Sign in to follow this  
theblacksmith

Wacky Food Fests, Pesta Panen seru di Dunia.

2 posts in this topic

Festival makanan alias pesta panen adalah suatu perayaan untuk menyambut panen hasil pertanian atau peternakan. Nah, ada beberapa festival yang udah terkenal mendunia.

Yang pertama, Yuma Lettuce Days. Ini merupakan perayaan panen kol dan lobak di kota Yuma, Arizona, USA. Berbagai acara yang diadakan dalam festival ini antara lain lomba bikin patung, bowling, kontes memasak, kontes membuat salad yang semuanya meggunakan lobak.

Selanjutnya ada The Cooper’s Hill Cheese-Rolling and Wake. Ini adalah lomba mengejar keju yang udah jadi tradisi sejak dua ratus tahun yang lalu di kota Glouchester Inggris.

Dalam lomba ini sebuah keju Double Glouchester, produk kebanggaan kota ini, berbentuk roda digelindingkan dari puncak bukit. Peserta berlomba mengejar dan menangkap keju menuju garis finish di dasar bukit. Yang berhasil menangkap keju yang jadi pemenangnya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By vie asano
      Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H buat Jalan2ers yang merayakan! Taqoballahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, minal aidzin wal faidzin Mohon maaf lahir dan bathin jika selama ini ada salah-salah kata, baik yang disengaja maupun tidak.
      Setelah beberapa hari absen menulis karena mudik, saya kangen sharing-sharing info lagi di blog sederhana ini. Berhubung masih dalam suasana mudik, kali ini saya ingin sharing info festival khas Jepang yang melibatkan tradisi mudik. Eits, jangan salah. Di Jepang juga ada tradisi mudik lho. Jika di Korea tradisi mudik biasa dilakukan saat perayaan Chuseok (bisa dibaca disini: Mengenal Chuseok, Thanksgiving ala Korea Selatan) dan Seollal (Lunar New Year), maka di Jepang tradisi mudik biasa dilakukan menjelang perayaan Obon atau Obon Festival. Apakah Obon Festival itu?
      Sekilas tentang Obon Festival
      Obon Festival, biasa disebut Obon atau Bon saja, merupakan salah satu festival khas agama Budha yang bertujuan untuk menghormati arwah leluhur. Perayaan ini diangkat dari kisah Maha Maudgalyayana (Mokuren), salah seorang murid Budha yang telah kehilangan ibunya untuk selamanya. Mokuren memiliki penglihatan jika arwah sang ibu menderita, dan dia pun akhirnya bertanya pada Budha bagaimana caranya menolong sang ibu. Budha kemudian memerintahkannya melakukan beberapa ritual melalui pendeta Budha yang telah selesai menjalankan retret musim panas mereka. Mokuren menuruti perintah tersebut, dan dia lalu melihat arwah ibunya kini jauh lebih bahagia. Ritual tersebut kemudian disebarluaskan dan dilakukan oleh banyak orang, dan dikenal dengan nama Obon.
      Kapan perayaan Obon itu?
      Obon dirayakan pada tanggal yang berbeda-beda di seluruh Jepang, walau biasanya berkisar antara bulan Juli dan Agustus. Perbedaan tersebut terjadi karena adanya perubahan sistem penanggalan Jepang. Semula Jepang menganut kalender Bulan, namun pada periode Meiji berganti mengikuti kalender Gregorian. Akibatnya, perayaan Obon yang biasanya jatuh pada bulan ke-7 mengalami pergeseran tanggal. Ada yang tetap merayakan Obon pada tanggal ke-15 pada bulan ke-7 berdasarkan kalender bulan (disebut Kyu Bon); ada yang merayakan pada tanggal ke-15 bulan ke-7 pada kalender Matahari (disebut Shichigatsu Bon); dan ada juga yang merayakan berdasarkan pada kalender Bulan, namun perayaannya mengambil waktu tanggal 15 Agustus (disebut Hachigatsu Bon). Bon yang terakhir ini yang banyak dirayakan di seluruh Jepang, sementara Kyu Bon masih dirayakan di daerah tertentu seperti wilayah Utara area Kanto, Shikoku, Chugoku, dan Okinawa.
      Apa yang dilakukan saat perayaan Obon?
      Inti dari perayaan Obon adalah menghormati arwah leluhur. Secara singkatnya sih orang Jepang percaya jika arwah leluhur akan mengunjungi mereka pada periode perayaan Obon. Karenanya, pada perayaan Obon orang-orang akan menggantungkan lentera di depan rumah mereka untuk memandu arwah leluhur agar bisa menemukan jalan kembali ke rumah.
      Foto 01:
      Lentera di depan rumah saat perayaan Obon [foto: Katorisi/wikimedia]
