Yones deliyandra

Backpacker Menelusuri Vietnam dari Selatan sampai ke ujung Utara.

37 posts in this topic

IMG_6708.JPG

Hi man temans.. apa kabar?
Semoga kita semua sehat dan kuat yaa, sehingga masih diberi kesempatan untuk menikmati segala ciptaan Tuhan.
ketemu lagi dengan saya Yones, yang terdahulu saya pernah berbagi tentang perjalanan saya ke Maldives
 
Kali ini saya akan berbagi tentang perjalanan saya untuk menyusuri Vietnam dimulai dari bagian Selatan sampai ujung Utara Vietnam selama 10 hari.
Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk memenuhi 1 dari wishlist saya untuk trip keluar negeri. Saya memang memiliki beberapa wishlist untuk dalam dan luar negeri, dan apakah itu semuanya terwujud? tidak! tapi ada. Yang penting kita berani bermimpi, rangkai mimpi itu dan berusaha mewujudkannya. Apakah gampang? tidak! semuanya butuh kerja keras dan pengorbanan. Mudah-mudahan wishlist lain segera menyusul..aminn... heheh bantu amin kan dong.. biar kita bisa jalan-jalan bareng.. hehhehe aminnnnn.
Beberapa hari ini banyak sekali teman-teman saya dari Instagram dan Facebook yang meminta info dan itinerary tentang perjalanan kali ini. Saya ga enak jika membuat teman-teman terlalu lama menunggu, untuk itu saya sampaikan secara ringkas dulu ya.. untuk cerita-cerita seru dan lagi unik serta perasaan saya saat perjalanan ini, menyusulya. Soalnya butuh waktu dan ketenangan untuk bisa mengungkapkannya... heheh cielee.. jangan diejek donk... xixiix

 
Mari to the point.. hahhaha
Saya merencanakan trip kali ini fokus ke Vietnam saja, kenapa tidak ke Indochina lainnya sekaligus. Alasannya klasiknya adalah masalah waktu, dan alasan kerennya adalah saya ingin benar-benar menyelami tentang Vietnam aja, tanpa terganggu oleh bahasa lain, mata uang lain, atau budaya lain.. awas kalo bilang lebay.
Perjalanan ini kami mulai dari selatan menuju utara vietnam.
IMG_9919.PNG
 
Dari gambar peta di atas diliat, untuk selatan Vietnam kita bisa mulai dari Ho Chi Minh City (Saigon) dan berakhir di Hanoi.
Itinerary
Day 1,  30 April 2016
Berangkat dari Jakarta dengan kereta malam, ehhh pesawat malam nya si burung merah tercinta alias Air Asia. Sampai di KLIA2 tengah malam. Dan selanjutnya ritual wajib bagi backpacker adalah buka lapak.... cari spot tercantik untuk gelar lapak dan tiduuuuuur donk.
 
Day 2, 1 Mei 2016
Saya memilih penerbangan pagi atau siang untuk menuju Ho Chi Minh City, kenapa?.. alasannya adalah keamanan. Dari kabar yang beredar saya dengar dan baca kalo di Ho Chi Minh City sekarang banyak sekali scamnya, terutama di taxi dan dijalan sepi. Untuk itu saya benar-benar menghindari kedua hal itu.
Sampai di Ho Chi Mint City saat pagi sampai jam 6 sore, kita masih bisa menggunakan bus untuk menuju ke daerah distrik 1 (areanya banyak hotel backpacker dan objek wisata dikota ini). Jika sudah malam hanya ada taxi, dan itu cendrung rawan. Kalo emang punya badan gede kaya Aderai yaaa gapapa, tapi kalo badan nya ceking kaya saya... ahhhhh kaga beraniiii... mending cari amann aja dah...
Dari bandara Tan Son Airport HCMC menuju Distrik 1 bisa menaiki Bus 152. Keluar bandara dengan wajah sok pinter gitu lansung aja belok kanan, sampai keliatan Bus 152, jangan pikir panjang-panjang lansung aja naik, ga usah noleh kiri-kanan.. hahahha... harganya berapaa? 5000 dong aja kok...
Bisa turun di Ben Than Market, dan karena hotel kita di jalan Pham Ngu Lao, keluar bus belok kiri dan jalan lurus kedepan sampai ketemu jalan Pham Ngu Lao, dekeet kok yaaa.
IMG_6667.JPG
Ben Than Market
Sore ini kami di HCMC mengunjungi City hall, dan Patung paman Ho Chi Minh.. di hall ini pada sore hari akan sangat rame, dan ada beberapa pertunjukan yang bisa kita nikmati secara free... yeeeey.
GOPR1063.JPG
City hall

Sebelum pulang ke hotel, kami memesan tiket untuk ke Mui Ne esok hari di TheSinhTourist seharga 99.000 dong (sitting bus) berangkat jam 2 siang (lama perjalanan adalah 5 jam) 

Day 3, 2 Mei 2016
Pagi sampai siang berkunjung ke :
  • People Committee Hall (free)
    GOPR1063.JPG
    People Committee Hall
  • Cathedral Notre Dame  (free)
    IMG_0137.JPG
    Cathedral Notre Dame
  • Central Post Office (free)
    IMG_0132.JPG
    Central Post Office
  • Independence Palace (30.000 dong / org)
    IMG_6787.JPG
  • Ben Than Market
    IMG_6663.JPG
Siangnya kami melanjutkan perjalanan ke Mui Ne dengan bus.HCMC (Saigon) - Mui ne (lama perjalanan 5 jam) berangkat jam 2 siang sampai jam 7 malam. Sampai di Mui Ne kami menginap di Muine Hills (lansung bisa turun di dekat hotel) seharga 15$ USD/night. Kami juga lansung memesan paket Tour Muine Sunrise seharga 6$ USD dihotel.
 
Day 4, 3 Mei 2016
Jam 3 pagi bangun dan siap untuk Tour Muine.
Tour sand dunes trip ini meliputi :
  • Fairy stream
    IMG_7158.JPG
    Fairy stream
    GOPR1269.JPG
    Fairy stream
  • Fishing village
    IMG_0214.JPG
    Fishing village
  • White sand dunes
    IMG_0173.JPG
    White sand dunes
     
    IMG_0165.JPG
    White sand dunes
  • Red sand dunes.
    IMG_0443.JPG
    Red sand dunes
    GOPR1229.JPG
    Red sand dunes
Ada 2 pilihan, yaitu :
  • Pagi (menikmati sunrise matahari terbit, tour dimulai jam 4 pagi sampai jam 9 pagi)
  • Sore (menikmati sunsite matahari terbenam, tour dimulai jam 2 siang sampai jam 7 malam)
Saya memilih pagi, karena pagi lebih sejuk dan tidak terlalu panas.
Sebelum kembali ke hotel, kami sempatkan mencari tiket bus ke Dalat untuk berangkat siang ini. Ada tiket dijual di hotel dan outlet2 yang banyak disekitar hotel. Kami membeli di outlet karena lebih murah daripada beli di hotel. Kami dapat tiket bus ke Dalat 4$ / orang, berangkat jam 1 siang.
Kembali ke hotel untuk bersih dan packing.
Berangkat jam 1 siang dan jam 4 sore kami sampai di Dalat.
Di Dalat kami menginap di Duy Huang Hotel seharga Rp. 169.000 / malam. Dekat dengan pusat kota Dalat dan 10 menit jalan kaki ke pusat kota Dalat.

