• 0
Maria13

LONDON TRIP JULY 2017

Question

London & Italy Trip

Date:  28june- 04july 2017 (london) 04-15 July (itali)

Cari teman cewe buat jalan dan sharing cost di london, setelah itu aku akan terbang ke Itali (rome- naples- florence- venice- milan)

Welcome to discuss cost and others related issue.

saya sudah beli tiket by turkish airlines pp jkt- frankfurt, soalnya mau ke southside festival dulu di german tgl 22-25june.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

1 answer to this question

  • 0
10 hours ago, Maria13 said:

London & Italy Trip

Date:  28june- 04july 2017 (london) 04-15 July (itali)

Cari teman cewe buat jalan dan sharing cost di london, setelah itu aku akan terbang ke Itali (rome- naples- florence- venice- milan)

Welcome to discuss cost and others related issue.

saya sudah beli tiket by turkish airlines pp jkt- frankfurt, soalnya mau ke southside festival dulu di german tgl 22-25june.

 

halo @Maria13 saya bantu share ya

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Devi Partamihardja
      Hai,
      Perkenalkan saya Devi, Female 31yo, Anggota Baru di web ini. Amaze banget liat tulisan-tulisan para traveller disini, Thank You untuk Info2nya :)
      Btw, Berhubung punya mimpi yang belum terwujud untuk Traveling ke London dan Beberapa negara di Eropa, Rencana (kemungkinan) saya akan ke Eropa bulan November 2017 ini, yap 2-3 bulan lagi mendadak disko. Belum Urus Visa dan masih cari tiket, Total kira-kira 15-25 hari, mau make sure kira-kira ada temen bertualang kah? secara nyali masih ciut kalo solo travelling ke Eropa. Kalo masih Asia mah oke-oke aja. Kalo sampe ga ada temen (kayanya musti nunda) hehe...
      Tipe Travellingnya Pesawat Kelas Ekonomi (cari yang termurah dari Jakarta atau KL atau Spore), Bisa dibilang bukan backpacker karna akan bawa koper, nginep di Airbnb/Hostel/cheap Hotel, Transportasi umum & murah, Travelling Santai, Quality time di setiap spot, Disney Paris or amusement park dan spot2 Random is one of my Top List, Syukur2 Kalo dapet temen Traveller sesama Perempuan biar ada temen hunting pernak pernik unik hehe.. Don't Hesitate to contact me by email ya devisparta2@gmail.com
      (bila ada keseriusan kita contact2an by whatsapp).
       
      Thank You :)
    • By kalmura
      Masih dengan negara yang sama... United Kingdom. Oke selanjutnya di part ini gw bakal memberikan sedikit pengalaman di kota southampton dan Liverpool. hmmmm mungkin banyak dari kita yg berfikir ngapain sih ke southampton. Atau dengan kota kedua yaitu liverpool... kalo kota ini jelas impian dari semua liverpudlian di seluruh penjuru dunia. Adalah mengunjungi markas dari salah satu Club sepakbola terbaik di dunia terutama di daratan britania raya. Yups... Anfield Stadium. Selain itu di kota ini terdapat sebuan band legendaris ... yaitu The Beatles. Sebuah Grup Band yang mempunyai tempat tersendiri di hati para fans nya.
      Oke melanjut ke kota yang mungkin gak banyak orang tau mengenai kota ini. Southampton. Ada apa sih disini??? Sebuah kota pelabuhan di Inggirs bagian selatan. hmm kalo mengenai sejarah dari kota ini bisa lu pada buka di mbah google aja hehehe... yang menarik dari kota ini menurut ane adalah... Titanic. yaaa kapal titanic yang legendaris yang walaupun pada saat itu mendapat banyak penghargaan namun aktor pria si om ganteng leonardo dicaprio justru tidak mampu meraih penghargaan walaupun doi sudah susah payah melukis rose yang di perankan oleh kate winslet. Ups.. Tapi bukan lukisan itu point nya. disini lah bermula perjalan Kapal Titanic yang legendaris itu.
      Sebenernya gw ke kota ini hanya one day trip aja... Ya di karenakan ada temen gw yang dulu satu kantor lagi dapet beasiswa sekolah di University Of Southampton. Oke kita mulai aja perjalanan dari London ke Southampton.
       
