• 0
dernz27

[ASK] Rekomendasi pantai di Malang yang boleh berenang dan kuliner unik di Malang

Question

Halo semua,

Salam Kenal :melambai

Sesuai judul, saya ingin tanya pantai mana saja di daerah selatan malang yang kita bisa berenang atau main main air cantik gitu hehehe..

ps : selain pantai tiga warna dan gatra ya, karena kesananya hari kamis dan pengelolanya tutup hari kamis.

 

Sesudah capek2 di pantai, saat nya makan nih... tp butuh referensi juga kuliner enak unik di malang rekomendasi teman-teman jalan2.com

 

Thanks before :tersipu

Share this post


Link to post
Share on other sites

3 answers to this question

  • 0
20 hours ago, deffa said:

@dernz27

Pantai Goa Cina bisa tuh dan Pantai Balekambang juga bisa mas :) 

Oooh bisa yah..

Soal nya nyari2 info di google kok pada bilang ga boleh nyebur karena ombak nya gede.. hehehe..

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
57 minutes ago, dernz27 said:

Oooh bisa yah..

Soal nya nyari2 info di google kok pada bilang ga boleh nyebur karena ombak nya gede.. hehehe..

Kalau main dan berenang di pinggiran seh bisa aja, kemarin saya begitu di Pantai Balekambang, tapi kalau ke tengah ya jangan :)