      Selain menggantungkan lentera, orang Jepang juga akan mempersembahkan makanan bagi para leluhur tersebut. Makanan persembahan tersebut akan disajikan di altar rumah, maupun di kuil. Ritual lainnya adalah mengunjungi makam para leluhur untuk berdoa dan membersihkan makam. Selain itu, mereka akan menarikan bon odori (lihat pada bagian tentang bon odori). Barulah pada akhir periode Obon lentera-lentera tersebut akan dihanyutkan di sungai untuk menuntun kembali para arwah kembali ke alamnya.
      Foto 02:
      Menghanyutkan lentera pada akhir perayaan Obon [foto: JamesAlexanderJack/wikimedia]
      Tentang Bon Odori
      Perayaan Obon tak bisa dipisahkan dari Bon Odori, alias Bon Dance. Tarian ini juga relatif populer ditampilkan di berbagai matsuri yang ada di Indonesia lho. Biasanya sih salah satu lagu favorit untuk mengiringi Bon Odori ini adalah soundtrack-nya anime Chibi Maruko-chan (lupa judulnya apa). Tentunya itu untuk Bon Odori versi Indonesia yah.
      Foto 03:
      Bon Odori [foto: Jiang Dong-Qin/wikimedia]
      Bagi yang masih bingung, Bon Odori merupakan tarian yang ditampilkan pada perayaan Obon. Tarian ini terinspirasi dari luapan kegembiraan yang ditunjukkan oleh Mokuren saat mengetahui jika arwah sang ibu sudah terbebas dari penderitaan. Koreografi dan lagu yang biasa digunakan saat Bon Odori berbeda untuk setiap daerah di Jepang, namun tipikalnya tarian ini dilakukan sambil mengitari sebuah pusat (biasanya yang menjadi pusat adalah yagura/panggung kayu khusus untuk festival). Para penari (biasanya pengunjung yang akan diajak berpartisipasi) akan melakukan serangkaian gerakan sambil bergerak mengitari pusat tersebut.
      Dampak perayaan Obon bagi pariwisata Jepang
      Sampai disini mungkin ada yang bingung yah. Katanya Obon berhubungan dengan mudik? Trus mana nih bagian mudiknya?
      Nah, info ini salah satu yang wajib diketahui oleh wisatawan yang akan berkunjung ke Jepang pada periode Obon (kira-kira 13-15 Agustus). Periode Obon merupakan salah satu periode liburan populer di Jepang. Pada perayaan Obon, orang-orang akan kembali pulang ke kampung halaman untuk ikut menyambut arwah leluhur, maupun sekedar meluangkan waktu untuk kumpul bersama keluarga besar. Bahasa Indonesia-nya sih, mudik!
      Lalu apa dampaknya aktifitas mudik tersebut pada pariwisata Jepang? Tentu saja ada, karena pada masa liburan Obon dianggap sebagai peak season. Harga tiket dan akomodasi akan jauh lebih mahal dibanding low season. Dan tak heran juga jika pada masa tersebut berbagai tempat wisata akan penuh sesak, toko banyak yang tutup, dan jalanan juga lebih ramai dari biasanya. Jadi, jika ingin lebih menikmati suasana liburan, hindari pergi ke Jepang pada periode Obon yah! Sebagai penutup, untuk tahun 2014 ini traffic di Jepang diperkirakan akan mulai meningkat pada tanggal 9 Agustus (saat orang-orang mulai meninggalkan kota besar untuk kembali ke kampung halaman) dan baru berakhir pada tanggal 16-17 Agustus (saat pemudik kembali pulang ke kota besar). Namun jika sudah terlanjur ada rencana liburan ke Jepang saat periode Obon, sekalian saja nikmati suasana festival. Berkunjunglah ke berbagai kuil karena selalu ada kemeriahan pada periode Obon.
      Semoga informasinya bermanfaat!
      ***
      * Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.
    • By ibalmarwan
      Deskripsi Sail Sabang
      Sail Sabang adalah rangkaian dari Sail Indonesia seri ke-9 yang diluncurkan pertama kali di Bunaken Manado tahun 2009. Sabang sendiri menjadi lokasi dari titik nol kilometer di ujung barat NKRI. Kepulauan ini membentang lebih dari 5.000 km dengan jarak sebanding dari Swedia ke Vladivostok. Pemerintah Daerah Aceh telah melakukan berbagai persiapan menyambut perhelatan Sail Sabang termasuk membangun hotel baru yang berkolaborasi dengan Inna Group Grup. Selain itu, juga membenahi berbagai tujuan wisatawan serta mempromosikan Sail Sabang 2017 ke berbagai media.
      Selain Sail Sabang, akan ada pula Sabang Wonderful Expo dan Marine Expo yang akan digelar bersamaan dengan Sabang Expo. Acara tersebut akan menampilkan aneka festival seni dan budaya khas Aceh, kejuaraan parasut, lomba aerobatik internasional, dan kompetisi selam. Ada dua rute utama untuk berpartisipasi dalam Sail Sabang 2017. Setiap rute ditangani oleh koordinator pelayar profesional yang berpengalaman mengelola kebutuhan peserta dari awal sampai akhir, termasuk penyelesaian semua dokumen dan menjelaskan peraturan khusus saat memasuki perairan Indonesia.

