deffa

3 Hari di Osaka Itu Seru Loh

96 posts in this topic

 

Hola Deffa Here !!!

Akhirnya saya mulai menulis Cerita Perjalanan Explore Kansai selama 5 hari dari perjalanan saya kemarin 7-11 Maret 2016. Perjalanan yang sangat menyenangkan dan juga menegangkan. Kok menegangkan ? Karena saya harus berhadapan dengan Last Minute Call, bukan hanya sekali namun 3 kali hahahah

Yup rute perjalanan saya yaitu 2 hari di Osaka dan 2 hari di Kyoto - Nara. Jadi kali ini saya akan membahas tentang perjalanan saya ke Osaka dulu agar tidak terlalu panjang membaca nya ya. Semoga tulisan saya ini bisa menjadi informasi buat kalian nanti :D

Word of Advice tulisan ini sangat panjang semoga kalian tidak bosan membaca nya ya, tapi harus di baca dengan seksama kalau kalian mencari info yang detil loh :D

IMG_1680.JPG

DAY 1 : 7 Maret 2016

Itinerary Day 1 :

  1. Bandara Hussein Sastranegara Bandung
  2. Bandara KLIA2
  3. Makan Siang di Restoran Nyonya Colors KLIA2
  4. Bandara Kansai International Airport
  5. Menginap di Kansai International Airport

Akhirnya hari yang di nanti pun tiba setelah hasil hunting tiket promo Air Asia tahun lalu, saya mendapatkan harga tiket ini One Way Bandung - Kuala Lumpur - Osaka sebesar Rp, 1.400.000 atau 1,4 juta rupiah. Untuk pulang nya saya dari Seoul jadi nanti kita bahas itu.

Pesawat pukul 08.30 WIB berangkat dari Bandara Hussein Sastranegara Bandung menuju KLIA2 Malaysia. Saya sudah tiba di bandara sejak pukul 07.00 WIB. Karena belum sarapan saya putuskan untuk membeli roti di Circle K terdekat. Ketika mau membayar saya cek dompet, baru lah teringat Uang Yen Jepang dan Won Korea Selatan saya tidak ada. Sontak lah saya kaget dan panik.

Saya baru ingat jika uang tersebut masih tersimpan di Lemari pakaian saya di rumah. Tanpa pikir panjang saya langsung mencari Ojek untuk kembali ke rumah, jarak dari Bandara ke Rumah itu sekitar 1,5 jam dan di tambah lagi ini hari Senin. Saya hanya bisa berdoa dan minta tolong ke tukang Ojek untuk melaju dengan sangat cepat.

Di jalan menuju balik ke rumah ini saya sempatkan untuk Web Check In dan berhasil, singkat cerita, ketika saya sudah tiba lagi di bandara pukul 08.30 WIB pas, dan ketika saya tiba di dalam Bandara dari petugas bilang saya sudah tidak bisa masuk ke pesawat :

Saya : Pak mohon saya untuk naik pesawat masih ada kan

Petugas : Sudah ditutup pintu pesawat nya, sudah tidak bisa naik

Announcer : Panggilan terakhir untuk bapak Deffa Utama 

Saya : Tuh pak masih ada tuh Last Call tolong pak

Petugas : Bentar saya tanya dulu......... ok masih bisa katanya belum di tutup

Saya : Wah terima kasih banyak pak

Petugas : Ya sudah santai saja gak usah panik lagi, ditunggu kok sudah di kasih ijin 

Dan tepat pukul 08.40 WIB pesawat pun tinggal landas, dengan saya duduk di kursi di dalam pesawat dengan keringatan dan rasa panik yang masih melanda, dalam hati "Terima kasih tuhan, semoga tidak terjadi lagi kebodohan seperti ini" 

KUALA LUMPUR INTERNATIONAL AIRPORT 2

Di dalam pesawat saya pun akhirnya tertidur sebentar karena lama perjalanan ini sekitar 1 jam 30 menit. Dan ketika terbangun sudah landing di bandara KLIA2. Waktu menunjukkan pukul 11.00 WITA beda 1 jam lebih cepat dari Bandung. 

Karena penerbangan berikut nya adalah pukul 15.00 WITA tujuan Osaka Kansai International Airport jadi saya putuskan untuk mengisi perut yang sudah berteriak karena beban dari belum sarapan dan masih panik karena kejadian Last Minute Call tadi di Bandung. 

Saya pun memilih untuk makan di area Lantai 3 KLIA2 yaitu di dekat Terminal Keberangkatan. Makan di Bandara kalian pasti tahu donk yaitu Mahal. Tapi saya menemukan satu Restoran yang mempunyai menu enak dan Harga nya murah yaitu Nyonya Colors. Nasi Lemak Pandan nya cuma seharga RM 3.71 loh. Untuk review lengkap nya baca DISINI

colors.jpgcolors2.jpg

Jreng jreng disini malapetaka kembali terjadi, apa yang saya doa kan untuk tidak terjadi lagi akhirnya kejadian lagi. Dikarenakan saya terlalu santai di Restoran ini. Tidak saya sadari waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WITA. Kalian harus tahu jika penerbangan Internasional itu maksimal Check In adalah 1 jam sebelum keberangkatan. Dan saya sudah melewati waktu Check In

Dengan kaget saya pun langsung buru-buru ke Counter Check In Air Asia, dan kondisi sedang sangat penuh. Saya bertanya kepada petugas yang ada disana 

Saya : Where can I check in my flight to Kansai ?

Petugas : What time your flight is ?

Saya : 3 pm

Petugas : Its already closed, you should checked in 1 hour before you departure

Saya : What, oh no, please can you help me there is still time before the flight

Petugas : Ok why don't you go to counter 16 over there and try to check in

Saya : Thank you

Dan untung lah saya masih bisa check in, namun saya di suruh lari karena waktu hanya tinggal 50 menit lagi. Malapetaka lagi ketika masuk area Imigrasi. Kalian harus tahu bagian Imigrasi di bandara KLIA2 ini salah satu yang terlama di dunia. Kinerja petugas Imigrasi nya lambat sekali. Jika di perhatikan 1 orang bisa sampai 5 menit untuk di periksa. Sedangkan antrian sudah mengular. Disini saya sudah Hopeless.

Namun tiba-tiba di belakang saya ada orang Indonesia juga yang bertanya :

Orang : Mas mau ke Jakarta juga ?

Saya : Gak mas saya mau ke Osaka Jepang

Orang : Oh gitu, lambat banget ya ini, padahal saya flight Lion 15.30 WITA neh bisa telat

Saya : Wah saya lebih parah mas 15.00 WITA dan sekarang udah 14.10 WITA

Orang : Ya sudah kita berdoa saja ya mas, mudah-mudahan di kasih jalan

Dan tiba-tiba saya melihat gerak-gerik petugas Imigrasi yang hendak membuka barisan baru untuk Counter di sebelah rombongan saya. Saya pun langsung dengan cepat pindah barisan dan berdiri paling depan. Pertolongan Tuhan masih ada. Saya pun melewati Imigrasi ini lebih cepat. Dan akhirnya saling tos dengan orang Indonesia yang saya ajak ngobrol

Dari Imigrasi ini saya lari sekuat tenaga, untuk menuju Gate saya di P12 yaitu paling ujung. Kalian harus tahu jarak dari Imigrasi ke Gate itu sekitar 30 menitan jalan biasa. Dan waktu sudah 14.30 WITA gak mungkin saya jalan biasa. Lari lah saya sekuat tenaga dengan menggendong Backpacke seberat 10 kg mungkin.

Tiba di area Gate sebelum di P12 di KLIA2 ini ada pengecekan Scanner lagi yang sangat ketat semua yang bematerialkan logam harus di lepas. Kacamata, Belt, Dompet dll. Akhirnya saya lepas Belt saya karena ada besi nya dan membuat celana panjang saya agak melorot. Petugas bertanya

Petugas : Terbang jam berape ?

Saya : Jam 3 pak

Petugas : Sekarang 2:57 PM. ya sudah lari lari

Saya : Iya pak terima kasih

Dengan memegang celana panjang yang kedodoran karena belum sempat memasang Belt saya pun berlari. Dari kejauhan saya sudah mendengar "Kansai Last Call, Kansai Last Call". Saya pun berteriak dari jarak sekitar 100 meter mungkin "Kansai, Kansai". Untung petugas itu mendengar dan melihat saya berlari. Dia segera menghubungi rekan nya. Dan segera membantu saya membawakan tas dan memeriksa dokumen.

15.00 WITA akhirnya saya sudah duduk di kursi Air Asia X. Dan pukul 15.10 WITA pesawat pun berangkat. Dan dalam hati "Ya Tuhan 2 kali saya melakukan kebodohan ini, semoga tidak ada yang ketiga". Perjalanan sekitar 6 jam dari KLIA2 ke Kansai International Airport, kebetulan di dekat saya juga ada orang Indonesia yag mau liburan ke Jepang jadi ada teman ngobrol.

KANSAI INTERNATIONAL AIRPORT

Selama perjalanan ini saya tidak bisa tidur antara Excited dan masih Parno akan Last Minute Call tadi. Tidak terasa ternyata sudah landing saja di Kansai International Airport sekitar pukul 22.00 WIT (beda 2 jam lebih cepat dari Indonesia). Rencana saya malam ini menginap di Bandara Kansai International Airport untuk menghemat biaya menginap semalam.

Untuk maskapai Low Cost biasanya mendarat di Gate yang agak terpisah dari Bandara jadi ketika kalian turun dari pesawat akan menggunakan semacam Shuttle Train menuju Terminal Kedatangan Bandara KIX. Sedangkan maskapai yang tidak Low Cost seperti Garuda, langsung mendarat di Gate Terminal Kedatangan.

Menginap di Bandara Kansai International Airport emang bisa ? Bisa donk dan sudah banyak yang mencoba, akhirnya saya pun merasakan nikmat nya Kursi Sofa di Bandara KIX ini saya pilih di Lantai 2 Terminal Keberangkatan. Untuk info lengkap Cara Menginap di Bandara Kansai International Airport baca DISINI

IMG_1478.JPGIMG_1477.JPG

Malam itu saya tidak bisa tidur jadi saya putuskan untuk membuat Itinerary. Heheh saya memang tipe yang Berangkat dulu Itinerary belakangan. Jadi selalu membuat itinerary ketika sudah tiba di TKP. Saya pun membeli Onigiri seharga 100 yen di Family Mart terdekat, karena sedikit lapar :D

Sekian untuk Hari Pertama yang melelahkan. Ingat jangan sampai kalian mengalami Last Minute Call ya, karena itu melelahkan Jasmani dan Rohani loh :D

PENGELUARAN DAY 1

pengeluaran day 1.jpg

 

DAY 2 : 8 MARET 2016

Itinerary Day 2 :

  1. Universal Studios Japan
  2. The Wizarding World of Harry Potter
  3. Osaka Castle
  4. Takoyaki Making
  5. J-Hopper Osaka Guesthouse

Masih di Kansai International Airport dan pukul menunjukkan 05.00 WIT, saya putuskan untuk berangkat karena menggunakan kereta pertama dari bandara KIX ini. Dan saya sebelum nya sudah membeli Kansai Thru Pass dari Indonesia secara online, yang berguna untuk menggunakan semua Transportasi umum yang ada di Kansai ini selain dari Perusahaan JR, seharga 5200 Yen untuk 3 hari penggunaan. Info lengkap cara membeli dan penggunaan nya Baca DISINI

Saya tinggal menukar bukti pembelian ke bagian Counter dari Nankai Train Railways yang berada di bandara KIX ini, dari Terminal Keberangkatan tersebut tinggal keluar saja menuju pintu utama tetap di lantai 2 dan setelah di luar akan melewati semacam jembatan. Lalu kita akan bertemu dengan semacam Gerbang di sebelah Kanan untuk menuju ke Stasiun Kereta JR dan di sebelah nya Nankai Line

IMG_1484.JPG

Sebelum nya saya ke kantor Nankai dulu untuk menukar bukti pembelian menjadi kartu Kansai Thru Pass. Karena saya yang duluan dan pertama jadi proses cukup cepat. Oh ya saya juga memutuskan untuk menggunakan kartu ICOCA yang fungsi nya di gunakan untuk semua moda Transportasi dari perusahaan JR. Di Ticket Vending Machine di dekat sini. Harga kartu nya 500 yen dan Saldo saya isi 2000 yen jadi total 2500 yen

Tapi jika kalian sudah mempunyai kartu PASMO dari kunjungan di Tokyo, tidak perlu lagi membeli kartu ICOCA karena fungsi nya sama saja dan PASMO CARD bisa di gunakan di Kansai untuk transportasi dari JR. 

