• 0
Dimaz

KEAMANAN DAN TRANSPORTASI TUJUAN WISATA DI LOMBOK

Question

KEAMANAN DAN TRANSPORTASI TUJUAN WISATA DI LOMBOK.

Selamat sore all jjers dan semuanya.

Disaat melihat foto/gambar daerah wisata mungkin Dalam benak orang ada saja yg berfikiran bahwa daerah tersebut jalurnya mudah dan aman untuk di jangkau, tapi kadang tidak seperti yg di bayangkan.

Nah kali ini sy akan mengupas sedikit pengetahuan sy pribadi tentang KEAMANAN DAN TRANSPORTASI daerah wisata di LOMBOK.

KEAMANAN yang sy maksud adalah baik dari medannya dan kriminalnya.

Langsung saja ya All jjers.
Biar lebih singkat maka saya akan kelompokkan dalam beberapa POINT.


POINT 1.
--pantai Selong blanak
–pantai mawun
--Pantai sungkun
--Pantai Tunak

TRANSPORTASI : bisa di jangkau dengan sepeda motor dan mobil minibus/medium bus.
KEAMANAN : (pantai sungkun dan Tunak) dari segi medan kalo pakai mobil hrs berhati2 karena rumput dan tumbuhan liar di samping kiri kanan bisa membuat body mobil tergores hancur.
Dari segi kriminalitas....Harus berhati2 di POINT 1 ini, jangan pergi/pulang terlalu sore apalagi sampai malam hari bisa bahaya.

POINT 2.
–pantai kuta lombok
–pantai tanjung aan 
--pantai cemara
--bukit merese
--Pantai seger
–desa adat suku sasak

TRANSPORTASI : Bisa di jangkau oleh semua jenis kendaraan darat.
KEAMANAN : walopun ahir2 ini sudah relatif aman tapi sebaiknya jangan pergi/pulang malam.

POINT 3.
--Pantai batu payung
--Gili layar
--Gili gede
--Gili Rengit
--Gili anyaran
--Gili Asahan 
–gili trawangan
--Gili air
--Gili meno
–pantai pink 1
–gili gosong 
–gili petelu 
–pantai pink 2
--Gili semangkok
--Pulau pasir
–gili nanggu
–gili sudak
–gili kedis
–gili kondo
–gili kapal
–gili petagan
--gili bidara

TRANSPORTASI : naah di POINT 3 ini harus menggunakan 2 jenis transportasi yaitu TRANSPORTASI DARAT (pilihannya yaitu sepedamotor/minibus/medium bus/largebus ) & TRANSPORTASI LAUT  (pilihannya yaitu perahu,boat atau fastboat).
KEAMANAN : dari segi Medan maupun kriminalitasnya sudah cukup aman dan nyaman untuk di kunjungi, jadi tidak perlu di khawatirkan lagi.

POINT 4.
–air terjun sendang gile
–air terjun tiu kelep
–air terjun benang stokel
–air terjun benang kelambu

TRANSPORTASI : bisa di jangkau dengan semua jenis transportasi darat. Namun karena Medan yg cukup menguras energi...Di POINT 4 ini bisa di lanjutkan dengan tranportasi tambahan berupa ojek sepeda motor.
KEAMANAN : sudah sangat aman dan nyaman.


POINT 5.
--Pusuk Sembalun
--Bukit Selong & rumah adat
--Air terjun Mangku sakti 
--Air terjun Mangku kode

TRANSPORTASI : bisa di jangkau dengan sepeda motor/minibus/medium bus.
KEAMANAN : dari segi Medan harus berhati2 karena jalur yg di lalu adalah pegunungan , jalur tanjakan dan berkelok2. Jangan lengah apalagi ngantuk. Di setiap perjalanan barengi dengan BERDOA .
Dari segi kriminalitas tidak perlu di khawatirkan alias aman2 saja.


SEMOGA RANGKUMAN INI BISA DI JADIKAN PERTIMBANGAN BAIK ITU PERTIMBANGAN BIAYA PENGELUARAN (BUDGETING) MAUPUN KEAMANAN (SAFETY).

SEMOGA BERMANFAAT.

