Yones deliyandra

field report Backpacker Menelusuri Vietnam dari Selatan sampai ke ujung Utara.

32 posts in this topic

IMG_6708.JPG

Hi man temans.. apa kabar?
Semoga kita semua sehat dan kuat yaa, sehingga masih diberi kesempatan untuk menikmati segala ciptaan Tuhan.
ketemu lagi dengan saya Yones, yang terdahulu saya pernah berbagi tentang perjalanan saya ke Maldives
 
Kali ini saya akan berbagi tentang perjalanan saya untuk menyusuri Vietnam dimulai dari bagian Selatan sampai ujung Utara Vietnam selama 10 hari.
Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk memenuhi 1 dari wishlist saya untuk trip keluar negeri. Saya memang memiliki beberapa wishlist untuk dalam dan luar negeri, dan apakah itu semuanya terwujud? tidak! tapi ada. Yang penting kita berani bermimpi, rangkai mimpi itu dan berusaha mewujudkannya. Apakah gampang? tidak! semuanya butuh kerja keras dan pengorbanan. Mudah-mudahan wishlist lain segera menyusul..aminn... heheh bantu amin kan dong.. biar kita bisa jalan-jalan bareng.. hehhehe aminnnnn.
Beberapa hari ini banyak sekali teman-teman saya dari Instagram dan Facebook yang meminta info dan itinerary tentang perjalanan kali ini. Saya ga enak jika membuat teman-teman terlalu lama menunggu, untuk itu saya sampaikan secara ringkas dulu ya.. untuk cerita-cerita seru dan lagi unik serta perasaan saya saat perjalanan ini, menyusulya. Soalnya butuh waktu dan ketenangan untuk bisa mengungkapkannya... heheh cielee.. jangan diejek donk... xixiix

 
Mari to the point.. hahhaha
Saya merencanakan trip kali ini fokus ke Vietnam saja, kenapa tidak ke Indochina lainnya sekaligus. Alasannya klasiknya adalah masalah waktu, dan alasan kerennya adalah saya ingin benar-benar menyelami tentang Vietnam aja, tanpa terganggu oleh bahasa lain, mata uang lain, atau budaya lain.. awas kalo bilang lebay.
Perjalanan ini kami mulai dari selatan menuju utara vietnam.
IMG_9919.PNG
 
Dari gambar peta di atas diliat, untuk selatan Vietnam kita bisa mulai dari Ho Chi Minh City (Saigon) dan berakhir di Hanoi.
Itinerary
Day 1,  30 April 2016
Berangkat dari Jakarta dengan kereta malam, ehhh pesawat malam nya si burung merah tercinta alias Air Asia. Sampai di KLIA2 tengah malam. Dan selanjutnya ritual wajib bagi backpacker adalah buka lapak.... cari spot tercantik untuk gelar lapak dan tiduuuuuur donk.
 
Day 2, 1 Mei 2016
Saya memilih penerbangan pagi atau siang untuk menuju Ho Chi Minh City, kenapa?.. alasannya adalah keamanan. Dari kabar yang beredar saya dengar dan baca kalo di Ho Chi Minh City sekarang banyak sekali scamnya, terutama di taxi dan dijalan sepi. Untuk itu saya benar-benar menghindari kedua hal itu.
Sampai di Ho Chi Mint City saat pagi sampai jam 6 sore, kita masih bisa menggunakan bus untuk menuju ke daerah distrik 1 (areanya banyak hotel backpacker dan objek wisata dikota ini). Jika sudah malam hanya ada taxi, dan itu cendrung rawan. Kalo emang punya badan gede kaya Aderai yaaa gapapa, tapi kalo badan nya ceking kaya saya... ahhhhh kaga beraniiii... mending cari amann aja dah...
Dari bandara Tan Son Airport HCMC menuju Distrik 1 bisa menaiki Bus 152. Keluar bandara dengan wajah sok pinter gitu lansung aja belok kanan, sampai keliatan Bus 152, jangan pikir panjang-panjang lansung aja naik, ga usah noleh kiri-kanan.. hahahha... harganya berapaa? 5000 dong aja kok...
Bisa turun di Ben Than Market, dan karena hotel kita di jalan Pham Ngu Lao, keluar bus belok kiri dan jalan lurus kedepan sampai ketemu jalan Pham Ngu Lao, dekeet kok yaaa.
IMG_6667.JPG
Ben Than Market
Sore ini kami di HCMC mengunjungi City hall, dan Patung paman Ho Chi Minh.. di hall ini pada sore hari akan sangat rame, dan ada beberapa pertunjukan yang bisa kita nikmati secara free... yeeeey.
GOPR1063.JPG
City hall

Sebelum pulang ke hotel, kami memesan tiket untuk ke Mui Ne esok hari di TheSinhTourist seharga 99.000 dong (sitting bus) berangkat jam 2 siang (lama perjalanan adalah 5 jam) 

Day 3, 2 Mei 2016
Pagi sampai siang berkunjung ke :
  • People Committee Hall (free)
    GOPR1063.JPG
    People Committee Hall
  • Cathedral Notre Dame  (free)
    IMG_0137.JPG
    Cathedral Notre Dame
  • Central Post Office (free)
    IMG_0132.JPG
    Central Post Office
  • Independence Palace (30.000 dong / org)
    IMG_6787.JPG
  • Ben Than Market
    IMG_6663.JPG
Siangnya kami melanjutkan perjalanan ke Mui Ne dengan bus.HCMC (Saigon) - Mui ne (lama perjalanan 5 jam) berangkat jam 2 siang sampai jam 7 malam. Sampai di Mui Ne kami menginap di Muine Hills (lansung bisa turun di dekat hotel) seharga 15$ USD/night. Kami juga lansung memesan paket Tour Muine Sunrise seharga 6$ USD dihotel.
 