Oh ya saya sempat membeli Onigiri lagi di Family Mart 2 buah seharga 220 yen untuk sarapan heheh

Spoiler

IMG_1481.JPGIMG_1486.JPGIMG_1488.JPGIMG_1489.JPG

Langsung menuju Nankai Line dan menggunakan Kansai Thru Pass ini. Tujuan saya adalah ke Fukushima Station jadi saya harus berkali-kali ganti Kereta di beberapa Station. Kereta pertama Nankai Airport Line  Rinku Town Station. Lalu ganti Nankai Main Line menuju Namba Station, lalu Hanshin Namba Line menuju Amagaski Station, terakhir Hanshin Main Line menuju Fukushima Station. Atau bisa coba rute berikut

Fukushima.jpg

Perjalanan dengan rute ini cukup panjang dan lama, total menghabiskan waktu sekitar 2 jam, namun karena semua di cover oleh Kansai Thru Pass jadi tidak perlu membayar lagi. Tujuan saya yang pertama ini ke penginapan untuk mandi dan menaruh tas yaitu di J-Hoppers Osaka Guesthouse

J-HOPPERS OSAKA GUESTHOUSE

Letak nya memang dekat dengan Fukushima Station namun yang JR Fukushima Station bukan yang Hanshin Fukushima Station. Karena saya di Hanshin Fukushima Station harus jalan sekitar 10 menit ke JR Fukushima Station lalu 3 menit ke penginapan nya. Cukup mudah di cari kok. Dan penginapan ini worth sekali. Untuk pengalaman menginap di J-Hoppers Osaka Guestouse baca DISINI

Semalam untuk Private Room nya seharga 6000 yen

Spoiler

IMG_1502.JPGIMG_1510.JPGIMG_1807.JPG

Setelah check in dan mandi saya pun beranjak untuk ke destinasi pertama yaitu ke Universal Studios Japan. Yup salah satu impian saya adalah bermain di Theme Park di seluruh dunia jadi salah satu nya disini, apalagi di sini ada Wizarding World of Harry Potter salah satu favorit saya.

Saya sebelum nya sudah membeli tiket Universal Studios Japan dari Indonesia membeli nya dari Jalan Tour Travel Agent seharga 7400 Yen sudah termasuk Pajak. Untuk cara pembelian nya Tiket Universal Studios Japan di Indonesia baca DISINI

Rute saya kali ini menuju UniversalCity Station karena terlalu jauh dan makan waktu jika menggunakan Hanshin Main Line (Kansai Thru Pass). Saya putuskan menggunakan JR Fukushima Station saja jadi menggunakan ICOCA,. Rute nya adalah JR Fukushima Station (JR Kansai Airport Rapid Service for KANSAI AIRPORT) - NISHIKUJO Station (JR Yumesaki Line  for SAKURAJIMA) - UNIVERSALCITY. Total seharga 160 yen

universal.jpg

UNIVERSAL STUDIOS JAPAN

Ok tiba lah di Universal Studios Japan sekitar pukul 10.00 WIT, ternyata sudah rame gak ngaruh walaupun datang pas Low Season dan Weekdays tetap saja ramai. Dari Universal City Station saja sudah mulai rame nya. Dan kebetulan hari ini di buka penjualan Annual Pass USJ sebesar 10000 yen murah banget.

IMG_1518.JPGIMG_1521.JPG

Karena saya sudah membeli tiket sebelumnya jadi tinggal masuk saja dan tidak lupa mengambil Map USJ yang luas ini. Karena gerbang utama nya sedang di renovasi jadi background nya agak kurang bagus hehe, tapi bola dunia khas Universal Studios tetap ada

IMG_1523.JPGIMG_1530.JPG

Karena disini sangat ramai jadi ya saya sudah maklum tidak akan banyak mengunjungi wahana nya, karena destinasi utama saya kesini yaitu Harry Potter jadi saya langsung antri untuk mengambil Timed Entry Ticket di dekat Gerbang masuk Harry Potter. Kebetulan dapat di pukul 12.30 WIT, jadi masih ada waktu.

Universal Studios Japan sendiri di bagi beberapa wilayah :

  1. New York
  2. Hollywood
  3. Parade
  4. San Francisco
  5. Jurassic Park
  6. Amity Village
  7. Universal Wonderland
  8. Water World

Yang pertama saya temui dari pintu masuk adalah area Hollywood disini kita bisa melihat bangunan-bangunan ala abad pertengahan dan juga beberapa Cosplay dari film-film hollywood

 IMG_1537.JPGIMG_1540.JPG

Karena bingung mau kemana, saya langsung menuju ke wahana Back To The Future. Karena ya saya pernah mengalami masa kejayaan Film ini jadi bernostalgia dulu

IMG_1547.JPGIMG_1549.JPG

Disini sebenarnya ada wahana Ride nya yang 4D tapi karena malas antri jadi saya gak ikutan, gila antri nya sampai 2 jam loh. Di sekitar sini juga ada wahana The Amazing Adventures of Spiderman berupa wahana Ride 4D yang kebetulan antrian untuk Single Ride nya tidak terlalu lama sekitar 20 menitan ya sudah saya ikut disini dulu deh

IMG_1545.JPG

Di The Amazing Adventures of Spiderman The Ride ini mirip dengan Transformer 4D Ride nya Universal Studios Singapore loh. Jadi kalian naik di semacam Jet Coaster gitu lalu menggunakan kacamata 4D untuk menonton aksi Spiderman menyelamatkan dunia melawan musuh-musuhnya. Cukup tegang karena jet coaster nya yang jungkir balik.

Sambil menunggu waktu lagi saya menghabiskan dengan berkeliling di area San Francisco. Disini ada wahana Jaws namun karena sedang di Maintenance jadi tidak buka, cukup untuk foto-foto saja deh di area Wharf nya. 

IMG_1554.JPG

Dan ternyata di USJ ini lagi demam Minions, sampai ada makanan berbentuk seperti bakpau di hias warna kuning mirip Minion, namun sayang Tidak Halal jadi saya tidak mencoba. Oh ya di area San Francisco ini banyak bangunan yang kece-kece loh untuk background foto-foto seru. Jadi jangan sampai di lewatkan ya heheheh

Spoiler

IMG_1558.JPGIMG_1559.JPGIMG_1560.JPGIMG_1566.JPGIMG_1571.JPG

Dan akhirnya Pukul 12.30 WIT pun tiba saya langsung bergegas ke Gerbang The Wizarding World of Harry Potter dan menunjukkan Timed Entry Ticket kepada petugas di persilahkan masuk. Yes akhirnya bisa merasakan dunia nya Harry Potter juga. 

IMG_1712.JPG

THE WIZARDING WORLD OF HARRY POTTER

Masuk area Harry Potter kita akan melalui jalan dengan rimbunan pohon pinus di kiri dan kanan ditemani dengan suara kodok jadi semacam kesan mistis gitu, tidak jauh kita akan bertemu dengan Weasley Flying Car, itu loh Mobil Terbang yang ada di Buku Kedua Harry Potter, pas Ron Weasley jemput (menyelamatkan) Harry di rumah nya Uncle Vernon, karena gak boleh lagi sekolah di Hogwarts. Oh ya antri ya poto nya, seperti biasa Turis dari Cina Tiongkok bikin ulah gak mau antri heheh

IMG_1577.JPGIMG_1711.JPG

Lanjut kita akan bertemu Gerbang Utama dari The Wizarding World of Harry Potter ini, kalau di Film ini adalah gerbang nya Desa Hogsmeade. Jadi yang pertama kita masuki adalah memang Desa Hogsmeade seperti yang di film nya. 

IMG_1580.JPGIMG_1584.JPG

Masuk ke Gerbang Hogsmeade kalian tidak akan pernah bisa melepaskan pandangan dari satu bentuk yang ikonik yaitu Kereta Hogwarts Express, yup kereta yang muncul di tiap Buku dan Film Harry Potter ini nongol juga disini. Lengkap dari Lokomotif sampai Gerbong nya. Bahkan di Gerbong nya kita bisa berfoto mengenakan pakaian Hogwarts dan di dalam Kompartemen khusus seperti di Film. Harga sewa dan poto nya 3000 Yen.

IMG_1590.JPGIMG_1593.JPG

Jalan lagi di dekat sini ada Zonko Jokes & Tricks Shop lalu di sebelahnya ada Honeydukes. Di dalam Zonko kalian bisa menemukan semua alat kejahilan yang sering di bawa oleh Fred & George Weasley. Seperti Puking Pastilles, Screaming yo-yo dll. Sedangkan di Honeydukes kalian akan menemukan yang paling terkenal adalah Bertie Bott's Every Flavour Beans. Dan dijual dengan harga 3000 yen

Spoiler

IMG_1597.JPGIMG_1598.JPGIMG_1602.JPGIMG_1604.JPG

Nah yang paling saaya tunggu-tunggu juga untuk datang kesini adalah mencoba Butterbeer, oh kalian penggemar Harry Potter pasti penasaran kan gimana seh rasa Butterbeer itu ? Apakah beer ? Apakah Butter ? Apakah Es Krim ? hahahah. Akhirnya saya mencoba nya dan ini momen yang sangat priceless banget dah :P

Ada stand atau lebih tepatnya Barrel Stand di depan Honeydukes ini yang menjual Butterbeer seharga 900 yen dan 1200 yen. Jika 1200 yen kalian juga mendapatkan gelas / mug khas Butterbeer seperti di film, jika 900 yen hanya menggunakan mug biasa. Saya pilih donk yang 1200 yen buat kenang-kenangan hehehe

Spoiler

IMG_1605.JPGIMG_1606.JPGIMG_1610.JPGIMG_1612.JPG

Mau tahu rasa nya kayak apa ? Bilang aja penasaran ye kan ? hahahahaha (devil smile / gak ada emot nya :P). Ok jadi gini Butterbeer ini terdiri dari 2 komposisi Butter dan Beer. Butter itu sendiri yang berada di atas seperti buih warna putih itu, rasanya manis seperti krim Susu Vanilla. Lalu untuk Beer nya rasanya berupa Root Beer yang kayak di A&W itu loh atau kalau jaman dulu Sarsaparila hahah

Pokoknya enak banget, saya minum nya pun dikit-dikit takut cepat habis hahah, biarin katro jalan-jalan sambil megang minuman. Oh ya di tempat saya bersantai sejenak sambil minum Butterbeer ini adalah Barvish Banges, disini ada Owl, yup kalian tahu kan di serial Harry Potter, Owl (burung hantu) juga memegang peranan penting. Apalagi di buku terakhir Deathly Hallows, Hedwig lah salah satu yang menyelamatkan Harry Potter

Nah disini kita bisa bertemu dengan Live Hedwig well at least ada putih-putih nya lah ya, kalo Hedwig kan Snow White banget putih semua se badan-badan hahah. Tapi gak boleh mendekat jadi poto nya harus dari jauh :D

IMG_1615.JPG

Three Broomsticks nah kalau yang ini saya tidak sempat masuk karena di sini berupa Restoran, ya mirip seperti di film dan buku seh berupa tempat makan, tapi yang unik adalah satu papan pengumuman yang bertuliksan "Have You Seen This Wizard?". Di depan restoran ini, karena seperti yang kalian bisa tebak di ambil dari film ketiga Harry Potter and The Prisoner of Azkaban yaitu ada Sirius Black disana

IMG_1617.JPGIMG_1618.JPG

Selanjut nya kita akan bertemu dengan Restoran Hog's Head. Kalau di serial nya di sini restoran underground yaitu restoran nya para penjahat atau orang-orang yang di Blacklist. Jadi kesan nya agak suram gitu.

IMG_1622.JPGIMG_1625.JPG

Nah di depan ini ada satu gedung yang unik yaitu Owl Post, yup disini tempat semua Post dari Owl di kumpulkan, banyak sekali Owl disini walaupun bukan Owl asli tapi nuansa nya seperti di kandang burung hantu. Lengkap dengan surat-surat dan lain sebagai nya. Oh ya di bagian tengah ruangan ini ada The Monster Book of Monster yang di kasih Hagrid ke Harry Potter, di sini juga dia bisa bergerak loh

Spoiler

IMG_1626.JPGIMG_1628.JPGIMG_1631.JPGIMG_1632.JPG

Oh ya di sini juga jual souvenir khas Harry Potter dan yang paling keren adalah disini jual Jubah sekolah Hogwarts dari masing-masing House Grtffindor, Slytherin, Hufflepuff, Ravenclaw. Tapi mahal banget 12000 yen 

Lanjut di depan dari Owl Post ini ketemu dengan Ollivanders Maker of Fine Wand Since 382 BC. Yup ini Ollivanders Shop yang terkenal itu, dimana Harry mendapatkan Wand pertama nya disini. Dan di sini juga ternyata ada atraksi nya loh, antrian nya tidak panjang hanya menunggu sekitar 20 menitan. 

Kita akan masuk ke Ollivanders Shop dan akan menyaksikan suatu teatrikal seorang Shopkeeper yang di tunjuk oleh Ollivanders untuk membantu kami para Murid Baru memilih Wand. Dan dalam teatrikal ini ada satu yang di panggil secara Random, untuk memilih Wand nya. Dan adegan berikut nya persis seperti pertama kali Harry memilih wand dimana ruangan menjadi berantakan karena salah Wand. 

Dan akhirnya ketika Wand yang di pilih sudah ditemukan, dia yang di tunjuk untuk maju itu bisa mendapatkan Wand tersebut secara Gratis. Enak banget ya, padahal gue udah sengaja berdiri paling depan tapi gak di tunjuk huhu, harganya kalau beli 3.800 yen

Spoiler

IMG_1692.JPGIMG_1636.JPGIMG_1639.JPG

Keluar dari Ollivanders Wand Shop ini kalian akan langsung melihat kemegahan Hogwarts Castle dari jauh. Wuih keren abis dah, apalagi di tambah danau di sekitar nya itu loh keren juga. Tenang dan adem rasanya

IMG_1640.JPGIMG_1649.JPG

Nah di jalan menuju Hogwarts Castle ini kalian akan menemukan suatu pertunjukkan dari akademi Beauxbatons dan Durmstang Institute yang memperagakan tarian nya seperti di film Harry Potter ke empat Goblet of Fire. Bagus loh sayang jika di lewatkan

IMG_1641.JPGIMG_1646.JPG

Dari sini juga kita sudah bisa melihat kemegahan dari Hogwarts Castle, disini sebenarnya ada wahana unggulan nya yaitu Harry Potter The Ride 4DXD, namun kalian bisa bayangkan berapa lama antrian nya 1 - 2 jam ? Wah itu sih biasa, ini seh antrian nya 5 jam dan masih naik lagi. Gila gak tuh, saya pass deh. Saya pilih untuk mengelilingi Hogwarts Castle nya saja dan menelusuri ruangan dalam Castle.

