Hasdevi Agrippina Dradjat

Melihat Berbagai Rekomendasi Makan Seafood di Jakarta yang Sayang untuk Dilewatkan

30 posts in this topic

Memakan seafood mungkin saja menjadi salah satu lifestyle dimana banyak orang sekarang menggemari makanan yang satu ini. Nah, bagaimana jika kamu menyambangi kota Jakarta sambil menikmati seafood di kota ini?

Jakarta rupanya juga memiliki banyak referensi restoran yang dapat kamu sambangi terutama untuk kamu yang ingin menikmati makanan seafood. Nah, apakah kamu penasaran dengan rekomendasi tempat makan seafood di Jakarta?

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam melihat berbagai rekomendasi makan seafood di Jakarta yang sayang untuk dilewatkan. Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

 

1. Aju Pantai Indah Kapuk

1.jpg

Aju Pantai Indah Kapuk via Opensnap

2.jpg

Kuliner seafood via Kaskus

 

Untuk mengawali perjalanan wisata kulinermu selama berada di Jakarta dan ingin menyambangi seafood, kamu dapat memulainya dengan menyambangi Aju Pantai Indah Kapuk yang satu ini.

Destinasi wisata kuliner ini menawarkan kuliner seafood yang sangat nikmat dan tentunya dapat kamu nikmati. Aju sendiri terletak di kawasan Food Plaza, Jalan Outer Ring Road, Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

Pasar Pantai Indah Kapuk memang terkenal dengan seafoodnya yang nikmat dan harga yang tergolong terjangkau. Bagi kamu yang bingung ingin pilih yang mana, kamu bisa memilih Aju yang satu ini.

Salah satu rekomendasi kuliner yang dapat kamu coba di Aju ini adalah ikan bakar rica-rica dengan sambal. Rasanya begitu nikmat dan bahkan kamu juga dapat meminta sambal ekstra jika kamu ingin.

Selain itu, kamu juga dapat mencoba kepiting asap dan kerang bambu saus padang yang rasanya nikmat. Jika kamu ingin memakan makanan yang cepat tersaji, kamu dapat mencoba untuk memilih memesan calamari dan nasi sembari menunggu kepitingmu datang.

Daging kepitingnya cenderung manis dan empuk. Kamu juga dapat mencoba untuk mencicipi cumi telur asin dan juga kailan bawang putih. Kamu juga dapat mencoba untuk mencicipi ikan kue bakar pedas yang bumbunya terasa di seluruh ikan.

Range biaya yang harus kamu persiapkan untuk mencoba mencicipi seafood di tempat ini adalah sekitar 200.000 rupiah untuk dua orang.

 

2. Kerang Kiloan Pak Rudi Blok M

3.png

Kerang Kiloan Pak Rudi Blok M via Foody

4.jpg

Kerang Kiloan Pak Rudi via Jajalable

 

Selanjutnya, inilah dia salah satu destinasi wisata kuliner seafood yang dapat kamu sambangi di Jakarta. Tempat ini adalah Kerang Kiloan Pak Rudi Blok M.

Bagi kamu pecinta kerang sejati, dapat mencoba untuk menyambangi tempat ini. Tempat ini dibuka dari pukul 5 sore hingga sold out. Nah, pastikan kamu menyambangi tempat ini pada waktu yang tepat, ya.

Karena dinamakan sebagai kerang kiloan, sehingga sekalinya kamu memesan, kamu diharuskan untuk memesan dalam bentuk per kilo. Kamu bisa mencoba menikmati kerang dara ataupun kerang bamboo ketika menyambangi tempat ini.

Beberapa bumbu yang tersedia di sini adalah garlic butter, cheesecream, mushroom, saus padang, saus tiram, saus barbeque, sambal matah dan masih banyak lainnya.

Salah satu rekomendasi kuliner yang dapat kamu coba ketika menyambangi tempat ini adalah kerang hijau goreng dengan menggunakan saus nanas asam manis.

Kerang yang tersedia di sini sangat enak, fresh dan juga memiliki harga yang terjangkau. Kamu juga dapat memesan kerang dengan dilengkapi berbagai jenis sambal sesuai dengan preferensimu.

Range biaya yang harus kamu siapkan adalah sekitar 150.000 untuk sekitar 2 orang.

 

3. Seafood Ayu Kelapa Gading

5.jpg

Seafood Ayu via Doyan Kuliner

 

Selanjutnya, inilah dia sebuah tempat wisata kuliner yang dapat kamu sambangi di Jakarta. Tempat wisata ini adalah Seafood Ayu yang terletak di Jalan Raya Boulevard Barat, Belakang Gedung Gading Marina.

Tempat ini memang berupa seafood tenda tetapi tempatnya sangat ramai. Beberapa rekomendasi jenis kuliner yang dapat kamu cicipi di sini adalah ikan kue bakar (berukuran untuk dua orang), cumi goreng tepung, cumi saus padang, dan kerang rebus.

Ikan kuwe bakar adalah salah satu rekomendasi kuliner favorit di sini. Bahkan konon, jika kamu mendiamkan ikan ini dan memasukkannya ke dalam kulkas tetapi rasa ikan kuwe bakar ini tetap saja nikmat dan lezat.

Sementara itu, kerang dara rebus terasa sangat nikmat terutama jika dimakan dengan sambal yang dicampur dengan nanas. Ya, rasa kuliner ini memang sangat nikmat.

Cumi gorengnya juga terasa sangat lezat dan nikmat. Selain itu, kamu dapat mencoba untuk mencicipi cumi saus padang. Cumi saus padang menawarkan bumbu legit ringan dan rasa yang pedas.

Bagi kamu yang tidak begitu menyukai rasa pedas, kamu dapat mencoba untuk memesan kepada pihak restoran agar cumi yang ditawarkan tidak begitu pedas. Hal ini karena biasanya standar di restoran ini memang sangat pedas.

Masalah harga juga tergolong tidak begitu mahal. Untuk melengkapi referensi wisata kuliner seafoodmu selama berada di Jakarta, kamu dapat mencoba untuk menyambangi restoran ini.

 

4. Cut The Crab

6.jpg

Cut The Crab via Manual

 

Masih penasaran dengan referensi wisata kuliner seafood lainnya di Jakarta? Kali ini, kamu dapat mencoba untuk menyambangi Cut The Crab yang satu ini.

Ada tiga cabang restoran Cut The Crab yang dapat menjadi referensimu. Restoran tersebut adalah Senayan, Pantai Indah Kapuk dan Kelapa Gading.

Lokasi tepat dari restoran cabang Senayan adalah Jln Cikajang 32, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sementara itu, lokasi tepat dari restoran cabang Pantai Indah Kapuk adalah Rukan Garden House Blok B Nomer 1B, Jakarta Utara.

Lokasi tepat dari restoran cabang Kelapa Gading adalah  Jalan boulavard Barat Raya Blok LC-6 No.7, samping Dunkin Donut.

Restoran Cut The Crab sendiri dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian area merokok dan tidak merokok. Bagian merokok terdapat di luar restoran dan berdekatan dengan tempat parkir. Sementara itu, bagian yang tidak merokok terletak di dalam restoran dengan kapasitas sekitar 40 hingga 50 meja.

Menu utama yang ditawarkan oleh Cut The Crab adalah kepiting dengan berbagai pilihan saos yang tersedia dan tentu saja dapat kamu pilih sendiri sesuai selera. Untuk porsi berdua, kamu dapat memesan small atau medium dan ditambah dengan mix seafood.

Mix seafoodnya juga ada beberapa jenis, ada yang pakai kepiting, ada yang pakai lobster, dan lain sebagainya. Kamu juga dapat memilih sendiri jenis saos yang tentunya dapat disesuaikan dengan seleramu.

