• 0
Canaya Tour Service

[OPEN TRIP] JELAJAH LABENGKI SOMBORI HEMAT

Question

OPEN TRIP WISATA LABENGKI SOMBORI HEMAT

Sombori sesungguhnya sebuah pulau di Desa Mbokitta di Kecamatan Menui Kepulauan, Morowali. Namanya kemudian dijadikan kawasan konservasi seluas 147.700 hektare yang melingkupi hampir seluruh pulau di tenggara Morowali. Bila dilihat dari udara, gugusan kepulauan ini mirip Raja Ampat di Papua Barat.

Memasuki Kawasan Sombori, anda akan melihat pemandangan fantastis. Tebing karang tinggi berada di sisi kiri dan kanan. Gelombang laut di kawasan ini sungguh amat tenang dipadu dengan warna hijau tosca yang mempesona. Jika beruntung, kita akan disuguhi atraksi lumba-lumba atau hiu paus yang tengah mengejar ikan. Kadang secara bergerombol mereka akan melompat-lompat. Kawasan Sombori adalah “surga” bagi penikmat kegiatan bawah laut, Karena ribuan binatang laut telah siap menyambut. Tak perlu mencari terlalu jauh, karena terumbu karang sehat, akan menjadi pemandangan menakjubkan di depan mata.

BIAYA TRIP IDR 1.850.000,-/pax

FASILITAS TERMASUK

  • Akomodasi 1 malam di Sombori
  • Akomodasi 2 malam di Labengki
  • Land transport AC (include driver, bbm)
  • Kapal untuk hopping island
  • Makan selama tour (B: Breakfast /L: Lunch /D: Dinner)
  • Tiket masuk tempat wisata, termasuk donasi adat bila ada
  • Dokumentasi by DRONE + GoPRO
  • Tour leader / tour guide

TIDAK TERMASUK

  • Tiket penerbangan Jakarta - Kendari : -/+ IDR 1.800.000 (kami melayani pemesanan tiket pesawat)
  • Tips untuk driver dan guide
  • Sewa alat snorkeling : IDR 100.000/hari
  • Berkano : IDR 200.000/trip
  • Pengeluaran pribadi
  • Upgrade resort Labengki (call us)

ITINERARY

Day 1 : Kendari - Sombori (D)

  • Meet & greet dengan tour leader kami di Bandara Haluoleo, Kendari Pk 10.00 WITA.
  • Berangkat menuju Lasolo, kemudian dengan speedboat menyebrang ke Kepulauan Sombori di desa Mbokitta, check in penginapan.
  • Menuju Pulau Kayangan : acara bebas berenang atau bermain kayak, explore tebing-tebing karang. Sore harinya melihat sunset dari puncak tebing.
  • Kembali ke homestay, acara bebas.


Day 2 : Sombori - Labengki (B/L/D)

  • Setelah sarapan dan check-out penginapan, dilanjutkan dengan snorkeling di Teluk Sombori, kemudian mengunjungi Goa Allo di salah satu pulaunya.
  • Snorkeling & Hopping Island : Pulau Dua Laut, Pulau Koko, trekking ke atas bukit untuk melihat ray of light di dalam goa berlian.
  • Dilanjutkan menuju Danau Cermin dan melihat keindahan Air Terjun Boynaga yang langsung jatuh ke laut.
  • Tiba di Labengki Besar, kita akan disambut oleh komunitas suku bajo yang mendiami desa tersebut.
  • Check in penginapan, dan acara bebas.


Day 3 : Labengki Hopping Island - Bajo Tribe (B/L/D)

  • Pagi hari kita akan berangkat menuju laguna biru Kimaboe melewati “Labengki Lovers Walk” untuk melihat sunrise, kemudian mendaki gunung karangnya untuk melihat view gugusan pulau-pulau yang indah. Dari atas sini kita dapat melihat teluk yang membentuk sebuah hati, atau disebut Lovey Bay.
  • Lanjut menuju Pantai Dolipo dan Pantai Pasir Panjang untuk mengeksplor pantai pasir putihnya dan snorkeling di pinggir pantai.
  • Melanjutkan ke snorkeling spot berikutnya di Tukoh Kuley, setelah itu mengunjungi Pulau Labengki Kecil (Kushino Island). Disini kita dapat bersosialisasi dengan suku bajo dan melanjutkan hiking ke sebuah kolam renang di dalam goa dan menara Labengki.
  • Selesai dari sini , menjelang sore hari kembali ke penginapan untuk beraktivitas bebas (snorkeling atau kayaking).


