Question

1 answer to this question

  • 0
On 4/24/2017 at 7:19 AM, MyRiotworld said:

halo pejalan....adakah yang punya plan ke Siem reap awal (minggu depan) 2-5 Mei ? kalo ada bisalah kita bareng atau ketemu sekalian sharing ost biar bisa lebih murah

@MyRiotworld

mungkin bisa sertakan juga kontak (boleh berupa apapun) dan itinerary mas

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By anna22
      23/8/2017

      Pagi ini sekitar jam 7, kami bertiga (sedangkan teman saya 1 lagi menuju Bangkok) akan menempuh perjalanan jauh menuju Siem Reap menggunakan bus ( harga 26 USD/person menggunakan Mekong Express). Busnya nyaman dengan komposisi tempat duduk 2-2. Kami diberikan 1 botol kecil air mineral dan 1 kotak kecil berisi 2 snack, roti dan keripik. Perjalanan terbilang lancar tanpa macet. Sekitar jam 10sampai di border vietnam-kamboja (Moc Bai/Bavet Border), cek imigrasi dan membayar 1 USD/person. Setelah itu bus sempat berhenti sekitar 15-20 menit di restoran besar. Kami pun akhirnya sempat makan nasi + ikan goreng+tumis sayur (80.000 vnd/person) karena mikirnya gak tau akan sempet makan dimana lagi. Ternyata ini keputusan tepat!!! Sekitar jam 1 siang, bus sampai di terminal bus Phnom Penh untuk berganti bus. Kami sempat ke toilet dulu. Kalau mau jajan disini sudah menggunakan usd untuk pembayaran. *tapi toiletnya gratis kok. Bus berangkat sekitar jam 2 menuju Siem Reap. 

      Ternyata bus kali ini kurang nyaman dibandingkan yg sebelumnya, dari mulai tidur, bangun, ngobrol, tidur lagi, kok kayaknya belum sampai2. Pada akhirnya sekitar jam 8 malam, kami pun sampai di Siem Reap (fiuuuh akhirnya…). Di kantor bus ini, kami akan dijemput. Penginapan yang kami booking sudah termasuk layanan tuk-tuk untuk menjemput kami. Harga 2 malam untuk 2 kamar double bed adalah 39 usd (tanpa breakfast). Di email sebelumnya, kami dipindahkan ke hostel berbentuk dorm yang ada di pusat kota. Kami sih ok2 aja krn sudah ada pemberitahuan sebelumnya. Urusan pembayaran termasuk memesan tuk2 untuk Angkor Wat Tour juga kami lakukan di hostel tersebut. Bahkan pada akhirnya kami memesan sleeper bus siem reap-bangkok untuk malam hari esok. Harga Bus + tuk2 (71 usd/ 3 person, lupa rinciannya berapa2) Ternyataaaaa…kami tetap menginap di penginapan yang dipesan sebelumnya, yang sekitar 5 menit berkendara (untungnya masih diantar gratis). Penginapan ini berada di kompleks warga (yang cukup sepi kalau malam) jadi bentuknya semacam villa 2 tingkat. 2 kamar yang dipesan ternyata tidak berdekatan. Satu di lantai bawah, sedangkan yg 1 di lantai atas. Berhubung hp saya tidak bisa wifi (krn rusak), jadi saya meminta untuk 1 kamar berdua agar mudah berkomunikasi dan kami memilih di bawah, yang merupakan keputusan tepat (hohohoho). 

      Malam itu kami tidur cepat karena jam 4 pagi sudah akan dijemput tuktuk menuju angkor wat (niatnya mau lihat sunrise yang gatot hahaha). Benar saja, pintu kamar pun diketuk jam 4 pagi, si abang Saron (driver tuk2) sudah menunggu kami. Perjalanan menuju Angkor Wat itu seru sekali, karena berpuluh2 tuk2 menembus gelapnya jalan (entah kenapa jalan menuju kesana gelap sekali krn minim cahaya lampu). Sekitar 15 menit sampailah kami di loket untuk membeli tiket harian seharga 37 USD/person (muahaaaal hiks). Menariknya saat membeli tiket, kita akan difoto (wajahnya aja) yang nanti akan ter-print di tiket masuk (jangan sampai hilang yaaah krn akan diperiksa sewaktu2 di beberapa Wat). 

