Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
Tarmizi Arl

APA MENURUT MU LIBURAN KE BOGOR TERLALU MAINSTREAM ? COBA PIKIR LAGI !

Recommended Posts

Warga Jakarta dan daerah penyangganya tentu sangat akrab dengan Bogor, baik Kotanya ataupun Kabupatennya. Bogor memang nampak sebagai kawasan wisata paling favorit bagi warga ibukota. Letak geografisnya yang berada di dataran tinggi menjadikan cuaca Bogor dikenal sangat nyaman, meskipun untuk wilayah kotanya bagi saya sudah mulai memanas.

Jika ditanya soal tempat wisata, maka mungkin hampir sebagian besar orang akan terpintas langsung kepada kawasan Puncak. Ya, Puncak Bogor yang juga berbatasan dengan kabupaten Cianjur memang menjadi kawasan wisata paling mainstream. Meskipun harus menghabiskan waktu berjam-jam dijalan yang artinya mengurangi tingkat kenyamanan wisatawan, namun nyatanya Puncak tetap saja menjadi primadona.

Selain puncak, bogor juga punya wisata mainstream lainnya seperti Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor. Objek wisata tersebut berada di pusat kota yang menjadikannya mudah untuk dikunjungi.

Istana-Bogor.thumb.jpg.cabbaa51750bb5dd9

Istana Bogor

 

Tapi apakah Bogor se-mainstream itu? Saya yakin kalian pasti mulai memikirkan objek-objek wisata lain di Bogor yang kalian tahu atau mungkin pernah kalian kunjungi selain puncak, kebun raya, dan istana. Bogor memang selalu menghadirkan lokasi-lokasi baru yang mulai dikenal luas dan menjadi alternaif wisata lain di Bogor.

Seperti 4 lokasi berikut ini yang berada di Bogor Timur, yang akan membuat kalian berpikir ulang kalau Bogor itu mainstream. Apa kalian pernah kesana?

 

Jalan-jalan ke Bogor, Lihat Rusa Dari Balik Pagar Istana? Itu Memang Mainstream ! Penangkaran Rusa di Cariu ini Justru Akan Mebuatmu Lebih Akrab Dengan Mereka

DSC_0363.thumb.JPG.75feea1c8e8c1a0e138e2

 

Bogor memang terbukti nyaman untuk dihuni, tidak hanya manusia, rusa pun terkenal senang berhabitat disana.

Kalau kalian hanya mengenal Istana Bogor untuk berinteraksi dengan rusa, maka sekarang kalian harus mengarahkan langkah ke Cariu, Kecamatan Tanjung Sari, Bogor Timur. Disana, terdapat penangkaran rusa dengan nama Wana Wisata Pendidikan Penangkaran Rusa Cariu, milik Perhutani.

Bagi kalian yang menggunakan kendaraan pribadi, bisa langsung mengarah ke Jonggol terus menuju arah Cianjur. Jika kalian tahu Taman Buah Mekarsari, nah kalian jalan terus saja karena masih jauh lagi.

Sedangkan jika kalian hendak naik kendaraan umum, kalian bisa naik Bus Tujuan Cileungsi dari Terminal Baranang Siang dengan tarif Rp 15 ribu. Perjalanan cukup lama sekitar 1,5 -2 jam hingga sampai di Pasar Cileungsi. Setelahnya kalian naik angkot tujuan Jonggol dengan tarif Rp 8 ribu. Ya, perjalanan angkot juga cukup lama sekitar 1 jam. Selama perjalanan inilah kalian akan melawati Taman Mekarsari. Sesampainya di Jonggol, kalian bisa berhenti di alun-alunnya. Lalu masih harus naik angkot lagi tujuan Cariu (angkot warna biru). Lagi dan lagi dengan tarif Rp 15 ribu, kalian harus menghabiskan sekitar 1 jam selama perjalanan ini. Ya memang terbilang jauh tapi dengan pemandangan selama perjalanan dan panorama dari Bogor Timur itu sendiri, saya rasa tidak terlalu membosankan kok. Sekarang kalian Kalau sudah di Cariu, kalian bisa tanya-tanya saja sama sopirnya untuk tujuan kalian. Jika memang sopir tidak berkenan mengantarkan ke lokasi, masih ada ojek yang beroperasi di Cariu.

Untuk tujuan Penangkaran rusa sendiri, angkot memang tidak langsung lewat di sana, jadi kalian bisa carter saja angkotnya atau naik ojek.

Penangkaran Rusa ini berada di kawasan hutan sehingga akan sangat alami yang sudah terasa dari area parkirnya. Sebelum masuk, tentu kalian harus membayar tiket Rp 10 ribu perorang.

20151227_081746.thumb.jpg.95a2fe7b30f9a5

Welcome Gate

 

Penangkaran rusanya sendiri tidak langsung dapat kalian jumpai setelah loket tiket.  Pengunjung harus berjalan kaki dahulu sekitar 300 meteran. Namun selama perjalanan kalian akan ditemani dengan suasana alam nan asri yang akan memaksa untuk sejenak menikmatinya sembari berfoto ria. Seperti di awal perjalanan, kalian akan disambut dengan jembatan bambu yang melintasi sungai berbatu di bawahnya. Jika gregetan ingin menyentuh air sungainya, kalian bisa turun kesana. Airnya memang sangat segar khas pegunungan.

DSC_0208.thumb.JPG.85e84955d26f574230519

Nuansa alami area Penangkaran

Perjalanan menanjak menyusuri pepohonan hutan akan kalian nikmati sebelum akhirnya tiba di lokasi penangkarannya. Akan tampak langsung area berpagar dengan gazebo tingkat sebagai entrance-nya.

Jangan lupa, kalian bisa membeli seember kecil umbi seharga Rp 10 ribu untuk diberikan kepada rusa-rusa yang akan kalian jumpai.

Inilah asyiknya penangkaran rusa satu ini, karena pengunjung bisa langsung masuk ke kawasan penangkaran dan memegang langsung rusanya. Di kawasan seperti padang rumput berpagar pepohonan tersebut, rusa-rusa akan menyambut dan menyapa siapa saja yang datang. Jika beruntung, bisa sampai puluhan rusa yang hadir disana. Ya, karena ini merupakan penangkaran rusa yang sangat luas, sehingga mungkin saja beberapa rusa sibuk bersantai di lokasi lain.

Rusa di penangkaran ini sendiri terdiri dari 3 spesies yaitu Rusa Tutul, Rusa Jawa, dan Rusa Bawean yang kabarnya menjadi spesies rusa hampir punah.

