Dhea Andyna

krabi (ask) dari hatyai ke penang jalur darat

7 posts in this topic

halo perkenalkan sya newbie mau tanya2 seputar thailand kpd suhu2 semua 

saya liburan di krabi 2d1n, nah ini rencana saya sehari menjelajah krabi (seputar krabi town,tiger cave, pantai2) dan sehari lagi ikut one day tour (masih blm tau mau pulau2 yg mana, ada saran?)

dan saya belum booking hotel karena bingung mau booking di sekitar ao nang apa di krabi town nya? karena saya backpackr berdua dgn teman dn rata2 untuk harga penginapan sama, ada saran untuk penginapan? 

nah setelah selesai one day tour sya langsung cabut dari krabi ke hatyai lalu dari hatyai ke butterworth lalu ke penang karena flight pulang saya ke indo dari penang (makany saya hrs fast estafet biar ga ketinggaln pesawat) 

pertanyannya saya : 

1. dari krabi menuju ke hatyai? kalo naik bis/kereta bagaimana?apakah pesan tiketnya sehari sebelumnya apa bisa go show?

2. lebih enk dan worth it naik kereta apa bis menuju penangnya? dan harganya 

3. setelah saya sampai di butterworth untuk menuju penang bagaimana? naik fery kah?

terimakasih, xx 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

halo @Dhea Andyna selamat bergabung di jalan2.com...

saya coba jawab pertanyaan 2 dan 3,, untuk nomor 2 kebanyakan orang2 lebih nyaman naik mini van dari hatyai menuju butterworth/komtar. soal harga sekitar 35 RM,, buat nomor 3 dari butterworth ke penang naik ferry, bayar 1,2 RM

Share this post


Link to post
Share on other sites
20 hours ago, Dhea Andyna said:

kalo boleh saya tau untuk cari mini van yg menuju ke butterworth/komtar dimana ya?

coba cek di penginapan kamu dulu aja biasanya mereka ada kok agen2 nya @Dhea Andyna

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By Radhen rama
      Sekiranya ada yg plan jalan2 ke turkey or thai akhir tahun 2017, boleh dong nanya2 siapa tau bisa gabung
    • By RahmadR
      Hi guys
      Buat liburan nanti saya mau nyari teman backpacker ke singapore, malaysia , thailand  karena saya cuma berdua (masih amatir hehe) sama teman jadi mau nyari teman lagi biar lebih seru . untuk itinerary masih disusun belum fix. untuk kontak add line : rahmad_riyan97
    • By Ahook_
      Tanggal 10 November 2016.
       
      Setelah menempuh perjalanan dari Phuket menggunakan bus umum dan beberapa kali pindah angkutan, aku tiba di Krabi sudah sore. Aku diturunkan pas didepan hostel yang aku sudah booked sebelumnya saat masih di Phuket. 
       
      Waktu aku checked in di Slumber Party Hostel, petugasnya yang orang bule itu bilang, kalau namaku tidak terdaftar di-list nama tamu mereka hari itu. Aku tunjukkin bukti konfirmasi dari Agoda. Ya, dia sih tidak ngotot. Dia berusaha cek dan tetap, memastikan bahwa aku bukan tamu mereka. Kemudian, pada solusinya, dia minta maaf, mungkin ada yang tidak beres dengan sistem mereka. Dia bilang kalau hari itu penuh, aku diminta untuk pindah ke hostel lain, yang menurutnya, juga bagian dari hostel mereka juga. Dia juga bilang, lagian, Slumber Party Hostel ini bakalan pesta sepanjang malam. Aku rasa, kamu tidak akan cocok disini. Disini berisik dan orang akan mabuk- mabukan. Okey, well...Akhirnya aku tahu alasannya, kenapa dia tolak aku ? 