      london - Southampton
      Dari london gw menggunakan moda transportasi Bus, yaitu menggunakan National express. Hmmm menurut gw harga nya cukup mahal karena gw on de spot untuk beli ticketnya. harga nya 16.50 GBP. cukup mahal, hanya memakan waktu sekitar 2 jam 15 menit waktu tempuh. Dari london ticket bus bisa di beli di Victoria Station for coach (dalam bahasa inggris bus = coach). Jadi perlu di ketahui kalo Victoria Station ini cukup membingungkan. Pake GPS gw 2x salah jalan hahaha.... karena di sini ada stations buat kereta juga. Jadi untuk terminal coach nya agak berjarak 500m dari terminal kereta.
      Oke lanjut ke pembelian ticket. Ticket bisa lu beli di mesin atau di counter penjualannya. Di station ini ada beragam maskapai bus dan destinasinya. mau destinasi domestik ataupun international semua ada di terminal ini. Mulai dari Megabus, National express, eurolines dll...
      Karcis dari London ke Southampton

       
      Southampton

      Menurut gw kota ini enak... entah karena gw cuma one day trip kesini atau memang karena kota ini kota pelabuhan yang memiliki rasa tersendiri.
      Memorial of Titanic

       
      Layaknya kota-kota di Britania Raya, rivalitas sebuah club sepakbola memang cukup menjadi topic yang sangat menyenangkan. Dimana disini terdapat dua buah club English Premier League yaitu Southampton dan Pourthmouth.
       
      Stadion Kebanggaan Southampton ST. Mary's Stadium

      Hmmmm.... menurut gw sih emang gak banyak tempat wisata di southampton, tapi karena gw mw lepas kangen aja ama temen gw di sini hehehe...
      Karena otak gw gak sanggup kalo harus beasiswa di Universitas ini, ya foto disini aja udah gud lah bwt gw... hahahaa

       
      Sore harinya gw balik ke london,,, untuk melanjutkan perjalanan ke esokan hari ke Liverpool....
       
      ......... Go to Liverpool......
      Memulai perjalan melalui Victoria Coach Station... Gw mempercayakan perjalan menggunakan Megabus.. dengan harga London - Liverpool 7 GBP. Yang gw beli jauh hari sebelum berangkat. Perjalanan dari London ke Liverpool sekitar 5 jam perjalanan. Menurut gw mega bus cukup nyaman, ada colokan untuk charger hp juga... untuk seat kita bebas me duduk dimana, karena bus ini bertingkat lu pada bisa pilih aja,, siapa cepat dy dapat... hehehe
      Sampai di liverpool pemberhentian bus terakhir adalah di liverpool one station. dan letaknya di pusat kota liverpool. Dikarenakan gw nginep di YHA Liverpool, maka gw cuma jalan sekitar 500an m aja... kalo gak salah hehehe... sesampai nya di Liverpool gw disambut hujan... huft...
      Liverpool.. The Merseyside City kota tepi sungai yang legendaris...

       
      Liverpool Bis Station memang tempat yang strategis... Di depan terminal tersebut ada bangunan bernama Albert Dock yang juga menjadi icon kota liverpool. Kemudian memasuki area tersebut terdapat museom dan yaa... The beatles museum.

       
      Di sekitar area ini juga terdapat pusat perbelanjaan yaitu John Lewis.
       
      Gak lengkap memang jika berkunjung ke kota ini tanpa mampir ke Anfield stadium... Untuk menuju ke anfield melalui liverpool one bus station. dengan menunggu coach no 26 untuk berangkat. Melalui coach no 26 ini lu bisa turun di depan stadion pas. Dengan harga ticket untuk sehari adalah sebesar 4.20GBP. Jadi dalam satu hari lu bisa naik turun bus terserah kmn aja. Kemudian untuk kembali dari anfiled ke kota lu bisa menggunakan bus no 27.

