cahwonosobo.com

5 Restoran Korea Halal di Seoul yang Bisa Kamu Coba

4 posts in this topic

Hai semuanya, saya masih newbie disini, jadi salam kenal sebelumnya dan mohon bimbingannya ya :melambai

Mau sedikit berbagi di forum ini, khususnya buat para Muslim travelers yang agak-agaknya lebih banyak mikirnya kalau mau jalan-jalan ke luar negeri, apalagi kalau mau berkunjung ke negara yang umat islamnya sedikit, tentu butuh effort yang lebih buat sekedar cari makan. 

Pernah gak sih ngiler di depan jendela lihat orang-orang pada makan samgyetang, bulgogi atau lagi bakar-bakar Korean BBQ di Korea sana? :makan Di satu sisi pingin banget nyobain makanan lokal kaya apa rasanya, tapi disisi lain ada dietary laws yang kudu kita perhatiin. Nah, buat kalian yang ingin mencoba menikmati makanan Korea yang otentik dibuat di negerinya dan halal, ada nih 5 restoran Korea halal di Seoul yang bisa kalian coba.

#Note : 3 dari 5 restoran ini letaknya ada di daerah Itaewon

1. Restoran Murree Muslim Food

Murree Muslim Food.jpg

Kalau kita mau pergi ke Seoul Central Mosque, maka sebelum sampai ke sana kita bisa temukan satu restoran yang nyediain makanan lokal yang halal. Namanya Murree Muslim Food, yang letaknya di sebelah kanan jalan. Selain makanan Korea, restoran ini juga nyediain makanan India dan Pakistan. Tapi kalau pergi ke Korea, tentu kita mau coba makanan Korea yang asli dibuat di negerinya kan? Nah, di Murree ini, menu makanan Korea yang ditawarkan ada banyak macamnya, ada Samgyetang, Kimchi Bokkeumbap (Nasi Goreng Kimchi), Bulgogi, Kimchi Jeon, dan masih banyak lagi.

Nih menunya monggo dilihat:

Spoiler

Murree-Menu-01.jpg?resize=768,475

Murree-Menu-02.jpg?resize=768,475

Murree-Menu-03.jpg?resize=768,475

Banyak kan pilihan menunya? tapi jujur, untuk makan makanan Korea di restoran ini harganya lebih mahal daripada restoran-restoran lain yang mau saya bahas. Tapi bolehlah dicoba kalau-kalau restoran lain pada penuh.

#Cara menuju ke tempat ini Dari stasiun Itaewon (Seoul Subway Jalur 6), keluarlah dari Exit nomor 3, lalu jalan kaki lurus sekitar 100 m, dan beloklah ke kanan. Sampai di pertigaan jalan yang ada restoran Siti Sarahnya, beloklah ke kiri, dan terus berjalanlah ke atas ke arah Seoul Central Mosque. Restoran ini ada di sebelah kanan jalan, sebelum sampai ke Seoul Central Mosque.

#Facebook : Murree Muslim Food

2. Makan Halal Korean Restaurant

Makan Halal Restaurant.jpg

Restoran yang kedua ini letaknya cuma beberapa langkah dari Seoul Central Mosque di sebelah kanan jalan. Asli, saya paling suka makan disini sebetulnya, tempatnya lumayan luas, menunya banyak pilihannya, dan yang penting harganya nggak terlalu mahal.

Udah beberapa kali waktu itu makan disini, ini salah satu hasil dokumentasi saya. Makanan Korea ternyata sedap juga rasanya..haha

Spoiler

Bulgogi-Makan-Restaurant.jpg?resize=768,

Oh ya, selain makan di tempat, disini juga bisa pesen dosirak juga biar bisa dibawa pulang.

#Waktu buka : Senin - Ahad (Selasa libur) jam 10.30 - 22.00

#Facebook : Makan Halal Korean Restaurant

3. EID – 이드 Halal Korean Food

Eid Restaurant.jpg

Restoran yang ketiga ini lokasinya ada di beberapa puluh meter setelah Makan Restaurant. Dulu waktu pergi ke Seoul di musim semi niatnya pingin banget makan disini, tapi sayangnya pas banget pemiliknya lagi mau buka Muslim Friendly Guesthouse, jadilah harus sedikit bersabar karena restoran ini tutup. Nah, baru di kesempatan berikutnya akhirnya saya bisa ngerasain rasanya Bulgogi di tempat ini. Nih, kaya ini bentuknya..

Spoiler

Eid-Menu.jpg

Awal tau tempat ini dari facebook, pas waktu dulu ada banyak banget tamu yang mayoritas datang dari Malaysia ambil foto di depan resto ini sama pemiliknya, jadilah saya ngerasa pingin banget coba makan disini. Alhamdulillah, memang best lah rasanya.. Tapi perlu tau juga, restoran ini sering banget penuh kalau saya perhatikan, jadi kalau misalnya resto ini penuh, boleh coba makan di tempat lainnya.

#Jam Buka : Selasa – Ahad (Senin Libur) pukul 11.30 – 21.00

#Facebook : Eid - Halal Korean Food

4. BoA Guesthouse – Halal Korean Food Dosirak

Tempat yang keempat ini letaknya udah ga lagi di Itaewon, tapi ada di daerah Hongdae (Hongik University) yang terkenal sama street performance-nya, toko-tokonya, dll. Tempat penginapan juga ada banyak di daerah sini.

BOA-Halal-Dosirak.jpg

Harga yang ditawarkan di tempat makan ini pun nggak mahal, nah penasaran apa aja menunya? Nih monggo dilihat

Spoiler

BoA-Menu.jpg

Disini bisa pesen dosirak juga. Caranya kita harus ngirim pesan via facebook Halal Korean Food Dosirak, Hongdae of Seoul sambil nyebutin menu dan jumlah, waktu pengambilan dan nama tempat kita menginap di Seoul. Selain tempat makan, disini juga nyediain Muslim Friendly Guesthouse, jadi tempat ini juga bisa dijadiin opsi kalau mau jalan-jalan di Seoul.

Alamatnya bisa dilihat di gambar berikut

Spoiler

BoA-Direction.jpg

5. Yang Good Korean BBQ

Yang-Good.jpg

Sekilas kemarin sempat baca ada yang share tentang Korean BBQ ya, nah buat umat muslim yang pingin nyobain rasa Korean BBQ itu kaya apa, jangan khawatir, ada nih satu tempat di daerah Gangnam yang bisa kalian kunjungi. Nama tempat ini Yang Good Korean BBQ. Daging-daging yang ada disini hasil import dari Australia dan terjamin kehalalannya.

Budget untuk makan disini sekitar 11.000 sampai 25.000 KRW, tergantung kalian makannya apa. Tapi porsi boleh lah cukup buat berdua atau bertiga.

Spoiler

Yang-Good-Satay.jpg

JUICY!!!! :D

Dulu waktu sampai ke tempat ini pakai petunjuk yang saya dapat dari NaverMap. Jadi dari stasiun Yeoksam, keluar dari pintu Exit nomor 6, terus ikuti deh petunjuk ini.

Spoiler

Yang-Good-Map.png

Nah, itu dia 5 restoran lokal yang nyediain masakan khas Korea yang lezat dan halal di Seoul, jadi buat para muslim travelers yang mau bepergian kesana, ga perlu bingung lagi ya mau coba makanan lokal yang halal dimana. Semoga ini bermanfaat.

