• 0
Benedictus Dennis

Jalan jalan bareng Labuan Bajo/Sail Komodo Agustus 2017

Question

Halo semua,

saya dennis,24 tahun, mahasiswa kedokteran Jerman semester 10, lagi mau cari temen (bebas: wanita atau pria) yang mungkin juga mau jalan bareng. sejauh ini saya sendiri, belum ada temannya. Rencana saya akan memulai perjalanan dengan Sail Komodo 28 agustus 2017, senin (ambil yang paling murah ajah, dan ambil yang opentrip dan berangkat rutin setiap senin atau kamis itu), Harga estimasi 1,55 juta per orang 4d3n (all in, di luar hotel dan pesawat menuju sana. Harga ini, saya dapet dari salah satu agensi yang nawarin saya. Kalau ada temen2 yang tau tawarin lain yang lebih murah, akan lebih baik dan lebih baik! :) Sail Komodo akan berakhir pada 31 Agustus 2017, pagi di Pelabuhan Bangsal, Lombok. 

berikut website ttg details perjalanannya:

http://www.indonesiantrip.net/2015/08/live-on-board-sailing-komodo-trip-4d3n.html

saya open dengan masukan dan bantuan dari temen2 juga.

bisa kontek saya secara langsung di benedictusdennis@hotmail.com

Terimakasih:)

Hiduplah Indonesia Raya

Share this post


Link to post
Share on other sites

3 answers to this question

  • 0

Saya juga ada rencana bulan agustus tgl 22 ke komodo. Tapi saya tidak mau LOB dari lombok. Karena LOB dari lombok itu akhirnya dilabuan bajo, tidak bisa ikut kembali ke lombok. Dari labuan bajo kita harus cari transportasi sendiri untuk kembali ke rumah 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Berangan Trip Organizer
      Pulau Sumba yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, adalah pulau yang menyajikan warna lebih memikat daripada sekadar tangkapan lensa kamera. Inilah tempat untuk Anda melihat perang lembing dengan berkuda (Pasola) yang memukau. Lebih dari itu pun pulau ini menyajikan rentetan rumah adat tradisional, kubur batu, air terjun, dan pantai-pantai berpasir putih yang indah.

      Date :
      07 – 10 Oktober 2017 13 – 16 Januari 2018 29 Maret – 1 April 2018 10 – 13 Mei 2018 07 – 10 Juli 2018 Itinerary :
      HARI 1 SUMBA BARAT DAYA (L, D) Bandara Tambolaka – Kampung Ratenggaro – Pantai Pero (sunset)  HARI 2 SUMBA BARAT DAYA (B, L, D) Tanjung Mareha – Pantai Bawana – Pantai Mandorak – Danau Weekuri  HARI 3 SUMBA BARAT – SUMBA TIMUR (B, L, D) Kampung Prai Ijing – Air Terjun Lapopu – Bukit Wairinding – Pantai Walakiri (sunset) – Waingapu  HARI 4 SUMBA TIMUR (B) Savanna Puru Kambera – Kampung Kalu (pengrajin kain tenun Sumba) – Bandara Waingapu  (B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)
      Include :
      Airport transfer Transportasi darat (mobil AC) Tiket masuk objek wisata 2N hotel AC di Tambolaka 1N hotel AC di Waingapu Makan sesuai jadwal Air mineral Guide Parkir, donasi Exclude :
      Tiket pesawat Hal-hal yang tidak disebutkan di atas Rekomendasi flight :
      Jkt – Bali – Tambolaka              : Wings Air 10:20 – 11:45 Waingapu – Bali – Jkt                : Nam Air 14:05 – 15:20 Waingapu – Kupang – Jkt         : Nam Air 12.40 – 17.50 Terms and Conditions :
      Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan 50% DP. Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak dapat meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat. Contact :
      Intan Primadewati
      Call/WhatsApp : +6281233843907
      Pin BB : 5368F674
      Indra Yulianto
      Call/WhatsApp : +6281286944675
      Pin BB : 5C661E17
      Email : marketing@berangan.com
      Facebook : Berangan Trip Organizer
      Twitter : @berangan_trip
      Instagram : @berangan_trip
    • By thissa
      Hello everyone,
       
      I am newbie in this forum. I am very challenged to have Sumatra road trip, ada yang punya minat yang sama kah?
      gw nggak bisa nyetir tapi nanti kompensasinya gw patungan sedikit lebih di bensin gpp. 
       