Day 5, 4 Mei 2016
Keliling kota Dalat.
Kami menyewa sepeda motor seharga 100.000 Dong, dan bisa sewa di depan Lotteria pusat kota Dalat.
  • Domaine De Marie (free)
    IMG_0234.JPG
    Domaine De Marie
    IMG_0239.JPG
    Domaine De Marie
  • Ligh Son Pagoda (free)
    IMG_7242.JPG
    Ligh Son Pagoda
  • City flower garden (30.000 Dong)
    GOPR1310.JPG
    City flower garden
  • Dalat Railway Station (free)
    GOPR1387.JPG
    Dalat Railway Station
  • Crazy house (40.000 Dong)
    GOPR1342.JPG
  • Dalat cathedral (Free)
  • Pasar dalat (free)
  • Dalat Lake (free)
    IMG_7374.JPG
    Dalat Lake

Day 6, 5 Mei 2016
Bersiap menuju Hanoi dengan Vietjetair.
Dari kota Dalat menuju Airport dalat bisa menggunakan suttle bus seharga 40.000 Dong lama perjalanan lebih kurang 45 menit. Sejauh 30 km.
Dalat – Hanoi di tempuh selama 2 jam.
Sampai di bandara hanoi kita lansung menuju daerah Old Quarter. (kawasan backpacker)
Menuju ke Old Quarter kami menggunakan bus kota no 17 dengan harga hanya 7.000 Dong. Selama 1,5 jam.
IMG_0297.JPG
bus kota no 17
Jika naik bus jetstar, mungkin bisa lebih cepat dengan harga 40.000 Dong.
Sampai di Old Quarter kami lansung mencari tiket Bus ke Sapa.
Awalnya kami hanya memesan tiket pergi seharga 260.000 Dong / orang.
Setelah itu kepikiran buat lansung beli tiket pulang nya juga (Sapa – Hanoi). Maka kami lansung memesan tiket pulang, dan dapat harga lebih murah yaitu 225.000 Dong / orang. Tau gini, lebih baik memesan lansung PP diawal.
Saat itu kita juga lansung memesan paket ke Halong bay untuk tanggal 8 Mei, seharga 23$ USD / orang (include kayaking), kalo tanpa kayaking hanya 18$ USD.
Berangkat ke Sapa jam 9 Malam. Dan akan sampai di Sapa esok hari jam 6 pagi.

Day 7, 6 Mei 2016
Sampai jam 6 pagi di Sapa.
Kami lansung mencari hotel yang sudah di booking, katanya tidak jauh dari Sapa Town.
Sebelum sampai di hotel Kami cari-cari paket treking 1 hari, akhirnya Kami membeli paket treking ke ibu-ibu yang sejak kami turun bus selalu mengikuti kami dan menawarkan paket treking. Mereka berpakaian tradisional suku Hmong.
IMG_7472.JPG
Bersama mama Bau
Kami memilih si ibu yang keliahatan nya baik dan lucu, yang akhirnya kami memanggilnya dengan Mama Bau.
Kami beli paket treking 1 hari ini seharga 10$ USD / orang.
IMG_7479.JPG
Treking
Treking di mulai jam 9 pagi sampai jam 4 sore, sudah termasuk makan di rumah Mama Bau.
GOPR1409.JPG
Treking bersama mama Bau

Day 8, 7 Mei 2016
Keliling sapa dengan menyewa sepeda motor seharga 100.000 Dong.
Kami mengunjungi :
  • Silver waterfal (15.000 Dong, 6 km dari Sapa town)
    GOPR1484.JPG
    Silver waterfal
  • Love waterfall and Golden Stream (40.000 Dong, 2 km dari Sapa town)
    IMG_0400.JPG
    Love waterfall and Golden Stream
     
    IMG_0389.JPG
    Love waterfall and Golden Stream
  • Sapa Church (free)
    IMG_0415.JPG
    Sapa Church
  • Sapa Town Square
    IMG_0422.JPG
    Bersama Hmong People
  • Sapa market (free)
Malam hari kami menuju Hanoi, berangkat jam 10 malam. Dan akan sampai di Hanoi esok hari jam 6 pagi.

Day 9, 8 Mei 2016
Sampai di hanoi pagi, lansung menuju hotel yang sudah di book, numpang mandi dan siap-siap menunggu untuk dijemput untuk Halong Bay trip.
Trip ke Halong bay 1 hari dimulai jam 8.30 pagi sampai jam 9 malam.
IMG_0457.JPG
Halong bay
 
GOPR1701.JPG
Halong bay
Malamnya menikmanti night market .

Day 10, 9 Mei 2016
Hanoi - KL
kembali melakukan ritual wajib yaitu dalah buka lapak.... cari spot tercantik untuk gelar lapak dan tiduuuuuur

Day 11, 10 Mei 2016
Kuala lumpur (KLIA2) To Jakarta (CGK)
Kembali ke kehidupan nyata.


Rincian Biaya Perjalanan
Rate
$1 USD = 22.100 VND
$1 USD  = 13.200 VND
1 VND = 0,6 IDR
 
Tiket pesawat
Jakarta (CGK) – Kuala Lumpur (KLIA 2) by Air Asia seharga : 439.000 IDR
Kuala Lumpur (KLIA 2) – Ho Chi Mint City by Air Asia seharga : 107 MYR (374.500 IDR)
Dalat – Hanoi by Viejet Air seharga : 675.841 IDR
Hanoi - Kuala Lumpur (KLIA 2) by Air Asia seharga : 911.979 IDR
Kuala Lumpur (KLIA 2) – Jakarta (CGK) by Air Asia seharga : 146.250 IDR
Total : 2.547.570 IDR
 
Penginapan (1 kamar isi 2 orang)
Ho Chi Minh City, 1 night (Dai Huy Huang) seharga  : 197.944 IDR
Mui Ne, 1 night (Muine Hills)seharga  : 317.655 VND (189.182 IDR)
Dalat, 2 night (Duy Huang) seharga : 338.000 IDR
Sapa, 1 night seharga : 174.271 IDR
Hanoi, 1 night seharga : $11 USD (145.200 IDR)
Total  : 1.044.597 IDR / 2 = 522.298 IDR
 
Bus antar kota
Ho Chi Minh City – Mui Ne  : 99.000 VND
Mui ne – Dalat : $4 USD (88.400 VND)
Hanoi – Sapa : 260.000 VND
Sapa – Hanoi : 225.000 VND
Total : 672.400 VND
 
Bus dalam kota
Bus dari bandara HCMC ke Distrik1 (Bus no. 152) : 5.000 VND

Suttle bus dari kota Dalat ke Dalat airport : 40.000 VND
Bus dari Hanoi airport ke Old Quarter (Bus kota no. 17) : 7.000 VND
Taxi ke Hanoi Airport dari Old Quarter : 250.000 VND / 2 = 125.000 VND
Total  : 177.000 VND
 
