• 0
Endar

Tanya-tanya Lombok

Question

Hallo teman-teman jalan2.com!
mau libur panjang dan cuti di approve itu menyenangkan.

Libur idul adha , 1 Sep - 4 Sep, bareng 2 teman ada rencana ngebolang ke Lombok. Rencana bertiga. Tempat yang dituju, seputaran gili kondo, bukit pergasingan sembalun dan gili kedis.
Ijin dulu sama penguasa Lombok dan ada beberapa pertanyaan, mohon dibantu bagi yang tahu dan mengenal betul Lombok.

1. Rencananya bakal sewa motor selama di Lombok. Ada yang tau contact sewa motor dari bandara? atau harus ke Mataram dulu?
Kira - kira di Lombok naik motor aman kah? Dengar-dengar kalau udah malam rawan.

2. Yang pernah ke pergasingan, ada yang tau guide/porter kesana? Baca-baca report lebih baik ada orang asli yang menemani. Kalau ada info penyewaan alat camping di sembalun juga boleh. :D

Udah itu aja pertanyaannya.

Terima kasih sebelumnya..

Share this post


Link to post
Share on other sites

13 answers to this question

  • 0
10 hours ago, Endar said:

1. Rencananya bakal sewa motor selama di Lombok. Ada yang tau contact sewa motor dari bandara? atau harus ke Mataram dulu?
Kira - kira di Lombok naik motor aman kah? Dengar-dengar kalau udah malam rawan.

2. Yang pernah ke pergasingan, ada yang tau guide/porter kesana? Baca-baca report lebih baik ada orang asli yang menemani. Kalau ada info penyewaan alat camping di sembalun juga boleh. :D

1. Sewa motor nampak nya di Lombok ini agak kurang aman, karena sering penodongan, mungkin mas @Dimaz bisa bantu updatenya.

2. Pergasingan ini Sembalun kan mungkin mas @Alfa Dolfin bisa bantu info nya :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
On 28/8/2017 at 11:28 AM, deffa said:

1. Sewa motor nampak nya di Lombok ini agak kurang aman, karena sering penodongan, mungkin mas @Dimaz bisa bantu updatenya.

2. Pergasingan ini Sembalun kan mungkin mas @Alfa Dolfin bisa bantu info nya :)

thanks mas @deffa

42 minutes ago, Dimaz said:

@Endar klo mau ke Mataram nanti saya rekomendasikan ke teman yg menyewakan sepeda motor.

Untuk alat kemping di Sembalun juga banyak yg menyewakan.

Salam kenal mas @Dimaz. Untuk motor sudah dapat.. semoga sehat ya motornya :D
untuk sembalun berarti bisa di tempat ya...

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
On 8/29/2017 at 3:48 PM, Endar said:

thanks mas @deffa

Salam kenal mas @Dimaz. Untuk motor sudah dapat.. semoga sehat ya motornya :D
untuk sembalun berarti bisa di tempat ya...

hahaha....bicara sembalun....itu tempat terindah dan terfavorit yang pernah aku kunjungi. View indah, hawa sejuk, suasana pedesaan yang tenang.... cocok tuk penikmat suasana sepi dan tenang....damai n tentram rasanya disana. 3 kali sana....kepingin yang ke empat kalinya....

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
1 hour ago, Alfa Dolfin said:

hahaha....bicara sembalun....itu tempat terindah dan terfavorit yang pernah aku kunjungi. View indah, hawa sejuk, suasana pedesaan yang tenang.... cocok tuk penikmat suasana sepi dan tenang....damai n tentram rasanya disana. 3 kali sana....kepingin yang ke empat kalinya....

di Pulau Samosir ada tempat yang mirip kayak Sembalun mas, mungkin bisa jadi alternatif @Alfa Dolfin

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
On 9/14/2017 at 1:48 PM, deffa said:

oh iya itu, wah pernah ya

saya kelewat waktu itu padahal udah di Samosir hahaha @Alfa Dolfin

iya....sy dpt refrensi dari rekan wartawan Kompas Traveler yang pernah liputan di sana. Kebetulan saya nginap di Carolina Cottage di Samosir, yang punya orang Jerman nikah sama warga setempat. Naik ojek cuma 15 menit. pagi-pagi jam 5 sudah berangkat. Wuiii dingin..... tapi memang oke tempatnya...4.jpg.0e94b1a6a799f5942e352232b7279efe.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
35 minutes ago, Alfa Dolfin said:

iya....sy dpt refrensi dari rekan wartawan Kompas Traveler yang pernah liputan di sana. Kebetulan saya nginap di Carolina Cottage di Samosir, yang punya orang Jerman nikah sama warga setempat. Naik ojek cuma 15 menit. pagi-pagi jam 5 sudah berangkat. Wuiii dingin..... tapi memang oke tempatnya...4.jpg.0e94b1a6a799f5942e352232b7279efe.jpg

wah kemarin juga saya nginap di Carolina Cottage, sempat main jetski dari pinggir cottage nya hahah @Alfa Dolfin

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
On 13/9/2017 at 10:22 AM, Alfa Dolfin said:

hahaha....bicara sembalun....itu tempat terindah dan terfavorit yang pernah aku kunjungi. View indah, hawa sejuk, suasana pedesaan yang tenang.... cocok tuk penikmat suasana sepi dan tenang....damai n tentram rasanya disana. 3 kali sana....kepingin yang ke empat kalinya....

betul sekali mas @Alfa Dolfin kalo ke Lombok lagi bakal ngunjungin Sembalun... super indahnya...

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By andiana
      Perjalanan ke Lombok Utara nih. Sebenernya bukan jalan-jalan. Lebih tepatnya bertugas sebagai sukarelawan meski waktunya singkat banget, hanya 5 hari. Jadinya gak ada waktu untuk wisata sama sekali. Meski begitu, kalau urusan kuliner kayaknya sih teteup bisa... Soalnya kebanyakan disuguhin sama warga setempat. Hamdalah. 
      Ada juga bagian takjubnya liat banyak monyet liar di sepanjang jalan di daerah Pusut. Maklum, di Bandung gak nemu monyet keliaran cuek. Hihihi.
      Keliling Kota Mataram dan Cakranegara sebentaran, tapi gak sempat foto-foto juga. Saya telanjur terpana duluan. Maklum bukan fotografer, jadi naluri ambil kameranya ya gak ada. 
      Tujuan saya ke Lombok Utara, tepatnya ke Dusun Pawang Karya, Desa Senaru, Kecamatan Bayan. Saya berangkat membawa amanah dari donatur melalui Yayasan Gerakan Memakmurkan Masjid (GemaMasjid) untuk para korban terdampak gempa Agustus 2018 silam.
      Di tempat terpencil itu, saya berinteraksi dengan penduduk sekitar yang ramah dan sedikit pemalu. AlhamduliLlah jalanan mulus. Iya, karena termasuk jalur wisata menuju Gunung Rinjani.
      Inshaa Allah, lain kali ke Lombok bersama keluarga untuk jalan-jalan. Mungkin, bertemu lagi dengan warga yang pernah menjamu saya dan tim.
      Liputannya di Jalan ke Bayan Lombok.
      Salam.
       