Dengan keunggulannya dimana pengunjung bisa berinetraksi langsung dengan rusa serta pemandangan alam yang sangat asri, menjadikan penangkaran rusa ini sangat cocok dijadikan pilihan tujuan wisata edukatif apalagi untuk kalian yang hendak berlibur bersama anak-anak.

DSC_0365.thumb.JPG.a204f6bff898fc06bd7a6

Interaksi Langsung dengan rusa

 

Oh iya, selain penangkaran rusa, di kawasan penangkaran juga terdapat air terjun bernama Curug Cipendeuy. Kalian bisa ikuti petunjuk arah yang tersedia di awal jalur. Namun setelahnya, kalian cukup mengikuti jalan setapaknya. Cukup jauh dan melelahkan karena jalanan menanjak sekitar 500 meter (bahkan mungkin lebih). Namun karena melalui jalan hutan yang teduh, menjadikan perjalanan cukup mengasyikan.

Curugnya sendiri tidak begitu spesial sebetulnya, namun tak ada salahnya jika kalian mencoba kesana untuk sekedar menikmati alam sekaligus olahraga.

 

Bagaimana Dengan Curug bernama Country? Apakah Menurutmu Mainstream?

20151226_173816.thumb.jpg.8d009e499852b7

 

Bogor yang beragda di kaki pegunungan sudah tentu memiliki banyak air terjun. Menemukan air terjun atau curug di Kabupaten Bogor terutama di area pegunungan bukanlah hal yang asing. Tapi apakah kalian pernah menyambangi air terjun satu ini? Atau setidaknya pernah mendengar namanya?

Curug Country, nama yang unik untuk air terjun yang berlokasi di Desa Tanjung Rasa, masih satu kecamatan dengan Penangkaran rusa yaitu Kecamatan Tanjung Sari.

Lokasi Curug ini memang terbilang belum banyak dikenal kecuali oleh warga sekitar. Dari jalan raya Cariu, kalian banyak-banyak saja bertanya pada warga karena menuju lokasi harus masuk ke jalan di sisi kanan dan itupun masih cukup jauh masuk lagi. Jika kalian naik angkot Cariu, tinggal bilang ke abang angkotnya untuk berhenti di depan jalan menuju curug Country. Mudah-mudahan abangnya tahu ya. Setelahnya, untuk menuju lokasi, kalian bisa naik ojek yang mangkal di depan gang.

Dari jalan raya menuju curug memang harus melalui jalan yang terbilang sepi dengan kondisi jalan yang tidak mulus. Inilah yang menjadikan objek wisata alam satu ini belum banyak menjadi favorit kunjungan.

Sesampainya di depan gerbang Curug, ternyata perjalanan kalian belum berakhir. Pengunjung maish harus jalan kaki menuruni anak tangga. Tidak begitu jauh tapi cukup menguras tenaga. Jika diperlukan kalian bisa minta bantuan pemandu saja yang siap sedia. Oh iya, tiket masuk ke curugnya sebesar Rp 10 ribu.

DSC_0116.thumb.JPG.2c4d63c087ddc46798c08

Curug Country

 

Perjalanan yang mungkin melelahkan tersebut, akan sangat terbayar ketika berhadapan langsung dengan air terjunnya. Bukan seperti air terjun biasa yang tinggi dengan satu pancuran, namun disini lebih berbentuk melebar dengan latar bebatuan berundak. Banyak yang bilang ini miniatur dari air terjun Niagara.

Dengan lingkungan sekitarnya yang berupa hutan, menjadikan curug ini seperti tersembunyi. Sangat menarik dan dijamin akan sering mengangkat kamera untuk berfoto. Jangan lupa, selain berfoto dengan latar curug yang unik tersebut, kalian juga harus merasakan langsung segarnya air yang mengalir.

 

Apakah Kamu Anggap Berwisata di Kuburan Itu Mainstream ?

DSC_0471.thumb.JPG.2b2e8da7ec66e08a03e56

 

Mungkin kalian sudah mengenal San Diego Hill di Karawang yang memang terkenal sebagai kawasan pemakaman elit di Indonesia. Tapi tahukah kalian bahwa Bogor juga punya hal serupa. Bahkan pemandangan alamnya akan membuat kalian berdecak kagum. Itulah Taman Quliling, kawasan pemakaman Tiongkok yang berada di perbukitan. Dinamakan Quliling kabarnya karena kondisi dan pemandangan alam disana mirip dengan daerah Quliling di Tiongkok.

Ya, selain tata pemakamannya yang diatur sebegitu rapihnya bahkan berbentuk terasering,  yang menjadikan Taman Quiling ini menarik perhatian untuk dijadikan tempat wisata ialah karena panorama lanskap yang tersaji disana. Perbukitan yang berjajar nampak menjadi lukisan raksasa yang membuat siapa saja sulit beranjak. Melupakan bahwa disana adalah kuburan yang identik dengan suasana seram.

IMG-20151228-WA0017.thumb.jpg.d7318ed405

Latar Pegunungan yang berlapis-lapis

 

Untuk menuju lokasi, jika kalian menggunakan angkutan umum ialah dengan naik angkot Cariu dan turun di persimpangan jalan pemakaman. Kalian bisa bilang langsung ke abang sopirnya. Di Persimpangan itu, sudah ada gerbang bertuliskan Heaven Memorial Park. Nah, dari persimpangan, kalian bisa naik ojek saja, atau ada baiknya carter saja angkotnya.

DSC00184.thumb.JPG.180ad71e216788e7fe6ba

Panorama alam yang memukau

 

Banyak spot yang bisa kalian pilih untuk menikmati pemandangan alam di Taman Quliling ini. Dari berbagai titik, akan nampak pemandangan yang berbeda-beda, apalagi berpadu dengan undalakan dari pemakaman, menjadikannya nampak lebih mempesona.

 

Mendaki Mungkin Mainsteram. Tapi Tahukah Kamu Betapa Wow-nya Pemandangan Dari Puncak Gunung Batu Jonggol ?

6941_T01466_s_kaskus_id_images_2015_01_1

 

Pendakian Gunung Batu di daerah Jonggol ini memang sekarang mulai naik daun. Pendakiannya sangat cocok untuk kalian yang belum pernah mendaki gunung sebelumnya. Meskipun begitu, harus tetap menyiapkan fisik dan menggunakan perlengkapan yang sesuai karena tetap saja ada beberapa spot yang cukup curam dan berbahaya.

Lokasi Gunung Batu ini sendiri berada di Kecamatan Sukamakmur. Jika dari Bogor Kota, sebelum menuju Cariu. Kalian bisa naik angkot dari Jonggol jurusan Cariu dan berhenti di persimpangan menuju gunung Batu yang akan terlihat gerbangnya. Tiket masuknya ialah sebesar Rp 15 ribu saja.