Day 4, 3 Mei 2016
Jam 3 pagi bangun dan siap untuk Tour Muine.
Tour sand dunes trip ini meliputi :
  • Fairy stream
    IMG_7158.JPG
    Fairy stream
    GOPR1269.JPG
    Fairy stream
  • Fishing village
    IMG_0214.JPG
    Fishing village
  • White sand dunes
    IMG_0173.JPG
    White sand dunes
     
    IMG_0165.JPG
    White sand dunes
  • Red sand dunes.
    IMG_0443.JPG
    Red sand dunes
    GOPR1229.JPG
    Red sand dunes
Ada 2 pilihan, yaitu :
  • Pagi (menikmati sunrise matahari terbit, tour dimulai jam 4 pagi sampai jam 9 pagi)
  • Sore (menikmati sunsite matahari terbenam, tour dimulai jam 2 siang sampai jam 7 malam)
Saya memilih pagi, karena pagi lebih sejuk dan tidak terlalu panas.
Sebelum kembali ke hotel, kami sempatkan mencari tiket bus ke Dalat untuk berangkat siang ini. Ada tiket dijual di hotel dan outlet2 yang banyak disekitar hotel. Kami membeli di outlet karena lebih murah daripada beli di hotel. Kami dapat tiket bus ke Dalat 4$ / orang, berangkat jam 1 siang.
Kembali ke hotel untuk bersih dan packing.
Berangkat jam 1 siang dan jam 4 sore kami sampai di Dalat.
Di Dalat kami menginap di Duy Huang Hotel seharga Rp. 169.000 / malam. Dekat dengan pusat kota Dalat dan 10 menit jalan kaki ke pusat kota Dalat.

Day 5, 4 Mei 2016
Keliling kota Dalat.
Kami menyewa sepeda motor seharga 100.000 Dong, dan bisa sewa di depan Lotteria pusat kota Dalat.
  • Domaine De Marie (free)
    IMG_0234.JPG
    Domaine De Marie
    IMG_0239.JPG
    Domaine De Marie
  • Ligh Son Pagoda (free)
    IMG_7242.JPG
    Ligh Son Pagoda
  • City flower garden (30.000 Dong)
    GOPR1310.JPG
    City flower garden
  • Dalat Railway Station (free)
    GOPR1387.JPG
    Dalat Railway Station
  • Crazy house (40.000 Dong)
    GOPR1342.JPG
  • Dalat cathedral (Free)
  • Pasar dalat (free)
  • Dalat Lake (free)
    IMG_7374.JPG
    Dalat Lake

Day 6, 5 Mei 2016
Bersiap menuju Hanoi dengan Vietjetair.
Dari kota Dalat menuju Airport dalat bisa menggunakan suttle bus seharga 40.000 Dong lama perjalanan lebih kurang 45 menit. Sejauh 30 km.
Dalat – Hanoi di tempuh selama 2 jam.
Sampai di bandara hanoi kita lansung menuju daerah Old Quarter. (kawasan backpacker)
Menuju ke Old Quarter kami menggunakan bus kota no 17 dengan harga hanya 7.000 Dong. Selama 1,5 jam.
IMG_0297.JPG
bus kota no 17
Jika naik bus jetstar, mungkin bisa lebih cepat dengan harga 40.000 Dong.
Sampai di Old Quarter kami lansung mencari tiket Bus ke Sapa.
Awalnya kami hanya memesan tiket pergi seharga 260.000 Dong / orang.
Setelah itu kepikiran buat lansung beli tiket pulang nya juga (Sapa – Hanoi). Maka kami lansung memesan tiket pulang, dan dapat harga lebih murah yaitu 225.000 Dong / orang. Tau gini, lebih baik memesan lansung PP diawal.
Saat itu kita juga lansung memesan paket ke Halong bay untuk tanggal 8 Mei, seharga 23$ USD / orang (include kayaking), kalo tanpa kayaking hanya 18$ USD.
Berangkat ke Sapa jam 9 Malam. Dan akan sampai di Sapa esok hari jam 6 pagi.

Day 7, 6 Mei 2016
Sampai jam 6 pagi di Sapa.
Kami lansung mencari hotel yang sudah di booking, katanya tidak jauh dari Sapa Town.
Sebelum sampai di hotel Kami cari-cari paket treking 1 hari, akhirnya Kami membeli paket treking ke ibu-ibu yang sejak kami turun bus selalu mengikuti kami dan menawarkan paket treking. Mereka berpakaian tradisional suku Hmong.
IMG_7472.JPG
Bersama mama Bau
Kami memilih si ibu yang keliahatan nya baik dan lucu, yang akhirnya kami memanggilnya dengan Mama Bau.
Kami beli paket treking 1 hari ini seharga 10$ USD / orang.
IMG_7479.JPG
Treking
Treking di mulai jam 9 pagi sampai jam 4 sore, sudah termasuk makan di rumah Mama Bau.
GOPR1409.JPG
Treking bersama mama Bau

Day 8, 7 Mei 2016
Keliling sapa dengan menyewa sepeda motor seharga 100.000 Dong.
Kami mengunjungi :
  • Silver waterfal (15.000 Dong, 6 km dari Sapa town)
    GOPR1484.JPG
    Silver waterfal
  • Love waterfall and Golden Stream (40.000 Dong, 2 km dari Sapa town)
    IMG_0400.JPG
    Love waterfall and Golden Stream
     
    IMG_0389.JPG
    Love waterfall and Golden Stream
  • Sapa Church (free)
    IMG_0415.JPG
    Sapa Church
  • Sapa Town Square
    IMG_0422.JPG
    Bersama Hmong People
  • Sapa market (free)
Malam hari kami menuju Hanoi, berangkat jam 10 malam. Dan akan sampai di Hanoi esok hari jam 6 pagi.

Day 9, 8 Mei 2016
Sampai di hanoi pagi, lansung menuju hotel yang sudah di book, numpang mandi dan siap-siap menunggu untuk dijemput untuk Halong Bay trip.
Trip ke Halong bay 1 hari dimulai jam 8.30 pagi sampai jam 9 malam.
IMG_0457.JPG
Halong bay
 
GOPR1701.JPG
Halong bay
Malamnya menikmanti night market .