       
      Rute Sail Sabang
      Saat ini tersedia tiga penerbangan mingguan dari Medan ke Bandara Sabang atau Anda bisa pergi menggunakan Feri cepat dari Banda Aceh pukul 09.30 dan 16.00 dan kembali dari Sabang (Pulau Weh) pukul 08.30 dan 14.30. Biaya perjalanan berkisar Rp 80.000,- hinggan Rp 95.000,- per orang dengan lama perjalanan satu jam.
      Ada pula feri ekonomi seharga Rp 25.000,0 per orang dengan waktu tempuh 2,5 jam. Jadwalnya dari Banda Aceh dan Pulau Weh pada pukul 08.00 dan 14.00. Terkadang waktu keberangkatan dan kedatangan berubah jadi perlu konfirmasikan jadwal dengan pihak berwenang setempat di Banda Aceh atau Pulau Weh.
       
      Sumber: Sail Sabang
    • By Canaya Tour Service
      Open Trip Festival Budaya Dieng 2017
      Yuk join Festival Dieng Culture, disini kamu bisa mengikuti beragam pertunjukkan keren seperti Jazz atas awan, menerbangkan lampion, pesta kembang api hingga melihat proses cukur rambut anak gimbal. Gak hanya itu, kamu juga bakal disuguhi berbagai pemandangan alam yang ciamik, seperti Kawah Sikidang, Batu Ratapan Angin, Telaga Warna! Kapan lagi bisa melihat sunrise tercantik di Telaga Dringo, yang katanya mirip banget seperti Ranu Kumbolo. 
      PROMO TRIP
      Daftar ber-5, diskon IDR 100.000 untuk 1 grup Daftar ber-10, diskon IDR 250.000 untuk 1 grup Daftar ber-15, diskon IDR 450.000 untuk 1 grup  
      BIAYA TRIP
      Meeting Point Jakarta : IDR 1.250.000 Meeting Point Purwokerto atau Wonosobo : IDR 1.000.000  
      ITINERARY
      3 Agustus 2017 : Pasar Senen - Purwokerto
      Seluruh peserta berkumpul di Stasiun Pasar Senen Pk 21.00 untuk registrasi dan briefing.  Berangkat bersama-sama menuju Purwokerto.
       
      DAY 1
      4 Agustus 2017 : Purwokerto - Dieng (B/L/D)
      Tiba dini hari di Purwokerto. Bagi peserta yang meeting point Purwokerto, berkumpul Pk 04.00 WIB. Perjalanan dilanjutkan dengan elf (Non AC) menuju Dieng.  Sarapan mie ongklok di Wonosobo, next stop : Gardu Pandang Tieng.
      Setibanya di Dieng, pembagian homestay dan makan siang. Setelah itu siang harinya kita akan beraktivitas di Batu Ratapan Angin, Telaga Warna Pengilon, dan Dieng Theater. Malam harinya mengikuti pertunjukkan jazz atas awan.
       
      DAY 2
      5 Agustus 2017 : Dieng Culture Festival (B/L/D)
      Sunrise Telaga Dringo. Menikmati matahari terbit di danau atas awan yang terkenal dengan mini Ranu Kumbolo. Kembali ke homestay untuk sarapan. Setelah itu jalan santai keliling desa, melihat parade seni budaya dan minum purwaceng bersama.
      Explore Kawah Sikidang dan Candi Arjuna. Malam hari pesta kembang api dan lampion terbang.
       
      DAY 3
      6 Agustus : Dieng - Jakarta (B/L)
      Pagi harinya kita akan trekking menuju Bukit Scooter untuk melihat sunrise. Setelah itu kembali ke homestay untuk sarapan.
      Menyaksikan puncak acara nya yaitu kirab budaya dan ruwatan anak gimbal di Komplek Candi Arjuna. Kemudian check out homestay, untuk persiapan pulang. Perjalanan ke Purwokerto.
      Tiba di Purwokerto, peserta drop off di stasiun dan pulang bersama menuju Jakarta. Trip berakhir.
       
      FASILITAS TERMASUK
      Akomodasi homestay di Dieng selama 2 malam (1 room 4-5 pax) Tiket Kereta Api Jakarta - Purwokerto PP (bagi yang meeting point di Jakarta) Land transport Purwokerto - Dieng Pickup transport Dieng - Telaga Dringo Retribusi dan biaya parkir Tiket VIP Dieng Festival, dengan fasilitas : T-shirt, ID Card, kain batik, purwaceng, bakar jagung, lampion, kembang api, dan ruwatan anak gimbal. Makan (B: Breakfast, L: Lunch, D: Dinner) sebanyak 8 kali Tour Leader Dokumentasi foto Tiket masuk tempat wisata  
      TIDAK TERMASUK
      Tips untuk tour guide dan driver Biaya untuk pengeluaran pribadi  
      INFO DAN PENDAFTARAN
      Whatsapp : 0812-1221-0647
      email : canayatour@gmail.com
       
      Follow us on
      Facebook : Canaya Tour Service
      Twitter : @canayatour
      Instagram : @canayatour
    • By citrariana
      Ada yang unik di Jogja menjelang hari besar Maulid Nabi yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2017 mendatang. Biasanya sebulan sebelum hari besar tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta akan mengadakan acara tahunan yang disebut sekaten. Sekaten ini akan berlangsung selama 1 bulan penuh. Pucak acara adalah gunungan, yaitu iring-iringan abdi dalem Kraton Yogyakarta yang membawa makanan yang dibentuk seperti gunung. Acara ini disebut gunungan. Acara berlangsung saat pagi hari. Berikut sekilas tentang festival sekaten di Yogyakarta.