 
Paket tour
Tour Muine Sand Dunes : $6 USD (132.600 VND)

Sapa Treking 1 day : $10 USD (221.000 VND)
Halong Bay 1 day include kayaking : $23 USD (508.300 VND)
Total : $39 USD (861.900 VND)
 
Motor Rent
Motor Rent di Dalat 1 day : 100.000 VND

Motor Rent di Sapa 1 day : 100.000 VND
Total : 200.000 VND
 
Tiket wisata
Ho Chi Minh City
People Committee hall : free
Cathedral Notre Dame : free
Central Post Office: free
Independence Palace : 30.000 VND

Mui Ne
Fairy stream, Fishing village, white sand dunes dan red sand dunes (Tour Muine Sand Dunes)
Dalat
Domaine De Marie : free
Ligh Son Pagoda  : free
City flower garden : 30.000 VND
Dalat Railway Station  : free
Crazy house : 40.000 VND
Dalat cathedral : free
Pasar dalat : free
Sapa
SapaTreking (Sapa Treking 1 day)
Silver waterfal : 15.000 VND
Love waterfall and Golden Stream : 40.000 VND
Sapa Church : free
Sapa market : free
Hanoi
Halong Bay (Halong Bay 1 day)
Total  : 155.000 VND
 
Total                                                                                     
Pesawat + Penginapan : 3.069.868 IDR
Bus antar kota + Bus dalam kota + Paket tour + Motor Rent + Tiket wisata  : 2.066.300 VND (1.230.605 IDR)
Total Keseluruhan : 4.300.474 IDR
 
Perlu Untuk Diketahui
  • ·         Ibukota Vietnam adalah Hanoi
  • ·         Free visa untuk Warga Negara Indonesia
  • ·         Mata uang Vietnam adalah Vietnam Dong (VND)


Masih banyak cerita seru nan unik lainnya, nanti akan saya ceritakan lebih detailnya per kota selama di Vienam ini, beserta tips-tips yang mungkin akan sangat membatu...
byee byeee... bobo dulu yaaa...

Silakah kunjungi blog sederhana saya juga  yaa... http://yonesfd.blogspot.co.id/  terima kasih :kesengsem

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Yones deliyandra

wow total 11 hari gile lama juga tapi seru tuh bisa ampe ke utara daerah Sapa itu

saya sering dengar kalo disana wisata alam nya bagus. Total pun cuma 4 jutaan worth banget neh

thx share nya ya saya agustus ada ke HCMC ya walaupun cuma transit 1 hari mungkin bisa dicoba, oh ya saya dengar juga sekarang emang HCMC dijulik City of Scam ya ?

Btw udah punya kaos jalan2.com belum ? PM ke saya alamat dan no hape nya mau saya kirim :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
2 hours ago, kyosash said:

wah asyik tuh Canoe di Halong Bay, btw nice share :salut 

Iyaa seruuu banget, tapi rada takut kebalik juga canoe nya.. Karna goyang2..sibuk foto2..hehehe

1 hour ago, deffa said:

@Yones deliyandra

wow total 11 hari gile lama juga tapi seru tuh bisa ampe ke utara daerah Sapa itu

saya sering dengar kalo disana wisata alam nya bagus. Total pun cuma 4 jutaan worth banget neh

thx share nya ya saya agustus ada ke HCMC ya walaupun cuma transit 1 hari mungkin bisa dicoba, oh ya saya dengar juga sekarang emang HCMC dijulik City of Scam ya ?

Btw udah punya kaos jalan2.com belum ? PM ke saya alamat dan no hape nya mau saya kirim :D

Iyaa mas.. Saya suka banget wisata disana, bagus-bagus.. 11 hari rasanya malah masih kurang mas, saya masih hutang beberapa kota lagi.. Yang belum sempat di explore.. Hehehe

iyaa mas, di HCMC emang lebih rawan scam nya. Kalo bisa menghindari banget yang nama nya taxi dan jalanan sepi. Kalo belanja pun juga harus tega2 nawarnya.. Hahaha

wahh.. Belum dapat nih mas kaos nya.. Mau donk... Yeeeeeey asyikkk.. Ntr saya  PM ya mas alamat dan no Hp saya.. 

Share this post


Link to post
Share on other sites
24 minutes ago, Yones deliyandra said:

iyaa mas, di HCMC emang lebih rawan scam nya. Kalo bisa menghindari banget yang nama nya taxi dan jalanan sepi. Kalo belanja pun juga harus tega2 nawarnya.. Hahaha

 

ya saya baca dari beberapa blog dan tripadvisor juga bilang City of Scam melekat di HCMC, tpai ya saya cuma ada waktu sekitar 6 jam an paling mau ke beberapa tempat saja :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
11 hours ago, deffa said:

ya saya baca dari beberapa blog dan tripadvisor juga bilang City of Scam melekat di HCMC, tpai ya saya cuma ada waktu sekitar 6 jam an paling mau ke beberapa tempat saja :D

wahh transit mau kemana bro? kepooo haha :terbang

Share this post


Link to post
Share on other sites
9 hours ago, Yones deliyandra said:

wahh transit mau kemana bro? kepooo haha :terbang

ke Bangkok - Chiang Mai heheh :D

9 hours ago, Yones deliyandra said:

wahh transit mau kemana bro? kepooo haha :terbang

ke Bangkok - Chiang Mai heheh :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 20/5/2016 at 8:01 AM, deffa said:

ke Bangkok - Chiang Mai heheh

ke Bangkok - Chiang Mai heheh

Chiang Mai kereeeen yaaaaa.. saya penasaran lah sama Chiang Mai ,,,,:hiking

 

On 24/5/2016 at 11:50 AM, Ahook_ said:

Keren euyy broo... seru abiz...

hahahhahaha kan berkat masukan dari bro jugaa... hehehe :tersipu

Share this post


Link to post
Share on other sites
13 hours ago, Yones deliyandra said:

Chiang Mai kereeeen yaaaaa.. saya penasaran lah sama Chiang Mai ,,,,:hiking

 

hahahhahaha kan berkat masukan dari bro jugaa... hehehe :tersipu

iya lebih ke wisata temple seh disana tapi wisata budaya nya juga oke :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 5/6/2016 at 9:23 AM, Paharu said:

Mas, dari Da lat ke Hanoi pesawat jam brp? tks

ada banyak jam nya kok mas, pake vietjetair (pesawat local domestik vietnam),

On 15/6/2016 at 0:26 PM, Penggalih Herlambang said:

Tanya, Kalau mau ganti simcard di vietnam pakai provider apa ya bung @Yones deliyandra?

nah kebetulan saya disana ga ada ganti simcard mas, jd sy kurang tau juga mas hehehhe:senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

Mau tanya nih..barangkali ada pngalaman  naik open bus sinh tourist dr hcmc ke hanoi yg bs hop on hop off di berbagai kota misal mui ne, hoi an, hue, hanoi. Itu waktu beli tiketnya harus milih tanggal hop on ya??jdi pas nunjukin tiket di pool bus di kota2 tsb bs naik busnya?