BTW, post ini lengkapnya bisa di lihat di blog saya di CAHWONOSOBO.COM ... jangan lupa mampir..

Matur nuwun untuk admin dan semuanya:cintaindo

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Timaro
      Aku udah lama mulai log in disini. Tapi belum ada cerita apapun(belum mulai traveling). Nah, tgl 7 - 10 february ini aku rencana ke korea berdua bareng teman. Mungkin ada member disini yang ke korea di tanggal yg sama...kita bisa ketemu disana
    • By Septian Budiman
      Hi jjer's..
      Ane cowok..dan rencana trip ke korsel selama 1 minggu sementara masih solo traveler..trip around seoul area saja..kali aja ada teman baik cewek atau cowok welcome yg berencana ngetrip pada tanggal tersebut..feel free to join dan feel free to ask ..
       
      Untuk itinerary sementara baru 50% (menyusul)
      Don't hestitate to contact me :)
      (WA : +62 852 65970135)
    • By Maritim Reval
      Info Korea Selatan
      Republik Korea (bahasa Korea: Daehan Minguk (Hangul: 대한민국; Hanja: 大韓民國); bahasa Inggris: Republic of Korea/ROK) atau biasa dikenal sebagai Korea Selatan atau Korsel adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea.
      Di sebelah utara, Republik Korea berbataskan Korea Utara, di mana keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948. Laut Kuning di sebelah barat, Jepang berada di seberang Laut Jepang (disebut “Laut Timur” oleh orang-orang Korea) dan Selat Korea berada di bagian tenggara.
      Negara ini dikenal dengan nama Hanguk (한국; 韓國). oleh penduduk Korea Selatan dan disebut Namchosŏn (남조선; 南朝鮮; “Chosŏn Selatan”) di Korea Utara. Ibu kota Korea Selatan adalah Seoul (서울).
      Penemuan arkeologis menunjukkan bahwa Semenanjung Korea telah didiami sejak Masa Paleolitik Awal. Sejarah Korea dimulai dari pembentukan Gojoseon pada 2333 SM. oleh Dan-gun. Setelah unifikasi Tiga Kerajaan Korea di bawah Silla pada 668 M, Korea menjadi satu di bawah Dinasti Goryeo dan Dinasti Joseon hingga akhir Kekaisaran Han Raya pada 1910 karena dianeksasi oleh Jepang.
      Setelah liberalisasi dan pendudukan oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat pada akhir Perang Dunia II, Wilayah Korea akhirnya dibagi menjadi Korea Utara dan Korea Selatan.
      Pemerintahan Korea Selatan
      Korea Selatan adalah negara republik. Seperti pada negara-negara demokrasi lainnya, Korea Selatan membagi pemerintahannya dalam tiga bagian: eksekutif, yudikatif dan legislatif. Lembaga eksekutif dipegang oleh presiden yang dipilih berdasarkan hasil pemilu untuk masa jabatan 5 tahun dan dibantu oleh Perdana Menteri yang ditunjuk oleh presiden dengan persetujuan Majelis Nasional. Presiden bertindak sebagai kepala negara dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan.
      Lembaga legislatif dipegang oleh dewan perwakilan yang menjabat selama 4 tahun. Pelaksanaan sidang paripurna diadakan setiap setahun sekali atau berdasarkan permintaan presiden. Sidang ini terbuka untuk umum namun dapat berlangsung tertutup.
      Pengadilan konstitusional menjadi lembaga tertinggi pemegang kekuasaan yudikatif yang terdiri atas 9 hakim yang direkomendasikan oleh presiden dan dewan perwakilan. Hakim akan menjabat selama enam tahun dan usianya tidak boleh melebihi 65 tahun pada saat terpilih.

    • By mone
      Annyeonghaseyo...
       
      Long time no see / Urinmaniya / Lama tidak berjumpa. Maklumlah sibuk gak jelas. 
      Kali ini iseng2 mau kasih tau beberapa cara dan syarat mendapatkan visa korea selatan atau lebih tepatnya visa multiple korea selatan.
      #efek baru approved multiple visa korea selatan
      #gak sombong cuma pamer
      #padahal pernah ditolak

       
      Jadi begini, minggu lalu baru aja approved visa korea yang multiple. Sebener'y sich agak iseng gtu apply visa ini. Belum tau kapan mau kesana, planning sich tiap bulan bahkan tiap minggu. Tapi apa daya dana tidak mencukupi jadi harus banyak2 menabung dulu biar bisa nongkrong d Starbucks Korea sambil makan sate ayam.
      Syarat visa Multiple Korea Selatan yang saya kumpulkan dan berikan ke pihak kedubes:
      -> Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan ketika berangkat (copy semua halaman paspor yang sudah tertera cap imigrasi dari negara lain).
      -> Formulir visa korea yang sudah diisi lengkap dan pas foto yang ditempel di formulir visa.
      -> SPT Tahunan (surat keterangan tidak memiliki SPT).
      -> Surat Referensi Bank dan Rekening koran 3 bulan terakhir.
      -> Bookingan tiket pesawat dan reservasi hotel (tidak wajib, tapi bisa menggunakan travel agent untuk minta booking).
      -> Itinerary selama di korea.
      -> Fotocopy KTP.
      -> Fotocopy Kartu Keluarga.
      -> Fotocopy Akte Kelahiran.
      -> Fotocopy NPWP.
       
      *Untuk apply multiple visa minimal sudah pernah ke korea sebanyak 4x (empat kali) dalam 2 tahun. Tapi ketika saya ajukan sudah 5 kali namun dalam 3 tahun dan tidak masalah.
      *Sebelum apply multiple, konfirmasikan dulu ke petugas loket karena petugas loket akan mengkonfirmasikan ke konsular untuk persetujuan apakah bisa apply multiple
      *Biaya visa multiple adalah sebesar Rp. 1.224.000 bayar dimuka dan ketika ditolak tidak dikembalikan
      *waktu pengambilan visa adalah 1x24 jam atau keesokan hari'y setelah apply.
      *bagi yang pertama kali akan apply visa korea selatan dianjurkan tidak sendirian atau minimal sudah mempunyai visa negara lain contoh jepang. meskipun tetap saja banyak yang di approved juga bepergian sendirian.
       
      Seperti'y itu saja sich. Seakan begitu mudah namun bagi saya yang pernah ditolak visa korea tetap saja ada keraguan meskipun kemungkinan approved multiple lebih besar. Selamat berlibur ke korea yakh. Kalo udah dapet multiple bisa tiap saat d korea. Sekarang fokus ngumpulin uang dulu yang banyak buat ke rusia. Eh salah korea ding.
      Kalo ada yang mau sharing pengalam buat visa korea juga silahkan.
       