       
      This is Anfiled....
      mimpi dari sekian banyak orang untuk bisa berada di sini... dan gw adalah bagian dari sedikit orang yang berkesempatan mengunjungi tempat ini.

      Yaps liverpool... Bahkan dulu gw pikir hanya ada dalam mimpi aja gw bisa ketempat ini... dan ternyata Tuhan mewujudkan salah satu mimpi gw...
       
      hmmm mungkin sekian aja dulu FR dari daratan Britania Raya....
       
      "You'll Never Walk Alone"
    • By kalmura
      London... Kota impian bagi sebagian besar orang untuk dikunjungi bahkan menjadi destinasi wisata kedua terbanyak di dunia versi Euromonitor International (januari 2016). Banyak cara bagi setiap orang mewujudkan mimpi-mimpi serta visi dalam hidupnya. Seperti Walt Disney yang tidak pernah lelah untuk selalu memotivasi kita bahwa semua mimpimu akan terwujud asalkan kamu punya keberanian untuk mengejarnya. Kali ini gw bakal sharing mengenai solo trip gw di london.
      For the first time... yaps ini perjalanan pertama gw ke luar negeri sendiri. iya sendiri, karena beberapa trip sebelumnya gw minimal ada satu orang *teman. Cukup kita balik ke FR... United Kingdom masuk ke dalam "Dreams book" gw. Negara ini punya tempat khusus di dalam bucket list destinasi liburan gw. Banyak temen2 yang mengurungkan niatnya pergi ke london karena mereka bilang "Visa nya susah bro". Yaps banyak temen2 yang bilang begitu. Tapi pasti ada caranya kok biar visa kita di approve. Ticket ke London gw pernah posting di topic gw yang pertama tentang kepengurusan Visa UK. Promo yang menurut gw gila kalo gak gw ambil. Tiga bulan setelah gw mendapatkan ticket Promo KL - LDN baru gw bergerilya untuk mempersiapkan segalanya. Karena Trip gw akan gw jalanin selama 25 hari, 4 negara, 9 kota. Kali ini gw coba buat Field Report untuk London dulu aja. Oke yang pertama adalah persiapan. Sebelum caw hal yang gak boleh lu lewatin adalah :
      Pasport Visa UK Visa Schengen (karena gw sekalian masuk negara schengen) Poundsterling secukupnya Credit card atau debit card (prefer klo debit yang ada chip nya) ticket balik atau keluar dari london (ada kasus jika gak bisa menunjukkan tiket keluar london lu gak bisa masuk london (ini kasusistis) Itinerary personal stuff Update untuk cuaca saat tiba di london (karena berdasarkan hasil statement org london mereka bilang "UK weather is s*cks") mental (ini yang paling penting, apalagi klo elu ngerasa english lu masih acak2 an kayak gw) And... semua siap. Gw ready to London. Seminggu sebelum keberangkatan ternyata gw dapet email dari maskapai Vietnam Airlines.... Eng ing Eng...  kalo flight gw di cancel. hanya org stress yang gak kaget mendapat berita ini. ya jelas aja.. lu udh siapin semuanya mateng2.. eh penerbangan elu di cancel.... (salah satu resiko dapet tiket promo) Buseth dah...  langsung bubar konsentrasi gw karena pada saat gw baca email itu gw sedang ada ujian tengah semester karena gw mencoba melanjutkan studi post graduate gw. Karena gw belum baca email nya keseluruhan langsung aja tuh soal UTS gw libas tanpa basa basi (yg penting kelar). oke dengan tenang tapi cemas gw baca lagi tuh email, dan secercah harapan datang (hahaa) ternyata memang flight gw di tanggal 27 di cancel. karena saat ini gw beli ticket KL - LDN. kemudian pihak airlines memberikan opsi. rute sama namun di mundurkan di tanggal 30 atau di tanggal yang sama tapi transit di Frankfurt. weits .. frankfurt?? tanpa mikir lagi langsung gw bales gw pilih yang via frankfurt (karena gw udh punya visa schengen).
       