Mendaki Gunung Batu memang seperti yang saya katakan sebelumnya terbilang cukup aman bagi pemula. Daratan di ketinggian 875 mdpl tersebut dapat didaki hingga puncaknya hanya sekitar 2 jam. Namun jikalau memang kalian merasa lelah ditengah perjalanan, kalian bisa rehat karena selama perjalanan mendaki, pemandangan yang tersaji sudah sangat mempesona.

Sesampainya diatas, maka keelokan bumi pertiwi yang membentang akan melenyapkan segala kelelahan selama pendakian. Puncak Gunung Batu ini memang sangat mempesona dan tak kalah dengan puncak gunung-gunung tinggi lainnya.

 

Bagaimana? Bogor masih tetap mempesona untuk di kunjungi bukan?

Happy Traveling !!!

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah asik juga ya interaksi dengan rusa-rusa yang rada nggemesin... btw  itu makanan yang kita kasih kasih ke rusa  special beli di sana atau suka hati aja yang kita bawa ? secara makanankan harus di perhatikan demi kesehatan rusanya.  btw Nice Info bro..... :rate

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 minute ago, Dhistiraz said:

Wah asik juga ya interaksi dengan rusa-rusa yang rada nggemesin... btw  itu makanan yang kita kasih kasih ke rusa  special beli di sana atau suka hati aja yang kita bawa ? secara makanankan harus di perhatikan demi kesehatan rusanya.  btw Nice Info bro..... :rate

beli di lokasi bro,,, udah disediain 10rb per ember ubi

Share this post


Link to post
Share on other sites
9 minutes ago, Tarmizi Arl said:

beli di lokasi bro,,, udah disediain 10rb per ember ubi

woh mantablah kalo gitu... manatau adayang salah ngasih makan uang logam gopekan...hahahahah:ngakak

Share this post


Link to post
Share on other sites

berinteraksi dengan rusa jadi inget kemarin ke Nara Jepang heheh

tapi emang walaupun dekat dari Jakarta, Bogor tetap jadi pilihan karena udaranya juga sejuk disana

dan baru dengar Curug Country unik nama nya tapi bagus tuh :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By val_3373
      Hallo Sobat Jalan2
      Ingin pergi ke Curug yang alami dengan spot selfie yang kekinian tapi ngga pake rame??? Curug Cipamingkis solusinya. Curug ini dikelola oleh perhutani, keasriannya tetap terjada dengan baik dengan fasilitas yang sangat baik karena dilengkapi dengan Mshola, Ruang ganti baju/Toilet yang bersih, area camping dan juga warung2.
      Apa sih keistimewaan dari Curug ini? Mau taukan... hehehhehe.. Curug cipamingkis tidak hanya menawaran keeindahan air terjun yang alami dan kesegaran airnya yg sangat jernih tetapi juga ada spot2 kece untuk berphoto ria/berselfie ria seperti Rumah Pohon, jembatan cinta dan kapal kayu untuk berphoto ala titanic.... seru kan
      Penasaran dengan Curug Cipamingkis serta mencari suasana yang tenang untuk bernasrsi ria, maka kami beriga : saya, @Fu Cen dan cik  Nani Handayani meluncur ke sana ditemani oleh Rudi driver yang merangkap phoografer dadakan kami hehehe..... Curug Cipamingkis berdekatan dengan curug Ciherang yang terkenal dengan rumah pohonnya jika dari Jakarta dengan memakai kendaraan pribadi roda empat bisa mengambil rute tol bogor keluar Cibubur kemudian ambil jurusan menuju jonggol, kemudian akan ada  pilihan ke kanan menuju citeurep, ke kiri menuju ciherang, kita ambil yang menuju ciherang sampai jalan menuju puncak 2 yang akan menuju ke arah curug ciherang, sampai mentok kita akan ada pilihan lagi kanan menuju curug ciherang, kiri menuju cipamingkis dan cipanas, kita ambil kiri menuju cipamingkis. Kondisi jalanan menuju cipamingkis berlubang dan menanjak jadi siapkan kondisi kendaraan anda terlebih dahulu yaa (jangan lupa isi full juga BBMnya) Pemandangan menuju cipamingkis cukup indah , kami juga sempat berhenti di sungai di desa Kondang sebenernya tempat penambangan pasir etatpi viewnya cukup instagramable istilah kekiniannya.
       
      Setelah puas berphotria dan bermain air di sungai , kamipun melanjutkan perjalanan menuju curug cipamingkis, cuaca agak mendung saat ini, sempat was2 ntar turun hujan pada saat sampe di curug, sepanjang perjalanannya, mata kita disuguhi dengan hamparan sawah yang indah, lumayan untuk menyegarkan mata. Selanjutnya kita dihibur dengan kawasan hutan pinus yang alami sehingga jalanan yang lumayan jelek tidak terlalu dirasakan hahahahahaa dan sampailah kiat di curug cipamingkis
      HTM Curug Cipamingkis Rp 16.500/org, parkir roda ampat Rp 5000
      Dari parkiran untuk menuju curug kita melewati Rumah pohon seperti yang terdapat di curug ciherang, walaupun tidak sebesar yang di curug Ciherang, ngga kalah kece loh. Mau buktinya?
      Ayo kita melanjutkan perjalanan lagi menuju curug dengan berjalan kaki, sudah ada jalur trekking berupa tangga sehingga akses untuk ke curug tergolong mudah, tapi bagi saya yang biasa travelling ke tempat2 cantik saja, lumayan menguras tenaga, tetapi teman perjalanan kali ini adalah Mom2 yang tangguh2 semua, spot selanjutnya ada gardu pandang ke arah sungai dan kapal kayu yang terdampar di sungai hahahahaa
      Finally kita menuju curugnya, perjalanan dengan berjalan kaki dari spot perahu sekitar 65M tetapi agak menanjak dan melelahkan, kelelahan segera terbayarkan dengan luas sesampai di Curug Cipamingkis. Debit air yang besar sehingga menimbulkan percikan air disekitarnya memberikan kesejukan tersendiri. Airnya sangat segar dan suasana yang masih alami memberikan ketenangan sehingga membuat kita lebih relax. Waktunya untuk bermain air....
      Setelah puas menyegarkan badan dan jiwa, kamipun memutuskan melanjutkan perjalanan untuk kembali ke Jakarta, tetapi tidak melalui jalan waktu pergi melainkan menuju cipanas dengan tujuan Sate maranggi  yang berlokasi dekat dengan Wisma Kompas. Sate maranggi ini agak berbeda dengan  sate yang biasa karena bumbunya adalah bumbu oncom
      setelah perut kenyang, waktunya pulang.....
      Happy Travelling sobat..... dan jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan di tempat wisata.... see u next trip
       

