Titi Setianingsih

TRIP KEBUMEN, BANYUMAS & PURWOKERTO (4-6 NOPEMBER 2016)

19 posts in this topic

Hallow,,,,,apa kabar JJ’er ?? Lagi2, ketika saya dapat undangan married dari teman yang mantu, langsung terpikir untuk sekalian jalan2 kemana ya,,?? Kali ini undangannya di Purwokerto tanggal 6 Nopember 2016, langsung otak berputar, kira2 bisa jalan2 kemana saja dan mau ajak berapa orang ? Karena untuk urusan nginap rencananya akan nginap dirumah saya di Banyumas, jadi teman2 yang diajak itu prioritas teman yang mau diajak susah. Maklum, kamar Cuma ada 3, tentu tidak bisa untuk menampung 15 orang, jadi ada sebagian yang tidur lesehan di karpet atau sofa didepan TV. Dan untuk mencari 15 tentu mudah bagi saya, tinggal buka kontak whattsap dan broadcast ajakan mudik bareng,,,,blast,,,jawaban mereka singkat, cukup 3 huruf OKE.

Well, kami ber11 berangkat bareng dari Jakarta menggunakan kereta api ekonomi Senja Utama Jogya menuju Purwokerto, tiket 185.000, ada juga yang berangkat dari Malang, dan meeting point di Stasiun Purwokerto.  Peserta dari Purwokerto juga ada yang mau gabung, jadi sesudah ngumpul di Stasiun Purwokerto kami lanjutkan menuju Rumah teman saya, Lina, di Karangklesem Purwokerto. Sewa mobil avanza dari Stasiun sampai Karang Klesem seharga 60.000. Dirumah Lina kami numpang mandi dan sarapan, karena kebetulan dirumahnya ada warung makannya juga. Sehabis sarapan barulah cuss menuju Rumah saya di Banyumas untuk jemput 3 orang lagi yang dari Malang dan Jakarta.  Kami rental mobil elf dari Purwokerto.

IMG_4609.JPG

Sehabis menurunkan barang2 / tas masing2, kami langsung melakukan perjalanan menuju Kebumen, hari pertama full untuk explore pantai dan bukit2 di sekitar Kebumen, selengkapnya sebagai berikut :

Hari Pertama (5 Nopember 2016) : explore Kebumen

1.      Pantai Menganti

Pantai Menganti beralamatkan di desa Karangduwur, Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Berhubung kami menggunakan rental mobil, jadi kurang tahu dari mana kemananya, tapi kalau kita menuju arah Kebumen petunjuknya sudah lengkap, dan masyarakat di sekitarnya juga ramah2 jadi tidak mungkin tersesat, yang penting kita tidak salah menyebut nama pantainya, karena di Kebumen sangat banyak pantai2 yang dikelola oleh masing2 desa.

Yang saya ingat jalanan menuju ke Pantai Menganti berkelok-kelok dan nanjak, jadi pastikan kendaraannya fit dan sopirnya handal. Lumayan juga dari Banyumas kurang lebih 2 jam baru sampai ke Kebumen, dan cuaca disana sangat terik jadi sangat bagus buat foto2 tapi bagi yang tidak tahan panas harus sedia topi lebar atau payung.

IMG_4802.JPG

Mobil tidak bisa sampai ke pinggir pantai persis, ada perkiran khusus di tempat dimana kendaraan wisatawan berada. Ya,,untuk menuju Mercusuar atau Tanjung Karangbata kami menggunakan mobil khusus yang disediakan secara gratis oleh pengelola, tapi kami kasih tips utk sopir 20.000 laah, karena jaraknya lumayan jauh dan nanjak. Kalau sudah sampai di lokasi ini, barulah Nampak ikon Pantai Menganti, deretan perahu nelayan yang berjajar di pinggir pantai, pasirnya yang putih, gubuk2 yang banyak bertebaran di pinggir pantai, karang2 dan laut selatan yang berombak, dan sangaaaat indah,,,,dan sudah dilengkapi dengan jembatan yang dihiasi bunga2 menambah cantiknya pemandangan di pantai ini. Jadi malas beranjak dari tempat ini deh,,,,,

IMG_4653.JPG

IMG_4657.JPG

IMG_5205.JPG

IMG_4735.JPG

IMG_4720.JPG

IMG_4751.JPG

IMG_4761.JPG

Tapi ketika lapar sudah memanggil, kamipun meninggalkan tempat ini dan menuju parkiran untuk makan siang di pinggir pantai, kami lesehan di atas tikar yang sudah disiapkan dari Rumah, juga menu makan siang special dari Ceff Lina,,,sedaap sekali,,,Alhamdulillah hanya dengan 200.000 kami bisa makan sepuasnya ber 15.

IMG_4793.JPG

IMG_4784.JPG

HTM 15.000 per orang yaaaa….

2.      Pantai Watu Bale / Tebing Tampomas

Masih di kecamatan Ayah lokasi Pantai Watu Bale ini, tepatnya di desa Pasir, beruntung dapat sopir yang sabar, kami sempat berputar sekali karena sudah kejauhan jalannya, dan seperti yang saya bilang tadi, penduduk di sekitar sini ramah2 jadi dengan modal Tanya akhirnya kamipun sampai ke lokasi yang di cari.

Dari lapangan parkir mobil, sudah terdengar deburan ombak Pantai Selatan, menderu-deru persis seperti yang diceritakan orang2. Batu2 di pantai ini sangat banyak, pasirnya hitam dan panas luar biasa. Kami hanya bisa menikmati keindahannya dari jauh, dan se-kali2 berfoto ketika ombak sedang ber-gulung2 serta main ayunan ditemani angin yang semilir. Diujung timur sana Nampak Tebing Titanic,,,,,pasti bagus, tapi kami sudah kecapean sesudah dari Pantai Menganti, kami gak ada yng berani nanjak menuju Tebing Titanic,,,,aahhh terlewatkan foto2 cantek di Tebing Titanicnya, kami hanya bisa foto dengan latar Tebing Titanic di kejauhan,,,may be next time akan kesini lagi deh…

IMG_4804.JPG

IMG_4814.JPG

IMG_4827.JPG

IMG_4841.JPG

HTM 5.000 per orang, dan parkir mobil 5.000 juga.

3.      Pantai Sawangan

Pernah lihat postingan foto pantai dengan tulisan I  L  U ? Saya lihat di facebook KJJI, dan ketika baca hastagnya ternyata di Pantai Sawangan Kebumen, akhirnya kami cari juga hari itu. Dan dengan menunjukkan foto tadi, dapat jugalah Pantai I L U nya, ternyata kawasan itu bernama Pantai Sawangan. Jalan masuk masih tanah dan sempit, tapi ketika warga bilang mobil bisa masuk maka kamipun nekat masuk. Beruntung juga ketika hari itu tidak hujan sehingga jalanan tidak becek, dan gak berapa lama sampai juga di Pantai Sawangan.

Ternyata juga banyak spot disini, lembah, bukit, lapangan luas buat camping, goa, laut, air terjun dan  hammock. Bisa dibayangkan, ke tempat ini butuh waktu yang lama supaya semua spot bisa dilihat semuanya. 

IMG_5194.JPG

IMG_5204.JPG

IMG_5206.JPG

IMG_4979.JPG

IMG_4980.JPG

Dari sekian banyak spot yang ada, kami hanya bisa menikmatinya beberapa saja, yaitu Pantai I L U dan Bukit Sumber Angin. Keduanya masih masuk wilayah Kecamatan Ayah.

Kedua lokasi ini berdekatan, bahkan bersebelahan, tapi untuk menuju kesini kita harus tracking kurang lebih 30 menit dan sedikit nanjak, tapi capainya tidak terasa kok, karena kita bisa melihat pemandangan yang sangat cantik,,,

HTM 5.000 rupiah saja dan kita sudah diberi pendamping satu orang, dia yang akan menceritakan tempat2 yang kita lewati dan bisa juga dimintai tolong untuk foto2 serta bawakan tas kita. Anehnya begitu kami turun kembali, si Bapak tidak mau di kasih tips. Katanya cukup promosikan saja tempat ini ke temen2nya supaya makin banyak yang mengenal Bukit Sawangan. Saya jawab : tentu saja pak,,,setelah kami sampai di Jakarta akan saya promosikan tempat ini ya,,,nanti tambah ngetop pak…

IMG_4861.JPG

IMG_4865.JPG

IMG_4882.JPG

IMG_4845.JPG

IMG_4892.JPG

IMG_4907.JPG

IMG_4960.JPG

IMG_4950.JPG

IMG_4936.JPG

Begitulah akhirnya di sela2 kesibukan kantor sayapun paksa untuk menyelesaikan FR ini…

Hari Kedua (6 Nopember 2016) : Explore Purwokerto

1.      Telaga Sunyi

Telaga Sunyi masih masuk kawasan wisata Baturaden, salah satu wisata yang sangat terkenal di Kota Purwokerto, arahnya menuju Gunung Slamet karena lokasinya memang di kaki Gunung Slamet.

Karena daerah pegunungan, maka  banyak sekali terdapat curug2 di sekitar Baturaden. Berhubung tgl 6 Nopember 2016 adalah hari penting saya (kondangan) maka destinasi yang diambil dengan pertimbangan mudah dijangkau supaya keduanya dapat, kondangan dan jalan2.  Dan teman2 juga tidak keberatan, senang sekali kalau punya teman yang mudah kompromi.

Untuk menuju Telaga Sunyi kita arahkan kendaraan kita menuju Baturaden yang lewat jalur utama, kemudian begitu sampai Baturaden kita arahkan lagi ke kanan kearah wana wisatanya, dan kalau sudah sampai gerbang wanawisata kitapun masih belok ke kanan kearah Telaga Sunyi (petunjuknya jelas kok). Ikuti jalannya dan lokasi ada di kiri jalan. HTM 10.000 dan parker mobil 5.000.

