanyakan seafood dan sayuran). Nah untuk minum tidak disediakan alias beli kalau gak bawa. Kapal pun berlayar sambil kami menikmati makan siang. Rasanya pun lumayan cocoklah dan porsinya banyak. Itinerary 1 day tour ini adalah menuju Surprise Cave dan Ti Top Island.    Untuk bisa mengikuti rangkaian kegiatan tour ini diperlukan stamina yang baik dan cukup minum karena harus menaiki anak tangga yang cukup banyak. Kami saja sampai kekurangan minum dan membeli disana (walaupun lebih mahal sih). Selain itu juga panas banget. Saya yg kurang cocok dgn cuaca panas bbrp kali harus berhenti saat menaiki tangga  ke puncak Ti top island. Bahkan setelah 3/4 perjalanan, saya menyerah dan memilih duduk istirahat. Sedangkan 2 teman saya lanjut. Setelah merasa cukup pulih, saya pun lanjut naik ke atas krn mikir2 sayang juga kalo ga sampai atas. 

       
       
      Kembali ke pelabuhan sekitar jam 5 sore dan sampai lagi di Hanoi jam 9 malam. Hari itu kami merasa lelah sekali sehingga tidak sanggup utk jalan2 malam lagi. Mana besoknya harus siap-siap ke airport untuk flight ke Ho Chi Minh.    21/8/2017 Penerbangan Hanoi-Ho chi minh dengan Jetstar jam 10 pagi. Kami sempat sarapan dulu. Seperti biasa pakai grabcar menuju airport. Baru kali ini di airport (domestic) kami harus melepas alas kaki saat pemeriksaan masuk ruang tunggu. Saya kira hanya khusus bagi warga asing tapi ternyata warga lokal pun membuka alas kakinya walau hanya menggunakan sendal jepit...   Sampailah di Ho chi minh airport jam 12 siang. Lgsg pesan uber menuju penginapan. Kali ini kami pesan Supe Homestay yg harganya 650rb/2 malam 4 bed dorm room. Kalau melihay review dan photo, hostel ini cukup bagus. Tapi ternyata kami kecewa karena kenyataannya berbeda. Begitu sampai, kami terkejut ketika staf mengatakan bahwa kamar penuh. Nah lhooo??? Tapi ternyata Supe ini punya cabang lain yg jaraknya 5 menit berkendara. Kenapa ga dikasih tau di awal..kan bisa email ato bgmn gitu ya..yg kedua begitu kami sampai, kayaknya ini penginapan jadi gudang barang2 jualan krn begitu banyak barang berserakan di lobi. Kamarnya pun berdebu seperti sudah tidak ditinggali lama. Kamar mandinya pun kurang bersih. Kecewa deh pokoknya.    Oke cukup curhatnya. Setelah check in, kami keluar mencari makan siang. Kami cari yg dekat bisa jalan kaki, cek2 di google, ketemulah resto india halal di daerah Bui Vien. Setelah makan dan kenyang, kami menuju Konsulat Indonesia. Wah ada apa yaa? Ternyata teman saya yg sakit itu belum puas dgn dokter di rs hanoi, jadi dia ingin meminta saran dan rujukan dari pihak konsulat yg mungkin lebih paham dgn kota ho chi minh. Yaaa jadi lagi2 hari ini dihabiskan dengan pencarian klinik dan rs. Beruntungnya ada Klinik international yg menerima turis dan berbahasa inggris di dekat konsulat. Setelah menunggu, periksa, tebus obat, sekitar jam 6 sore.    Hasil konsultasi dgn dokter, teman saya memutuskan utk lgsg ke bangkok (kebetulan ada temannya disana) tanpa ikut kami ke siem reap agar cepat pulih. Malam itu kami pun lgsg berembuk memesan tiket2 yg belum terbeli. Kami pun memutuskan utk ke cafe sekalian mencicip kopi vietnam. Cari2 di google yg reviewnya oke yaitu Bang Khuang Cafe. Dan ini adalah keputusan yg tepat, selain menu kopinya bervariasi, tempatnya juga nyaman dan cantik. Urusan memesan tiket bus ho chi minch-siem reap, tiket sleeper train bangkok-penang, dan tiket pesawat Ho Chi Minh-bangkok pun beres. Sedangkan utk tiket bus siem reap-bangkok rencananya akan kami pesan on the spot.    22/8/2017 Hari ini kami hanya keliling kota saja. Awalnya ingin ke cu chi tunnel tapi krn kondisi teman saya yg masih sakit, rasanya tidak mungkin pergi jauh2. Pertama kami ke Ben Tanh Market utk cari oleh2 dan brunch (krn disini banyak jual makanan). Setelah kenyang dan beli bbrp oleh2, kami menuju kantor pos, gereja, museum dan taman yg bisa dikelilingi dgn berjalan kaki. Karena lelah, kami kembali ke penginapan utk istirahat (yaa lagi2 kami tidur siang hahaha) kemudian malamnya keluar lagi utk cari makan. Ada 1 makanan yg khas vietnam tapi saya mau cari yg halal. Eh ketemulah Pho Muslim. Rasanya enak dan agak beda dengan pho yg pernah saya coba di jakarta. Rempah2 dan kaldu dagingnya lebih berasa plus terdapat potongan bakso homemade (hasil nanya2 yg punya). Warung Pho ini baru buka sore menjelang malam ya...
        Yaaaa sekian cerita edisi vietnam dari rangkaian 12 hari trip negara Asean. Masih ada 3 negara lagi...enjoy and happy reading!!!
    • By Riohandoko21
      Hello Travelers,
      Saya ingin Cerita Pengalaman Saya, Istri dan Anak Saya.  Saat Ke SUMBA.
      Saya dan Istri janjian untuk bertemu di Bali.
      Saya berangkat dari timika ke Bali, Istri dan anak saya berangkat dari  Palembang ke Bali.
      Niat awalnya sehari kita mau Main ke Bali Marine Park. Tapi apa daya Flight istri saya dari Palembang to Jakarta Delay, Alhasil dia ketinggalan pesawat dari Jakarta ke Bali. Maskapai Plat Merah (Bukan Singa Merah). Jadilah dia tiba di bali Keesokan hari nya.
      Karena capek Istri saya gak kuat mau jalan-jalan ke bali marine Park (Next Time Kita bakal Kesini).
       