@dernz27

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By vie asano
      Setelah jalan-jalan mengelilingi Tokyo menggunakan berbagai sample itinerary yang telah saya bagi dalam beberapa seri tulisan sebelumnya, supaya nggak jenuh, kali ini saya ingin berbagi sesuatu yang sedap-sedap dulu deh. Ya, kulineran! Hoho.. Namun kuliner yang akan saya informasikan kali ini bukanlah kuliner ala street food maupun kuliner yang biasa dikenal oleh para pecinta kuliner Jepang seperti sushi dan ramen, namun kuliner paling top di antara jajaran kuliner Jepang lainnya yaitu kaiseki ryori. Ada yang pernah dengar kuliner itu?
      Tentang Kaiseki Ryori
      Setiap negara yang memiliki sejarah kuliner yang panjang pastilah memiliki kuliner khas yang sangat istimewa dan bisa disebut sebagai haute cuisine. Maksud dari haute cuisine disini adalah kuliner tingkat tinggi yang membutuhkan persiapan khusus dan presentasi tingkat tinggi. Nah, dalam khasanah kuliner Jepang, haute cuisine di negara Matahari Terbit itu adalah kaiseki. Ada 2 jenis kaiseki, yaitu kaiseki ryori dan cha-kaiseki (kaiseki yang dihidangkan saat upacara minum teh) namun yang akan saya bahas kali ini adalah kaiseki ryori.
      Kaiseki ryori merupakan set makanan multi menu yang sudah mulai disajikan sejak ratusan tahun silam. Berawal dari set makanan yang disajikan saat upacara minum teh, kaiseki ryori kemudian berkembang menjadi menu yang biasa disajikan di kalangan bangsawan. Uniknya, nama kaiseki ryori sendiri tidak mengandung unsur haute cuisine, karena kaiseki dalam kaiseki ryori secara literal diterjemahkan sebagai batu di dada yang diambil dari kebiasaan pendeta Zen yang selalu menggunakan batu hangat untuk membantu menahan lapar. Bukan untuk dimakan yah, namun untuk dibungkus kain dan disimpan di dekat perut. Kalau dijelaskan terlalu detail nanti malah akan pusing sendiri, jadi kita skip dulu langsung pada inti kaiseki ryori yah.
      Yang membuat kaiseki ryori istimewa
      Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, menu kaiseki ryori terdiri dari multi menu. Dalam satu kali penyajian, jumlah menu yang ditampilkan bisa mencapai 9-10 menu atau lebih. Tenang, tak perlu khawatir akan kekenyangan karena seluruh menu disajikan dalam porsi mungil, dan tentu saja dengan presentasi yang sangat baik.
      Foto 01:
      Contoh set menu kaiseki ryori [foto: 663highland/wikimedia]
      Yang membuat kaiseki ryori ini menarik, dari seluruh menu yang disajikan, tidak ada pengulangan bahan makanan maupun pengulangan teknik memasak. Jadi jika saja (misalnya) wortel sudah digunakan pada satu menu, dia tidak akan digunakan pada menu lainnya. Kecuali untuk menu ikan yang bisa menggunakan beberapa jenis ikan, sehingga tak bisa disebut sebagai pengulangan bahan makanan. Tak hanya bahan makanan yang tidak diulang, namun teknik memasaknya juga tanpa pengulangan lho. Jadi jika ada 10 masakan, ya diolah dengan 10 cara yang berbeda.
      Tambahan lainnya, kaiseki ryori sangat mengutamakan bahan-bahan lokal. Jadi sebuah menu yang sama bisa terdiri dari kombinasi bahan yang berbeda jika dibuat di dua daerah yang berjauhan maupun dibuat pada musim yang berbeda. Mayoritas bahan dalam kaiseki ryori biasanya berasal dari pasar lokal dan menonjolkan keistimewaan dari daerah tersebut. Bagi yang bingung, dalam kaiseki ryori koki memang diijinkan untuk menambahkan bahan musiman yang bisa ditemukan di daerah tersebut, dan itulah yang membuat kaiseki ryori di seluruh Jepang bisa berbeda-beda dan kaya rasa.
      Menu-menu dalam kaiseki ryori
      Biasanya, menu kaiseki ryori dibagi dalam beberapa bagian: makanan pembuka, hidangan utama, shokuji (hidangan nasi), dan makanan penutup. Berikut ini detailnya, dan contoh fotonya mengambil menu yang disediakan di Iwasaki Mansion, Tsukiji, Tokyo:
      Untuk makanan pembuka, bisa terdiri dari minuman beralkohol (biasanya ukuran kecil). Umumnya minuman beralkohol yang disajikan adalah alkohol produksi lokal maupun anggur manis. Tambahan lainnya adalah makanan pembuka ukuran kecil sebelum masuk ke makanan utama.
      Foto 02:
      Contoh menu pembuka: Steamed Tofu and Okura with sea urchin, with tiger prawn in jelly, eel sushi, steamed duck, and pike conger [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk makanan utama, bisa terdiri dari beberapa menu yang diolah dengan teknik yang berbeda-beda. Beberapa menu yang masuk dalam list makanan utama ini antara lain: suimono (sup), sashimi (daging mentah yang diiris tipis), nimono (makanan rebusan), yakimono (makanan panggang), agemono (gorengan), mushimono (kukusan), dan sunomono (makanan berbahan cuka).
      Foto 03:
      Contoh menu rebusan: Terong dalam miso dengan bayam [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 04:
      Contoh menu gorengan: deep fried matsutake mushroom, zucchini, and pine leaf [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 05:
      Contoh menu sashimi: Snapper, with lobster, tuna and squid [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 06:
      Contoh menu bakar: Grilled wakasa (rockfish), with grilled beef in miso, potato, and decorative cut ginger [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk shokuji, set-nya biasanya terdiri dari nasi, sup miso, dan tsukemono (acar). Biasanya set ini disajikan menjelang akhir acara makan, yaitu menjelang dessert.
      Foto 07:
      Contoh shokuji: Nasi dengan jahe [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk dessert, makanan penutup yang disajikan biasanya adalah buah lokal segar. Bisa juga makanan penutup tradisional khas Jepang lainnya.
      Foto 08:
      Contoh dessert di Iwasaki Mansion, Tsukiji, Tokyo: menu buah-buahan [foto: Chris 73/wikimedia]
      Oya, contoh di atas betul-betul hanya contoh kasar saja ya. Masih ada beberapa menu dengan teknik masak yang berbeda yang belum saya masukkan dalam list di atas, seperti suzakana (makanan kecil untuk membersihkan piring), shiizakana (makanan sejenit hot pot), dan lain-lain.
      Foto 09:
      Contoh side dish: Jelly fish sashimi [foto: Chris 73/wikimedia]
      Dimana bisa menemukan kaiseki ryori?
      Tertarik mencoba kaiseki ryori? Kuliner ini bisa ditemukan di berbagai restoran tradisional Jepang. Namun perlu diperhatikan, tak semua restoran tradisional menyajikan kaiseki ryori yang asli lho. Ada tips-nya untuk membedakan mana restoran yang menyajikan kaiseki ryori asli dan abal-abal. Restoran yang tutup di siang hari biasanya menyediakan kaiseki ryori yang asli. Menyajikan kaiseki ryori membutuhkan persiapan yang sangat panjang, sehingga restoran yang betul-betul asli akan tutup di siang hari karena berkonsentrasi penuh untuk menyajikan kaiseki ryori malam hari.
      Alternatif lainnya, kaiseki ryori ini bisa ditemukan di berbagai ryokan alias penginapan tradisional Jepang. Biasanya ryokan akan menyediakan set menu tersebut saat makan pagi atau malam. Karena itulah harga menginap di ryokan lebih mahal dari jenis akomodasi lainnya karena sekaligus mencakup biaya makan. Untuk informasi dan panduan tentang ryokan, bisa baca disini: From A to Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional ala Jepang (1) dan From A to Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional ala Jepang (2-end).
      Foto 10:
      Contoh set menu yang disajikan di sebuah ryokan [foto: Tomo/wikimedia]
      Yang perlu diperhatikan
      Kaiseki ryori itu mahal, jendral! Untuk sebuah haute cuisine, jangan heran jika harga satu set kaiseki bisa mulai dari 15000 yen hingga 40000 yen per-orang. Memang sih ada juga kaiseki yang dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau antara 4000 yen - 8000 yen, namun tentu saja kelengkapannya akan berbeda dengan restoran kelas atas.
      Siap untuk mencoba kaiseki ryori saat wisata ke Jepang?
      ***
      *Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.
    • By Burhan Abdillah Sanjaya
      Kabupaten Malang merupakan tonggak utama dari Kabupaten Jawa Timur dalam dari sektor objek wisata. Berbagai jenis wisata ada disana mulai dari edukasi, keluarga, spot-spot foto corner, kuliner terlebih wisata alam Malang cukup menarik dikunjungi. Keindahan dari pantai bukit Teluk Asmara Malang cukup viral di berbagai sosial media, sudah banyak review positif membahas wisata alam Malang tersebut. Pantai Malang ini tergolong objek wisata baru di Malang, sehingga tentu masih terjaga keasrian serta kebersihan di sekitar pantai, air dan pesisir teluk asmara.

