• agoda-hemat.png

Hasdevi Agrippina Dradjat

Menyambangi Berbagai Restoran Bertema Unik di Jakarta

11 posts in this topic

Jakarta selalu memiliki daya tarik yang menyenangkan terutama dari segi kreativitas dan pesonanya. Nah, Jakarta rupanya juga menyimpan berbagai preferensi restoran bertema unik yang tentunya dapat menjadi referensimu selama mengelilingi Jakarta.

Ketika akhir pekan, restoran tentu menjadi salah satu destinasi wisata yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Ya, restoran merupakan salah satu tempat yang cocok untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.

Dewasa ini, banyak restoran yang bukan hanya menjual citarasa hidangannya namun juga kreativitas interior dan keunikan yang dimiliki oleh tempat ini. Nah, apakah kamu penasaran? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam menyambangi berbagai restoran bertema unik di Jakarta.

 

1. Hospitalis

1.thumb.jpg.778c01fab7bf5382eec982f045ba

Hospitalis Restaurant via Anak Jajan

 

2.thumb.jpg.7afc833262c0d1350a2390d1adb1

Restoran Bagian Depan via Olipeolie

 

3.jpg.c8c7f235558b03978cd1d6f2a7181c3c.j

Interior Hospitalis via Travelio

 

Untuk mengawali referensi restoran unikmu di Jakarta, kamu dapat memulainya dengan Restoran Hospitalis yang satu ini. Restoran ini terletak di Jl. Ahmad Dahlan No.31, RT.3/RW.1, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.

Sesuai dengan namanya, restoran ini mengusung tema unik yaitu rumah sakit. Sekilas dari eksteriornya, restoran ini memang bertema rumah sakit. Tempat duduk dan meja makannya menyerupai kursi roda dan meja di rumah sakit.

Selain itu, para pelayannya pun mengenakan kostum suster dan dokter. Keunikan lainnya adalah makanan dan minuman di tempat ini yang berbentuk alat infus, suntikan dan masih banyak lainnya.

Meskipun terkesan menyeramkan, tetapi bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman unik maka kamu dapat mencoba untuk mengunjungi Hospitalis ini.

Nuansa ruangan di Hospitalis ini didominasi oleh warna merah. Di bagian dinding, tersedia gambar-gambar yang biasa digunakan untuk tes mata.

Salah satu jenis makanan yang direkomendasikan untuk dicicipi ketika kamu menyambangi Hospitalis ini adalah Pizza Keratosis. Pizza ini dapat digunakan sebagai makanan pembuka.

Pizza ini adalah sebuah pizza tipis dengan pinggiran garing yang ditabur topping ayam, saus pedas dan keju mozzarella di atasnya. Pizza ini memiliki rasa yang gurih dan sedikit pedas sehingga cocok untukmu yang menyukai rasa cukup pedas.

Kamu juga bisa mencicipi ramen amnesia. Ramen ini adalah sebuah ramen dengan kuah soyu yang gurih dan daging sapi sebagai isiannya.

Di sini juga terdapat mocktail yang disajikan dari kantung infus lengkap dengan tiangnya. Minuman seperti Molecular Mocktail dibuat dari sari buah seperti markisa dan jeruk bali.

Makanan yang tersedia di Hospitalis juga cukup bervariasi karena bukan hanya ala barat tetapi juga ala Jepang seperti ramen, kaarage dan teriyaki. Nah, untuk melengkapi referensimu mengenai restoran bertema unik di Jakarta, kamu dapat mencoba untuk menyambangi restoran yang satu ini.

 

2. Bong Kopitown

4.jpg.7e524e7285835fefe68ec8dc5f383550.j

Bong Kopitown via Bong Kopitown

 

5.jpg.fc4af46511e69be472504597a6db2394.j

Bong Kopitown via The Food Escape

 

Inilah dia referensi restoran unik selanjutnya yang dapat kamu sambangi. Restoran unik ini adalah Bong Kopitown.

Selain ada restoran bertema rumah sakit seperti Hospitalis, selanjutnya kamu dapat mencoba untuk mengunjungi restoran unik yang satu ini. Restoran unik ini adalah Bong Kopitown yang bernuansa mirip-mirip penjara.

Bong Kopitown sekilas mampu membuat para pengunjung terbawa masuk pada suasana penjara Hongkong sekitar tahun 1967 yang terkesan kuno dan kumuh. Namun, Bong Kopitown tetap mampu mencampurkannya dengan gaya yang modern.

Pada pintu masuk, kamu dapat melihat banyak barang kuno dijadikan sebagai pemanis ruangan. Benda-benda tersebut seperti mesin ketik dan beberapa buku-buku zaman dahulu.

Di lantai kedua, kamu dapat melihat area tangga yang dihias dengan teralis persis seperti di penjara. Selain itu, di salah satu sudutnya terdapat buffet yang berisikan barang-barang kuno. Nah, kapasitas meja di sini dapat menampung setidaknya sekitar 200 orang.

Restoran ini memiliki tagline yang cukup unik yaitu “The Happiest Prisoner”. Di sini, kamu dapat mencoba berbagai hidangan Chinese dan peranakan ala rumahan seperti Singapore Laksa Noodle, Wonton Noodle Soup, Char Kway Teow atau Grandma Porridge.

Selain itu, di tempat ini juga terdapat Kongkow Menu seperti  Toast, Cassava with Coconut Milk, Fried Mantau hingga Boiled Eggs. Nah, di tempat ini juga tersedia berbagai menu buronan, yaitu Ote-Ote, Choi Pan dan Ham Pan dan Nasi Penjara yang benar-benar mengingatkan akan sederhananya sebuah penjara.

Menu ote-ote berbentuk seperti pangsit goreng. Di dalamnya berisi sayuran dengan campuran ebi. Kulitnya juga crunchy sehingga sangat cocok sekali untuk dijadikan sebagai camilan.

Selain menu ote-ote, di tempat ini juga terdapat menu choi pan. Tekstur kulitnya sangat lembut, lunak dan cenderung hambar. Bagian dalamnya berupa sayuran berisi ote-ote. Makanan ini mengingatkan pada dimsum.

Sementara itu, kamu juga bisa mencoba menu Han Pan. Menu Han Pan sendiri adalah bubur sumsum yang gurih dan sedikit manis dengan topping sayuran berisi isian ote-ote. Menu ini rasanya agak aneh tetapi unik sehingga cocok untukmu yang ingin mencoba hal yang baru.

Kamu bisa juga mencoba claypot rice beef. Seporsi claypot rice ini berisi nasi yang ditutup dengan potongan daging sapi, jagung, brokoli dan telur orak-arik. Porsinya sendiri cenderung cukup besar untuk satu orang. Nah, cara makannya akan lebih menyenangkan jika langsung diaduk.