Ane agustus mau solo exploring hcmc hanoi dg darat..agak keder jg dengan julukan city of scam

Share this post


Link to post
Share on other sites
On Saturday, July 09, 2016 at 3:26 PM, Indra Ardiansyah said:

Mau tanya nih..barangkali ada pngalaman  naik open bus sinh tourist dr hcmc ke hanoi yg bs hop on hop off di berbagai kota misal mui ne, hoi an, hue, hanoi. Itu waktu beli tiketnya harus milih tanggal hop on ya??jdi pas nunjukin tiket di pool bus di kota2 tsb bs naik busnya?

Ane agustus mau solo exploring hcmc hanoi dg darat..agak keder jg dengan julukan city of scam

Maaf yaaa baru balas skrg... uda jalan yaaaa.. di tiap kota harusnya ada perwakilan kantor nyaà mas

On Sunday, July 10, 2016 at 0:12 AM, Nightrain said:

@Yones deliyandra

salam kenal bro dan I must say, one of the best Vietnam FR i ever read dan sangat inspiratif buat jadi bekal next trip, keep up the good work dan ditunggu lanjutan2 cerita-nya

Hehehehhe salam kenal juga bro. Thank you so much bro.. 

On Monday, September 05, 2016 at 10:09 AM, ndah said:

iih jadi pengen kesono, bagus banget :senyum

Yuùk kesana kk.. :hiking

Share this post


Link to post
Share on other sites
On Wednesday, January 11, 2017 at 4:14 PM, susuhangatdingin said:

want to ask @Yones deliyandra itu dari kota dalat nya ke hanoi kan naik shuttle bus..itu ada di daerah mana kota dalat nya?apa ada penampakan bus nya?

Thx b4

Vietnam Airlines shuttle di Ngoc Phat Hotel, 40 Ho Tung Mau (sekitar 1 km dari central market) @susuhangatdingin

On Wednesday, January 11, 2017 at 5:19 PM, deffa said:

halo @Yones deliyandra apa kabar neh :D 

Haloo jugaaa kak @deffa hahaha baik kak hehehehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By ko Acong
      Bosan mengunjungi Japan Hanya tokyo kyoto osaka
      Perlu nih Piknik Denga suasana berbeda 360 derajat Cobalah destinasi anti mainstreem
      yaitu Alpine Route memang biaya agak mahal sikit
      namun kita akan Bahagia dengan pemandangan yang tiba2 berubah satu spot dan lainya
      dan disuguhi Udara yang super Bersih
       untuk menyusuri alpine route kita harus bayar terpisah dari tiket jr mau jr nasional jr west jr east
       yaitu harus bayar option tiket nya 9000 yen tinggal duduk manis
      atau eceranpun ada namun boros 3000 yen (12000 yen )
      Bagaimana cara  ke alpine Route
      dan ini jalur saya yang pasti berbeda dengan pemegang Jr Pas
      Dari Shinjuku Tokyo Pake Bus menuju  matsumoto 4500 yen  3 jam kurleb Wakltu tempuh  Highway Bus
      Tak lupa saya tukarkan  Turis pass  Matsumoto takayama Alpine  beli di turtravel kita seharga 17500 Yen
       dengan Rincian Jr pas mencakup  sinano omachi,  matsumoto .kiso fukushima, Ena , Nagoya , Gifu, Gero Takayama, Hida ,Toyama 
      Saya tidak beli Jr pas karena lebih murah   Rp 1.2 jutan pake paket ini  karena tidak ke Osaka  dan pulang Via Narita PP nya
      Piknik seputaram Alpine Takayama Matsumoto  ,bias mencapai Beberapa  Perfektur
      yang saya kunjungi mempergunakan Jr campur Optionak tiket Alpine berlaku 5 Hari  17500 YEN
      Sbb
      Matsumoto : sayakunjungi  Castel matsumoto salah saqtu yang terkenal Di japan
      Jinjo (lupa namanya dengan warna yang dominan Pinky
      Sala satu perguruan tinggi melegenda  Kaichi school museum
      Kami kochi  sungai yang jernih https://www.google.com/destination/map/topsights?q=ada+apa+di+matsumoto.&client=firefox-a&rls=org.mozilla:en-US:official&channel=fflb&site=search&output=search&dest_mid=/m/012xgc&sa=X&ved=2ahUKEwiJqOOR9pfbAhXYeX0KHe6hBnUQ69EBKAAwAHoECAEQLQ#trifp=skpm%3D/m/027qll0
      Narai juku / Kiso Valey :

      Desa kuno yang memegang peran penting untuk jalur Distribusi perdagangan  ke Tokyo Kyoto
      hasil pegunungan Takayama  dan desa seniman keramik juga serta ada satu Obat dewanya yang sangat manjur saying saya ngak bias bacanya
       https://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=https://www.japan-guide.com/e/e6080.html&prev=search
      Hida :
      Adalah kota kecil penghasil Kayu paling berkualitas  dengan ahli2 kayunya 
      Pemandangan sekeliling nya indah dengan  dilintasi sungai besar berasal pegunungan takayama
      Dan yang paling unik ada jalan yang berjejer rumah2 kuno dan ada selokan kecil yang isinya ribuan ikan koi besar2  untuk menandakan Bahwa terdampak Bom Atoom  jaman Hirosma  Nagasaki telah Clear dan Hida ini melaui selokan kecil berisi ikan koi gede2 menjadi terkenal seantero negrinya dan universal
      https://www.google.com/destination?q=ada+apa+di+hida+furukawa&client=firefox-a&rls=org.mozilla:en-US:official&channel=fflb&site=search&output=search&dest_mid=/m/02jbp_&sa=X&ved=2ahUKEwjY9Na3-JfbAhXaXCsKHe8bDX8Qri4wGXoFCAEQmQE#dest_mid=/m/02jbp_&tcfs=EhoaGAoKMjAxOC0wNi0wNhIKMjAxOC0wNi0xMA 
      https://www.infojepang.net/info-wisata-di-takayama/
      GERO ONSEN
       