Di sini juga tersedia menu lainnya, seperti karbohidrat yang bisa kita pilih mulai dari nasi, jagung, kentang, ubi, dan lain-lain. Kalau gak mau seafood juga ada ayam kok di menunya.

Yang menarik dan unik dari Cut The Crab adalah cara penyajiannya. Seperti yang sudah kita ketahui, memakan kepiting itu cukup ribet. Namun, Cut The Crab mampu memberi alternative lain sehingga memakan kepiting tidak akan terasa menyulitkan lagi.

Meja di Cut The Crab akan diubah menjadi piring. Pelayan Cut The Crab akan mengantarkan alas makan kepadamu yang tentunya dapat kamu gunakan sebagai alas untuk memakan kepitingmu dan membuka cangkangnya.

Menurut website Cut The Crab, Kepiting Cut The Crab dikirim setiap hari melalui cargo pesawat udara dari Irian Jaya, Sulawesi dan Kalimantan, pada hari yang sama saat nelayan menangkapnya. Dengan demikian, kesegaran dari seafood yang ditawarkan di restoran ini memang sangat terjaga dengan baik.

Range biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar 400 ribu hingga 500 ribu untuk dua orang. Untuk pelayanannya sendiri termasuk sangat memuaskan karena para pelayan sangat sigap.

Nah, untuk melengkapi referensi makan seafoodmu selama berada di Jakarta jangan lupa sempatkan untuk menikmati seafood di restoran yang satu ini.

 

5. Ben Seafood

7.jpg

Ben Seafood via Benseafood

 

Nah, apakah kamu masih penasaran dengan destinasi wisata kuliner seafood lainnya yang terdapat di Jakarta? Kali ini, kamu dapat mencoba Ben Seafood yang satu ini.

Ben Seafood adalah salah satu restoran seafood yang menyajikan seafood segar dan tanpa bahan pengawet. Jadi, kamu tidak perlu khawatir mengenai masalah kesehatan ketika menyambangi Ben Seafood yang satu ini.

Jenis seafood yang disediakan di Ben Seafood bervariasi seperti kepiting, ikan, cumi, kerang bamboo dan masih banyak lainnya. Ben Seafood terletak di Kompleks Duta Mas, Jalan Tubagus Angke, Jelambar, Jakarta Barat.

Ben Seafood sendiri beroperasi dari pukul 10 pagi hingga pukul 10 malam. Ben Seafood hanya menerima uang tunai sehingga pastikan kamu akan membayar makananmu dengan menggunakan uang tunai.

Fasilitas yang tersedia di Ben Seafood ini adalah area merokok, area parkir dan juga fasilitas take away. Untuk masalah harga, kamu tidak perlu khawatir karena harga yang ditawarkan oleh tempat makan ini cukup terjangkau dan sesuai dengan rasa yang didapatkan.

Beberapa contoh menu makanan yang tersedia di Ben Seafood ini adalah kepiting asap, kepiting saus padang, ikan bakar, ikan tim, cumi goreng tepung, kerang bamboo dan masih banyak lainnya.

Nah, jangan lupa untuk menyambangi Ben Seafood ini agar kamu dapat merasakan sensasi nikmatnya mencicipi seafood.

 

6. Bola Seafood Acui

8.gif

Bola Seafood Acui via Makanmakan

 

Selanjutnya, inilah dia referensi tempat makan seafood lainnya yang dapat kamu nikmati selama kamu berada di Jakarta. Tempat makan ini adalah Bola Seafood Acui yang terletak di Jalan Outer Ring Road, Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

Selain itu, ada pula Bola Seafood Acui yang terletak di Muara Karang B.8 Timur, Jakarta Barat. Memang Bola Seafood Acui ini menggunakan tenda namun tidak mengurangi cita rasa Bola Seafood Acui ini yang juga sangat nikmat.

Range harga seafood yang dapat kamu nikmati di tempat ini adalah sekitar 15 ribu hingga 150 ribu. Berbagai macam jenis kuliner yang dapat kamu nikmati di tempat ini adalah aneka jenis kerang (dara, bambu, kampak, mutiara (Oyster), aneka jenis ikan (pari, kakap merah, kerapu, baronang), kepiting, cumi-cumi dan juga udang.

Salah satu menu kuliner yang sangat direkomendasikan di tempat ini adalah kepiting asap. Bagi kamu yang menyukai makanan pedas, kamu dapat meminta agar menu ini diberi rasa lebih pedas. Selain kepiting asap, kamu juga dapat mencoba ikan bakar di sini.

Nah, jangan lupa untuk merasakan nikmatnya seafood di tempat ini. Ya, sebaiknya tempat ini memang masuk dalam daftar restoran seafood yang dapat kamu nikmati selama kamu berada di Jakarta.

 

7. Seafood Mulyono 94

9.JPG

Seafood Mulyono via Qraved

 

Selanjutnya, inilah dia referensi tempat kuliner lainnya yang tentu saja menarik untuk kamu masukkan dalam daftar referensi tempat kuliner seafood selama berada di Jakarta. Tempat ini adalah Seafood Mulyono 94.

Seafood ini disebut-sebut sebagai juaranya seafood kaki lima di Jakarta. Sudah seringkali tempat makan seafood ini dijadikan sebagai rekomendasi terutama untuk kamu yang menyukai kuliner seafood.

Lokasi tepat dari tempat ini adalah Jl. Hidup Baru, Kalimati Pademangan, Jakarta Utara. Nah, tempat ini terletak tidak begitu jauh dari Mangga Dua Square.

Tempat ini beroperasi dari pukul 18.30 hingga pukul 00.30 sehingga kamu masih dapat tetap menyambangi tempat ini bahkan di waktu tengah malam sekalipun.

Beberapa menu yang tersedia di tempat ini adalah kepiting, ikan bakar, kangkung polos, cumi saus padang, udang saus tiram, kerang rebus dan masih banyak lainnya yang tentu saja menggugah selera.

Untuk rasa, tergolong enak dan tidak mengecewakanmu. Sambalnya sendiri tergolong pedas sehingga dapat membuatmu semakin nikmat ketika mencicipi tempat ini. Kamu juga dapat mencicipi kepiting mentega yang nikmat ketika menyambangi tempat ini.

Ketika menyambangi tempat ini, kamu tidak perlu khawatir masalah parkir. Ya, tersedia lahan parkir yang cukup luas serta tenda yang cukup besar sehingga menjadi nilai tambah tersendiri bagi tempat ini.

Pelayanannya sendiri juga tergolong cepat. Banyak orang memesan menu dalam jumlah besar namun dapat tersedia dalam waktu yang tergolong singkat. Untuk melengkapi referensi tempat makan seafoodmu selama berada di Jakarta, jangan lupa sempatkan waktu untuk menyambangi restoran yang satu ini.

 

8. Bandar Djakarta

10.jpg

Bandar Djakarta via Indoindians

 

Bagi kamu yang merupakan pecinta seafood, tentu sudah tidak asing lagi mendengar Bandar Djakarta. Nah, bagi kamu yang ingin merasakan sensasi makan seafood di kawasan pantai, kamu dapat mencoba untuk menyambangi Bandar Djakarta ini.

Suasananya sangat nyaman dan cocok untuk bersantai sehingga seringkali tempat ini dijadikan sebagai rekomendasi untuk mencicipi seafood di Jakarta.

Begitu tiba, kamu akan melihat deretan seafood yang tersedia di pasar ikan. Kamu tidak perlu khawatir akan bau amis, karena pihak petugas Bandar Djakarta akan membantumu dalam memilih seafood terbaik untuk dapat kamu konsumsi.

Setelah puas memilih, kamu dapat langsung menyambangi area penimbangan. Baru setelah itu kamu dapat memesan seafood apa dan akan dimasak seperti apa.

Beberapa rekomendasi seafood yang dapat kamu nikmati di sini adalah udang goreng tepung, kepiting saus padang, cumi saus tiram, kepiting tarakan dan masih banyak lainnya. Selama menikmati makanan, kamu juga akan melihat pemandangan yang indah di teluk Jakarta.

