• ×   Pasted as rich text.   Paste as plain text instead

      Only 75 emoji are allowed.

    ×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

    ×   Your previous content has been restored.   Clear editor

    ×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

  • Similar Content

    • By andiana
      Dear JJers, 
      Tanya dunks. Kalau di Kota Kediri, penginapan yang ramah backpackers dengan harga di bawah Rp200.000 dekat Stasiun Kediri sebaiknya ke mana? Ada rekomendasi kah?
      Untuk transportasi dari Bandung ke Kediri dan sebaliknya, jika memilih bus, adakah rekomendasi PO yang aman dan nyaman?
      Terima kasiiiihhhh
    • By Putra Buana Wira
      Pernah ngelirik satu iklan di Google tentang Airy Rooms, mengklaim bahwa mereka punya banyak promo. Tertarik sih, tapi aku ngga pernah percaya dengan promo-promo online yang too good to be true. Trik marketing kan sama aja. Mereka akan menaikkan harga sebelum akhirnya dipotong dengan “diskon”. Sama juga dengan e-commerce online; belum tentu harga yang diberikan adalah benar-benar harga “promo”.
       
      Suatu hari, aku pernah lagi butuh banget tiket pesawat untuk urusan kerjaan, kira-kira bulan Januari lalu. Sempat panik cari tiket pesawat karena harus ada di venue keesokan harinya dan sudah sore. Karena kantorku pakai sistem reimburse, aku juga harus mikir harga tiketnya karena saat itu adalah tanggal tua. Panik karena tiket pesawat di beberapa platform terkenal sudah hampir habis dan menyisakan tiket yang harganya berjuta-juta. Duh!
       
      Akhirnya melirik ke Airy. Bisa dibilang Airy ini adalah pendatang baru dalam hal per-tiket-an, kan? Sebelumnya, Airy lebih dikenal sebagai penyedia kamar hotel yang murahnya ngga masuk akal, menurutku. Hahahahaha. Jadi ngga pernah pesan di sana, takut zonk.
       
      Anyway, balik ke tiket pesawat. Akhirnya aku melirik ke Airy dan melihat daftar tiket pesawatnya dengan hopeless. Hasilnya? Yaa, bener. Akhirnya benar-benar kecewa.
       
      Kecewa kok ngga dari awal aku melihat list tiket dari Airy! Kan jadinya ngga perlu panik! Harga tiket yang sama, penerbangan yang sama, bisa lebih murah di Airy! Kebetulan lagi, mereka punya promo yang iseng aku coba dan ternyata BERHASIL! Asli, aku girang banget! Logikanya, kalau harga mereka udah lebih rendah dari yang lain, pun dikasih promo jadi lebih murah, berarti mereka diskonnya ngga tipu-tipu! Wah. Salut banget sama Airy!
      Setelah booking dan bayar, tiket pesawatnya agak delay. Kira-kira setengah jam. Lumayan deg-degan tuh. Tapi positive thinking aja, mungkin sistemnya yang lagi heavy load. Setelah setengah jam, e-ticket masuk ke email, langsung ploooong! Kerjaan aman, kantong pun aman. Hehehehe.
      Langsung aja nih penampakannya :

      Sembari tadi menunggu e-ticket, aku sempat browsing-browsing kamar Airy. Kepo juga setelah disodori tiket pesawat murah. Kok banyak review yang bilang kamarnya bagus, memuaskan, dan lain-lain. Sepertinya lumayan nih untuk dicobain. Gimana-gimana, produk utamanya Airy Rooms kan kamar hotelnya ini. Bahkan ada beberapa hotel yang ada kolam renangnya! Bayangin, kamar hotel harga dua ratus ribuan, dapat fasilitas kolam renang! Wagelaseh!
       
