Silvers Rayleigh

TREKKING RINJANI

4 posts in this topic

For your trekking convenience, we suggest that you read along the following cultural tips. Knowing the local habits must be one of your best friend in traveling.
DO:
*.Smile and greet people, especially elders.
*. Shake hands, gently
*.Accept hospitality and food. You do not have to eat and drink, but it is polite to accept.
*.Say goodbye and thank you when you leave
*.Dress modestly Women should keep upper arms and thighs covered.
*.Bend down and walk around seated people when you need to pass
*.Use only your right hand to eat and to hand objects or money to someone
*.Be sure to sit at the same level as other people
DON’T
*.Enter house, building or village without being invited
*.Wear shoes inside a house
*.Point at people with your finger. Don’t ever use your foot to point at objects or people
*.Point the bottom of your feet directly at people whilst sitting on the floor
*.Touch anyone’s head
*.Step over people of food on the floor
*.Eat with your left hand, or use your left hand to give or accept objects or money
*.Raise your voice, especially in anger.

http://www.rinjanitrekkingpartner.com/

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By deffa

      Liputan6.com, Jakarta - Berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Barujari yang berada di dalam Kaldera Gunung Rinjani masih mengalami kegempaan dan letusan. Bahkan intensitas erupsi kini semakin tinggi. 

      Abu vulkanik dari erupsi anak Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, kini mengarah ke Jawa Timur. Akibatnya, Bandara Banyuwangi ditutup pada pada Rabu (4/11/2015).

      "‎Bandara Banyuwangi ditutup per 08.30 WIB, pada 4 November 2015 karena sebaran abu vulkanik Gunung Rinjani," kata Kapuskom Kemenhub JA Barata di Jakarta. 

      Diperkirakan, hingga Kamis 5 November ada 3 bandara yang masih ditutup akibat erupsianak Gunung Rinjani. "Sehingga diperkirakan sampai besok pagi ada 3 Bandara ditutup yaitu Ngurah Rai Bali, Selaparang Lombok (bukan Lombok Praya), dan Banyuwangi," tutup Brata.
      Pada Rabu pukul 02.45 WITA, Anak Gunung Rinjani ini kembali memuntahkan abu vulkanik. Sebaran abu ke arah Barat Daya hingga Barat Laut dari pusat letusan dengan kecepatan 10 knots, pada lapisan permukaan hingga ketinggian 14.000 kaki.

      Sementara pada pagi hari tadi, letusan dari permukaan laut mencapai 3.800 meter dpal atau 1.500 meter dari puncak Gunung Barujari. Sedangkan tinggi puncak Gunung Barujari adalah 2.300 meter dpal. Kemudian, letusan dan amplitudo di posisi 40 milimeter.

      "Condong asap mengarah ke Barat mengikuti arah angin," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya.

      Menurut Sutopo, Gunung Rinjani memiliki 2 kerucut di bagian timur danau yaitu Gunung Barujari atau Gunung Tenga dengan ketinggian 2.376 m dpal, dan Gunung Mas atau Gunung Rombongan dengan ketinggian 2.110 m dpal. PVMBG menetapkan nama dari gunung yang saat ini erupsi adalah Gunung Rinjani karena sesuai nomenklatur dari 127 gunung api di Indonesia. Gunung Barujari adalah salah satu kerucut atau anak dariGunung Rinjani. (Mut)
      SUMBER
    • By dafamube
      Panorama Danau Segara Anak dan Gunung Barujari dilihat dari Plawangan Senaru.
    • By dafamube
      [EXCLUSIVE] KAOS RINJANI MOUNTAIN
       
      Rp. 95,000 
      Ukuran M, L, XL.
      Warna Hitam.
      Lokasi Mataram, Lombok.
      - Edisi terbatas.
      - Harga tidak termasuk ongkos kirim.
      - Bahan kaos Combad 30s.
      - Bahan sablon Rubber.
      - Menerima reseller untuk seluruh Indonesia.
      Kontak:
      0896-555-85085
      (Line/ Whatsapp)
      Terima kasih.