      1.       Pasar Malam Sebulan Penuh Pasar malam memang hanya buka di malam hari. Suasana pasar malam di sekaten agak berbeda dengan pasar malam biasa. Selain lebih besar, pasar malam ini juga sangat lengkap. Bertempat di Alun-alun Utara Yogyakarta, tempat ini selalu ramai pengunjung.
      2.       Ada Wahana Bermain Untuk Anak dan Dewasa Banyak wahana bermain untuk anak. Mulai dari kereta mini hingga bom-bom car. Wahana khas pasar malam adalah tong setan dan rumah hantu. Namun wahana ini lebih diperuntukkan untuk orang dewasa. Wahana yang unik bernama “ombak banyu”. Bentuknya bulat dan digantung. Biasanya dijalankan dengan tenaga manusia yang berayun. Saat Anda menaikinya, Anda akan merasa seperti di atas ombak.
      3.       Yang Khas : Awul-Awul Bagi Anda pecinta sandang murah, ini akan menjadi surga belanja Anda. Ada banyak pedagang awul di sekaten. Bila Anda beruntung, Anda akan mendapat banyak baju bagus. Baju yang dijual disini tidak semuanya bekas. Ada baju baru juga. Biasanya baju baru ini ada sedikit cacat produksi. Cukup dengan Rp 100.000,00 dan ilmu negosiasi Anda akan mendapat baju lebih dari 5. Jangan lupa untuk mencucinya dengan air panas.
      4.       Wisata Kuliner Yang tidak kalah menarik adalah wisata kulinernya. Banyak penjual makanan disana. Dari makanan tradisional hingga modern. Yang khas disana adalah penjual gorengannya. Karena ada berbagai mancam gorengan yang dijual. Dari mendoan hingga donat. Harganya pun murah. Bila Anda beruntung, Anda akan menemukan penjual gulali. Gulali ini berwarna merah dan hijau. Penjualnya membentuk gulali semenarik mungkin. Anda juga bisa memesan bentuk yang Anda inginkan.
      5.       Sepuluh Ribu Tiga Banyak penjual sepuluh ribu tiga. Biasanya perabotan rumah tangga seperti piring dan gelas. Yang mereka jual cukup komplit. Kualitasnya tidak kalah dengan yang dijual di toko.  Ini adalah incaran anak kos dan ibu rumah tangga.
      Yuk, lingkari kalender kalian pada bulan November 2017. Sesuai dengan rancangan kalender 2017, pada bulan November akan ada festival sekaten dan puncaknya pada tanggal ! Desember 2017 dimana akan ada acara gunungan. Bila perlu, pesan tiket pesawat/kereta dari sekarang agar mendapatkan harga tiket terbaik. Anda dapat memesan tiket pesawat Xpress Air yang melayani rute perjalanan menuju Yogyakarta.
    • By kimcheeGH
      Postingan ini adalah untuk penggemar daging dan foodies Korea di luar sana . Korean BBQ mengacu pada daging sapi, babi, dan ayam yang di panggang dengan cara masak Korea . Di meja , Anda bisa memanggang daging pada arang panggangan yang di letakan ada di bawah meja . Tetapi ada juga beberapa restoran memiliki kompor portabel di dalamnya. Tanpa ragu hidangan yang paling populer adalah Samgyeopsal yang merupakan daging perut babi panggang , Bulgogi adalah panggang daging sapi tenderloin dan Hanu ( daging sapi ) . Ada banyak restaurant daging BBQ Korea, tetapi untuk mengetahui mana yang harus di kunjungi bisa menjadi proses cukup panjang dan penuh salah jika Anda tidak melakukan mencari tahu terlebih dahulu . Faktor yang jelas  adalah kesegaran daging , harga , pelayanan restaurant dan jika Anda minum alkohol maka kesegaran dari alkohol tersebut .
      Berikut beberapa tempat yang tidak mungkin salah untuk menikmati daging panggang di Seoul, Korea!
      Daemyung Ggogi:
      Anda bisa menemukan tempa ini di Sincheon dengan mudah dan juga merupakan tempat samgyeopsal dengan harga murah. Satu porsinya sekitar 4000 won. Tempat ini populer dengan samgyeopsal yang diasinkan dengan 2 pilihan saus. Anda bisa memilih Doejang (Soybean paste) atau Gochujang (red pepper paste). Tempat ini cocok juga untuk para wisatawan karena harganya yang murah, dan juga untuk para mahasiswa yang ingin melakukan “Meat Party” di akhir pekan. Samgyeopsal tanpa saus berharga 3000 won dan dengan saus 4500 won.

