cahwonosobo.com

5 Restoran Korea Halal di Seoul yang Bisa Kamu Coba

4 posts in this topic

Hai semuanya, saya masih newbie disini, jadi salam kenal sebelumnya dan mohon bimbingannya ya :melambai

Mau sedikit berbagi di forum ini, khususnya buat para Muslim travelers yang agak-agaknya lebih banyak mikirnya kalau mau jalan-jalan ke luar negeri, apalagi kalau mau berkunjung ke negara yang umat islamnya sedikit, tentu butuh effort yang lebih buat sekedar cari makan. 

Pernah gak sih ngiler di depan jendela lihat orang-orang pada makan samgyetang, bulgogi atau lagi bakar-bakar Korean BBQ di Korea sana? :makan Di satu sisi pingin banget nyobain makanan lokal kaya apa rasanya, tapi disisi lain ada dietary laws yang kudu kita perhatiin. Nah, buat kalian yang ingin mencoba menikmati makanan Korea yang otentik dibuat di negerinya dan halal, ada nih 5 restoran Korea halal di Seoul yang bisa kalian coba.

#Note : 3 dari 5 restoran ini letaknya ada di daerah Itaewon

1. Restoran Murree Muslim Food

Murree Muslim Food.jpg

Kalau kita mau pergi ke Seoul Central Mosque, maka sebelum sampai ke sana kita bisa temukan satu restoran yang nyediain makanan lokal yang halal. Namanya Murree Muslim Food, yang letaknya di sebelah kanan jalan. Selain makanan Korea, restoran ini juga nyediain makanan India dan Pakistan. Tapi kalau pergi ke Korea, tentu kita mau coba makanan Korea yang asli dibuat di negerinya kan? Nah, di Murree ini, menu makanan Korea yang ditawarkan ada banyak macamnya, ada Samgyetang, Kimchi Bokkeumbap (Nasi Goreng Kimchi), Bulgogi, Kimchi Jeon, dan masih banyak lagi.

Nih menunya monggo dilihat:

Spoiler

Murree-Menu-01.jpg?resize=768,475

Murree-Menu-02.jpg?resize=768,475

Murree-Menu-03.jpg?resize=768,475

Banyak kan pilihan menunya? tapi jujur, untuk makan makanan Korea di restoran ini harganya lebih mahal daripada restoran-restoran lain yang mau saya bahas. Tapi bolehlah dicoba kalau-kalau restoran lain pada penuh.

#Cara menuju ke tempat ini Dari stasiun Itaewon (Seoul Subway Jalur 6), keluarlah dari Exit nomor 3, lalu jalan kaki lurus sekitar 100 m, dan beloklah ke kanan. Sampai di pertigaan jalan yang ada restoran Siti Sarahnya, beloklah ke kiri, dan terus berjalanlah ke atas ke arah Seoul Central Mosque. Restoran ini ada di sebelah kanan jalan, sebelum sampai ke Seoul Central Mosque.

#Facebook : Murree Muslim Food

2. Makan Halal Korean Restaurant

Makan Halal Restaurant.jpg

Restoran yang kedua ini letaknya cuma beberapa langkah dari Seoul Central Mosque di sebelah kanan jalan. Asli, saya paling suka makan disini sebetulnya, tempatnya lumayan luas, menunya banyak pilihannya, dan yang penting harganya nggak terlalu mahal.

Udah beberapa kali waktu itu makan disini, ini salah satu hasil dokumentasi saya. Makanan Korea ternyata sedap juga rasanya..haha

Spoiler

Bulgogi-Makan-Restaurant.jpg?resize=768,

Oh ya, selain makan di tempat, disini juga bisa pesen dosirak juga biar bisa dibawa pulang.

#Waktu buka : Senin - Ahad (Selasa libur) jam 10.30 - 22.00

#Facebook : Makan Halal Korean Restaurant

3. EID – 이드 Halal Korean Food

Eid Restaurant.jpg

Restoran yang ketiga ini lokasinya ada di beberapa puluh meter setelah Makan Restaurant. Dulu waktu pergi ke Seoul di musim semi niatnya pingin banget makan disini, tapi sayangnya pas banget pemiliknya lagi mau buka Muslim Friendly Guesthouse, jadilah harus sedikit bersabar karena restoran ini tutup. Nah, baru di kesempatan berikutnya akhirnya saya bisa ngerasain rasanya Bulgogi di tempat ini. Nih, kaya ini bentuknya..

Spoiler

Eid-Menu.jpg

Awal tau tempat ini dari facebook, pas waktu dulu ada banyak banget tamu yang mayoritas datang dari Malaysia ambil foto di depan resto ini sama pemiliknya, jadilah saya ngerasa pingin banget coba makan disini. Alhamdulillah, memang best lah rasanya.. Tapi perlu tau juga, restoran ini sering banget penuh kalau saya perhatikan, jadi kalau misalnya resto ini penuh, boleh coba makan di tempat lainnya.

