Tarmizi Arl

PENJELAJAHAN 3 HARI DI KOTA WARISAN DUNIA: BUDAPEST (BAGIAN 2)

6 posts in this topic

List destinasi di hari pertama dan kedua dalam artikel sebelumnya (bisa dibaca disini) merupakan objek-objek wisata utama dari Budapest. Dalam petualangan mandiri atau non agen tour memang ada baiknya kita memasukkan destinasi wisata utama berada di hari-hari awal selain memperhitungakan kedekatan jaraknya. Hal ini tentu penting untuk menghindari resiko tak terduga seperti faktor cuaca, fisik, peluang tersesat, atau lainnya.

Begitupun dalam 3 hari penjelajahan Kota Budapest ini, di hari terakhir bisa kita memanfaatkannya untuk mengunjungi pilihan destinasi-destinasi wisata berikut. Meskipun bukan objek wajib atau ikon utama, tetapi lokasi-lokasi ini tetap ramai kunjungan turis karena juga tetap punya nilai jual yang menarik.

 

Hari 3

8. River Ride, Bus Amfibi Budapest

8.jpg.87f7b20be65370c02bc441ff717d3ebf.jpg

 

River Ride di Sungai Danube Budapest via riverride.com

Teknologi mobil yang bisa berjalan pula di air memang bukan hal baru. Di beberapa negara di Eropa, Bus Amphibi ini sudah tersedia sebagai salah satu atraksi wisata. Tak terkecuali di Budapest, kamu yang belum pernah mencoba merasakan sensasi naik bus yang mengarungi sungai, bisa mencoba pengalaman menarik tersebut di Budapest.

Lokasi keberangkatan Bus ialah di 7/8 Szechenyi Istvan Square dengan jadwal yaitu jam 10 pagi, 12 siang, 3 sore, dan 5 sore di bulan April hingga Oktober, serta jam 11 siang, 1 siang, dan 3 sore pada bulan November hingga Maret. Petualangan Bus Amphibi ini berlangsung selama sekitar 1 jam 45 menit. Biayanya sendiri yaitu sebesar 8500 HUF untuk dewasa, 6000 HUF untuk anak usia 6-14 tahun, dan gratis bagi anak dibawah 6 tahun.

Menariknya, dengan turut dalam paket tur ini, penumpang akan melalui lokasi-lokasi wisata yang menarik yaitu dimulai dari Hungarian Academy of Sciences, Gereja St.Stephen, Synagogue, Opera House, Heroes Square, Splash, Jembatan Chain, Parliament, Citadella, dan Royal Palace.

 

9. Heroes Square dan Museum of Fine Arts

 

9.thumb.jpg.564fd7147d1892334c6de2d66a70655b.jpg

Memorial Millenium via ichal2world.wordpress.com

Alun-alun yang dikenal dengan nama Hosok Tere dalam bahasa lokal ini berada di kota sisi Pest, ujung Jalan Andrassy dan bersebelahan dengan Taman Kota Varosliget. Area alun-alun Pahlawan ini sendiri menjadi lokasi monumental pengingat para pahlawan Hungaria. Patung-patung dari 14 pahlawan seperti St. Stephen I, St. Ladislaus, Charles I, Seven Chieftains, dan lainnya dibangun disana termasuk monumen tinggi dibagian tengah. Area ini diberi nama Memorial Millenium. Pembangunan kawasan patung Memorial Millenium ini sendiri dimulai tahun 1896 yang juga dilakukan dalam peringatan 1000 tahun hari jadi Hungaria.

Di Heroes Square ini juga ada Museum of Fine Arts. Museum Seni Murni ini memiliki koleksi karya seni seperti lukisan tua, patung, karya seni peninggalan Mesir, benda-benda antik, dan lain sebagainya. Harga tiket masuk Museum of Fine Arts ini ialah sebesar 2000 HUF dan jangan lupa kalau setiap senin adalah hari libur bagi seluruh museum di Hungaria.

Tepat di depan Museum of Fine Arts ada pula Palace of Art. Berbeda dengan Fine Arts Museum, Palace of Art ini adalah museum khusus seni kontemporer modern. Tentunya yang dipamerkan ialah karya seni seniman kontemporer atau modern. Harga tiket masuknya juga sama yaitu 2000 HUF dan juga tutup setiap Senin.

Untuk menuju kawasan Heroes Square ini kita bisa menggunakan Metro Kuning atau Yellow dengan Metro (ulasan transportasi di Budapest bisa dibaca pada artikel pertama, disini).