      So please message me if you have the same interest my email : thissayonap@gmail.com
       
    • By twindry

      Yosh!!! setelah kehilangan ide mau nulis apa lagi, akhirnya dapat wangsit juga mau nulis apa. berbekal pertanyaan2 teman sekantor saya yang akan berangkat ke jepang, maka muncullah ide untuk nulis "Do and Dont. Hal-hal yang perlu diperhatikan selama di jepang". disini saya akan menjelaskan beberapa peraturan tidak tertulis yang berlaku di jepang. semoga postingan ini bisa membantu teman2 yang akan ke jepang untuk pertama kalinya ya.
       
      1. Dilarang makan / minum selama menggunakan transportasi umum
       

      source : mbah gugel
      jepang terkenal akan kebersihan lingkungannya. jangankan makan / minum, ngomong bisik2 aja sebenarnya tidak boleh selama kita berada di transportasi umum semisal subway, kereta, atopun bus.
       
      2. Ngomongnya bisik2 aja ya
       

      ssst jaga ketenangan gan
      saya juga kurang tau kenapa orang jepang semuanya diam ketika berada di dalam transportasi umum. ada yg dengerin lagu di hp pake headset, ada yang baca komik, ada yang maen game (tapi silent), dll. bahkan bus pariwisata yang saya tumpangi ke kawaguchiko aja ngak boleh ngomong kuat2. padahal bus nya untuk hepi2 loh kan. bahaha. yang jelas kalo teman2 mau ngomong di dalam bus ato subway, bisik2 aja ngomongnya. biar ngak diliatin ama seisi penumpang ato di tegur ama supir bus (kayak saya). bahkan telepon seluler pun harus di silentkan ya kalo di transportasi umum. jangankan hp bunyi, permen jatoh aja kedengaran sampai ke ujung gerbong. bahahah. tahan malu aja kalo tiba2 hp bunyi pas di dalam subway. biasa.... panggilan bisnis (jualan ke tante2) bahahah.
       
      3. No Tip
       

      source : mbah gugel
      bagi teman2 yg suka kasi salam tempel alias ngasi tip, kalo udah di jepang ngak perlu lagi ya. karena kalo ngasi tip adanya malah di teriakin ama yang dikasi. kirain uang teman2 ketinggalan.
       
      4. Habis makan beresin sendiri
       

      tuh di sediain kain pel di atas meja. buat lap muka juga oke karena sueger kainnya bahaha
      nah ini yang masih agak kurang di budaya kita. padahal bagus loh budaya ini. di jepang sehabis makan di rumah makannya, konsumen sendiri lah yang beresin meja nya. mulai dari beresin remah2an makanan yang berceceran di meja, sampai nge lap meja yang udah dipake. jadi jangan heran kalo misalnya kita lupa beresin meja dan di teriakin ama penjaga tokonya. kan malu bahaha kecuali #thepowerofsetianovXXXX bahahaha (no offense)
       