    • By MARGIE
      HI SALAM, AKU NEWBIE DI JALAN-JALAN COM :)
      Aku mencari teman yg mau join trip ke Korea Selatan 
      09 - 17 November 2017
      Itinerary masih open bisa di diskusikan bareng :)
      bisa wa aku di 081298786768 yahhh 
    • By elokelel

      Assalamualaikum semuanyaaa
      akhirnya memberanikan diri buat bikin FR jalan2 ke Seoul akhir April-Mei kemarin...selain berbagi pengalaman mudah-mudahan bisa sedikit membantu temen-temen yang nantinya pengen ke Korea Selatan dengan tanpa ikut Tour seperti saya ini...hihihi
      DAY 1 Jumat 29 Aprl 2016 : Hongdae
      Perjalanan dimulai,, saya start awal ke Korea Selatan sebenernya mampir ke Jepang dulu..waduhh klo inget ceritanya kenapa mesti ke Jepang dulu kaya membuka luka lama,,heheh tapi gapapa sih lumayan pengalaman yang ga terlupakan, saya dan temen-temen sebenernya rencana awal cuma pengen ke Korea Selatan aja, tiket udah di beli promo Air Asia PP, namun ditengah perjalanan Visa adik saya ditolak oleh Kedubes Korsel, jadilah saya dan adik harus putar otak gmana supaya Trip ini jadi dan bisa masuk Korsel, akhirnya setelah baca-baca beberapa Blog dan pengalaman orang2 memutuskan buat Visa Jepang dan masuk ke Korsel pake Visa Jepang, berhubung untuk pembuatan Visa Jepang harus punya tiket masuk dan keluar Jepang jadilah kita berdua (saya ikut ke Jepang karena ga mungkin ninggalin adik sendirian di Jepang) beli tiket KL-KANSAI-SEOUL dan mulai mengurus Visa Jepang. Alhamdulillah sesuai dengan pengalaman orang-orang juga ngurus Visa Jepang itu ga seribet ngurus Visa Korsel, malah petugas konsulat jepang di Bali sangat mambantu banget klo ada data yang kurang lengkap, kita diberi waktu untuk melengkapi terlebih dahulu.
      Jadi setelah Visa Jepang kita berdua di Approve ga lama kemudian selang 2 minggu ada perubahan kebijakan baru dari Korsel kalo mulai 1 Mei 2016 ga bisa lagi masuk ke Korsel pake Visa Jepang..langsung berderai air mata deh kita berdua,,,,hahahaha *lebay sedikit*
      setelah dihitung2 dan dipikir2 lagi akhirnya adik saya batal berangkat, karena pada waktu itu tiket bali dari Jepang juga udah mahal banget.,,,,mudah-mudahan dilain kesempatan adik saya bisa ke Korsel juga yaaaaa Amiiiiiiinnnnn
      Kansai-Seoul 
      Tanggal 29 April 2016 saya berangkat ke Seoul kewat Kansai International Airport naik Peach Airways...hikzzz rasanya ga mau ningglin Jepang secara cuma sebentar banget disana baru sempat Ke Osaka doank,,,sampai di Incheon kira-kira jam 14.00 waktu setempat, proses imigrasi kelar langsung cuzz naik Arex (Airport Ralrway Express) ke Uwa Guest House di daerah Hongdae, kenapa saya milih naik Arex daripada naik airport shuttle bus karena selain lebih murah (Arex 4000 won Bus 15.000 won) Arex juga berhenti di Statiun Subway Hongdae jadi ga perlu pindah kereta lagi...sampe di Hongdae kira2 jam 16.00 langsung check in dan mandi lanjut jalan2 seputaran Hongdae sampai malam (nyobain street food di Hongdae, makan kebab, window shopping) oia pas di tanggal saya dateng di Hongdae lagi ada Mapo Festival jadi banyak Performance2 di sepuratan Hongdae jadi lumayan tontonan gratis hehehehe...oia sedikit pengalaman ni karena saya solo traveler (temen2 masih di jeju) jadi pasti kemana-mana sendiri donk, dan waktu di Hongdae saya didatengin sama mbak-mbak korea gitu hehehe katanya anak kuliahan ngajak ngobrol ngalor ngidul, saya udah mulai ga enak perasaannya akhirnya mengakhiri pembicaraan takutnya itu penipuan soalnya menjurus ke diajak ke kosannya nyobain pake hanbok (pakaian tradisional korea) untungnya saya cepet nyadar dan langsung ngacirrrr...hehehe bukan bermaksud berprasangka buruk sih tapi karena jalan sendiri jadi lebih waspada aja
      berhubung hari itu saya capek banget habis flight belum sempet istirahat jadi langsung balik ke Guest House deh, lumayan yang tadinya ga bawa apa2 pulang2 bawa tentengan hahahahha..oia buat cewe2 yang suka belanja2 kosmetik kaya saya ini (hahahha) di Hongdae juga banyak toko2 kosmetik lo...dan setelah keluar masuk toko kosmetik di daerah Hongdae, Ihwa, dan Myengdong di Hongdae sama Ihwa paling banyak ngasi free sample, padahal belanjaannya paling cuma habis 4000 won donk... *hihihi
       
      oia kenapa saya milih nginep di Uwa Guest House soalnya review nya bagus, trus pas sampe sana memang sesuai bayangan banget, kamarnya enak walaupun dapet yang sekamar ber 6 tapi ga terlalu penuh, tempatnya lucu suasananya bagus, deket dari subway Hongdae (exit 2 atau 8) trs yang paling penting Stafnya baikkk banget, karena tau saya muslim jadi dia bantu saya nyari makanan halal di sekitaran guest house,,,,alhamdulillah. OIa saya bookingnya lewat Booking.com dan setelah booking dpt email konfirmasi lagi dari Uwa Guest Housenya plus petunjuk menuju Guest House dari Hongdae Station lengap disertai dengan gambar,,pokoknya ga bakal nyasar.

       
      Perkiraan Pengeluaran Hari ini : 
      Arex : 4150 won, Top Up T Money : 35.000 won, Guest House 2 malam 33.150 won, Makan Kebab 4.500 won, Belanja (lupa hehehe)
       
      DAY 2 Sabtu 30 April 2016 : YG Enetertainment, Ihwa Mural Village, Digital Media City, Haneul Park, Ehwa Women University
      hari ini dimulai dengan bangun kepagian...hehehe sebenernya bukan kepagian sih tapi kayanya emang di sini orang-orang baru mulai beraktivitas itu di atas jam 09.00 hahahaha saya yang jam 04.00 udah bangun jadi bingung sendiri mau ngapain, akhirnya siap-siap terus keluar Guest Housejam 07.00 menuju GS 25 nyari sarapan, jalanan masih sepiiiiiii banget. Berhubung masih jalan sendiri akhirnya memutuskan untuk nyari yang namanya Gedung YG Entertainment, oia sebelumnya maaf banget klo FR saya ini ga ngejelasin secara mendetail soal arah perjalanan soalnya di sana juga ngandelin Google Maps dan Apple Maps hehehe jadi begitu mau jalan baru nyari arah,,ga prepare sebelumnya, tapi alhamdulillah ga pake nyasar kok..jadi sambil sarapan sambil browsing arah menuju YG Entertainment, akhirnya nemu blog orang yang detail banget penjelasannya, jadi berbekal penjelasan dari blog itu berangkatlah saya menuju YG Entertainment 
      Hongdae-YG Entertainment (Subway Hongdae Station-Hapjeong Station cuma 1 stop) keluarnya  di exit berapa saya lupaaaa hahahaha..pokoknya sesuai ama petunjuk aja, (selama di sana saya pake aplikasi Subway Korea lengkap banget) terus jalan beberapa meter ngikutin petunjuk sampelah di Gedung YG Entertainment yang terkenal dikalangan penggemar Kpop itu hehehe...