IMG_1679.JPGIMG_1680.JPG

Masuk ke Castle nya dengan penerangan cukup gelap jadi kurang bagus untuk poto namun saya bisa gambarkan, disini kita akan menjelajahi dari Ruang Kelas, Ruang Kelas Potion nya Professor Snape, Ruang Poto Headmaster terdahulu, Ruang Headmaster Dumbledore lengkap dengan Pensieve nya, dan Ruang Defends Against Dark Arts Magic

Spoiler

IMG_1663.JPGIMG_1661.JPGIMG_1660.JPGIMG_1673.JPGIMG_1671.JPGIMG_1667.JPG

Gggiilllaaa puas banget muterin ini Castle, dan setelah keluar Castle ini pun kita bisa berfoto ria di dengan bendera ke 4 House of Hogwarts. Saya pilih Slytherin karena saya rasa, saya emang cocok dengan filosofi Salazhar Slytherin ahahahah

IMG_1705.JPGIMG_1704.JPG

Di dekat sini juga ada penjual Souvenir saya sempatkan untuk membeli Gantungan Kunci berbentuk Deathly Hallows, lumayan harganya 1200 yen. Sudah puas lalu saya pun putuskan untuk menyudahi kunjungan di sini, selama jalan keluar saya memilih untuk mengambil jalan Diagon Alley. Disini bisa melihat Quidditch Shop dan Wiseacres Wizarding Equipment

Spoiler

IMG_1687.JPGIMG_1693.JPGIMG_1689.JPG

Akhirnya saya keluar dari The Wizarding World of Harry Potters karena lapar saya mencoba mencari makanan ringan dan menemukan Hot Dog seharga 800 yen, dan saya makan di pinggir Wharf sambil menyaksikan wahana Jet Coaster yang sedang lewat.

IMG_1713.JPG

Dan akhirnysa saya keluar dari Universal Studios Japan sekitar pukul 16.00 WIT dan masih ada cukup waktu saya putuskan untuk menuju ke Osaka Castle. Niat hati ingin melihat Sakura semoga sudah ada yang Early Bloom. Rute yang saya lalui adalah Universal City Station - Nishikujo Station - Bentencho Station - Tanimachiyoncome Station, seharga 400 yen di cover oleh ICOCA

osaka castle.jpg

OSAKA CASTLE

Untuk menuju Osaka Castle kalian di sarankan untuk melalui Otemon Gate itu berada di area South West dari Osaka Castle jadi Station terdekat adalah Tanimachiyonchome atau Tanimachi-4-Chome. Karena jika melalui Otemon Gate ini kalian akan langsung bertemu dengan Nishinomaru Garden. Taman yang sangat cantik apalagi jika musim semi dengan bunga Sakura

IMG_1719.JPGIMG_1720.JPG

Namun sayang karena saya tiba sudah sore dan lagi Sakura belum mekar, jadi saya tidak bisa masuk kesana. Saya langsung menuju ke Tower Utama saja. Namun lagi-lagi karena sudah sore Tower Utama di tutup Puku; 17.00 WIT dan tidak bisa masuk ya sudah poto di depan saja

IMG_1729.JPGIMG_1732.JPG

Di area ini juga terdapat Museum Osaka Castle yang juga tutup pukul 17.00 WIT jadi hanya bisa di poto dari luar saja. Oh ya jika kalian mau bermain kano di sekitar Osaka Castle ini bisa loh dengan menyewa kano seharga 200 yen. Apalagi jika pas musim Sakura bagus banget pasti

IMG_1740.JPG

Dan akhirnya saya sudahi hari kedua di Osaka ini dengan berkunjung ke Osaka Castle. Namun malam nya saya sudah ada acara di penginapan saya yaitu J-Hoppers Osaka Guesthouse dimana kami akan di ajak untuk membuat Takoyaki seru tuh. Rute pulang nya saya menggunakan Kansai Thru Pass. Tanimachiyonchome Station - Hiasghiumeda Station - Umeda Hanshin Station - Fukushima Hanshin Station di cover oleh Kansai Thru Pass

tanimachi.jpg

J-HOPPERS OSAKA GUESTHOUSE

Pukul 07.00 WIT saya sudah berkumpul di Lobby Hostel bersama tamu yang lain yang mau ikut event Membuat Takoyaki bersama dan bertemu dengan Mr. Yano selaku Manager dari j-Hoppers Osaka ini yang akan mengajak saya dan beberapa tamu lain yang ikut untuk membuat Takoyaki. Ada sekitar 5 orang yang gabung dari berbagai negara, Saya, Momo Hanada dan Yuki Yamamoto dari Okayama Jepang, Andrew Voegel dari United States dan Eric Chen dari Taiwan

Spoiler

IMG_1758.JPGIMG_1753.JPGIMG_1766.JPG

Untuk cerita lengkap keseruan Acara Takoyaki ini kalian bisa baca DISINI

Untuk biaya acara Takoyaki ini perorang 600 yen

Demikian lah petualangan Hari Kedua ini yang sangat seru akan di lanjut di Hari Ketiga nanti ya, tunggu saja keseruan berikutnya :D

PENGELUARAN DAY 2

pengeluaran day 2.jpg

 

DAY 3 : 9 MARET 2016

Itinerary Day 3 :

  1. Umeda Sky Building
  2. Shitennoji Temple
  3. Shinshaibashi
  4. Daisho
  5. KitKat Store
  6. Curry House CoCo Ichibanya

Bangun pagi sekitar pukul 06.30 WIT kondisi di luar ternyata hujan, dan setelah mengecek prakiraan cuaca hari ini, Kansai Area di selimuti hujan seharian. Ya sudah jadi memang itinerary harus rubah dan mungkin akan mengecil

Saya awali dengan sarapan membeli Cup Noodles rasa Kare + Onigiri Salmon dari Seven Eleven terdekat. Seharga Cup Noodles 280 yen dan Onigiri Salmon 120 yen, total 400 yen. Memang mahal ya hanya untuk sarapan saja, ya beginilah di Jepang.

Karena hujan jadi saya agak santai pukul 07.00 WIT saya sudah ready namun saya habiskan waktu dengan mengadakan Mini Concert di Lobby Guesthouse, karena ada gitar disana. Dan kebetulan teman baru saya Eric Chen suka mendengarkan musik, dia request beberapa lagu dari saya, lalu di ikuti juga Meg dan Keiko

IMG_1807.JPG

Yang paling saya ingat ketika membawakan lagu dari Meteor Garden - Qing Fei De Yi, mereka semua tahu loh lagu ini. Eric Chen dari Taiwan jelas tahu karena F4 Meteor Garden berasal dari sana, namun Meg dan Keiko yang asli Jepang mereka juga tahu hahahaha.

Sekitar 10 lagu saya bawakan dan tidak terasa sudah pukul 10.00 WIT, saya putuskan untuk memulai perjalanan. Destinasi pertama saya putuskan ke Umeda Sky Building

UMEDA SKY BUILDING

Umeda Sky Building ini ternyata lokasi nya dekat dari J-Hoppers Osaka Guesthouse, bisa berjalan kaki sekitar 15 menitan. Dan tiket masuk nya pun bisa di beli disini lebih murah. Harga Tiket Umeda Sky Building 700 yen, namun beli di J-Hoppers Osaka Guesthouse seharga 650 yen, lumayan irit 50 yen

Saya pinjam payung dari guesthouse dan memulai perjalanan 15 menit yang butuh perjuangan, karena selain hujan, cuaca dingin nya itu sangat menyulitkan. Berkali-kali saya mampir dulu di Seven Eleven atau Family Mart terdekat untuk menghangatkan badan.

Rute untuk ke Umeda Sky Building sangat mudah kalian tinggal search di Google Maps Umeda Sky Building, dan ikutin saja petunjuknya. Namun setelah saya tiba di titik yang ditunjuk, belum menemukan Bangunan yang khas Umeda Sky Building. Malah berada di depan Hotel The Westin. Baru setelah bertanya-tanya ternyata Umeda Sky Building ini ada di area dalam dari The Westin, jadi memang harus masuk dulu

umeda.jpgIMG_1834.JPG

Umeda Sky Building adalah bangunan tertinggi ke 19 yang berada di Osaka ini. Dan mempunyai Floating Garden yang berada di Roof Top setelah lantai 46. Terdapat observation deck di lantai 40.

IMG_1833.JPGIMG_1832.JPG

Naik dari Entrance West, kalian harus menuju lantai 39 untuk membeli Tiket Masuk. Dan lanjut lagi ke lantai 46 untuk ke Floating Garden nya. Sepanjang lantai ini kalian akan menemukan maket dari Umeda Sky Building ini juga, dan ada toko souvenir, serta semacam Kuil Kecil untuk berdoa

IMG_1808.JPGIMG_1829.JPG

Tiba di lantai 46 kalian akan mulai bisa melihat betapa tinggi nya bangunan ini karena akan menaiki elevator yang beralaskan kaca, jadi kita bisa melihat ke bawah, ngeri-ngeri sedap gitu heheh. Lalu naik lagi ke Roof Top untuk menuju Floating Garden nya. Di Roof Top ini kita bisa melihat kota Osaka secara 360 derajat dan juga terdapat area Gembok Cinta loh 

Spoiler

IMG_1810.JPGIMG_1811.JPGIMG_1827.JPGIMG_1813.JPGIMG_1823.JPG

 

Namun karena hujan jadi saya tidak berlama-lama disini, angin nya juga kencang sekali. Saya putuskan untuk kembali lagi ke guesthouse untuk Check Out karena perjalanan saya dari Osaka ini akan langsung ke Kyoto, namun akan mampir dulu di beberapa destinasi terlebih dahulu. Destinasi selanjutnya ke Shitennoji Temple

SHITENNOJI TEMPLE

Saya sudah mendengar jika Shitennoji Temple ini sedang ada renovasi dan hari itu kondisi sedang hujan tapi saya tetap ingin mencoba kesana. Karena selain temple nya saya ingin coba kue Dorayaki yang khas, yang katanya ada di area Shitennoji Temple ini. Berangkat lah saya sekitar pukul 12.00 WIT dari penginapan

Rute yang saya lalui menggunakan Kansai Thru Pass menuju ke Shitennoji Temple adalah sebagai berikut : Fukushima Hanshin - Umeda Hanshin - Higashi Umeda - Shitennojimae Yuhigaoka. Total 380 yen di cover oleh Kansai Thru Pass

shitennoji.jpg

Dari Shitennojimae Yuhigaoka Station masih harus jalan kaki sekitar 10 menitan, di kala hujan itu jalan sepi seh namun dingin sangat terasa, jadi jalan pelan saja. Tapi enak seh jalan kaki di Jepang itu aman dan nyaman, jalan nya memang Pedestrian Friendly. Oh ya saya menitipkan Tas di Coin Locker di Shitennoji Station ini. Penggunaan nya sangat mudah kok tinggal ikuti saja cara nya dan ada bahasa Inggris nya dan juga harganya berbeda berdasarkan ukuran saya pilih ukuran yang sedang seharga 500 yen perhari

Untuk cara penggunaan Coin Locker di Jepang baca DISINI

Spoiler

shitennoji1.jpgIMG_1841.JPGIMG_1842.JPGIMG_1843.JPG

Tiba di Shitennoji Temple tidak ada Tiket Masuk alias GRATIS dan suasana agak sedikit sepi, dan memang terlihat sedang ada renovasi, saya masuk dari gerbang utama. Terlihat gerbang dari Shitennoji ini cukup besar dan megah, mirip gerbang nya Sensoji Temple di Asakusa Tokyo

IMG_1866.JPGIMG_1863.JPG

Masuk ke area dalam nya langsung terlihat renovasi Temple utama di tengah-tengah yang sedang di kerjakan, jadi tidak bisa masuk ke area utama nya. Namun tetap bisa mengitari area Temple lain nya. Jika tidak sedang hujan pasti lah sangat indah. Saya masuk ke area semacam taman nya ini, terdapat beberapa temple kecil yang di hiasi pohon Sakura, namun belum berbunga

IMG_1850.JPGIMG_1852.JPG

Masuk lagi ke area Temple nya yang cukup besar di mana di bagian depan nya terdapat sebuah kolam yang sangat indah, menurut info petugas, di area ini lah ada beberapa toko souvenir termasuk juga penjual Kue Dorayaki khas Sitennoji, namun di karenakan hujan dan mungkin juga weekdays hanya sedikit yang buka, dan Kue Dorayaki tidak buka. Ya tidak apalah saya menikmati keindahan Temple nya saja