Tidak mengherankan jika Bandar Djakarta juga masih menjadi salah satu restoran favorit terutama untuk keluarga yang ingin menikmati makanan seafood.

 

Nah, itulah dia pembahasan mengenai melihat berbagai rekomendasi makan seafood di Jakarta yang sayang untuk dilewatkan. Semoga referensi ini dapat membantumu dalam menentukan pilihan restoran seafood terbaik yang akan kamu sambangi selama kamu berada di Jakarta.

Happy eating seafood!

Share this post


Link to post
Share on other sites
Just now, Mulyati Asih said:

harganya mahal Mod, tapi enaknya bikin nagih. 3 kali makan di sana selalu ditraktir hahhahhahha

ooo i see ya seafood emang relatif mahal ya

kecuali kalo langsung ke TPI atau Pelabuhan :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
1 minute ago, deffa said:

ooo i see ya seafood emang relatif mahal ya

kecuali kalo langsung ke TPI atau Pelabuhan :)

iya klo belanja di TPI murah tinggal kasih ke resto buat dimasakin, biasanya kena biaya bumbu dan masak. Puas pilih seafood yang besar dan segar-segar.

Share this post


Link to post
Share on other sites
11 minutes ago, Mulyati Asih said:

iya klo belanja di TPI murah tinggal kasih ke resto buat dimasakin, biasanya kena biaya bumbu dan masak. Puas pilih seafood yang besar dan segar-segar.

yap waktu 2 tahun lalu pernah tuh ke yang Muara Angke bareng @halimun @spin_cobra @ameryudha @yudicchio keujanan dan kebanjiran hahah 

Share this post


Link to post
Share on other sites
48 minutes ago, deffa said:

eh ada mba @Mulyati Asih

wow harga nya gimana mba disana 

Iya, Wiro Sableng 212 langganan saya hahahaha

Sering ber 5 disana, kena sejutaan. Emang enak banget sih.

Kalau di Sunter biasanya Seafood Angga :D 

2 hours ago, Hasdevi Agrippina Dradjat said:

3. Seafood Ayu Kelapa Gading

Dulu sering ke Seafood Ayu, lama kelamaan ga betah, banyak gosip beredar hahahaha. Jalan masuknya juga sering jadi kasus, kadang di pager, kadang di blok dsb.

2 hours ago, Hasdevi Agrippina Dradjat said:

7. Seafood Mulyono 94

Seafood Kalimati ini juga juara, murah meriah banget. Rasanya juga ngga kalah. Lumayan sering juga kesini :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
22 hours ago, deffa said:

wow baru pernah di Bandar Djakarta aja tapi mahal seh

kalau mau seafood murah di Muara Angke langsung 

mungkin om @Hartono Hasian mau coba Cut The Crab tuh  

sudah pernah semua, mod, masih sangat banyak yang belum disebut, enak enak pokok nya, yang disebut hanya yang tradisional tradisional, kalau bandar jakarta, urutannya, dari paling mahal ke murah , baywalk, alam sutra dan ancol, di ancol itu paling murah, bandar djakarta untuk ukuran seafood ngak mahal mahal lah, masih standard

21 hours ago, Mulyati Asih said:

Kalau di Kelapa Gading boleh coba Seafood Wiro Sableng / Seafood 121 depan mall kelapa gading.

kalau di wiro sableng, terus terang, harga nya saja yang ok makanan cuma ikan bakar, yang lain sy kurang suka, yg bikin beda sama yang lain adalah, pas mau masuk pintu, kita di mandiin dulu pakai asap :), kwkwkkw

21 hours ago, deffa said:

ooo i see ya seafood emang relatif mahal ya

kecuali kalo langsung ke TPI atau Pelabuhan :)

di muara angke murah, tapi  timbangan suka ngaco, saya dulu beli makanan untuk restoranku, saya selalu bawa kiloan sendiri

20 hours ago, deffa said:

hahay wah ada tempat kepiting recommended lagi neh om @Hartono Hasian ;D 

wiro sableng , saya ngak suka kepitingnya, soalnya yang enak hanya kepiting asap, dan sering dapat yang tebal kulitnya (khas kepiting irian/tarakan), dagingnya ngak banyak

Share this post


Link to post
Share on other sites
26 minutes ago, Hartono Hasian said:

sudah ngak buka, buka restoran ngak bisa jalan jalan , ehhehe

hahhahhaha buka restoran jgn cuma jakarta om, buka cabang seluruh Indonesia biar bisa jalan2 keliling Indonesia sekalian sidak.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By Burhan Abdillah Sanjaya
      Objek wisata alam merupakan destinasi paling diminati ketika memasuki musim liburan, namun seiring memasuki era globalisasi di kota-kota besar, maka wisata alam pun mulai tersisihkan. Namun tetap saja manusia memerlukan tempat hiburan guna menjernihkan pikiran mereka setelah dibuat lelah oleh rutinitas pekerjaan maupun berbagai kegiatan sekolah. Oleh sebab itu di jaman modern seperti sekarang, pihak pemerintah telah bekerja sama bareng swasta mendirikan berbagai objek wisata buatan mengusung konsep theme park di kota-kota besar salah satu nya di kota Tangerang Banten. Tempat rekreasi Citra Raya World Of Wonders Tangerang Banten mungkin bisa dijadikan referensi wisata menyenangkan bersama keluarga maupun kerabat. Objek Wisata Tangerang ini menyediakan berbagai sarana hiburan berupa permainan seru yang dapat menghibur wisatawan.

      Selain menjadi arena bermain menyenangkan, sepertinya pihak pengelola juga menyisipkan nilai-nilai pendidikan disana. Terlihat dari sejumlah miniatur keajaiban dunia, misal disana ada miniatur candi Borobudur, Menara Pisa, Piramida, Candi Prambanan, Colloseum, Spinx, gerbang Ishtar, kuil Karnak-Ziggurat dan Mercusuar Iskandariyah. Dari miniatur tersebut setidaknya pengunjung diharapkan menyaksikan langsung bangunan-bangunan bersejarah serta budaya-budaya didalamnya.
      Terdapat juga banyak wahana permainan di Citra Raya World of Wonder Tangerang seperti Taman Satwa, Kincir Jurrasic, Cangkir Puntir, Kuda Ria, Arena Tangkas, Katak Kejut, Outdoor Playground, Perahu Tembah, Paralayang, Perahu Liberty, Rumah Angker, Sepeda Layang, Keliling Dunia, Kebat Kebit, Mobil Gladiator, Ayunan Kaisar, Kereta Minoan, Gasing Alexandria, Cinema Phartenon dan masih banyak wahana permainan lainnya.