IMG_5010.JPG

IMG_5015.JPG

IMG_5051.JPG

IMG_5045.JPG

IMG_5067.JPG

IMG_5095.JPG

IMG_5087.JPG

Hawa dingin sangat terasa, anginnyapun basah, siap2 saja menggigil, walau begitu teman kami ada yang penasaran dengan kejernihan airnya, merekapun lompat ke telaga,,,,bbbeeerrrrrrrr

Memang bisa untuk berenang bahkan snorkeling sebenernya telaga ini, Cuma pengelola belum menyediakan alat snorkeling, jadi yang bisa berenang hanya bisa menikmati renang2 saja, tapi hati2 ya, kata mereka arusnya sangat deras, teman saya hamper kebawa arus, jadi yang gak bisa berenang jangan coba2 untuk nyebur,,,

Yang gak bisa berenang bisa menikmati indahnya hutan pinus di sekitar telaga Sunyi,,,,cukup bahagia dengan bercanda dan berwefie.  

2.      Curug Bayan

Curug Bayan juga masih di kawasan Baturaden, posisinya jika dari Purwokerto, sebelum masuk Baturaden ada jalan kekiri, ikuti terus jalannya menuju Kalipagu. Kalipagu adalah jalur pendakian Gunung Slamet. Sebenernya kami mau menuju Curug Jenggala yg lagi ngehits, tapi krn hari Minggu jalanan menuju kesana full sehingga mbl elf tdk bisa masuk, bisanya hanya menggunakan ojek atau jalan kaki 45 menit. Teman2 tidak bersedia jalan akhirnya kami singgah di Curug Bayan ini karena lokasinya pas di jalan menuju Curug Jenggala. Hmmm masih ada PR ke Curug Jenggala niih…

IMG_4991.JPG

IMG_4994.JPG

IMG_4997.JPG

Curug Bayan sangat imut, tidak terlalu tinggi tapi airnya cukup deras sehingga terbentuk kolam yang cukup luas, bisa untuk berendam atau berenang. Hati2 karena batunya sangat licin. Di sekitar Curug Bayan terdapat cottage yang bisa dipakai untuk menginap jika akhir pekan. Sangat cocok untuk wisata keluarga karena tempatnya tidak nanjak, begitu parker langsung sudah sampai curug. Bagi saya kurang menantang,,,biar sudah lansia lebih senang destinasi yang ada treckingnya….

HTM 4.000 dan parker mobil 5.000 yaaaa,,,

3.      Small Word

Dari arti katanya, mempunyai arti Miniatur Dunia, jadi berbagai keajaiban dunia ada disini dalam bentuk miniaturnya. Lokasinya ada di desa Ketenger, dari Curug Bayan tadi kita ambil lurus saja kemudian ketemu pertigaan kekiri sampailah ke desa Ketenger, posisi ada di kanan jalan. Jadi yang belum bisa menikmati tempat2 terkenal di dunia bisa menikmatinya di Kota Purwokerto.

Small Word merupakan wahana rekreasi sekaligus edukasi, miniatur bangunan terkenal dari seluruh dunia ada disini beserta keterangannya, seperti  Kincir Angin khas Belanda dengan bunga tulip yang khas, Patung Merlion, Twin Tower, Big Ben, Colosseum, Angkorwatt, Menara Eiffel, Kinkakuji, Taman Bunga Sakura, Opera House Sidney dan banyak lainnya.

IMG_5187.JPG

IMG_5102.JPG

IMG_5116.JPG

IMG_5128.JPG

IMG_5131.JPG

IMG_5135.JPG

IMG_5136.JPG

IMG_5146.JPGIMG_5168.JPG

IMG_5167.JPG

 

IMG_5174.JPG

IMG_5145.JPG

Bangunan khas Indonesia juga ada seperti Rumah Tradisional dari daerah Sumatera dan Papua dengan rumah Honai, Tugu Monas, Patung Soedirman dan ada Miniatur Bundaran HI juga.

HTM 15.000 dengan parker mobil 5.000 bisa dinikmati hingga jam 22.00 jika wiken. Wisata ini termasuk baru jadi belum rindang, kalau kita datang di siang hari bisa2 kepanasan, semoga kalau pas kesini lagi suasana akan lebih adem sehingga bisa ber-lama2 menikmati miniature dunia sambil berafirmasi agar suatu saat bisa kesana beneran…aamiin

JJ’er…selesai sudah wisata kami selama 2 hari di Kebumen dan Purwokerto, dalam 2 hari kami hanya menghabiskan biaya 315.000 untuk keperluan sewa mobil elf, tiket masuk wisata, tips sopir, makan. Penginapan free karena nginap di Rumah saya to ? Jika ada yang kepengin tidur nyaman di hotel, di Banyumas juga sudah ada hotel di sebelah selatan alun2 Banyumas dengan rate per kamar sekitar 300.000-an.

IMG_5198.JPG

IMG_5201.JPG

IMG_4983.JPG

Sampai sini dulu yaaaa cerita jalan2nya,,,sampai jumpa di cerita lainnya.

Salam Jalan2 Indonesia,,,!!

 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 6/1/2017 at 7:05 PM, epinami said:

waaah, saya yang asli orang sana aja belum pernah :tercengang

kelamaan merantau di Jakarta, ampe gatau kampung sendiri punya tempat2 keren begitu

ayooo mudik mbak Epinami,,,,,

On 7/1/2017 at 0:16 AM, kyosash said:

wah mantap nih view2 pinggir pantainya:salut, as always nice share :rate 

terima kasih mas Kyosash,,,,kalau udah di pantai serasa gak mau pulang mas,,,:kesengsem

On 7/1/2017 at 0:56 PM, Rawoniste said:

Mantap, dan tetep kompak @Titi Setianingsih 

Sakura Dan bunga tulip nya artificial ato asli ? 

Pantainya bisa buat berenang ? 

artificial mas,,,,gak bisa numbuh mereka di Baturaden,,

di Pantai ada larangan untuk berenang, mungkin krn laut pantai selatan kan ombaknya ganas ? kalau surfing malah bisa,,,

On 8/1/2017 at 3:28 PM, Dhistiraz said:

wew......  seruh nih bu @Titi Setianingsih  btw itu telaga sunyinya gak boleh orang nyemplung apa ya? secara airnya seger banget kayaknya... 

hahahha bolehlah nyemplung,,,tp dalem mas dan arusnya deras jd kudu hati2 yaaaaa

Share this post


Link to post
Share on other sites
15 hours ago, Titi Setianingsih said:

masih banyak mas Deffa,,,,,kalau mudik lagi mau ke Kebumen lagi, pantainya banyak banged,,,,bikin penasaran. Pas googling muncul 33 wisata Kebumen, nah banyak kan ?

waduh ada 33 wisata mau di telusuri semua bu @Titi Setianingsih heheh 

Share this post


Link to post
Share on other sites
13 hours ago, epinami said:

hahaha...kalo mudik bawaannya pengen di rumah aja...

Bu @Titi Setianingsih mudiknya ke mana toh? Banyumas-nya yah?

 

aq di banyumasnya mbak Epiiiii,,,dekat alun2,,,

4 hours ago, deffa said:

waduh ada 33 wisata mau di telusuri semua bu @Titi Setianingsih heheh 

sesempetnya mas Deffa,,,,yg aq ke bukit swangan kan ternyata ada air terjun yang tembus ke pantai selatan, kmrn krn sdh kesorean jd gak sempat ke situ, pdhl 1 lokasi loh

Share this post


Link to post
Share on other sites
4 minutes ago, Titi Setianingsih said:

sesempetnya mas Deffa,,,,yg aq ke bukit swangan kan ternyata ada air terjun yang tembus ke pantai selatan, kmrn krn sdh kesorean jd gak sempat ke situ, pdhl 1 lokasi loh

ooo i see wah tiap bulan neh pulkam ke kebumen heheh :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Ahook_
      Tanggal 9 Juni 2018.
      Setelah jantung berdebar- debar menunggu kepastian persetujuan Visa Kanada dari proses permohonan secara online hingga proses Visa-nya tertempel di paspor, yang mana semuanya, serba last minute. Bagaimana tidak? Baru applied online 2 minggu sebelum berangkat, baru dapat konfirmasi visa disetujui 5 hari sebelum berangkat, kemudian langsung proses di VFS untuk mendapatkan stempel visa, paspor  ditangan 2 hari sebelum berangkat, dan akhirnya, baru berani issued tiket 2 malam sebelum keberangkatan. Itupun, sudah minta tolong pakai banget ke pihak VFS untuk prioritaskan paspor aku, termasuk email- emailan dengan pihak kedutaan Kanada. 
      Penerbangan leg-1 dari Jakarta ke Singapore mulus seperti biasa. Tidak ada kendala apapun, kecuali si @skydworld, sepertinya sudah langganan berhadapan dengan pihak imigrasi Singapore karena single name di paspornya. Tidak butuh waktu lama juga sih, sudah bisa melenggang bebas masuk. Oh ya ada sedikit hiburan sih, kita kan pakai Batik Air, lucu saja, kita landed sempurna di Changi Airport sebelum crew pesawat kelar beres- beres. #Tidakpentingjuga.
      Penerbangan leg-2 dari Singapore ke Xiamen, sebelum melanjutkan penerbangan ke negara tujuan, Kanada. Penerbangan Singapore - Vancouver sih memang connecting flight pakai Xiamen Airline, tapi transit di Xiamen, Cina. 
      Nah, dramanya dimulai...
      Saat checked in, jantung malah dibuat berdebar, ditanya, kamu ada Visa Cina tidak ? OM2G.. Visa Cina? Kan transit doang. Terus, transitnya hanya 2 jam sahaja. Secara review, umumnya transit di Cina, tidak perlu visa, terlebih lagi, transit dengan jedah waktu sesingkat itu. 
      Tapi ini beneran!!! Kita ditanyain soal Visa Cina. Aku sendiri sih aman, kebetulan masih ada Visa Cina multiple yang seharusnya aku pakai akhir Mei kemaren, tapi tidak jadi. Ya sih si @skydworld, tidak ada persiapan sama sekali perihal Visa Cina. Dia sih sudah sempat tanya- tanya, infonya ya itu, tidak perlu Visa transit sama sekali. 
      Proses checked in hari itu termasuk lama. Cewek kece yang bertugas sampai menelepon atasannya, untuk memastikan soal ini. Dan intinya, @skydworld ikut terbang ke Xiamen dengan catatan harus tanda- tangan 1 form, semacam form, yang memberitahukan, kalau ada apa- apa saat proses lewat imigrasi di Xiamen, maskapai tersebut tidak bertanggung-jawab, ya mungkin seperti itu isinya. 