    • By Halo Annoy
      Wih udah lama banget, Ane gak ke Puncak. Tempat ane seri pergi dulu masa kecil. Sayangnya di puncak udah gk sedingin dulu dan sudah tidak sebersih pas ane masi kecil. Kemaren ini pas ane, ke Puncak. Tapi setiba ane ke Puncak lagi, emang wisata kulinernya ada yang sudah lebih modern dari design gedungnya ama pemandangannya....
      Ini ane mau sharing aja. Kemaren itu ane pas di puncak mau ke Cimory ama Nicole's. Tapi pas di sana, cimorynya rame ampe gk dapet parkir, jadi ane langsung saja jalan menuju nicole's. Tapi jalanan ke arah nicole macetnya bukan main. Jadi ane malah mampir di tmpt lain. Tempatnya lumayan bagus sih bagi ane, posisinya itu masi blm puncak pass. kalo gk salah deket grandhill situ. Gedungnya bentuknya kayu dan kaca gitu
      Setiba di sana tempatnya ternyata asik sih untuk nongkrong. Makanannya juga lumayan, servisnya juga ok dan yang paling penting harganya juga ok kok, gak jauh beda harganya ama di cimory.. Malah mereka juga ada roti bakar yang beda dan murah. Cuma bangsa 12rban deh. Cocok lah buat duduk-duduk ama teman dan pacar, sambil ngopi. Oh ya disana juga ada beragam biji kopi yang ada di tanah air.... Ada bir, shisha dan roti bakar yang mereka buat sendiri dari awal, rasanya sih cukup enak dan berbeda sih. Mereka juga ada makanan timur tengah, katanya sih karena disana banyak orang arab gitu, Ane cobain nasi arabnya enak dhe! Dan kata pelayaannya sih disini dah sering di pake untuk orang syutting sinetron kaya; catatan harian dewi sandra, katakan putus, anak jalanan dan mereka diliput di acara kuliner demen makan. Overall tempatnya cocok untuk yang sering ke puncak untuk nongkrong... Apa lagi kalo pada hari-hari biasa, cocok deh, kan jalanan gk macet di puncaknya hahaha.
      Tempatnya; B'tur Resto & Cafe
      Kalo ada rekomendasi lainnya komen aja di bawa ya gan... Biar ane tau lain kali pas ke puncak hahaha.
    • By Titi Setianingsih
      Selamat sore JJ’er,,,ketemu lagi dengan saya, memenuhi request si Akang Mitro, bikin FR Patung Budha Tidurnya duluan dong,,, akhirnya saya usahakan selesai sore ini, demi si Akang.
      Baiklah, sebelum saya ceritakan tentang Patung Budha Tidur, kalau gak salah dulu yang paling top itu ya Sleeping Budha yang ada di kuil What Po Thailand ya ? Rasa2nya ketika melihat itu kagum2 luar biasa, segitu panjangnya dan segitu tingginya, sampai mau foto aja susah, gak bisa keambil semua, maklum masih pakai handphone yang kecil, tersiksa deh. Jadi tidak punya dokumentasi yang bagus, kenangan itu hanya tersimpan di ingatan saja.
      Belakangan tersebar foto2 Patung Budha Tidur  di Mojokerto, beeuuh jauh amat ? Dan tanpa diduga ketika saya ke Magelang, ternyata di Vihara Mendut juga ada Patung Budha Tidur, bahkan ada 2, yang satu di depan vihara dan satunya lagi di dalam viharanya. Entah kenapa, senang saja lihat2 hasil karya seni yang luar biasa ini. Dan entah kenapa, selalu ada rasa suka jika melihat Patung Budha tersebut.
      Karena Patung Budha letaknya pasti ada di tempat ibadah, akhirnya saya pesan serius kepada teman2, jangan ribut di tempat ibadah, boleh foto2 tapi yang sopan, be quite…! Maklum, kami semua ber29, gak bisa dibayangkan apa jadinya kalau semuanya “bunyi”,,,pasti nyaring kan ?
      Kemudian, tepat jam 07.30 kami berangkat dari Jakarta menuju Bogor, iyaa Bogor bukan Thailand. Vihara Dharma & 8 Pho Sat yang di Bogor menjadi Tujuan Wisata kami di hari Minggu itu (ibu2 kalau hari Minggu gak jalan pada sakau)
      Alamat Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat ada di Kampung Jati RT002/06 Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan ditempuh kurang lebih 2 jam karena ternyata Bogor itu kota yang macet.
      Jalan menuju vihara lumayan sempit, sehingga bus kami agak kerepotan, tapi Alhamdulillah bisa parkir tepat di depan Vihara. Warna merah yang menjadi cirri khas bangunan vihara sangat mendominasi bangunan peribadatan umat Buddha ini. 



      Ketika sampai di vihara, terlihat sebuah stupa terletak di depan tembok hitam dengan motif pahatan orang Buddha sedang beribadah, stupa Sidharta Gautama, pohon-pohon, dan motif lain yang berwarna emas. Dan didepannya nampak stupa seperti yang terdapat di Candi Borobudur. 


      Begitu masuk ke balik stupa, Patung Sang Budha sangat Nampak jelas, karena bentuknya yang luar biasa besarnya. Indah sekali,,,,,,warna keemasan melambangkan keagungannya.


      Di sisi kiri dan kanan Buddha Tidur, miniatur Buddha duduk berjajar di dalam lemari kaca. Patung-patung kecil itu merupakan bentuk kenangan dari para penyumbang vihara ini. Sementara sang Buddha Tidur berbadan keemasan ini terlihat tidur tersenyum bertumpu dengan tangan kanannya. Di belakangnya, pemandangan gunung beserta pohon Bodhi terbentang.

      Di depan Patung Budha tidur terbentang pelataran yang di atasnya terdapat gelas-gelas lilin, dupa-dupa, buah jeruk, dan sebuah gentong emas. (Saya tidak tahu maknanya, tapi pasti untuk beribadah umat Budha, itulah sebabnya saya minta ijin ketika mau memfoto pernak pernik ini).


      Patung Budha tidur dibangun pada tahun 2010 dan diresmikan oleh Bapak Djoko Wuryanto selaku Dirjen Bimas Agama Buddha Departemen Buddha pada tahun 2012.

      Terdapat  lambang swastika di dada Patung Budha Tidur ini. Pada agama Budha lambang tersebut mencerminkan kesejahteraan dan umur panjang.

