• 0
alexandra anastasya

Jangan Pernah Maling di Gili Trawangan, Kalau Gak Mau Malu Seperti Ini

Question

maling1.jpg

Wisatawan yang dituduh mencuri di arak mass di Gili Trawangan

(Facebook/Gili Trawangan, Meno, Air)

 

Gili Trawangan - Baru-baru ini ada kejadian menghebohkan di Gili Trawangan. Sepasang turis bule sedang diarak massa. Mereka diarak karena dituduh atas kasus pencurian. Waduh!

Di sosial media Facebook, tengah ramai beredar foto-foto sepasang turis bule yang sedang diarak massa. Foto tersebut memperlihatkan mereka tengah berjalan di tengah iringan banyak orang, termasuk kawalan beberapa petugas berseragam. Lokasi foto ini disebutkan ada di Gili Trawangan. 

Dilihat detikTravel dari BBC World, Rabu (21/12/2016), di leher 2 orang turis bule tersebut tergantung sebuah papan karton yang bertuliskan 'I AM THIEVE. DON'T DO WHAT I DID!' (Saya pencuri. Jangan lakukan apa yang telah kulakukan).

Sepasang turis bule yang tidak disebutkan identitasnya ini diarak massa karena kedapatan melakukan tindak pidana pencurian. Dari rekaman kamera CCTV, turis pria dan wanita asal Australia ini tengah tertangkap kamera sedang mencuri sepeda. Mereka pun tidak bisa menyangkal perbuatan tersebut.

maling2.jpg

Foto: (Facebook/Gili Trawangan, Meno, Air)

Oleh penduduk setempat dan petugas kepolisian, mereka pun diarak keliling pulau dengan membawa papan bertuliskan saya pencuri. Tujuannya jelas, membuat mereka malu di depan publik, sehingga ke depannya ada efek jera atas perbuatan yang mereka lakukan, dan tidak akan mengulanginya lagi.

Praktek diarak massa bagi pelaku tindak kejaharan di Gili Trawangan seperti ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun, meski awal mulanya tidak ada yang tahu pasti sejarah ritual tidak biasa itu. Seperti sudah jadi kesepakatan bersama antara penduduk setempat dan polisi bila ada yang dianggap melakukan tindak kejahatan, mereka akan diarak keliling pulau.

Beberapa traveler pengguna Facebook pun mempertanyakan tentang ritual mengarak pelaku kejahatan itu. Mereka mempertanyakan apakah tindakan tersebut sah di mata hukum? apakah tidak melanggar privasi para tertuduh? Sementara sebagian yang lain, menanyakan apakah tindakan mempermalukan tertuduh seperti itu efektif atau tidak dalam menimbulkan efek jera. (wsw/wsw) Wahyu Setyo Widodo - detikTravel - Rabu, 21/12/2016 12:10 WIB

SUMBER

 
 
 
 

Share this post


Link to post
Share on other sites

9 answers to this question

  • 0
Just now, Dhistiraz said:

Patut di contoh juga buat ditempat-tempat wisata yang lain... biar aman gak ada yang maling ..:ngakak  

colek @deffa  sory om dah lama gak nongol....:kesengsem

 

hahay welcome back @Dhistiraz tuh ada member medan yang mau gabung di postingan group medan heheh

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
12 minutes ago, deffa said:

biasanya seh bukan karena mereka gaka mampu

tapi karena klepto aja :D

Iya Mod, ini mereka digiring Walk Of Shame,

ala ala kayak di film Game Of Thrones gitu ahahahahaha

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By alexandra anastasya

      Bagi Anda yang menyukai Yoga, segeralah atur perjalanan Anda ke Candi Prambanan. Karena dalam rangka memperingati Hari Yoga Internasional yang jatuh pada bulan Juni, PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko akan kembali menggelar Prambanan International Yoga Day 2018 pada tanggal 24 Juni 2018.
      Selain untuk memperingati Hari Yoga Internasional, acara ini juga sebagai wujud bhakti umat Hindu kepada Tuhan setiap pertengahan bulan Juni. Saat inilah kesempatan bagi umat Hindu untuk melestarikan ajaran leluhur dan Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi.
      Prambanan International Yoga Day 2018 merupakan acara tahunan yang ketiga kali digelar sejak tahun 2016 yang lalu dan diprakarasai Kedutaan Besar India. Setiap tahun, panitia akan mendatangkan seorang master yoga internasional untuk memimpin ribuan penggemar yoga di Taman Prambanan.
      Prambanan International Yoga Day diselenggarakan oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko dan bekerja sama dengan PHDI Jawa Tengah dan DIY serta Bimas Agama Hindu Jawa Tengah dan DIY dengan tujuan untuk bisa memusatkan pikiran didalam mengendalikan panca indera sehingga tercipta keselarasan ataupun keseimbangan antara jiwa , pikiran dan tubuh yang pada akhirnya nanti akan menghasilkan sebuah ketenangan jiwa dan kebahagiaan. Melalui ketenangan jiwa, otomatis akan lebih produktif lagi dalam kehidupan.
      Acara Prambanan International Yoga Day 2018 terdiri dari 5 sesi. Sesi pertama adalah Doa, dilanjutkan dengan peregangan, kemudian gerak asana tambahan dan relaksasi serta terakhir yaitu meditasi. Selain 5 acara inti tersebut, akan ada kegiatan tambahan berupa aksi donor darah yang bekerja sama dengan PMI, pembagian doorprize dan hiburan musik.
      SUMBER
    • By alexandra anastasya

      Thai Airways, Qantas dan Jetstar akan memindahkan semua operasional nya ke Terminal 3 Soekarno-Hatta International Aiport, terhitung dari bulan Mei 2018. Sebelum nya, ketiga maskapai ini menggunakan Terminal 2 sebagai area operasional nya.
      Thai Airways akan pindah di mulai tanggal 1 mei 2018, sedangkan Qantas dan Jetstar akan pindah pada tanggal 11 Mei 2018.
      Fasilitas-fasilitas baru penunjang kenyamanan penumpang pun sudah di sediakan di Terminal 3 seperti: Sistem E-Parking, Free WIfi, Digital Banners, E-Kiosk Search System, Body Scanners, Autogate Immigration System (E-Passport), dan Trolley management system.
      Selama masa transisi ini, airport operator akan memberikan informasi lengkap kepada penumpang yang sudah membeli tiket, agar proses perpindahan terminal berjalan lancar.
      Penumpang juga di harapkan agar bisa ikut aktif menghubungi ke maskapai yang bersangkutan.
      SUMBER
    • By deffa

