• 0
Sign in to follow this  
Ethaputri

Cari teman backpacker vietnam 10-13 Agustus'17

Question

Halo teman2 semua slm kenal..

Sy lg cari teman utk backpacker ke vietnam, ho chi minh tgl 10-13 Agustus'17,

Tiket yg udh fix dibeli AA, CGK-KUL, KUL-HCM

Tiket pulang blm dibeli krn msh galau antara mau mampir ke hanoi ato lanjut ke bangkok

Itin utk ho ci minh explore ho ci minh city, mekong delta, cuchi tunnel.Kira2 adakah yg mau trip kesana tgl segitu mngkn sy bs barengan?!klo ada bs hub sy ke WA di 08568125088.thx b4

Share this post


Link to post
Share on other sites

3 answers to this question

  • 0
10 hours ago, Ethaputri said:

Halo teman2 semua slm kenal..

Sy lg cari teman utk backpacker ke vietnam, ho chi minh tgl 10-13 Agustus'17,

Tiket yg udh fix dibeli AA, CGK-KUL, KUL-HCM

Tiket pulang blm dibeli krn msh galau antara mau mampir ke hanoi ato lanjut ke bangkok

Itin utk ho ci minh explore ho ci minh city, mekong delta, cuchi tunnel.Kira2 adakah yg mau trip kesana tgl segitu mngkn sy bs barengan?!klo ada bs hub sy ke WA di 08568125088.thx b4