      Di samping kiri Vihara ini terdapat ruang ibadah yang lainnya, ada beberapa ruangan dengan nama yang berbeda-beda.Rupanya ini adalah altar 8 Pho Sat yang sengaja di bangun terpisah.
      Disisi sebelah sini malah lebih luas, karena banyak terdapat bangunan2 kecil yang terlihat sebagai tungku perapian. Dan saat kemarin nampak sedang renovasi jadi kemungkinan setelah ini akan lebih luas dan lebih cantik. 




      Pasti penasaran setelah melihat foto2 diatas kan ? Untuk yang mau kesini ada beberapa alternatif transportasi antara lain :
      1.   Kalau naik kendaraan pribadi / mobil,ambil tol ke arah Bogor kemudian keluar di Sentul Selatan. Ambillah arah Parung dan masuk ke pertigaan yang mengarah ke Insan Krida atau TPU Giri Tama.
      Disini sudah terlihat papan petunjuk yang dengan mudah mengarahkan kita ke vihara Dharma & 8 Posat.
      2.  Jika naik angkutan umum, dari Jakarta bisa menaiki angkutan umum APTB jurusan  Bubulak. Kemudian turun di perempatan Taman Yasmin. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan naik angkutan umum nomor 06 atau bus dan turun di depan komplek Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) atau Makam Giri Tama. Ongkos angkot Rp. 5.000,- Dari sini bisa menggunakan ojek yang tersedia untuk menuju TKP.
      3.   Jika dari terminal Baranangsiang, bisa menggunakan bis Pusaka jurusan Parung/Tangerang atau Lebak Bulus. Setelah perumahan Bilabong, kira-kira 2 Kilometer,  di sisi kanan ada sebuah papan penunjuk untuk Vihara S Jin Ku Poh. Kemudian berhenti di  tempat yang ada tulisan Budha Tidur.
      4.   Dari stasiun Bogor, terlebih dulu menuju ke Terminal Merdeka . Lalu lanjut dengan angkot no 06 Biru yang akan melewati jalur yang sama dengan Bus Pusaka.
      5.   Jika dari arah Lebak Bulus/Parung, jalurnya sama melalui tol Jagorawi, tapi keluar di Sentul Barat dan masuk ke Lingkar Luar Bogor. Keluar di ramp Jalan Soleh Iskandar (ujung LLB), kemudian ambil arah lurus dan mengambil ke arah Parung. Rutenya sama dengan angkot 06 Biru atau Bus Pusaka.
      6.   Jika menggunakan KRL bisa turun di Stasiun Bojong Gede dan Bogor. Kalau dari stasiun Bojong Gede bisa naik ojek dengan ongkos sekitar Rp 30.000,-. Sementara jika turun di Stasiun Bogor, kita cukup berjalan kaki ke arah Terminal Bus Merdeka, kemudian disambung menggunakan angkutan kota dengan nomor 06 tujuan Parung - Bogor.
      Sedikit share tentang biaya perjalanan kami kemarin, per orang dikenai biaya Rp. 107.000, antara lain untuk pengeluaran Sewa bus isi 29 seat, nasi kotak untuk makan siang, bayar Tol, parkir, tips sopir dll.
      Eh jangan lupa karena ada pengeluaran khusus untuk beli oleh2 khas Bogor yaaaa,,,,


      Hhhhmmmmm,,,bukan RM pula kalau tidak pakai Payung Pelanginya,,,,,,,xixixixixi

      Ini saja yang bisa saya sharingkan, semoga bermanfaat yaaaa,,,,!
      Salam Jalan2 Indonesia,,,!
    • By alexandra anastasya
      Foto: dok. The Jungle Waterpark
      Bogor - Menyambut Hari Kemerdekaan, wahana air The Jungle Waterpark dan JungleFest Bogor punya tawaran menarik. Ada potongan harga tiket hingga aneka event seru!

      Berdasarkan rilis yang diterima detikTravel, Minggu (14/8/2016) The Jungle Waterpark dan JungleFest Bogor menawarkan promo menarik 'Indonesia Banget'. Ada potongan harga Rp 17.000 dari tiket normal weekdays Rp 80.000 dan weekend/hari libur nasional Rp 95.000 setiap pembelian tiket di Jungle Waterpark periode tanggal 15–18 Agustus 2016. 

      Dapatkan juga potongan harga Rp 17.000 dari harga tiket terusan JungleFest (all rides) seharga Rp 60.000, khusus pada tanggal 17 Agustus 2016.

      Selain promo tiket selama bulan Agustus 2016 ada berbagai event menarik di The Jungle Waterpark dan JungleFest Bogor. Pada tanggal 17 Agustus serta setiap Sabtu dan Minggu di bulan Agustus, akan ada permainan tradisional seperti meniup balon, lomba kelereng, volley air, tarik tambang, dan masih banyak lainnya. 

      Selain itu ada juga lomba perang-perangan air (water war), dan ada juga kompetisi selfie dalam air. Keseruan lomba-lomba tersebut akan semakin lengkap dengan berbagai hadiah menarik yang akan dibagikan untuk para traveler yang menang.

      Lebih lengkap lagi, di panggung utama juga akan disajikan berbagai penampilan menarik untuk menghibur pengunjung diantaranya rampak gendang, tari saman, tari modern, home band, dan splash fun aerobic.

      Sementara itu di JungleFest Bogor juga disajikan berbagai program event HUT RI ke 71. Di tanggal 17 Agustus dan setiap Jumat–Minggu selama bulan Agustus, JungleFest akan dimeriahkan oleh permainan tradisional, rampak gendang, teater kabaret, tari jaipong dan jakunwati serta pameran foto. 

      Puncaknya pada tanggal 27 Agustus 2016, di mana traveler bisa menyaksian kelucuan dan keseruan Dog Show Competitions, yang terdiri dari beberapa acara seperti aktraksi kepatuhan, lomba lari, dogs fashion show, lomba mewarnai anak dan sebagainya. Dijamin seru! (rdy/rdy)
      SUMBER
    • By Tarmizi Arl
      istana Bogor, Ikon Bogor via kompasiana,con
      Beberapa waktu lalu, sebuah situs http://www.welovecities.org/ yang diinsiasi oleh World Wildlife Found (WWF) mengadakan voting untuk mengetahui kota mana yang dianggap paling dicintai tentunya berdasarkan voting versi mereka. Bangganya, Indonesia masuk bersama 19 negara lain dari berbagai belahan dunia mulai dari Kanada, Amerika, Brazil, Afrika Selatan, China, Malaysia, Thailand, Filipina, dan negara-negara lainnya. Indonesia sendiri menempatkan 3 kota yang masuk nominasi yaitu Jakarta, Bogor, dan Balikpapan.