      Di Batu Malang lagi hits salah satu tempat wisata baru bernama The Onsen Resort, yang baru di buka di bulan Desember 2017 lalu.
      Dari namanya sudah terasa Jepang nya ya. Yup, onsen atau biasa di sebut Pemandian Air Panas ala Jepang ini sudah hadir di Kota Wisata tersebut. Gak tanggung-tanggung, karena ingin mempunyai suasana yang ala Jepang banget, gate ala Fushimi Inari juga ada loh disini. Jadi, resort ini merupakan resort pertama yang bertamakan Onsen ala Jepang di Indonesia. 
      Lokasi nya berada di Jl. Arumdalu, Songgokerto, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur. 
      Serunya lagi, bagi kalian yang ingin berfoto-foto ria di area onsen ini GRATIS loh. Tapi, bagi kalian yang ingin mencoba Onsen nya harus menginap dan menyewa salah satu Villa ala Jepang nya yang permalam di beri harga Rp. 3.555.000, lumayan juga ya.
      Tapi, bagi kalian yang belum kesampaian ke Jepang dan emang suka dengan kebudayaan Jepang, tempat wisata satu ini wajib di kunjungi ya.
      Untuk info lengkap kalian bisa baca artikel berikut: KLIK
    • By Satrio Primadani
      TOUR LOMBOK PACKAGE 3D/2N ALL IN
      KUOTA 5-6 Person (Innova)
      KUOTA 10-15 Person (Long Elf)

      Harga : 1.300.000/orang

      Whatsapp : 081252550811

      Harga termasuk :
      1. Full transport
      2. Penginapan homestay 2 malam
      3. 1x Kuliner Khas Lombok (Sate Rembige)
      4. Public Boat To Gili Trawangan
      5. Tiket masuk sesuai destinasi
      6. Boat & peralatan snokeling
      7. Guide lokal merangkap driver
      8. Snack & air mineral

      Harga tidak termasuk :
      1. Konsumsi Selama Tour
      2. Tiket Pesawat
      3. Keperluan Pribadi

      Jadwal Tour :
      Day 1 :
      - Penjemputan Bandara
      - Selong Belanak Beach
      - Mawun Beach
      - Kuta Beach
      - Tanjung Aan Beach
      - Kampung Sasak Sade
      - Menikmati Makanan Khas Lombok
      - Chek In Hotel

      Day 2 :
      - Explore Villa Hantu
      - Explore Bukit Malimbu
      - Explore Malaka
      - Gili Trawangan By Speedboat
      - Sunset Malaka Hill

      Day 3 :
      - Explore Kampung Tenun Sukerara
      - Visit Lombok
      - City Tour
      - Pusat Oleh2 Khas Lombok
      - Drop Bandara

      Note : Untuk kedatangan diusahakan pagi


    • By deffa

      Foto: Sensoji Temple (Ari Saputra/detikTravel)
      Jakarta - Jepang saat ini makin ramah untuk turis Muslim. Sejumlah fasilitas dan imbauan untuk turis Muslim telah disiapkan.

      Dijelaskan Manager Japan National Tourism Organization, Kristiana Susanti, Rabu (4/4/2018), pemerintah Jepang telah memperbanyak destinasi ramah Muslim. Tak hanya itu, kemudahan lainnya adalah papan-papan penunjuk yang sekarang sudah banyak menggunakan huruf latin.

      "Tak seperti dulu, di mana-mana sekarang sudah menggunakan Bahasa Indonesia atau bertuliskan latin. Jangan anggap tidak ramah wisatawan, karena jika ada turis yang terlihat kesulitan maka warga lokal dengan ramah akan mengantar langsung turis ke lokasi tujuan," kata Kristiana.

      Itu kemudahan yang akan didapat turis jika ke Jepang. Ada pula kemudahan turis Muslim yang sudah disiapkan Pemerintah Jepang dan ini menjadi hal atau perhatian yang sangat serius.

      "Sekarang ini ada penambahan fasilitas-fasilitas Muslim di Bandara Narita. Di hotel sudah dianjurkan untuk menambahkan arah kiblat, sudah banyak restoran yang berlabel halal dan cukup tanya ke penjualnya apakah halal atau tidak," urai Kristiana.

      "Jadi, untuk traveler muslim sekaran sangat friendly dan cukup banyak berkembang di berbagai tempat di Jepang," imbuh dia.
      Narita Airport Jepang mulai berbenah bagi traveler muslim. Ada sejumlah musala di sana, pertama di Terminal 1 yang ada di sebelum paspor kontrol lantai 5, 5F dan sesudah kontrol paspor di lantai 2, 2F Gate 28.

      Musala di Terminal 2 ada di sebelum kontrol paspor lantai 1, 1F. Sesudah kontrol paspor ada di lantai 1, 1F, Gate 70.

      Musala di Terminal 3 yang ada di sebelum kontrol paspor lantai 2, 2F. Setelah kontrol paspor ada di lantai 3, 3F, Gate 151.

      Semua musala ini dibuka dari pukul 06.00-23.00 waktu setempat. Adapun restoran berlabel halal di Narita Airport ada di setiap terminal.

      Restoran halal pertama di Terminal 1 bernama Kineya Mugimaru. Ada di lantai 5 sebelum kontrol paspor, buka dari pukul 07.30-20.30. Restoran halal kedua di Terminal 2 bernama Tentei. Ada di lantai 4 sebelum kontrol paspor dan buka dari pukul 07.30-20.30.

