Dewi Calico

THE RICH

8 posts in this topic

THE RICH

안녕하세요, ketemu lagi sama traveler cute.
Saya akan bercerita lagi tentang sesuatu yang keren di Yogyakarta.
Bukan tentang tourism place,
Melaikan tentang sebuah Hotel.
Saya jatuh cinta dengan hotel ini.
Saya menyebut hotel ini THE RICH.
Nama sebenarnya adalah:
SAHID RICH JOGJA.

Hotel ini menurut saya termasuk hotel baru(saya tidak tau kapan di bangun) tapi dari bentuk bangunan dan desain nya semacam mencerminkan bangunan baru.
Dari bangunan gerbang,loby,swimming pool, room,dll sangat keren.
Tapi lokasinya tidak di pusat kota Yogya.
Seandainya di pusat kota Yogya aaahh pasti akan lebih keren lagi.

FB_IMG_1466749842748.jpg

FB_IMG_1466749816017.jpg

Saat itu saya menginap di lantai 13,kamar nomor 10.
Tentu saja dengan Bed yang super besar jadi saya bisa beguling kesana kemari karena tidur sendiri hahahaha.
Fasilitas kamar ada TV,Shower,AC,Wifi,peralatan mandi lengkap,sendal,Teko beserta tea coffe sugar water.
Dan view saya menghadap entah kemana arahnya hahahaha yang pasti view bisa melihat gunung dan rumah rumah penduduk.
Saat pagi hari saya bisa menikmati kecantikan gunung dan sinar matahari.
Entah apa nama gunung itu saya tidak paham.

FB_IMG_1466749833989.jpg

FB_IMG_1466749828735.jpg

FB_IMG_1466749821697.jpg

Finally saya melakukan Breakfast.
Woow lokasi breakfast nya sangat luas, desain nya keren.
Banyak makanan enak.
Dari Indonesia food sampai Western food.
Tapi saat itu saya tidak banyak makan.
Seingat saya, saya hanya makan: Nasi,mie goreng,tumisan sayur entah apa namanya,Ayam,Puding Melon-Milk,Buah semangka,Bubur Ayam,Puding Buah pepaya,Puding buah lychee, Pan Cake,Jus Apple, Smoked beef,Sup kacang merah,Kentang panggang.

FB_IMG_1466749743153.jpg

FB_IMG_1466749747494.jpg

FB_IMG_1466749734391.jpg

FB_IMG_1466749729563.jpg

FB_IMG_1466749724530.jpg

FB_IMG_1466749739055.jpg

 

Dari menu yang saya makan, saya paling suka Smoked beef, Sup kacang merah, Kentang panggang.
Disini ketika breakfast akan dilayani dengan baik.
Kebersihan tempat breakfast sangat sangat sangat bersih.

Sahid Rich Jogja Hotel menawarkan pelayanan sempurna dan segala fasilitas penting untuk memanjakan para wisatawan. 
Fasilitas terbaik hotel ini termasuk Wi-Fi gratis di semua kamar, satpam 24 jam, toko serbaguna, toko oleh-oleh/cinderamata.
Hal toko cenderamata ini saya melihatnya tapi tidak membeli hahahaha.
Dan hotel ini tepat persis disebelah Jogja City Mall(JCM).
Ada jalan khusus yang menggubungkan antara hotel dengan JCM.

THE SAHID RICH JOGJA
JL. MAGELANG KM 6 NO.18
SLEMAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

Happy traveling
Salam Dewi Calico

FB_IMG_1466749847642.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 hour ago, deffa said:

Hotel bintang 4 ya permalam berapa disini @Dewi Calico ?

@deffa wah ini murah ciinnn.. eike waktu itu kena under 600.. 500 sekian.. murah kaann dengan fasilitas mewah.. coba di Bandung aduuhh harga segini dapet bintang 3 kali ya mas deff.. Fave Braga itu saja pake breakast 450ato 460.. tanpa breakfast 400. Tanpa kolam renang.. breakfast tak cocok d lidahku heehe...