      Lokasi pos koordinasi Gemas di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Saya tidur di tenda biru itu... (tapi bacanya jangan sambil nyanyi napah....)

    • By Satrio Primadani
      TOUR LOMBOK PACKAGE 3D/2N ALL IN
      KUOTA 5-6 Person (Innova)
      KUOTA 10-15 Person (Long Elf)

      Harga : 1.300.000/orang

      Whatsapp : 081252550811

      Harga termasuk :
      1. Full transport
      2. Penginapan homestay 2 malam
      3. 1x Kuliner Khas Lombok (Sate Rembige)
      4. Public Boat To Gili Trawangan
      5. Tiket masuk sesuai destinasi
      6. Boat & peralatan snokeling
      7. Guide lokal merangkap driver
      8. Snack & air mineral

      Harga tidak termasuk :
      1. Konsumsi Selama Tour
      2. Tiket Pesawat
      3. Keperluan Pribadi

      Jadwal Tour :
      Day 1 :
      - Penjemputan Bandara
      - Selong Belanak Beach
      - Mawun Beach
      - Kuta Beach
      - Tanjung Aan Beach
      - Kampung Sasak Sade
      - Menikmati Makanan Khas Lombok
      - Chek In Hotel

      Day 2 :
      - Explore Villa Hantu
      - Explore Bukit Malimbu
      - Explore Malaka
      - Gili Trawangan By Speedboat
      - Sunset Malaka Hill

      Day 3 :
      - Explore Kampung Tenun Sukerara
      - Visit Lombok
      - City Tour
      - Pusat Oleh2 Khas Lombok
      - Drop Bandara

      Note : Untuk kedatangan diusahakan pagi


    • By Gerald Audi Pramudya
      Halo guys balik lagi sama gue Gerald

      di ketikan gue kali ini, gue mau bagi" + sharing soal gimana cara backpackeran ke Lombok dan biaya yang dikeluarkan disana

      oke langsung aja gue mulai dari pertama kali gue berangkat dari Surabaya. Gue udah pesen tiket jauh" hari sebelum hari keberangkatan, itu salah satu cara biar dapet tiket pesawat murah gengs. kalian para backpacker pasti udah tau banget soal hal booking membooking kan hahahaha, so kita lanjut aja langsung perinciannya, gue disana 4 hari 3 malam dari tanggal 18 November - 21 November


      Jum'at 18 November 2016

      Hari pertama gue Berangkat dari airport Juanda Surabaya, gue memutuskan untuk ambil flight agak siang yang harganya murah hahahaha (Lion Air) Tujuan Surabaya - Lombok Praya International dengan biaya yang cukup memuaskan cuma 320rb hehehe. Jam 09.45 gue udah mulai terbang ke Lombok

       

      akhirnya setelah 1 jam terbang, gue sampe juga di bandara International Lombok pukul 11.45 karena WITA so nambah 1 jam hehehehe
       


       

      karena trip kali ini gue cuma pengen habisin waktu di gili trawangan guys, makanya gue langsung ke pangkalan Bis Damri yang ada di pintu keluar bandara lombok. Rute yang dipake ada 2 guys bisa lewat pantai Sengigi atau lewat Gunung Sari.

      kalo kalian rombongan orang banyak dan males repot kalian bisa charter mobil dari bandara yang mengantar langsung ke Pelabuhan Bangsal (Pelabuhan Bangsal itu salah satu dari sekian banyak pelabuhan tempat menyebrang ke Gili Trawangan). Biaya untuk sewa Mobil kisaran 400rb/mobil jadi agak murah kalo kalian rombongan orang banyak.

      lanjut kalo solo backpacker kaya gue mah nyari yang murah" aja hahahaha.

      Jadi lanjut cerita gue naik bis damri dengan tujuan Bandara Selaparang (Bandara Selaparang sekarang udah ga dipake lagi guys, di ganti sama Lombok Praya International). Biaya bis damri dari bandara ke bandara selaparang itu 35 ribu. kalian bingung kenapa gue ke bandara selaparang kenapa ? karena kalo turun di bandara selaparang itu lebih deket ke gili trawangan via Gunung Sari. Jadi gue naik Taksi dari Bandara Selaparang ke Pelabuhan Bangsal via Gunung Sari.
      di daerah gunung sari ini adem guys, ibarat kaya Puncak gitu jadi adem hawanya + disana masih banyak monyet yang berkeliaran di pinggir jalan. jadi kalo lewat sana kalo mau bisa berhenti dan foto" para monyet nya dulu hahahaha.
       
       

      maaf ya guys agak blur karena taksinya sambil jalan hehehehe.

      Perjalanan dari bandara ke bandara Selaparang memakan waktu kurang lebih 30 menit, dan dari Selaparang ke Pelabuhan Bangsal kurang lebih 25 menitan
      untuk biaya taksi, saya naik Blue Bird estimasinya 100rb, kemarin saya pas 98rb sekian gitu hehehe

      setelah sampai di daerah pelabuhan bangsal, taksi tidak boleh masuk ke area pelabuhan, ada kendaraan Cidomo ( Cidomo itu kaya delmannya orang Lombok guys) jaraknya cuma 250 meter dari pool taksi ke Pelabuhannya. kalo naik cidomo bayar 25ribu kalo males bayar kalian jalan aja deket kok hehehe

      Setelah sampai di Pelabuhan Bangsal kalian langsung masuk ke arah kiri ke arah loket. Biaya untuk penyebrangan Pelabuhan Bangsal ke Gili Trawangan adalah 15 ribu rupiah saja, murah banget kan ?