Tekstur dagingnya cukup lembut dan terdapat rasa lembut dengan saus barbeque di dalamnya. Sementara itu, ada juga jagung, brokoli dan telur yang menjadi pelengkap yang pas.

 

3. Namaaz Dining

7.jpg.e6b760d0ff6717d12ac78aad935b4120.j

Namaaz Dining via Trip Advisor

 

Selanjutnya, inilah dia pilihan restoran unik di Jakarta yang tentunya dapat menjadi referensimu. Restoran unik ini adalah Namaaz Dining.

Namaaz Dining sendiri terletak di Jl. Gunawarman No.42, 4, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan. Namaaz Dining sendiri adalah teknik memasak menggunakan molecular gastronomy.

Cara memasaknya sendiri cenderung unik karena chef akan melebur makanannya hingga mencapai bentuk yang sangat berbeda dengan aslinya. Jadi, jangan merasa heran ketika datang ke Namaaz Dining, kamu akan menemukan tumis oncom yang berbentuk tanah di dalam pot dengan pohon kemangi.

Jangan terkejut pula jika kamu mendapati buah cherry namun ketika dicicipi, rasanya menyerupai kue black forest yang sudah direkonstruksi sedemikian rupa.

Bahkan, saking kerennya, ketika kamu mencicipi the lemon, kamu bisa merasakan the dalam bentuk dingin maupun hangat.

Restoran ini hanya bisa diakses melalui reservasi online di namaazdining.com. Nah, selain itu, restoran ini hanya melayani 29 customer setiap harinya. Semua booking online hanya tersedia hingga pukul 15.00 setiap harinya.

Bentuk makanan yang tersedia di tempat ini terlihat sangat jauh dari yang kita bayangkan. Jadi, untuk kamu yang bersedia mendapatkan kejutan dan hal yang unik, tentu kamu dapat mencoba untuk mengunjungi tempat yang satu ini.

Menu yang disajikan akan dibedakan setiap enam hingga delapan bulan sekali. Namun, semua menu yang terdapat di tempat ini masih memiliki base makanan Indonesia.

Untuk mencicipi makanan-makanan unik yang tersedia di restoran yang satu ini, kamu memang harus merogoh kantong yang agak dalam. Harga yang diusung oleh restoran ini adalah sekitar di atas satu juta rupiah untuk per orangnya.

Beberapa reviewer yang telah mengunjungi tempat ini sendiri merasa bahwa harga tersebut akan terasa impas setelah kamu mendapatkan pengalaman sensasi unik ketika makan di tempat ini. Jadi, karena dimasak dengan menggunakan molecular gastronomy, kamu tidak akan dapat menebak makanan apa yang akan kamu miliki. Karena bentuknya akan sangat berbeda dengan yang biasa kamu lihat sehari-hari.

 

4. Gastromaquia

8.thumb.jpg.5138ac8d24304754c4d0a485b90c

Gastromaquia via Makan Sampai Kenyang

 

9.thumb.jpg.a51faf2cb5bea56a5ddc4e85e89f

Gastromaquia via Anak Jajan

 

10.thumb.jpg.303c4dfc2be87c6429bd4f9a39e

Gastromaquia via Anak Jajan

 

Kamu takut kehabisan tempat jika mengunjungi Namaaz Dining? Tenang, referensi untukmu belum berhenti sampai di situ. Kamu juga bisa menyempatkan diri untuk menyambangi Gastromaquia yang satu ini.

Gastromaquia adalah sebuah restoran unik yang terletak di Jalan Ciniru I no. 1, Kebayoran Baru, Jakarta. Jika kamu ingin mendapatkan sensasi nikmatnya menikmati kuliner Spanyol, maka mengunjungi Gastromaquia adalah sebuah pilihan yang tepat.

Gastromaquia adalah satu dari 50 restoran terbaik di Spanyol. Kali ini, Gastromaquia hadir di Jakarta untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner Spanyol.

Restoran ini terdiri atas bangunan dengan dua lantai dengan konsep yang serba putih dan didominasi oleh pencahayaan natural.

Salah satu jenis makanan yang menjadi rekomendasi dan dapat kamu coba ketika kamu menyambangi Gastromaquia ini adalah Crab Rangun. Crab Rangun ini adalah makanan pembuka dengan bahan utama berupa kepiting.

Makanan ini dilengkapi dengan kulit lumpia yang crunchy. Selain itu, juga dilengkapi dengan bumbu mayonais sehingga tentunya dapat dijadikan pilihan ketika kamu berkunjung ke Gastromaquia ini.

Selain itu, kamu juga dapat mencoba Garlic Butter Prawn. Bagi kamu yang menyukai udang, kamu dapat mencoba untuk mencicipi makanan yang satu ini. Garlic Butter Prawn dibuat dengan bumbu tomat, basil, bawang putih dan bumbu rempah sehingga tentunya dapat kamu coba.

Kamu juga dapat mencoba House Salad yang menjadi salah satu menu andalan di restoran ini. Kamu juga dapat mencoba Quick Stirred Clams. Menu ini adalah menu yang dimasak dengan tomat, olive oil dan bawang putih dan mentega yang meresap ke daging clams. 

Beberapa jenis minuman yang dapat kamu jadikan referensi ketika nongkrong di kafe ini adalah strawberry lemonade, kiwi lemonade, mojito sorbet, dan lain-lain.

Biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu ingin mencicipi makanan dan minuman di restoran ini adalah sekitar Rp 300.000,00 untuk dua orang.

Fasilitas yang tersedia di tempat ini adalah wifi serta colokan. Tempat ini tentunya dapat kamu jadikan sebagai referensi jika ingin mengerjakan tugas atau pekerjaan, bukan?

 

5. Warunk Upnormal

11.thumb.jpg.b6d98224bb28b034901a6e5ccb1

Warunk Upnormal via Jkt Go

 

12.jpg.4cc5c563bdde63eea7c205dbec19e321.

Warunk Upnormal via Anak Jajan

 

Selanjutnya, inilah dia salah satu restoran di Jakarta yang memiliki keunikan dan tentunya dapat kamu sambangi. Restoran ini adalah Warunk Upnormal.

Warunk Upnormal sendiri terletak di Jalan Cempaka Putih Raya no. 102, Cempaka Putih, Jakarta. Warunk Upnormal adalah salah satu rekomendasi restoran unik di Jakarta.

Warunk Upnormal adalah sebuah restoran yang menyediakan berbagai jenis makanan ringan seperti roti bakar. Warunk Upnormal menjual berbagai macam kreasi indomie, roti bakar dan susu murni. Warunk Upnormal berusaha untuk membuat kamu dan para pengunjung yang datang dapat merasa nyaman dan tidak perlu terburu-buru pulang.