SALAM JALAN2.COM

Share this post


Link to post
Share on other sites

6 answers to this question

  • 0

makasih mas @Dimaz infonya, saya pernah ke pantai pink. saya tempuh menggunakan mobil dari kota mataram, di awal pede banget itu jalan lurus. Tapi begitu masuk ke desa2 gitu mulai minim petunjuk dan akhirnya sampai 3 kali tanya. semakin masuk jalan semakin sempit dan rusak, karena ketertarikan saya yang sangat tinggi maka gas terus saya tancap walopun di bangku kiri saya ada anak masih usia 3 tahun dan istri yang mukanya mulai pucat karena selama masuk hutan ga ada bersebrangan sama kendaraan satupun (jam 1 siang) hahahaa......

sampai di tempat ternyata ramai sekali pengunjungnya ada bus dan komunitas motor cb dari jawa wkwkwkkw 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
On 6/17/2017 at 11:44 AM, noped said:

makasih mas @Dimaz infonya, saya pernah ke pantai pink. saya tempuh menggunakan mobil dari kota mataram, di awal pede banget itu jalan lurus. Tapi begitu masuk ke desa2 gitu mulai minim petunjuk dan akhirnya sampai 3 kali tanya. semakin masuk jalan semakin sempit dan rusak, karena ketertarikan saya yang sangat tinggi maka gas terus saya tancap walopun di bangku kiri saya ada anak masih usia 3 tahun dan istri yang mukanya mulai pucat karena selama masuk hutan ga ada bersebrangan sama kendaraan satupun (jam 1 siang) hahahaa......

sampai di tempat ternyata ramai sekali pengunjungnya ada bus dan komunitas motor cb dari jawa wkwkwkkw 

 

wkwkwk kirain bener2 terpencil ya :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
On 6/17/2017 at 11:44 AM, noped said:

makasih mas @Dimaz infonya, saya pernah ke pantai pink. saya tempuh menggunakan mobil dari kota mataram, di awal pede banget itu jalan lurus. Tapi begitu masuk ke desa2 gitu mulai minim petunjuk dan akhirnya sampai 3 kali tanya. semakin masuk jalan semakin sempit dan rusak, karena ketertarikan saya yang sangat tinggi maka gas terus saya tancap walopun di bangku kiri saya ada anak masih usia 3 tahun dan istri yang mukanya mulai pucat karena selama masuk hutan ga ada bersebrangan sama kendaraan satupun (jam 1 siang) hahahaa......

sampai di tempat ternyata ramai sekali pengunjungnya ada bus dan komunitas motor cb dari jawa wkwkwkkw 

 

Aku juga pernah ke Pantai Pink Mas, tapi pasirnya nggak pink ternyata, hehehehe.. Tapi pas aku kesana sih untung sedang sepi. Sepinya sepi banget lagi bagus nggak ditinggal ama drivernya, kl nggak selamat sudah di ujung berung mana tau ini pantai,:bingung

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
35 minutes ago, areyuri said:

Aku juga pernah ke Pantai Pink Mas, tapi pasirnya nggak pink ternyata, hehehehe.. Tapi pas aku kesana sih untung sedang sepi. Sepinya sepi banget lagi bagus nggak ditinggal ama drivernya, kl nggak selamat sudah di ujung berung mana tau ini pantai,:bingung