    • By Angga Wisnu Wijanarka
       
      Jika teman baik hanya tau kisah-kisah hebat mu,
      sahabat sejati justru menjadi bagian dari kisah hebat itu
      anoname
       
       
      Salam sejahtera kawan2 kita semua,,
       
      Saya mau berbagi pengalaman neh jalan2 saya ke salah satu pulau bagus di NTB sekedar catatan perjalanan, yap semua sudah pada tau kan Lombok. Mungkin sudah pada tau ya lombok itu seperti apa dia terkenal akan gili terawangannya dan gunung tertinggi ke 3 di Indonesia setelah puncak Cartenz Piramid (4884 Mdpl) Papua dan Gn Kerinci (3805 Mdpl) di Jambi. Tapi maaf semisal reportnya masih acak-acakan. Lets go kita berbagi pengalaman..
       
      Kita rombongan cm bertiga, 2 cowok dan 1 cewek. terbilang nekat seh tp untung kita ada kawan di mataram sbg tempat untuk singgah jd bisa numpang2 gt. Sebenarnya awalnya cuma berdua seh tp si yati tetep ngeyel dan ngotot pengen ikut. Tapi gara-gara si Yati ini kita dapat tumpangan di Mataram. Setelah mengatur itenary, belanja logistik serta persiapan tiket berangkat, akhirnya kita berangkat pada [7 April 2015] dari Jogja menggunakan pesawat Promo PP 1jt langsung ke Lombok.
       
        
      Penampakan di Bandara Adi Sucipto, Jogjakarta
       
      Dalam perjalanan 2 jam akhirnya sampai di Badara Internasional Praya di Lombok, sekitar jam 20.00 WITA, Kami bertiga menunggu jemputan kawan yang di Mataram. Bandara di Lombok sangat ramai, bukan ramai karena penumpang tp bnyakny warga yang piknik di area taman bandara. Jadilah kita bertiga linglung liat warga yang pada "piknik"..Hahaha kurang hiburan mungkin.
       

      [8 April] Packing pagi hari di rumah mas Gigih dan siap berangkat (thanks mas Gigih)
       
      Setelah packing kita meluncur mencari logistik dan Elf untuk angkutan kita berangkat ke Desa pendakian Sembalun, elf hanya sampai di Aikmel sekitar 2 Jam perjalanan dari Mataram Rp. 35.000 @orang. Dari Akimel kita menunju BaseCamp pendakian di Sembalun dengan menggunakan Pickup pengangkut makanan Rp.15.000 @orang. Pemandangan dari Aikmel ke Sembalun sangat mempesona bray dengan jalan yang berliku, udara yang bersih ditambah banyak dijumpai monyet-monyet liar bray.
       
         
      Pemandangan yg bagus sepanjang jalan bray. Hati2 pak sopir makanannya di colong ntar.
       
      Setelah sampai BaseCamp Sembalun kita bereskan Registrasi pendakian dan makan siang. Disitu kita diberi pengarahan oleh petugas TNGR (g tw petugas bner ap ga). Kita bayar Rp.22.000 @orang untuk 5hari4malam. Dipersiapkan identitras diri, kemudian suruh mengisi form kedatangan dan juga list sampah yang nanti akan dibawa saat turun. Disitu teman2 juga dapat melihat replika gunung Rinjani sehingga sebelum berangkat dapat melihat dimana aja jalan nanti akan dilalui. Di Desa Sembalun banyak dijumpai warung nasi jadi jangan takut kalau lapar. Jangan lupa beli buah-buahan untuk bekal di perjalanan, kalau kita kemaren bawa nanas bray untuk bekal. Bener serasa nanas surga klo udah dimakan di gunung.
       