      Kapal di pelabuhan bangsal akan berangkat ketika penumpang sudah penuh, untuk kapal penuh membutuhkan paling tidak 40 penumpang, (untuk memenuhi kapal paling tidak membutuhkan waktu 20-30 menit

      sekarang What to do in Gili Trawangan,
      maaf banget TS saking girangnya sampe lupa foto didepan tulisan Gili Trawangan, nyebelin banget hahahaha

      Setelah sampai ada 2 pilihan alat transportasi di Gili Trawangan.
      1. Cidomo yang siap mengantar kalian keliling pulau
      2. Sepeda yang bisa disewa harian (biaya sepeda 50-80rb perhari)
      3. Jalan kaki (TS pilih jalan biar sehat biar kaya bule" hahahahaha)

      oh iya guys inget ini penting banget, jadi di gili trawangan dibiasain untuk booking hotel terlebih dahulu sebelum kesana, karena kadang Low Season di gili trawangan pun sering banget hotelnya penuh, so hati" jangan sampe tidur di pinggir pantai dibawah bintang sambil denger suara gemercik air (tsaaaaaaahhhh wkwkwkkwk)

      Jadi setelah sampai Gili Trawangan gue langsung menuju Hotel yang udah gue booking jauh" hari. Nama Hotelnya Mosaic Gili Bungalow. gue booking dengan low fare yang kualitas kamarnya lumayan, kalo dikasih * itu *3 lah kamarnya padahal harga permalam yang gue dapet itu 175rb/malam dan gue nginep 3 malam, not bad right ?

      ini penampakan Hotelnya
       

      dalem kamarnya lupa gue foto soalnya kecapekan langsung tidur hahahahaha
      setelah sampai kenalan dengan orang hotel karena hotel ini lumayan kecil jadi penjaganya gabanyak, cuma 3 hehehehe
      tapi pelayanan tetep sip kok!! hahahaha

      Setelah sebentar istirahat gue langsung mempersiapkan diri untuk melihat sunset, eh iya jadi gue sampe di gili trawangan itu 13.45 WITA. setelah istirahat gue langsung persiapan ke tempat yang terkenal sampe seluruh dunia yaitu Villa Ombak Sunset yang letaknya di sebelah Barat Daya pulau gili trawangan.

      karena gue jalan gue menghemat biaya sepeda biar bisa dipake makan hahahahaha
      ini penampakan yang gue lakuin di perjalanan. gue lewat jalan tengah jadi motong jalan gitu dan masih nemu perkampungan warga
       
       
       
       


      wala setelah jalan 20 menitan akhirnya gue memulai kebiasaan anak alay jaman sekarang yaitu foto" hahahahaha so ini penampakan pantai  di gili trawangan.

       

       

       

       

       

      dan setelah berjalan kisaran 30 menit sampai juga gue di Villa Ombak, sebelum di Villa Ombak gue sempet diminta foto bareng bule saking kerennya gue yakan wkwkwkwk
      (padahal gue yang ngajak mereka buat foto bareng hahahaha)
       

      Muka TS digelapin biar ga ke expose ya hehehehehe
      dan ini dia Villa Ombak Sunset Gili Trawangan

       

       

       
       
       
        walaaaaaaaaaaaa gimana gengs keren ga ? wkwkwkw model cantik yang ada di foto diatas gue juga ga kenal dan gak tau nama doi siapa, hehehehehe

      setelah sunset over gue memutuskan buat pulang dan mandi dulu sebelum makan karena habis jalan dan keringetan parah hahahaha.

      setelah mandi gue memutuskan buat Makan di Pasar Seni ( pasar seni yang ada di gili trawangan ini bukan pasar yang isinya pernik" itu lho ya, pasar seni di Gili Trawangan itu isinya makanan tradisional Indonesia dan Seafood.)

      Maaf ts ga ada fotonya karena ts ga bawa kamera dan bener" cuma pengen makan wkwkwkwkwk disana ada Nasi campur, ayam goreng / tumis, seafood, nasi goreng, bakso, soto ayam khas lombok, mie ayam.

      gue milih makan nasi campur (nasi mie kangkung telor gorengan) dan sebotol air mineral gue cuma kena 25ribu. heheheehe lumayan murah untuk tempat wisata international :))))))))

      sehabis itu gue langsung balik ke Hotel buat nongkrong bareng anak" hotel dan istirahat.

      Day 2 , 19 November 2016

      Karena gue semalemnya habis joget joget jadi gue bangunnya agak siangan hahahahaha, dan gue bangun siang karena gue udah booking untuk trip snorkling di 3 spot 3 pulau dengan biaya 150rb
      dengan 150rb itu kalian udah dapet kaki katak + kacamata snorkling dan itu glass bottom boat.
      Trip snorkling dimulai pukul 13.00 WITA, kenapa berangkat siang karena kita bakal balik sore untuk enjoy sunset di kapal, enak kan ? hahahaha

      Spot yang didatengin ada 3, spot pertama di Gili Trawangan Turtle. disana kalo lucky di kedalaman 2 meter kalian udah bisa melihat penyu / kura" yang berenang, gue ga ada fotonya sih kesel banget, tapi ada videonya 480P 60fps jadi puas liatnya wkwkwkwk.

      Spot ke 2 di Gili Meno, disana hal yang paling sering ditemukan juga penyu dan lagi" TS lupa ambil foto saking senengnya hahahaha

      Spot ke 3 ada di Gili Air, disana kalian bakal disuguhin pemandangan ikan yang luar biasa banget, kalian wajib bawa Roti kalo snorkling ditempat ini. WAJIB!!!! biar ikannya pada dateng ke kalian jadi bagus banget kalian di rebutin sama ikan" air asin yang bagus banget itu.

      Setelah 3 spot snorkling itu perahu akan berhenti sejenak di Gili Air untuk beristirahat selama kurang lebih 1 jam di sebuah restoran gitu, disana karena gue laper dan agak ngantuk karena angin sepoi" yang dilewatin selama snorking, gue pesen fish soup + Lombok coffee (karena namanya inggris jadi harganya lebih mahal, awas ya di cek dulu harganya sebelum pesen) ts bayar 52rb untuk sup ikan + kopi itu tadi.

      setelah 1 jam di gili air, kita semua kembali ke Gili Trawangan pukul 17.25 WITA

      ini penampakan boat + foto yang bisa TS ambil pas di atas boat
       
       

      (2 orang ini gue kenal di boat dan ngobrol asik dengan mereka sambil tidur"an hehehe)
       

       

      Setelah kembali TS agak capek jadi ga liat sunset sore itu dan langsung makan di Pasar Seni lagi, kali ini TS beli Ayam Goreng (25rb perpotong) + nasi + air mineral jadi total 35rb

      malam hari nya gue putusin untuk jalan keliling pulau dan kali aja dapet foto bintang yang bagus, (nunggu bulan muncul sampe 21,00 WITA tapi ga muncul juga karena mendung, jadi gue putus asa dan memutuskan untuk kembali ke Hotel) tapi walaupun agak jelek ini hasil jepretan gue malam hari itu, kali aja bagus menurut kalian
       
       
       
       

      dan setelah foto" sebentar gue kembali ke Hotel dan nongkrong bareng anak" hotel lagi (disini anak hotel yang gue maksud 3 penjaga hotel itu tadi + 2 tamu dari german yang seumuran jadi ngobrolnya asik,nama mereka Heiko sama Dave dari Berlin)

      Day 3 , 20 November 2016

      Setelah melewati malam yang asik di Party Island (disini TS gamau bohong ts seneng" dimalam hari dan subuh baru pulang wwkwkwkwk, karena pulau ini dujuluki Party Island sama orang" luar negri karena kehidupan malamnya yang asik banget disini, tapi inget tetep dalam batas wajar ya!! )

      Setelah pulang kisaran jam 3 pagi gue tidur sebentar sampai pukul 05.15 WITA untuk mengejar sunrise di daerah pelabuhan gili trawangan.