Day 4 : Labengki - Kendari (B)

  • Setelah sarapan dan check out penginapan , kita akan mendaki sebuah gunung batu di depan cottage untuk melihat panorama Pulau Mauang dan beberapa pulau-pulau kecil di sekitarnya, termasuk Pulau Alnamira.
  • Selanjutnya kita akan kembali menuju Kendari , dalam perjalanan kita akan singgah untuk menyusuri spot Batu Kembar.
  • Trip berakhir dan peserta akan di drop off di Bandara Haluoleo atau hotel Kendari.

 

INFO DAN PENDAFTARAN

Whatsapp : 0812-1221-0647
email : canayatour@gmail.com
 
Follow us on
Facebook : Canaya Tour Service
Twitter : @canayatour
Instagram : @canayatour

Banner-Sombori Labengki.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

2 answers to this question

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Titi Setianingsih
      Hay JJ’er, jumpa lagi dengan saya, kali ini saya ingin berbagi cerita tentang jalan2 ke 2 Propinsi, yaitu Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah dengan tujuan ke Pulau Labengki di Sultra dan Pulau Sombori di Sulteng. Tapi orang lebih familier dengan Sultra, mungkin karena meeting pointnya di bandara Kendari. Ora popo, masih sama2 Sulawesi yo, Cuma mau posting FRnya di Sultra apa Sulteng niih Mimin ???
      Nama Bandara Kendari adalah Haluoleo berasal dari nama Raja Buton ke 6, sebelumnya bernama Bandara Wolter Monginsidi. Yang per-tama2 bikin jatuh hati ke Bandara ini adalah warung kopinya yang menyajikan Kopi kendari special, benar2 kopi dengan rasa pahit khas dan legit2 gitu, beberapa teman langsung pesan buat oleh2.



      Kami dari Jakarta hari Kamis tanggal 21 September 2017 jam 14.25 menuju Kendari dan transit di Makassar 30 menit, sampai Bandara Haluoleo jam 19.15. Meeting point dengan temen2 yang lain di Bandara Haluoleo tgl 22 Septembernya jam 08.00 sehingga kami menginap di Kendari semalam dirumah teman.
       

      Sebelum ke rumah teman, kami singgah makan malam di RM Kampoeng Empang di Jl By Pass, rumah makan di atas danau dengan menu andalannya berupa sea food. Kamipun pesan makanan khas Kendari yang disebut “Sinonggi” berupa bubur sagu atau kalau orang Ambon bilang “Papeda”. Cara menyantapnya kudu panas2, dan dicampur dengan ikan kuah kuning atau Palumara, seedaaaaap sekali, bunyinya sluruuuuuuppppp karena memang harus disedot makannya. Supaya lebih mudah mendorong makanannya bisa dibantu dengan sumpit. Ini kali pertama kami makan Sinonggi, rekomended untuk yang suka penasaran dengan kuliner khas daerah.

      Setelah selesai makan kami lanjut menuju rumah temen, alhamdulillah punya teman di negeri orang jadi bisa sekalian silaturahmi. Tidurpun pulasss,,,zzzzZZZzzZZZz..
      HARI PERTAMA, 22 SEPTEMBER 2018
      Pagi2nya kami ke Bandara Haluoleo untuk bergabung dengan teman dari Medan dan Bogor, kemudian ber-sama2 menuju Dermaga Biru Kendari utk menuju Labengki dg menggunakan perahu kayu. Kurang lebih sekitar 4-5 jam jika menggunakan perahu kayu, tapi biasanya tidak akan berasa lama karena terhibur oleh view laut dan pegunungan yg indah meski hati ber-debar2 melihat laut yg luas dan kadang berombak keras. Labengki masuk wilayah Kab. Konawe Utara.

      Untuk mengobati suntuk kami duduk di depan, sehingga pandangan ke laut lepas tak terhalang apapun, Subhanallah, laut begitu luasnya, piawai sekali si bapak bawa perahunya ? Tapi kamipun dipuji si bapak, katanya Ibu seperti sudah biasa naik perahu ya ? Kok tidak terlihat takut sedikitpun ? Ya memang kami sering naik perahu, walau tidak takut tetap ada rasa was2, namanya juga laut, kita tak ada apa2nya dibanding alam semesta ini.


      Alhamdulillah akhirnya kami sampai di Pulau Labengki tepat waktu makan siang, masing2 angkat barang2 dan dimasukkan ke homestay tempat kami menginap. Homestaynya kecil, hanya ada 1 kamar dengan 2 bed di kamar dan 1 bed di ruang tamu, cukuplah buat ber9. Homestay tepat di bibir pantai, hiburannya deburan ombak full sepanjang malam. Kami bakal menginap 2 malam disini, hanya ada 1 homestay terlihat, rupanya belum banyak yang berinvestasi di pulau ini.
      Setelah makan dan shalat kamipun langsung explore Labengki. Hoping island, karena ke-mana2 berperahu.

