Sign in to follow this  
Shah Rafilzan

Salam kenal dari Bandung

5 posts in this topic

On 5/26/2017 at 11:27 PM, Shah Rafilzan said:

Hallo salam kenal, Nama saya Shah Rafilzan, bisa dipanggil Rafil.

Saya berasal dari Kota Bandung, hobby saya memang traveling. Saya baru mulai membuat vlog, bisa langsung cek di youtube channel saya. https://www.youtube.com/channel/UC1ASnsi9TYd3N6VC_AWQeAg

Barang kali ada yang berminat untuk bikin vlog bareng ?

halo juga @Shah Rafilzan welcome di forum jalan2

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By vie asano
      Tak semua orang suka mengenakan koper saat bepergian. Sebagian lainnya lebih suka mengenakan tas punggung (backpack) dengan berbagai alasan, salah satunya adalah untuk alasan kepraktisan. Dibanding menyeret-nyeret koper dan berpotensi akan mengalami kesulitan saat menembus kerumunan orang, tas punggung jauh lebih ringkas dan praktis karena bisa langsung dibawa kemanapun kita berpindah tempat, selama tas tersebut menempel di punggung kita. Sayangnya, tas punggung mungkin kurang ramah bagi beberapa orang, misalnya saja yang memiliki masalah tulang punggung seperti saya.
       
      Jika pada thread ini: http://jalan2.com/forum/topic/15612-panduan-memilih-koper-yang-akan-digunakan-untuk-berwisata/

         
      Beberapa kriteria yang dapat dipertimbangkan sebelum membeli tas punggung
       
      Ukuran
      Untuk menjawab pertanyaan berapa ukuran ideal tas punggung yang harus saya beli?, pertimbangkan dulu hal-hal berikut ini:
      - Durasi waktu bepergian. Semakin lama kalian bepergian, tentu saja kapasitas tas punggung yang dibutuhkan akan semakin besar. Minimal, mengaculah pada rata-rata waktu wisata yang kalian habiskan. Apakah kalian termasuk wisatawan yang kerap pergi dalam waktu singkat (1-2 hari), saat akhir pekan (2-3 hari), atau lebih dari itu. Diagram berikut ini bisa menjadi panduan ukuran ideal sebuah tas punggung berdasarkan durasi waktu bepergian.
       
      - Ukuran tubuh. Menentukan ukuran tas punggung berdasarkan durasi waktu bepergian memang penting, namun itu bukan harga mati. Bisa saja ada yang suka bepergian dalam jangka panjang, namun tak membutuhkan tas ukuran besar karena tidak suka membawa banyak barang. Yang terpenting adalah, pertimbangkan apakah ukuran tas tersebut proporsional dengan ukuran tubuh atau tidak. Yang dimaksud disini bukanlah masalah tinggi badan, melainkan ukuran panjang punggung. Memilih tas yang terlalu besar dan tidak proporsional terhadap panjang punggung, selain akan menyulitkan pergerakan, juga akan membuat kalian seperti tengah digencet oleh tas tersebut dan membuat tulang punggung tidak nyaman. Berikut perbandingan ukuran tas punggung yang ideal jika dibandingkan dengan panjang punggung.
       
       
      Fitur
      - Internal Frame vs External Frame. Pilih backpack yang memiliki frame untuk membantu mendistribusikan beban pada punggung. Dewasa ini terdapat 2 jenis frame pada backpack, yaitu external frame dan internal frame. External frame merupakan tipe frame yang terlihat dari luar, sementara internal frame merupakan tipe frame yang disembunyikan dalam kantong khusus sehingga tidak terlihat dari luar.
       

       
      (kiri) External frame, (kanan) internal frame. Foto: hikinglady 
       
      Masing-masing tipe tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. External frame dapat menahan beban yang berat (>20 kg) dan dapat mendistribusikan beban dengan baik. Namun external frame dianggap berat, memiliki bentuk yang terlalu kaku, kuno, dan bagi beberapa orang, berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan karena dengan adanya external frame punggung tak langsung bersentuhan dengan tas. Sedangkan internal frame dianggap lebih seksi karena bentuknya yang tersembunyi dan memiliki tingkat stabilitas yang lebih baik karena menempel langsung pada punggung. Kelemahannya, internal frame tidak dapat menyangga berat sebesar external frame, tidak memiliki ventilasi di punggung (karena tas langsung menempel pada punggung), dan biasanya dirancang minim kompartemen sehingga menyulitkan saat loading. Namun jika waktu wisata super singkat, backpack tipe frameless bisa menjadi salah satu opsi. Pilih yang paling sesuai untuk kalian.
       