      Keberadaan wahana permainan serta wahana edukasi yang disediakan tentu menjadi daya tarik utama wisata Banten ini, belum lagi tersedianya sejumlah fasilitas wisata disediakan untuk pengunjung yang diharapkan semakin memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga mereka betah berlama-lama ditempat wisata. Fasilitas umum tersedia disana antara lain area parkir luas, kamar mandi umum, tempat-tempat istirahat, berbagai spot-spot foto corner kekinian dan peta lokasi wisata yang tertera di depan pembayaran tiket masuk.
      Nah, bagaimana kawan-kawan jalan2.com dari informasi diatas sudah dapat gambaran dari destinasi wisata Tangerang ini kan. Supaya bisa mencoba berbagai wahana permainan dan berswafoto disana, tentunya kawan wajib mengeluarkan biaya tiket masuk terlebih dulu. Tiket masuk Citra Raya World Of Wonders Tangerang Banten dibagi menjadi dua yakni hari selasa hingga jum'at(weekday) sebesar Rp. 65.000 sedangkan tiket weekend dan musim liburan dikenakan biaya sebesar Rp. 75.000 per wisatawan.
      Jam buka Citra Raya World Of Wonders mulai buka pada pukul 10.00 WIB hingga tutup kembali pada pukul 18.00 WIB untuk weekday sedangkan weekend buka mulai pukul 09.00 WIB dan tutup kembali pada pukul 18.00 WIB. Theme park Tangerang ini berada di perumahan Citra Raya Blok KH 01Sektor 3.1, Kawasan Wisata Mardigrass Citra Raya, Cikupa, Mekar Bakti, Panongan, Kota Tangerang, Banten.
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Taipei merupakan kota terbesar di Taiwan yang memiliki banyak destinasi wisata dan menarik untuk kamu kunjungi. Banyak perusahaan industri dan jasa termasuk peralatan listrik dan elektronik, tekstil, logam, pembuatan kapal, dan motor yang menempatkan kantor pusatnya di sini.
      Kota Taipei termasuk kota yang paling besar dan banyak penduduknya di Taiwan. Saat ini, kota Taipei ini dijadikan sebagai ibukota sementara Republik Cina.
      Kota Taipei terletak di dataran rendah Taipei dengan dikelilingi oleh pegunungan terutama bagian utara, timur dan tenggara. Nah, penasaran ingin segera menjelajahi Taipei? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam melihat lebih dekat Taipei di Taiwan.
       
      Penerbangan Menuju Taipei

      Penerbangan Menuju Taipei via Bandarasoekarnohatta
       
      Nah, untuk menuju Taipei, kamu dapat melakukan perjalanan dengan pesawat terbang dari Jakarta menuju Taipei. Terdapat dua penerbangan setiap hari yang melayani rute Jakarta menuju Taipei. Sesampainya di Taipei, kamu akan tiba di Taoyuan International Airport.
      Rata-rata waktu perjalanan yang kamu butuhkan dari Jakarta menuju Taipei adalah sekitar 5 jam 30 menit. Maskapai penerbangan yang melayani penerbangan dengan rute tersebut adalah China Airlines dan Eva Air.
       
      Sekilas tentang Taipei

      Sekilas tentang Taipei via Wikimedia
       
      Taipei beriklim subtropis dengan suhu rata-rata 20 derajat celcius sepanjang tahunnya. Suhu terendah pada waktu musim dingin dapat mencapai 6 derajat celcius sedangkan di musim panas mencapai sekitar 34 derajat celcius.
      Waktu terbaik untuk menyambangi Taipei adalah sekitar akhir Oktober hingga Januari. Pada waktu-waktu tersebut biasanya cuaca di Taipei cenderung sejuk dan nyaman sehingga sepi turis.
      Pada Februari hingga April, Taipei cenderung turun hujan sementara taifun sesekali melanda pada Mei hingga Oktober.
      Sementara mengenai masalah transportasi publik, sistem transportasi di kota Taipei tertata dengan baik dan perencanaan yang teratur. Jaringan Mass Rapid Transit (MRT) Taipei memudahkan pengunjung untuk mengagumi pemandangan kota.
      Walaupun sistem busnya tergolong sulit untuk dinavigasi, namun peta-peta yang menunjukkan halte-halte bus dapat kamu temukan di stasiun-stasiun MRT. Ongkos NT$15 untuk sebagian besar rute pusat kota. Kartu prabayar EasyCard untuk MRT maupun bus kota dijual seharga NT$500 (NT$300 untuk anak-anak; keduanya termasuk deposit NT$100).
      EasyCard sendiri tersedia di mesin kartu stasiun MRT dan toko-toko tertentu seperti 7-Eleven, FamilyMart, dan Starbucks.
       
      Memilih Penginapan di Taipei

      Menyambangi Ark Hotel Changan via Hotel R
       
      Setelah puas memilih penerbangan selama berada di Taipei, selanjutnya kamu dapat memilih tempat penginapan selama kamu berada di Taipei. Nah, salah satu penginapan yang mungkin dapat menjadi referensimu adalah Ark Hotel Changan yang satu ini.
      Lokasi hotel ini terletak di 3F, No. 246, Section 2, Changan East Road, Zhongshan District, 10492 Taipei, Taiwan.
      Nah, ketika memasuki kawasan hotel ini, kamu akan melihat desain yang simpel dan juga elegan. Selain itu, kamu tidak perlu khawatir masalah lokasi karena hotel ini berada di kawasan lokasi yang strategis.
      Terdapat banyak sekali objek wisata menarik di sekitar kawasan Ark Hotel Changan yang dapat kamu sambangi dengan berjalan kaki beberapa menit. Beberapa objek wisata tersebut adalah Liaoning Street Night Market, Breeze Center, Taipei Arena, dan SOGO Department Store. Bila ingin pergi lebih jauh, Nanjing Fuxing Metro Station bisa ditempuh hanya dalam 4 menit berjalan kaki.
      Beberapa fasilitas yang tersedia di hotel ini misalnya adalah AC, TV kabel, mesin kopi, sandal kamar, hair dryer serta masih banyak lainnya. Hotel ini juga menyediakan fasilitas seperti restoran, rental mobil, laundry, perpustakaan, hingga akses wifi gratis. Bagaimana? Menyenangkan sekali, bukan?
       
      Menyambangi Menara Taipei 101

      Menara Taipei 101 via Gamaantara
       
      Untuk mengawali perjalanan wisatamu selama berada di Taipei, kamu dapat memulainya dengan menyambangi Menara Taipei 101 yang satu ini. Menara Taipei 101 adalah sebuah gedung pencakar langit yang terletak di pusat kota Taipei.
      Menara ini terletak sekitar beberapa blok dari Taipei World Trade Center. Menara ini memiliki 101 lantai. Nah, jika kamu ingin melihat Taipei dari ketinggian 506 meter, kamu dapat mencoba untuk menaiki gedung ini hingga lantai ke 91.
      Untuk mencapai lantai tersebut, kamu dapat menaiki lift yang merupakan lift tercepat menurut Guiness Book of Records. Lift ini mampu mengantarkanmu dari lantai satu ke lantai 91 dalam waktu sekitar 37 detik.
      Hingga tahun 2007, Menara Taipei 101 ini tercatat sebagai gedung tertinggi di dunia sebelum dikalahkan oleh Burj Al Khalifa. Namun, sampai saat ini gedung ini masih tercatat sebagai gedung tertinggi di dunia yang ramah lingkungan.
      Para insinyur yang membangun gedung ini membuat perbaikan pada sistem energy untuk pemanasan, pendinginan, dan ventilasi udara yang semuanya dibuat menjadi ramah lingkungan. Tujuannya adalah untuk penghematan.
      Menara Taipei 101 kemudian mendapatkan predikat LEED Platinum yang merupakan sertifikasi dan penghargaan tertinggi bagi bangunan yang menerapkan sistem eco-friendly.
       
      Mengunjungi Kuil Long Shan

      Kuil Long Shan via Cina Panduanwisata
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Taipei yang sayang untuk kamu lewatkan. Destinasi wisata ini adalah Kuil Long Shan.
      Kuil ini merupakan salah satu kuil yang ramai dikunjungi untuk berdoa. Meskipun demikian, banyak juga pengunjung yang datang menyambangi kuil ini untuk sekedar berfoto.
      Kuil Long Shan sendiri adalah salah satu bangunan kuno yang sangat populer di Taipei. Kuil yang dibangun pada tahun 1783 ini berfungsi sebagai tempat ibadah sekaligus sebagai tempat berkumpul warga yang tinggal di sekitar kawasan kuil.
      Daya tarik utama Kuil ini terletak pada desainnya yang khas dengan atap berwarna merah yang berhiaskan patung makhluk-makhluk mitologi seperti naga dan phoenix.
      Nah, meskipun demikian banyak juga pengunjung yang datang menyambangi tempat ini untuk sekedar berfoto. Tidak ada biaya yang dikenakan jika kamu ingin menyambangi kuil ini alias gratis.
       