Share this post


Link to post
Share on other sites
13 minutes ago, Dewi Calico said:

@deffa wah ini murah ciinnn.. eike waktu itu kena under 600.. 500 sekian.. murah kaann dengan fasilitas mewah.. coba di Bandung aduuhh harga segini dapet bintang 3 kali ya mas deff.. Fave Braga itu saja pake breakast 450ato 460.. tanpa breakfast 400. Tanpa kolam renang.. breakfast tak cocok d lidahku heehe...

ya tergantung seh di bandung juga banyak yang bintang 4 di bawah 500. Kamu walk in soal nya jadi harga yang mereka gunakan adalah Publish Rate

bulan lalu aku nginep di Fave Braga itu 170 ribu dapat breakfast, aku kira kamu beli Online jadi aku infoin di sana karena murah dan lokasi bagus :)  

Share this post


Link to post
Share on other sites
2 hours ago, deffa said:

ya tergantung seh di bandung juga banyak yang bintang 4 di bawah 500. Kamu walk in soal nya jadi harga yang mereka gunakan adalah Publish Rate

bulan lalu aku nginep di Fave Braga itu 170 ribu dapat breakfast, aku kira kamu beli Online jadi aku infoin di sana karena murah dan lokasi bagus :)  

pertama aku chek di teaveloka 400 an. lalu aku hubungi temanku travel agen utk bantu booking.. yaa harga segitu mas deff.. hahahaha..

Share this post


Link to post
Share on other sites
15 hours ago, Dewi Calico said:

pertama aku chek di teaveloka 400 an. lalu aku hubungi temanku travel agen utk bantu booking.. yaa harga segitu mas deff.. hahahaha..

dari jauh hari gak cek nya ? 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By Putra Buana Wira
      Pernah ngelirik satu iklan di Google tentang Airy Rooms, mengklaim bahwa mereka punya banyak promo. Tertarik sih, tapi aku ngga pernah percaya dengan promo-promo online yang too good to be true. Trik marketing kan sama aja. Mereka akan menaikkan harga sebelum akhirnya dipotong dengan “diskon”. Sama juga dengan e-commerce online; belum tentu harga yang diberikan adalah benar-benar harga “promo”.
       
      Suatu hari, aku pernah lagi butuh banget tiket pesawat untuk urusan kerjaan, kira-kira bulan Januari lalu. Sempat panik cari tiket pesawat karena harus ada di venue keesokan harinya dan sudah sore. Karena kantorku pakai sistem reimburse, aku juga harus mikir harga tiketnya karena saat itu adalah tanggal tua. Panik karena tiket pesawat di beberapa platform terkenal sudah hampir habis dan menyisakan tiket yang harganya berjuta-juta. Duh!
       
      Akhirnya melirik ke Airy. Bisa dibilang Airy ini adalah pendatang baru dalam hal per-tiket-an, kan? Sebelumnya, Airy lebih dikenal sebagai penyedia kamar hotel yang murahnya ngga masuk akal, menurutku. Hahahahaha. Jadi ngga pernah pesan di sana, takut zonk.
       
      Anyway, balik ke tiket pesawat. Akhirnya aku melirik ke Airy dan melihat daftar tiket pesawatnya dengan hopeless. Hasilnya? Yaa, bener. Akhirnya benar-benar kecewa.
       
      Kecewa kok ngga dari awal aku melihat list tiket dari Airy! Kan jadinya ngga perlu panik! Harga tiket yang sama, penerbangan yang sama, bisa lebih murah di Airy! Kebetulan lagi, mereka punya promo yang iseng aku coba dan ternyata BERHASIL! Asli, aku girang banget! Logikanya, kalau harga mereka udah lebih rendah dari yang lain, pun dikasih promo jadi lebih murah, berarti mereka diskonnya ngga tipu-tipu! Wah. Salut banget sama Airy!
      Setelah booking dan bayar, tiket pesawatnya agak delay. Kira-kira setengah jam. Lumayan deg-degan tuh. Tapi positive thinking aja, mungkin sistemnya yang lagi heavy load. Setelah setengah jam, e-ticket masuk ke email, langsung ploooong! Kerjaan aman, kantong pun aman. Hehehehe.
      Langsung aja nih penampakannya :

      Sembari tadi menunggu e-ticket, aku sempat browsing-browsing kamar Airy. Kepo juga setelah disodori tiket pesawat murah. Kok banyak review yang bilang kamarnya bagus, memuaskan, dan lain-lain. Sepertinya lumayan nih untuk dicobain. Gimana-gimana, produk utamanya Airy Rooms kan kamar hotelnya ini. Bahkan ada beberapa hotel yang ada kolam renangnya! Bayangin, kamar hotel harga dua ratus ribuan, dapat fasilitas kolam renang! Wagelaseh!
       