Day 10, 9 Mei 2016
Hanoi - KL
kembali melakukan ritual wajib yaitu dalah buka lapak.... cari spot tercantik untuk gelar lapak dan tiduuuuuur

Day 11, 10 Mei 2016
Kuala lumpur (KLIA2) To Jakarta (CGK)
Kembali ke kehidupan nyata.


Rincian Biaya Perjalanan
Rate
$1 USD = 22.100 VND
$1 USD  = 13.200 VND
1 VND = 0,6 IDR
 
Tiket pesawat
Jakarta (CGK) – Kuala Lumpur (KLIA 2) by Air Asia seharga : 439.000 IDR
Kuala Lumpur (KLIA 2) – Ho Chi Mint City by Air Asia seharga : 107 MYR (374.500 IDR)
Dalat – Hanoi by Viejet Air seharga : 675.841 IDR
Hanoi - Kuala Lumpur (KLIA 2) by Air Asia seharga : 911.979 IDR
Kuala Lumpur (KLIA 2) – Jakarta (CGK) by Air Asia seharga : 146.250 IDR
Total : 2.547.570 IDR
 
Penginapan (1 kamar isi 2 orang)
Ho Chi Minh City, 1 night (Dai Huy Huang) seharga  : 197.944 IDR
Mui Ne, 1 night (Muine Hills)seharga  : 317.655 VND (189.182 IDR)
Dalat, 2 night (Duy Huang) seharga : 338.000 IDR
Sapa, 1 night seharga : 174.271 IDR
Hanoi, 1 night seharga : $11 USD (145.200 IDR)
Total  : 1.044.597 IDR / 2 = 522.298 IDR
 
Bus antar kota
Ho Chi Minh City – Mui Ne  : 99.000 VND
Mui ne – Dalat : $4 USD (88.400 VND)
Hanoi – Sapa : 260.000 VND
Sapa – Hanoi : 225.000 VND
Total : 672.400 VND
 
Bus dalam kota
Bus dari bandara HCMC ke Distrik1 (Bus no. 152) : 5.000 VND

Suttle bus dari kota Dalat ke Dalat airport : 40.000 VND
Bus dari Hanoi airport ke Old Quarter (Bus kota no. 17) : 7.000 VND
Taxi ke Hanoi Airport dari Old Quarter : 250.000 VND / 2 = 125.000 VND
Total  : 177.000 VND
 
 
Paket tour
Tour Muine Sand Dunes : $6 USD (132.600 VND)

Sapa Treking 1 day : $10 USD (221.000 VND)
Halong Bay 1 day include kayaking : $23 USD (508.300 VND)
Total : $39 USD (861.900 VND)
 
Motor Rent
Motor Rent di Dalat 1 day : 100.000 VND

Motor Rent di Sapa 1 day : 100.000 VND
Total : 200.000 VND
 
Tiket wisata
Ho Chi Minh City
People Committee hall : free
Cathedral Notre Dame : free
Central Post Office: free
Independence Palace : 30.000 VND

Mui Ne
Fairy stream, Fishing village, white sand dunes dan red sand dunes (Tour Muine Sand Dunes)
Dalat
Domaine De Marie : free
Ligh Son Pagoda  : free
City flower garden : 30.000 VND
Dalat Railway Station  : free
Crazy house : 40.000 VND
Dalat cathedral : free
Pasar dalat : free
Sapa
SapaTreking (Sapa Treking 1 day)
Silver waterfal : 15.000 VND
Love waterfall and Golden Stream : 40.000 VND
Sapa Church : free
Sapa market : free
Hanoi
Halong Bay (Halong Bay 1 day)
Total  : 155.000 VND
 
Total                                                                                     
Pesawat + Penginapan : 3.069.868 IDR
Bus antar kota + Bus dalam kota + Paket tour + Motor Rent + Tiket wisata  : 2.066.300 VND (1.230.605 IDR)
Total Keseluruhan : 4.300.474 IDR
 
Perlu Untuk Diketahui
  • ·         Ibukota Vietnam adalah Hanoi
  • ·         Free visa untuk Warga Negara Indonesia
  • ·         Mata uang Vietnam adalah Vietnam Dong (VND)


Masih banyak cerita seru nan unik lainnya, nanti akan saya ceritakan lebih detailnya per kota selama di Vienam ini, beserta tips-tips yang mungkin akan sangat membatu...
byee byeee... bobo dulu yaaa...

Silakah kunjungi blog sederhana saya juga  yaa... http://yonesfd.blogspot.co.id/  terima kasih :kesengsem

 

itsmeu, HarrisWang, deffa and 2 others like this

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Yones deliyandra

wow total 11 hari gile lama juga tapi seru tuh bisa ampe ke utara daerah Sapa itu

saya sering dengar kalo disana wisata alam nya bagus. Total pun cuma 4 jutaan worth banget neh

thx share nya ya saya agustus ada ke HCMC ya walaupun cuma transit 1 hari mungkin bisa dicoba, oh ya saya dengar juga sekarang emang HCMC dijulik City of Scam ya ?

Btw udah punya kaos jalan2.com belum ? PM ke saya alamat dan no hape nya mau saya kirim :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
2 hours ago, kyosash said:

wah asyik tuh Canoe di Halong Bay, btw nice share :salut 

Iyaa seruuu banget, tapi rada takut kebalik juga canoe nya.. Karna goyang2..sibuk foto2..hehehe

1 hour ago, deffa said:

@Yones deliyandra

wow total 11 hari gile lama juga tapi seru tuh bisa ampe ke utara daerah Sapa itu

saya sering dengar kalo disana wisata alam nya bagus. Total pun cuma 4 jutaan worth banget neh

thx share nya ya saya agustus ada ke HCMC ya walaupun cuma transit 1 hari mungkin bisa dicoba, oh ya saya dengar juga sekarang emang HCMC dijulik City of Scam ya ?