#Jam Buka : Selasa – Ahad (Senin Libur) pukul 11.30 – 21.00

#Facebook : Eid - Halal Korean Food

4. BoA Guesthouse – Halal Korean Food Dosirak

Tempat yang keempat ini letaknya udah ga lagi di Itaewon, tapi ada di daerah Hongdae (Hongik University) yang terkenal sama street performance-nya, toko-tokonya, dll. Tempat penginapan juga ada banyak di daerah sini.

BOA-Halal-Dosirak.jpg

Harga yang ditawarkan di tempat makan ini pun nggak mahal, nah penasaran apa aja menunya? Nih monggo dilihat

Spoiler

BoA-Menu.jpg

Disini bisa pesen dosirak juga. Caranya kita harus ngirim pesan via facebook Halal Korean Food Dosirak, Hongdae of Seoul sambil nyebutin menu dan jumlah, waktu pengambilan dan nama tempat kita menginap di Seoul. Selain tempat makan, disini juga nyediain Muslim Friendly Guesthouse, jadi tempat ini juga bisa dijadiin opsi kalau mau jalan-jalan di Seoul.

Alamatnya bisa dilihat di gambar berikut

Spoiler

BoA-Direction.jpg

5. Yang Good Korean BBQ

Yang-Good.jpg

Sekilas kemarin sempat baca ada yang share tentang Korean BBQ ya, nah buat umat muslim yang pingin nyobain rasa Korean BBQ itu kaya apa, jangan khawatir, ada nih satu tempat di daerah Gangnam yang bisa kalian kunjungi. Nama tempat ini Yang Good Korean BBQ. Daging-daging yang ada disini hasil import dari Australia dan terjamin kehalalannya.

Budget untuk makan disini sekitar 11.000 sampai 25.000 KRW, tergantung kalian makannya apa. Tapi porsi boleh lah cukup buat berdua atau bertiga.

Spoiler

Yang-Good-Satay.jpg

JUICY!!!! :D

Dulu waktu sampai ke tempat ini pakai petunjuk yang saya dapat dari NaverMap. Jadi dari stasiun Yeoksam, keluar dari pintu Exit nomor 6, terus ikuti deh petunjuk ini.

Spoiler

Yang-Good-Map.png

Nah, itu dia 5 restoran lokal yang nyediain masakan khas Korea yang lezat dan halal di Seoul, jadi buat para muslim travelers yang mau bepergian kesana, ga perlu bingung lagi ya mau coba makanan lokal yang halal dimana. Semoga ini bermanfaat.

BTW, post ini lengkapnya bisa di lihat di blog saya di CAHWONOSOBO.COM ... jangan lupa mampir..