      Hari Pertama
      Tanggal 29 Juli 2017
      Terbang Ke Tambolaka dgn Wings Air
      Dijemput oleh Driver Lokal Asli Sumba (Kita Hanya Sewa Mobil Plus Driver)
      Tempat Pertama yang di Kunjungi - Kampung Ratenggaro , Lihat Sunset di Pantai Pero
      Kita menginap 2 Malam di Hotel Sinar Tambolaka
       
      Tanggal 30 Juli 2017
      Ke rumah Budaya Sumba - disini Ada semacam Homestay juga. Kita bisa menginap di sini. Mungkin saya dan Istri mau juga menginap disini jika kami belum bayar di Sinar Tambolaka.
      Setelah beranjak dari Rumah Budaya Sumba, Tujuan Selanjutnya adalah Pantai Mandorak .  
      Tujuan selanjutnya pada hari yang sama adalah Danau Weekuri
      Danau Weekuri - Danau Air laut sehingga air nya asin. Danau ini terbentuk karena ada batu karang di tepi lautnya. Yang saya ingat saat ke danau ini adalah saya hamper jatuh terpeleset saat di tangga mau turun ke danau dan saat itu saya menggendong anak saya.
      Perjalanan hari ini kami tutup dengan melihat sunset di Pantai Bawana dan Tanjung Mareeha.
      Sunset di Tanjung Mareeha membuat saya takjub akan keindahan alam sumba. Tidak salah jika istri saya membawa saya liburan kesini. Tempat nya Luar biasa.
      Tapi hati-hati yaa disini sumba barat kadang banyak warga yang suka minta uang.
       
       
      Tanggal 31 Juli 2017
      Tujuan pertama hari itu adalaha waikelo Sawah, Semacam irigasi untuk sawah. Pemandangan nya adalah hamparan sawah dengan padi yang menghijau.
       
      bergerak dari waikelo sawah tujuan selanjutnya adalah Air Terjun Lapopu. Air tejun ini adalah air terjun yang pertama anak saya lihat. Ekspresi nya bahagia sekali.
       
      Kita pun melanjutkan perjalanan ke sumba timur.
       