      5. Nyebrang liat kode ya
       

      begitu lampu ijo yang nyebrang kayak gini. awas kebawa arus
      bagi teman2 yang ngak peka kode2an, kalo di jepang agak peka dikit ya. meskipun bukan cuman di jepang sih. rata2 di luar negeri kita ngak bisa nyebrang sembarangan. harus di zebra cross dan ada kode ato tanda tertentu. kalo di jepang lampu warna ijo dan ada tanda bunyi dari tiang lampunya berarti kita boleh nyebrang. jangan coba2 nyebrang sewaktu lampunya merah. karena bisa tiba2 ada kendaraan yang belok ndak ngak liat kita. kecuali di jalan kecil dan jalanan agak sepi. itupun nyebrangnya kudu liat kanan kiri juga ya. daaaan tenang aja. di sini ngak ada yang kasi lampu sen kanan belok kiri. ato yang kasi lampu sen tapi ngak belok2
       
      6. Slrrrrrpp slrrrp sllrrrrrp
       

      croooott *eeh* sslllrrrrppp enaaaak
      kalo makan mie di jepang, suaranya di keluarin ngak apa2 kok. itu artinya mie yang sedang kita sedot itu rasanya mantap. mau makan ala son goku ato pun naruto ngak apa2 kecuali di rumah makan padang di indo ya. hahah malu di liatin
       
      7. Dilarang lemot

      jangan tiru kami ya karena telat naek bus nya (simak kisahnya di postingan sebelumnya)
      transportasi di jepang terkenal akan ketepatan waktunya. jadi, bagi yang suka ber leha2 harap di kurangin sedikit. karena pasti itin bakal kacau balau kalau ketinggalan kereta ato bus. masih mending frekuensi kereta ato bus nya cuman beberapa menit sekali. lah kalo sejam sekali? pesai nunggunye kalau kata orang pontianak
       
      8. ikutin arus orang di eskalator

      kanto = tokyo, yokohama, dan sekitarnya. kansai = kyoto, osaka, hiroshima, dan sekitarnya (source : mbah gugel)
      kalo ketemu eskalator di bandara, stasiun, mall, ato tempat2 umum lainnya, ikutin arus orang2 yang ada. jangan sembarangan berdiri. rata2 di jepang kita harus berdiri di sebelah kiri kalo pake eskalator. jalur kanan khusus untuk pengguna lain yang sedang terburu2. ada beberapa daerah di jepang yang berdiri di kanan dan ada pula yang di kiri. jadi ikutin arus aja ya. kecuali kalo emang lagi buru2. lari aja di sepanjang jalur kanan. ngak bakal ada yang halangin. kayak cerita perjalanan ke kawaguchiko saya kemarin.
       
      9. alat makan bukan untuk mainan
       

      source : mbah gugel
      jangan mengetuk2an alat makan ke meja ataupun piring ato mangkok
       
      10. jangan merusak alam

      pungut yang udah gugur aja ya
      kalo ke jepang pas musim semi ato gugur, bunga sakura atopun momiji nya yang masih nempel di pohon jangan di petik ya. yang boleh di ambil cuman kelopak sakura ato pun daun momiji yang sudah rontok dan jatuh ke tanah. boleh foto2 di dekat pohonnya tapi jangan di apa2in ya. pernah saya dengar kabar kalo ada turis yang sampe manjat ke atas pohon sakuranya demi dapet foto syantik *tepok jidat* untungnya bukan turis dari indonesia
       
      11. dilarang merokok sembarangan
       

      source : mbah gugel
      nah ini terapi yang baik bagi teman2 yang merokok. kalo ke jepang saya yakin rokoknya pasti agak dikurangin. karena di jepang tidak boleh merokok sembarangan. sudah di sediakan area khusus di beberapa spot khusus untuk perokok. bentuk nya kayak halte bus dan bagusnya lagi asapnya ngak sampai mengganggu pejalan kaki lain. bahkan puntung rokok pun ngak keliatan di jalan. jangankan puntungnya, abu rokok aja ngak jatuh2 ke aspal jalan. mungkin skalian di telan kali ya abu sama puntungnya. biar kayak2 limbad gitu. bahahah. padahal letaknya ada di trotoar pejalan kaki juga loh
       