Matur nuwun untuk admin dan semuanya:cintaindo

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By vie asano

      Masih tentang Seoul. Pada tulisan ini, saya sudah menulis informasi global tentang kota Seoul dan apa saja yang bisa ditemukan disana. Dan pada tulisan ini saya sudah berbagi informasi seputar Touris Information Center di seluruh Seoul, termasuk dengan tourist information desk. Mungkin masih yang belum saya tulis (karena jumlah pusat informasi wisata di Seoul memang cukup banyak), namun mudah-mudahan cukup membantu teman-teman yang berencana main-main ke Seoul.
      Walau jumlah pusat informasi wisata di Seoul cukup banyak dan tersebar di berbagai distrik, saya yakin nggak semua punya waktu untuk sengaja main ke tempat-tempat tersebut. Alasannya bervariasi, mulai dari males, bingung cari tempatnya, dan lain sebagainya. Nah, bagi yang memang malas sengaja mampir ke kantor pusat informasi wisata, Seoul menawarkan fasilitas lain yang disebut mobile tourist offices. Penasaran?
      Mobile tourist offices merupakan sebutan tak resmi untuk staff di pusat informasi wisata Seoul yang bekerja di luar ruangan. Mereka tidak sekedar duduk manis di balik meja dan melayani aneka pertanyaan dari wisatawan, namun mereka sengaja berdiri maupun lalu lalang di berbagai tempat yang mencolok dan banyak dilalui oleh wisatawan. Tak sulit untuk menemukan staff mobile tersebut, karena mereka mengenakan jaket atau rompi merah terang dengan logo "i" di jaketnya.
      Apa jasa yang ditawarkan oleh para staff mobile berjaket merah tersebut? Para staff tersebut memiliki kemampuan berbahasa asing yang baik. Ada yang bisa bahasa Inggris, China, Jepang, hingga bahasa lainnya. Tentunya nggak semua staff bisa multibahasa ya, namun rata-rata menguasai minimal bahasa Inggris. Para staff mobile tersebut akan membantu Anda yang memiliki pertanyaan mengenai berbagai obyek wisata, membantu Anda untuk melakukan reservasi hotel dan mengurus tiket kereta maupun pesawat (minimal mengarahkan Anda untuk pergi ke pusat informasi turis yang memiliki peralatan lebih lengkap), dan bahkan melayani Anda yang sekedar ingin tanya jalan. Mereka juga memiliki kemampuan sebagai pemandu wisata yang dapat menunjukkan berbagai spot menarik di Seoul lho (untuk lebih jelasnya bisa menghubungi nomor telepon berbagai pusat informasi turis yang ada di tulisan ini). Mau tahu dimana saja bisa bertemu dengan si kerudung merah, eh, petugas berjaket merah ini? Berikut lokasinya:
      Myeongdong
      Area: Myeongdong Unesco Building, Myeongdong Theater, M Plaza, Stasiun Myeongdong
      Jam operasional: 09.30-19.30
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Namdaemun Market
      Area: Jungang-ro, Namdaemun Tourist Information Center, Sungyemun, Samick Fashion Town
      Jam operasional: 09.30-18.30
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Sinchon (Ewha Womans University)
      Area: Stasiun Sinchon Railway, pintu masuk Ewha University, Exit 2 di Stasiun Ehwa University, Bistro Bucks, Sinchon Police Station
      Jam operasional: 10.00-19.00
      Bahasa: Jepang, Cina
      Itaewon
      Area: Exit 1 di Stasiun Itaewon, International Arcade, Itaewon Shop, Itaewon 119 Safety Center
      Jam operasional: 10.00-19.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Dongdaemun
      Area: Dongdaemun, Shinpyunghwa Fashion Town, Doosan Tower, Good Morning City, Dongdaemun History and Culture Park
      Jam operasional: 12.00-20.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Insadong
      Area: Pintu masuk Insadong, Insadong Street, Ssamziegil, Gallery Miho, Angukdong Intersection
      Jam operasional: 10.00-19.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Gwanghwamun
      Area: Gwanghwamun Information Center, Deoksugung, Seoul Plaza, Gwanghwamun Square, Sejong Center for the Performing Arts
      Jam operasional: 09.30-18.30
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Bukchon
      Area: Gahoe-dong Community Service Center, Jeongdok Public Library, World Jewellery Museum, Bukchon Eight View, Bukchon Fifth View, Donmi Pharmacy, Seoul Museum of Chicken Art
      Jam operasional: 09.00-18.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Hongdae
      Rute: Watson Mister Donut, Trick Eye Museum, Etude House Watson
      Jam operasional: 12.00-20.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Samcheongdong
      Rute: Samcheong Police Station, Samcheong-ro, Samcheong-dong Resident Center, Dolgaedan-gil Entrance, Bukchon-ro 15-gil Vicinity
      Jam operasional: 09.00-18.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Sinsadong Garosu-gil
      Rute: Fossil Korea, Zara, Kraze Burger, H&M, Mango Six, J-Tower, Holistic, Diesel
      Jam operasional: 10.00-19.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Kira-kira di spot itulah Anda bisa menemukan mobile tourist officer resmi dari pusat informasi wisata di Seoul. Jadi kalau lihat ada orang-orang berbaju merah yang stand by maupun keliling-keliling di area tertentu, jangan sungkan untuk tanya-tanya (jika ada yang mau ditanyakan). Sebagai penutup, saya lampirkan informasi lokasi Kedutaan Besar Indonesia di Seoul, plus nomor yang bisa dihubungi sekiranya ada masalah saat sedang jalan-jalan di Seoul. Berikut daftarnya:
      Kedutaan Besar Indonesia
      Alamat: 55, Yeouido-dong, Yeongdeungpo-gu, Seoul
      Telp: +82-2-783-5675-7
      Tourism Call/Complaint Centers
      -Untuk komplain secara umum tentang Seoul, hubungi Dasan Call Center di 02-120, ext.9 atau +82-2-120 ext.9 jika menelepon dari luar Korea.
      -Untuk komplain tentang masalah wisata/pariwisata, hubungi Tourist Information Center di 1330, atau +82-2-1330 jika menelepon dari luar Korea.
      Komplain juga bisa dilayangkan melalui email, lho. Jika ingin komplain sehubungan dengan perjalanan wisata maupun wisata di Seoul, bisa layangkan email ke: tourcom@knto.or.kr dengan mencantumkan detail kejadian (seperti subjek laporan, waktu kejadian, lokasi, dan detail lainnya yang relevan). Sedangkan jika ingin komplain hal-hal yang berhubungan dengan transportasi, bisa kirim email ke: happyride@seoul.go.kr. Jangan lupa lengkapi laporan dengan detail kejadian seperti nomor plat kendaraan, waktu kejadian, lokasi, dan sebagainya.
      Semoga informasinya bermanfaat.
    • By vie asano
      Lanjut lagi soal aneka tips untuk muslim traveller yang akan pergi ke Korea Selatan. Bagi yang ingin kenalan dengan Islam di Korea Selatan dan Jepang, serta aneka Tips dan Info Penting untuk Muslim Traveller ke Korea Selatan, bisa langsung klik hyperlink-nya yah.
      Panduan mencari makanan halal di Korea Selatan