Ya, mereka bahkan menyediakan berbagai jenis permainan kartu yang dapat membuat para pengunjung merasa betah berlama-lama di restoran ini.

Interior di Warunk Upnormal juga dibuat sedemikian rupa hingga menjadi terasa nyaman. Selain itu, di sini juga disediakan wifi yang dapat membuat para pengunjung semakin merasa nyaman.

Kalau sekarang kamu dapat melihat ada banyak warung indomie yang berkonsep seperti ini, maka Warunk Upnormal ini adalah pelopornya. Warunk Upnormal cukup serius untuk menggarap tempat ini menjadi kafe yang layak untuk disambangi.

Ada kopi yang kualitas layaknya dijual di kafe resto tetapi dibanderol dengan harga sekitar 20 ribuan. Selain itu, menu yang ditawarkan pun cenderung unik dan tidak biasa.

Bagi kamu yang menyukai mie instan, kamu dapat mencoba untuk mencicipi mie instan sambal matah serta mie instan saus bolognaise spaghetty. Untuk semangkuk mie instan istimewa ini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.

Salah satu menu andalannya adalah Indomie Gokil. Mie instan ini merupakan mie instan dengan topping goreng kikil atau yang disingkat gokil. Ketika kamu mencicipi makanan ini, kamu akan dapat merasakan bahwa rasanya sangat nikmat dan lezat.

Bagi kamu yang menyukai rasa agak asam, kamu bisa juga mencoba Indomie Medan. Mie instan ini adalah mie instan kuah dengan jeruk nipis yang terasa asam namun segar.

Bukan hanya soal mie instan, di tempat ini kamu juga dapat mencoba roti bakar yang menjadi andalannya. Di tempat ini, ada menu yang normal seperti roti coklat dengan susu, taro, strawberry, nutella dan masih banyak lainnya.

Namun, kamu dapat juga mencoba menu yang upnormal seperti roti greentea with ice cream. Kamu dapat mencoba juga bubuk milo, banana dan taro. Selain itu, kamu dapat mencoba menu half dimana setengahnya merupakan roti dengan keju dan setengah lainnya merupakan roti dengan meses.

Harga di restoran ini dibanderol dari sekitar 12 ribuan hingga 25 ribuan. Fasilitas yang tersedia di restoran ini adalah wifi, permainan kartu dan masih banyak lainnya. Nah, untuk melengkapi referensi restoran unikmu selama berada di Jakarta, kamu dapat mencoba untuk mengunjungi restoran ini.

 

6. Dia Lo Gue

13.jpg.d52abf211aaba88f0e8d6d11a724a3f2.

Dia Lo Gue via Kita Kemana

 

14.jpg.eff73344c6de9d418c7c851832d4cbf6.

Dia Lo Gue via Tulisan

 

Selanjutnya, inilah dia salah satu restoran unik di Jakarta yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Restoran ini adalah Dia Lo Gue.

Dia Lo Gue sendiri beralamat di Jalan Kemang no. 99 A. Restoran ini memang adalah salah satu restoran unik yang atraktif di Jakarta.

Dia Lo Gue sendiri dilengkapi dengan banyak barang-barang seni yang melengkapi koleksi ruang di tempat ini. Selain itu, tempat ini didesain dengan sangat lapang dan juga terdapat ruang terbuka hijau yang semakin membuat para pengunjung merasa nyaman ketika berada di tempat ini.

Restoran ini mampu menampung hingga 400 pengunjung. Dan bagi kamu yang menyukai seni, tentu juga akan sangat menyukai restoran yang satu ini.

 

Nah, itulah dia penjelasan mengenai berbagai restoran unik dan menyenangkan di Jakarta dalam menyambangi berbagai restoran bertema unik di Jakarta.

Happy traveling!

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 hour ago, Hasdevi Agrippina Dradjat said:

2. Bong Kopitown

Baru 2 hari lalu dari sini, dan menu andalan masih tetap Singapore Laksa Noodle :tersipu

IMG-20160513-WA0000.thumb.jpg.04ecbe2b27

1 hour ago, Hasdevi Agrippina Dradjat said:

5. Warunk Upnormal

Kesini seminggu yang lalu, cozy juga, dan murah murah, dibolehin maen game/nongkrong sepuasnya walaupun makanan udah abis  :D

 IMG-20160513-WA0001.thumb.jpg.6bf7d931d1

Share this post


Link to post
Share on other sites
40 minutes ago, HarrisWang said:

Baru 2 hari lalu dari sini, dan menu andalan masih tetap Singapore Laksa Noodle :tersipu

IMG-20160513-WA0000.thumb.jpg.04ecbe2b27

Kesini seminggu yang lalu, cozy juga, dan murah murah, dibolehin maen game/nongkrong sepuasnya walaupun makanan udah abis  :D

 IMG-20160513-WA0001.thumb.jpg.6bf7d931d1

kayak nya emang harus ramean ya ketempat gini

kalo mandiri kayak nya gak uye neh hehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 hour ago, deffa said:

kayak nya emang harus ramean ya ketempat gini

kalo mandiri kayak nya gak uye neh hehehe

Yoi Mod, kemarin sih ramean.

Apalagi di Upnormal, karena kan ada games nya, jadi pasti bakalan berisik dan heboh kalau ada yang kalah dan dihukum, ga enak cuma liatin doang, harus ikutan ramein meja sendiri hahahahaha. Kalau mandiri, jangan ke tempat beginian lah, ke tempat yang fancy fancy dan memang sepi aja WKWKWKWKWK

Share this post


Link to post
Share on other sites
14 minutes ago, HarrisWang said:

Yoi Mod, kemarin sih ramean.

Apalagi di Upnormal, karena kan ada games nya, jadi pasti bakalan berisik dan heboh kalau ada yang kalah dan dihukum, ga enak cuma liatin doang, harus ikutan ramein meja sendiri hahahahaha. Kalau mandiri, jangan ke tempat beginian lah, ke tempat yang fancy fancy dan memang sepi aja WKWKWKWKWK

oh ya di Upnormal bandung juga begitu konsep nya ada games di sediain :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa

Hahaha denger  cafe yg Hospitalis, jadi inget abis baca Komplain para perawat... di www.hukumonline.com, si perawat lg nanya-nanya ada gak pasal-pasal yang bisa menjerat resto yg katanya melecehkan profesi, gara gara ada pamplet didepan resto yang bertema hospitalis bergambar waitress yang berseragam perawat yg kelewat sexy * terbuka bagian D*d* nya... :senyum

bener ada nggak sih bro @HarrisWang di sana ada pamplet yg gitu... potoin dunk.... bro @deffa  pingin liat.....:senyum kabuuuuurrr...........