Spoiler

IMG_1854.JPGIMG_1856.JPGIMG_1858.JPGIMG_1859.JPGIMG_1860.JPGIMG_1862.JPG

Oh ya di dalam Temple ini juga sedang ada Biksu atau Pendeta atau apa pun sebutannya sedang berdoa.Jadi jika kalian kesini jangan ribut-ribut ya :D

Pukul 15.00 WIT saya sudahi kunjungan saya di sini dan kembali menuju Shitennojimeu Yuhigaoka Station untuk menuju destinasi berikut nya area Shopping Center Shinshaibashi

SHINSHAIBASHI

Rute saya dari Shitennoji ini ke Shinsaibashi adalah sebagai berikut : Shitennojimae Yuhigaoka - Tennoji - Shinshaibashi, sebesar 240 yen dan di cover oleh Kansai Thru Pass. Cukup dekat kan ya rute nya

shinshaibashi.jpg

Sebenarnya gak niat kesini tapi karena ada titipan untuk membeli Benang Rajut di Daisho dan sekalian mau coba Nasi Kare yang enak katanya ada di sini jadi ya saya kesini deh iseng-iseng berhadiah hahaha. Dan ternyata banyak sekali exit nya loh jadi jika tujuan kalian ke Shinshaibashi-Suji. Gunakan exit Crysta ya. Patokannya ada Uniqlo di bagian depan Gerbang Shinshaibashi nya

IMG_1869.JPGIMG_1871.JPG

Shinshaibashi ini sangat lah panjang Shopping Center Complex terbentang dari Shinshaibashi Station sampai ke Yodoyabashi Station kebayang kan berapa panjang nya. Jadi dia hanya semacam jalan mirip lorong / gang yang di kiri kanan nya terdapat banyak toko baik yang Branded atau pun biasa, bahkan ada yang Toko menjual Barang Bekas juga. Rata-rata barang Fashion disini tapi ada juga restoran kok

IMG_1874.JPGIMG_1873.JPG

Bagi cewek pasti di sini adalah Surga ya, jujur saya tidak tahu apakah disini harga nya Murah atau Mahal tidak terlalu memperhatikan dan tidak tahu juga beda nya apa ahahahha.

DAISHO JAPAN

Jadi saya langsung menuju ke Daisho saja mencari Benang Rajut. Ceileh cowok kok maenan nya rajutan hahaha. Pasti kalian yang anak Komunitas Jalan2 Indonesia atau Forum Jalan2 udah tahu donk siapa member yang doyan merajut. Yup dia lah uni Vera @kimonoku dan dalam perjalanan ke Jepang kali ini saya kebetulan di bikinin Syal Rajutan nya loh, jadi lumayan menghangatkan leher di kala dingin begini hehehe

IMG_1888.JPGIMG_1884.JPG.

Daisho Japan ini One Stop Shopping with One Fix Price yaitu harga nya semua nya sama 100 yen kurang lebih. Yup jadi saya belikan uni Vera 3 buah benang rajutan yang saya gak tahu apakah udah benar atau belum hahaha. Total 300 yen, cukup murah kan. Kemarin saya ke Jakarta di Kemang ada juga Daisho tapi semua harganya lebih tinggi Rp. 25.000 atau 220 yen.

KITKAT STORE

Beres dari Daisho eh ketemu Toko KitKat. Wah kayak nya kalau ke Jepang gak bawa KitKat Green Tea gak afdol ya, yowes saya beli satu pak KitKat Green Tea seharga 800 yen. Lumayan lah sebenarnya buat ngemil selama di kereta hehehe. 

IMG_1885.JPG

Beres dari KitKat Store saya sudah lapar soal nya sudah pukul 16.30 WIT dan belum makan siang, tapi saya sengaja seh belum makan siang karena mau mencoba Nasi Kare yang cukup terkenal di Shinshaibashi ini yaitu Curry House CoCo Ichibanya.

CURRY HOUSE COCO ICHIBANYA

Alamat nya rada bingung karena bahasa Jepang, pokok nya dari Gerbang Shinshaibashi-Suji lurus aja sekitar 300 meter (perempatan kedua) belok kanan nah dia ada di sana. Keliatan kok dan ada beberapa Plang petunjuk nya di area Shinshaibashi ini.

CoCo_ichibanya_CurryHouse1.jpg

Saya mencoba yang Shrimp and Asari Clam Curry with Cuttlefish dan dengan tingkat kepedasan Level 2 lalu kekentalan kuah karenya Mild level 3, dan juga nasi 300 gram. Oh ya disini unik setelah memilih Kare nya kita harus memilih ukuran nasi, tingkat kepedasan dan juga kekentalan dari kuah Kare nya yang tiap level nya berbeda harganya, semacam add on gitu. Jadi total 800 + 42 +63 = 905 Yen

IMG_1876.JPGIMG_1879.JPG

Ini pengalaman saya memakan Nasi Kare dan saya lakukan di Jepang. Dan saya bisa katakan ini enak banget banget banget hahah, saya nagih banget nasi Kare ini. Gak percuma saya sempatkan waktu ke Shinshaibashi ini. Rasa seafood nya yang di bakar terlebih dahulu enak banget terasa daging nya yang lembut. Lalu kuah nya itu loh di tenggorokkan hangat dan pedas nya ya tidak terlalu pedas seh tapi pas. Pokok pol deh, kalau kalian ke Jepang wajib coba Nasi Kare. Untuk review lengkap nya nanti saya tulis di topic berbeda ya :D

Oh ya saking enak nya saya akhirnya beli Beef Curry Instant nya seharga 550 yen untuk di bawa ke Indonesia. Masih belum saya makan seh karena sayang hahahaha.

Dan karena waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 WIT dan hujan pun masih mengguyur, saya sudahi kunjungan saya di Osaka kali ini, dengan mengambil train dari Shinshaibashi menuju ke Kyoto dengan menggunakan Kansai Thru Pass dengan rute sebagai berikut : Shinshaibashi - Umeda - Osaka - Kyoto. Seharga 800 yen di cover oleh Kansai Thru Pass

kyoto1.jpg

Yup demikian lah perjalanan 3 hari di Osaka ini tunggu lanjutannya perjalanan di Kyoto - Nara ya. Semoga info yang saya berikan ini berguna dan silahkan di Share jika berkenan :D

PENGELUARAN DAY 3

pengeluaran day 3.jpg

INFO DAN TIPS TAMBAHAN

Beberapa info dan tips tambahan yang kalian harus tahu mengenai Osaka :

  1. Jika kalian ingin melihat Sakura di Osaka paling bagus memang di Osaka Castle, harus di cocok kan waktu kunjungan dengan tanggal berbunga, sekitar Akhir Maret - Awal April
  2. Penggunaan Internet Smartphone di Jepang saya sarankan gunakan Sim Card Jepang seperti B-Mobile Visitor Sim 14 hari 2500 yen KLIK
  3. Antara Kansai Thru Pass dan ICOCA Card penggunaan nya berdampingan, karena ada wilayah yang tidak di cover oleh Kansai Thru Pass, begitu pula dengan ICOCA / PASMO Card
  4. Jika ingin ke Universal Studios Japan, lebih baik beli tiket di Indonesia baca caranya DISINI
  5. Jika ingin bermain di semua Wahana Ride di Universal Studios Japan termasuk Harry Potter The Ride, disarankan membeli juga tiket Express Pass agar tidak terlalu lama antri nya, namun harga tiket Express Pass dan tiket masuk Universal Studios Japan berbeda ya
  6. Selalu update tentang ramalan cuaca di Jepang, dari Smartphone karena prakiraan cuaca di Jepang cukup akurat
  7. Jika kalian tinggal di Guesthouse / Hostel cobalah ikuti Event-Event di penginapan tersebut untuk mendapatkan kenalan baru

Baca Juga : Perjalanan Unik 5 Hari di Tokyo Jepang

 

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 hour ago, deffa said:

Dan tiba-tiba saya melihat gerak-gerik petugas Imigrasi yang hendak membuka barisan baru untuk Counter di sebelah rombongan saya. Saya pun langsung dengan cepat pindah barisan dan berdiri paling depan

HAHAHAHAHA... Gw juga ngalamin nih kemarin, Saking gesitnya pindah line, tapi hasilnya jadi pelotot pelototan sama mba mba dari Mainland wkwkwkwkwk

1 hour ago, deffa said:

Dengan memegang celana panjang yang kedodoran karena belum sempat memasang Belt saya pun berlari

:ngakak

Share this post


Link to post
Share on other sites
17 hours ago, deffa said:

Saya baru ingat jika uang tersebut masih tersimpan di Lemari pakaian saya di rumah. Tanpa pikir panjang saya langsung mencari Ojek untuk kembali ke rumah, jarak dari Bandara ke Rumah itu sekitar 1,5 jam dan di tambah lagi ini hari Senin. Saya hanya bisa berdoa dan minta tolong ke tukang Ojek untuk melaju dengan sangat cepat.

Di jalan menuju balik ke rumah ini saya sempatkan untuk Web Check In dan berhasil, singkat cerita, ketika saya sudah tiba lagi di bandara pukul 08.30 WIB pas, dan ketika saya tiba di dalam Bandara dari petugas bilang saya sudah tidak bisa masuk ke pesawat :

Mod, supir ojeknya rossi? Buset. Jam 7 nyampe bandara abis itu pulang ke rumah. Bandara - Rumah 1,5 jam. Nyampe bandara lagi 08:30 WIB :bingung berasa di ojekin ma rossi :ngakak

:salut:rate:foto2 Nice FR mod

Share this post


Link to post
Share on other sites
2 minutes ago, twindry said:

Mod, supir ojeknya rossi? Buset. Jam 7 nyampe bandara abis itu pulang ke rumah. Bandara - Rumah 1,5 jam. Nyampe bandara lagi 08:30 WIB :bingung berasa di ojekin ma rossi :ngakak

:salut:rate:foto2 Nice FR mod

mungkin dia masih sodara Rossi

motornya juga Honda Matic hahah

tapi emang dahsyat itu ojek nyalip2 nya berani

tapi sesuai seh dengan harga yang dia kasih 140 ribu hahah :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
48 minutes ago, Gempur Pranata Sumitro said:

Mantep FR nya om mod,, :salut wah bisa ni sekali2 terdampar ke jepang .. hehehe

Yup bro thx dah baca

Monggo ke jepang cukup mudah kok :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
9 minutes ago, deffa said:

@mone @min0ru @Titi Setianingsih @HarrisWang @twindry

udah di update neh sampai ke hari ketiga di Osaka heheh :D 

 

Woohooo... cekidot dulu ya Mod, panjang soalnya, harus baca pelan pelan hahahaha

BTW kwalitas video dari drone nya di day 1 kurang tuh Mod, ketara bangat amatirannya bahahahahaha

 Next Gath udah harus keren Mod, karna kami mau ikut *ehh :ngeledek

Eh, ini Osaka ya wkwkwkwkwk

Gathnas deng maksudnya hahahaha

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, twindry said:

@deffa

bang, kare nya bagi :makan bikin ngiler.. kayaknya bumbu karenya mantap beud itu mah. kapan gua nyusulnya ya ke osaka, kyoto, nara? :bingung

wis no way masih ada di kulkas neh gue aja sayang2 hahahah

lu kan november ke tokyo sempetin aja cari nasi kare 

kayak nya dia ada cabang di Tokyo deh :D

Just now, mone said:

daebak!!!!!

Pengen cepet2 baca, tp lg ngerjadin tugas kampus dulu ini...

 

Baca mon baca hahahaha 

Share this post


Link to post
Share on other sites
5 minutes ago, deffa said:

wis no way masih ada di kulkas neh gue aja sayang2 hahahah

lu kan november ke tokyo sempetin aja cari nasi kare 

kayak nya dia ada cabang di Tokyo deh :D

wakkaak... kelamaan exp ntar mod. sini kirim ke gua kl sayang :kesengsem november masih lama. nyobain dulu skrg. wkwkw

@mone

baca dulu lah. baca bisa abis. tugas kuliah gk abis2 mon :ngakak bisikan setan :ngeledek

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, twindry said:

wakkaak... kelamaan exp ntar mod. sini kirim ke gua kl sayang :kesengsem november masih lama. nyobain dulu skrg. wkwkw

 

kayak nya weekend ini deh mau gue coba

tar gue bikin review dan video nya biar lo pada ngiler hahah :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 4/12/2016 at 4:29 PM, deffa said:

Oh ya saking enak nya saya akhirnya beli Beef Curry Instant nya seharga 550 yen untuk di bawa ke Indonesia. Masih belum saya makan seh karena sayang hahahaha.

LOLLL 

Berarti kami kemarin termasuk beruntung ya Mod, ga ketemu hujan euy, cuma pas sore sekali, udah di kereta mau pulang ke hostel, itu juga cuma gerimis kecil, ga bikin basah :D 

On 4/12/2016 at 4:29 PM, deffa said:

Umeda Sky Building adalah bangunan tertinggi ke 19 yang berada di Osaka ini. Dan mempunyai Floating Garden yang berada di Roof Top setelah lantai 46. Terdapat observation deck di lantai 40.

