• 0
Debi anwa

Berapa harga sailing kapal labuan bajo

Question

Mau tanya dong, cara paling murah untuk sailing komodo gimana yah? Kalo bisa budget dibawah 1juta. Mungkin member disini pernah dapet sewa kapal yang murah atau punya cara sendiri.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

3 answers to this question

  • 0
On 5/13/2017 at 10:52 AM, Debi anwa said:

Mau tanya dong, cara paling murah untuk sailing komodo gimana yah? Kalo bisa budget dibawah 1juta. Mungkin member disini pernah dapet sewa kapal yang murah atau punya cara sendiri.

 

kalau gak salah ada yang pernah tulis dia jalan sendiri ikutan Rombongan trip pas di Pelabuhan nya coba cek di bagian Field Report dalam Negeri bro @Debi anwa

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

Waktu ke Labuanbajo 2015 akhir pernah sewa kapal sekitar IDR 5.850.000 untuk tiga orang, include makan. Kapal bisa muat 6 orang, 8 juga bisa.
Kalau nambah orang, biaya tambah 750rb an...

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
25 minutes ago, Endar said:

Waktu ke Labuanbajo 2015 akhir pernah sewa kapal sekitar IDR 5.850.000 untuk tiga orang, include makan. Kapal bisa muat 6 orang, 8 juga bisa.
Kalau nambah orang, biaya tambah 750rb an...

oh ini neh FR nya @Endarhttp://jalan2.com/forum/topic/17112-solo-backpacker-ke-flores-pulau-komodo-dan-kelimutu/

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By asti sultan
      hi all....
      kami lagi cari teman trip bareng ke komodo island...
      kami berangkat dari makassar naik kapal pelni tgl 13 desember 2017...
      ada yang mau ikutan gabung ga?
    • By Andri Wicaksono
       Hay teman. Saya mau share pengalaman liburan di labuan Bajo. Kalau ke Labuan Bajo pasti yang ada di benak kita adalah KOMODO. Dan benar sekali pas ke Pulau komodo kami bertemu dgn KOmODO Raksasa. Kata ranger nya rombongan kami beruntung karena bertemu dgn 5 komodo sekaligus. Bahkan ada 1 yang besar sekali. Oh iya Labuan Bajo tidak hanya Komodo aja tapi ada spot spot eksotis lainnya. Seperti Pulau Padar, Bukit Cinta, Gua Cermin dll. Cerita selengkapnya bisa di lihat di link di bawah ini : 
       
    • By Debi anwa
      Saya lagi nyari temen sebanyak-banyaknya untuk sharecost biaya sewa kapal untuk sailing komodo.
      Jadwalnya akhir agustus 2017, bisa kita sesuaikan dengan keputusan bersama.
      Line: debianwar
      Ig : khubiel
    • By hetrianggaraa
      Hallo, saya punya rencana mau ke labuan bajo bulan Oktober tahun ini. Kan disana kebanyakan wisatanya di laut. Apakah cuaca bagus di bulan Oktober. 
       
      Thanks 
    • By anggabros
      Indonesia with no small number of islands have a wealth of many things. For example, travel to the island of Komodo, Flores did not stop gripped the world. Komodo animal habitat make this area was never empty of tourists from foreign countries. Not only got super beautiful scenery, but also can indirectly acquainted with these animals. Already the last few years the government continues to raise one travel Indonesia Komodo Island travel. This makes many travel agencies offer a variety of deals to enjoy the area. Komodo Island is included in the National Park belongs to Indonesia that continue to be preserved. There are many rules that apply to the tourists to keep protecting these areas.
      You who wish to visit or plan to visit this island do not forget to follow the regulations. As never far away from a companion or tour guide on the island of Komodo. To see the Komodo directly when Flores will be offered several options of trekking paths or walking paths. The difference there is in the distance and of course the views presented. A guide will accompany and explain some of the points of Komodo. Well, keep in mind, though guided, you shall have to remain cautious. Never approach or touch the animals under any circumstances.
      Like when dragons were sleeping or anything. Komodo reptile is aggressive and toxic saliva. There is much better to visit in the time-komodo dragons have been fed so as not to be too aggressive. Keep a safe distance when they want to see and take pictures. Besides being able to visit or trip to Komodo Island, around the island is also a beach called Pink Beach is also a mainstay destination Flores and becomes a recommendation. Yes, the beach is located not far from the Park. Given the name of Pink Beach because the sand at the beach, has two colors: white and pink gradation. Actually, the color pink in sand arises not because the sand pink.
      But because the chunks of shells made pasirterlihat pink when exposed to seawater. The beach is very beautiful and will spoil your eyes. What else because not too many who visit, the beach is classified into white sandy beaches are still clean. Seawater is crystal clear with shades of green and blue. After acquainted with dragons, playing water on the beach is an agenda that fits. Indonesia has always been rich in natural tourist destinations are mostly not much untouched by tourists. As Flores is rich in natural attractions. Love the country itself begins to enter the domestic tourist destinations into holiday list.

