deffa

3 Hari di Osaka Itu Seru Loh

95 posts in this topic

 

Hola Deffa Here !!!

Akhirnya saya mulai menulis Cerita Perjalanan Explore Kansai selama 5 hari dari perjalanan saya kemarin 7-11 Maret 2016. Perjalanan yang sangat menyenangkan dan juga menegangkan. Kok menegangkan ? Karena saya harus berhadapan dengan Last Minute Call, bukan hanya sekali namun 3 kali hahahah

Yup rute perjalanan saya yaitu 2 hari di Osaka dan 2 hari di Kyoto - Nara. Jadi kali ini saya akan membahas tentang perjalanan saya ke Osaka dulu agar tidak terlalu panjang membaca nya ya. Semoga tulisan saya ini bisa menjadi informasi buat kalian nanti :D

Word of Advice tulisan ini sangat panjang semoga kalian tidak bosan membaca nya ya, tapi harus di baca dengan seksama kalau kalian mencari info yang detil loh :D

IMG_1680.JPG

DAY 1 : 7 Maret 2016

Itinerary Day 1 :

  1. Bandara Hussein Sastranegara Bandung
  2. Bandara KLIA2
  3. Makan Siang di Restoran Nyonya Colors KLIA2
  4. Bandara Kansai International Airport
  5. Menginap di Kansai International Airport

Akhirnya hari yang di nanti pun tiba setelah hasil hunting tiket promo Air Asia tahun lalu, saya mendapatkan harga tiket ini One Way Bandung - Kuala Lumpur - Osaka sebesar Rp, 1.400.000 atau 1,4 juta rupiah. Untuk pulang nya saya dari Seoul jadi nanti kita bahas itu.

Pesawat pukul 08.30 WIB berangkat dari Bandara Hussein Sastranegara Bandung menuju KLIA2 Malaysia. Saya sudah tiba di bandara sejak pukul 07.00 WIB. Karena belum sarapan saya putuskan untuk membeli roti di Circle K terdekat. Ketika mau membayar saya cek dompet, baru lah teringat Uang Yen Jepang dan Won Korea Selatan saya tidak ada. Sontak lah saya kaget dan panik.

Saya baru ingat jika uang tersebut masih tersimpan di Lemari pakaian saya di rumah. Tanpa pikir panjang saya langsung mencari Ojek untuk kembali ke rumah, jarak dari Bandara ke Rumah itu sekitar 1,5 jam dan di tambah lagi ini hari Senin. Saya hanya bisa berdoa dan minta tolong ke tukang Ojek untuk melaju dengan sangat cepat.

Di jalan menuju balik ke rumah ini saya sempatkan untuk Web Check In dan berhasil, singkat cerita, ketika saya sudah tiba lagi di bandara pukul 08.30 WIB pas, dan ketika saya tiba di dalam Bandara dari petugas bilang saya sudah tidak bisa masuk ke pesawat :

Saya : Pak mohon saya untuk naik pesawat masih ada kan

Petugas : Sudah ditutup pintu pesawat nya, sudah tidak bisa naik

Announcer : Panggilan terakhir untuk bapak Deffa Utama 

Saya : Tuh pak masih ada tuh Last Call tolong pak

Petugas : Bentar saya tanya dulu......... ok masih bisa katanya belum di tutup

Saya : Wah terima kasih banyak pak

Petugas : Ya sudah santai saja gak usah panik lagi, ditunggu kok sudah di kasih ijin 

Dan tepat pukul 08.40 WIB pesawat pun tinggal landas, dengan saya duduk di kursi di dalam pesawat dengan keringatan dan rasa panik yang masih melanda, dalam hati "Terima kasih tuhan, semoga tidak terjadi lagi kebodohan seperti ini" 

KUALA LUMPUR INTERNATIONAL AIRPORT 2

Di dalam pesawat saya pun akhirnya tertidur sebentar karena lama perjalanan ini sekitar 1 jam 30 menit. Dan ketika terbangun sudah landing di bandara KLIA2. Waktu menunjukkan pukul 11.00 WITA beda 1 jam lebih cepat dari Bandung. 

Karena penerbangan berikut nya adalah pukul 15.00 WITA tujuan Osaka Kansai International Airport jadi saya putuskan untuk mengisi perut yang sudah berteriak karena beban dari belum sarapan dan masih panik karena kejadian Last Minute Call tadi di Bandung. 

Saya pun memilih untuk makan di area Lantai 3 KLIA2 yaitu di dekat Terminal Keberangkatan. Makan di Bandara kalian pasti tahu donk yaitu Mahal. Tapi saya menemukan satu Restoran yang mempunyai menu enak dan Harga nya murah yaitu Nyonya Colors. Nasi Lemak Pandan nya cuma seharga RM 3.71 loh. Untuk review lengkap nya baca DISINI

colors.jpgcolors2.jpg

Jreng jreng disini malapetaka kembali terjadi, apa yang saya doa kan untuk tidak terjadi lagi akhirnya kejadian lagi. Dikarenakan saya terlalu santai di Restoran ini. Tidak saya sadari waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WITA. Kalian harus tahu jika penerbangan Internasional itu maksimal Check In adalah 1 jam sebelum keberangkatan. Dan saya sudah melewati waktu Check In

Dengan kaget saya pun langsung buru-buru ke Counter Check In Air Asia, dan kondisi sedang sangat penuh. Saya bertanya kepada petugas yang ada disana 

Saya : Where can I check in my flight to Kansai ?

Petugas : What time your flight is ?

Saya : 3 pm

Petugas : Its already closed, you should checked in 1 hour before you departure

Saya : What, oh no, please can you help me there is still time before the flight

Petugas : Ok why don't you go to counter 16 over there and try to check in

Saya : Thank you

Dan untung lah saya masih bisa check in, namun saya di suruh lari karena waktu hanya tinggal 50 menit lagi. Malapetaka lagi ketika masuk area Imigrasi. Kalian harus tahu bagian Imigrasi di bandara KLIA2 ini salah satu yang terlama di dunia. Kinerja petugas Imigrasi nya lambat sekali. Jika di perhatikan 1 orang bisa sampai 5 menit untuk di periksa. Sedangkan antrian sudah mengular. Disini saya sudah Hopeless.

Namun tiba-tiba di belakang saya ada orang Indonesia juga yang bertanya :

Orang : Mas mau ke Jakarta juga ?

Saya : Gak mas saya mau ke Osaka Jepang

Orang : Oh gitu, lambat banget ya ini, padahal saya flight Lion 15.30 WITA neh bisa telat

Saya : Wah saya lebih parah mas 15.00 WITA dan sekarang udah 14.10 WITA

Orang : Ya sudah kita berdoa saja ya mas, mudah-mudahan di kasih jalan

Dan tiba-tiba saya melihat gerak-gerik petugas Imigrasi yang hendak membuka barisan baru untuk Counter di sebelah rombongan saya. Saya pun langsung dengan cepat pindah barisan dan berdiri paling depan. Pertolongan Tuhan masih ada. Saya pun melewati Imigrasi ini lebih cepat. Dan akhirnya saling tos dengan orang Indonesia yang saya ajak ngobrol

Dari Imigrasi ini saya lari sekuat tenaga, untuk menuju Gate saya di P12 yaitu paling ujung. Kalian harus tahu jarak dari Imigrasi ke Gate itu sekitar 30 menitan jalan biasa. Dan waktu sudah 14.30 WITA gak mungkin saya jalan biasa. Lari lah saya sekuat tenaga dengan menggendong Backpacke seberat 10 kg mungkin.

Tiba di area Gate sebelum di P12 di KLIA2 ini ada pengecekan Scanner lagi yang sangat ketat semua yang bematerialkan logam harus di lepas. Kacamata, Belt, Dompet dll. Akhirnya saya lepas Belt saya karena ada besi nya dan membuat celana panjang saya agak melorot. Petugas bertanya

Petugas : Terbang jam berape ?

Saya : Jam 3 pak

Petugas : Sekarang 2:57 PM. ya sudah lari lari

Saya : Iya pak terima kasih

Dengan memegang celana panjang yang kedodoran karena belum sempat memasang Belt saya pun berlari. Dari kejauhan saya sudah mendengar "Kansai Last Call, Kansai Last Call". Saya pun berteriak dari jarak sekitar 100 meter mungkin "Kansai, Kansai". Untung petugas itu mendengar dan melihat saya berlari. Dia segera menghubungi rekan nya. Dan segera membantu saya membawakan tas dan memeriksa dokumen.

15.00 WITA akhirnya saya sudah duduk di kursi Air Asia X. Dan pukul 15.10 WITA pesawat pun berangkat. Dan dalam hati "Ya Tuhan 2 kali saya melakukan kebodohan ini, semoga tidak ada yang ketiga". Perjalanan sekitar 6 jam dari KLIA2 ke Kansai International Airport, kebetulan di dekat saya juga ada orang Indonesia yag mau liburan ke Jepang jadi ada teman ngobrol.

KANSAI INTERNATIONAL AIRPORT

Selama perjalanan ini saya tidak bisa tidur antara Excited dan masih Parno akan Last Minute Call tadi. Tidak terasa ternyata sudah landing saja di Kansai International Airport sekitar pukul 22.00 WIT (beda 2 jam lebih cepat dari Indonesia). Rencana saya malam ini menginap di Bandara Kansai International Airport untuk menghemat biaya menginap semalam.

Untuk maskapai Low Cost biasanya mendarat di Gate yang agak terpisah dari Bandara jadi ketika kalian turun dari pesawat akan menggunakan semacam Shuttle Train menuju Terminal Kedatangan Bandara KIX. Sedangkan maskapai yang tidak Low Cost seperti Garuda, langsung mendarat di Gate Terminal Kedatangan.

Menginap di Bandara Kansai International Airport emang bisa ? Bisa donk dan sudah banyak yang mencoba, akhirnya saya pun merasakan nikmat nya Kursi Sofa di Bandara KIX ini saya pilih di Lantai 2 Terminal Keberangkatan. Untuk info lengkap Cara Menginap di Bandara Kansai International Airport baca DISINI

IMG_1478.JPGIMG_1477.JPG

Malam itu saya tidak bisa tidur jadi saya putuskan untuk membuat Itinerary. Heheh saya memang tipe yang Berangkat dulu Itinerary belakangan. Jadi selalu membuat itinerary ketika sudah tiba di TKP. Saya pun membeli Onigiri seharga 100 yen di Family Mart terdekat, karena sedikit lapar :D

Sekian untuk Hari Pertama yang melelahkan. Ingat jangan sampai kalian mengalami Last Minute Call ya, karena itu melelahkan Jasmani dan Rohani loh :D

PENGELUARAN DAY 1

pengeluaran day 1.jpg

 

DAY 2 : 8 MARET 2016

Itinerary Day 2 :

  1. Universal Studios Japan
  2. The Wizarding World of Harry Potter
  3. Osaka Castle
  4. Takoyaki Making
  5. J-Hopper Osaka Guesthouse

Masih di Kansai International Airport dan pukul menunjukkan 05.00 WIT, saya putuskan untuk berangkat karena menggunakan kereta pertama dari bandara KIX ini. Dan saya sebelum nya sudah membeli Kansai Thru Pass dari Indonesia secara online, yang berguna untuk menggunakan semua Transportasi umum yang ada di Kansai ini selain dari Perusahaan JR, seharga 5200 Yen untuk 3 hari penggunaan. Info lengkap cara membeli dan penggunaan nya Baca DISINI

Saya tinggal menukar bukti pembelian ke bagian Counter dari Nankai Train Railways yang berada di bandara KIX ini, dari Terminal Keberangkatan tersebut tinggal keluar saja menuju pintu utama tetap di lantai 2 dan setelah di luar akan melewati semacam jembatan. Lalu kita akan bertemu dengan semacam Gerbang di sebelah Kanan untuk menuju ke Stasiun Kereta JR dan di sebelah nya Nankai Line

IMG_1484.JPG

Sebelum nya saya ke kantor Nankai dulu untuk menukar bukti pembelian menjadi kartu Kansai Thru Pass. Karena saya yang duluan dan pertama jadi proses cukup cepat. Oh ya saya juga memutuskan untuk menggunakan kartu ICOCA yang fungsi nya di gunakan untuk semua moda Transportasi dari perusahaan JR. Di Ticket Vending Machine di dekat sini. Harga kartu nya 500 yen dan Saldo saya isi 2000 yen jadi total 2500 yen

Tapi jika kalian sudah mempunyai kartu PASMO dari kunjungan di Tokyo, tidak perlu lagi membeli kartu ICOCA karena fungsi nya sama saja dan PASMO CARD bisa di gunakan di Kansai untuk transportasi dari JR. 