      Frankfurt
      Disini gw cuma transit. sedikit menikmati fasilitas bandara terbesar di Jerman. Setelah terombang ambing di dalam pesawat selama 13 jam.
      guten Morgen Frankfurt...

       
      Disini gw transit sekitar 3 jam.
       
      London Heathrow
      Sekitar pukul 14.00 waktu London gw tiba di terminal 2 London Heathrow International Airport. Sambil jalan menuju konter imigrasi mental di siapin. siapa tw petugas nanya yang aneh2 kali aja di tanya kalo tidur tutup mata apa gak?? hahahaha... Oke ketika sampai di konter setelah melewati antrian yang lumayan panjang. Hanya sedikit aja si petugas nanya. Dy hanya menanyakan mw ngapain di sini? berapa lama? ada kenalan gak disini?(ini gw pernah baca kalo pertanyaan ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. biar lebih save mending jawab tidak punya kenalan siapa pun). di indonesia kerja? kerja di bagian apa? yups... stelah gw jawab pake bahasa lampung tengkyu yai.. (wkwkwk english juga pastinya) pasport di stamp and... welcome to london...........

      Setelah keluar dari pintu kedatangan saya melihat ada counter untuk provider selular. sebelum saya berangkat saya sudah memutuskan untuk membeli dan menggunakan Provider 3 selama di UK. harganya 20 GBP unlimited data. Setelah itu saya turun menuju logo underground. untuk transportasi di london dari bandara ke kota bisa gunakan Tube / underground atau menggunakan Bus. saya memilih opsi nomor 1. yaitu menggunakan tube. Untuk ticket transportasi selama di London gw menggunakan oyster card yang bisa di beli di stasiun tube. Menggunakan mesin. Hal ini sama jika lu pada sudah pernah jalan ke south korea atau negara maju lainnya. Karena transportasi di london sangat baik dan mudah. Gw beli paket untuk 3 hari seharga 35 GBP. Oyster card bisa di gunakan untuk tube, railway dan bus.

       
      Berdasarkan lokasi dengan pertimbangan lebih dekat ke big ben. gw pilih penginapan a.k.a hostel di daerah westminster. ya seperti yang sudah kita ketahui bahwa untuk hostel atau hotel di london adalah sangat mahal. karena budget ane backpaker maka gw memilih hostel sebagai penginapan. Walrus Bar and Hostel jadi pilihan gw. Karena gw mw cari moment pada saat sepi buat foto... hehehee... gw bisa jalan kaki gak sampai 5 menit untuk ke wilayah big ben dan sekitarnya. kenapa gw pilih pake beli provider lokal di UK. karena untuk petunjuk arah akan kemana dan menggunakan apa gw akan menempuh ke suatu tempat. London sangat aman bro... gw sempet foto diatas jam 12 malem dan setelah jam 5 pagi... yang perlu di khawatirkan di London adalah cuaca. yaps cuaca bisa berubah seketika. dan elu harus siapin jas hujan dan cover extra untuk menjaga camera agar tidak kehujanan.
       

      Di london cuaca cukup menyakitkan... suhu sekitar 3-5 derajat celcius untuk malam hari. dan maksimal 8 derajat untuk di siang hari. bagi gw itu cukup dingin banget... Di london banyak banget tempat yang bisa lu kunjungi. Pagi pencinta sepakbola pun banyak destinasi yang bisa lu kunjungi. Seperti dua club besar london Chelsea dan Arsenal. Dengan bermodal Maps dan Sygic Travel (bisa di download di ios) jadi aplikasi ini bakal mengurutkan destinasi wisata yang bakal kita kunjungi.
       

       
      Untuk pilihan makanan london cukup mahal. karena gw juga tipe orang yang sedikit pilih2 soal makanan terlebih gw juga islam maka gak banyak makanan yang gw coba di london. paling aman mkanan di fast food seperti MCD atau burger king atau Subway. Sekali makan bisa 7 GBP. Tapi di london lu bisa coba mampir ke Warung PAdang. Yups sebuah tempat makan di dekat tower bridge Warung Padang yang ownernya juga orang indonesia bisa memuaskan elu yang pengen makan nasi. hehehehe... 