      - Strap bahu. Pilih strap bahu yang dapat di adjust panjang-pendeknya, dilapisi dengan busa agar tidak menyakiti bahu, dan pilih yang paling nyaman untuk kalian.
       
      - Tali pinggang. Sebagian berat dari tas punggung akan menekan bagian pinggang dan pinggul. Jadi, pilihlah tas yang memiliki tali di pinggang untuk membantu pinggang/pinggul dalam menahan beban dari tas. Jangan lupa pilih yang mudah untuk di adjust.
       
      - Ventilasi. Pilih tas yang memiliki bagian punggung berkontur. Selain membantu mendistribusikan beban pada punggung, juga memberikan ruang kecil diantara punggung dan tas sehingga udara dapat masuk kesela-selanya untuk mendinginkan punggung.
       
      - Kompartemen. Tas yang bagus seharusnya memiliki banyak kompartemen. Tujuannya untuk memudahkan penggunanya dalam menempatkan barang-barangnya, dan juga memudahkan akses untuk pencarian. Jika kalian berencana untuk membawa kantong tidur, pilih tas yang memiliki sleeping bag compartment.
       
      Lain-lain
      - Pilih tas punggung dengan material yang kedap air. Minimal, pilihlah tas dengan bahan yang semi-waterproof sehingga air tidak mudah menembus ke bagian dalam tas. Dan, pastikan juga jika bahan tersebut cukup cepat kering.
       
      - Ada sedikit perbedaan tipe tas punggung untuk pria dan wanita yang perlu dijadikan bahan pertimbangan. Wanita umumnya memiliki ukuran bahu yang lebih kecil dibanding pria, begitu juga dengan ukuran pinggul. Jadi bagi wanita, pilihlah tas punggung yang khusus dirancang untuk wanita (jangan memilih model unisex), dan pilih yang memiliki penahan dada yang posisinya agak ke atas (agar tidak menekan dada).
       
      - Umumnya, ada 2 model tas punggung: top loading (bukaan atas), dan side panel/zippered front panel (bukaan samping). Model top loading merupakan model yang paling standar, yaitu tas hanya bisa dibuka dari atas. Sementara side panel/zippered front panel memiliki bukaan di samping (seperti koper). Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan, jadi pilih saja mana yang paling sesuai untuk kalian.
       

       
      Top loading backpack (kiri) dan front loading backpack (kanan). Foto: thewittywanderer 
       
      - Memilih tas punggung sama saja dengan memilih baju maupun sepatu. Kalian tidak tahu apakah sebuah tas cocok untuk kalian atau tidak sebelum mencobanya. Jadi jangan malas untuk mencoba saat berada di toko, dan jika perlu, isi tas dengan beberapa barang agar kalian dapat membayangkan berat dari tas yang sesungguhnya.
       
      Semoga bermanfaat!
       
    • By vie asano
      Bagi yang kerap main ke forum traveling, rasanya bunyi pengumuman seperti ini cukup familiar:
       
      Dicari, teman seperjalanan untuk pergi ke [isi dengan nama tempat favorit kalian] untuk tanggal [isi dengan tanggal yang kalian inginkan].
       
      Pengumuman seperti itu mungkin akan membuat sebagian traveller mengeryitkan sebelah mata, walau pastinya banyak yang menganggap hal tersebut sangat wajar. Yah, akui saja, nggak semua orang suka bepergian dengan orang yang nggak dikenal karena bermacam alasan. Salah satunya adalah adanya kekhawatiran nggak cocok dengan partner traveling yang akhirnya malah membuat rencana wisata jadi berantakan. Kekhawatiran itu cukup beralasan karena ternyata cukup banyak juga yang pernah mendapat “pengalaman unik†saat wisata bareng orang yang betul-betul baru. Berikut ini beberapa pengalaman dari unik dari para traveller bersama dengan partner travelling-nya yang bisa ditemukan di internet. Apakah kalian pernah mengalami hal-hal berikut ini?
       