IMG_1833.JPG.35746e4c71828bc7e96262c8e51IMG_1832.JPG.475a888165391f24e557f60e6a1

Kemarin ga naik sampai keatas, cuma sampai pelataran lantai 35 hahahaha

Bayar soalnya, 800 YEN kalau ngga salah :tersipu

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, deffa said:

@HarrisWang

iya enak kalian udah pas tengah2 nya musim semi jadi mungkin hujan jarang

Umeda Sky Building tiketnya 700 yen :D

OTS 800 deh Mod, apa gw lupa ya, kemarin kalian berapa sih? @mayanurm @min0ru

Soalnya mereka doang yang naik, gw engga Mod hahahaha

momod kan beli dari Guest House ya, jadi lebih murah mungkin?

Share this post


Link to post
Share on other sites
4 minutes ago, HarrisWang said:

Oh salah berarti hahahahaha..

Gw cuma sampai lantai 35 doang soalnya, yang gratisan :ngeledek

Mereka naik ke atas atas, yang bayar itu hahahaha

oh ya yang lantai 35 ada toko souvenir ya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
2 minutes ago, HarrisWang said:

OTS 800 deh Mod, apa gw lupa ya, kemarin kalian berapa sih? @mayanurm @min0ru

Soalnya mereka doang yang naik, gw engga Mod hahahaha

momod kan beli dari Guest House ya, jadi lebih murah mungkin?

Iya 700 kayanya, kemaren aku gratis karena pake Osaka Amazing Pass 

Btw iya itu dinginnya paraaaahhh. Kemaren nunggu sunset sampe tangan kaku, wkwkwkwk :geram

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By anna22
       
      Beberapa minggu pulang dari Korea sekitar akhir November 2017, gw diultimatum sama ortu untuk tidak ke Jepang atau Korsel lagi. Lebih baik umroh atau ke negara lain. Padahal gw masih penasaran dengan musim semi di Jepang. Ya udahlah gw coba melancarkan taktik dengan mengajak ortu gw untuk jalan2 ke Jepang di musim semi 2018. Kebetulan gw agak lowong di akhir bulan April, begitu pula dengan Ibu yg sudah santai dengan pekerjaannya. Nemulah harga tiket JAL pp jakarta-narita Tokyo 5,3 jt. Menurut gw sih udah lumayan harganya, full service airlines sekaligus direct flight. Cuman memang jam keberangkatannya hanya dapat yang pagi. Ya udahlah yaaa....
      Di bulan Desember tiket pun terbeli. Setelah itu sambil menunggu urus visa (krn masih pake paspor biasa), gw pun mulai membuat itinerary dan setelah fix lanjut mencicil pesan penginapan. 
      Ortu gw bilang perjalanan ke Jepang ini inginnya sekali aja jadi gw puter otak gimana caranya bisa mendatangi tempat2 yang ok di jepang pada waktu yang tepat pula. Kebanyakan tempat2 yang didatangi berupa taman bunga dan tidak ketinggalan tentunya Tateyama Kurobe Alpine Route. 
      Oleh karena itu, pemilihan tanggal 18-27 April ini banyak dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya rute Tateyama sudah dibuka, ada festival sakura besar di Hirosaki (pengen banget kesini dari dulu), taman bunga ashikaga dan hitachi seaside juga sedang mekar, dan belum dimulainya golden week. 
      Hmmm panjang yaaa cerita awal mulanya, boleh diskip kok hehe langsung baca yg di bawah ini saja ya ^^
      18 April
      Flight jam 6.15 pagi dari Soetta Terminal 2D. Sampai di Narita jam 4 sore. Cek Imigrasi aman dan lancar tanpa tanya jawab. Setelah itu, sambil ortu istirahat, solat dan bersih2, gw ngurus sim card khusus paket data internet yang sudah dipesan melalui Klook (8 hari 4G/3 GB = Rp. 280.000). Lanjut ke JR office untuk tuker voucher JR pass walaupun baru akan aktivasi di tanggal 20. (Voucher JR pass udah dibeli di Indonesia pesan di Bobobobo). Sekalian juga beli Tateyama Kurobe Alpine Ticket seharga 9000 yen. Setelah itu beli pasmo(seperti e-money utk naik kereta, bis, beli sesuatu di vending machine, bayar di minimart, atau bayar loker)buat ortu dan isi ulang pasmo gw yg lama. 
      Setelah urusan ini itu beres, sebelum ke Shinjuku Express Bus Terminal, kami makan terlebih dahulu di Tentei Tempura dan Soba (halal certified) di lantai 4 terminal 2. Setelah perut terisi, kami ke lantai bawah untuk naik kereta menuju Shinjuku. Sebenarnya banyak pilihan kereta, tapi gw milih yang murah walaupun lama toh gak ngejar waktu juga sih hehe
      Sekitar jam 8.30 malam, sampailah di Shinjuku setelah transfer dr Nippori. Tadinya pengen mampir ke Tokyo Metropolitan Government Building, tapi ortu masih jetlag kayaknya jadi lgsg aja menunggu di terminal. Nah gw kan gak betah ya anaknya, jadi pas ngelihat ada Don Quijito, setelah memastikan waktu dan tempat naik sleeper bus ke Osaka nanti, gw pun minta izin untuk jalan2 sebentar. Bapak gw akhirnya ikut. 
      Oiya kenapa kami lgsg ke Osaka, dan menggunakan bus malam??? Selain efektif dan efisien yaitu, juga memberikan pengalaman sleeper bus ke ortu. Ternyata mereka senang karena baru pertama kali naik bis seperti itu. 
      Tepat jam 23.30, bus pun datang yang ternyata gak penuh2 amat. Setiap 2 jam sekali, bus pasti akan berhenti di rest area sekitar 20 menit untuk mempersilahkan penumpang ke toilet.
      19 April
      Tepat jam 7 pagi, sampailah kami di Willer terminal Umeda Sky Building. Setelah cuci muka dan ke toilet, kami lanjut ke penginapan untuk titip koper. Dari Umeda Sky Building, jalan kaki ke Osaka Station. Disana saya sempat ke information center untuk membeli Osaka Amazing Pass 1 day yang akan digunakan seharian ini (2500 yen) baik untuk tiket masuk lokasi wisata maupun osaka subway.
      Pilihan penginapan adalah Osaka Guesthouse Nest (selain dekat JR station =teradacho st, ada pilihan kamar untuk 3-4 orang, harga sesuai kantong juga ). 

      Setelah titip koper, kami lanjut ke Osaka Castle. Sebelum naik ke atas Castle, kami makan bekal dulu di tempat duduk yg ada di halaman depan castle. Harga tiket masuk sudah tercover OAP juga ya...



      Perjalanan dilanjutkan ke Osakako Station  untuk menuju Tempozan Giant Ferris Wheel dan Santa Maria Cruise. Ini juga sama tercover OAP. 

      Menjelang sore, kami memutuskan ke Matsuri Halal Restaurant. Sebenarnya ingin ke tempat lain, tapi terlalu jauh sedangkan kami sudah lapar. Kalau menurut kami sih rasa dan harga kurang sepadan. Rasanya biasa saja kalau dibandingkan makanan halal di resto lain yaa tapi balik lagi tergantung selera loh


      Malamnya kami ke daerah Sinsekai untuk ke Tsutenkaku Tower. Sama ini juga tercover OAP. Tadinya mau lanjut ke Namba Dotonburi tapi ortu udah ga sanggup dan mengingat juga besok akan ke Kyoto pagi2 jadilah akhirnya kami pulang ke penginapan dan istirahat.
      20 April 
      Jam 7 pagi setelah sarapan perbekalan di penginapan, kami menuju Kyoto. Hari ini JR pass sudah mulai diaktifkan. Tujuan pertama di Kyoto adalah Bamboo Forest Arashiyama. Disini kami berhenti di Jr saga arashiyama st krn pakai kereta Jr. Sekitar jam 9 sudah sampai dan kebetulan belum terlalu ramai. 1,5 jam kemudian saat kami akan kembali ke station, tiba2 makin banyak orang dan terutama anak2 sekolah ternyata banyak yang sedang study tour. 

      Di Kyoto ada penyesalan saya yaitu membeli 1 day Kyoto Bus Pass karena kami tidak memaksimalkan penggunaannya. Apalagi harganya sudah naik yaitu 600 yen huhu. Kami hanya memakai sekitar 460 yen aja. 

      Perjalanan dilanjutkan ke Kinkakuji (kuil emas). Ini juga tempatnya ramai dikunjungi orang. Dan cuaca sangat bersahabat bahkan cenderung panas terik. Inginnya minum terus. Mengingat belum makan siang, gw pun mencari resto halal terdekat dan nemu Ayam-Ya yang dekat Karasuma. Ini sebuah keputusan tepat, selain enak harganya juga bersahabat dan yang serve itu 2 perempuan Indonesia jadi nyaman untuk nanya2 menu (berhubung ortu gw suka agak bingung milih menu makan). Ada tempat solatnya pula. 

      Setelah kenyang, kami menuju Fushimi Inari Shrine dengan menggunakan kereta JR juga. 


      Untuk masuk kesini gratis dan kalau sanggup bisa sampai ke atas. Tapiiii ya kami ga sanggup jadi hanya foto2 di dekat gerbang torii saja. Udah cukup puas lah. Sama disini juga ramai dengan turis. 
      Tadinya gw merencanakan ke Nishiki Market dan Gion. Tapi ortu sudah tidak sanggup dan lelah. Pada akhirnya gw putuskan kembali ke Osaka dengan mampir ke Dotonburi sebelum pulang ke penginapan. 
      21 April

      Pagi sekitar jam 7, kami check out karena harus pindah kota, yaitu ke Kanazawa. Tercover dengan JR pass naik Thunderbird sekitar 3 jam. Sesampainya di Kanazawa kira2 jam 12an, kami check in di Good Neighbors Hostel yang hanya sekitar 5-7 menit jalan kali dari JR kanazawa station. Selain dekat, disini juga ada kamar khusus ber-3 dengan shared bathroom dan toilet. Ternyata bisa lgsg check in. Setelah istirahat sebentar, jam 1 an, kami pergi ke Kenrokuen Garden. Oiya sebenarnya saya sempat merencanakan ke Shirakawa Go, tapi tampaknya akan sangat melelahkan apalagi besok kami akan berpergian seharian jadi harus menghemat tenaga. Ya sudah akhirnya jalan2 di sekitar Kanazawa dengan 1 day city bus pass (500 yen). 

      Kira2 2 jam kami berkeliling di dalam Kenrokuen Garden ini (tiket masuk 300 yen). Dan masih ada bunga sakura tipe Kikuzakura. Lumayaaan..disini sempet nyoba eskrim berlapis emas karena tahun lalu penasaran hehe mumpung ada yang bantuin ngabisin beli deh walaupun muahaaal hiks 
      Perjalanan lanjut ke Omicho Market. Makan siangnya Seafood dan Vegetable Tempura. Pulangnya beli strawberry yang segar dan manis. 
      Nah ortu udah nyerah nih dan pengen pulang aja istirahat sedangkan gw pengen banget ke 21st Contemporary art Museum (karena tahun lalu mau kesini tapi tutup). Ya udah akhirnya gw jalan sendiri. Tapi gw cuman lihat exhibition yang di luar aja termasuk kolam renang yg terkenal itu karena gratis (haha). Tadinya mau lanjut ke daerah Chaya District (samurai district) tapi entah kenapa rasanya cape banget dan super ngantuk, sehingga gw memutuskan pulang. Waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore. 

      Kami pun tidur cepat karena besok pagi sekali harus berangkat. 
      22 April 

      Bertepatan dengan hari Minggu, jam 6 pagi kami sudah keluar penginapan. Oiya tiket kereta cepat ke Toyama sudah reserve seat sehari sebelumnya. Lamanya hanya sekitar 25 menit. Kenapa ke Toyama? Karena ini adalah salah satu titik awal perjalanan Tateyama Kurobe Alpine Route. Kalau ga dari Toyama ya sebaliknya Nagano.
      Dari stasiun Toyama, kami menuju ke Dentetsu Toyama station yang hanya berjalan kaki ke gedung sebelah. Dari sini, tiket pass yang sudah dibeli sebelumnya diaktifkan (jadi nanti sampai Nagano station ga usah bayar apa2 lagi). Disini kami menukarkan voucher dan mendapatkan 1 pass yang tidak boleh hilang karena harus selalu ditunjukkan sebelum menaiki transportasi tertentu. 
      Ga usah bingung ketika disini ya karena mmg lagi dibuka rutenya jadi segala petunjuk jelas begitu pula dengan petugasnya helpful banget. Jadi gak akan mungkin kesasar heee
      Berikut gw kasih gambaran perjalanan ya ya: 
      Dentetsu Toyama-Tateyama (naik kereta lokal sekitar 1 jam, sebaiknya sih dapet duduk ya karena lumayan juga lama) 
      Tateyama-Bijodaira (Tateyama Cable Car). Gak lama sih ini. 
      Bijodaira-Murodo atau snow wall (Highland Bus) jadi di perjalanannya itu makin lama makin naik dan berkelak kelok, kanan kiri itu hutan dengan tumpukan salju. Lamanya naik bus ada 15 menit. Jujur gw agak mabok sih hahaha karena berkelok2nya agak esktrem dan busnya pelan.

      Begitu sampai di Murodo, kami berjalan kaki di sepanjang jalan dengan dinding salju yang saat itu paling tinggi 17 meter. Bisa juga jalan melalui jalanan berlapis salju (tapi karena gw masih trauma jatuh di tahun lalu, yg baca FR gw pada tau lah yaaa) gw pun memilih jalan di aspal heuheu. 