      Setelah cuci muka gue langsung berlari ke daerah pelabuhan karena ga mau melewatkan momen yang keren ini, ini dia sunrise di Pelabuhan Gili Trawangan, jangan ngiri yaaaaaa!!!
       

      ini sedikit lebih pagi sebelum golden sunrise yang gue kejar
       

      kucing ini nemenin gue foto" di pagi hari dan ngedeketin kamera terus ahahahaha cuteeeee
       
         
      Pelabuhan Gili Trawangan  

      Dan sang Mentari pun Mulai menampakkan diri
       

      GOOD MORNING SUNSHINE :))))))))))))))
       

      ini yang paling gue suka, di pagi ini sudah ada orang mancing ikan, pemandangan kaya begini dan mancing ikan bener" hal yang harus gue coba, seriusannnnnn

      itu dia golden Sunrise di Gili Trawangan, kalo kalian pada ngiri makanya kesini buruan wkwkkwwkwkwk, tapi inget ya hindari high season karena harga hotel makanan dan semua kebutuhan naik drastis disini bisa sampe 160%an

      Setelah golden sunrise itu, gue kembali ke hotel untuk istirahat sebentar.

      Siangnya pukul 11.00 WITA gue pergi ke penangkaran penyu untuk melihat penyu" yang nanti bakal di lepas ke lautan, tapi sayangnya pas hari itu ga ada penyu yang mau di lepas, jadi cuma bisa liat di penangkarannya aja

      ini dia penyu"nya
       
       
       
       
       


      siang pukul 14.00 gue kembali ke hotel untuk mengambil handuk dan pakain ganti untuk renang + snorkling di pinggiran pantai di gili trawangan, tapi karena cuaca panas banget gue memilih untuk tidur di pinggir pantai, saik banget dah pokoknya. hahahaha

      Setelah tidur"an di pantai gue kembali ke hotel pukul 16.00 WITA untuk mandi dan prepare untuk melihat sunset di salah satu beach bar yang ada di Gili Trawangan.

      pukul 16.30 gue sudah sampai di daerah villa ombak lagi dan memutuskan untuk jalan" sejenak di pinggir pantai dan menikmati pantai terakhir kali di gili trawangan.

      pukul 17.20 gue sudah ada di Malibu Beach Bar dan duduk santai sambil menikmati Jus Semangka (rp 30rb) dan melihat sunset sambil bikin timelapse hehehehehe

      Setelah sunset lewat, gue kembali ke hotel dan mandi lagi, karena cuaca agak panas dan karena gue jalan jadi keringetan gitu makanya gue mandi mulu tiap abis pergi kemana" hahahaha
      Malam hari terakhir di Gili Trawangan ga banyak hal yang gue lakuin disitu, cuma makan Mie Ayam (rp 15rb) dan jalan" biasa disekitar situ,

      Eh TS lupa buat masukin ini, inget jangan lupa beli Es Cream khas gili trawangan atau dinamakan Gili Gelato, itu es krim enak banget dan kalian harus nyoba. cita rasanya beda dari es yang biasa kita beli di kota" hehehehe icipin ya jangan sampe LUPA hehehehe

      Malam Hari ts cuma prepare buat check out besok pagi dan bad rest setelah 2 hari lalu pulang pagi terus hehehehehe

      Day 4 , 21 November 2016

      Hari terakhir ini gue pamit sama anak" hotel dan kembali ke Lombok, pukul 07.00 WITA gue udah check out dari hotel karena gue harus kejar pesawat pukul 12.00 WITA dan membeli oleh" khas lombok di daerah Sengigi.

      Untuk kembali gue naik kapal dari Gili Trawangan ke Pelabuhan Bangsal rp 15rb
      dan memilih naik ojek karena lebih cepet dan harganya lebih pasti daripada argo taksi rp 70rb. (harusnya bisa lebih murah lagi, ini gue mau karena dia gue suruh nyari tempat beli oleh" sekalian hehehehe)

      Setelah menemukan lokasi tempat membeli oleh" gue cuma membeli Manisan rumput laut / 30rb per pac
      dan dodol rumput laut / rp 25rb per pac

      dan kalo kalian mau cari kaos di bandara banyak dan harganya hampir sama dengan harga orang jualan di pinggiran.

      Gue gak sempet berhenti di sengigi karena waktu yang terbatas dan juga itu nanti mau jadi agenda kalo ke Lombok lagi hehehe. biarkan sengigi jadi misteri dulu, nanti bakal terkuak kalo gue ke lombok lagi hehehehe

      Setelah membeli oleh" di daerah sengigi, di jalan raya itu kalian bisa langsung nyegat bis Damri jurusan Sengigi - Lombok International Airport dengan biaya 35rb

      lama perjalanan dari Sengigi ke Bandara kisaran 2 jam, itulah yang bikin gue berangkat via gunung sari karena lebih deket.
      Setelah sampai di bandara, gue langsung check in naruh barang di bagasi dan nunggu pesawat untuk kembali ke Surabaya, Maskapai yang gue pake Citilink dengan biaya 315rb

      setelah menunggu lumayan lama 30 menitan, akhirnya gue mulai masuk pesawat dan meninggalkan Lombok.

      Sekian info dari gue mungkin bisa membantu kalian yang mau pergi ke Gili Trawangan nanti, inget jangan high season karena harga bisa melambung kaya tendangannya kiper.
      Good Bye guys! Have Fun



      Untuk Estimasi Biaya yang gue tekankan disini
      Pesawat PP (Lion + Citilink) = 680 rb
      Hotel 3 hari 3 malam @ 175rb = 575 rb
      Bis Damri 35k/trip x 2 = 70rb
      Taksi dari Bandara Selaparang ke Pelabuhan Bangsal = 100rb
      Menyebrang Via bangsal ke Gili Trawangan 15k x 2 = 30rb
      Ojek dari Pelabuhan Bangsal ke Sengigi = 70rb (ini bisa ditawar sampai 50rb, relax)
      Snorkling 130-150rb (harga beda" tiap agen wisata) = 150rb
      Uang Saku untuk makan + Bar + pub = 500-600rb (ini terserah kalian mau bawa berapa dan dipakai untuk apa)

      Grand Total = Rp. 2.275.000
      Kalian bisa menekan pengeluaran kalo ngga ngebar / ngepub kaya saya, dan fokus untuk jalan" aja hehehehe

      *jika kalian mau diving, scuba diving / free diving perkiraan 500-1jt / person ( gue ga diving karena belom ada lisensinya)