      Tanggal 1 Agustus 2017
      kita melanjutkan perjalanan ke waingapu.
      Tempat yang kita singgahi adalah bukit pasola, pantai watu bella dan pantai kerewei
       
      Tanggal 2 Agustus 2017
      Kampung Praijing
      Kampung Tarung - Beberapa bulan lalu kabarnya kampong ini terbakar
      Melihat pekerja melakukan pemotongan batu untuk rumah tinggal. Kalau di kota-kota di jawa dan sumatera biasa rumah dibuat dengan batu bata namun disumba rumah dibuat dengan batu alam.
      Bukit Warinding ya, daerah ini semua perbukitan sepanjang mata kita memandang.
       
      Saat di Waingapu kami menginap di Hotel Surya. hotel terbaik selama kami menginap di sumba
      Tanggal 3 Agustus 2017
      Air Terjun Tanggedu - Perjalanan ke lokasi ini cukup jauh namun pemandangan selama diperjalanan sangatlah indah. Air terjun ini berada diantara perbukitan.
      Setelah dari sini kami pun pulang
       
      Tanggal 4 Agustus 2017
      Kami bergerak setelah sholat jum'at. kami menuju pantai walakiri
       
      Tanggal 5 Agustus 2017
      Saat nya mencari oleh-oleh dan berfoto di bukit persaudaraan.
       
      Selama di Sumba banyak tempat yang terlewatkan dan tidak sempat dikunjungi. Di sumba ini terdapat banyak pantai yang bagus yang belum sempat kami kunjungi dan banyak air terjun yang tidak sempat kami kunjungi. serta ada lokasi kincir angina tempat tenaga listrik dengan kincir angin. 
       
       
       
       
       
       

       























    • By anna22

      Annyeong cingu.... apa kabar? 
      Kali ini saya mau cerita perjalanan ke korea selatan di musim gugur tanggal 24 oktober-4 november 2017. Sebetulnya masih ada utang FR yg indochina tapi krn gagal submit berkali-kali jd mager (semoga yg ini bisa muncul yah di forum).
      Trip ini adalah kedua kalinya saya ke korea. Pertama kali yaitu musim semi di tahun 2016, yang mana perginya bareng2 temen berempat selama 7 hari. Tapi utk kali ini saya ‘terpaksa’ pergi sendiri, yg pd akhirnya malah ketemu beberapa temen perjalanan. Kalau ditanya perjalanan yang paling seru, jawabannya adalah Jeju!!! Sumpah ini pulau kereeen dan banyak tempat yg bisa didatengin. Tapi tempat2 di seoul juga asyik sih apalagi dengan pesona daun2 musim gugurnya. Yup sekian pembukaannya... mari lanjut ke isi, jadi ngapain aja sih keluyuran 11 hari di Korea????
      23 okt - direct flight malam jkt-seoul
      24 okt-sampe jam 8.20 pagi. Abis lewat imigrasi dan ambil bagasi langsung menuju pengambilan simcard yg sebelumnya udah dibeli pas di indo (dr web trazy) tinggal nunjukkin bukti pesan lgsg deh dapet. Habis itu naik kereta untuk ke GH. Abis check in, ngobrol2 sm staf dan guest lain serta mandi+dandan, lgsg cabut ke Itaewon. Isi perut dulu dengan Samgyetang halal di Ied resto. Setelah itu menuju Haneul Park yg dekat World Cup stadium. 


      25 okt- pagi2 ke daerah deoksugung palace krn mau nyusurin wall stone street-nya sambil sarapan. Dari sini jalan ke Gwanghamun square lalu ke Gyeongbokgung palace, national folk museum, samcheodong, insadong. Sempet balik ke GH bentar. Setelah itu ke war museum, terakhir myeongdong street. 