      Foto-foto sebentar, karena jalan sendrian cuma ngandelin tongsis, eh ternyata lagi ada rame turis China di situ jadi ada yang bisa dimintain tolong fotoin deh hehehehe (foto-foto di upload belakangan yaaa)...karena masih sepi banget jadi di sana ga lama-lama juga, mau nungguin GD apa TOP keluar juga kayanya ga bakalan ada deh hahahah..akhirnya balik lagi menuju Ihwa Mural Village. 
      Ihwa Mural Village
      Seperti biasa saya sebelumnya udah nyari petunjuk arah ke Ihwa Mural Village dan nemu blog (thinkofseoul.blogspot.com) yang penjelasannya bagus banget, jadi dengan mengandalkan petunjuk jalan lagi berangkatlah saya ke Ihwa. Petunjuknya yang lengkap banget jadi memudahkan saya kemana-mana soalnya udah ada penjelasan naik subway turun station apa, trus ada petunjuk gambarnya juga,,hehehehe. Jadi sampe dengan selamat deh di Ihwa Mural Village, berhubung ini bukan destinasi mainstream kirain bakalan sepi dan bebas foto2 di Mural Village, eh ternyata lagi banyak anak sekolahan yang pada study tour (kayanya) jadi di sana rame banget,,,heheh spot-spot foto jadi antri...tapi emang Ihwa Mural Village ini soooooo cuteeeeeeee,salut deh sama penduduknya rumah mereka di gambarin segala macem,diwarnain, jadi keliatan lucu dan jadi tempat wisata sekarang, Ihwa Ini klo di Busan mirip Gamcheon Cultural Village kali ya...oia keluar dari subway station saya inget banget klo itu daerah kampus Seoul University of Medicine di daerah Daehakro,,gedungnya bagus deh arsitektur lama gitu,terus banyak teater juga disana, ada taman-taman yang nyaman banget...ahhh jadi kangen Seoul...di seputaran Ihwa Mural Village ini juga banyak cafe-cafe unik, tapi pada dasarnya Seoul ini isinya kayanya cafe semua...hehehe. Pokoknya klo ke Seoul wajib banget ini ya ke Ihwa  Mural Village.

      Karena jalan yang cukup menanjak dan cukup bikin kaki pegel-pegel jadi mesti siap-siap pake sepatu yang nyaman yaa..Puas di Ihwa Mural Village, lanjut ke tujuan berikutnya tadinya mau langsung ke Haneul Park, Dari Ihwa maik Subway harusnya turun di World Cup Stadium, tapi di perjalanan, malah bablas ke Digital Media City hehehehe,
      Digital Media City
      DMC ini sebenernya daerah perkantoran gitu, bukan tujuan wisata juga, cuma saya penasaran banget karena di sana ada Gedung CJ E&M, SBS, MBC, TVN..hahahah semuanya Gedung Stasiun TV, soalnya saya kan hobby banget noton Drama Korea, Variety Shownya juga jadi kali-kali aja ke sana lagi ada syuting apa gitu kek,hehehe soalnya Running Man kan sering syuting di Gedung SBS, yah walaupun ga liat syutingnya paling ngga ngerasain feelnya ehehehehe..nah kalo ke DMC ini karena tujuan dadakan banget saya ga sempet brwosing dan murni ngikutin petunjuk arah yang ada aja,,di Seoul soalnya cukup lengkap kok petunjuknya...dan alhamdulilah ga pake nyasar. Karena gedung perkantoran dan pas kesana pas jam makan siang jadi rame banget pegawai2 yang pada makan siang,,,hehehe ada yang bawa bekel trus makan di taman di deket gedung (aduhh saya jatuh cinta sama taman2 disini) ada yang makan di resto seputaran gedung...hehehe dan sinyal makan saya pun beraksi, tp ga makan di restoran sih karena cuma sendiri jadi ngandelin GS 25 atau 7 11 aja,,
      Oia disini saya ngerasain banget klo jalan pasti diliatin orang,,,ahhahahaha klo di Hongdae dan Ihwa mungkin orang-orang udah biasa kali ya liat traveler, nah di DMC yang bukan tujuan wisata pastinya mereka bingung ni.,,,,siapaaaa yaa cewe berkerudung biru jalan-jalan sendirian hahahahha...tapi udh biasa lah diliatin, disini jilbab yang saya pake sering banget jadi pertanyaan..ga di subway, ga dimana-mana klo diajak ngobrol orang sini yang bisa pake bahasa Inggris pasti deh nanyanya jilbab :)

      Baiklahh setelah puas keliling DMC...lanjut perjalanan ke Haneul Park (naik Subway dari DMC ke World Cup Stadium station cuma 1 stop kayanya)
      Haneul Park
      Perjalanan kali ini lagi-lagi terinspirasi acara variety show korea 1 night 2 days...mereka pernah ke Haneul Park ini dan pemandangannya luar biasaaaa...tamannya klo musim-musim tertentu gitu kaya padang ilalang,,,jadi kita kaya jalan menyusuri ilalang2..bagus buat foto-foto..makanya saya saranin klo ke sini jangan sendirian kaya saya...hahaha ga ada yang motoin cuuyyyyyy...hahaha ini juga tempat wisata anti mainstream yang wajib dikunjungi kalo ke Seoul ya...udah banyak reviewnya di blog-blog kok jadi ga susah juga menuju ke sananya...Keluar dari World Cup Stadium station kamu tinggal ikutin petunjuk ke arah rangkaian taman World Cup Stadium...ini sumpah deh luassss banget tamannyaaaaa...bisa-bisa kita nyasar kalo ga liat petunjuk terlebih dahulu,,,saya juga ngandelin petunjuk dari blog yaaa..biar ga bingung karena di sini banyak banget taman-tamannya... kalo masih bingung juga letak Haneul Park dimana kalian bisa langsung liat bukit yang di atasnya ada kincir anginnya...nah disitulah letak Haneul Park,,,jangan keder dulu ya liatnya..tempatnya emang tinggi...dan menuju ke sana ada 300 anak tangga yang harus dilewatin,,hahaha saya ga mau kalah sama ajumma ajumma korea yang meskipun udah tua tapi masih semangat banget hiking ke atas.Untuk yang ga mau capek-capek naik tangga ada bis juga kok menuju ke Haneul Park 2000 won sekali jalan sebenernya bukan bus juga sih..mobilnya kaya mobil golf tapi lebih gede, belinya di mesin tiket otomatis. Jadi setelah melewati 300 lebih anak tangga akhirnya saya sampai juga ke Haneul Park..sampe di atas pemandangannya bagus banget bisa liat Seoul dan Han River dari atas,,,anginnya lumayan kenceng. Berhubung hari udah lumayan sore...jadi saya memutuskan untuk ga lama2 di Haneul Park, dan emang waktu itu kaki udah pegel banget karena salah pake sepatu T_T