      Oke semoga ini membantu kalian! dont forget to Have Fun!!!
    • By eka wibisono
      Gak kerasa udh hampir 1 tahun mengikuti Gatnas KJJI ke 9 di Lombok bln Oktober 2015, dan timbul perasaan kangen  pingin kumpul2 dgn teman-teman ex Gatnas Lombok. Akhirnya pas bulan Juni 2016, beberapa dari kami @luxia, @siti uko, @menie ketemuan di rumah @sitiuko di Ciawi. Nah disitulah tercetus ide utk ajakin reuni teman2 ex Gatnas Lombok, pergi bersama-sama ke Lombok tgl. 18-20  November 2016, pastinya dgn rute yg berbeda  dengan thn 2015. Eh ternyata ngumpulin teman2 ex Gatnas Lombok utk jalan bareng2 lg susah-susah gampang lho hehehe.... ada yg udh daftar...tiba2 cancel. Akhirnya dari teman2 yg sudah daftar,  ini lah yg terkumpul:
       1.  saya 
         2. @titisetianingsih 
         3 . @luxia 
        4.   @sitiuko
              5. @menie  
               6. @dimaz
                       7. @dhan doank 
                     8. fb@dutynath 
                     9.    fb@nettyneh 
                10.  fb@gayatrinainggolan
                11. fb@onyadeisi
      Berhubung peserta reuni ex Gatnas Lombok sedikit, akhirnya diputuskan kami boleh ajak teman2 kami yg lain. Jadilah bertambah 4 orang yg salah satunya fb@Lenny Zein (ex Gatnas KJII 8 di Padang). Jadi total peserta 15 orang. Walaupun ada peserta baru, tapi gak kalah seru  suasana reuni kami ini hehehe... maklum biang gokilnya jd nambah. 
      Untuk acara kami ini, kami minta tolong ke Dimas untuk atur transportasi dan itinerary selama di sana. 
      Yuk kita mulai perjalanan reuni kami. 
      Hari 1: tgl. 18 November 2016:
      Gili Petelu, Pantai Tangsi (Pink Beach), Gili Segui (Pink Beach 2),  dan Gili Pasir (Lombok Timur)
      Kami berangkat dari M Hotel di kota Cakranegara sekitar jam 7.00 pagi WITA menuju Pelabuhan Tanjung Luar di daerah Lombok Timur  yg memakan waktu perjalanan sekitar +/- 1,5 jam. Dalam perjalanan sempet tuh kami mampir ke daerah Puyung (Lombok Tengah) utk cobain Nasi Balap Inaq Esun yg terkenal di Lombok. Utk menuju tempat makan ini, dr jalan raya kita harus jalan kaki 150 meter memasuki gang rumah penduduk. Gak nyangka, di rumah yg sederhana ini nasi balap yg terkenal itu dijual. Utk teman-teman yg belum tau nasi balap, nih sedikit info ya. Nasi balap yaitu nasi dgn lauk ayam suwir crispy bumbu pedes, ikan asin crispy, sambal dan kacang kedele goreng.

      Yg terkenal dari nasi balap ini ya pedesnya itu yg super (dijamin perut langsung panas & mules kalo yg gak tahan pedes hahaha...), tp buat yg gak doyan pedes bisa minta kok nasi balap yg tidak pedes dan pedes sedeng. Nasi balap Inaq Esun ini harganya Rp.15 ribu per porsi, enak, murah dan kenyang jg lho. Setelah kenyang, lanjutlah perjalanan kami ke pelabuhan Tanjung Luar.
      Setelah tiba di pelabuhan Tanjung Luar, gak buang waktu lg kami langsung dibagi menjadi 2 kapal utk explore  ke gili-gili.
       
       
      1.        Gili Petelu.
      Di Gili Petelu ini airnya bening dan keliatan tuh karang-karang yg di bawah laut. Sayang kami gak bisa main lama-lama disini karena arus bawah lautnya tiba-tiba makin kuat.
       

       
      Diputuskan langsung kami lanjut ke Pantai Tangsi (Pink Beach).
       
      2.        Pantai Tangsi/Pink Beach.
      Nah ini lah dia Pink Beachnya Lombok. Warna pasirnya ternyata udah gak terlalu pink lho senasib dgn pink beach di Pulau Komodo, mungkin krn udah byk orang yg berkunjung ya jd plankton pinknya berkurang. Pantai Tangsi ini bagus lho viewnya tp sayang kebersihan di pantai ini kurang terjaga, jd kita mau main air di sini jadi males. Setelah makan siang, krn gak pada mau main air, kita semua pergi ke bukit di Pantai Tangsi utk foto-foto aja deh.
       

       
      Setelah puas foto-foto, lanjut lah perjalanan kami menuju Gili Segui.
       
      3.        Gili Segui.
      Letak Gili Segui ini gak terlalu jauh dari Pantai Tangsi, dan Gili Segui ini dijuluki Pink Beach 2. Hmm...benar lho pantainya msh bersih krn belum banyak dikunjungi orang. Dan pasirnya memang lebih keliatan pinknya dr pada di Pantai Tangsi. Mana tahan deh gak main air di sini.
       

       
      4.        Gili Semangkuk.
      Dalam perjalanan dari Gili Segui ke Gili Pasir, kami diajak mampir sebentar utk snorkling di Gili Semangkuk ini.

       
      Airnya masih bersih dan karang-karangnya juga masih bagus.
       

      Nah istimewanya dr Gili Semangkuk yaitu ada sumur di dasar laut. So pasti bikin kita penasaran pingin tau. Ini dia tampilan sumurnya.
       

       
      Bagus kan?  Krn airnya msh bening, gak usah susah-susah nyelem dalam-dalam, dgn  modal alat snorkling dan ngapung-ngapung santai aja kita udah bisa liat tuh sumur.
       
      5.        Gili Pasir.
      Akhirnya tiba juga kita di Gili terakhir yg dikunjungi yaitu Gili Pasir. Gili Pasir ini akan muncul jika air laut surut menjelang sore hari.
       

      Bagus bgt Gili Pasir ini karena selain bentuk pulaunya,bintang lautnya unik lho krn  ada berwarna kuning dan pasirnya beralur-alur seperti pasir berbisik di Bromo.
       

       
       
      Kami semua menghabiskan waktu agak lama di Gili Pasir ini sambil menikmati sunset.
       
       

       
      Akhirnya lewat magrib kami baru mendarat lagi di Tanjung Luar. Satu hal yg disayangkan nih, fasilitas kamar kecil utk bilas kurang  banget krn jumlah kamar kecil cuma 2 dan air bersih utk bilas kurang. Jd terpaksa deh kami bilas sekedarnya...hehehe...lumayan bawa “oleh-oleh” pasir yg nempel di badan dan rambut.
      Dari gili-gili yg kami kunjungi hari ini, kesan aku sih bagus-bagus kecuali Pantai Tangsi/Pink Beach yg kurang memuaskan, ya itu krn kurang bersih.
       