sudah gak Pink nampak nya

yang di NTT katanya masih @areyuri

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Endar
      Lombok, bukan memiliki arti cabai seperti yang sering kita kira. Lombok bermakna lurus yang tertulis sejak zaman kerajaan Majapahit pada buku Negara Kertagama pada kalimat ‘Lombok Sasak Mirah Adi’ yang artinya masyarakat Lombok memiliki hati yang lurus untuk dijadikan permata kejayaan. Seperti pengertiannya, begitu juga yang saya rasakan saat berkunjung ke Lombok. Ramahnya masyarakat Lombok dari kota hingga desa, dari pesisir pantai hingga daerah dataran tinggi menemani saya saat menjelajah Lombok. Keramahan ini juga dipadu dengan indahnya alam Lombok yang begitu memesona menjadikan Lombok sebagai tujuan wisata yang harus masuk ke dalam daftar utama tempat wisata yang wajib dikunjungi.
      Masyur dengan gili Trawangan, Air dan Meno di barat laut dan lokasinya yang dekat dengan pulau Bali menjadikan gili-gili tersebut menjadi destinasi favorit di Lombok. Namun banyak yang tidak tahu jika Lombok menyimpan banyak pesona wisata selain gili-gili di barat lautnya. Perpaduan keindahan alam, kearifan budaya dan lezatnya kuliner dapat kita dapatkan di Lombok. Fasilitas dan akses juga sudah mendukung sehingga tidak sulit bagi traveler untuk menjelajah Lombok. Gili-gili di Lombok Barat bagian bawah di area pelabuhan Lembar salah satunya.

      Tidak sulit untuk menemukan penyebrangan ke gili Sudak. Dengan aplikasi penunjuk jalan di smartphone sudah cukup menunjukkan jalan dengan jelas. Dari Mataram sekitar satu setengah jam menggunakan kendaraan roda dua dengan mengambil titik tujuan Penyebrangan ke Gili Sudak. Nikmati saat masuk jalan Raya Sekotong – Lembar, bukit-bukit dengan padang rumput kuning kecoklatan, gradasi laut toska dan biru gelap, awan seperti kapas lembut yang melayang serta suasana pelabuhan Lembar menjadikan perjalanan yang tidak membosankan.
      Kami ragu saat aplikasi mengarahkan ke jalan tanah merah berbatu. Tiba-tiba seorang ibu yang sepertinya melihat keraguan kami dengan ramahnya menyapa lalu menanyakan tujuan kami. Ibu yang tidak sempat saya tanyakan namanya memberitahukan kalau jalan tersebut memang jalan menuju penyeberangan gili Sudak.  Masuk ke area pemukian sudah terdapat banyak plang-plang yang menyediakan jasa perahu penyeberangan. Kami disambut dengan tawaran-tawaran jasa penyebrangan dengan ramah tanpa paksaan.
      Pak Nasar dan kedua anaknya menemani kami. Selain memberikan jasa perahu, Pak Nasar juga seorang nelayan yang menangkap ikan dengan teknik spearfishing. Tidak dengan alat yang modern tapi masih dengan tombak tradisional. Ikan-ikan yang diambil juga tidak sembarangan. Jenis, ukuran dan lokasinya harus sesuai ketentuan, pilih-pilih. Bukan karena nantinya tidak laku saat dijual, tapi untuk menjaga kelestarian biota laut di perairan Sekotong. Hasil tangkapan Pak Nasar dijual di homestay dan restoran di area gili Sudak.

      Gili Naggu menjadi pemberhentian pertama. Lokasinya terluar diantara gili-gili lainnya di area Sekotong. Sudah banyak homestay dan resort disini dan cukup ramai dikunjungi. Perahu tidak boleh sembarangan menepi karena terdapat kawasan konservasi terumbu karang. Perahu hanya bisa menepi di area dekat dermaga yang dasarnya pasir. Kearifan lokal dalam mengelola sumber daya dan menjaga lingkungan berhasil menjaga keindahan bawah laut di gili Nanggu. Terumbu karang cukup dangkal jadi kita harus berhati-hati saat snorkeling agar tidak merusak terumbu karang.

      Berbeda dengan gili Naggu, gili Sudak lebih sepi pengunjung hanya terdapat beberapa orang yang santap siang. Di gili Sudak juga terdapat homestay.  Kondisi bawah laut gili Sudak agak memprihatinkan ditambah dengan jarak pandang yang rendah sehingga saya tidak berlama-lama di dalam air. Jarak gili Sudak dan Lombok yang cukup dekat membuat wisatawan yang menginap di Lombok hanya menggunakan kano ke gili Sudak hanya untuk makan siang. Sebelum kembali ke Lombok saya singgah di gili Kedis, ukurannya lebih kecil dari ukuran lapangan sepak bola. Di gili Kedis kita harus membayar restribusi. Cobalah memutari pulau, terdapat sisi yang hanya berupa pasir dan sisi lainnya berbatu. Cocok untuk yang suka fotografi.