    • By Dewi Calico
      안녕하세요,
      Traveler Cute mau tanya,
      Jika di Labuan Bajo, apa saja yang bisa diExplore?? Yang tidak terlalu extrem maksud aku. Sudah baca baca tentang Labuan Bajo tapi yang aku pikirkan hanya Bukit Cinta dan Goa cermin serta air terjun cunca wulang.
      Mohon share tentang pengalaman dan itinerary singkat tentang Labuan Bajo 
      Terimakasih...
    • By eka wibisono
      Welcome to Labuan Bajo!
      Teman-teman pasti dah  sering dengar  kan nama Labuan Bajo (selanjutnya disebut “Bajo”) yg merupakan tempat persinggahan utk menuju Pulau Komodo & sekitarnya.    Bajo itu merupakan kota kecil yg unik viewnya lho krn terdiri dari bukit-bukit dan pantai. Karena terletak di tepi pantai, cuacanya panass bgt, jd harus rajin2 oles sunblock kalo muka gak mau gosong hehehe...

      Kota kecil ini terletak di  pantai barat Pulau Flores, makanya Bajo  merupakan salah satu pintu masuk ke Pulau Flores juga. Oh iya kalo teman-teman mo overland  ke Desa Waerebo (desa adat yg terkenal di Kab. Manggarai) - Danau Kelimutu-Ende, start perjalanannya dari sini juga.Bajo ini kotanya kecil, relatif sepi tp cukup aman dan penduduknya ramah2 banget. Luas Bajo hanya sekitar  +/- 10 km.

      Jd kebayang kan, muterin kota Bajo ya ketemunya disitu-situ lg. Untuk akomodasi, biar kota kecil tp hotel yg tersedia banyak lho dari hotel berbintang sampai hotel backpacker. Untuk tempat makan dan nongkrong, paling banyak di jalan utama Soekarno Hatta, pilihannya ada beberapa Resto Italia, Warung Mama, café es krim Scooperific, dan warung2 kecil. Di sekitar pelabuhan, ada rumah makan Padang & warung bakso . Kalo malam hari sih gak usah kawatir cari makan karena byk warung makan seafood di daerah Kampung Ujung & seafoodnya fresh tapi harganya gak murah2 bgt sih. Nah kalo gak doyan seafood, ada juga penjual sate ayam di antara warung2 seafood, dengan harga Rp. 25 ribu per porsi (10 tusuk ) dan jgn kaget  ya krn bentuk sate ayamnya kecil2 bgt.