        

      Kantor TNGR (Taman Nasional Gunung Rinjani di Desa Sembalun) dan Pintu masuk Pendakian (Pos 0)
      Perjalanan awal yang gilak sampai pos 0 (kita sebut pos 0 karena ini baru pintu mauknya), sempet ditawari ojek dan lain sebagainya tp kita dengan pedenya jalan kaki saja. Disini area yang dilewati masih jalan tanah yang menyerupai jalan ladang gitu, kanan kiri pemandangan berupa ladang milik warga. Sampai Pintu masuk ini perjalanan membutuhkan 1,5 jam dari Kantor TNGR. Pintu masuk berupa gerbang dengan pondasi. Persiapan fisik harus bener2 bray klo mau lewat sini. Emang udah nafas tua, ngos-ngosan bray ane diawal sini.
       
        

      Perjalanan penuh Sabana, seperti di mana gituu
       
      Kita beristirahat di Pos 2, lama perjalanan  dari Pos 0 ke Pos 2 yaitu 5 jam. Di Pos 2 terdapat sumber mata air, jadi tenang kalau semisal teman2 kehabisan air. Di Pos 2 ini terdapat shelter dan juga WC walaupun agak kurang layak seh, tp klo udah digunung semua dianggap nyaman. [9 April] Pagi sebelum berangkat kita sarapan. Dan anehnya kita buat bubur untuk persiapan perjalanan ke Pelawangan Sembalun. Diarea pendakian kita berjumpa banyak pendaki luar dengan porter2nya, jd tambah semangat soalny banyak yg cantik2 dan muda2.. Hahahay. Pos 2 ke Pos 3 lumayan dekat sekitar 3 Jam, area yang dilalui masih berupa sabana dengan jalan tracking yang berkelok-kelok. Namun dari Pos 3 ke Pelawangan Sembalun kita membutuhkan waktu sekitar 4 Jam lebih dengan topografi yang terjal disertai bukit yang bernama 'Bukit Penyesalan". Disitu ya ampun lutut berasa mau copot, punggung yang tua renta berasa mau patah dan semangat mulai pudar #Lebay. Namun dengan tekad kita berhasil melahap 4 Bukit Penyesalan ditambah bukit Cemara.
       
        
      Shelter Pos 2 dan Setelah melewati berbukit-bukit penyesalan
       
        
      Ramenya di Pelawangan Sembalun
       
        
      Suasana tenda santri.
       
      Sampai di Pelawangan Sembalun jam 17.00 kita ambil air (buset katanya jauh), bikin tenda dan masak. Sampai Pelawangan Sembalun pasti sudah rame tenda bro dan kalau hari libur katanya juga penuh disini. Saran aja bikin tenda di daerah yang tidak banyak monyet terus diusahakan sampai sini sebelum malam sehingga bisa enak bikin tenda dan ambil air. Di Pelawangan Sembalun teman2 dapat melihat danau Segara Anak secara langsung dan puncak yang ada didepan mata, kalau tidak kabut seh.
       
      Setelah makan malam setel alarm kemudian persiapkan kebutuhan yang akan dibawa ke puncak. Jam 23.00 kita bangun dan persiapan utk Summit Attack, bawa snack atau makanan, minuman, P3K dan Headlamp. Lama perjalanan dari Pelawangan Sembalun sampai Puncak sekitar 6 Jam. Track yang dilalui agak curam sehingga butuh kehati-hatian apalagi malam hari kan. Diusahakan ritme jalan yang konstan dan tidak banyak berhenti, karena nanti ditakutkan kalau berhenti kelamaan badan menjadi lebih dingin. Dengan badan kedinginan dan diterpa angin yang menerjang sepanjang perjalanan namun tertutup rasa penasaran untuk melihat si puncak itu akhirnya kita sampai puncak sekitar pukul 07.30 WITA.
       
        

      Suasana Puncak Anjani 3726 Mdpl. Akhirnya bray... ga tau kapan lagi bisa kesitu..
       
