Sign in to follow this  
Silverline

Main dengan Kurcaci di Dwarf Empire, Yunnan

5 posts in this topic

Oke, namanaya Dwarf Empire. kalo lu udah nonton yang namanya Hobbit, kan semuanya kecil tu kecuali si penyihir Gandalf. lu masih mikir itu gak mungkin ada di kejadian nyata? Lu salah.

Dwarf Empire, seperti yang gua sebut di atas, adalah salah satu kerajaan orang kerdil atau yang biasa kita sebut kurcaci. Walaupun gak nyata atau sekedar dibuat dalam bentuk event doang, Dwarf Empire menarik perhatian banyak orang

apa sebabnya? selain dihuni oleh banyak orang kerdil, dwarf empire bener bener dibuat mirip dengan kerajaan para kurcaci. salah satunya ada kastil, kemudian rumah jamur dan segala fasilitas lain yang bentuknya mini

EmpireOfDwarves.jpg

1353.jpg

beneran kerdil kan?beneran kecil? jumlah merka kurang lebih ada 100 orang dan agar terlihat benar seperti kerajaan, mereka menggunakan kostum, ada yang seperti raja, ada yang seperti kesatria, ada yang seperti peri, pengusaha, dan lainnnya.

mau dateng dan melihat pertunjukkan unik ini? dateng aja ke Bukti Xishan, pinggiran kota Kunming di Yunnan, China. melihat segala aktifitas mereka, dan pertunjukkan kurcaci yang sengaja mereka susun. biasanya pertunjukkan itu diadakan sehari dua kali

unik bukan? lu gak bakalan nyesel deh kesini, karena bagi lu yang sering dikatain boncel alias pendek, lu bisa bangga ngeliat mereka mereka yang lebih pendek dari lu. tapi inget, gak buat dihina, tapi untuk nyadarin, masih ada yang lebih dari lu, lalu, kenapa lu gak bersyukur dengan keadaan lu saat ini?

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah denger nih soal ini, katanya tempat ini didirikan juga buat mensumberdayakan orang-orang kerdil itu jadi mereka punya pekerjaan, kreatif banget ya idenya

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah denger nih soal ini, katanya tempat ini didirikan juga buat mensumberdayakan orang-orang kerdil itu jadi mereka punya pekerjaan, kreatif banget ya idenya

iya bener, begitu sejarahnya, jadi dengan bertubuh kecil, mereka juga bisa bekerja, di lahannya sendiri pastinya. gue pikir juga, dengan adanya seperti ini, juga tentu meningkatkan kepercayaan diri orang orang tersebut. kalo selama ini kita nganggepnya punya ukuran fisik kurang, sekarang mereka bisa bangga, kekurangan bisa jadi sumber pemasukan mereka