      Restoran halal ketiga di Terminal 3 bernama La Toque. Ada di lantai 4 sebelum kontrol paspor dan buka dari pukul 07.30-20.00.
      SUMBER
       
    • By Gerald Audi Pramudya
      Halo guys balik lagi sama gue Gerald

      di ketikan gue kali ini, gue mau bagi" + sharing soal gimana cara backpackeran ke Lombok dan biaya yang dikeluarkan disana

      oke langsung aja gue mulai dari pertama kali gue berangkat dari Surabaya. Gue udah pesen tiket jauh" hari sebelum hari keberangkatan, itu salah satu cara biar dapet tiket pesawat murah gengs. kalian para backpacker pasti udah tau banget soal hal booking membooking kan hahahaha, so kita lanjut aja langsung perinciannya, gue disana 4 hari 3 malam dari tanggal 18 November - 21 November


      Jum'at 18 November 2016

      Hari pertama gue Berangkat dari airport Juanda Surabaya, gue memutuskan untuk ambil flight agak siang yang harganya murah hahahaha (Lion Air) Tujuan Surabaya - Lombok Praya International dengan biaya yang cukup memuaskan cuma 320rb hehehe. Jam 09.45 gue udah mulai terbang ke Lombok

       

      akhirnya setelah 1 jam terbang, gue sampe juga di bandara International Lombok pukul 11.45 karena WITA so nambah 1 jam hehehehe
       


       

      karena trip kali ini gue cuma pengen habisin waktu di gili trawangan guys, makanya gue langsung ke pangkalan Bis Damri yang ada di pintu keluar bandara lombok. Rute yang dipake ada 2 guys bisa lewat pantai Sengigi atau lewat Gunung Sari.

      kalo kalian rombongan orang banyak dan males repot kalian bisa charter mobil dari bandara yang mengantar langsung ke Pelabuhan Bangsal (Pelabuhan Bangsal itu salah satu dari sekian banyak pelabuhan tempat menyebrang ke Gili Trawangan). Biaya untuk sewa Mobil kisaran 400rb/mobil jadi agak murah kalo kalian rombongan orang banyak.

      lanjut kalo solo backpacker kaya gue mah nyari yang murah" aja hahahaha.

      Jadi lanjut cerita gue naik bis damri dengan tujuan Bandara Selaparang (Bandara Selaparang sekarang udah ga dipake lagi guys, di ganti sama Lombok Praya International). Biaya bis damri dari bandara ke bandara selaparang itu 35 ribu. kalian bingung kenapa gue ke bandara selaparang kenapa ? karena kalo turun di bandara selaparang itu lebih deket ke gili trawangan via Gunung Sari. Jadi gue naik Taksi dari Bandara Selaparang ke Pelabuhan Bangsal via Gunung Sari.
      di daerah gunung sari ini adem guys, ibarat kaya Puncak gitu jadi adem hawanya + disana masih banyak monyet yang berkeliaran di pinggir jalan. jadi kalo lewat sana kalo mau bisa berhenti dan foto" para monyet nya dulu hahahaha.
       
       

      maaf ya guys agak blur karena taksinya sambil jalan hehehehe.

      Perjalanan dari bandara ke bandara Selaparang memakan waktu kurang lebih 30 menit, dan dari Selaparang ke Pelabuhan Bangsal kurang lebih 25 menitan
      untuk biaya taksi, saya naik Blue Bird estimasinya 100rb, kemarin saya pas 98rb sekian gitu hehehe

      setelah sampai di daerah pelabuhan bangsal, taksi tidak boleh masuk ke area pelabuhan, ada kendaraan Cidomo ( Cidomo itu kaya delmannya orang Lombok guys) jaraknya cuma 250 meter dari pool taksi ke Pelabuhannya. kalo naik cidomo bayar 25ribu kalo males bayar kalian jalan aja deket kok hehehe

      Setelah sampai di Pelabuhan Bangsal kalian langsung masuk ke arah kiri ke arah loket. Biaya untuk penyebrangan Pelabuhan Bangsal ke Gili Trawangan adalah 15 ribu rupiah saja, murah banget kan ?

      Kapal di pelabuhan bangsal akan berangkat ketika penumpang sudah penuh, untuk kapal penuh membutuhkan paling tidak 40 penumpang, (untuk memenuhi kapal paling tidak membutuhkan waktu 20-30 menit

      sekarang What to do in Gili Trawangan,
      maaf banget TS saking girangnya sampe lupa foto didepan tulisan Gili Trawangan, nyebelin banget hahahaha

      Setelah sampai ada 2 pilihan alat transportasi di Gili Trawangan.
      1. Cidomo yang siap mengantar kalian keliling pulau
      2. Sepeda yang bisa disewa harian (biaya sepeda 50-80rb perhari)
      3. Jalan kaki (TS pilih jalan biar sehat biar kaya bule" hahahahaha)

      oh iya guys inget ini penting banget, jadi di gili trawangan dibiasain untuk booking hotel terlebih dahulu sebelum kesana, karena kadang Low Season di gili trawangan pun sering banget hotelnya penuh, so hati" jangan sampe tidur di pinggir pantai dibawah bintang sambil denger suara gemercik air (tsaaaaaaahhhh wkwkwkkwk)

      Jadi setelah sampai Gili Trawangan gue langsung menuju Hotel yang udah gue booking jauh" hari. Nama Hotelnya Mosaic Gili Bungalow. gue booking dengan low fare yang kualitas kamarnya lumayan, kalo dikasih * itu *3 lah kamarnya padahal harga permalam yang gue dapet itu 175rb/malam dan gue nginep 3 malam, not bad right ?

      ini penampakan Hotelnya
       

      dalem kamarnya lupa gue foto soalnya kecapekan langsung tidur hahahahaha
      setelah sampai kenalan dengan orang hotel karena hotel ini lumayan kecil jadi penjaganya gabanyak, cuma 3 hehehehe
      tapi pelayanan tetep sip kok!! hahahaha

      Setelah sebentar istirahat gue langsung mempersiapkan diri untuk melihat sunset, eh iya jadi gue sampe di gili trawangan itu 13.45 WITA. setelah istirahat gue langsung persiapan ke tempat yang terkenal sampe seluruh dunia yaitu Villa Ombak Sunset yang letaknya di sebelah Barat Daya pulau gili trawangan.

      karena gue jalan gue menghemat biaya sepeda biar bisa dipake makan hahahahaha
      ini penampakan yang gue lakuin di perjalanan. gue lewat jalan tengah jadi motong jalan gitu dan masih nemu perkampungan warga
       
       
       
       


      wala setelah jalan 20 menitan akhirnya gue memulai kebiasaan anak alay jaman sekarang yaitu foto" hahahahaha so ini penampakan pantai  di gili trawangan.