       http://video.metrotvnews.com/kokoronotomo/5b2E9mMN-jalan-jalan-di-gero-onsen-gassho-mura
      satu kota  wisata sungai dan onsen umum saying saya dating nya kepagian coba kalo nginap di Gero atao agak sore kemalam tentu mataku berbinar2-binar dengan onsen bareng  nyampur cewe cowo disana  huhuiii jangan Omes ya tradisi mandi bareng  /onsen merupakan suatu kehormatan bagi tradisi local bahwa kita termasuk satu keluarga besar saat itu
      semuanya berdekatan dengan Perfektur Gifu Hanya dengan 175000 Yen  kita bias mengunjungi mtempat tempat ini semua  bias dari Tokyo atau dari Osaka  tentunya berbeda beda JR nya  ingin nyaman beda sikit pegang lah JR pass ingin irit  intip cara sibocah tua nakal mengirit  http://video.metrotvnews.com/kokoronotomo/5b2E9mMN-jalan-jalan-di-gero-onsen-gassho-mura
      Perjalanan Ko Acong nano nano rasanya  tanpa kendalal dan berbagai hambatan terjadi tak sukses namanya  secara “ sibocah tua nakal “  (yang tidak bisa Bhs asing Gadget Low  dan segala kekurangannya }
      Kendala pertama yang menghambat perjalananb saya 5 Hari
      Sbb  : teledor nya saya dikala nukar Turis pass tidak dibaca 
      Saya beli tiket terusan pass Alpine Takayama Matsumoto  sudah Betul
      Namun petugas di JR Tokyo Lalai salah menempelkan ke Kartu Jr west Pass
      Nah kendala pas mau digunakan ditolak oleh petugas lapangan  satu petugas ke  petugas lainyaq tetap ditolak lebih dari 5 orang  waduh apa daya saya sekarang secara saya bawa uang benar2 Dibatas Mutlak hanya 20000 yen untu uang saku selama seminggu 
      Begitu lunglai pass lirik ada japan turis informasi  nah saya coba deh 
      Plis help mi talk Bahasa ????? bengong tuh semua 
      Aduh kumaha atu ieu the wot hepen cantik
      Keluar deh seorang atasannya sambil bawa Hp gede sebesar buku
      Mulai dia taktik tuk eh keluar  suara Indonesia   apa yang bisa kami bantu
      Saya jawab apa macam persoalannya  masih ngak nyambung pake Suara inputnya
      Nah disini bodoh tapi pandai (bawaan sejak lahir ) nya sibocah tua nakal secara saya pernah utak atik Tranlate Bhs ku ketik juga via Abjad  BINGO nyambung deh walo lama mereka sabar
      Sudah tau masalahnya  langsuk bikin Maklumat sakti untuk kepala setasiun  bla blab la mohon untuk Membantu  Lao ye #bos tua ---ini yang salah adalah Pihak JR Tokyo dan ada Catt CP pejabat Jr pusat
      Namun tetap  ada saja tiap ganti perfektur kendala terjadi  saya keluarkan jurus  nakal nya sampe kepala stasiun berkenan keluar kandang nya  dengan pake Googele tralate suara dikencangkan  heboh kan hehehehe swibocah tua nakal punya mainan baru








      Fr Alpine2018.docx













    • By itsmeu
      안녕하세요~~ (Annyeong haseyo, Hello)
       
      Pertama-tama,Alhamdulillah, finally, akhirnya meu menjejakkan kakinya di Korea Selatan. Setelah nabung nabung, momok visa yang menakutkan akhirnya guys, aku berangkat juga ke salah satu country goals akooh, secara basicnya ak emang anak yg doyan korea-an baik kpop/drama dr jaman full house.
      Tanpa banyak curcol lagi...FR yg sudah aku janjikan pas nulis thread malaka...check it out...
       Jadinya tanggal 28 April – 5 Mei 2018 kemarin aku dan 2 tmnku berangkat ke negeri gingseng.
      Tiket pesawat Air Asia: PP 3.78jt + bagasi 1 (20kg) = 4.28 jt
      Lokasi penginapan: BB Hostel Hongdaeline (KW hongdaeline) : 380000 won/seminggu (private bathroom,kamar isi ber3 aja)
      Sebelumnya ak kasih dulu summary itin 1 minggu di Seoul:
      28/04: Nginep di Incheon T2
      29/04: Gyeongbokgung Palace, Bukchon Hanok Village
      30/04: Ewha University dan sekitarnya, Namdaemun Market, Namsan Tower
      01/05: Nami Island, King sejong statue, kyobo bookstore, cheonggyecheon stream, Myeongdong
      02/05: Itaewon, Myeongdong dst
      03/05: Napak tilas Kpop lol (Entertainment company,kroad star, Gangnam), seoul national univ (SNUFestival)
      04/05: Pendakian gunung Acha (Achasan), DDP, Lotte mart pusat, Seullo, Hongdae street, Hangang river
      05/05: Jimjilbang/Sauna, BT21 Hongdae store dan sekitarnya, ewha lagi, siap siap perjalanan pulang
      Jujur ini itin sebenernya full banget hahaha karena ternyata jalan kaki di korea itu jauh-jauh dan di indo kebiasaan dimanjain abang ojol...kaki bengkak tapi hati bahagia no problemo
      to be continue~~
    • By ko Acong

      Berapa Biaya perjalanan saya selama seminggu sejak sari Bandung - Japan - Bandung? Berikut rinciannya:
      Tiket Pesawat CGG - Narita - CGK PP: Rp. 2.420.000,- Bus Bandung - Jakarta PP: Rp. 230.000,- Turispass Matsumoto Alpine Takayama  @17500 yen: Rp. Rp 2.275.000.- Bus Narita - Matsumoto @11.000 yen: Rp. 1.430.000.- Hostel Cabin dan Hotel 5 malam x 500.000.-: Rp 2.500.000.- (Gratisss tis dari Voucher Agoda) Bus Narita - Matsumoto seharusnya PP @12000 yen: Rp. 1.560.000,- Uang saku buat makan  minum kopi ngemil dan tiket masuk berbayar, bawa Cash 20000 yen sisa 3850 yen, terpakai 16150 yen: Rp 2.100.000.-  
      Jika tranportasinya di campur ala saya: Bus 1.430.000 + Matsumoto alpine Turispass Rp. 2.275.000 = Rp. 3.705.000 (hemat Rp 1.015.000.-)
      Note: Ada yang kasih tiket Narita - Tokyo bus, lumayan irit 2000 yen atau Rp 260.000)  
       
      Total pengeluaran Pasti semuanya Trip Tokyo, Matsumoto, Narai, Hida, Gero, Gifu, Ena, Toyama, Nagano, Nagoya, Takayama dan masih bisa ke tempat lainya adalah:
      Simulasi bila pake JR Pass perbedaannya: 27000 Yen
      Tiket Opsional Alpine Route: 9300 Yen
      Jumlah 27000 - 9300 = 36300 yen (Rp 4.720.000.-)























    • By Dantik
      Hello guys!
      Udah lama nih ga bikin FR. Mumpung masih seger biar ga lupa kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya di Yunani.
      Hari 1, 5 Mei 2018
      Penerbangan langsung dari Singapore – Athens memakan waktu 12 jam. Setelah sampai di Athens ada 3 pilihan transportasi dari bandara ke kota. Pertama menggunakan taksi tarif flat sekitar 38 euro, kedua menggunakan Metro 3 tarif 10 euro, ketiga menggunakan Bus X95 tarif 6 euro. Kami menggunakan Bus X95 Airport – Syntagma Square 6 euro, perjalanan sekitar 45 mnt tergantung arus lalu lintas. Kami menginap di daerah Syntagma Square.
      1.The Athenian Trilogy
      Tujuan pertama adalah The Athenian Trilogy yaitu National Library, University of Athens dan Academy of Athens. 3 neoklasik bangunan di Jalan Panepistimiou tidak jauh dari tempat kami menginap.