       
      Untuk tempat shoping or mencari barang2 murah dan kecil2 seperti gantungan kunci dll lu bisa ke camden market. Banyak banget yang bisa lu cari disana. Karena lagi2 gw bukan untuk shoping ya secukupnya aja gw beli bwt koleksi pribadi. Camden Market mudah banget di capai. tinggal cari tube ke stasiun Camden Town. lalu lu bisa jalan untuk menuju ke marketnya.

       
      Oke di london gw cuma stay 3 hari di Hostel yang pertama yaitu Walrus Bar and Hostel . Kemudian gw pindah hostel ke Wombats City Hostels untuk tiga hari berikutnya. Hostel ini juga lebih dekat ke Tower Bridge atau London Bridge. Lagi2 demi niatan untuk cari moment pas sepi. Foto ini gw ambil setelah jam 12 malem. makanya udah gak ada orang.

       
      Gw mencoba hal baru dan antimainstream. yups... gw foto di suhu 4 derajat celcius dengan menggunakan sendal jepit kesayangan. Finnaly... London adalah kota yang sangat sangat oke. keramahan orang2nya... tata kota yang baik, sistem transportasi yang mudah dan aman,,, Suatu saat gw harus balik mengunjungi kota ini kembali. 

       
      "The wonderful things in life are the things you do, not the things you have"
      _Reinhold Messner_
       
       
    • By Donnie
      Saya berangkat ke London sekitar jam 2 siang..tidak seperti saat keberangkatan dari Jakarta menuju UK yang panting kerontang, perjalanan dari London ke Edinburgh bisa dibilang sangat santai. bahkan saya tidak membawa koper yang saya titipkan di loker stasiun dengan biaya 2 pound sehari. Saya hanya membawa backpack berisi peralatan mandi, pakaian dalam, dan baju ganti untuk dua hari.

      Masih ada waktu satu jam sebelum keberangkatan, saya makan siang dulu di KFC stasion Waverley. Lucu, KFC disana kentang gorengnya besar-besar, gak seperti di Indonesia yg fries KFCnya kurus-kurus. Kalo anda suka makan di resto TGI Friday, nah seukuran fries di TGI itulah fries KFC di Edinburgh. Waktunya tiba, kereta saya sudah datang. Tanpa kesulitan, saya langsung menemukan gerbong dan bangku saya sesuai tiket.

      London, Aku Datang!

      Kereta berjalan cepat, walau gak secepat Shinkansen at least jauh lebih cepat dibanding kereta Argo Parahyangan yang sering berhenti. Perbedaan lain adalah faktor kenyamanan. Hampir tidak ada suara berisik didalam gerbong, goncangan pun terasa minim. Nyaman sekali!

      Tak banyak penumpang yang berangkat bersama saya hari itu. Bahkan bangku sebelah saya kosong, membuat saya bebas bergerak
      Sementara, hmm..pemandangan diluar sungguh indah, padang rumput luas lengkap dengan biri-biri, lahan pertanian, rumah-rumah penduduk lokal yang khas, serta perbukitan hijau bergantian muncul dijendela.