       

       

       

       

       

      dan setelah berjalan kisaran 30 menit sampai juga gue di Villa Ombak, sebelum di Villa Ombak gue sempet diminta foto bareng bule saking kerennya gue yakan wkwkwkwk
      (padahal gue yang ngajak mereka buat foto bareng hahahaha)
       

      Muka TS digelapin biar ga ke expose ya hehehehehe
      dan ini dia Villa Ombak Sunset Gili Trawangan

       

       

       
       
       
        walaaaaaaaaaaaa gimana gengs keren ga ? wkwkwkw model cantik yang ada di foto diatas gue juga ga kenal dan gak tau nama doi siapa, hehehehehe

      setelah sunset over gue memutuskan buat pulang dan mandi dulu sebelum makan karena habis jalan dan keringetan parah hahahaha.

      setelah mandi gue memutuskan buat Makan di Pasar Seni ( pasar seni yang ada di gili trawangan ini bukan pasar yang isinya pernik" itu lho ya, pasar seni di Gili Trawangan itu isinya makanan tradisional Indonesia dan Seafood.)

      Maaf ts ga ada fotonya karena ts ga bawa kamera dan bener" cuma pengen makan wkwkwkwkwk disana ada Nasi campur, ayam goreng / tumis, seafood, nasi goreng, bakso, soto ayam khas lombok, mie ayam.

      gue milih makan nasi campur (nasi mie kangkung telor gorengan) dan sebotol air mineral gue cuma kena 25ribu. heheheehe lumayan murah untuk tempat wisata international :))))))))

      sehabis itu gue langsung balik ke Hotel buat nongkrong bareng anak" hotel dan istirahat.

      Day 2 , 19 November 2016

      Karena gue semalemnya habis joget joget jadi gue bangunnya agak siangan hahahahaha, dan gue bangun siang karena gue udah booking untuk trip snorkling di 3 spot 3 pulau dengan biaya 150rb
      dengan 150rb itu kalian udah dapet kaki katak + kacamata snorkling dan itu glass bottom boat.
      Trip snorkling dimulai pukul 13.00 WITA, kenapa berangkat siang karena kita bakal balik sore untuk enjoy sunset di kapal, enak kan ? hahahaha

      Spot yang didatengin ada 3, spot pertama di Gili Trawangan Turtle. disana kalo lucky di kedalaman 2 meter kalian udah bisa melihat penyu / kura" yang berenang, gue ga ada fotonya sih kesel banget, tapi ada videonya 480P 60fps jadi puas liatnya wkwkwkwk.

      Spot ke 2 di Gili Meno, disana hal yang paling sering ditemukan juga penyu dan lagi" TS lupa ambil foto saking senengnya hahahaha

      Spot ke 3 ada di Gili Air, disana kalian bakal disuguhin pemandangan ikan yang luar biasa banget, kalian wajib bawa Roti kalo snorkling ditempat ini. WAJIB!!!! biar ikannya pada dateng ke kalian jadi bagus banget kalian di rebutin sama ikan" air asin yang bagus banget itu.

      Setelah 3 spot snorkling itu perahu akan berhenti sejenak di Gili Air untuk beristirahat selama kurang lebih 1 jam di sebuah restoran gitu, disana karena gue laper dan agak ngantuk karena angin sepoi" yang dilewatin selama snorking, gue pesen fish soup + Lombok coffee (karena namanya inggris jadi harganya lebih mahal, awas ya di cek dulu harganya sebelum pesen) ts bayar 52rb untuk sup ikan + kopi itu tadi.

      setelah 1 jam di gili air, kita semua kembali ke Gili Trawangan pukul 17.25 WITA

      ini penampakan boat + foto yang bisa TS ambil pas di atas boat
       
       

      (2 orang ini gue kenal di boat dan ngobrol asik dengan mereka sambil tidur"an hehehe)
       

       

      Setelah kembali TS agak capek jadi ga liat sunset sore itu dan langsung makan di Pasar Seni lagi, kali ini TS beli Ayam Goreng (25rb perpotong) + nasi + air mineral jadi total 35rb

      malam hari nya gue putusin untuk jalan keliling pulau dan kali aja dapet foto bintang yang bagus, (nunggu bulan muncul sampe 21,00 WITA tapi ga muncul juga karena mendung, jadi gue putus asa dan memutuskan untuk kembali ke Hotel) tapi walaupun agak jelek ini hasil jepretan gue malam hari itu, kali aja bagus menurut kalian
       
       
       
       

      dan setelah foto" sebentar gue kembali ke Hotel dan nongkrong bareng anak" hotel lagi (disini anak hotel yang gue maksud 3 penjaga hotel itu tadi + 2 tamu dari german yang seumuran jadi ngobrolnya asik,nama mereka Heiko sama Dave dari Berlin)

      Day 3 , 20 November 2016

      Setelah melewati malam yang asik di Party Island (disini TS gamau bohong ts seneng" dimalam hari dan subuh baru pulang wwkwkwkwk, karena pulau ini dujuluki Party Island sama orang" luar negri karena kehidupan malamnya yang asik banget disini, tapi inget tetep dalam batas wajar ya!! )

      Setelah pulang kisaran jam 3 pagi gue tidur sebentar sampai pukul 05.15 WITA untuk mengejar sunrise di daerah pelabuhan gili trawangan.