      Singapore - Xiamen.
      Ternyata, 
      Transit di Xiamen itu butuh visa. Kenapa ? Karena, saat transit, penumpang transit wajib keluar dari imigrasi. Di Xiamen airport, tidak ada ruang transit seperti bandara international pada umumnya. Dari Singapore, kita dikasih boardingpass Singapore ke Xiamen doang, terus kita wajib check in ulang untuk mendapatkan boardingpass dari Xiamen ke Vancouver. Walaupun, bagasi kita langsung diterbangkan dari Singapore ke Vancouver, tanpa harus ambil bagasi di Xiamen kemudian check in ulang bagasi lagi di Xiamen. Proses yang lumayan aneh, tapi nyata. Karena, tidak seperti proses pada umumnya di bandara international lainnya. Prosesnya buat ribet, rempong dan deg- deg-an juga.
      Setelah landed di Xiamen International Airport, drama lebay selanjutnya dimulai. Ketika sudah mendapat giliran menghadap petugas imigrasi, perihal Visa masuk Cina @skydworld dipertanyakan. Proses untuk mendapatkan izin masuk walaupun cuma transit doang itu terasa cukup lama. Bolak- balik dipertanyakan, bolak- balik petugasnya bertanya ke atasannya, bolak- balik cek dokumen, bolak - balik cek ini- itu, bolak - balik tanya ini-itu. Sampai pada akhirnya, @skydworld diperbolehkan masuk Cina. Hahahaha... Masuk Cina ? Padahalkan, tidak berniat masuk Cina, kan hanya mau transit doang. Kan tidak lucu, gara- gara tidak ada Visa Cina, terus dideportasi, nah, bagaimana, liburan Kanada yang sudah didepan mata? 
      Aku sendiri, sempat dikasih pilihan, Visa Cina yang ada mau dipakai atau tidak ? Lah, dikasih pilihan, ya sudah, aku bilang saja, aku tidak mau pakai. Aku bilang, bulan depan, aku punya rencana jalan- jalan ke Cina lagi. Prosesnya lebih cepat dibanding @skydworld. 
      Pada intinya, kami masuk Cina ketika transit di Xiamen, kami dikasih Visa, semacam Visa On Arrival gitu, tapi tidak perlu bayar. Oh ya, menurut @skydworld, pihak imigrasi saat itu juga ada cek daftar manifest nama- nama penumpang transit dari Xiamen Airline. 

      On board, Xiamen Airline, Singapore - Xiamen.
      Kesimpulannya, kalau kamu transit di Xiamen, pastikan punya Visa Cina terlebih dahulu. Atau mau pakai gaya koboi, ya kayak kita, masa bodo saja. Pura- pura tidak paham soal diperlukannya Visa transit. Tapi kalau kamu transitnya cuma 2 jam ya, kalau lebih, aku kurang paham juga. Mungkin, memang wajib punya Visa dan tidak bisa mengandalkan Visa On Arrival seperti yang kami dapatkan. 
      Ini sesuai dengan pengalaman dan bukan berarti berlaku disemua bandara di Cina. Untuk itu, kamu perlu cek sendiri informasinya. Karena ada teman yang pernah transit di Guang Zhou, katanya tidak perlu visa sama sekali, karena tidak keluar dari imigrasi. 
      Walaupun begitu, walaupun deg- deg-an, prosesnya santai dan tidak mencekam kok. Soalnya, sudah pasti, nama kamu pasti muncul didaftar manisfest penumpang airline bersangkutan sebagai penumpang transit. 
      Dan untuk alasan apapun, selalu cek informasi terbaru terkait proses transit di satu negara tertentu, terutama di bandara tertentu. Kebijakan setiap tempat bisa berbeda dan bisa diperbaharui senantiasa. 
      With Love,
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
    • By Cayadi Budidarma
      DAY 4 TOYAMA - KYOTO
      Hari ini bangun agak siang , karena habis cape hari sebelumnya pulang sampai hotel jam 11 malam .
      Begitu bangun , siap-siap semua barang , dan langsung check out dari hotel. Langsung menuju TOYAMA station yang letaknya tidak jauh dari hotel kami menginap.
      Tiket shinkansen sudah ditangan , karena sudah reservasi dari malam sebelumnya , dan lagi-lagi saya harus reservasi ulang karena kami tiba di station 1 jam lebih awal dari schedule tiket. Dan memang di perbolehkan , jadi tanpa banyak basa-basi atau omelan dari pihak penjaga tiket counter , langsung kami menuju peron shinkansen yang menuju ke KYOTO.
       
       
      Seperti biasa , sesampainya di Kyoto Station , langsung saya buka google maps untuk mencari hotel yang sudah kami booking sebelumnya di agoda. Yaitu Hotel DAIWA ROYNET HOTEL KYOTO HACHIJOGUCHI selama 3 malam . Letaknya tak jauh ( 8 menit an jalan kaki ) dari exit Hachijoguchi Kyoto Station yang sangat besar. Ada banyak exit di KYOTO station ini , jadi sebelum mencari hotel sebaiknya cari tahu dulu exit mana yang terdekat dari hotel kalian.
      Seperti biasa titip koper , dan kami dapat kabar baik bahwa kamar kami di upgrade ke yang lebih besar...horeeee...thanks Daiwa Roynet Hachijoguchi !
      Hari pertama di kyoto , saya langsung menuju Kiyomizudera dengan naik bus nomor 101 dari depan Kyoto Station ( central exit ) , dan turun di GOJOZAKA. Semua perjalanan bus saya memakai pasmo card. Masuk dari pintu tengah , ketika turun lalu tap pasmo dan keluar dari depan . Dari GOJOZAKA bus stop , kami berjalan kaki mendaki ke kuil Kiyomizudera. Kami ambil jalur kiri untuk mendaki .
      Kuil Kiyomizudera berada paling atas , dan kita harus bayar tiket masuk untuk masuk ke dalamnya. Sayang kuil ini sedang dalam restorasi , jadi tertutup oleh kain dari luar. Jadi tidak terlalu amazing bagi saya penampakan luar dari kuil Kiyomizudera ini .

      Beberapa saat dari sana , kami turun berjalan sambil menikmati toko-toko di sepanjang perjalanan dan mencoba street food yang banyak dijajakan .
      Setelah dari kuil Kiyomizudera , kami berjalan kaki menuju GION , dan sampai GION sekitar jam 1730 . Masih terang . Di Japan jam 19 pun masih terang loh .... mulai gelap sekitar 1930 . Dan saat mulai agak gelap baru tampak beberapa GEISHA / MAIKO keluar berjalan cepat masuk / keluar dari salah satu tempat makan di sekitar GION.

       
      Bagi saya GION tidak banyak hal menarik untuk dilihat , hanya saat-saat pada saat GEISHA / MAIKO saja menampakan diri , para touris terlihat heboh mengabadikan mereka, walau mereka tampaknya tidak perduli dan berjalan sangatcepat untuk menghindari para paparazi :) termasuk saya .
      Sepulangnya dari GION , kami berjalan kaki menuju GION Shirakawa untuk sekedar menghabiskan malam dan menikmati malam di KYOTO , dan kami cukup puas melihat aliran sungai yang indah dan bersih di daerah yang dipenuhi restoran-restoran ini. Dan setelahnya , kami berjalan kaki ke station subway terdekat dan kembali ke KYOTO station ( hotel )

       
       
      DAY 5  ARASHIYAMA ( KYOTO ) & PHILOSOPHER'S WALK
       
      soon...
       
    • By Cayadi Budidarma
      LANJUTAN DARI PART 1 
       
      TATEYAMA KUROBE ALPINE ROUTE
      MIDAGAHARA


       
      Setelah puas main 1 jam di MIDAGAHARA kami berangkat menuju MURODO dengan HIGHLAND BUS lagi .
      Masih belum memperlihatkan keindahan sesungguhnya , selama perjalanan menuju MURODO makin membuat mata kami benar2 damai dengan pemandangan di dalam bus. SNOW WALL makin meninggi...salju makin banyak sekali, tak terasa kami sampai di MURODO station dan kami diperbolehkan turun di station nya. Beberapa saat kami mau tiba, sudah tampak sedikit orang ( hehheeh sombong sekali ya pamer keadaan sepi di sana  ) lagi berfoto-foto dan berjalan sepanjang SNOW WALL . Ingin rasanya ikut bersama-sama mereka. Namun bus turun pada tempat yang disediakan . Tidak bisa seperti di sini ..tinggal stoopp BANG !!! Turun di pinggir / tengah jalan hahaha.... Masuk ke station tak sabar langsung mencari arah menuju SNOW WALK ....dan bergegaslah kami menuju SNOW WALK untuk melihat SNOW WALL yang menurut mereka hanya satu-satunya di dunia ???  Entah ...

       
       
       
      Namun FYI , snow wall ini hanya ada kira-kira bulan FEBUARI sd akhir JUNI , coba kalian cek di website lebih lanjut . SEBELUM FEB mungkin jalur SNOW WALK ini tidak dibuka karena terlalu extrem cuacanya dan badai salju . Jika kita perginya akhir JUni , SNOW WALL ini sudah mencair dan kita hanya bisa melihat pemandangan hijau-hijau saja. Jadi harus benar-benar di cek SNOW WALL kapan dibuka sebelum mengatur perjalanan ke sini. Karena menurut saya SNOW WALL inilah yang paling AMAZING dalam trip ini.
      KUROBE ALPINE route mungkin buka dari awal tahun sampai akhir NOVEMBER , namun  SNOW WALL ini hanya beberapa bulan saja adanya. So jangan salah waktu pergi ke sini.
      Di sini juga ada dibuat tempat seluncuran es..dimana anak-anak saya sangat gembira memakai papan luncur yang tidak banyak disediakan , namun sekali lagi karena pengunjung saat itu sedikit kami sangat puas memakai dan bermain seluncur es ini. Bahkan saya juga sangat-sangat tergoda untuk bermain 3x seluncur di sini.
      Lama kami bermain disini , dan juga lunch sekalian di MURODO ini. Tidak banyak makanan di MURODO station , hanya makanan yang berat yaitu RAMEN yang dibeli vouchernya melalui vending machine seperti banyak beredar di JAPAN. Namun kehangatan kuah RAMEN dapat membuat kami nyaman dan bermain keluar snow wall dan bermain seluncuran lagi  
      Oh ya...jangan lupa cobain bakpao yang dijual di dalam MURODO station...enak banget !!!
      Setelah puas bermain seluncuran , dan anak-anak saya sampai sepatu basah...( so jangan lupa bawa kaos kaki dan baju cadangan kalo mau main seluncuran ) ..KAMI LUPA BAWA !!! HAIIZZZ, so dalam perjalanan setelahnya di DAIKANBO kami jemur KAOS KAKI DAN SEPATU !!! 