      1. Bukit Kimaboe Lagoon
      Disini tempat kita melihat view Raja4, kita akan menaiki bukit karang yang tidak terlalu tinggi (tidak seperti di Wayag), tapi di ketinggian yang tidak terlalu tinggi ini kitapun sudah bisa menikmati keindahan gugusan pulau2 kecil yang ada dibawah kita. Nampak perahu2 kecil tengah berlayar, mungkin itu juga para traveler seperti kami, tapi kalau yang berada di tengah sana sudah dipastikan mereka yang akan menikmati keindahan bawah lautnya. Kabarnya di bawah laut sini ada salah satu spesies kerang terbesar kedua di dunia yang disebut Kimaboe yang diameternya mencapai 50 cm. Hhhmmmm…seandainya bisa diving, pasti kerang raksasa itu menjadi salah satu incaran kami di Labengki. (Lupakan sajah).

      Gugusan pulau2 karangnya ada yang besar dan kecil sehingga orang menyebutnya Pulau Labengki Besar dan Pulau Labengki Kecil. Di Pulau Labengki kecil tempat bermukimnya Suku Bajo, salah satu acara kami adalah memberikan sumbangan berupa baju layak pakai dan buku2 bacaan yang masih bagus untuk anak2 Suku Bajo. 
       
      2. Teluk Cinta
      Dibelakang Kimaboe Lagoon terdapat sebuah teluk yang disebut “The Love Cape” atau Teluk Cinta. Mengapa disebut Teluk Cinta? Teluk ini memiliki bentuk seperti hati, hati mewakili cinta. Untuk mendapatkan view hati kita tinggal balik kanan saja di lokasi Kimaboe Lagoon, jadi treckingnya cukup sekali saja. Foto teluk berbentuk hati akan Nampak jelas jika pengambilan gambarnya dengan menggunakan drone.
       

      Ada beberapa travellers yang memancing disini. Dan jika dapat ikan mereka langsung membakarnya di lokasi. Ikan yang paling terkenal tinggal di sana, termasuk kakap merah, layars, tuna sirip kuning, dan barakuda.
      3. Pantai Pasir Panjang
      Pantai Pasir Panjang, merupakan sebuah pantai dengan hamparan pasir yg panjang dan ditumbuhi pohon kelapa yg berjejer panjang. Di area tsb terdapat juga sumur yg airnya tawar yg merupakan sumber kehidupan masyarakat Suku Bajo di Desa Labengki dan sekitarnya.
      Kami hanya bermain air dan pasir putih krn hari sdh menjelang maghrib.

       
      HARI KEDUA, 23 SEPTEMBER 2017
      1. Sunrise di depan Homestay
      Pagi2 sekali kami dibangunkan oleh deburan ombak Pantai Labengki, gak sabar rasanya pingin cepat2 keluar kamar, janji mentari akan muncul pagi hari biasanya tdk bohong, jadilah kami menikmati sunrise di depan homestay.

      2. Pulau Sombori
      Pulau Sombori berada di desa Mbokitta Kec Menui Kepulauan Kab Morowali Sulawesi Tengah. Labengki dan Sombori ibaratnya tetangga tapi berbeda propinsi. Sepanjang jalan menuju Sombori berderet batu2an karst yg menjulang, air lautnya yg hijau dan pepohonan yg rimbun menjadikan tempat ini sangat eksotis. Indonesia Timur memang lebih unggul pariwisata lautnya.
      Sebagai gambaran, jika perjalanan menuju Pulau Sombori diawali dari Kota Palu Ibukota Sulawesi Tengah maka lama perjalanan akan ditempuh dalam waktu 15 jam, tapi dengan melalui Kendari Ibukota Sulawesi Tenggara hanya ditempuh dalam waktu 5 jam.

      Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Morowali, menyebut Sombori bagaikan “Sepetak Surga yang Jatuh di Lautan Bumi Morowali”.
      3. Goa Allo
      Per-tama2 yang kami singgahi adalah Goa Allo, kebetulan air laut sedang surut jadi kami berjalan kaki agak jauh menuju goa, karang2nya masih tajam jadi kudu ber-hati2. Tak disangka ruangan goa lumayan luas dengan stalaktit dan stalakmitnya yang luar biasa keren, di setiap sudutnya menampakkan keindahan, lobang goa yg ada di atas menjadikan sinar matahari masuk ke dalam goa dan sinarnya berpendar ke ruangan goa. Subhanallah....indah maksimal !