      12. ijin dulu gan
       

      cari aja cosplayer di harajuku. pas weekend biasanya banyak yang nongkrong di sana
      kalo ketemu cosplayer ato orang yang berpakaian nyentrik, jangan langsung di foto ya. minta ijin dulu. kalopun ngak ngerti bahasanya, setidaknya bahasa tarzan alias bahasa tubuh adalah bahasa yang paling baik. kecuali kalo maiko atopun geisha ya. mereka memang ngak mau di foto. jadi harus ada trick2 nya.
       
      hmm. saya rasa segitu aja kira2 kode etik ato peraturan tidak tertulis yang berlaku pada umumnya di jepang. masih banyak kayaknya peraturan2 yang lain. intinya sih jangan aneh2 aja. cukup jadi turis biasanya. alay boleh tapi jangan over. tau batas juga ya. mumpung di tempat asing yang ngak seorangpun mengenal kita, alay dikit ngak apa lah ya. namanya juga liburan. hehehe. sekian aja tulisannya. kalo ada yang kurang ato salah2 CMIIW ya. see ya *melambai*
    • By citrariana

      Nama unik ini adalah sebuah kota yang merupakan ibukota Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kota Maumere terbilang maju, jadi Anda tak perlu khawatir dengan fasilitas yang ditawarkan kota ini. Tentu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok Anda. Menurut sebuah sumber, Maumere adalah gabungan dari dua kata yaitu Ma’u yang diartikan pelabuhan dan Mere yang berarti besar. Maumere adalah kota wisata yang sangat layak untuk Anda kunjungi. Letaknya yang hanya dua jam dari Denpasar dengan naik pesawat KalStar. Apa saja yang dapat Anda jelajahi di Maumere? Berikut ulasannya.
      Gunung Egon

      Terletak sekitar 30 km di sebelah timur Maumere, Anda dapat naik transportasi darat untuk menuju ke sana. Dengan ketinggian 1.710 mdpl, pemandangan di atas gunung sangat luar biasa. Perjalanan normal sekitar 3 jam saja untuk menuju puncak dari Desa Andalan. Gunung Egon termasuk gunung berapi yang masih aktif, Anda dapat mendengar aktifitas gunung berapi seperti suara sulfur yang mendidih. Bila ingin menikmati indahnya malam di sana Anda dapat membawa tenda untuk bermalam.
      Air Panas Blidid

      Objek wisata ini berada di kaki Gunung Egon. Anda harus memasuki wilayah hutan untuk samapai ke sumber air panas. Perjalanan Anda tidak akan membosankan karena hutan di NTT sangatlah menarik mengingan NTT adalah wilayah peralihan antara garis wallacea dan weber. Tentu Anda akan menemui ragam flora fauna yang unik. Wisata air panas ini masih sangat alami karena letaknya yng cukup terisolasi. Sangat pas untuk merendam kaki di air panas setelah cukup jauh Anda berjalan menyusuri hutan. Kolam panas ini juga berdampingan dengan kolam air dingin dari pegunungan. Jika Anda ingin mengistirahatkan badan Anda dapat berendam di kolam air panas. Namun bila ingin menyegarkan badan Anda dapat berendam di kolam air dingin.
      Bukit Nilo

      Ikon Bukit Nilo adalah Patung Bunda Maria dengan tinggi 28 meter yang diletakkan di atas pondasi  indah dengan tinggi 18 meter. Patung ini menghadap langsung ke arah Kota Maumere. Dari tempat ini Anda dapat melihat keindahan Kota Maumere yang membentang luas sepanjang tepi Laut Flores. Datanglah dini sebelum subuh. Karena pemandangan matahari terbit di tempat ini sayang untuk dilewatkan.
      Pulau Pangabatang

