Dewi Calico

BEBEK TEPI SAWAH, KULINER SPESIAL DI UBUD

10 posts in this topic

2017-01-28_05_00.24_1.jpg


안녕하세요....
Spesial untuk kalian pecinta kuliner Bebek.
Entah bebek goreng atau pun bebek bakar.
Semua sama-sama enak.

Jika sedang di Ubud,Bali.
Bisa mampir menikmati olahan bebek yang spesial.
Spesial rasanya dan spesial lokasinya.
Lokasinya di settings konsep sesuai dengan nama Resto ini yaitu Bebek Tepi Sawah.
Dengan konsep saung-saung di tepi sawah.
Tengah terdapat sawah yang tidak terlalu luas tapi cukup keren untuk berfoto.
Akan sangat ramai saat jam makan siang.

 

2017-01-28_05_00.27_1.jpg

2017-01-28_05_00.23_1.jpg

2017-01-28_05_00.25_1.jpg

Pelayanan sangat cepat dan tanggap.
Untuk rasa sesuai dengan harga.
Enak banget, bumbu meresap dan tersedia beberapa sambal.
Cara menghidangkan sangat rapi dan bersih.

IMG_20170122_122226.jpg

C360_2017-01-22-10-02-36-586.jpg

C360_2017-01-22-10-07-37-155.jpg

C360_2017-01-22-10-07-01-059.jpg

IMG_20161209_174337.jpg

Setelah kenyang makan dan menikmati sepoi sepoi angin di tepi sawah membuat mengantuk hahaha.

2017-01-18_02_34.10_2.jpg

2017-01-28_05_00.22_1.jpg

Happy Traveling.
Salam Dewi Calico.

IG: Deelittlestep
FP: dee little step
Blog: www.dewicalico.blogspot.com
 

Share this post


Link to post
Share on other sites
4 hours ago, deffa said:

yap disini memang ada harga ada kualitas

mahal memang tapi worth dengan rasa bebek nya dan pemandangan yang ditawarkan 

nice review @Dewi Calico

Sekali sekali Gatnas KJJI makan disini di traktir Founder dan Co Founder biar makin menakjubkan hahahha

Share this post


Link to post
Share on other sites
11 hours ago, deffa said:

hahahah iya juga seh Hotel bintang 3

mayan 300 ribuan :P @Dewi Calico

Aku kalo di Bali kok malah melihat hotel murah bagus bagus yaa mas deff.. aku pernah beberapa kali di Hotel yang biasa rate 250 an ada kolam renang dan dapat bfast.. kamar ada ac dan tv shower juga.. malah aku stay di hotel ternama kagak ada kolam renang dan gak dapet bfast krna klo nambah bfast suruh nambah 150 lagi..naahh room only aja uda 350 an hahahahha.. trs kamar mandi ny unyu unyu kek mainan barbie gitu kecil sempit bukan dari dinding batq ato beton dikasih keramik tapi ini kek bener bener mainan barbie.. hahhaa

Share this post


Link to post
Share on other sites
34 minutes ago, Dewi Calico said:

Aku kalo di Bali kok malah melihat hotel murah bagus bagus yaa mas deff.. aku pernah beberapa kali di Hotel yang biasa rate 250 an ada kolam renang dan dapat bfast.. kamar ada ac dan tv shower juga.. malah aku stay di hotel ternama kagak ada kolam renang dan gak dapet bfast krna klo nambah bfast suruh nambah 150 lagi..naahh room only aja uda 350 an hahahahha.. trs kamar mandi ny unyu unyu kek mainan barbie gitu kecil sempit bukan dari dinding batq ato beton dikasih keramik tapi ini kek bener bener mainan barbie.. hahhaa

ya karena persaingan nya cukup ketat disana jadi perang harga di mana2 :D 

@Dewi Calico

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By feripwardoyo
      halo, teman Jalan-Jalan..
      saya rencananya tanggal 23 - 30 Januari ini mo ke Bali, terutama daerah Ubud dan sekitarnya. jadi mo nanya seputaran ini..
      1. ada info/rekomendasi penginapan di daerah Ubud? yg penting boleh ngrokok dan ada kolam renangnya.
      2. ada info/rekomendasi persewaan mobil sekaligus driver? soalnya saya pengen banget ke Toya Bungkah yg kebetulan lokasinya di Kintamani. 
      itu sih pertanyaan yg paling penting untuk saat ini.. hehehehe.. mohon bantuannya kalo ada diantara teman-teman yg bisa memberikan saran. terima kasih banyak..
       
    • By Dewi Calico


      안녕하세요..
      Finally aku bisa mendaki bukit, melewati lembah dan menikmati suara aliran sungai serta kicauan burung.
      Merasakan hangat sinar matahari pagi dan dimanjakan oleh pemandangan yang luar biasa menakjubkan.
      Inilah suasana lain dari Ubud.
      Ubud tidak hanya sekedar sawah.
      Ada tempat lain yang menyajikan pesona alam Ubud yang memanjakan mata.

      Campuhan Ridge Walk.
      Jalan setapak yang menawarkan keindahan bukit, sungai dan ilalang hijau yang menggoda.
      Panjang Ridge Walk ini sekitar 2 KM.

      Pagi itu aku bergegas bangun kemudian mandi dan dandan.
      Aku sangat bersemangat dari Kuta menuju Ubud.
      Sekitar jam 8 pagi aku sudah di Ubud.
      Aku menuju ke Campuhan Ridge Walk untuk menikmati pagi yang masih segar dengan sinar matahari yang hangat.
      Perjalanan dimulai dari pintu masuk dengan jalan bercabang (lurus & dan ambil kanan dengan tulisan Campuhan Ridge Walk).
      Ambil jalan kanan.
      Melewati jembatan dengan sungai berbatu dengan air yang cukup deras.
      Pohon-pohon rindang menambah udara semakin segar.
      Setelah melewati jembatan maka akan tampak Pura.
      Jalan terus mengikuti Jalan setapak, jalanan sempit dan sedikit licin karena mungkin malam harinya telah hujan.

      Disinilah kesabaranku diuji.
      Aku hampir menyerah karena belum terlihat bukit yang penuh keindahan, semua terasa biasa saja dan hanya semak belukar yang aku lihat.
      Tapi aku melihat para Bule Bule yang masih bersemangat, oke Dewi ayo lanjut sampai menemukan Bukit yang Indah.
      Bukankah jika tidak mencoba maka tidak akan tau seperti apa hasilnya.
      Oke berjalan naik naik dan terus naik mendaki bukit.


      Perjuangaku tidak sia-sia.
      Mulai terlihat jalanan setapak yang berliku seperti ular yang seksi.
      Kanan kini ditumbuhi Ilalang Hijau.
      Beberapa pohon kelapa menjulang tinggi menambah spot istimewa Campuhan Ridge Walk.