      Di tempat perberhentian Murodo itu ada 3 lantai, ada restoran, waiting room, jual oleh2, dan di lantai 3 paling atas ada observation desk yang ternyata menuju bukit gitu, jadi bisa main2 salju disini nih. Orang2 yg mau snow boarding juga lewat sini. Daan saat gw mau foto dengan hamparan salju, gw berpegangan erat ke tangan Bapak saking takutnya jatoh h
      Oiya jangan terlena main disini ya kawan, karena kita harus melanjutkan perjalanan. 
      Murodo-Daikanbo (Tateyama Tunnel Trolley Bus) ini menarik sih karena trolley bus ini melewati lorong yang panjang. Berhubung terminal Daikanbo ini kecil dan orangnya banyak, kami langsung ke Kurobedaira.
      Daikanbo-Kurobedaira (Tateyama Ropeway) ini kereta gantung cukup ngeri sih secara di bawahnya itu lembah/jurang.  Mana dipenuh2in gitu pas naik. Tapi untung tidak terlalu lama. Disini kami sempat ke observation deck untuk melihat pemandangan sekitar. 
      Kurobedaira-Kurobeko (Kurobe Cable car) nah dari sini jalan kaki melewati Kurobe Dam. Besar banget sih dan anginnya itu loh lumayan dingiin. Agak jalan kaki tapi diselingi foto2 juga. 

      Kurobe Dam - Ogizawa (Kanden Tunnel Trolley Bus) disini terminal untuk naik bus menuju Nagano. Karena masih termasuk pass, kami naik Alpico Express Bus ke Nagano JR station. Sekitar 1 jam perjalanan. 

      Sampai di Nagano Station, kami kembali ke Kanazawa menggunakan shinkansen sekitar 1 jam perjalanan. 
      Fyi: Tateyama Kurobe Alpine ini cukup menguras tenaga. Ada tempat2 yang harus jalan dan menanjak. Bawa makanan atau cemilan karena restoran ramai. Untuk yang muslim bisa juga bawa bekal saja karena sulit mencari halal food disana.
      23 April

      Hari ini kami pindah kota lagi menuju Aomori. Aomori itu letaknya di utara Jepang dan termasuk Tohoku Region. Untuk ke Aomori, kami harus naik shinkansen, yaitu Kanazawa-Omiya. Omiya-Shin Aomori. Nah waktu transfer di Omiya ini mepet banget cuman 6 menit, mana ada drama salah platform lgi jadilah ketinggalan kereta. Akhirnya reserve seat lagi untuk keberangkatan kereta selanjutnya yaitu 1 jam kemudian. (Kalau jalan sama ortu, gw harus selalu reserve seat). Tapi jadinya duduk agak pisah2, ya sudahlah ga apa2 yg penting cepet nyampe. Total perjalanan sekitar 5 jam. 
      Jam 1an sampailah kami di Shin-Aomori. Berhubung kami menginap dekat Aomori Station, jadi kami naik kereta lokal sekitar 6 menit. Disini kami menginap 1 malam di Iroha Ryokan yang hanya sekitar 5 menit jalan kaki dr station. Berhubung Ryokan, ya ala2 penginapan khas Jepang yang beralaskan tatami. Meski kecil, Ryokan ini bersih dan cukup lengkap. Di dalam kamar sudah disediakan cemilan, teh, kopi,air panas,handuk, dan kimono untuk tidur. Overall, ortu gw seneng banget sih nginep disini hehehe karena berasa seperti di film2 Jepang, sayang cuman semalam. 
      Setelah check in dan solat, kami lgsg berangkat lagi menuju Hirosaki. Sebenarnya ada beberapa jenis kereta, salah satunya kereta dengan waktu tempuh cukup cepat yaitu 30 menit. Tapiii waktunya tidak pas sehingga kami naik kereta lokal sekitar 45 menit (Aomori-Hirosaki). 
      Sesampainya di Hirosaki st., mampir dulu ke Information Center untuk ambil peta Hirosaki Park. Berhubung sedang festival, ada bus lgsg menuju salah satu gate, harga tiketnya 100 yen. Perjalanan naik bus sekitar 10 menit. 

      Begitu sampai di Hirosaki Park, kami piknik dulu makan siang eh sore deng tepatnya di taman yang telah disediakan. Lalu dilanjutkan dengan berkeliling taman yang luas termasuk ke Hirosaki Castle. Untuk masuk kawasan castle ada tiket masuk yaitu 300 yen. 

      Tempatnya luas banget sih dan saran saya lebih baik dateng kesini dari siang menuju malam karena ada light up illumination menjelang malam dan juga ada pasar malam. Yang saya lihat sih kebanyakan turis lokal seperti anak2 sekolah. Turis asingnya agak jarang. Kalaupun ada kebanyakan dari China dan Korea. 


      Akhirnya sekitar jam 7 malam, kami kembali ke penginapan. Seruuu, kalau disuruh ngulang kesana lagi pas musim semi, gw mau2 aja sih hahahaha

      24 April
      Seperti biasa kami check out pagi karena hari ini akan ke Tokyo, yaitu kota terakhir. Selama 3 malam 4 hari kami akan di Tokyo. Perjalanan ditempuh sekitar 4 jam. Oiya di Aomori ini terkenal dengan buah Apelnya. Untuk oleh2 bisa beli jus apel atau makanan olahan dari Apel. Jus apelnya enaaaak banget sampe Ibu saya beli beberapa botol kecil sebagai oleh2 hahahahaha
      Di Tokyo kami menginap dengan airbnb di daerah Ryogoku. Ini juga cukup nyaman dan ok tempatnya. Hostnya cepat tanggap. Berhubung akan sampai jam 1 sedangkan waktu check ini baru jam 3, tadinya niat titip koper tapi wa si host, ternyata boleh check in lebih awal..yeaay. 
      Nah sebelum ke Ryogoku pasti transfer di Akihabara. Kebetulan ada Coco Curry Halal di dekat station ini. Yaa kami melipir dulu sekalian makan siang. Enaaaaknyaaa (sorry ya yg baca ini lagi puasa hehehe)
      Sorenya hanya gw dan Bapak yang jalan karena Ibu makin parah flu dan batuknya sehingga memutuskan istirahat aja di kamar. 
      Untuk menghabiskan waktu sore dan malam, gw ngajak Bapak ke Shibuya, Harajuku dan terakhir Odaiba. Oiya jalan sama ortu itu kudu sabar dan jangan bikin mereka kelaperan! 
      25 April
      Pas bangun pagi ini, seperti biasa gw cek accuweather dan ternyata hari itu akan hujan seharian. Agak bimbang sih pergi atau enggak ke Hitachi Seaside Park. Gw pun gambling dengan berpikir mungkin kalau udah agak siangan hujannya berhenti. Untuk kesini, naik kereta dari Ueno sekitar 1,5 jam berhenti di Katsuta Station. Lalu dilanjutkan naik bus sekitar 15 menit. Ternyata oh ternyata... selama disana masih hujan disertai angin. Mana gw ga pake jaket, jadi walaupun pake payung tetep basahlah baju, celana, sepatu. Mana ada acara pake kepisah pula dengan ortu 
      Jadi ceritanya untuk menuju miharashi hill yg terdapat hamparan bunga nemophila (baby blue eyes), ada 2 cara yaitu dengan cara berjalan kaki sekitar 15 menit atau naik shuttle bis tapi bayar 300 yen sekali jalan. Nah gw lebih milih jalan dengan alasan ingin lihat taman lainnya sedangkan ortu naik bus itu. Kami pun sepakat untuk bertemu di dekat toilet (sambil menunjukkan peta). 

      Ternyata halte shuttle bus itu beda dengan arah kedatangan gw dan ada 2 toilet. Jadilah gw mencari2 dan bahkan sempat balik lagi ke pintu masuk sambil menunggu. Akhirnya gw memutuskan naik shuttle bus karena kemungkinan mereka nunggu dekat situ. Eeeh bener aja pas gw nyampe, mereka lagi duduk sambil foto2. Sempet khawatir gmn kalau sampe hilang huaaaa Alhamdulillaaah

      Nah tadinya kan setelah dari Hitachi Seaside Park, kami akan ke Ashikaga Flower Park. Tapi karena basah dan kedinginan dan kayaknya sama aja bohong kalau cuacanya ga mendukung. Akhirnya kami memutuskan pulang. Tapi sebelumnya pas di Ueno kami menyempatkan ke Ameyoko Market untuk beli cemilan dan makan malam. Sekalian pengen nyoba juga halal kebab dan ayam panggang. Herannya pas di Ueno, cuaca cerah dong. Kzl.

      Pesan moral: percayalah pada perkiraan cuaca di Jepang. Kalau memang hujan besar jangan memaksakan diri untuk berkegiatan di luar karena jadinya percuma kurang menikmati.
      26 April
      Di dalam itinerary yg gw buat, harusnya hari ini ke Kawaguchiko, tapi setelah berunding, kami memutuskan ke Ashikaga Flower Park apalagi hari ini diperkirakan cuaca cerah. 
      Ini keputusan yang sangat tepat karena ortu gw seneng banget ke taman bunga ini. Gw juga sih secara udah pernah ke Kawaguchiko, kalau kesini kan belum hehehe. 
      Untuk kesini jg sama, gw naik kereta dari Ueno ke Oyama lalu dilanjutkan dengan JR Ryomo Line menuju Ashikaga Flower Park Station. Tinggal jalan kaki 3 menit deh. Agak jauh sih ini dari tokyo, total 2 jam lah. 
      Enaknya dari pagi kesini jadi belum terlalu ramai, tapi sebenarnya bisa juga sore menjelang malam karena ada light up illumination. Harga tiket masuknya bervariasi tergantung banyaknya bunga yang sedang mekar. Saat itu harga tiketnya 1000 yen/orang. 

      Sebenarnya tempat ini lumayan luas dan banyak arena untuk duduk2 santai sambil makan siang. Ada juga restoran tapi karena kurang tahu ada halal atau tidak, kami sih bawa bekal. Seru juga makan bekal dengan pemandangan bunga warna warni. Wangi pula. Saking wanginya banyak lebah, tapi tenang aja mereka gak menyengat kok asal kita gak ganggu. 

      Bunga utama disini adalah Wisteria, ada warna putih, ungu, kuning, dan pink. Saat kami datang, yg sedang mekar adalah warna putih dan ungu. Ada 1 pohon wisteria yang paling tua dan besar loh. 

      Bagi pecinta bunga wajib sih kesini!!! Kebanyakan yang kesini orang tua, agak jarang lihat yang muda mudi hehehe. Jangan lupa mencicipi eskrim khas yg konon katanya terbuat dari bunga wisteria ungu. 

      Pulang dari sana, setelah mengantar Ibu ke apartemen, gw dan Bapak lgsg lanjut jalan lagi. Tujuannya sih belanja karena besok hari terakhir huhuhu. Sebelumnya sempat mampir ke Sensoji Temple dan Asakusa. 

      27 April
      Ini hari terakhir kami di Jepang. Meski penerbangan masih jam 6 sore, kami memutuskan hanya ke Tokyo Camii sekalian Bapak solat jumat disana. Jadilah kami leyeh2 dan baru check out jam 10. Sebelum ke Tokyo Camii, kami ke Nippori station untuk titip koper karena nantinya kami naik kereta dari Nippori untuk ke Narita. 

      Kami sampai di Tokyo Camii jam 11an dan ternyata waktu solat jumat baru mulai jam 12.45. Dan saat solat jumat tidak ada tempat menunggu untuk wanita. Alhasil saya dan Ibu kembali lagi ke Yoyogi-Uehara St untuk menunggu sambil makan bekal. Agak mepet sih pulangnya karena gw milih naik kereta biasa untuk ke Narita. Untungnya kami sudah web check in sehingga tinggal print boarding pass (secara mandiri) dan setelah itu drop bagasi. Cumaaan pas di imigrasi antriii daaaan gate kami jauuuh sekali, jadi gak sempet tuh yg namanya last minute shopping di airport. Kagak sempet, baru duduk 1 menit udah lgsg dipanggil boarding hahahaha
      Yuup sekian FR Jepang kali ini. Panjang yaaa moga2 ga pegel dan bosan bacanya hehehe. As usual kalau ada yang mau ditanyakan silahkan yaa komen atau dm juga boleh :)
       
      Apps berguna selama trip:
      -Japan Travel by Navitime. Selain menunjukkan waktu keberangkatan kereta dengan tepat, saat reserve seat shinkansen atau kereta express, bisa sambil menunjukkan ini ke petugas. Sayangnya harus ada konektivitas internet. Tapi kalau udah sebelumnya masuk ke pencarian akan tersimpan kok atau screenshoot aja.
      -Google Maps. Penting bagi yang suka nyasar dan pengen cari tempat tertentu. Akurat kok ini kalau di Jepang. 
      -google translate. Kalau mau nanya2 ke orang lokal. Atau menerjemahkan tulisan jepan.
      -Muslim Pro. Bagi yang muslim, untuk arah kiblat dan waktu solat. 
      -traveloka, booking.com, airbnb. Untuk pesan2 penginapan, tiket pesawat
      Website penting dan berguna:
      -www.japan-guide.com. Ini sih sumber no 1 bagi gw. 
      -www.halalmedia.jp. Untuk tahu resto halal dan tempat solat. 
      -forum jalan2. Ini juga penting karena banyak info keren dan menarik. 
      Note: foto2 disini diambil dengan kombinasi kamera hp dan kamera mirrorless