       
       
      MENUJU DAIKANBO dengan tunnel bus menembus gunung selama 10 menit juga cukup membuat kita merasa wah...Konon seluruh track transportasi di sini merupakan projek tersulit yang JAPAN pernah buat . Mereka sebenarnya buat semua jalur transportasi ini untuk mengangkut pekerja dan material untuk membangun KUROBE DAM di next station sesudah KUROBEDAIRA ini. Setelah DAM jadi , mereka memanfaatkan jalur ini untuk pariwisata ...CLEVER ! 
       
      ***** BARU SADAR , kayanya foto-foto yang posisi berdiri tidak bisa diupload ya , ADMIN ??....;) 

       

       


       

       
      MURODO _ DAIKANBO ( TUNNEL BUS ) 
       
      Masuk tunnel pakai bus cuma 10 menit, sampai di DAIKANBO station, lalu kami ke,luar sebentar ke taman kecil yang view nya juga indah , sambil anak-anak bersantai jemur kaos kaki dan sepatu yang basah karena main seluncuran es. Enak juga nongkrong di taman tersebut sambil ngopi KAPAL API ...halah....
      Namun sinar matahari cukup terik walaupun udara dingin, yang membuat kulit kami terbakar ...( so jangan lupa bawa sun block )...dan kami tak bawa !!! HAIZZ
       



      Sesudah kaos kaki cukup kering :) kami lanjut naik ropeway turun ke kurobedaira - lanjut dengan kurobe cable car ke KUROBEKO. Waktu kira-kira sudah jam 14 an saat itu . Saya tidak perhatikan persis.
       

       
       
      Tiba di KUROBEKO, dalam hati saya sudah selesai lah journey ini...namun ternyata setelah keluar terowongan...OALAAAA...view dari KUROBEKO jalan kaki sampai KUROBE DAM tak kalah membuat saya bersemangat kembali .....AMAZING melihat DAM besar ini ....sebelahnya air yang begitu banyak dan luas, namun sebelahnya terlihat sungai kering . Menurut info di web, akhir tahun sekitar Oktober / November saat tertentu kita bisa menyaksikan atraksi bendungan ini dibuka dan melihat air super dahsyat dialirkan ke bagian sebelah nya .
      Disediakan beberapa tempat untuk observasi , bisa juga kita naik tangga untuk mendaki ke puncak bendungan ini . Biasa nya mereka observasi aliran air bendungan waktu dibuka dari tempat ini.
      Jadi kalau kita ke kurobe alpine route ini hanya 1x, kita tidak bisa melihat semua atraksi yang disediakan. Kita harus memilih mau liat snow wall atau lihat air bendungan saat dibuka. Atau pergi 2x....hahhaha. Hajar !!!
      Di sini sebelum masuk terowongan untuk kembali dari Kurobedam ke Ogizawa ada tempat2 duduk menghadap view danau nya...Indah sekali , namun saat itu masih kadang terik kadang adem...saya memutuskan untuk duduk-duduk sambil makan ice cream matcha yang lezat , dan nongkrong-nongkrong saja di kurobe dam ini . Sangat nyaman dan pengalaman yang tidak pernah saya alami sebelumnya ..nongkrong dengan view sebagus ini. Inilah enaknya back packer ( tidak ikut travel , yang dikejar-kejar waktu ..hehhehe..)

      Saking enaknya nongkrong , tak terasa hari sudah sore ...saya putuskan semua ada akhirnya , dan relakan pemandangan ini . 
       


      Kami menuju terowongan yang sangat dingin dan angin kencang selama terowongan menuju transportasi Kanden Tunnel Bus menuju OGIZAWA...BRRRRRRR...dingin loh daripada di luar nya.
      Sekitar 15 menit kami sampai di OGIZAWA ...lalu mencoba mencari loket bus menuju NAGANO.
      And....di sinilah ketegangan terjadi !!! Waktu di kurobe Dam saya masih melihat banyak turis berkeliaran , jadi saya merasa aman .....Nah waktu sampai di OGIZAWA loket bus ...nah loh...kok gerombolan pada ngumpul menuju parkiran bus ya .... WALAH mereka ternyata semua rombongan travel yang sudah ada bus tersedia !! Buru-buru saya menuju loket bus , dimana sang nenek juga tidak bisa bahasa Inggris begitu juga dengan sang sopir....DEJAVU !! Saya merasa hal ini pernah terjadi di kehidupan saya sebelumnya ....serius.
      Saya coba tanya dengan sopir ....NAGANO ???? Dia jawab geleng-geleng NO !! Shinano Omachi ..
      Waktu sudah menunjukan jam 1700 . Saya lihat map ..benar kok Shinano Imachi , tapi saya juga sadar mungkin tujuan akhir nya hanya SHINANO OMACHI , bukan ke NAGANO.
      Sang nenek penjaga loket juga berusaha menjelaskan lewat gambar schedule di papan...sambil menunjuk tulisan NAGANO jam 1805 kalau tidak salah. 
      Ok, saya langsung beli tiket last bus jam 1805 menuju NAGANO di tangan dengan OPTION TICKET , jadi free.
      Sambil menunggu ada 1 tempat duduk yang juga nyaman ..jadi saya beli kopi dari vending machine di sana untuk menurunkan tensi stress saya ....
      Bayangkan cuma ada 2 orang wanita dan 1 orang pria dan tak lama ada keluarga Indonesia juga kira-kira 6 orang yang juga kebingungan ...dan saya langsung menenangkan mereka masih ada bus terakhir ke NAGANO hahhaha , kami semua menunggu bus yang sama ke NAGANO, matahari sudah semakin hilang sinarnya. Sang penjaga loket sudah tutup jendela dan pintu dan ikut bus terakhir ke SHINANO OMACHI jam 1740 an . Tinggal kami sekeluarga dan 9 orang lainnya. Akhirnya datanglah bus terakhir ...dan saya tanyakan NAGANO ?? Yes..kata sopirnya ..langsung tanpa banyak cincong lagi kami naik ....FIUHHHHH..selamat !! 
      Bus ke NAGANO memakan waktu 1 jam 40 menit an , jadi reservasi tiket shinkansen kami dari NAGANO menuju TOYAMA sudah hangus ! Karena kami book nya jam 18 an . 
      Dalam hati saya untung pakai JR pass...kalau tidak hilang deh YEN dengan percuma . Dalam perjalanan menuju NAGANO, bus juga berhenti2 termasuk di Shinano Omachi . Dari sini lanjut duur langsung menujuu NAGANO . Waktu semakin malam  dan gelap , namun kami sempat melihat pemandangan2 juga pedesaan sepanjang perjalanan ke NAGANO station ini . Cukup puas dan menegangkan saat2 akhir. Bayangkan kalau saya nongkrong lebih lama lagi di Kurobe DAM , apakah saya bisa jadi nginep KEMPING di OGIZAWA daerah pegunungan ? Ataukah saya mengiba-ngiba pada rombongan travel untuk nebeng bus mereka ?? belum tentu mereka ke NAGANO ..hehheheheh.
      Untung Tuhan masih melindungi kami sekeluarga ...;) Tapi saya rasa kalau seandainya kita terlalu lama di Kurobe Dam , mungkin akan diiingatkan petugas di atas kali ya..... TAPI walau saya pergi lagi next trip ke sini , saya ga mau nekat lagi ....
      Bagi teman-teman saya anjurkan dari pagi berangkat ke tateyama kurobe alpine route ini, karena menurut saya 1 hari saja masih tidak cukup melihat pengalaman saya hampir ketinggalan bus terakhir menuju NAGANO. 
      Sesampainya di NAGANO station langsung saya menuju tiket office shinkansen untuk reservasi jadwal tercepat menuju TOYAMA, akhirnya dapat dan kami pulang ke TOYAMA dengan selamat. Thanks GOD
       
       