Share this post


Link to post
Share on other sites

hahay kreatif dan lapangan pekerjaan baru bagi orang2 mini :D

iya kreatif om. sayang itu di cina, di indonesia belum ada yang kaya gitu. tapi setidaknya, orang orang mini di indonesia, beberapa udah bisa eksis. ucok baba sama daud mini misalnya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By silvia_win
      Yunnan Trip Jun 2017
      Day 1 naik pesawat malam (Lion Air) Jakarta – Kuala Lumpur
      Menginap di hotel dekat bandara, EV World hotel kota warisan dengan airport transfer dari hotel (harga RM 65 untuk midnight dan RM 55 untuk pagi untuk 8 orang)
      Kami booking kamar 4+2+2 dengan harga Rp 830.000 di agoda, kamarnya kecil dan bersih, lingkungan di sekeliling hotel sepi. Hotel menyediakan sarapan roti dan nasi uduk porsi kecil serta teh dan kopi. Cocok untuk transit daripada nginap di hotel bandara yang mahal.
      Day 2 naik hotel transfer tiba di bandara check in Air Asia Kuala Lumpur – Kunming, setelah check in makan dulu di curry house (lantai basement).
      Penerbangan ke Kunming (ibukota propinsi Yunnan) selama hampir 4 jam berjalan dengan lancar, sore hari kami tiba di Kunming. Di bandara Kunming menyediakan telepon untuk telepon lokal, dengan telepon ini saya menelepon sopir pick up airport yang sudah di pesan sebelumnya.  Sebelumnya saya memesan jemput bandara ke hotel (200 cny) dan charter mobil keliling kunming untuk keesokkan harinya (600cny).
      Dari bandara kami diantar ke Kunming Nissi Holiday Hotel yang berupa apartemen hotel, sebelumnya saya memesan 2 apartemen hotel seharga Rp 880.000 via agoda. Apartemennya cukup luas dengan 2 kamar tidur dan satu ruang tamu, selain itu hotel juga menyediakan makan pagi berupa bubur, mantau, roti, telur, mie kuah, teh, kopi, buah.
      Malam hari kami jalan2 di sekitar hotel untuk melihat2 dan mencari makan malam, di sana ada tempat permainan anak2, toko2, kami menyebrang ke VC park melihat hiasan lampu, toko2 dan makan malam di sana.
      Lingkungan di sekitar hotel cukup menyenangkan, bersih dan nyaman dengan banyak toko2 enak untuk jalan2 dan shopping walau ngga belanja banyak, cuma belanja sedikit di mini so.
      Selesai ngitar pulang ke hotel, buka app agoda untuk pesan hotel ini 1 malam lagi, karena harga di hotel lebih mahal, juga harus bayar cash (karena cuma kartu kredit yang ada union pay yang bisa dipakai di sana) .
      Day 3 Pagi hari kami dijemput mobil charter, pertama kami singgah di Yuan Tong temple yang merupakan vihara yang cukup tua di kota Kunming. (HTM @6 cny)
      Dari sini kami ke Green Lake Park (Cui Hu Park) yg merupakan telaga atau taman kota Kunming dan Yunnan University yang ada di  seberangnya.
      Kami jalan santai di Green Lake Park makan siang buffet vegetarin @19 cny. Juga mampir ke travel yang ada di dalam taman, tanya info jalan2. Sebelumnya sebenarnya ingin booking tour dengan travel tempat saya charter mobil (entah travel apa, saya cari online), tapi jadwal tournya sangat padat, jadi saya ragu2, karena kami lebih suka jalan santai.
      Saya tanya ke travel ini charter mobil ke Shi Lin (stone forest) buat besok, serta minta di check jadwal dan beli tiket kereta api ke Lijiang buat besok. Ternyata beli tiket online via travel tidak bisa dilakukan karena harus input no id.
      Lalu kami ke stasiun KA kunming untuk beli tiket di loket untuk rute Kunming-Lijiang sesuai dgn jadwal yg telah kami check dan masih ada available seats di travel sebelumnya. 2 tiket VIP @ 669 cny (satu bedroom untuk maks 3 orang) 2 tiket soft sleeper (@226 cny ranjang bawah @217 cny ranjang atas).
      Karena sudah agak capek dan malas jalan, minta supirnya keliling bentar lihat gapura kota golden horse dan jade rooster.
      Kembali ke hotel ada wifi lalu booking mobil ke Shi Lin untuk besok dan pulangnya minta di drop di stasiun KA, juga tanya charter mobil di Lijiang untuk 2 hari.  Charter mobil ke Shi Lin 900 cny, charter mobil di Lijiang 1000 cny/hari. Saya OK in saja, malas cari perbandingan, daripada ikut tour yg jadwalnya padat, lebih cocok sewa mobil yg jadwalnya sesuai keinginan.
      Setelah beristirahat sebentar lanjut cari makan malam dan ngitar di VC park.
       