Oh ya saya sempat membeli Onigiri lagi di Family Mart 2 buah seharga 220 yen untuk sarapan heheh

Spoiler

IMG_1481.JPGIMG_1486.JPGIMG_1488.JPGIMG_1489.JPG

Langsung menuju Nankai Line dan menggunakan Kansai Thru Pass ini. Tujuan saya adalah ke Fukushima Station jadi saya harus berkali-kali ganti Kereta di beberapa Station. Kereta pertama Nankai Airport Line  Rinku Town Station. Lalu ganti Nankai Main Line menuju Namba Station, lalu Hanshin Namba Line menuju Amagaski Station, terakhir Hanshin Main Line menuju Fukushima Station. Atau bisa coba rute berikut

Fukushima.jpg

Perjalanan dengan rute ini cukup panjang dan lama, total menghabiskan waktu sekitar 2 jam, namun karena semua di cover oleh Kansai Thru Pass jadi tidak perlu membayar lagi. Tujuan saya yang pertama ini ke penginapan untuk mandi dan menaruh tas yaitu di J-Hoppers Osaka Guesthouse

J-HOPPERS OSAKA GUESTHOUSE

Letak nya memang dekat dengan Fukushima Station namun yang JR Fukushima Station bukan yang Hanshin Fukushima Station. Karena saya di Hanshin Fukushima Station harus jalan sekitar 10 menit ke JR Fukushima Station lalu 3 menit ke penginapan nya. Cukup mudah di cari kok. Dan penginapan ini worth sekali. Untuk pengalaman menginap di J-Hoppers Osaka Guestouse baca DISINI

Semalam untuk Private Room nya seharga 6000 yen

Spoiler

IMG_1502.JPGIMG_1510.JPGIMG_1807.JPG

Setelah check in dan mandi saya pun beranjak untuk ke destinasi pertama yaitu ke Universal Studios Japan. Yup salah satu impian saya adalah bermain di Theme Park di seluruh dunia jadi salah satu nya disini, apalagi di sini ada Wizarding World of Harry Potter salah satu favorit saya.

Saya sebelum nya sudah membeli tiket Universal Studios Japan dari Indonesia membeli nya dari Jalan Tour Travel Agent seharga 7400 Yen sudah termasuk Pajak. Untuk cara pembelian nya Tiket Universal Studios Japan di Indonesia baca DISINI

Rute saya kali ini menuju UniversalCity Station karena terlalu jauh dan makan waktu jika menggunakan Hanshin Main Line (Kansai Thru Pass). Saya putuskan menggunakan JR Fukushima Station saja jadi menggunakan ICOCA,. Rute nya adalah JR Fukushima Station (JR Kansai Airport Rapid Service for KANSAI AIRPORT) - NISHIKUJO Station (JR Yumesaki Line  for SAKURAJIMA) - UNIVERSALCITY. Total seharga 160 yen

universal.jpg

UNIVERSAL STUDIOS JAPAN

Ok tiba lah di Universal Studios Japan sekitar pukul 10.00 WIT, ternyata sudah rame gak ngaruh walaupun datang pas Low Season dan Weekdays tetap saja ramai. Dari Universal City Station saja sudah mulai rame nya. Dan kebetulan hari ini di buka penjualan Annual Pass USJ sebesar 10000 yen murah banget.

IMG_1518.JPGIMG_1521.JPG

Karena saya sudah membeli tiket sebelumnya jadi tinggal masuk saja dan tidak lupa mengambil Map USJ yang luas ini. Karena gerbang utama nya sedang di renovasi jadi background nya agak kurang bagus hehe, tapi bola dunia khas Universal Studios tetap ada

IMG_1523.JPGIMG_1530.JPG

Karena disini sangat ramai jadi ya saya sudah maklum tidak akan banyak mengunjungi wahana nya, karena destinasi utama saya kesini yaitu Harry Potter jadi saya langsung antri untuk mengambil Timed Entry Ticket di dekat Gerbang masuk Harry Potter. Kebetulan dapat di pukul 12.30 WIT, jadi masih ada waktu.

Universal Studios Japan sendiri di bagi beberapa wilayah :

  1. New York
  2. Hollywood
  3. Parade
  4. San Francisco
  5. Jurassic Park
  6. Amity Village
  7. Universal Wonderland
  8. Water World

Yang pertama saya temui dari pintu masuk adalah area Hollywood disini kita bisa melihat bangunan-bangunan ala abad pertengahan dan juga beberapa Cosplay dari film-film hollywood

 IMG_1537.JPGIMG_1540.JPG

Karena bingung mau kemana, saya langsung menuju ke wahana Back To The Future. Karena ya saya pernah mengalami masa kejayaan Film ini jadi bernostalgia dulu

IMG_1547.JPGIMG_1549.JPG

Disini sebenarnya ada wahana Ride nya yang 4D tapi karena malas antri jadi saya gak ikutan, gila antri nya sampai 2 jam loh. Di sekitar sini juga ada wahana The Amazing Adventures of Spiderman berupa wahana Ride 4D yang kebetulan antrian untuk Single Ride nya tidak terlalu lama sekitar 20 menitan ya sudah saya ikut disini dulu deh

IMG_1545.JPG

Di The Amazing Adventures of Spiderman The Ride ini mirip dengan Transformer 4D Ride nya Universal Studios Singapore loh. Jadi kalian naik di semacam Jet Coaster gitu lalu menggunakan kacamata 4D untuk menonton aksi Spiderman menyelamatkan dunia melawan musuh-musuhnya. Cukup tegang karena jet coaster nya yang jungkir balik.

Sambil menunggu waktu lagi saya menghabiskan dengan berkeliling di area San Francisco. Disini ada wahana Jaws namun karena sedang di Maintenance jadi tidak buka, cukup untuk foto-foto saja deh di area Wharf nya. 

IMG_1554.JPG

Dan ternyata di USJ ini lagi demam Minions, sampai ada makanan berbentuk seperti bakpau di hias warna kuning mirip Minion, namun sayang Tidak Halal jadi saya tidak mencoba. Oh ya di area San Francisco ini banyak bangunan yang kece-kece loh untuk background foto-foto seru. Jadi jangan sampai di lewatkan ya heheheh

Spoiler

IMG_1558.JPGIMG_1559.JPGIMG_1560.JPGIMG_1566.JPGIMG_1571.JPG

Dan akhirnya Pukul 12.30 WIT pun tiba saya langsung bergegas ke Gerbang The Wizarding World of Harry Potter dan menunjukkan Timed Entry Ticket kepada petugas di persilahkan masuk. Yes akhirnya bisa merasakan dunia nya Harry Potter juga. 

IMG_1712.JPG

THE WIZARDING WORLD OF HARRY POTTER

Masuk area Harry Potter kita akan melalui jalan dengan rimbunan pohon pinus di kiri dan kanan ditemani dengan suara kodok jadi semacam kesan mistis gitu, tidak jauh kita akan bertemu dengan Weasley Flying Car, itu loh Mobil Terbang yang ada di Buku Kedua Harry Potter, pas Ron Weasley jemput (menyelamatkan) Harry di rumah nya Uncle Vernon, karena gak boleh lagi sekolah di Hogwarts. Oh ya antri ya poto nya, seperti biasa Turis dari Cina Tiongkok bikin ulah gak mau antri heheh

IMG_1577.JPGIMG_1711.JPG

Lanjut kita akan bertemu Gerbang Utama dari The Wizarding World of Harry Potter ini, kalau di Film ini adalah gerbang nya Desa Hogsmeade. Jadi yang pertama kita masuki adalah memang Desa Hogsmeade seperti yang di film nya. 

IMG_1580.JPGIMG_1584.JPG

Masuk ke Gerbang Hogsmeade kalian tidak akan pernah bisa melepaskan pandangan dari satu bentuk yang ikonik yaitu Kereta Hogwarts Express, yup kereta yang muncul di tiap Buku dan Film Harry Potter ini nongol juga disini. Lengkap dari Lokomotif sampai Gerbong nya. Bahkan di Gerbong nya kita bisa berfoto mengenakan pakaian Hogwarts dan di dalam Kompartemen khusus seperti di Film. Harga sewa dan poto nya 3000 Yen.

IMG_1590.JPGIMG_1593.JPG

Jalan lagi di dekat sini ada Zonko Jokes & Tricks Shop lalu di sebelahnya ada Honeydukes. Di dalam Zonko kalian bisa menemukan semua alat kejahilan yang sering di bawa oleh Fred & George Weasley. Seperti Puking Pastilles, Screaming yo-yo dll. Sedangkan di Honeydukes kalian akan menemukan yang paling terkenal adalah Bertie Bott's Every Flavour Beans. Dan dijual dengan harga 3000 yen

Spoiler

IMG_1597.JPGIMG_1598.JPGIMG_1602.JPGIMG_1604.JPG

Nah yang paling saaya tunggu-tunggu juga untuk datang kesini adalah mencoba Butterbeer, oh kalian penggemar Harry Potter pasti penasaran kan gimana seh rasa Butterbeer itu ? Apakah beer ? Apakah Butter ? Apakah Es Krim ? hahahah. Akhirnya saya mencoba nya dan ini momen yang sangat priceless banget dah :P

Ada stand atau lebih tepatnya Barrel Stand di depan Honeydukes ini yang menjual Butterbeer seharga 900 yen dan 1200 yen. Jika 1200 yen kalian juga mendapatkan gelas / mug khas Butterbeer seperti di film, jika 900 yen hanya menggunakan mug biasa. Saya pilih donk yang 1200 yen buat kenang-kenangan hehehe

Spoiler

IMG_1605.JPGIMG_1606.JPGIMG_1610.JPGIMG_1612.JPG

Mau tahu rasa nya kayak apa ? Bilang aja penasaran ye kan ? hahahahaha (devil smile / gak ada emot nya :P). Ok jadi gini Butterbeer ini terdiri dari 2 komposisi Butter dan Beer. Butter itu sendiri yang berada di atas seperti buih warna putih itu, rasanya manis seperti krim Susu Vanilla. Lalu untuk Beer nya rasanya berupa Root Beer yang kayak di A&W itu loh atau kalau jaman dulu Sarsaparila hahah

Pokoknya enak banget, saya minum nya pun dikit-dikit takut cepat habis hahah, biarin katro jalan-jalan sambil megang minuman. Oh ya di tempat saya bersantai sejenak sambil minum Butterbeer ini adalah Barvish Banges, disini ada Owl, yup kalian tahu kan di serial Harry Potter, Owl (burung hantu) juga memegang peranan penting. Apalagi di buku terakhir Deathly Hallows, Hedwig lah salah satu yang menyelamatkan Harry Potter

Nah disini kita bisa bertemu dengan Live Hedwig well at least ada putih-putih nya lah ya, kalo Hedwig kan Snow White banget putih semua se badan-badan hahah. Tapi gak boleh mendekat jadi poto nya harus dari jauh :D

IMG_1615.JPG

Three Broomsticks nah kalau yang ini saya tidak sempat masuk karena di sini berupa Restoran, ya mirip seperti di film dan buku seh berupa tempat makan, tapi yang unik adalah satu papan pengumuman yang bertuliksan "Have You Seen This Wizard?". Di depan restoran ini, karena seperti yang kalian bisa tebak di ambil dari film ketiga Harry Potter and The Prisoner of Azkaban yaitu ada Sirius Black disana

IMG_1617.JPGIMG_1618.JPG

Selanjut nya kita akan bertemu dengan Restoran Hog's Head. Kalau di serial nya di sini restoran underground yaitu restoran nya para penjahat atau orang-orang yang di Blacklist. Jadi kesan nya agak suram gitu.

IMG_1622.JPGIMG_1625.JPG

Nah di depan ini ada satu gedung yang unik yaitu Owl Post, yup disini tempat semua Post dari Owl di kumpulkan, banyak sekali Owl disini walaupun bukan Owl asli tapi nuansa nya seperti di kandang burung hantu. Lengkap dengan surat-surat dan lain sebagai nya. Oh ya di bagian tengah ruangan ini ada The Monster Book of Monster yang di kasih Hagrid ke Harry Potter, di sini juga dia bisa bergerak loh

Spoiler

IMG_1626.JPGIMG_1628.JPGIMG_1631.JPGIMG_1632.JPG

Oh ya di sini juga jual souvenir khas Harry Potter dan yang paling keren adalah disini jual Jubah sekolah Hogwarts dari masing-masing House Grtffindor, Slytherin, Hufflepuff, Ravenclaw. Tapi mahal banget 12000 yen 

Lanjut di depan dari Owl Post ini ketemu dengan Ollivanders Maker of Fine Wand Since 382 BC. Yup ini Ollivanders Shop yang terkenal itu, dimana Harry mendapatkan Wand pertama nya disini. Dan di sini juga ternyata ada atraksi nya loh, antrian nya tidak panjang hanya menunggu sekitar 20 menitan. 

Kita akan masuk ke Ollivanders Shop dan akan menyaksikan suatu teatrikal seorang Shopkeeper yang di tunjuk oleh Ollivanders untuk membantu kami para Murid Baru memilih Wand. Dan dalam teatrikal ini ada satu yang di panggil secara Random, untuk memilih Wand nya. Dan adegan berikut nya persis seperti pertama kali Harry memilih wand dimana ruangan menjadi berantakan karena salah Wand. 