      Hari 2: tgl 19 November 2016:  Pulau Paserang dan Pulau Kenawa di Sumbawa Barat.
      Terinspirasi dgn kunjungan Deffa dan Dimas ke 2 Pulau ini setelah selesai Gatnas Lombok 2015,  kami semua penasaran jg pingin liat keindahan Pulau Paserang dan Pulau Kenawa. Makanya 2 Pulau ini kami masukkan ke kunjungan utama kami. Perjalanan dari kota Cakranegara ke Pelabuhan Kayangan yg terletak di Lombok Timur ditempuh +/- 2 jam. Di Pelabuhan Kayangan ini banyak bgt penjual nanas krn Lombok Timur (daerah Masbagik) memang  terkenal dgn nanasnya. Sambil nunggu Dimas beli tiket, dr pada penasaran kami beli deh 2 ikat nanas. 1 ikat nanas (5 buah) dihargai Rp. 15 rb (incl. ongkos kupas & potong) murah kan. Wah ternyata enak lho nanasnya,seger dan gak asem. Kalau teman-teman nyebrang ke Pototano via pelabuhan Kayangan jgn lupa cobain nanasnya ya, oh iya  sebaiknya membeli jg bekal makan siang  di rumah makan yg ada di sini sebelum menyeberang krn lebih higienis.

      Kapal ferry dari pelabuhan Kayangan ke Pototano (Sumbawa Barat) berangkat setiap 1 jam sekali, beroperasi 24 jam dan perjalanan penyebrangan sekitar 2 jam. Setelah kapal keluar dari pelabuhan Kayangan kita  akan disuguhi pemandangan yg bagus bgt.

      Suasana di kapal ferry ini cukup bersih dan ada hiburan musik organ tunggal tuh. Siapa aja boleh minta lagu, mau joget atau mau nyanyi jg boleh asal nyawer ke pemain organ tunggal.  Nah disini lah Netty, Menie, Onya, Ven-Ven dan Abdy (adik Lenny Zein) unjuk kebolehan mereka berjoget hehehe..... pokoke heboh deh.

      Lumayan sih bikin perjalanan gak bosen.
      Setelah sampai di pelabuhan Pototano, kami berjalan kaki sebentar menuju ke dermaga kecil utk naik kapal yang akan antar kami ke Pulau Paserang dan Pulau Kenawa. Jgn kaget ya liat dermaganya, hehehe....ya a la kadarnya gitu deh.

      1.    Pulau Paserang.
      Dari dermaga ini, kita akan berlayar sekitar 30 menit sudah sampai di Pulau Paserang.

      Kesannya..... ya ampun ternyata sepi dan gersang bgt ya Pulau Paserang. Sebaiknya bawa bekal makan dan minum deh krn gak ada orang yg jualan di pulau ini. Setelah makan siang, gak buang waktu, langsung deh kami berjalan menuju puncak bukit.

      Untuk yg gak kuat jalan, gak usah kawatir trekkingnya gak jauh  dan gak berat kok... enaknya udah ada jalur trekking yg disemen, tapi.....siap-siap  kaki kebaret-baret dengan tanaman liar putri malu yg berduri itu...hehehe... yg minta ampun banyak banget.

      Setelah sampai puncak bukit, rasa perih di kaki gak berasa lagi krn kita udah terpesona dengan viewnya.

      Setelah puas foto-foto, cusss.... kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Kenawa.
       
      2.    Pulau Kenawa
      Dari Pulau Paserang cuma berlayar sekitar 15 menit  udah sampe deh kita  di Pulau Kenawa. 

      Apa yg istimewa dari Pulau Kenawa ini? Selain view dari atas bukit,  uniknya rumput savananya bergerombol sendiri-sendiri seperti tanaman padi gitu deh.  Sambil menunggu panas matahari berkurang, kami santai-santai dulu di warung yg dekat dermaga, ada juga teman2 yg snorkling krn memang lautnya masih bersih dan bagus. Untuk toilet, jgn ngarep toilet yg bagus ya, adanya toilet darurat gitu . Sayang ya, fasilitas umum belum dibikin yg bagus padahal pengunjungnya  sudah banyak lho  dan ada yg kemping jg.
      Setelah sinar matahari gak terlalu ngejreng, kami semua memulai trekking ke puncak bukitnya. Sepanjang jalan, mata adem rasanya liat padang rumputnya yg mulai keliatan warna hijaunya.

      Setelah melewati padang rumput, siap-siap trekking ke atas bukit, gak terlalu tinggi kok, paling cuma 10 menit, asal jangan buru-buru dan harus hati-hati krn selain menanjak byk batu krikil kecil2 yg bisa bikin kepleset.

      Semua rasa cape dan panas terbayar lho dengan pemandangan yg terhampar di depan kita. Ini buktinya.


      Gak kerasa, duduk2 sambil menikmati pemandangan, tiba lah waktu sunset di bukit ini. Baguus.....banget sunsetnya. Emang Pulau Kenawa top deh.

      Udah posisi PW gini males rasanya mo jalan turun lg, tp dr pada kemaleman di atas dan susah turunnya krn gak ada lampu senter, cepet2  kami jalan turun lagi menuju pinggir pantai. Pas sampe di pantai, hari udah lumayan malam dan akhirnya sekitar jam 19.30 WITA kami meninggalkan Pulau Kenawa untuk menuju dermaga asal. 
      Akhirnya kami sampai kembali di Cakranegara sekitar jam 12.30  dinihari.
       
      Hari 3: tgl.20 November 2016: Air Terjun Benang Stokel, Air Terjun Benang kelambu dan Bukit Merese di Tanjung Aan. 
      Baru tidur sekitar 3 jam, mau gak mau mata harus melek pagi2 lagi. Waktunya packing! Ini lah hari terakhir perjalanan reuni kami dan kami semua cepat-cepat sarapan dan check out dari Hotel karena gak sabaran pingin liat keindahan Air Terjun Benang Kelambu. 
       

      Air terjun yg akan kami kunjungi ini termasuk kawasan hutan  di kaki Gunung Rinjani tepatnya di Desa Aik Berik, Lombok Tengah. Dari Kota Cakranegara,  lama perjalanan sekitar 1 jam, kita  bisa menempuh jalur Mataram-Narmada-Sedau-Pancor Dau-Teratak-Desa Aik Berik.Ke 2 air terjun ini belum setenar air terjun Tiu Kelep di kalangan wisatawan, jadi gak heran pengunjungnya sebagian besar orang lokal Lombok.
       