      Minta foto sama turis asal Malaysia krn pada pakai hanbok (atas) war museum (bawah)

       
      26 okt-nami island, morning calm garden, krn cuman sempet makan siang roti, pulang dari sini lgsg menuju Yanggood halal lamb bbq. Enaaaak walaupun cukup mahal hahaha. Tapi kan udah ngirit sebelumnya 

       
      27 okt- awalnya mau ke Asan krn pengen liat Ginko Tree street. Tapi jauh dan transportnya agak ribet. Akhirnya setelah ngobrol sambil sarapan dengan staf GH, saya pun memutuskan ke tempat2 gratis dan rasanya cocok untuk solo traveler. Pertama pergi ke National Museum of Korea. Setelah itu ke Gwangjang Market yg terkenal dgn bibimbap alley, bindetteok Alley, dll. Perut kenyang lanjut ke Seoullo 7017 (tempat wisata baru di seoul). Foto2 jalan2, duduk2 sambil ‘people watching’. Sorenya ke daerah Hyewa untuk menuju Ihwa-dong Mural Village dan Naksan Park yg terkenal dengan seoul city wall dan night city view-nya. Agak cepet pulang ke GH krn besok pagi sekali akan ke Jeonju.

       
      28 okt- menuju Jeonju menggunakan bus antar kota. Beli tiket on the spot di terminal bus, dapat tiket jam 8.25. Sambil nunggu 1,5 jam sarapan dan beli bekel. Busnya on time lho. Karena hari Sabtu, jalanan padat dan beberapa kali kena macet jadi total perjalanan sekitar 4 jam. Sampe di Jeonju lgsg ke GH pakai taksi. Setelah check in dan beres2 sambil baca2 peta, jalan kaki ke jeonju hanok village. Salah banget deh hari sabtu pas kimchi festival pula. Rameeeee sekali. Sampe mau beli cemilan aja antrinya bisa 15-20 org. Yg saya datangi di Jeonju dengan jalan kaki yaitu, Jeondong Cathedral, Gyeonggijeon, omokdae, jaman mural village. 

      29 okt-sebelum kembali ke seoul dengan kereta itx, jalan2 pagi sambil cari sarapan yg terkenal yaitu Kongnamul Gukbap (sop tauge) di nambu market. Kembali ke GH, check out, pakai taksi ke stasiun. Disini saya beli snack yg cuman ada di jeonju yaitu PnB chocopie. Nyesel cuman beli 2 karena enak paraaaaah!!!!
      sampai Seoul lgsg menuju Gimpo Airport utk naik pesawat sore ke Jeju. Yeaaaay!!!
      sampai2 udah mulai gelap. Pakai bus umum ke Yeha GH(recommended lhoo). 
      30 okt-di Jeju say pakai bus umum. Dan gampang sih. Alhamdulillah ga pernah nyasar. Waktu tunggu bus pun paling lama 30 menit. Tujuan pertama: pyeoson jeju folk village. Lalu ke Yongnuni Oreum dan Bijari Forest. Malamnya menuji Dongmun Market untuk cemal cemil sblm kembali ke GH.

       
      31 okt- nah mulai hari ini dan besok saya punya teman jalan yg dapet dari forum ini. Kami bertiga ternyata sama2 menginap di yeha dan 1 kamar pula (female dorm) padahal ga janjian lho hahaha. Jam 8 menuju terminal bus untuk ke Seopjikoji. Ini masih 1 wilayah dengan Udo Island dan Seongsan Ilchubong. Dari halte bis terakhir, naik taksi ke sepjikoji ini. Begitu pula dari seopjikoji-terminal ferry yg menuju ke Udo. Karena dekat gak terlalu mahal apalagi dibagi bertiga. Nyebrang pakai ferry sekitar 15 menit ke Udo Island. Terus pakai tour bus seharga 6000 won yg berhenti di 4 tempat wisata utama. Tapi kita cuman ke 2 tempat krn keterbatasan waktu. Pertama ke Udo Peak, lalu ke Hagosudong Beach . Abis itu balik ke tempat naik ferry. Dari terminal, naik taksi ke Pintu masuk Seongsang Ilchubong. Karena lapar, makan dulu di resto yg banyak tersebar disana. Setelah isi tenaga, menaiki tangga ke puncak (kok jadi inget lagi AFI ‘menuju puncak’ oops ketauan umurnya hahaha) foto2 pas sunset sambil istirahat. Saat mulai gelap, turun dan jalan kaki menuju halte bus untuk kembali ke GH.

      Seongsan Ilchubong (atas) Udo island (bawah)
      1 nov - karena kami2 ini penggemar GD (itu lho leader Bigbang) sehabis sarapan pergilah kami ke cafe miliknya yg terkenaaal sekali, selain krn juga bagus banget view-nya. Disini juga ada Bonmal Cafe (yg muncul di drakor) serta cafe2 ucul lainnya. 