      Setelah cuci muka gue langsung berlari ke daerah pelabuhan karena ga mau melewatkan momen yang keren ini, ini dia sunrise di Pelabuhan Gili Trawangan, jangan ngiri yaaaaaa!!!
       

      ini sedikit lebih pagi sebelum golden sunrise yang gue kejar
       

      kucing ini nemenin gue foto" di pagi hari dan ngedeketin kamera terus ahahahaha cuteeeee
       
         
      Pelabuhan Gili Trawangan  

      Dan sang Mentari pun Mulai menampakkan diri
       

      GOOD MORNING SUNSHINE :))))))))))))))
       

      ini yang paling gue suka, di pagi ini sudah ada orang mancing ikan, pemandangan kaya begini dan mancing ikan bener" hal yang harus gue coba, seriusannnnnn

      itu dia golden Sunrise di Gili Trawangan, kalo kalian pada ngiri makanya kesini buruan wkwkkwwkwkwk, tapi inget ya hindari high season karena harga hotel makanan dan semua kebutuhan naik drastis disini bisa sampe 160%an

      Setelah golden sunrise itu, gue kembali ke hotel untuk istirahat sebentar.

      Siangnya pukul 11.00 WITA gue pergi ke penangkaran penyu untuk melihat penyu" yang nanti bakal di lepas ke lautan, tapi sayangnya pas hari itu ga ada penyu yang mau di lepas, jadi cuma bisa liat di penangkarannya aja

      ini dia penyu"nya
       
       
       
       
       


      siang pukul 14.00 gue kembali ke hotel untuk mengambil handuk dan pakain ganti untuk renang + snorkling di pinggiran pantai di gili trawangan, tapi karena cuaca panas banget gue memilih untuk tidur di pinggir pantai, saik banget dah pokoknya. hahahaha

      Setelah tidur"an di pantai gue kembali ke hotel pukul 16.00 WITA untuk mandi dan prepare untuk melihat sunset di salah satu beach bar yang ada di Gili Trawangan.

      pukul 16.30 gue sudah sampai di daerah villa ombak lagi dan memutuskan untuk jalan" sejenak di pinggir pantai dan menikmati pantai terakhir kali di gili trawangan.

      pukul 17.20 gue sudah ada di Malibu Beach Bar dan duduk santai sambil menikmati Jus Semangka (rp 30rb) dan melihat sunset sambil bikin timelapse hehehehehe

      Setelah sunset lewat, gue kembali ke hotel dan mandi lagi, karena cuaca agak panas dan karena gue jalan jadi keringetan gitu makanya gue mandi mulu tiap abis pergi kemana" hahahaha
      Malam hari terakhir di Gili Trawangan ga banyak hal yang gue lakuin disitu, cuma makan Mie Ayam (rp 15rb) dan jalan" biasa disekitar situ,

      Eh TS lupa buat masukin ini, inget jangan lupa beli Es Cream khas gili trawangan atau dinamakan Gili Gelato, itu es krim enak banget dan kalian harus nyoba. cita rasanya beda dari es yang biasa kita beli di kota" hehehehe icipin ya jangan sampe LUPA hehehehe

      Malam Hari ts cuma prepare buat check out besok pagi dan bad rest setelah 2 hari lalu pulang pagi terus hehehehehe

      Day 4 , 21 November 2016

      Hari terakhir ini gue pamit sama anak" hotel dan kembali ke Lombok, pukul 07.00 WITA gue udah check out dari hotel karena gue harus kejar pesawat pukul 12.00 WITA dan membeli oleh" khas lombok di daerah Sengigi.

      Untuk kembali gue naik kapal dari Gili Trawangan ke Pelabuhan Bangsal rp 15rb
      dan memilih naik ojek karena lebih cepet dan harganya lebih pasti daripada argo taksi rp 70rb. (harusnya bisa lebih murah lagi, ini gue mau karena dia gue suruh nyari tempat beli oleh" sekalian hehehehe)

      Setelah menemukan lokasi tempat membeli oleh" gue cuma membeli Manisan rumput laut / 30rb per pac
      dan dodol rumput laut / rp 25rb per pac

      dan kalo kalian mau cari kaos di bandara banyak dan harganya hampir sama dengan harga orang jualan di pinggiran.

      Gue gak sempet berhenti di sengigi karena waktu yang terbatas dan juga itu nanti mau jadi agenda kalo ke Lombok lagi hehehe. biarkan sengigi jadi misteri dulu, nanti bakal terkuak kalo gue ke lombok lagi hehehehe

      Setelah membeli oleh" di daerah sengigi, di jalan raya itu kalian bisa langsung nyegat bis Damri jurusan Sengigi - Lombok International Airport dengan biaya 35rb

      lama perjalanan dari Sengigi ke Bandara kisaran 2 jam, itulah yang bikin gue berangkat via gunung sari karena lebih deket.
      Setelah sampai di bandara, gue langsung check in naruh barang di bagasi dan nunggu pesawat untuk kembali ke Surabaya, Maskapai yang gue pake Citilink dengan biaya 315rb

      setelah menunggu lumayan lama 30 menitan, akhirnya gue mulai masuk pesawat dan meninggalkan Lombok.

      Sekian info dari gue mungkin bisa membantu kalian yang mau pergi ke Gili Trawangan nanti, inget jangan high season karena harga bisa melambung kaya tendangannya kiper.
      Good Bye guys! Have Fun



      Untuk Estimasi Biaya yang gue tekankan disini
      Pesawat PP (Lion + Citilink) = 680 rb
      Hotel 3 hari 3 malam @ 175rb = 575 rb
      Bis Damri 35k/trip x 2 = 70rb
      Taksi dari Bandara Selaparang ke Pelabuhan Bangsal = 100rb
      Menyebrang Via bangsal ke Gili Trawangan 15k x 2 = 30rb
      Ojek dari Pelabuhan Bangsal ke Sengigi = 70rb (ini bisa ditawar sampai 50rb, relax)
      Snorkling 130-150rb (harga beda" tiap agen wisata) = 150rb
      Uang Saku untuk makan + Bar + pub = 500-600rb (ini terserah kalian mau bawa berapa dan dipakai untuk apa)

      Grand Total = Rp. 2.275.000
      Kalian bisa menekan pengeluaran kalo ngga ngebar / ngepub kaya saya, dan fokus untuk jalan" aja hehehehe

      *jika kalian mau diving, scuba diving / free diving perkiraan 500-1jt / person ( gue ga diving karena belom ada lisensinya)

