deffa

field report 3 Hari di Osaka Itu Seru Loh

95 posts in this topic

 

Hola Deffa Here !!!

Akhirnya saya mulai menulis Cerita Perjalanan Explore Kansai selama 5 hari dari perjalanan saya kemarin 7-11 Maret 2016. Perjalanan yang sangat menyenangkan dan juga menegangkan. Kok menegangkan ? Karena saya harus berhadapan dengan Last Minute Call, bukan hanya sekali namun 3 kali hahahah

Yup rute perjalanan saya yaitu 2 hari di Osaka dan 2 hari di Kyoto - Nara. Jadi kali ini saya akan membahas tentang perjalanan saya ke Osaka dulu agar tidak terlalu panjang membaca nya ya. Semoga tulisan saya ini bisa menjadi informasi buat kalian nanti :D

Word of Advice tulisan ini sangat panjang semoga kalian tidak bosan membaca nya ya, tapi harus di baca dengan seksama kalau kalian mencari info yang detil loh :D

IMG_1680.JPG

DAY 1 : 7 Maret 2016

Itinerary Day 1 :

  1. Bandara Hussein Sastranegara Bandung
  2. Bandara KLIA2
  3. Makan Siang di Restoran Nyonya Colors KLIA2
  4. Bandara Kansai International Airport
  5. Menginap di Kansai International Airport

Akhirnya hari yang di nanti pun tiba setelah hasil hunting tiket promo Air Asia tahun lalu, saya mendapatkan harga tiket ini One Way Bandung - Kuala Lumpur - Osaka sebesar Rp, 1.400.000 atau 1,4 juta rupiah. Untuk pulang nya saya dari Seoul jadi nanti kita bahas itu.

Pesawat pukul 08.30 WIB berangkat dari Bandara Hussein Sastranegara Bandung menuju KLIA2 Malaysia. Saya sudah tiba di bandara sejak pukul 07.00 WIB. Karena belum sarapan saya putuskan untuk membeli roti di Circle K terdekat. Ketika mau membayar saya cek dompet, baru lah teringat Uang Yen Jepang dan Won Korea Selatan saya tidak ada. Sontak lah saya kaget dan panik.

Saya baru ingat jika uang tersebut masih tersimpan di Lemari pakaian saya di rumah. Tanpa pikir panjang saya langsung mencari Ojek untuk kembali ke rumah, jarak dari Bandara ke Rumah itu sekitar 1,5 jam dan di tambah lagi ini hari Senin. Saya hanya bisa berdoa dan minta tolong ke tukang Ojek untuk melaju dengan sangat cepat.

Di jalan menuju balik ke rumah ini saya sempatkan untuk Web Check In dan berhasil, singkat cerita, ketika saya sudah tiba lagi di bandara pukul 08.30 WIB pas, dan ketika saya tiba di dalam Bandara dari petugas bilang saya sudah tidak bisa masuk ke pesawat :

Saya : Pak mohon saya untuk naik pesawat masih ada kan

Petugas : Sudah ditutup pintu pesawat nya, sudah tidak bisa naik

Announcer : Panggilan terakhir untuk bapak Deffa Utama 

Saya : Tuh pak masih ada tuh Last Call tolong pak

Petugas : Bentar saya tanya dulu......... ok masih bisa katanya belum di tutup

Saya : Wah terima kasih banyak pak

Petugas : Ya sudah santai saja gak usah panik lagi, ditunggu kok sudah di kasih ijin 

Dan tepat pukul 08.40 WIB pesawat pun tinggal landas, dengan saya duduk di kursi di dalam pesawat dengan keringatan dan rasa panik yang masih melanda, dalam hati "Terima kasih tuhan, semoga tidak terjadi lagi kebodohan seperti ini" 

KUALA LUMPUR INTERNATIONAL AIRPORT 2

Di dalam pesawat saya pun akhirnya tertidur sebentar karena lama perjalanan ini sekitar 1 jam 30 menit. Dan ketika terbangun sudah landing di bandara KLIA2. Waktu menunjukkan pukul 11.00 WITA beda 1 jam lebih cepat dari Bandung. 

Karena penerbangan berikut nya adalah pukul 15.00 WITA tujuan Osaka Kansai International Airport jadi saya putuskan untuk mengisi perut yang sudah berteriak karena beban dari belum sarapan dan masih panik karena kejadian Last Minute Call tadi di Bandung. 

Saya pun memilih untuk makan di area Lantai 3 KLIA2 yaitu di dekat Terminal Keberangkatan. Makan di Bandara kalian pasti tahu donk yaitu Mahal. Tapi saya menemukan satu Restoran yang mempunyai menu enak dan Harga nya murah yaitu Nyonya Colors. Nasi Lemak Pandan nya cuma seharga RM 3.71 loh. Untuk review lengkap nya baca DISINI

colors.jpgcolors2.jpg

Jreng jreng disini malapetaka kembali terjadi, apa yang saya doa kan untuk tidak terjadi lagi akhirnya kejadian lagi. Dikarenakan saya terlalu santai di Restoran ini. Tidak saya sadari waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WITA. Kalian harus tahu jika penerbangan Internasional itu maksimal Check In adalah 1 jam sebelum keberangkatan. Dan saya sudah melewati waktu Check In

Dengan kaget saya pun langsung buru-buru ke Counter Check In Air Asia, dan kondisi sedang sangat penuh. Saya bertanya kepada petugas yang ada disana 

Saya : Where can I check in my flight to Kansai ?

Petugas : What time your flight is ?

Saya : 3 pm

Petugas : Its already closed, you should checked in 1 hour before you departure

Saya : What, oh no, please can you help me there is still time before the flight

Petugas : Ok why don't you go to counter 16 over there and try to check in

Saya : Thank you

Dan untung lah saya masih bisa check in, namun saya di suruh lari karena waktu hanya tinggal 50 menit lagi. Malapetaka lagi ketika masuk area Imigrasi. Kalian harus tahu bagian Imigrasi di bandara KLIA2 ini salah satu yang terlama di dunia. Kinerja petugas Imigrasi nya lambat sekali. Jika di perhatikan 1 orang bisa sampai 5 menit untuk di periksa. Sedangkan antrian sudah mengular. Disini saya sudah Hopeless.

Namun tiba-tiba di belakang saya ada orang Indonesia juga yang bertanya :

Orang : Mas mau ke Jakarta juga ?

Saya : Gak mas saya mau ke Osaka Jepang

Orang : Oh gitu, lambat banget ya ini, padahal saya flight Lion 15.30 WITA neh bisa telat

Saya : Wah saya lebih parah mas 15.00 WITA dan sekarang udah 14.10 WITA

Orang : Ya sudah kita berdoa saja ya mas, mudah-mudahan di kasih jalan

Dan tiba-tiba saya melihat gerak-gerik petugas Imigrasi yang hendak membuka barisan baru untuk Counter di sebelah rombongan saya. Saya pun langsung dengan cepat pindah barisan dan berdiri paling depan. Pertolongan Tuhan masih ada. Saya pun melewati Imigrasi ini lebih cepat. Dan akhirnya saling tos dengan orang Indonesia yang saya ajak ngobrol

Dari Imigrasi ini saya lari sekuat tenaga, untuk menuju Gate saya di P12 yaitu paling ujung. Kalian harus tahu jarak dari Imigrasi ke Gate itu sekitar 30 menitan jalan biasa. Dan waktu sudah 14.30 WITA gak mungkin saya jalan biasa. Lari lah saya sekuat tenaga dengan menggendong Backpacke seberat 10 kg mungkin.

Tiba di area Gate sebelum di P12 di KLIA2 ini ada pengecekan Scanner lagi yang sangat ketat semua yang bematerialkan logam harus di lepas. Kacamata, Belt, Dompet dll. Akhirnya saya lepas Belt saya karena ada besi nya dan membuat celana panjang saya agak melorot. Petugas bertanya

Petugas : Terbang jam berape ?

Saya : Jam 3 pak

Petugas : Sekarang 2:57 PM. ya sudah lari lari

Saya : Iya pak terima kasih

Dengan memegang celana panjang yang kedodoran karena belum sempat memasang Belt saya pun berlari. Dari kejauhan saya sudah mendengar "Kansai Last Call, Kansai Last Call". Saya pun berteriak dari jarak sekitar 100 meter mungkin "Kansai, Kansai". Untung petugas itu mendengar dan melihat saya berlari. Dia segera menghubungi rekan nya. Dan segera membantu saya membawakan tas dan memeriksa dokumen.

15.00 WITA akhirnya saya sudah duduk di kursi Air Asia X. Dan pukul 15.10 WITA pesawat pun berangkat. Dan dalam hati "Ya Tuhan 2 kali saya melakukan kebodohan ini, semoga tidak ada yang ketiga". Perjalanan sekitar 6 jam dari KLIA2 ke Kansai International Airport, kebetulan di dekat saya juga ada orang Indonesia yag mau liburan ke Jepang jadi ada teman ngobrol.

KANSAI INTERNATIONAL AIRPORT

Selama perjalanan ini saya tidak bisa tidur antara Excited dan masih Parno akan Last Minute Call tadi. Tidak terasa ternyata sudah landing saja di Kansai International Airport sekitar pukul 22.00 WIT (beda 2 jam lebih cepat dari Indonesia). Rencana saya malam ini menginap di Bandara Kansai International Airport untuk menghemat biaya menginap semalam.

Untuk maskapai Low Cost biasanya mendarat di Gate yang agak terpisah dari Bandara jadi ketika kalian turun dari pesawat akan menggunakan semacam Shuttle Train menuju Terminal Kedatangan Bandara KIX. Sedangkan maskapai yang tidak Low Cost seperti Garuda, langsung mendarat di Gate Terminal Kedatangan.

Menginap di Bandara Kansai International Airport emang bisa ? Bisa donk dan sudah banyak yang mencoba, akhirnya saya pun merasakan nikmat nya Kursi Sofa di Bandara KIX ini saya pilih di Lantai 2 Terminal Keberangkatan. Untuk info lengkap Cara Menginap di Bandara Kansai International Airport baca DISINI

IMG_1478.JPGIMG_1477.JPG

Malam itu saya tidak bisa tidur jadi saya putuskan untuk membuat Itinerary. Heheh saya memang tipe yang Berangkat dulu Itinerary belakangan. Jadi selalu membuat itinerary ketika sudah tiba di TKP. Saya pun membeli Onigiri seharga 100 yen di Family Mart terdekat, karena sedikit lapar :D

Sekian untuk Hari Pertama yang melelahkan. Ingat jangan sampai kalian mengalami Last Minute Call ya, karena itu melelahkan Jasmani dan Rohani loh :D

PENGELUARAN DAY 1

pengeluaran day 1.jpg

 

DAY 2 : 8 MARET 2016

Itinerary Day 2 :

  1. Universal Studios Japan
  2. The Wizarding World of Harry Potter
  3. Osaka Castle
  4. Takoyaki Making
  5. J-Hopper Osaka Guesthouse

Masih di Kansai International Airport dan pukul menunjukkan 05.00 WIT, saya putuskan untuk berangkat karena menggunakan kereta pertama dari bandara KIX ini. Dan saya sebelum nya sudah membeli Kansai Thru Pass dari Indonesia secara online, yang berguna untuk menggunakan semua Transportasi umum yang ada di Kansai ini selain dari Perusahaan JR, seharga 5200 Yen untuk 3 hari penggunaan. Info lengkap cara membeli dan penggunaan nya Baca DISINI

Saya tinggal menukar bukti pembelian ke bagian Counter dari Nankai Train Railways yang berada di bandara KIX ini, dari Terminal Keberangkatan tersebut tinggal keluar saja menuju pintu utama tetap di lantai 2 dan setelah di luar akan melewati semacam jembatan. Lalu kita akan bertemu dengan semacam Gerbang di sebelah Kanan untuk menuju ke Stasiun Kereta JR dan di sebelah nya Nankai Line

IMG_1484.JPG

Sebelum nya saya ke kantor Nankai dulu untuk menukar bukti pembelian menjadi kartu Kansai Thru Pass. Karena saya yang duluan dan pertama jadi proses cukup cepat. Oh ya saya juga memutuskan untuk menggunakan kartu ICOCA yang fungsi nya di gunakan untuk semua moda Transportasi dari perusahaan JR. Di Ticket Vending Machine di dekat sini. Harga kartu nya 500 yen dan Saldo saya isi 2000 yen jadi total 2500 yen

Tapi jika kalian sudah mempunyai kartu PASMO dari kunjungan di Tokyo, tidak perlu lagi membeli kartu ICOCA karena fungsi nya sama saja dan PASMO CARD bisa di gunakan di Kansai untuk transportasi dari JR. 

Oh ya saya sempat membeli Onigiri lagi di Family Mart 2 buah seharga 220 yen untuk sarapan heheh

Spoiler

IMG_1481.JPGIMG_1486.JPGIMG_1488.JPGIMG_1489.JPG

Langsung menuju Nankai Line dan menggunakan Kansai Thru Pass ini. Tujuan saya adalah ke Fukushima Station jadi saya harus berkali-kali ganti Kereta di beberapa Station. Kereta pertama Nankai Airport Line  Rinku Town Station. Lalu ganti Nankai Main Line menuju Namba Station, lalu Hanshin Namba Line menuju Amagaski Station, terakhir Hanshin Main Line menuju Fukushima Station. Atau bisa coba rute berikut

Fukushima.jpg

Perjalanan dengan rute ini cukup panjang dan lama, total menghabiskan waktu sekitar 2 jam, namun karena semua di cover oleh Kansai Thru Pass jadi tidak perlu membayar lagi. Tujuan saya yang pertama ini ke penginapan untuk mandi dan menaruh tas yaitu di J-Hoppers Osaka Guesthouse

J-HOPPERS OSAKA GUESTHOUSE

Letak nya memang dekat dengan Fukushima Station namun yang JR Fukushima Station bukan yang Hanshin Fukushima Station. Karena saya di Hanshin Fukushima Station harus jalan sekitar 10 menit ke JR Fukushima Station lalu 3 menit ke penginapan nya. Cukup mudah di cari kok. Dan penginapan ini worth sekali. Untuk pengalaman menginap di J-Hoppers Osaka Guestouse baca DISINI

Semalam untuk Private Room nya seharga 6000 yen

Spoiler

IMG_1502.JPGIMG_1510.JPGIMG_1807.JPG

Setelah check in dan mandi saya pun beranjak untuk ke destinasi pertama yaitu ke Universal Studios Japan. Yup salah satu impian saya adalah bermain di Theme Park di seluruh dunia jadi salah satu nya disini, apalagi di sini ada Wizarding World of Harry Potter salah satu favorit saya.

Saya sebelum nya sudah membeli tiket Universal Studios Japan dari Indonesia membeli nya dari Jalan Tour Travel Agent seharga 7400 Yen sudah termasuk Pajak. Untuk cara pembelian nya Tiket Universal Studios Japan di Indonesia baca DISINI

Rute saya kali ini menuju UniversalCity Station karena terlalu jauh dan makan waktu jika menggunakan Hanshin Main Line (Kansai Thru Pass). Saya putuskan menggunakan JR Fukushima Station saja jadi menggunakan ICOCA,. Rute nya adalah JR Fukushima Station (JR Kansai Airport Rapid Service for KANSAI AIRPORT) - NISHIKUJO Station (JR Yumesaki Line  for SAKURAJIMA) - UNIVERSALCITY. Total seharga 160 yen

universal.jpg

UNIVERSAL STUDIOS JAPAN

Ok tiba lah di Universal Studios Japan sekitar pukul 10.00 WIT, ternyata sudah rame gak ngaruh walaupun datang pas Low Season dan Weekdays tetap saja ramai. Dari Universal City Station saja sudah mulai rame nya. Dan kebetulan hari ini di buka penjualan Annual Pass USJ sebesar 10000 yen murah banget.

IMG_1518.JPGIMG_1521.JPG

Karena saya sudah membeli tiket sebelumnya jadi tinggal masuk saja dan tidak lupa mengambil Map USJ yang luas ini. Karena gerbang utama nya sedang di renovasi jadi background nya agak kurang bagus hehe, tapi bola dunia khas Universal Studios tetap ada

IMG_1523.JPGIMG_1530.JPG

Karena disini sangat ramai jadi ya saya sudah maklum tidak akan banyak mengunjungi wahana nya, karena destinasi utama saya kesini yaitu Harry Potter jadi saya langsung antri untuk mengambil Timed Entry Ticket di dekat Gerbang masuk Harry Potter. Kebetulan dapat di pukul 12.30 WIT, jadi masih ada waktu.

Universal Studios Japan sendiri di bagi beberapa wilayah :

  1. New York
  2. Hollywood
  3. Parade
  4. San Francisco
  5. Jurassic Park
  6. Amity Village
  7. Universal Wonderland
  8. Water World

Yang pertama saya temui dari pintu masuk adalah area Hollywood disini kita bisa melihat bangunan-bangunan ala abad pertengahan dan juga beberapa Cosplay dari film-film hollywood

 IMG_1537.JPGIMG_1540.JPG

Karena bingung mau kemana, saya langsung menuju ke wahana Back To The Future. Karena ya saya pernah mengalami masa kejayaan Film ini jadi bernostalgia dulu

IMG_1547.JPGIMG_1549.JPG

Disini sebenarnya ada wahana Ride nya yang 4D tapi karena malas antri jadi saya gak ikutan, gila antri nya sampai 2 jam loh. Di sekitar sini juga ada wahana The Amazing Adventures of Spiderman berupa wahana Ride 4D yang kebetulan antrian untuk Single Ride nya tidak terlalu lama sekitar 20 menitan ya sudah saya ikut disini dulu deh

IMG_1545.JPG

Di The Amazing Adventures of Spiderman The Ride ini mirip dengan Transformer 4D Ride nya Universal Studios Singapore loh. Jadi kalian naik di semacam Jet Coaster gitu lalu menggunakan kacamata 4D untuk menonton aksi Spiderman menyelamatkan dunia melawan musuh-musuhnya. Cukup tegang karena jet coaster nya yang jungkir balik.