      Saking asyik memandangi pemandangan sambil mendengarkan lagu via ipod, saya sampai gak sadar petugas pemeriksa karcis memcolek bahu saya..saya copot earphone dan dia berkata 'ticket please'..sambil saya serahkan tiket, saya ajak dia ngobrol. Dari obrolan itu saya tau perjalanan ini akan memakan waktu sekitar lima jam dan stasiun King's Cross yang menjadi tujuan saya adalah pemberhentian terakhir, jd saya gak perlu takut salah turun stasion.
      Tak lama setelah si kondektur berlalu, nongolah tukang jajanan dengan seragam khas mereka yg antik. Sebuah pretzel ukuran sedang dan 1 cup teh panas dengan irisan lemon menjadi pengganjal perut selama dikereta. 9 stasion saya lewati, setiap jelang merapat, petugas berjalan melintasi tiap gerbong memberi tahu penumpang untuk bersiap turun di stasion-stasion tujuan mereka. Kesembilan stasion itu adalah: Berwick, Newcastle, Grantham, Doncaster, Darlington, Durham, York, Newark, dan Peterborough.
      Di stasion King Cross, manusia dari penjuru Inggris berkumpul. Ada yang baru tiba, ada pula yang hendak berangkat. Berbeda dengan di Edinburgh dimana waktu terasa begitu lambat, di London suasana metropolis amat terasa. Semua orang tampak berjalan terburu-buru, hiruk pikuk, dan masing-masing terlihat sibuk sendiri. Saking padat dan sibuknya orang, saya yang sedang celingak celinguk mencari pintu keluar sampai beberapa kali ditabrak orang yang berjalan cepat. Tak ada kata maaf, mereka hanya melengos sambil terus berjalan cepat. Beda sekali dengan di Edinburgh, disana suasana kekeluargaan begitu terasa, bahkan bagi warga asing seperti saya.
      Tak berapa lama, Andre, kawan saya datang menjemput. Oya, Andre ini adalah seorang WNI, yang sudah lama menjadi permanent residence di Inggris. Kami adalah teman seangkatan waktu kuliah, satu fakultas tapi beda jurusan. Berhubung hari sudah menjelang malam, Andre mengajak saya makan malam disebuah resto chinese daerah chinatown, satu kali naik bis dari stasion King Cross.
       
       

      Sambil menunggu makanan datang, saya dan Andre ngobrol ngalor ngidul melepas kangen setelah 6 tahun lebih tidak berjumpa. Ternyata, setelah lulus dari kampus ia mengambil kursus IT ke Birmingham sampai kemudian mendapat pekerjaan sebagai sound engineer disebuah perusahaan produsen jingle iklan di London. Dari dia juga saya tahu saking mahalnya hidup di London (London termasuk salah satu kota paling mahal didunia) banyak pemilik rumah harus berbagi rumahnya dengan orang asing. Semacam indekost gitu, kita diberi satu ruangan atau kamar didalam rumah dan bebas menggunakan semua fasilitas yang ada dengan imbalan sejumlah uang yang disepakati sebelumnya. 'Lebih murah daripada patungan menyewa apartemen,' ujar Andre.
       

      rumah Andre
       
      Selesai makan, kami berjalan santai menuju kediamannya. Udara dingin sekitar 2 derajat celcius, area pedestrian yang sangat nyaman, serta obrolan tanpa putus dengan seorang kawan lama membuat waktu tempuh sekitar 40 menit terasa singkat. Tanpa terasa, kami sudah sampai dirumah tempat ia tinggal. Luas tanah tempat rumah itu berdiri terbilang kecil, kalau di Indonesia hampir menyerupai townhouse. Pemilik rumah belum pulang tampaknya, karena begitu kami masuk ruangan tampak gelap gulita. Setelah mandi, kami merencanakan perjalanan kami esok hari. Karena rencananya kami akan menggunakan subway sebagai sarana transportasi, sangat penting untuk membuat semacam itinerary tempat-tempat yang akan kami kunjungi sehingga bisa searah dan tidak berputar-putar dan membuang banyak waktu. Maklum, sebagai kota tua yang banyak memberi pengaruh pada dunia, London memiliki buanyak tempat yang menarik untuk dikunjungi turis. Kalau istilah si Andre, 'gak habis dijelajahin seminggu'.

      Jadi Beatles di Abbey Road

      Esoknya, setelah sarapan kami bersiap jalan. Tujuan pertama kami adalah studio legendaris Abbey Road, yang ternyata terletak hanya beberapa blok dari tempat tinggal Andre. Setengah jam jalan kaki sudah terlihat penunjuk jalan bertuliskan Abbey Road-kearah kanan. Dari jauh samar-samar saya lihat sosok-sosok yang sepertinya saya kenal keluar dari studio tersebut, bergegas memasuki mobil dan pergi.
       