Dan akhirnya ketika Wand yang di pilih sudah ditemukan, dia yang di tunjuk untuk maju itu bisa mendapatkan Wand tersebut secara Gratis. Enak banget ya, padahal gue udah sengaja berdiri paling depan tapi gak di tunjuk huhu, harganya kalau beli 3.800 yen

Spoiler

IMG_1692.JPGIMG_1636.JPGIMG_1639.JPG

Keluar dari Ollivanders Wand Shop ini kalian akan langsung melihat kemegahan Hogwarts Castle dari jauh. Wuih keren abis dah, apalagi di tambah danau di sekitar nya itu loh keren juga. Tenang dan adem rasanya

IMG_1640.JPGIMG_1649.JPG

Nah di jalan menuju Hogwarts Castle ini kalian akan menemukan suatu pertunjukkan dari akademi Beauxbatons dan Durmstang Institute yang memperagakan tarian nya seperti di film Harry Potter ke empat Goblet of Fire. Bagus loh sayang jika di lewatkan

IMG_1641.JPGIMG_1646.JPG

Dari sini juga kita sudah bisa melihat kemegahan dari Hogwarts Castle, disini sebenarnya ada wahana unggulan nya yaitu Harry Potter The Ride 4DXD, namun kalian bisa bayangkan berapa lama antrian nya 1 - 2 jam ? Wah itu sih biasa, ini seh antrian nya 5 jam dan masih naik lagi. Gila gak tuh, saya pass deh. Saya pilih untuk mengelilingi Hogwarts Castle nya saja dan menelusuri ruangan dalam Castle.

IMG_1679.JPGIMG_1680.JPG

Masuk ke Castle nya dengan penerangan cukup gelap jadi kurang bagus untuk poto namun saya bisa gambarkan, disini kita akan menjelajahi dari Ruang Kelas, Ruang Kelas Potion nya Professor Snape, Ruang Poto Headmaster terdahulu, Ruang Headmaster Dumbledore lengkap dengan Pensieve nya, dan Ruang Defends Against Dark Arts Magic

Spoiler

IMG_1663.JPGIMG_1661.JPGIMG_1660.JPGIMG_1673.JPGIMG_1671.JPGIMG_1667.JPG

Gggiilllaaa puas banget muterin ini Castle, dan setelah keluar Castle ini pun kita bisa berfoto ria di dengan bendera ke 4 House of Hogwarts. Saya pilih Slytherin karena saya rasa, saya emang cocok dengan filosofi Salazhar Slytherin ahahahah

IMG_1705.JPGIMG_1704.JPG

Di dekat sini juga ada penjual Souvenir saya sempatkan untuk membeli Gantungan Kunci berbentuk Deathly Hallows, lumayan harganya 1200 yen. Sudah puas lalu saya pun putuskan untuk menyudahi kunjungan di sini, selama jalan keluar saya memilih untuk mengambil jalan Diagon Alley. Disini bisa melihat Quidditch Shop dan Wiseacres Wizarding Equipment

Spoiler

IMG_1687.JPGIMG_1693.JPGIMG_1689.JPG

Akhirnya saya keluar dari The Wizarding World of Harry Potters karena lapar saya mencoba mencari makanan ringan dan menemukan Hot Dog seharga 800 yen, dan saya makan di pinggir Wharf sambil menyaksikan wahana Jet Coaster yang sedang lewat.

IMG_1713.JPG

Dan akhirnysa saya keluar dari Universal Studios Japan sekitar pukul 16.00 WIT dan masih ada cukup waktu saya putuskan untuk menuju ke Osaka Castle. Niat hati ingin melihat Sakura semoga sudah ada yang Early Bloom. Rute yang saya lalui adalah Universal City Station - Nishikujo Station - Bentencho Station - Tanimachiyoncome Station, seharga 400 yen di cover oleh ICOCA

osaka castle.jpg

OSAKA CASTLE

Untuk menuju Osaka Castle kalian di sarankan untuk melalui Otemon Gate itu berada di area South West dari Osaka Castle jadi Station terdekat adalah Tanimachiyonchome atau Tanimachi-4-Chome. Karena jika melalui Otemon Gate ini kalian akan langsung bertemu dengan Nishinomaru Garden. Taman yang sangat cantik apalagi jika musim semi dengan bunga Sakura

IMG_1719.JPGIMG_1720.JPG

Namun sayang karena saya tiba sudah sore dan lagi Sakura belum mekar, jadi saya tidak bisa masuk kesana. Saya langsung menuju ke Tower Utama saja. Namun lagi-lagi karena sudah sore Tower Utama di tutup Puku; 17.00 WIT dan tidak bisa masuk ya sudah poto di depan saja

IMG_1729.JPGIMG_1732.JPG

Di area ini juga terdapat Museum Osaka Castle yang juga tutup pukul 17.00 WIT jadi hanya bisa di poto dari luar saja. Oh ya jika kalian mau bermain kano di sekitar Osaka Castle ini bisa loh dengan menyewa kano seharga 200 yen. Apalagi jika pas musim Sakura bagus banget pasti

IMG_1740.JPG

Dan akhirnya saya sudahi hari kedua di Osaka ini dengan berkunjung ke Osaka Castle. Namun malam nya saya sudah ada acara di penginapan saya yaitu J-Hoppers Osaka Guesthouse dimana kami akan di ajak untuk membuat Takoyaki seru tuh. Rute pulang nya saya menggunakan Kansai Thru Pass. Tanimachiyonchome Station - Hiasghiumeda Station - Umeda Hanshin Station - Fukushima Hanshin Station di cover oleh Kansai Thru Pass

tanimachi.jpg

J-HOPPERS OSAKA GUESTHOUSE

Pukul 07.00 WIT saya sudah berkumpul di Lobby Hostel bersama tamu yang lain yang mau ikut event Membuat Takoyaki bersama dan bertemu dengan Mr. Yano selaku Manager dari j-Hoppers Osaka ini yang akan mengajak saya dan beberapa tamu lain yang ikut untuk membuat Takoyaki. Ada sekitar 5 orang yang gabung dari berbagai negara, Saya, Momo Hanada dan Yuki Yamamoto dari Okayama Jepang, Andrew Voegel dari United States dan Eric Chen dari Taiwan

Spoiler

IMG_1758.JPGIMG_1753.JPGIMG_1766.JPG

Untuk cerita lengkap keseruan Acara Takoyaki ini kalian bisa baca DISINI

Untuk biaya acara Takoyaki ini perorang 600 yen

Demikian lah petualangan Hari Kedua ini yang sangat seru akan di lanjut di Hari Ketiga nanti ya, tunggu saja keseruan berikutnya :D

PENGELUARAN DAY 2

pengeluaran day 2.jpg

 

DAY 3 : 9 MARET 2016

Itinerary Day 3 :

  1. Umeda Sky Building
  2. Shitennoji Temple
  3. Shinshaibashi
  4. Daisho
  5. KitKat Store
  6. Curry House CoCo Ichibanya

Bangun pagi sekitar pukul 06.30 WIT kondisi di luar ternyata hujan, dan setelah mengecek prakiraan cuaca hari ini, Kansai Area di selimuti hujan seharian. Ya sudah jadi memang itinerary harus rubah dan mungkin akan mengecil

Saya awali dengan sarapan membeli Cup Noodles rasa Kare + Onigiri Salmon dari Seven Eleven terdekat. Seharga Cup Noodles 280 yen dan Onigiri Salmon 120 yen, total 400 yen. Memang mahal ya hanya untuk sarapan saja, ya beginilah di Jepang.

Karena hujan jadi saya agak santai pukul 07.00 WIT saya sudah ready namun saya habiskan waktu dengan mengadakan Mini Concert di Lobby Guesthouse, karena ada gitar disana. Dan kebetulan teman baru saya Eric Chen suka mendengarkan musik, dia request beberapa lagu dari saya, lalu di ikuti juga Meg dan Keiko

IMG_1807.JPG

Yang paling saya ingat ketika membawakan lagu dari Meteor Garden - Qing Fei De Yi, mereka semua tahu loh lagu ini. Eric Chen dari Taiwan jelas tahu karena F4 Meteor Garden berasal dari sana, namun Meg dan Keiko yang asli Jepang mereka juga tahu hahahaha.

Sekitar 10 lagu saya bawakan dan tidak terasa sudah pukul 10.00 WIT, saya putuskan untuk memulai perjalanan. Destinasi pertama saya putuskan ke Umeda Sky Building

UMEDA SKY BUILDING

Umeda Sky Building ini ternyata lokasi nya dekat dari J-Hoppers Osaka Guesthouse, bisa berjalan kaki sekitar 15 menitan. Dan tiket masuk nya pun bisa di beli disini lebih murah. Harga Tiket Umeda Sky Building 700 yen, namun beli di J-Hoppers Osaka Guesthouse seharga 650 yen, lumayan irit 50 yen

Saya pinjam payung dari guesthouse dan memulai perjalanan 15 menit yang butuh perjuangan, karena selain hujan, cuaca dingin nya itu sangat menyulitkan. Berkali-kali saya mampir dulu di Seven Eleven atau Family Mart terdekat untuk menghangatkan badan.

Rute untuk ke Umeda Sky Building sangat mudah kalian tinggal search di Google Maps Umeda Sky Building, dan ikutin saja petunjuknya. Namun setelah saya tiba di titik yang ditunjuk, belum menemukan Bangunan yang khas Umeda Sky Building. Malah berada di depan Hotel The Westin. Baru setelah bertanya-tanya ternyata Umeda Sky Building ini ada di area dalam dari The Westin, jadi memang harus masuk dulu

umeda.jpgIMG_1834.JPG

Umeda Sky Building adalah bangunan tertinggi ke 19 yang berada di Osaka ini. Dan mempunyai Floating Garden yang berada di Roof Top setelah lantai 46. Terdapat observation deck di lantai 40.

IMG_1833.JPGIMG_1832.JPG

Naik dari Entrance West, kalian harus menuju lantai 39 untuk membeli Tiket Masuk. Dan lanjut lagi ke lantai 46 untuk ke Floating Garden nya. Sepanjang lantai ini kalian akan menemukan maket dari Umeda Sky Building ini juga, dan ada toko souvenir, serta semacam Kuil Kecil untuk berdoa

IMG_1808.JPGIMG_1829.JPG

Tiba di lantai 46 kalian akan mulai bisa melihat betapa tinggi nya bangunan ini karena akan menaiki elevator yang beralaskan kaca, jadi kita bisa melihat ke bawah, ngeri-ngeri sedap gitu heheh. Lalu naik lagi ke Roof Top untuk menuju Floating Garden nya. Di Roof Top ini kita bisa melihat kota Osaka secara 360 derajat dan juga terdapat area Gembok Cinta loh 

Spoiler

IMG_1810.JPGIMG_1811.JPGIMG_1827.JPGIMG_1813.JPGIMG_1823.JPG

 

Namun karena hujan jadi saya tidak berlama-lama disini, angin nya juga kencang sekali. Saya putuskan untuk kembali lagi ke guesthouse untuk Check Out karena perjalanan saya dari Osaka ini akan langsung ke Kyoto, namun akan mampir dulu di beberapa destinasi terlebih dahulu. Destinasi selanjutnya ke Shitennoji Temple

SHITENNOJI TEMPLE

Saya sudah mendengar jika Shitennoji Temple ini sedang ada renovasi dan hari itu kondisi sedang hujan tapi saya tetap ingin mencoba kesana. Karena selain temple nya saya ingin coba kue Dorayaki yang khas, yang katanya ada di area Shitennoji Temple ini. Berangkat lah saya sekitar pukul 12.00 WIT dari penginapan

Rute yang saya lalui menggunakan Kansai Thru Pass menuju ke Shitennoji Temple adalah sebagai berikut : Fukushima Hanshin - Umeda Hanshin - Higashi Umeda - Shitennojimae Yuhigaoka. Total 380 yen di cover oleh Kansai Thru Pass

shitennoji.jpg

Dari Shitennojimae Yuhigaoka Station masih harus jalan kaki sekitar 10 menitan, di kala hujan itu jalan sepi seh namun dingin sangat terasa, jadi jalan pelan saja. Tapi enak seh jalan kaki di Jepang itu aman dan nyaman, jalan nya memang Pedestrian Friendly. Oh ya saya menitipkan Tas di Coin Locker di Shitennoji Station ini. Penggunaan nya sangat mudah kok tinggal ikuti saja cara nya dan ada bahasa Inggris nya dan juga harganya berbeda berdasarkan ukuran saya pilih ukuran yang sedang seharga 500 yen perhari

Untuk cara penggunaan Coin Locker di Jepang baca DISINI

Spoiler

shitennoji1.jpgIMG_1841.JPGIMG_1842.JPGIMG_1843.JPG

Tiba di Shitennoji Temple tidak ada Tiket Masuk alias GRATIS dan suasana agak sedikit sepi, dan memang terlihat sedang ada renovasi, saya masuk dari gerbang utama. Terlihat gerbang dari Shitennoji ini cukup besar dan megah, mirip gerbang nya Sensoji Temple di Asakusa Tokyo

IMG_1866.JPGIMG_1863.JPG

Masuk ke area dalam nya langsung terlihat renovasi Temple utama di tengah-tengah yang sedang di kerjakan, jadi tidak bisa masuk ke area utama nya. Namun tetap bisa mengitari area Temple lain nya. Jika tidak sedang hujan pasti lah sangat indah. Saya masuk ke area semacam taman nya ini, terdapat beberapa temple kecil yang di hiasi pohon Sakura, namun belum berbunga