Sambil menunggu waktu lagi saya menghabiskan dengan berkeliling di area San Francisco. Disini ada wahana Jaws namun karena sedang di Maintenance jadi tidak buka, cukup untuk foto-foto saja deh di area Wharf nya. 

IMG_1554.JPG

Dan ternyata di USJ ini lagi demam Minions, sampai ada makanan berbentuk seperti bakpau di hias warna kuning mirip Minion, namun sayang Tidak Halal jadi saya tidak mencoba. Oh ya di area San Francisco ini banyak bangunan yang kece-kece loh untuk background foto-foto seru. Jadi jangan sampai di lewatkan ya heheheh

Spoiler

IMG_1558.JPGIMG_1559.JPGIMG_1560.JPGIMG_1566.JPGIMG_1571.JPG

Dan akhirnya Pukul 12.30 WIT pun tiba saya langsung bergegas ke Gerbang The Wizarding World of Harry Potter dan menunjukkan Timed Entry Ticket kepada petugas di persilahkan masuk. Yes akhirnya bisa merasakan dunia nya Harry Potter juga. 

IMG_1712.JPG

THE WIZARDING WORLD OF HARRY POTTER

Masuk area Harry Potter kita akan melalui jalan dengan rimbunan pohon pinus di kiri dan kanan ditemani dengan suara kodok jadi semacam kesan mistis gitu, tidak jauh kita akan bertemu dengan Weasley Flying Car, itu loh Mobil Terbang yang ada di Buku Kedua Harry Potter, pas Ron Weasley jemput (menyelamatkan) Harry di rumah nya Uncle Vernon, karena gak boleh lagi sekolah di Hogwarts. Oh ya antri ya poto nya, seperti biasa Turis dari Cina Tiongkok bikin ulah gak mau antri heheh

IMG_1577.JPGIMG_1711.JPG

Lanjut kita akan bertemu Gerbang Utama dari The Wizarding World of Harry Potter ini, kalau di Film ini adalah gerbang nya Desa Hogsmeade. Jadi yang pertama kita masuki adalah memang Desa Hogsmeade seperti yang di film nya. 

IMG_1580.JPGIMG_1584.JPG

Masuk ke Gerbang Hogsmeade kalian tidak akan pernah bisa melepaskan pandangan dari satu bentuk yang ikonik yaitu Kereta Hogwarts Express, yup kereta yang muncul di tiap Buku dan Film Harry Potter ini nongol juga disini. Lengkap dari Lokomotif sampai Gerbong nya. Bahkan di Gerbong nya kita bisa berfoto mengenakan pakaian Hogwarts dan di dalam Kompartemen khusus seperti di Film. Harga sewa dan poto nya 3000 Yen.

IMG_1590.JPGIMG_1593.JPG

Jalan lagi di dekat sini ada Zonko Jokes & Tricks Shop lalu di sebelahnya ada Honeydukes. Di dalam Zonko kalian bisa menemukan semua alat kejahilan yang sering di bawa oleh Fred & George Weasley. Seperti Puking Pastilles, Screaming yo-yo dll. Sedangkan di Honeydukes kalian akan menemukan yang paling terkenal adalah Bertie Bott's Every Flavour Beans. Dan dijual dengan harga 3000 yen

Spoiler

IMG_1597.JPGIMG_1598.JPGIMG_1602.JPGIMG_1604.JPG

Nah yang paling saaya tunggu-tunggu juga untuk datang kesini adalah mencoba Butterbeer, oh kalian penggemar Harry Potter pasti penasaran kan gimana seh rasa Butterbeer itu ? Apakah beer ? Apakah Butter ? Apakah Es Krim ? hahahah. Akhirnya saya mencoba nya dan ini momen yang sangat priceless banget dah :P

Ada stand atau lebih tepatnya Barrel Stand di depan Honeydukes ini yang menjual Butterbeer seharga 900 yen dan 1200 yen. Jika 1200 yen kalian juga mendapatkan gelas / mug khas Butterbeer seperti di film, jika 900 yen hanya menggunakan mug biasa. Saya pilih donk yang 1200 yen buat kenang-kenangan hehehe

Spoiler

IMG_1605.JPGIMG_1606.JPGIMG_1610.JPGIMG_1612.JPG

Mau tahu rasa nya kayak apa ? Bilang aja penasaran ye kan ? hahahahaha (devil smile / gak ada emot nya :P). Ok jadi gini Butterbeer ini terdiri dari 2 komposisi Butter dan Beer. Butter itu sendiri yang berada di atas seperti buih warna putih itu, rasanya manis seperti krim Susu Vanilla. Lalu untuk Beer nya rasanya berupa Root Beer yang kayak di A&W itu loh atau kalau jaman dulu Sarsaparila hahah

Pokoknya enak banget, saya minum nya pun dikit-dikit takut cepat habis hahah, biarin katro jalan-jalan sambil megang minuman. Oh ya di tempat saya bersantai sejenak sambil minum Butterbeer ini adalah Barvish Banges, disini ada Owl, yup kalian tahu kan di serial Harry Potter, Owl (burung hantu) juga memegang peranan penting. Apalagi di buku terakhir Deathly Hallows, Hedwig lah salah satu yang menyelamatkan Harry Potter

Nah disini kita bisa bertemu dengan Live Hedwig well at least ada putih-putih nya lah ya, kalo Hedwig kan Snow White banget putih semua se badan-badan hahah. Tapi gak boleh mendekat jadi poto nya harus dari jauh :D

IMG_1615.JPG

Three Broomsticks nah kalau yang ini saya tidak sempat masuk karena di sini berupa Restoran, ya mirip seperti di film dan buku seh berupa tempat makan, tapi yang unik adalah satu papan pengumuman yang bertuliksan "Have You Seen This Wizard?". Di depan restoran ini, karena seperti yang kalian bisa tebak di ambil dari film ketiga Harry Potter and The Prisoner of Azkaban yaitu ada Sirius Black disana

IMG_1617.JPGIMG_1618.JPG

Selanjut nya kita akan bertemu dengan Restoran Hog's Head. Kalau di serial nya di sini restoran underground yaitu restoran nya para penjahat atau orang-orang yang di Blacklist. Jadi kesan nya agak suram gitu.

IMG_1622.JPGIMG_1625.JPG

Nah di depan ini ada satu gedung yang unik yaitu Owl Post, yup disini tempat semua Post dari Owl di kumpulkan, banyak sekali Owl disini walaupun bukan Owl asli tapi nuansa nya seperti di kandang burung hantu. Lengkap dengan surat-surat dan lain sebagai nya. Oh ya di bagian tengah ruangan ini ada The Monster Book of Monster yang di kasih Hagrid ke Harry Potter, di sini juga dia bisa bergerak loh

Spoiler

IMG_1626.JPGIMG_1628.JPGIMG_1631.JPGIMG_1632.JPG

Oh ya di sini juga jual souvenir khas Harry Potter dan yang paling keren adalah disini jual Jubah sekolah Hogwarts dari masing-masing House Grtffindor, Slytherin, Hufflepuff, Ravenclaw. Tapi mahal banget 12000 yen 

Lanjut di depan dari Owl Post ini ketemu dengan Ollivanders Maker of Fine Wand Since 382 BC. Yup ini Ollivanders Shop yang terkenal itu, dimana Harry mendapatkan Wand pertama nya disini. Dan di sini juga ternyata ada atraksi nya loh, antrian nya tidak panjang hanya menunggu sekitar 20 menitan. 

Kita akan masuk ke Ollivanders Shop dan akan menyaksikan suatu teatrikal seorang Shopkeeper yang di tunjuk oleh Ollivanders untuk membantu kami para Murid Baru memilih Wand. Dan dalam teatrikal ini ada satu yang di panggil secara Random, untuk memilih Wand nya. Dan adegan berikut nya persis seperti pertama kali Harry memilih wand dimana ruangan menjadi berantakan karena salah Wand. 

Dan akhirnya ketika Wand yang di pilih sudah ditemukan, dia yang di tunjuk untuk maju itu bisa mendapatkan Wand tersebut secara Gratis. Enak banget ya, padahal gue udah sengaja berdiri paling depan tapi gak di tunjuk huhu, harganya kalau beli 3.800 yen

Spoiler

IMG_1692.JPGIMG_1636.JPGIMG_1639.JPG

Keluar dari Ollivanders Wand Shop ini kalian akan langsung melihat kemegahan Hogwarts Castle dari jauh. Wuih keren abis dah, apalagi di tambah danau di sekitar nya itu loh keren juga. Tenang dan adem rasanya

IMG_1640.JPGIMG_1649.JPG

Nah di jalan menuju Hogwarts Castle ini kalian akan menemukan suatu pertunjukkan dari akademi Beauxbatons dan Durmstang Institute yang memperagakan tarian nya seperti di film Harry Potter ke empat Goblet of Fire. Bagus loh sayang jika di lewatkan

IMG_1641.JPGIMG_1646.JPG

Dari sini juga kita sudah bisa melihat kemegahan dari Hogwarts Castle, disini sebenarnya ada wahana unggulan nya yaitu Harry Potter The Ride 4DXD, namun kalian bisa bayangkan berapa lama antrian nya 1 - 2 jam ? Wah itu sih biasa, ini seh antrian nya 5 jam dan masih naik lagi. Gila gak tuh, saya pass deh. Saya pilih untuk mengelilingi Hogwarts Castle nya saja dan menelusuri ruangan dalam Castle.

IMG_1679.JPGIMG_1680.JPG

Masuk ke Castle nya dengan penerangan cukup gelap jadi kurang bagus untuk poto namun saya bisa gambarkan, disini kita akan menjelajahi dari Ruang Kelas, Ruang Kelas Potion nya Professor Snape, Ruang Poto Headmaster terdahulu, Ruang Headmaster Dumbledore lengkap dengan Pensieve nya, dan Ruang Defends Against Dark Arts Magic

Spoiler

IMG_1663.JPGIMG_1661.JPGIMG_1660.JPGIMG_1673.JPGIMG_1671.JPGIMG_1667.JPG

Gggiilllaaa puas banget muterin ini Castle, dan setelah keluar Castle ini pun kita bisa berfoto ria di dengan bendera ke 4 House of Hogwarts. Saya pilih Slytherin karena saya rasa, saya emang cocok dengan filosofi Salazhar Slytherin ahahahah

IMG_1705.JPGIMG_1704.JPG

Di dekat sini juga ada penjual Souvenir saya sempatkan untuk membeli Gantungan Kunci berbentuk Deathly Hallows, lumayan harganya 1200 yen. Sudah puas lalu saya pun putuskan untuk menyudahi kunjungan di sini, selama jalan keluar saya memilih untuk mengambil jalan Diagon Alley. Disini bisa melihat Quidditch Shop dan Wiseacres Wizarding Equipment

Spoiler

IMG_1687.JPGIMG_1693.JPGIMG_1689.JPG

Akhirnya saya keluar dari The Wizarding World of Harry Potters karena lapar saya mencoba mencari makanan ringan dan menemukan Hot Dog seharga 800 yen, dan saya makan di pinggir Wharf sambil menyaksikan wahana Jet Coaster yang sedang lewat.

IMG_1713.JPG

Dan akhirnysa saya keluar dari Universal Studios Japan sekitar pukul 16.00 WIT dan masih ada cukup waktu saya putuskan untuk menuju ke Osaka Castle. Niat hati ingin melihat Sakura semoga sudah ada yang Early Bloom. Rute yang saya lalui adalah Universal City Station - Nishikujo Station - Bentencho Station - Tanimachiyoncome Station, seharga 400 yen di cover oleh ICOCA

osaka castle.jpg

OSAKA CASTLE

Untuk menuju Osaka Castle kalian di sarankan untuk melalui Otemon Gate itu berada di area South West dari Osaka Castle jadi Station terdekat adalah Tanimachiyonchome atau Tanimachi-4-Chome. Karena jika melalui Otemon Gate ini kalian akan langsung bertemu dengan Nishinomaru Garden. Taman yang sangat cantik apalagi jika musim semi dengan bunga Sakura

IMG_1719.JPGIMG_1720.JPG

Namun sayang karena saya tiba sudah sore dan lagi Sakura belum mekar, jadi saya tidak bisa masuk kesana. Saya langsung menuju ke Tower Utama saja. Namun lagi-lagi karena sudah sore Tower Utama di tutup Puku; 17.00 WIT dan tidak bisa masuk ya sudah poto di depan saja

IMG_1729.JPGIMG_1732.JPG

Di area ini juga terdapat Museum Osaka Castle yang juga tutup pukul 17.00 WIT jadi hanya bisa di poto dari luar saja. Oh ya jika kalian mau bermain kano di sekitar Osaka Castle ini bisa loh dengan menyewa kano seharga 200 yen. Apalagi jika pas musim Sakura bagus banget pasti

IMG_1740.JPG

Dan akhirnya saya sudahi hari kedua di Osaka ini dengan berkunjung ke Osaka Castle. Namun malam nya saya sudah ada acara di penginapan saya yaitu J-Hoppers Osaka Guesthouse dimana kami akan di ajak untuk membuat Takoyaki seru tuh. Rute pulang nya saya menggunakan Kansai Thru Pass. Tanimachiyonchome Station - Hiasghiumeda Station - Umeda Hanshin Station - Fukushima Hanshin Station di cover oleh Kansai Thru Pass

tanimachi.jpg

J-HOPPERS OSAKA GUESTHOUSE

Pukul 07.00 WIT saya sudah berkumpul di Lobby Hostel bersama tamu yang lain yang mau ikut event Membuat Takoyaki bersama dan bertemu dengan Mr. Yano selaku Manager dari j-Hoppers Osaka ini yang akan mengajak saya dan beberapa tamu lain yang ikut untuk membuat Takoyaki. Ada sekitar 5 orang yang gabung dari berbagai negara, Saya, Momo Hanada dan Yuki Yamamoto dari Okayama Jepang, Andrew Voegel dari United States dan Eric Chen dari Taiwan

Spoiler

IMG_1758.JPGIMG_1753.JPGIMG_1766.JPG

Untuk cerita lengkap keseruan Acara Takoyaki ini kalian bisa baca DISINI

Untuk biaya acara Takoyaki ini perorang 600 yen

Demikian lah petualangan Hari Kedua ini yang sangat seru akan di lanjut di Hari Ketiga nanti ya, tunggu saja keseruan berikutnya :D

PENGELUARAN DAY 2

pengeluaran day 2.jpg

 

DAY 3 : 9 MARET 2016

Itinerary Day 3 :

  1. Umeda Sky Building
  2. Shitennoji Temple
  3. Shinshaibashi
  4. Daisho
  5. KitKat Store
  6. Curry House CoCo Ichibanya

Bangun pagi sekitar pukul 06.30 WIT kondisi di luar ternyata hujan, dan setelah mengecek prakiraan cuaca hari ini, Kansai Area di selimuti hujan seharian. Ya sudah jadi memang itinerary harus rubah dan mungkin akan mengecil

Saya awali dengan sarapan membeli Cup Noodles rasa Kare + Onigiri Salmon dari Seven Eleven terdekat. Seharga Cup Noodles 280 yen dan Onigiri Salmon 120 yen, total 400 yen. Memang mahal ya hanya untuk sarapan saja, ya beginilah di Jepang.

Karena hujan jadi saya agak santai pukul 07.00 WIT saya sudah ready namun saya habiskan waktu dengan mengadakan Mini Concert di Lobby Guesthouse, karena ada gitar disana. Dan kebetulan teman baru saya Eric Chen suka mendengarkan musik, dia request beberapa lagu dari saya, lalu di ikuti juga Meg dan Keiko

IMG_1807.JPG

Yang paling saya ingat ketika membawakan lagu dari Meteor Garden - Qing Fei De Yi, mereka semua tahu loh lagu ini. Eric Chen dari Taiwan jelas tahu karena F4 Meteor Garden berasal dari sana, namun Meg dan Keiko yang asli Jepang mereka juga tahu hahahaha.

Sekitar 10 lagu saya bawakan dan tidak terasa sudah pukul 10.00 WIT, saya putuskan untuk memulai perjalanan. Destinasi pertama saya putuskan ke Umeda Sky Building

UMEDA SKY BUILDING

Umeda Sky Building ini ternyata lokasi nya dekat dari J-Hoppers Osaka Guesthouse, bisa berjalan kaki sekitar 15 menitan. Dan tiket masuk nya pun bisa di beli disini lebih murah. Harga Tiket Umeda Sky Building 700 yen, namun beli di J-Hoppers Osaka Guesthouse seharga 650 yen, lumayan irit 50 yen

Saya pinjam payung dari guesthouse dan memulai perjalanan 15 menit yang butuh perjuangan, karena selain hujan, cuaca dingin nya itu sangat menyulitkan. Berkali-kali saya mampir dulu di Seven Eleven atau Family Mart terdekat untuk menghangatkan badan.

Rute untuk ke Umeda Sky Building sangat mudah kalian tinggal search di Google Maps Umeda Sky Building, dan ikutin saja petunjuknya. Namun setelah saya tiba di titik yang ditunjuk, belum menemukan Bangunan yang khas Umeda Sky Building. Malah berada di depan Hotel The Westin. Baru setelah bertanya-tanya ternyata Umeda Sky Building ini ada di area dalam dari The Westin, jadi memang harus masuk dulu

umeda.jpgIMG_1834.JPG

Umeda Sky Building adalah bangunan tertinggi ke 19 yang berada di Osaka ini. Dan mempunyai Floating Garden yang berada di Roof Top setelah lantai 46. Terdapat observation deck di lantai 40.