      Buat kawan seorang pecinta alam dan sedang mencari destinasi wisata untuk mengisi liburan berkesan bareng keluarga maupun teman, maka tak ada salahnya memasukkan Teluk Asmara beach kedalam daftar agenda wisata. Selain tergolong masih sepi pengunjung karena wisata baru, ketika kawan pertama kali menginjakkan kaki disini, maka langsung disuguhkan panorama pasir putih yang membentang begitu luas serta perpaduan fenomena gulungan ombak yang datang menghampiri bibir pantai. Hal tersebut lah membuat siapa pun dibuat betah berlama-lama disana walaupun sekedar berenang, seru-seruan bermain air atau hanya sekedar relaksasi.
      Kalau dari segi fasilitas disana masih tergolong minim kawan, ya wajar-wajar aja sih sebab wisata baru diantaranya minim penjual makanan-minuman, tempat ibadah belum ada. Ya, kita berharap aja kali, mungkin kedepan nya Pemkab Malang atau pihak swasta lebih memperhatikan potensi pantai Malang ini. Oleh sebab itu buat kawan memutuskan berlibur kesana, maka disarankan membawa bekal sendiri dari rumah ya. 

      Meskipun dari segi fasilitas memang sih kurang memadai, tetapi ada yang baru loh di Pantai Teluk Asmoro Malang yakni berupa spot-spot foto ciamik sehingga memberikan kesan wisata kekinian. Hal paling disenangi oleh pengunjung yaitu berswafoto lalu berpose di bukit cinta. Nah, kawan pun setelah berpuas berfoto ria, diperbolehkan kok bersantai diatas bukit sembari menyaksikan panorama pantai dari atas ketinggian. Dari atas bukit selain bisa menyaksikan keindahan air laut membiru, disana pun terlihat pula batu-batu karang hampir menyerupai pulau-pulau kecil mirip seperti di raja ampat deh.
      Lokasi Pantai Bukit Teluk Asmara Malang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Sedangkan harga tiket masuk wisata pantai Malang ini dirasa agak mahal bila dibandingkan objek wisata baru lainnya terlebih fasilitas wisata masih kurang lengkap. Harga tiket dibandrol Rp. 10.000 per orang, belum termasuk ongkos parkir kendaraan Rp. 5.000 hingga Rp. 15.000 per kendaraan.
      SUMBER
    • By satria11
      Kali ini ada video ttg perjalanan saya hihihi, ada 4 part sisanya bisa kunjungi channel sayaa....
       