ok sip nanti saya bantu share ya @Ethaputri

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Rama Dheni
      Possible kah tidur dibandara? Atau cari hotel.
      In case cari hotel. Perlu kah permohonan visa on arrival online sebelum kedatangan atau langsung dibandara?
    • By TravellingAddict
      Jika ada yang bilang i love u Ho Chi Minh City adalah kota seribu motor, jujur saya jawab iya pemandangan banyaknya pengendara motor saat peak hour terlihat jelas saat saya baru sampai Ho Chi Minh City, uniknya pengendara di Ho Chi Minh City masih menggunakan helm batok yang dimana di Indonesia helm tersebut sudah dilarang. Mungkin beda negara beda kebijakan, selain itu semerawutnya kabel listrik yang menggulung tidak karuan di tiang listrik melengkapi Ho Chi Minh City.   Meskipun begitu Ho Chi Minh City punya banyak tempat wisata sejarah yang layak kalian kunjungi, Oh iya buat yang masih belum tau kalo Vietnam ini termasuk negara yang bebas visa dengan maksimal stay 30 hari, untuk mata uangnya sendiri negara ini menggunkan daun VND atau Vietnam Dong. Untuk pilihan transportasi dari bandara Tan So Nhat dapat menggunakan bus atau taxi. Sedikit info sebaiknya jika menggunakan taxi pilihlah taxi dari Vinasun / Mailih, untuk estimasi sekitar 30 menit argonya sekitar 160.000 VND. Nah berikut adalah beberapa refrensi tempat wisata di Ho Chi Minh City, diantaranya :
      1. Ho Chi Minh City Hall
        Terletak di ujung Nguyen Hue Street, tempat pertama yang saya kunjungi adalah Ho Chi Minh City Hall. Bangunan yang awalnya bernama Hotel de Ville Saigon ini dibangun pada tahun 1902-1908 pada masa penjajahan Prancis. sedikit informasi sebaiknya kalian mengunjungi City Hall pada malam hari karena saat malam hari lampu-lampu pada bagian luar gedung dinyalakan dan efek dari iluminiasi cahaya tersebut sangat menarik perhatian. Sayangnya kita tidak dapat masuk kedalam City Hall karena tempat ini tidak terbuka untuk public, jadi hanya bisa menikmati bagian luar City Hall saja.       2. Cu Chi Tunnels     Cu Chi Tunnels merupakan terowongan bawah tanah di Ho Chi Minh City, yang berlokasi di Cu Chi District. Waktu yang ditempuh untuk sampai ke Cu Chi Tunnels sekitar 1 jam dengan menggunakan Bus. Cu Chi Tunnels / terowongan ini  memiliki panjang sekitar 121 km, dulunya digunakan sebagai tempat persembunyian para tentara Viet Kong saat perang berlangsung. Tapi saat ini Cu Chi Tunnels telah dijadikan war memorial park sekaligus dijadikan tempat wisata. Awalnya saya gak yakin bisa masuk ke terowongan sekecil itu tapi ternyata bisa. hehehe..   3. War Remnant Museum
          Tempat berikutnya adalah War Remnant Museum dari namanya aja udah ketauan kalo tempat ini adalah Tempat Makan Museum. Kalo kalian kapan terkakhir ke Museum?? kalo saya sendiri terakhir ke Museum waktu kelas 7 atau smp. Akhirnya setelah sekian juta cahaya saya mengunjungi Museum lagi. War Remnant Museum ini berisikan berbagai peninggalan perang Indo - China 1yang sat itu Vietnam berhadapan dengan kolonial Prancis, barang-barang yang dipamerkan War Remnant Museum antara lain perlengkapan perang Amerika ( jet, helicopter, dan tank), dokumentasi kekejaman dan penyiksaan selama perang. agak ngeri sih tapi penasaran. War Remnant Museum buka setiap hari dari jam 07.30-17.00 berlokasi di 28 Vo Van Tanh Street, District 3.   4. Reunification Palace
          Reunification Palace atau Independence Palace adalah sebuah banguan yang dulunya digunakan sebagai istana kepresidenan Vietnam selatan pada saat sebelum bersatu. Ciri khas istana kepresidenan pada umumnya hamparan rumput hijau yang luas di depan Reunification Palace ini tertata sangat rapi dan bersih. Reunification Palace dibangun pada tahun 1962-1966 oleh arsitek bernama Ngo Viet Thu dengan  gaya arsitektur memadukan gaya modern dan tradisional Vietnam. Tempat ini terletak di 135 Nam Ky Khoi Nghia Street.   5. Saigon Central Post Office
        Terakhir adalah Saigon Central Post Office bangunan peninggalan sejarah yang dibangun pada akhir abad ke-19 terletak berdekatan dengan Cathedral Notre-Dame Basilica. Oh iya bangunan Saigon Central Post Office ini dibangun oleh Gustave Eiffel, yang juga merupakan arsitek terkenal perancang Menara Eiffel di Paris, Perancis. Amazing bukan?? sampai saat ini Saigon Central Post Office masih beroperasi sebagai kantor pos.    Happy Traveling, Salam www.travellingaddict.com
    • By Ahook_
      Tanggal 18 April 2018
      Setelah melewati imigrasi Belanda dengan hati yang sangat lega, bisa baca disini, kenapa? Selanjutnya adalah ambil ranselnya ahok, yang beratnya tidak ketulungan. Padahal yang dibawa cuma sedikit loh, tapi beratnya 18 kg. Bongkok deh yang ada. Untuk itu, kepada teman- teman yang baik hati dan sangat perhatian, terima kasih banget untuk tidak dimintain titipan beli ini- itu, karena untuk membopong ransel yang isinya cuma pakaian seharian saja, aku kewalahan, apalagi mau tambah titipan belanjaan kamu. Mending, begitu belanja langsung pulang, ini mau keliling, hadeh... KASIHANILAH AKU... AKU TIDAK OPEN PO... 

      Sekitaran Grand Palace.
      Selanjutnya, harus tunggu datangnya pagi, tunggu Flix Bus jam 6.10 pagi tujuan Brussels, Belgium. Sesuai arahan yang di-email dari pihak bus, aku diminta untuk tunggu bus di line C, tapi tidak ada plang yang menunjukkan flix busnya berada. Plangak- plongok dipagi buta yang dingin, aku menunggu dengan tidak pasti, busnya mana? Khawatir akan ketinggalan bus, karena waktu itu, sudah 6.05, bus belum datang juga. Apakah aku menunggu di tempat yang salah? Kemudian ketemu 3 orang asal Russia, yang juga menunggu bus yang sama dan sama- sama bingung. 

      Urban City Hostel.
      Busnya tidak tepat waktu. Busnya datang lewat dari jadwal. Yang pasti, pagi itu, Flixbus membawaku ke Brussels dengan menempuh 2 jam perjalanan. Harga bus dari Bandara Schiphol ke Brussels, aku bayar Rp 193.333,- atau 11,24 Euro. Bus berhenti di Brussels North Train Station, yang mana jauh banget dari hostel. Hahaha.. Salah perkiraan. Waktu pesan hostel, lihat jarak dari google maps, sih dekat. Hahaa, setelah dijalani, amsiong coy...  Ya tergantung juga sih kamu tinggalnya dimana. 