IMG_1850.JPGIMG_1852.JPG

Masuk lagi ke area Temple nya yang cukup besar di mana di bagian depan nya terdapat sebuah kolam yang sangat indah, menurut info petugas, di area ini lah ada beberapa toko souvenir termasuk juga penjual Kue Dorayaki khas Sitennoji, namun di karenakan hujan dan mungkin juga weekdays hanya sedikit yang buka, dan Kue Dorayaki tidak buka. Ya tidak apalah saya menikmati keindahan Temple nya saja

Spoiler

IMG_1854.JPGIMG_1856.JPGIMG_1858.JPGIMG_1859.JPGIMG_1860.JPGIMG_1862.JPG

Oh ya di dalam Temple ini juga sedang ada Biksu atau Pendeta atau apa pun sebutannya sedang berdoa.Jadi jika kalian kesini jangan ribut-ribut ya :D

Pukul 15.00 WIT saya sudahi kunjungan saya di sini dan kembali menuju Shitennojimeu Yuhigaoka Station untuk menuju destinasi berikut nya area Shopping Center Shinshaibashi

SHINSHAIBASHI

Rute saya dari Shitennoji ini ke Shinsaibashi adalah sebagai berikut : Shitennojimae Yuhigaoka - Tennoji - Shinshaibashi, sebesar 240 yen dan di cover oleh Kansai Thru Pass. Cukup dekat kan ya rute nya

shinshaibashi.jpg

Sebenarnya gak niat kesini tapi karena ada titipan untuk membeli Benang Rajut di Daisho dan sekalian mau coba Nasi Kare yang enak katanya ada di sini jadi ya saya kesini deh iseng-iseng berhadiah hahaha. Dan ternyata banyak sekali exit nya loh jadi jika tujuan kalian ke Shinshaibashi-Suji. Gunakan exit Crysta ya. Patokannya ada Uniqlo di bagian depan Gerbang Shinshaibashi nya

IMG_1869.JPGIMG_1871.JPG

Shinshaibashi ini sangat lah panjang Shopping Center Complex terbentang dari Shinshaibashi Station sampai ke Yodoyabashi Station kebayang kan berapa panjang nya. Jadi dia hanya semacam jalan mirip lorong / gang yang di kiri kanan nya terdapat banyak toko baik yang Branded atau pun biasa, bahkan ada yang Toko menjual Barang Bekas juga. Rata-rata barang Fashion disini tapi ada juga restoran kok

IMG_1874.JPGIMG_1873.JPG

Bagi cewek pasti di sini adalah Surga ya, jujur saya tidak tahu apakah disini harga nya Murah atau Mahal tidak terlalu memperhatikan dan tidak tahu juga beda nya apa ahahahha.

DAISHO JAPAN

Jadi saya langsung menuju ke Daisho saja mencari Benang Rajut. Ceileh cowok kok maenan nya rajutan hahaha. Pasti kalian yang anak Komunitas Jalan2 Indonesia atau Forum Jalan2 udah tahu donk siapa member yang doyan merajut. Yup dia lah uni Vera @kimonoku dan dalam perjalanan ke Jepang kali ini saya kebetulan di bikinin Syal Rajutan nya loh, jadi lumayan menghangatkan leher di kala dingin begini hehehe

IMG_1888.JPGIMG_1884.JPG.

Daisho Japan ini One Stop Shopping with One Fix Price yaitu harga nya semua nya sama 100 yen kurang lebih. Yup jadi saya belikan uni Vera 3 buah benang rajutan yang saya gak tahu apakah udah benar atau belum hahaha. Total 300 yen, cukup murah kan. Kemarin saya ke Jakarta di Kemang ada juga Daisho tapi semua harganya lebih tinggi Rp. 25.000 atau 220 yen.

KITKAT STORE

Beres dari Daisho eh ketemu Toko KitKat. Wah kayak nya kalau ke Jepang gak bawa KitKat Green Tea gak afdol ya, yowes saya beli satu pak KitKat Green Tea seharga 800 yen. Lumayan lah sebenarnya buat ngemil selama di kereta hehehe. 

IMG_1885.JPG

Beres dari KitKat Store saya sudah lapar soal nya sudah pukul 16.30 WIT dan belum makan siang, tapi saya sengaja seh belum makan siang karena mau mencoba Nasi Kare yang cukup terkenal di Shinshaibashi ini yaitu Curry House CoCo Ichibanya.

CURRY HOUSE COCO ICHIBANYA

Alamat nya rada bingung karena bahasa Jepang, pokok nya dari Gerbang Shinshaibashi-Suji lurus aja sekitar 300 meter (perempatan kedua) belok kanan nah dia ada di sana. Keliatan kok dan ada beberapa Plang petunjuk nya di area Shinshaibashi ini.

CoCo_ichibanya_CurryHouse1.jpg

Saya mencoba yang Shrimp and Asari Clam Curry with Cuttlefish dan dengan tingkat kepedasan Level 2 lalu kekentalan kuah karenya Mild level 3, dan juga nasi 300 gram. Oh ya disini unik setelah memilih Kare nya kita harus memilih ukuran nasi, tingkat kepedasan dan juga kekentalan dari kuah Kare nya yang tiap level nya berbeda harganya, semacam add on gitu. Jadi total 800 + 42 +63 = 905 Yen

IMG_1876.JPGIMG_1879.JPG

Ini pengalaman saya memakan Nasi Kare dan saya lakukan di Jepang. Dan saya bisa katakan ini enak banget banget banget hahah, saya nagih banget nasi Kare ini. Gak percuma saya sempatkan waktu ke Shinshaibashi ini. Rasa seafood nya yang di bakar terlebih dahulu enak banget terasa daging nya yang lembut. Lalu kuah nya itu loh di tenggorokkan hangat dan pedas nya ya tidak terlalu pedas seh tapi pas. Pokok pol deh, kalau kalian ke Jepang wajib coba Nasi Kare. Untuk review lengkap nya nanti saya tulis di topic berbeda ya :D

Oh ya saking enak nya saya akhirnya beli Beef Curry Instant nya seharga 550 yen untuk di bawa ke Indonesia. Masih belum saya makan seh karena sayang hahahaha.

Dan karena waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 WIT dan hujan pun masih mengguyur, saya sudahi kunjungan saya di Osaka kali ini, dengan mengambil train dari Shinshaibashi menuju ke Kyoto dengan menggunakan Kansai Thru Pass dengan rute sebagai berikut : Shinshaibashi - Umeda - Osaka - Kyoto. Seharga 800 yen di cover oleh Kansai Thru Pass

kyoto1.jpg

Yup demikian lah perjalanan 3 hari di Osaka ini tunggu lanjutannya perjalanan di Kyoto - Nara ya. Semoga info yang saya berikan ini berguna dan silahkan di Share jika berkenan :D

PENGELUARAN DAY 3

pengeluaran day 3.jpg

INFO DAN TIPS TAMBAHAN

Beberapa info dan tips tambahan yang kalian harus tahu mengenai Osaka :

  1. Jika kalian ingin melihat Sakura di Osaka paling bagus memang di Osaka Castle, harus di cocok kan waktu kunjungan dengan tanggal berbunga, sekitar Akhir Maret - Awal April
  2. Penggunaan Internet Smartphone di Jepang saya sarankan gunakan Sim Card Jepang seperti B-Mobile Visitor Sim 14 hari 2500 yen KLIK
  3. Antara Kansai Thru Pass dan ICOCA Card penggunaan nya berdampingan, karena ada wilayah yang tidak di cover oleh Kansai Thru Pass, begitu pula dengan ICOCA / PASMO Card
  4. Jika ingin ke Universal Studios Japan, lebih baik beli tiket di Indonesia baca caranya DISINI
  5. Jika ingin bermain di semua Wahana Ride di Universal Studios Japan termasuk Harry Potter The Ride, disarankan membeli juga tiket Express Pass agar tidak terlalu lama antri nya, namun harga tiket Express Pass dan tiket masuk Universal Studios Japan berbeda ya
  6. Selalu update tentang ramalan cuaca di Jepang, dari Smartphone karena prakiraan cuaca di Jepang cukup akurat
  7. Jika kalian tinggal di Guesthouse / Hostel cobalah ikuti Event-Event di penginapan tersebut untuk mendapatkan kenalan baru

Baca Juga : Perjalanan Unik 5 Hari di Tokyo Jepang

 

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 hour ago, deffa said:

Dan tiba-tiba saya melihat gerak-gerik petugas Imigrasi yang hendak membuka barisan baru untuk Counter di sebelah rombongan saya. Saya pun langsung dengan cepat pindah barisan dan berdiri paling depan

HAHAHAHAHA... Gw juga ngalamin nih kemarin, Saking gesitnya pindah line, tapi hasilnya jadi pelotot pelototan sama mba mba dari Mainland wkwkwkwkwk

1 hour ago, deffa said:

Dengan memegang celana panjang yang kedodoran karena belum sempat memasang Belt saya pun berlari

:ngakak

Share this post


Link to post
Share on other sites
17 hours ago, deffa said:

Saya baru ingat jika uang tersebut masih tersimpan di Lemari pakaian saya di rumah. Tanpa pikir panjang saya langsung mencari Ojek untuk kembali ke rumah, jarak dari Bandara ke Rumah itu sekitar 1,5 jam dan di tambah lagi ini hari Senin. Saya hanya bisa berdoa dan minta tolong ke tukang Ojek untuk melaju dengan sangat cepat.

Di jalan menuju balik ke rumah ini saya sempatkan untuk Web Check In dan berhasil, singkat cerita, ketika saya sudah tiba lagi di bandara pukul 08.30 WIB pas, dan ketika saya tiba di dalam Bandara dari petugas bilang saya sudah tidak bisa masuk ke pesawat :

Mod, supir ojeknya rossi? Buset. Jam 7 nyampe bandara abis itu pulang ke rumah. Bandara - Rumah 1,5 jam. Nyampe bandara lagi 08:30 WIB :bingung berasa di ojekin ma rossi :ngakak

:salut:rate:foto2 Nice FR mod

Share this post


Link to post
Share on other sites
2 minutes ago, twindry said:

Mod, supir ojeknya rossi? Buset. Jam 7 nyampe bandara abis itu pulang ke rumah. Bandara - Rumah 1,5 jam. Nyampe bandara lagi 08:30 WIB :bingung berasa di ojekin ma rossi :ngakak

:salut:rate:foto2 Nice FR mod

mungkin dia masih sodara Rossi

motornya juga Honda Matic hahah

tapi emang dahsyat itu ojek nyalip2 nya berani

tapi sesuai seh dengan harga yang dia kasih 140 ribu hahah :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
48 minutes ago, Gempur Pranata Sumitro said:

Mantep FR nya om mod,, :salut wah bisa ni sekali2 terdampar ke jepang .. hehehe

Yup bro thx dah baca

Monggo ke jepang cukup mudah kok :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
9 minutes ago, deffa said:

@mone @min0ru @Titi Setianingsih @HarrisWang @twindry

udah di update neh sampai ke hari ketiga di Osaka heheh :D 

 

Woohooo... cekidot dulu ya Mod, panjang soalnya, harus baca pelan pelan hahahaha

BTW kwalitas video dari drone nya di day 1 kurang tuh Mod, ketara bangat amatirannya bahahahahaha

 Next Gath udah harus keren Mod, karna kami mau ikut *ehh :ngeledek

Eh, ini Osaka ya wkwkwkwkwk

Gathnas deng maksudnya hahahaha

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, twindry said:

@deffa

bang, kare nya bagi :makan bikin ngiler.. kayaknya bumbu karenya mantap beud itu mah. kapan gua nyusulnya ya ke osaka, kyoto, nara? :bingung

wis no way masih ada di kulkas neh gue aja sayang2 hahahah

lu kan november ke tokyo sempetin aja cari nasi kare 

kayak nya dia ada cabang di Tokyo deh :D

Just now, mone said:

daebak!!!!!

Pengen cepet2 baca, tp lg ngerjadin tugas kampus dulu ini...

 

Baca mon baca hahahaha 

Share this post


Link to post
Share on other sites
5 minutes ago, deffa said:

wis no way masih ada di kulkas neh gue aja sayang2 hahahah

lu kan november ke tokyo sempetin aja cari nasi kare 

kayak nya dia ada cabang di Tokyo deh :D

wakkaak... kelamaan exp ntar mod. sini kirim ke gua kl sayang :kesengsem november masih lama. nyobain dulu skrg. wkwkw

@mone

baca dulu lah. baca bisa abis. tugas kuliah gk abis2 mon :ngakak bisikan setan :ngeledek

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, twindry said:

wakkaak... kelamaan exp ntar mod. sini kirim ke gua kl sayang :kesengsem november masih lama. nyobain dulu skrg. wkwkw

 

kayak nya weekend ini deh mau gue coba

tar gue bikin review dan video nya biar lo pada ngiler hahah :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 4/12/2016 at 4:29 PM, deffa said:

Oh ya saking enak nya saya akhirnya beli Beef Curry Instant nya seharga 550 yen untuk di bawa ke Indonesia. Masih belum saya makan seh karena sayang hahahaha.