      Gua Allo adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Sombori, orang bilang kalau Goa Allo sangat eksotis dengan pemandangan menyerupai Phi Phi Island di Thailand.

      Gua ini merupakan gua basah, air laut langsung bisa masuk ke dalamnya. Sayangnya kami tidak sempat berkeliling ke dinding goa yang lainnya, travellers sudah mulai ramai sehingga sudah semakin sulit mencari spot2 foto yang sepi buat selfie.  

      4. Rumah Nenek
      Ini benar2 rumah Nenek Nelayan yg ada di sebuah teluk yg indah, yaitu Teluk Sombori, hanya ada 3 rmh disitu dan sangat emejing viewnya. Menjadikan tempat ini menjadi incaran para travellers utk berfoto. Teluk Sombori ini berair sangat jernih serta berwarna hijau tosca. Berada di Rumah nenek terasa sangat tenang dan damai karena rumahnya tersembunyi dan di kelilingi oleh pulau-pulau kecil di sekitarnya. Di belakang Rumah Nenek menjulang sebuah bukit karang yang kokoh.

      Di sekitar rumah nenek banyak sekali ikan asin yang sedang dijemur, kami sempat dibawakan ikan asin oleh Si Nenek, mungkin karena kami bawakan kopi dan gula serta makanan kecil lainnya untuk Nenek sehingga pulangnya dikasih oleh2. Ikan asin pemberian Nenek kami kasihkan ke Bapak Pengemudi Perahu. Si Nenekpun gak segan2 diajak berfoto Bersama kami.  

      5. Goa Berlian
      Kenapa disebut Goa Berlian krn dinding batu2nya berwarna putih berkilau spt berlian. Menuju ke goa ini tdk jauh, begitu perahu merapat langsung sdh terlihat mulut goanya, jd jangan di lewatkan. Namun karena posisinya ada di atas air laut yang agak dalam maka agak sedikit kerepotan untuk naik ke dasar goa, kami sempat “menclok” ke pohon sebagai tempat menyeberang. Posisi goa kurang lebih 10 meter di atas permukaan air laut jadi goanya kering. Semua dindingnya berwarna putih, Nampak pula lobang goa yang memantulkan cahaya ke dalam goa, segingga goa Nampak terang dan memantulkan cahaya.

       
      6. Puncak Kayangan
      Di puncak ini kita juga bisa melihat view Raja4, trackingnya lebih berat dari yang pertama, batunya juga lbh runcing2 sehingg kita disarankan utk pakai sarung tangan. Bagi yg sdh pernah ke Wayag 1 tekstur batunya persis tp trackingnya lbh ringan dr Wayag 1, jd optimis kuat. Teluk2 sekitar nampak jelas dr Puncak Kayangan, gak pingin pulang kalau sdh disini, tp berhubung jalannya hanya setapak maka yg poto2 di puncak ini hrs bergantian jd tdk boleh lama2.

      Puncak Kayangan dijadikan  maskot utama Sombori dan merupakan spot terbaik untuk melihat keindahan Pulau Sombori. Tebingnya setinggi kurang lebih 30 meter, perairan lautnya mayoritas memiliki gradasi warna biru dan tosca.  Spot ini masih tergolong sepi jadi kita bisa puas berlama-lama menikmati tempat ini bersama teman-teman.

      6. Desa Mbokitta
      Kami singgah ke desa Mbokita utk malakukan administrasi, dan tak lupa menyempatkan utk bermain dengan anak2 kampung Suku Bajo, mrk pasti senang, juga utk yg mau oleh2 ikan asin bisa beli ke warga langsung. Mbokitta adalah nama sebuah pulau, daratan terpadat yang berada di antara pulau-pulau di Sombori. Jumlah penghuninya sekitar 200 orang dan mayoritas tinggal di rumah yang berdiri di atas laut. Nama pulau ini juga dijadikan nama desa bagi kelompok pulau di sekitarnya. Sudah banyak rumah2 yang menjual bahan2 makanan / cemilan, dan kopinya sungguh enak, persis seperti yang kami minum di Bandara Haluoleo.
      Dari sini kami melanjutkan perjalanan pulang  ke homestay dan bermain air serta pasir di pantai sekitar homestay. Mainan air menjadi rutinitas pagi dan sore.  