      Day 4 Check out hotel dan dijemput sopir mobil charter jam 11 pagi, memang pingin berangkat agak siang karena nanti pulang dari Shi Lin berangkat dengan KA malam. Sampai di Shi Lin siang hari, sebelum masuk kompleks wisata, kami singgah di resto untuk makan siang.
      HTM Shi Lin @175 cny naik tram keliling @25 cny, sewa tour guide di pintu masuk 160 cny/ kali. Lansia 70 tahun ke atas gratis tiket masuk (lalu saya dapat info anak2 bisa beli tiket pelajar setengah harga), nah ini juga alasan saya malas ikut tour, karena setelah ditanya tidak ada cashback tiket masuk untuk lansia, juga harga tour hanya termasuk tiket masuk belum termasuk naik tram, cable car dll.
      Taman wisata Shi Lin (stone forest) adalah taman wisata yg sangat luas yang terbagi atas 2 area, area bagian depan adalah area big shi lin (yg diumpanakan sebagai pria yang gagah), dan area bagian belakang disebut small shi lin (yg diumpanakan sebagai wanita yang lembut). Kedua area ini penuh dengan gunung dari batu, area depan kumpulan gunung batu lebih padat, area belakang lebih jarang di mana dibawahnya ada tanah rumput yang indah).
      Menurut info tour guide Shi Lin adalah taman laut jutaan tahun yang lalu, yang kemudian lautnya mengering dan gunung batunya muncul ke permukaan.
      Setelah selesai berwisata di Shi Lin kami di drop di stasiun KA, makan di resto cepat saji dulu, sebelum masuk ke stasiun KA, kami mendapat ruang tunggu untuk tiket VIP dan soft sleeper.
      Kami 6 cewek tidur di 2 kamar VIP, 2 cowok di soft sleeper yg 1 kamar ber4 untuk umum. Tidak terbiasa tidur di kereta, lalu ke gerbong makan sedikit dulu, lalu kembali ke kamar berhubung sudah malam dan capek akhirnya tidur juga, di perjalanan kadang2 terbangun, KA singgah di berapa stasiun yg mana berhenti cukup lama (mungkin karena sleeper train di mana penumpang tidur juga bawa bagasi banyak, jadi tidak bisa turun naik cepat). Ketika langit mulai terang, saya sudah terbangun dan membuka tirai jendela di sepanjang jalan banyak gunung dan awan berjalan di atas (maklum posisi tidur jadi awan seperti berjalan di depan mata).
      Pemandangan dari jendela KA
       