      Buat yang lain, ngga usah mengulangi kepanikan yang aku alami kemarin, ya! Rugi waktu dan energi. Mending langsung cek harga di Airy. Udah jaminan paling murah dan banyak promo. Tapi aku tetep kecewa sih, kenapa baru ada sekarang-sekarang ini? Harusnya Airy ada dari dulu doong hiks.. Kan jadi bisa hemat dari dulu. Tapi yasudahlah, yang lalu biarlah berlalu, yang penting adalah melihat ke depan, semoga ke depannya harga Airy masih murah terus dan banyak promonya.
    • By Friesca Maryto
      Halo komunitas jalan2,
      perkenalkan saya Friesca Maryto domisili DKI Jakarta, sudah sering kepo ke sini dari 2016. tapi baru kali ini sign up sebagai anggota, karena kebutuhan.
      saat ini saya sedang menempuh pendidikan pascasarjana Magister Teknologi Informasi di Universitas Indonesia, dan sedang membutuhkan banyak responden untuk Tugas Akhir saya yang berjudul "Analisis Kualitas Website B2C: Studi Kasus Hotel Bintang 5". Jika teman2 di komunitas jalan2 pernah melakukan pemesanan kamar langsung melalui website hotel bintang 5 di Jakarta, atau mempunyai kenalan yang pernah, mohon berkenan mengisi kuesioner pada link berikut
      http://bit.ly/websiteB2C
      Ada hadiah pulsa total IDR 500,000,- untuk 10 orang yang beruntung. Pemenang akan diumumkan pada minggu ke 2 Juli. Jika ada hal yang ingin teman-teman tanyakan, jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email friesca.maryto@ui.ac.id. Terimakasih sebelumnya
       
      Cheers,
       
      Friesca
       
    • By vie asano
      Bagi traveler, menginap di hotel menjadi salah satu hal yang hampir selalu dilakukan saat traveling; walau kadang ada juga non-traveler yang rutin menginap di hotel karena alasan tertentu, salah satunya karena menyukai suasana hotel. Saya pribadi termasuk salah satu yang doyan banget menginap di hotel. Bukan karena faktor makanannya maupun fasilitas ekstra di hotel tersebut (seperti tempat fitness maupun spa), melainkan karena faktor suasananya, dan juga interior kamarnya. Dan satu lagi yang saya suka, adalah mengamati macam-macam karakter tamu yang menginap di hotel.
       
      Ya, bicara tentang hotel memang nggak lepas dari ngobrolin tentang tamu-tamu hotel. Terlepas dari apakah mereka termasuk tipe family (alias yang hanya bepergian bersama keluarga di akhir pekan), pebisnis (menginap hanya untuk keperluan bisnis), turis, maupun lansia; yang menarik untuk diamati adalah macam-macam karakter tamu hotel. Sebagai tempat bertemunya orang-orang yang memiliki kepribadian beragam, kadang ada saja karakter tamu hotel yang unik dan nyeleneh, sehingga menarik untuk diamati.
       
      Saya mengumpulkan beberapa karakter tamu yang lazim kita lihat setiap menginap di hotel. Sebagian saya dapat dari pengamatan pribadi, sebagian lainnya dengan mengamati tulisan dari mereka yang bekerja di industri hotel, serta hasil ngobrol-ngobrol dengan saudara yang pernah bekerja di hotel. Dari bermacam karakteristik tamu hotel berikut ini, manakah yang paling cocok dengan kalian?
       
      1. Tipe Ordinary
      Mungkin kebanyakan tamu hotel menganggap diri mereka biasa-biasa saja. Datang untuk check-in, istirahat di hotel maupun menikmati fasilitas didalamnya, dan check-out pada waktunya. Normalnya sih tamu hotel memang seperti itu, namun lihat dulu tipe-tipe tamu lainnya di bawah ini sebelum menganggap diri kalian adalah tamu biasa ya.
       
      *             *             *
       
      2. Tipe Selebriti
       

      Ilustrasi staff hotel sedang mencatat pesanan dari tamu, via gumtree 
       
      Maksud tipe selebritis disini maksudnya bukan selebriti sungguhan, namun para tamu yang terlalu ingin dilayani layaknya selebriti. Sebagian orang mungkin lebih suka menjuluki tamu jenis ini sebagai tamu manja. Tamu dengan tipe selebriti ini sangat suka diperhatikan, dan mereka maunya serba dilayani sebaik mungkin. Mereka suka dinomorsatukan, kadang nggak mentolelir kesalahan yang dibuat oleh pihak hotel maupun staff hotel, dan selalu menekankan jika “tamu adalah rajaâ€. Nggak sedikit staff hotel yang akan kesal dengan tipe tamu seperti ini.
       
      *             *             *
       
      3. Tipe Turis Sejati
       

      Spa di hotel, via hotels.1001tur 
       
      Tamu seperti ini datang ke hotel dengan tujuan untuk beristirahat. Mereka memilih hotel bukan karena faktor lokasi semata, melainkan karena fasilitas dan suasana yang ditawarkan oleh hotel tersebut. Karenanya, mereka suka menggunakan fasilitas hotel seperti spa dan fitness maupun berenang dan bersantai di tepi kolam renang; dan nggak sungkan membelanjakan uangnya untuk memesan makanan di hotel maupun mengikuti program tour yang diselenggarakan oleh hotel. Tamu jenis ini biasanya cenderung royal terhadap uang tip sehingga disukai oleh staff hotel.
       