      Buat yang lain, ngga usah mengulangi kepanikan yang aku alami kemarin, ya! Rugi waktu dan energi. Mending langsung cek harga di Airy. Udah jaminan paling murah dan banyak promo. Tapi aku tetep kecewa sih, kenapa baru ada sekarang-sekarang ini? Harusnya Airy ada dari dulu doong hiks.. Kan jadi bisa hemat dari dulu. Tapi yasudahlah, yang lalu biarlah berlalu, yang penting adalah melihat ke depan, semoga ke depannya harga Airy masih murah terus dan banyak promonya.
    • By Friesca Maryto
      Halo komunitas jalan2,
      perkenalkan saya Friesca Maryto domisili DKI Jakarta, sudah sering kepo ke sini dari 2016. tapi baru kali ini sign up sebagai anggota, karena kebutuhan.
      saat ini saya sedang menempuh pendidikan pascasarjana Magister Teknologi Informasi di Universitas Indonesia, dan sedang membutuhkan banyak responden untuk Tugas Akhir saya yang berjudul "Analisis Kualitas Website B2C: Studi Kasus Hotel Bintang 5". Jika teman2 di komunitas jalan2 pernah melakukan pemesanan kamar langsung melalui website hotel bintang 5 di Jakarta, atau mempunyai kenalan yang pernah, mohon berkenan mengisi kuesioner pada link berikut
      http://bit.ly/websiteB2C
      Ada hadiah pulsa total IDR 500,000,- untuk 10 orang yang beruntung. Pemenang akan diumumkan pada minggu ke 2 Juli. Jika ada hal yang ingin teman-teman tanyakan, jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email friesca.maryto@ui.ac.id. Terimakasih sebelumnya
       
      Cheers,
       
      Friesca
       
    • By vie asano
      Bagi traveler, menginap di hotel menjadi salah satu hal yang hampir selalu dilakukan saat traveling; walau kadang ada juga non-traveler yang rutin menginap di hotel karena alasan tertentu, salah satunya karena menyukai suasana hotel. Saya pribadi termasuk salah satu yang doyan banget menginap di hotel. Bukan karena faktor makanannya maupun fasilitas ekstra di hotel tersebut (seperti tempat fitness maupun spa), melainkan karena faktor suasananya, dan juga interior kamarnya. Dan satu lagi yang saya suka, adalah mengamati macam-macam karakter tamu yang menginap di hotel.
       
      Ya, bicara tentang hotel memang nggak lepas dari ngobrolin tentang tamu-tamu hotel. Terlepas dari apakah mereka termasuk tipe family (alias yang hanya bepergian bersama keluarga di akhir pekan), pebisnis (menginap hanya untuk keperluan bisnis), turis, maupun lansia; yang menarik untuk diamati adalah macam-macam karakter tamu hotel. Sebagai tempat bertemunya orang-orang yang memiliki kepribadian beragam, kadang ada saja karakter tamu hotel yang unik dan nyeleneh, sehingga menarik untuk diamati.
       
      Saya mengumpulkan beberapa karakter tamu yang lazim kita lihat setiap menginap di hotel. Sebagian saya dapat dari pengamatan pribadi, sebagian lainnya dengan mengamati tulisan dari mereka yang bekerja di industri hotel, serta hasil ngobrol-ngobrol dengan saudara yang pernah bekerja di hotel. Dari bermacam karakteristik tamu hotel berikut ini, manakah yang paling cocok dengan kalian?
       
      1. Tipe Ordinary
      Mungkin kebanyakan tamu hotel menganggap diri mereka biasa-biasa saja. Datang untuk check-in, istirahat di hotel maupun menikmati fasilitas didalamnya, dan check-out pada waktunya. Normalnya sih tamu hotel memang seperti itu, namun lihat dulu tipe-tipe tamu lainnya di bawah ini sebelum menganggap diri kalian adalah tamu biasa ya.
       
      *             *             *
       
      2. Tipe Selebriti
       

      Ilustrasi staff hotel sedang mencatat pesanan dari tamu, via gumtree 
       
      Maksud tipe selebritis disini maksudnya bukan selebriti sungguhan, namun para tamu yang terlalu ingin dilayani layaknya selebriti. Sebagian orang mungkin lebih suka menjuluki tamu jenis ini sebagai tamu manja. Tamu dengan tipe selebriti ini sangat suka diperhatikan, dan mereka maunya serba dilayani sebaik mungkin. Mereka suka dinomorsatukan, kadang nggak mentolelir kesalahan yang dibuat oleh pihak hotel maupun staff hotel, dan selalu menekankan jika “tamu adalah rajaâ€. Nggak sedikit staff hotel yang akan kesal dengan tipe tamu seperti ini.
       