      Ada beberapa klasifikasi yang digunakan untuk memandu pemilih/voter sebelum menentukan kota yang ia cintai seperti transportasi umum, green building, kebersihan, bahkan termasuk makanan, dan beberapa aspek lainnya. Namun dari semua itu, saya berpandangan bahwa ketersediaan voter untuk memilih sebuah kota lebih kepada kedekatan ia pada kota tersebut dan bagaimana ia bisa merasa nyaman dan mencintainya, sesuai dengan temanya ‘we love city’.
      Bangganya, setelah waktu voting ditutup, Kota Bogor berhasil menempatkan diri sebagai The Most Lovable City in The World atau Kota Paling dicintai di Dunia. Hal ini tentu berhasil membuktikan keseriusan dukungan warga Bogor dalam menciptakan kota yang berkelanjutan. Lantas, apa saja yang membuat Bogor begitu dicintai bahkan bukan hanya penduduk aslinya tetapi juga pendatang dan wisatawan? Yuk kita bahas !
       
      1. Kota yang Masih Relatif Sejuk Diantara Kota Satelit Lainnya

      Bogor berlatar Gunung Salak via wikipedia.com
      Bogor ialah kota satelit bagi ibukota Jakarta selain Tangerang, Bekasi, dan Depok. Kelebihan Bogor dibanding kota satelit lain ialah lokasinya yang berada di kaki pegunungan. Satu gunung terkenal dan bahkan menjadi ikon ialah Gunung Salak. Kota Bogor-nya sendiri berada di ketinggian sekitar 200-300 mdpl, sedangkan kawasan lain di kabupatennya berada lebih tinggi dari itu. Lokasi di dataran yang relatif tinggi ini membuat cuaca Bogor masih relatif sejuk, bahkan yang paling sejuk jika dibanding kota satelit lain.
      Kesejukan dari Kota Bogor ditunjang juga dengan keberadaan Kebun Raya Bogor yang persis berada di tengah kota. Kebun Raya seluas 87 hektar inilah yang menjadi paru-paru kota dan sangat vital peranannya untuk menjaga kualitas udara kota.
      Selain Kebun Raya, pepohonan di sepanjang jalanan kota juga masih relatif banyak. Apalagi banyak pula diantara pepohonan tersebut merupakan pohon-pohon tua dengan batang besar dan tajuk yang luas. Hal ini membuat jalanan kota juga akhirnya relatif masih cukup nyaman meskipun kepadatan lalu lintas semakin menjadi saja.

      salah satu Jalan utama di Bogor via koran-jakarta.com
      Kesejukan yang ditawarkan inilah yang akhirnya membuat Bogor tak pudar pesonanya sebagai tujuan wisata warga ibukota. Setiap akhir pekan dan liburan, Bogor senantiasa padat oleh kendaraan dari berbagai daerah terutama plat B yang sengaja datang untuk berlibur di Bogor baik di kotanya maupun kawasan lain seperi Puncak Bogor yang sudah sangat terkenal. Meskipun macet sudah menjadi harga mati, tetap saja wisatawan berbondong datang untuk merasakan udara segar yang tidak bisa mereka nikmati di ibukota.
       
      2. Kota Hujan, Kota Kenangan

      hujan di Istana Bogor via bogorisme.wordpress.com
      Bogor sudah sangat terkenal sebagai Kota Hujan. Hal ini karena memang curah hujan di Bogor sangat tinggi yaitu sekitar 3.500-4000 mm. Hampir setiap hari Bogor dilanda hujan, bukan hujan intensitas ringan tapi hujan Bogor terkenal dahsyat dengan angin dan petir yang juga besar. Intensitas besar hujannya Bogor dipengaruhi lokasi geografisnya yang berada di kaki Gunung Gede dan Gunung Salak dimana uap air dari laut jawa masuk dan naik ke wilayah Bogor dan terkondensasi menjadi hujan.
      Seringnya hujan di Bogor tentunya membuat aktivitas warga sudah tidak lagi terhalang karenanya. Jika di kota lain ketika hujan seringkali kita lihat jalanan menjadi sepi dan seolah aktivitas berhenti, namun berbeda dengan Bogor dimana hujan sudah menjadi makanan rutin yang tak perlu dihindari. Payung dan jas hujan juga ibarat barang lumrah yang dibawa warganya.
      Pada akhirnya, hujannya Bogor ini justru membuat Bogor menjadi spesial. Warga lokal mungkin menjadi biasa saja, tetapi bagi pendatang, suasana hujan khas Bogor justru akan selalu menjadi memori tersendiri ketika mereka tidak berada di Bogor. Suasana hujan yang menggelegar hampir setiap hari, menjadikan orang-orang yang akrab dengan Bogor akan selalu menjadikan Bogor dan hujannya sebagai kenangan, sebagai rasa cinta yang unik.
       
      3. Banyak Wisata, Banyak Bahagia

      Salah satu sudut Kebun Raya Bogor via goodnewsfromindonesia.org
      Bogor semakin menarik saja karena kota ini tidak hanya soal tempat hidup warganya tetapi juga menghadirkan kekayaan alam yang terhampar luas di setiap sisinya untuk dinikmati kapan saja. Dari dalam kotanya saja, kita bisa melihat Gunung Salak yang begitu gagahnya dengan puncak berbentuk khas seperti empat gelombang yang berjajar.
      Seperti yang sudah diulas sebelumnya juga, ditengah kota terdapat Kebun Raya Bogor yang menjadi andalan wisata dalam kota. Saat ini juga, pengembangan Kebun Raya semakin baik saja sehingga membuatnya tidak hanya seperti hutan koleksi tanaman tetapi juga sangat menarik untuk kegiatan wisata. Masih di bagian kebun raya, terdapat juga Istana Bogor, Istana Presiden yang bahkan kini menjadi markas utama Presiden RI, Joko Widodo. Di halamannya terdapat ratusan rusa yang bebas berkeliaran dan bisa dilihat langsung dari jalanan utama kota. Istana dan rusanya ini menjadi salah satu daya tarik wisata Bogor yang selalu saja menarik perhatian.
      Kampung budaya Sindangbarang, Wisata Danau Situ Gede, Kawasan Sentul, The Jungle, dan masih banyak lainnya juga tak kalah menarik perhatian wisatawan untuk datang ke Kota Bogor.

      Kawasan Puncak Bogor via lefeusp.net
      Lebih banyak lagi cerita ketika sudah membahas wilayah kabupatennya. Kabupaten Bogor itu amat sangat luas dan terkenal dengan keindahan alam khas dataran tingginya. Selain kawasan Puncak, kabupaten Bogor juga punya kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, TN Halimun Salak, Gunung Pancar, Gunung Batu Jonggol, Taman Buah Mekarsari, Pura Parahyangan, dan masih berpuluh-puluh wisata lainnya yang menjadikan Bogor seolah tak habis cerita akan tempat wisata.
       