      Di antara berbagai tips untuk muslim traveller, saya rasa masalah mencari makanan halal termasuk salah satu yang paling ribet. Apalagi jika bepergian ke negara lain dimana Islam menjadi agama minoritas, dan lebih yahud lagi, negara tersebut memiliki huruf tradisional non-alphabetical yang membuat kita seolah-olah sedang melihat rangkaian bahasa sandi. Contohnya seperti Korea Selatan maupun Jepang. Saya pun pernah mengalami masalah yang sama saat berwisata ke Jepang 2 tahun lalu. Walau sudah berusaha menghindari produk makanan non-halal (yang paling mudah, cari yang nggak memasang kanji babi maupun alkohol), pada satu kesempatan tetap saja nggak sengaja memakan makanan instan yang ternyata mengandung perasa babi.
      Ada beberapa tips untuk mencari makanan halal saat berwisata ke Korea Selatan. Beberapa tips ini bisa diterapkan juga untuk negara lain seperti Jepang, Belanda, dan lainnya. Tips yang paling pertama, adalah dengan meminimalkan kemungkinan mengkonsumsi produk makanan non-halal. Caranya bagaimana?
      1.Mencari restoran/tempat makan yang memasang logo halal.
      Biasanya resto-restoran halal tersebut dikelola oleh muslim dari negara lain (seperti Pakistan dan Malaysia), atau minimal memiliki koki seorang muslim. Namun perlu diketahui dan diwaspadai, tidak semua restoran yang mengusung label halal ternyata betul-betul 100% halal. Misalnya saja, ada restoran yang tetap menjual minuman beralkohol namun menyediakan menu halal (biasanya alasannya agar bisnis bisa terus berjalan). Ada juga restoran yang menyediakan makanan halal dan non-halal sekaligus. Mengingat keterbatasan luas dapur (dan juga ketelitian dalam pencucian alat-alat), belum tentu makanan halal dan non-halal dimasak menggunakan alat yang berbeda. Di Jepang juga pernah dilaporkan ada restoran halal namun menampilkan hiburan non-halal seperti tari perut. Jadi intinya, memilih restoran berlabel halal menjadi salah satu solusi paling oke, namun tetap harus ekstra waspada terhadap konten lain di restoran tersebut.
      2.Mencari restoran vegetarian, minimal restoran yang vegetarian-friendly.
      Restoran vegetarian jelas hanya akan menyediakan menu-menu non-daging, dan jelas tidak akan menggunakan bumbu-bumbu berbahan dasar daging. Jadi restoran vegetarian relatif aman bagi muslim traveller. Namun jika tidak menemukan restoran vegetarian, minimal usahakan untuk mencari restoran yang vegetarian-friendly, yaitu resto biasa yang memiliki opsi menu vegetarian ataupun seafood.
      3.Makan di restoran seafood
      Bingung mencari restoran halal? Nggak ketemu sama restoran vegetarian maupun vegetarian-friendly? Ke resto seafood saja, karena seafood sudah pasti halal untuk di konsumsi.
      Begitu pendapat umum tentang seafood. Well, sebetulnya nggak sesederhana itu lho. Seafood-nya sih memang halal, tapi bumbu-bumbunya belum tentu lho, karena sudah jadi rahasia umum dalam masakan oriental pasti ada saja bumbu yang berasal dari sesuatu non-halal (seperti daging babi, darah, maupun alkohol). Berhubung nggak mungkin mewawancarai koki untuk bertanya tentang bumbu masakan setiap kali makan seafood, saya akan memberikan daftar menu seafood yang relatif aman (catat: relatif aman, bukan 100% aman yah) untuk dikonsumsi jika dilihat dari resepnya. Saya juga nggak menjamin menu-menu ini pasti halal, jadi feel free kalau mau kasih koreksi. Eh iya, daftarnya langsung dalam bentuk foto yah. Berikut foto-fotonya:
      Foto 01:
      (a.) Maeuntang (Spicy Fish Stew) [foto: Junho Jung/wikimedia], (b.) Sundubu Jjigae (Hot and Spicy Soft Tofu Stew) [foto: Avlxyz/wikimedia], (c.) Doenjang Jjigae (Vegetable and Seafood Stew) [foto: Koralex90/wikimedia], (d.) Saengseon Gui (Grilled Fish) [foto: Karendotcom127/wikimedia]
      Foto 02:
      (a.) Saengseon Jeon (Pan-fried Fish Fillets) [foto: å—å®®åšå£«/wikimedia], (b.) Tuna Kimbap (Tuna Roll Sushi) [foto: Jqn/wikimedia], (c.) Haemul Pajeon (Seafood Pancake) [foto: <==manji==>/wikimedia], (d.) Jjampong (Spicy Seafood Noodles) [foto: Alfpooh/wikimedia]
      Tambahan info, berikut beberapa menu lain (non-seafood) yang juga relatif aman untuk dikonsumsi:
      Foto 03:
      (a.) Bibimbap (mixed rice with vegetable and meat) [foto: Agnes Ly/wikimedia], (b.) Tteokbokki (rice cake) [foto: Adonis Chen/wikimedia], (c.) Kalguksu [foto: Jslander/wikimedia], (d.) Hobakjuk (Pumpkin Porridge) [foto: Nicole Cho/wikimedia]
      Itu sebagian menu yang bisa saya kumpulkan. Sebetulnya masih banyak sih, tapi sengaja nggak ditulis semuanya, soalnya tadi siang (waktu nulis ini) tiba-tiba jadi laparrrr (puasa, puasa..) haha..
      4.Makan di restoran fastfood
      Lho, kok resto fastfood? Bukannya menu daging di resto fastfood belum tentu halal? Maksudnya, belum tentu disembelih dengan cara yang halal. Yaps, memang betul menu daging di resto fastfood belum tentu disembelih dengan cara yang halal. Namun resto fastfood juga nggak melulu berisi daging, kan? Ada kentang goreng, burger non-daging, salad, dan banyak lagi. Jadi jika ragu dengan dagingnya, bisa memesan menu non-daging.
      Bagi yang masih meragukan kehalalan makanan di tempat-tempat yang sudah saya singgung di atas (biasanya mempertanyakan apakah dagingnya disembelih dengan cara halal, apakah peralatan makannya betul-betul bebas dari bahan non-halal, dan sejenisnya), ada tips kedua yang bisa dicoba, yaitu dengan memasak sendiri makanan yang akan disantap. Untuk memastikan kehalalan makanan, bisa membeli bahan makanan di toko halal, yaitu toko yang hanya menjual produk mentah yang halal. Misalnya saja, mie instan, roti, daging, dan sebagainya. Memang sih lebih repot karena harus menyiapkan sendiri makanan Anda, namun soal kehalalannya insya Allah lebih terjamin. Jika Seoul jadi salah satu kota tujuan wisata selama di Korea Selatan, daerah Itaewon bisa dilirik karena di area tersebut banyak terdapat restoran halal dan beberapa toko bahan makanan halal.
      Trus gimana kalau nggak yakin sama restoran halal, nggak nemu resto vegetarian/vegetarian friendly, nggak suka seafood, dan nggak bisa nyiapin makanan halal sendiri? Ada tips terakhir. Bawa saja makanan halal dari Indonesia, seperti mie instan, roti, nasi instan, dan lain-lain. Tapiiiiiii saya pribadi berpendapat kalau travelling nggak melulu soal menikmati obyek wisata, namun juga menikmati budaya setempat yang berarti juga menikmati produk kulinernya. Demi pengalaman wisata yang lebih lengkap, menurut saya nggak masalah jika harus repot-repot sedikit menyeleksi makanan halal. Masa sudah jauh-jauh pergi ke Korea Selatan, eh ujung-ujungnya makan Ind*mie juga? Hehe..
      Sebagai penutup, beberapa daftar kuliner halal di Korea Selatan bisa dilihat disini. Untuk informasi lebih lengkap tentang panduan makanan halal di Korea Selatan, bisa lihat ini.
      Semoga infonya bermanfaat yah!
      ***
      * Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.
    • By itsmeu
      안녕하세요~~ (Annyeong haseyo, Hello)
       