      Tong Tong Dwaeji:
      Tempat ini dapat di artikan “Babi gemuk” dan lagi berlokasi di daerah Sincheon. Tempat ini tidak hanya populer di kalangan lokal tapi juga di kalangan wisatawan dari Japan. Tempatnya terbilang kecil hanya dengan 6-7 meja di dalamnya. Para pengunjung yang telah makan di sini mengatakan rasanya tidak bisa d bandingkan dengan restaurant lain. Para staff yang ada juga akan memasak daging untuk Anda, sehingga Anda tidak perlu repot. Mereka juga menyajikan Pa- muchim ( salad pedas) dan yukaejang ( sup daging pedas) buatan mereka sendiri. Ini bisa Anda dapatkan secara gratis saat Anda makan di tempat ini. Harga seporsi samgyeopsal 11,000 won, tapi ada banyak menu lain juga yang bisa Anda pesan.

      Sandoemi Bulgogi:
      Anda bisa menemukan tempat ini dekat Stasiun Sangsu. Tapi tempat ini juga bisa di bilang dekat dengan daerah Hongdae. Alasan mengapa tempat ini popular dan wajib di coba karena porsi yang di berikn cukup besar selayaknya gunung dan harga yang tidak akan membuat kantong Anda bolong. Menu Sandeomi Bulgogi hanya 15000 won, Sandeomi Duruchigi 7000 won, dan Galbi pedas sekitar 12000 won. Menu bulgogi adalah menu andalan.

      Doma:
      Tempat ini berlokasi di Hongdae dan merupakan restorant Rib BBQ. Terkenal untuk Mayak (narkotik) Deonjang Jjiga ( sup paste kacang kedelai) yang terbilang lezat. Menu hadir dengan format Set A atau set B, yang tentunya lebih murah, namun Anda pun tetap bisa memesan menu ala carte. Saat jam-jam sibuk jangan kaget jika Anda harus menunggu sebelum mendapatkan meja. Harga Galbi 13,000 won, untuk set A 17,000 won dan Set B 18,000 won. Kualitas daging di sini terbilang baik dan di rekomendasikan untuk memesan dalam ukuran medium.

      Saemauel Sikdang:
      Ini mungkin merupakan tempa BBQ paling mudah di temukan karena cabangnya tersebar di kota Seoul. Restaurant ini telah ada sejak tahun 1970 dan sampai saat ini masih populer di kalangan lokal dan wisatawan. Menu utama nya adalah Yeoltang bulgogi (daging pedas) . Dengan daging tipis dengan saus pedas manis, bisa membuat Anda ketagihan. Ada juga menu 7 menit kimchi jjigae yang di rekomendasikan juga untuk di coba. Ada banyak menu yang bisa Anda coba di sini, sehingga bisa membuat anda tergoda untuk memesan 2-3 kali lagi. Jangan lupa untuk menaburkan potongan rumput laut di atas nasi agar lebih lezat. Yeoltan bulgogi seharga 8000 won dan 7 meni kimchi jjigae seharga 5000 won. Jadi pastikan Anda menikmati hidangan di tempat ini!
       

      Jeju Tamhari:
      Berlokasi di dekat Stasiun Gunja dan sangat populer menawarkan geung gogi dari jeju (daging babi tebal). Dulu, jika Anda ingin menyantab hidangan ini Anda harus terbang jauh ke Jeju, namun sekarangan Anda bisa mendapatknya dengan mudah di Seoul. Ada saus special yang di hadirkan bersama daging bbq ini. Harganya tidak terbilang murah karena tentunya ketebalan daging yang ada. 600 gram geungogi sekitar 39000 won dan jika Anda ingin tambah ada 400 gram dengan harga 26000 won.

      Hwaegi-Ae-ae:
      Berlokasi di Gangnam, tempat bbq ini hadir dengan atmosphere yang enak. Terkenal juga untuk kesegaran daging yang di sajikan. Tempat ini juga menghadirkan daftar wine bagi kalian yang ini makan daging dan minum Wine. Mereka juga menyajikan teh sebelum Anda di hidangkan dengan makanan utama. Ada sekitar 10 jenis teh yang bisa ada pilih disini. Harga untuk seporsi Galbisal 13000 won , porsi untuk daging babi 28,000 (untuk 2 orang) dan untuk 4 orang : 41000, untuk 5-8 orang: 61000 won.

      Sipwonjip:
      Anda bisa menemukan “Sipwonjip” di dekat Stasiun Jonggak. Tempat ini sudah berdiri cukup lama, kurang lebih 50 tahun. Poin menarik dari tempat ini adalah dagingnya di panggang di atas arang. Tempat ini banyak di gemari oleh penduduk lokal ataupun turis. Harga makanan di mulai dari 6,000 won ke atas. Dengan atmosphere yang oke dan service yang ramah, tempat ini cocok untuk para turis yang akan berkunjung ke Seoul, Korea selatan!