      2.National Archaeological Museum
      Kemudian National Archaeological Museum. Dari National Library bisa mengggunakan Trolley Bus 2,4,5,11,15. National Archaeological Museum adalah museum arkeologi yang terpenting di dunia. Tempat artefak Yunani diantaranya Patung Zeus dan Kuda dengan Joki yang terkenal itu. Tiket masuk 10 euro.

      3.Syntagma Square
      Kemudian dari National Archaelogical Museum kami kembali ke Syntagma menggunakan Trolley Bus yang sama. Di Syntagma Square kami melihat pergantian prajurit di depan Gedung Parlemen (The Tomb of The Unknown Soldier). Pergantian prajurit yang berlangsung sekitar 15 menit setiap jamnya.

      4.National Garden dan Zappeion
      Setelah itu kami berjalan melewati National Garden dan Zappeion.

      5.Panathenaic Stadium
      Kemudian menuju Panathenaic Stadium. Di Panathenaic Stadium ini kami hanya foto dari luar.

      6.Temple of Olympian Zeus
      Dari Panathenaic Stadium kami berjalan ke Temple of Olympian Zeus. Di sini kami membeli tiket kombinasi Acropolis sebesar 30 euro mencakup Temple of Olympian Zeus, Acropolis, Roman Forum and Tower of the Winds, Hadrian's Library, Ancient Agora dan Kerameikos.

      Beberapa meter dari Temple of Olympian Zeus berdiri Arch of Hadrian.
      7.Plaka
      Dari Arch of Hadrian kami menuju Acropolis. Melewati Melina Merkouri , Monument of Lysicrates / Plaka. Di sini banyak menjual souvenir dan tempat makan.

      8.Acropolis
      Dari Plaka kami menuju Acropolis. Sayang, kami tidak ke Acropolis Museum karena sudah terlanjur masuk ke pintu masuk bagian tenggara Acropolis. Masuk menggunakan tiket kombinasi yang sudah kami beli.
      Acropolis adalah tempat yang wajib dikunjungi jika kita berada di Athena. Acropolis yang berada di atas bukit melewati beberapa bagian yaitu The Ancient Theatre of Dionysos, The Stoa of Eumenes, The Odeion of Herodes Atticus.

      Setelah melewati itu semua dari pintu tenggara, akhirnya kami berada di pintu gerbang Acropolis. Propylaea merupakan pintu utama Acropolis. Di sebelah kanan Propylaea kita akan melihat kuil Athena Nike.

      Setelah masuk di sebelah kiri kita akan melihat Erechtheion. Di sebelah kanan kita akan melihat Parthenon, kuil yang terbesar dan paling termasyur di Acropolis.

      Dari Acropolis kami keluar dari pintu barat melewati bukit Areiospagos menuju Ancient Agora.
      9.Roman Forum and Tower of the Winds
      Sayang, Roman Forum and Tower of the Winds sudah tutup pukul 15:00. Jadi kami hanya bisa melihat dari luar. 

      10.Hadrian's Library
      Sayang, Hadrian's Library juga sudah tutup pukul 15:00. Jadi kami hanya bisa melihat dari luar. 

      11.Ancient Agora dan Temple of Hephaestus
      Untungnya Ancient Agora belum tutup hingga pukul 20:00. Ancient Agora adalah contoh yang paling terkenal dari agora Yunani kuno dan terletak di barat laut Acropolis. Di dalam Ancient Agora ini terdapat Temple of Hephaestus dan Stoa of Attalos.

      12.Kerameikos
      Dari Ancient Agora kami buru-buru ke Kerameikos ternyata sudah tidak bisa masuk lagi karena sudah mau tutup. Cuma bisa lihat dari luar, hiks...

      Kami kembali ke penginapan melewati Thession Station, Monastiraki Sq. / Flea Market.
      Kami menginap di Small Funny World Athens Hostel, dekat dengan jalan Ermou. Berada di tengah antara Syntagma dan Monastiraki.

      Itulah itinerary hari pertama kami di Athena. Menurut kami Athena bisa dikunjungi dalam satu hari. Karena area yang cukup kecil berada di tengah kota sehingga mudah dijangkau dengan berjalan kaki.
       
       
       
       
    • By Gulali56
      Jadi ceritanya saya ke Bali dapet promo Traveloka discount 100rb utk pesawat domestik. Gara2 gagal mulu dpt tiket murah di tahun ini, akhirnya saya memutuskan solo traveling domestic aja sekalian cari jodoh #eh..
      Rata-rata orang Indonesia ke Bali itu se-rombongan jadi bisa share cost sewa kendaraan atau kalau pergi sendiri or berdua pun pastilah sewa motor, moda transportasi termurah dan tercepat.
      Nah apa jadinya kalau ke Bali sendiri aja, mau ketempat jauh-jauh kemahalan utk sewa mobil, plus gak bisa nyetir motor kayak saya.
      Walaupun Blue bird taxi, Grab/Uber dan Gojek sudah masuk Bali, ternyata mrk itu hanya bisa beroperasi di wilayah tertentu saja (mostly seputaran Kuta-Legian-Seminyak). Dan yang pasti di Ubud dilarang.
      Padahal saya tiap kali ke Bali , kudu wajib ke Bebek Bengil cabang Ubud.  Khan pusing tuh.
      Setelah browsing kanan kiri , justru dari Traveloka juga lah ketemu alternatif bus hop on hop off di Bali. YAY..
      Namanya Kura Kura Bus. Perusahaan bus ini masih tergolong baru di Bali, baru 5 tahunan, sehingga gak banyak yang tau. 
      Jangkauan area bus nya masih sekitar yang umum2 must-to-do spot di Bali . 

      Untuk harga tiket nya cukup ekonomis one way rata-rata dibandrol Rp 20ribu kecuali ke Ubud Rp 80rb.
      Selain itu juga ada day pass nya. Untuk 1 hari (Rp 100.000), 3hari (Rp 150,000) dan 7 hari (Rp 250,000) . 
      Berhubung saya butuhnya ke Ubud, jadilah saya ambil day pass 3 hari, biar ekonomis. Beli via website nya jadi Rp 135,000.
       
      Saya menginap di Seminyak Square hotel yang terletak persis disamping Seminyak Village yang juga merupakan halte stop 2 jalur Kura Kura Bus line 3 dan 4.
      Karena saya ceritanya mau makan siang di Bebek Bengil, saya ambil keberangkatan dari DFS (terminal pusat) yang jam 11 pagi.
      Ambil line 4 dari Seminyak Village yang jam 09.56 AM. Karena bus pertama , bus nya on time.
      Sampai di DFS jam 10.40-an liat-liat T-galeria Mall dulu sekalian numpang ngadem dan ke wc.

      Bis line 5 ke Ubud , teng brgkt jam 11  dari DFS.
      Halte stop: Alaya Ubud Resort
      Terletak persis disamping resto Bebek Bengil.