      Malam hari kami menuju Desa Labengki utk menyerahkan donasi berupa pakaian layak pakai dan buku2, namun hanya diserahkan ke rumah pemilik homestay utk kmd minta tolong dia yg menyerahkan ke Kepala desa agar diserahkan ke warganya yg kurang mampu. Mengingat kami dpt penerbangan balik ke Jakarta jam 15.20 maka tdk memungkinkan jika kami ikut terlibat dlm acara baksos tsb.
      HARI KETIGA, 24 SEPTEMBER 2017
      Pagi ini kami hanya bermain air dipantai, sunrise dan sarapan pagi. Utk kemudian ber-siap2 menuju Kendari dengan perahu. Alhamdulillah walau ombak cukup besar dan menjadikan perahu berlayar agak lambat tp kami tdk ketinggalan pesawat. Tips utk JJ'er yg mau kesini, ambillah penerbangan malam spy tdk ter-buru2 dan masih bisa menikmati snorkling.

      So far, kami puas trip kali ini sungguh menantang, terima kasih teman2 travelmate, kalian luar biasa kompak, sampai ketemu di destinasi berikutnya.


      Salam Jalan2 Indonesia…!!
       
       
       
       
    • By IVACANZA
      OPEN TRIP TOGEAN 5D4N Start Gorontalo / Ampana – Paket Wisata Trip Gabungan eksplore Taman Nasional Kepulauan Togean 5D4N, menikmati keindahan bawah laut tak terbatas, dan pulau-pulau nan cantik di sekitarnya. Destinasi ke spot-spot snorkeling dengan terumbu karang beraneka macam, berkunjung ke jembatan kayu sepanjang 1800m, dan bermain bersama ikan hiu paus. Rencanakan liburanmu ke Togean bersama kami!

       
      JADWAL TRIP
      19-23 Januari 2018 (Gorontalo) 20-24 Januari 2018 (Ampana) 16-20 Februari 2018 (Gorontalo) 17-21 Februari 2018 (Ampana) 16-20 Maret 2018 (Gorontalo) 17-21 Maret 2018 (Ampana) 27 April – 1 Mei 2018 (Gorontalo) 28 April – 2 Mei 2018 (Ampana) 11-15 Mei 2018 (Gorontalo) 10-14 Mei 2018 (Ampana) 15-19 Juni 2018 (Gorontalo) 16-20 Juni 2018 (Ampana)  
      MEETING POINT
      Bandara Gorontalo / Bandara Tanjung Api Ampana
       
      HARGA
      Start Gorontalo : Rp 2.000.000,- / Start Ampana : Rp 2.250.000,-
       
      ITINERARY
      Start Gorontalo
      Day 1 : Gorontalo – Wakai
      Berkumpul di bandara Gorontalo pukul 12:00. Makan siang di resto local sup kuning woku dan ikan belarica goring khas gorontalo biaya masing-masing. City Tour Kota Gorontalo (Situasional & Bonus), belanja camilan untuk di pulau dan makan malam untuk di kapal lanjut keberangkatan menuju Wakai dengan Kapal Ferry (estimasi waktu 10-12 jam perjalanan laut).
      Day 2 : Togean – Danau Ubur-ubur – Karina Beach
      Sekitar pukul 07.00 tiba di Wakai, dari Wakai peserta dijemput dan diantar menuju penginapan. Setelah Sarapan peserta dapat beristirahat dan bersantai di sekitar cottage/ penginapan. Setelah makan siang peserta akan diajak menuju danau ubur-ubur dan karina beach. Bermain dan mengeksplore hingga sore hari.
      Day 3 : California Reef – Reef 4 – Sera Beach – Pulau Papan
      Setelah Sarapan, Trip dilanjutkan dengan Hoping Island menuju Callifornia reef, Reef 4,dan Sera beach. Makan siang di Pantai Sera, kemudian melanjutkan trip ke Pulau Papan untuk melihat kehidupan asli masyarakat Bajo. Eksplore pulau hingga sore hari kemudian kembali ke penginapan.
      Day 4 : Snorkeling di perairan Togean – Gorontalo
      Hari terakhir di Kepulauan Togean, setelah Sarapan diajak untuk snorkeling di perairan sekitar cottage. Setelah itu peserta dipersilahkan berkemas-kemas dan bersiap-siap untuk perjalanan dari Wakai menuju Gorontalo.
      Day 5 : Gorontalo – Whaleshark Point – Pasar Tua
      Sekitar pukul 05.00 tiba di Gorontalo. Mampir untuk sarapan kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Whaleshark Point (Jika Muncul). Eksplore Whaleshark Point sampai pukul 10.00. Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Pasar Tua, Pasar khas kota gorontalo ditemani penganan dan kopi khas gorontalo (personal expense). Pembelian oleh-oleh di pasar souvenir (kalo waktu cukup) kemudian menuju Bandara Gorontalo