      Pertama-tama,Alhamdulillah, finally, akhirnya meu menjejakkan kakinya di Korea Selatan. Setelah nabung nabung, momok visa yang menakutkan akhirnya guys, aku berangkat juga ke salah satu country goals akooh, secara basicnya ak emang anak yg doyan korea-an baik kpop/drama dr jaman full house.
      Tanpa banyak curcol lagi...FR yg sudah aku janjikan pas nulis thread malaka...check it out...
       Jadinya tanggal 28 April – 5 Mei 2018 kemarin aku dan 2 tmnku berangkat ke negeri gingseng.
      Tiket pesawat Air Asia: PP 3.78jt + bagasi 1 (20kg) = 4.28 jt
      Lokasi penginapan: BB Hostel Hongdaeline (KW hongdaeline) : 380000 won/seminggu (private bathroom,kamar isi ber3 aja)
      Sebelumnya ak kasih dulu summary itin 1 minggu di Seoul:
      28/04: Nginep di Incheon T2 (done)
      29/04: Gyeongbokgung Palace, Bukchon Hanok Village (done)
      30/04: Ewha University dan sekitarnya, Namdaemun Market, Namsan Tower (done)
      01/05: Nami Island, King sejong statue, kyobo bookstore, cheonggyecheon stream, Myeongdong (done)
      02/05: Itaewon, Myeongdong dst (done)
      03/05: Napak tilas Kpop lol (Entertainment company,kroad star, Gangnam), seoul national univ (SNUFestival) (done)
      04/05: Pendakian gunung Acha (Achasan), DDP, Lotte mart pusat, Seullo, Hongdae street, Hangang river (done)
      05/05: Jimjilbang/Sauna, BT21 Hongdae store dan sekitarnya, ewha lagi, siap siap perjalanan pulang (done)
      Jujur ini itin sebenernya full banget hahaha karena ternyata jalan kaki di korea itu jauh-jauh dan di indo kebiasaan dimanjain abang ojol...kaki bengkak tapi hati bahagia no problemo
      to be continue~~
    • By Sindunora
      Halo semua :)
       
      Kali ini mau berbagi pengalaman jalan-jalan di Seoul Korea bulan desember kemarin.. karena pengen jalan2 yang beda dengan suasana yang beda maka dipilhlah korea. Eits jangan salah saya bukan pengemar K-pop atau drama korea, bahkan saya ga prnh nonton film drama Korea yang katanya bagus itu
      Perjalanan kali ini direncanakan awal tahun dan Alhamdulillah ga ada halangan menuju ke liburan impian..
       