      Tidak masalah sih buatku. Toh dipindahkan ke K- Bunk Hostel, tidak perlu bayar lagi dan hanya beberapa pintu dari hostel sebelumnya. Disini, memang, terasa lebih santai dan tidak berisik. Ya tapi, aku tahu kok hostel seperti apa Slumber Party itu ketika aku memutuskan untuk menginap disana. Nyatanya, mungkin aku terlihat kecil, Asian, mata sipit, dibanding mereka semua, yang notabene, bule semua. 

      Lobby hostel..
      K- Bunk bagus. Sama sajalah, yang namanya hostel mau semewah apa sih? Yang buat beda dari setiap hostel, menurutku adalah kreatifitas dari owner-nya saja bagaimana dalam menghadirkan suasana senyaman mungkin dan sebeda mungkin dari hostel lainnya. 
       
      Wifi, sudah pasti, free sepanjang hari. Tidak ada sarapan. Hostel ada cafe-nya, jadi kamu bisa beli makanan dari mereka. Harga? Aku rasa mahal ya. Baru kali ini, aku ketemu hostel yang petugasnya membacakan semua peraturan yang ada, walaupun sudah di-print out dan ditempel didekat meja. 

      Bentukan kamarnya...
      Kamarku berdelapan orang dan campur. Tapi malam itu, hanya ada 4 orang saja termasuk aku. Kamarnya lega, bersih dan okey-lah. Aku bayar Slumber Party Hostel via Agoda Rp 88.524,- berarti seharga itu juga aku nginap di K-Bunk. Yups, itu untuk satu malam. 
       
      Kamar mandi diluar, ada air panas dan ada lokernya. Repotnya sih, loker berada diluar kamar. Ya, kudu bolak- balik keluar kamar kalau kamu lupa ambil barang keperluan. Bunk bed-nya dilengkapi tirai. Kalau merasa terganggu, tarik saja tirainya. 

      Lobby hostel, sekalian cafe-nya.
      K- Bunk lumayan jauh dari Aonang Beach. Kalau kamu jalan kaki mungkin sekitar 30 menit kali ya. Kemaren tidak sempat perhatikan, karena berhenti untuk cari makan. Tapi, berada dipinggir jalan raya. Gampang buat naik turun tuk- tuk mau kemana saja. Mau ke pantai atau ke pasar malam. 
       
      Rasanya, hostel ini juga ada living room-nya. Bisa buat bersantai kalau kamu malas keluar jalan- jalan. Atau sekedar duduk manis didepan teras sambil celingak- celinguk melihat orang yang lalu - lalang, entah itu jalan kaki. naik tuk- tuk atau motor.

      Teras depan hostel
      Aku kasih nilai 7,5 deh untuk hostel ini. Petugasnya juga ramah. Oh ya, kamu dikasih key card sebagai access keluar masuk hostel. Jangan sampai hilang kawan, akibatnya, ya kudu bayar extra saja. 
       
      With Love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      IG: ranselahok
      ---semoga semua mahluk hidup berbahagia---
    • By nashir
      Tinggal 5 Seat lagi!!!
      Opentrip Bangkok + Pattaya, Thailand 4 Hari 3 Malam
      2-5 April 2017
      Only Rp 2.850.000
      INCLUDE
      Ticket Pesawat AirAsia Direct Pulang Pergi Jakarta-Bangkok
      Airport Tax PP
      Free Cabin 7Kg
      Hotel 3 Malam
      Tempat Masuk Wisata
      Dokumentasi
      Guide
      EXCLUDE
      Makan
      Transport
      Tambahan Bagasi
      Ayo Daftar
      Bisa DP min Rp 1.850.000/pax
      Pendaftaran & Pembayaran Paling lambat 5 Maret 2017
      Booking Line: @asiatrip
      WhatsApp: 085795021995
      Itinerary bisa dilihat di website www.tripbackpacker.asia
       

    • By Ahook_
      Biar tidak rugi, sudah sampai di Koh Phangan, ya sekalian lah mampir ke Koh Samui. Niatnya memang cuma semalam saja di Koh Phangan, bisa baca disini. Sebelum benar- benar pulang ke Surat Thani dan nyambung kereta ke Bangkok, pagi- pagi sudah bangun dan bersiap menuju ke dermaga. Tiket kapal sudah dibeli saat kami tiba di Koh Phangan sehari sebelumnya. 
       