      *             *             *
       
      3. Tipe Turis Sejati
       

      Spa di hotel, via hotels.1001tur 
       
      Tamu seperti ini datang ke hotel dengan tujuan untuk beristirahat. Mereka memilih hotel bukan karena faktor lokasi semata, melainkan karena fasilitas dan suasana yang ditawarkan oleh hotel tersebut. Karenanya, mereka suka menggunakan fasilitas hotel seperti spa dan fitness maupun berenang dan bersantai di tepi kolam renang; dan nggak sungkan membelanjakan uangnya untuk memesan makanan di hotel maupun mengikuti program tour yang diselenggarakan oleh hotel. Tamu jenis ini biasanya cenderung royal terhadap uang tip sehingga disukai oleh staff hotel.
       
      *             *             *
       
      4. Tipe Tukang Komplain
       

      Ilustrasi seorang tamu hotel yang sedang komplain, via bikashmohanty 
       
      Dari seluruh jenis tamu yang ada di daftar ini, mungkin tamu jenis ini yang paling membuat staff hotel mengelus dada. Segala macam dikeluhkan olehnya, mulai dari air kamar mandi yang lama panasnya, sampah yang telat dibersihkan, room service yang lambat merespon, dan banyak lagi komplain-an lainnya. Sebetulnya, tamu tukang komplain ini penyebabnya bermacam-macam. Ada yang memang sifat aslinya hobi mengeluh, namun ada juga yang berusaha mencari keuntungan dengan melakukan komplain ini-itu, seperti mengincar kompensasi dari hotel tersebut.
       
      *             *             *
       
      5. Tipe Kabayan
       

      Ilustrasi tamu yang bahagia, via hotelserena 
       
      Maksud dari tipe kabayan (diambil dari nama tokoh dalam cerita Sunda, Kabayan, yang dulu kerap diperankan oleh Didi Petet) disini adalah tamu yang kelihatan banget jarang menginap di hotel. Mereka selalu terpukau setiap kali masuk ke dalam hotel, selalu terlihat malu-malu, dan menganggap hotel (terutama hotel berbintang) merupakan dunia lain yang berbeda dengan dunia mereka sehari-hari. Biasanya, tamu jenis ini sangat ramah terhadap staff hotel maupun tamu lainnya, sehingga cukup menyenangkan untuk dijadikan tetangga kamar.
       
      *             *             *
       
      6. Tipe Kolektor
      Kalau tamu jenis ini murni berdasarkan pengamatan dan, uhuk, pengalaman pribadi. Mereka suka mengumpulkan barang-barang dari hotel, mulai dari barang-barang kecil seperti sampo, sabun, maupun toiletries; hingga barang-barang yang agak besar seperti sandal hotel, perlengkapan menulis, dan lain-lain. Asalkan barang tersebut ada logo hotelnya, maka barang tersebut bisa di embat untuk di koleksi. Adakah yang termasuk tipe ini?
       
      *             *             *
       
      7. Tipe Ogah Rugi
      Check-in jauh sebelum waktunya sehingga bisa masuk kamar tepat waktu, dan selalu check-out sesaat menjelang batas waktu yang ditentukan. Tujuannya supaya nggak rugi waktu selama menginap di hotel. Semua fasilitas gratisan selalu dimanfaatkan dengan maksimal, mulai dari sarapan gratis (semua menu dicoba, mulai dari semua jenis appetizer hingga dessert), toiletries, kolam renang; pokoknya tamu jenis ini selalu memaksimalkan waktu kunjungannya saat berada di hotel deh.
       
      *             *             *
       
      8. Tipe gratisan
      Nah, tamu jenis ini biasanya sering menginap di hotel, maupun mengetahui seluk beluk dunia perhotelan. Jadi mereka mengerti celah-celah untuk meminta diskon, dan malah terkadang minta gratisan.
       
      *             *             *
       
      10. Tipe Pebisnis
       

      Ilustrasi seorang pebisnis di kamar hotel, via themalaymailonline 
       
      Tamu tipe ini hanya menginap di hotel untuk keperluan bisnis. Jadi, mereka hanya menggunakan hotel sebagai tempat istirahat sementara dan jarang menggunakan fasilitas dalam hotel karena sibuk diluar. Kalaupun ada fasilitas yang sering digunakan, adalah area lounge untuk bertemu dengan tamu, serta fasilitas internet di hotel. Jika bicara, gaya bicaranya formal dan berwibawa.
       