      Masih jam 5 dan gelap, tapiii sudah banyak wisatawan yang menunggu kemunculan matahari di balik komplek utama Angkor Wat. Sayangnya pagi itu cukup berawan sehingga kurang ok untuk dilihat. Menutup kekecewaan dan kelaparan (yaaa kami laparrr krn kmrn belum sempat makan malam), akhirnya kami memutuskan untuk makan di lingkup tempat makan terbuka yang ada di samping. Beberapa anak kecil dan orang dewasa bolak-balik menawarkan menu ke beberapa wisatawan. Salah satu yang tertarik adalah kami. Saya makan nasi goreng +ikan goreng +teh manis hangat, teman saya nasi goreng daging dan mie goreng. Per orang kena 5 USD. Mahal sih tapiii porsinya banyak dan rasanya cukup enak (mirip masakan wartegg indo), sehingga dapat bertahan sampai sore hehe. 


      Setelah tenaga terisi, kami pun masuk ke kompleks utama Angkor Wat yang terkenal itu. Kompleks ini luas banget yaaa sampai2 kami bingung hahaha…sekitar 2 jam foto2 dan keluyuran. Pada dasarnya kami banyak istirahat, ketemu tempat teduh dikit lgsg deh duduk2 sekitar 15 menit. Semakin siang semakin panas dan gerah sekali.  Setelah itu kami diantarkan Abang Saron ke beberapa tempat seperti Bayon, Ta Phrom (tempat syutingnya Tomb Rider itu lhoo),  dll…banyak deh pokoknya. Disana banyak menjual kelapa muda yang enak dan menyegarkan sekali. Harganya 1 USD. Lumayan untuk menyegarkan badan. Sekitar jam 2 kami mulai lelah dan ‘bosan’ akhirnya kami meminta Saron untuk mengantarkan ke penginapan. Rasanya cuaca panas membuat kami cepat lelah. Sebenarnya ia menawarkan kami untuk ke pasar terapung, tapi ya karena sudah lelah dan ternyata pasar itu cukup jauh, kami pun menyerah pada ademnya kamar penginapan hahahaha.










      Benar saja, begitu sampai kami lgsg tertidur (perasaan tidur siang mulu ya trip ini). Sorenya kami menuju Old market untuk cari oleh2 dan juga ke Siem Riep Night Market untuk lihat2 suasana kota. Untuk makan malam, kami memutuskan makan masakan india habis sekitar 14.75 USD dengan menu yang besar dan banyak. 

      Malam itu adalah malam terakhir di Siem Reap, karena setelahnya jam 1 malam kami akan menuju Bangkok menggunakan Sleeper Bus. 


      Yaaa sekian FR edisi Siem Reap Kamboja. Silahkan komen dan tanya2 yaa kalau ada yg kurang jelas…happy reading!!

      NB : yang saya suka dari Siem Reap adalah orang2 lokalnya yang ramah. Mulai dari mba2 resepsionis hotel, driver tuk2 yang mengantar jemput di hotel, Saron si driver tuk2 angkor wat sampai penjual makanan mau menjawab pertanyaan kami dan senang bercanda. Walaupun kadang ada batasan bahasa tentunya :)