      Saya tiba di Bebek Bengil jam 12.45.
      Kelar makan siang dan leyeh2 dulu di bale-bale resto ngilangin pegel2,  baru deh saya menanti bus berikutnya utk ke Puri Lukisan Museum jam 14.20
      Halte stop : Puri Lukisan Museum 
      Halte ini cocok utk yang mau ke Museum Blanco, Bukit Campuhan ataupun ke Babi Guling Bu Oka.
      Berhubung saya blm pernah ke Bukit Campuhan, jadilah saya kemari. Jalan pelan2 ke Museum Blanco dulu biar matahari gak terlalu terik.
      Apa daya krn saya gak tertarik masuk ke Museum Blanco, akhirnya saya jam 3 sore nanjak ke Bukit Campuhan , matahari berasa ada 3 biji alias masih panas pol.

      sisi bagusnya jam segini masih sepi, sisi gak bagusnya saking panasnya saya sendiri ampe ogah berhenti2 buat foto.

      Terus terang saya gak tll impress sama bukit Campuhan ini, saya malah langsung fokus ke Cafe dan Spa Karsa yang merupakan resto dan spa kecil samping pematang sawah setelah melewati Bukit gak penting ini. Sori to say ye.. Mungkin krn ga ada yg motoin, dan saya bukan tipe yg niat2 amat selfie kalo kepanasan . Terus ngapain kemari ye..

      Setelah menghabiskan satu kelapa dan foto2 di sawahnya sampai mati gaya krn matahari mulai terbenam saya pun memutuskan balik ke halte bus utk mengejar bus terakhir jam 18.55.
      Kesimpulan dari trekking dadakan ini, 2km uphill itu ditempuh +/- sejam tp pas pulang bisa +/- 30menitan..
      Karena takut ketinggalan bus, saya udh nongkrong dari sejam seblmnya di cafe seberang halte sambil ngopi2 dan numpang ke wc.

      Basically jam 18.55 itu udh gelap bgt sampai takut ketinggalan bus karena  gak keliatan.  Untungnya saya udh reserved via web, jadi nya supir bus nya sih udh tau bakal ada penumpang yg nungguin, scr saya cuma satu2nya penumpang mlm itu.

      Jam 08.30 malam akhirnya sampai juga di terminal DFS.
      Karena sudah gak kuat bermacet2 di area Seminyak, saya sambung naik gojek ke hotel. Tp nasib dapet tukang ojek org jawa alias nyasar2 muluk jd scr waktu gak beda jauh dgn misalnya saya pake Kura kura bus.. kesel... 
      Kelebihan Kura Kura Bus:
      + cukup ekonomis utk area  yang gak bisa dijangkau oleh kendaraan online.
      + bis ber-AC, ada free wi-fi dari telkomsel dan ada colokan listrik buat nge-charge selama mati gaya di bis.
      + memiliki aplikasi dan website informatif dengan pilihan bhs yang beragam dari Indonesia, Inggris, Jepang, Rusia, Korea, China
      + CS memiliki bhs inggris dan jepang yang cukup memadai .
       
      Kekurangan:
      - memakan waktu yang sangat lama apabila harus pindah line. Contoh dari seminyak village mau ke Ubud, dari  line 4 harus ke DFS utk pindah ke Line 5. Total perjalanan jadi 3jam misal dibandingkan dgn naik kendaraan direct ke tujuan yang hanya 1-1.5jam.
      - halte bis ke-2,dst biasanya hanya palang di pinggir jalan dan tidak ada tempat parkir sehingga bis tidak bisa menunggu lama
       - belum menjangkau area2 di utara Bali, ataupun area Canggu yang mulai jadi tujuan wajib turis
      - interval bis utk Ubud line 2 jam sekali, sehingga kurang flexible 
      - Aplikasi utk memonitor bis sangat tergantung gps bis maupun provider yang kadang angot2an..
       
      Kesimpulannya bis ini lumayan oke utk solo traveler yang mau ke area Nusa Dua, Jimbaran maupun Ubud.
      Sedangkan kalau tinggal /explore di area Legian-kuta-Seminyak,  lebih murah dan cepat naik ojek online saja.
       
      Kura Kura Bus
      http://kura2bus.com/
      Interval bus:
      a. Line 1 : every 90 minutes, 10 rounds per day
      b. Line 2 : every 90 minutes, 9 rounds per day
      c. Line 3 : every 20 minutes, 38 rounds per day
      d. Line 4 : every 45 minutes, 17 rounds per day
      e. Line 5 : every 2 hours, 5 rounds per day
       
       
       
       
    • By chrizz_msweb
      Raja Ampat adalah salah satu tempat wisata bahari terbaik di dunia. Menurut CNN Travel, Raja Ampat adalah tempat diving terbaik nomor lima di dunia. Untuk menuju Raja Ampat, jalur nya dari Jakarta lumayan jauh. Dari Jakarta, penerbangan harus melewati Makassar, lalu dilanjutkan ke bandara Domine Eduard Osok di  Sorong. Dari Sorong, terdapat dua pilihan, yaitu langsung terbang menggunakan pesawat kecil ke Waisai, atau dengan menggunakan perahu. Jarak dari bandara Sorong ke pelabuhan sekitar 10 menit dengan taksi. Untuk penginapan, biasanya turis menginap di salah satu dari empat pulau : Waigeo, Gam, Kri, dan Arborek. Pemilik penginapan bisa diminta menjemput kita di Waisai.  Dalam trip ini, saya menginap di pulau Gam. Harga penginapan di sini sekitar 700 ribu per malam termasuk makan 3x. Kebanyakan penginapan di sini sudah termasuk dengan makan karena agak susah mencari warung atau restoran di Raja Ampat. Listrik juga agak susah, genset hanya menyala dari sore sampai tengah malam.

      Penginapan di pulau Gam dan kebanyakan penginapan lain berupa gubuk yang menjorok ke laut. Dari depan kamar, bisa langsung loncat ke air untuk snorkeling. Bahkan kadang saya melihat ikan hiu dan Lion Fish lewat persis di depan kamar, tidak perlu jauh jauh ke tengah laut. Jangan khawatir dengan hiu, hiu yang lewat adalah hiu kecil yang justru langsung kabur begitu ada seseorang masuk ke air. Saya tidak mendapatkan foto hiu di sini, mereka kabur sangat cepat. Foto Lion Fish saya dapatkan hanya di depan kamar. Sedangkan Mooray sekitar 20 meter dari penginapan.

      Kegiatan yang saya lakukan tiap hari adalah freediving. Saya jarang melihat orang diving di sini, hanya di sekitar dermaga Arborek. Mungkin diving dilakukan di lokasi tersendiri. Dermaga di Arborek cukup ramai, tidak seperti di Gam. Banyak yang berenang di pantai, baik turis lokal ataupun asing. Banyak juga anak-anak warga lokal yang berenang dan bermain kano.
      Pengalaman baru yang saya dapatkan di Raja Ampat adalah berburu foto Manta. Kenapa saya sebut berburu ? Karena untuk melihat Manta ternyata tidak mudah. Guide kita mengatakan hal tersebut karena ikan Manta tersebut tidak sedang makan, jadi mereka bergerak terus. Di sekitar Manta Point, kita berputar2 dahulu mencari ikan Manta. Setelah menemukan Manta, tidak bisa langsung masuk ke air, namun perahu harus cepat-cepat ke depan Manta tersebut, masuk ke air perlahan-lahan, baru menunggu Manta tersebut lewat. Kalau ikan Manta nya ternyata berubah arah, kita harus cepat cepat naik ke perahu lagi, lalu ke depan ikan Manta lagi, lalu turun lagi. Hal ini dilakukan berkali-kali sampai dapat. Agak melelahkan memang. Namun kita mendapatkan bonus. Saat sedang asik berburu Manta,  tiba2 ada lumba-lumba yang lewat. Langsung kapten kapal mematikan mesin agar lumba-lumba tersebut tak takut mendekat. Bahkan mereka sampai menempel2 ke kapal seperti sedang memeriksa.