      Start Ampana
      Day 1 : Ampana – Kadidiri – Pulau Salaka
      Peserta dijemput pukul 11 siang di Bandara Tanjung Api Ampana, setelah itu melanjutkan perjalanan ke Togean (perjalanan 1-2 jam). Cek in Penginapan, istirahat sejenak lalu dilanjutkan aktivitas snorkeling di sekitar cottage. Sore Hari trip ke Pulau Salaka untuk menikmati Sunset
      Day 2 : Karina Beach
      Setelah sarapan peserta akan meninggalkan cottage di Kadidiri untuk menginap di Fadhila Cottage / Bolilanga. Sebelum menuju ke cottage berikutnya peserta akan diajak untuk berenang bersama ubur-ubur di Pantai Karina, serta menikmati pantai yang sangat bersih. Siang hari menuju ke cottage baru, makan siang dan istirahat. Sore hari diajak snorkeling kembali ke spot sekitar cottage lalu acara bebas.
      Day 3 : California Reef – Reef 4 – Sera Beach – Pulau Papan
      Setelah Sarapan, Trip dilanjutkan dengan Hoping Island menuju Callifornia reef, Reef 4,dan Sera beach. Makan siang di Pantai Sera, kemudian melanjutkan trip ke Pulau Papan untuk melihat kehidupan asli masyarakat Bajo. Eksplore pulau hingga sore hari kemudian kembali ke penginapan.  Makan malam dan Istirahat
      Day 4 : Wakai – Ampana
      Setelah sarapan peserta persiapan check out dari penginapan dan kembali menuju Pelabuhan Wakai. Dari Wakai melanjutkan perjalanan menuju Kota Ampana, check in hotel karena tidak ada jadwal penerbangan yang sesuai dengan kapal dari Wakai ke Ampana. Acara bebas.
      Day 5 : Ampana – Airport
      Pagi hari peserta akan diantarkan menuju Bandara, Trip Berakhir.
       
      INCLUDE
      Mobil bandara – pelabuhan PP City Tour Ferry Gorontalo / Ampana – Wakai PP (bisnis class) Island hopping boat 2N cottage tepi pantai di Pulau Kadidiri (non AC, 1 kamar 2 orang, Kamar Mandi dalam) 1N di Ampana (Untuk peserta yang start ampana) Makan selama di Kepulauan Togean  Segala perizinan Guide Lokal Dokumentasi Underwater Program tour sesuai itinerary  
      EXCLUDE
      Transportasi menuju meeting point Peralatan Snorkeling (IDR 50.000/orang) Biaya optional tour (overtime / di luar itinerary yang sudah ada) Tipping Guide  
      CONTACT PERSON
      Email : info@ivacanza.co Line @ : @ivacanza Whatsapp : 081299367326
    • By IVACANZA
      Open Trip Labengki Sombori selama 3 hari 2 malam ala Backpacker dengan harga sangat terjangkau. Labengki dan Sombori merupakan pulau kecil di Sulawesi tenggara yang disebut sebagai Raja Empatnya Sulawesi yang menawan. Pulau Labengki merupakan salah satu pulau yang terletak di pesisir timur Pulau Sulawesi tepatnya di Provinsi Sulawesi Tenggara. Keindahan pulau ini tidak kalah dengan Wakatobi atau bahkan Raja Ampat yang sudah begitu terkenal. Banyak orang yang menyebut Pulau Labengki sebagai miniatur Raja Ampat, karena destinasi ini memiliki nuansa keindahan alam yang hampir sama dengan Raja Ampat. Pulau ini terdiri dari karang-karang besar yang menjulang diatas lautan diberbagai titiknya. Melalui Open Trip Labengki Sombori 3D2N ini, IVACANZA ingin mengajak para traveller untuk mengenal lebih dekat tentang destinasi wisata ini.