LOLLL 

Berarti kami kemarin termasuk beruntung ya Mod, ga ketemu hujan euy, cuma pas sore sekali, udah di kereta mau pulang ke hostel, itu juga cuma gerimis kecil, ga bikin basah :D 

On 4/12/2016 at 4:29 PM, deffa said:

Umeda Sky Building adalah bangunan tertinggi ke 19 yang berada di Osaka ini. Dan mempunyai Floating Garden yang berada di Roof Top setelah lantai 46. Terdapat observation deck di lantai 40.

IMG_1833.JPG.35746e4c71828bc7e96262c8e51IMG_1832.JPG.475a888165391f24e557f60e6a1

Kemarin ga naik sampai keatas, cuma sampai pelataran lantai 35 hahahaha

Bayar soalnya, 800 YEN kalau ngga salah :tersipu

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, deffa said:

@HarrisWang

iya enak kalian udah pas tengah2 nya musim semi jadi mungkin hujan jarang

Umeda Sky Building tiketnya 700 yen :D

OTS 800 deh Mod, apa gw lupa ya, kemarin kalian berapa sih? @mayanurm @min0ru

Soalnya mereka doang yang naik, gw engga Mod hahahaha

momod kan beli dari Guest House ya, jadi lebih murah mungkin?

Share this post


Link to post
Share on other sites
4 minutes ago, HarrisWang said:

Oh salah berarti hahahahaha..

Gw cuma sampai lantai 35 doang soalnya, yang gratisan :ngeledek

Mereka naik ke atas atas, yang bayar itu hahahaha

oh ya yang lantai 35 ada toko souvenir ya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
2 minutes ago, HarrisWang said:

OTS 800 deh Mod, apa gw lupa ya, kemarin kalian berapa sih? @mayanurm @min0ru

Soalnya mereka doang yang naik, gw engga Mod hahahaha

momod kan beli dari Guest House ya, jadi lebih murah mungkin?

Iya 700 kayanya, kemaren aku gratis karena pake Osaka Amazing Pass 

Btw iya itu dinginnya paraaaahhh. Kemaren nunggu sunset sampe tangan kaku, wkwkwkwk :geram

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Tarmizi Arl
      PANDUAN WISATA DI KUCHING, MALAYSIA VIA PONTIANAK
      Hai Traveler...
      Pasti semua tau dengan Kucing kan? Hewan pemalas tapi menggemaskan. Nah, ternyata hewan yang sudah jadi sahabat manusia sejak zaman Mesir kuno ini menjadi inspirasi nama kota di negara bagian Sarawak, Malaysia. Kuching (dengan ‘h’ ditengah kata) adalah ibukota Sarawak, Malaysia. Banyak versi tentang asal nama Kuching, seperti karena dahulu banyaknya Kucing di wilayah ini, sampai versi yang katanya Kuching berakar dari bahasa mandarin yang berarti pelabuhan. Apapun itu, yang pasti memang kota ini menjadkan hewan Kucing menjadi maskotnya.
       
      Buat kalian yang berencana mencari alternatif perjalanan baru di Malaysia, maka Kota Kuching dapat menjadi tujuan wisata kalian. Karena di Kota yang dilalui sungai Sarawak ini, menyediakan beragam objek wisata andalan yang sangat menarik. Tahun lalu (tepatnya April 2014) saya berkesempatan datang ke Kota ini. Namun, perjalanan yang saya pilih ialah dengan singgah sejenak di Pontianak, Kalbar. Tentunya kalian dapat menikmati sejenak Sang Kota Khatuliswa, sebelum berlanjut ke Kuching.
       
      Mari kita berangkat !
       
      Hari 1
       
      Pilih lah perjalan sepagi mungkin dari kota kalian menuju Pontianak. Tentu saja agar lebih puas berkeliling Pontianak. Harga tiket promo jika kalian menggunakan pesawat dari jakarta ialah sekitar Rp450.000-Rp700.000.
      Pukul 09.00 pagi kami sampai di Bandara Supadio, Pontianak. Sebelum hari makin siang, langsung saja menuju agen Bus Damri untuk membeli tiket Bus Malam Pontianak-Kuching. Agen penjualan tiketnya sendiri berada di Jl.Pahlawan No.226/3 (0561-744859) atau di Jl.Sultan Hamid (0561-7076849). Dari stasiun kalian bisa naik taksi untuk menuju kota yang berjarak sekitar 15 km dari bandara.
      Sesampainya di Agen Damri, silahkan langsung membeli tiket Bus Malam ke Kuching dengan biaya Rp200.000,- . Jadwal keberangkatan ialah jam 9 malam. Dan biasanya di kantor agen ini juga banyak taksi yang menawarkan diri untuk mengantar kalian ke Terminal nanti malam. Ya, karena Terminal sendiri berada pinggir kota, jadi akan sulit jika tidak menggunakan jasa mobil taksi seperti ini. Tarif yang mereka tawarkan sekitar Rp150.000/mobil dan silahkan tawar menawar  untuk mendapat kesepakatan harga. Taksi akan menjemput kita di agen ini sekitar jam 7 malam atau sesuai kesepakatan saja dimana bertemunya.
      Setelah tiket aman, kalian bisa mencoba mencoba mendatangi beberapa tempat wisata di Pontianak seperti Tugu Khatulistiwa dan Keraton Kadriah.
       
       
      Tugu Khatulistiwa (kiri) dan Keraton Kadriah (kanan)
      (sumber gambar : www.flickr.com dan www.haikudeck.com)
       
      Tugu Khatulistiwa sendiri berada di Jl. Khatuliswa. Disini terdapat museum khatulistiwa yang banyak membahas tentang garis imajiner bumi. Termasuk sejarah tugu khatulistiwa ini sendiri. Sekedar info, waktu terbaik datang kesini kabarnya ialah pada 21-23 maret atau 21-23 september, karena saat itu matahari tepat lurus diatas khatulistiwa alias tak ada bayangan di sini.
      Sedangkan Keraton Kadriah berada di jalan Tritura. Sekitar 9 km dari Tugu. Keraton ini menjadi saksi keberadaan kesultanan Pontianak dengan aristektur khas rumah adat Pontianak.
       
      Selepas berkeliling Pontianak, malam hari segeralah menuju Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) yang berada di Jl.Trans kalimantan.
       

      Terminal Bus Antar negara, Pontianak
       
      Sesampainya di terminal ini mungkin kalian sedikit kaget karena Terminalnya cukup besar untuk ukuran terminal, bahkan sudah mirip bandara. Fasilitasnya juga lengkap ditambah dengan kondisi yang tidak begitu crowded membuat kita cukup nyaman berada di terminal internasional ini.
       
      Pukul 21.00 bus pun berangkat, dan kalian bisa menikmati perjalanan malam ini dengan cara terbaik yaitu istirahat.
       
      Hari 2
       
      Ketika azan Subuh Berkumandang, kami sampai di Entikong yang menjadi Perbatasan Indonesia-Malaysia. Disini kalian akan diminta untuk turun dari bus dan mengantri di loket buat Cap Paspor. Ya... sedikit memakan waktu sih, karena antrian ternyata cukup panjang.
      Pukul 06.00 Bus kembali berangkat, dan langsung menuju Ke Kuching selama 2,5 jam kedepan.
      Sesampainya di Kuching, kalian akan di drop di Kuching Sentral. Terminal ini juga terkesan sangat modern. Disini kalian bisa bebersih karena toiletnya yang laik guna. Diterminal ini ada beragam loket Armada Bus jika kalian hendak melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di serawak, termasuk hingga ke Brunei. Dan ada juga money changer jika kebetulan belum sempat tukar uang ringgit dari indonesia.
       

      Kuching Sentral
       
      Keluar dari terminal, kalian akan menemui sebuah loket Taksi resmi. Pembayaran taksi semua diatur langsung di loket, jadi kalian tinggal sebutkan tujuan lengkap dan akan keluar tarif yang ada. Kebetulan kami menginap di Hostel Saramo di Jl.Abell, dan kami kena biaya RM30 (sekitar Rp105.000) untuk menuju hostelnya.
      Hostel ini kami pilih karena tarifnya yang murah dan dekat dengan Kuching waterfront. Untuk kamar double bed hanya seharga RM50/hari (sekitar Rp175.000,-), dengan fasilitas AC,TV, dan Wifi.
       

      Fasilitas di dalam kamar Hostel
       
      Setelah istirahat sejenak di Hostel, Pukul 13.00 Kami keluar untuk berkeliling kuching. Tujuan utama kami ialah Monumen Kuching / Cat Statue.
       
      1. Monumen Kuching
       
      Selama di Kuching, kalian akan menemui banyak kucing, namun hanya berupa patung-patung yang menghiasi sudut kota.
      Monumen Kuching yang berada di persimpangan Jalan Tunku Abdul Rahman menjadi Statue utama yang menjadi landmark kota ini. Lokasinya cukup dekat dari hostel kami. Monumen ini seperti melambangkan satu keluarga Kucing. Ayah, ibu, dan anak-anaknya. Nampak seperti keluarga bahagia. Namun mereka tidak ikut program KB kerana anaknya ada 7 (kalo gaksalah itung).
       

      Monument Kuching
      (sumber gambar : www.cuti.my)
       
      Lanjut kembali ke tujuan berikutnya. Kami lakukan semua trip hari ini dengan berjalan kaki, karena memang lokasinya tidak begitu berjauhan dan tentunya kalian dapat lebih menikmati beragam atraksi wisata disini.
       
      2. Pink Mosqe / Kuching City Mosque
       
      Kuching City Mosque ini merupakan masjid besar di Kuching, dan juga terkenal dengan sebutan Pink Mosque karena warna utama nya ialah merah muda. Sangat eyecatching dari kejauhan. Masjid yang didepannya ada pemakaman ini, berada di Jalan market. Untuk kalian yang Muslim, jangan sia-siakan untuk sholat di sini.
       

      Pink Mosque
      (sumber  gambar : www.slowtrav.com)
       
      Selepas ashar, kami melanjutkan perjalanan kaki kami kembali ke arah timur yaitu untuk menikmati Kuching waterfront. Ya... tentu saja untuk menikmati berjalan di pinggiran sungai seperti ini, sore hingga malam hari adalah waktu yang tepat.
       
      3. Kuching Waterfront
       
      Kuching waterfront layaknya seperti pusat wisata di sini. Bagaimana tidak, sepanjang sekitar 1 km pinggir sungai sarawak ini dijadikan jalur wisata yang tertata dengan baik. Terdapat pedagang seperti pedagang kaki lima di indonesia namun dalam versi rapi dan tertata. Mereka menjual beragam aksesoris untuk cindramata, pakaian, bahkan makanan/minuman. Mereka umumnya baru membuka lapak saat sore hingga tengah malam.
       
       
      waterfront
       
      Suasana waterfront ini semakin indah karena tepat disisi sebrangnya, terdapat bangunan Gedung Dewan Sarawak. Gedung berwarna emas ini menjadi latar yang sangat indah ketika kita bersantai di waterfront.
       

      Gedung dewan sarawak
       
      Lampu-lampu jalan dan bangunan mulai menyala, yang artinya malam menjemput. Suasana waterfront pun akan semakin semarak dengan lampu-lampu nya dan mulai ramai dengan pengunjung. Begitupun Gedung Dewan Serawak yang terang menyala semakin menambah semarak suasana malam Kota Kuching.
       

       
      Suasana Malam waterfront
      (sumber  gambar : isadora)
       
      Untuk makan malam, kami memilih untuk meyebrangi sungai Sarawak ke Foodcourt yang ada di sebrang waterfront. Untuk menyebrang, kalian cukup membayar 5 sen saja untuk naik perahu per sekali jalan. Dalam waktu satu menit kita sudah sampai di sisi lain tepi sungai sarawak.
       

      Perahu Sungai sarawak
       
      4. Foodcourt Tepi Sungai
       
      Foodcourt ini pun menjadi penunjang konsep waterfront Kota kuching, karea lokasinya juga persis di tepi sungai. Dari sini, kalian bisa melihat pemandangan gedung-gedung bertingkat di Pusat kota Kuching.
       
      Di foodcourt ini, kalian akan menemui beragam counter makanan yang menjual beragam jenis makanan. Dari yang khas malaysia, hingga menu-menu dari bermacam negara, termasuk indonesia seperti mie kocok bandung.
      Harganya pun standar seperti harga foodcourt di mal mal indonesia, jadi jangan khawatir dengan biaya makan disini.

      Food court
      (sumber gambar : www.syarliz.blogspot.com)
       
      Sudah puas dan kenyang, kami pun kembali naik perahu dan berjalan kaki lagi menuju Hostel untuk beristirahat.
       
      Hari 3
       
                  Hari ketiga dapat kalian manfaatkan untuk menjelajahi kuching lebih dalam. Tujuan wisata utama kami di hari ketiga ini ialah Cat Museum. Tapi, ssebelum menuju sana, kami manfaatkan untuk singgah dulu ke Fort Margherita.
       