 

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, Dhistiraz said:

@deffa

Hahaha denger  cafe yg Hospitalis, jadi inget abis baca Komplain para perawat... di www.hukumonline.com, si perawat lg nanya-nanya ada gak pasal-pasal yang bisa menjerat resto yg katanya melecehkan profesi, gara gara ada pamplet didepan resto yang bertema hospitalis bergambar waitress yang berseragam perawat yg kelewat sexy * terbuka bagian D*d* nya... :senyum

bener ada nggak sih bro @HarrisWang di sana ada pamplet yg gitu... potoin dunk.... bro @deffa  pingin liat.....:senyum kabuuuuurrr...........

 

WKWKWKWKWKWK... Gw sih belum pernah ke Hospitalis, agak geli sama begini beginian hahahaha

Kita mah taunya vitalitas, bukan hospitalis #BedaJauh :tersipu

Tapi demi motoin pamfletnya untuk kebutuhan momod @deffa, siap, laksanakan, Meluncur :45

 

Share this post


Link to post
Share on other sites
45 minutes ago, Dhistiraz said:

@deffa

Hahaha denger  cafe yg Hospitalis, jadi inget abis baca Komplain para perawat... di www.hukumonline.com, si perawat lg nanya-nanya ada gak pasal-pasal yang bisa menjerat resto yg katanya melecehkan profesi, gara gara ada pamplet didepan resto yang bertema hospitalis bergambar waitress yang berseragam perawat yg kelewat sexy * terbuka bagian D*d* nya... :senyum

bener ada nggak sih bro @HarrisWang di sana ada pamplet yg gitu... potoin dunk.... bro @deffa  pingin liat.....:senyum kabuuuuurrr...........

 

nah kalo ini gue baru tau neh ternyata ada kasus seperti itu ya :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 5/13/2016 at 10:17 AM, deffa said:

Hospitalis ini seru makanan nya pake alat2 rumah sakit ya

kalo di bandung baru ada minuman nya doank yang pake infus gitu :D

Iya unik mas haha walaupun ada yang setuju dan ada yang tidak ya mas..

On 5/13/2016 at 11:44 AM, HarrisWang said:

Baru 2 hari lalu dari sini, dan menu andalan masih tetap Singapore Laksa Noodle :tersipu

IMG-20160513-WA0000.thumb.jpg.04ecbe2b27

Kesini seminggu yang lalu, cozy juga, dan murah murah, dibolehin maen game/nongkrong sepuasnya walaupun makanan udah abis  :D

 IMG-20160513-WA0001.thumb.jpg.6bf7d931d1

Wah seru banget mas! Hehe asik banget kayanya mainnya :)

On 5/13/2016 at 3:01 PM, Dhistiraz said:

@deffa

Hahaha denger  cafe yg Hospitalis, jadi inget abis baca Komplain para perawat... di www.hukumonline.com, si perawat lg nanya-nanya ada gak pasal-pasal yang bisa menjerat resto yg katanya melecehkan profesi, gara gara ada pamplet didepan resto yang bertema hospitalis bergambar waitress yang berseragam perawat yg kelewat sexy * terbuka bagian D*d* nya... :senyum

bener ada nggak sih bro @HarrisWang di sana ada pamplet yg gitu... potoin dunk.... bro @deffa  pingin liat.....:senyum kabuuuuurrr...........

 

Iya mas, ada pro kontranya ya mas untuk restoran seperti ini..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By BenDen
      Hallo semua,
      Izin, numpang tanya, ada kah yang tau rekomendasi bus PALING TOP dari JAKARTA ke PADANG?
      Kalau ada yg bisa berbagi jadwal, harga , dan fasilitasnya, saya sangat berterimakasih !! :)
      Salam love and peace!
    • By Hasan Kareem
      Jakarta bukan saja dikenal sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi tetapi juga pusat kuliner yang memanjakan perut. Tidak hanya makanan lokal, di Jakarta juga banyak tempat yang menyediakan hidangan dari luar negeri.
      Seperti hidangan dari Timur Tengah, tidak hanya dinikmati oleh warga lokal tetapi juga mancanegara. Kemang, Jakarta Selatan, menjadi lokasi favorit pemburu kuliner Timur Tengah karena banyak menawarkan lokasi terbaik.
      Selain Kemang, Jakarta Pusat juga banyak tempat terbaik untuk menikmati hidangan Timur Tengah. Berikut kami sajikan rekomendasi restoran Timur Tengah pilihan yang bisa menjadi referensi untuk Anda.
       
      1. Istanbul Turkey Restaurant & Lounge
      Dari namanya Anda sudah bisa menebak bahwa tempat ini adalah restoran Turki. Istanbul Turkey memang restoran khusus Turki yang menyajikan menu unggulan khas Turki dengan harga paling murah bila dibandingkan restoran sejenis di Jakarta. Tetapi tidak hanya itu, Restoran yang bertempat di Jalan Ampera Raya no.7 Kemang ini juga menyajikan menu Timur Tengah. Sempat didaulat resto Timur Tengah unggulan oleh Traveloka, tempat ini ramai oleh para pelanggan dari Timur Tengah. Restoran ini ramai pada akhir pekan dengan live music pada malam Minggu.
       
      2. Al Zein Restaurant & Café
      Al Zein Restaurant & Café merupakan restoran yang menyediakan makanan Timur Tengah yang berlokasi di Mall FX Sudirman Jakarta. Kambing muda yang empuk dan enak menjadi andalan Al Zein Restaurant & Café. Ketika masuk ke restoran ini Anda akan merasakan suasana Timur Tengah yang kental. Selain hidangan Timur Tengah, Anda juga turut menikmati hidangan western dan Indonesia di restoran ini.
      3. Larazeta Restaurant and Gallery
      Mengusung konsep makanan dan galeri yang menghadirkan hidangan Timur Tengah, Larazeta Restaurant and Gallery bisa menjadi opsi bagus untuk Anda. Galeri benda seni yang berjumlah hampir 100 buah bisa memuaskan Anda untuk berselfie ria. Hidangan di restoran ini mengandalkan lima macam menu nasi, yaitu Nasi Mandi, kambing dan ayam, Nasi Kabsah, Nasi Kebuli Yaman, Nasi Briyani dan Nasi Surbiyan. Hidangan di resto ini dimasak dengan cara tannur (tempat masak ditanam di dalam tanah). Bumbu pun diimpor langsung dari Yaman dan Iran.
       