      Dipersingkat deh alur ceritanya, sekarang, sudah tiba di Koh Samui. Hal pertama yang kami lakukan adalah sewa motor. Per motor adalah Bath 150, diluar dari bensin. Tidak banyak waktu buat kami untuk keliling Koh Samui. Karena kami sudah harus kembali ke dermaga Koh Samui jam 3.30 sore untuk naik kapal selanjutnya.

       
      Titip bagasi di tante yang sewain motor, isi bensin kemudian ngegas. Kami susuri pesisir pantainya. Kali ini lebih paten saudara- saudara dibanding dengan di Koh Phangan sebelumnya. Karena, saat itu, benar- benar terang, masih pagi ke siang. Jadi birunya langit yang menyatu dengan pantulan sinar matahari melalui air pantainya membuatku melupakan segalanya. 
       
      Koh Samui lebih besar dibanding dengan Koh Phangan dan lebih banyak objek wisata yang bisa di eksplor. Mungkin inilah sebabnya, disini lebih variatif turisnya. Tidak seperti di Koh Phangan, yang kebanyakan adalah bule yang hobi pesta. Saranku sih, rencanakan minimal 2 malam deh disini. Akan lebih maksimal buatmu melihat keindahan yang ada disini. 
       

      Foto by Diana
      Sedangkan, aku, hanya hitungan jam saja. Yang bisa dinikmati, ya seadanya saja. Sadar akan kondisi seperti ini, tidak menghamburkan waktu yang ada. Sembari keliling pakai motor, sembari mata melihat apa yang bagus dan bisa dinikmati. Pemandangan sepanjang perjalanan hanya direkam oleh kedua bola mataku saja. Tidak ada foto. 
       
      Niatnya mampir sebentar di Fisherman`s Village Walking Street. Berhenti disini gara- gara penasaran saja. Di ujung, kok terasa agak ramai dan ingin tahu, apa sih yang dilihat orang- orang disana, Awalnya sih aku pikir, mungkin mirip di Muine, Vietnam , kan ada kampung nelayannya, yang model perahunya bulat- bulat. ( Bisa baca disini ). 
       

      Foto by Diana
      Ternyata salah. Bahkan kapal nelayan juga tidak ada sepertinya waktu itu. Kanan kiri jalan ya penuh dengan toko souvenir, Yang paling menarik adalah restoran yang belakangnya ada pantai. Wuidih, kebayang dong, santai sambil minum es kelapa muda, mandangi pantai dengan warna biru mendominasi, ditemani dentuman musik yang akrab ditelinga. Asoi geboi broo.... 

       
      Tidak mau melewati kesempatan itu, kami juga bersantai sejenak di Cafe De Pier, elit kan? Mewah gak? Hahaha... Sesekali lah, Itupun setelah keliling survei yang menawarkan harga terbaik buat kantong. Yups, es kelapa tok. Tidak ada yang lain. Tapi, sumpah.... best moment ever-lah... 
       
      Akhirnya siuman juga setelah pingsan didunia khayalan, waktu.. iya berkejaran dengan waktu. Selanjutnya, mampir di Big Buddha. Objek wisata ini menjadi salah satu andalan tempat yang wajib kamu kunjungi kalau sudah ada di Koh Samui. Tidak ada biaya untuk masuk ke dalam vihara ini. Bebas masuk, cuma harus perhatikan pakaian saja. Ada batasannya, harus pakai yang tertutup untuk naik ke bagian atas. 

      Foto by Diana
      Okey, jika hanya dibawah saja, sebenarnya tidak ada yang spesial. Kamu harus naik keatas, melewati patung Sang Buddha, karena pemandangan alamnya super keren. Pandangannya ke pantai. Berada diatas ketinggian, memandangi kebawah pantai, diterpa angin pantai yang buat kamu betah untuk berlama- lama disana. 