      Ehwa Women University
      Setelah dari Haneul park,,balik lagi ke Hostel buat mandi dan siap-siap buat perjalanan berikutnya. Berhubung ini malem minggu pasti daerah Hongdae penuh sesak sama anak2 muda yang mau hang out,,,heheheh, karena ga mau terlalu rame akhirnya saya malah milih jalan2 di seputaran Ehwa Women University aja sekalian, dari stasiun Hongdae ke Stasiun Ehwa uni juga cuma 1 stop aja....di Ehwa ini banyak juga toko2 kosmetik dan baju2 lucu pokoknya surga buat yg hobby belanja 
      Capek jalan2 di Ehwa keluar masuk toko kosmetik heheheh akhirnya pulang dengan membawa sakit lutut yang luar biasa akhirnya mampir ke apotek beli salep pain killer,,,hihihihi Sampe Guest House packing-packing karena besok udah pindah lagi ke daerah Euljiro, ketemu sama temen2 yang dari Busan (akhirnyaaaa besok ga jalan2 sendirian lagi) :)

       
      DAY 3 Minggu, 1 Mei 2016  : EVERLAND THEME PARK
      Bangun pagi-pagi banget karena semangat mau ketemu temen2 yang dari Busan...hehehehe...Waktu check out dari Uwa Guest House ternyata dibawah masih sepi banget...jadinya cuma ninggalin kunci aja di resepsionis,,,,ahhh ga bisa pamitan sama yang lainnya....mudah2an ada kesempatan mampir ke sini lagi...
      Jalan ke subwaystation sambil bawa belanjaan yang berat repot juga yaaakkk hahaha...untungnya jalannya ga terlalu jauh...sampai di Hongdae Station ternyata masih sepi banget juga jadi ga rebutan masuk subwaynya alhamdulillah....ga lama turun di Euljiro 3 udah dijemput sama temen yang sudah sampe Seoul subuh tadi dari Busan naik Mugunghwa....ahhhh senangnya jalan-jalan sendiriannya udah selesai...
      Langsung menuju Gedung Apartemen di daerah Euljiro yang udah kita sewa di airbnb.com ini pertama kalinya nyobain airbnb,,,dan alhamdulillah sesuai dengan perkiraan, gedung apartemennya emang tergolong agak tua, tapi di dalem nyaman banget, semua kebutuhan ada komplit,,kasurnya nyaman, TV gede banget, mesin cuci, microwave dll. Jadi klo mau masak makanan sendiri bisa banget...
      Setelah haha hihiii sebentar sama temen2 kita memutuskan untuk segera menuju Everland karena letak Everland yang lumayan jauh (kira2 1 jam). Kita ke Everland pake subway aja dong...hehehehe ada pilihan transportasi lainnya juga menuju Everland, kaya shuttle bus atau taksi, tapi demi menghemat biaya kita milih pake subway aja, walaupun harus turun naik beberapa stasiun....Sampai di daerah Yong in kita ganti kereta menuju Everland, klo ini keretanya lumayan kecil yah mirip2 kereta dari Vivo Citu ke Sentosa Island lah,,isinya orang-orang yang mau liburan ke Everland semua ni kayanya...hehehhe
      Akhirnya sampai juga di Everland...asiikkkkk...kita sebelumnya udah beli ticket everland di trazy.com lumayan banget dapet potongan diskon dari harga normal....masuk kawasan everland langsung ambil peta dan siap2 berpetualangan naik wahana-wahana....saya jelas langsung menuju T-Express (Roller Coaster Kayu) yang antriannya 2 jam sendiri,,,karena temen-temen ga ada yang berani akhirnya antri sendirian...hahahahha...tapi pokoknya jangan sampai ngelewatin T-Express ini lah yaaa kalo udah sampe Everland....3 menit yang bikin jantung copot dan suara habis...
      Kawasan Everland ini luas banget pemirsa...jadi ada kaya kereta gantung sendiri yang menghubungkan kawasan 1 dan kawasan lainnya,,,kalo jalan kaki bisa bikin gempor, berhubung ini hari Minggu jadi everland lagi rame banget kita ga sempet naik wahana-wahana semuanya,,yang penting saya udah cukup puas naik T-Express, sisanya kita foto-foyto di kebun bunganya,,,,oia di dalem Everland ini ada Line Store juga lhooo..bisa foto bareng Brown dan Cony :)
      Semakin sore udara di Yong in makin ga bersahabat, dingiiiinnnn banget, jadi kita memutuskan untuk ngeskip parade karena bakalan malem banget sampe Seoulnya sementara kita ngejar subway terakhir...jadi kita balik lagi ke Seoul sekitar jam 7an.... disepanjang jalan menuju seoul semuanya sukses ketiduran di subway hehehehehe

       
      DAY 4 Senin, 2 Mei 2016 : Gwanghwamun Square, Bukchon Hanok Village, Dongdaemun 
       
    • By Gulali56
      Libur Waisak 2017 lalu, saya dan kakak saya ke Seoul. Terus terang trip kali ini saya kurang semangat, karena awal 2017, saya didiagnosa penyakit kronis yang cukup menghabiskan uang tabungan saya dan harus control ke RS tiap 2minggu sekali  Akan tetapi berhubung tiket dan hotel sudah dibayar di 2016, jadilah saya tetap pergi berlibur.
      Utk trip kali ini, saya sama sekali gak ambisius. Tiap hari baru keluar hotel jam 10pagi,semua alarm dimatikan agar istirahat cukup setiap harinya untuk menghindari  tambah sakit. Itinerary pun merupakan itinerary 3tahun yang lalu yg tidak saya cek/update lagi, karena saya lbh fokus cari data resto yg worth it saya makan dengan pantangan makan saya yg seabrek.
      Day 1:Kamis, 11 Mei 2017
      Jam 8.30 pagi saya tiba di bandara Incheon menggunakan pesawat Garuda hasil promo Garuda Travel fair Oktober 2016. First impression saya adalah airport nya nothing special malah mirip Soetta terminal 3 yg baru,.Yg pasti cuaca ternyata masih dingin menggigit dan saya dan kakak saya underdress alias cuma bawa cardigan tipis dan scarf seadanya.
      Stlh kelar imigrasi yang cukup panjang dan mengambil bagasi, kami segera mencari minimarket utk membeli T-money dan top up. Hrg kartu 6,000 won dan berdasarkan itungan kasar top up 30,000 won cukup utk seminggu.

      Kami menginap di area Hongdae yang terhubung dengan Airport Express (AREX) +/- 56menit dengan biaya 4,150 won.
      Review hotel di disini 
      Kelar proses check in dan serah terima egg (sebutan mobile wifi disana) kami istirahat dan mandi2 dulu baru sore nya keluar hotel dan mulai meng-explore Hongdae.
      Berhubung google maps tdk akurat di Korea (krn org Korea menggunakan Naver), jadi walopun py internet, kami mengandalkan peta kertas hasil ngembat di airport dan hotel.
      Area Hongdae yang paling rame, terletak di sekitar exit 9, berhubung gak yakin kalo lewat station harus tap kartu/tdk (Note :stlh hari ke-2 baru confirm antar exit/entrance dlm station tdk perlu masuk platform berbyr) jadi kami menyusuri jalan besar dari exit 3. Untung sukses gak pakai nyasar. Malah ketemu Kakao store dan museumnya. Berhubung saya familiarnya chatting platform kyk Whatsapp dan Line, terus terang gak paham karakter2nya, tapi store nya cukup lucu utk ajang foto2.