      Side Story : Saat menunggu jemputan tuk2 menuju kantor bus siem reap, teman saya yang sendirian di kamar atas bergabung di kamar bawah. Kemudian, dia mulai menyalakan tv sambil bertanya kepada kami “kalian tvnya berfungsi baik ga sih?” Karena kami belum mencoba, ya kami bilang gak tau. Terus dia berkata lagi “oooh kayaknya bener nih tvnya”. Saya mulai menangkap suasana ga enak dan bertanya “hmmm emang kenapa ka?”. Dia pun berkata “Nanti deh ceritanya kalau udah sampai Bangkok, jangan disini”. Kami pun menurut. Ketika menunggu antrian imigrasi masuk Thailand, saya kembali bertanya. Akhirnya dia pun mulai bercerita. Waktu malam pertama saat mandi, pintu kamar mandinya mendadak tidak bisa dibuka dari dalam. Dia pun sudah berusaha berkali-kali mencoba membuka, tapi nihil. Akhirnya dia memutuskan diam sejenak dan pasrah aja. Gak lama kemudian, ia coba lagi beberapa saat, akhirnya terbuka (hiiiii). Supaya tidak sepi, ia pun menyalakan televisi sebelum tidur. Saatnya terlelap, ia mematikan tv, eh gak lama kemudian tvnya nyala lagi dengan sendirinya. ya dia matiin lagi dong tapi kemudian nyala lagi daaaan berkali-kali sampai temen gw itu ngomong “udah dong gw mau tidur niiih” akhirnya tv itu mati tanpa nyala2 lagi. Untungnya temen gw orangnya berani, cobaaa kalo gw yg ada di posisi dia, udah pindah kamar kali hahaha :)))

    • By Lusy Ps
      Cari teman backpacker ke belitung 21-23 november 2017
      Bisa berangkat bareng dari jakarta atau ketemu di bandara tanjung pandan 
      Penginapan 250rb twin bed/ malam, sebelum bagi cost
      Sewa motor 70rb an per hari
      Itenary : 
      Danau kaolin 
      Island hopping + snorkeling 
      Pantai Tanjung tinggi 
      Pulau leebong (ini yang baru ngehits di sosmed.  Beda dengan pantai yang biasa tempat island hopping) 
      Pantai yang ada batu besar seperti topi. Saya lupa namanya. Nanti dicek di laptop
       
      Karena saya suka banget pantai jadi lebih utamain ke pantai pantai/danau dibandingkan ke museum, vihara, rumah ahok. 
      Estimasi budget kalau berangkat dari Jakarta 2jt termasuk pesawat, exclude makan. 
       
      Yang serius minat join boleh email ke kejumolen2@gmail.com. Saya selalu cek email di hp. 
       
      Thank you 
       
       
       
       
       
       
    • By MyRiotworld
      halo pejalan....adakah yang punya plan ke Siem reap awal (minggu depan) 2-5 Mei ? kalo ada bisalah kita bareng atau ketemu sekalian sharing cost biar bisa lebih murah
    • By lie-lie
      Hai semua, Kenalkan saya lily, saya punya rencana untuk backpacker ke Labuan Bajo sekitar 5 hari, saya mencari info kapal atau sailing trip.  apakah ada yang punya info untuk sharing cost buat kapalnya ? atau mungkin, jika ada yang ingin kesana pada tanggal segitu, bisa bersama menyewa kapal untuk sailing tripnya. terima kasih..
    • By Cut Zaitun Safcha
      Halo semua... semoga dalam keadaan sehat wal afiat ya... Aku rencana bln agustus mau backpacker ke Bangkok, terus ada rencana mau ke Siem Reap dari bangkok via darat, terus balik lagi ke bangkok via darat. Ada yang punya saran bagaimana cara ke Siem Reap dari Bangkok via darat? Kira2 bisa ga cuma sehari aja di Siem Reap (seperti KL-Singapur)? Soalnya di Siem Reap pake dollar, pasti mahal. Jadi untuk penghematan pengennya bisa PP. Tolong info dan sarannya ya... pengen banget ke Angkor Wat sekaligus cap paspor Kamboja (Hahahaha). Terima kasih sebelumnya :)
    • By dnaldo
      Hi All,
      Saya mau weekend escape ke Bali 5-7 May 2016, cari temen 1 orang (cowo, soalnya sekamar sama saya) yang mau sharing cost kamar hotel di Ibis Style Benoa. Total 400rb untuk 2 malam, tempat tidur twin, udah termasuk breakfast.
      Itinerary ga ada, bener2 cuma sharing cost kamar hotel. Jadi bebas mau kemana aja. Saya pribadi wiken escape ke Bali so far rencananya cuma mau nikmatin hotel dan sekitarnya.
      Fyi, deket hotel ada banyak watersport facilities yang within walking distance.
      Kalo minat please contact me / send your wasap number to pakpahanrd@gmail.com
      See you!
      Regards,
      Dodo