      Berjalan disepanjang Campuhan Ridge Walk sangat menyenangkan.
      Sangat bersih.
      Suara air sungai memanjakan telinga.
      Ilalang hijau memanjakan mata.
      Bertemu dengan orang orang disepanjang jalan yang memberikan senyum dan menyapa dengan penuh keramahan semakin membuat aku bahagia.
      Aaaaaaahhhh Thank TUHAN ini sangat luar biasa.


      Which one yang cocok untuk aku, Trekking or Jogging??
      Banyak yang Jogging, entah mereka punya tenaga yang banyak seperti di punggung mereka ada energi mesin pesawat atau pun pabrik batu bara haha.
      Aku hanya berjalan pelan, kadang berhenti karena lelah.
      Dan lebih banyak mengambil Foto hahaha.



      Alam disini masih sangat terjaga, di ujung Ridge Walk ada semacam Hotel dan juga Cafe.
      Untuk yang ingin menikmati Campuhan Ridge Walk.
      Ada beberapa hal yang aku sarankan:
      1. Pakailah sepatu yang nyaman (misalkan kalian ingin foto Prewed, tetap pakailah sepatu untuk sampai di atas bukit dan baru deh dandan yang cantikk ala Princess). Please jangan sok cantik pakai wedgest atau heels, bisa bisa terpeleset haha.
      2. Pakai Baju yang nyaman, menyerap keringat dan jangan terlalu ketat hahaha.
      3. Pakai celana yang nyaman, jangan terlalu ketat juga karena saat mendaki akan memerlukan langkah yang mantab dan tidak menyakiti (**maaf) paha dan selangkangan.
      4. Menggunakan Lotion ber SPF dan Foundation ber SPF. karena semakin siang maka matahari akan semakin menembus kulit.
      5. Bawa Topi dan Kacamata hitam jika cahaya matahari terlalu silau.
      6. Wajib membawa Air Minum, minimal 1 botol kecil air mineral kemasan 300ml.
      7. Penting gak penting tapi Tissue juga perlu untuk mengelap keringat.
      8. Jika membawa tas, lebih baik Ransel. Tak perlu kebanyakan gaya membawa tas ala Princess karena akan melelahkan dan ribet.
      Selamat menikmati keindahan Campuhan Ridge Walk.
      Tiket masuk Gratis (FREE).
      Alamat:
      Jalan Raya Ubud No. 35, Ubud, Kelusa, Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali 80571
      Happy Traveling.
      Salam Dewi Calico.
      IG: Deelittlestep
      FP: dee little step
      Blog: www.dewicalico.blogspot.com

       
    • By Dewi Calico

      안녕하세요...
      Saat berkunjung ke Ubud belum sah jika belum melihat sawah.
      Sawah memang hampir di seluruh Indonesia ada sawah.
      Bahkan di belakang rumahku juga ada sawah hahaha.
      Tapi sawah di Ubud itu unik dengan sistem Sawah Terasering.
      Sawah yang berundak-undak dengan pesona alam ubud yang sejuk.

      Aku menikmati hamparan sawah di pagi hari.
      Warna hijau adalah warna utama, sangat memanjakan mata.
      Sawah Terasering ini seolah hasil Mahakarya yang luar biasa.
      Sawah yang sudah turun temurun dari nenek moyang dengan sistem terasering dan masih sangat terjaga.
      Tidak lekang oleh jaman dan tak tergeser oleh bangunan modern.
      Aku berharap tidak ada bangunan modern yang menggeser sawah sawah ini sampai kapan pun.
      Karena memang salah satu keistimewaan dari Ubud adalah Sawah.

      Di tempat ini juga ada Cafe Cafe yang menawarkan berbagai menu.
      Jadi yang ingin makan sambil menikmati view sawah di Ubud bisa datang di Tegalalang.
      Tapi aku tidak mencoba Cafe itu.
      Aku hanya memfoto sawah-sawah.
      Jika ingin berjalan-jalan di sawah juga bisa.
      Tapi aku tidak melakukan itu karena tanah becek setelah hujan hahaha.
      Aku datang saat pagi jadi belum terlalu ramai.
      Jika sudah siang hari mungkin akan sangat ramai dan padat pengunjung.

      Untuk menikmati pemandangan sawah tidak dikenakan biaya (FREE).
      Alamat Tegalalang Rice Terrace:
      Jl.Tegallalang, Banjar Ceking, Gianyar, Tegallalang, Denpasar, Bali 80561
      Happy Traveling.
      Salam Dewi Calico.
      IG: Deelittlestep
      FP: dee little step
      Blog: www.dewicalico.blogspot.com
    • By timebandit
      Udah lama gak online, selamat malem semua.
      Rencana liburan setelah akad sama mantan pacar akhir September ini :
      Senin :
      21.30 - 22.00 : bandara - checkin hotel fave umalas (uber / sewa motor)
      22.00 - 22.30 : mandi + solat (jama qasar)
      Selasa :
      05.00 : solat subuh
      07.30 - 08.00 : ambil sewa motor (rental motor ichirent)
      08.00 - 09.00 : sarapan fave umalas
      09.00 - 09.30 : mandi
      09.30 - 10.45 : perjalanan fave - benoa
      10.45 - 13.30 : water sport benoa + makan warung laota / queens of india / nelayan seafood reataurant / cari makan pinggir pantai benoa + mesjid jami al mujahidin solat (jama qasar)
      13.30 - 14.15 : perjalanan benoa - pandawa
      14.15 - 15.00 : pantai pandawa
      15.00 - 15.30 : perjalanan pandawa - gwk
      15.30 - 16.30 : gwk
      16.30 - 17.00 : perjalanan gwk - uluwatu
      17.00 - 19.15 : uluwatu, sunset + kecak dance
      19.15 - 20.00 : perjalanan uluwatu - jimbaran
      20.00 - 21.30 : jimbaran makan bela cafe / menega seafood
      21.30 - 22.00 : perjalanan jimbaran - fave umalas
      22.00 - 22.30 : solat (jama qasar)
      22.30 : mandi + tidur