      4. Masyarakat yang Beragam nan Harmonis

      Keramaian di Stasiun Bogor via student.cnnindonesia.com
      Penentuan pemenang dalam ajang ini ialah vote melalui situs resminya dan tagar di media sosial, dan Bogor berhasil memperolah vote terbanyak. Hal ini berarti keloyalan warga sangat tinggi disini, padahal banyak kota lain seperti Penang di Malaysia, Rio di Brazil, dan Paris di Prancis yang bisa dikatakan lebih terkenal di kancah dunia.
      Jumlah penduduk Bogor sendiri sekitar 1 juta jiwa. Angka yang cukup tinggi namun sejatinya belum sebanding dengan Jakarta, Paris, dan Kota besar lain di dunia. Namun Bogor tidak hanya ditinggali warga ber-ktp lokal, tetapi juga ada banyak warga pendatang, salah satunya dari sektor pendidikan yaitu perguruan tinggi karena di kota ini punya kampus negeri besar, Institut Pertanian Bogor. Kampus kenamaan tersebut memiliki mahasiswa dari seluruh penjuru negeri, setidaknya belasan ribu masyarakat beraktivitas setiap harinya di sana. Hal ini tentu menjadi keuntungan bagi Bogor karena orang-orang berusia muda ini biasanya lebih loyal dan memang akrab dengan gadget.
      Keragaman masyarakat yang beraktivitas di Bogor dari berbagai daerah di Indonesia tidak membuat Bogor menjadi kacau balau. Justru keragaman ini tetap terjaga harmonis. Warga asli Bogor sendiri menerima banyaknya pendatang dengan tangan terbuka bahkan mereka diuntungkan karena kesempatan lapangan kerja menjadi lebih luas. Keharmonisan dalam keragaman inilah yang juga membuat Bogor semakin nyaman saja untuk ditinggali.
       
      5. Makanan Enak Dimana-mana

      Jajajaran gerai makanan di kawasan pool damri Bogor via dewirieka.com
      Bogor juga terkenal sebagai surganya kuliner. Di sepanjangan jalanan kota dari jalan utama hingga gang-gangnya, sangat mudah untuk kita menemukan penjaja makanan dengan berbagai jenisnya. Makanan gerobak, toko kecil, cafe, hingga restoran besar menjamur begitu suburnya di Bogor.
      Makanan dan jajanan khas sunda sudah dapat dipastikan sangat mudah dijumpai, tetapi Bogor tidak cuma soal makanan sunda, sebagai kota dengan masyarakat yang beragam menjadikan Bogor juga memiliki makanan atau jajanan khas dari berbagai daerah di luar Jawa Barat.
      Inovasi juga menjadikan bisnis kuliner di Bogor tidak mengenal kata mati. Pengusaha kuliner semakin terbuka dan kreatif menciptakan inovasi baru baik dari olahan makanannya maupun konsep tempatnya. Hal ini menjadikan warga Bogor sendiri tidak perlu pergi jauh untuk hangout berwisata kuliner, karena di Kota Hujan ini semua sudah tersedia.
       
      6. Semangat Pembangunan Kota yang Terasa Nyata

      pedestrian di lingkar luar KRB yang ditata rapih via bogohkabogor.kotabogor.go.id
      Bagi kalian yang pernah datang ke Bogor beberapa tahun lalu dan belum pernah lagi datang, maka kalian bisa coba untuk menyempatkan diri untuk kembali ke sana. Meskipun suasana kota mungkin tidak berubah, tetapi pembangunan dan penataan kota sangat jelas terasa.
      Stasiun yang dahulunya begitu semerawut kini sudah ditata menjadi lebih modern dan rapih. Angkot yang juga dahulu memenuhi bagian depan stasiun kini sudah di atur menjadi lebih tertib. Jalanan di lingkar kebun raya juga diperbaiki dan dikelola menjadi lebih rapih dan bersih. Jalur pedestrian juga secara bertahap akan diperpanjang, diperlebar, dan dikelola dengan lebih baik sehingga pejalan kaki kini merasa jauh lebih nyaman. Kedepannya juga jalur khusus sepeda dikabarkan akan segera direalisasikan untuk menciptakan Bogor kota hijau yang berkelanjutan.

      penataan pedestrian di stasiun bogor via beritabogor.com
      Masalah yang mungkin masih menjadi pekerjaan rumah ialah soal kemacetan. Meskipun begitu, penguraian macet sudah sangat diupayakan pemerintah. Selain mengatur lokasi ngetem dengan perbaikan jalan, sekarang sistem satu arah di lingkar kebun raya juga diterapkan. Hal ini cukup berpengaruh dimana kemacetan parah bisa sedikit terurai.
      Pembangunan ruang terbuka hijau juga terus dilakukan sehingga Bogor semakin cantik nan nyaman saja. Tidak hanya taman kota, penghijauan juga dilakukan di jalur hijau jalan dan lokasi-lokasi lain. Hal ini tentu sangat jelas dirasakan warga dan membuktikan komitmen pemerintahan kota untuk membuat Bogor lebih baik kedepannya.
       
      7. Pemimpin yang Dekat Dengan Rakyat

      Bimaarya, walikota Bogor yang turun langsung ke jalan via beritasatu.com
      Hadirnya pemimpin di tengah-tengah rakyat juga menjadi faktor penunjang bagaimana sebuah kota bisa dicintai. Itupun yang terjadi dengan Bogor, siapa tak kenal Bima Arya, walikota Bogor yang masih terbilang muda ini terkenal aktif di media sosial dan aktif bertatap muka langsung dengan rakyat. Diberbagai kesempatan sering kita lihat walikota kelahiran tahun 1972 ini turun ke jalan dan meninjau langsung pembangunan.
      Dalam ajang We Love Cities ini pula sang walikota turut aktif mengkampanyekan Bogor, sedikit banyak hal ini membuat voter merasa terpanggil dan tak segan turun memberikan vote dan dukungannya.

      Bima arya dalam kampanye we love cities via bar,pojoksatu.id
    • By Villa Sido Mukti
      Mohon ijin mimin n momod disini ... newbie ijin gabung di forum ini untuk sedikit share tempat yang ane kelola.