IMG_1833.JPGIMG_1832.JPG

Naik dari Entrance West, kalian harus menuju lantai 39 untuk membeli Tiket Masuk. Dan lanjut lagi ke lantai 46 untuk ke Floating Garden nya. Sepanjang lantai ini kalian akan menemukan maket dari Umeda Sky Building ini juga, dan ada toko souvenir, serta semacam Kuil Kecil untuk berdoa

IMG_1808.JPGIMG_1829.JPG

Tiba di lantai 46 kalian akan mulai bisa melihat betapa tinggi nya bangunan ini karena akan menaiki elevator yang beralaskan kaca, jadi kita bisa melihat ke bawah, ngeri-ngeri sedap gitu heheh. Lalu naik lagi ke Roof Top untuk menuju Floating Garden nya. Di Roof Top ini kita bisa melihat kota Osaka secara 360 derajat dan juga terdapat area Gembok Cinta loh 

Spoiler

IMG_1810.JPGIMG_1811.JPGIMG_1827.JPGIMG_1813.JPGIMG_1823.JPG

 

Namun karena hujan jadi saya tidak berlama-lama disini, angin nya juga kencang sekali. Saya putuskan untuk kembali lagi ke guesthouse untuk Check Out karena perjalanan saya dari Osaka ini akan langsung ke Kyoto, namun akan mampir dulu di beberapa destinasi terlebih dahulu. Destinasi selanjutnya ke Shitennoji Temple

SHITENNOJI TEMPLE

Saya sudah mendengar jika Shitennoji Temple ini sedang ada renovasi dan hari itu kondisi sedang hujan tapi saya tetap ingin mencoba kesana. Karena selain temple nya saya ingin coba kue Dorayaki yang khas, yang katanya ada di area Shitennoji Temple ini. Berangkat lah saya sekitar pukul 12.00 WIT dari penginapan

Rute yang saya lalui menggunakan Kansai Thru Pass menuju ke Shitennoji Temple adalah sebagai berikut : Fukushima Hanshin - Umeda Hanshin - Higashi Umeda - Shitennojimae Yuhigaoka. Total 380 yen di cover oleh Kansai Thru Pass

shitennoji.jpg

Dari Shitennojimae Yuhigaoka Station masih harus jalan kaki sekitar 10 menitan, di kala hujan itu jalan sepi seh namun dingin sangat terasa, jadi jalan pelan saja. Tapi enak seh jalan kaki di Jepang itu aman dan nyaman, jalan nya memang Pedestrian Friendly. Oh ya saya menitipkan Tas di Coin Locker di Shitennoji Station ini. Penggunaan nya sangat mudah kok tinggal ikuti saja cara nya dan ada bahasa Inggris nya dan juga harganya berbeda berdasarkan ukuran saya pilih ukuran yang sedang seharga 500 yen perhari

Untuk cara penggunaan Coin Locker di Jepang baca DISINI

Spoiler

shitennoji1.jpgIMG_1841.JPGIMG_1842.JPGIMG_1843.JPG

Tiba di Shitennoji Temple tidak ada Tiket Masuk alias GRATIS dan suasana agak sedikit sepi, dan memang terlihat sedang ada renovasi, saya masuk dari gerbang utama. Terlihat gerbang dari Shitennoji ini cukup besar dan megah, mirip gerbang nya Sensoji Temple di Asakusa Tokyo

IMG_1866.JPGIMG_1863.JPG

Masuk ke area dalam nya langsung terlihat renovasi Temple utama di tengah-tengah yang sedang di kerjakan, jadi tidak bisa masuk ke area utama nya. Namun tetap bisa mengitari area Temple lain nya. Jika tidak sedang hujan pasti lah sangat indah. Saya masuk ke area semacam taman nya ini, terdapat beberapa temple kecil yang di hiasi pohon Sakura, namun belum berbunga

IMG_1850.JPGIMG_1852.JPG

Masuk lagi ke area Temple nya yang cukup besar di mana di bagian depan nya terdapat sebuah kolam yang sangat indah, menurut info petugas, di area ini lah ada beberapa toko souvenir termasuk juga penjual Kue Dorayaki khas Sitennoji, namun di karenakan hujan dan mungkin juga weekdays hanya sedikit yang buka, dan Kue Dorayaki tidak buka. Ya tidak apalah saya menikmati keindahan Temple nya saja

Spoiler

IMG_1854.JPGIMG_1856.JPGIMG_1858.JPGIMG_1859.JPGIMG_1860.JPGIMG_1862.JPG

Oh ya di dalam Temple ini juga sedang ada Biksu atau Pendeta atau apa pun sebutannya sedang berdoa.Jadi jika kalian kesini jangan ribut-ribut ya :D

Pukul 15.00 WIT saya sudahi kunjungan saya di sini dan kembali menuju Shitennojimeu Yuhigaoka Station untuk menuju destinasi berikut nya area Shopping Center Shinshaibashi

SHINSHAIBASHI

Rute saya dari Shitennoji ini ke Shinsaibashi adalah sebagai berikut : Shitennojimae Yuhigaoka - Tennoji - Shinshaibashi, sebesar 240 yen dan di cover oleh Kansai Thru Pass. Cukup dekat kan ya rute nya

shinshaibashi.jpg

Sebenarnya gak niat kesini tapi karena ada titipan untuk membeli Benang Rajut di Daisho dan sekalian mau coba Nasi Kare yang enak katanya ada di sini jadi ya saya kesini deh iseng-iseng berhadiah hahaha. Dan ternyata banyak sekali exit nya loh jadi jika tujuan kalian ke Shinshaibashi-Suji. Gunakan exit Crysta ya. Patokannya ada Uniqlo di bagian depan Gerbang Shinshaibashi nya

IMG_1869.JPGIMG_1871.JPG

Shinshaibashi ini sangat lah panjang Shopping Center Complex terbentang dari Shinshaibashi Station sampai ke Yodoyabashi Station kebayang kan berapa panjang nya. Jadi dia hanya semacam jalan mirip lorong / gang yang di kiri kanan nya terdapat banyak toko baik yang Branded atau pun biasa, bahkan ada yang Toko menjual Barang Bekas juga. Rata-rata barang Fashion disini tapi ada juga restoran kok

IMG_1874.JPGIMG_1873.JPG

Bagi cewek pasti di sini adalah Surga ya, jujur saya tidak tahu apakah disini harga nya Murah atau Mahal tidak terlalu memperhatikan dan tidak tahu juga beda nya apa ahahahha.

DAISHO JAPAN

Jadi saya langsung menuju ke Daisho saja mencari Benang Rajut. Ceileh cowok kok maenan nya rajutan hahaha. Pasti kalian yang anak Komunitas Jalan2 Indonesia atau Forum Jalan2 udah tahu donk siapa member yang doyan merajut. Yup dia lah uni Vera @kimonoku dan dalam perjalanan ke Jepang kali ini saya kebetulan di bikinin Syal Rajutan nya loh, jadi lumayan menghangatkan leher di kala dingin begini hehehe

IMG_1888.JPGIMG_1884.JPG.

Daisho Japan ini One Stop Shopping with One Fix Price yaitu harga nya semua nya sama 100 yen kurang lebih. Yup jadi saya belikan uni Vera 3 buah benang rajutan yang saya gak tahu apakah udah benar atau belum hahaha. Total 300 yen, cukup murah kan. Kemarin saya ke Jakarta di Kemang ada juga Daisho tapi semua harganya lebih tinggi Rp. 25.000 atau 220 yen.

KITKAT STORE

Beres dari Daisho eh ketemu Toko KitKat. Wah kayak nya kalau ke Jepang gak bawa KitKat Green Tea gak afdol ya, yowes saya beli satu pak KitKat Green Tea seharga 800 yen. Lumayan lah sebenarnya buat ngemil selama di kereta hehehe. 

IMG_1885.JPG

Beres dari KitKat Store saya sudah lapar soal nya sudah pukul 16.30 WIT dan belum makan siang, tapi saya sengaja seh belum makan siang karena mau mencoba Nasi Kare yang cukup terkenal di Shinshaibashi ini yaitu Curry House CoCo Ichibanya.

CURRY HOUSE COCO ICHIBANYA

Alamat nya rada bingung karena bahasa Jepang, pokok nya dari Gerbang Shinshaibashi-Suji lurus aja sekitar 300 meter (perempatan kedua) belok kanan nah dia ada di sana. Keliatan kok dan ada beberapa Plang petunjuk nya di area Shinshaibashi ini.

CoCo_ichibanya_CurryHouse1.jpg

Saya mencoba yang Shrimp and Asari Clam Curry with Cuttlefish dan dengan tingkat kepedasan Level 2 lalu kekentalan kuah karenya Mild level 3, dan juga nasi 300 gram. Oh ya disini unik setelah memilih Kare nya kita harus memilih ukuran nasi, tingkat kepedasan dan juga kekentalan dari kuah Kare nya yang tiap level nya berbeda harganya, semacam add on gitu. Jadi total 800 + 42 +63 = 905 Yen

IMG_1876.JPGIMG_1879.JPG

Ini pengalaman saya memakan Nasi Kare dan saya lakukan di Jepang. Dan saya bisa katakan ini enak banget banget banget hahah, saya nagih banget nasi Kare ini. Gak percuma saya sempatkan waktu ke Shinshaibashi ini. Rasa seafood nya yang di bakar terlebih dahulu enak banget terasa daging nya yang lembut. Lalu kuah nya itu loh di tenggorokkan hangat dan pedas nya ya tidak terlalu pedas seh tapi pas. Pokok pol deh, kalau kalian ke Jepang wajib coba Nasi Kare. Untuk review lengkap nya nanti saya tulis di topic berbeda ya :D

Oh ya saking enak nya saya akhirnya beli Beef Curry Instant nya seharga 550 yen untuk di bawa ke Indonesia. Masih belum saya makan seh karena sayang hahahaha.

Dan karena waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 WIT dan hujan pun masih mengguyur, saya sudahi kunjungan saya di Osaka kali ini, dengan mengambil train dari Shinshaibashi menuju ke Kyoto dengan menggunakan Kansai Thru Pass dengan rute sebagai berikut : Shinshaibashi - Umeda - Osaka - Kyoto. Seharga 800 yen di cover oleh Kansai Thru Pass

kyoto1.jpg

Yup demikian lah perjalanan 3 hari di Osaka ini tunggu lanjutannya perjalanan di Kyoto - Nara ya. Semoga info yang saya berikan ini berguna dan silahkan di Share jika berkenan :D

PENGELUARAN DAY 3

pengeluaran day 3.jpg

INFO DAN TIPS TAMBAHAN

Beberapa info dan tips tambahan yang kalian harus tahu mengenai Osaka :

  1. Jika kalian ingin melihat Sakura di Osaka paling bagus memang di Osaka Castle, harus di cocok kan waktu kunjungan dengan tanggal berbunga, sekitar Akhir Maret - Awal April
  2. Penggunaan Internet Smartphone di Jepang saya sarankan gunakan Sim Card Jepang seperti B-Mobile Visitor Sim 14 hari 2500 yen KLIK
  3. Antara Kansai Thru Pass dan ICOCA Card penggunaan nya berdampingan, karena ada wilayah yang tidak di cover oleh Kansai Thru Pass, begitu pula dengan ICOCA / PASMO Card
  4. Jika ingin ke Universal Studios Japan, lebih baik beli tiket di Indonesia baca caranya DISINI
  5. Jika ingin bermain di semua Wahana Ride di Universal Studios Japan termasuk Harry Potter The Ride, disarankan membeli juga tiket Express Pass agar tidak terlalu lama antri nya, namun harga tiket Express Pass dan tiket masuk Universal Studios Japan berbeda ya
  6. Selalu update tentang ramalan cuaca di Jepang, dari Smartphone karena prakiraan cuaca di Jepang cukup akurat
  7. Jika kalian tinggal di Guesthouse / Hostel cobalah ikuti Event-Event di penginapan tersebut untuk mendapatkan kenalan baru

Baca Juga : Perjalanan Unik 5 Hari di Tokyo Jepang

 

kyosash, Wilen, Jalan2 and 5 others like this

Share this post


Link to post
Share on other sites

akhirnya keluar juga nih FR-nya, sepertinya seru juga tuh USJ-nya :D , btw nice FR :rate 

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 hour ago, deffa said:

Dan tiba-tiba saya melihat gerak-gerik petugas Imigrasi yang hendak membuka barisan baru untuk Counter di sebelah rombongan saya. Saya pun langsung dengan cepat pindah barisan dan berdiri paling depan

HAHAHAHAHA... Gw juga ngalamin nih kemarin, Saking gesitnya pindah line, tapi hasilnya jadi pelotot pelototan sama mba mba dari Mainland wkwkwkwkwk

1 hour ago, deffa said:

Dengan memegang celana panjang yang kedodoran karena belum sempat memasang Belt saya pun berlari

:ngakak

Share this post


Link to post
Share on other sites

@kyosash

yup dengan perjuangan ngetik dari pagi ampe sore baru kelar hahaha

@HarrisWang

hahaha hanjir doi fokus di melorot, tapi asli itu gw celana rada melorot gw pegangin aja, bodo amat di liatin orang hahaha :P 

Share this post


Link to post
Share on other sites
17 hours ago, deffa said:

Saya baru ingat jika uang tersebut masih tersimpan di Lemari pakaian saya di rumah. Tanpa pikir panjang saya langsung mencari Ojek untuk kembali ke rumah, jarak dari Bandara ke Rumah itu sekitar 1,5 jam dan di tambah lagi ini hari Senin. Saya hanya bisa berdoa dan minta tolong ke tukang Ojek untuk melaju dengan sangat cepat.

Di jalan menuju balik ke rumah ini saya sempatkan untuk Web Check In dan berhasil, singkat cerita, ketika saya sudah tiba lagi di bandara pukul 08.30 WIB pas, dan ketika saya tiba di dalam Bandara dari petugas bilang saya sudah tidak bisa masuk ke pesawat :

Mod, supir ojeknya rossi? Buset. Jam 7 nyampe bandara abis itu pulang ke rumah. Bandara - Rumah 1,5 jam. Nyampe bandara lagi 08:30 WIB :bingung berasa di ojekin ma rossi :ngakak

:salut:rate:foto2 Nice FR mod

Share this post


Link to post
Share on other sites
2 minutes ago, twindry said:

Mod, supir ojeknya rossi? Buset. Jam 7 nyampe bandara abis itu pulang ke rumah. Bandara - Rumah 1,5 jam. Nyampe bandara lagi 08:30 WIB :bingung berasa di ojekin ma rossi :ngakak

:salut:rate:foto2 Nice FR mod

mungkin dia masih sodara Rossi

motornya juga Honda Matic hahah

tapi emang dahsyat itu ojek nyalip2 nya berani

tapi sesuai seh dengan harga yang dia kasih 140 ribu hahah :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
48 minutes ago, Gempur Pranata Sumitro said:

Mantep FR nya om mod,, :salut wah bisa ni sekali2 terdampar ke jepang .. hehehe

Yup bro thx dah baca

Monggo ke jepang cukup mudah kok :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, twindry said:

wakakak..disumon semua ama momod :nonton siap untuk baca mod

baca baca baca gue dah nulis panjang lebar neh :P 

Share this post


Link to post
Share on other sites
9 minutes ago, deffa said:

@mone @min0ru @Titi Setianingsih @HarrisWang @twindry

udah di update neh sampai ke hari ketiga di Osaka heheh :D 

 

Woohooo... cekidot dulu ya Mod, panjang soalnya, harus baca pelan pelan hahahaha

BTW kwalitas video dari drone nya di day 1 kurang tuh Mod, ketara bangat amatirannya bahahahahaha

 Next Gath udah harus keren Mod, karna kami mau ikut *ehh :ngeledek

Eh, ini Osaka ya wkwkwkwkwk

Gathnas deng maksudnya hahahaha

Share this post


Link to post
Share on other sites

@HarrisWang

bahaha gue gak bawa drone pas osaka :P

yoi ya kualitas drone nya juga emang gak bisa diem kecil drone nya kena angin kalah hahahah

Next Gath mah kan ada DJI Phantom 3 Advance nya si @min0ru udah aman sentosa itu kita tinggal gaya aja :P 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa

bang, kare nya bagi :makan bikin ngiler.. kayaknya bumbu karenya mantap beud itu mah. kapan gua nyusulnya ya ke osaka, kyoto, nara? :bingung

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, twindry said:

@deffa

bang, kare nya bagi :makan bikin ngiler.. kayaknya bumbu karenya mantap beud itu mah. kapan gua nyusulnya ya ke osaka, kyoto, nara? :bingung

wis no way masih ada di kulkas neh gue aja sayang2 hahahah

lu kan november ke tokyo sempetin aja cari nasi kare 

kayak nya dia ada cabang di Tokyo deh :D

Just now, mone said:

daebak!!!!!

Pengen cepet2 baca, tp lg ngerjadin tugas kampus dulu ini...

 

Baca mon baca hahahaha 

Share this post


Link to post
Share on other sites
5 minutes ago, deffa said:

wis no way masih ada di kulkas neh gue aja sayang2 hahahah

lu kan november ke tokyo sempetin aja cari nasi kare 

kayak nya dia ada cabang di Tokyo deh :D

wakkaak... kelamaan exp ntar mod. sini kirim ke gua kl sayang :kesengsem november masih lama. nyobain dulu skrg. wkwkw

@mone

baca dulu lah. baca bisa abis. tugas kuliah gk abis2 mon :ngakak bisikan setan :ngeledek

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, twindry said:

wakkaak... kelamaan exp ntar mod. sini kirim ke gua kl sayang :kesengsem november masih lama. nyobain dulu skrg. wkwkw

 

kayak nya weekend ini deh mau gue coba

tar gue bikin review dan video nya biar lo pada ngiler hahah :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 4/12/2016 at 4:29 PM, deffa said:

Oh ya saking enak nya saya akhirnya beli Beef Curry Instant nya seharga 550 yen untuk di bawa ke Indonesia. Masih belum saya makan seh karena sayang hahahaha.