      Rabu :
      05.00 : solat subuh
      07.30 - 08.30 : sarapan fave
      08.30 - 09.15 : mandi + checkout fave
      09.15 - 10.00 : perjalanan fave - tanah lot
      10.00 - 11.00 : tanah lot
      11.00 - 12.15 : perjalanan tanah lot - gino feruci (titip tas)
      12.15 - 12.30 : perjalanan gino feruci - sari organik
      12.30 - 13.15 : makan sari organik
      13.15 - 13.30 : perjalanan sari organik - mandala wisata wenara wana
      13.30 - 14.45 : mandala wisata wenara wana, hutan monyet ubud
      14.45 - 15.00 : perjalanan mandala wisata wenara wana - check in gino feruci
      15.00 - 15.30 : solat (jama qasar)
      15.30 - 17.00 : perjalanan gino feruci - bedugul
      17.00 - 18.00 : bedugul, sunset
      18.30 - 20.00 : perjalanan bedugul - bebek bengil
      20.00 - 21.00 : makan bebek bengil
      21.00 - 21.15 : perjalanan bebek bengil - gino feruci
      21.15 - 21.45 : salat (jama qasar)
      21.45 : mandi + tidur

      Kamis :
      05.00 : solat subuh
      07.30 - 08.30 : sarapan gino feruci
      09.00 - 11.30 : renang / mandi / spa gino feruci
      11.30 - 12.00 : packing + checkout gino feruci
      12.00 - 13.30 : perjalanan gino feruci - clio apartments (titip tas)
      13.30 - 13.45 : perjalanan clio apartments - seminyak beach
      13.45 - 15.30 : seminyak beach + makan sisterfield / boss man + gusto gelato
      15.30 - 15.45 : perjalanan seminyak - checkin clio apartments
      15.45 - 16.15 : solat (jama qasar)
      16.15 - 16.45 : perjalanan clio apartments - bali dynasty resort
      16.45 - 17.00 : bali dynasty resort (kura2 shuttle)
      17.00 - 18.30 : perjalanan bali dynasty resort - bali night safari
      18.30 - 19.00 : registration bali night safari
      19.00 - 20.00 : bali night safari + performance
      20.00 - 21.00 : dinner bali night safari
      21.00 - 22.00 : perjalanan bali night safari - bali dynasty resort (kura2 shuttle)
      22.00 - 22.30 : perjalanan bali dynasty resort - clio apartments
      22.30 - 23.00 : salat (jama qasar)
      23.00 : mandi + tidur

      Jumat :
      05.00 : solat subuh
      08.00 - 08.30 : sarapan
      08.30 - 09.00 : perjalanan clio apartments - pantai kuta
      09.00 - 11.00 : pantai kuta + shopping legian/kuta
      11.00 - 11.20 : perjalanan pantai kuta - clio apartments
      11.20 - 11.40 : packing + mandi + checkout clio apartments
      11.40 - 12.00 : perjalanan clio apartments - mesjid al mujahidin kuta
      12.00 - 13.00 : solat jumat
      13.00 - 13.15 : perjalanan mesjid al mujahidin kuta - warung laota / ayam betutu gilimanuk
      13.15 - 13.45 : warung laota / ayam betutu gilimanuk
      13.45 - 14.00 : perjalanan warung laota / ayam betutu - joger
      14.00 - 15.45 : joger
      15.45 - 16.00 : perjalanan joger - mesjid al mujahidin
      16.00 - 16.15 : solat ashar
      16.15 - 16.30 : perjalanan mesjid al mujahidin kuta - krisna oleh oleh
      16.30 - 18.30 : krisna oleh oleh
      18.30 - 18.45 : perjalanan krisna oleh oleh - bandara
      18.45 - 19.15 : balikin motor sewa
      19.15 - 19.45 : check in bandara
      19.45 - 20.15 : solat (jama qasar) + makan bandara
      20.15 - 20.45 : boarding
      20.45 : ke cgk 
      Minta saran :
      1. Bali akhir September sering hujan gak?
      2. Uber bisa masuk bandara gak?
      3. Ada rekomendasi rental motor lain yang bisa ambil & balikin di bandara? khususnya malem2
      4. Rekomendasi tempat lunch pilih  warung laota / queens of india / nelayan seafood reataurant? atau ada tempat lain di sekitar tanjung benoa? ada saran tempat wisata/kegiatan di tanjung benoa?
      5. Kalo naek perahu ke tempat yang ada penyu2nya itu waktunya sempet gak?
      6. Masuk GWK & uluwatu bayar gak? pakaiannya boleh celana pendek / sendal gak?
      7. Rekomendasi tempat dinner pilih bela cafe / menega seafood? atau ada tempat lain di sekitar jimbaran?
      8. Rekomendasi gak tempat lunch di sari organik? atau ada tempat lain di sekitar ubud?
      9. Ke bedugul menjelang magrib rekomen gak? atau keburu udah tutup?
      10. Jalur perjalanan Ubud ke Bedugul atau sebaliknya aman gak motoran malem2?
      11. Rekomendasi gak tempat dinner di bebek bengil? atau ada tempat lain di sekitar ubud?
      12. Rekomendasi tempat wisata / tempat menarik di seminyak?
      13. Rekomendasi tempat lunch pilih makan sisterfield / boss man? atau ada tempat lain di sekitar seminyak?
      14. Rekomendasi tempat lunch pilih warung laota / ayam betutu gilimanuk? atau ada tempat lain di sekitar bandara?
      15. Rekomendasi tempat spa khususnya buat suami istri di sekitaran ubud / seminyak?
      16. Terakhir, kira-kira itu waktunya terlalu padet atau gak? nyandak gak yah waktunya? Soalnya ke bali biasanya ikut acara kantor yang tau duduk manis sampe tempat wisata.
       