 

10. Kastil Vajdahunyad

 

10a.thumb.jpg.645508593dbcdb284b537e177197205d.jpg

Vajdahunyad Castle via roman-gp.deviantart.com

Tak jauh dari Heroes Square tepatnya di Taman Kota atau Vegosliget, kalian bisa menyambangi pula sebuah kastil atau istana klasik yang dibangun pada tahun 1896 hingga 1908. Menariknya, awal pembangunan kastil ini hanya terbuat dari kayu dan kardus sebagai sebuah pameran tahun 1896. Namun karena cukup populer, jadilah pembangunannya dirombak dan dibangun kembali dengan bahan batu dan bata.

Saat ini, didalam komplek kastil menjadi sebuah Museum Agriculture. Untuk memasuki area halamannya, pengunjung bisa bebas masuk tanpa biaya, tetapi untuk bisa masuk ke bagian dalam yang tak lain tak bukan ialah Museum of Agriculture, biayanya ialah sebesar 1.100 HUF unruk dewasa dan 550 HUF untuk anak-anak.

 

10b.thumb.jpg.b2eea4177afc2aee54fa4773c0c8b658.jpg

Patung Anonymus via http://gid.travel/

Objek menarik yang bisa juga dilihat di taman Kastil Vajadahunyad ialah patung yang nampak duduk dengan kepala tertutup jubah dan memegang pena di tangan kanannya serta buku di tangan kirinya. Patung ini dikenal dengan nama Patung Anonymus. Ia adalah seorang penulis kronik abad ke 12. Karya terkenalnya ialah sejarah Hongaria kuno pertama yang berdasarkan legenda.

 

11. Pemandian Air Panas Szechenyi

 

11.thumb.jpg.efa2d00bba40d40d11fa5afd20d7db21.jpg

Szechenyi Thermal Bath Budapest via szechenyispabaths.com

Mendengar kata pemandian air panas mungkin nampak bukan sesuatu yang spesial. Tapi singkirkan dulu pandangan itu, Budapest punya  kolam pemandian air panas terbesar di Eropa yang bernama Szechenyi. Tak hanya besar, pemandian ini juga punya nilai sejarah karena berawal dari tahun 1881. Barulah tahun 1913, perluasan dan gedung dengan gaya neo-boroque dibangun. Berendam disana dengan dikeliling bangunan klasik yang megah membuat pengalaman yang sangat menarik bagai raja-raja Romawi.

Setidaknya ada 3 kolam outdoor dan 15 kolam indoor di Szechenyi Thermal Bath ini dimana pasokan airnya berasal dari pengeboran sumur. Hungaria sendiri memang terkenal dengan banyaknya sumber air panas alami. Untuk harga tiket, terdapat beberapa pilihan paket yaitu sebesar 5.400 HUF untuk full day di weekdays dan 5.600 HUF di weekends dan libur. Tarif untuk pagi hari dari jam 6 sampai 8 pagi serta malam setelah jam 5 sore justru lebih murah yaitu sekitar 5.100 HUF.

 

12. House of Terror

House of Terror? Nama yang menarik dan mengundang tanya, apa sebenarnya tempat satu ini dan Terror macam apa yang diberikannya?

 

12.thumb.jpg.ee64512fcd3b2ef8cf30f97a032aa669.jpg

Bangunan House of Terror via jolieaparis.com

Beralamatkan di Jalan Andrassy 60, House of Terror atau Museum Terror adalah museum yang menggambarkan kekejaman era Komunis yang terjadi di Hungaria terkhusus Budapest pada tahun 1945 sampai 1992. Untuk menuju kelokasi ini cukup mudah karena Andrassy adalah kawasan terkenal di Budapest. Menggunakan transportasi umum bisa kamu pilih dengan naik Tram no.4 atau no.6 dan turun di Oktagon. Selanjutnya kalian cukup berjalan kaki sedikit.

Arsitektur House of Terror sangatlah unik dan berbeda diantara bangunan lain disekitarnya. Dinding warna abu-abu dan bagian atas yang membentuk kanopi beraksen tulisan ‘terror’ yang akan meneruskan bayangan tulisannya di dinding, menjadikan bangunan yang berada di persimpangan ini sangat mudah dikenali.

Untuk memasuki bagian dalam museum, dikenakan tarif sebesar 2000 HUF dimana museum ini buka dari jam 10 pagi sampai 6 sore, jangan lupa pula setiap Senin museum tutup. Sebelum memasuki bagian dalam, pengunjung harus menyimpan barang bawaan di locker yang sudah disediakan termasuk untuk kamera. Ya, sayangnya pengunjung dilarang mengambil foto bagian dalam museum.