      Bisa dibilang pulau ini adalah pulau perawan. Pulau ini jarang dikunjungi. Sangat cocok bangi Anda yang mendambakan ketenangan saat bepergian. Pulau yang sunyi dengan hembusan angin yang sejuk serta perpaduan antara awan dan warna laut yang biru sempurna membuat tempat ini sangat cocok untuk bersantai melepas penat. Untuk menuju pulau ini, Anda harus memulai perjalanan dari Maumere ke Watubaing. Di Watubaing Anda naik kapal nelayan menuju Pulau Pangabatang. Jarak tempuhnya hanya 45 menit.
      Wisata Boat
      Ada satu paket wisata menarik yang ditawarkan bagi pengunjung yaitu berwisata dengan boat. Dengan menyewa boat seharga Rp 500.000,00 wisatawan sudah mendapatkan paket untuk mengunjungi beberapa tempat sekaligus. Salah satu wisata unggulan yang ditawarkan adalah menyelam. Ada beberapa titik menarik untuk menyelam salah satunya di Pulau Pangabatang.
    • By Endar
      Cerah berawan menyambut aku dan teman-temanku di bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya. Bukan bandara besar jadi dengan cepat kami bisa bertemu Pak Harlan  yang sudah dua puluh tahun menjelajah jalan-jalan Sumba. Selama empat hari kedepan kami akan ditemani Pak Harlan di tanah Sumba.
       
      Sebelum ke tujuan pertama, kami mengisi perut terlebih dahulu. Kami tidak menemukan tempat makan khusus yang menjual makanan khas Sumba. Namun kami dapat memesan makanan spesial yang tidak ada di menu, sambal bunga pepaya tumis di Warungku tempat dimana kami santap siang.
      Jalan utama di Sumba sudah baik, tidak ada lubang-lubang. Hanya saja  jalan berliku-liku mengikuti kontur bukit. Untuk mencapai danau Weekuri sebagai tujuan pertama membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam dari Tambolaka karena jalan yang dilalui bukan jalan utama, jadi tidak semuanya mulus. Danau berair asin karena air laut yang terperangkap ini sungguh indah. Siang itu banyak pengunjung lokal karena hari libur nasional. Saya tidak mandi di danau tapi menikmati suasana danau dan deburan air laut yang menghantam dinding sebelah danau.

      Ke arah selatan kami pergi ke kampung adat Ratenggaro. Kubur-kubur batu seperti tugu selamat datang berbaris di pintu utama. Lestarinya agama adat Marapu juga menjadikan budaya megalitik ini tetap ada sampai sekarang. Kepercayaan akan roh orang yang sudah meninggal menjadi pengubung dengan Sang Pencipta menjadikan orang Sumba tidak bisa jauh dari kerabat yang telah meninggal maka dari itu kubur batu diletakkan di depan rumah atau perkampungan.

      Hari menjelang sore, bergegas kami melanjutkan perjalanan ke pantai Mawana atau Bawana. Setelah berjalan sepuluh menit di jalan setapak yang terjal kami diberikan keindahan alam yang luar biasa. Menikmati sunset di pantai Bawana bersama penduduk lokal yang memancing ikan.


      Besok pagi kami bertolak ke Sumba Timur. Jika di Sumba barat pohon hijau tinggi di pinggir jalan, Sumba Timur berbeda. Bukit-bukit dengan padang rumput berpohon perdu lebih mendominasi. Hal ini terlihat jelas di Bukit Wairinding. Walaupun matahari terik tapi udara tetap sejuk dan dengan gembiranya anak-anak sumba bermain di atas bukit segembira saya melihatnya. 

       
      Setelah melapor di hotel kami melanjutkan ke bukit Morinda. Di atas bukit itu ada rumah makan dan juga kamar jika ingin menginap. Pemandangan di bukit Morinda begitu memesona dengan bukit yang mengelilingi dan lembah subur di bawahnya, tidak mau pulang rasanya. Mama yang menjaga tempat makan sangat ramah dan dengan semangat mempelajari bahas Inggris sebagai penunjang berkomunikasi. 