      4. Al Sadda Restaurant
      Al Sadda Restaurant terletak di Jalan Otista Raya No. 70/30, Jakarta Timur. Restoran yang menyajikan masakan Yaman dan Arab ini terkenal dengan tenur-nya. Untuk meningkatkan kualitas, restoran ini pun mendatangkan chef dari Yaman. Di restoran ini juga terkenal akan roti khasnya, yakni Mulawah. Nasi kambing, saltah, fahsah dan ikan tenur menjadi andalan Al Sadda Restaurant. Restoran yang buka sejak Januari 2017 ini banyak dikunjungi customer ketika bulan puasa tiba.
       
      5. Al Jazeerah Signature Jakarta
      Al Jazeerah Signature yang terletak di Jl. Johar No, 8 Jakarta Pusat ini menyediakan kuliner khas Arab dari berbagai negara di Timur Tengah. Dengan atmosfer padang pasir yang sangat kental akan membuat Anda serasa makan di tanah Arab. Restoran ini sangat ramai dikunjungi ketika bulan puasa dan menjadi tempat favorit untuk bersantai dan menikmati makanan khas Timur Tengah. Mixed Grilled Al Jazeerah yang terdiri atas  shish kebab ayam, shish tawouk, domba cincang, udang, kebab kuftah dan hati domba menjadi unggulan di restoran ini.















    • By Burhan Abdillah Sanjaya
      Objek wisata alam merupakan destinasi paling diminati ketika memasuki musim liburan, namun seiring memasuki era globalisasi di kota-kota besar, maka wisata alam pun mulai tersisihkan. Namun tetap saja manusia memerlukan tempat hiburan guna menjernihkan pikiran mereka setelah dibuat lelah oleh rutinitas pekerjaan maupun berbagai kegiatan sekolah. Oleh sebab itu di jaman modern seperti sekarang, pihak pemerintah telah bekerja sama bareng swasta mendirikan berbagai objek wisata buatan mengusung konsep theme park di kota-kota besar salah satu nya di kota Tangerang Banten. Tempat rekreasi Citra Raya World Of Wonders Tangerang Banten mungkin bisa dijadikan referensi wisata menyenangkan bersama keluarga maupun kerabat. Objek Wisata Tangerang ini menyediakan berbagai sarana hiburan berupa permainan seru yang dapat menghibur wisatawan.

      Selain menjadi arena bermain menyenangkan, sepertinya pihak pengelola juga menyisipkan nilai-nilai pendidikan disana. Terlihat dari sejumlah miniatur keajaiban dunia, misal disana ada miniatur candi Borobudur, Menara Pisa, Piramida, Candi Prambanan, Colloseum, Spinx, gerbang Ishtar, kuil Karnak-Ziggurat dan Mercusuar Iskandariyah. Dari miniatur tersebut setidaknya pengunjung diharapkan menyaksikan langsung bangunan-bangunan bersejarah serta budaya-budaya didalamnya.
      Terdapat juga banyak wahana permainan di Citra Raya World of Wonder Tangerang seperti Taman Satwa, Kincir Jurrasic, Cangkir Puntir, Kuda Ria, Arena Tangkas, Katak Kejut, Outdoor Playground, Perahu Tembah, Paralayang, Perahu Liberty, Rumah Angker, Sepeda Layang, Keliling Dunia, Kebat Kebit, Mobil Gladiator, Ayunan Kaisar, Kereta Minoan, Gasing Alexandria, Cinema Phartenon dan masih banyak wahana permainan lainnya.

      Keberadaan wahana permainan serta wahana edukasi yang disediakan tentu menjadi daya tarik utama wisata Banten ini, belum lagi tersedianya sejumlah fasilitas wisata disediakan untuk pengunjung yang diharapkan semakin memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga mereka betah berlama-lama ditempat wisata. Fasilitas umum tersedia disana antara lain area parkir luas, kamar mandi umum, tempat-tempat istirahat, berbagai spot-spot foto corner kekinian dan peta lokasi wisata yang tertera di depan pembayaran tiket masuk.
      Nah, bagaimana kawan-kawan jalan2.com dari informasi diatas sudah dapat gambaran dari destinasi wisata Tangerang ini kan. Supaya bisa mencoba berbagai wahana permainan dan berswafoto disana, tentunya kawan wajib mengeluarkan biaya tiket masuk terlebih dulu. Tiket masuk Citra Raya World Of Wonders Tangerang Banten dibagi menjadi dua yakni hari selasa hingga jum'at(weekday) sebesar Rp. 65.000 sedangkan tiket weekend dan musim liburan dikenakan biaya sebesar Rp. 75.000 per wisatawan.
      Jam buka Citra Raya World Of Wonders mulai buka pada pukul 10.00 WIB hingga tutup kembali pada pukul 18.00 WIB untuk weekday sedangkan weekend buka mulai pukul 09.00 WIB dan tutup kembali pada pukul 18.00 WIB. Theme park Tangerang ini berada di perumahan Citra Raya Blok KH 01Sektor 3.1, Kawasan Wisata Mardigrass Citra Raya, Cikupa, Mekar Bakti, Panongan, Kota Tangerang, Banten.
    • By min0ru
      Mencoba Enaknya Makanan di Sushi Hiro Senopati

      Penasaran dengan enaknya Sushi Hiro Senopati yang hanya buka pada saat makan siang dan makan malam saja? Akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk mencobanya minggu lalu. Kami datang pukul 16.55 WIB yang kami pikir 5 menit sebelum buka slot kedua pada hari itu, saat kami tiba parkiran sudah penuh dan meluber sampai pararel dipinggir trotoar jalan senopati.

      Waiting list pun sudah mencapai 5 orang dan setelah tanya-tanya kepada pegawainya, kini Sushi Hiro sudah buka non-stop dari pagi hingga malam sejak beberapa bulan silam. Mungkin karena banyak sekali yang berminat untuk makan disini dari berbagai kalangan :D.

      Setelah 10 menit menunggu antrian, akhirnya nama kami dipanggil karena meja sudah tersedia. Makanan-makanannya hampir semua menggiurkan (kecuali sashimi, karena saya pribadi ngga doyan :P).

      Ngga seberapa lama setelah order diinput, makanan pun datang satu per-satu. Beberapa menu yang kami pesan:
      Shiok Maki 130K Ultimate Truffle Gyu Don with Foie Grass 145K Chicken Teriyaki 65K Tori Skin Fried 25K Ice Chocolate & Ice Vanilla 20K Kaki Guratan 50K
      Makanannya enak-enak hanya yang disayangkan staff mereka agak lamban jika ada permintaan tambahan menu atau tambahan alat makanan, karena kami request untuk minuman sampai 2x baru diantar, begitu juga dengan tambahan sendok – piring harus 2x diminta baru diantarkan, mungkin juga disebabkan oleh ramainya pengunjung.
      But overall, kami pasti akan balik lagi kesini lain waktu karena makanannya benar-benar enak!