      Maaf kepanjangan, mungkin bisa jadi referensi yang lain juga setelah ada masukan dari temen-temen.
      Terima kasih. 
    • By Gabud
      Hai all, salam 
      Sebelumnya saya sampaikan bahwa saya bukan penulis cerpen, naskah, skenario ataupun editor dan yang sejenisnya. Jadi jika ada kesalahan pemilihan kosa kata, ejaan ataupun eksistensi tema yang terkesan berantakan mohon abaikan dan jangan diambil hati, takutnya akan membuat migrain.
      Tulisan ini tidak dititikberatkan pada keindahan pulau Bali. Karena semua orang juga pasti udah sangat paham tentang hal itu, lagipula mungkin akan terlalu panjang untuk mengurai detail tentang eloknya tempat wisata di Bali. Ini hanya catatan tentang perasaan 'merasa senang' dan 'merasa beruntung' yang tidak setiap saat saya dapatkan, terutama dalam satu rangkaian perjalanan.
      Berawal dari rencana pulang kampung dalam rangka lebaran bersama keluarga di Jawa Timur. Iseng-iseng buka OTA yang lagi hits itu untuk ngecek harga tiket lebaran jauh jauh hari. Ya walaupun pengalaman tahun sebelumnya tidak ada bedanya pesan jauh hari atau mepet hari H. Bedanya hanya ketersediaan nya saja, semakin mepet maka tiket semakin langka. Sedangkan harga, relatif sama. Dan benar saja dugaan saya, harga untuk jurusan BDJ-SUB sudah di angka 900an. Walaupun saya tinggal di Palangkaraya, namun tradisi pulang kampung lebaran selalu saya ambil rute dari Banjarmasin ke Surabaya, hal ini karena minimnya jadwal dari Palangkaraya ke Surabaya, selain itu juga saya biasa belanja oleh oleh di Banjarmasin, banyak makanan khas nya yang ditunggu kerabat di kampung.
      Tapi tahun ini saya coba untuk iseng cek jurusan PKY-SUB. Ga ada salahnya, iseng iseng sapa tahu harga lebih murah. Dan eng ing eng... Harapan itu terwujud. Citilink maskapai penerbangan yang baru tahun pertama membuka rute ini ternyata melempar harga 513 ribu saja , sama dengan harga tidak lebaran. Cukup aneh memang sementara sang pesaing si Singa terbang udah pasang harga 1,2 juta. Tanpa pikir panjang, dalam waktu singkat tiket udah dikantong. Rejeki anak Soleh. Sementara lebaran kali ini Belanja oleh-olehnya di abaikan. Hehehe...
      Usut punya usut ternyata rejeki anak soleh masih terus berlanjut, tiket yang saya beli tersebut nyatanya berbuntut voucher gratis pemesanan hotel sebesar 150 ribu. Nah lho, udah dapet tiket lebaran murah, eh dapat voucher hotel lagi. Dan dikarenakan batas waktu penukaran voucher nya berbatas hari, maka harus segera diputuskan. (Sapa yang diputuskan? Pacar? Jangan dong..) 
      Dengan mempertimbangkan berbagai hal termasuk ijin cuti dan bla bla bla maka diputuskan untuk liburan di bali saja tepat beberapa hari setelah lebaran. Beberapa orang sih berkomentar "Mainstream banget si Bro, liburan loe"... Dan saya pun hanya tersenyum. Buat saya liburan bukan soal apakah tempat itu telah jamak dijamah orang atau enggak, bukan soal siapa yang duluan kemana, atau seberapa banyak image itu terpampang nyata di social media yang lagi digandrungi seluruh elemen mmasyarakat terutama para cabe cabean (ini eelemen masyarakat ya? #berpikir keras mode on). Tapi liburan itu tentang seberapa jauh kamu menikmati hidupmu, seberapa positifnya spiritualmu berubah. Ini juga bukan soal perseteruan anak masjid dan anak gunung. Hijrah spiritual seseorang bisa dari apapun, dan dimanapun.  
      Waktu terus berjalan tak terasa hari telah mendekati saat cuti. Harga tiket pun telah beranjak naik. Padahal tiket balik ke Palangkaraya belum juga dikantongi. Tapi ya sudahlah, ntar bisa aja beli setelah THR turun. Apalagi tiket Citilink SUB-PKY juga udah merangkak naik di angka 800an jadi kalo harus dipaksakan beli sekarang atau beli saat habis THR, paling bedanya ga banyak. Begitu pikir saya saat itu. (Padahal nyatanya, duitnya terbatas kalo buat beli tiket pesawat makanya proyeksi hehehe..) 
      Di tengah kesibukan kantor, ada notifikasi email dari salah satu OTA (ketahuan berlangganan news letter di berbagai OTA dan maskapai cuma untuk dapat harga promo), dan ketika saya baca ternyata ada penawaran potongan 100 ribu rupiah untuk pembelian tiket pesawat dengan term & condition. Wah, tak ayal mata ini berbinar, udah kayak emak-emak yang lagi liat potongan harga sembako aja. Hahaha... lumayan lah 100 ribu. Reservasi pun segera dijalankan..Namun sayang belum sempat sampai selesai, tiba-tiba bos memanggil dan diminta untuk meeting diruangan beliau karena ada masalah serius yang mendadak. Ah Bos ini kebiasaan segala sesuatu selalu dadakan. Udah kayak urusan negara aja. Dan saking seriusnya meeting baru berakhir 4 jam tepatnya jam 7 malam. Saya pun lupa dengan penawaran diskon tadi. Bahkan sampai dirumah dan tertidur. Namun justru inilah bentuk keberuntungan lain yang saya dapat. Bangun tidur jam 4 subuh, setelah jalankan semua ritual harian baru sadar bahwa reservasi sebelum nya belum done. Hmmm, yuk diulang. Lagi-lagi rejeki anak soleh. Harga citilink SUB-PKY yg sebelum nya di angka 800an, ternyata subuh ini menjadi 678rb belum dipotong diskon 100 ribu untuk pembelian tiket Citilink dengan term & condition. Hedew, trus nikmat mana yang kau dustakan. Ya sudahnya, jika ini memang rejeki saya, saya ikhlas dan pasrah menjalaninya. Hehehe... Sempat ngecek lagi pagi hari jam 9 harga udah di angka 800an kembali. Bener kata emak gue, bangun lah di subuh hari, jika rejekimu tidak ingin dipatuk ayam. Lalu apakah keberuntungan itu selesai? Jawabnya belum. Setelah beres dengan urusan tiket pulang pergi Palangkaraya-Surabaya, saatnya untuk prepare segala pernak-pernik liburan ke Bali. Saya lupa bagaimana semua nya berjalan, tapi sepertinya kemudahan demi kemudahan dengan aroma keberuntungan itu saya  dapat secara beruntun. Mulai dari tiket SUB-DPS dengan maskapai Garuda yang harus saya bayarkan dengan potongan diskon 100ribu menjadi 300 ribuan saja dari salah satu OTA begitupun dengan tiket DPS-SUB yang saya dapatkan dari temen yang kebetulan sub agen tiket&hotel dimana saya hanya diminta 315 ribu saja untuk terbang bersama Garuda. Dia bilang, ini pake jatah diskon dia yang kebetulan akan expired. Padahal public rate nya sekitar 900 ribuan. Maklum high season libur lebaran dan gejolak gunung Raung yang sempat mengacaukan jadwal penerbangan dan harga tiket pesawat.
      Bagaimana dengan akomodasi? Ya, selama di bali sekitar 8 hari 7 malam, ada 3 akomodasi yang saya singgahi dan semua punya kisah nya sendiri. Coco De Heaven, hotel ini saya dapatkan dengan Voucher diskon yang saya sebutkan di awal. Deluxe room (room only). Potongan diskon 150 ribu. Kemudian Ubud Raya Hotel.