      Ketemu Daiso store yang terletak dijalan di balik Kakao store. Daiso di Korea ini mnrt kabarnya putus afiliasi dengan Daiso jepang, shg bukan toko 1 harga. Harga termurah 1,000 won. Saya nemu topi seharga 3,000 won disini. Dari segi koleksi , masih seruan Daiso jpn, plus lbh murah di Jepang yg cuma 100 yen semua brg. Oiya di Korea, jarang dikasi plastik kantongan, unlike di Jepang yg super royal, jadi siap2 aja ribet kalo belanja kebanyakan kyk saya. Mo beli kantongan , entah ngomong nya apa.
      Dpn exit 9 ada tukang2 jualan tteokbokki ,gimbap, dan odeng seharga 2500 won/pcs nya. Rata2 org sana ngemilnya di tmpt jualannya skalian mencari kehangatan dari kompor dan tempat rebus2annya. Kita cobain tteokbokki  1porsi dan dikasi minuman panas di gelas kecil. Entah apaan, rasanya kyk kaldu/kuah daging mungkin kuah dari rebus2an ya. Lumayan utk netral-in pedesnya tteokbokki.

      Berhubung tujuan awalnya mo dinner di dakgalbi di Yoogane, kita jalan lagi muter2 gak ketemu2. Akhirnya cari tourist information yg dkt exit 9, ternyata Yoogane persis diblkg gedung tourist information. Yg which is memang dari awal kita udh ngira resto nya dijalan itu, tp mata kurang awas diantara semua papan nama bertulisan korea.
      Di area depan  Yoogane  ini ternyata area yg digunakan utk street performance di Hongdae. Ada yg nyanyi solo dan ada group dancer, dengan jarak satu sama lain cuma 3meteran shg suara musik saling bercampur baur. Dan penonton terbagi2. Yg paling rame tentunya penonton group dancer, byk groupie yg masih berseragam sekolah teriak2 bikin org tambah penasaran. Jujur sih kalo diliat baik2 gak cakep2 cuman nge dance nya semangat dan kompak ala2 group2 K-pop di tv.. seru liat animo-nya.

      Yoogane (요가네) Dakgalbi, 163-11 Donggyo-dong, Mapo-gu, Seoul
      Hongik MRT Exit 9: lgsg belok kiri dari pintu exit, lurus, sampai ketemu toko H&M di sblh kiri, lalu belok kiri lagi. Restonya sktr 10meteran dari belokan. Kalo mata udh siwer, cari tourist information di dkt belokan H&M aja..
      Dakgalbi adlh daging ayam yg dimasak dengan bumbu  kimchi rasa pedas manis. Hrg seporsinya  8,000 won dan wajib beli porsi sendiri2 dgn alasan porsinya gak cukup buat berdua. cmiiw di Korae itu rata2 hrs pesen minimal 2 porsi semeja, jadi beruntunglah yg pergi ber-3.

      Kita pesen 2 porsi dakgalbi (8,000won x 2) dgn topping mozzarella cheese (2,500won) dan nasi 1 (1,000won). Meja penuh dengan free banchan, yaitu side dish nya Korea yg isinya kimchi berbagai rasa, dan botol air dingin 2lt. Serba gede yak. Sempet kesel krn berasa byk bgt. Tp ternyata abis juga.Hahaa…
      Selesai makan ternyata di luar masih rame street performance tadi, malah ketambahan ada yg jualan juga. Besok org2 ini gak pada sekolah/kerja ya? Heran. Mana makin malem, anginnya makin dingin.
      Krn sudah hampir jam 10 mlm, kami segera balik ke hotel utk istirahat.
      Day 2:Jumat, 12 Mei 2017
      Hari ini kami ke istana Gyeongbokgung. Keluar hotel baru jam 10pagi stlh sarapan dulu sekedarnya dikasi hotel yaitu muffin coklat, potongan apel, dan irisan jeruk. Somehow sih selama menginap disana cukup2 aja yg dikasi dari hotel utk tamu2nya. Mungkin kebetulan dpt tamu2 yg makan sekedarnya gak ada tamu2 maruk tebel muka.
      Dari platform Gyeongbokgung Stn, menuju istananya melalui underground yg nyambung berkepanjangan sampai keluar di exit 5. Agak semi cepet2 krn kami ngejar free tour berbhs inggris di jam 11.

      Ternyata hari ini adlh hari field trip di Seoul alias istananya penuh nuh sama anak2 sekolahan ber group2. Sisi baiknya dpt diskon 500 won dari hrg nomal tiket 3000 won. Dan serunya bisa foto2 sama anak2 ini yg pada niat2 pakai hanbok (baju tradisional korea).
      Agak susah konsen mendengarkan celotehan tour guide, krn kakak saya rempong minta di foto sama rombongan anak2 ber hanbok ini yg kyk nya tiap kesempatan hrs bergaya berlatar blkg mrk.
      Kelar tour dan kelar foto, kita segera kembali ke stasiun Gyeongbokgung utk mencari exit 2. Menuju restoran tradisional korea berupa samgeytang alias ayam ginseng. Dari exit 2 cukup lurus ikutin arah exit sambil liatin nama gang di sblh kiri. Yg cukup melegakan di Seoul ini masih mencantumkan tulisan latin nya jadi gak tll susah nyarinya.
      Stlh antri sktr 15menitan, kami berhasil mendapat seat. Restonya ternyata cukup luas, tp kalau dari luar tdk keliatan.

      Kami pesen 1 porsi samgeytang ( 15,000won) dan pajeon (15,000 won). Pajeon itu dadar telur ala Korea dgn topping seafood. Ayam ginseng nya sendiri mirip2 ayam rebusan buatan saya..wkwkwk.. krn saya dirmh ngurangin garam dan anti msg. Dgn kata lain hambar. Utk menambah rasa memang hrs racik sendiri dgn blackpepper dan garam yg disediain.  Overall sih.. ini makanan 2 biji mehong bgt… wkwkwk,mending gw ndiri yg masak.
      Yah namanya jg cari pengalaman ya.Berhubung resto ini laku bgt, rata2 org makan disini jg gak berlama2, vini vidi vici, abis makan lgsg ambil nomer meja, lalu ke kasir utk bayar.
      Gyeongbokgung Palace ~ 09:00-16:30.Tuesday closed.
      English tour: 11:00, 13:30, 15:30. Tour starts in front of Gyeongbokgung Information Center inside the Heungnyemun Gate. Tour duration: 1.5hr. No need to register first.
      Station:  of Gyeongbokgung Station (Subway Line 3) exit 5.
      Lunch at : Tosokchon Samgeytang (土俗村人參雞湯).
      Open:10:00am to 22:00pm. Address:  Jahamun-ro 5-gil, Jongno-gu, Seoul
      Station:  of Gyeongbokgung Station (Subway Line 3) exit 2. Lurus terus (170m) sampai belokan kiri gang ro 5-gil.
      Kelar makan siang, kami ke N Seoul Tower, maksud hati mo naik cable car tp ngelindur salah baca malah salah turun station yg menuju Namsan Park nya dan dengan sotoy nya jalan terus ditamannya sampai akhirnya nyerah dan balik lagi ke stasiun awal utk cari halte shuttle bus ke N seoul tower. Berhasil dpt Namsan Tour bus no.2 dari depan Chungmoro Stn entah exit brp krn kebalik2 semua bacanya.