LOLLL 

Berarti kami kemarin termasuk beruntung ya Mod, ga ketemu hujan euy, cuma pas sore sekali, udah di kereta mau pulang ke hostel, itu juga cuma gerimis kecil, ga bikin basah :D 

On 4/12/2016 at 4:29 PM, deffa said:

Umeda Sky Building adalah bangunan tertinggi ke 19 yang berada di Osaka ini. Dan mempunyai Floating Garden yang berada di Roof Top setelah lantai 46. Terdapat observation deck di lantai 40.

IMG_1833.JPG.35746e4c71828bc7e96262c8e51IMG_1832.JPG.475a888165391f24e557f60e6a1

Kemarin ga naik sampai keatas, cuma sampai pelataran lantai 35 hahahaha

Bayar soalnya, 800 YEN kalau ngga salah :tersipu

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, deffa said:

@HarrisWang

iya enak kalian udah pas tengah2 nya musim semi jadi mungkin hujan jarang

Umeda Sky Building tiketnya 700 yen :D

OTS 800 deh Mod, apa gw lupa ya, kemarin kalian berapa sih? @mayanurm @min0ru

Soalnya mereka doang yang naik, gw engga Mod hahahaha

momod kan beli dari Guest House ya, jadi lebih murah mungkin?

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, deffa said:

@HarrisWang

kalo dari Guesthouse 650 yen hehehe

umeda1.jpg.c556123c58982b79c3d1841436179

Oh salah berarti hahahahaha..

Gw cuma sampai lantai 35 doang soalnya, yang gratisan :ngeledek

Mereka naik ke atas atas, yang bayar itu hahahaha

Share this post


Link to post
Share on other sites
4 minutes ago, HarrisWang said:

Oh salah berarti hahahahaha..

Gw cuma sampai lantai 35 doang soalnya, yang gratisan :ngeledek

Mereka naik ke atas atas, yang bayar itu hahahaha

oh ya yang lantai 35 ada toko souvenir ya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
2 minutes ago, HarrisWang said:

OTS 800 deh Mod, apa gw lupa ya, kemarin kalian berapa sih? @mayanurm @min0ru

Soalnya mereka doang yang naik, gw engga Mod hahahaha

momod kan beli dari Guest House ya, jadi lebih murah mungkin?

Iya 700 kayanya, kemaren aku gratis karena pake Osaka Amazing Pass 

Btw iya itu dinginnya paraaaahhh. Kemaren nunggu sunset sampe tangan kaku, wkwkwkwk :geram

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By denorra
      Halo jalan-jalaners! lama ajah ga sharing sharing dimari, hehehe
      Jadi 2 bulan lalu saya dapet beasiswa short course ke Belanda, eh kebetulan kok bisa dapet jadwal pembukaan keukenhof
      Saya sebenernya pernah maen ke tulip festival di melbourne. Tapiiiiiii, Tulip festival aslinya jauuuh lebih indaaaaaah. pasti temen2 yg pernah ke Keukenhof di Belanda paham, hihihi
      Sebagai avid admirer segala hal yang berhubungan sama kembang (yes I can take lotsa pics of them!), Pergi ke Keukenhof kek pergi ke surga *lebay ye
      Keukenhof adanya di kota kecil namanya Lisse, deket banget sama Leiden. Keukenhof buka kira kira 2 bulan, sekitaran maret dan april (cek website) pas musim semi
      Gimana cara kesana? Gampaaang! di Schipol ada counter khusus yang jual tiket sekaligus tiket busnya, 24,5 euro uda all in
      Keukenhof cantik abeeeeeeeeees...gamau pulaaaang:((. saya kasi foto2 aja langsung yaa












    • By elokelel

      Assalamualaikum semuanyaaa
      akhirnya memberanikan diri buat bikin FR jalan2 ke Seoul akhir April-Mei kemarin...selain berbagi pengalaman mudah-mudahan bisa sedikit membantu temen-temen yang nantinya pengen ke Korea Selatan dengan tanpa ikut Tour seperti saya ini...hihihi
      DAY 1 Jumat 29 Aprl 2016 : Hongdae
      Perjalanan dimulai,, saya start awal ke Korea Selatan sebenernya mampir ke Jepang dulu..waduhh klo inget ceritanya kenapa mesti ke Jepang dulu kaya membuka luka lama,,heheh tapi gapapa sih lumayan pengalaman yang ga terlupakan, saya dan temen-temen sebenernya rencana awal cuma pengen ke Korea Selatan aja, tiket udah di beli promo Air Asia PP, namun ditengah perjalanan Visa adik saya ditolak oleh Kedubes Korsel, jadilah saya dan adik harus putar otak gmana supaya Trip ini jadi dan bisa masuk Korsel, akhirnya setelah baca-baca beberapa Blog dan pengalaman orang2 memutuskan buat Visa Jepang dan masuk ke Korsel pake Visa Jepang, berhubung untuk pembuatan Visa Jepang harus punya tiket masuk dan keluar Jepang jadilah kita berdua (saya ikut ke Jepang karena ga mungkin ninggalin adik sendirian di Jepang) beli tiket KL-KANSAI-SEOUL dan mulai mengurus Visa Jepang. Alhamdulillah sesuai dengan pengalaman orang-orang juga ngurus Visa Jepang itu ga seribet ngurus Visa Korsel, malah petugas konsulat jepang di Bali sangat mambantu banget klo ada data yang kurang lengkap, kita diberi waktu untuk melengkapi terlebih dahulu.
      Jadi setelah Visa Jepang kita berdua di Approve ga lama kemudian selang 2 minggu ada perubahan kebijakan baru dari Korsel kalo mulai 1 Mei 2016 ga bisa lagi masuk ke Korsel pake Visa Jepang..langsung berderai air mata deh kita berdua,,,,hahahaha *lebay sedikit*
      setelah dihitung2 dan dipikir2 lagi akhirnya adik saya batal berangkat, karena pada waktu itu tiket bali dari Jepang juga udah mahal banget.,,,,mudah-mudahan dilain kesempatan adik saya bisa ke Korsel juga yaaaaa Amiiiiiiinnnnn
      Kansai-Seoul 
      Tanggal 29 April 2016 saya berangkat ke Seoul kewat Kansai International Airport naik Peach Airways...hikzzz rasanya ga mau ningglin Jepang secara cuma sebentar banget disana baru sempat Ke Osaka doank,,,sampai di Incheon kira-kira jam 14.00 waktu setempat, proses imigrasi kelar langsung cuzz naik Arex (Airport Ralrway Express) ke Uwa Guest House di daerah Hongdae, kenapa saya milih naik Arex daripada naik airport shuttle bus karena selain lebih murah (Arex 4000 won Bus 15.000 won) Arex juga berhenti di Statiun Subway Hongdae jadi ga perlu pindah kereta lagi...sampe di Hongdae kira2 jam 16.00 langsung check in dan mandi lanjut jalan2 seputaran Hongdae sampai malam (nyobain street food di Hongdae, makan kebab, window shopping) oia pas di tanggal saya dateng di Hongdae lagi ada Mapo Festival jadi banyak Performance2 di sepuratan Hongdae jadi lumayan tontonan gratis hehehehe...oia sedikit pengalaman ni karena saya solo traveler (temen2 masih di jeju) jadi pasti kemana-mana sendiri donk, dan waktu di Hongdae saya didatengin sama mbak-mbak korea gitu hehehe katanya anak kuliahan ngajak ngobrol ngalor ngidul, saya udah mulai ga enak perasaannya akhirnya mengakhiri pembicaraan takutnya itu penipuan soalnya menjurus ke diajak ke kosannya nyobain pake hanbok (pakaian tradisional korea) untungnya saya cepet nyadar dan langsung ngacirrrr...hehehe bukan bermaksud berprasangka buruk sih tapi karena jalan sendiri jadi lebih waspada aja
      berhubung hari itu saya capek banget habis flight belum sempet istirahat jadi langsung balik ke Guest House deh, lumayan yang tadinya ga bawa apa2 pulang2 bawa tentengan hahahahha..oia buat cewe2 yang suka belanja2 kosmetik kaya saya ini (hahahha) di Hongdae juga banyak toko2 kosmetik lo...dan setelah keluar masuk toko kosmetik di daerah Hongdae, Ihwa, dan Myengdong di Hongdae sama Ihwa paling banyak ngasi free sample, padahal belanjaannya paling cuma habis 4000 won donk... *hihihi
       
      oia kenapa saya milih nginep di Uwa Guest House soalnya review nya bagus, trus pas sampe sana memang sesuai bayangan banget, kamarnya enak walaupun dapet yang sekamar ber 6 tapi ga terlalu penuh, tempatnya lucu suasananya bagus, deket dari subway Hongdae (exit 2 atau 8) trs yang paling penting Stafnya baikkk banget, karena tau saya muslim jadi dia bantu saya nyari makanan halal di sekitaran guest house,,,,alhamdulillah. OIa saya bookingnya lewat Booking.com dan setelah booking dpt email konfirmasi lagi dari Uwa Guest Housenya plus petunjuk menuju Guest House dari Hongdae Station lengap disertai dengan gambar,,pokoknya ga bakal nyasar.

       
      Perkiraan Pengeluaran Hari ini : 
      Arex : 4150 won, Top Up T Money : 35.000 won, Guest House 2 malam 33.150 won, Makan Kebab 4.500 won, Belanja (lupa hehehe)
       
      DAY 2 Sabtu 30 April 2016 : YG Enetertainment, Ihwa Mural Village, Digital Media City, Haneul Park, Ehwa Women University
      hari ini dimulai dengan bangun kepagian...hehehe sebenernya bukan kepagian sih tapi kayanya emang di sini orang-orang baru mulai beraktivitas itu di atas jam 09.00 hahahaha saya yang jam 04.00 udah bangun jadi bingung sendiri mau ngapain, akhirnya siap-siap terus keluar Guest Housejam 07.00 menuju GS 25 nyari sarapan, jalanan masih sepiiiiiii banget. Berhubung masih jalan sendiri akhirnya memutuskan untuk nyari yang namanya Gedung YG Entertainment, oia sebelumnya maaf banget klo FR saya ini ga ngejelasin secara mendetail soal arah perjalanan soalnya di sana juga ngandelin Google Maps dan Apple Maps hehehe jadi begitu mau jalan baru nyari arah,,ga prepare sebelumnya, tapi alhamdulillah ga pake nyasar kok..jadi sambil sarapan sambil browsing arah menuju YG Entertainment, akhirnya nemu blog orang yang detail banget penjelasannya, jadi berbekal penjelasan dari blog itu berangkatlah saya menuju YG Entertainment 
      Hongdae-YG Entertainment (Subway Hongdae Station-Hapjeong Station cuma 1 stop) keluarnya  di exit berapa saya lupaaaa hahahaha..pokoknya sesuai ama petunjuk aja, (selama di sana saya pake aplikasi Subway Korea lengkap banget) terus jalan beberapa meter ngikutin petunjuk sampelah di Gedung YG Entertainment yang terkenal dikalangan penggemar Kpop itu hehehe...

      Foto-foto sebentar, karena jalan sendrian cuma ngandelin tongsis, eh ternyata lagi ada rame turis China di situ jadi ada yang bisa dimintain tolong fotoin deh hehehehe (foto-foto di upload belakangan yaaa)...karena masih sepi banget jadi di sana ga lama-lama juga, mau nungguin GD apa TOP keluar juga kayanya ga bakalan ada deh hahahah..akhirnya balik lagi menuju Ihwa Mural Village. 
      Ihwa Mural Village
      Seperti biasa saya sebelumnya udah nyari petunjuk arah ke Ihwa Mural Village dan nemu blog (thinkofseoul.blogspot.com) yang penjelasannya bagus banget, jadi dengan mengandalkan petunjuk jalan lagi berangkatlah saya ke Ihwa. Petunjuknya yang lengkap banget jadi memudahkan saya kemana-mana soalnya udah ada penjelasan naik subway turun station apa, trus ada petunjuk gambarnya juga,,hehehehe. Jadi sampe dengan selamat deh di Ihwa Mural Village, berhubung ini bukan destinasi mainstream kirain bakalan sepi dan bebas foto2 di Mural Village, eh ternyata lagi banyak anak sekolahan yang pada study tour (kayanya) jadi di sana rame banget,,,heheh spot-spot foto jadi antri...tapi emang Ihwa Mural Village ini soooooo cuteeeeeeee,salut deh sama penduduknya rumah mereka di gambarin segala macem,diwarnain, jadi keliatan lucu dan jadi tempat wisata sekarang, Ihwa Ini klo di Busan mirip Gamcheon Cultural Village kali ya...oia keluar dari subway station saya inget banget klo itu daerah kampus Seoul University of Medicine di daerah Daehakro,,gedungnya bagus deh arsitektur lama gitu,terus banyak teater juga disana, ada taman-taman yang nyaman banget...ahhh jadi kangen Seoul...di seputaran Ihwa Mural Village ini juga banyak cafe-cafe unik, tapi pada dasarnya Seoul ini isinya kayanya cafe semua...hehehe. Pokoknya klo ke Seoul wajib banget ini ya ke Ihwa  Mural Village.

      Karena jalan yang cukup menanjak dan cukup bikin kaki pegel-pegel jadi mesti siap-siap pake sepatu yang nyaman yaa..Puas di Ihwa Mural Village, lanjut ke tujuan berikutnya tadinya mau langsung ke Haneul Park, Dari Ihwa maik Subway harusnya turun di World Cup Stadium, tapi di perjalanan, malah bablas ke Digital Media City hehehehe,
      Digital Media City
      DMC ini sebenernya daerah perkantoran gitu, bukan tujuan wisata juga, cuma saya penasaran banget karena di sana ada Gedung CJ E&M, SBS, MBC, TVN..hahahah semuanya Gedung Stasiun TV, soalnya saya kan hobby banget noton Drama Korea, Variety Shownya juga jadi kali-kali aja ke sana lagi ada syuting apa gitu kek,hehehe soalnya Running Man kan sering syuting di Gedung SBS, yah walaupun ga liat syutingnya paling ngga ngerasain feelnya ehehehehe..nah kalo ke DMC ini karena tujuan dadakan banget saya ga sempet brwosing dan murni ngikutin petunjuk arah yang ada aja,,di Seoul soalnya cukup lengkap kok petunjuknya...dan alhamdulilah ga pake nyasar. Karena gedung perkantoran dan pas kesana pas jam makan siang jadi rame banget pegawai2 yang pada makan siang,,,hehehe ada yang bawa bekel trus makan di taman di deket gedung (aduhh saya jatuh cinta sama taman2 disini) ada yang makan di resto seputaran gedung...hehehe dan sinyal makan saya pun beraksi, tp ga makan di restoran sih karena cuma sendiri jadi ngandelin GS 25 atau 7 11 aja,,
      Oia disini saya ngerasain banget klo jalan pasti diliatin orang,,,ahhahahaha klo di Hongdae dan Ihwa mungkin orang-orang udah biasa kali ya liat traveler, nah di DMC yang bukan tujuan wisata pastinya mereka bingung ni.,,,,siapaaaa yaa cewe berkerudung biru jalan-jalan sendirian hahahahha...tapi udh biasa lah diliatin, disini jilbab yang saya pake sering banget jadi pertanyaan..ga di subway, ga dimana-mana klo diajak ngobrol orang sini yang bisa pake bahasa Inggris pasti deh nanyanya jilbab :)

      Baiklahh setelah puas keliling DMC...lanjut perjalanan ke Haneul Park (naik Subway dari DMC ke World Cup Stadium station cuma 1 stop kayanya)
      Haneul Park
      Perjalanan kali ini lagi-lagi terinspirasi acara variety show korea 1 night 2 days...mereka pernah ke Haneul Park ini dan pemandangannya luar biasaaaa...tamannya klo musim-musim tertentu gitu kaya padang ilalang,,,jadi kita kaya jalan menyusuri ilalang2..bagus buat foto-foto..makanya saya saranin klo ke sini jangan sendirian kaya saya...hahaha ga ada yang motoin cuuyyyyyy...hahaha ini juga tempat wisata anti mainstream yang wajib dikunjungi kalo ke Seoul ya...udah banyak reviewnya di blog-blog kok jadi ga susah juga menuju ke sananya...Keluar dari World Cup Stadium station kamu tinggal ikutin petunjuk ke arah rangkaian taman World Cup Stadium...ini sumpah deh luassss banget tamannyaaaaa...bisa-bisa kita nyasar kalo ga liat petunjuk terlebih dahulu,,,saya juga ngandelin petunjuk dari blog yaaa..biar ga bingung karena di sini banyak banget taman-tamannya... kalo masih bingung juga letak Haneul Park dimana kalian bisa langsung liat bukit yang di atasnya ada kincir anginnya...nah disitulah letak Haneul Park,,,jangan keder dulu ya liatnya..tempatnya emang tinggi...dan menuju ke sana ada 300 anak tangga yang harus dilewatin,,hahaha saya ga mau kalah sama ajumma ajumma korea yang meskipun udah tua tapi masih semangat banget hiking ke atas.Untuk yang ga mau capek-capek naik tangga ada bis juga kok menuju ke Haneul Park 2000 won sekali jalan sebenernya bukan bus juga sih..mobilnya kaya mobil golf tapi lebih gede, belinya di mesin tiket otomatis. Jadi setelah melewati 300 lebih anak tangga akhirnya saya sampai juga ke Haneul Park..sampe di atas pemandangannya bagus banget bisa liat Seoul dan Han River dari atas,,,anginnya lumayan kenceng. Berhubung hari udah lumayan sore...jadi saya memutuskan untuk ga lama2 di Haneul Park, dan emang waktu itu kaki udah pegel banget karena salah pake sepatu T_T