      Oke semoga ini membantu kalian! dont forget to Have Fun!!!
    • By eka wibisono
      Gak kerasa udh hampir 1 tahun mengikuti Gatnas KJJI ke 9 di Lombok bln Oktober 2015, dan timbul perasaan kangen  pingin kumpul2 dgn teman-teman ex Gatnas Lombok. Akhirnya pas bulan Juni 2016, beberapa dari kami @luxia, @siti uko, @menie ketemuan di rumah @sitiuko di Ciawi. Nah disitulah tercetus ide utk ajakin reuni teman2 ex Gatnas Lombok, pergi bersama-sama ke Lombok tgl. 18-20  November 2016, pastinya dgn rute yg berbeda  dengan thn 2015. Eh ternyata ngumpulin teman2 ex Gatnas Lombok utk jalan bareng2 lg susah-susah gampang lho hehehe.... ada yg udh daftar...tiba2 cancel. Akhirnya dari teman2 yg sudah daftar,  ini lah yg terkumpul:
       1.  saya 
         2. @titisetianingsih 
         3 . @luxia 
        4.   @sitiuko
              5. @menie  
               6. @dimaz
                       7. @dhan doank 
                     8. fb@dutynath 
                     9.    fb@nettyneh 
                10.  fb@gayatrinainggolan
                11. fb@onyadeisi
      Berhubung peserta reuni ex Gatnas Lombok sedikit, akhirnya diputuskan kami boleh ajak teman2 kami yg lain. Jadilah bertambah 4 orang yg salah satunya fb@Lenny Zein (ex Gatnas KJII 8 di Padang). Jadi total peserta 15 orang. Walaupun ada peserta baru, tapi gak kalah seru  suasana reuni kami ini hehehe... maklum biang gokilnya jd nambah. 
      Untuk acara kami ini, kami minta tolong ke Dimas untuk atur transportasi dan itinerary selama di sana. 
      Yuk kita mulai perjalanan reuni kami. 
      Hari 1: tgl. 18 November 2016:
      Gili Petelu, Pantai Tangsi (Pink Beach), Gili Segui (Pink Beach 2),  dan Gili Pasir (Lombok Timur)
      Kami berangkat dari M Hotel di kota Cakranegara sekitar jam 7.00 pagi WITA menuju Pelabuhan Tanjung Luar di daerah Lombok Timur  yg memakan waktu perjalanan sekitar +/- 1,5 jam. Dalam perjalanan sempet tuh kami mampir ke daerah Puyung (Lombok Tengah) utk cobain Nasi Balap Inaq Esun yg terkenal di Lombok. Utk menuju tempat makan ini, dr jalan raya kita harus jalan kaki 150 meter memasuki gang rumah penduduk. Gak nyangka, di rumah yg sederhana ini nasi balap yg terkenal itu dijual. Utk teman-teman yg belum tau nasi balap, nih sedikit info ya. Nasi balap yaitu nasi dgn lauk ayam suwir crispy bumbu pedes, ikan asin crispy, sambal dan kacang kedele goreng.

      Yg terkenal dari nasi balap ini ya pedesnya itu yg super (dijamin perut langsung panas & mules kalo yg gak tahan pedes hahaha...), tp buat yg gak doyan pedes bisa minta kok nasi balap yg tidak pedes dan pedes sedeng. Nasi balap Inaq Esun ini harganya Rp.15 ribu per porsi, enak, murah dan kenyang jg lho. Setelah kenyang, lanjutlah perjalanan kami ke pelabuhan Tanjung Luar.
      Setelah tiba di pelabuhan Tanjung Luar, gak buang waktu lg kami langsung dibagi menjadi 2 kapal utk explore  ke gili-gili.
       
       
      1.        Gili Petelu.
      Di Gili Petelu ini airnya bening dan keliatan tuh karang-karang yg di bawah laut. Sayang kami gak bisa main lama-lama disini karena arus bawah lautnya tiba-tiba makin kuat.
       

       
      Diputuskan langsung kami lanjut ke Pantai Tangsi (Pink Beach).
       
      2.        Pantai Tangsi/Pink Beach.
      Nah ini lah dia Pink Beachnya Lombok. Warna pasirnya ternyata udah gak terlalu pink lho senasib dgn pink beach di Pulau Komodo, mungkin krn udah byk orang yg berkunjung ya jd plankton pinknya berkurang. Pantai Tangsi ini bagus lho viewnya tp sayang kebersihan di pantai ini kurang terjaga, jd kita mau main air di sini jadi males. Setelah makan siang, krn gak pada mau main air, kita semua pergi ke bukit di Pantai Tangsi utk foto-foto aja deh.
       

       
      Setelah puas foto-foto, lanjut lah perjalanan kami menuju Gili Segui.
       
      3.        Gili Segui.
      Letak Gili Segui ini gak terlalu jauh dari Pantai Tangsi, dan Gili Segui ini dijuluki Pink Beach 2. Hmm...benar lho pantainya msh bersih krn belum banyak dikunjungi orang. Dan pasirnya memang lebih keliatan pinknya dr pada di Pantai Tangsi. Mana tahan deh gak main air di sini.
       

       
      4.        Gili Semangkuk.
      Dalam perjalanan dari Gili Segui ke Gili Pasir, kami diajak mampir sebentar utk snorkling di Gili Semangkuk ini.

       
      Airnya masih bersih dan karang-karangnya juga masih bagus.
       

      Nah istimewanya dr Gili Semangkuk yaitu ada sumur di dasar laut. So pasti bikin kita penasaran pingin tau. Ini dia tampilan sumurnya.
       

       
      Bagus kan?  Krn airnya msh bening, gak usah susah-susah nyelem dalam-dalam, dgn  modal alat snorkling dan ngapung-ngapung santai aja kita udah bisa liat tuh sumur.
       
      5.        Gili Pasir.
      Akhirnya tiba juga kita di Gili terakhir yg dikunjungi yaitu Gili Pasir. Gili Pasir ini akan muncul jika air laut surut menjelang sore hari.
       