      Info yg penting bgt,  teman-teman yg berkunjung ke Bajo, sebaiknya membawa uang cash yg agak banyak krn toko-toko, mini market, hotel-hotel yg tidak berbintang hanya menerima pembayaran tunai.  Dan jumlah ATM yg tersedia terbatas bgt hanya ada ATM Mandiri,  BNI dan BRI. Utk ATM BCA, jgn harap nemuin deh krn bank BCA  gak ada di sini hehehe…   Tp jgn kawatir,  pemegang kartu ATM BCA bisa kok ambil uang  di mesin ATM Mandiri atau BNI. Oh iya utk supermarket & toko souvenir yg besar  atau hotel  berbintang  hanya menerima kartu kredit/kartu debit Mandiri atau BNI.
      Gak panjang lebar lagi deh, aku mulai berbagi cerita pengalaman mengexplore Bajo.
      Berhubung  harga tiket Jakarta-Labuan Bajo-Jakarta lumayan mahal (+/- Rp. 3,9 juta),  jd  setelah mengikuti trip Komodo pada tgl. 5-7 Mei 2016, aku, @Luxia, @Dimaz dan 1 orang teman  extend di Labuan Bajo selama 1 hari (tgl. 8 Mei 2016). Jauh-jauh dr Jakarta, kami pengen tau dong ada obyek wisata apa aja sih di Bajo.
      Untuk penginapan selama di Bajo, kami pilih menginap di Komodo Lodge Hotel. Hotelnya nyaman, bagus dan strategis lokasinya.  Mo ke Pelabuhan, ke jl. Soekarno Hatta yg merupakan jalanan utama di Bajo, bisa ditempuh dgn jalan kaki. Utk harga kamar, berhubung kami book via Agoda, harga kamar yg didapat adalah Rp. 457.200 per malam (kalo book langsung harga kamar +/-Rp.550rb). Fasilitas yg didapat breakfast utk 2 org, kamar AC, WIFI tapi No TV di kamar. Mau penginapan yg lebih murah, ada jg kok seperti Pagi Hotel, Hotel Pelangi, Penginapan Indahnesia dll dengan kisaran harga Rp.100rb – Rp.300 rb.

      Untuk keliling kota Bajo ini kami ber 4 memutuskan untuk sewa mobil spy dpt semua obyek wisata yg mo diliat. Ada alternative lain sih kalo gak mau sewa mobil, yaitu sewa ojek motor. Nah ini jg salah satu keunikan di Bajo, ojek motor banyak bgt yg bisa disewa untuk anter keliling Bajo, dgn sensasi sedikit dag..dig..dug.. sedap krn jalanan di Bajo kan berkelok-kelok naik turun bukit. Oh iya ojek motor ini bisa lho anter kita ke Bandara Komodo dgn biaya rata-rata Rp.20 rb (dianter sampe ke dalam bandara, pas depan pintu masuk keberangkatan, asiik kan).    Atas rekomendasi Rubi (TL Indahnesia),  kami menghubungi Pak Melki (HP:081339524272) utk urusan sewa mobil.  Untuk sewa mobil Avanza selama 8 jam, harga yg dipatok adalah Rp.500rb. Untuk antar ke Bandara Komodo, biaya sewa mobil adalah Rp. 60rb.  Di Bajo ini  obyek wisatanya lumayan banyak dan menarik, ada wisata gua, air terjun, pantai. Untuk lokasi wisata air terjun yg terkenal adalah Air Terjun Cunca Wulang & Cunca Rami. Sebetulnya pengen jg ke tempat lokasi air terjun tp gak jadi, berhubung kondisi  kami sudah kecapean stelah Trip Komodo, nyerah deh kalo harus trekking  ke air terjun krn lumayan jauh jg trekkingnya.
      Setelah berembuk, kami memutuskan ambil rute yg gak terlalu cape. Nih rute yg kami ambil:
      Goa Batu Cermin  
      Goa Batu Cermin terletak di pinggiran kota Bajo. Dgn berkendaraan mobil, waktu yg ditempuh dari penginapan kami cuma 15 menit.
      Untuk memasuki kawasan Goa Batu Cermin, kita hrs membayar tiket  masuk sebesar Rp.20 rb per orang ( sudah termasuk biaya guide). Untuk menuju lokasi Goa, dari parkiran mobil, kita harus berjalan kaki sekitar 300 meter dan melewati rangkaian pohon bamboo yg menarik.
       

       
      Nih sedikit cerita ya mengenai Goa Batu Cermin. Goa ini ditemukan oleh seorang pastor sekaligus arkeolog dari Belanda yaitu Theodore Verhoven pd thn 1951. Di goa ini ditemukan tanda-tanda goa ini berasal dari dasar lautan jutaan tahun lalu. Ada buktinya lho, ada fosil yg berbentuk kura-kura, ikan dan batu karang. Kenapa bisa disebut Goa Batu Cermin? Hal ini disebabkan ada lubang di bagian atas goa yg merupakan jalan masuk cahaya matahari ked lm goa. Nah sinar matahari yg masuk ini, memantul di dinding batu dan mereflesikan bayangan seperti cermin. 
      Untuk memasuki goa ini kita akan dipandu oleh pemandu yg disediakan oleh pengelola dan kita diwajibkan menggunakan helm. Yuuk kita mulai masuk ke dalam goa.
       