      [10 April] Setelah Muncak kita lanjut turun lagi ke pelawangan Sembalun dilanjut makan siang, istirahat dan packing. Perjalanan sekarang target adalah menuju danau segara anak. Perjalanan memakan waktu 4 jam. Kita start dari Pelawangan Sembalun jam 16.00 dan sampai di segara anak jam 20.00. Medan yang dilaluli pertama adalah turunan dengan batuan yang licin apalagi kalau ditambah hujan. Hati-hati disini karena banyak percabangan jalan dan ikuti petunjuk arah jalan saja (jangan mencoba jalan yang aneh). Setelah sampai Segara Anak kita bikin tenda, makan dan istirahat. Tidak lupa juga berbincang dengan para porter yang sedang membawa tamu dari Malaysia.
       
      [11 April]
        

      Jangan lupa foto foto dulu
       

      Mampir ke air panas dulu mas bro sekitar setengah jam dari Segara anak sekalian ambil air bersih.
       
        
      Berasa seperti Yakuza gan dan Realita Cinta Rock n Bro!!!
       
      Setelah kita puas mandi dan bersih-bersih badan kita prepare untuk kembali melakukan perjalanan pulang, tidak turun langsung track yang kita lewati untuk pulang adalah naik ke Pelawangan Senaru terlebih dahulu. Perjalanan memakan waktu sekitar 3 Jam. Track yang dilewati adalah pertama kita menyusuri tepi danau kemudian naik bukit ke arah watu ceper. Disini pemandangan sangat bagus dengan background puncak Anjani, kubah lava baru dan danau segara anak sendiri. Setelah sampai di Pelawangan Senaru kita ngecamp disini satu malam karena waktu yang tidak memungkinkan untuk turun langsung ke desa Senaru. Oiya disini juga tersedia mata air namun jarak yang cukup jauh, posisinya sekitar jalan turun ke Senaru dicelah2 batu.
       
        
      Jalan naik ke Pelawangan Senaru di daerah Watu Ceper
       
       
      Partner In Crime!! dan Tenda kita
       
      [12 April] Turun ke desa Senaru pada awalnya merasa sangat senang karena barang bawaan yang telah ringan apalagi si yati yang dia bawa, cm bawa gas kosong, botol kosong, dan gombal2 dia aja, untung ga otaknya jg kosong. haha. Namun setelah Pos 3 hujan mulai turun dan kita sempat berhenti di Pos 2 untuk makan siang dan menunggu hujan reda. Dengan makan siang seadanya berupa nasi rendang dan bubur kacang ijo untuk menambal perut yang lapar. Jalan track antara Pos 3 ke Pos 2 menjadi aliran air seperti sungai (kayaknya naik perahu disini enak bro) di Pos 1 hujan mulai reda kita istirahat 10 menit dilanjut ke Pintu Masuk Gn Rinjani Desa Senaru.
       
         

      Yeeay kita Sampai.. dan foto2 sambil nunggu bang Yayan,
      Oiya bang Yayan adalah pemilik rumah yang nanti kita singgahi sebelum ke Gili Trawangan.
       
       
      [13 April]
      Dii rumah Bang Yayan dan Rumah Pak Kades Senaru yaitu pak Isa kita dijamu dengan sangat istimewa dari makanan dan kopi. Disana kita bisa melepas lelah selama 5 hari di gunung. Malamnya pun kita bisa menonton Moto GP bareng Pak Kades (Luar biasa mata kita.. Help God). Setelah kita sarapan di rumah kita lanjut trip ke air terjun bernama "Sendang Gile" kalo ga salah seh. Jarang dari rumah sekitar setengah jam kita menggunakan motor aja dan tiket dijamin gratiss karena bilang aja tamu pak kades. hahah
       
         

      Penampakan di Air Terjun Sendang Gile bersama bang Yayan dan juga air disini sangat bersih sekali bray
       
      Setelah selasai mengunjungi air terjun dan makan durian yang ternyata si Tj, partner ane menyerah dalam membukany (klo aku seh tinggal makannya aja) kemudian kita pamit ke Bang Yayan dan keluarga untuk trip ke Gili Trawangan. Kita bertiga diantar oleh bang Yayan menggunakan motor, Ane sama si Tj satu motor sempat abis bensin gan dan ujjan pula.. hadeh2 nasib2. Dari Jalan raya di Senaru kita naik Elf dan turun ke Bangsal Rp.35.000 @orang jangan lupa makan siang dulu ntar mabuk siapa tau dpt gratis aqua. haha
       