      Belum puas sebenarnya bersantai di Morinda tapi karena waktu kami harus meninggalkan Morinda untuk mendapatkan pesona matahari terbenam di pantai Walakiri. Dalam perjalanan ke pantai Walakiri akan banyak kandang-kandang peternakan alam dengan pohon sebagai pagar. Kuda, sapi, babi, kerbau atau kambing tidak jarang kita temui di sepanjang jalan. Pantai Walakiri bukan pantai berpasir putih atau pantai dengan laut biru dengan banyak terumbu. Di pantai ini sedikit berlumpur dengan banyak pohon bakau tapi kondisi ini menjadikan pantai ini menjadi tempat yang tepat untuk menikmati matahari terbenam. 

      Waingapu bukan kota yang besar tapi lebih ramai di banding Tambolaka atau Waikabubak. Kota ini sudah memiliki bandara dan karena letaknya yang lebih dekat dengan Flores menjadikan pelabuhan di Waingapu lebih ramai. Malam itu dengan perut yang lapar kami mencoba makanan laut di pinggir pelabuhan. Bukan musim yang tepat memang sehingga hasil laut tidak begitu banyak. Hanya ada ikan dan cumi tapi kesegarannya tidak dapat dipungkiri. Bulan terang dengan sedikit awan mengurungkan niat kami untuk menikmati malam dengan langit penuh bintang di atas bukit pintu kedatangan kota Waingapu. Sebelum kembali ke hotel untuk beristirahat, kami berhenti di alun-alun Waingapu. Jangan lupa untuk menikmati STMJ disini.

      Pagi-pagi sebelum matahari terbit kami menuju ke Puru Kambera dimana padang rumput dan pantai berpadu bersama kuda-kuda yang dibiarkan bebas. Tidak ada matahari bulat pagi itu karena cuaca yang berawan tapi pemandangan di Puru Kambera sudah membuat suasana hatu kami pagi itu begitu bahagia. 

      Menjelang siang kami menuju pantai Tarimbang. Perjalanan ke Tarimbang memang agak lama karena jalan yang tidak bagus . Hal ini juga yang membuat pantai ini jarang dikunjungi. Tapi pemandangan dalam perjalanan seolah-olah menghilangkan waktu sehingga perjalanan tidak terasa lama. Hanya kami yang ada di pantai Tarimbang waktu itu. Sayangnya, indah pasir putih, deburan ombak dan birunya warna laut tidak dapat dibawa pulang. Hujan menemani kami dalam perjalanan kembali ke Tambolaka sehingga kami tidak bisa melihat matahari terbenam di bukit Lailara. 

      Hari terakhir di Sumba, saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke pasar tradisional. Tidak ada penjual makanan jadi atau oleh-oleh. Hanya ada sayuran dan kebutuhan sehari-hari. Saya membeli cabai yang sangat pedas yang saya bawa ke Jakarta dan alpukat. Dibanding harga di Ibukota, harga kebutuhan sehari-hari yang dihasilkan sendiri dari tanah Sumba tidak mahal.
      Sayangnya siang itu saya harus meninggalkan Sumba, tempat dimana matahari tidak perlu malu untuk menyinari alam dengan bukit-bukit sabana indah. Masih banyak tempat yang sangat indah di Sumba dan tanah ini akan kurindukan.

       
    • By Debi anwa
      Saya lagi nyari temen sebanyak-banyaknya untuk sharecost biaya sewa kapal untuk sailing komodo.
      Jadwalnya akhir agustus 2017, bisa kita sesuaikan dengan keputusan bersama.
      Line: debianwar
      Ig : khubiel
    • By hetrianggaraa
      Hallo, saya punya rencana mau ke labuan bajo bulan Oktober tahun ini. Kan disana kebanyakan wisatanya di laut. Apakah cuaca bagus di bulan Oktober. 
       
      Thanks