       
      Hari 1 - Jakarta-KL-Incheon
       
      Di hari keberangkatan dengan berbekal tiket Lion air ke KL penerbangan jam 9 malam dan kemudian melanjutkan penerbangan dengan Air Asia ke Incheon.. ternyata bandara KLIA2 lumayan luas yah, sampe ke imigrasi dan pengambilan bagasi jauh banget dan bikin ngos2an..
      setelah beres dengan imigrasi dan pengambilan bagasi kami memutuskan beristirahat di bandara. lumayan banyak karpet-karpet empuk buat tiduran di sana sembari menunggu penerbangan ke incheon jam 7 pagi..
       
      Penerbangan dr KL - Incheon kurang lebih selama 6 jam.. tiba di incheon sekitar jam 4an. ternyata incheon bandaranya luas juga butuh waktu jalan kurang lebih 15 menit untuk keluar bandara. setelah berhasil nemu pintu keluar kami pun mencari sevel untuk membeli T-money. berhubung di sevel T-money habis kami pun memutuskan membeli tiket sekali jalan untuk naik subway.
       
      Ok kami pun menunggu subway dr bandara menuju seoul.. perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam (lumayan jauh yah... ). setelah sampai di stasiun yang kami tuju seneng donk bentar lagi membayangkan istirahat... eeh tapi ternyata menuju penginapan harus melalui perjuangan. ternyata yg dibilang kalo naik subway itu melewati naik turun tangga yg lumayan berliku liku terbukti benar. untuk keluar dari stasiun subway kami harus naik tangga yg lumayan dengan menenteng koper yang kami bawa oh no.. nampaknya selama di korea kita harus bersahabat dengan tangga
       
      dengan perjuangan menuju ke atas keluar stasiun dengan ngos2an akhirnya berhasil dan di sambut dengan udara korea yang -8 derajat hahaha...
      alhamdulillah jarak antara stasiun ke penginapan kami ga jauh. udah seneng niy nyampe penginapan eeh ternyata dapat kamar di lantai 4 ahahaha... gempor dan kaget2 kita membayangkan bawa koper lagi ke atas. akan tetapi yang punya guest house baik ko, mau ngangkatin koper kita2 istirahat pun dimulai dan makan malam menggunakan fasilitas guest house dengan membuat indomie yang di bawa dr indonesia hehe..
      nama penginapannya guest house station, rekomended loh..
       
      Hari 2 - Namsan Tower - Itaewon - Insadong - Myeongdong
       
      Hari pertama kami dimulai dengan bangun kesiangan semua akibat kecapean semua hihi.. perjalanan kami pun di mulai menuju ke namsan tower. perjalanan kami di mulai. tidak lupa kami membeli T-money dulu di sevel. kami isi 30.000 won cukuplah selama di sana.
      keluar dari subway (tetep dengan tangga yang panjang) kami pun berjalan ke namsan tower lumayan jalannya nanjak. sampai di namsan kami membeli tiket cable car untuk menuju tower. tiketnya 8000 won.
      sampai di namsan lumayan dingin sekali sampe jaket nembus hihi.. kali ini suhu -3 pemandangannya bagus di sana, mungkin karena banyak saljunya.
      selesai foto2 di namsan tower kami pun memutuskan untuk solat dhuhur di itaewon sekaligus mencari makanan yang halal di sana.
      menuju masjid ternyata harus dengan perjuangan juga yang jalannya kemesjid nanjak banget sampe ngosh ngosh-an nyampe d atas (nampaknya jalan di seoul kebanyakan nanjak2 )
      selesai solat kami pun menuju rumah makan halal di sana namanya rumah makan muree. dan saya pun memilih bimbimbab dan liquid juice (di korea sekali makan 13.000 won kurang lebih).
      tidak lupa mencicipi jajanan yg ada di Itaewon :)
       
      setelah selesai di Itaewon kami pun menuju Insadong. ceritanya mau nyicil oleh2 dulu biar enakan ga kepikiran oleh2 ternyata temen punya langganan di sana, dan kami pun dapet berbagai macam barang-barang murah dan dapet diskon dari eoni di sana :)
       
      selesai berbelanja kami memutuskan ke tujuan berikutnya Myeongdong.. di tempat ini surganya make up.. yang cewe pasti ngeborong make up deh di sini, secara katanya harga di seoul dan di indonesai 3x lipat. dan saya pun ikutan beli juga hehe...
      selesai acara hari ini kami pun kembali ke guest house jam 10 malem kemudian istirahat
       
       
       
      bersambung...