      Sushi Hiro Senopati
      Jl. Suryo No.24
      Kebayoran Baru, South Jakarta
      Instagram: @sushihiro_id
      Phone: +6221-72800108

       
       
    • By twindry
      yosshhh!!!  
      berhubung saya ke jakarta pengen kopdar sama teman2 yang ngak ada rencana kemanapun sewaktu lebaran nanti. adapun lokasi dan harinya sbb
      Hari / tanggal kopdar : Minggu, 25 Juni 2017
      jam / meeting point : 19:00 / Grand Indonesia (sementara meeting di GI dulu. nanti akan di tentukan kita nongkrong dimana  )
      CP : twindry WA 0812-5120-6106
       
      cc @min0ru @Yos yang udah pasti join
      @HarrisWang lu jadi ikut ngak?  
      @kyosash di jakarta juga toh? siapa lagi ya? @Vara Deliasani @Ikamarizka @mone dijakart bukan ya mereka?  @Sahat mari join wakakak. kalo @Hartono Hasian udah ngak bisa ikut  wakakakak
      @deffa ijin post ya mod
    • By Luxia
      Hi JJ-ers… Dah lama tak jumpa… Apa kabar semua?
      Aku kali ini ingin bercerita mengenai pengalaman berwisata di kota Jakarta dengan Bus Wisata 2 tingkat yang baru direlease oleh pemerintah DKI Jakarta pada tahun 2015 yang lalu. Jadi, keinginan ini sebenarnya udah terpendam sekian lama tapi selalu ragu tuk merealisasikannya. Rasa Penasaranlah yang mendominasi keinginan ini, seperti apa yah kira2 rasanya naik bis wisata 2 tingkat keliling kota jakarta ini. Selama ini kan taunya adanya di luar negeri doank… Hop On Hop Off… Keinginan menjadi semakin kuat setelah peresmian RPTRA Kalijodo. Dan akhirnya aku realisasikan bareng sama beberapa teman ex Gatnas Lombok IX. Selain melepas kangen juga merealisasikan rasa penasaran ini. Bagaimana caranya dan mesti naik dari mana baru nyaman dan bisa pilih tempat duduk yang nyaman? Yuk.. keliling bareng kami…
      Bus Wisata Jakarta ini terbagi menjadi 5 tema/rute, yaitu :
      1.     Sejarah Jakarta (History of Jakarta)
      2.     Jakarta Baru (Jakarta Modern)
      3.     Pencakar Langit Jakarta (Skyscrapers)
      4.     Kesenian & Kuliner (Art & Culinary)
      5.     RPTRA Kalijodo
      Berikut rute lengkapnya :
       
       
      Untuk rute bertemakan Sejarah Jakarta, Jakarta Baru, Pencakar Langit Jakarta dan RPTRA Kalijodo, Bus Wisata Gratis Jakarta beroperasi mulai jam 09.00 hingga 17.00 WIB (Senin – Sabtu) dan jam 12.00 hingga 19.00 WIB (Minggu).
      Untuk rute bertemakan kesenian & kuliner, Bus Wisata Gratis Jakarta beroperasi mulai jam 17.00 hingga 23.00 WIB dan hanya beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu saja.
      GRATIS LHOO...!!! 
      Bagi teman-teman yang hendak memulai perjalanan Wisata dengan Bus Gratis ini dari Balai Kota bisa menggunakan beberapa alternative kendaraan umum menuju kesana antara lain :
      1.  Busway
      ada beberapa alternatif, antara lain yaitu : 
      -       Dari Harmoni: ambil yang ke arah Blok M, turun di halte Monas, lalu tunggu Busway yang ke arah Pulo Gadung dan turun di Halte Balai Kota.
      -       Dari Harmoni: bisa langsung tunggu busway yang ke arah Pulo Gadung, turun di Halte Balai Kota.
      -       Dari Blok M: ambil yang ke arah Kota, turun di halte Monas lalu nyambung ke arah Pulo Gadung dan turun di Halte Balai Kota.
      2.  Kereta Api (Commuter Line),
      Jurusan yang paling dekat adalah Stasiun Tanah Abang. Keluar dari Gate Out ke kanan         menuju jalan raya lalu belok kiri ke arah lampu merah… langsung aja naik ojek. Tarif ojek online dari Tanah Abang ke Balai Kota hanya Rp 10.000 – Rp 15.000 saja, tergantung armada apa yg akan dipilh.
      3.  Bis Umum,
      bisa naik yang jurusannya ke Monas, lalu turun di Monas.
       
      Dari halte Balai Kota kita berjalan mundur, akan terlihat plang IRTI (Ikatan Restoran dan Taman Indonesia) tepatnya di lapangan parkir IRTI (Jl. Medan Merdeka Selatan, Gambir). Nah di depan IRTI ada bus-bus wisata yang sedang menunggu penumpangnya. 
      Setelah sekian bulan tidak bertemu, kangen-kangenan, ceng-cengan, akhirnya kami tetapkan hati untuk berkumpul kembali di hari Sabtu yang cerah itu. Kami ber-10 (Aku, Ibu @Titi Setianingsih, Ghea @Gayatri, Ibu Rina (FB Rina Dwi Cahyani) + Putri Sulungnya, Mak @menie + Anak Bungsunya, FB Netty Neh, Cici @eka wibisono dan Mba @Onya Deisi) berkumpul pada jam 10.00 WIB di IRTI .


      Penampakan Bus Wisata tema : Sejarah Jakarta
      Tunggu punya tunggu, belum nemu Bus Wisata yang menuju kea rah Juanda seperti rencana awal kami, akhirnya daripada buang-buang waktu, diputuskanlah naik Bus Wisata apa aja yang masih kosong. Jadilah, pilihan pertama jatuh pada Jurusan RPTRA Kalijodo. Kamipun naik Bus dan bergegas menuju ke tingkat 2. Ternyata pada hari itu ada 2 group lainnya yang sedikit mencolok seragamnya selain kami, group berbaju merah dan biru.