       
      Dari jalan masuk, kita akan berjalan melalui  lorong2 yg sempit & kadang2 harus jongkok utk melalui lorong itu (kalo gak jongkok ya lumayan kepala bisa kepentok sama batu krn memang rendah bagian atas lorong).
       

       
      Setelah berjalan sekitar 10 menit, sampe deh kita di ruangan  goa yg agak luas utk melihat fosil binatang laut seperti ikan di bagian langit2 gua.
       

       
      Setelahnya kita akan diajak masuk lorong sempit lagi, untuk melihat fosil berbentuk kura-kura, batu yg berbentuk “Bunda Maria” (sebutan org beragama Katolik utk Ibunya Nabi Isa), fosil berbentuk karang laut dan akhirnya sampai ke bagian gua, dimana ada lubang tempat sinar matahari masuk ke dalam  gua. Sayang sekali kami tidak dapet moment ‘cahaya matahari masuk ke dalam goa” Menurut pemandu kami, waktu yg tepat adalah sekitar jam 12 siang.  Ya sudahlah memang belum jodoh hehehe…

       
      Nih penampakan kalo mau liat cahaya matahari pas masuk ke lubang gua (foto diambil dari Google).
       
       

       
      Setelah selesai mengexplore goa, puas-puasin deh foto2 di luar goa yg gak kalah menarik jg lho buat obyek foto.
       

       
      Setelah puas melihat2 di sekitar goa, hari sudah lumayan siang jg dan perut sudah minta diisi nih. Di area parkiran ada sih rumah makan, tp kurang menarik. Jadi kami memutuskan utk balik ke tengah kota Bajo utk makan siang. Rumah makan yg lumayan oke rata-rata terletak di Jl. Soekarno Hatta yg merupakan jalanan utama di Bajo.
      Sebelum makan siang, kami sempat mampir sebentar tuh di daerah pelabuhan krn mau beli oleh2 ikan asin khas Bajo yg kata orang enak yaitu ikan Cara. Harga  ikan asin Cara dibandrol Rp.25 rb per kg.  Selain ikan Cara, ada jg ikan asin yg unik krn kulitnya berwarna hijau dng harga Rp. 40 rb per kg. Kalo orang local Bajo nyebutnya Ikan Mojong, tp nama umumnya adalah Ikan Kakaktua. Dan terbukti memang enak ikan asinnya
       
       

       
      Untuk makan siang, kami  pilih Warung Mama yg terletak di jalan Soekarno Hatta. Tempatnya bersih, nyaman dan dapat bonus cuci mata lho yaitu sambil makan kita bisa melihat view laut dan pelabuhan. Tp jgn kaget ya krn harga makanan agak mahal. Seperti ayam goreng harga Rp.25rb per potong, Rendang Rp.22 rb per potong, Tempe orek Rp. 7 ribu per porsi.  Rata-rata makanan yg dijual di Bajo memang agak mahal sih krn mereka hrs mendatangkan bahan makanan dari luar Labuan Bajo, bahkan ada bahan makanan yg didatangkan dari Surabaya, Bali dan Lombok. Nah di Warung Mama ini rasa masakannya oke sih. Dan  yg paling enak adalah nasi merah, masakan cumi dan  ikan balado.
       
       
       
      Stelah perut kenyang, kami  lanjut deh ke Pantai Waicicu.
       
       
      Pantai Waicicu. Pantai yg kami kunjungi ini terletak di kawasan Silvia Resort. Tenang aja, orang luar boleh kok masuk ke dalam kawasan resort ini dan gratis. Byk bule lho yg menginap di sini, tp yaah  agak kecewa sih, krn pantai yg kata orang bagus, ternyata gak sebagus yg dibayangkan. Pantainya agak kotor dan gak istimewa.
      Setelah liat2 sebentar, kami segera cabut ke tujuan berikutnya yaitu Bukit Silvi. Nih dia pantainya.
       

       
       
      Setelah liat2 sebentar, kami segera cabut ke tujuan berikutnya yaitu Bukit Silvi.
       
      3. Bukit Silvi.
       
      Bukit Silvi ini terletak bersebrangan jalan dgn pintu masuk Silvia Resort. Untuk melihat viewnya, mau gak mau kita harus trekking dikit ke puncak bukit. Tenang aja gak curam kok, yg bikin mantep sinar mataharinya itu lho, panasnya poll bikin kulit gosong hehehe. Tp view yg kita liat sebanding deh sama penderitaan kejemur matahari. Baguss bgt viewnya.
       