Perlu diketahui juga bahwa meskipun House of Terror ini baru dibuka tahun 2002 silam, tetapi bangunan yang dipakai merupakan bekas markas partai Komunis saat itu dan juga menjadi tempat pembantaian para korban Komunis. Kisah sejarah ini tentu memberikan atmosfer sendiri bagi pengunjung. Koleksi patung jaman Romawi, informasi sejarah, hingga set ruangan yang menggambarkan situasi zaman itu menjadi bagian yang bisa dinikmati oleh pengunjung yang bisa membuat bulu kuduk merinding.

 

13. Holocaust Memorial Center

 

13.thumb.jpg.afc8e78256cc3876402a0c10001c58e8.jpg

Tampak udata Holocaust Memorial Center via hdke.hu

Peristiwa pembantaian orang-orang Yahudi Eropa dalam Perang Dunia II oleh rezim Nazi ternyata juga dirasakan di Hungaria. Belasan juta orang Yahudi yang tewas dalam pembunuhan tersistematis itu menjadi kisah sejarah yang tak akan pernah bisa terlupa. Tak hanya di Jerman dengan memorial park Holocaustnya, di Budapest juga punya Memorial Center atas peristiwa tersebut.

Bangunan Memorial ini adalah hasil renovasi dari Sinagog atau rumah ibadah umat Yahudi yang sudah ada sejak tahun 1920an. Holocaust Memorial Center ini sendiri baru dibuka tahun 2004 silam sebagai sebuah museum peringatan yang dirancang oleh arsitek Istvan Manyi. Bangunannya dibuat asimetris dengan pola-pola artistik sehingga tidak membosankan. Disini dipamerkan foto dan kisah sejarah Holocaust termasuk sebuah dinding kaca yang terukir 500 ribu nama dari Korban Holocaust di Hungaria.

Museum ini dibuka setiap hari kecuali Senin dari jam 10 pagi sampai 6 sore dengan tiket masuk sebesar 1.400 HUF bagi dewasa, dan 700 HUF untuk anak-anak dan manula. Beralamat di Jalan Pava 39, kalian bisa mencapainya dengan menggunakan Metro M3 tujuan Corvin-negyed atau Tram no.4 atau no.6 dan turun di Mester utca utuk kemudian sedikit berjalan kaki.

 

14. Gallert Hill

 

14a.jpg.1c9054bdb3efa88a4112a7d421b004d8.jpg

Citadella via http://alfahir.hu

Kembali ke sisi Buda, kali ini kita menuju titik tertinggi Budapest yaitu di Bukit Gallert. Lokasi terbaik menikmati pemandangan Kota Budapest di Bukit Gallert ini ialah di Citadella, bekas benteng militer Budapest yang berada di ketinggian 235 mdpl. Citadella ini dibangun tahun 1851 oleh Julius Jacob von Haynau dan dirancang oleh Emmanuel Zitta dan Ferenc Kasselik. Pola bentek berbentuk U dengan panjang 220 meter, lebar 60 meter dan tinggi 4 meter.

 

14b.jpg.d878762bad5e6149cddd45e5ac39b534.jpg

View kota dari Gallert Hill via expedia.com.my

Melihat pemandangan dari titik tertinggi Gallert Hill ini tentu menjadi hal yang menarik. Kita bisa melihat pemandangan kota Budapest secara luas termasuk objek-objek wisata populernya. Di Cittadel ini juga ada patung wanita yang mengangkat batang olive yang menjadi simbol kedamaian. Patung ini bernama Patung Liberty. Di bagian bawah sisi kanan kiri dari patung wanita ini ada pula patung anak muda yang menjadi lambang dari perlawanan terhadap fasisme.

14c.thumb.JPG.af8f40d7c5626858cc7e81226f889f76.JPG

 

Altar di dalam Goa Saint Ivan via wikipedia.org

Tak hanya Benteng Citadella, ada juga sebuah goa yang bisa kamu singgahi. Goa ini disebut sebagai Goa Saint Ivan. Menurut kisah, foto, dan lukisan, Goa ini kabarnya di abad ke 19 digunakan sebagai rumah bagi keluarga miskin. Sejak awal abad ke 20, gua ini dijadikan sebuah kapel atau tempat ibadah. Hingga kini, kita bisa masuk dan merasakan nuansa gerjea yang unik karena berada di dalam gua. Altar dengan salib besar ada disana dan menjadikan pengalaman berdoa disana tentu akan sangat menarik.

Meskipun berada di ketinggian, kalian tak perlu khawatir mendaki terlalu jauh menuju Gallert Hill ini karena kalian bisa menggunakan mobil atau naik bus nomor 27 dari Moricz Zsigmond Korter.