       
      Soon Medan - Malaysia :>
    • By Linda Kusumo
      Hayooo ... siapa yang hobinya selfie-selfie ... ? Nah, kalo itu kamu dan lagi mampir di kota Malang, wah ... pas banget, tuh ... moment-nya. Soalnya ada sebuah lokasi buat selfie-selfie sampai sepuas hatimu , loh ... Namanya Kampung Warna-Warni Jodipan. Apaan, tuh ... ???
      Okelah ...  Ada istilah tak kenal maka tak sayang, ya. Jadi kita intip dulu, yuk ... sejarah terbentuknya Kampung Warna-Warni ini ...
      Berawal dari sekelompok mahasiswa Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yaitu GuysPro yang harus mengerjakan tugas kuliah praktikum PR dan Event Management di kampusnya. Mereka harus menggandeng klien yang nyata, loh ... Akhir kata mereka mendapatkan klien dari perusahaan cat Indana Paint yang punya pabrik di kota Malang. Pada tanggal 4 Mei 2016 mereka mempresentasikan rencana mewarnai kampung Jodipan di depan direksi Indana Paint.
      Sebelum dicat dengan tema "Decofresh Warnai Jodipan",  warga kampung Jodipan melakukan kerja bakti terlebih dulu untuk membersihkan kampung, baru kemudian dicat oleh tukang dan dengan cat yang keduanya sudah disiapkan oleh pihak Indana Paint. Ternyata ide ini justru menjadikan Kampung Jodipan sebagai salah satu tujuan wisata Kota Malang, loh ... Selain mengubah perilaku kurang baik dari warganya yang semula sering buang sampah sembarangan, keberadaan Kampung Warna-Warni ini ternyata juga dapat meningkatkan perekonomian warganya (suryamalang.tribunnews.com/5 September 2016). Nah ... Sekarang kita ulas kampungnya, ya ...
      Sebetulnya pintu masuk ke Kampung Warna-Warni ini ada 2, ya ... Cuma bagi kamu yang dari luar kota Malang, sebaiknya masuk dari Kampung Tridi saja yang jaraknya tidak jauh dari stasiun Kota Baru Malang. Apa lagi sih, Kampung Tridi itu ?
      Jadi Kampung Tridi itu berseberangan dengan Kampung Warna-Warni yang hanya dipisahkan dengan Sungai Brantas. Sesudah Kampung Warna-Warni booming, Kampung Tridi ini segera berbenah diri juga, ya ... Selain pemukiman penduduknya dicat warna-warni trus digambari juga dengan (maunya) gambar 3 dimensi. Cuma, ya ... jangan berharap lebih sama kualitas gambarnya, ya ... Maklumlah ... HTM-nya juga cuma Rp.2.500,- aja, sedangkan HTM Kampung Warna-Warni cuma Rp.2.000,- (jadi terlalu sadis kayaknya kalo kualitas gambarnya dibandingin sama museum 3D yang HTM-nya bisa puluhan ribu sampe seratusan ribu itu, loh ...hehehe ....).
      Pada tanggal 9 Oktober 2017, jembatan kaca yang menjadi penghubung antara Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi diresmikan oleh Walikota Malang. Jembatan ini memiliki panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter dan mampu menampung 50 orang. Inspirasinya, sih mengambil dari jembatan kaca di Tiongkok. Tapi memang gak seluruh lantai jembatannya dari kaca, ya ... Cuma sedikit saja, kok ... di tengahnya. Jadi gak usah ngeri, deh  pas melewatinya.
      Kalo kita bawa kendaraan roda 2, sih gak masalah karena bisa diparkir di halaman parkirnya kampung Tridi ini, ya ... Tapi kalo kita bawa kendaraan roda 4, sebaiknya memang diparkir di halaman stasiun Kota Baru-Malang trus kita jalan melipir, dah ... ke arah jembatan Jodipan. Naek becak juga bisa, sih ... Jaraknya memang nanggung, tuh ... Buat yang gak hobi jalan dan gak betah panas, ya ... sedikit jauh. Tapi kalo naek becak, juga terlalu dekat. Paling mahal Rp.10.000,- Di lokasi penduduknya juga banyak yang berjualan makanan dan minuman sampe jualan sandal japit warna-warni juga ada, loh ... hehehe ... Selain buat antisipasi kalo sepatu atau sandalnya lepas gara-gara keasikan foto-foto, bisa juga dijadikan cendera mata.
      O'ya ... kalo datengnya pas musim liburan, kusarankan datangnya sepagi mungkin, ya ... karena jam 6 pagi, kampung ini sudah menerima pengunjung, loh ... Selain hawanya masih segar dan tidak panas,  jumlah pengunjungnya juga masih sedikit. Soalnya semakin siang pengunjungnya semakin mbludak dan kita sudah gak bisa bebas lagi poto-poto di spot-spot kerennya. Jangan lupa juga bawa power bank, ya ... soalnya dijamin bakalan bolak-balik charge hp, tuh .... Banyak banget spot potonya yang keren-keren, loh ...  Zuerrrr .....
       