Btw udah punya kaos jalan2.com belum ? PM ke saya alamat dan no hape nya mau saya kirim :D

Iyaa mas.. Saya suka banget wisata disana, bagus-bagus.. 11 hari rasanya malah masih kurang mas, saya masih hutang beberapa kota lagi.. Yang belum sempat di explore.. Hehehe

iyaa mas, di HCMC emang lebih rawan scam nya. Kalo bisa menghindari banget yang nama nya taxi dan jalanan sepi. Kalo belanja pun juga harus tega2 nawarnya.. Hahaha

wahh.. Belum dapat nih mas kaos nya.. Mau donk... Yeeeeeey asyikkk.. Ntr saya  PM ya mas alamat dan no Hp saya.. 

Share this post


Link to post
Share on other sites
24 minutes ago, Yones deliyandra said:

iyaa mas, di HCMC emang lebih rawan scam nya. Kalo bisa menghindari banget yang nama nya taxi dan jalanan sepi. Kalo belanja pun juga harus tega2 nawarnya.. Hahaha

 

ya saya baca dari beberapa blog dan tripadvisor juga bilang City of Scam melekat di HCMC, tpai ya saya cuma ada waktu sekitar 6 jam an paling mau ke beberapa tempat saja :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
11 hours ago, deffa said:

ya saya baca dari beberapa blog dan tripadvisor juga bilang City of Scam melekat di HCMC, tpai ya saya cuma ada waktu sekitar 6 jam an paling mau ke beberapa tempat saja :D

wahh transit mau kemana bro? kepooo haha :terbang

Share this post


Link to post
Share on other sites
9 hours ago, Yones deliyandra said:

wahh transit mau kemana bro? kepooo haha :terbang

ke Bangkok - Chiang Mai heheh :D

9 hours ago, Yones deliyandra said:

wahh transit mau kemana bro? kepooo haha :terbang

ke Bangkok - Chiang Mai heheh :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 20/5/2016 at 8:01 AM, deffa said:

ke Bangkok - Chiang Mai heheh

ke Bangkok - Chiang Mai heheh

Chiang Mai kereeeen yaaaaa.. saya penasaran lah sama Chiang Mai ,,,,:hiking

 

On 24/5/2016 at 11:50 AM, Ahook_ said:

Keren euyy broo... seru abiz...

hahahhahaha kan berkat masukan dari bro jugaa... hehehe :tersipu

Share this post


Link to post
Share on other sites
13 hours ago, Yones deliyandra said:

Chiang Mai kereeeen yaaaaa.. saya penasaran lah sama Chiang Mai ,,,,:hiking

 

hahahhahaha kan berkat masukan dari bro jugaa... hehehe :tersipu

iya lebih ke wisata temple seh disana tapi wisata budaya nya juga oke :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 5/6/2016 at 9:23 AM, Paharu said:

Mas, dari Da lat ke Hanoi pesawat jam brp? tks

ada banyak jam nya kok mas, pake vietjetair (pesawat local domestik vietnam),

On 15/6/2016 at 0:26 PM, Penggalih Herlambang said:

Tanya, Kalau mau ganti simcard di vietnam pakai provider apa ya bung @Yones deliyandra?

nah kebetulan saya disana ga ada ganti simcard mas, jd sy kurang tau juga mas hehehhe:senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

Mau tanya nih..barangkali ada pngalaman  naik open bus sinh tourist dr hcmc ke hanoi yg bs hop on hop off di berbagai kota misal mui ne, hoi an, hue, hanoi. Itu waktu beli tiketnya harus milih tanggal hop on ya??jdi pas nunjukin tiket di pool bus di kota2 tsb bs naik busnya?

Ane agustus mau solo exploring hcmc hanoi dg darat..agak keder jg dengan julukan city of scam

Yones deliyandra likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites
On Saturday, July 09, 2016 at 3:26 PM, Indra Ardiansyah said:

Mau tanya nih..barangkali ada pngalaman  naik open bus sinh tourist dr hcmc ke hanoi yg bs hop on hop off di berbagai kota misal mui ne, hoi an, hue, hanoi. Itu waktu beli tiketnya harus milih tanggal hop on ya??jdi pas nunjukin tiket di pool bus di kota2 tsb bs naik busnya?

Ane agustus mau solo exploring hcmc hanoi dg darat..agak keder jg dengan julukan city of scam

Maaf yaaa baru balas skrg... uda jalan yaaaa.. di tiap kota harusnya ada perwakilan kantor nyaà mas

On Sunday, July 10, 2016 at 0:12 AM, Nightrain said:

@Yones deliyandra

salam kenal bro dan I must say, one of the best Vietnam FR i ever read dan sangat inspiratif buat jadi bekal next trip, keep up the good work dan ditunggu lanjutan2 cerita-nya

Hehehehhe salam kenal juga bro. Thank you so much bro.. 

On Monday, September 05, 2016 at 10:09 AM, ndah said:

iih jadi pengen kesono, bagus banget :senyum

Yuùk kesana kk.. :hiking

Share this post


Link to post
Share on other sites
On Wednesday, January 11, 2017 at 4:14 PM, susuhangatdingin said:

want to ask @Yones deliyandra itu dari kota dalat nya ke hanoi kan naik shuttle bus..itu ada di daerah mana kota dalat nya?apa ada penampakan bus nya?