      Krn lama nyasar dan akhirnya kelar foto2 di N seoul ,sudah hampir jam 7mlm. Pdhal rencana hari ini mo muter2 Myeongdong beli titipan kosmetik org2 yg seabrek2 .
      Dari Namsan tower kami naik bus Namsam tour no.05 dan turun di halte Myeongdong. Berhubung dikejar wkt tutup toko, kita skip dinner tp ngemil doank. Seriusan.. saya gak ngerti knp org mau2an aja terima titipan seabrek2 tanpa mark up hrg cuma ambil persenan tax free nya doank (ngomong ke diri sendiri) ya capek, ya berat ,ya ngabisin wkt yg bisa digunakan utk kuliner yg terkenal di Myeongdong ini.
      Kelar belanja pesanan udh jam 10mlm sudah mulai tutup2, saking udh capeknya, maksud hati mo ambil resto halal makanan middle east, tp salah lantai krn kebawa mba2 yg narikin tamu di gedung yg sama tp beda lantai ke Chinese restaurant. Sisi baiknya makanannya enak buat org yg telat makan kyk kita.

      Kami pesen bulgogi di hotplate. Harga 8000 won. Enak panas2 diudara dingin. Sorry foto blur krn uap panas dari hotplate nya dan keburu laper buat ngecek foto 

      Day 3: Sabtu, 13 Mei 2017
      Kali ini kami ke Suwon, luar kota Seoul. Berhubung berangkat dari Seoul udh kesiangan krn pake acara keabisan paket data dari wifi egg , jadinya mengandalkan (fakir)  free wifi di Korea yg bertebaran di stasion dan tourist information.
      Krn kepala udh pusing, instead ke objek wisata yg terkenal di Suwon yaitu fotress nya, malah ke Korean folk village nan gak jelas krn tertarik shuttle bus yg gratisan depan stasiun Suwon.

      Korean Folk Village ini asli gak jelas, tp buat penggemar K-drama yg historical, ini suka dipakai syuting film. K-drama terbaru yg saya inget ada syuting disini adalah Hwarang : The poet warrior Youth.  Tp berhubung saya itu gak ngefans2 amat,habisan tokoh utamanya mirip mantan (halah jadi curcol) jadinya gak excited2 juga.
      Tiket masuknya mayan mahal 15,000 won. Tp kelebihan folk village di sini ketimbang di Seoul, memang natural menyatu dgn alam gak ada gedung modern sama sekali. Sayangnya menjelang sore ujan deres,padahal model jalannya tanah2 , jadi akhirnya lari2 kembali ke tempat shuttle bus nunggu last bus ke Suwon Station.
      Dari Suwon kami ke Lotte world Tower krn kakak saya harus bgt beli sesuatu di Hard Rock Café Seoul.

       
      Di Lotte World Tower ada bangunan tertinggi di Seoul dan baru dibuka observation deck nya April bulan lalu. Berhubung tiket masuknya muahal bgt yaitu 27,000 won, jd cukup foto2 dari luar aja.
      Pas cari makan ,mendadak dia nyadar kalo makan mahal2 mulu 2hari kmrn, dan maksa mo murah tapi halal. Ya wasalam cuma stuck ngemil2 gimbap dan roti.

      Oiya disini ada Ghibli store juga kyk di Jpn, dan ada bus kucing dari film Totoro. Sayang mahal2 merchandise nya. Di jpn aja mahal bgt apalagi di Korea . Gak kebayang hrg merchandise nanti exhibition Ghibli di Jakarta. Entah brp kali lipat nya.
      Akhirnya balik ke Hongdae area dan tetep kekeuh mo muter2 cari resto halal nan murah. Berhubung saya udh mo collapse akhirnya maksa makan kebab yg jualan tdk  jauh dari exit 9. Krn sudah jam 10mlm ,tinggal daging ayam. Tp setidaknya bisa makan.

      Sblhnya ada jualan churros yg saya beli juga. Krn kalo capek kesel lapar, harus byk makan.
      Day 4: Minggu,14 Mei 2017
      Hari minggu ini kami ke Insadong krn stlh itu berencana mo ke istana Changdeokgung & Secret Garden Huwon yg dkt Insadong.
      Keluar dari exit 6 Anguk station, tinggal lurus saja sudah keliatan tourist information dan jalan yg mengingatkan saya kyk jalan di pasar baru Jakarta.
      Sblm belanja2 kami memutuskan foto2 di sebrang jalan yg kebetulan ada dinding batu yg mirip lokasi syuting K-drama Goblin. Wkwkwk . Sbnrnya mo lanjut ke lokasi syuting Goblin yg terletak di universitas perempuan dkt situ tp baca2 gara2 fans Goblin yg makin rusuh foto2 di area skolahan, akhirnya ditutup utk umum. Ah sayang sekali.

      Beli oleh2 sebnrnya diInsadong agak mahalan, tp sempetnya kesini ya suds dijalanin aja. Dan krn beli banyak, kakak saya susah beli dikit, dpt diskon nya lumayan juga.

      Di Insadong ini kami nyobain bubur korea  yg porsinya gede bgt. Plus beli bibimbap. Sekalian istirahat sblm memulai jalan kaki ke Changdeokgung. Dari exit Anguk tadi tinggal jalan menuju arah kebalikan dari Insadong. Sepanjang jalan sesekali byk org2 yg rental hanbok yg menuju arah istana jg. Liat2 sih memang semakin jauh dari istana, hrg sewanya lbh murah.
      Krn temen saya nyaranin ke secret garden, jadi saya ambil tiket terusan istana dan secret garden seharga 8,000 won.
      Masuk ke Huwon secret garden ini ada tour guide nya. Masuknya harus sesuai jam.. Tp basically tiap 30menit skali ada , cuman hrs liat yg tour English nya kpn. Kebetulan saya beli kedptn tur bhs Korea, berhubung dtgnya 15menit sblm tur dimulai, kita mikirnya lsg masuk aja toh gak bakal ngerti juga ,yg jaga juga gak bs bhs inggris jadi gak komen apa2 liat kita nyelonong stlh cek tiket, eh malah ketemu tur jam sblmnya yg bhs inggris.

      Well… ternyata kalo denger saran org tuh hrs specific. Harus tanya balik, kapan dia kesananya. Terus terang sih taman ini lbh mirip hutan kecil. Dan krn musim spring borderline summer, warna dedaunan nya standar ijo aja gak variatif. Sedangkan temen saya yg nyaranin itu dtgnya pas Autumn yg daunnya warna warni. So be prepared. Unless pas Autumn, mending skip aja. Wkwkw.. Plus jalan nya naik turun dan cukup luas (namanya jg hutan ).
      Krn blm sore2 amat, jadi kami pergi ke Gangnam.Kembali mengikuti saran temen, krn ga ada ide apa yg diliat di Gangnam, jadi minta yg beneran iconic. Jadilah kami ke K-star road utk melihat beruang2 Gangnamdol. Sbg bukan penggemar K-pop ini sbnrnya gak penting, tp setidaknya beruang2nya lucu.  Yg saya agak familiar sih cuma EXO dan CNBLUE yg kebetulan temen saya yg tadi nyaranin itu, hobinya nge post di socmed nya tt group ini. Pernah sekali 2kali denger di tv lagu2nya. Kalo nama2 nya jgn harap. Area ini disebut luxury road of Cheongdam, memang beda sih, dari keluar platform Station Apgujeong Rodeo Stn, sudah spt mall, rapih dan berkesan mewah. Dimana2 eskalator. Unlike stasiun2 standar lainnya. Area K-star road ini memang full deretan butik2 mewah kelas LV, dll .Tiap brand, py gedung sendiri2 walaupun cuman 2-3lantai.