      Ehwa Women University
      Setelah dari Haneul park,,balik lagi ke Hostel buat mandi dan siap-siap buat perjalanan berikutnya. Berhubung ini malem minggu pasti daerah Hongdae penuh sesak sama anak2 muda yang mau hang out,,,heheheh, karena ga mau terlalu rame akhirnya saya malah milih jalan2 di seputaran Ehwa Women University aja sekalian, dari stasiun Hongdae ke Stasiun Ehwa uni juga cuma 1 stop aja....di Ehwa ini banyak juga toko2 kosmetik dan baju2 lucu pokoknya surga buat yg hobby belanja 
      Capek jalan2 di Ehwa keluar masuk toko kosmetik heheheh akhirnya pulang dengan membawa sakit lutut yang luar biasa akhirnya mampir ke apotek beli salep pain killer,,,hihihihi Sampe Guest House packing-packing karena besok udah pindah lagi ke daerah Euljiro, ketemu sama temen2 yang dari Busan (akhirnyaaaa besok ga jalan2 sendirian lagi) :)

       
      DAY 3 Minggu, 1 Mei 2016  : EVERLAND THEME PARK
      Bangun pagi-pagi banget karena semangat mau ketemu temen2 yang dari Busan...hehehehe...Waktu check out dari Uwa Guest House ternyata dibawah masih sepi banget...jadinya cuma ninggalin kunci aja di resepsionis,,,,ahhh ga bisa pamitan sama yang lainnya....mudah2an ada kesempatan mampir ke sini lagi...
      Jalan ke subwaystation sambil bawa belanjaan yang berat repot juga yaaakkk hahaha...untungnya jalannya ga terlalu jauh...sampai di Hongdae Station ternyata masih sepi banget juga jadi ga rebutan masuk subwaynya alhamdulillah....ga lama turun di Euljiro 3 udah dijemput sama temen yang sudah sampe Seoul subuh tadi dari Busan naik Mugunghwa....ahhhh senangnya jalan-jalan sendiriannya udah selesai...
      Langsung menuju Gedung Apartemen di daerah Euljiro yang udah kita sewa di airbnb.com ini pertama kalinya nyobain airbnb,,,dan alhamdulillah sesuai dengan perkiraan, gedung apartemennya emang tergolong agak tua, tapi di dalem nyaman banget, semua kebutuhan ada komplit,,kasurnya nyaman, TV gede banget, mesin cuci, microwave dll. Jadi klo mau masak makanan sendiri bisa banget...
      Setelah haha hihiii sebentar sama temen2 kita memutuskan untuk segera menuju Everland karena letak Everland yang lumayan jauh (kira2 1 jam). Kita ke Everland pake subway aja dong...hehehehe ada pilihan transportasi lainnya juga menuju Everland, kaya shuttle bus atau taksi, tapi demi menghemat biaya kita milih pake subway aja, walaupun harus turun naik beberapa stasiun....Sampai di daerah Yong in kita ganti kereta menuju Everland, klo ini keretanya lumayan kecil yah mirip2 kereta dari Vivo Citu ke Sentosa Island lah,,isinya orang-orang yang mau liburan ke Everland semua ni kayanya...hehehhe
      Akhirnya sampai juga di Everland...asiikkkkk...kita sebelumnya udah beli ticket everland di trazy.com lumayan banget dapet potongan diskon dari harga normal....masuk kawasan everland langsung ambil peta dan siap2 berpetualangan naik wahana-wahana....saya jelas langsung menuju T-Express (Roller Coaster Kayu) yang antriannya 2 jam sendiri,,,karena temen-temen ga ada yang berani akhirnya antri sendirian...hahahahha...tapi pokoknya jangan sampai ngelewatin T-Express ini lah yaaa kalo udah sampe Everland....3 menit yang bikin jantung copot dan suara habis...
      Kawasan Everland ini luas banget pemirsa...jadi ada kaya kereta gantung sendiri yang menghubungkan kawasan 1 dan kawasan lainnya,,,kalo jalan kaki bisa bikin gempor, berhubung ini hari Minggu jadi everland lagi rame banget kita ga sempet naik wahana-wahana semuanya,,yang penting saya udah cukup puas naik T-Express, sisanya kita foto-foyto di kebun bunganya,,,,oia di dalem Everland ini ada Line Store juga lhooo..bisa foto bareng Brown dan Cony :)
      Semakin sore udara di Yong in makin ga bersahabat, dingiiiinnnn banget, jadi kita memutuskan untuk ngeskip parade karena bakalan malem banget sampe Seoulnya sementara kita ngejar subway terakhir...jadi kita balik lagi ke Seoul sekitar jam 7an.... disepanjang jalan menuju seoul semuanya sukses ketiduran di subway hehehehehe

       
      DAY 4 Senin, 2 Mei 2016 : Gwanghwamun Square, Bukchon Hanok Village, Dongdaemun 
       
    • By Ahook_
      Tanggal 13 Mei 2017.

      Dari Lhasa berpindah ke Chengdu lewat jalur darat dengan menumpang kereta api yang menempuh 44 jam perjalanan. Bisa baca disini.

      Kemaren itu, aku juga sempat galau, ingin lebih cepat sampai di Chengdu dengan memakai pesawat terbang agar bisa nyambung ke Jiu Zhai Guo. Setelah pikir, kalau mau mencoba jalur kereta api Lhasa ke Chengdu di lain kesempatan, tentu akan sangat sulit lagi. Karena, bagiku, trip ke Tibet, cukup sekali dalam seumur hidup deh. Karena itu, aku baru beli tiket kereta api Lhasa – Chengdu 1 minggu sebelum berangkat dari Jakarta.

      Aku menghabiskan 2 malam 3 hari di Chengdu dari sisa perjalanan yang aku mulai dari Bali ke Nepal kemudian Tibet. Entahlah, entah cukup atau tidak 3 hari itu. Yang jelas, aku maksimalkan 3 hari itu di Chengdu, notabene adalah ibukota dari provinsi Si Chuan. Sebenarnya ya, kota Chengdu itu diluar dari ekpektasi aku, diluar dari dugaanku. Yang menurutku sih hanya sebuah kota kecil saja, ternyata, yang ada malah lebih dari sebuah kota modern.

      2 malam di Chengdu, aku nginap di Mrs. Panda Hostel, yang terletak di Lin Jiang Middle Road. Aku pesan via agoda.com seperti biasanya, dan baru aku pesan dihari terakhir aku di Lhasa, Tibet. Keputusan untuk nginap disini boleh dikatakan sangat tepat. Letaknya yang strategis, dekat banget dengan stasiun bus Xin Nan Men dan Metro Line Xin Nan Men. Jalan kaki sekitar 5 sampai 10 menitan. Tetanggaan doang.

      Kalau mau ke Jinli Street atau ke Wu Hou temple, bus stop 182 juga dekat kok. Tidak perlu pindah bus, langsung sampai ditujuan. Paling penting adalah ketika harus ke airport, tinggal jalan kaki saja, sekitar 20 menitan lah. Kamu bisa dapatkan petunjuk arah ini di mading hostel.

      Aku bayar Rp 338.231,- untuk 2 malam di Mrs. Panda Hostel, private room dengan kamar mandi diluar. Tidak ada sarapan pagi, ada AC, Wifi yang kadang lancar, kadang lemot, padahal mereka ada beberapa ID. Ada air minum gratis. Staffnya, erhm… cewe- cewe kece sih, kebanyakan sih ramah, kecuali ada 1, ntah bosnya atau managernya, bukan tidak ramah, tapi agak jutek kelihatannya. Bisa Bahasa Inggris. Hostel ini, banyak bule dan orang Jepang. Beberapa turis lokal dari kota lain juga ada. Tempatnya sih adem,  nyaman dan bersih. Okey-lah. Tempat nongkrongnya juga ada, santai banget. Seperti biasa, setelah check out, kamu boleh titip tas kamu. 

      Aku kalau ada kesempatan ke Chengdu, aku akan balik nginap disini saja. Mau kemana – mana gampang dan dekat, termasuk ke shopping center, pusat keramaian di Chengdu. Jalan kaki sekitar 20 menit atau kamu bisa naik Metro Line, 1 kali stop saja.
      With Love,
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---
       
       
    • By Gulali56
      Libur Waisak 2017 lalu, saya dan kakak saya ke Seoul. Terus terang trip kali ini saya kurang semangat, karena awal 2017, saya didiagnosa penyakit kronis yang cukup menghabiskan uang tabungan saya dan harus control ke RS tiap 2minggu sekali  Akan tetapi berhubung tiket dan hotel sudah dibayar di 2016, jadilah saya tetap pergi berlibur.
      Utk trip kali ini, saya sama sekali gak ambisius. Tiap hari baru keluar hotel jam 10pagi,semua alarm dimatikan agar istirahat cukup setiap harinya untuk menghindari  tambah sakit. Itinerary pun merupakan itinerary 3tahun yang lalu yg tidak saya cek/update lagi, karena saya lbh fokus cari data resto yg worth it saya makan dengan pantangan makan saya yg seabrek.
      Day 1:Kamis, 11 Mei 2017
      Jam 8.30 pagi saya tiba di bandara Incheon menggunakan pesawat Garuda hasil promo Garuda Travel fair Oktober 2016. First impression saya adalah airport nya nothing special malah mirip Soetta terminal 3 yg baru,.Yg pasti cuaca ternyata masih dingin menggigit dan saya dan kakak saya underdress alias cuma bawa cardigan tipis dan scarf seadanya.
      Stlh kelar imigrasi yang cukup panjang dan mengambil bagasi, kami segera mencari minimarket utk membeli T-money dan top up. Hrg kartu 6,000 won dan berdasarkan itungan kasar top up 30,000 won cukup utk seminggu.

      Kami menginap di area Hongdae yang terhubung dengan Airport Express (AREX) +/- 56menit dengan biaya 4,150 won.
      Review hotel di disini 
      Kelar proses check in dan serah terima egg (sebutan mobile wifi disana) kami istirahat dan mandi2 dulu baru sore nya keluar hotel dan mulai meng-explore Hongdae.
      Berhubung google maps tdk akurat di Korea (krn org Korea menggunakan Naver), jadi walopun py internet, kami mengandalkan peta kertas hasil ngembat di airport dan hotel.
      Area Hongdae yang paling rame, terletak di sekitar exit 9, berhubung gak yakin kalo lewat station harus tap kartu/tdk (Note :stlh hari ke-2 baru confirm antar exit/entrance dlm station tdk perlu masuk platform berbyr) jadi kami menyusuri jalan besar dari exit 3. Untung sukses gak pakai nyasar. Malah ketemu Kakao store dan museumnya. Berhubung saya familiarnya chatting platform kyk Whatsapp dan Line, terus terang gak paham karakter2nya, tapi store nya cukup lucu utk ajang foto2.

      Ketemu Daiso store yang terletak dijalan di balik Kakao store. Daiso di Korea ini mnrt kabarnya putus afiliasi dengan Daiso jepang, shg bukan toko 1 harga. Harga termurah 1,000 won. Saya nemu topi seharga 3,000 won disini. Dari segi koleksi , masih seruan Daiso jpn, plus lbh murah di Jepang yg cuma 100 yen semua brg. Oiya di Korea, jarang dikasi plastik kantongan, unlike di Jepang yg super royal, jadi siap2 aja ribet kalo belanja kebanyakan kyk saya. Mo beli kantongan , entah ngomong nya apa.
      Dpn exit 9 ada tukang2 jualan tteokbokki ,gimbap, dan odeng seharga 2500 won/pcs nya. Rata2 org sana ngemilnya di tmpt jualannya skalian mencari kehangatan dari kompor dan tempat rebus2annya. Kita cobain tteokbokki  1porsi dan dikasi minuman panas di gelas kecil. Entah apaan, rasanya kyk kaldu/kuah daging mungkin kuah dari rebus2an ya. Lumayan utk netral-in pedesnya tteokbokki.

      Berhubung tujuan awalnya mo dinner di dakgalbi di Yoogane, kita jalan lagi muter2 gak ketemu2. Akhirnya cari tourist information yg dkt exit 9, ternyata Yoogane persis diblkg gedung tourist information. Yg which is memang dari awal kita udh ngira resto nya dijalan itu, tp mata kurang awas diantara semua papan nama bertulisan korea.
      Di area depan  Yoogane  ini ternyata area yg digunakan utk street performance di Hongdae. Ada yg nyanyi solo dan ada group dancer, dengan jarak satu sama lain cuma 3meteran shg suara musik saling bercampur baur. Dan penonton terbagi2. Yg paling rame tentunya penonton group dancer, byk groupie yg masih berseragam sekolah teriak2 bikin org tambah penasaran. Jujur sih kalo diliat baik2 gak cakep2 cuman nge dance nya semangat dan kompak ala2 group2 K-pop di tv.. seru liat animo-nya.

      Yoogane (요가네) Dakgalbi, 163-11 Donggyo-dong, Mapo-gu, Seoul
      Hongik MRT Exit 9: lgsg belok kiri dari pintu exit, lurus, sampai ketemu toko H&M di sblh kiri, lalu belok kiri lagi. Restonya sktr 10meteran dari belokan. Kalo mata udh siwer, cari tourist information di dkt belokan H&M aja..
      Dakgalbi adlh daging ayam yg dimasak dengan bumbu  kimchi rasa pedas manis. Hrg seporsinya  8,000 won dan wajib beli porsi sendiri2 dgn alasan porsinya gak cukup buat berdua. cmiiw di Korae itu rata2 hrs pesen minimal 2 porsi semeja, jadi beruntunglah yg pergi ber-3.

      Kita pesen 2 porsi dakgalbi (8,000won x 2) dgn topping mozzarella cheese (2,500won) dan nasi 1 (1,000won). Meja penuh dengan free banchan, yaitu side dish nya Korea yg isinya kimchi berbagai rasa, dan botol air dingin 2lt. Serba gede yak. Sempet kesel krn berasa byk bgt. Tp ternyata abis juga.Hahaa…
      Selesai makan ternyata di luar masih rame street performance tadi, malah ketambahan ada yg jualan juga. Besok org2 ini gak pada sekolah/kerja ya? Heran. Mana makin malem, anginnya makin dingin.
      Krn sudah hampir jam 10 mlm, kami segera balik ke hotel utk istirahat.
      Day 2:Jumat, 12 Mei 2017
      Hari ini kami ke istana Gyeongbokgung. Keluar hotel baru jam 10pagi stlh sarapan dulu sekedarnya dikasi hotel yaitu muffin coklat, potongan apel, dan irisan jeruk. Somehow sih selama menginap disana cukup2 aja yg dikasi dari hotel utk tamu2nya. Mungkin kebetulan dpt tamu2 yg makan sekedarnya gak ada tamu2 maruk tebel muka.
      Dari platform Gyeongbokgung Stn, menuju istananya melalui underground yg nyambung berkepanjangan sampai keluar di exit 5. Agak semi cepet2 krn kami ngejar free tour berbhs inggris di jam 11.

      Ternyata hari ini adlh hari field trip di Seoul alias istananya penuh nuh sama anak2 sekolahan ber group2. Sisi baiknya dpt diskon 500 won dari hrg nomal tiket 3000 won. Dan serunya bisa foto2 sama anak2 ini yg pada niat2 pakai hanbok (baju tradisional korea).
      Agak susah konsen mendengarkan celotehan tour guide, krn kakak saya rempong minta di foto sama rombongan anak2 ber hanbok ini yg kyk nya tiap kesempatan hrs bergaya berlatar blkg mrk.
      Kelar tour dan kelar foto, kita segera kembali ke stasiun Gyeongbokgung utk mencari exit 2. Menuju restoran tradisional korea berupa samgeytang alias ayam ginseng. Dari exit 2 cukup lurus ikutin arah exit sambil liatin nama gang di sblh kiri. Yg cukup melegakan di Seoul ini masih mencantumkan tulisan latin nya jadi gak tll susah nyarinya.
      Stlh antri sktr 15menitan, kami berhasil mendapat seat. Restonya ternyata cukup luas, tp kalau dari luar tdk keliatan.

      Kami pesen 1 porsi samgeytang ( 15,000won) dan pajeon (15,000 won). Pajeon itu dadar telur ala Korea dgn topping seafood. Ayam ginseng nya sendiri mirip2 ayam rebusan buatan saya..wkwkwk.. krn saya dirmh ngurangin garam dan anti msg. Dgn kata lain hambar. Utk menambah rasa memang hrs racik sendiri dgn blackpepper dan garam yg disediain.  Overall sih.. ini makanan 2 biji mehong bgt… wkwkwk,mending gw ndiri yg masak.
      Yah namanya jg cari pengalaman ya.Berhubung resto ini laku bgt, rata2 org makan disini jg gak berlama2, vini vidi vici, abis makan lgsg ambil nomer meja, lalu ke kasir utk bayar.
      Gyeongbokgung Palace ~ 09:00-16:30.Tuesday closed.
      English tour: 11:00, 13:30, 15:30. Tour starts in front of Gyeongbokgung Information Center inside the Heungnyemun Gate. Tour duration: 1.5hr. No need to register first.
      Station:  of Gyeongbokgung Station (Subway Line 3) exit 5.
      Lunch at : Tosokchon Samgeytang (土俗村人參雞湯).
      Open:10:00am to 22:00pm. Address:  Jahamun-ro 5-gil, Jongno-gu, Seoul
      Station:  of Gyeongbokgung Station (Subway Line 3) exit 2. Lurus terus (170m) sampai belokan kiri gang ro 5-gil.
      Kelar makan siang, kami ke N Seoul Tower, maksud hati mo naik cable car tp ngelindur salah baca malah salah turun station yg menuju Namsan Park nya dan dengan sotoy nya jalan terus ditamannya sampai akhirnya nyerah dan balik lagi ke stasiun awal utk cari halte shuttle bus ke N seoul tower. Berhasil dpt Namsan Tour bus no.2 dari depan Chungmoro Stn entah exit brp krn kebalik2 semua bacanya.