 

15. Sandor Palace

 

15.thumb.jpg.d582f2284da3a383764d1b7016fd1805.jpg

Istana Sandor via panoramio.com/photo/87190916

Istana Kepresidenan bisa juga menjadi pilihan kunjunganmu di hari ke tiga di Budapest. Istana yang diberi nama Sandor atau Alexander ini merupakan kediaman  dan kantor resmi Presiden Hungaria yang mulai difungsikan baru pada tahun 2003 silam. Berlokasi di St. George Square bagian kota sisi Buda, Istana ini berada persis di sebelah Utar komplek Buda Castle.

Istana ini sendiri sudah terbangun di awal abad ke 19 dengan gaya Neo-klasik. Penggunaannya berganti-ganti dari mulai kantor pemerintahan hingga kantor Perdana Mentri sampai pada Perang Dunia II bangunan ini mengalami kehancuran akibat bom. Restorasi dilakukan di tahun 1989 dengan beberapa bagian tetap dibuat menyerupai bentuk aslinya.

Dihari-hari biasa memang pengunjung hanya bisa melihat istana dari luar, tetapi menariknya di saat musim panas, Istana Sandor dibuka untuk umum setiap akhir pekan. Jika kamu datang ke Budapest saat musim panas, maka tak ada salahnya juga untuk mampir ke sini.

 

16. Hungarian Railway History Park

 

16.jpg.583c08010dd0a5f5d8d777629c8a586f.jpg

Museum Kereta Hungaria via citadellatopevent.hu

Seperti yang sudah diungkap di artikel pertama tentang transportasi Metro tua di Budapest, kota ini memang memiliki sejarah dengan moda transportasi kereta. Berada di Jalan Tatai 95, kamu yang tertarik dengan moda transportasi kereta bisa datang ke Museum yang secara khusus mengkoleksi beragam armada lokomotif dari berbagai masa.

Hungarian Railwat History Park adalah museum di bekas depot dan bengkel Kereta Api Negara Hongaria. Area seluas lebih dari 70.000 meter persegi ini memiliki lebih dari seratus barang pameran dari mulai lokomotif hingga peralatan lain. Jenis keretanya juga berbeda-beda dari yang berupa mesin uap hingga mesin listrik. Tak hanya bangkai kereta saja, beberapa juga masih bisa dioperasikan.

Museum yang dibuka sejak tahun 2000 silam ini bisa kalian kunjungi setiap hari Selasa sampai Minggu dari jam 10 pagi sampai 6 sore. Tiket masukya sebesar 1700 HUF untuk dewasa, 800 HUF untuk anak usia 4-18 tahun, dan gratis untuk anak dibawah 4 tahun. Fasilitas lain yang bisa dinikmati ialah naik kereta tenaga diesel dengan tarif 1200 HUF untuk 4 orang, kereta wisata keliling taman dengan biaya 700 HUF per kereta, dan beberapa lainnya.

Untuk menuju museum ini sendiri dengan menggunakan angkutan umum bisa dilakukan. Kalian bisa naik Bus no.30 atau 30 A atau 230 dan turun di Rokolya Utca untuk kemudian berjalan kaki 2 blok ke arah Timur. Bisa juga naik bus no.120 dan turun di Retter Ferenc Utca.

 

17. Central Market Nagyvasarcarnok

 

17.thumb.jpg.9ebf5e7cd049674aa5321c9611ff1227.jpg

Bagian dalam Central Market Budapest via wikipedia.org

Menyambangi pasar tradisional di sebuah kota juga merupakan hal yang menarik. Budapest juga punya pasar utama atau Central Market yang dalam bahasa lokal disebut Nagyvasarcarnok. Pasar indoor ini memiliki arsitektur kuno yang cantik dengan penataan yang rapih untuk para pedagangnya. Di lantai bawah menjadi pusat pasar tradisionalnya yang menjual buah, sayur, daging, dan kebutuhan dapur lain. Sedangkan bagi wisatawan yang mau mencari buah tangan juga bisa datang ke pasar ini karena dilantai keduanya menjadi pusat penjualan souvenir. Harganya juga relatif lebih murah dibanding souvenir yang dijual di tempat wisata.

Pasar yang sudah diabangun sejak tahun 1896 dengan fasad gerbang bergaya neogothic ini berada di ujung dari pedestrian Vaci Utca, satu Shopping Street paling terkenal di Budapest sehingga sangat mudah dicari. Pasar ini sendiri beroperasi setiap Hari Senin sampai Sabtu dari jam 6 pagi dan tutup sekitar jam 5 sore di Hari Senin, jam 6 di Hari Selasa sampai Jumat, dan jam 3 sore di Hari Sabtu.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now