       
      1: Bertemu Travel Partner yang Super Irit dan Super Kikir
       

      Ilustrasi facepalm, via gooverseas 
       
      Seorang traveller, yang menyebut dirinya sebagai hardcore-budget traveller, mengaku pernah berwisata dengan seorang partner yang ternyata jauh lebih kikir dari dirinya. Sang partner hampir selalu “lupa†membayar makanan yang telah dipesan, betah berlama-lama di tempat makan hanya dengan bersenjatakan minuman sebotol air mineral (sementara teman lainnya makan), nggak malu mengambil menu sarapan dari hotel untuk bekal makan seharian, dan tak sungkan untuk mencomot makanan dari partner lainnya dengan alasan “icip-icipâ€. Dia selalu mencari obyek wisata gratisan, dan menolak untuk naik kendaraan jika jarak tempuh ke sebuah obyek belum lebih dari 10 kilometer! Benar-benar partner travelling yang sukses bikin tepok jidat deh!
       
      Pesan moral:
      Memilih partner traveling itu wajib jika tak ingin mendapat partner yang “ajib†punya. Panduan untuk memilih partner travelling pernah dibagikan dalam thread ini: http://jalan2.com/forum/topic/15696-jangan-asal-memilih-teman-sebagai-partner-travelling/
       
      2: Travel Partner yang Dipilih Ternyata Seorang Penipu
       

      Ilustrasi kecewa saat travelling, via squaremouth 
       
      Ini mungkin termasuk salah satu partner travelling yang paling membuat trauma. Saat kita mencari pasangan untuk travelling, salah satu tujuannya adalah untuk mencari teman berbagi pengeluaran (share cost). Namun bagaimana jika sang partner nyaris tidak membayar biaya pengeluaran apapun padahal telah menikmati fasilitas tersebut, dan yang lebih buruk, dia kabur tanpa membayar bagiannya. Seorang traveller pernah membagikan pengalamannya dalam sebuah forum, dan akhirnya disimpulkan jika hal tersebut terjadi karena tidak adanya kesepakatan di awal tentang biaya yang akan dikeluarkan dan juga karena biaya tidak dikumpulkan di awal.
       
      Pesan moral:
      Rincilah semua perkiraan biaya yang dibutuhkan dalam sebuah perjalanan bersama partner travelling, dan jika memungkinkan, biaya patungan untuk keperluan bersama (seperti sewa mobil maupun sewa alat) sebaiknya dikumpulkan di awal.
       
      3: Dikerjai oleh Travel Partner
       

      Ilustrasi minuman dengan obat bius, via thouthcatalog 
       
      Pengalaman ini dibagikan oleh seorang solo traveller, sebut saja si A, saat bepergian ke suatu wilayah di Eropa. Saat tengah berada di stasiun, dia didekati oleh traveller lain. Setelah berbincang sejenak, mereka memutuskan untuk travelling bersama-sama. Sayangnya, ternyata “partner†baru tersebut ternyata berniat buruk. Dia mencampur minuman si A dengan obat bius, dan mengambil barang-barang berharga yang dimiliki oleh A. Wah, semoga ini tidak terjadi pada traveller lain ya!
       
      Pesan moral:
      Travelling bersama partner baru memang membutuhkan kepercayaan, namun jangan sampai mengendurkan kewaspadaan kalian.
       
      4: Travel Partner Nggak Open-mind
       
      Resiko saat pergi bersama orang yang betul-betul tidak dikenal adalah adanya kemungkinan kita akan bertemu dengan orang baru yang memiliki karakter ajaib. Seorang traveller pernah berbagi pengalamannya saat bepergian bersama partner baru ke sebuah negara dimana bahasa Inggris bukan merupakan bahasa pertama mereka. Dan coba tebak, sang partner selalu mengeluhkan setiap perbedaan budaya yang mereka hadapi. Yang lebih parah, dia pernah menyerang seseorang yang tak mengerti maksud perkataannya dan menyalahkan orang tersebut karena tak bisa berbahasa Inggris!
       
      Pesan moral:
      Sekali lagi, menyeleksi partner travelling itu wajib dilakukan.
       
      5: Ribetnya Traveling Bersama Traveller Kuper, Kudet, dan yang Lebih Parah, Tukang Curhat
       

      Ilustrasi sedih, via neclintit 
       
      Seorang traveller berbagi pengalamannya saat jalan dengan partner baru (wanita). Sang partner tersebut sepertinya jarang bepergian dan tampaknya nggak terlalu mengerti tentang seluk beluk traveling. Yang lebih parah, ternyata dia selalu mellow dan membawa problem rumahnya dalam acara wisata. Mau nggak mau traveller itu pun terpaksa bertindak juga sebagai konsultan pribadi selama momen wisata alias jadi pendengar setia setiap curhatnya!
       