    • By ko Acong
      Bosan mengunjungi Jepang hanya Tokyo - Kyoto - Osaka? Perlu nih piknik dengan suasana berbeda 360 derajat. Cobalah destinasi anti mainstream yaitu Alpine Route memang biaya agak mahal sedikit, namun kita akan bahagia dengan pemandangan yang tiba2 berubah dari satu spot dan lainya dan disuguhi udara yang super bersih.
      Untuk menyusuri Alpine Route kita harus bayar terpisah dari tiket JR, mau itu JR Pass, JR West ataupun JR East yaitu harus bayar option tiket nya 9000 yen, lalu tinggal duduk manis. Atau mau eceran pun ada namun akanboros 3000 yen (total 12.000 yen ).
      Bagaimana cara ke Alpine Route?
      Ini adalah jalur saya yang pasti berbeda dengan pemegang JR Pass. Dari Shinjuku Tokyo, naik Highway Bus menuju Matsumoto seharga 4500 yen selama kurang lebih 3 jam waktu tempuhnya.
      Tak lupa saya tukarkan Tourist Pass Matsumoto - Takayama - Alpine,  beli di Travel Agent di Indonesia seharga 17.500 Yen. Dengan Rincian JR Pass mencakup: Shinan-omachi - Matsumoto - Kiso Fukushima - Ena - Nagoya - Gifu - Gero - Takayama - Hida - Toyama. 
      Saya tidak beli JR Pass karena akan lebih hemat sebesar Rp 1.2 jutaan dengan Tourist Pass ini,  karena tidak ke Osaka dan pulangnya Via Narita.
      Piknik seputaran Alpine - Takayama - Matsumoto bisa mengunjungi beberapa Prefektur. Yang saya kunjungi menggunakan JR campur dengan pilihan saya yaitu Tourist Pass, berlaku untuk 5 Hari seharga 17.500 yen.
      Berikut destinasi yang saya kunjungi.
      Matsumoto:
       Saya kunjungi Kastil Matsumoto, salah satu yang terkenal di Jepang. Jinjo (lupa namanya dengan warna yang dominan pink) Salah satu perguruan tinggi melegenda Kaichi School Museum Kami kochi  sungai yang jernih: http://www.kamikochi.or.jp/ Narai Juku / Kiso Valley:
      Desa kuno yang memegang peranan penting untuk jalur distribusi perdagangan  Tokyo ke Kyoto, dari hasil pegunungan Takayama dan desa seniman keramik, serta ada satu Obat dewanya yang sangat manjur sayang saya nggak bisa bacanya: https://www.japan-guide.com/e/e6080.html
      Hida:
      Sebuah kota kecil penghasil kayu paling berkualitas dengan ahli-ahli kayunya. Pemandangan sekeliling nya indah dengan dilintasi sungai besar berasal dari pegunungan di Takayama. Dan yang paling unik ada jalan yang berjejer, serta rumah-rumah kuno dengan ada selokan kecil yang isinya ribuan ikan koi besar-besar, ini untuk menandakan bahwa dampak Bom Atom jaman Hiroshima - Nagasaki telah clear. Daerah ini menjadi terkenal karena Ikan Koi tersebut.
      https://www.google.com/destination?dest_mid=/m/02jbp_#dest_mid=/m/02jbp_&tcfs=EhoaGAoKMjAxOC0wNi0wORIKMjAxOC0wNi0xMw
      https://www.infojepang.net/info-wisata-di-takayama/
      Gero Onsen
      http://video.metrotvnews.com/kokoronotomo/5b2E9mMN-jalan-jalan-di-gero-onsen-gassho-mura
      Kota wisata yang mempunyai sungai dan onsen umum, sayang saya datang nya kepagian, coba kalau nginap di Gero atau agak sore, tentu mataku berbinar-binar dengan onsen yang nyampur cewek cowok hihihih, jangan omes ya tradisi mandi bareng di onsen merupakan suatu kehormatan bagi tradisi lokal yang menjadikan kita termasuk satu keluarga besar saat itu.
      Semuanya berdekatan dengan Prefektur Gifu, hanya dengan 17.5000 Yen kita bisa mengunjungi tempat-tempat ini semua. Bisa dari Tokyo atau dari Osaka, tentunya berbeda-beda tipe JR Pass nya. Jika ingin nyaman beda sedikit pegang lah JR Pass.
      Perjalanan Ko Acong nano nano rasanya, kurang afdol jika tanpa kendala dan berbagai hambatan, secara “si bocah tua nakal“ (yang tidak bisa Bahasa Asing, Gaptek dan segala kekurangannya).
      Kendala pertama yang menghambat perjalanan saya selama 5 hari adalah teledor nya saya dikala menukar Tourist Pass tidak dibaca. Saya beli tiket terusan Tourist Pass Alpine - Takayama - Matsumoto sudah betul, namun petugas di JR Tokyo lalai salah menempelkan ke kartu yang JR West Pass. Nah, kendalanya pas mau digunakan ditolak oleh petugas di lapangan, satu petugas ke petugas lainya tetap ditolak, sampai lebih dari 5 orang. Waduh apa daya saya sekarang secara saya bawa uang benar-benar dibatasi mutlak hanya 20.000 yen untuk uang saku selama seminggu. 
      Begitu lunglai pas lirik ada Japan Tourist Information, nah saya coba deh kesana. "Please help me talk Bahasa?????" Bengong tuh semua. Aduh kumaha atuh ieu teh wot hepen cantik. Keluar deh seorang atasannya sambil bawa HP gede sebesar buku. Mulai dia taktik tuk eh keluar suara Indonesia "apa yang bisa kami bantu?"
      Saya jawab tapi tetap ngak nyambung pake input suaranya. Nah, disini bodoh tapi pandai (bawaan sejak lahir) nya si bocah tua nakal, secara saya pernah utak atik Translate Bahasa. Ku ketik juga via abjad dan BINGO nyambung deh walau lama mereka tetap sabar.
      Sudah tahu masalahnya, langsung bikin maklumat sakti untuk kepala stasiun. Bla bla bla mohon untuk membantu  Lao ye (bos tua). Hal ini yang salah adalah Pihak JR Tokyo dan ada Catatan Contact Person Pejabat JR Pusat.
      Walau udah beres, namun tetap ada saja tiap ganti prefektur kendala terjadi lagi. Saya keluarkan jurus nakal nya sampai kepala stasiun berkenan keluar kandang nya dengan gunakan Google translate, suara dikencangkan dan heboh kan hehehehe si bocah tua nakal punya mainan baru.








      Fr Alpine2018.docx













    • By Dantik
      Hari 1, 5 Mei 2018 : Athena
      Hari 2, 6 Mei 2018
      Pagi ini kami berangkat dari Athena menuju Roma menggunakan Ryan Air. Perjalanan selama 2 jam berjalan tepat waktu. Ryan Air adalah budget airlines yang cukup ketat dalam masalah kabin bagasi. Hanya diperbolehkan satu tas jinjing atau backpack yang muat dibawah kursi jika tidak membeli kabin bagasi.
      Mendarat di bandara Roma Ciampino, ada 3 pilihan transportasi dari bandara menuju kota. Pertama menggunakan taksi tarif flat 30 euro. Kedua menggunakan airport shuttle bus tarif 5-6 euro. Dan yang terakhir menggunakan bus + metro tarif 1.50 euro.
      Kami menggunakan pilihan ketiga yaitu dari Ciampino Airport menggunakan bus 520 turun di Cinecitta. Kemudian naik Metro A turun di Termini Station. Metrebus tiket 24 jam harga 7 euro.

       
      1.Santa Maria Maggiore
      Dari Termini Station kami mulai mengeksplore kota Roma. Pertama kami menuju Santa Maria Maggiore, sudah mulai terlihat antrian masuk gereja pada saat itu.


      2.San Giovanni
      Kemudian kami pergi ke San Giovanni menggunakan Metro A dari Vittorio Emanuele Station turun di San Giovanni Station.

      3.Colosseo
      Dari San Giovani kami pergi ke Colosseo menggunakan Tram 3. Di sini terlihat banyak sekali wisatawan, terlihat juga antrian yang panjang. Banyak orang yang menawarkan jasa Skip The Line untuk masuk ke Colosseum. Ada 3 objek wisatawan yang bisa kita lihat di sini. Pertama Coloseum itu sendiri, kedua Arch of Constantine, dan yang ketiga Roman Forum.

      4.Piramide
      Dari Coloseum kami pergi ke Piramide menggunakan Tram 3 yang sama turun di Porta S. Paolo. Mungkin ga banyak orang yang tau kalau di Roma itu ada Piramida juga.

      5.Circo Massimo
      Dari Piramide kami kembali ke Circo Massimo menggunakan Tram 3 arah balik turun di Aventino. Circo Massimo ini adalah lahan luas yang dulunya dipakai untuk arena sirkus seperti pacuan kuda dll. Kemarin saya lihat di sini kalau sore banyak juga yang jogging. Sebelah Circo Massimo adalah Palatine Hill.

      6.Bocca della Verita
      Dari Circo Massimo kami mulai berjalan menuju Bocca della Verita. Ternyata banyak orang mengantri untuk berfoto di Bocca della Verita. Bocca della Verita nama lainnya adalah Mouth of Truth. Konon katanya jika kita memasukan tangan kita ke dalam mulut batu kuno ini dan ketahuan berbohong, maka batu ini akan menggigit tangan kita sampai putus. Sayang, kami tidak sempat mengambil foto batu itu karena antrian yang panjang.

      7.Isola Tiberina
      Dari Bocca della Verita kami berjalan lagi menuju Isola Tiberina. Isola Tiberina adalah sebuah pulau kecil di tengah sungai Tiber. Di pulau ini ada gereja San Bartolomeo dan juga taman untuk duduk-duduk di pinggir sungai.


      8.Palazzo Farnese
      Setelah makan es krim di sini kami naik Bus 280 ke Palazzo Farnese.

      9.Campo dè Fiori
      Dari Palazzo Farnese ini kami berjalan ke Campo dè Fiori. Di sini banyak sekali orang berjualan, mungkin seperti pasar kaget kali yah.

      10.Capitoline Museums & Piazza Venezia
      Lalu kami berjalan lagi ke Capitoline Museums & Piazza Venezia melalui jalan Botteghe Oscure. Ini adalah tempat terakhir yang kami kunjungi sebelum kami berangkat ke Terminal Bus Tiburtina untuk melanjutkan perjalanan kami ke Venice dengan bus malam.

       
      Itulah itinerary hari pertama kami di Roma. Kami menggunakan Metrebus tiket 24 jam harga 7 euro untuk semua transportasi kami dalam satu hari.
      Dari Terminal Bus Tiburtina kami menggunakan Bus Center ke Venice harga tiket 21 euro.
    • By Dantik
      Hello guys!
      Udah lama nih ga bikin FR. Mumpung masih seger biar ga lupa kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya di Yunani.
      Hari 1, 5 Mei 2018
      Penerbangan langsung dari Singapore – Athens memakan waktu 12 jam. Setelah sampai di Athens ada 3 pilihan transportasi dari bandara ke kota. Pertama menggunakan taksi tarif flat sekitar 38 euro, kedua menggunakan Metro 3 tarif 10 euro, ketiga menggunakan Bus X95 tarif 6 euro. Kami menggunakan Bus X95 Airport – Syntagma Square 6 euro, perjalanan sekitar 45 mnt tergantung arus lalu lintas. Kami menginap di daerah Syntagma Square.
      1.The Athenian Trilogy
      Tujuan pertama adalah The Athenian Trilogy yaitu National Library, University of Athens dan Academy of Athens. 3 neoklasik bangunan di Jalan Panepistimiou tidak jauh dari tempat kami menginap.

      2.National Archaeological Museum
      Kemudian National Archaeological Museum. Dari National Library bisa mengggunakan Trolley Bus 2,4,5,11,15. National Archaeological Museum adalah museum arkeologi yang terpenting di dunia. Tempat artefak Yunani diantaranya Patung Zeus dan Kuda dengan Joki yang terkenal itu. Tiket masuk 10 euro.

      3.Syntagma Square
      Kemudian dari National Archaelogical Museum kami kembali ke Syntagma menggunakan Trolley Bus yang sama. Di Syntagma Square kami melihat pergantian prajurit di depan Gedung Parlemen (The Tomb of The Unknown Soldier). Pergantian prajurit yang berlangsung sekitar 15 menit setiap jamnya.

      4.National Garden dan Zappeion
      Setelah itu kami berjalan melewati National Garden dan Zappeion.

      5.Panathenaic Stadium
      Kemudian menuju Panathenaic Stadium. Di Panathenaic Stadium ini kami hanya foto dari luar.

      6.Temple of Olympian Zeus
      Dari Panathenaic Stadium kami berjalan ke Temple of Olympian Zeus. Di sini kami membeli tiket kombinasi Acropolis sebesar 30 euro mencakup Temple of Olympian Zeus, Acropolis, Roman Forum and Tower of the Winds, Hadrian's Library, Ancient Agora dan Kerameikos.

      Beberapa meter dari Temple of Olympian Zeus berdiri Arch of Hadrian.
      7.Plaka
      Dari Arch of Hadrian kami menuju Acropolis. Melewati Melina Merkouri , Monument of Lysicrates / Plaka. Di sini banyak menjual souvenir dan tempat makan.