       
      JADWAL TRIP
      Januari : 19-21 Februari : 09 – 11 / 16 – 18 Maret : 16 – 18 / 30 Maret – 01 April April : 13 – 15 / 27- 29 April Mei : 10 – 12 Agustus : 17 – 19 / 30 Agustus-01 September September : 08 – 10 Oktober :  12 – 14 November : 16 – 18  
      MEETING  POINT
      Bandara Kendari, Sulawesi Tenggara
       
      RECOMMENDATION FLIGHT
      Tiba di Bandara Kendari :  Sebelum pukul 10.00 WITA harus sudah tiba di kendari
      Pulang dari Bandara kendari : Sore hari setelah pukul 17:30 WITA
       
      HARGA
                  IDR 1.350.000 / pax
       
      ITINERARY
      Hari ke 1
      Peserta tiba di Bandara Haluoleo Kendari pukul 10.00 Wita dan dilanjutkan perjalanan darat menuju dermaga, perjalanan darat ini di tempuh 40 menit, setelah sampai di dermaga peserta menyeberang laut dengan kapal kayu, perjalanan laut kita tempuh 2 jam lebih. Sampai di labengki kecil (kampung bajo)  kita chek in homestay, setelah makan siang, peserta akan menikmati keindahan pasir panjang sampai sore. Pukul 17.00 kembali ke homestay, makan malam dan istrahat.

      Hari ke 2
      jam 05:30 kita Mengejar sunrise di labengki kecil dengan mengunjungi Menara mercusuar. setelah itu sarapan pagi. jam 07:30 Kita explore sombori, Pulau Mbokita, Tebing koko, Rumah Nenek, Goa Berlian, Puncak Khayangan. Pukul 15.30 kembali ke labengki, Homestay, makan malam dan istrahat.
      Hari ke 3
      Sarapan pukul 07:00,  pukul 08:00 dilanjutkan explore labengki, ke blue lagoon dan trekking Labengki Lovers Walk untuk melihat miniatur raja ampat dan teluk cinta. Pukul 11:00 kembali ke homestay dan makan siang, pukul 13:00 perjalanan dilanjutkan menuju Kendari. Tiba di kendari pukul 15.00, tamu dijemput dan diantar kembali ke bandara dan trip selesai.
       