Thx b4

Vietnam Airlines shuttle di Ngoc Phat Hotel, 40 Ho Tung Mau (sekitar 1 km dari central market) @susuhangatdingin

On Wednesday, January 11, 2017 at 5:19 PM, deffa said:

halo @Yones deliyandra apa kabar neh :D 

Haloo jugaaa kak @deffa hahaha baik kak hehehehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bener nih info yg bermanfaat...buat referensi terbaru...  btw ga ke hoi an gan?

oya itu paket Halong bay nya $23 dimana belinya?? udah ditawar? :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 hour ago, freaksthriller said:

wah bener nih info yg bermanfaat...buat referensi terbaru...  btw ga ke hoi an gan?

oya itu paket Halong bay nya $23 dimana belinya?? udah ditawar? :D

mungkin mas @Yones deliyandra bisa bantu :) 

freaksthriller likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By Daniear
      Sepanjang liburan ke Jepang Januari lalu, perjalanan menuju Shirakawa go yang menurut gue paling berkesan. Berdasarkan itinerarry yang kami bikin, Shirakawa go kami kunjungi pada hari ke-5 kami di Jepang. Shirakawa go kami capai dari Osaka, sekaligus sebagai transit dalam perjalanan menuju ke Tokyo lagi.
      Sempet dibuat pusing perihal tiket bus PP dari Kanazawa (sempat galau milih antara Kanazawa, Takayama, dan Toyama). Karena Takayama sangat kompleks untuk dicapai dari Osaka, pilihan terakhir memang hanya Kanazawa dan Toyama yang kebetulan bersebelahan.
      Jadwal yang sangat rush pun kami tetapkan malam sebelum berangkat. Pagi-pagi sekali kami harus bangun untuk mengejar jadwal kereta pagi jam 06.24 which matahari belum terbit jam segitu.
      Gue yang bertugas sebagai time keeper kebangun jam 4 pagi, meski ngerasa capek karena kemarin ngabisin waktu di USJ (seneng banget bisa ngerasain Forbidden Journey, Back Drop Hollywood Dream, Jurasic Park dan Flying with Dinosaurs, sampe pusing). Sempet males-malesan dan mandi jam 04.45. Karena kami harus meninggalkan Osaka untuk pindah menginap selanjutnya di Tokyo, pagi itu pun sibuk menyelesaikan packing yang udah dicicil dari semalem. Dan, yes, jam 05.50 tepat abis Subuh kami jalan menuju JR Namba Station.

      Perjalanan awal cukup lancar karena google map masih fresh, terus lancar hingga kami ingat jalan itu sudah kami lalui kemarin. Tapi, rasa sok dan jiwa petualang muncul, dengan tanpa dosa kami mencoba improve jalur lain dengan keyakinan akan lebih cepat sampai. Dan … google map keparat, hang! Waktu yang tersisa hampir habis buat mengingat kembali jalur yang harus kami ambil untuk masuk stasiun JR Namba. Akhirnya sekitar kurang dari lima menit kami menemukan gerbang masuk.
      Tragedi pun terjadi! Pegangan koper Bobby patah, kopernya meluncur terjun dari anak tangga satu ke anak tangga lainnya. Panik!
      Gue yang refleks langsung ngambil tuh koper, bantuin buat segera lanjut. Tinggal lima menit tapi kami belum masuk kereta, begitu ketemu tangga lagi, gue saut tuh koper Bobby, gue tenteng dengan heroik menuruni tangga hingga melompat ke kereta. Tepat beberapa saat sebelum kereta jalan.
      Kereta pertama berhasil!
      Kami harus oper kereta di Imamiya. Buru-buru juga!
      Kereta kedua berhasil!
      Perjalanan selanjutnya ke Osaka via Loop Line. Gue udah wanti-wanti banget menghadapi pindah kereta di Osaka nanti yang notabene Osaka stasiun gede. Dari guidance yang gue baca kami musti pindah dari platform 2 ke 11 untuk naik Limited Thunderbird ke Kanazawa.
      Kereta ketiga berhasil!
      Luar biasa rasanya. Kami berhasil mengejar semua kereta rekomendasi tercepat dari Hyperdia, setengah mustahil padahal kalau ngeliat limit perpindahan yang kurang dari 10 menit, bahkan di Imamiya kami cuman punya spare 2 menit. Tapi udah lega, karena kami bakal tiba di Kanazawa sesuai jadwal pukul 09.38.
      Sesuai rencana, seharusnya kami masih bisa mendapatkan tiket ke Shirakawa go sekitar jam 10 lebih. Gue sempat nanya di tourist information Kanazawa tentang pemesanan tiket ke Shirakawa go. Kredit buat Mrs Tourist Information Kanazawa, her English was perfect! Jelas banget, gue jadi asyik ngobrol dan tanya ini itu. Dia juga ngasih saran, kalau nggakdapet tiket supaya balik ke dia. Dia punya beberapa solusi katanya.
      Gue pun meluncur ke Hokutetsu Bus buat beli tiket PP Kanazawa – Shirakawa go. Sayangnya tiket berangkat jam 10 an yang gue idam-idamkan udah sold out. Tiket paling deket jam 12.40. Dan … tiket baliknya nggak ada! DHUAAAR!!!!!
      Sempet panik sih.
      “Ya udah, kita nginep di Kanazawa aja ntar malem nggak papa, besok ke Tokyo.” Kurang lebih begitulah solusi yang tercetus dari Krysna dan Bobby.
      Heh?
      “Gimana mau nginep di Kanazawa, tiket balik ke sini aja nggak ada! Hoi, kita tuh bakal terjebak di Shirakawa go ….” Jeng jeng jeng. Mereka pun tersadar.
      “Oh, iya, juga, ya.”
      Akhirnya gue berlari menembus hujan di pelataran stasiun Kanazawa menuju tourist information.
      Setelah diskusi yang cukup mencerahkan, gue ambil solusi buat ngambil start di Shin-Takaoka menuju Shirakawa go PP. Konon di Shin-Takaoka tiket bus nggak perlu booking, langsung naik aja. Agak mahal dikit, sih. Yang ada dalam bayangan gue bus itu semacam bus ngetem di terminal Lebak Bulus.
      Gue pun balik ke Hokutetsu buat ngambil tas dan ngajak Krysna serta Bobby segera ngikutin rute yang gue dapet. Sempet ketemu pasangan Indonesia yang lagi galau juga menghadapi masalah tiket PP yang nggak tersedia. Gue sempat cerita rute solusi yang gue dapet. Mereka keknya masih bingung, akhirnya gue tinggal.
      Perjalanan kali ini sungguh berasa The Amazing Race!
      Step pertama yang kami ambil untuk bisa tetap ke Shirakawa go hari ini adalah kami harus naik Shinkansen Tsurugi dari Kanazawa ke Shin Takaoka. Kereta pas banget berangkat jam 10.34. Kami punya sekitar 15-20 menit sebelum berangkat. Kami tanpa pikir panjang langsung masuk, belum sempat reserve seat. Akhirnya kami cari gerbong yang non reserved seat. Sejauh dari Shinkansen, Tsurugi ini salah satu yang interiornya masih kinclong banget keknya. Nyaman dan enak. Sayang, kami di atas kereta itu hanya 13 menit.
      Jam 10.47 kami tiba di Shin Takaoka. Gue pikir stasiun kecil bakal seadanya. Ternyata gue salah. Stasiunnya meski kecil bagus banget. Sepi lagi. Lanjut kami ke halte depan, nunggu bus yang di jadwalnya berangkat jam 11.00 ke Shirakawa go.
      Anjir, sepi banget. Nuansa Lebak Bulus yang sempat muncul sama sekali nggak ada. Jauuuuuuh banget. Yaiyalah, di Jepang, jauh.
      Bus pun datang sebelum jam 11 dan berangkat pas jam 11.00. Penumpangnya cuman setengah. Denger-denger penumpangnya dari China, Thailand, Jepang dan kami. Perjalanan cukup menyenangkan. Awalnya melewati jalanan kota kecil yang sunyi. Kiri kanan jalan salju udah keliatan. Makin lama jalan mulai masuk ke pegunungan. Sesekali melewati tunnel.