      *             *             *
       
      11. Tipe Annoying
       

      Tetangga kamar yang hobi membuat keributan jelas menyebalkan, via motherswhowork 
       
      Nggak semua dinding hotel itu kedap suara, karena faktanya, banyak juga hotel yang memiliki dinding tipis dan berbahan non-bata. Sayangnya, nggak semua tamu hotel bisa bersikap tenang. Ada juga yang kerap menyetel TV keras-keras, ngobrol dengan keras, bahkan bertengkar tanpa malu-malu sehingga bisa didengar oleh tetangga sebelahnya maupun berpesta. Saya pernah bertetangga dengan tipe seperti ini (hobi ngobrol dengan suara keras), sehingga kami harus mengeraskan suara TV di kamar supaya suara obrolan di sebelah nggak kedengaran lagi.
       
      *             *             *
       
      12. Tipe Kombinasi
       
      Faktanya, bisa saja seorang tamu hotel memiliki kombinasi dari karakteristik yang sudah disebutkan di atas. Misalnya saja, jika menginap di hotel, saya termasuk tipe turis sejati (datang ke hotel untuk istirahat dan santai) dengan kombinasi tipe ogah rugi (check-in dan check-out tepat waktu supaya maksimal istirahat di hotelnya, haha). Dulu sih sempat jadi kolektor, untungnya sekarang sudah insyaf, hehe.  
       
      Nah, kira-kira teman-teman termasuk tipe yang mana? Jika kombinasi, kombinasi apa saja nih? Share dong! Feel free kalau mau menambahkan tipe tamu hotel lainnya yang belum ada dalam daftar ini.
       
    • By Ronny.handoko
      Selamat malam,
      Mohon infonya ,sy rencana akan liburan keBali.berhubung saya berangkat sekeluarga dan sy tdk bawa kendaraan pribadi,tlg infonya hotel yg recomended bagi keluarga ,hotel yg nyaman dan sekitarnya cocok untuk jalan2 keluarga, kuliner,juga bersantai .
      Mohon infonya .
      Makasih 
    • By Merrya Nawati
      Hi all!
      Saya mendapatkan voucher dari hadiah undian untuk nginap di Royal Santrian (Deluxe Room)
      Voucher include: 
      2 nights stay
      For 2 people
      Include breakfast
      Voucher Valid: April 2017
      Harga publish per night: IDR10,000,000
      Alasan dijual: karena akan meninggalkan Indonesia di bulan January
      Jika berminat silahkan contact langsung ke 08111551335
       
      Note: voucher hanya 1 jadi siapa cepat dia yang dapat duluan.
       
      Thanks,
      Merry

    • By Gulali56
      Halo halo
      Sekali2 ya nge-post pertanyaan
      Saya ada rencana mo Seoul May thn depan. Kira2 lokasi yang recommended buat stay 5mlm didaerah mana ya? Dari itinerary (iye udh bikin. dari 2thn lalu malah) tujuan utamanya banyakan antar night market-underground market dan market2 lainnya.
      Saya udh book hostel di sktr Dongdaemun History & Culture Park line 5 exit #6. Maksudnya biar pengen deket Dongdaemun shopping area, etapi baca2 si shopping complex nya di seputaran exit #2/#14 alias di line 2. Si station ini station transit 3 line, jadi gedeeee bgt.
      So actualnya mayan bisa jalan kaki  +/- 1,5 km dari hostel via station sendiri.
      Nah saya jadi galau mo daerah Hoehyeon Stn yg deket Namdaemun.
      Ato daerah Myeongdong ya? Denger2 Myeongdong buat belanja dan stay malah mahal krn touristy bgt. Tp kalo mlm rame terus.
      Ato skalian di daerah Ewha Woman's University? denger2 baju2nya lucuk2 dan murmer krn daerah mahasiswa...hadeuuuuhhh....
      Oiya btw libur waisak yg hari libur umat Budha itu berpengaruh gak sih di negara Budha spt Korea??Temen saya yg tinggal di Taiwan bilang gak ngaruh2 amat krn Budha alirannya byk dan yg rame ngerayain itu justru ramean di Indonesia.
       
      Pls pls bantuin ya...