    • By Cayadi Budidarma
      Hi...ini sekilas perjalanan saya dan keluarga selama 13 hari di Jepang. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang akan berkunjung ke sana .
      Bagi saya ini perjalanan kedua ke Jepang sejak 2016 lalu. Semua perjalanan saya , saya beranikan diri untuk backpacker bersama keluarga dengan bantuan info-info dari googling dan terutama forum di jalan2.com ini. Jadi saya merasa ada kewajiban khusus untukk share pengalaman saya backpacker bersama keluarga di forum ini untuk membantu teman-teman lain juga untuk memberanikan diri melalukan perjalanan tanpa tour/travel ke Jepang. Semoga bermanfaat !
      Persiapan
      Tentunya hal pertama yang saya lakukan adalah hunting tiket pesawat . Setelah berminggu-minggu terus buka web airlines, dan pergi ke berbagai macam travel fair. Akhirnya saya membeli tiket pesawat di TRAVEL juga ...hahaha. Saat itu ada travel fair yang berlangsung di JCC , namun karena saya enggan untuk kesana antri dari subuh2 ( menurut cerita kebanyakan orang ) untuk dapat tiket promo , so saya mencoba telpon salah satu travel di Jakarta , dan ternyata jawabannya " Promo di sana berlaku juga kok di kantor kami Pak ! What....????!! kabar gembira pertama datang ! Namun saya masih ragu karena harga tiket masih diluar budget Hari itu juga setelah makan siang di kantor , masuklah sms dari salah satu CC mengenai promo cash back untuk travel fair JCC yang sedang berlangsung ......what ??? Ini pertanda nih dalam hati saya hahahaha...saya berpikir , "Ok..jika cash back ini berlaku juga di kantor travel tsb , akan saya selon aja beli . Lalu saya langsung telpon lagi ke travel tsb , dan ternyata jawabannya " Ya Pak..berlaku juga kok promo CC itu ...".....Kabar gembira kedua Tanpa pikir panjang langsung saya book , dan sore itu juga saya tebus tiketnya ke kantor travel tsb yang tak jauh dari kantor saya. Akhirnya saya dapatkan tiket GARUDA INDONESIA , airlines kebanggaan Indonesia di tangan , dan dengan hati yang gembira saya kabarkan berita baik ini ke keluarga saya ..HEHEHE. Dalam pikiran saya untung juga saya tidak pergi ke travel fair , sudah jauh tempatnya , antri dari subuh, dan juga bayar lagi masuknya , nah ini tanpa antri dan mudah bisa mendapatkan promo yang sama di kantor travel tersebut . Ini menjadi pengalaman bagi saya dan saya juga bagikan ke teman-teman untuk selalu mengecek promo yang berlaku di kantor travel yang berpartisipasi di fair tersebut . 
      BTW, tiket sudah saya dapatkan kira-kira 8 bulan sebelum hari H tanggal 4 Juni 2018. Dalam rentang waktu tersebut , saya mengurus VISA JAPAN , booking hotel-hotel di AGODA dan membaca-baca google serta forum ini untuk tempat wisata di sana yang bagus-bagus serta menyusun itinerary kami . Awalnya Alpine route tidak ada di itinerary kami. Cuma Tokyo - Osaka- Kyoto - Tokyo. Namun dengan semangat membaca pengalaman2 teman-teman dan hasil googling japan-guide , serta tripadvisor , selang beberapa bulan sebelum hari H , saya menemukan Tateyama Kurobe Alpine Route yang menurut saya sangat amazing ( hanya satu-satu nya snow wall di dunia ..katanya loh ; )
      Langsung saya obrak abrik itinerary kami , saya bertekad wajib untuk ke sana ! Dan mencari tahu bagaimana, berapa harga tiketnya dan sebagainya ), bahkan saya harus meng cancel beberapa malam hotel di agoda untuk mengganti hotel baru di TOYAMA demi ke Alpine route ini.
      Singkat kata jadi lah itinerary saya seperti di judul saya di atas . Sisa beberapa bulan saya terus menggali info dan menyusun rincian ititenary yang lebih akurat , serta membeli online berbagai macam tiket yang bias dibeli secara online seperti Universal Studios beserta Express Pass 7 nya , Tiket Disneyland , dan tentunya JR PASS 14 days. Untuk tiket Alpine route , saya email ke CS pengelola web Tateyama Kurobe Alpine Route dan mereka jawab tanggal itu tidak begitu ramai, dan saya tidak perlu booking , tinggal langsung saya beli di tiket-tiket counter yang sesuai web mereka. Lagipula tiket terusan (option ticket)  9000 YEN, dari TOYAMA - ALPINE ROUTE - TOYAMA , tidak ada bisa dibeli secara online.
      So , ya sudah....saya percaya dengan jawaban orang Jepang itu . Oh ya...perjalanan kali ini saya tidak sewa WIFI JEPANG , namun langsung beli paket roaming 1 BULAN 5GB , karena saya memakai TEL*****L.
      Internet wajib selama perjalanan di Jepang , karena kita butuh HYPERDIA dan GOODLE MAPS.
      Hari demi hari persiapan akhir , sampailah pada tanggal 4 JUNI .
       
      DAY 1 Penerbangan JAKARTA - HANEDA
      Tak banyak cerita menarik di sini , karena berangkat dari Jakarta jam 23:40 dan tiba di Haneda pagi sekitar jam 7.
      Hanya sebelum itu memang tersiar kabar santer bahwa pilot GARUDA akan melakukan demo mogok kerja . Haizzz ini yang bikin deg-deg an hari-hari sebelumnya. Yah..semoga mereka bisa menyelesaikan permasalahan mereka tanpa mogok kerja deh ya.. karena ini menyangkut nama baik perusahaan dan Negara kita juga . Kalau mereka mogok , maka mereka pilot sendiri yang rugi kan kalau semua sudah tidak percaya GARUDA INDONESIA lagi. Loh..jadi curcol
      Anyway , pelayanan GA sangat baik di pesawat , pesawat juga bagus , dan flight ON TIME Maju terus Garuda Indonesia !
       
      DAY 2 TOKYO
      Sesampainya di HANEDA AIRPORT , kami langsung menukarkan JR PASS kami di bandara ( Kantor JR EAST HANEDA ) , serta tak lupa membeli tiket OPTION ( terusan ) Tateyama Kurobe Alpine Route seharga Y9000 untuk dewasa , dana anak2  Y4500. Tak lupa juga untuk melengkapi perjalanan kami , saya juga membeli PASMO CARD untuk saya beserta istri serta kedua anak saya . PASMO CARD mungkin sudah banyak yang tahu , jadi saya tak uraikan lebih lanjut.
      Namun JR pass dan PASMO ini menurut saya sudah cukup untuk melakukan perjalanan seantero JAPAN , tidak usah membeli kartu2 pass yang lain yang banyak macamnya di berbagai kota di JAPAN.
      Dengan bermodal JR PASS, kami dapat naik TOKYO MONORAIL menuju HAMAMATSUCHO secara free, dan lanjut dari sana memakai JR line menuju AKIHABARA dan sambung lagi ke daerah KAMEIDO dimana hotel kami berada. ( MY STAYS KAMEIDO )
      Dari Kameido Station ke hotel tersebut sekitar 15 menit jalan kaki , agak jauh memang buat geret2 koper sambal pakai backpack 60 liter hahhaha...namun semua perjalanan dari Haneda menuju Kameido station free dicover JR PASS. Itu kelebihannya bagi yang bisa memanfaatkan jalur JR.
      Tentunya kami tidak bisa check in , karena jam check in jam 15, so kami titip semua bagasi kami ke front desk , dan langsung menuju ROPONGGI dan malamnya ke daerah GINZA.
      2 Tahun lalu kami sudah menjelajah hampir semua TOKYO district dan FUJI HAKONE , jadi kali ini Tokyo tidak banyak yang kami rencanakan untuk kunjungi .Hanya ROPONGGI dan GINZA ini yang kami belum pernah , jadi kami memutuskan ke sana.
      ROPONGGI HILLS tak banyak yang menarik sih menurut saya , hanya untuk shopping dan melihat LABA-LABA besar di Roponggi Hills dan stasiun TV ASAHI .
      Sesudah dari GINZA, kami juga sempat pergi dan masuk ke salah satu bagian taman dari Tokyo Imperial Palace untuk sekedar menikmati dan menghabiskan waktu sore, yang mana ternyata sangat luas dan melelahkan karena ternyata kami tidak bisa melihat Imperial Palace nya sama sekali dari taman tersebut , ( kemungkinan saya salah masuk bagian dari salah satu taman istana kali ya .....) 



       





      Lelah mengitari taman, kami pulang ke hotel .
       
      DAY 2  TOKYO - TOYAMA 
      Malam sebelumnya , saya sudah reservasi ticket shinkansen TOKYO - TOYAMA , tentunya memakai JR PASS, untuk kereta sekitar jam 9 an. Namun hari kedua ini berhubung masih semangat ternyata saya dan keluarga bangun pagi sekitar jam 6 . Karena memang sengaja tidak pesan breakfast di hotel , biar cepat dan langsung kami check out sekitar jam 7 an dan membeli sarapan di luar . Sesampainya di Tokyo station , berhubung jam keberangkatan masih lama , maka saya masuk lagi ke kantor ticket shinkansen dan memajukan jam keberangkatan kami , dan ternyata memang diperbolehkan . Jadi kami berangkat ke TOYAMA lebih pagi 1 jam an. 
      Untung bagi kami , karena bisa sampai TOYAMA lebih pagi, daripada menunggu di stasiun kereta TOKYO
      Sesampainya di TOYAMA , seperti biasa kami mencari lokasi hotel kami ( APA VILLA HOTEL TOYAMA ) melalui googlemaps, dan ternyata cuma perlu 5 menit jalan dari Toyama Station. Titip koper lagi di front desk , dan langsung mencari maps kota TOYAMA dan kami langsung jalan kaki untuk explore kota TOYAMA tersebut .
      Tempat yang kami kunjungi pertama adalah TOYAMA castle dimana kami bisa masuk melihat2 ke dalam castle dan naik ke puncak castle nya . Castle ini sudah dijadikan museum dan tentunya untuk masuk harus membeli tiket.  Cukup menarik di dalamnya walaupun kecil . Pulang dari sana kami berjalan kaki melewati beberapa shrines ( kuil ) kecil sepanjang perjalanan.
      Sebenarnya kami rencanakan untuk sewa sepeda dimana banyak tempat penyewaan sepeda di TOYAMA . Selagi bingung melihat2 mesin nya dan cara menyewa sepeda , tiba2 ada seorang bapak2 ramah berkata dalam Bahasa Inggris ke saya , singkatnya " Sepertinya kamu butuh suatu kartu untuk dapat meminjam sepeda yang terparkir ini , memang kelihatannya sederhana tapi system nya yang agak sulit untuk penyewaan sepeda di TOYAMA ini " . Ternyata Bapak ini obrol punya obrol juga penduduk TOYAMA dan dia juga tidak tahu bagaimana system sewa sepeda nya untuk turis ....HAHAHA...tapi minimal bapak ini sudah ramah sekali mencoba membantu saya yang sedang mencoba pakai kartu pasmo untuk membuka kunci sepeda . WKKWKWK.....Akhirnya saya menyerah dan selama di TOYAMA menggunakan kedua kaki untuk menjelajah . 
      Makan malam kami masuk ke dalam suatu plaza , dimana beruntungnya sedang ada seorang "MAIKO" ( entah benar MAIKO atau GEIHA istilahnya ) ramah yang mau kami ajak berfoto .  
      Sesudah itu kami langsung pulang karena mau mempersiapkan fisik untuk besok kami menjelajah KUROBE ALPINE route yang mana merupakan tujuan utama kami ke JEPANG ini.