      Sampai Bangsal sekitar 2,5 jam lebih dari Senaru (banyak ngetem), Setelah sampai Bangsal turun di perempatan dilanjut naik Cidomo Rp.15.000 @orang ke Pelabuhan Bangsal (lumayan jauh gan klo jalan kaki, tp banyak yang jalan kq). sebelum nyeberang saran ane beli logistik seperti minum, makanan dan rokok di perempatan bangsal aja karena setelah masuk ke Gili Terawangan harganya jadi ajibb.. Mahal gilakkk.
       
         
      Di Elf inilah si Tj kehilangan topinya, gara2 si yati gagal fokus. Dan Masih berdebat sampai pelabuhan wkwkw
       
      Menyeberang ke Ke Gili Terawangan Rp.15.000 @orang, Setelah sampai Gili Terawangan cari tempat untuk bikin tenda dan usahakan izin dulu ke resto/cafe sebelahnya. Kalau ane kemaren di dekat PLN tempatnya agak sepi dan bisa numpang kamar mandi (walaupun jarang madi seh). Di gili terawangan kita menginap 2 malam  Thanks juga buat Bang Awan yang udh merekomendasikan tempat dan jadi guide kita selama di Gili Terawangan. Jadi kita di Gili Terawangan tgl [13 April] [14 April] [15 April]
       
         

      Waktu yang lama di Gili Terawangan, Duit Gak Ada, Barang2 disana pun Mahal2 Ampun2
       
         

      Lain kali klo kesini bawa duit banyak ma, mbak.
       
      Just Saran di Gili Terawangan sudah terlalu ramai untuk tempat bikin tenda sudah banyak resto, cafe, bar maupun hotel disana, kemaren ngbrol2 sama orang2 lebih nyaman klo bikin tenda itu di Gili Meno, karena suasananya lebih tenang dan katanya ada danau ditengah pulaunya. namun harga penyeberangannya mahal sekitar Rp.40.000 @orang kalau dari Gili Terawangan klo ga naik fast bout. Lebih enak kapalnya langsung dari Bangsal saja klo mau ke Gili Meno ga usah mampir ke Terawangan. Iyo ra jo?? Hiks2 mentok di duit kita gan..
       
      [15 April]
      Kita lanjut ke Mataram dan sudah janjian sama mas Bram eh mas gigih (Sorry mas). Dari Bangsal kita naik Elf Rp.15.000@orang kq sama kayak harga Cidomo??, ditawar dengan edan gan ini.. Pokoknya klo dilombok harus pintar nawar rokok aja ditawar yang penting temenya aja jgn ditawar gan. hehe. Kita turun di Bandara Lama.
       
      [16 April- 17 April]
      Di Mataram kita numpang ditempat mas bram (Eh Mas Gigih, lupa). disana kita makan sate Bulayak yang pedas di Surenadi, Maen ke taman Narmada yang banyak muda mudi cuci motor disana (hadeh2). Malamnya kita makan Ayam taliwang bareng kakaknya mas gigih sekeluarga bang Yayan jg ikut (klo makan ikut dia, hahah ampun) dilanjut malamnya ke Taman Sangkareang. Dilanjut kita ke senggigi dan pasar seni senggigi buat cari gelang yang murah. hahah (pye perasaanmu jo??)
       