       
       
      Hari 3 - Nami Island - France petite - Garden morning calm
       
      Hari berikutnya rencana kami ke Nami Island, karena kami pikir sejalur maka kami sekalian ke france petite dan morning calm.. dari guest house menuju Nami Island memakan waktu kurang lebih 1 jam menggunakan subway. untuk menuju ke nami island stasiun yang di tuju adalah stasiun Gapyeoung. Turun dari stasiun dengan perjalanan tangga dan jalan menuju keluar stasiun cukup panjang serta ngos2an  akhirnya setelah keluar dari stasiun tergantikan dengan kegembiraan karena banyak hamparan salju di sana hihihi...
      seperti biasa foto2 tidak ketinggalan, rasanya kaya anak kecil yg liat salju seneng banget dan akhirnya bisa megang salju juga hahaha...
      setelah foto2 beberapa menit kami pun ngantri untuk naik bis menggunakan gapyeoung tour bus yang menuju penyebrangan ke nami island, france petote dan garden morning calm. dengan tiket seharga 5000 won. tiket dapat dibeli langsung di dalam bus karena supir merangkap kondektur. tiket bus ini harus simpan karena masih bisa di gunakan untuk perjalanan selanjutnya ke france petite dan garden morning calm.
       
      setelah sampai di pemberhentian pertama adalah di nami island kemudian berjalan menuju Imigrasi Nami Island. ternyata bekas salju yang sudah mencair membuat becek jalan, alhasil rok saya bagian bawah dengan sukses kotor semua hahaha...  Imigrasi Nami Island adalah pintu masuk menuju Nami Island. dari pintu masuk harus membeli tiket masuk seharga 8000 won.. dari pintu masuk harus menyebrang selama 15 menit kurang lebih.. saya lebih memilih di dalam kapal karena lebih hangat
       
      sampai di nami Island sudah banyak orang yang ngantri foto di depan air mancur yg membeku dengan view yang bagus dan sayang di lewatkan, saya pun tidak ketinggalan ngikut antri hihi...
      ternyata di nami island dingin sekali, mungkin karena masih banyak salju dan ada beberapa bagian yang becek karena salju yang mencair.. beberapa kali hampir terpeleset karena salju yang licin
      nami island banyak spot foto yang menarik, alhamdulillah ada rumah makan halal dan ada mushola-nya. ada tempat yang menarik di dalam ruangan menuju mushola, di sana banyak buku bahkan ada buku yang ditumpuk tinggi seperti tiang.
      setelah puas foto-foto di nami island perjalanan kami berlanjut ke france petite.
       
      kami pun menunggu bus gapyeoung dengan berbekal karcis yang dibeli tadi.. cukup lama juga menunggu bus datang, padahal antrian sudah cukup panjang.
      setelah bus tiba (kira2 30 menit) lumayan deg2an juga kami bisa naik bus ini atau nunggu 30 menit lagi.. alhamdulillah kami bisa naik walaupun berdiri.
      perjalanan pun dimulai.. rute jalan yg kami lewati berliku2 di pinggir bukit lumayan lama berdiri dan saya pun mulai mual karena bapak supir ngebut dan jalanan berliku serasa badan terpental pental dan dikocok2 hahaha...
       
      akhirnya sampai di petite france dengan perasaan mual masuk ke petite france dengan membeli tiket 8000 won, karena ada salah satu temen punya kupon potongan harga senilai 2000won akhirnya kami hanya membeli tiket seharga 6000 won. di petite france saya kurang menikmati karena badan jadi ga enak dan masih berasa mual dan pusing. dan udara mulai sangat dingin sekali sampai dinginnya mulai nembus jaket.. setelah temen2 puas foto2 dan kondisi saya dan teman saya mendingan, kami melanjutkan ke garden morning calm.
      kami pun kembali ngantri dan bus datangnya lumayan lama juga, dan udara semakin dingin brrrrr...
       
      kami pun menunggu bus kembali dengan masih menggunakan tiket yang tadi. Oh no naik bis lagi mual pun kembali, saya pun berusaha untuk makan permen dan tidur2an. bus pun berhenti dan teman di seblah saya lari keluar ternyata mual juga, ternyata yg mual bukan hanya saya saja
      sampai di garden morning calm sudah mulai gelap dan di sana memang sangat pas dikunjungi pas malam hari karena banyak lampu2 cantik yang dibentuk2 di sana. garden morning calm berbeda2 di setiap musim di korea. tiket masuk 8000 won, kali ini saya tidak menggunakan kupon potongan karena udah ga kepikiran akibat pusing dan mual blm selesai di tambah dingin kami pun kemudian menikmati pemandangan lampu2. setelah puas foto dan jalan2 kami memutuskan ke stasiun subway menggunakan taxi. danmengejar subway terakhir
      perjalanan hari ini sunguh penuh dengan pengalaman, sampai di guest house semuanya tepar...
       