      6: Hygiene Freak dan Ribet
       
      Satu lagi pengalaman dari seorang traveler yang membuktikan jika menyeleksi partner travelling itu penting. Seorang traveller wanita berbagi kisahnya saat menginap dengan partner baru di sebuah hotel. Diluar dugaan, partner tersebut ternyata super higienis. Saat dia tak sengaja menggunakan handuk milik sang partner, kehebohan pun terjadi karena sang partner mendadak murka dan mempermasalahkan tentang higienitas.
       
      Masih kisah tentang partner yang sama, ternyata sang partner pun punya kebiasaan yang unik. Tak hanya freak mengenai higienitas, namun dia juga termasuk jenis nocturnal alias selalu tidur sangat larut malam (alias menjelang dini hari). Akibatnya, waktu istirahat jadi terganggu karena sang partner kerap melakukan aktifitas hingga selepas tengah malam. Dia juga termasuk ribet dengan barang bawaan. Intinya, dia seorang partner yang super ribet deh!
       
      7: Terlalu Freak dengan Itinerary
       

      Berpatokan dengan itinerary itu penting, tapi kalau terlalu freak jelas mengganggu, via danaeavia 
       
      Kadang, ada saja traveller yang terlalu terpaku dengan itinerary. Dalam batasan tertentu, berpatokan pada itinerary memang penting untuk menjaga agar jadwal berlangsung seperti yang direncanakan. Tapi jika terus menerus memastikan itinerary hingga berulang kali (padahal dia sudah mengetahui itinerary tersebut), lama kelamaan itu akan membuat traveller lain yang pergi bersamanya menjadi gerah. Hal tersebut pernah dialami oleh seorang traveller yang lantas membagikan pengalamannya dalam website pribadinya.
       
      Itu hanya sebagian saja pengalaman unik yang pernah dialami bersama partner yang betul-betul belum dikenal. Pengalaman lainnya yang cukup sering dibagikan oleh traveller adalah bertemu dengan partner yang ternyata party goers, partner yang terlalu ingin menempel di setiap aktifitas, serta partner yang mudah histeris. Namun dari semua traveller yang pernah berbagi pengalaman menyebalkan bersama partner baru, hampir semuanya mengaku nggak kapok bepergian dengan orang yang betul-betul asing dan justru menganggap pengalaman-pengalaman buruk tersebut sebagai sebuah momen yang berkesan.
       
      Nah, diantara teman-teman yang pernah pergi bersama orang yang sama sekali asing, adakah pengalaman unik yang pernah didapat? Ayo bagi ceritanya dong
       
       
    • By Afri
      haloo saya afri dari jakarta. salamkenal buat semua teman teman yang ada di group ini
    • By desi asiah
      Ass. Mualaikum Wr.Wb
      Halloo teman Jalanâ€ners..udh tau donk sebelumnya tentang “Curug Malela†yang letak nya di Kabupaten Bandung Barat Org†sebut ntu Curug Litle Niagara….Curug Malela adalah Curug yg paling besar dan panjang dri sekian Curug yg pernah saya kunjungin….
       