      HBC Gogitjib:
      Berlokasi di Haebangchon, salah satu daerah dekat Itaewon yang terkenal untuk service yang dan kualitas makanan yang baik. Tempat ini tidak hanya ramai oleh pengunjung turis luar tapi juga penduduk lokal yang tinggal di sekitarnya. Para staff juga bisa berbahasa inggris, jadi jangan takut jika Anda tidak bisa berkomunikasi saat ingin memesan makanan. Restauran ini hanya menyajikan daging impor dari Australia/ America. Daging ribeye dengan saus special merupakan menu andalan dari tempat ini. Ada banyak juga lauk-lauk lain dan alkohol juga lengkap di sini. Jangn lupa juga catat setiap Hari Senin pertama, ke 3 dan ke 5 tiap bulannya ada promosi “All you can eat Ribeye special” dengan harga 15000 won , Anda bisa makan sepuasnya sampai Anda tidak kuat makan lagi.

      Tentunya kita semua menyukai BBQ. Mungkin Anda bisa menggunakan daftar restoran dari postingan ini untuk merencanakan acara makan- makan BBQ selanjutnya. Jadi jangan lagi makan BBQ di sembarang tempat karena hanya akan membuang uang dan waktu Anda! Bon Appetite!
       
    • By kimcheeGH
      Saat perjalanan pertama Anda ke Korea Selatan dan tidak tahu mana makanan bisa  menggugah selera Anda ? Atau makanan mana yang terlihat lezat dan sebenarnya lezat ? Berikut adalah daftar 15 makanan menurut saya tidak dapat Anda  lewatkan  pada perjalanan perjalanan pertama ke Korea. Ada beberapa jenis seperti sup , daging , mie , ramyeon , makanan ringan dan sebagainya . Meskipun setiap makanan yang disebutkan di sini mungkin tidak sesuai dengan selera Anda , setidaknya tidak ada salahnya mencoba . Sehingga nanti Anda tidak akan menyesal!
      Haemul Pajeon (Panekuk Seafood)
      Lezat dan penuh isi , makanan jenis pancake ini termasuk makanan andalan dengan  kerang , cumi-cumi , dan varietas lain dari seafood  sebagai isinya.

      Dan Anda tidak bisa makan Pajeon tanpa anggur beras Korea, makgeolli . Pajeon di makan dengan makgeolli adalah kombinasi yang sempurna untuk hari dimana hujan turun. Menurut orang-orang Korea makan pajeon saat hujan turun membuat semua turun jauh lebih lancar .
      Kalguksu
      Kalguksu yang buruk dapat meninggalkan rasa hambar di mulut Anda . Tapi kalguksu baik akan mengirim Anda ke surga .

      Meskipun sebagian besar tempat kalguksu memberi tambahkan jamur , iris labu dan bahan-bahan lain untuk bahan dasar mie dan kaldu . Tetapi jika Anda ingin memakannya dalam bentuk yang paling enak, caranya dengan membiarkan kalguksu dalam keadaan polos . Jika kuah kaldunya sudah baik maka kalguksu itu sendiri sudahlah sempurna.
      Galbi
      “Galbi” yang berarti juga “rib” terbuat dari daging babi. Berbentuk seperti lembaran dagin tebal yang diasinkan campuran kecap , bawang putih cincang, dan gula lalu dipanggang di atas api suhu api yang tepat.

      Tentu saja , daging sapi digunakan untuk membuat sup disebut galbitang dan dikukus disebut juga galbijjim . Tapi makanan ini , sebenarnya lezat sering terlupakan oleh orang-orang ketika mereka mengingat tentang Kalbi .
      Japchae
      Japchae adalah jenis lauk dari mie sohun , daging babi , dan berbagai macam sayuran tumis kecap , yang biasanya muncul di pesta dan acara besar lainnya .

      Tidak ada aturan yang pasti bagaimana Anda harus mengikuti saat meletakkan di sayuran pada Japchae , tetapi kebanyakan resep tidak jauh dari bahan standar jamur , wortel , bayam , bawang , dan daun bawang dan taburi daging .
      Naengmyeon (Mie Soba Dingin)
      Di Korea , orang-orang menunggu musim panas untuk  makan naengmyeon setiap minggunya saat cuaca amatlah panas . Mie Soba dingin yang besar sebagai pilihan makan siang ringan atau setelah BBQ Korea, sebagai cara untuk menurunkan rasa asin dari daging BBQ.

      Mul naengmyeon terdiri dari mie soba dengan kaldu daging atau kimchi , atasnya dengan irisan lobak ,timun , dan telur , dan dibumbui dengan cuka dan mustard Korea . “Bibim naengmyeon” umumnya mengandung bahan yang sama , tapi tanpa kaldu . Mie didalam saus merah yang terbuat dari pasta cabai .
      Mudfish Soup
      Sup pedas ini lebih mirip dengan makanan rebusan . Makanan ini di tumbuk dan direbus sampai titik semua campur menjadi satu . Chueotang adalah nama untuk mudfish ( ikan lumpur) air tawar yang merupakan bahan utama dalam hidangan ini .