      INCLUDE
      Transportasi darat & laut selama trip Akomodasi 2 malam (Homestay) Sewa kapal island hoping Lifevest/pelampung Makan sesuai program 3x sehari Air mineral Tiket masuk wisata termasuk donasi Guide Ramah & Profesional Dokumentasi Program tour sesuai itinerary Biaya asuransi pada saat tour EXCLUDE
      Pengeluaran Pribadi Alat Snorkeling Penambahan fasilitas seperti upgrade transportasi, penginapan dan lain lain. KETERANGAN TAMBAHAN
      Reservasi Pendaftaran maksimal H-14 sebelum jadwal trip Peserta wajib membayar DP 50% dalam waktu 1×24 jam setelah mendapatkan Booking Form dari IVACANZA, dan wajib melakukan pelunasan selambat-lambatnya H-7. Pihak IVACANZA berhak membatalkan trip dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu di luar kemampuan kami, dan uang DP peserta akan dikembalikan 100%. Kuota open trip dalam sekali keberangkatan minimal 10 orang, Jika kuota tidak terpenuhi maka pilihannya trip bisa dibatalkan atau trip tetap jalan dengan penyesuaian harga (sesuai kesepakatan kedua belah pihak) Jadwal acara/Itinerary bisa berubah tergantung cuaca dan kondisi cuaca alam dan lalu lintas Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan. Tidak ada pengembalian Down Payment/Uang Muka atau uang yang sudah di bayarkan bagi peserta trip yang membatalkan keikutsertaannya.  
      CONTACT PERSON
      EMAIL : info@ivacanza.co Line : @ivacanza Whatsapp : 081.321.444.721 / 0812.99.3673.26  
    • By AL-Akbar
      Dimulai perjalanan dari Jakarta menuju Kendari, Kemudian kami sudah di jemput oleh orang dari penginapan 
      perjalanan dari Bandara menuju Dermaga tempat Speed Boat kami hanyak 40 Menit. orang biasa menyebut dengan lokasi By Pass Kendari
      setelah itu melanjutkan perjalanan laut sekitar 2 Jam dan sampailah kami di resort "Labengki Nirwana Resort" tempat menginap (kami mengambil paket tour full board All-in yang disediakan pihak ressort)
      Mejeng Dulu Depan Kamar:
      Setelah Istirahat Sejenak dan Makan siang kami langsung diajak Menuju "Blue Lagoon".. sekitar 15 Menit Menggunakan Speed Boat dari Resort
      setibanya di Blue Lagoon pemandangan nya sangat bagus pantai yang di kelilingi bukit dan tebing kars kars.. tapi masih bingung di mana posisi blue lagoon nya..
      Pantai Menuju Blue Lagoon:
      ternyata oh ternyata kami diajak menaiki lebih tepatnya memanjat karena terjal, belum ada jalan yang dibuat, benar benar alami manjat di bebatuan kars yang tajam (harus pakai sepatu karet, atau sandal gunung) sepatu saat itu kami di pinjamkan dari pihak resort, setelah sekitar 15-20 menit panjat memanjat akhirnya tiba juga di blue laggon
      blue lagoon:
      pagi hari berikutnya jam 5 pagi kami sudah bersiap di restorant resort untuk treking "Labengki Lovers Walk" untuk melihat Sekitar Resort dan "Teluk Cinta" teluk cinta ini unik karena pantai nya terlihat seperti bentuk Hati.
      Teluk Cinta:
      Pemandangan Dari Puncak Labengki:
      Treking ini dimulai dari bawah resto resort - puncak labengki - nyebrang kepulau sebrang itu naik kepuncak nya kemudian turun lagi dan pulang nya di jemput nyebrang menggunakan sampan
      keseluruhan sekitar 1 jam. (untuk labengki lovers walk hanya dapat dilakukan oleh tamu yang menginap di resort, bagi pengunjung umum hanya bisa naik kepuncak untuk melihat teluk cinta melalu sisi sebelah lain bukit tersebut)
      okeh setelah treking kami siap siap berangkat menuju kepulauan Sombori, (Sombori sudah memasukin Sulawesi Tengah, sedangkan Labengki di Sulawesi Tenggara) jadi antar propinsi hahah..
      perjalanan laut sekitar 1 jam naik speedboat, tiba di sombori diharuskan melapor dahulu dan membayar biaya retribusi kemudian meminta guide local untuk mendampingi selama di kepulauan sombori (gak tau berapa bayarnya karena paket kami sudah All-in)
      kantor Pemerintahan Sombori:
      setelah pelaporan selesai langsung nyebur untuk snorkling tepat di sekitar kantor ini.. kondisi peraian di labengki dan sombori landai tapi tiba-tiba langsung dalam seperti palung laut dari sekitar 1 meter bisa langsung ke puluhan meter..
      setelah puas snorkling kamu berangkat ke spot pertama yaitu "Puncak Khayangan".. 10 menit dari tempat tadi sampai lah di puncak khayangan, dari tempat kapal bersandar harus treking dengan jalur yang masih alami dan terjal sekitar 15 - 20 menit sampailah di puncak khayangan
      Puncak Khayangan:
      lanjut menuju spot ke 2 yaitu goa kristal.. sekitar 15 menit perjalanan dari sini, menuju sebuat goa yang dalamnya apabila di sorot dengan cahaya menyala mengkilat seperti kristal, sayangnya susah sekali tertangkap camera hanya bisa di nikmati dengan mata secara langsung.
      goa kristal:
      lanjut menuju spot ke-3 yaitu "Pantai Air Kiri" disebut begitu karena di pantainya ada sumber air tawar yang hanya bisa di ambil dengan tangan kiri. sekitar 15 menit perjalanan dari goa kristal. melewati perairan yang sekelilingnya perbukitan dan batuan kars serta pantai pantai dan pulau pulau kecil berpasir putih. akhirnya sampai dan pemandangan yang supeeer.. Pantai nya diapit oleh dua Lautan yang airnya bening seperti kaca.
      Pantai Air Kiri:
      lanjut menuju spot 4 yaitu goa berair, 10 menit saja perjalan dari pantai air kiri, menuju goa yang ada dimasuki oleh air laut, banyak terumbu karang besar disini, dan juga banyak sekali bintang laut
      goa berair:
      kemudian searah dengan perjalanan kembali ke resort kita mampir di spot ke-5 yaitu pantai "pasir panjang".. ini merupakan spot snorkling terbaik menurut saya karena banyak sekali jenis ikan dan terumbu karang nya dan juga di pasir panjang ada spot yang menjadi icon yaitu dua buah pohon kelapa yang sejajar dan bengkok, seperti pohon kembar. menikmati pantai di hamock yang dipasang di pohon iconic jadi hal yang harus disini heheh
      pasir panjang:
      selain menuju spot spot diatas banyak kegiatan yang dapat di lakukan di labengki, misalnya seperti Canoing, Flying Fox,  Snorking, Floating-Floating, Tidur di Hamock menikmati Suasana sampai main loncat loncat, di sini U can Snorkling Every Where keluar kamar langsung snorkling pun bisa, di peraian sekitar resort akan di jumpai Kima (kerang raksasa) karena disana adalah habitat species Kima
      Kegiatan lain:
      Sekian Sedikit cerita dari Labengki dan Sombori.. mohon maaf kalo berantakan heheh
      Note:
      * Asumsi Waktu Perjalanan diatas kami memakai Speed Boat 200pk (Kendari - Labengki - Sombori -  Kendari maupun Island Hooping)