      sedikit penampakan,
       

       
      Awal mula dari keinginan yg sudah lama terpendam hhahaha…saya  dan Teman saya sebut aja Kiki yg sama†mojang Bandung (Ehemmm) Janjian Pas Pulkam lebaran H+3 untk pergi kecurug Malela sebenrnya pengen banyakan cuman ngajakin teman sana sini pada gak mau katanya Jalannya OFF Road Banget,trs mlz lah,kapok lah, ada acara ini itu lah,dll…
      Dengan Modal Seadanya alias modal google map krna blom prnh kesana pukul 8.30 sya ktmu Kiki di cimohaii alias cimahi tepatnya depan alfamart setelah masjid alunâ€nya cimahi…kami putuskan untuk sarapan bubur  dlu..
      Setelah sarapan kmi melanjutkan perjalanan, krna disini kami menggunakan Motor dan masing†membawa motor ceritanya mau offroad nihh…TAPI…..(kita bahas nnti yaa..) lanjut, kami menuju arah padalarang nnti ada pertigaan ketemu jalan Cimareme belok kiri arah mau ke Cililin. Sya pikir jalannya ssh buat ke curug malela ternyata disetiap persimpangan ada tanda yg menunjukan tujuan ke curug malela…ya udh lbh gampang perjalanan kami ( tapi tak semudah yg dipikirkan pemirsa)…setelah mengikuti ptujuk jalan belok Kiri dan Kanan maka kmi memasuki desa Gunung Halu tak lama kmi mengisi bensin eceran dlu, krna disana gak ada SPBU. Buat klian yg lupa isi bensin jngn khawatir hampir di sepanjang jalan ada aja yg jualan bensin eceran…..Sya liat jam bru jm 10 kurng klo gak salah, trs saya nanya sama ibu yg jual bensin :â€sabaraha lami deui bu upami ka curug malela??â€, Ibu : “nya tebih keneh lah,sekitar jm 12 lah smpe ka curug.â€â€¦sya :â€elehhh elehhh geuningan meuni tebihh nyaaâ€. alias jauhh pisann euyy…hahahaha (dalam hati bisa tepos Pantat ini mah)…
      Lanjut perjalanan, awal†si jalan masi bagus mulus beraspal dan betony a walopun jln nya bolak belok seperti mau ke Puncak is ok lah….tp Lama kelamaan kmi melewati beberapa desa dan kiri kanan hutan,sawah, kebun tehh dan smpe akhirnya bertmulah dengan jalan yg LUMAYAN  JELEK, JELEK,  JELEK SEKALI, JELEK JELEK SEKALI SEKALI hahaha…

       
      smpe lah qt di gerbang menuju Curug tersebut, oia nnti ada dua jalan yg mau ke arh gerbangny curug sma jalan besar. Sebrnya Sblm gerbang qt kan ngelewati kebun tehh tuhh nahh nnti qt ktmu dengan sekawanan ojeg yg menawarkan/menanyakan kea rah Curug, kta mereka si ada dua jalan bisa Lurus terus Bisa kearah yg lain yg entah kemana jalan itu menuju yg jelas yg tau cuman para ojeg tersebut hehehe..tp kata si akangnya bisa aja lurus cuman jalannya JELEK JELEK SEKALI SEKALI…..Bukn JELEK SEKALI ya pemirsa…pdhl sblom smpe gerbang aja udh jelek bgt klo mnrt sya…tu jalan isinya Cuman batu kali yg gede sma tanah liat aja mana jalannya nanjak sma turunan kebayang lah klo ujan psti licin banget…

       

       
      Lanjut setelah Melewati gerbang kata penjaganya masi 2 kilo lagi neng trs sya nanya jalannya gmn a’??
      Katanya jelek lebih jelek dri sebelumnya…haha bener†Offroad ini mahh selama perjalanan gak nemu jalan yg bagus aslinyaa tah……tp pas pergi gak kerasa capenya, soalnya pengen cepet†sampe setelah beberapa menit jam menunjukan pukul 12.00 tepat sampe juga di curug…
      Alhamdulillah sampe juga…
       
      Ternyata sebelum qt sdh ada bnyak org yg berkndraan motor disana ada tmpat parkir dan 3 saung dri kayu yg 2 adalah warung yg 1 saung buat istrirahat kayanya si sengaja disediain buat pengunjung awalnya gak ngehh dipikir tu saung cuman buat duduk aja hehe tp setalh kembali dari curug baru sadar itu saung disediain buat apa…hahahaha (buat Geletakan setelah naik alias balik dri curug krna kecapean setengah matee)
       
      Sampe di sana langsung qt meluncur ke curugnya bertempat dibawah, jdi qt hrus jalan kebawah dulu buat smpe ke lokasi,,,lumayan lah sekitar 30 mnt prjalanan jalan smpe curug …turunnya si gak cpe tp pulangnya  baru kerasa setengah matii….cuuaaappeeee pake Buanget….Kapok Gakan Kesana kesana lagii…tp semuanya terbayar setelah smpe di curugnya hehe tapi sayang disana gak bisa terjun mandi coz alirannya ckup deras...kecuali yg nekad boleh" aja...
       

      perjalanan menuju curug,,,
       


      Curug Malela dilihat dari jauh,
       

      Curug Malela dilihat dari dekat...
       
