• 0
Sign in to follow this  
Meidy Binarrasitha Aisyi

Eropa

Question

1 answer to this question

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By pejalankaki
      Destinasi di Eropa Yang Pas Untuk Liburan Musim Semi

      Biasanya orang-orang pergi ke Eropa pada musim panas, tapi mengunjungi beberapa destinasi wisata Eropa pada bulan Juli atau Agustus identik dengan antrian yang panjang, kerumunan orang dimana-mana, dan berdesak-desakan. Sebagai gantinya, kamu bisa mengunjungi Eropa pada bulan April sampai Juni, yakni ketika musim semi, musim pergantian antara musim dingin dan musim panas. 
      Banyak yang mengatakan mengambil paket wisata ke Eropa selama musim semi tidak akan membuat kamu frustrasi. Musim semi adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Eropa! Yang jelas, musim semi terlihat sangat indah, kamu bisa melihat lanskap putih keabu-abuan berubah menjadi hamparan bunga warna-warni nan cantik. 
      Kamu akan melihat pepohonan yang hijau, angin sepoi-sepoi, harga hotel yang lebih murah, dan tidak banyak wisatawan yang menghalangi foto selfie Anda di pusat-pusat keramaian! Kamu juga tidak akan menjumpai banyak turis asing di sana dan harga tiket pesawat akan jauh lebih murah, tetapi hujan pada musim semi tidak bisa diprediksi.
      Jadi, kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Eropa, berikut ini empat destinasi wisata Eropa yang pas untuk liburan musim semi:
      Amsterdam
      Kincir angin, sepeda, dan bunga tulip... Amsterdam nampaknya dibuat untuk musim semi. Pusat jalan-jalan, wisata perahu atau bersepeda di sepanjang kota pada dasarnya merupakan ciri khas Amsterdam.
      Amsterdam selalu terlihat menakjubkan sepanjang tahun. Namun, akan lebih berkesan jika kamu berkunjung pada bulan April, terutama saat kamu mengunjungi Keukenhof, festival tulip yang terkenal di dunia. Jika pergi pada akhir bulan April kamu juga bisa merasakan King’s Day, hari perayaan besar-besaran berupa pawai atau parade pinggir jalan yang berlangsung pada tanggal 27 April.

      Image source : tripsavvy.com
      Sayangnya cuaca Amsterdam pada bulan April tidak bersahabat. Beruntungnya, kalau hujan turun kamu masih bisa mengunjungi beberapa museum terkenal di Amsterdam seperti Museum Van Gogh, Rijksmuseum, dan Museum Houseboat. Kamu juga bisa menikmati kopi, dan bir di beberapa kafe di kota ini. Amsterdam adalah adalah salah satu destinasi wisata eropa terbaik pada musim semi!
      Paris
      Paris menawarkan bergam aktivitas, salah satunya adalah mengunjung taman kota pada musim semi. Kota ini menghabiskan jutaan dolar setiap tahun untuk membangun taman yang cantik. Kamu harus mempertimbangkan untuk melihat bunga tulip di taman Luxembourg dan Parc Monceau serta taman-taman yang terpahat rapih seperti Palais Royal atau Jardin des Tuileries. 
      Selain itu, 20 menit perjalanan menggunakan kereta api dari pusat kota, kamu bisa melihat hamparan bunga sakura di Parc de Sceaux.

      Image source : luxos.com
      Duduklah di kafe sambil melihat orang berlalu-lalang di Marais atau menyeruput kopi layaknya eksistensialis di Les Deux Magots dan Café de Flore di St-Germain. Apa pun yang kamu lakukan,  nuansa klasik Eropa akan lebih terasa saat musim semi tiba. Paris juga merupakan destinasi wisata Eropa pada musim semi yang wajib masuk itinerary kamu!
      Budapest
      Budapest menawarkan banyak hal kepada wisatawan. Pertama, Budapest adalah kota spa, sehingga sehingga kamu bisa merasakan perawatan spa, kesehatan, kecantikan dan lainnya di seluruh penjuru Budapest. Selain itu, Budapest juga merupakan kota budaya. Bahkan, tepi sungai Donau dan distrik Castle di Buda tercatat sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO.
      Musim semi di Budapest mengakibatkan waktu malam yang lebih panjang. Sehingga cocok digunakan untuk berendam air panas di Szechenyi Baths, berjalan ke Pulau Margaret dan berjalan-jalan di sekitar jalan berbatu di Buda yang juga menawarkan pemandangan terbaik berupa bangunan Parlemen yang megah.

      Image source: szechenyispabaths.com
      Saat musim semi tiba, Budapest ditumbuhi oleh pepohonan, teras kafe juga mulai dibuka dan udara segar terasa sekali saat bersantai di salah satu pemandian air panas yang terkenal di Budapest.
      Seville
      Jika kehangatan yang Anda cari, Spanyol bagian selatan, khususnya Andalusia memiliki cuaca musim semi terpanas di Eropa, meski suhunya tidak terlalu panas untuk bepergian. Ada banyak tempat yang bisa kamu pilih sesuai keingingan, mulai dari Seville, Cordoba, Granada, ditambah kamu juga bisa mengunjungi Gibraltar dan bahkan melakukan perjalanan singkat ke Maroko.
      Sevilla bukan hanya tentang jeruk, flamenco dan adu banteng saja. Ibukota dari Andalusia yang terletak di tepi Sungai Guadalquivir memiliki peran penting dalam sejarah Eropa. Sevilla memiliki istana kerajaan tertua di Eropa yang masih digunakan hingga saat ini (Alcazar) dan katedral Gothic terbesar di dunia.

      Image source : wikimedia.com
      Nikmati kehangatan matahari di kawasan Yahudi tua Barrio Santa Cruz. Kamu juga bisa merasakan panorama kota dari Torre de los Perdigones. Rasakan kehidupan malam yang menyenangkan di Seville. Kota bersejarah di Spanyol ini tidak akan mengecewakan, terutama jika kamu mengunjunginya saat musim semi tiba.
      Sumber