       
      Disekitaran Big Buddha, banyak toko souvenir juga kok. Kalau kamu mau belanja, tinggal cari sesuai dengan keinginan saja. Karena sudah siang, waktunya makan dong. Masuk ke Restoran Khun Aeh ( gaya dikit makan di restoran... ). Agak santai sih makan siangnya, tidak ada rencana lain lagi untuk keliling, waktu yang ada juga sudah mepet. Setelah makan, yah langsung pulang ke dermaga. Satu hal yang pasti adalah udaranya cerah dan panas pakai banget. 
       
      Kembalikan motor sewaan, kami bersantai sejenak di Coffee Island, sembari menunggu kapal datang, nge-charge segala kekuatan yang diperlukan. Hanya 2 hari saja di pulau Thailand, mampu buat aku cemong tidak karuan. Jam 3.30 sore kami menumpang kapal Lomprayah dari dermaga Koh Samui kembali ke Surat Thani. 
       
      Bisa baca : Cara Dari Bangkok ke Koh Phangan/ Koh Samui. 
       
      With Love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---semoga semua mahluk hidup berbahagia---
    • By Ivan chen
      KRABI TOWN
       
      Akhirnya setelah berlayar sekitar 2 1/2 jam dari Phiphi Island, sampai lah kita di Krabi sekitar jam 17.20 dan keliatan masih terang benderang dan sedikit gerimis disini.

      Lumayan jauh juga nih jalan ke pintu keluarnya.....
      Dari harbour ke hotel kita naek taxi seharga 200 bath. Konter taxi ada dipintu keluar pelabuhan. Jarak pelabuhan ke kota Krabi paling 15 menit. Nama hotelnya agak unik yaitu Hotel Apo. Hotelnya berbentuk ruko di pinggir jalan gitu...( yang ada awning warna biru di depan pintu masuknya ). Urusan cek in jadi sedikit parno gara2 kemaren di Phiphi kena charge, maka pake strategi berpencar lagi. Yang masuk hotel istri  dan Alvin ( bersama 4 buah ransel tentunya ), saya dan Miko begitu turun taxi langsung kabur ke seberang jalan yang ada patung kepiting, icon dari Krabi Town ini.
      Untunglah urusan cek in lancar-lancar aja, seperti biasa pertanyaan standard recepcionistnya : berapa orang bu? Cukup senyum dan jawab dengan pede : berdua aja ( sambil nunjuk si Alvin ). Terserah lah mungkin recepcionistnya berpikir kok aneh berdua sama brondong....hahahhaa. Setelah itu, mereka di bawa ke ruko di seberang gedung ini ( jadi beda gedung ). Di pintu masuknya ada mesin kayak mesin absensi yang pake password gitu. Wahh gawat juga nih, saya dan Miko gimanaa masuknya? Tapi lebih mending lah, paling tidak kan kita bisa masuk tanpa harus lewatin recepcionist....walaupun teuteup sih ada kamera CCTV nya....*mulai parno lagi....hahahhaa
      Nahh begini deh kamarnya....luas juga kamarnya dan karena bangunan baru, yah masih kinclong lah..
      Langsung deh kasih nilai 8 di Agoda....hahaahaha...puas banget nginep di hotel ini karena harganya murah banget cuma Rp. 350.000.
      Setelah itu mereka langsung mandi, karena udah ga tahan tadi siang kan maen di air laut belom mandi yang bersih. Abis mandi kutolong ibu, membersihkan tempat tidurku..., barulah mereka menyusul saya dan Miko di seberang hotel. Nah di jejeran hotel Apo itu, ada satu restaurant seafood yang rame banget. Namanya Poo Dam...ya udah langsung kesitu dan kita pesennya lumpia udang, cumi asam manis, ikan kerapu saus thailand, kangkung. Rasanya enak juga.... Total kerusakan 1055 bath.
      Saat kita makan malam ini, hujan turun dengan derasnya, ditambah angin kencang pula. Jadilah kita terjebak di resto ini sekitar 1 1/2 jam...Waduhhh, kejadian di Phiphi terulang lagi ...kita gak bisa kemana-mana deh. Tunggu in hujan gak reda-reda, bikin frustasi aja.  Padahal tadi menurut recepcionistnya, hari ini kan hari Sabtu ( malam Minggu ), dan seperti biasa di Krabi ini ada yang namanya weekend market yang letaknya dekat dari hotel. Karena penasaran seperti apa...dan memang dari kemaren kita juga belom sempat shopping ( kebanyakan maen melulu ), nahh langsung deh kita meluncur ke sana sambil berhujan-hujan ria.
      Yang pertama kita ketemukan adalah pasar tradisional dimana yang paling depan itu adalah tukang buah-buahan.
      Liat tumpukan duren langsung napsu , ga pake nawar langsung ambil aja karena udah ada harganya disitu. Harganya  murah benerrrr...sekitar Rp.70.000 untuk 2 bungkus....*kalap kepengen borong
      Padahal abis makan malam, tapi untuk sepotong dua potong duren mah masih masuk lahh. Langsung makan di tempat...padahal di belakangnya kita itu tukang ikan asin ( jadi makan duren dengan aroma ikan asin dehh...wkwkwkwk! ). Rasa durennya so pasti maknyusss ! Ini kepala dan baju kita udah basah semua tapi ketemu duren mah lupaa rasa dinginnya....hahaha
      Nah beginilah suasana weekend marketnya....sayang nih hujannya awet kayak pake formalin, gak reda-reda malah semakin deras, jadi sedikit mengganggu acara shopping kita. Kan jadi susah mau liat-liat dan jalan ke sana ke sininya....
      Yang berjualan makanan bertaburan di lapangan ini....sepertinya apapun ada