      Mengunjungi Gedung Memorial Chiang Kai Sek

      Mengunjungi Gedung Memorial Chiang Kai Shek via Cina Panduanwisata
       
      Nah, bagi kamu yang masih ingin menjelajahi Taipei, selanjutnya inilah dia destinasi wisata yang dapat kamu perhitungkan. Destinasi wisata ini adalah Gedung Memorial Chiang Kai Shek.
      Gedung memorial ini tercatat juga sebagai landmark kota Taipei. Terdapat banyak acara nasional yang diselenggarakan di gedung yang satu ini. Di gedung memorial ini, kamu dapat mempelajari tentang Chiang Kai Shek yang juga merupakan pemimpin Taiwan pada abad ke 20.
      Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Chiang Kai Shek, kamu dapat mengunjungi museum yang terletak di bagian bawah gedung ini. Di tempat ini terdapat patung Chiang Kai Shek, serta pemandangan taman hall yang dihiasi dengan keramik-keramik bercita rasa Cina. Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama mengunjungi Taipei, kamu dapat juga memanfaatkan waktumu untuk mengunjungi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Mengunjungi Yamingshan National Park

      Mengunjungi Yamingshan National Park via Images Travel
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Taipei yang tentu saja sayang untuk kamu lewatkan. Destinasi wisata yang satu ini adalah Yamingshan National Park.
      Yamingshan National Park adalah taman nasional ketiga yang diresmikan oleh pemerintah Taiwan pada tahun 1985. Taman nasional ini dipenuhi oleh berbagai vegetasi serta kebun bunga sakura yang indah.
      Yamingshan Park terkenal dengan kebun bunga sakura, pemandian air panas, fumarol dan trek hikingnya. Trek hiking yang terkenal salah satunya adalah gunung Qixing atau Seven Star Mountain. Gunung ini berada di tengah-tengah Yangmingshan National Park dan merupakan gunung tertinggi di Taiwan. Trek hiking yang ada di Yangmingshan memiliki beragam ketinggian mulai dari 200 meter sampai 1120 meter.
      Yamingshan terkenal dengan keindahan alamnya. Yamingshan terkenal dengan iklimnya yang tropis, yang membuat taman nasional ini menjadi ideal sebagai tempat tumbuh banyak vegetasi indah di sini.
      Bagi kamu yang menyukai wisata sejarah, kamu dapat mengunjungi Lin Yutang House yang merupakan tempat wisata terkenal di Yangmingshan. Di sana, kamu dapat menyaksikan keindahan arsitektur bangunan rumah sekaligus mengunjungi kafe untuk melepas lelah.
      Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Taipei, jangan lupa untuk menyempatkan diri menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Menyambangi Pasar Malam Shilin

      Menyambangi Pasar Malam Shilin via Culinaryntravelmania
       
      Masih ingin menjelajahi dan mengeksplor Taipei? Kali ini, kamu bisa menyempatkan diri untuk menyambangi pasar malam Shilin yang satu ini.
      Shilin ini sendiri terkenal sebagai salah satu pasar malam yang tersohor di Taipei. Tempat ini juga terkenal dengan sebutan “rajanya pasar malam”.
      Di tempat ini kamu dapat menyaksikan ratusan kios kuliner yang sudah menjajakan dagangannya di sini hingga pagi buta. Lebih dari 500 kuliner Taiwan sudah dapat kamu nikmati di sini.
      Kuliner yang tersedia di pasar malam ini antara lain adalah Fried Chicken Steak, Oyster Omelette, Tempura, Pearl Milk Tea, juga Stinky Tofu. Stinky tofu terkenal sebagai salah satu kuliner yang paling digemari di kawasan Asia Timur.
      Taiwan menyediakan ratusan street foods yang sangat banyak dan digadang-gadang mampu menaklukan Singapura. Untuk itu, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi makanan khas Taiwan ketika menyambangi tempat ini.
      Pada pukul 23.00, biasanya kawasan ini menjadi cukup sepi karena terjadi pergantian kloter. Ya, pedagang biasanya berganti dengan pedagang lainnya di sini. Selepas tengah malam, Shilin Night Market ini dibuka kembali hingga pukul 02.00 malam keesokan harinya.
      Atmosfer suasana yang tercipta di Shilin Night Market ini begitu hangat dan mampu menyebabkan banyak orang baik penduduk lokal maupun para wisatawan memilih datang dan berkumpul di tempat ini.
      Ya, untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Taipei, jangan lupa untuk menyambangi Shilin Night Market yang satu ini.
       
      Mengunjungi Pasar Malam Shida

      Menyambangi Pasar Malam Shida via Traveldetik
       
      Bagi kamu yang masih ingin mengetahui pasar malam lainnya yang tersedia di Taipei, kamu dapat mencoba untuk menyambangi pasar malam Shida yang satu ini.
      Sesuai dengan namanya, pasar ini memang baru akan menjadi semakin ramai ketika hari sudah menjelang malam.
      Lokasi pasar malam Shida tergolong sangat strategis sehingga memudahkan aksesibilitasmu. Jika kamu menggunakan jasa transportasi MRT, kamu bisa turun di Stasiun MRT Taipower Building di Exit 3.
      Dan jika Anda menggunakan bus, bisa turun di halte National Taiwan Normal University, Roosevelt Road Intersection. Kedua moda ini sangat dekat dengan Shida Night Market. 
      Kawasan pasar malam Shida ini juga sudah sangat dikenal bukan hanya oleh penduduk lokal namun juga oleh berbagai wisatawan yang datang menyambangi tempat ini.
      Tidak heran jika pasar ini tergolong sangat ramai terutama jika sudah menjelang akhir pekan. Banyak kios dan pertokoan di tempat ini sudah mulai buka pada pukul 17.00 setiap harinya.
      Di tempat ini terdapat beberapa jenis makanan yang dapat kamu coba seperti es campur ala Taiwan, creepes manis, takoyaki, es jeruk dan masih banyak lainnya. Bagi kamu yang masih ingin berburu kuliner khususnya di malam hari, dapat mencoba untuk menyambangi pasar malam yang satu ini.
       
      Melihat Lebih Dekat Pemandian Air Panas Beitou

      Air panas Beitou via Cina panduanwisata
       
      Masih ingin menjelajahi Taipei? Kali ini kamu dapat mencoba untuk menyambangi air panas Beitou yang satu ini.
      Air panas Beitou ini merupakan salah satu destinasi wisata yang paling populer dan membuat banyak orang seringkali menyempatkan diri untuk menyambangi destinasi wisata yang satu ini. Sebagian besar fasilitas air panas dan atraksi buatan manusia di daerah Beitou didirikan di tempat ini ketika Jepang menduduki wilayah ini.
      Beitou Hot Springs memiliki nilai pH 2,5-6,5 dengan suhu bervariasi antara 37 derajat Celcius dan 40 derajat Celcius. Pada dasarnya air ini terdiri oleh tiga komponen, hijau sulfur (sulfat), belerang putih (Copperas), dan belerang besi (karbonat).
      Tidak jauh dari tempat ini, kamu juga dapat menikmati Tiwan Folks Arts museum. Tempat ini merupakan salah satu tempat yang tepat untuk mengeksplorasi salah satu bangunan kayu khas Jepang yang terkenal di Taiwan.
      Tidak jauh dari situ, kamu juga dapat menemukan Puji Temple. Puji Temple adalah sebuah kuil Jepang yang sampai saat ini masih bisa dapat dilestarikan. Untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama berada di Taipei, jangan lupa untuk menyempatkan diri dan menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Mengunjungi National Palace Museum