       
      Rincian :
       
      Sarapan Bubur                       Rp. 10.000
      Bensin motor Pool tangki        Rp. 20.000
      Tiket masuk                            Rp. 5.000
      mineral + pocari                      Rp. 12.000
      Gorengan                               Rp. 1.500
      Makan Siang&sore (dirapel)   Rp. 15.000
      Bayar Toilet                            Rp.4.000
       
       TOTAL                                   Rp.67.500
       
       
    • By noped
      Sedikit Review naik KA MALABAR Bandung - Malang minggu lalu 
      Buat yang suka naik umum, kereta ini sangat cocok dan di rekomendasikan untuk menempuh perjalanan yang cukup panjang dari Bandung – Malang dan sebaliknya. Harga tiket untuk kelas Eksekutif 465k, bisnis 270k, Ekonomi 225k. Untuk menghindari kehabisan tiket, sayapun memesan 3 minggu sebelum keberangkatan menggunakan aplikasi favorite pegipegi
      Nama kereta api Malabar diambil dari nama gunung berapi yaitu Gunung Malabar. Gunung ini terletak di bagian selatan Kabupaten Bandung dengan titik tertinggi 2.343 meter di atas permukaan air laut. Namun sebagian orang mengatakan nama Malabar tersebut berasal dari singkatan dari jurusan akhir kereta ini, yakni Malang-Bandung Raya (sumber wikipedia) atau lelucon dalam bahasa pejalan Malabar (Mantan Tak Lagi Berkabar).
      Kelebihan, sudah dilengkapi AC pada semua bagian kelas serta pengisian baterai. Tersedia TV hanya di bagian depan (kelas Eksekutif), Majalah “Rel” yang isinya ringan2 seperti kuliner,obyek wisata (kelas Eksekutif), Bantal mini yang telah tersedia di kursi sejak keberangkatan (kelas Eksekutif), untuk selimut disediakan saat mendekati jam tidur (kelas Eksekutif), AC sentral, bukan split seperti di kelas bisnis/ekonomi, menyewakan bantal tambahan dengan harga 7k
      Kekurangan kereta ini belum menyediakan wifi gratis, ruang khusus ibadah (mushola) dan AVOD di setiap bangku (kelas Eksekutif)
      Oh ya saran buat yang akan menggunakan kereta ini, di karenakan perjalanan malam hari dan kondisi suhu di dalam gerbong sangat dingin, gunakan pelindung kaki, jaket yang cukup tebal, pentup mulut dan telinga atau buff masker serta sarung tangan.
      saya post juga di noped.net
       
       