      Kami berhasil berfoto dgn semua beruang yg kalo diitung sepanjang 1.5km. Krn kaki udh mo patah kebanyakan jln dari pagi, akhirnya balik ke stasiun naik bis. Bis di korea itu jauh/dkt 1,200won untungnya kalo disambung naik kereta (dlm jeda wkt 30menit) T-money hanya mengurangi 50won , krn start harga tiket kereta 1,250won. Walau setiap nama halte jarang ada tulisan latin, setidaknya di peta bus, dikasi tau halte mana saja yg ber-akses stasiun.
      Saya dan kakak saya ini adalah org2 yg suka belanja ke supermarket lokal, biasa kita cari snack local dgn harga yg relative lbh murah drpd beli snack di minimarket 24jam. Berdasarkan info org hotel kami, supermarket murah terdekat dari Hongdae adlh HomePlus yg terletak satu station dari Hongik University station. Yaitu Hapjeong. Berhubung staf hotel nya lupa exit berapa terpaksa kami cari2 sendiri sedptnya exit, untungnya dia sempet kasi tau nama gedungnya krn kami sampai sana sudah hampir jam 9mlm. Ternyata later on dari station Hapjeong ada akses lsg yaitu exit 10. Sedihnya hari itu entah knp supermarketnya tutup , tanya spg kosmetik (krn skalian mampir ke toko yg ada) dia nya susah nerangin knp jam 9 supermarketnya tutup. Dibilang hari libur ya masa supermarket hari minggu tutup. Aneh bgt. Msh misteri. Anyway akhirnya kita pulang ke Hongdae, cari makan mlm.
      Berhubung byk area blm ter eksplore, jadinya asal aja jalan2. Nemu resto ini gambarnya biri2.. semestinya tdk mengandung babi.

      Krn tll nyelimpit2 lokasinya. Resto ini waiternya gak faham inggris. Hahaha keluar deh buku “touch it” yg dibagiin di station2. Intinya cuma nanya ini sapi apa babi, sambil nunjuk gambar sapi dan babi. Ternyata kambing.hahahaha… ya iyalah logonya aja biri2.
      Mo minta nasi ga ada gambar nasi. Untungnya rice masih ngerti. Tetep aja ujug2 hasil orderan, lbh2 pesen, krn gak ngerti cancel nya..
      Intinya kita makan sate kambing yg 2x lipat harga sate pak Jono Pejompongan dengan model pembakaran dimeja masing2. Uniknya rak2 utk bakar satenya bergerak terus shg sate2 dibolak balik scr otomatis dgn rak itu. Pengalaman pengalaman..
      Day 5: Senin,15 Mei 2017
      Hari ini ke Nami island, kunjungan wajib first timer org ke Seoul. Berhubung males searching cara beli tiket intercity train, jadi naik kereta biasa yg perjalannya hampir 2jam. Brgkt dari hotel baru jam 8pagi. Tiba di Gapyeong station,org2 pada antri shuttle bus , berhubung gak minat ke lokasi lain kecuali ke Nami. jadinya kita lgsg naik taxi yg jejer2 dpn station. Cukup bilang Nami. Lgsg diantar dan tarif argo nya cuma 3800won.

      Nami ini kata org2 bagusnya pas autumn dan winter, jadi kalo spring deket2 summer gini ya so so aja. Kata kakak saya mirip tebing Keraton di Bandung. Hahahah ngenyek bgt. Pdhal justru dia yg nonton film Winter Sonata dan nge fans bgt, saya sih blank.  

      Tadi awalnya pas liat petanya bakal mikir capek bgt keliling pulau ini sampai rencana mo naik unicef train yg muter2 di area pulau. Etaunya 2,5jam kelar. Udh pake acara duduk ngaso segala. Rencana mo makan siang disini batal , krn males pasti mahal, kita langsung balik . Taxi balik ke station pas 4000 won dan taxinya banyak mangkal di dpn gate masuk parkiran dermaga.
      Kali ini kami naik Intercity train (ITX) , beli tiketnya di mesin dgn satpam cuma nunjuk2 doank. Suwe nya, kakak saya krn grogian, malah masukin pecahan 50,000 won pdhal harga tiket  ber 2 cuma 10,000 an. Akhirnya ketilep deh di mesin.Hahah pdhal jam brgktnya mepet. Panik2 manggil information centre. In between lost in translation, berhasil jg duitnya dikeluarin stlh mesinnya dibuka. Dan kereta tiba 3menit kemudian.

      ITX ini enak. Hemat wkt 40menitan dari kereta biasa dan bisa tidur krn udh jelas jam berhentinya distation2 tertentu saja dan jamnya tepat.
      ITX ini turun di stasiun Yongsan di Seoul. Berhubung bingung kalo model tiket kertas gini gmn caranya mo nyambung ke kereta biasa,akhirnya pusing keluar gate tiket aja skalian. Maksud hati keluar station biar skalian bisa pake T-money lagi. Liat station Yongsan station besar, iseng nanya information centre apa ada supermarket besar disini. Ternyata ada. Horeee…
      Emart ini rada rada bingungin krn 2 lantai. Lbh bingung lagi dgn system trolley nya krn kekunci dgn trolley2 lainnya . Pk google translate gak mudeng juga. Untung dibantu sama ajumma customer yg kesian liat kita, dan kasi kita duit logam 100won utk ngelepas rantai trolley.. Ooo….

      Disini kita agak kalap liat makanan ready to eat yg murah2 jadinya lupa ke lantai satunya lagi. Pdhal saya rencana mo beli panci Happycall segala.Hahaha..
      Nasi instant disini harganya 680 won per bowl.Tinggal dimasukin ke microwave 2-3menit. Gagal translate lagi. Makan ready to meat nya dari yakitori maupun potongan ayam2 goreng berbagai rasa.Beli cookies2 lucu2 walo agak mahal dan ngabisin tempat di koper, yg penting lucu2. Intinya puas abis belanja di supermarket. Ini yg membuat saya selalu memasukan jadwal ke supermarket lokal di setiap Negara yg dikunjungin.hihihi..
      Susahnya di supermarket ini gak ada kantong plastic sama sekali tp dikasi kardus2 urus sendiri. Salah 1 yg wajib di beli tentunya banana milk yg lbh murah 50won ketimbang di minimarket.

      Pulang ke hotel utk memakan hasil belanjaan di supermarket, baru deh keliling terakhir di area Hongdae. Ketemu hongik university dan area food stall yg ramean, sayangnya gak buka tiap hari keliatannya night market di dkt sekolahan ini.

      Kelar juga deh jalan2 di Seoul di trip ini 
      Besok pagi sudah balik ke Indonesia.