      Kita  harus icipin nih segala jenis kue yang dijual disini..wkwkkwk...akhirnya beli beberapa rasa : strawbery, blueberry dan almond seharga 100 bath untuk 3 potong. Rasanya enak juga. 
      Pokoknya yang dijual disini rata-rata bisa bikin ileran karena eye catching....tapi kagak tau rasanya gimana, tidak semua dicoba sih.
      Ketemu lagi sama tempat jual roti seperti di Hatyai itu, kita beli lagi deh untuk sarapan besok. Terus tidak lupa juga beli mango sticky rice yang rasanya memang enak dan recommended. Untuk duku, rasanya kok asem ya? Perasaan buah-buahan di Thailand kualitasnya biasanya bagus-bagus tapi duku yang ini gak enak rasanya. Sambil berhujan-hujanan mah teteup aja semangat shopping tidak luntur. Kaosnya satu harga semua 100 bath, boleh di coba juga. Yaa dipilihhh...dipilihhh...dipilihhhh!
      Besok paginya, sehabis cek out dari hotel kita tunggu jemputan taxi yang kemaren anter kita dari harbour.  Kita nunggu sambil foto-foto di seberang hotel yang viewnya ke arah bukit-bukit batu kapur dan sungai.
      Nah disini ada patung burung elang atau rajawali gitu deh ( seperti di Langkawi yaa ?).
      Dan inilah icon kota Krabi. Mungkin dinamakan Krabi karena kota ini banyak kepitingnya kali yaa...( males baca asal nebak aja ).
      Sebenarnya bagus juga viewnya, sayang air sungainya berwarna coklat gitu, jadi kesannya kotor dan kurang menarik.
      Oh iya, kita tuh sewa taxi dengan tarif borongan 600 bath, dan tempat pertama yang kita minta anter adalah Wat Kaew Porawaram di Krabi Town dan selanjutnya ke wat tham suea dan bandara. Ternyata letaknya tidak jauh dari hotel kita itu, tidak sampai 5  menit udah sampe. Wahh dari luar terlihat kuilnya megah dan tampak berbeda dengan kuil-kuil umumnya di Thailand. Yang ini dominan warna putih....