      Saya dapatkan dari situs yang menjual voucher, public rate untuk tanggal kunjungan saya dibanding dengan harga voucher yang saya beli, sangat berbeda. Bahkan saya membayar tidak lebih dari separuhnya. Dan yang saya dapatkan adalah Room yang cukup luas dengan akses kolam renang, welcome drink, free breakfast buffet, free use bicycle, twin bed sesuai pesanan, plus para staff yang super ramah dan membantu. Akomodasi yang ketiga adalah 7 Bidadari Boutique Hotel. Percaya tidak percaya saya dapatkan akomodasi ini dengan harga setara dengan harga kamar losmen. Saya curiga ada kesalahan dalam menampilkan rate nya di salah satu OTA. Karena sesaat setelah pemesanan saya done, harga yang ditampilkan di OTA tersebut langsung berubah menjadi harga reguler. Awalnya saya under estimate, jangan jangan saya akan mendapatkan kamar yang mengerikan. Namun saat saya tiba ketakutan itu tidak terbukti. Saya mendapatkan kamar yang sesuai dengan yang ada di gambar. Tidak hanya itu, awalnya saat saya baca review di berbagai situs perjalanan, sarapan yang ditawarkan akomodasi ini adalah ala carte dari 2 pilihan menu saja, ternyata saya mendapatkan kesenangan saat saya tahu sarapan saya buffet dengan mbeberapa menu yang cukup dari ayam, ikan, sayur, buah, pilihan karbohidrat nasi, kentang, roti, pastry, dan jus buah, kopi, teh, air mineral. Dalam hati saya berkata, kalo di hotel lain, harga yang saya bayarkan ini mungkin saja tidak cukup untuk membayar sarapan buffet seperti ini. Itupun di hari kedua saya dapat gratis foot massage selama 30 menit, hanya karena saya upload foto aktifitas selama di hotel melalui sosmed. Udah gitu terapis nya yang didatangkan dari salah satu Spa di Seminyak itu sangat cantik dan anggun. Tunggu..Tunggu... ini maksudnya apa ya kok ga relate. Sudahlah, yang ini abaikan...
      Total harga yang dibayarkan untuk akomodasi selama 8 hari 7 malam adalah 1,2 juta. Ya, harga itu adalah harga total yang dibayarkan ke pihak akomodasi. Sangat menyenangkan dan tidak merasa menyesal. Terlebih untuk tanggal kunjungan tersebut, rate akomodasi di Ubud dengan fasilitas setara sudah diatas 600 ribuan per malam (public rate). Mungkin banyak orang yang merasa biasa saja dengan dengan perasaan senang dan beruntung atau mungkin ada yang lebih beruntung dari apa yang saya alami. Ya memang tiap orang memiliki pengalaman masing masing. Oh iya ada hal kecil yang saya alami selama liburan di bali, saat di Tanah Lot, saya tidak membayar tiket masuk karena memang tidak tahu dimana loket pembayaran tiket nya, ditambah lagi dengan petugas yang tidak meminta tiket saya saat akan memasuki area wisata. Saya baru tahu saat keluar dari area wisata, ada rombongan pengunjung yang sedang berbagi tiket masuk. Begitupun saat di Bedugul, bedanya kalau di Bedugul, justru petugas tiketnya yang tidak mau menerima uang saya. Dia bilang "bawa aja Mas" sambil ngasih tiketnya. Hmm.. Apa muka saya kelihatan melas ya...
      Selama di Bali, saya sewa motor yang kebetulan informasinya saya dapatkan dari Jalan2.com dan saya cukup bayar 50 ribu per 24 jam untuk sebuah motor Vario 125 FI yang kalo saya lihat dari plat nomor kendaraannya masih berumur 1 bulan. Pantesan tarikannya manteb banget.
      Additional story: H-1 sebelum keberangkatan ke Bali ,  saya ada ngobrol ngalor ngidul sama seorang teman. Setelah beberapa lama ngobrol baru sampai pada bahasan tentang rencana saya jalan ke Bali. Ternyata dia tertarik ikutan karena bosan lebarannya ga semenarik tahun sebelumnya. Orang yang aneh, masak lebaran gak menarik.
      "Besok, gue nyusul pesawat siang ya? Ga sempet kalo pagi" begitu dia bilang
      "Ya,terserah kamu aja yang mana buat kamu nyaman. Ntar kalo udah sampai Ngurah Rai kabari ya?" sahutku
      "Eh, gue kasih berapa buat hotel ?"
      "500 aja"
      "Itu per hari?"
      "Gak, itu selama kamu nebeng di Bali"
      "Serius?" dia mencoba meyakinkan. Saya bisa bayangkan muka binalnya, pasti sedang  berbinar. 
      Keuntungan pertama saya bisa berbagi keberuntungan dengan teman, kedua ada yang diajak ngobrol saat jalan, dan ketiga saya bisa lebih hemat bayar akomodasi. Jadi budget akomodasi yang 1,2 juta tadi masih terpangkas 500rebu.  Untuk 8 hari 7 malam di Bali saat High session...
      Merasa Senang Merasa Beruntung
       
       
      Tambah fotonya 
       
       

    • By Hasdevi Agrippina Dradjat

                Jika kamu memiliki kesempatan untuk mengeksplor Bali dalam waktu 3 hari 2 malam, daerah mana yang akan kamu jadikan tempat untuk berwisata? Mungkin kamu dapat mencoba untuk mengeksplor dan menikmati daerah Ubud di Bali.
       
                Bagi kamu yang mencintai kebudayaan dan ketenangan, tentunya Ubud adalah pilihan destinasi wisata terbaik yang dapat kamu eksplor. Ubud terkenal dengan kenyamanannya, dengan pemandangan yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan hingar bingar dan ramainya Kuta.
       
                Pecinta seni juga biasanya akan merasa senang untuk mengunjungi Ubud. Ubud dipenuhi dengan berbagai galeri dan tempat pembuatan kerajinan tangan. Selain itu, arsitektural Ubud juga tergolong begitu cantik dan menawan sehingga membuatmu betah berlama-lama berada di Ubud.
       
                Ubud terdiri dari sekitar 14 desa yang terletak di Kabupaten Gianyar, Bali. Ubud terletak di antara sawah dan hutan sehingga mampu membuat kamu terpukau karena menyaksikan keindahan alamnya yang begitu cantik.
       
                Kamu penasaran dan ingin segera mengeksplor tempat-tempat yang terdapat di Ubud? Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya dalam itinerary mengeksplor Ubud di Bali selama 3 hari 2 malam.
       
      Transportasi Menuju Ubud
       

      Memasuki Ubud Melalui Bandar Udara Ngurah Rai Bali via https://img.okezone.com/content/2014/03/26/340/961212/PqFdrHB4gl.jpg
       
                Salah satu rute transportasi terbaik dan terpraktis yang dapat kamu gunakan untuk menuju Ubud dari Jakarta adalah dengan menaiki pesawat rute Jakarta menuju Denpasar. Saat ini, terdapat banyak maskapai penerbangan yang akan mengantarkanmu dari Jakarta menuju Denpasar.
       