      Galeri di Mataram
         

       
         

       
      [18 April]
      Kita go Home gan dengan diantar Mas Gigih dan Bang Yayan. , emang bener kata bang Gigih Lombok bikin ga mau pulang.. See You
       
      No love, no friendship can cross the path of our destiny
      without leaving some mark on it forever.
      Francois Mauriac
       
       
      Itulah sekedar catatan dari kita perjalanan 10 hari di Pulau Lombok maaf kalau ada kesalahan dalam pembuatan postingan maklum baru belajar posting, Terima kasih buat teman2 seperjalanan Tejo, Yati (Indah), Rumah singgah kita Bang Gigih Sekeluarga beserta Aqila, Bang Yayan sekeluarga, Pak Isa selaku Kepala Desa Senaru, Bang Awan atas Guidenya di Gili Terawang,, semoga bisa Jalan2 lagi...hehe. Sorry klo Long Post

    • By Berangan Trip Organizer
        Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Danau Segara Anak yang merupakan kaldera Gunung Rinjani, menjadi point of interest dari gunung ini.     Date : 15 - 19 Agustus 2015     Itinerary :   Hari 1 : BANDARA - SEMBALUN - POS 3 ( L, D)   Bertemu di meeting point, yaitu Bandara Internasional Lombok pada pukul 09.00. Kemudian langsung menujuDesa Sembalun yang menjadi gerbang pendakian Gunung Rinjani. Setelah makan siang dan registrasi, memulai pendakian menuju Pos 3 (1800 mdpl) selama sekitar 6 jam. Kita akan berkemah di Pos 3.   Hari 2 : POS 3 - PLAWANGAN SEMBALUN (B, L, D)   Setelah makan pagi, kita akan naik lagi menuju Plawangan Sembalun (2639 mdpl), menempuh perjalanan sekitar 5 jam. Di Plawangan Sembalun kita sudah dapat melihat pemandangan Segara Anak serta matahari terbenam yang indah. Di sinilah tempat kita berkemah dan beristirahat sebelum menuju puncak esok harinya.   Hari 3 : PLAWANGAN SEMBALUN - PUNCAK RINJANI - SEGARA ANAK (B, L, D)   Pukul 02.00 pagi, memulai pendakian yang cukup berat selama 3 jam menuju puncak Gunung Rinjani (3726 mdpl). Setibanya di puncak, kita akan merasakan kepuasan karena telah berhasil mencapai puncak gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia (yey!) serta dapat menikmati sunrise dan siluet Gunung Agung di Bali. Setelah itu kita kembali ke Plawangan Sembalun untuk makan pagi. Kemudian turun menuju Segara Anak (2000 mdpl), danau yang merupakan kaldera Gunung Rinjani. Perjalanan ditempuh sekitar 3 jam. Di Segara Anak kita akan berkemah. Sisa hari dapat digunakan untuk bersantai dan berenang di danau, atau berendam di pemandian air panas.   Hari 4 : SEGARA ANAK - PLAWANGAN SENARU - SENARU - SENGGIGI (B, L, D)   Setelah makan pagi, kita akan meninggalkan danau dan mendaki menuju Plawangan Senaru (2461 mdpl). Trek yang dilalui akan cukup berat, menempuh sekitar 3 jam. Setelah istirahat makan siang, kita turun menuju Desa Senaru (601 mdpl), yang menjadi pos akhir pendakian. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 5 jam. Di Senaru, sudah ada mobil yang akan mengantarkan kita ke hotel di Senggigi untuk bermalam.   Hari 5 : SENGGIGI - SADE - KUTA - SEGER - MAWUN - BANDARA (B, L)   Check-out hotel, lalu menuju Desa Sade, yaitu desa adat Suku Sasak yang memperlihatkan rumah-rumah tradisional serta gaya hidup penduduknya. Setelah itu menuju beberapa pantai indah di Lombok, seperti Pantai Kuta, Pantai Mawun, dan Pantai Seger. Puas menikmati pantai, Anda akan kami antar hingga bandara, dan trip berakhir.   (B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)     Price : Rp 2,400,000/pax   Quota : min. 10 pax   Include : Transportasi darat (mobil AC) selama trip Tiket masuk TN Rinjani Tiket masuk Desa Sade Tiket masuk Pantai Kuta, Seger, Mawun 1N Hotel di Senggigi (AC, 1 kamar 2 orang) Makan 13x Air mineral Guide Porter Perlengkapan camping (tenda, sleeping bag, matrass, kompor+nesting)   Exclude : Tiket pesawat Hal-hal yang tidak disebutkan di atas     Terms & Conditions :   Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan DP sebesar Rp 1,200,000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat.     Contact :   Intan Primadewati Call/WhatsApp : +6281233843907 . +6285748800237 Pin BB : 7535A773   Indra Yulianto Call/WhatsApp : +6281286944675 . +6285645412245 Pin BB : 75A0A51D   Email : marketing@berangan.com Facebook : Berangan Trip Organizer Twitter : @berangan_trip Website : www.berangan.com
    • By Lombok Tastura Tour
      Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Peresean termasuk dalam seni tari daerah Lombok.Petarung dalam Peresean biasanya disebut pepadu dan wasit disebut pakembar.
      Dahulu Peresean digelar untuk melatih ketangkasan suku Sasak dalam mengusir para penjajah. Latar belakang Peresean adalah pelampiasan emosional para raja di masa lampau ketika menang dalam perang tanding melawan musuh-musuhnya. Selain itu, dahulu Peresean juga termasuk media yang digunakan oleh para pepadu untuk melatih ketangkasan, ketangguhan, dan keberanian dalam bertanding. Konon, Peresean juga sebagai upacara memohon hujan bagi suku Sasak di musim kemarau. Kini, Peresean digelar untuk menyambut tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Lombok.
      Peserta Peresean tidak dipersiapkan sebelumnya, tetapi peserta diambil dari para penonton. Artinya penonton saling menantang dan salah satu penonton akan kalah kalau kepala/anggotan badan sudah berdarah.Penonton dapat mengajukan diri sebagai peserta Peresean, dan juga peserta dapat dipilih oleh wasit diantara para penonton. Setelah peserta sudah pas, pertarungan dimulai. Wasit pinggir (pekembar sedi) mencari pasangan pepadu dari para penonton, sedangkan wasit tengah (pekembar teqaq) yang akan memimpin pertandingan. Aturan Peresean adalah para pepadu tidak boleh memukul anggota badan bagian bawah (kaki/paha), tetapi para pepadu diperbolehkan memukul anggota badan bagian atas (kepala, pundak, dan punggung).Dalam pertunjukan Peresean, ada musik pengiring untuk menyemangati para pepadu sekaligus sebagai pengiring kedua pepadu menari. Alat musik yang digunakan sebagai pengiring adalah gong, sepasang kendang, rincik atau simbal, suling dan kanjar.Pepadu memegang tongkat rotan di tangan kanan dan perisai di tangan kiri. Kedua pepadu harus saling serang untuk mendapat nilai tinggi dari para juri.Pepadu akan mendapatkan nilai tertinggi jika bisa memukul kepala lawan. Pemenang dalam Peresean ditentukan dari nilai yang diperoleh dalam 5 ronde atau salah satu pepadu sudah mengibarkan bendera putih karena berdarah. Pepadu yang berdarah akan diobati tim media dengan obat sejenis minyak. Minyak tersebut jika dioleskan tidak menimbulkan rasa perih. Setelah bertarung, para pepadu bersalaman dan berpelukan, tandanya tidak ada rasa dendam antara kedua pepadu.