      Krn lama nyasar dan akhirnya kelar foto2 di N seoul ,sudah hampir jam 7mlm. Pdhal rencana hari ini mo muter2 Myeongdong beli titipan kosmetik org2 yg seabrek2 .
      Dari Namsan tower kami naik bus Namsam tour no.05 dan turun di halte Myeongdong. Berhubung dikejar wkt tutup toko, kita skip dinner tp ngemil doank. Seriusan.. saya gak ngerti knp org mau2an aja terima titipan seabrek2 tanpa mark up hrg cuma ambil persenan tax free nya doank (ngomong ke diri sendiri) ya capek, ya berat ,ya ngabisin wkt yg bisa digunakan utk kuliner yg terkenal di Myeongdong ini.
      Kelar belanja pesanan udh jam 10mlm sudah mulai tutup2, saking udh capeknya, maksud hati mo ambil resto halal makanan middle east, tp salah lantai krn kebawa mba2 yg narikin tamu di gedung yg sama tp beda lantai ke Chinese restaurant. Sisi baiknya makanannya enak buat org yg telat makan kyk kita.

      Kami pesen bulgogi di hotplate. Harga 8000 won. Enak panas2 diudara dingin. Sorry foto blur krn uap panas dari hotplate nya dan keburu laper buat ngecek foto 

      Day 3: Sabtu, 13 Mei 2017
      Kali ini kami ke Suwon, luar kota Seoul. Berhubung berangkat dari Seoul udh kesiangan krn pake acara keabisan paket data dari wifi egg , jadinya mengandalkan (fakir)  free wifi di Korea yg bertebaran di stasion dan tourist information.
      Krn kepala udh pusing, instead ke objek wisata yg terkenal di Suwon yaitu fotress nya, malah ke Korean folk village nan gak jelas krn tertarik shuttle bus yg gratisan depan stasiun Suwon.

      Korean Folk Village ini asli gak jelas, tp buat penggemar K-drama yg historical, ini suka dipakai syuting film. K-drama terbaru yg saya inget ada syuting disini adalah Hwarang : The poet warrior Youth.  Tp berhubung saya itu gak ngefans2 amat,habisan tokoh utamanya mirip mantan (halah jadi curcol) jadinya gak excited2 juga.
      Tiket masuknya mayan mahal 15,000 won. Tp kelebihan folk village di sini ketimbang di Seoul, memang natural menyatu dgn alam gak ada gedung modern sama sekali. Sayangnya menjelang sore ujan deres,padahal model jalannya tanah2 , jadi akhirnya lari2 kembali ke tempat shuttle bus nunggu last bus ke Suwon Station.
      Dari Suwon kami ke Lotte world Tower krn kakak saya harus bgt beli sesuatu di Hard Rock Café Seoul.

       
      Di Lotte World Tower ada bangunan tertinggi di Seoul dan baru dibuka observation deck nya April bulan lalu. Berhubung tiket masuknya muahal bgt yaitu 27,000 won, jd cukup foto2 dari luar aja.
      Pas cari makan ,mendadak dia nyadar kalo makan mahal2 mulu 2hari kmrn, dan maksa mo murah tapi halal. Ya wasalam cuma stuck ngemil2 gimbap dan roti.

      Oiya disini ada Ghibli store juga kyk di Jpn, dan ada bus kucing dari film Totoro. Sayang mahal2 merchandise nya. Di jpn aja mahal bgt apalagi di Korea . Gak kebayang hrg merchandise nanti exhibition Ghibli di Jakarta. Entah brp kali lipat nya.
      Akhirnya balik ke Hongdae area dan tetep kekeuh mo muter2 cari resto halal nan murah. Berhubung saya udh mo collapse akhirnya maksa makan kebab yg jualan tdk  jauh dari exit 9. Krn sudah jam 10mlm ,tinggal daging ayam. Tp setidaknya bisa makan.

      Sblhnya ada jualan churros yg saya beli juga. Krn kalo capek kesel lapar, harus byk makan.
      Day 4: Minggu,14 Mei 2017
      Hari minggu ini kami ke Insadong krn stlh itu berencana mo ke istana Changdeokgung & Secret Garden Huwon yg dkt Insadong.
      Keluar dari exit 6 Anguk station, tinggal lurus saja sudah keliatan tourist information dan jalan yg mengingatkan saya kyk jalan di pasar baru Jakarta.
      Sblm belanja2 kami memutuskan foto2 di sebrang jalan yg kebetulan ada dinding batu yg mirip lokasi syuting K-drama Goblin. Wkwkwk . Sbnrnya mo lanjut ke lokasi syuting Goblin yg terletak di universitas perempuan dkt situ tp baca2 gara2 fans Goblin yg makin rusuh foto2 di area skolahan, akhirnya ditutup utk umum. Ah sayang sekali.

      Beli oleh2 sebnrnya diInsadong agak mahalan, tp sempetnya kesini ya suds dijalanin aja. Dan krn beli banyak, kakak saya susah beli dikit, dpt diskon nya lumayan juga.

      Di Insadong ini kami nyobain bubur korea  yg porsinya gede bgt. Plus beli bibimbap. Sekalian istirahat sblm memulai jalan kaki ke Changdeokgung. Dari exit Anguk tadi tinggal jalan menuju arah kebalikan dari Insadong. Sepanjang jalan sesekali byk org2 yg rental hanbok yg menuju arah istana jg. Liat2 sih memang semakin jauh dari istana, hrg sewanya lbh murah.
      Krn temen saya nyaranin ke secret garden, jadi saya ambil tiket terusan istana dan secret garden seharga 8,000 won.
      Masuk ke Huwon secret garden ini ada tour guide nya. Masuknya harus sesuai jam.. Tp basically tiap 30menit skali ada , cuman hrs liat yg tour English nya kpn. Kebetulan saya beli kedptn tur bhs Korea, berhubung dtgnya 15menit sblm tur dimulai, kita mikirnya lsg masuk aja toh gak bakal ngerti juga ,yg jaga juga gak bs bhs inggris jadi gak komen apa2 liat kita nyelonong stlh cek tiket, eh malah ketemu tur jam sblmnya yg bhs inggris.

      Well… ternyata kalo denger saran org tuh hrs specific. Harus tanya balik, kapan dia kesananya. Terus terang sih taman ini lbh mirip hutan kecil. Dan krn musim spring borderline summer, warna dedaunan nya standar ijo aja gak variatif. Sedangkan temen saya yg nyaranin itu dtgnya pas Autumn yg daunnya warna warni. So be prepared. Unless pas Autumn, mending skip aja. Wkwkw.. Plus jalan nya naik turun dan cukup luas (namanya jg hutan ).
      Krn blm sore2 amat, jadi kami pergi ke Gangnam.Kembali mengikuti saran temen, krn ga ada ide apa yg diliat di Gangnam, jadi minta yg beneran iconic. Jadilah kami ke K-star road utk melihat beruang2 Gangnamdol. Sbg bukan penggemar K-pop ini sbnrnya gak penting, tp setidaknya beruang2nya lucu.  Yg saya agak familiar sih cuma EXO dan CNBLUE yg kebetulan temen saya yg tadi nyaranin itu, hobinya nge post di socmed nya tt group ini. Pernah sekali 2kali denger di tv lagu2nya. Kalo nama2 nya jgn harap. Area ini disebut luxury road of Cheongdam, memang beda sih, dari keluar platform Station Apgujeong Rodeo Stn, sudah spt mall, rapih dan berkesan mewah. Dimana2 eskalator. Unlike stasiun2 standar lainnya. Area K-star road ini memang full deretan butik2 mewah kelas LV, dll .Tiap brand, py gedung sendiri2 walaupun cuman 2-3lantai.

      Kami berhasil berfoto dgn semua beruang yg kalo diitung sepanjang 1.5km. Krn kaki udh mo patah kebanyakan jln dari pagi, akhirnya balik ke stasiun naik bis. Bis di korea itu jauh/dkt 1,200won untungnya kalo disambung naik kereta (dlm jeda wkt 30menit) T-money hanya mengurangi 50won , krn start harga tiket kereta 1,250won. Walau setiap nama halte jarang ada tulisan latin, setidaknya di peta bus, dikasi tau halte mana saja yg ber-akses stasiun.
      Saya dan kakak saya ini adalah org2 yg suka belanja ke supermarket lokal, biasa kita cari snack local dgn harga yg relative lbh murah drpd beli snack di minimarket 24jam. Berdasarkan info org hotel kami, supermarket murah terdekat dari Hongdae adlh HomePlus yg terletak satu station dari Hongik University station. Yaitu Hapjeong. Berhubung staf hotel nya lupa exit berapa terpaksa kami cari2 sendiri sedptnya exit, untungnya dia sempet kasi tau nama gedungnya krn kami sampai sana sudah hampir jam 9mlm. Ternyata later on dari station Hapjeong ada akses lsg yaitu exit 10. Sedihnya hari itu entah knp supermarketnya tutup , tanya spg kosmetik (krn skalian mampir ke toko yg ada) dia nya susah nerangin knp jam 9 supermarketnya tutup. Dibilang hari libur ya masa supermarket hari minggu tutup. Aneh bgt. Msh misteri. Anyway akhirnya kita pulang ke Hongdae, cari makan mlm.
      Berhubung byk area blm ter eksplore, jadinya asal aja jalan2. Nemu resto ini gambarnya biri2.. semestinya tdk mengandung babi.

      Krn tll nyelimpit2 lokasinya. Resto ini waiternya gak faham inggris. Hahaha keluar deh buku “touch it” yg dibagiin di station2. Intinya cuma nanya ini sapi apa babi, sambil nunjuk gambar sapi dan babi. Ternyata kambing.hahahaha… ya iyalah logonya aja biri2.
      Mo minta nasi ga ada gambar nasi. Untungnya rice masih ngerti. Tetep aja ujug2 hasil orderan, lbh2 pesen, krn gak ngerti cancel nya..
      Intinya kita makan sate kambing yg 2x lipat harga sate pak Jono Pejompongan dengan model pembakaran dimeja masing2. Uniknya rak2 utk bakar satenya bergerak terus shg sate2 dibolak balik scr otomatis dgn rak itu. Pengalaman pengalaman..
      Day 5: Senin,15 Mei 2017
      Hari ini ke Nami island, kunjungan wajib first timer org ke Seoul. Berhubung males searching cara beli tiket intercity train, jadi naik kereta biasa yg perjalannya hampir 2jam. Brgkt dari hotel baru jam 8pagi. Tiba di Gapyeong station,org2 pada antri shuttle bus , berhubung gak minat ke lokasi lain kecuali ke Nami. jadinya kita lgsg naik taxi yg jejer2 dpn station. Cukup bilang Nami. Lgsg diantar dan tarif argo nya cuma 3800won.

      Nami ini kata org2 bagusnya pas autumn dan winter, jadi kalo spring deket2 summer gini ya so so aja. Kata kakak saya mirip tebing Keraton di Bandung. Hahahah ngenyek bgt. Pdhal justru dia yg nonton film Winter Sonata dan nge fans bgt, saya sih blank.  

      Tadi awalnya pas liat petanya bakal mikir capek bgt keliling pulau ini sampai rencana mo naik unicef train yg muter2 di area pulau. Etaunya 2,5jam kelar. Udh pake acara duduk ngaso segala. Rencana mo makan siang disini batal , krn males pasti mahal, kita langsung balik . Taxi balik ke station pas 4000 won dan taxinya banyak mangkal di dpn gate masuk parkiran dermaga.
      Kali ini kami naik Intercity train (ITX) , beli tiketnya di mesin dgn satpam cuma nunjuk2 doank. Suwe nya, kakak saya krn grogian, malah masukin pecahan 50,000 won pdhal harga tiket  ber 2 cuma 10,000 an. Akhirnya ketilep deh di mesin.Hahah pdhal jam brgktnya mepet. Panik2 manggil information centre. In between lost in translation, berhasil jg duitnya dikeluarin stlh mesinnya dibuka. Dan kereta tiba 3menit kemudian.

      ITX ini enak. Hemat wkt 40menitan dari kereta biasa dan bisa tidur krn udh jelas jam berhentinya distation2 tertentu saja dan jamnya tepat.
      ITX ini turun di stasiun Yongsan di Seoul. Berhubung bingung kalo model tiket kertas gini gmn caranya mo nyambung ke kereta biasa,akhirnya pusing keluar gate tiket aja skalian. Maksud hati keluar station biar skalian bisa pake T-money lagi. Liat station Yongsan station besar, iseng nanya information centre apa ada supermarket besar disini. Ternyata ada. Horeee…
      Emart ini rada rada bingungin krn 2 lantai. Lbh bingung lagi dgn system trolley nya krn kekunci dgn trolley2 lainnya . Pk google translate gak mudeng juga. Untung dibantu sama ajumma customer yg kesian liat kita, dan kasi kita duit logam 100won utk ngelepas rantai trolley.. Ooo….

      Disini kita agak kalap liat makanan ready to eat yg murah2 jadinya lupa ke lantai satunya lagi. Pdhal saya rencana mo beli panci Happycall segala.Hahaha..
      Nasi instant disini harganya 680 won per bowl.Tinggal dimasukin ke microwave 2-3menit. Gagal translate lagi. Makan ready to meat nya dari yakitori maupun potongan ayam2 goreng berbagai rasa.Beli cookies2 lucu2 walo agak mahal dan ngabisin tempat di koper, yg penting lucu2. Intinya puas abis belanja di supermarket. Ini yg membuat saya selalu memasukan jadwal ke supermarket lokal di setiap Negara yg dikunjungin.hihihi..
      Susahnya di supermarket ini gak ada kantong plastic sama sekali tp dikasi kardus2 urus sendiri. Salah 1 yg wajib di beli tentunya banana milk yg lbh murah 50won ketimbang di minimarket.

      Pulang ke hotel utk memakan hasil belanjaan di supermarket, baru deh keliling terakhir di area Hongdae. Ketemu hongik university dan area food stall yg ramean, sayangnya gak buka tiap hari keliatannya night market di dkt sekolahan ini.

      Kelar juga deh jalan2 di Seoul di trip ini 
      Besok pagi sudah balik ke Indonesia.
       
       
    • By Ahook_
      Tanggal 4 Mei 2017.
      Aku sengaja naik kereta api ke Chengdu dari Lhasa. Perjalanan yang ditempuh sekitar 46 jam – an itu menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa. Terlebih ketika kereta baru mulai melaju sampai ketika kereta masih berada diatas ketinggian 2.000 m.
      Aku sempat ragu untuk mengambil rute ini, bukan karena lamanya perjalanan, lebih kepada banyaknya review yang mengatakan, semacam neraka saat ingin ke toilet. Iyalah, sepanjang 46 jam itu, yang menghabiskan 2 malam 3 hari, sudah pasti harus bolak- balik ke toilet. Kita tahu sama tahu saja, bagaimana prilaku orang lokal terhadap kebersihan yang satu ini. Nilainya NOL BESAR.

      Pemandangan sepanjang perjalanan.
      Sungguh disayangkan, Cina begitu hebat dalam hal apapun, tapi kalah telak tentang kebersihan toilet. Sudah menjadi rahasia umum, jika kamu akan mendapatkan zonk besar ketika masuk ke toilet. Aroma yang super menyengat akan menyambutmu. Dimanapun itu, termasuk sepanjang trip aku di Tibet, beberapa kali mendapatkan zonk yang tidak bisa dihindari. Karena itu, lebih baik carilah toilet alam. Itu lebih manusiawi.
      Rasa keingintahuan aku lebih besar dibandingkan dengan keraguan dan kekhawatiran akan joroknya isi toilet didalam kereta. Masa bodoh-lah. Akhirnya seminggu sebelum berangkat dari Jakarta, aku menghubungi travel agent yang mengurus perjalananku selama di Tibet, untuk membantuku membeli tiket kereta. Kenapa tidak beli online sendiri saja?
      Ya, kamu bisa online kok. Kemaren itu, waktu sudah mepet, terus jika beli online, kamu tidak bisa pilih tempat tidur. Artinya, itu secara sistem akan menentukan. Nasib baik saja, jika kamu bisa menempati bagian bawah. Kenapa harus bawah? Jelas, bagian bawah itu lebih leluasa, lebih lega, punya jendela besar, colokan listrik juga dekat dan tidak perlu memanjat.
      Setahu aku, ada pilihan untuk 4 orang dan untuk 6 orang, baik soft sleeper maupun hard sleeper, kemudian ada pilihan tempat duduk juga. Bayangi saja sendiri, kalau harus duduk selama 46 jam. Aku sendiri pilih 1 kamar isi 4 orang. Dan berdoa sekuat tenaga supaya tidak sekamar dengan orang lokal, hahaha… takut saja, kalau dia tiba- tiba bisa kencing atau eek dalam kamar. Mati gak loe kalau sampai seperti itu? Berempat juga tidak terlalu berisik jika memang harus sekamar dengan mereka. 
      Karena bantuan travel agent, aku pastikan mereka untuk membeli tiket tempat duduk bagian bawah. Bantuan itu bukan tanpa pamrih, harga tiket keretaku lebih mahal dibandingkan dengan jika beli secara online. Ya sudahlah.
      Ketika baru memasuki ruang tunggu, ya ampun, satu ruangan penuh isinya penduduk lokal, sebagian besar dari mereka adalah dari kampung gitu. Dari cara berpakaian kan bisa ditebak. Alamak, semoga saja selama 46 jam itu, aku tidak mendapatkan pengalaman seperti yang banyak orang alami.
      Kereta berangkat jam 18.20 waktu setempat, jam 17.45, penumpang baru dipersilahkan masuk ke kereta. Deg- deg- an menemaniku mencari gerbong dan nomor kamar yang tertera ditiket. Okey, interior-nya okey, bersih, tidak bau, ada wastafel, ada colokan listrik, TIDAK ADA WIFI. Disediakan air minum, aku sih bilang bersih, ada air panasnya juga.