      Surprisenya … salju turun ketika kami memasuki hutan. Wow! For the first time in my life! Gue ngeliat hujan salju yang jatuh dari langit seperti kapas kemudian meleleh di atas jalanan. Suasana itu makin sempurna dengan iringan musik tradisional Jepang yang diputar di player bus. Waaaah.

      Bus akhirnya berhenti di area parkir Shirakawa go jam 12.55. Sesuai target keberangkatan kami menuju Tokyo lagi, kami punya 1 jam 50 menit jalan-jalan di Shirakawa go.
      Hujan salju turun cukup lebat siang itu. Kami sengaja nggak nyewa payung biar ngerasain tubuh kami diterpa salju (alasan bodoh). Tapi asik. Dinginnya yang di bawah nol derajat ternyata nggak semengerikan yang kami bayangkan. Meski efek akhirnya pas balik naik bus kerasa telapak tangan beku.

       

       

      Kami sempet nengok beberapa rumah dan foto di suspension bridge. Kepikiran mau ke observatorium di atas bukit cuman waktu kami mepet. Dari pada sampai Tokyo malam banget, mending nggak usah. Udah ngerasain hujan salju dan njilat salju di Shirakawa go aja udah seneng banget rasanya.

       

       

      Sayangnya keputusan untuk langsung ke halte baru kami putuskan 10 menit sebelum bus berangkat. Alhasil gue lari duluan ke halte buat nahan bus berangkat. Pas banget. Pas gue nyampe, ada 2 bule yang untungnya minta ke sopir buat buka bagasi bawah. Gue pun mendekat ke Pak Tua sopir.
      “Can you wait a moment? My friends still take the bags there.” Gue nunjuk Bobby dan Krysna yang lagi kek kebingungan ngambil tas di penitipan.
      Setelah si sopir setuju gue pun masuk nyusul mereka.
      “Kenapa?” tanya gue.
      “Karcisnya?” kata Krysna.
      Gue pun sadar, yang pegang karcis penitipan tas ternyata gue. Dodol!
      Untungnya semua beres dengan cepat. Kami pun berhasil naik bus sesuai jadwal.
      Tiba di Shin Takaoka kami baru sadar kalau sedari pagi belum makan. Capek. Lelah. Laper. Kami pun membeli onigiri di 7Eleven stasiun. Masih ada 20 menitan sebelum Shinkansen kami meluncur ke Tokyo.
      Gimana, seru kan?! Bener-bener The Amazing Race to Shirakawa go!

       

       
      cc: @deffa
      @twindry
      @Sahat
      @HarrisWang
      @Vara Deliasani
      @Ikamarizka
      @kyosash
      @Andrizki
       
       
       
    • By Gabriella Vania Wijaya
      Hehe sedikit mau sharing tentang perjalanan ke jepang pas awal januari. uda gatel sih mau cerita, cuma berhubung lagi persiapan magang yang super hectic ... jadi ga sempet2 cerita :') 
      *so sorry gaes padahal uda dibantuin banyak banget disini :'))
      Jadi singkat cerita, hp aku sempet ketinggalan di jepang gaes 
      pagi2 aku otw dari apartment di sapporo ke soen station, karena super dingin menggigil, salju so tebel jadi naik taxi. ya uda santai aja aku hapean. eh ternyata jatuh di taxi dan baru inget pas mau naik train :')  aku sempet blank .--. tapi tetep calm karena 'pasrah' kalau sampe bener2 hilang. 
      karena jadwal padet banget, ngejar flight ke tokyo, jadi aku langsung lanjutin perjalanan dari soen station ke sapporo station, trus cus langsung ke new chitose airport. abis check in bagasi, aku kepikiran buat nyoba report hal ini ke polisi, ya siapa tau gitu bisa ditolongin. Beneran deh, orang jepang emang helpful walaupun ada kendala dalam bahasa. Jadi aku laporan sambil pakai google translate buat komunikasi. Setelah isi form plus cerita kronologinya, ga lama polisinya langsung coba telp ke soen station dan tanya apa ada hp yang dititipkan. ketemu gaes :') ketemu .... bahagia maksimal hahahaha
      pihak taxi company mau anterin ke bandara, tapi karena flight aku tinggal 20 menit dan besoknya aku flight ke hongkong, jadi polisi offer aku untuk kirimin hp aku sampe indonesia. aku sempet kaget. wow, this people are so kind and helpful.  kurang apa coba aku yang ilangin mereka yang bantuin sampe segitunya :")
      Setelah kasik data lengkap dan alamat, I said goodbye and thankyou to them. 
      setelah 3 mgg menunggu .. beneran nyampe loh hapenya.
      hilangnya tgl 16, tgl 17 langsung dikirim. dibungkus bubble wrap rapih. hp dimatiin. 