    • By jelajahgunung
      [Open Trip] Pendakian Gunung Rinjani Lombok
      Tanggal Acara : 28 Mei – 01 Juni 2015
      Quota Peserta : 18 Orang
       
      Siapa yang tidak kenal dengan raksasa ke-3 Indonesia ini, Gunung Rinjani dengan kemegahan Puncak Anjaninya. Gunung Rinjani adalah  Gunung volcano yang ada di pulau Lombok dan termasuk dalam Rinjani National Park.  Posisi ke-3 setelah Puncak Jaya Wijaya dan gunung Kerinci tidak membuat gunung Rinjani  ini kalah pamor. Kenapa? Karena ada seribu satu alasan yang mengajak pendaki untuk datang kesini.
       
      Gunung Rinjani 3.726 mdpl berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dan menjadikannya salah satu gunung favorit bagi pendaki Indonesia serta wisatawan mancanegara karena gunung ini menyajikan Keindahan yang sangat Luar Biasa.
       
      Jangan lewatkan kesempatan menikmati Karya Tuhan yang telah tercipta untuk Alam ini.
       
      Itenerary Pendakian Gunung Rinjani (3726Mdpl), Lombok :
       
      Kamis, 28 Mei 2015
      18.00 – 20.00 : Seluruh peserta berkumpul di meeting Point Lombok (Makan I)
      19.00 – 22.30 : Melanjutkan perjalanan menuju Sembalun
      22.30 – 04.00 : Istirahat di rumah penduduk Lokal (Makan II)
      Jumat, 29 Mei 2015
      04.00 – 08.00 : MCK, Prepare pribadi dan persiapan start tracking. ( Makan III )
      08.00 – 18.00 : perjalanan menuju Pos Plawangan ( Makan IV )
      18.00 – 20.00 : Mendirikan tempat Camp
      20.00 – 12.00 : Istirahat ( Makan V )
      Sabtu, 30 Mei 2015
      12.00 – 02.00 : early morning call dan persiapan summit attack ( cofe Break )
      02.00 – 06.00 (rushing) : summit attack
      06.00 – 08.00 : mari berfoto di Puncak Anjani : )
      08.00 – 10.00 : kembali ke camp ( Makan VI )
      10.00 – 11.00 : persiapan menuju segara anak
      11.00 – 18.00 (slowly, sambil poto2) : Perjalanan menuju Segara Anak
      18.00 – 19.00 : Sampai di Segara Anak dan preparing camp area (Makan VII )
      19.00 – 21.00 : MCK sekaligus berendam air panas disumber mata air
      21.00 – 22.00 : Briefing 2 mengenai kondisi jalur turun
      22.00 – 05.00 : Istirahat dan recovery body
      Minggu, 31 Mei 2015
      05.00 – 07.00: Secangkir susu coklat hangat didepan segara anak ditemani keindahan Gunung Baru Jari (Makan VIII)
      08.00 – 12.00 (rushing) : Tracking menuju Plawangan Senaru
      12.00 – 22.00 (rushing) : Perjalanan menuju pintu Senaru (Makan IX)
      22.00 – 05.00 : Sampai di pintu Senaru , istirahat (Makan X)
      Senin, 01 Juni 2015
      05.00 – 08.00 : MCK + (Makan XI)
      08.00 – 10.00 : Menikmati keindahan air terjun Tiu Kelep atau Sendang Gile
      10.00 – 16.00 : Jalan – jalan ke Senggigi (Makan XII)
      16.00 – 19.00 : Perjalanan kembali menuju Bandara Lombok Praya
       
      Kontribusi Peserta
      Rp. 1.500.000,-/ orang ( Meeting point Mataram Lombok)
       
      Include Acara
      • Transportasi PP Lombok - Basecamp Rinjani
      • Jalan - jalan di Pantai Senggigi
      • Jalan - jalan ke Air Terjun Tiu Kelep atau Sendang Gile
      • Makan selama pendakian 12X selama acara (untuk makan ada di detail acara)
      • Fasilitas tenda kapasitas 4 Orang
      • Fasilitas Peralatan masak
      • Fasilitas Peralatan makan
      • Retribusi acara ( Permit )
      • Insurance Taman Nasional
      • Guide
      • Porter untuk tenda dan peralatan masak
       
      Exclude Acara
      • Transportasi dari rumah ke meeting point.
      • Cemilan Pribadi
      • Makan diluar yang sudah ditentukan di Itinerary acara
       
      Contact Person
      BBM : 5121FED2
      Handphone : 082114477351 (whatsapp, sms, call)
      Email : info@jelajahgunung.com
      Follow : @jelajahgunungID
      Facebook : https://www.facebook.com/jelajahgunung
      More Info : http://jelajahgunung.com/pendakian-bersama-gunung-rinjani-lombok-indonesia/