      Oh iya kalo teman-teman merasa gak sanggup jalan kaki menuju air terjun, byk ojek motor yg sudah standby di gerbang masuk kawasan air terjun. Ada jg beberapa teman kami yg lsng sewa ojek motor seharga Rp.30.000,- pulang pergi, tp nyesel lho kalo naik ojek motor krn kita gak bisa liat Air Terjun Benang Stokel.Jalan kendaraan bermotor dan mobil ternyata langsung menuju ke lokasi Air Terjun Benang Kelambu.
       
      1.    Air terjun Benang Stokel.
      Setelah kita melewati gerbang masuk, kita mulai berjalan melewati kawasan  pepohonan yang rindang dan hiruplah udara segar yg belum kena polusi. Jalur menuju ke lokasi air terjun sudah dibangun undakan2, sehingga kita berjalan menuju ke air terjun dengan cukup nyaman sih. Dari pintu gerbang, kita akan berjalan sekitar 1 km untuk menuju air terjun Benang Stokel.
       
       

      Dr kejauhan kita udah bisa liat tuh  Air Terjun Benang Stokel. Di air terjun ini ternyata ada dua air terjun dan nama air terjun ini yaitu “Benang Stokel” dalam bahasa lokal memiliki arti “seikat benang”. Dinamai demikian karena bentuknya yang menyerupai ikatan benang. Air terjun ini memiliki dua air terjun, dengan ketinggian masing-masing sekitar 20 Meter. Airnya sangat jernih dan segar.
       
       

       
       
      2.    Air terjun  Benang Kelambu.
      Setelah puas foto-foto di Air Terjun Benang Setokel, lanjutlah perjalanan kami menuju Air Terjun Benang Kelambu. Jalur trekkingnya cukup nyaman sih, gak yg curam banget (lebih gempor trekking di Air Terjun Tiu Kelep hehehe...).
       

      Santai aja jalannya supaya gak terlalu capek.Kalo haus atau lapar, gak usah takut, sepanjang jalan setapak ada beberapa warung yg standby jual makanan dan minuman.
       
       
      Taraaa... dari jauh udh keliatan tuh air terjunnya. Baguss kan air terjunnya dan kita cuma bisa bilang memang ciptaan Tuhan indah .
       
       

      Air terjun ini dinamai Air Terjun Benang Kelambu karena terjunan airnya yang berbentuk seperti kelambu. Air terjun ini memiliki 3 tingkat. Tingkat yang paling atas berasal langsung dari mata air, dan memiliki ketinggian sekitar 30 Meter. Tingkat yang kedua merupakan lanjutan dari tingkat pertama, dengan ketinggian sekitar 10 Meter. Tingkat yang ketiga memiliki ketinggian hanya 5 Meter.

      Gak seperti Air Terjun Benang Setokel, Air Terjun Benang Kelambu tidak memiliki kolam, jadi cuma bisa basah-basahan di bawah terjun. Kalo mau berenang bisa juga sih, dibawah ada tuh kolam buatan utk pengunjung berenang.
       
       

      Nah utk jalan pulang kami cobain lewat jalur kendaraan bermotor, dan ternyata jalannya lebih landai dan gak usah menderita melewati jalan menanjak dan anak tangga yg bikin kaki pegel hehehe... 
       
      3.    Bukit Merese, Kuta, Lombok
       
      Setelah istirahat makan siang, langsung cuss... kita mampir dulu beli oleh-oleh di toko oleh-oleh Gandrung (jual kaos, baju dgn kualitas dr yg biasa sampai yg bagus) dan toko Lestari (jual oleh-oleh makanan lokal). Sebelum menuju ke Bukit Merese, kami antar teman kami bang Duty Nath ke Bandara dulu krn pesawat dia lbh cepat dr pd kita semua.
      Dr bandara ke Bukit Merese gak terlalu jauh sih... sekitar 45 menit lah. Arah menuju ke Bukit Merese, ternyata melewati Pantai Kuta dulu dan melewati Pantai Tanjung Aan.
      Bukit Merese ini menarik lho krn ada padang rumputnya yg bagus utk foto-foto dan kita bisa melihat Pantai Tanjung Aan dan Batu Payung di kejauhan.
      Ini lah dia, view Bukit Merese. Bagus kan teman-teman.
       
       

      Nah karena terlalu menikmati suasana di Bukit Merese ini, jd lupa waktu deh, gak berasa udh jam 18, waah..langsung kami semua panik takut telat sampai di Bandara. Untung sopir mobil Elf kami cepet tuh nyupirnya... pas jam 19 malam sampe di Bandara (pesawat kami sekitar jam 20 malam). Puji Tuhan gak telat.
      Nah teman-teman demikian sedikit cerita dari reuni ex Gatnas IX.  Semoga kami semua tetap kompak deh. Salam jalan-jalan!
       
       

       
       
       
    • By petrus.sitepu
      Keindahan 3 Gili dan pantai kuta mandalika di bagian barat dari pulau Nusa Tenggara ibarat mutiara yang tersimpan baik dan rapi yang sangat disukai oleh wisatawan asing.
      Kota lombok atau yang lebih terkenal dengan sebutan pulau dengan seribu masjid ini memiliki spot wisata yang tidak kalah menarik dengan pulau dewata. Tapi sayangnya keindahannya ini tidak dinikmati baik oleh wisatawan domestik.
      Apakah ada pernah nama pantai kuta mandalika, pantai yang belakang ini menjadi trending topik di sosial media. Pantai kuta mandalika adalah pantai yang baru ini diresmikan presiden Joko Widodo, pantai ini diprediksi akan menyaingi kesuksesan dari pantai kuta di pulau dewata. Pantai ini sudah dilengkapi oleh tempat makan dan juga penginapan yang tentunya akan memudahkan wisatawan yang akan menikmati pantai kuta madalika. Jarak  yang perlu ditempuh dari kota lombok menuju pantai kuta mandalika sejauh + 39KM. Anda tidak perlu kuatir karena jalan yang akan ditempuh sudah cukup baik dan anda akan merasa nyaman untuk menuju pantai kuta mandalika.
      Menunggu matahari terbenam sambil membaca buku dan menikmati segelas es kopi bisa menjadi salah satu pilihan aktivitas anda. Bentangan pasir putih dan juga arus ombak yang tidak terlalu deras akan membuat anda betah untuk bermalas-malasan disini.
      Tentunya tidak hanya pantai kuta mandalika, ada pula 3 gili yang bisa  anda kunjungi ketika berada di kota lombok. Gili trawangan, gili meno dan gili air merupakan nama dari 3 gili yang eksotik tersebut. Gili sendiri diartikan dengan pulau kecil.