      *             *             *
       
      4. Tipe Tukang Komplain
       

      Ilustrasi seorang tamu hotel yang sedang komplain, via bikashmohanty 
       
      Dari seluruh jenis tamu yang ada di daftar ini, mungkin tamu jenis ini yang paling membuat staff hotel mengelus dada. Segala macam dikeluhkan olehnya, mulai dari air kamar mandi yang lama panasnya, sampah yang telat dibersihkan, room service yang lambat merespon, dan banyak lagi komplain-an lainnya. Sebetulnya, tamu tukang komplain ini penyebabnya bermacam-macam. Ada yang memang sifat aslinya hobi mengeluh, namun ada juga yang berusaha mencari keuntungan dengan melakukan komplain ini-itu, seperti mengincar kompensasi dari hotel tersebut.
       
      *             *             *
       
      5. Tipe Kabayan
       

      Ilustrasi tamu yang bahagia, via hotelserena 
       
      Maksud dari tipe kabayan (diambil dari nama tokoh dalam cerita Sunda, Kabayan, yang dulu kerap diperankan oleh Didi Petet) disini adalah tamu yang kelihatan banget jarang menginap di hotel. Mereka selalu terpukau setiap kali masuk ke dalam hotel, selalu terlihat malu-malu, dan menganggap hotel (terutama hotel berbintang) merupakan dunia lain yang berbeda dengan dunia mereka sehari-hari. Biasanya, tamu jenis ini sangat ramah terhadap staff hotel maupun tamu lainnya, sehingga cukup menyenangkan untuk dijadikan tetangga kamar.
       
      *             *             *
       
      6. Tipe Kolektor
      Kalau tamu jenis ini murni berdasarkan pengamatan dan, uhuk, pengalaman pribadi. Mereka suka mengumpulkan barang-barang dari hotel, mulai dari barang-barang kecil seperti sampo, sabun, maupun toiletries; hingga barang-barang yang agak besar seperti sandal hotel, perlengkapan menulis, dan lain-lain. Asalkan barang tersebut ada logo hotelnya, maka barang tersebut bisa di embat untuk di koleksi. Adakah yang termasuk tipe ini?
       
      *             *             *
       
      7. Tipe Ogah Rugi
      Check-in jauh sebelum waktunya sehingga bisa masuk kamar tepat waktu, dan selalu check-out sesaat menjelang batas waktu yang ditentukan. Tujuannya supaya nggak rugi waktu selama menginap di hotel. Semua fasilitas gratisan selalu dimanfaatkan dengan maksimal, mulai dari sarapan gratis (semua menu dicoba, mulai dari semua jenis appetizer hingga dessert), toiletries, kolam renang; pokoknya tamu jenis ini selalu memaksimalkan waktu kunjungannya saat berada di hotel deh.
       
      *             *             *
       
      8. Tipe gratisan
      Nah, tamu jenis ini biasanya sering menginap di hotel, maupun mengetahui seluk beluk dunia perhotelan. Jadi mereka mengerti celah-celah untuk meminta diskon, dan malah terkadang minta gratisan.
       
      *             *             *
       
      10. Tipe Pebisnis
       

      Ilustrasi seorang pebisnis di kamar hotel, via themalaymailonline 
       
      Tamu tipe ini hanya menginap di hotel untuk keperluan bisnis. Jadi, mereka hanya menggunakan hotel sebagai tempat istirahat sementara dan jarang menggunakan fasilitas dalam hotel karena sibuk diluar. Kalaupun ada fasilitas yang sering digunakan, adalah area lounge untuk bertemu dengan tamu, serta fasilitas internet di hotel. Jika bicara, gaya bicaranya formal dan berwibawa.
       
      *             *             *
       
      11. Tipe Annoying
       

      Tetangga kamar yang hobi membuat keributan jelas menyebalkan, via motherswhowork 
       
      Nggak semua dinding hotel itu kedap suara, karena faktanya, banyak juga hotel yang memiliki dinding tipis dan berbahan non-bata. Sayangnya, nggak semua tamu hotel bisa bersikap tenang. Ada juga yang kerap menyetel TV keras-keras, ngobrol dengan keras, bahkan bertengkar tanpa malu-malu sehingga bisa didengar oleh tetangga sebelahnya maupun berpesta. Saya pernah bertetangga dengan tipe seperti ini (hobi ngobrol dengan suara keras), sehingga kami harus mengeraskan suara TV di kamar supaya suara obrolan di sebelah nggak kedengaran lagi.
       