      Tempat aku menghabiskan 44 jam selama perjalanan.
      Setelah taruh tas, hal pertama yang aku lakukan selanjutnya adalah periksa toilet. Halah… belum dibuka. Selama kereta tidak jalan, toilet tidak boleh digunakan. Kemudian, aku menanti datangnya teman sekamar lainnya, sisa 2 orang yang menempati bagian atas. Tidak muncul- muncul juga sampai kereta jalan. Yiha… artinya, malam pertama bebas. Tidur bisa nyenyak dan khawatir hal- hal aneh akan terjadi.
      Baru setelah hari kedua, entah dari stasiun mana dari kota apa, naiklah satu mama muda bawa anaknya yang berumur sekitar 3 tahun, ketok- ketok pintu. Yups, mereka menempati tempat tidur bagian atas. Pikiranku mulai kacau, mampus, bawa anak kecil lagi. Bisa- bisa, emaknya suruh anaknya pipis saja di kamar. Ya, gimana dong, sudah terlanjur baca review negatif, wajar dong kalau aku sampai parno sebegitunya.
      Dari mereka naik, menjadi teman sekamar, hingga mereka turun entah di stasiun apa keesokan harinya, tidak terjadi satu hal aneh apapun. Mereka lebih banyak berada diluar kamar, makan juga diluar, ngobrol dengan orang lokal lainnya. Mama muda ini lumayan bersih, ya, sopan juga, beretika baik. Entah mungkin dia malu karena sekamar dengan turis atau entah apa, atau mungkin dia pembawaannya seperti itu, bersih dan berbeda dengan teman- teman senegaranya.

      Koridor, bisa duduk santai menikmati pemandangan..
      Dari Lhasa, kereta berangkat tepat jam 18.20, kemudian aku harus transit di stasiun Xi Ning, bagi yang ingin melanjutkan perjalanan, kalau aku jelas, ke Chengdu. Pindah kereta, gerbong dan nomor kamar juga tetap sama seperti tiket yang telah dibeli. Jadi tidak perlu rebutan. Aku pindah kereta tepat setelah 21 jam perjalanan dari Lhasa.
      Selama perjalanan, kereta berhenti dibeberapa stasiun untuk menurunkan penumpang dan ambil penumpang baru lagi. Setelah mama muda itu turun, tidak berapa lama, naiklah satu anak muda tanpa bawa apapun.

      Ya inilah...
      Karena khawatir toiletnya banyak zonk, aku hanya banyak minum, makan pop mie dan ngemil biskuit. Tidak berani beli nasi yang dijual di kereta, pedas semua. Kalau sampai sakit perut, bisa berabe. Kalau cuma kencing saja, ya sudahlah, paling tahan napas, jangan lihat ke bawah.
      Tentang zonk yang ada di toilet, bahkan ada yang bahas, dia menemukan banyaknya zonk bertebaran diluar toilet, kenapa? Mungkin karena tidak tahan lagi, didalam toilet masih ada orang, mau tidak mau, ya eek diluar toilet. Kebayang gak sih kamu? Ini cerita orang.

      Pintu kedua, toilet.
      Yang aku alami,
      Bersyukur banget, semuanya tidak separah itu. Mendapati teman sekamar yang bersih dan tidak berisik, anaknya juga tidak rewel, tidak kencing sembarangan, tidak  buang sampah sembarangan. Toiletnya juga tidak seperti yang dialami traveler lainnya.
      Memang, ada toilet yang baunya minta ampun, tapi tidak ada zonk, ada toilet yang ada zonk-nya, tapi bukan dalam jumlah yang luar biasa, semacam muncratan atau sisa-an karena flush-nya tidak berfungsi dengan baik. Kayak seperti flush di toilet pesawat gitu. Ada juga toilet yang tidak bau dan tidak ada zonk-nya sama sekali. Jadi aku bilang, aku cukup beruntung selama 46 jam perjalanan dari Lhasa ke Chengdu dengan menumpang kereta api. Tidak ada pengalamanan seseram itu, tidak ada zonk diluar toilet. Bisa tidur nyenyak 2 malam berturut- turut, bisa kerjakan laporan dan bisa menulis artikel seperti sekarang ini.
      Cina itu hebat,
      Entah sudah berapa puluh kali kereta ini melewati terowongan, artinya, entah sudah berapa puluh kali kereta ini menembus gunung. Mereka sanggup membuat perjalanan ini menjadi perjalanan tidak terlupakan. Tidak heran, kenapa banyak traveler yang bilang, tidak salahnya untuk mencoba rute ini. Karena memang, semuanya telah diperhatikan dengan baik oleh pemerintah. Dari view yang akan disuguhkan, dari tata letak kamar tidurnya dengan desain jendelanya yang bisa mendapatkan pemandangan alam semesta yang indahnya sudah tidak bisa tertandingi lagi.

      Pemandangan sepanjang perjalanan.
      Aku,
      Puas banget dengan keputusanku mengambil rute ini. Pengalaman sekali dalam seumur hidup. Cukup sekali dalam seumur hidupku. Harga tiket kereta lebih mahal dari tiket pesawat Lhasa – Chengdu. Tapi pengalamannya, apa yang didapatkannya, jauh berbeda antara naik kereta dengan naik pesawat. Sama seperti, ketika dari Kathmandu, Nepal ke Lhasa, pengalaman itu juga cukup sekali dalam seumur hidupku. Pemandangan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata- kata ketika pilot menurunkan secara perlahan pesawat sampai berada sekitar 2000 m diatas pegunungnan Himalaya. Memang, ketika itu, tidak terlalu jelas, karena sebagian besar gugusan gunung Himalaya tertutup awan tebal. Tapi, kami semua, semua penumpang pesawat itu, bisa melihat dari dekat, puncak Everest.
      Darahku berdesir kencang, senang, seru dan tegang bercampur aduk menjadi satu. Kebayang, pesawat diturunkan secara perlahan, badan pesawat terasa sekali diguncang angin. Sambil jeprat- jepret, doa juga terus dipanjatkan. Hahahah…
      Begitu juga, saat pesawat mulai meninggalkan gugusan gunung tertinggi didunia itu dan mulai terbang naik ke ketinggian normal, apa yang didapatkan tidak kalah dengan pemandangan dari Himalaya. Terlebih lagi, ketika mulai memasuki wilayah Tibet, sungguh luar biasa Tuhan, sungguh tiada ada tandingan-Nya lagi. Tuhan sungguh maha besar. Tuhan, Sang Pencipta.
      Aku semakin tegang, saat pilot mengumumkan kalau pesawat akan segara mendarat di Lhasa. Serius, aku tegang. Biasanya kan kalau sudah diumumkan demikian, ya pesawat tinggal ambil posisi lurus dan semakin menurun. Ini tidak….
      Pesawat harus manuver dulu, pesawat dimiringkan dulu ke kiri, terus ke kanan, ya kek gitu, untuk menghindari gunung – gunung yang mengelilingi Lhasa, ya baru kemudian perlahan turun sambil badan pesawat masih dimiringkan sesuai dengan lapangan yang ada. Hingga pada akhirnya, badan pesawat benar- benar dalam posisi lurus ( entahlah, kalau istilah penerbangannya apa ), baru kemudian pesawat mendarat dengan sempurna, dengan panjang runway yang tidak seberapa itu.

      Pemandangan sepanjang perjalanan.
      Dengan demikian,
      Jalur penerbangan dari Kathmandu ke Lhasa yang diyakini sebagai penerbangan tercantik didunia dan jalur darat kereta api dari Lhasa ke Chengdu yang diyakini menjadi jalur kereta api yang menyuguhkan pemandangan alam super indah dan sebagai jalur kereta api tertinggi didunia hingga saat ini, aku telah mengalaminya. Ya, sekali lagi, cukup sekali dalam seumur hidupku. Jika punya kesempatan kedua, berarti bonus.

      Pemandangan barisan Himalaya, dari atas pesawat dari Kathmandu ke Lhasa, 
      Dan,
      Ternyata, aku sampai di Chengdu 2 jam lebih cepat dari jadwal. Artinya, hanya 44 jam saja dari Lhasa ke Chengdu. Setelah melewati beberapa gerbong kereta saat mau keluar, aku baru sadar, orang- orang yang aku temui ketika masih di ruang tunggu di Lhasa Railway Station itu ada digerbong yang pakai tempat duduk atau 4/6 hard sleeper. Itulah sebabnya, apa yang sering aku baca tentang zonk itu tidak aku alami separah itu. Karena tidak satu gerbong bareng mereka.
       
      With Love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
    • By paulsn23
      Sedikit sharing jalan jalan ke Sing dan Malay buat yang ingin tambah pengetahuan sebelum berangkat ke negeri tersebut.
      Yang utama di Singapura agan tidak akan tersesat karena petunjuk jalan jelas dan di bagikan peta gratis, dan kalau tersesat cari saja stasiun MRT pasti aman.

      Day 1.
      Kebetulan ane dapat tiket pagi ( air asia ) jam 7.25 wib dimana sampai di Changi pukul 10.35, setiba di changi terminal T1 langsung menuju pengurusan Imigrasi ( sedikit tips pengalaman ane cari petugasnya yg chinese atau melayu jangan India- jutek orangnya ).
      Setelah selesai langsung menuju ke terminal T2 ( jangan lupa ambil brosur dan peta singapura gratis bisa di ambil sebelum atau sesudah imigrasi ) mengunakan monorail gratis karena stasiun MRT ada di terminal T2 ( petunjuk jalan jelas sekali ).
      Setelah sampai langsung beli tiket MRT lewat mesin tiket, Ane sengaja beli tiket standart karena perhitungannya ane tidak lebih sing$15  total pakainya, silahkan agan buat itenary dulu sebelum berangkat dan bisa tahu berapa habisnya naik MRT buka saja web: http://journey.smrt.com.sg/journey/mrt_network_map/ atau https://gothere.sg/maps
      Kalau agan lebih dari sing$20 silahkan beli tiket langganan di loketnya harga tiket langganan $12 terdiri dari $5 harga kartu ( tidak bisa refund ) dan $7 yg bisa di gunakan. dan bisa di topup minimal $10. Dan satu lagi kejelakan kartu langganan minimal harus ada saldo $3.
      Dan kalau dalam satu hari pemakaian lebih dari $10 silahkan menggunakan tiket touristpass, kelebihan tiket langganan dan tourist adalah tidak perlu antri beli tiket. Tapi ngga perlu khawatir setiap stasiun banyak sekali mesin penjual tiketnya kalau lagi antri coba cari mesin di tempat lain jangan terpaku sama satu lokasi.
      Ini youtube cara beli tiket standart ane ambil punya youtube orang lain
      ( untuk anak kecil di bawah 5 th gratis naik MRT tetapi harus di mintakan tiket free di loket > bisa di pakai selama kita di singapura ).
      Tujuan kita adalah chinatown karena sudah sewa apartemen di daerah chinatown, sewa apartemen lebih murah dari pada hotel. MRT dari changi berakhir di tanah merah semua penumpang harus turun, turunlah sebelah kiri kereta untuk jurusan Joo Koon karena kalau kanan mrt menuju pasir ris.
      Dari changi menuju china town 2 perlu ganti kereta pertama turun di stasiun bugis ganti kereta warna biru tujuan akhir china town. yang ke dua turun di outram park ganti kereta warna ungu tujuan Punggol. Untuk cara ganti kereta juga gampang sekali, ketika sampai stasiun interchange turunlah dan cari petunjuk menuju jalur kereta berikutnya, jangan sampai keluar stasiun nanti beli tiket lagi.
      Setelah sampai di stasiun Chinatown kita menuju pintu keluar D karena kita menginap di apartemen People park Center kalau pintu C menuju people park complek, kebersihan lebih baik center pengalaman ane di people park complek kamarnya kecil kecil unggulnya turun langsung foodcourt. Kalau center menyebrang jalan dulu.
      Ane meninap di apartemen milik Uncle wong orang Indonesia yang sudah lama tinggal di Sing silahkan telp/sms/ whatsapp +6596752143. Beliau juga bisa menyediakan tiket USS. garden by dan lainnya dengan harga lebih murah dari pada beli langsung atau online. Menuju apartemenya keluar stasiun langsung belok kiri 20m belok kanan langsung ada lift.
      Setelah urusan selesai selesai dengan apartemen pukul 13:00 kita menuju foodcourt people park complek untuk isi perut. Setelah isi perut kita menuju stasiun Raffles place untuk jalan jalan di patung singa yang terkenal itu. Untuk caranya bisa di pelajari di web yang di atas tadi sekalian biayanya berapa. Di stasiun raffles cari pintu keluar Battery road setelah keluar belok kanan dan susurilah sungai menuju jembatan ( hotel fullerton).
      Patung merlion ada di sebelah timur jembatan. Setelah berfoto ria kita berencana jalan kaki menikmati kota singapura sambil jalan jalan menyusuri sungai menuju Garden by the bay, arahnya dari merlion kita naik tangga menuju jalan terus belok kanan melewati jembatan. Sesampai ujung jembatan turun tangga lagi dan menyusuri sungainya ( jangan lupa sempatin membeli es potong, pengalaman ane kadang harga ngga sama anatara penjual es potong ).
      Dan ketika turun sebelah kanan itu gedung esplanade . Sayangnya kita tidak bisa melewati track F1 karena sedang ada persiapan F1 bulan september, akhirnya kita memutar dan menuju jembatan helix bridge http://www.wisatasingapura.web.id/2012/02/07/the-helix-bridge/ . Setelah melewati jembatan antik tersebut kita belok kiri menuju ke Garden By the bay.
      Ini keterangan lebih lanjut garden by : . Tiket kita beli lewat uncle wong seharga sing$23 kalau beli langsung seharga $28.
      Setelah puas di Garden by kita jalan menuju stasiun Bayfront untuk pulang ke china town, rencananya mau lihat pertunjukan sinar laser tapi karena capai rencananya bubar. Sampai china town pukul 8 malam langsung makan malam dan beli souvenir untuk oleh oleh, untuk beli oleh oleh di china town pengalaman ane kalau di mall people park complek harganya lebih mahal.
      Saran ane nyebrang saja lewat jembatan penyebrangan turun langsung banyak penjual cindera mata, jangan langsung beli satu toko tetapi bandingkan dulu harganya biasanya lokasi toko lebih masuk harganya lebih murah sedikit.
      Terus istirahat tidur dulu di sambung besok, oh ya untuk jalan jalan kali ini kita tidak pergi ke Orchad road atau bugis karena waktu terbatas dan dulu sudah pernah kesana ( orchad itu seperti Malioboro Yogya kepunyaan Singapura).

      Day 2
      Rencana hari ini kita wisata di USS dan sekitarnya. Malam langsung ke Malaysia
      Kita cek out apartemen dan menitip tas ke uncle wong karena ngga mungkin kita wisata sambil bawa tas dan koper, kita titip dan janji kalau jam 9 malam kita ambil tas tersebut. Setelah turun kita menuju stasiun MRT chinatown naik kereta unggu tujuan harbourfront > setelah turun mrt kita naik lantai 3 untuk naik monorail ke Sentosa.
      Kalau kita punya tiket langganan mrt bisa di pakai tuh untuk monorail dengan harga $3 tapi kalau tiket standar harga $4. Kita naik Monorail turun di stasiun Waterfront dan jalan jalan menuju USS > dan berfoto ria di depan bola dunia simbol USS sambil menunggu pintu di buka. Tiket USS kita beli juga di uncle wong dengan harga $65,
      harga $65 termasuk voucher makan $5 dan untuk beli souvenir $5. kalau kita beli langusng harga $73.
      Tips di USS:
      Usahakan antri di USS paling depan tepat jam 10:00 pintu di buka biasanya banyak orang akan lari menuju wahana transformer karena wahana tersebut paling antri, kalau sudah terlanjur antri banyak pilih wahana ini sore sekalian dimana antriannya sudah sedikit. Kemudian masuk wahana mummy, kalau masuk wahana ini tas harus di titip di loker loker kalau di bawah 30 menit simpan tasnya gratis, tetapi kalau lebih dari 30 menit kena biaya.
      Setelah itu antri masuk wahana Canopy flyer biasanya sudah antri agak panjang makanya usahakan urutan no 3 masuk wahananya. Oh ya untuk wahana Galatica sudah di tiadakan meskipun masih ada bangunannya, info yg saya dapat karena di ketemukan keretakan di wahana tersebut. Kemudian masuk wahana shrek 4 dimensi, tetapi jangan lupa sambil melihat jadwal pertunjukan water world. kalau ngga salah pukul 12:15 mulai di bukanya.Dan pilih tempat duduk
      di daerah dry. Kalau ingin kena cipratan air pilih splash, kalau ingi basah ya pilih wet saja > tapi jangan nyesel kalau di guyur air di wilayah ini.
      Kalau sudah wahana tersebut silahkan agan pilih sendiri wahana lainnya sambil foto foto dengan karakter macam macam.
      Kalau di USS  kalau tidak ingin basah basahan jangan masuk wahana Jurassic Park Rapids Adventure, permainan ini panjang antrinya juga bagi ane kurang menarik.
      Setelah puas di USS jam 17:00 kita keluar lokasi dan menuju pantai unruk main skyline and luge. Untuk wahana ini usahakan beli paket family kalau sendiri sendiri jauh lebih mahal. Pengalaman ane tahun lalu karena keluarga cuman 4 orang ane beli famili ber 8 sehingga bisa 2 kali menikmati wahana ini.
      Setelah selesai dan sedikit istirahan kita menuju stasiun monorail beach untuk tujuan  vivo city untuk pulang.
      Di Sentosa itu sebetulnya masih banyak lokasi wahana lain tahun lalu khusus sentosa ane 2 hari full di sini. silahkan lihar web: http://www.rwsentosa.com/language/en-US/Homepage/Attractions .