      Bus Wisata ini Bersih, Aman (meskipun tetap waspada ya) dan Nyaman. Ber-AC, 2 tingkat, serta supirnya membawa bisnya tidak dengan istilah “mo kejar omset” alias bus berjalan cukup baik dan tidak ngebut, statis gasnya, sehingga tidak ada tuh cerita rem mendadak atau klackson2an seperti layaknya bus-bus lainnya di Jakarta.
      Ketika berada di dalam Bus Wisata Gratis Jakarta ini harap diperhatikan beberapa aturannya ya, seperti :
      -       Dilarang mengkonsumsi makanan dan minuman di dalam Bus Wisata
      -       Dilarang berdiri selama perjalanan keliling Jakarta
      -       Tidak ada istilah penumpang berdiri di dalam Bus Wisata
      -       Bagi penumpang yang terlebih dahulu datangnya silahkan langsung menuju ke tingkat 2 dan diisi penuh, sedangkan bagian bawah diprioritaskan bagi penumpang Lansia, Hamil dan            Disable.
      -       Bagi yang bawa anak kecil sebisa mungkin anaknya dipangku agar kursi nya bisa digunakan penumpang yang lainnya.
      -       Satu lagi tambahan dari aku, bagi orang tua yang membawa anak2 mohon dapat menasihati anak-anaknya apabila duduk di tingkat 2 agar duduk dengan manis. Ini pengalaman kami          kemarin, ada anak sekitar umur 6-7 tahun yang kesal dengan orang tuanya, lalu menghentak-hentakkan kakinya di lantai Bus tersebut sehingga mengganggu penumpang yang                  berada di bawah, setelah diperingatkan oleh kondektur Bus Wisata dengan Microphone (karena kondekturnya duduk di lantai 1 dekat supir), tetap saja si anak berulah dan orang                tuanyapun tidak bisa melarangnya sampai ada salah satu anggota kami yang ikutan menegur barulah orang tuanya malu dan mengingatkan anaknya. JANGAN YA..CH!!

      Bus Wisata tema RPTRA Kalijodo

      Mungkin bagi teman-teman yang sudah pernah naik Bus Wisata ini mengeluh ramai tidak bisa dapat duduk di tingkat atas, aku kasih kisi-kisinya sedikit ya. Kalau mau dapat tempat duduk nyaman dan masih banyak pilihan maka cari lah lokasi naik Busnya yang tepat, contohnya :
      1.     Kalau mau ke RPTRA Kalijodo, naiknya harus dari halte Monas (depan pagar IRTI). Bus ini hanya menurunkan penumpang di halte Kalijodo dan Monas saja. Tetapi bisa menerima penumpang (jika tempat duduknya masih tersisa) di tiap titik pemberhentian yang telah ditandai. Jika dari RPTRA Kalijodo hendak ke tempat lainnya, kita mesti kembali dulu ke Monas untuk kemudian naik Bus Wisata jurusan yang dimaksud.
      2.     Kalau mau ke Kota Tua / Batavia, Museum Bank Indonesia, Museum Fatahilah, Sunda Kelapa, Toko Merah, Museum Kapal, disarankan untuk naik dari halte Juanda / Istiqlal, karena disitu Bus Wisata tersebut masih kosong tempat duduknya.
      Karena tema tulisanku kali ini adalah Bagaimana caranya berwisata di Jakarta dengan Bus Wisata, maka saya singkat saja ya mengenai rute kami.
      Rute pertama adalah RPTRA Kalijodo, kurang lebih jam 10.30 WIB kami naik dari halte di depan IRTI lalu turun di RPTRA Kalijodo, perjalanan kami tempuh kurang lebih 15-30 menit saja karena Bus Wisata ini melewati jalur Tol Semanggi lalu turun di pintu tol Jelambar, sehingga cukup mempersingkat banyak waktu mengingat daerah yang dilalui dari mulai Semanggi, Slipi, Grogol dan Latumenten itu macet meskipun hari Sabtu ya.
      Setiba di RPTRA Kalijodo kami singgah untuk foto-foto sebentar karena cuaca cukup panas kamipun tidak berlama-lama di Kalijodo dan belum keliling sampai ke lokasi Skateboard. Kurang lebih 30 menit di Kalijodo, berhubung hari sudah siang, matahari sudah di atas kepala yang artinya sudah jam 12 lewat sekian dan perut kami sudah protes minta diisi, maka kamipun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami menuju Juanda, hendak kemana kita?? KULINERAAANNN….. 



          
      Rombonganpun naik Bus Wisata yang tadi untuk menuju ke Monas (kebetulan kami masih dapat Bus Wisata yang sama dengan waktu kami kesini), karena memang Bus Wisata yang 1 ini tidak melayani rute lain kecuali Monas & RPTRA Kalijodo saja, jadi kita mesti balik dulu ke Balai kota, repot sih memang.. tapi yah,, sesuai kan dengan temanya, keliling Jakarta.. ya sudah lah, kembali lah kita ke Monas.


      Setibanya di halte depan IRTI, kami pun bimbang, karena Bus yang ke Juanda masih lama, akhirnya kami putuskan untuk ber-umum-ria saja ke Juanda, karena jaraknya juga gak jauh dari Monas (hanya sekitar 2.4 KM saja). Kami pun mem”belah diri” menjadi 2 grup, 1 naik bajaj dan 1 lagi naik taksi. Tarif Bajaj Rp 20.000/way (syukur kalau bisa nawar dan dapat harga Rp 15.000/way) dan Taksi Rp 16.000/way (kondisi jalan lancar).
      Setibanya di area Jl.Veteran 1 No. 10, Gambir, langsung menuju ke toko Ragusa Es Italia. Rombonganpun bergegas mencari tempat duduk didalam toko es krim Ragusa… daaan… PENUH. Seperti sudah kami duga sebelumnya karena memang favorit banget. Ya ok deh, kami pun cek toko sebelah, menu di toko sebelah ada sate ayam, asinan juhi, mie juhi, gado-gado, otak-otak dan minuman. Harga makanannya per-porsi rata-rata Rp 20.000,- saja, sedangkan minumannya berkisar antara Rp 5.000,-/botol s/d Rp 7.000,-/botol saja. Jadi lah kami duduk memesan makanan ditoko ini dan beli "takeaway" es krim Ragusanya.
      Ragusa Es Italia adalah Produk es Italia yang telah berdiri sejak tahun 1932 dan menggunakan bahan dasar susu sapi segar sehingga menghasilkan es krim dengan tekstur yang lembut, tidak terlalu manis dan tidak menggunakan bahan pengawet. Toko es krim Italia ini hanya menjual tujuh rasa dasar es krim yang meliputi coklat, vanila, mocca, stroberi, nougat, durian, dan rum raisin dan beberapa kombinasi es krim lainnya. Pilihan menu favorit di Ragusa ini adalah Banana Split, Spaghetti, Cassata Cisiliana dan Tutti Frutti, harga menu favoritnyapun hanya Rp 35.000,-/porsi dan cukup banyak juga kalau untuk dikonsumsi sendirian.
             