      Bagus bgt Gili Pasir ini karena selain bentuk pulaunya,bintang lautnya unik lho krn  ada berwarna kuning dan pasirnya beralur-alur seperti pasir berbisik di Bromo.
       

       
       
      Kami semua menghabiskan waktu agak lama di Gili Pasir ini sambil menikmati sunset.
       
       

       
      Akhirnya lewat magrib kami baru mendarat lagi di Tanjung Luar. Satu hal yg disayangkan nih, fasilitas kamar kecil utk bilas kurang  banget krn jumlah kamar kecil cuma 2 dan air bersih utk bilas kurang. Jd terpaksa deh kami bilas sekedarnya...hehehe...lumayan bawa “oleh-oleh” pasir yg nempel di badan dan rambut.
      Dari gili-gili yg kami kunjungi hari ini, kesan aku sih bagus-bagus kecuali Pantai Tangsi/Pink Beach yg kurang memuaskan, ya itu krn kurang bersih.
       
      Hari 2: tgl 19 November 2016:  Pulau Paserang dan Pulau Kenawa di Sumbawa Barat.
      Terinspirasi dgn kunjungan Deffa dan Dimas ke 2 Pulau ini setelah selesai Gatnas Lombok 2015,  kami semua penasaran jg pingin liat keindahan Pulau Paserang dan Pulau Kenawa. Makanya 2 Pulau ini kami masukkan ke kunjungan utama kami. Perjalanan dari kota Cakranegara ke Pelabuhan Kayangan yg terletak di Lombok Timur ditempuh +/- 2 jam. Di Pelabuhan Kayangan ini banyak bgt penjual nanas krn Lombok Timur (daerah Masbagik) memang  terkenal dgn nanasnya. Sambil nunggu Dimas beli tiket, dr pada penasaran kami beli deh 2 ikat nanas. 1 ikat nanas (5 buah) dihargai Rp. 15 rb (incl. ongkos kupas & potong) murah kan. Wah ternyata enak lho nanasnya,seger dan gak asem. Kalau teman-teman nyebrang ke Pototano via pelabuhan Kayangan jgn lupa cobain nanasnya ya, oh iya  sebaiknya membeli jg bekal makan siang  di rumah makan yg ada di sini sebelum menyeberang krn lebih higienis.

      Kapal ferry dari pelabuhan Kayangan ke Pototano (Sumbawa Barat) berangkat setiap 1 jam sekali, beroperasi 24 jam dan perjalanan penyebrangan sekitar 2 jam. Setelah kapal keluar dari pelabuhan Kayangan kita  akan disuguhi pemandangan yg bagus bgt.

      Suasana di kapal ferry ini cukup bersih dan ada hiburan musik organ tunggal tuh. Siapa aja boleh minta lagu, mau joget atau mau nyanyi jg boleh asal nyawer ke pemain organ tunggal.  Nah disini lah Netty, Menie, Onya, Ven-Ven dan Abdy (adik Lenny Zein) unjuk kebolehan mereka berjoget hehehe..... pokoke heboh deh.

      Lumayan sih bikin perjalanan gak bosen.
      Setelah sampai di pelabuhan Pototano, kami berjalan kaki sebentar menuju ke dermaga kecil utk naik kapal yang akan antar kami ke Pulau Paserang dan Pulau Kenawa. Jgn kaget ya liat dermaganya, hehehe....ya a la kadarnya gitu deh.

      1.    Pulau Paserang.
      Dari dermaga ini, kita akan berlayar sekitar 30 menit sudah sampai di Pulau Paserang.

      Kesannya..... ya ampun ternyata sepi dan gersang bgt ya Pulau Paserang. Sebaiknya bawa bekal makan dan minum deh krn gak ada orang yg jualan di pulau ini. Setelah makan siang, gak buang waktu, langsung deh kami berjalan menuju puncak bukit.

      Untuk yg gak kuat jalan, gak usah kawatir trekkingnya gak jauh  dan gak berat kok... enaknya udah ada jalur trekking yg disemen, tapi.....siap-siap  kaki kebaret-baret dengan tanaman liar putri malu yg berduri itu...hehehe... yg minta ampun banyak banget.

      Setelah sampai puncak bukit, rasa perih di kaki gak berasa lagi krn kita udah terpesona dengan viewnya.

      Setelah puas foto-foto, cusss.... kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Kenawa.
       
      2.    Pulau Kenawa
      Dari Pulau Paserang cuma berlayar sekitar 15 menit  udah sampe deh kita  di Pulau Kenawa. 

      Apa yg istimewa dari Pulau Kenawa ini? Selain view dari atas bukit,  uniknya rumput savananya bergerombol sendiri-sendiri seperti tanaman padi gitu deh.  Sambil menunggu panas matahari berkurang, kami santai-santai dulu di warung yg dekat dermaga, ada juga teman2 yg snorkling krn memang lautnya masih bersih dan bagus. Untuk toilet, jgn ngarep toilet yg bagus ya, adanya toilet darurat gitu . Sayang ya, fasilitas umum belum dibikin yg bagus padahal pengunjungnya  sudah banyak lho  dan ada yg kemping jg.
      Setelah sinar matahari gak terlalu ngejreng, kami semua memulai trekking ke puncak bukitnya. Sepanjang jalan, mata adem rasanya liat padang rumputnya yg mulai keliatan warna hijaunya.

      Setelah melewati padang rumput, siap-siap trekking ke atas bukit, gak terlalu tinggi kok, paling cuma 10 menit, asal jangan buru-buru dan harus hati-hati krn selain menanjak byk batu krikil kecil2 yg bisa bikin kepleset.

      Semua rasa cape dan panas terbayar lho dengan pemandangan yg terhampar di depan kita. Ini buktinya.


      Gak kerasa, duduk2 sambil menikmati pemandangan, tiba lah waktu sunset di bukit ini. Baguus.....banget sunsetnya. Emang Pulau Kenawa top deh.