                Saat ini, jika kamu cukup jeli untuk membeli tiket promo, kamu dapat mendapatkan tiket dari Jakarta menuju Denpasar dengan harga yang mencapai Rp 500.000,00 per sekali jalan. Jika kamu ingin lebih mempersiapkan, kamu bahkan dapat membeli tiket perjalanan sejak jauh hari sebelumnya (hingga 1 tahun sebelum keberangkatan).
       
                Untuk harga normal tiket menuju ke Bali, kamu dapat mendapatkan tiket dengan harga bervariasi antara Rp 600.000,00 hingga Rp 1.100.000,00 per sekali jalan. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 1 jam 40 menit nonstop.
       

      Menaiki Transportasi Umum Menuju Ubud dengan Bemo, Taksi atau Bus via images.google.com
       
                Jika kamu ingin menaiki bemo dari bandara menuju ke Ubud, kamu dapat menaiki bemo dari Terminal Batubulan Denpasar menuju Ubud. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah Rp 8.000,00 dan kamu membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mencapai Ubud.
       
                Nah, jika mereka menawarkan harga yang cukup mahal, kamu harus menawarnya untuk mendapatkan harga terbaik. Bemo ini biasanya ada pada waktu pagi hari hingga pukul 16.00.
       
                Selanjutnya, jika ingin menaiki taksi kamu dapat menaiki taksi dari bandara menuju Ubud dengan biaya sekitar Rp 150.000,00 hingga Rp 180.000,00. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 34 menit.
       
                Nah, untuk moda transportasi lainnya, kamu dapat menaiki bus dari bandara menuju Ubud. Perama biasanya menyediakan bus dengan rute bandara Ngurah Rai menuju Ubud dengan harga sekitar Rp 50.000,00. Setiap hari terdapat 4 kali jadwal keberangkatan bandara menuju Ubud.
       
      Transportasi Selama Berada di Ubud
       

      Moda Transportasi Pilihan Selama Berada di Ubud via images.google.com
       
                Setelah puas menyusun rute transportasi terbaik untuk mencapai Ubud, selanjutnya kamu dapat melanjutkan penyusunan rencanamu dengan menyusun transportasi terbaik selama berada di Ubud.
       
                Jika kamu sudah cukup hafal dengan rute jalan di Ubud, kamu dapat memilih bemo sebagai moda transportasi utamamu. Bemo biasanya beroperasi pada pagi hari di sekitar Pasar Ubud, di antara Jalan Monkey Forest dan Jalan Raya Ubud.
       
                Nah, namun jika kamu ingin mendapatkan kenyamanan selama mengeksplor Ubud, kamu dapat menyewa transportasi mobil. Biaya yang kamu keluarkan untuk sewa mobil di Bali adalah sekitar Rp 350.000,00.
       
                Biaya tersebut sudah termasuk dengan supir serta bensin. Mobil yang disewakan memiliki kapasitas 6 hingga 8 orang dengan supir. Tentunya, perjalananmu akan lebih terjangkau jika kamu mengajak serta teman atau keluargamu sehingga kamu dapat melakukan sharing.
       
                Kamu juga dapat memilih transportasi menyewa sepeda motor sebagai pilihan jika ingin mengeksplor Ubud. Biaya yang kamu keluarkan untuk menyewa motor adalah sekitar Rp 75.000,00 hingga Rp 80.000,00 per hari dengan kondisi sepeda motor yang baik.
       
                Selain itu, kamu juga dapat memilih transportasi menyewa sepeda sebagai pilihan jika ingin mengeksplor Ubud. Biaya yang kamu keluarkan untuk menyewa motor adalah sekitar Rp 20.000,00 hingga Rp 30.000,00 per hari.
       
                Kamu dapat menyewa sepeda di sudut lapangan bola di Jalan Monkey Forest. Tetapi, kamu harus mempertimbangkan jalanan Ubud yang seringkali menanjak yang tentunya dapat membuatmu merasa lelah.
       
      Memilih Penginapan Selama Berada di Ubud
       
                Selama berada di Ubud, kamu dapat memilih untuk berada di penginapan daerah downtown Ubud. Terdapat banyak pilihan untuk jenis penginapan yang dapat kamu pilih di sini. Kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, guest house dan hotel selama berada di Ubud.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di hostel, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis bed in 6 mixed dormitory bedroom. Biaya yang kamu keluarkan untuk menginap di kamar dengan jenis ini adalah Rp 100.000,00 per malam.
       
                Fasilitas yang kamu dapatkan jika kamu menginap di kamar ini adalah garden view, terrace, fan, shared toilet dan shared bathroom. Jika kamu ingin menginap di guest house, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis superior double room.
       
                Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin menginap di guest house ini adalah sekitar Rp 325.000,00 per malam. Fasilitas yang kamu dapatkan di kamar guest house ini adalah garden view, terrace, setrika, perlengkapan mandi gratis, private toilet, free wifi dan private bathroom.
       
                Jika kamu ingin menginap di hotel, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis double room. Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin menginap di hotel adalah sekitar Rp 500.000,00 per malam.
       
                Fasilitas yang kamu dapatkan di kamar hotel ini adalah AC, balcony view, garden view, hot tub, desk, sitting area, perlengkapan mandi gratis, private toilet, private bathroom dan free wifi.
       
      Hari Pertama
      Awali Perjalanan Wisatamu di Ubud dengan Mengunjungi Tempat-Tempat Sarat dengan Nuansa Seni
       
       

      Awali Perjalanan Wisatamu di Ubud dengan Mengunjungi Campuhan Ridge Walk via http://www.raftingbali.net/wp-content/uploads/2013/02/campuhan-ridge-walk-ubud-bali.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan wisatamu di Ubud yang terasa berbeda, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Campuhan Ridge Walk. Campuhan Ridge Walk sangat cocok jika kamu ingin merasakan serunya lari atau jalan pagi sambil menikmati pemandangan alam berupa perbukitan yang mempesona.
       
                Berikut adalah rute perjalanan jika kamu ingin mencapai Campuhan Ridge Walk dari Pasar Ubud. Keluarlah dari Pasar Ubud dan berjalanlah di Jalan Raya Ubud. Kemudian, kamu dapat menyusuri jalan menuju Penestanan/Jembatan/Supermarket Bintang.
       
                Masuklah pada jalan kecil di sebelah Hotel Ibah. Setirlah terus kendaraanmu dan parkirlah sejauh 50 meter dari sebuah sekolah yang berada di sana. Setelah itu, berjalanlah lurus dan menuruni tangga di sebelah jembatan. Kemudian, kamu dapat langsung tiba di Campuhan Ridge Walk.
       