      Urban City Hostel
      Aku sih nginap di Urban City Hostel, yang mana sebenarnya lebih dekat ke South Train Station, lebih dekatnya juga beda 10 menit doang. Hikss.. Oh ya, Flix Bus dari Bandara Schiphol itu kalau ke Brussels memang berhenti di North Station. Jadi, intinya, pilih penginapan terdekat dengan station-lah. Tapi entah juga, buat kamu yang biasa naik taxi, jarak bukanlah kendala. 

      Urban City Hostel.
      Aku 3 malam di Brussels. Artinya nginap di hostel ini 3 malam. Aku bayar 65 Euro untuk 3 malam, bayar ditempat, booking via Agoda. Tidak ada sarapan. Wifi gratis, tanpa buffering. Living room sih nyaman. Akses keluar masuk pakai key card. Bersih. Ada outdoor juga buat duduk- duduk santai. 
      Urban City Hostel bagian dari Hotel BRXXL5. Receptionist-nya ada di Hotel. Kamu tidurnya di bagian hostel. Hahaha.. Untuk fasilitas, harusnya hotel lebih baguslah. Naik turun pakai lift. Walaupun begitu, yang nginap di hostel, boleh pakai living room-nya juga. 

      Urban City Hostel
      Kamar sih okey. Lega. Ada loker. Bawa gembok sendiri ya. Kamar mandi bersih. Air panas tersedia dengan shower. Yang buat mampus adalah tangganya, terutama yang kebagian kamar lantai 4. Kalau kata mereka, itu sih tangga jahanam. Anjritt... menjulang naik ke atas, tanpa basa- basi, total 81 anak yang harus kamu injak jika kamu mau sampai di lantai 4. Bawa diri saja sih enteng. Bopong ransel depan belakang, ngap coy, rasanya nafas tinggal sehembus. 
      Oh ya, yang kupingnya tahan sama berisiknya orang- orang Brussels lagi ngumpul, kamu sih bisa nginap disini. Kalau tidak, sebaiknya, cari tempat lain. Yups, tepat diseberang hostel ini, banyak restaurant gitu. Ada yang sudah mulai gelar kursi dari pagi ke pagi. Ada yang baru gelar kursi setelah jam 6 sore sampai ke pagi. Bayangkan, mereka ngobrol, ketawa terbahak- bahak dan sebagainya. Aku sendiri, tidak pernah ada masalah terkait ini. Tidur ya tidur saja, pulas sampai pagi. 
      Dari hostel, mau kemana- mana sih gampang dan tidak terlalu jauh dari pusat keramaian. Situs wisata seperti Grand Palace bisa dicapai dengan jalan kaki. Lagian, menurutku sih, Brussels itu ya seputaran sana saja. Aku, seperti biasanya, bukan yang tipe, buat itinerary khusus untuk setiap traveling. Aku hanya jalan kaki, jalan sesampainya kaki dimana berhenti. 

      Grand Palace.
      Keliling Brussels, pengalamanku sih okey - okey saja. Bersih. Tidak terlalu banyak mobil. Kebetulan, beberapa ruas jalan utam sedang diperbaiki. Begitupun, masih bersih dan tidak amburadul. Sebagaimana seperti kota- kota lainnya di Eropa, arsitektur bangunan Brussels ya seperti itu. 

      Sudut kota Brussels.
      Aku didekatin 3 kali oleh 3 orang yang berbeda, dengan akting pura- pura mabuk, sok mau bantuin dan mau tanya jalan. Aku cuekin saja. Entah-lah, katanya itu yang harus kamu lakukan, cuekin saja jika ada orang aneh seperti mendekatimu. Alasannya, keselamatan jiwa dan raga. Lebay ya...
      Aku tidak banyak mendatangi situs- situs yang katanya wajib didatangi kalau sudah ke Brussels. Aku lebih banyak jalan menyusuri lorong- lorong yang tidak ada orangnya. Setelah sadar, baru putar balik. Aku sendiri tidak bisa membedakan, mana asli orang Belgia, mana yang bukan? Hahaha.. Bahasa yang sering aku dengar, kalau tidak Jerman, ya Perancis. Walau, aku sendiri tidak mengerti, mereka lagi ngomongin apa, termasuk tetamu hostel dan hotel. 