      Menuju Fort Magherita pukul 09.00, kami kembali menyebrang dengan perahu, karena benteng ini memang berada disisi utara Sungai sarawak. Selepas dari perahu, kalian akan berjalan kaki kearah barat sekitar setengah jam melalui jalan-jalan kecil perumahan.
       
      5. Fort Margherita
       
      Benteng yang dibangun tahun 1879 ini berada persis di timur Gedung Dewan. Lokasinya yang cukup terpencil, menjadikan benteng ini tidak banyak dikunjungi wisatawan. Selain itu memang benteng ini tidak begitu besar, dan tidak begitu banyak aktivitas yang bisa dilakukan selain untuk memuaskan hasrat berfoto ria.
       

      Fort Marghareta
      (sumber gambar : www.placeandsee.com)
       
       
      Perjalanan pun kami lanjutkan dengan harapan segera bertemu dengan jalan raya untuk mencari taksi. Namun ternyata cukup jauh jika berjalan kaki dari benteng ke jalan raya, sekitar 1,5 km. Jadi jika kalian tidak berminat berjalan kaki seperti kami, maka saya sarankan untuk menelpon taksi terlebih dahulu agar dijemput di Fort Margherita.
       
      Hampir setengah jam berjalan, sampailah kami di Sarawak State Government. Disini kami minta bantuan security untuk menelponkan kami taksi. Untungnya securitynya juga baik hati dan dengan senang hati mencarikan kami taksi.
      Setelah menanti,  taksi pun datang, dan membawaka kami ke Cat Museum dengan kesepekatan harga hanya RM20, cukup murah apalagi karena bisa share biaya sama teman trip.
       
      6. Cat Museum
       
      Muzium Kucing berada di atas perbukitan, sehingga kalian bisa melihat lanskap kota dari atas museum ini.
       

      Gedung Cat Museum
      (sumber gambar : www.comesarawak.blogspot.com)
       
      Tiket masuk nya GRATIS.. yakin? Hm... ternyata gak juga sih, karena jika kita bawa kamera hp kedalam maka kita kena biaya RM2, Camdig RM3, dan RM5 buat SLR . jadi ya tetep bayar itungannya karena kan sayang banget kalo masuk tapi gak foto-foto.
       
      Didalam Cat Museum ini jangan bayangkan ada kucing hidup kayak di pet shop. Museum ini berisi beragam hal tentang kucing seperti patung, lukisan, pernak pernik, dan beragam kisah dan sejarah kucing. Emang menarik? Bagi saya museum ini cukup menarik karena banyak hal baru yang akan kalian temui tentang kucing, apalagi setiap sisi dapat kalian manfaatkan untuk berselfie ria.
       

      Salah satu ruang di Museum Kucing
      (sumber gambar : www.sarawak.attractionmalaysia.com)
       
       
      Tak terasa, ternyata hampir 2 jam kami keliling museum ini. Selepas membeli oleh-oleh baju dan pernak pernik kucing yang dijual di museum ini, kami pun kembali ke Pusat kota. Lagi-lagi minta tolong security untuk menelpon taksi. Dan tujuan kami berikutnya ialah kawasan China Town
       
      7. China Town
       
      Selalu ada China town di kota-kota besar, termasuk Kuching yang multietnis ini. China Town di kota ini tidak begitu besar, namun cukup menjadi daya tarik wisata jika kalian berkesempatan datang ke Kuching.
       

      China Town
       
      Siang hari, kami putuskan untuk berkeliling Kuching dengan berjalan kaki kembali untuk menikmati bangunan-bangunan khas disini. Kotanya yang  kecil dan nyaman membuat kalian tak akan begitu lelah untuk berjalan kaki, apalagi objek wisata nya cukup berdekatan, seperti Klenteng Tua pek kong dan Chinesse History Museum.
       

      klenteng Tua pek kong
      (sumber gambar : www.sarawaktourism.com)
       
      8. Main Bazar
       
      Menjelang sore, kami sempatkan untuk mengunjungi Main bazar yang berada di sebrang jalan dari waterfront. Disini kalian bisa berbelanja souvenir khas sarawak. Selain itu terdapat juga kue khas Kek Lapis, atau kita biasa kenal dengan kue lapis.
       

      Main bazar
      (sumber gambar : www.airasia.com)
                 
      Malam hari terakhir di Kuching kami mencari tempat makan. Salah satu yang cukup terkenal ialah Top Spot Foodcourt. Foodcourt yang berada di atas gedung bertingkat ini, menjual beragam seafood yang menjadi andalannya. Namun dari segi biaya, dapat dikatakan cukup memasang harga yang tinggi disini. Jadi tidak disarankan untuk kalian yang mau berhemat. Tapi jangan khawatir, sebagaimana ibukota, untuk urusan makan malam, kalian tidak akan sulit mencarinya. Cobalah berkeliling main bazar dan sekitarnya, maka kalian tingal pilih rumah makan yang sesuai selera dan budget pastinya.
       
      Setelah perut terisi, kalian dapat manfaatkan sisa perjalanan dengan mengeskplor suasana malam Kota Kuching. Bangunan-bangunan tua disepanjang jalan dapat menjadi objek foto yang menarik karena sudah di tata dengan pencahayaan yang menarik.
       

      Old Court House
      (sumber gambar : isadora)
       
       
      Hari 4
       
                  Dihari terakhir di Kota Kuching ini, ada beberapa pilihan untuk kalian kembali ke tanah air. Seperti yang kami lakukan adalah mengambil penerbangan pagi tapi tidak langsung ke jakarta, melainkan ke Kuala Lumpur terlebih dahulu. Penerbangan ke Jakarta memang harus transit ke KLIA, dan untuk itulah kami memilih untuk memisahkan penerbangan. Penerbangan pagi jam 7 kami ambil agar jam 9 sudah sampai ke KL dan bisa berkeliling di KL hingga malam. Dan malam kalian bisa kembali ke Jakarta.
      Alternatif lain ialah kembali menggunakan bus pagi ke Pontianak. Atau jika memang tidak memiliki waktu, silahkan pilih penerbangan ke Jakarta dengan transit singkat di KLIA.
       

      Kuching Int Airport
      (sumber gambar : www.etawau.com)
       
       
      Begitulah Field report saya selama di Kuching, sebuah Kota yang sangat sesuai untuk kalian yang ingin menenangkan pikiran dari keriuhan kota besar seperti Jakarta.
      Happy Traveling !
    • By syahrulsiregar
      Persiapan
      Tiket
       
      Nah sebetulnya tiket dari GATF ini udah beli duluan sebelum insiden dibeliin tiket buat trip ke Sapporo kemarin. Alhamdulillah dapetnya open jaw tiket, masuk dari Tokyo keluar di Osaka. Karena kemaren udah kedinginan selama trip, kali ini berdoa supaya agak lebih anget dan sempet liat Sakura di hari2 terakhir d OSAKA karena tripnya masih maret 2-11.
      Udah sempet googling rute kereta dan memutuskan ga perlu beli JR pass karena perjalanan bakal searah pulang. Jadwal sakura dan bunga2 lain juga dipantau, plus cuaca dan suhu udara pastinya. Untuk liburan kali ini ga terlalu ambisius, jadi lebih santai dan ga padet.
      Gw pake willer untuk perjalanan dari Tokyo ke Kyoto, kebetulan lg diskon untuk kursi yang supergede. Jadi bisa hemat hotel semalem.
      Tiket USJ dan Disneysea juga udah dibeli di HIS, kebetulan deket kantor ada cabangnya.
      Beli Kansai pass buat selama di Kyoto dan Osaka.
      Pakaian
       
      Karena suhu diperkirakan masih aman rata-rata di 3 kota itu 10-15 derajat jadi kayaknya ga seheboh ke Sapporo yah. Tapi setelah ngobrol sama temen yang disana katanya suhu sih bisa segitu, tapi anginnya bisa nusuk banget, yang akhir nya membuat gw bawa semua perlengkapan ke Sapporo kemaren. Ternyata terbukti, pas disana, semuanya gw pake. Capek juga anginnya nusuk banget.
      Wifi
       
      Kalo Wifi gw pake Global Advance Communication total JPY6000 untuk 10 hari termasuk tax dan delivery. Dianter langsung ke kantor pos bandara. Tinggal ambil, dan balikin di kotak pos manapun. Jadi ga masalah walaupun ambilnya di Haneda dan balikin di Kansai. http://globaladvancedcomm.com/
      Penginapan
       
      Tokyo: Hostel Imano Tokyo Shinjuku.
      Hostel baru buka banget jadi masih bersih dan diskon pastinya. Memutuskan nginep di Shinjuku karena pengen jalan2 malem dan Shinjuku salah satu yang tetep rame walau udah malem.
      Kyoto: Piece hostel Kyoto
      Hostel terkenal di kalangan backpacker. Cuma beberapa menit dari stasiun Kyoto.
      Osaka: J-hoppers Osaka
       
       
      Apalagi yah, mmhh.. udah agak lama jadi udah gaak lupa juga…  nanti kalo ada pertanyaan, silakan di comment aja yah…
      Day1: CGK – HND
      Dapet flight malem (GA874) dan direct ke HND jadi pulang kantor masih sempet pulang bebersih dan berangkat ke bandara. Pesawat agak kosong. Mungkin karena belom peak season karena peralihan musim. Salju udah ngga ada, sakura belum mekar. Alhamdulillah bisa selonjoran dan minta snacknya yang semacam wrap gitu 2 biji. Bisa tidur nyenyak banget sampe dibangunin 2 jam sebelum landing, sarapan dibagikan.

       
       
      Day2: HND – Kawaguchiko
      Mendarat dengan lancer dan aman di HND. Imigrasi agak ramai, kayaknya peak hour ya mendarat jam 8an waktu sana. Karena udah pernah pake waiver waktu ke jepang sebelumnya jadi lebih tenang deh. Cuma ditanya mau ngapain, berapa lama, nginep dimana sama bakal keluar dari mana, trus langsung dicap deh. Oiya setelah lolos imigrasi, langsung menuju kantor pos buat ambil WIFI.
      Karena udah dapet sarapan di pesawat, langsung ngacir ke Shinjuku buat naik Highway Bus ke Kawaguchiko. Milih naik bus karena tinggal duduk dan ga ribet ganti2 kereta. Dari stasiun Shinjuku lumayan susah nyari si terminal karena kalo ngebayangin terminal ya keluarnya terminal kampong rambutan dll yah. Ternyata lebih kayak shuttle travel bandung cuman ini bus gitu. Letaknya agak di belakang gedung2 dan banyak toko2 elektronik. Jadi musti spare waktu lumayan sih karena stasiunnya juga kan gede banget.

       
       
      Nah karena kelamaan di jalan dan cari lokasinya, akhirnya dapet bus yang agak siangan sedangkan ga berencana nginep di kawaguchiko, jadi waktu explore kawaguchikonya berkurang deh. Sambil nunggu buka HP cek google maps di sekitar situ ada apa aja. Eh akhirnya nyamper taman2 deket situ. Dan ternyata deket sama gedung Tokyo Metropolitan Government Buliding yang atasnya bisa liat Tokyo dari ketinggian. Tapi ga sempet naik jadi cuma liat2 sekitarnya aja.

       

       
      Sempet beli kopi trus jalan ke taman. pas disana ada yang lg latian biola. aslik, angin sepoi2 sejuk, matahari anget, gemerisik daun, biola, sama kesendirian. pas banget.. (buat bunuh diri).

      30 menit sebelum schedule balik ke terminal dan naik pas waktunya. Busnya anget (penting!). Oiya ada kejadian lucu waktu naik bis ini. Jadi kan gw solo trip nih (I know, sad, right!) kebetulan kursi bisnya 2-2 gitu. Pas gw duduk, gw liat ada couple gitu naik, ternyata mereka kepisah duduknya. Yang cowok sebelahan ama kakek2, yang cewek sebelahan ama gw. Agar supaya ga nambah kesenduan perjalanan bis ini, dan supaya ada lope2 di udara sepanjang perjalanan nanti, gw tawarin buat tukeran ama si cowok. *im good, thank you*
       

       
      Oiya di luar suhunya sih 12C tapi anginnya lebih dingin lagi (ga kebayang suhu perasaan gw yah). Sepanjang perjalanan ketiduran. *pelor*. Kebangun pas udah deket dan orang2 heboh bediri motion si fuji. Alhamdulillah ga mendung jadi bisa liat Gunung Fuji dengan sangat jelas. Akhirnya turun di stasiun kawaguchiko. Dan anginnya super dingin. Sempet menggigil dan gemeretak gigi gw.
       

       
      Seperti yang udah banyak ditulis yah jadi busnya ada 2 jalur, yang merah dan hijau. Tapi karena gw ga punya terlalu banyak waktu, jadi memutuskan jalur yang lebih pendek. Kalo ga salah yang merah deh. Ikutan keliling si bus. Sempet turun di beberapa halte buat jalan2. Sepertinya emang bukan waktu yang tepat buat liburan yah, secara pemandangan memang lagi aneh. Belum semi banget tapi udah ga salju. Tapi enaknya kawaguchiko jadi sepi banget. Dan gunung Fujinya tampak jelas.
       