                Selanjutnya, kamu dapat merasakan pemandangan berupa perbukitan yang menyenangkan. Di sini, path yang harus kamu tempuh tergolong cukup membuatmu berkeringat jadi usahakan untuk memakai pakaian yang nyaman. Tenang saja, karena semuanya tentu akan terbayar dengan pemandangan alam yang sangat indah.
       

      Menyusuri Indahnya Terasering di Tegalalang via http://shantibalitour.com/cache/com_zoo/images/Rice-Terraces-of-Tegalalang_be8d67affc352b5608d5ca8f9e422765_33e41379526f190ec5a80aa0501c7587.jpg
       
                Setelah puas beraktivitas dan jalan pagi di Campuhan Ridge Walk, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan menyusuri indahnya terasering di Tegalalang. Ya, tempat ini memang sudah lama menjadi salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi ketika kamu memiliki kesempatan untuk menjelajahi Ubud.
       
                Sawah ini terletak di daerah utara Ubud menuju ke arah Kintamani. Sawah terasering di Tegalalang tergolong tidak begitu besar namun mampu menyuguhkan pemandangan terasering yang cantik dan menawan.
       
                Untuk lebih memaksimalkan kunjunganmu ketika mengunjungi Tegalalang ini, kamu dapat menyantap makan siangmu di tempat ini. Kamu dapat makan siang di restoran pinggir sawah sambil menikmati pemandangan berupa sawah berteras yang indah.
       

      Mengunjungi Ubud Monkey Forest via http://jeffreydonenfeld.com/wp-content/uploads/2013/03/8616163037_ecd0378fae_b.jpg
       
                Setelah puas mengunjungi terasering di Tegalalang, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Ubud Monkey Forest. Ubud Monkey Forest dalam bahasa Bali disebut juga dengan Mandala Suci Wenara Wana.
       
                Tempat ini memang merupakan salah satu tempat wisata populer yang dapat kamu kunjungi ketika menyambangi Ubud. Dalam setiap bulannya, terdapat setidaknya 10.000 wisatawan datang dan mengunjungi Ubud Monkey Forest.
       
                Penduduk di sekitar Monkey Forest meyakini tempat ini sebagai tempat penting keagamaan, ekonomi, pendidikan dan konservasi bagi desa. Ubud Monkey Forest dibuka setiap hari dari pukul 8.30 hingga 18.00 waktu setempat.
       
                Biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin memasuki Ubud Monkey Forest ini adalah sekitar Rp 20.000,00 untuk satu orang. Sementara jika kamu hendak memasuki tempat ini dengan mengendarai mobil, biaya parkirmu adalah sekitar Rp 5.000,00.
       
      Hari Kedua
      Lanjutkan Petualanganmu Menjelajahi Ubud dengan Mengunjungi Tempat-Tempat Menarik Lainnya di Sini
       
       

      Awali Perjalanan Hari Keduamu dengan Mengunjungi Goa Gajah via http://www.luckybalitour.com/wp-content/uploads/2012/05/Goa-Gajah.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan hari keduamu di Ubud, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Goa Gajah di Ubud. Goa Gajah adalah sebuah goa buatan yang seringkali berfungsi sebagai tempat ibadah. Goa Gajah juga merupakan salah satu goa terindah yang terdapat di Ubud.
       
                Ketika memasuki kompleks Goa Gajah, kamu akan diberi pinjam berupa sarung yang sebaiknya kamu kenakan. Di tempat ini juga terdapat patung dengan air mancur menuju kolam.
       
                Ketika memasuki Goa Gajah, kamu juga dapat merasakan udaranya yang sejuk dan dingin sehingga kondisi ini akan semakin menambah kenyamananmu ketika mengunjungi Goa Gajah.
       
                Goa Gajah dibuka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00. Biaya masuk yang harus kamu siapkan jika kamu ingin memasuki goa ini adalah sekitar Rp 15.000,00 per orang. Jika kamu membawa mobil, kamu harus membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000,00.
       

      Mengunjungi Museum Kesenian Agung Rai (ARMA) di Ubud via http://sewavilladibali.com/officialblog/wp-content/uploads/2014/02/Museum-di-Ubud-2.jpg
       
                Bagi kamu yang menyukai seni, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dari Goa Gajah menuju Museum Kesenian Agung Rai (ARMA). Sesuai namanya, museum ini memang merupakan museum yang sebaiknya kamu kunjungi pada kesempatanmu menyambangi Ubud.
       
                Museum ini terletak di jantung Ubud, sehingga tidak akan susah bagimu jika ingin datang dan mengunjungi museum yang satu ini. Selain itu, di sini kamu juga dapat menikmati pemandangan lanskap kebun Bali yang cantik dengan lily pond dan tanaman anggrek yang tertata rapi.
       
                Jika kamu memutuskan untuk berkunjung ke museum ini, jangan lupa untuk membawa kamera dan mengabadikan pemandangan cantik yang disajikan oleh museum ini. Biaya masuk yang dikenakan adalah sekitar Rp 50.000,00 sudah termasuk teh dan kopi yang dapat kamu nikmati di kafe museum ini.
       

      Mengunjungi Pura Saraswati via http://i.ytimg.com/vi/U3fJ1_ajGkk/maxresdefault.jpg
       
                Untuk mengakhiri perjalanan wisatamu pada hari kedua di Ubud, kamu dapat mengunjungi Pura Saraswati. Pura Saraswati merupakan sebuah pura tempat pemujaan Dewi Saraswati yang terletak di Jalan Raya Ubud.
       
                Daya tarik utama dari pura ini adalah pura ini dikelilingi oleh sebuah kolam yang memiliki banyak tanaman teratai. Tentu saja keberadaan tanaman ini mampu menambah indah pemandangan wisatawan yang berkunjung ke Pura Saraswati.
       
                Terdapat satu aktivitas wisata yang dapat kamu nikmati ketika mengunjungi pura ini, yaitu melihat pertunjukkan tari tradisional kecak. Tari tradisional kecak biasanya dipentaskan di taman pura ini tempat terdapatnya kolam berisi tanaman teratai.
       
                Jadwal pementasan tari tradisional kecak biasanya dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis pada pukul 19.30. Biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu memilih untuk melihat pertunjukkan ini adalah sekitar Rp 75.000,00 per orang.
       
      Hari Ketiga
      Lanjutkan Perjalanan Hari Ketigamu di Ubud dengan Mengunjungi Berbagai Tempat Menarik Lainnya di Sini
       

      Awali Perjalanan Wisata Hari Ketigamu di Ubud dengan Mengikuti Bicycle in Bamboo Forest Tour via http://1.bp.blogspot.com/-WFvflqqbAzk/UeDT66GvleI/AAAAAAAAAng/_6KXwB-f7j8/s1600/photos-bamboo-forest-bali-cycling-18.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan hari ketigamu di Ubud, kamu dapat memulainya dengan mengikuti tur sepeda di hutan bamboo yang satu ini. Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin mengikuti tur sepeda ini bervariasi sekitar Rp 450.000,00 hingga Rp 650.000,00.
       