      Day 4 - Istana Gyeongbokgung - Namdaemun - Gangnam
       
      hari ke 4 kami sengaja bangun kesiangan karena kecapean perjalanan dr Nami island. tujuan hari ini adalah keliling kota Seoul saja yaitu tujuan pertama adalah istana gyeongbokgung.. kami sudah mulai bersahabat dengan tangga walaupun sebenernya malam hari tidak bisa jauh2 dari counterpaint
      sampai di istana untuk masuk ke dalam istana bayar tiket. saya lupa persisnya bayar berapa karena saya nitip beli tiketnya. di istana ada beberapa bagian yang becek karena banyak salju yang mencair. seperti biasa setelah puas foto2 dan jeprat jepret sana sini (kami hanya sebentar di istana). perjalanan selanjutnya ke namdaemun
       
      menuju namdaemun kami sebenernya mau mencari oleh2 lagi, mencari pernak pernik yang belum dibeli tapi akhirnya kami ga dapet tempat, alhasil hanya muter2. dan hari ini meskipun cuaca panas akan tetapi banyak angin dan lumayan dingin sampe ga bisa lepas dari sarung tangan. bahkan sarung tangan pun tembus dinginnya. karena tidak dapat apa yang dituju kami pun akhirnya hanya jajan tteokbokki dan topoki untuk mengganjal perut..
       
      perjalanan di lanjutkan ke gangnam street. di gangnam street kami hanya mencari makan malam dan ternyata ada kejadian salah pesan. karena saya kelelahan saya pun minta di pesenin temen sambil menunjuk minuman, temen saya bilang ini pir dan lemon. jreeeng... setelah datang ternyata temen saya salah denger, ternyata itu bir plus lemon bukan pir hahaha...
      untung bisa ditukar huuuff..
      kembali ke subway sebelum menuju guset house ternyata di gangnam banyak baju2 yang menggoda, kami mampir belanja sebentar sambil cuci mata lagi
      perjalanan hari ini cukup di sini karena sudah malam kami kembali ke guest house
       
      Day 5 - Insadong - Myeongdong - Incheon
      Hari ini hari terakhir kami di guest house karena pesawat kami pagi dan ga memungkinkan subuh berangkat dari guest house ke bandara, dan harus cek in jam 6 subuh.
      kami pun cek out dan menitipkan koper kami di guest house karena kami masih akan belanja oleh2 lagi di insadong dan myeongdong lagi..
       
      di Insadong kami kembali ke toko eoni yang kmrn, eoni ini lumayan bisa bahasa indonesia jadi bisa nawar2 juga ... di sini kami lebih lama di insadong, selain karena kami belanja dan hari ini bertepatan dengan hari jumat yang cowo2 ke Itaewon untuk solat jumat di sana.. hampir setengah hari kami di sini muter2 belanja hehe..
      selesai belanja di insadong dan bertemu kembali dengan teman yang habis solat jumat kami pun melanjutkan perjalanan ke Myeongdong..
       
      di Myeongdong pun kembali kita belanja kosmetik dan pernak pernik lain sampai malam.. selesai belanja kami pun kembali ke guest house untuk rehat sejenak skaligus makan malam dan solat. setelah beres semuanya kami pun melanjutkan perjalanan kami menggunakan subway kembali ke bandara.
      sampai di bandara jam setengah 11 malam, kami pun membeli makanan di sevel dan melanjutkan mencari tempat untuk istirahat dan tidur sambil menunggu jam 6 untuk cek in pesawat..
       
      Day 6 - Incehon - KL
      Penerbangan kami jam 7 pagi menggunakan AIr Asia, selama di penerbangan saya memilih untuk tidur. lumayan bisa tidur karena di bandara saya ga bisa tidur hehe... sampai di KL kurang lebih jam 4 sore waktu KL, kami pun istirahat kembali dan menggunakan kesempatan untuk ganti baju, makan dan solat..
      penerbangan kami menuju jakarta menggunakan pesawat Air asia jam 9 malam (lupa persisnya jam berapa), ternyata pesawat kami delay beberapa menit. jam setengah 10 malam akhirnya pesawat take off
       
      Day 7 -KL - Jakarta
       
      alhamdulillah sampai ke jakarta dan kembali ke rumah masing2. tentunya kangen dengan makanan indonesia hihi..
       
       
      Perjalanan ke Korea sangat banyak pengalaman, liburan akhir tahun yang menyenangkan.. tahun ini liburan ke mana lagi yaaaa....
       
       


































    • By Fitrie Lilian
      Haloo
      Lagi cari teman jalan bareng ke Busan n Seoul untuk tgl 18 - 24 april 2018 ,tgl 18 april 2018 pkl.01.30 wib dari Kuala Lumpur (KLIA2) ke busan, tgl 19 April sore, berangkat ke seoul , rencana via train, tgl 19 - 24 April di Seoul, kalau ada yg punya schedule sama atau mau jalan bareng bisa wa ke no saya 08153036271 untuk visa sendiri, punya saya sudah di setujui.
      Terima kasih
       
       
       
       
       
    • By Putri Parameswari
      Hai,
      Salam kenal, aku putri
      Aku ada rencana ke korea di tanggal 18 - 24 april 2018
      Mau nyari temen untuk sharing cost dan bareng selama disana
      Sejauh ini aku baru berdua sama temenku

      Let me know kalo ada yang mau join
      Thank you!
    • By Endah Nurdianti
      Hi,
      Saya rencana mau ke Korea spring 2018 ini yaitu di bulan april. Mungkin tanggal 13-22 april sklian for my bday celebration on the 19th. Cari temen ( cewe) buat traveling bareng karna gk biasa solo travel juga. Untuk jalan2nya disana bisa diskusi lebih lanjut. 
      Line : 19frenchie