       
      Setelah keliling-keliling ga berasa udah mau malem, dan karena makin sepi, akhirnya memutuskan buat balik aja ke stasiun sambil nunggu bus terakhir ke Tokyo. Anginnya makin dingin dan stasiun makin sepi. Aslik serem banget di jalan kayak ga ada orang sama sekali, gelap, lalu kebayang hantu2 jepang di film2.
      Pas waktunya, si bus datang dan membawa kita balik ke Tokyo. Sampe Tokyo (Shinjuku) langsung jalan kaki ke penginapan Imano Tokyo, hostel baru buka banget waktu itu. Check in dan istirahat karena besok pagi rencana seharian ke Disneysea.
       
       
      Bersambung... ke 
       

    • By Gulali56
      Showa Memorial Park atau Showa Kinen Koen adalah taman yang terletak di kota Tachikawa sekitar sejam dari kota Tokyo. Taman ini dibangun tahun 1983 untuk menghormati 50tahun masa kekaisaran Showa atau Kaisar Hirohito. Taman ini sangat luas, yaitu sekitar 160hektar yang terdiri dari berbagai macam fasilitas olahraga, wahana permainan air, ruang alam terbuka, museum dan danau.
      Taman ini salah satu spot untuk menikmati sakura di musim semi, menikmati keindahan dedaunan menguning di musim gugur maupun winter illumination di musim salju .Untuk musim panas, ada tambahan wahana permainan Rainbow pool dengan tambahan biaya masuk.

      Taman ini memiliki beberapa pintu masuk, gerbang yang paling mudah diakses transportasi publik adalah gerbang Nishi-Tachikawa yang memiliki direct access ke pintu station Nishi-Tachikawa (JR Chuo Line) . Dan gerbang Tachikawa yang dapat diakses dengan 20menit jalan kaki dari Tachikawa Station. Gerbang yang kedua ini lebih populer karena memiliki view air mancur yang cantik.

      Berhubung saya kemari untuk memenuhi bucket list bersepeda di luar negeri (lebay alay) yang selalu gagal karena entah temen barengan gak bisa naik sepeda ataupun pas pergi sendiri saya nya gak pede sepedaan sendirian . Jadilah saya ke Nishi-Tachikawa gate untuk menghemat energi untuk jalan kaki , karena gerbang ini dekat dengan penyewaan sepeda.

      Biaya masuk taman untuk dewasa adalah 410yen, anak dibawah 15thn : 80yen dan orang tua 210yen. Yang harus beli di semacam loket atm.
      Ini view dari Nishi-Tachikawa gate:


       
      Harga sewa sepeda di sini:
      Usia dibawah 16thn : sewa seharian 310yen, sewa 3jam 260yen dengan overtime 30yen/30menit
      Usia 16thn keatas: sewa seharian 520yen, sewa 3jam 410yen dengan overtime 70yen/30menit.

      Saya dan teman saya memilih sewa 3jam sebesar 410yen. Waktu 3jam disini cukup untuk bersepeda santai mengelilingi taman, foto spot di beberapa tempat, makan siang dan balik lagi ke spot awal. Tapi kalau memang bawa anak kecil , saya sarankan ambil yang sewa seharian, karena sayang banget tidak menikmati area bermain khusus anak yang sudah termasuk di biaya masuk taman. Untuk anak batita yang masih muat di kursi boncengan khusus anak kecil disini tidak ada tambahan biaya.
      Cara beli tiket nya menggunakan vending machine tapi jangan kuatir ada keterangan bahasa inggris nya walau minim. Saya klik tombol biru muda 820 yen (2tiket adult for rent up to 3hr) lalu masukan uang yang diminta. 
      Setelah beli tiket , kita bisa memilih berbagai jenis sepeda. Kasi tiket nya ke paman2 penjaga sepeda yang cuma bisa Inggris "3hour back here, 3hour back here".
       


      (oiya yang sepeda tandem ini berarti sewanya untuk 2orang dewasa, misal 2x410yen utk sewa 3jam)
      Saya pilih sepeda balap yang ada speed gear nya jadi bisa mengontrol berat ringan kayuhan. Semua sepeda ada keranjang sepedanya jadi bisa taro barang bawaan disitu.
      Yang unik dari sepeda disini, sudah ada built in gembok nya. Kunci bisa ditarik kalau posisi penguncinya sudah benar. Dan dikunci ada nomer sepeda yang juga tertempel di bagian keranjang sepeda in case lupa sepedanya yang mana.

      Di taman ini, aman buat yang rada oleng kalau bersepeda (kyk saya makanya pas di Amsterdam gak pede sewa sepeda), karena selain jalur nya khusus sepeda, arahnya pun searah. Tapi tetep sih harus hati-hati, apalagi ketemu turis yang berhenti seenak udel demi berfoto di spot kece atau ber-boomerang dulu di instastory (a.k.a saya dan teman saya).

      Berhubung jalur khusus sepeda (dan malas buka peta), terkadang kita jadi tidak tahu berada dimana, karena view pejalan kaki beda. Kunci nya harus 'aware' tiap kali ada spot parkir sepeda, artinya dibalik jalan itu ada objek wisata tertentu.

       
      Di dalam taman ini banyak food stall, minimarket  maupun vending machine di spot-spot tertentu,jadi jangan takut kelaparan pas meng-explore taman ini,  tapi kalau mau irit mending bawa bekal dan duduk-duduk dibangku taman ataupun berpiknik ria dilapangan rumput nya.




      (churros seharga 300yen) ~ pecinta churros 


      (yang gundukan putih ini semacam bounce ball gitu bahannya, sebenarnya khusus buat anak kecil tapi biasanya org dewasa ikutan naik untuk ngejagain batita nya) ada satu area bisa utk anak usia sd.


      (ala-ala Machu Pitcchu)

      (track sepeda )

      (yang merah itu plosotan , orang dewasa juga muat)
       
      Sekian hasil bersepeda 3jam di Showa Memorial Park. Gegara belagu gak pake jaket, malamnya saya masuk angin dan besoknya cuma muter2 sekitar hostel... 
      Jadi be prepare ya kalau berencana bersepeda disini.
      Saya jadi kangen pengen balik lagi habis nulis artikel ini. 
       
      Showa Memorial Park
      Address: 3173, Midoricho,Tachikawa-shi
      Open: 9:30 to 17:00 (March to October) , 9:30 to 18:00 (weekends and holidays between April and September) ,9:30 to 16:30 (November to February).
      Closed: December 31, January 1 and the 4th Monday of February and the following day
      Access: 20 min. walk from JR Tachikawa Station to the Tachikawa Gate. 0 min from JR Nishi-Tachikawa Station to Nishi-Tachikawa Gate.
      Admission: adult 410yen. Children: 80yen
      Website: http://www.showakinen-koen.jp/guide-english/facility-english/
       
       


    • By Gulali56
      Festival Tori no Ichi adalah festival yang dirayakan oleh rakyat Jepang setiap bulan November untuk mendoakan kesejahteraan dan keberuntungan untuk tahun depan. Biasanya dalam setahun, festival ini dirayakan 2 atau 3 kali berdasarkan perhitungan kalender China (tori = ayam). Untuk tahun 2017, Tori no Ichi jatuh pada tanggal 6, 18 dan 30 November.
      Di Tokyo sendiri, ada beberapa lokasi shrine dan temple yang cukup ramai merayakan festival ini. Yang paling ramai terletak di area Asakusa dan Shinjuku.
      Kebetulan tanggal 18 November 2017 kemarin saya menginap di Asakusa, sehingga dapat menikmati keramaian festival ini yang hanya beberapa menit dari lokasi hostel saya menginap.
      Parade di Asakusa sendiri mulai dari depan hotel Richmond yang bersebelahan dengan Don Quijote di Asakusa, bukan parade yang besar. Tapi cukup menarik di lihat. Parade nya dimulai tepat jam 11.45 sesuai jadwal yang ditempel di poster-poster.




      Selesai mengabadikan parade. Saya pun berjalan kaki menuju 2 lokasi Tori no Ichi di Asakusa, yang hanya berjarak 1.5km dari Don Quijote.
       
      1. Ootori Shrine | 鷲神社
      Address: 3-18-7 Senzoku, Taito, Tokyo
      Access: 15 min. walk from Tawaramachi Station on the Tokyo Metro Ginza Line, 7 min. walk from Iriya Station on the Tokyo Metro Hibiya Line

       
      2. Chokoku-ji Temple | 長国寺
      Address: 3-19-16 Senzoku, Taito, Tokyo
      Access: 10 min. walk from Iriya Station or Minowa Station on the Tokyo Metro Hibiya line

      Berdasarkan google maps seperti ini.

      Tidak susah mencari kedua lokasi yang merayakan festival ini, karena disekitar temple dan shrine akan digelar para penjual makanan, snack, dan permainan tradisional dan semakin dekat temple/shrine akan banyak kumpulan penjual Kumade.



      Inilah yang namanya Kumade, yang paling khas dari festival Tori no Ichi.

      Semacam jimat dari dekorasi bamboo untuk menarik keberuntungan dan kesejahteraan kita ditahun depan. Harganya dimulai dari 1,000 yen untuk ukuran sekecil tangan. Dan yang paling heboh bisa mencapai harga jutaan yen.  Kumade sendiri biasanya didekor sedemikian rupa dengan symbol-simbol penarik keberuntungan seperti Maneki neko (si kucing pembawa keberuntungan), Koban (koin oval emas), karung beras, topeng wanita yang melambangkan kebahagiaan dan kemakmuran, warna-warna terang dan kuning yang artinya pembawa keuntungan untuk bisnis, dll . Karena Kumade ini adalah buatan tangan, setiap penjual memiliki design yang berbeda-beda .

      Tradisi nya, setiap tahun orang-orang akan mengembalikan Kumade tahun lalu ke temple/shrine dan membeli Kumade baru untuk tahun depan. Dan tradisinya, Kumade yang baru harus lebih besar dan lebih mahal dari Kumade sebelumnya. Niscaya semakin besar Kumade nya, semakin besar keberuntungan yang didapat. Karena nya kalau mau ikutan beli, belilah dari yang kecil sehingga tahun depan bisa beli yang sedikit lebih besar dan begitu seterusnya.

      Salah satu yang menarik perhatian dalam membeli Kumade adalah Tejime. Yaitu ritual para penjual bertepuk tangan dan berseru-seru setiap kali Kumade terjual. Si pembeli pun ikutan bertepuk tangan mengikuti si penjual.  Ritual ini menandakan  Kumade telah sah dibeli dan diharapkan mendatangkan keberuntungan di tahun depan.
      Ketika pulang, Kumade pun harus dibawa menghadap ke depan agar semua keberuntungan ‘nempel’ ke si empunya Kumade.
      Puas mengitari shrine dan temple di Asakusa, saya pun mencoba ke lokasi berikutnya yaitu di Shinjuku.
      Shinjuku Hanazono Shrine | 花園神社
      Address: 5-17-3 Shinjuku, Tokyo
      Access: 3 min. walk from exit E2 of Shinjuku-sanchome Station on the Tokyo Metro Marunouchi and Fukutoshin lines or the Toei Shinjuku line. 7 min. walk from Shinjuku Station on the JR, Odakyu and Keio lines.


      Kalau saya perhatikan, Shinjuku ini lebih banyak pengunjung western nya. Dari segi besarnya shrine dan antrian orang-orang yang berdoa , lebih banyakan di Shinjuku ini. Hebatnya orang Jepang, antriannya sangat tertib dan dibantu oleh petugas yang memberhentikan antrian setiap kali antrian berada di perempatan jalan, baik jalan raya maupun jalan orang lalu lalang. Antrian ini bisa ber blok blok lho saking panjangnya.
      Tetapi kalau saya pribadi lebih suka jalan-jalan di shrine dan temple seputaran Asakusa, harga makanan pun lebih murah. Untuk waktu nya. Festival ini dimulai dari tengah malam sampai satu harian penuh. Antara siang dan malam, terus terang atmosfer nya beda-beda. Kalau malam, lampion di shrine dan temple akan menyala sehingga suasana semakin meriah. Berhubung (lagi2) kamera HP saya made in Taiwan pabrikan indo, tidak ada sinar matahari ya semakin challenge mengabadikannya. Jadi saya lebih prefer mendatangi festival ini disiang hari.
       