                Nah, sementara itu jika kamu berpelancong dengan anak-anak yang ingin ikut pula mengikuti tur sepeda ini, kamu dapat memilih tur sepeda cilik. Biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar Rp 350.000,00.
       
                Fasilitas yang kamu dapatkan jika kamu memilih untuk mengikuti tur sepeda ini adalah biaya tiket masuk untuk setiap destinasi wisata, antar jemput dari dan menuju hotelmu, sepeda, helm dan jas hujan.
       
                Selain itu, tur ini juga sudah termasuk sarapan sambil melihat pemandangan volcano, bersepeda di tengah hutan bamboo, mengunjungi Desa Penglipuran, mengunjungi Kehen Temple, pemandangan indah berupa desa-desa di Bali, makan siang di tengah sawah, air mineral di setiap tempat berhenti serta handuk dengan air dingin.
       

      Mengunjungi Pasar Seni Tradisional Ubud via http://www.anythingbali.com/wp-content/uploads/2014/12/Pasar_Tradisional_Ubud_1.jpg
       
                Untuk melengkapi perjalanan wisatamu di Ubud kali ini, kamu dapat mengunjungi Pasar Seni Tradisional Ubud. Di Pasar Seni Tradisional Ubud ini, banyak penduduk Ubud yang menjajakan hasil kerajinan tangan buatan mereka sendiri.
       
                Pasar ini juga sudah menjadi pasar sentral tempat para penduduk Ubud berusaha sebagai pedagang. Karena daya tarik inilah, pasar ini seringkali dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun internasional.
       
                Jika kamu ingin membeli kerajinan khas buatan para penduduk Ubud, kamu dapat mengunjungi pasar ini pada bagian barat. Pasar ini dibuka setiap hari pada pukul 08.00 hingga 18.00.
       
                Berbagai barang khas Bali dijual di pasar ini. Mulai dari sandal, t-shirt, tas, payung, lukisan, gantungan, dan aneka kerajinan yang lainnya ada di sini. Bahkan kerajinan yang ditawarkan di pasar ini juga tergolong cukup terjangkau.
       
                Nah, itulah dia itinerary perjalanan wisata menjelajahi Ubud di Bali selama 3 hari 2 malam. Tentunya, Ubud memang memiliki banyak pesona wisata yang dapat kamu sambangi pada kesempatan liburanmu selanjutnya.
       
                Happy traveling!
    • By YukBerlibur
      htttp://www.yukberlibur.com adalah situs yang khusus menawarkan jasa aktifitas berlibur. Bersama YukBerlibur.com, Kamu leluasa untuk mengatur atau merencanakan liburanmu sendiri, sehingga Kamu tidak terikat oleh aktivitasâ€aktivitas yang biasanya sudah terpaket oleh travelkonsultant pada umumnya.
       
      Jika Kamu sudah terbiasa untuk membooking sendiri hotel dan tiket pesawat, tentunya mudah bagi Kamu untuk membooking sendiri aktivitas berliburmu. Merencanakan liburanmu sendiri itu sangatâ€sangat mengasyikan. Sambil browsing di depan layar komputer atau tabletmu, Kamu sudah membayangbayangkan bagaimana liburanmu nantinya dari hari ke hari, wah asyik ya..!
       
      Apa aja aktifitas yang kami tawarkan ?
       
      Nusa Dua
       
      Banana Boat (Tanjong Benoa) - Rp 65,000 per orang
      Parasailing (Tanjong Benoa) - Rp 75,000 per orang
      Donut Boat (Tanjong Benoa) - Rp 100,000 per orang
      Snorkeling (Tanjong Benoa) - Rp 110,000 per orang
      Glass Bottom Boat & Turtle Island (Tanjong Benoa) - Rp 120,000 per orang
      Fly Fish (Tanjong Benoa) - Rp 135,000 per orang
      Jet Ski (Tanjong Benoa) - Rp 135,000 per orang
      Snorkeling, Glass Bottom Boat & Turtle Island (Tanjong Benoa) - Rp 180,000 per orang
      Water Ski (Tanjong Benoa) - Rp 180,000 per orang
      Wake Boarding (Tanjong Benoa) - Rp 180,000 per orang
      Scuba Diving @Nusa Dua (Tanjong Benoa) - Rp 270,000 per orang
      Open Sea Walker @Nusa Dua (Tanjong Benoa). - Rp 350,000 per orang.
       
       
      Ubud
       
      Rafting (sungai Ayung)  - Rp 225,000 per orang
      Rafting (Telaga Waja) - Rp 250,000 per orang
      Elephant Riding (Ubud) - Rp 250,000 per orang
      PaintBall (Ubud) - Rp 325,000 per orang
      ATV Ride (Ubud) - Rp 375,000 per orang
       
       
      Kuta
       
      Special Tiket Waterbom Kuta - Rp 145,000 per orang
       
       
      Paket Aktifitas (Hemat)
       
      Parasailing, Banana Boat & Jet Ski (Tanjong Benoa) - Rp 240,000 per orang
      Parasailing, Banana Boat, Jet Ski & Donut Boat (Tanjong Benoa) - Rp 320,000 per orang
      Parasailing, Banana Boat, Jet Ski& Fly Fish (Tanjong Benoa) - Rp 360,000 per orang
      Parasailing, Banana Boat, Fly Fish, Snorkeling, GBB & Turtle Island - Rp 380,000 per orang
      Parasailing, Banana Boat, Jet Ski, Snorkeling, GBB & Turtle Island - Rp 380,000 per orang
      Diving, Jetski, & Banana Boat (Tanjong Benoa) - Rp 430,000 per orang
      Diving, Donut Boat + Fly Fish (Tanjong Benoa) - Rp 470,000 per orang
      Sea Walker + Jet Ski + Banana Boat(Tanjong Benoa) - Rp 495,000 per orang
      Sea Walker + Donut Boat + Fly Fish(Tanjong Benoa) - Rp 550,000 per orang
      ATV Ride + Paint Ball (Ubud)  - Rp 700,000 per orang.
       
       
      Masih banyak lagi paket aktifitas yang kami tawarkan. Silahkan kunjungi website resmi kami di http://www.yukberlibur.com untuk detail paket dan aktifitas-aktifitas lainnya.
       
       
      Selamat Berlibur ...
       
       
       
       
      Salam www.yukberlibur.com