       
       
       
       
       





    • By petrus.sitepu
      Pada saat anda mengunjungi sebuah kota yang belum pernah anda datangi, alangkah baiknya apabila anda mencari makanan dari kota khas tersebut. Seperti penulis lakukan ketika mendatangi kota cirebon, penulis mulai mencari makan khas dari kota Cirebon. Sebut saja tahu gejrot, nasi leko, dochang, dan tentu nasi jamblang. Pasti akan menjadi salah satu pilihan anda ketika wisata kuliner ke kota cirebon. 
      1. Dochang
      Makan asli cirebon ini merupakan perpaduan dari lontong, toge daun singkong, kerupuk yang dicampur dengan sayur oncom doge. Waktu yang tempat untuk makan docang adalah pagi hari, dan lokasi yang direkomendasi untuk makan docang di depan pasar keraton kanoman. Harga seporsi untuk docang seharga Rp 15,000.
      2 Nasi Leko
      Sego lengko merupakan sebutan untuk nasi leko oleh masyarakat cirebon. Nasi leko merupakan percampuran tempe, tahu, tauge, potongan timun yang ditaruh diatas nasi dan disiram dengan bumbu rujak dan kecap. Harga untuk satu porsi nasi leko seharga Rp 15,000.
      3. Nasi Jamblang
      Ketika makan nasi jamblangan rasanya sama ketika makan di rumah makan padang yaitu penuh dengan lauk. Satu bungkus nasi yang dibungkus dengan daun jamblang bisa menggunakan 3-4 lauk yang disediakan tentunya dengan porsi lauk yang tidak terlalu banyak. Hampir 15 lauk disediakan penjual dari tahu dan tempe bacem sampai dengan sate telor puyuh. Harga untuk satu porsi nasi jamblang dengan 2-3 jenis lauk seharga Rp 30,000 – Rp 40,000 tergatung pilihan lauk.
      Keunggulan dari nasi jamblang yaitu daun pebungkus nasinya yang menggunakan daun jamblang.
      4. Tahu Genjrot
      Tahu gejrot sendiri banyak ditemukan dikota kota besar di Indonesia, seperti di Jakarta. Satu set tahu gejrot terdiri dari 2-3 tahu yang diiris sedang yang disiramkan dengan kuah yang sudah dicampur dengan bumbu antara lain cabe, bawang putih, bawang merah dan gula merah. Rasa yang ditimbulkan ketika anda memakan tahu gejrot yaitu semangat untuk mengeliligi kota cirebon. Harga untuk satu porsi tahu gejrot seharga Rp 10,000
      Jadi makanan apa yang pernah anda coba? selain tahu gejrot? Selamat menikmati wisata kuliner cirebon.
    • By Mehamidah
      Hai kaka2, boleh dong minta saran enaknya dari bandar Juanda ke Malang naik apa ya?
      trus juga tolong rekomendasiin dong hotel di Malang, Batu n Surabaya yg cocok utk honeymoon, lumayan deket dgn tmpat wisata n masih ramah di kantong hehe walopun judulny honeymoon tetep berusaha budget travelling