      Hari masih siang tapi kami sudah kembali ke Lombok, terlalu cepat menurut Pak Nasar. Tapi perjalanan kami masih jauh karena harus ke Sembalun. Sambil antre bilas dan bersih-bersih, kami menikmati pisang goreng dan teh hangat buatan istri pak Nasar yang ternyata adalah ibu yang memberitahukan jalan saat kami kebingungan. Kami berbagi cerita dengan Pak Nasar. Dengan geliat pariwisata di daerah Sekotong yang semakin baik, Pak Nasar memiliki rencana untuk memiliki jasa penyeberangan dalam kapasitas besar. Sudah banyak permintaan dalam jumlah besar yang menggunakan bus-bus pariwisata tapi karena tidak adanya fasilitas yang mendukung seperti lahan parkir, tempat bilas yang banyak atau ruang tunggu, mereka pindah ke tempat lain.
      Kami pamitan dan melanjutkan perjalanan ke Sembalun, dari pesisir pantai ke dataran tinggi. Saya yakin di Sembalun akan melihat pemandangan yang indah dan ramahnya masyarakat Lombok yang tidak kalah seperti di Sekotong.

       
       
       
       
       
       
       
       
       

    • By Ilhammb
      Teman2,
      Saya lagi cari teman Jalan2 di Lombok tanggal 24 November - 26 November 2017. Keberangkatan Jakarta dari SHIA (CGK), saya dapat tiket yang jam 05:00 WIB. Sampai Lombo BIL (LOP) jam 07:55 WITA.
      Itinerary
      Untuk Itinerary-nya, sebagai berikut :
      24 Nov - Hari Pertama - 08:30 Wita : Dari Bandara int. Lombok (LOP) pakai damri ke Pool damri Senggigi (Bisa Janjian di Pool Mataram kalo ada yang mau), Cari sewaan Motor, lalu ke Hotel untuk Check in. Jalan ke kota ampenan,  sarapan di pantai ampenan, sambil jalan2 atau menikmati sekitar pantainya dan kotanya sambil balik ke snggigi >>  Jalan2 di kota senggigi sambil Cari tempat makan siang. Lanjut Jalan2 ke pantai sengigi, dan sekitarnya seperti ke pantai batu bolong, menikmati pemandangan sambil nunggu sunset. Lanjut ke penginapan. Cari Makan Malam disekitar kota dan Istirahat.

      25 Nov - Hari Kedua - 08:00 Persiapan buat Check out. >> ke pelabuhan Bangsal buat nyebrang ke Gili Trawagan. Lagsung ke penginapan checkin. Jalan2 di Gili Terawangan (bisa snorkling, jalan2 ngelilingin Gili dll. sesuai kesepakatan dan isi kantong hehe) sampai hari ketiga. 