      Setelah itu menuju O’sulloc tea farm yg juga ada Innisfree (ada bbrp produk khusus jeju yg ga bisa kita dapetin di seoul lhoo). Nah sorenya ke daerah Jungmun Resort. Tapi karena sudah sore dan lelah, kami hanya ke Cheonjeyoun waterfall dan sekitarnya. Itu pun udah mau tutup kesananya. 

       
      2 nov: hari ini kembali ke Seoul. Menginap di GH daerah Sungkyungkwan, yg hype abis, gak kalah sih sama Hongdae tapi entah kenapa lebih homey. Setelah check in dan beberes, roommate yg merupakan cewek dr singapore ngajak makan siang dan jalan bareng. Setelah makan, kami ke seoul forest (banyak yg bisa dilihat disini dan gratisss). Menuju GH sempat mampir ke Dongdaemun Design Plaza lg ada pameran.

      3 nov -shopping time hohoho. Ke daerah Dongdaemun Toy Market utk cari titipan ponakan (ini surganya kalau mau beli mainan, ada puluhan toko). Abis itu menuju Myeongdong. Karena agak ribet bawa barang balik dulu ke GH utk simpen barang. Lanjut lagi menuju Namdaemun Market (makin sore itu makin banyak penjual di tengah2 jalan jadi hati2 kalap yah). Setelah puas belanja dan jajan2, saya ke lantern festival di Cheonggyecheon stream. Pas banget baru dibuka hari itu. Pas nyusurin liat2 lampion, eh ketemu roommate di Jeju (ini beda lagi dan doi solo trip juga) dr Indo. Karena udah malam dan lapar kami menuju Grilled Fish Alley di daerah Dongdaemun. Habis itu kita pisah dan pulang ke GH utk packing.

       

       

       

       

      4 nov -waktunya pulang krn penerbangan jam 10 pagi jadinya naik airport bus jam 6.30 dekat dr GH. 
      Yaah sekian highlight atau rangkuman perjalanan saya. Utk secara detail nanti ya kalau rajin hehehe. 
      Tapi kalau ada pertanyaan atau komen silahkan yaa ^^
    • By val_3373
      Hi Jalan2ers,
      Masih ingin membagikan pengalaman saat ke Eropa tahun lalu. Selain Paris, Perancis juga mempunyai tempat wisata alam yang sangat indah terutama yang ska dengan petualangan dan hiking. Setelah puas cuci mata di Nice, Cannes dan Antibes, maka tujuan wisata yang menjadi incaran kami kali ini adalah Gorges Du Verdon atau yang dikenal dengan Grand Canyonnya Perancis. yang terletak di Tenggaanya Perancis dan dapat ditempuh dari Nice dengan mobil kurang lebih 2.30 jam perjalanan. Ada Local tour dari Nice jika kita ingin berkunjung ke tempat ini. Salah satu yang menarik dari Gorges Du Verdon adalah danaunya yang berwarna Turquoise
      .
      Kita bisa main kano di sini samil menyusurin sungai di sela2 tebing2 tinggi yang keren abis. Tetapi kami tidak mencoba berkano kali ini tetapi hiking dari pont entrance sampai ke danaunya untuk uji stamina hahahahahaha. Sudah ada tangga dan jalan setapak yang dibuat untuk awal2 hiking setelah itu jalanan semakin kecil dan masih alami. Jarak tempuh dati hiking pont sampai ke danau sekitar 6 jam berjalan kaki untuk yang sudah sering hiking. Kami hanya bertahan 1 jam perjalanan karena kondisi jalan yang makin jelek dan diperingatkan oleh para pendaki lokal bahwa peralatan kami tidak memadai untuk melanjutkan perjalanan sehingga hanya menikmati sedikit dari pemandangan yang indah di sini. Gimana ngga diperingatin slaah satu temenku pake high heel hahahahahaha.... Berikut photo2 yang berhasil kami ambil dan maaf kualitasnya kurang bagus karena sinar matahariterik sekali sehingga backlight

      bagi anda pencinta alam, jangan lewatkan untuk ke Gorges du verdon jika berkunjung ke Perancis. Salam Jalan2