      Yang kinclong patung naga di tangganya ini 
      Sawassdee kaa.....
      Kita kesini jam 8 an pagi, jadi tampak sepi  tidak ada seorang
      Bagus yah kuilnya seperti istana
      Setelah itu kita pergi ke Tiger Cave Temple ( Wat Tam Suea ) yang jaraknya sekitar 15 menit dari Krabi Town. Sopir menunggu di parkiran.
      Kita langsung menuju ke kuil di atas bukit ini dan harus menaiki 1237 anak tangga....Astagaaaa, bakalan disiksa lagi deh ini sih... Hmm...heran juga nih ketemunya tangga melulu dari kemaren. Emangnya kagak ada tempat wisata lain lagi yang kagak pake tangga? Ada sih, tapi waktu kita terbatas banget, soalnya abis ini udah mau ke airport....hiksss.    Huh hah...huh hah....yang kemaren ke phiphi view point aja pegelnya belom ilang, sekarang udah disiksa naekin tangga lagi...lebih banyak pula! Weleee...si supir taxi juga bisa nunggu kita sampe keringg dahh...hahahaha. Kita sih dikasih waktu 1 1/2 jam disini.....kita liat aja sanggup gak naek ke atas sana dengan waktu segitu lama.... Tiap berapa anak tangga ngaso....berenti dulu. Hadeuhh makkk! Kapan sampe ke atasnya ini tehh? Sengaja kita pagi hari udah sampe sini, supaya kagak panas dan belum banyak orang. Kebayang kan kalo naek tangga sempit gini terus harus papasan dengan banyak

      Dari ketinggian beberapa anak tangga, terlihat bangunan kuil di pelataran komplek kuil ini sedang dalam taraf pembangunan dan belum jadi seluruhnya. Sepertinya bakalan bagus nih kuilnya.

      Anak-anak udah pada nyerah, emaknya masih semangat 45 naek duluan....
      Tuhh si Alvin dan Miko ( baju kuning dan biru ), ketinggalan di bawah sana, mereka bilang mau ngaso dulu...dan akhirnya mereka gua tinggalin aja karena kalo berenti-berenti kelamaan keburu males naeknya. Lagipula seberangnya, sepanjang mata memandang tampak view ke arah bukit-bukit batu karang yang menjulang dengan pepohonan hijau dimana-mana.

      Walaupun berleleran keringet, narsis mah perlu dong..tuh udah mulai keliatan view ke arah jalan raya di belakang sana
      Astaga, kadang disini ketemu tangga yang kemiringannya bisa 45 derajat atau lebih nih....terjal banget dan banyak air tergenang pula bekas hujan semalam....tapi untung udaranya masih adem-adem disini.... Makin ke atas view nya makin bagus.....
      Nah di setiap level tertentu, dikasih petunjuk kita sudah berada di anak tangga ke berapa....dan pada akhirnya sampe jugaaa di anak tangga ke 1220 dan yang terakhir tulisannya kok 1260 yaa? Padahal tadi di bawah petunjuknya 1237? Ahh kagak sempet hitung dahh, yang penting sampe ke garis finish!....horeeee *langsung ngedeprok lemes
      Nahhh sampelah kita di top of  mountain.....dan terhamparlah pemandangan ke arah bawah....sayang pas nyampe sini cuacanya langsung mendung-mendung...jadi langitnya gak biru dehhh...hiks sayang banget! Di seberangnya, sepanjang mata memandang tampak view ke arah bukit-bukit batu karang yang menjulang dengan pepohonan hijau dimana-mana
      Sungguh menyejukkan mata dan segala kepenatan tadi saat menaiki ratusan anak tangga langsung hilang...
      Disini kita bisa lihat beberapa ornamen-ornamen agama Budha , salah satunya yang menarik adalah seperti ini :
      Dan tentunya ada patung-patung Budha dengan ukuran dari kecil , sedang, sampai besar...
      Yang ukuran giant juga ada..... Dan ternyata, anak-anak gua memang hebat. Mereka kuat juga nyusul naek sampe kesini....ck ck ck, walaupun sampai diatas sini minta cepet-cepet turun lagi karena haus...hahahhaa
      Terus ada bangunan tempat sembahyang yang adanya diujung gunung ini.....bagusss kan?
      Tidak lupa foto berempat dulu disini....ninggalin jejak kalo kita udah pernah kesini...
      Gak nyesel juga lah bercape-cape ria naek ke atas sini kalo ketemu pemandangannya kayak gini....eh tapi ati-ati di lantainya ini banyak banget bertebaran cacing, kaki gua aja sempet dirambatin cacing ( yang tadinya gua pikir semut merayap di kaki....iiiihhhhh jijay juga! )