       
      hehe jadi kesimpulannya. Jepang itu super aman. ga mungkin barang kalian itu dicolong orang. dan walaupun mereka ga bisa bahasa inggris, believe me they are friendly and very kind. and most importantly, they are willing to help people in need! So, dont be afraid to explore Japan 
       
      for my story in english http://bit.ly/ithasgoneastray
       
       
    • By Ethaputri
      Halo teman2 semua slm kenal..
      Sy lg cari teman utk backpacker ke vietnam, ho chi minh tgl 10-13 Agustus'17,
      Tiket yg udh fix dibeli AA, CGK-KUL, KUL-HCM
      Tiket pulang blm dibeli krn msh galau antara mau mampir ke hanoi ato lanjut ke bangkok
      Itin utk ho ci minh explore ho ci minh city, mekong delta, cuchi tunnel.Kira2 adakah yg mau trip kesana tgl segitu mngkn sy bs barengan?!klo ada bs hub sy ke WA di 08568125088.thx b4
    • By val_3373
      Hallo Sobat Jalan2
      Ingin pergi ke Curug yang alami dengan spot selfie yang kekinian tapi ngga pake rame??? Curug Cipamingkis solusinya. Curug ini dikelola oleh perhutani, keasriannya tetap terjada dengan baik dengan fasilitas yang sangat baik karena dilengkapi dengan Mshola, Ruang ganti baju/Toilet yang bersih, area camping dan juga warung2.
      Apa sih keistimewaan dari Curug ini? Mau taukan... hehehhehe.. Curug cipamingkis tidak hanya menawaran keeindahan air terjun yang alami dan kesegaran airnya yg sangat jernih tetapi juga ada spot2 kece untuk berphoto ria/berselfie ria seperti Rumah Pohon, jembatan cinta dan kapal kayu untuk berphoto ala titanic.... seru kan
      Penasaran dengan Curug Cipamingkis serta mencari suasana yang tenang untuk bernasrsi ria, maka kami beriga : saya, @Fu Cen dan cik  Nani Handayani meluncur ke sana ditemani oleh Rudi driver yang merangkap phoografer dadakan kami hehehe..... Curug Cipamingkis berdekatan dengan curug Ciherang yang terkenal dengan rumah pohonnya jika dari Jakarta dengan memakai kendaraan pribadi roda empat bisa mengambil rute tol bogor keluar Cibubur kemudian ambil jurusan menuju jonggol, kemudian akan ada  pilihan ke kanan menuju citeurep, ke kiri menuju ciherang, kita ambil yang menuju ciherang sampai jalan menuju puncak 2 yang akan menuju ke arah curug ciherang, sampai mentok kita akan ada pilihan lagi kanan menuju curug ciherang, kiri menuju cipamingkis dan cipanas, kita ambil kiri menuju cipamingkis. Kondisi jalanan menuju cipamingkis berlubang dan menanjak jadi siapkan kondisi kendaraan anda terlebih dahulu yaa (jangan lupa isi full juga BBMnya) Pemandangan menuju cipamingkis cukup indah , kami juga sempat berhenti di sungai di desa Kondang sebenernya tempat penambangan pasir etatpi viewnya cukup instagramable istilah kekiniannya.
       
      Setelah puas berphotria dan bermain air di sungai , kamipun melanjutkan perjalanan menuju curug cipamingkis, cuaca agak mendung saat ini, sempat was2 ntar turun hujan pada saat sampe di curug, sepanjang perjalanannya, mata kita disuguhi dengan hamparan sawah yang indah, lumayan untuk menyegarkan mata. Selanjutnya kita dihibur dengan kawasan hutan pinus yang alami sehingga jalanan yang lumayan jelek tidak terlalu dirasakan hahahahahaa dan sampailah kiat di curug cipamingkis
      HTM Curug Cipamingkis Rp 16.500/org, parkir roda ampat Rp 5000
      Dari parkiran untuk menuju curug kita melewati Rumah pohon seperti yang terdapat di curug ciherang, walaupun tidak sebesar yang di curug Ciherang, ngga kalah kece loh. Mau buktinya?
      Ayo kita melanjutkan perjalanan lagi menuju curug dengan berjalan kaki, sudah ada jalur trekking berupa tangga sehingga akses untuk ke curug tergolong mudah, tapi bagi saya yang biasa travelling ke tempat2 cantik saja, lumayan menguras tenaga, tetapi teman perjalanan kali ini adalah Mom2 yang tangguh2 semua, spot selanjutnya ada gardu pandang ke arah sungai dan kapal kayu yang terdampar di sungai hahahahaa
      Finally kita menuju curugnya, perjalanan dengan berjalan kaki dari spot perahu sekitar 65M tetapi agak menanjak dan melelahkan, kelelahan segera terbayarkan dengan luas sesampai di Curug Cipamingkis. Debit air yang besar sehingga menimbulkan percikan air disekitarnya memberikan kesejukan tersendiri. Airnya sangat segar dan suasana yang masih alami memberikan ketenangan sehingga membuat kita lebih relax. Waktunya untuk bermain air....
      Setelah puas menyegarkan badan dan jiwa, kamipun memutuskan melanjutkan perjalanan untuk kembali ke Jakarta, tetapi tidak melalui jalan waktu pergi melainkan menuju cipanas dengan tujuan Sate maranggi  yang berlokasi dekat dengan Wisma Kompas. Sate maranggi ini agak berbeda dengan  sate yang biasa karena bumbunya adalah bumbu oncom
      setelah perut kenyang, waktunya pulang.....
      Happy Travelling sobat..... dan jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan di tempat wisata.... see u next trip
       