       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      DAY 3   TOYAMA - TATEYAMA KUROBE ALPINE ROUTE - NAGANO - TOYAMA
       
      Bangun pagi dengan semangat 2018, sekitar jam 5.30 , karena ini lah tujuan utama travelling kami kali ini. Untuk keberangkatan pertama dari station DENTETSU TOYAMA ( letaknya pas disebelah nya station TOYAMA , yang merupakan station pemberhentian shinkansen dari tokyo station) kalau saya tidak salah ingat sejak jam 6 pagi sudah ada . Namun setelah berberes , bangunin anak-anak yang agak susah  dan beli sarapan seadanya dulu di LAWSON dan sejenisnya yang banyak berterbaran di pelosok Jepang , maka kami sampai di station Dentetsu Toyama sekitar jam 6.30. Kami tukarkan voucher Tateyama Kurobe Options yang dibeli di kantor JR EAST HANEDA dengan tiket aslinya , dan langsung kami disuruh antri untuk naik kereta dari DENTETSU TOYAMA menuju TATEYAMA station menggunakan kereta CHIHO RAILWAYS. Tepat jam 7 pagi , kereta berangkat.
      BTW, saya anjurkan sepagi mungkin kalian berangkat dari DENTETSU TOYAMA , karena Alpine route ini really amazing dan seharian pun kita akan merasa kurang waktunya. Di akhir FR cerita ini , kalian akan tau kenapa saya bilang 1 harian pun akan kurang  ...Oh ya sehari sebelumnya juga saya sudah reservasi tiket shinkansen dari NAGANO kembali menuju TOYAMA sekitar jam 1800.
      Berikut jalur TATEYAMA KUROBE ALPINE ROUTE ( untuk lebih jelas nya kita dapat mengakses web resmi dari Alpine route ini, karena banyak alternatif yang sesuai waktu dan itinerary kita ) https://www.alpen-route.com/en/
       Namun saya mengambil jalur sesuai tiket option route 9000 YEN adults ini, yaitu dari TOYAMA - ALPINE ROUTE - NAGANO . Bisa juga tiket ini digunakan terbalik jalurnya NAGANO _ ALPINE ROUTE - TOYAMA. Namun karena sesudahnya saya ingin ke KYOTO , maka saya pilih base di TOYAMA.
      MOhon diperhatikan tiket ini hanya one way , jadi tidak bisa kembali melalui jalur yang sama menuju tempat asal. Ada juga pilihan round way TOYAMA - MURODO - KUROBEDAIRA ( KUROBE DAM ) - TOYAMA. Semua bisa kalian lihat di web resminya. Namun saya sih anjurkan ambil yang one way dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri , lalu kembali menggunakan shinkansen untuk balik ke TOYAMA atau NAGANO.

      Berikut pemandangan selama perjalanan dari dentetsu toyama ke tateyama, menggunakan TOYAMA CHIHO RAILWAY. Banyak anak-anak sekolah juga yang sedang berangkat ke sekolah saat itu yang jadi pemandangan yang menarik . Ternyata sekolah di Jepang masuknya agak siang ya..mungkin sekitar jam 8 atau 830 , karena mereka masih terlihat santai sekitar jam 730 an. Saya juga merasa masuk sekolah di Indonesia rasanya terlalu pagi jam 650 , sehingga banyak anak-anak masih mengantuk di  jam pertama pelajaran sehingga tidak efektif . IMHO .


       
       

       
      Sepanjang perjalanan disuguhi view semacam ini ...oh indahnya hidup . Mungkin bagi anak-anak sekolah di sana naik kereta dengan pemandangan seperti ini sudah biasa dan melihat saya norak berfoto-foto ...hahhaha. Namun beruntung mereka memiliki kota/ kampung halaman seindah dan sesegar udara di sini. Setelah melewati beberapa station kecil yang sudah tampak tua( tidak seperti station-station yang kita lihat selama perjalanan shinkansen maupun di tokyo ), 1 jam tepat ( di Jepang semua serba on time pas-pas-pas waktunya ) maka kami sampai di TATEYAMA station .
       
      TATEYAMA STATION - BIJODAIRA( menggunakan TATEYAMA CABLE CAR )===> mohon maaf banyak picture saya ga bisa berhasil UPLOAD ( UPLOAD FAILED ) jadi mungkin ada gambar yang penting untuk menggambarkan arah namun tidak bisa diupload , entah kenapa ...maklum agak GAPTEK nih saya...

       
      Cable car ini juga memasuki terowongan, dan lama perjalanan 7 menit kami sampai di BIJODAIRA station . Dari station sana sebenarnya saya baca di maps kita bisa menelusuri pohon pinus , dulu sebelum menuju MIDAGAHARA. Namun saya tanya ke petugas dimana track ke hutan pinus , beliau menjawab tutup dengan menyilangkan tangan di depan dada nya, dan berkata sedang tidak aman track ke hutan pinus. Saya sih percaya dengan tingkat keamanan di Jepang. Apa yang mereka bilang tidak aman pasti tidak aman , kita jangan nekat wkwkkwkw. 
      Dari station Bijodaira ada 2 jalur antrian ....jangan sampai salah ! Saya hampir mengantri di antrian yang langsung ke MURODO !!! Haizzz karena mengikuti gerombolan orang terbanyak  dan ternyata mereka gerombolan tour dari HONGKONG jadi mungkin mereka terkejar waktu jadi langsung ke MURODO. Untungnya saya berbekal map di atas , jadi tahu tujuan selanjutnya jadi langsung pindah antrian yang paling kiri ( kalau ga salah tulisannya STOP OVER )...nah ini yang transit dulu di MIDAGAHARA. Beruntungnya saya sadar kesalahan fatal ini, karena jika saya langsung ke MURODO , saya tidak diperbolehkan balik lagi ke MIDAGAHARA . Setelah liat-liat toko souvenir sebentar , kami disuruh masuk ke BUS TATEYAMA HIGHLAND BUS menuju MIDAGAHARA. 

       
       
       
       
      BUS dari BIJODAIRA ke MIDAGAHARA hanya beberapa orang saja didalamnya, serasa bus privat ( paling 10 orang hehhehe), jadi kami bebas memilih seat yang paling nyaman dan bagus untuk melihat pemandangan . Kemungkinan karena kami pergi ke sana bukan saat weekend dan high season , jadi selama perjalanan Alpine route ini kami sangat puas dan nyaman karena tidak banyak orang ... NAMUN ada kekurangannya juga tidak banyak orang ini....cerita agak membuat ciut hati menyusul hehhehe.
      Selama perjalanan kami disuguhi pemandangan hijau dan puncak gunung yang ada es nya ..benar-benar seperti di ALPINE SWISS ;). Bus pakai penjelasan dari TV memakai bahasa inggris juga , dan berhenti di beberapa titik yang dianggap bagus, seperti air terjun dan 1 pohon yang dianggap penting ( saya lupa namanya ) . Perjalanan sekitar 30 menit tak terasa karena disuguhi pemandangan sebagus ini . Tibalah kami di MIDAGAHARA 1930m. Turun dari bus.......lebih AMAZING lagi view nya...dan lagi kami bisa bersentuhan langsung dengan salju yang banyak , dan bisa menginjakan kaki di atas salju dan bermain-main . VIEW nya TOP ! Di sana ada 1 station kecil dengan petugas yang menanyakan jam berapa kami mau berangkat ke MURODO , dan kami bilang 1 jam lagi ..lalu di catat oleh petugas tersebut. 1 JAM puas kami bermain salju dan foto-foto , karena memang lokasi tidak begitu luas untuk di explor karena ada pembatas tali dimana kami tidak boleh over pass.
      Setelah 1 jam berangkatlah bus
      TATEYAMA HIGHLAND BUS kami langsung menuju MURODO ( entah kenapa tidak berhenti di TENGUDAIRA sesuai map ). Namun selama perjalanan menuju MURODO kami pikir sebelumnya akan sama view nya dengan sebelumnya, namun SALAH BESAR !!! Makin ke MURODO , es bertambah banyak , view makin indah ! Dan mulai tampak SNOW WALL pendek , dan semakin menuju murodo SNOW WALL bertambah tinggi ...AMAZING !!!
       
      MAAF KUOTA UPLOAD PICTURES NYA HABIS ...HHAHAHHAA...lanjut ke topic lanjutan di lapak yang lain ! ya.... SPOILER DIKIT...

       
       
      IMG_4498.AAE



    • By Diana Megawati
      Hollaaaaa Jalan Jalaners,
      It's very looonggg time after my last post topic hehhee... Gw mau cerita nih, mau denger ? 
      Salah satu what to do list gw di tahun 2018 adalah gw mau mengunjungi negara sakura, Jepang dan Solo trip.
      Yap Jepang dan solo trip, why Japan ? why solo trip ? Jepang adalah negara yang sangat familiar sama gw, dari kecil gw paling suka nonton kartun Jepang, salah satu pilihan jurusan waktu kuliah adalah sastra Jepang, ehh udah kerja pun pernah dapat bos Jepang, dan yang tak kalah penting gw sangat tertarik dengan sejarah, makanan dan segala keunikannya. And  why SoloTrip ? Karena jujur gw pengen menikmati trip ini dengan segala cara yang gw mau (semau mau gw) #halaaahh... Dan karena Jepang itu luas, kali ini pilihan liburan gw jatuh ke daerah Kansai- Kyoto, Osaka, Kobe, Nara. So, tujuan kali ini adalah Airport Kansai Osaka atau KIX dengan periode 1-7 Juni 2018.
      Lets start !
      #1 Perburuan utama gw adalah ? YAP ! TIKET MURAH.
      Perburuan dimulai dengan membuka banyak tab di google (hahaha..) untuk membandingkan mana yang lebih worth it. Ada berbagai pilihan Airlines yang waktu itu berlomba-lomba memberikan harga promo, antara lain Air Asia, Philippines Airline, JAL, ANA dan Malaysia Airlines. Pengen murah ? Air Asia tapi tidak termasuk bagasi -fyi bagasi CGK-OSAKA-CGK sekitar 670.000 one way (SKIP), Philipines Airline ? lama transit & sampai Osaka malam hari (SKIP), JAL & ANA transit pindah bandara - CGK Narita, Haneda Osaka  no no no (SKIP) and finally pilihan gw jatuh ke Malaysia Airlines seharga 4,666 transit 2 jam di Kuala Lumpur, termasuk bagasi 30 kg, meals dan sampai Osaka jam 05.30 jadi akan lebih sedikit waktu terbuang dan lebih banyak waktu buat jalan-jalan. YES !
      #2 Bikin itinerary, iniiiii yang bikin pusinggg 7 keliling haha.. secara yaa nanti gw bakal sendirian di negeri orang, ga ngerti bahasanya kecuali arigatou dan sumimasen jadi ya hanya bisa mengandalkan diri sendiri. Perlu berhari hari untuk memahami jalur transportasi termasuk kereta dan bus #sigh. Rencananya gw akan berkunjung ke Kyoto, Osaka, Nara dan Kobe, jadi itinerary awal gw bikin segala macam tempat yang mau gw datangi, untuk tempat wisata sendiri gw banyak-banyakin browsing mengenai tempat wisata di daerah Kansai dan transportasi menuju kesana. Salah satu website andalan gw https://infojepang.net, disini banyak banget informasi yang bisa kamu cari mengenai keseluruhan yang ada di Jepang. 
      #3 Persiapan, yang utama adalah persiapan mental hihi.. karena gw bakal sendiri disana dan dilarang frustasi atau stress secara namanya liburan harus happyyyyy.. untuk baju gw cuma bawa kaos dan celana simple yang ga ribet karena sedang musim panas di Jepang jadi ga perlu bawa jaket tebal. Lalu colokan/universal adaptor, ga mau sampai kehabisan baterai handphone khaaannn saayy... Untuk hotel gw memutuskan akan stay di 2 tempat aja untuk meminimalisir keribetan pindah pindah barang dll. 
      Karena tujuan pertama adalah Kyoto, gw menginap di Backpackers Hostel K's House Kyoto, 〒600-8142 Kyoto Prefecture, Kyoto, Shimogyo Ward (by google). Letaknya tidak jauh dari Shichijo Station sekitar 3 menit dan 10 menit dari Kyoto Station by walking distance. Rate-nya 487.499 by Traveloka untuk 2 malam yang artinya semalam sekitar 243.749,5, muuraaahhhh kan Gw ambil yang dorm 4 beds, shared bathroom & only female. So far, kamarnya oke bangeeeet bersih, rapi, dan didepan hostel ada cafe yang menyediakan menu sarapan 500 Yen per orang. I have no complain about it at all.