      Binatang laut unik yang saya temukan adalah Spider Jellyfish dan Hammerhead Fish. Saya tidak pernah melihat dua binatang itu di tempat lain.
      Yang paling terkenal di Raja Ampat adalau pulau Wayag. Bila melihat iklan wisata Raja Ampat di televisi atau di papan iklan, itu adalah pulau Wayag. Ada bukit yang cukup tinggi di Wayag yang dari sana bisa melihat gugusan pulau unik sekitar Wayag. Sayang lokasi nya sangat jauh dan biaya nya mahal. Saya memutuskan tidak ke Wayag untuk menghemat waktu dan biaya. Gantinya, kita ke pulau Pianemo. Pianemo disebut juga little Wayag, terdapat bukit juga yang bisa melihat kepulauan sekeliling, walaupun tidak setinggi Wayag.
      Selain kaya akan alam bawah laut, di raja Ampat juga terdapat binatang darat yang cukup unik. Ada Kuskus yang mencuri makanan yang kami letakkan di luar kamar. Saya juga melihat kadal, kepiting, dan laba-laba yang ukurannya lebih besar dari yang biasa ada di tempat lain.
       
      Foto lengkap: https://chrizz-photography.blogspot.co.id/2018/05/keindahan-bawah-laut-raja-ampat.html
       






    • By anna22

      Hi,
      Tanggal 18 - 27 April 2018 kemarin, gw dan kedua ortu baru aja trip ke Jepang. Untuk FR detilnya nanti ya karena lagi sortir foto2 dulu. Tapi di tulisan ini, gw akan kasih sedikit gambaran tempat-tempat yang dikunjungi selama disana.
      18 April - Penerbangan pagi, sampai di Narita Sore, malamnya menuju Shinjuku Express Bus Terminal. Jam 11 malam naik sleeper bus menuju Osaka.
      19 April - Menginap di Osaka 2 malam. Sampai Osaka, jalan2 menggunakan Osaka Amazing Pass for 1 day. Yang pada akhirnya tercapai adalah Osaka Castle, naik Giant Tempozan Ferris Wheel, Santa Maria Cruise, dan Tsutenkaku. Sempat makan di Matsuri (halal restaurant).
      20 April - ke Kyoto. Pertama menuju Arashiyama Bamboo Forest, lanjut ke Kinkakuji, dan Fushimi Inari Shrine. Sempat makan di Ayam-Ya (Halal Ramen). Malamnya mampir ke daerah Dotonburi Namba sebelum kembali ke Guesthouse.
      21 April - Menuju Kanazawa sebagai base menginap selama 2 malam. Pengennya di Toyama, tapi hotel-hotelnya mahal. Siangnya jalan-jalan di Kenrokuen Garden, makan siang di Omicho Market, dan sorenya ke Contemporary 21st century Art Museum.
      22 April - 1 hari dihabiskan di Tateyama Kurobe Alpine Route. Berawal dari Toyama, berakhir di Nagano, semuanya tercover oleh Tateyama Kurobe Option Ticket (9000 yen). Dari Nagano kembali ke Kanazawa (sekitar 1 jam menggunakan kereta cepat.
      23 April - pagi-pagi check out naik shinkansen menuju Aomori. Sampai ryokan di Aomori sekitar jam 2 siang. Jam 3 berangkat ke Hirosaki Station (45 menit) untuk menuju Hirosaki Park. Di tanggal 21 April s.d. 6 Mei 2018 sedang diadakan sakura festival. Disini tamannya buka sampai malam dan ada seperti pasar malam juga, mirip pasar malam di Indonesia lho, ada penjual makanan, permainan, rumah hantu, sampai pertunjukan motor (itu lho yang motornya bisa muter2 di dalam tong, tau kan? hehehehe).
      24 April - Check out untuk menuju Tokyo. Menginap di tokyo 3 malam (airbnb daerah Ryogoku). Sampai sekitar jam 11 siang, tapi mampir di Akihabara (stasiun transit) untuk makan Coco Curry Halal (enaaaak). Jam 1 bisa early check in. Sore-nya keluar jalan menuju Shibuya, Harajuku, dan Odaiba.
      25 April - Awalnya ingin ke Hitachi Seaside Park lalu ke Ashikaga Flower Park, tapi hari ini hujaaaaaan disertai angin. Jadilah kami hanya ke Hitachi Seaside park, tapi gatot sih secara hujan dan dingin serta gloomy parah. Baju dan sepatu basah. Sorenya lgsg balik aja ke Tokyo, tapi mampir ke Ueno-Ameyoko Market (karena emang akan transit di sini) untuk beli halal kebab dan ayam panggang.
      26 April - Akhirnya di hari ini menuju ke Ashikaga Flower Park. Cuaca pun mendukung. Disini juga sedang ada festival jadi bunga2nya sedang mekar. Yang utama adalah Bunga Wisteria. Sorenya dilanjutkan berbelanja di daerah Asakusa sekalian mampir ke Kaminarimon dan Sensoji Temple.
      27 April - Flight pulang ke Jakarta sebenarnya jam 6 sore. Tapi orang tua sudah kehabisan tenaga sehingga diputuskan hanya ke Tokyo Camii sekalian Papa Solat Jumat. Jadi check out jam 10, titip koper di Nippori, lanjut ke Yoyogi Uehara Station, merupakan station terdekat. Berhubung tidak ada tempat menunggu, gw dan Mama menunggu di station. Jam 2 siang langsung saja kami kembali ke Nippori St untuk ambil koper dan langsung ke Narita Airport.
      Melihat tempat-tempat diatas, mungkin ada yang kurang familiar dan bertanya-tanya "kenapa ga kesana, kenapa ga kesini?". Jadi perjalanan dengan orang tua itu harus disesuaikan juga dengan preferensi mereka, nah ortu gw suka dengan taman, bunga, dan pemandangan serta terutama tidak terlalu menguras fisik. Sayangnya di tengah-tengah perjalanan, Mama kena flu dan batuk. kemudian kakinya juga sakit (krn mmg sudah bawaan). Jadi pada akhirnya itinerary disesuaikan dan diubah sesuai kondisi tersebut.
      Saya pakai JR pass dgn ordinary type 7 days, osaka amazing pass, kyoto bus 1 day pass, Kanazawa bus 1 day pass, Tateyama Kurobe Alpine Option Ticket, dan PASMO.
      Nah untuk detil lebih lanjut serta foto2 nanti yaaa menyusul. Sekian.
      Terima kasih sudah membaca :)