      Kemudian kita naik MRT ungu menuju chinatown untuk ambil tas juga beli sedikit roti di sana untuk bekal di jalan. Kemudian kita menuju Golden mile complex untuk naik bus menuju malaysia ( genting Higland ).
      Perjalanan ke golden mile kita naik kereta biru tujuan busgis tetapi turun di stasiun promanade gantti mrt warna kuning tujuan harbour front, tetapi kita turun di nicole highway ( cuman 1 stasiun jaraknya dari promanade ) > kemudian kita jalan menuju golden mile complek. Di tempat ini banyak sekali makanan Thailand jadi agan bisa makan malam di sini.
      Kita telah pesan tiket bus via online http://www.easybook.com/ . Kita memilih bus paling murah adalah Srimaju, tempat duduknya luas dan nyaman kita ambil pukul perjalanan 23.30 > kita tetap harus menukar voucher online dengan tiket fisik di counternya.
      Sebenarnya ada cara lebih murah lagi untuk naik busnya, karena kita banyak anggota dan bawa anak kecil makanya kita tetap naik bus dari sini dengan harga $30 sing.
      Cara yang murah: agan bisa menuju ke johor bahru dengan naik bus SBS 170, Causeway link CW1 atau CW2 dari terminal Queen street dekat bugis menuju terminal Larkin johor bahru seharga sing $1.3 . dari sana silahkan bus yang agan pilih juga bisa beli online di web easybook tadi. harga johor ke kualalumpur atau genting hanya RM30-35. Cuma kalau rombongan besar agak susah karena ketika di penyebrangan imigrasi woodlands ramai sekali dan bisa ketinggalan bus.
      Tetapi kalau bus langsung di golden mile > penyebrangannya lewat Tuas chek Poin dan tidak ramai, ketika ane cek imigrasi hanya bus ane saja yang ada jadi lebih cepat.

      Day 3
      Bus yang kita tumpangi masuk genting sekitar pukul 05.00 di mushrom terminal dari sana ada bus jemputan menuju firstword hotel. Setelah do lobi hotel agan bisa titip tas ( khusus yang menginap saja ) kemudian jalan jalan di sekitar hotel.
      Ane seharian istirahat dan jalan jalan full di genting dan saran ane kalau mau meninap di firstword pesan online lewat webnya genting: ane ada pengalaman ngga enak lewat web lainnya A**** ( kasus ini hanya untuk firstworld saja karena lainnya ok kok ).

      Day ke 4
      Kita sudah pesan mobil untuk menjemput dari genting menuju kualalumpur harga nya jemputan RM200 tour dalam kota Rm55, agan bisa hubungi alex +60192086090 > kita start jam 9 menuju kualalumpur dam sekalian tour di batu cave, istana negara kemudia Kl tower dan menuju apartemen di bukit bintang tempat kita menginap: http://value4backpacker.com/
      Kemudian kita janjian sama driver untuk menjemput kami di petali jam 8 menuju i city shah alam biaya ke sana RM280, setelah masuk apartemen jam 12:00 kita makan siang di belakang mall fahenreit ( tempat apartemen ) kita menuju halte bus gratis menuju petronas : http://www.malaysia-traveller.com/KL-City-Bus.html
      Disana silahkan foto foto, kalau agan menginap lebih 1 malam agan kalau bawa anak anak bisa masuk ke petronas mengunjungi petrosaint di sana bagusa sekali untuk pengetahuannnya bisa di bilang saint park singapore kalah bagus.
      Setelah dari sana kita menuju ke pasar seni / petaling street china town bisa pakai LRT atau bus gratis lagi. Di petaling kita menikmati ikan bakar portugis lokasinya perempatan di teras hongleong bank belakang penjual es mata kucing.
      Kemudian di jemput alex menuju syah alam ke i city, setelah dari sana pulang ke partemen tidur..

      Day ke 5
      Bangusn pagi siap siap ke bandara sebelum jam 12 kita belanja di mall di bukit bintang atau sungai wang. jam 12 siang menuju bandara KLIA 2....

      Ok ini sebagian share jalan jalan di Singapura dan malaysia..

       
    • By Ahook_
      Tanggal 4 Mei 2017.
       
      Sebelum memutuskan untuk melihat keindahan alam yang ada di Tibet ( baca : Aku berhasil Taklukan Tibet ), ada baiknya perhatikan dulu beberapa hal berikut ini, tentu, semua yang aku tulis dibawah ini adalah berdasarkan pengalaman yang telah aku alami sendiri. Namanya juga pengalaman, bisa saja, itu hanya berlaku buatku sendiri, tidak berlaku buat kamu, karena setiap kesempatan itu punya kejadiannya sendiri.

      Mount Everest.
      Seperti halnya aku, sebelum akhirnya benar- benar sampai di Tibet, aku banyak baca pengalaman dari travelers sebelumnya yang berbeda- beda juga, cari tahu dan bertemu langsung dengan penulis buku beken “7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet“, Feby Siahaan dan temannya, Ossy Ika Dorin Gultom. Mereka, total berlima, punya pengalaman yang super keren trip dari Nepal ke Tibet.
       
       
      Jelas, kamu harus tahu, mau ke Tibet, kamu mau masuk dari Kathmandu, Nepal atau dari Chengdu, Cina. Dari kedua kota tersebut, kamu bisa dapatkan The Group Visa China. Jika kamu masuk dari Nepal, sekarang ini, satu- satu caranya adalah lewat udara, yups, ada beberapa flight langsung dari Kathmandu ke Lhasa, Tibet. Untuk overland, jalur darat yang sangat terkenal dikalangan travelers dunia itu sekarang ini sudah ditutup. Informasi yang didapatkan, sejak gempa bumi yang terjadi di Nepal beberapa tahun lalu, banyak jalan yang hancur. Mungkin, kedepannya akan dibuka kembali. 
       

      View dari balik jendela pesawat.
      Nah, kalau kamu dari Chengdu, kamu bisa pilih mau naik kereta api yang membutuhkan 46 jam perjalanan itu atau pesawat.  Perbedaannya sangat jauh, dari view yang akan didapatkan jika naik kereta api dan pesawat. Dan diyakini, jalur kereta api dari Chengdu ke Lhasa ataupun sebaliknya, itu menyuguhkan pemandangan alam yang super indah. Menjadi jalur kereta api tertinggi didunia hingga saat ini. Beda dengan penerbangan dari Kathmandu ke Lhasa, kamu akan mendapatkan pemandangan luar biasa, sang pilot akan menurunkan pesawat dan berada tepat sekitar 2.000 m diatas pegunungan Himalaya dan kamu bisa melihat dari atas secara dekat, puncak gunung tertinggi didunia itu.
       
       
       
      Tentukan bulan apa kamu mau kunjungi Tibet. Tour guide yang bawa aku sih bilang Juli – September. Cuaca akan sangat bagus, pemandangan sangat jelas, tapi akan hujan di malam hari. Hampir setiap malam. Tambahnya lagi, jika ingin ke Everest Base Camp ( EBC ) sih tidak terlalu pengaruh, karena sudah berada diatas 5.200 m dari permukaan laut.
       
       
      Jika sudah tahu kapan mau kesana dan mau masuk dari mana? Carilah tiket. Sudah dapat tanggal. Sudah boleh mulai cari travel agent deh. Heh? Travel agent? Berarti pakai tour dong? Yes.. satu – satunya cara untuk bisa kunjungi Tibet, kamu wajib pakai travel agent yang ditunjuk pemerintah Cina. Kenapa pemerintah Cina? Karena Tibet bukan negara, Tibet adalah bagian dari Cina, Tibet dikontrol langsung oleh Cina, secara politik, kamu bisa google sendiri. Aturannya masih berlaku hingga saat ini, tidak tahu untuk kedepannya. 

      Di Yamdrok Lake, 4.998 mdpl.
      Ada baiknya, sebelum ke travel agent, cari tahu dulu dari pengalaman travelers sebelumnya yang sudah kesana, ingat, setiap orang punya pengalaman yang berbeda- beda, tahun dan bulan keberangkatan dari orang yang sudah pernah ke Tibet, tidak menjamin akan seperti itu juga yang akan kamu alami. Karena, peraturan pemerintah selalu berubah seiring waktu yang berjalan dan tidak ada yang tahu, bahkan dari travel agent setempat sekalipun. 
       
      Contoh sederhana, setelah dapat tiket Jakarta ke Kathmandu, aku memutuskan ke Tibet. Tapi setelah cari tahu tentang cara ke Tibet, oaalaa… harus group yang terdiri dari minimal 5 orang dari pemegang paspor yang sama. Nyatanya, sekarang ini tidak berlaku, aku sudah disini. Kedepannya, kita tidak pernah tahu akan seperti apa ?
       
       
      Dan, sekarang ini, sudah pasti, tidak bisa traveling ke sana tanpa travel agent, apalagi mau backpackeran. Karena begitu sampai di bandara saja, harus ada yang jemput kamu dipintu pemeriksaan, yakni, tour guide kamu yang telah ditunjuk, lengkap dengan Tibet Permit kamu yang sudah harus diurus oleh travel agent jauh hari sebelum kamu tiba.  Minimal harus ada 5 jenis surat izin yang wajib kamu miliki itupun hanya sampai di Lhasa saja, jika mau ke EBC, tambah 1 jenis surat izin lagi. Group visa Cina hanya bisa diurus di Kathmandu atau di Chengdu ( setahu aku, entah di kota lainnya di Cina juga ).

      Yamdrok Lake.
      Bandingkanlah itinerary yang ditawarkan satu travel agent yang satu dengan yang lain. Aku menghubungi lebih dari 10 travel agents yang ada di Chengdu dan di Kathmandu. Baiknya, kamu mulai cari travel agent minimum 4 bulan sebelum tanggal keberangkatan kamu. Banyak tik- tok-an, belum lagi negosiasi harga dan revisi tempat yang mau kamu kunjungi. Jangan mau ikutin apa maunya travel agent, ikuti apa maunya kamu, toh kamu yang bayar kok. Sebenarnya, kamu juga bisa beli paket dari travel agent Jakarta, nah, hanya saja, mereka juga harus beli dari rekanan mereka di Cina, yang ada kamu malah bayar fee double. Harganya bisa lebih mahal.
       
       
      Menjelang keberangkatan, sebaiknya jaga kondisi badan supaya tetap fit. Jika kamu bukan tipe orang yang banyak waktu buat olahraga, atau tidak suka olahraga, coba atur waktu deh buat olahraga. Karena Tibet itu rata- rata berada diatas ketinggian 3.000 m diatas permukaan laut. Seperti aku, 2 bulan sebelum berangkat ambil paket olahraga, walaupun hanya datang 2 minggu pertama saja, itupun seminggu cuma 2 kali. Hahahha…  Yang paling dikhawatirkan adalah AMS ( Altitude Mountain Sickness ).  Jadi, itulah maksudnya agar tetap menjaga badan tetap bugar. Semua tergantung pada kondisi badan sendiri, daya tahan tubuh masing- masing.

      Rongbuk..
      Aku sih tidak punya pengalaman apapun tentang gejala yang dialami orang yang diserang AMS. Tapi berdasarkan yang aku baca, kabarnya, mual- mual, sesak napas, sakit kepala, muntah, bisa kejang- kejang, demam, dengung di telinga, sakit tenggorokan, memar, perubahan penglihatan dan lain sebagiannya, kamu bisa tanya om google. Kabarnya, ada yang sampai pembuluh darah matanya pecah. Yang akhirnya, tidak bisa menikmati Tibet itu sendiri.
       
       
      Bawalah pakaian yang hangat. Tibet dikelilingi oleh pegunungan. Anginnya kencang. Sarung tangan, topi, jaket yang sudah ada topinya, masker, lips balm, kaca mata hitam buat narsis,hahaha, kaca mata lebih buat menghalau matahari langsung ke mata kamu, karena sinarnya terik sekali. Untuk makanan, coklat dan apel bagus untuk menambah stamina tubuh. Bawalah kamera, sepanjang perjalanan, aku yakin kamu bakalan jeprat- jeprit terus- terusan. Hanya didalam Jokhang Temple dan Potala Palace saja tidak boleh foto, selebihnya boleh, outdorr, asal jangan foto hal- hal yang berbau militer, kayak pos militer, tentaranya. Aku sih lebih pilih bertanya, kalau menurutku tidak yakin, apakah boleh di foto atau tidak?
       
      Siapkan list lagu kesayangan kamu yang banyak. Perjalanan dari 1 tempat ke tempat lainnya “terlalu” jauh, walaupun pemandangan alamakjang, indahnya. Tetap saja bisa bosan, sangking lamanya perjalanan itu sendiri.
       
      Bawalah obat- obatan, terutama konsumsi obat pengangkal AMS. Kemaren aku beli di apotek Kathmandu. Aku juga ada konsumsi vitamin c supaya tubuh tetap fit. Konsumsi obat penangkal AMS itu kalau aku sih, 2 hari sebelum terbang ke Lhasa. Aku makan 1/2 butir dulu, baru kemudian 1 butir di pagi hari. Katanya, kalau ada gejala tidak enak, segera konsumsi lagi. Banyak minum air deh. Tapi aku sendiri, entah kenapa, selama di Tibet, tidak begitu banyak minum. 
       
      Sediakan banyak tisu kering dan tisu basah, pewangi atau semacam minyak angin, Tibet sama seperti Cina pada umumnya, toiletnya punya aroma yang khas. Hahaha… Lebih baik cari toilet alam. Kali saja, kamu ketemu zonk didalam toilet. Seperti aku, banyak lalar yang berterbangan sana sini. Maklum, kue- kue hasil manusia, menumpuk begitu saja didalam saja. Please.. jangan dibayangkan.
       
      Buat kamu yang suka baca buku, aku sih cuma bilang, jangan deh baca buku, pemandangannya terlalu sayang untuk dilewatkan. Tapi yang terserah juga, aku, walaupun ngantok, tidak mau tidur sekejappun dalam mobil.

      Mesjid di Lhasa.
      Tidak tahu bagaimana rencana perjalanan kamu di Tibet, tapi saat baru tiba di Lhasa, kamu disarankan untuk tidak mandi apalagi keramas untuk 2 hari pertama. Ini supaya kamu menyesuaikan diri dengan alam dan badan kamu tidak terkejut. Jelas kok, itinerary dari travel agent kamu juga tertera.
       
       
      Mata uang yang dipakai adalah Cina Yuan, RMB. Bahasa lokal mereka ya Bahasa Tibet, mandarin, dan sebagian kecil bisa Bahasa Inggris. Tour guide bisa ketiga bahasa.  Makanan lokal kurang cocok dilidahku. Mereka lebih banyak masak pakai minyak yark, hewan lokal semacam sapi gitu. Aku lebih banyak makan masakan Chinesse food. Untuk masakan halal, khususnya di Lhasa, ada 1 area dekat ke Jokhang temple, disana ada Muslim area sih. Ada mesjidnya juga, mesjidnya bagus.

      Local food, tidak cocok dilidahku.
      Balik lagi tentang aturan main di Tibet yang super ketat !!!
       
      Sekali lagi, sudah dipastikan untuk saat ini, kamu tidak bisa ke Tibet tanpa  travel agent yang menjamin keberadaan kamu. Mulai dari saat kamu mendarat di Lhasa, harus ada tour guide yang menjemput kamu dengan Tibet Permit yang sudah didapat sebelumnya, sepanjang perjalanan, entah berapa puluh kali, tour guide harus turun ke pos militer untuk melapor keberadaan kamu, terlebih lagi, saat melakukan perjalanan keluar dari Lhasa. Ketika mau ke Rongbuk, wajib apply Aliens Travel Permit di Shigatse kemudian ada satu pos penjagaan, kamu harus turun bersama tour guide kamu memperlihatkan PASPOR, TIBET TRAVEL PERMIT, GROUP VISA, ALIENS TRAVEL PERMIT. Selebihnya, entah berapa puluh kali melewati pos militer, dan itu harus lapor. Tidak jarang, militernya akan mendekat ke mobil untuk periksa. Group Visa selain berlaku untuk masuk ke Tibet, juga berlaku untuk ke kota lainnya di Cina.

      Potala Palace.
       
      Begitu dengan supir, dia juga wajib lapor setiap kali melewati pos militer. Repot, ribet dan super ketat. Semua hal ada aturannya, kecepatan mobil, ketepatan waktu, bahkan ketika mengunjungi Potala Palace di Lhasa, ditiket tertera jam 10 pagi, kita jam 9.20 sudah harus berada dipos pemeriksaan pertama, tetap, wajib didampingi tour guide. Tepat 9.30 kita baru boleh masuk untuk tukar tiket asli. Prosesnya sedemikian ketat. Aku ingat, ada 1 tour guide kehebohan kehilangan 1 anggota tournya, sedangkan saat itu juga sudah jamnya mereka masuk.
       
       
      Aku tidak tahu, jika sewa router dari Jakarta apakah bisa berfungsi atau tidak? Di Tibet, sebagai turis, kamu bisa beli simcard. Harga untuk 12 GB, aku bayar 76 RMB, provider China Mobile. Ketika kamu mau pulang, kamu wajib kembalikan potongan simcard itu ke tokonya lagi.

      Barkhor Street.
      Sebagian juga menyebutkan bahwa, akan banyak pemeriksaan secara ketat saat masuk ke Tibet. Bagasi dan sebagainya akan dicek dan dibongkar. Aku sih tidak mengalaminya sama sekali. Dari awal perjalanan, mendarat dengan selamat di Lhasa, melewati imigrasi, melewati pemeriksaan bagasi, melewati pos penjemputan oleh tour guide, menikmati indahnya Tibet, melihat dari dekat puncak Mount Everest, tepatnya mengingap semalam di kaki gunungnya, Rongbuk dan menginjakkan kaki di EBC. Kemudian pindah ke Chengdu, naik kereta api, yang katanya, harus tahan mental karena prilaku yang orang Cina soal kebersihan, hingga pulang ke Jakarta, lancar dan tidak ada satu hambatan apapun. 

      Sebelah kanan, Rongbuk Guesthouse.
      Semuanya berjalan aman dan selamat. Tidak ada pengaruh AMS yang menyerangku sama sekali, tidak ada pemeriksaan yang seperti yang banyak dialami yang lainnya, tidak mengalami hal yang aneh bersama mereka saat naik kereta api ke Chengdu. 
       

      EBC
       
      With Love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---