    • By freaksthriller
      SINGAPORE – MALAYSIA – VIETNAM – CAMBODIA – THAILAND
      Bandung – Singapore – Johor Bahru – Melaka – Kuala Lumpur – Putrajaya – Ho Chi Minh City – Mui Ne – Ho Chi Minh City – Phnom Penh – Siem Riep – Bangkok – Pattaya – Bangkok – Phuket – Hatyai – Penang – Kuala Lumpur – Jakarta – Bandung

      Hemm Yeahhh !!!
      Finaly perjalanan 30 hari ini kelar juga beberapa hari yang lalu, tepatnya dari tanggal 9 Februari sampe 10 Maret 2017, dalam rangka 1 tahun pernikahan tepatnya tanggal 13 Februari kemarin  kita rencanain untuk backpackeran keliling 5 Negara di Asia Tenggara dan rencana perjalanan ini hampir dikatakan dadakan karena saya bikin itinerary nya ini hanya dalam waktu 1 bulan sebelum kepergian, gara-gara dapet tiket pesawat Kuala Lumpur - Ho Chi Minh City dengan harga Rp. 219.534/org dan kebetulan bertepatan dengan keluar kerjanya istri sya, setelah sekian lama doi terperangkap dengan pekerjaannya yang membuat kita gak bisa pergi kemana-mana dalam waktu yang lama 

      Berhubung rencana awal budget kita ini sebenarnya buat dipake keliling Indonesia selama 1-2 tahunan kedepan, jadi trip ini saya usahakan untuk iriiittt seirit-iritnyaaaaa, tapi meskipun begitu ternyata ada beberapa hal tak terduga yang gak bisa dihindari seperti sewa motor di Mui Ne Vietnam yang mogok yang harus bayar orang yang nolongin kita dorong ke bengkel (lahh katanya nolongin kok bayar? iya emang pertamanya nolongin pada akhirnya dia minta bayaran, belum bayar bengkel dan bensin motor yang seharga sewa motornya!!! (Gila!!! boros bangettttt) dan lagi kena tilang pas di Pattaya ada razia gede yang harus bayar seharga sewa motor (masih untung jg sih karna harusnya 2x lipat dari itu hahaha) dan juga  mahalnya harga rokok di Thailand dan hostel di Phuket & Penang yang cukup mahalll padahal udah 3-4jaman berjalan kaki hanya untuk ngebandingin harga, ya itulah resikonya kalo nyari hostel secara go show "Penuhhh perjuangan!!!" dan masih banyak kejadian tak terduga lainnya....

      Oke gak usah banyak basa-basi lagi dehhh, sekarang saya akan share rincian budget selama perjalanan 30 hari ini, karena perjalanan ini hanya kita berdua jadi budgetnya bakalan saya kali dua.

      (Transportasi – Tiket Masuk Destinasi – Hostel) 




      1 SGD             = 9.480 IDR
      1 RM               = 3.035 IDR
      1 USD             = 13.335 IDR
      1 VND             = 0,58 IDR
      1 THB              = 380 IDR
      Tiket Pesawat PP :
      Bandung – Singapore                 = 800.000 IDR
      Kuala Lumpur – Ho Chi Minh      = 439.068 IDR
      Kuala Lumpur – Jakarta             = 437.690 IDR
      TOTAL                                     = Rp. 1.676.758 (2 Person) = Rp. 838.379 / Person
      TOTAL
      SGD     82.85                = Rp.  785.418
      RM       584.79              = Rp.  1.774.837,65
      VND     1.443.973          = Rp.  837.504,34
      USD     94,4                  = Rp.  1.258.824
      THB      10.293              = Rp. 3.911.340
      IDR       477.390            = Rp. 477.390
      TOTAL                         = Rp. 9.045.313,99 (2 Person) = Rp. 4.522.657 / Person

      Yupp jadi total pengeluaran kita selama 30 hari adalah Rp. 4.522.657/Person, kalo ditambah tiket pesawat sih emang 5jt lebih, tapi yang namanya tiket pesawat itu sangat flukluatif bangett harganya gak nentu, maka dari itu untuk budget tiket pesawat gimana pinter-pinter kalian aja dahh nyarinya… soal tiket pesawat kita masih terbilang mahal apalagi yang dari Bandung – Singapore dan Kuala Lumpur - Jakarta, itu menurut saya masih MAHALLL BANGEETTTT!!! Soal kita belinya 1 bulan sebelum berangkat, apalagi yang Bandung – Singapore itu belinya 1 minggu sebelum pergi, haha dan itu harga yang sangat-sangat murah dikala itu, soal hampir setiap hari saya pantau selama 2-3 bulanan tiket pesawat dari Bandung ke Singapore rata-rata harganya tinggi 550 – 900rban, itu aja 400rb dapet dari Broadcast BBM promo agen travel gitulah… karna mepet, takut kecopet yang bisa bikin gagal ngetrip!  gak pake lama langsung aja kita order, soal juga baru liat lagi Tiket pesawat tujuan Bandung – Singapore seharga 400rban setelah 2-3blnan mantau harga tiket pesawat.
      Dan terakhir perjalanan ini tanpa tiket pesawat untuk pulang!
      hah" maksudnya? iya jadi gini, berhubung waktu itu tiket pesawat KL - Bandung ato KL - Jakarta untuk tanggal 10 maret sangat mahal terpaksalah kita pergi meskipun belom punya tiket untuk pulang, yang pada akhirnya kita dapetin tiket promo waktu di Phuket tepatnya satu minggu sebelum kepulangan, dengan harga Penang-KL 123rb/org dan KL-Jakarta 218rb/org, hahahahaha beruntungnya kita setelah 3 mingguan nunggu dan mantengin harga tiket pesawat akhirnya dapet juga harga tiket yang cukup murah LAH.
      Semoga bermanfaat! 
      *Salam backpack!
      field report nya ntar nyusul yaa