      Hotel kedua yang menjadi pilihan adalah Capsule Hotel Astil Dotonbori, 〒542-0071 Osaka Prefecture, Osaka, Chuo, Dotonbori, 2 Chome−2−2 (by google). Letaknya ngga jauh dari Stasiun Namba sekitar 3 mins by walking distance dan pas dipusat kota Dotonbori. Gw sangat sangat merekomendasikan hotel kapsul ini karena pelayanan yang luar biasa, toiletries semua tersedia sampai catokan, piyama, sandals. Setiap hari mereka memberikan semacam complimentary berupa roti sosis, mineral water, orange juice dan pilih salah satu antara masker/penutup mata/sandal sekali pake. Rate-nya 961.948 by Traveloka untuk 3 malah yang artinya per malam sekitar 320.650. Sangat sangaaaattt worth it. Satu lagi, receptionistnya bisa bahasa Inggris, Korea dan China juga jadi jangan ragu untuk bertanya bila mengalami kesulitan.

      Selama di Jepang gw mengandalkan kartu sakti yang bernama ICOCA (seperti flazz atau emoney kalau di Jakarta) untuk naik kereta dan bus di Kansai jadi gw ngga perlu ribet beli tiket setiap berpergian menggunakan kereta atau bus dan juga beli Kintetsu pass 1 day untuk berkeliling Nara karena harganya lebih murah apabila dibandingkan menggunakan ICOCA. Ada hal yang harus dipelajari mengenai penggunaan ICOCA dan train pass (Kintetsu, Kansai pass, JR pass, dll) biar ga rugi dan penggunaannya bisa maksimal, nah hal ini bisa kamu cari di internet mengenai berbedaan pass pass yang lain karena kalau gw jelasin disini bisa panjang lebaaaaarrr boookkkk.. intinya lo harus banyak banyak cari tau mengenai transportasi di Jepang biar ga bingung hehehe....
      Oiya satu lagi yang ngga boleh ketinggalan, yaituu WIFI ! Gw lebih milih sewa wifi daripada beli kartu Jepang atau membuka data internasional karena lebih gampang dan ga rempong kalo nantinya ada masalah dengan akses internet. Gw sewa WIFI Router di Java Mifi by Traveloka seharga 59.000/hari dan bisa pick up di Bandara sebelum keberangkatan janjian dengan kurirnya. Internetnya lancaaarrr jayaaaa, pernah ada masalah waktu pertama kali nyampe Jepang mengenai koneksi dan itu sekitar pukul 06.00 waktu Jepang yang berarti di Jakarta pukul 04.00 pagiii dan adminnya jawabnya cepeettt, voilaaa 10 menit selesai masalahnya internet kembali lancar sampai gw balik lagi ke Jakarta. Thumbsss up !
      #4 THE DAY ! YIPPIE HOORAAAYYY....
      Start from Jakarta at 15.45 di Terminal 3 keberangkatan internasional by Malaysia Airlines (MAS) menuju Kuala Lumpur, transit sekitar 2, 5 jam dan tepat pukul 22.10 lanjut menuju Osaka. 
      Gw sempat menikmati detik - detik sunrise selama di penerbangan, that was beautiful !  serasa terbang diatas kembang gula bewarna pink  
      Selamaaaaaattttttt Pagiiiii Osakaaaa..
      Tiba di Kansai Airport, ambil bagasi lalu celingak celinguk.. pas di imigrasi ditanyain sama mbak mbak petugas di Kansai, ditanyain mau ngapain di Jepang ya gw jawab aja liburan, alone ? YES ! eh shock dia kwkkww.. gw bilang tenang gw udah ada tiket balik ke Jakarta, ga mungkin jadi gembel di Jepang. Then, gw langsung menuju JR Ticket Office caranya ikutin aja arahan menuju Railways dari terminal kedatangan. Kantornya beroperasi mulai jam 06.00, gw beli ICOCA seharga 2000 yen (isinya 1500 yen, deposit 500 yen) dan Haruka one way dari Kansai menuju Kyoto (destinasi pertama) seharga 1600 yen. ICOCA ini bisa digunakan di hampir semua railways di daerah Kansai. Belinya barengan ya antara ICOCA & Haruka biar dapat diskon Haruka. Check here for further information https://www.westjr.co.jp/global/en/ticket/icoca-haruka/. So pengeluaran pertama di Jepang senilai 3.600 Yen untuk modal selama 6 hari di Jepang.

      Perjalanan dari Kansai ke Kyoto memakan waktu sekitar 86 menit, kereta di Jepang itu sangat sangat bisa diandalkan karena ketepatan waktunya jadi ngga perlu kuatir ketinggalan atau menunggu lama. Kalian bisa dapatkan informasi mengenai jadwal kereta, line kereta dan harganya di http://hyperdia.com (don't forget to bookmark this web). Sesampainya di Kyoto Station, alamaaaak ramai sekaliii.. gw sempet diem bentar memperhatikan orang orang lalu lalang memahami keadaan, liat plang plang informasi dan mulai jalan pelan pelan singgah dulu di family mart karena hausss banget, beli mineral water seharga 110 yen (14.520 kurs 132) mehongg yeee.. dari sini gw mulai membiasakan mahalnya hidup di Jepang hahaha... Setelah masa observasi singkat usai, gw jalan kearah keluar stasiun untuk mencari coin locker.
      Gw berencana menitipkan koper gw di loker stasiun untuk mempersingkat waktu dibanding gw harus ke hotel dan titip disana. Hampir di setiap stasiun di Jepang terdapat loker penyimpanan dengan harga bervariasi mengikuti besarnya loker, mulai dari 300 yen/hari untuk loker kecil 500 yen/hari untuk loker sedang dan 800 yen/hari untuk loker yang besar. Karena semua disini serba otomatis atau do it by yourself yaa cukup tekan menu English di setiap mesin untuk tahu cara menggunakannya. Hari itu gw sewa yang 500 yen/hari mengingat koper gw yang ngga terlalu gede. Caranya? gampang banget.. pilih loker yang lampunya hijau, buka lalu masukkan koper tekan lock --> pada screen monitor tekan tanda "masukkan bagasi", pastikan nomer loker sudah benar --> bayar bisa by ICOCA/uang koin --> keluar receipt DONE ! FYI, Kalau bayar menggunakan ICOCA bisa buang receipt karena bisa mengeluarkan bagasi cukup dengan tap kembali kartu ICOCA, namun bila pembayaran menggunakan koin, simpan receipt karena nantinya untuk mengeluarkan bagasi perlu scan barcode yang ada di receipt.
       Tujuan pertama gw, cari KOPI ! ada salah satu cafe di Kyoto yang udah gw incer lewat instagramnya "Kurasu.Kyoto". Cafe ini terletak ngga jauh dari Stasiun Kyoto, cukup berjalan kaki dengan bantuan google maps, maklum setelah perjalanan panjang dengan istirahat yang minimalis gw butuh kopi untuk men-charge tubuh gw agar bugar kembali hahaha... Mocha Coffee - 550 Yen, powerbooster pagi itu, dan honestly I have to say, Its coffee is so so  (got it?) I think, this is the best morning coffee in my entire life #lebaaayyyy.. but yes, You have to try Kurasu coffee once you visit Kyoto.

       
      ------------------------------------------------------------------------------------------ eh udah jam 02.00, Lanjut besok ya------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
    • By Chans
      Share waktu jalan-jalan ke Pulau Hainan di China ya.. jadi sekarang lagi ada banyak tour-tour nawarin paket ke China, ada yang harganya lumayan murah (5jutaan) ini ke Hainan di China. Tempatnya lumayan bagus, banyak tempat-tempat yang instagrammable juga.
      Perjalanan dari Jakarta-ke bandara Haikou jam 7 malam, sampai di sana kira-kira 00.25 (waktu China yang lebih cepat 1 jam dari Jakarta), jadi perjalanan naik pesawat kira-kira 4 jam lebih. Langsung bermalam di hotel.
      Hari ke 2,  dapat makan sarapan dengan menu lumayan lengkap, ada nasi+lauk-lauknya, mie, bubur, roti dll, lalu naik bus menuju Sanya, agak lama naik bus dari Haikou ke Sanya,mungkin ditotal sekitar 5 jam-an (ada makan siang+stop buat ke toilet). Selama tour, tiap makan siang selalu dapat makan 9-10 macam menu Chinese Food.
      Di Sanya, pergi ke tempat namanya Deer Looking Back Sculpture, di sini bisa naik kereta kecil buat naik ke atas bukit dan bisa melihat pemandangan kota Sanya dari atas bukit. Dilanjutkan ke Dadong Sea dan mampir supermarket belanja makanan kecil. Di Hainan rata-rata yang dijual makanan olahan kelapa, mulai dari biskuit, permen, kopi.  Malamnya, optional tour bisa nonton show atau naik cruise, kita milih naik cruise 200 RMB ( 1RMB sekitar Rp.2.000,-). Di kapal nonton pertunjukkan tari-tarian, sulap, pertunjukkan topeng. Bisa juga naik ke atas dek buat foto-foto. 
      Hari ke 3, dibawa ke tempat yang menjual produk-produk bambu. Disini banyak produk yang menarik, seperti handuk yang bisa mengeringkan rambut sendiri (dibungkus pakai handuk 1 jam, rambut sudah kering), baju dalam yang bisa buat lampu nyala, tissue super bersih (bisa bersihin noda kecap dll sekali usap udah bersih) bisa dipakai 1 bulan jadi bisa dicuci dan dipakai lagi. Saya beli tissuenya, memang enak buat bersih-bersih, dll.
      Lalu mengunjungi tempat yang ada patung Dewi Kwan Im tertinggi di dunia, 108 meter, disini dapat makan makanan vege yang lumayan enak, tempat ini besar banget, cuma kita langsung dibawa ke tempat yang ada patung Dewi Kwan Im nya naik kereta kecil. Sorenya dibawa ke tempat yang jual Omega 3 Fish Oil. Pemandunya bisa berbahasa Indonesia, jadi penjelasan dalam bahasa Indonesia. Ada dijelasin seputar kesehatan juga, sepertinya bagus juga produk yang dijual, cuma harganya mahal dan bahannya terbuat dari hewan-hewan seperti anjing laut (tidak tega hehe).