      Day 4 sampai di Lijiang pagi hari, cuaca hujan, di jemput supir mobil charter.
      Persinggahan pertama sarapan dulu, lalu lanjut ke lokasi wisata kota kuno shu he, kota kuno na xi, berhubung kami ke kota kuno ini pagi2, di sini masih sepi toko2 masih belum buka, jadi kami bisa menikmati suasana kota tua yg asri juga banyak bunga, bunga mawar di sana besar2, air di kali juga sangat jernih, supir di Lijiang ini cukup bawel dan baik, menemani kami keliling (lumayan tour guide gratis).
      Setelah dari 2 kota kuno ini kami kembali ke kota untuk makan siang lalu check in hotel, sebelumnya saya sudah pesan hotel di dalam kota kuno Lijiang via agoda yang bayar ditempat (menurut referensi yg saya lihat banyak hotel yg tidak melihat pesanan agoda, jika datang ada kamar kosong dikasih jika tidak direferensikan ke hotel lain). Tapi di sana menurut info dari supir untuk hotel di dalam kota tua tidak bisa masuk mobil, mesti bawa koper jalan kaki masuk, jadi malas. Lalu minta supir cari hotel di luar kota tua yang dekat dengan kota tua. Kami mendapat kamar 3+3+2 di hotel红宝玉 dengan harga 550 cny + sarapan. Setelah check in dan mandi, kami melanjutkan wisata ke danau La Shi, di sini ada danau yg tidak terlalu  besar, dengan objek wisata taman bunga, berkano dan berkuda. Dilihat dari luar tamannya tidak terlalu menarik, berkano dan berkuda juga mahal, kami tidak berminat melhat2 sebenar lalu cabut. (untung sebelumnya saya tidak pesan tour di acara tour kami di suruh singggah di sini bayar @260 cny untuk taman bunga, berkano dan berkuda)
      Kami minta diantar ke vihara, sopir mengantar kami ke sebuah vihara tibet di atas bukit, masuk ke vihara dan naik tangga ke atas, pemandangan dari atas vihara sangat indah.
      Lalu kami kembali ke hotel beristirahat. Malamnya saya jalan ke kota tua Lijiang yg terletak di seberang hotel, tapi berhubung hujan saya cuma jalan sebentar. (kemudian saya dapat info bawa pusat keramaian di kota kuno lijiang ada di pintu utara, sedang saya masuk dari pintu selatan jadi tidak banyak yang menarik).
      Day 5 tujuan hari ini jade dragon snow mountain, atas saran supir kami menyewa jaket dan membeli tabung O2 di lokasi kota Lijiang. (harga tabung O2+ jaket @88cny).
      HTM Jade Dragon snow mountain @130 cny, bus di dalam taman wisata @20cny (mobil cuma sampai tempat parkir), cable car @180 cny. Untuk tiket masuk kawasan wisata lansia gratis, pelajar setengah harga, tidak bawa kartu pelajar jadi mengandalkan komunikasi supir dengan yg jual tiket).
      Saya dan ibu mertua tidak naik ke snow mountain, kami naik bus ke blue moon valley, makan di resto duduk di halte tunggu yg ke atas snow mountain. Di bawah halte bus ada telaga yg jernih dengan latar snow mountain.
      Saya turun ke telaga menikmati pemandangan, di sana ada jalur lantai dari kayu yang bisa berkeliling ke area lain, tapi saya malas jalan cukup pemandangan telaga ini saja.
      Setelah rombongan turun dari snow mountain, kami makan di resto di dekat halte bus @40cny 8 orang dapat 8 lauk, lalu kami turun ke telaga foto2 lagi.
      Setelah itu naik bus ke tempat parkir dan pulang ke hotel.
      Malam hari, saya berjalan ke pintu utara kota kuno Lijiang, ternyata cukup jauh juga, pintu utara memang cukup ramai, ada juga pedestarian street, saya cuma melihat toko2 di dekat pintu utara, makan di Mac Donald di dalam kota kuno, pulangnya coba naik bus soalnya rutenya cuma lurus sampai hotel (@ 1cny).
      Day 6 Setelah sarapan kami check out hotel, sebelumnya charter mobil Lijiang ke Dali dan jalan2 di Dali sehari lalu di drop di hotel. (1400 cny)
      Perjalanan dari Lijiang ke Dali sekitar 3 jam, persinggahan pertama danau west lake, maksudnya mau naik perahu dan melihat pertunjukkan elang menangkap ikan, perjalanan di west lake tidak berjalan mulus karena melewati daerah pasar yg ramai, mobil susah lewat karena jalan sempit dan ramai, kami lewat pelan2 sambil melihat aktivitas pasar di sana, yang belanja di pasar membawa keranjang belanja di punggung, juga ada bajaj yg mengangkut barang dan penumpang, dan ada juga mesjid dan muslim di sepanjang jalan. Sampai di west lake, kami dapat info  pertunjukkan elang menangkap ikan sudah tidak ada, ada elangnya buat foto2, setelah dipikirkan kami malas naik perahu mengitar danau.
      Kami lalu melanjutkan perjalanan singgah lagi di kota tua Xi Cheng, banyak toko2 di dalam kota kuno ini, kami mengitar dan makan siang di sini.
      Supir menawarin membawa kami singgah di sebuah vihara sebelum sampai di kota Dali, berhubung viharanya lagi renovasi kami tidak jadi masuk.
      Lalu kami ke 3 pagoda Dali (HTM@120 cny, tram pp@35 cny, lansia gratis tiket masuk, pelajar setengah harga).
      Naik tram ke atas komplek wisata ada sebuah vihara besar di sana, setelah dari sana tram mengantar kami ke area 3 pagoda.
      Setelah dari sini supir membantu kami beli tiket bus untuk besok Dali-Kunming, mencari hotel yg dekat kota kuno Dali, kali ini kami mendapat kamar 3+2+2 dengan harga 450 cny, berhubung kamar ber3 ber4 sudah penuh (tapi hotel kali ini mirip losmen yg 1 kamar 2 orang tidak ada AC nya tidak ada sarapan lagi) ya sudahlah cuma semalam, malas pindah koper cari sana sini.
      Lokasi hotel dekat dengan pintu selatan kota kuno Dali yang merupakan pusat keramaian di kota kuno Dali. Kami makan malam dan keliling kota kuno Dali.
       