      Ciri khas dari sup ini adalah texture dari mudfish dan sayuran yang terolah menjadi satu dengan tambahan: kecambah kacang hijau , kering lobak hijau , ubi jalar batang , dan daun kubis tips dengan bagian luar halus .
      Jjajangmyeon  (Mie Saus Hitam)
      Awalnya merupakan hidangan dari negri Cina , Korea telah mengadaptasi mienya dan menciptakan dengan texture lebih tebal , lebih enak yang nyaris menyerupai pendahulunya China .

      Jangan menganggap remeh dan mengatakan bahwa makanan ini bukan bukan termasuk dari makanan utama Korea . Kebanyakan orang Korea sering mengkonsumsi dan bahkan memiliki toko pesan antar jajangmyeon favorit mereka di speed dial atau setidaknya jjajangmyeon merupakan menu “takeaway” yang tertempel di kulkas mereka .
      Chimaek (Beer & Ayam)
      Chimaek , singkatan dari ” ayam dan bir ” sebenarnya bukan hidangan , tetapi sebuah kombinasi . Pasangan yang mulia ini memiliki dua makanan umum yang sering  ditemukan :                  ayam goreng dan bir

      Ayam atau bir itu sendiri adalah sesuatu yang luar biasa . Tapi setelah Anda menempatkan mereka bersama-sama , mata Anda akan melebar dan mulut Anda menjadi lebih berselar . Kombinasi ini memanglah lezat saat bersama-sama .
      BudaeJjigae (Hotpot Rebus Tentara)
      Ini adalah rebusan dari campuran beberapa makanan seperti sosis , Spam , keju Amerika , mie instan , tteok , dan berbagai macam sayuran saat masa Perang Korea dulu.

       
      Karena daging makanan langka saat itu , ditemukan pengganti kreatif dalam makanan surplus dari pangkalan militer Amerika ditempatkan di Seoul , maka terbentuklah nama dari “R . Meskipun hari ini daging mudah ditemukan , budae jjigae tanpa Spam sama sekali tidak terbayangkan .
       Samgyetang
      Korea punya pepatah  seperti ini , ” melawan panas dengan panas . ” Yang artinya Korea suka makan panas pada hari-hari terpanas di musim panas.

      Ciri khas dari hidangan ini adalah  Sup dengan ayam di isi dengan nasi ketan dalam keadaan hangat . Dengan campuran dari ginseng dan daun-daun , menciptakan rasa aromatik – rasa yang membuat dagingnya lembut.
      Gopchang
      Gopchang adalah usus kecil dari babi atau sapi , yang dicincang menjadi beberapa bagian bulat dan dimasak menjadi sup , tumis – goreng atau panggang .

      Gopchang panggang adalah makanan penting dari budaya barbekyu Korea. Rasa kenyal yang pas membuatnya lebih meriah daripada samgyeopsal , meskipun itu adalah makanan umum. Dan seperti kebanyakan pekerja kantor di Korea, makanan ini lebih enak saat di nikmati bersama Soju .
      Bibimbap.
      Ini adalah semangkuk penuh kelezatan saat dicampur bersama-sama. Merupakan campuran sayuran , nasi, daging sapi , dan telur , dengan minyak wijen dan sesendok sambal terasi Korea sebagai bumbunya .

      Mungkin Raja-raja Korea  dahulu akan terkejut betapa hidangan kerajaan telah menjadi begitu mendarah daging ke masyarakat besar . Mungkin Anda juga akan terkejut dengan bagaimana murah dan muidahnya kita bisa melahap makan siang kita dengan hidangan ini.
      Gimbap
      Proses pembuatan Gimbap menyerupai motor  . The Gimbap selesai sering terlihat terlalu cantik juga makan , tapi tidak memakan waktu lama untuk melahap hidangan ini.

      Sayuran tumis , daging sapi , acar lobak manis , dan nasi , digulung dan ketat dibungkus selembar bejana rumput laut , dan kemudian diiris ke dalam lingkaran seukuran gigitanmulut Anda . Mungkin tidak tampak banyak tapi merupakan camilan sempurna .
      Gamjatang
      Restoran Gamjatang bukan 24 jam , di Korea orang-orang cenderung mendambakan rebusan ini di jam awal pagi hari . Anda mencobanya dibandingkan pergi ke Mcdonald.

      Hidangan ini dikemas dengan kentang , daun bawang , bubuk biji perilla , dan potongan-potongan daging babi yang dimasak dalam kaldu tulang babi . Daya tarik  rebusan ini terletak pada rasa biji perilla , yang rasanya lebih kuat daripada rasa daging yang ada di dalamnya.
      Bossam
      Seperti seperti banyak hidangan daging Korea lainnya  , Bossam adalah hidangan daging babi kukus.