      Lagi asik-asiknya foto, tau-tau turun hujan. Jiahhh, langsung bubar jalan dehh. Nahh, sekarang urusan turunnya nihh...memang sih kalo turun tangga itu lebih enteng, lebih cepet....tapi teuteup aja sihh kalo anak tangganya ratusan mah yahhh megap-megap dan berenti-berenti duluu juga...huhh hahhh...huhhh ...hahhh! Duhhh lemessss jugaa nih kaki sampe gemeteran.....Saat kita turun ini, mulailah berpapasan dengan banyak orang yang mau naek ke atas dan kita semangatin :"udah deket kok"....( padahal mah masih jauhhh bingittt! hahahahaa *tertawa iblis ! ). Total waktu naek ke atas adalah 45 menit, sementara turunnya sekitar 15 menit...weleee...jauh banget bedanya yaa   Setelah selamat turun sampe dibawah, barulah kita berkeliling di komplek temple ini....Ada bangunan pagoda yang didalamnya terdapat patung dewi Kwan Im Nah tadi kan kita dateng itu langsung naik ke kuil  yang di atas gunung, sekarang kita berada di halaman depan dekat pintu masuk...tentunya ada patung harimau sebagai icon dari Tiger Cave Temple...   Nah untung ada terjemahan bahasa Inggrisnya yaa, kalo gak repot juga nih baca bahasa Thai....( kalo hanacaraka sih gua pernah belajar tuh...tapi ini beda banget ...yah eyahh lahhh! ).
      Dan ini bangunan yang ada kuil tinggi sedang dibangun itu, jadi bawahnya sudah jadi dengan patung-patung naga berwarna hijau ini.... Dan di pintu masuknya, terdapat 2 buah patung harimau besar dengan warna kuning terang.... Nah tampak depannya seperti ini : Secara keseluruhan, tempat ini bagus juga untuk dikunjungi.....tapi harus siapin kaki untuk naek ke atas gunungnya yaa.... Setelah puas berfoto ria di Tiger Cave Temple, sekitar jam 11 an kita langsung di antar ke airport Krabi yang jaraknya sekitar 15 menit juga dari temple. Begitu sampe di airport kita langsung cari toilet untuk bersih-bersih dan ganti baju yang sudah basah dengan keringat. Udah bersih, baru dehh foto lagiii...hahahaha Dan karena udah waktunya makan siang, kita makan siang di kantin yang ada di airport Krabi ini. Makanannya lumayan enak-enak semua...Harganya rata-rata 140 bath, gak terlalu mahal juga Airport Krabi termasuk bagus lah....bangunannya sudah modern Penerbangan kita ke Bangkok sekitar jam 15.00, jadilah waktu menunggunya agak lama. Yang kecapean abis naek gunung sih langsung tidur pules gak pandang tempat lagi....hahahaha. Untung aja kita dapet tempat pojokan yang sepi ... Nah begitu mau boarding, kita pindah ke tempat tunggu dekat pintu masuk ke pesawat....rame banget ternyata disini, karena berbarengan ada beberapa penerbangan juga. Nahh dari ruang tunggu ini, kita bisa langsung bisa liat runway pesawat dan bisa tau kapan pesawatnya dateng....untunglah hari ini udaranya cerah, padahal tadi udah khawatir pesawat delay kalo hujan angin seperti tadi malam...