      Mengunjungi National Palace Museum via Images Travelmedia
       
      Inilah dia destinasi wisata di Taipei yang dapat kamu sambangi selanjutnya. Destinasi wisata ini adalah National Palace Museum.
      National Palace Museum merupakan museum yang tergolong sangat megah dan berada di Taipei. Museum ini memang menjadi salah satu museum yang terkenal. Banyak pengunjung yang datang untuk melihat lebih dekat salah satu museum istana nasional indah yang terdapat di Taipei ini.
      Museum ini menyimpan berbagai koleksi barang antik yang berasal dari Cina dan Taiwan. Di tempat ini juga tersedia berbagai macam pahatan giok dan pahatan perahu yang dibuat dengan sebutir biji zaitun sebagai bahannya.
      Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu selama menjelajahi Taipei jangan lupa untuk menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai melihat lebih dekat Taipei di Taiwan. Sebagai salah satu kota terpadat di Taiwan ini memang memiliki banyak destinasi wisata yang tentu menarik untuk kamu sambangi.
      Untuk itu, jangan lupa untuk memasukkan Taipei dalam daftar tempat yang akan kamu sambangi berikutnya. Semoga panduan wisata ini dapat membantumu dalam memilih berbagai destinasi wisata terbaik selama berada di Taipei.
      Happy traveling!
    • By min0ru
      Mencoba Enaknya Makanan di Sushi Hiro Senopati

      Penasaran dengan enaknya Sushi Hiro Senopati yang hanya buka pada saat makan siang dan makan malam saja? Akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk mencobanya minggu lalu. Kami datang pukul 16.55 WIB yang kami pikir 5 menit sebelum buka slot kedua pada hari itu, saat kami tiba parkiran sudah penuh dan meluber sampai pararel dipinggir trotoar jalan senopati.

      Waiting list pun sudah mencapai 5 orang dan setelah tanya-tanya kepada pegawainya, kini Sushi Hiro sudah buka non-stop dari pagi hingga malam sejak beberapa bulan silam. Mungkin karena banyak sekali yang berminat untuk makan disini dari berbagai kalangan :D.

      Setelah 10 menit menunggu antrian, akhirnya nama kami dipanggil karena meja sudah tersedia. Makanan-makanannya hampir semua menggiurkan (kecuali sashimi, karena saya pribadi ngga doyan :P).

      Ngga seberapa lama setelah order diinput, makanan pun datang satu per-satu. Beberapa menu yang kami pesan:
      Shiok Maki 130K Ultimate Truffle Gyu Don with Foie Grass 145K Chicken Teriyaki 65K Tori Skin Fried 25K Ice Chocolate & Ice Vanilla 20K Kaki Guratan 50K
      Makanannya enak-enak hanya yang disayangkan staff mereka agak lamban jika ada permintaan tambahan menu atau tambahan alat makanan, karena kami request untuk minuman sampai 2x baru diantar, begitu juga dengan tambahan sendok – piring harus 2x diminta baru diantarkan, mungkin juga disebabkan oleh ramainya pengunjung.
      But overall, kami pasti akan balik lagi kesini lain waktu karena makanannya benar-benar enak!

      Sushi Hiro Senopati
      Jl. Suryo No.24
      Kebayoran Baru, South Jakarta
      Instagram: @sushihiro_id
      Phone: +6221-72800108

       
       
    • By twindry
      yosshhh!!!  
      berhubung saya ke jakarta pengen kopdar sama teman2 yang ngak ada rencana kemanapun sewaktu lebaran nanti. adapun lokasi dan harinya sbb
      Hari / tanggal kopdar : Minggu, 25 Juni 2017
      jam / meeting point : 19:00 / Grand Indonesia (sementara meeting di GI dulu. nanti akan di tentukan kita nongkrong dimana  )
      CP : twindry WA 0812-5120-6106
       
      cc @min0ru @Yos yang udah pasti join
      @HarrisWang lu jadi ikut ngak?  
      @kyosash di jakarta juga toh? siapa lagi ya? @Vara Deliasani @Ikamarizka @mone dijakart bukan ya mereka?  @Sahat mari join wakakak. kalo @Hartono Hasian udah ngak bisa ikut  wakakakak
      @deffa ijin post ya mod
    • By Luxia
      Hi JJ-ers… Dah lama tak jumpa… Apa kabar semua?
      Aku kali ini ingin bercerita mengenai pengalaman berwisata di kota Jakarta dengan Bus Wisata 2 tingkat yang baru direlease oleh pemerintah DKI Jakarta pada tahun 2015 yang lalu. Jadi, keinginan ini sebenarnya udah terpendam sekian lama tapi selalu ragu tuk merealisasikannya. Rasa Penasaranlah yang mendominasi keinginan ini, seperti apa yah kira2 rasanya naik bis wisata 2 tingkat keliling kota jakarta ini. Selama ini kan taunya adanya di luar negeri doank… Hop On Hop Off… Keinginan menjadi semakin kuat setelah peresmian RPTRA Kalijodo. Dan akhirnya aku realisasikan bareng sama beberapa teman ex Gatnas Lombok IX. Selain melepas kangen juga merealisasikan rasa penasaran ini. Bagaimana caranya dan mesti naik dari mana baru nyaman dan bisa pilih tempat duduk yang nyaman? Yuk.. keliling bareng kami…
      Bus Wisata Jakarta ini terbagi menjadi 5 tema/rute, yaitu :
      1.     Sejarah Jakarta (History of Jakarta)
      2.     Jakarta Baru (Jakarta Modern)
      3.     Pencakar Langit Jakarta (Skyscrapers)
      4.     Kesenian & Kuliner (Art & Culinary)
      5.     RPTRA Kalijodo
      Berikut rute lengkapnya :
       
       
      Untuk rute bertemakan Sejarah Jakarta, Jakarta Baru, Pencakar Langit Jakarta dan RPTRA Kalijodo, Bus Wisata Gratis Jakarta beroperasi mulai jam 09.00 hingga 17.00 WIB (Senin – Sabtu) dan jam 12.00 hingga 19.00 WIB (Minggu).
      Untuk rute bertemakan kesenian & kuliner, Bus Wisata Gratis Jakarta beroperasi mulai jam 17.00 hingga 23.00 WIB dan hanya beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu saja.
      GRATIS LHOO...!!! 
      Bagi teman-teman yang hendak memulai perjalanan Wisata dengan Bus Gratis ini dari Balai Kota bisa menggunakan beberapa alternative kendaraan umum menuju kesana antara lain :
      1.  Busway
      ada beberapa alternatif, antara lain yaitu : 
      -       Dari Harmoni: ambil yang ke arah Blok M, turun di halte Monas, lalu tunggu Busway yang ke arah Pulo Gadung dan turun di Halte Balai Kota.
      -       Dari Harmoni: bisa langsung tunggu busway yang ke arah Pulo Gadung, turun di Halte Balai Kota.
      -       Dari Blok M: ambil yang ke arah Kota, turun di halte Monas lalu nyambung ke arah Pulo Gadung dan turun di Halte Balai Kota.
      2.  Kereta Api (Commuter Line),
      Jurusan yang paling dekat adalah Stasiun Tanah Abang. Keluar dari Gate Out ke kanan         menuju jalan raya lalu belok kiri ke arah lampu merah… langsung aja naik ojek. Tarif ojek online dari Tanah Abang ke Balai Kota hanya Rp 10.000 – Rp 15.000 saja, tergantung armada apa yg akan dipilh.
      3.  Bis Umum,
      bisa naik yang jurusannya ke Monas, lalu turun di Monas.
       
      Dari halte Balai Kota kita berjalan mundur, akan terlihat plang IRTI (Ikatan Restoran dan Taman Indonesia) tepatnya di lapangan parkir IRTI (Jl. Medan Merdeka Selatan, Gambir). Nah di depan IRTI ada bus-bus wisata yang sedang menunggu penumpangnya. 
      Setelah sekian bulan tidak bertemu, kangen-kangenan, ceng-cengan, akhirnya kami tetapkan hati untuk berkumpul kembali di hari Sabtu yang cerah itu. Kami ber-10 (Aku, Ibu @Titi Setianingsih, Ghea @Gayatri, Ibu Rina (FB Rina Dwi Cahyani) + Putri Sulungnya, Mak @menie + Anak Bungsunya, FB Netty Neh, Cici @eka wibisono dan Mba @Onya Deisi) berkumpul pada jam 10.00 WIB di IRTI .