      Sampai didepan studio saya lihat banyak sekali coretan tangan penggemar Beatles dari seluruh dunia, bahkan ada yang menggambar wajah John Lennon berpose ala Che Guevara lengkap dengan baretnya. Eh, tunggu dulu, setelah saya cermati diantara coret2an itu ada nama2 para personel band Padi! Oh, ternyata wajah-wajah yang sekilas akrab tadi adalah band Padi dari Indonesia. Wah sial, tahu begitu saya bela2in lari tadi sebelum mereka naik mobil. Lumayan kan kalo bisa nebeng masuk dan berfoto dalam studio. Sukur2 diajak tour London ikut mobil mereka dgn gratis. Yah, bukan rejeki saya tapi at least saya masih bisa foto2 didepan pagar dan zebra cross didepannya.
       
         

      Gila emang Beatles, gara2 mereka jadiin cover album 'Abbey Road EP' tuh zebra cross jadi terkenal keseluruh dunia. Bersama beberapa turis Jepang, kami menyeberangi jalan tersebut dan dengan sigap Andre mengambil foto saya. Agak sulit memang kalo mengambil angle yang persis sama dengan album Beatles karena posisi jalan yang sudah berubah, apalagi arus lalu lintas disana juga lumayan padat, walau ada peraturan tidak tertulis semua mobil 'wajib' memberi kesempatan bagi turis yang sedang berfoto menyeberangi Abbey Road.
       
       
      Puas berfoto-foto, waktunya saya belanja merchandise di Beatles coffee shop dekat situ. Buat pecandu Beatles pasti senang mampir kesitu. Semua merchandise Beatles komplet plet dijual, tapi memang harganya lumayan bikin nyengir. Kaos, album2 Beatles dalam format CD, piringan hitam, buku-buku tentang Beatles, poster, mug, DVD film, DVD dokumenter, postcard. D, semua tersedia. Mengingat budget saya yang agak terbatas, saya hanya membeli 5 tempelan kulkas bergambar 5 cover album Beatles favorit saya (Please Please Me, A Hard Day's Night, Help!, Revolver, dan Let It Be) serta sebuah kaos, tak lupa saya dan Andre meluangkan waktu untuk ngopi sambil menyaksikan film-film Beatles disitu.
       
       

      Wembley Stadium

      Puas nongkrong di Abbey Road, kami melanjutkan petualangan ke stadion nasional kerajaan Inggris, Wembley. Perjalanan ke Wembley memakan waktunsekitar 45 menit menggunakan subway, dari stasiun St. John's Wood di Abbey Road ke stasion Wembley Park yang salah satu pintu keluarnya mengarah langsung ke stadion Wembley.
       
       

      Sedikit mengulas sejarah Wembley, dulunya stafion berkapasitas 90rb orang itu berbama British Empire Exhibition Stadium. Berdiri sejak 1923, dan sempat mengalami renovasi besar-besaran tahun 2000 lalu hingga dibuka kembali 2006.
       
       

      Selain pertandingan-pertandingan sepakbola, stadion Wembley juga sering menggelar pertunjukan musik. Beberapa nama beken yang pernah menggelar konser di Wembley antara lain: U2, Michael Jackson, The Rolling Stones, Queen, Oasis, Metallica serta masih banyak lagi.
       


      Sampai didalam, saya agak dilema juga. Sejam lagi jadwal tour keliling stadion dibuka, bisa masuk sampai kelapangan dan kamar ganti pemain segala. Tapi harganya lumayan juga, GBP 150! Dengan kurs sekitar Rp 18rb/1 GBP, berarti sekitar Rp 2.7juta/kepala. Wah, belum buat beli merchandisenya. Mesti milih salah satu nih, akhirnya sudahlah foto-foto dibagian luar stadion saja. Yang penting masih bisa beli merchandise di official storenya.
       


      Piccadily Circus

      Puas berkeliling Wembley, target bergeser ke Piccadilly Circus. Wow, kali ini kami menaiki subway yg bener-bener fully loaded, sampai harus berdiri berdesak-desakan dengan penumpang lain. Hmm, weekend saja penuh, bagaimana hari kerja ya? Tak lama, kami sampai di stasion Piccadily Park. Tak seperti stasion-stasion underground sebelumnya, stasion Piccadily ini gede dan rame banget! Mirip sekali suasananya dengan di King Cross. Sepanjang lorongnya dipenuhi poster pertunjukan theater dan iklan aneka produk.
       