      8.Acropolis
      Dari Plaka kami menuju Acropolis. Sayang, kami tidak ke Acropolis Museum karena sudah terlanjur masuk ke pintu masuk bagian tenggara Acropolis. Masuk menggunakan tiket kombinasi yang sudah kami beli.
      Acropolis adalah tempat yang wajib dikunjungi jika kita berada di Athena. Acropolis yang berada di atas bukit melewati beberapa bagian yaitu The Ancient Theatre of Dionysos, The Stoa of Eumenes, The Odeion of Herodes Atticus.

      Setelah melewati itu semua dari pintu tenggara, akhirnya kami berada di pintu gerbang Acropolis. Propylaea merupakan pintu utama Acropolis. Di sebelah kanan Propylaea kita akan melihat kuil Athena Nike.

      Setelah masuk di sebelah kiri kita akan melihat Erechtheion. Di sebelah kanan kita akan melihat Parthenon, kuil yang terbesar dan paling termasyur di Acropolis.

      Dari Acropolis kami keluar dari pintu barat melewati bukit Areiospagos menuju Ancient Agora.
      9.Roman Forum and Tower of the Winds
      Sayang, Roman Forum and Tower of the Winds sudah tutup pukul 15:00. Jadi kami hanya bisa melihat dari luar. 

      10.Hadrian's Library
      Sayang, Hadrian's Library juga sudah tutup pukul 15:00. Jadi kami hanya bisa melihat dari luar. 

      11.Ancient Agora dan Temple of Hephaestus
      Untungnya Ancient Agora belum tutup hingga pukul 20:00. Ancient Agora adalah contoh yang paling terkenal dari agora Yunani kuno dan terletak di barat laut Acropolis. Di dalam Ancient Agora ini terdapat Temple of Hephaestus dan Stoa of Attalos.

      12.Kerameikos
      Dari Ancient Agora kami buru-buru ke Kerameikos ternyata sudah tidak bisa masuk lagi karena sudah mau tutup. Cuma bisa lihat dari luar, hiks...

      Kami kembali ke penginapan melewati Thession Station, Monastiraki Sq. / Flea Market.
      Kami menginap di Small Funny World Athens Hostel, dekat dengan jalan Ermou. Berada di tengah antara Syntagma dan Monastiraki.

       
      Itulah itinerary hari pertama kami di Athena. Menurut kami Athena bisa dikunjungi dalam satu hari. Karena area yang cukup kecil berada di tengah kota sehingga mudah dijangkau dengan berjalan kaki.
      Hari 2, 6 Mei 2018 : Roma
    • By itsmeu
      안녕하세요~~ (Annyeong haseyo, Hello)
       
      Pertama-tama,Alhamdulillah, finally, akhirnya meu menjejakkan kakinya di Korea Selatan. Setelah nabung nabung, momok visa yang menakutkan akhirnya guys, aku berangkat juga ke salah satu country goals akooh, secara basicnya ak emang anak yg doyan korea-an baik kpop/drama dr jaman full house.
      Tanpa banyak curcol lagi...FR yg sudah aku janjikan pas nulis thread malaka...check it out...
       Jadinya tanggal 28 April – 5 Mei 2018 kemarin aku dan 2 tmnku berangkat ke negeri gingseng.
      Tiket pesawat Air Asia: PP 3.78jt + bagasi 1 (20kg) = 4.28 jt
      Lokasi penginapan: BB Hostel Hongdaeline (KW hongdaeline) : 380000 won/seminggu (private bathroom,kamar isi ber3 aja)
      Sebelumnya ak kasih dulu summary itin 1 minggu di Seoul:
      28/04: Nginep di Incheon T2
      29/04: Gyeongbokgung Palace, Bukchon Hanok Village
      30/04: Ewha University dan sekitarnya, Namdaemun Market, Namsan Tower
      01/05: Nami Island, King sejong statue, kyobo bookstore, cheonggyecheon stream, Myeongdong
      02/05: Itaewon, Myeongdong dst
      03/05: Napak tilas Kpop lol (Entertainment company,kroad star, Gangnam), seoul national univ (SNUFestival)
      04/05: Pendakian gunung Acha (Achasan), DDP, Lotte mart pusat, Seullo, Hongdae street, Hangang river
      05/05: Jimjilbang/Sauna, BT21 Hongdae store dan sekitarnya, ewha lagi, siap siap perjalanan pulang
      Jujur ini itin sebenernya full banget hahaha karena ternyata jalan kaki di korea itu jauh-jauh dan di indo kebiasaan dimanjain abang ojol...kaki bengkak tapi hati bahagia no problemo
      to be continue~~
    • By ko Acong

      Berapa Biaya perjalanan saya selama seminggu sejak sari Bandung - Japan - Bandung? Berikut rinciannya:
      Tiket Pesawat CGG - Narita - CGK PP: Rp. 2.420.000,- Bus Bandung - Jakarta PP: Rp. 230.000,- Turispass Matsumoto Alpine Takayama  @17500 yen: Rp. Rp 2.275.000.- Bus Narita - Matsumoto @11.000 yen: Rp. 1.430.000.- Hostel Cabin dan Hotel 5 malam x 500.000.-: Rp 2.500.000.- (Gratisss tis dari Voucher Agoda) Bus Narita - Matsumoto seharusnya PP @12000 yen: Rp. 1.560.000,- Uang saku buat makan  minum kopi ngemil dan tiket masuk berbayar, bawa Cash 20000 yen sisa 3850 yen, terpakai 16150 yen: Rp 2.100.000.-  
      Jika tranportasinya di campur ala saya: Bus 1.430.000 + Matsumoto alpine Turispass Rp. 2.275.000 = Rp. 3.705.000 (hemat Rp 1.015.000.-)
      Note: Ada yang kasih tiket Narita - Tokyo bus, lumayan irit 2000 yen atau Rp 260.000)  
       
      Total pengeluaran Pasti semuanya Trip Tokyo, Matsumoto, Narai, Hida, Gero, Gifu, Ena, Toyama, Nagano, Nagoya, Takayama dan masih bisa ke tempat lainya adalah:
      Simulasi bila pake JR Pass perbedaannya: 27000 Yen
      Tiket Opsional Alpine Route: 9300 Yen
      Jumlah 27000 - 9300 = 36300 yen (Rp 4.720.000.-)























    • By Gulali56
      Jadi ceritanya saya ke Bali dapet promo Traveloka discount 100rb utk pesawat domestik. Gara2 gagal mulu dpt tiket murah di tahun ini, akhirnya saya memutuskan solo traveling domestic aja sekalian cari jodoh #eh..
      Rata-rata orang Indonesia ke Bali itu se-rombongan jadi bisa share cost sewa kendaraan atau kalau pergi sendiri or berdua pun pastilah sewa motor, moda transportasi termurah dan tercepat.
      Nah apa jadinya kalau ke Bali sendiri aja, mau ketempat jauh-jauh kemahalan utk sewa mobil, plus gak bisa nyetir motor kayak saya.
      Walaupun Blue bird taxi, Grab/Uber dan Gojek sudah masuk Bali, ternyata mrk itu hanya bisa beroperasi di wilayah tertentu saja (mostly seputaran Kuta-Legian-Seminyak). Dan yang pasti di Ubud dilarang.
      Padahal saya tiap kali ke Bali , kudu wajib ke Bebek Bengil cabang Ubud.  Khan pusing tuh.
      Setelah browsing kanan kiri , justru dari Traveloka juga lah ketemu alternatif bus hop on hop off di Bali. YAY..
      Namanya Kura Kura Bus. Perusahaan bus ini masih tergolong baru di Bali, baru 5 tahunan, sehingga gak banyak yang tau. 
      Jangkauan area bus nya masih sekitar yang umum2 must-to-do spot di Bali . 

      Untuk harga tiket nya cukup ekonomis one way rata-rata dibandrol Rp 20ribu kecuali ke Ubud Rp 80rb.
      Selain itu juga ada day pass nya. Untuk 1 hari (Rp 100.000), 3hari (Rp 150,000) dan 7 hari (Rp 250,000) . 
      Berhubung saya butuhnya ke Ubud, jadilah saya ambil day pass 3 hari, biar ekonomis. Beli via website nya jadi Rp 135,000.
       
      Saya menginap di Seminyak Square hotel yang terletak persis disamping Seminyak Village yang juga merupakan halte stop 2 jalur Kura Kura Bus line 3 dan 4.
      Karena saya ceritanya mau makan siang di Bebek Bengil, saya ambil keberangkatan dari DFS (terminal pusat) yang jam 11 pagi.
      Ambil line 4 dari Seminyak Village yang jam 09.56 AM. Karena bus pertama , bus nya on time.
      Sampai di DFS jam 10.40-an liat-liat T-galeria Mall dulu sekalian numpang ngadem dan ke wc.

      Bis line 5 ke Ubud , teng brgkt jam 11  dari DFS.
      Halte stop: Alaya Ubud Resort
      Terletak persis disamping resto Bebek Bengil.



      Saya tiba di Bebek Bengil jam 12.45.
      Kelar makan siang dan leyeh2 dulu di bale-bale resto ngilangin pegel2,  baru deh saya menanti bus berikutnya utk ke Puri Lukisan Museum jam 14.20
      Halte stop : Puri Lukisan Museum 
      Halte ini cocok utk yang mau ke Museum Blanco, Bukit Campuhan ataupun ke Babi Guling Bu Oka.
      Berhubung saya blm pernah ke Bukit Campuhan, jadilah saya kemari. Jalan pelan2 ke Museum Blanco dulu biar matahari gak terlalu terik.
      Apa daya krn saya gak tertarik masuk ke Museum Blanco, akhirnya saya jam 3 sore nanjak ke Bukit Campuhan , matahari berasa ada 3 biji alias masih panas pol.

      sisi bagusnya jam segini masih sepi, sisi gak bagusnya saking panasnya saya sendiri ampe ogah berhenti2 buat foto.

      Terus terang saya gak tll impress sama bukit Campuhan ini, saya malah langsung fokus ke Cafe dan Spa Karsa yang merupakan resto dan spa kecil samping pematang sawah setelah melewati Bukit gak penting ini. Sori to say ye.. Mungkin krn ga ada yg motoin, dan saya bukan tipe yg niat2 amat selfie kalo kepanasan . Terus ngapain kemari ye..

      Setelah menghabiskan satu kelapa dan foto2 di sawahnya sampai mati gaya krn matahari mulai terbenam saya pun memutuskan balik ke halte bus utk mengejar bus terakhir jam 18.55.
      Kesimpulan dari trekking dadakan ini, 2km uphill itu ditempuh +/- sejam tp pas pulang bisa +/- 30menitan..
      Karena takut ketinggalan bus, saya udh nongkrong dari sejam seblmnya di cafe seberang halte sambil ngopi2 dan numpang ke wc.

      Basically jam 18.55 itu udh gelap bgt sampai takut ketinggalan bus karena  gak keliatan.  Untungnya saya udh reserved via web, jadi nya supir bus nya sih udh tau bakal ada penumpang yg nungguin, scr saya cuma satu2nya penumpang mlm itu.

      Jam 08.30 malam akhirnya sampai juga di terminal DFS.
      Karena sudah gak kuat bermacet2 di area Seminyak, saya sambung naik gojek ke hotel. Tp nasib dapet tukang ojek org jawa alias nyasar2 muluk jd scr waktu gak beda jauh dgn misalnya saya pake Kura kura bus.. kesel... 
      Kelebihan Kura Kura Bus:
      + cukup ekonomis utk area  yang gak bisa dijangkau oleh kendaraan online.
      + bis ber-AC, ada free wi-fi dari telkomsel dan ada colokan listrik buat nge-charge selama mati gaya di bis.
      + memiliki aplikasi dan website informatif dengan pilihan bhs yang beragam dari Indonesia, Inggris, Jepang, Rusia, Korea, China
      + CS memiliki bhs inggris dan jepang yang cukup memadai .
       
      Kekurangan:
      - memakan waktu yang sangat lama apabila harus pindah line. Contoh dari seminyak village mau ke Ubud, dari  line 4 harus ke DFS utk pindah ke Line 5. Total perjalanan jadi 3jam misal dibandingkan dgn naik kendaraan direct ke tujuan yang hanya 1-1.5jam.
      - halte bis ke-2,dst biasanya hanya palang di pinggir jalan dan tidak ada tempat parkir sehingga bis tidak bisa menunggu lama
       - belum menjangkau area2 di utara Bali, ataupun area Canggu yang mulai jadi tujuan wajib turis
      - interval bis utk Ubud line 2 jam sekali, sehingga kurang flexible 
      - Aplikasi utk memonitor bis sangat tergantung gps bis maupun provider yang kadang angot2an..
       
      Kesimpulannya bis ini lumayan oke utk solo traveler yang mau ke area Nusa Dua, Jimbaran maupun Ubud.
      Sedangkan kalau tinggal /explore di area Legian-kuta-Seminyak,  lebih murah dan cepat naik ojek online saja.
       
      Kura Kura Bus
      http://kura2bus.com/
      Interval bus:
      a. Line 1 : every 90 minutes, 10 rounds per day
      b. Line 2 : every 90 minutes, 9 rounds per day
      c. Line 3 : every 20 minutes, 38 rounds per day
      d. Line 4 : every 45 minutes, 17 rounds per day
      e. Line 5 : every 2 hours, 5 rounds per day