    • By Rawoniste
      Tanggal 20 Oktober kemaren saya explore sekitaran Banyuwangi. Tujuan utama snorkling di pulau menjangan. Gara2 baca FR nya mbak Ika, Saya jadi semangat. Tidak bisa berenang bukan alasan untuk tidak mencoba kan ? Hahahaha. Ini pertama kalinya saya mencoba snorkeling jadi ngeri2 sedap .
      Perjalanan Naik kereta api Hari kamis sore nyampe di statsiun Gubeng jam 6 pagi. Karena Jemputan ke Banyuwangi jam 11 malam, Saya exploration Surabaya dulu. Saya pun berangkat ke Pantai Kenjeran Naik Grab . Ternyata ini tempat sudah hilang pamor bersaing dengan tempat wisata lainnya. Padahal kalo saya bayangkan ketika habis di bangun, pastinya ramai sekali. Karena difasilitasi dgn baik oleh pengembang. Pantai nya emng tidak Ada indah2nya . Saya pun mulai menjelajah sudut2nya. Panasnya udara Surabaya tidak menyurutkan Saya untuk jalan2 disini. Cukup supprise jg, ternyata banyak kelenteng Dan bangunan nuansa china disini. Masih terawat Dan Masih dipake buat sembahyang . 
      Ada patung dewi kwan in persis di bibir pantai, tapi harus masuk kelenteng dulu. 
      Ada patung dewa china 4 muka, Ada jg bangunan gede yang seperti Pagoda (Saya jadi ingat, ini bangunan tempat menyekap siluman ular putih di film white snake ) 
      Lapaaar..... clingak clinguk sepanjang jalan banyak yg jusl Lontong kupang .Apaan itu ? Saya pun mendekat. Oh ternyata itu lontong yg diguyur dgn kuah butek kupang cilik (kerang) lumayan lah cuma 8k, sayapun pesen lontong balap jg 10k, sate kerang 8K
      Ada Atlantis land yang sepertinya tutup, jg Ada komplek waterboom yg sepertinya lagi renovasi jg. 
      Teman saya ngebet renang, geser sedikit ketemu kenjeran water park. Tiket cuma 10k 
      Cape main disini, Saya pun pesan grab lagi untuk pulang ke penginapan.  Karena hanya transit doang, Saya pun nyari yang semurah2 mungkin sekedar buat istirahat Dan Mandi sejenak  hahaha. Tidak salah transit di Loxy Inn jln Embong Kenongo. Karena meskipun murah cuma 135k kamar nya bersih, tidak kecium bau2. Kamar Mandi share tapi bersih Dan tidak bau jg. Free wifi Dan free kopi/teh sepuasnya . Ada dapur jg yg bisa dipake . Deket dengan Tunjungan Plaza tinggal jalan saja. 
      Mandi, istirahat sejenak, pesen go food karena udah males gerak lagi, jam 10 malam Saya cabut ke statsiun Gubeng sebagai titik mepo 
      Selama perjalanan Saya tidur saja di jok belakang , jauh jg surabaya-banyuwangi itu. Kurleb 7 jam 
      Itin nya ternyata tdk sesuai jadwal, tapi bodo amat karena cuma ngerubah kunjungan saja. 
      Kunjungan pertama adalah Taman Nasional Baluran Savanna Bekol. Keren kalo di kunjungi di musim kemarau karena rumput kering nya itu serasa afrika sekali. Ya disini bisa puas2in poto bagi penggemar selfie, tidak Ada yg bisa di explore lebih jauh Demi keamanan. Konon suka Ada macan jg. Cukup keren view nya !! 
      Disini disediakan pondok penginapan jg. 
      Ada yang unik dari Baluran ini, ketika di perjalanan yang sepanjang jalan kering kerontang,Ada spot yang sangat kontras ! Semua tumbuhan Dan pohon disana hijau lebat .hah ? Katanya dibawah tanah Ada aliran sungainya. Mini hutan inj disebut evergreen. Kalo dipoto via drone bakal kliatan kontras nya. 
      Puas poto2 disini Saya menuju ke watu dodol. Tempat untuk menyebrang ke pulau menjangan tsb. Horeeee...
      Kesiangan jg sebenarnya, karena jam 12an baru snorkling nya. Kebayang Kan panas nya. Tapi siapa takut semua pada semangat. Oles sunblock tebal2 tapi tetep hasilnya gosong hahahaha. 
      Byurrr...... Karena pemula Dan tidak bisa renang jg meskipun pake pelampung, Saya tidak bisa leluasa . Cuma "nangkuban" saja gak sampe nyelam. Mungkin suatu saat nanti saja dah . Kitapun pindah2 spot , Ada spot yg cukup ngeri karena ombaknya lumayan gede. Saya tidak berani turun .
      Puas snorkeling, Kita merapat ke pulau menjangan nga. Makan Siang disana. Dan tampak menjangan2 kluyuran bahkan Ada yang main di Pantai segala.
      Mari pulang..... Menjelang sore angin Makin kenceng Dan OMG ombak nya mulai gede. Sampe pada basah kuyup semuanya "disapu" ombak 
      Abis bersih2, istirahat .... Yey makan lagi! Entah kenapa selama trip in Saya males bgt buat makan, bawa cemilan dari rumah 90% dihabisin teman saya. Tapi beruntung sehat2 saja. 
      Jam 7an, Kitapun menuju penginepan . Diperjalanan guide ngajak berkunjung ke festival coffin Osing Kemiren, Saya ok saja karena percuma tidur jg, soalnya jam 11 malam udah harus bangun untuk hiking ke gunung ijen. 
      Berada di pinggiran ini festival rame sekali dgn pengunjung , Desa Osing dijadikan desa wisata budaya. Meskipun tidak sekeren desa penglipuran di Bali. Tapi jejak rumah traditional nya masih ada dempetan dgn rumah modern. 
      Peran serta masyarakat sangat tinggi, mereka gelar tikar, kursi Dan meja dikeluarkan sbg tempat nongkrong pengunjung. Kita tinggal nyari tempat kosong, duduk2 Dan tadaaaa..... Makanan langsung di sediakan tentunya kopi jg. Semuanya gratis. Saya cukup kaget jg waktu lihat cemilan2nya itu, lha di Bandung jg banyak yg seperti itu, Mana yg ciri khas nya ? Tidak Ada sama sekali! Cuma beda nama saja x yah. Ada lepeut,ciu,tape ketan,Dan yg gak saya tau namanya. Tapi semuanya tidak asing. Barulah tour leader Saya nyeletuk konon dulu Raja Pajajaran "menaklukan" wilayah ini , jadi budaya sundanya emng kental . Termasuk pakaian jg, emak2 msh Ada yg pake kebaya, laki2 pake pangsi hitam . Oh begitu.... 
      Beres ngopi gratis kita cabut penginapan Dan akan di jemput jam 11:30 .
      Lumayan lah tidur sejam sampe stel alarm 
      Di Mobil Saya berusaha lanjut tidur lagi, tapi ya begitulah 
      Nyampe Paltuding sbg titip pertama pendakian, udah rame banget Kaya pasar malam. Loket baru dibuka jam 2 malam. Jadi tidak boleh ada yg masuk termasuk para penambang belerang jg. 
      Minum teh hangat dulu, ke toliet dulu yg antriannya bikin kebabayan hahahaha.
      Hayuuu nanjak! 
      Eh buseet dari spot awal langsung nanjakkkkk tidak Ada yang datar samasekali. Ini baru ngeh kalo pas turun. Karena suasana gelap waktu naik Secara jam 2an hiking nya jadi tidak begitu nyata.(untung nya nanjak gel2an) 
      Jalannya lebarr Mobil jg bisa masuk udah seperti jalan raya saja, cuma tidak beraspal . Sepanjang jalan banyak yang nawarin ojek angkut , bkn ojek yg sebenarnya itu gerobak yg di dorong. Gak tau bayar berapa karena ada jg yg tidak kuat nanjak yg pada ahirnya Naik ojek tsb. Hiking kurleb 2 jam sampe lah pada ujung kawah, Saya pun turun ke bibir kawah tempat si api biru tersebut. Banyak yang urung turun karena mereka mikir naiknya gimana , takut tidak kuat . Jalan curam berbatu2, desekan Dan papasan jg dgn penambang belerang. Harus hati2 ! Yey ahirnya bisa lihat blue fire jg, rada kurang bagus karena tebalnya asap belerang mengaburkan warna birunya. Puas memandang blue fire, Saya pun cabut. Berangsur2 terang padahal baru jam 4an subuh tanpak birunya kawah samar2. (Kirain tdk Ada danau kawah nya) Saya pun ahirnya nunggu sampe terang buat take poto. 
      Kameran HP tidak berkutik ngambil gambar blue fire hahahaha. Biarin lah yang penting bisa lihat dgn Mata kepala sendiri. 
      Puas poto2 Saya pun turun buat pulang.
      Nyampe penginepan bersih2, packing Dan akan dijemput jam 10an. 
      Nyampe Surabaya jam 8an malam, Saya pun balik pengiepan loxy inn lagi . Pesen go food .... Tidur pulas banget. 
      Bangun tidur nyari sarapan, googling yg deket bubur 3 rasa, eh pas didatangin bubur nya Blum ready, pesen telor jg tdk Ada. Serius nig yg jualan ? 
      Karena jam kepulangan KA jam 7 malam, udah males jg keluyuran di luar yang panasnya bikin meleleh. Kita ngeMall saja di Tunjungan. Backpac Dan dus2 oleh2 dititip dulu di penginapan. Gede jg yah Tunjungan Plaza yang sekarang. Terakhir kesini Masih kecil. Karena Jalan di mall jg tetep kringetan, ahirnya ngadem saja di XXI nonton film Geostrom . Baru jam 3an ngapain lagi yah, pas jalan liat resto TaWan Dan yg kebayang Bubur nya itu. Kitapun mampir situ cuma pesen bubur 1 mangkok di bagi 2 plus teh doang Hahahahaha,  soalnya antara lapar ato ngak, numpag nongkrong doang sampe jam 5. 











    • By val_3373
      Hi Jalan2ers
       
      Kali ini ingin membagikan sedikit pengalaman sewaktu jalan2 ke Eropa bulan July 2017 kemaren, kalau dibuat dalam 1 FR puanjang banget deh hahahahaha karena aku pergi selama 21 hari..... Jadi kali ini aku ingin membagikan pengalaman saat ke Itali. Saat bicara tentang Itali, yang muncul pasti Roma, Venezia(Venice), Milan, Pisa tapi kali ini aku ngga akan membahas kota2 tersebut walaupun aku juga pergi ke sana. Aku ingin membagikan pengalamabn pada saat berkunjung ke Cinque Terre. Ada yang sudah pernah mendengar nama Cinque terre?
      Cinque Terrre adalah 5 desa yang berada di Itali Utara yang sangat indah yaitu Riomaggiore, Manarola. Corniglia ,Vernazza dan Monterosso. Sebenernya untuk ke Cinque Terre bisa dengan menggunakan kereta api melalui kota La Spezia, dikarenakan kami sudah menyewa mobil dari Roma untuk 5 hari selama di Itali jadi kami memtuskan untuk ke Cinque Terre dengan bawa mobill sendiri. Sangat tidakdisarankan untuk membawa monil sendiri karena jalanan yang sempit, terjal dan penh jurang. saat kami pergi saja kabut turun sangat cepat sehigga jarang pandang sangat terbatas, hampir tidak bisa melihat jalan sama sekali sedangkan samping kiri/kana adalah jurang yang terjal, huft lumayan spot jantung juga hahahahahaa. Selain itu spae parkir juga terbatas di tiap desa dan kita harus berjalan cukup jauh dari tempat parkiran ke tengah desanya. Jika naik kereta api bisa langsung sampai di tengah desa.
      Dikarenakan cuaca yang tidak mendukung, maka kami hanya bisa pergi ke 3 desa saja yaitu Monterosso, Vernazza dan Riomaggiore. Perlu stamina yang cukup baik untuk ke sini karena kita akan trekking naik turun  melewatin bangunan/rumah yang berwarna warni di sini.
       
      Monterosso adalah desa pertama yang kamikunjungi, daerahnya landai sehingga tidak terlalu menguras energi untuk ke sini. Lami hanya mengeluarkan uang sebesar Euro 15 untuk biaya parkir selama 2 jam di sini.

       
      2. Vernazza
      Perjalanan dari Monterosso ke Vrnazza dengan menggunakan mobil sekitar 30 menit dikarenakan jalanan yang sempit dan terjal serta kabut sudah mulai turun dan sangat pekat karena cuaca hujan gerimis saat itu.
      dari tempat parkir mobil, kita harus berjalan kaki selama 15 memit dengan jalanan yang menurun tajam... hahahaha perginya enak karena menurun pulangnya lumayan menanjak. Desa ini lumayan naik turun tidak seperti monterosso yang landai, sehingga lumayan menguras energi sehingga kami memutuskan untuk menikmatin makan siang di sini yaitu Pizza... hahahahhaa . Setelah kenyak, kami meneruskan perjalanan ke desa selanjutnya....

      3. Riomaggiore
      Dari Vernazza ke Riomaggiore memakan waktu sekitar 45 menit, kabut semakin tebal dan sudah mulai gelap sehingga kami sangat berhati2. Riomaggori lebih besar dibandingkan dengan 2 desa yang sebelumnya dan tersedia gedung untuk parkir mobil. desa ini sangat terjal sehingga trekkingnya lumayan menguras tenaga, naik turun melalui lorong2 sempit rumah2 warna warni

       
      dikarenakan cuaca yang tidak mendukung karena kabut di jalanan semakin tebal, maka kami memutuskan hanya berkunjung ke 3 desa saja.. jadi ada alasan untuk kembali berkunjung ke Cinque Terre... hehehehehee
      Salam jalan2...