       
      Setelah puas foto-foto, saking kepanasan, kami memutuskan utk cari minuman yg bikin seger stelah kejemur matahari. Jadi kami pergi deh ke cafe es krim “Scooperific” yg  terletak bersebrangan dengan Warung Mama. Gak nyangka kan di kota sekecil Bajo, ada tempat ngadem yg jual es krim gelato kaya di Jakarta gt. Tempatnya kecil tp nyaman deh kalo buat  duduk santai abis panas2 an kejemur matahari. (foto tampilan depan cafe "Scooperific" diambil dari Google)
       

       
      Gelato yg dijual byk macamnya lho dan ada menu lain yg bisa kita pesan seperti crepes dll. Tapiii, jgn kaget ya krn harga yg dibandrol utk gelato dan makanan lainnya hampir sama dgn  harga di Jakarta. Nih tampilan es krim kami.
       
       

       
      Abis puas ngadem, kami lanjut lg deh ke tempat berikutnya yaitu Pantai Pede.
       
       
      4. Pantai Pede
      Nah pantai Pede ini merupakan pantai umum, tempat penduduk local Bajo bersantai-santai. Untuk viewnya lbh bgus sih dr pada Pantai Waicicu, tp sayang pantai Pede ini kurang terjaga kebersihannya juga. 

      Setelah puas liat-liat sebentar, cepet2 kami cabut ke tujuan terakhir kami yaitu Bukit Cinta utk melihat sunset. 
      5. Bukit Cinta
      Jarak dari Pantai Pede ke Bukit Cinta gak terlalu jauh kok, Cuma 10 menit dah sampe. Kenapa disebut Bukit Cinta? Kata orang sih krn tempatnya romantis pas sunset, cocok deh buat pasangan yg sedang jatuh cinta hehehe. Nah utk liat sunset, mau gak mau kita hrs trekking dikit naik ke atas Bukit Cinta. Hehehe… selama di Bajo pegel jg kaki krn trekking melulu (mengingat selama Trip Komodo kita dijejelin acara trekking tiap hari).
      Trekking di Bukit Cinta ini lbh curam dikit dibanding di Bukit Silvi, tp gak tinggi  kok. Jalan aja pelan-pelan, gak berasa sampe kok di puncak bukitnya.

      Pas kami sampe di atas bukit jam 5 sore, ternyata lumayan byk orang lho yg udah nongkrong disana buat nunggu moment sunset. Nah view dr atas Bukit Cinta ini agak unik krn kita bisa lihat pesawat naik dan turun di landasan Bandara Komodo + pemandangan laut. Pas bgt, gak lama setelah sampe di atas,  moment yg ditunggu-tunggu mulai deh. Waduuh… memang bener, baguuss banget  moment sunsetnya. Gak nyesel deh bela-belain ke sini.



      Berhubung pd tgl. 7 malam kami sudah icip-icip seafood di Kampung Ujung, nah utk makan malam tgl. 8 ini,  kami pilih icip-icip ke resto Italia “MadeInItaly” yg namanya cukup populer diantara traveler. Bukannya gaya lho kami pilih makan disini, tp penasaran pengin icip-icip krn ada rekomendasi dari seorang teman kalo makanannya enak & tempatnya nyaman utk ngobrol.


      Ini dia makanan yg kami pilih. Utk harga lumayan mahal tp sebanding sih sama rasanya dan berhubung patungan jd gak berasa mahalnya hehehe.
       
       
      Oh iya kalo teman-teman mo bawa  oleh-oleh khas Bajo selain ikan asin ada juga Kopi Flores (yg kata orang enak). Untuk  toko oleh-oleh yg lengkap dan kualitas barang yg bagus, sebaiknya teman-teman pergi ke toko Souvenir Exsotic yg lokasinya berseberangan dgn Bandara Komodo.

      Nah teman-teman akhirnya selesai juga deh acara explore Bajonya dan esok harinya (tgl. 9 Mei) kami ber 3 harus berpisah dgn  Dimaz utk kembali ke kota kami masing-masing. Sampe ketemu lg di trip berikutnya.