      Oya buat yang belum tahu, Piccadily Circus adalah tempat semacam alun-alun kecil yang terkenal dengan deretan toko, kafe, bar, dan gedung-gedung yang beberapa diantaranya sudah berusia ratusan tahun! Buat kamu semua yang berkesempatan jalan ke London harus menyempatkan diri kemari. Banyak pilihan aktivitas yang biaa dilakukan disana, berfoto dengan latar belakang bangunan tua sekaligus hunting barang antik di London Avenue, sekedar bersantai di kafe dan bar yang banyak bertebaran disana. Buat kamu yang doyan nonton teater, jangan lewatkan menonton pertunjukan di Criterion Theatre. Gedung berkapasitas 600 tempat duduk itu sudah menjadi pusat kegiatan seni teater sejak 1874 dan termasuk gedung yang masuk salam daftar English heritage karena nilai seharah dan arsitekturalnya.

      Hatchard's Book Store

      Saya dan Andre berjalan santai sambil memasuki toko-toko yang kami anggap menarik. Mulai toko souvenir sampai toko adult shop yang menjual film dan pernak-pernik XXX. Satu toko yang membuat saya begitu terkesan adalah toko buku Hatchard's. Saya tertarik masuk situ, selain karena saya pecinta buku juga penasaran karena ada logo English heritage diatas toko tersebut. Setelah saya googling baru tahu kalau toko tersebut sudah ada sejak 1797 dan menjadi salah satu penyuplai tetap buku untuk perpustakaan kerajaan di Istana Buckingham!
       


      Dari luar, toko itu terlihat kecil dan (tentu saja) kuno. Dalamnya sebenarnya cukup luas, tapi karena disesaki rak-rak buku ukuran besar (bahkan tingginya sekitar 3x tinggi saya) jadi terkesan sempit. Apalagi jumlah buku yang didisplay juga banyak banget, saking banyaknya jadi terkesan agak berantakan karena beberapa terlihat ditumpuk begitu saja. Beda deh dengan di Gramedia hehehe.

      Buku-buku yang dijual disana benar-benar bikin ngiler saya. Buku-buku tentang sejarah, sastra, fiksi, art, arsitektur, wah komplet deh poloknya. Saya membeli 5 buah buku, yang pertama buku kumpulan foto on stage band favorit saya: Iron Maiden, katalog aneka pesawat ruang angkasa dalam film-film sci-fi, dan trilogi best Playboy's girls: Redheads-Brunettes-Blondies. Waduh, terpaksa gesek kartu kredit ini. Gak apa-apalah, gak sering-sering dan bisa dicicil hehehehehe.

      Selepas makan siang yang nikmat di resto makanan Singapore, saya dan Andre menghabiskan waktu dengan ngopi di salah satu kafe sampai kemudian pindah ke sebuah bar, menonton pertandingan sepakbola premiere league live di televisi layar lebar. Tanpa terasa, hari telah gelap..waktunya pulang until beristirahat, menyiapkn fisik untuk petualangan hari kedua besok.
       
      bersambung ke part 3..mhn maaf kalo foto2 diatas aagak bernuansa narsis
    • By Deny Setiyadi
      Yuk kumpul di sini yang tinggal di sekitar Inggris Raya, Irlandia Utara dan Republik Irlandia
    • By ozone
      Hi Everyone,

      Kalau ada diantara temen-temen yang mau tahu seluk beluk mengenai:

      1. Sekolah di Luar Negeri (jurusan dan tipe sekolahnya)
      2. Biaya Kuliah
      3. Living cost
      4. Lokasi
      5. Persyaratan student visa
      6. Immigrasi dan berbagai macam permasalahannya
      7. Kesempatan bekerja selama dan sesudah kuliah
      8. dll


      Silahkan sharing dan tumpahkan disini.

      Thanks
          Ozone Gude