      Ciri khas dan daya tarik untuk hidangan ini adalah daging babi kukus diiris ke dalam kotak, Anda dapat membungkus dengan daun selada , perilla , atau kimchi , dan memulaskan dengan saus . Ada dua pilihan saus tradisional : Ssamjang , terbuat dari pasta cabai dan pasta kedelai , atau saeujeot , saus merah muda benar-benar asin yang terbuat dari udang. Memakanannya dengan cara dibungkus dan di celup ke saus satu-satunya cara untuk makan hidangan dengan maksimal .
      Jangan lupa untuk menjaga kantong Anda saat mencoba hidangan-hidangan ini. Dompet Anda mungkin akan kosong tetapi perut Anda akan sangat kenyang . Selama Anda berani , setiap makanan di daftar ini memiliki sesuatu yang baru  menunggu untuk Anda nikmati. Jadi ini adalah daftar 15 makanan umuㅡ orang Korea yang dapat temukan dengan mudah untuk di nikmati.
      SUMBER
    • By kimcheeGH
      Selain Seoul , Busan adalah kota kedua terbesar di Korea yang ada di pikiran ketika merencanakan liburan ke Korea Selatan. Busan adalah  tuan rumah Asian Games 2002 dan salah satu host untuk Piala Dunia FIFA 2002 . Jika Anda tidak tahu , pantai terbesar Korea , Haeundae  terletak di Busan dan rumah untuk department store terbesar di dunia , Shinsegae Centum City. Hal ini membuat Busan terdengar seperti yang Ibukota Korea dibandingkan  Seoul kan? Saya sudah selesai memperkenalkan Busan dan di sini adalah beberapa festival yang dapat Anda temukan jika Anda berada di Busan selama musim panas ini!
      Busan International Magic Festival
      Busan International Magic Festival akan diselenggarakan dari 4 Agustus – 7 Agustus, dan dikenal sebagai festival sihir terbesar di Asia. Festival ini akan berlangsung di pantai paling terkenal di Busan, Pantai Haeundae dan juga di Busan Citizen Hall. Diselenggarakan di Teater Haneulyeon, akan ada upacara pembukaan serta kontes magis untuk memberikan festival sedikit kegembiraan. Tahun ini, akan ada sekitar 100 “magician” dari seluruh dunia dijadwalkan untuk tampil di festival.
      Ada juga pertunjukan yang disebut “Project Performance” yang terdiri dari 4 kategori:
      Luxury  Close-Up Show:
      Merasakan pesona para penyihir dengan acara close-up terbaik.
      Magic Concert:
      Terpikat oleh ilusionis terbaik Korea Choi Hyeong-Bae akan melakukan selama 50 menit dalam pertunjukan sihir bertema konser.
      Story Telling Magic:
      Merasakan emosi yang berbeda dari para magician di pertunjukan dengan gaya musikal.
      Standing Talk Magic Show:
      Nikmati acara bersuasana meriah & berwarna-warni dari magician.
      Transportasi:
      Pantai Haeundae (Upacara Pembukaan)
      Haeundae Station (Busan Subway Jalur 2), Exit 3 atau 5.
      10 menit berjalan kaki dari stasiun.
      Busan Cinema Center (Main Events)
      Centum City Station (Busan Subway Jalur 2), Exit 6.
      Pergi 270m lurus dan belok kiri ke Centum 5-ro .
      Lanjutkan 250 m, sampai Anda melihat Busan Cinema Pusat di sebelah kanan

      2. Busan Sea Festival

      “Busan Sea Festival“pertama kali diadakan pada tahun 1996 sebagai jalan untuk mempromosikan Busan sebagai kota pelabuhan yang indah. Festival ini dimulai dari tanggal1- 8 Agustus. Akan berlangsung di Pantai Haeundae, Gwangalli Beach, Songdo Beach, Pantai Dadaepo, Songjeong Beach, serta tempat-tempat lain. Busan Sea Festival menawarkan berbagai acara budaya dan banyak acara special lainnya.
      Karena festival ini adalah festival laut umum pertama Korea, penyelenggara telah mengatur banyak program menarik seperti pertunjukan budaya, Konser Musik, Malam Salsa, Malam Tango, dan beberapa acara khusus lainnya, bersama dengan upacara pembukaan tidak boleh di lewatkan. Dengan total 6 pantai memegang acara asing-masing, mereka semua menyediakan program yang berbeda dan pertunjukan untuk segala usia. Bahkan ada juga acra  Marine Sports untuk penyandang cacat. Jangan lupa untuk datang!
      Transportasi:
      Kereta bawah tanah (Subway)
      Haeundae Station (Busan Subway Jalur 2), Exit 3 atau 5.
      – Berjalan langsung dari pintu keluar sekitar 500 m untuk tiba di Pantai Haeundae.
      Bus:
      – Dari Busan Station, naik bus 139, 140, 239, 240 atau 302 ke Haeundae.
      – Dari Busan Aiport, mengambil Bandara Bus (KAL Limousine Bus) ke Haeundae.
      – Dari Sasang Terminal, mengambil 31 Kota Bus atau 31-1 bus ke Haeundae

      SUMBER