      *             *             *
       
      12. Tipe Kombinasi
       
      Faktanya, bisa saja seorang tamu hotel memiliki kombinasi dari karakteristik yang sudah disebutkan di atas. Misalnya saja, jika menginap di hotel, saya termasuk tipe turis sejati (datang ke hotel untuk istirahat dan santai) dengan kombinasi tipe ogah rugi (check-in dan check-out tepat waktu supaya maksimal istirahat di hotelnya, haha). Dulu sih sempat jadi kolektor, untungnya sekarang sudah insyaf, hehe.  
       
      Nah, kira-kira teman-teman termasuk tipe yang mana? Jika kombinasi, kombinasi apa saja nih? Share dong! Feel free kalau mau menambahkan tipe tamu hotel lainnya yang belum ada dalam daftar ini.
       
    • By min0ru
      Khaosan World Asakusa di Tokyo merupakan salah satu hostel yang saya singgahin pada perjalanan ke Jepang Maret 2017 lalu. Hanya ada sedikit review yang bisa saya tuliskan kali ini.

      Terletak sangat strategis dipusat kota Tokyo (Asakusa), disekitaran hostel ini banyak sekali mini-market, tempat makan dan pusat perbelanjaan (khusus untuk teman-teman yang suka beli oleh-oleh untuk keluarga dirumah). Dekat pula dengan stasiun metro atau pun JR.
      Berikut ini beberapa lokasi yang terdekat dari Khaosan World Asakusa Hostel ini:
      Dari segi kamar tidur (dormitory) tidak berbeda jauh secara umum. Kebersihan kamarnya sangat terjaga. Kamar mandinya pun bersih.


      Cuma sayangnya kamar dorm sebelah kita banyak orang Indonesia yang agak norak, mereka ngobrol didepan kamar dengan hebohnya padahal sudah jam 10 PM ke atas. Selain dari hal itu, semua terasa nyaman saja. Oh iya di weekend malam suka ada live music jazz kalau tidak salah, lalu dipantry mereka juga ada food & beverages vending machine yang cukup lengkap jika tengah malam lapar atau ingin minum yang hangat-hangat tidak perlu keluar dari hostel. Sempat beli Hot Chocolate dengan harga ¥100 (kalau tidak salah).
      That’s it! Hope this help buat yang lagi milih penginapan di Tokyo.
      Cheers!
      colek @deffa @twindry
    • By Ronny.handoko
      Selamat malam,
      Mohon infonya ,sy rencana akan liburan keBali.berhubung saya berangkat sekeluarga dan sy tdk bawa kendaraan pribadi,tlg infonya hotel yg recomended bagi keluarga ,hotel yg nyaman dan sekitarnya cocok untuk jalan2 keluarga, kuliner,juga bersantai .
      Mohon infonya .
      Makasih 
    • By andiana
      Nginep di hotel di kota sendiri berasa aneh buat saya. Karena diminta menemani teman yang datang dari Jakarta, jadilah sekalian bikin blog post untuk salah satu hotel murah meriah berbintang tiga di Jalan Riau ini.
      Tebu Hotel (JANGAN TERTUKAR DENGAN GRAND TEBU HOTEL YA! ) nyempil banget lokasinya. Persis di sebelah de Pavilion dan Serela. Jadi, kalau dari arah Laswi, kamu bakalan ketemu dulu sama GRAND TEBU HOTEL sebelum akhirnya ke TEBU HOTEL. 
      Persis di seberang Jalan Cimanuk, setelah Jalan Lombok (yang ada KFC di pojokan jalan itu lho) kalau naik mobil, jangan ngebut yak. Pas lihat de Pavilion, pelan-pelan deh, karena setelah itu kamu bakalan nemu TEBU HOTEL yang nyempil itu.
      Udah ya, gak akan nyasar kan?  
      Baca ulasan santai saya di sini dan boleh komentar buat kamu yang pernah nginep di sana.
      Ke Hummingbird tinggal jalan kaki ke Jalan Progo (kagok lho kalo pake mobil atau motor. sekalian olahraga lah). Ke Giggle Box juga jalan kaki. Ke Masjid IStiqomah juga jalan kaki. 
      Gak jauh dari Pasar Cisangkuy. Kuy!
      Nyari Markobar Martabak? Jalan kaki aja, sekalian nongki di Bober Cafe yang suka jadi tempat gaul 24 jam. Asik deh kalo ke sana.