    • By Julia Intan Rohmana Putri

      Berada di Negara yang memiliki dua musim yakni musim panas dan musim dingin, membuat seluruh masyarakat di Indonesia harus pandai memilah-memilih jenis bahan pakaian apa yang cocok dikenakan pada saat musimnya. Ketika musim hujan tiba mungkin kalian sudah mengerti pakaian apa yang cocok dikenakan agar nyaman seperti (Jaket, Sweater, kaos tebal, kaos lengan panjang, syal, sarung tangan, kaos kaki dll). Tapi tidak saat musim panas tiba. Benar tidak ?
      Salah penggunaan jenis bahan pakaian, membuat tubuh terasa lengket, gatal-gatal, ruam dikulit hingga gerah berkepanjangan. Bahkan niat hati ingin tampil rapih, bersih, enak dipandang justru kurang sedap dipandang mata. Mengetahui jenis bahan pakaian yang tidak boleh disarankan saat cuaca panas itu perlu yah ! Untuk itu, sebagai menambah wawasan teman-teman semua, inilah sebagai berikut jenis pakaian/ kaos yang tidak boleh dikenakan saat musim panas tiba :
      Bahan Nilon
      Apapun jenis pakaian, baik kaos polos, kaos main, kaos bergambar, jilbab dengan berbahan dasar nilon, lebih baiknya kalian hindari saat musim panas tiba. Jenis bahan nilon tidak mudah menyerap keringat sehingga saat cuaca panas pengguna akan merasa semakin gerah / panas. Selain itu jenis pakaian yang berbahan nilon juga bisa menyebabkan pakaian menjadi berubah warna menjadi kekuning-kuningan.
      Bahan Polyester
      Saat musim panas tiba, hindari penggunaan pakaian berbahan dasar polyester karena kurang maksimal dalam menyerap keringat, khususnya untuk kalian yang memiliki keringat berlebih / banyak.
      Bahan Sifon
      Tidak disarankan untuk teman-teman karena bahan jenis sifon ini memiliki texture yang tipis. Dan suatu ketika musim panas tiba, pakaian berbahan sifon akan cepat kusam, panas dan tidak bisa menyerap keringat.
      Bahan jeans/ denim
      Ketika cuaca panas hindari penggunaan rompi, jaket ataupun celana panjang dengan berbahan dasar jeans/ denim. Karena bahannya yang berat, tebal, kuat ini terkadang membuat panas dikulit, gerak tubuh terasa sulit dan warna nya pun mudah kusam ketika terpapar sinar matahari secara langsung.
      Saran pemakaian, hindari mengenakan pakaian / kaos berwarna gelap (abu-abu, hitam, navy dll), pakaian ketat, jeans yah teman-teman ..! Pakailah jenis kaos yang berbahan katun dan memiliki texture yang bisa menyerap keringat dengan baik, tidak panas saat dikenakan semisalnya kaos polos bahan cotton combed, cotton carded ataupun cotton bamboo. Terimakasih semoga bermanfaat bagi pembaca.
    • By Jhonykumincir
      Setelah menikah, Anda pasti ingin merasakan manisnya hari-hari menjadi pengantin baru dengan berlibur berdua. Namun, sudahkah Anda menentukan destinasi bulan madu Anda dan pasangan?  Jika belum, Anda bisa mendatangi Pulau Lombok dan merasakan indahnya bulan madu di pantai berpasir putih yang ada di sana. Namun, ada satu hal yang harus Anda persiapkan sebelum Anda berbulan madu ke pulau ini. Di manakah Anda dan pasangan akan menginap? Ya, memilih hotel memang merupakan hal yang sangat penting agar bulan madu Anda terasa lebih nyaman. Di pulau ini, tentunya ada beberapa hotel terbaik yang memberikan Anda pemandangan cantik yang cocok dijadikan tempat bulan madu Anda dan pasangan.
      merupakan pilihan Anda yang ingin menghabiskan masa bulan madu di tempat yang indah dan sangat cantik. Sesuai dengan namanya, Mahamaya yang berarti surga terindah ini memang sangat indah untuk bulan madu, lho! Keindahan hotel yang didominasi warna putih ini membuat siapa saja yang menginap akan merasa tengah berada di surga pribadi. Di sana, ada dua pilihan tempat menginap, yakni villa dan suite. Dijamin, dengan dua pilihan tersebut, Anda bisa merasakan indahnya bulan madu yang sangat asyik dan romantis tanpa gangguan. Uniknya, bangunan Mahamaya sendiri dibuat dari bahan yang ramah lingkngan, lho. Villa yang ditawarkan pun sangat nyaman dengan kamar mandi outdoor. Lombok Resorts Mahamaya yang ada di
       
      juga menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan liburan dalam rangka bulan madu yang sangat romantic. Resort yang didesain dengan model yang sangat cantik dan asri ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin merasakan atmosfer romantis bersama pasangan. Lampu-lampu kekuningan yang menghiasi setiap sudut ruangan hotel pun membuat suasana hangat yang nyaman bagi Anda dan pasangan Anda. Ada hal unik yang bisa Anda lakukan bersama pasangan selagi Anda menginap di sini, yakni mengikuti kelas dansa! Ya, pemilik resort ini memang merupakan juara dansa dunia yang sangat baik hati dan ramah kepada pengunjung. Berenang di sini pun memiliki keindahan yang sangat menarik hati dimana air kolam dan air laut nampak menyatu.Lombok Resort Puri Mas Boutique and Spa di
       
      Anda ingin merasakan keindahan bulan madu yang sepi, sunyi dan tak terganggu oleh siapa pun? Jeeva Beloam Beach Resort dapat menjadi solusi bagi pasangan yang bosan dengan bangunan hotel yang terkesan biasa saja. Resort ini mengadopsi bentuk rumah suku Sasak yang terbuat dari bambu. Selain itu, yang jelas Anda akan merasakan privasi yang sangat terjamin karena resort ini berada di tengah alam Lombok. Di pagi hari, Anda akan terbangun karena deburan ombak dan langsung berhadapan dengan pantai yang jernih. Tenang, Anda pun akan merasakan lezatnya makanan segar yang ada di sana karena di sana terdapat sebuah tenda restoran yang menawarkan makanan lezat setiap hari. Bagaimana, rasanya semakin ingin merasakan bulan madu di pulau ini, bukan? Segera akses Indonesia Travel sekarang juga!