      Snack Brussels.
      Tentu, mata uang yang bisa dipakai Euro. Aku keseringan makan crossant selama di Belgia. Memang sudah doyan crossant dari sananya. Jadi tidak terlalu ribet kalau mau makan. Udaranya, masih tergolong dingin, sejuk dan ber-angin. Masih dibawah 20 derajat. Panas matahari sih menyengat, tapi tidak buat badan kamu kepanasan, apalagi sampai bau matahari, kayak macam naik motor di Jakarta 1 jam saja. Hahahaha... Katanya, kudu cobain snack semacam waffle gitu. Oke-lah rasanya.

      Town Square
      Untuk urusan perut, ada McD, terus banyak yang jualan kebab dan sejenisnya. Gampang cari makanan kayak dari Turki gitu. Harusnya tuh halal kali ya. Buat yang wajib makan nasi, di restoran Turki, ada pilihan nasi. ( Tapi, aku gak tahu pasti deh, itu restoran Turki atau bukan ya, maksud aku sih makanan asal Timur Tengah atau semacamnya.. ).
      Entah turis apa orang lokal, yang pasti bule gitu perawakannya, mereka suka banget ya ngumpul- ngumpul di town square dekat McD. Duduk- duduk sambil jemuran begitu. Matahari sih memang terik, tapi ya itu, tidak buat kepanasan. Di Grand Palace juga sama, pada duduk- duduk sembari menikmati hidup.
      Oh ya, didekat Grand Palace, ada sebuah patung, yang nempel ke dinding, patung seorang wanita sedang tiduran. Nah, semua turis pasti ngantri, selain buat foto dengan patung tersebut, para turis juga mengeluskan tangannya dari ujung kepala sampai ke ujung kaki patung itu.
      Kalau sudah bosan foto- foto di Grand Palace, jalan- jalan santai-lah, keluar masuk toko souvenir. Untuk kamu yang suka nongkrong sambil ngebeer, atau sekedar ngopi, kayaknya, cocok deh. Tinggal pilih mau nongkrong di cafe yang mana. Duduk, kemudian nikmati hidupmu. Sederhana... 
      With Love,
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
       
    • By Fath17
      (SHARECOST) (CARI TEMAN) Explore Sumba 03-09 Mei 2018
      :iloveindonesia Salam Backpacker, :travel  
      Halo agan dan aganwati semua.. :malu 
      Ane mau ngajakin Backpacker jelajah Sumba nih gan. :travel 
      Start 03 Mei dari Waingapu-Sumba Timur perjalanan berujung di Tambolaka-Sumba Barat.
      Untuk sementara kita sudah ber 2 cowok masih nyari sekitar 3-4orang, biar cukup 1mobil.
      Rencana kita akan explore Sumba Timur -+2-3 harian ya gan. Kita keliling menggunakan mobil/motor sewa dari warga sekitar biar bisa sampai ke tempat-tempat terpelosok sekalipun dan bebas tanpa batas waktu. Feel free guys...
      Setelah puas di Sumba Timur, kita menuju Sumba Barat, bisa menggunakan public transport atau sewa mobil gan.
      Di Sumba Barat kita jga akan Explore menggunakan mobil/motor gan, alasannya ya sama kaya sebelumnya gan. :2thumbup Hehehehe....
      So, buat agan/aganwati yg ada rencana di tanggal itu silahkan gabung, ini murni SHARE COST & FIX BERANGKAT yah karena kita sudah issued tiket :ngacir2 
      Bagi yang berminat silahkan inbox ya gan..
      Atau
      WA : 0857-3156-3466
      Phone : 0822-1089-9919
      Phone: 0877-8109-1999
    • By Daniyah Isa
      Hayhay, 
      Aku ada rencana ke Jepang tahun depan, sudah ganti pasport jadi E-paspor. Apa benar visa waiver harus full 15 hari di Jepang? Karena kalau tidak, akan diintrogasi sama imigrasi, dan akan dipulangkan hari itu juga? Sementara, aku rencana cuma 7 hari di sana, ga enak cuti kelamaan. Mohon teman-teman infonya yang sdh pengalaman ke sana. 
      Terima kasih.