      Udah posisi PW gini males rasanya mo jalan turun lg, tp dr pada kemaleman di atas dan susah turunnya krn gak ada lampu senter, cepet2  kami jalan turun lagi menuju pinggir pantai. Pas sampe di pantai, hari udah lumayan malam dan akhirnya sekitar jam 19.30 WITA kami meninggalkan Pulau Kenawa untuk menuju dermaga asal. 
      Akhirnya kami sampai kembali di Cakranegara sekitar jam 12.30  dinihari.
       
      Hari 3: tgl.20 November 2016: Air Terjun Benang Stokel, Air Terjun Benang kelambu dan Bukit Merese di Tanjung Aan. 
      Baru tidur sekitar 3 jam, mau gak mau mata harus melek pagi2 lagi. Waktunya packing! Ini lah hari terakhir perjalanan reuni kami dan kami semua cepat-cepat sarapan dan check out dari Hotel karena gak sabaran pingin liat keindahan Air Terjun Benang Kelambu. 
       

      Air terjun yg akan kami kunjungi ini termasuk kawasan hutan  di kaki Gunung Rinjani tepatnya di Desa Aik Berik, Lombok Tengah. Dari Kota Cakranegara,  lama perjalanan sekitar 1 jam, kita  bisa menempuh jalur Mataram-Narmada-Sedau-Pancor Dau-Teratak-Desa Aik Berik.Ke 2 air terjun ini belum setenar air terjun Tiu Kelep di kalangan wisatawan, jadi gak heran pengunjungnya sebagian besar orang lokal Lombok.
       

      Oh iya kalo teman-teman merasa gak sanggup jalan kaki menuju air terjun, byk ojek motor yg sudah standby di gerbang masuk kawasan air terjun. Ada jg beberapa teman kami yg lsng sewa ojek motor seharga Rp.30.000,- pulang pergi, tp nyesel lho kalo naik ojek motor krn kita gak bisa liat Air Terjun Benang Stokel.Jalan kendaraan bermotor dan mobil ternyata langsung menuju ke lokasi Air Terjun Benang Kelambu.
       
      1.    Air terjun Benang Stokel.
      Setelah kita melewati gerbang masuk, kita mulai berjalan melewati kawasan  pepohonan yang rindang dan hiruplah udara segar yg belum kena polusi. Jalur menuju ke lokasi air terjun sudah dibangun undakan2, sehingga kita berjalan menuju ke air terjun dengan cukup nyaman sih. Dari pintu gerbang, kita akan berjalan sekitar 1 km untuk menuju air terjun Benang Stokel.
       
       

      Dr kejauhan kita udah bisa liat tuh  Air Terjun Benang Stokel. Di air terjun ini ternyata ada dua air terjun dan nama air terjun ini yaitu “Benang Stokel” dalam bahasa lokal memiliki arti “seikat benang”. Dinamai demikian karena bentuknya yang menyerupai ikatan benang. Air terjun ini memiliki dua air terjun, dengan ketinggian masing-masing sekitar 20 Meter. Airnya sangat jernih dan segar.
       
       

       
       
      2.    Air terjun  Benang Kelambu.
      Setelah puas foto-foto di Air Terjun Benang Setokel, lanjutlah perjalanan kami menuju Air Terjun Benang Kelambu. Jalur trekkingnya cukup nyaman sih, gak yg curam banget (lebih gempor trekking di Air Terjun Tiu Kelep hehehe...).
       

      Santai aja jalannya supaya gak terlalu capek.Kalo haus atau lapar, gak usah takut, sepanjang jalan setapak ada beberapa warung yg standby jual makanan dan minuman.
       
       
      Taraaa... dari jauh udh keliatan tuh air terjunnya. Baguss kan air terjunnya dan kita cuma bisa bilang memang ciptaan Tuhan indah .
       
       

      Air terjun ini dinamai Air Terjun Benang Kelambu karena terjunan airnya yang berbentuk seperti kelambu. Air terjun ini memiliki 3 tingkat. Tingkat yang paling atas berasal langsung dari mata air, dan memiliki ketinggian sekitar 30 Meter. Tingkat yang kedua merupakan lanjutan dari tingkat pertama, dengan ketinggian sekitar 10 Meter. Tingkat yang ketiga memiliki ketinggian hanya 5 Meter.

      Gak seperti Air Terjun Benang Setokel, Air Terjun Benang Kelambu tidak memiliki kolam, jadi cuma bisa basah-basahan di bawah terjun. Kalo mau berenang bisa juga sih, dibawah ada tuh kolam buatan utk pengunjung berenang.
       
       

      Nah utk jalan pulang kami cobain lewat jalur kendaraan bermotor, dan ternyata jalannya lebih landai dan gak usah menderita melewati jalan menanjak dan anak tangga yg bikin kaki pegel hehehe... 
       
      3.    Bukit Merese, Kuta, Lombok
       
      Setelah istirahat makan siang, langsung cuss... kita mampir dulu beli oleh-oleh di toko oleh-oleh Gandrung (jual kaos, baju dgn kualitas dr yg biasa sampai yg bagus) dan toko Lestari (jual oleh-oleh makanan lokal). Sebelum menuju ke Bukit Merese, kami antar teman kami bang Duty Nath ke Bandara dulu krn pesawat dia lbh cepat dr pd kita semua.
      Dr bandara ke Bukit Merese gak terlalu jauh sih... sekitar 45 menit lah. Arah menuju ke Bukit Merese, ternyata melewati Pantai Kuta dulu dan melewati Pantai Tanjung Aan.
      Bukit Merese ini menarik lho krn ada padang rumputnya yg bagus utk foto-foto dan kita bisa melihat Pantai Tanjung Aan dan Batu Payung di kejauhan.
      Ini lah dia, view Bukit Merese. Bagus kan teman-teman.
       
       

      Nah karena terlalu menikmati suasana di Bukit Merese ini, jd lupa waktu deh, gak berasa udh jam 18, waah..langsung kami semua panik takut telat sampai di Bandara. Untung sopir mobil Elf kami cepet tuh nyupirnya... pas jam 19 malam sampe di Bandara (pesawat kami sekitar jam 20 malam). Puji Tuhan gak telat.
      Nah teman-teman demikian sedikit cerita dari reuni ex Gatnas IX.  Semoga kami semua tetap kompak deh. Salam jalan-jalan!