      Day 7 pagi ke pintu utara kota kuno foto2 lagi, sarapan, lalu ke pusat informasi turis beli tiket ke kota wisata tempat shooting film the demi-gods and semi-evils, HTM+tiket bus pp @44 cny, tiket bus saja (untuk lansia)@16cny. Kami naik bus jam 8.30 karena menurut info ada pertunjukkan jam 9. Pertunjukkan di mulai di pintu gerbang masuk untuk menyambut tamu jam 9 pagi, tamu di sambut masuk oleh rombongan pemain yang berperan menjadi raja, pemainsuri, dayang dan prajurit. Di dalam komplek kota wisata masih ada pertunjukkan lainnya seperti putri raja melempar bola mencari pasangan, tarian barongsai, prajurit menangkap buronan, lalu para pemain menari di lapangan, pegunjung juga diundang menari bersama.
      Kami mengitar di area utama tempat wisata ini berfoto2 lalu pulang.
      Makan siang lalu pulang hotel, bersiap2 lalu dijemput agen bus ke tempat naik bus.
      Setelah sekitar 6 jam perjalanan kami sampai di Kunming kami naik taxi ke hotel (Nissi Holiday Hotel).
      Day 8 Hari ini kami naik MRT dari depan hotel ke Xin Luoshiwan (area shopping seperti mangga 2). Tiket MRT @ 5 cny langsung sampai tidak perlu ganti line.
      Di sini belanja seharian...
      Pulang dari sini ngitar di sekitar hotel lagi.
      Day 9 charter mobil ke City of Flower dan antar ke bandara (@900cny, sebenarnya agak mahal, mau pesan antar bandara dari hotel tapi katanya tidak ada mobil besar suruh naik 2 mobil @100 cny) ya sudahlah malam2 sms travel yg kami charter mobil sebelumnya.
      City of Flower sedikit mirip garden by the bay singapore. Di pintu masuk disajikan pertunjukkan film dengan layar setengah bola di langit2 yang bercerita tentang pemandangan yg indah di Yunnan, setelah selesai menyaksikan film kita masuk lewat pintu tengah di dalam theater, di sana ada taman bunga dengan maskot burung merak, banyak bunga di dalamnya yang ditata dengan indah (tapi bunga yg letaknya jauh dari jalan sebagian adalah bunga plastik). Dari taman bunga menuju pintu keluar melewati ruangan yang didekorasi ala eropa style.
      Setelah ini kami kembali ke hotel berkemas bersiap2 kembali ke Jakarta via KL.
       
      Note :
      1. Tidak bisa memberi no hp di sana, soalanya mesti pakai id card.
      2.
      Kartu kredit yg di terima di sana adalah Union Pay (visa dan master umumnya tidak diterima) jadi mesti menyediakan cash yg cukup, susah mencari money changer, tukar di valas di bank juga repot berhubung mesti mengisi formulir penukaran, lebih praktis tarik tunai di atm (max 3000 cny/hari)
      3. Saat mencari hotel via agoda dll, pilihlah yang ada review dari turis asing, karena banyak hotel yg hanya menerima turis lokal.
      4.  Belanja oleh oleh : obat Tiongkok seperti yunnan bai yao dll, mini so, jaket anti UV (bagus untuk menangkal matahari saat kegiatan out door).
       
       
       
       
       
       

       











    • By via
      Selain rumah hobbit, ternyata di new zealand juga terdapat restoran hobbit yg terletak di New zealand, selandia baru restoran unik ini merupakan salah satu yg banyak dikunjungi para wisatawan khususnya penggemar film The lord of the rings ataupun tentu saja film the Hobbit yg sedang tayang.

      Dengan desain yg unik dan perabotan yg serba terbuat dr kayu memberikan kesan klasik, ditambah lagi bangunan yg nga terlalu tinggi emanz membuat pengunjung serasa didalam restoran khusus utk para kurcaci, Selain makanan lezat yg disajikan, restoran ini juga mempunyai daya tarik yg besar krn memliki pemandangan yg menakjubkan dan suasana yg segar. Dan klu ingin tambah romantis bs dikunjungi pd malam hari dimana lampu2 akan mulai dinyalakan

    • By via
      Dikerajaan Inggris ada tradisi turun menurun yg telah dilaksanakan sejak tahun 1711 bs jd disebut sebagai acara keluarga yg lbh dikenal dengan sebutan ladies day dimana acara ini merupakan acara penutupan sekaligus puncak setelah mengadakan balap pacuan kuda.

      Umumnya semua peserta harus memakai dress code pakaian formal plus topi tentu saja, Nah disini para wanitanya dituntut berkreasi dgn topi, mulai dr bentuk permen, bunga sampe yg terbuat dr rambut sendiri.

      Jangan khawatir krn topi yg dibuat bukan utk menambah keangunan para wanita melainkan harus tampak aneh maka makin keren biar dipandang banyak org.

      Tadinya acara ini dirayakan cm oleh kaum bangsawan tapi skrg udh menjadi acara sosial dan fashion tiap tahunnya. :P