      ☜♥☞•| PAKET HOME STAY TAHUN 2016 •|☜♥☞
      Jalan Raya Curug Nangka Kp Sinarwangi Ds Sukajadi Kec Tamansari Bogor 16610
      SMS/WA : 0857 7383 0911 /0857 1530 4345
      Fax : +62518487934 

      .:: HARGA PAKET 2016 ::..
      Rp 138.000,-/org [ Fasilitas : Rumah Semi Barak + Makan 3x ]
      Rp 143.000,-/org [ Fasilitas : Rumah Semi Barak + Makan 3x + Snack 2x ]
      Rp 180.000,-/org [ Fasilitas : Kamar (1 keluarga 1 pintu) + Makan 3x + Snack 2x ]

      ..:: HARGA NON PAKET TANPA MAKAN ::..
      Rp 1.150.000,- [ Rumah Kap 7org ]
      Rp 1.725.000,- [ Rumah Kap 15org ]
      Rp 2.300.000,- [ Rumah Kap 25org ]

      ..:: HARGA SEWA ::..
      Rp 150.000,- [ Sewa Dapur ]
      Rp 1.500,-/pcs [ Piring ]
      Rp 1.500,-/pcs [ Sendok ]
      Rp 1.500,-/pcs [ Gelas ]
      Rp 100.000,-/org/hari [ Juru Masak – Cuci Piring – Penyajian ]
      Rp 100.000,- [ Perlengkapan Masak ]
      Rp 500.000,- [ Ruang Serbaguna / AULA ]

      Note :
      – Min Order 15pax [Dibawah 15pax harga tiap villa tidak termasuk makan]
      – No Booking via phone / sms, Reservasi by DP 50%.
      – DP 50% diterima H-7 [DP tercepat masuk itu yang kami ambil], perubahan jumlah orang dan apapun kami layani hanya di H-3. Terjadi pengurangan jumlah peserta di hari H, tidak akan kami layani. Perubahan HANYA via sms.
      – Pembatalan DP hangus.
      – Konfirmasi setelah transfer DP dan perubahan kami terima HANYA via sms.
      – Kapasitas 130orang [6 rumah/villa & 15 kamar] & Model SEMI BARAK [bukan 1 orang 1 kasur]
      – Nego sampai DEAL diatas 150orang [DP H-14 & Perubahan H-7]
      – Harga diluar Aula & Karaoke hall.
      – Kami sarankan survey untuk kenyamanan anda menginap nanti nya. Komplain hari H tidak kami layanin.
      – Menerima kegiatan ibadah Retreat dll dan LDKS SMU & SMP [Syarat & Ketentuan untuk peserta diatas 150orang]
      – Akomodasi dan menu makan dari villa.
       
      ..:: RUTE ::..
      EXIT TOL BOGOR – KANAN – TUGU KUJANG – KIRI [JALUR SSA] – JL OTISTA – LURUS [AMBIL POSISI SEBELAH KANAN UNTUK TIDAK MASUK LAJUR KE SURYAKENCANA] – PINTU GERBANG KEBUN RAYA BOGOR – LURUS – EMPANG / CIAPUS [AMBIL LAJUR KIRI MASUK DERETAN ANGKOT 03 KE ARAH EMPANG] – LURUS – PERTIGAAN EMPANG – KANAN – PEREMPATAN PANCASAN – KIRI – LURUS – LAPANGAN SAKURA – LURUS – POM BENSIN – LURUS – PEREMPATAN CIAPUS [ SEBELAH KANANNYA TELKOM] – KANAN – JEMBATAN – PERTIGAAN BUMINIAGA – KANAN – LURUS – SMA 1 TAMANSARI – LURUS – KANAN – PONDOK REM – LURUS – PERTIGAAN HOTEL THE HIGHLAND PARK – KIRI [JALAN RAYA CURUG NANGKA].

















    • By feripwardoyo
      halo, teman jalan-jalan semuanya..
      pertama-tama saya mau ucapkan selamat atas keberhasilan kota Bogor dalam mengalahkan Paris sehingga sukses menyabet gelar The Most Lovable City se-dunia. SELAMAT, YA!!! *jempol

      jadi gini, tar tanggal 24 Juli saya ada kondangan ke Jakarta. setelah mikir-mikir abis kondangan mo mampir ke mana (Bandung, Pulau Payung, atau Belitung?), akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke Bogor. hehehehe.. 
      saya udah browsing di Instagram nyari tempat-tempat seru yg layak dikunjungi ketika singgah di Bogor. dan ternyata banyak banget. hahahaha.. 
      beberapa yg mencuri perhatian saya antara lain: 
      1. danau berbentuk hati yg diclaim masih perawan dan dilokasikan sebagai "Hidden Paradise". bener-bener hidden kayaknya.. pada nanya tapi gak dijawab sama empunya.

      2. area plaza di Surya Kencana yg kayak Champs Elysées-nya Universitas EWHA di Korea. 

      3. Situ Gede. 

      4. jacuzzi alami Gunung Peyek. 

      5. jembatan goyang Gunung Gede Pangrango. 

      6. air terjun Bidadari. 

      7. jembatan kayu curug Ciherang. 

      8. curug Leuwi Lieuk.. ya Tuhan namanya.. susah beut nginget dan nulisnya.

      9. rumah makan ibu Haji Tajur. 

      10. lihat rusa di istana Bogor. 

      11. sesuai rekomendasi bro @Tarmizi Arl: sunrise at Gunung Batu Jonggol. 

      12. danau Quarry Jayamix. what's with the name? bekas tambang ato meteor jatuh? kok terdengar kurang Bogor sekali.. 

      13. pemandangan kaki Gunung Salak. 

      14. kawah Ratu gunung Salak. 

      15. Vihara Dhanagun. 

      16. Taman Raya Bogor. 

      17. ngopi di Two Trucks, sesuai rekomendasi @Hasdevi Agrippina Dradjat.

      18. santai sore di Level 3 by Two Stories.

       
      yg jadi pertanyaan saya:
      1. apakah cukup 3H2M untuk menyambangi itu semua?
      2. kalo pun gak bisa semua, menurut teman-teman, mana yg harus saya utamakan? 
      3. kalo berdasarkan area, biar efektif dan efisien, bagaimana rute yg harus saya tempuh untuk menyambangi lokasi-lokasi itu?
      4. saya nemu beberapa operator wisata di Instagram yg menawarkan paket opentrip jelajah curug di Bogor, dan menu yg ditawarin rata-rata sama: curug-curug di kawasan gunung Salak dan Sentul. kalo menurut teman-teman, mana yg lebih baik saya pilih? 
      5. kalo ada teman jalan-jalan yg punya info guide atau rental mobil plus driver di Bogor, saya tolong dibagi, dong.. 
      6. Royal Tulip Gunung Geulis Resort yes or no? any suggestions? 
      um, sepertinya gitu dulu aja yg saya tanyain untuk saat ini. mohon pencerahannya ya, teman-teman..
      terima kasih. hehehehe.. 
×
×
  • Create New...