      Berikut Menu es krim yang tersedia di Ragusa:
           
      by Google
      Berikut penampakan aslinya:
           
      Banana Split                                                                                                                    Spaghetti Ice Cream
           
       
      Tutti Frutti
      Selesai makan, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Kota Tua/Batavia, sebelum meninggalkan lokasi, kami foto-foto dulu, sekalian perpisahan dengan Mak Menie, yang harus pulang lebih dahulu karena masih ada urusan lain. Selesai foto-foto kamipun menuju ke halte Bus Wisata, dari toko belok kiri, Jl. Veteran 1, jalan kearah luar gang belok ke kanan. Di sini ada 3 rute Bus Wisata yang berhenti mengambil penumpang, yaitu Jakarta Modern, Pencakar Langit Jakarta dan Sejarah Jakarta. Khusus untuk Sejarah Jakarta, antriannya adalah diatas trotoar, posisinya paling kanan. Jangan salah jalur ya, kalo salah jalur bisa diteriakin kondektur Bus untuk antri lagi dari belakang lho.

      Bus Wisata Pencakar Langit Jakarta
      Lama kami menunggu di halte, sempat bertanya-tanya kenapa busnya belum juga berjalan kearah kami, busnya berhenti sekitar 10 meter dari halte. Para petugas Bus mulai dari driver sampai dengan kondektur sibuk, hilir mudik, keluar masuk bus. Ada apa ya?? Oooo.. Ternyata Busnya sedang disapu dan di Pel dulu, mungkin ada penumpang sebelumnya yang sedikit kurang disiplin makan dan minum hingga menjatuhkan sesuatu yang membuat kotor Busnya…. Jadi ingat yach… Jangan abaikan larangannya. Kasian petugas-petugasnya.

      Menunggu sekitar 10-15 menitan, akhirnya bus wisatanya menghampiri kami dan penumpang mulai berjalan ke dalam bus dan bergerak menuju ke tingkat atas. Buspun jalan menuju Kota Tua dengan melewati Jalan Gajah Mada.
      Tiba di depan Museum Bank Indonesia, jam tangan menunjukan waktu sudah pukul 15.55 WIB, sudah tidak bisa masuk ke Museum Bank Indonesia lagi karena tutupnya jam 16.00 WIB, pintu pagarpun sudah ditutup rapat-rapat. Baik lah, berarti langsung saja menuju Wisata Kota Tua.
           
      Di Kota Tua, kita bisa menemukan Museum Fatahillah, Café-café yang di-design sedemikian rupa sehingga terkesan tua, meskipun menu dan merk restorannya adalah restoran masa kini, seperti Bangi Kopitiam dan lainnya. Ada Indomaretnya juga di samping Café Batavia. Pemandangan mulai menarik karena pintu bangunan masih terkesan kuno, disekitarnyapun banyak berdiri Patung-patungan Pahlawan dan Super Hero Tempo Dulu seperti Imam Bonjol, Gatot Kaca, Tentara Kompeni, Noni Belanda (yang tampangnya jauh dari orang Belanda…. Hehehe); pelukis, souvenir-souvenir, dan lainnya.


          
           
      Ada sepeda Ontel juga disana, dulu waktu tahun 2013, Saya pernah bawa tamu ke sini, sewa sepeda ontelnya untuk keliling ke Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Kapal, Pasar Ikan dan Toko Merah, harga sewanya Rp 30.000,- /unit. Tapi sepertinya sekarang Sepeda Ontelnya sudah tidak boleh keluar dari kawasan Kota Tua deh. Tapi menariknya sepeda-sepeda itu sekarang dicat berwarna warni dan masih dapat disewakan untuk pengunjung Kota Tua dan hanya boleh berkeliling didalam saja. Sayang sekali memang, padahal kalau masih boleh berkeliling ke Pelabuhan dan lain2 jadi bisa mengenal obyek-obyek wisata yang lainnya disekitar Kota Tua. Tapi.. ya sudah lah… Kami cukup puas juga dengan pemandangan yang ada disini.

      Setelah Capek foto-foto di Kota Tua, jam sudah menunjukkan pukul 17.05, lalu kamipun beranjak keluar dari Kota Tua dan berencana ngopi-ngopi cantik dulu sebelum bubar. Tujuan kami adalah Kopi “Lau Hue” (pernah dibahas oleh Ci Eka Wibisono) tahun lalu. Sebelum Ngopi ternyata Ibu-Ibu sudah lapar perutnya dan akhirnya nongkrong dulu dipinggir jalan didepan Museum Bank Indonesia mencoba jajanan berat pake bakulan di depan gedung Museum Bank Indonesia. Ada Gado-gado, ada Kwetiau, Mie Goreng, Bihun Goreng, lengkap dengan gorengan bakwan serta sambal kacangnya.. Rame lah pokoknya itu bakul. Yang pasti semua happy meskipun rasanya so so banget banget sih katanyaaa…. (karena aku sendiri tidak mencoba).
           
      Setelah nye”nack” jajanan berat itu tadi, kami lanjutkan perjalanan menuju ke Petak 9, Glodok area dengan berjalan kaki (jaraknya kurang lebih 1,2 KM). Kebayang kan bagaimana perjuangan kami hari itu… huff… berjalan kaki kurang lebih 15-20 menit, akhirnya tiba lah di tujuan yaitu kedai “Lau Hue”. Disini kami memesan Liang Teh (Rp 9.000,-), Es Kopi (Rp 12.000,-/gelas), gorengan pisang (Rp 3.500,-/pc), Talas (Rp 6.000,-/pc) dan tapenya (Rp 3.000,-/pc). Dah kecapean jadi gak napsu makan yang berat lagi (atau Ibu-Ibu kita udah kekenyangan ya… hahaha.. kagak tau juga). Yang pasti di Kedai ini ada jual Mi kuah, bihun kuah, kwetiau dan lain-lain khas Bangka.

      Ok… Tiba lah saatnya kami harus berpisah di halte Busway Glodok. Sebagian ke Kelapa Gading, Mangga Besar, ke Gajah Mada, dan sisanya kami balik lagi ke Balai Kota dengan menumpang Busway dengan tujuan akhir Monas, Foto-foto lagi sebelum berpisah.
          
      kami minta diturunkan didepan Balaikota. Kami pun menyempatkan diri untuk masuk ke halaman Balaikota dan berfoto ria dengan background Karangan Bunga yang banyak itu... Pertemuan ini singkat memang tetapi cukup berkesan karena memang sudah pada kangen sih…
      Akhir kata, bagi teman-teman yang di luar sana, baik Jakarta maupun luar kota, jangan ragu, silahkan mencoba berkeliling Jakarta dengan Bus Wisata Jakarta Ini. Mumpung masih Gratis. Kalau udah lewat dari bulan Oktober 2017, gak tau lagi deh. Dijamin nyaman dan memuaskan.
      Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat..!!