      Hari ke 4, mengunjungi suku minoritas Yetian Minority Nationality Village, dibawa ke tempat berjualan obat Bao Fu Ling yang bagus buat luka bakar (sambil denger penjelasan produk, kita duduk sambil pakai mesin pijat di kaki, enak dipijat hehe) dan sorenya ke Desa Bali. Di sini beberapa peserta tour sempat nari dulu sama penari-penari yang didatangkan dari Indonesia.
      Hari ke 5, menuju Haikou lagi naik kereta cepat. 45 menit sudah sampai di Haikou. Haikou cuacanya lumayan dingin, kalau di Sanya dan di hari ke-3 dan ke-4 cuaca panas terik, di Haikou lebih dingin (pakai jaket 1 saja sudah cukup, walau ada peserta tour yang gak pakai jaket juga). 
      Di Haikou, pergi ke Qilou Old Street, disini yang banyak dibeli adalah pie durian (made in Vietnam). Menurut saudara yang dikasih oleh-oleh ini memang enak katanya, pantas pada beli banyak-banyak, saya gak mencicipi karena gak doyan durian.  Dari sana dibawa ke Movie Town, disini sangat banyak spot buat foto-foto. Ada 2 pintu masuk tempat disini, 1942 street dan Nanyang street.
      Di 1942 street, tempatnya kayaksetting film dengan rumah-rumah jadul yang terbuat dari kayu, disini ada studio buat foto sama Chiang Kai Shek. 
      Di Nanyang Street, tempatnya kayak setting film dengan bangunan yang lebih modern dari yang di 1942 street. Tapi dua-duanya sama bagus. Disini bisa foto studio sama mei ni yang pakai baju Shanghai (mei ni bahasa mandarinnya cewek cantik, tapi semua cewek juga dipanggil mei ni di China gak hanya yang cantik-cantik aja), fotonya nanti dicetak dan bisa diambil (yang gratis dapat ukuran kecil, yang besar bayar 20 RMB). 
      Disini waktunya agak terbatas, setelah foto-foto studio dan belanja sebentar, lalu jalan-jalan sedikit tau-tau waktu sudah habis, sudah waktunya pergi TT lihat di web nya rupanya masih banyak tempat-tempat yang bagus. Link: http://www.movietownhaikou.com

      Setelah dari Movie Town, dibawa ke Mall yang besar, memang China itu negara besar, jadi mallnya pun besar banget. Setelah itu makan malam dan dibawa ke airport untuk perjalanan pulang. 
      Karena kurs RMB (China Yuan) yang masih terjangkau, rasanya belanja dan makan-makan disini gak terlalu mahal.
      Next jadi mau ke China lagi, ke kota yang lainnya (kalau bisa backpacker tanpa ikut tour biar lebih puas). 
      Sekian share saya, dikit aja karena gak pinter bercerita, ada beberapa hal yang juga udah lupa hehe.
       
    • By kalmura
      Masih dengan negara yang sama... United Kingdom. Oke selanjutnya di part ini gw bakal memberikan sedikit pengalaman di kota southampton dan Liverpool. hmmmm mungkin banyak dari kita yg berfikir ngapain sih ke southampton. Atau dengan kota kedua yaitu liverpool... kalo kota ini jelas impian dari semua liverpudlian di seluruh penjuru dunia. Adalah mengunjungi markas dari salah satu Club sepakbola terbaik di dunia terutama di daratan britania raya. Yups... Anfield Stadium. Selain itu di kota ini terdapat sebuan band legendaris ... yaitu The Beatles. Sebuah Grup Band yang mempunyai tempat tersendiri di hati para fans nya.
      Oke melanjut ke kota yang mungkin gak banyak orang tau mengenai kota ini. Southampton. Ada apa sih disini??? Sebuah kota pelabuhan di Inggirs bagian selatan. hmm kalo mengenai sejarah dari kota ini bisa lu pada buka di mbah google aja hehehe... yang menarik dari kota ini menurut ane adalah... Titanic. yaaa kapal titanic yang legendaris yang walaupun pada saat itu mendapat banyak penghargaan namun aktor pria si om ganteng leonardo dicaprio justru tidak mampu meraih penghargaan walaupun doi sudah susah payah melukis rose yang di perankan oleh kate winslet. Ups.. Tapi bukan lukisan itu point nya. disini lah bermula perjalan Kapal Titanic yang legendaris itu.
      Sebenernya gw ke kota ini hanya one day trip aja... Ya di karenakan ada temen gw yang dulu satu kantor lagi dapet beasiswa sekolah di University Of Southampton. Oke kita mulai aja perjalanan dari London ke Southampton.
       
      london - Southampton
      Dari london gw menggunakan moda transportasi Bus, yaitu menggunakan National express. Hmmm menurut gw harga nya cukup mahal karena gw on de spot untuk beli ticketnya. harga nya 16.50 GBP. cukup mahal, hanya memakan waktu sekitar 2 jam 15 menit waktu tempuh. Dari london ticket bus bisa di beli di Victoria Station for coach (dalam bahasa inggris bus = coach). Jadi perlu di ketahui kalo Victoria Station ini cukup membingungkan. Pake GPS gw 2x salah jalan hahaha.... karena di sini ada stations buat kereta juga. Jadi untuk terminal coach nya agak berjarak 500m dari terminal kereta.
      Oke lanjut ke pembelian ticket. Ticket bisa lu beli di mesin atau di counter penjualannya. Di station ini ada beragam maskapai bus dan destinasinya. mau destinasi domestik ataupun international semua ada di terminal ini. Mulai dari Megabus, National express, eurolines dll...
      Karcis dari London ke Southampton

       
      Southampton

      Menurut gw kota ini enak... entah karena gw cuma one day trip kesini atau memang karena kota ini kota pelabuhan yang memiliki rasa tersendiri.
      Memorial of Titanic

       
      Layaknya kota-kota di Britania Raya, rivalitas sebuah club sepakbola memang cukup menjadi topic yang sangat menyenangkan. Dimana disini terdapat dua buah club English Premier League yaitu Southampton dan Pourthmouth.
       
      Stadion Kebanggaan Southampton ST. Mary's Stadium

      Hmmmm.... menurut gw sih emang gak banyak tempat wisata di southampton, tapi karena gw mw lepas kangen aja ama temen gw di sini hehehe...
      Karena otak gw gak sanggup kalo harus beasiswa di Universitas ini, ya foto disini aja udah gud lah bwt gw... hahahaa

       
      Sore harinya gw balik ke london,,, untuk melanjutkan perjalanan ke esokan hari ke Liverpool....
       
      ......... Go to Liverpool......
      Memulai perjalan melalui Victoria Coach Station... Gw mempercayakan perjalan menggunakan Megabus.. dengan harga London - Liverpool 7 GBP. Yang gw beli jauh hari sebelum berangkat. Perjalanan dari London ke Liverpool sekitar 5 jam perjalanan. Menurut gw mega bus cukup nyaman, ada colokan untuk charger hp juga... untuk seat kita bebas me duduk dimana, karena bus ini bertingkat lu pada bisa pilih aja,, siapa cepat dy dapat... hehehe
      Sampai di liverpool pemberhentian bus terakhir adalah di liverpool one station. dan letaknya di pusat kota liverpool. Dikarenakan gw nginep di YHA Liverpool, maka gw cuma jalan sekitar 500an m aja... kalo gak salah hehehe... sesampai nya di Liverpool gw disambut hujan... huft...
      Liverpool.. The Merseyside City kota tepi sungai yang legendaris...

       
      Liverpool Bis Station memang tempat yang strategis... Di depan terminal tersebut ada bangunan bernama Albert Dock yang juga menjadi icon kota liverpool. Kemudian memasuki area tersebut terdapat museom dan yaa... The beatles museum.

       
      Di sekitar area ini juga terdapat pusat perbelanjaan yaitu John Lewis.
       
      Gak lengkap memang jika berkunjung ke kota ini tanpa mampir ke Anfield stadium... Untuk menuju ke anfield melalui liverpool one bus station. dengan menunggu coach no 26 untuk berangkat. Melalui coach no 26 ini lu bisa turun di depan stadion pas. Dengan harga ticket untuk sehari adalah sebesar 4.20GBP. Jadi dalam satu hari lu bisa naik turun bus terserah kmn aja. Kemudian untuk kembali dari anfiled ke kota lu bisa menggunakan bus no 27.

       
      This is Anfiled....
      mimpi dari sekian banyak orang untuk bisa berada di sini... dan gw adalah bagian dari sedikit orang yang berkesempatan mengunjungi tempat ini.

      Yaps liverpool... Bahkan dulu gw pikir hanya ada dalam mimpi aja gw bisa ketempat ini... dan ternyata Tuhan mewujudkan salah satu mimpi gw...
       
      hmmm mungkin sekian aja dulu FR dari daratan Britania Raya....
       
      "You'll Never Walk Alone"