      26 Nov - Hari ketiga - Liat sunrise di pantai  >> ke penginapan untuk sarapan, persiapan dan check out. >> Jam 11:00 Checkout, kembali ke pelabuhan untuk nyebrang ke Bangsal. >> Ke Desa adat Sade buat beli Oleh2 atau alternatif lain kalo sempat >> 15:00 ke Bandara dan Pulang (peerbangan saya ke Jakarta jam 18:00 WITA).
      Jujur aja itinerary di atas mainstream banget, karena saya baru pertama kali ke Lombok.
      Sebenarnya itinerary nya flexible, kecuali gili dan Desa Adat Sade.
      Sharing Cost.
      Biaya yang bisa di share, sebagai berikut ;
      Penginapan di Senggigi 155.000 (Twin bed)* belum termasuk sarapan
      Penginapan di Gili 350.000 (Twin Bed) * Plus Sarapan
      Sewa Motor 3 Hari 160.000 + Bensin 60.000
      Parkir dan titip motor di Bangsal.
      **Biaya diatas belum dishare
      Check Point
      Titik kumpul mulai dari Jakarta - Lombok, sebagai berikut :
      1. Bandara Soekarno-Hatta
      2. Bandara Internasional Lombok
      3. Pool Damri Senggigi atau Mataram kalo ada yang janjian di Damri Mataram
      4. Pelabuhan Bangsal (25 Nov 2017)
      5. Gili Trewangan.
      Contact person :
      Line : Ilhammuharrom
      IG : ilhammu
      Email : ilhammuharrom@yahoo.co.id
    • By YnnaF
      Selamat pagi teman-teman,
      salam kenal. Sya ingin melakukan perjalanan di pattaya untuk 1 hari. Destinasi nya: nong nooch, khao chi can, upside down, pattaya floating market, mini siam, dan alcazar cabaret show. Saya dengar" transportasi umum seperti taxi di pattaya susah di temukan. Apakah benar? Jika memang benar, apakah ada saran transportasi untuk 4 orang?
    • By Endar
      Hallo teman-teman jalan2.com!
      mau libur panjang dan cuti di approve itu menyenangkan.
      Libur idul adha , 1 Sep - 4 Sep, bareng 2 teman ada rencana ngebolang ke Lombok. Rencana bertiga. Tempat yang dituju, seputaran gili kondo, bukit pergasingan sembalun dan gili kedis.
      Ijin dulu sama penguasa Lombok dan ada beberapa pertanyaan, mohon dibantu bagi yang tahu dan mengenal betul Lombok.
      1. Rencananya bakal sewa motor selama di Lombok. Ada yang tau contact sewa motor dari bandara? atau harus ke Mataram dulu?
      Kira - kira di Lombok naik motor aman kah? Dengar-dengar kalau udah malam rawan.
      2. Yang pernah ke pergasingan, ada yang tau guide/porter kesana? Baca-baca report lebih baik ada orang asli yang menemani. Kalau ada info penyewaan alat camping di sembalun juga boleh.
      Udah itu aja pertanyaannya.
      Terima kasih sebelumnya..
    • By siskawul
      Misi Mas mbak, mau minta pendapat itin Lombok. Ini Itin saya
       
      Day 1
      1.    Sampai di Bandara (jam 10 pagi)
      2.    Pantai Tanjung Aan
      3.    Bukit merese
      4.    Pantai seger
      5.    Pantai Kuta
      6.    Pantai mawun
      7.    Pantai Semeti 
      8.    Pantai Selong Belanak 
      wahaha, gak bakal cukup si waktunya
       
      Day 2
      1.    Gili Trawangan >> menginap
       
      Day 3
      1.    Air terjun benang kelambu dan benang stokel
      2.    Desa Sade
       
      Day 4
      1.    One day trip 3 gili (Nanggu, Sudak, Kedis)
      2.    Beli oleh-oleh Di Cidomo dan Sasaku
       
       
      Dari itin tersebut di atas, saya mau minta pendapat ini:
      1. misal kami nginepnya di senggigi (selain nginep di Trawangan), apakah jaraknya tidak terlalu jauh? 
      2. Untuk day 1 kan waktunya terbatas banget, enaknya pilih pantai yg mana ya? soalnya pasti gak bisa semuanya. itu itin terlalu maruk
      3. Untuk day 3, explore air terjun benang stokel dan kelambu, seharian masih sisa banyak gak waktunya? misal buat lanjut explore pantai yang belum sempat di day 1 masih bisakah? (mengingat penginapan kami di senggigi)
       
       
      Makasih sebelumnya mas mbak atas masukannya. *hope
    • By siskawul
      Halo mas mbak. mau nanya nih. saya ada rencana ke lombok awal mei besok.
      Saya sampe Bandara jam 10 pagi. terus mau explore pantai2 di Lombok Barat bagian selatan kayak Tanjung Aan, Seger, Kuta, Mawun. terus dari situ mau nginepnya di senggigi. Nah, dari Bandara ke Pantai2 itu bagusnya naik apa ya? kalau sewa motor, ada tidak ya, sewa motor yg dianter ke bandara? Terus, jalanan dari pantai di selatan itu ke senggigi itu bagaimana seandainya kami kemaleman? Terus lagi, misal kami nitip tas keril kami di salah satu pantai, sementara kami muter2 explore pantai, apakah itu bisa?
      Thanks mas dan mbak