      Penampakan Bus Wisata tema : Sejarah Jakarta
      Tunggu punya tunggu, belum nemu Bus Wisata yang menuju kea rah Juanda seperti rencana awal kami, akhirnya daripada buang-buang waktu, diputuskanlah naik Bus Wisata apa aja yang masih kosong. Jadilah, pilihan pertama jatuh pada Jurusan RPTRA Kalijodo. Kamipun naik Bus dan bergegas menuju ke tingkat 2. Ternyata pada hari itu ada 2 group lainnya yang sedikit mencolok seragamnya selain kami, group berbaju merah dan biru.


      Bus Wisata ini Bersih, Aman (meskipun tetap waspada ya) dan Nyaman. Ber-AC, 2 tingkat, serta supirnya membawa bisnya tidak dengan istilah “mo kejar omset” alias bus berjalan cukup baik dan tidak ngebut, statis gasnya, sehingga tidak ada tuh cerita rem mendadak atau klackson2an seperti layaknya bus-bus lainnya di Jakarta.
      Ketika berada di dalam Bus Wisata Gratis Jakarta ini harap diperhatikan beberapa aturannya ya, seperti :
      -       Dilarang mengkonsumsi makanan dan minuman di dalam Bus Wisata
      -       Dilarang berdiri selama perjalanan keliling Jakarta
      -       Tidak ada istilah penumpang berdiri di dalam Bus Wisata
      -       Bagi penumpang yang terlebih dahulu datangnya silahkan langsung menuju ke tingkat 2 dan diisi penuh, sedangkan bagian bawah diprioritaskan bagi penumpang Lansia, Hamil dan            Disable.
      -       Bagi yang bawa anak kecil sebisa mungkin anaknya dipangku agar kursi nya bisa digunakan penumpang yang lainnya.
      -       Satu lagi tambahan dari aku, bagi orang tua yang membawa anak2 mohon dapat menasihati anak-anaknya apabila duduk di tingkat 2 agar duduk dengan manis. Ini pengalaman kami          kemarin, ada anak sekitar umur 6-7 tahun yang kesal dengan orang tuanya, lalu menghentak-hentakkan kakinya di lantai Bus tersebut sehingga mengganggu penumpang yang                  berada di bawah, setelah diperingatkan oleh kondektur Bus Wisata dengan Microphone (karena kondekturnya duduk di lantai 1 dekat supir), tetap saja si anak berulah dan orang                tuanyapun tidak bisa melarangnya sampai ada salah satu anggota kami yang ikutan menegur barulah orang tuanya malu dan mengingatkan anaknya. JANGAN YA..CH!!

      Bus Wisata tema RPTRA Kalijodo

      Mungkin bagi teman-teman yang sudah pernah naik Bus Wisata ini mengeluh ramai tidak bisa dapat duduk di tingkat atas, aku kasih kisi-kisinya sedikit ya. Kalau mau dapat tempat duduk nyaman dan masih banyak pilihan maka cari lah lokasi naik Busnya yang tepat, contohnya :
      1.     Kalau mau ke RPTRA Kalijodo, naiknya harus dari halte Monas (depan pagar IRTI). Bus ini hanya menurunkan penumpang di halte Kalijodo dan Monas saja. Tetapi bisa menerima penumpang (jika tempat duduknya masih tersisa) di tiap titik pemberhentian yang telah ditandai. Jika dari RPTRA Kalijodo hendak ke tempat lainnya, kita mesti kembali dulu ke Monas untuk kemudian naik Bus Wisata jurusan yang dimaksud.
      2.     Kalau mau ke Kota Tua / Batavia, Museum Bank Indonesia, Museum Fatahilah, Sunda Kelapa, Toko Merah, Museum Kapal, disarankan untuk naik dari halte Juanda / Istiqlal, karena disitu Bus Wisata tersebut masih kosong tempat duduknya.
      Karena tema tulisanku kali ini adalah Bagaimana caranya berwisata di Jakarta dengan Bus Wisata, maka saya singkat saja ya mengenai rute kami.
      Rute pertama adalah RPTRA Kalijodo, kurang lebih jam 10.30 WIB kami naik dari halte di depan IRTI lalu turun di RPTRA Kalijodo, perjalanan kami tempuh kurang lebih 15-30 menit saja karena Bus Wisata ini melewati jalur Tol Semanggi lalu turun di pintu tol Jelambar, sehingga cukup mempersingkat banyak waktu mengingat daerah yang dilalui dari mulai Semanggi, Slipi, Grogol dan Latumenten itu macet meskipun hari Sabtu ya.
      Setiba di RPTRA Kalijodo kami singgah untuk foto-foto sebentar karena cuaca cukup panas kamipun tidak berlama-lama di Kalijodo dan belum keliling sampai ke lokasi Skateboard. Kurang lebih 30 menit di Kalijodo, berhubung hari sudah siang, matahari sudah di atas kepala yang artinya sudah jam 12 lewat sekian dan perut kami sudah protes minta diisi, maka kamipun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami menuju Juanda, hendak kemana kita?? KULINERAAANNN….. 



          
      Rombonganpun naik Bus Wisata yang tadi untuk menuju ke Monas (kebetulan kami masih dapat Bus Wisata yang sama dengan waktu kami kesini), karena memang Bus Wisata yang 1 ini tidak melayani rute lain kecuali Monas & RPTRA Kalijodo saja, jadi kita mesti balik dulu ke Balai kota, repot sih memang.. tapi yah,, sesuai kan dengan temanya, keliling Jakarta.. ya sudah lah, kembali lah kita ke Monas.


      Setibanya di halte depan IRTI, kami pun bimbang, karena Bus yang ke Juanda masih lama, akhirnya kami putuskan untuk ber-umum-ria saja ke Juanda, karena jaraknya juga gak jauh dari Monas (hanya sekitar 2.4 KM saja). Kami pun mem”belah diri” menjadi 2 grup, 1 naik bajaj dan 1 lagi naik taksi. Tarif Bajaj Rp 20.000/way (syukur kalau bisa nawar dan dapat harga Rp 15.000/way) dan Taksi Rp 16.000/way (kondisi jalan lancar).
      Setibanya di area Jl.Veteran 1 No. 10, Gambir, langsung menuju ke toko Ragusa Es Italia. Rombonganpun bergegas mencari tempat duduk didalam toko es krim Ragusa… daaan… PENUH. Seperti sudah kami duga sebelumnya karena memang favorit banget. Ya ok deh, kami pun cek toko sebelah, menu di toko sebelah ada sate ayam, asinan juhi, mie juhi, gado-gado, otak-otak dan minuman. Harga makanannya per-porsi rata-rata Rp 20.000,- saja, sedangkan minumannya berkisar antara Rp 5.000,-/botol s/d Rp 7.000,-/botol saja. Jadi lah kami duduk memesan makanan ditoko ini dan beli "takeaway" es krim Ragusanya.
      Ragusa Es Italia adalah Produk es Italia yang telah berdiri sejak tahun 1932 dan menggunakan bahan dasar susu sapi segar sehingga menghasilkan es krim dengan tekstur yang lembut, tidak terlalu manis dan tidak menggunakan bahan pengawet. Toko es krim Italia ini hanya menjual tujuh rasa dasar es krim yang meliputi coklat, vanila, mocca, stroberi, nougat, durian, dan rum raisin dan beberapa kombinasi es krim lainnya. Pilihan menu favorit di Ragusa ini adalah Banana Split, Spaghetti, Cassata Cisiliana dan Tutti Frutti, harga menu favoritnyapun hanya Rp 35.000,-/porsi dan cukup banyak juga kalau untuk dikonsumsi sendirian.
             
      Berikut Menu es krim yang tersedia di Ragusa:
           
      by Google
      Berikut penampakan aslinya:
           
      Banana Split                                                                                                                    Spaghetti Ice Cream
           
       
      Tutti Frutti
      Selesai makan, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Kota Tua/Batavia, sebelum meninggalkan lokasi, kami foto-foto dulu, sekalian perpisahan dengan Mak Menie, yang harus pulang lebih dahulu karena masih ada urusan lain. Selesai foto-foto kamipun menuju ke halte Bus Wisata, dari toko belok kiri, Jl. Veteran 1, jalan kearah luar gang belok ke kanan. Di sini ada 3 rute Bus Wisata yang berhenti mengambil penumpang, yaitu Jakarta Modern, Pencakar Langit Jakarta dan Sejarah Jakarta. Khusus untuk Sejarah Jakarta, antriannya adalah diatas trotoar, posisinya paling kanan. Jangan salah jalur ya, kalo salah jalur bisa diteriakin kondektur Bus untuk antri lagi dari belakang lho.

      Bus Wisata Pencakar Langit Jakarta
      Lama kami menunggu di halte, sempat bertanya-tanya kenapa busnya belum juga berjalan kearah kami, busnya berhenti sekitar 10 meter dari halte. Para petugas Bus mulai dari driver sampai dengan kondektur sibuk, hilir mudik, keluar masuk bus. Ada apa ya?? Oooo.. Ternyata Busnya sedang disapu dan di Pel dulu, mungkin ada penumpang sebelumnya yang sedikit kurang disiplin makan dan minum hingga menjatuhkan sesuatu yang membuat kotor Busnya…. Jadi ingat yach… Jangan abaikan larangannya. Kasian petugas-petugasnya.

      Menunggu sekitar 10-15 menitan, akhirnya bus wisatanya menghampiri kami dan penumpang mulai berjalan ke dalam bus dan bergerak menuju ke tingkat atas. Buspun jalan menuju Kota Tua dengan melewati Jalan Gajah Mada.
      Tiba di depan Museum Bank Indonesia, jam tangan menunjukan waktu sudah pukul 15.55 WIB, sudah tidak bisa masuk ke Museum Bank Indonesia lagi karena tutupnya jam 16.00 WIB, pintu pagarpun sudah ditutup rapat-rapat. Baik lah, berarti langsung saja menuju Wisata Kota Tua.
           
      Di Kota Tua, kita bisa menemukan Museum Fatahillah, Café-café yang di-design sedemikian rupa sehingga terkesan tua, meskipun menu dan merk restorannya adalah restoran masa kini, seperti Bangi Kopitiam dan lainnya. Ada Indomaretnya juga di samping Café Batavia. Pemandangan mulai menarik karena pintu bangunan masih terkesan kuno, disekitarnyapun banyak berdiri Patung-patungan Pahlawan dan Super Hero Tempo Dulu seperti Imam Bonjol, Gatot Kaca, Tentara Kompeni, Noni Belanda (yang tampangnya jauh dari orang Belanda…. Hehehe); pelukis, souvenir-souvenir, dan lainnya.


          
           
      Ada sepeda Ontel juga disana, dulu waktu tahun 2013, Saya pernah bawa tamu ke sini, sewa sepeda ontelnya untuk keliling ke Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Kapal, Pasar Ikan dan Toko Merah, harga sewanya Rp 30.000,- /unit. Tapi sepertinya sekarang Sepeda Ontelnya sudah tidak boleh keluar dari kawasan Kota Tua deh. Tapi menariknya sepeda-sepeda itu sekarang dicat berwarna warni dan masih dapat disewakan untuk pengunjung Kota Tua dan hanya boleh berkeliling didalam saja. Sayang sekali memang, padahal kalau masih boleh berkeliling ke Pelabuhan dan lain2 jadi bisa mengenal obyek-obyek wisata yang lainnya disekitar Kota Tua. Tapi.. ya sudah lah… Kami cukup puas juga dengan pemandangan yang ada disini.

      Setelah Capek foto-foto di Kota Tua, jam sudah menunjukkan pukul 17.05, lalu kamipun beranjak keluar dari Kota Tua dan berencana ngopi-ngopi cantik dulu sebelum bubar. Tujuan kami adalah Kopi “Lau Hue” (pernah dibahas oleh Ci Eka Wibisono) tahun lalu. Sebelum Ngopi ternyata Ibu-Ibu sudah lapar perutnya dan akhirnya nongkrong dulu dipinggir jalan didepan Museum Bank Indonesia mencoba jajanan berat pake bakulan di depan gedung Museum Bank Indonesia. Ada Gado-gado, ada Kwetiau, Mie Goreng, Bihun Goreng, lengkap dengan gorengan bakwan serta sambal kacangnya.. Rame lah pokoknya itu bakul. Yang pasti semua happy meskipun rasanya so so banget banget sih katanyaaa…. (karena aku sendiri tidak mencoba).
           
      Setelah nye”nack” jajanan berat itu tadi, kami lanjutkan perjalanan menuju ke Petak 9, Glodok area dengan berjalan kaki (jaraknya kurang lebih 1,2 KM). Kebayang kan bagaimana perjuangan kami hari itu… huff… berjalan kaki kurang lebih 15-20 menit, akhirnya tiba lah di tujuan yaitu kedai “Lau Hue”. Disini kami memesan Liang Teh (Rp 9.000,-), Es Kopi (Rp 12.000,-/gelas), gorengan pisang (Rp 3.500,-/pc), Talas (Rp 6.000,-/pc) dan tapenya (Rp 3.000,-/pc). Dah kecapean jadi gak napsu makan yang berat lagi (atau Ibu-Ibu kita udah kekenyangan ya… hahaha.. kagak tau juga). Yang pasti di Kedai ini ada jual Mi kuah, bihun kuah, kwetiau dan lain-lain khas Bangka.

      Ok… Tiba lah saatnya kami harus berpisah di halte Busway Glodok. Sebagian ke Kelapa Gading, Mangga Besar, ke Gajah Mada, dan sisanya kami balik lagi ke Balai Kota dengan menumpang Busway dengan tujuan akhir Monas, Foto-foto lagi sebelum berpisah.
          
      kami minta diturunkan didepan Balaikota. Kami pun menyempatkan diri untuk masuk ke halaman Balaikota dan berfoto ria dengan background Karangan Bunga yang banyak itu... Pertemuan ini singkat memang tetapi cukup berkesan karena memang sudah pada kangen sih…
      Akhir kata, bagi teman-teman yang di luar sana, baik Jakarta maupun luar kota, jangan ragu, silahkan mencoba berkeliling Jakarta dengan Bus Wisata Jakarta Ini. Mumpung masih Gratis. Kalau udah lewat dari bulan Oktober 2017, gak tau lagi deh. Dijamin nyaman dan memuaskan.
      Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat..!!
    • By Florencia Maria
      Hai saya cari teman untuk berangkat ke Belgia, tiket sekitar 8-10 juta, start dari Jakarta tanggal 7 juli- 15 Agustus (Summer). Belum tau lanjut kemana kemungkinan tidak Polandia, Jerman, Belanda,Perancis& Italy karena baru selesai trip kesana, khusus yang domisili Surabaya bisa urus visa barengan :D.
      kl berminat join bisa email saya yah florenciamaria24@gmail.com. Itinerary menyusul rencana negara setelah explore Belgia adalah Luxembourg, Slovenia, Monaco dan Austria (Liechtenstein) 
       
      Lumayan bisa ke Belgia PP 6.9 silahkan cek tiketnya pakai Thai Airways :)