      Gili Trawangan menjadi salah satu pulau yang paling sering dijadikan base ketika ingin meng-explore keeksotisan 3 gili tersebut. Anda tidak perlu kuatir untuk masalah penginapan ketika anda ingin meng-explore 3 gili karena di gili trawangan banyak pilihan hotel ataupun hostel (guest house) yang bisa anda pilih yang  dikelola baik oleh warga lokal atau turis asing. Ada beberapa hotel yang dikelola oleh turis asing menyediakan juga jasa untuk diving dengan harga yang bervariasi tergantung pilihan anda.
      Apabila anda ingin snorkeling di gili trawangan terdapat juga penawarkan paket untuk snorkeling di gili trawangan, gili air dan gili meno. Anda hanya cukup membayar Rp 100,000 anda sudah mendapatkan perlengkapan untuk snorkeling. Paket ini cukup menarik khususnya untuk backpacker yang ingin sekali  mengexplore keindahan bawah laut dari gili trawangan, gili meno dan gili air.
      Aktivitas lain yang ada harus lakukan ketika anda berada di gili trawangan yaitu menikmati matahari terbenam, karena gili trawangan merupakan spot yang terbaik untuk melihat matahari terbenam. Ada 2 cara anda untuk menikmati matahari terbenam yaitu dengan bersepeda mengelilingi gili trawangan ataupun duduk santai di sebuah cafe yang tersebar rapi dan cantik di sepanjang pinggir pantai gili trawangan.
      Cafe -cafe pinggir pantai tersebut juga memutarkan musik dan menyediakan spot foto yang menarik untuk mengabadikan memori anda selama di gili trawangan atau mensharing keberadaan anda di sosial media
      Selamat menikmati pantai kuta mandalika dan 3 gili, karena Indonesia lebih baik. 
      (www.jelajahtanpajejak.com)

    • By Barajiwa Patria Soedarmo
      Hallloo agan dan aganwati sekalian berjumpa lagi bersama ane sang travler super sejati:ngakak . Di perjalanan ini ane mau ajak agan liburan ke Lombok, NTB tepatnya ke Sengigi, dan 3 Gili:matabelo . Bukan seperti perjalanan sebelumnya ane selalu ditemani oleh temen-temen ane tapi kali ini ane liburan bersama keluarga ane:2thumbup . Seperti biasa ane mau memperlihatkan map Lombok dulu ya gan:wow

      Ane mau ajak agan dan aganwati ke tempat yang indah yang terletak di Baratnya Lombok tepatnya di daerah Senggigi, Pulau Gili yang berada di sebelahnya dan juga anak kaki gunung Rinjani:2thumbup . Sebelum itu ane mau memperkanalkan anggota keluarga ane dalam perjalanan ini:cool


      Karena sibuk foto keluarga, buat trit, dan buat Vlog ane lupa foto sendiri:ngakak



      Perajalanan ane bersama ane dan keluarga berlangsung selama 3 hari untuk lengkapnya nyok kita simak ceritanya:2thumbup
      Day 1, 28 Mei 2016
      Perjalanan ane dari Lombok dimulai dari persiapan barang-barang yang mau ane bawa selama 3 hari dan barangnya adalah
      Koper:
      1. Baju 7
      2. Celana 7
      3. Anduk
      4. Peralatan Sholat
      Tas Camera
      1. Canon 70D
      2. Lens Canon 10-18mm
      3. Lens Canon 50mm
      4. Lens Canon 18-55mm
      5. Mic Rode Video Go Rycote
      6. 2 Baterai Cadangan Canon 70D
      7. Baterai Cadangan Mic Rode
      8. GoPro 4 Black
      9. Laptop Dell
      10. Gorilla Pod
      11. Powerbank
      12. All Charger
      13. Pembersih Lensa
      14. HDD WDC 1TB
      Setelah ane rasa lengkap bawaannya ane berangkat dari rumah jam 07.00 WIB untuk mengejar penerbangan ke Surabaya jam 08.45 WIB dengan dianter temen ane dari Tembalang, Semarang:matabelo

      Perjalanan dari Tembalang ke Bandara Ahmad Yani hanya menempuh 45 menit jadi kami masi sempat cek in di Bandara ontime:2thumbup


      Masi banyak waktu ane dan adek ane jadi kami memutuskan untuk santai dulu buat sarapan pagi karena perut ane masi lapar maklum belum makan gan:ngakak . Secangkir Green Tea Latte hangat dan makan telur keju ane lupa namanya udah buat ane kenyang kok:matabelo

      Jam sudah menunjukan jam 08.45 WIB saatnya kami untuk naik pesawat Sriwijya Air yang akan mengantarkan kami ke tempat transit yaitu Bandara Juanda di Surabaya:ngacir2


      Perjalanan dari Semarang menuju Surabaya hanya memerlukan waktu 45 menit karena memang jaraknya yang tidak begitu jauh jika menggunakan pesawat.:lehuga . Ini kali pertama ane menginjakan kaki di Bandara Juanda, ane rasa Bandara Juanda mempunyai tempat yang nyaman untuk transit disana:matabelo


      Di Bandara kami mencari tempat untuk santai lagi dan setelah dicari-cari kami menemukan tempat santai yaitu Dunkin Donuts:matabelo


      Akhirnya jam keberangkatan kami ke Lombok sudah dekat kami mulai cek in dahulu untuk pesawat board jam 13.00 WIB :cool

      Akhirnya kami sudah bisa santai di Pesawat Sriwijaya Air :lehuga

      Setelah perjalanan panjang akhirnya kami bisa sampai di Lombok jam 14.50 WITA. Lelah yang kami rasakan seolah hilang karena terbayar rasa exited kami ke Lombok:2thumbup

      Perjalanan kami dilanjutkan dengan Taxi menuju Hotel Sheraton di Sengigi. Menurut ane sepanjang jalan overall sudah bagus karena pemerintah Lombok sudah menerapkan pembangunan tepat untuk kemajuan pariwisata Lombok:matabelo :matabelo


      Perjalanan menuju Hotel Sheraton ditempuh dengan waktu 2,5 jam karena jaraknya yang cukup jauh:nohope walaupun jalannya udah bagus cuman jauh ya mau gimana lagi gan:2thumbup tapi ane tetep seneng karena bisa liat pemandangan Lombok. Akhirnya kami sampai di Hotel Sheraton Senggigi dan bayar 250ribu rupiah ke taxi. Di Hotel Sheraton inilah ane dan adik ane bertemu dengan kedua ortu ane :salaman. Dan inilah Hotel Sheraton Senggigi





      Hotel Sehraton juga punya Pantai pribadi loh gan:matabelo :matabelo


      Malamnya kami sekeluarga tidak lupa untuk menyantap makanan khas Lombok yaitu ayam Taliwang yang enak pastinya:2thumbup di rumah makan Nada Alam Nyaman


      Day 2, 29 Mei 2016
      Di hari kedua dimulai dari sarapan di Hotel Sheraton :2thumbup yang pasti enak karena menurut pendapat ane makanan hotel itu mencerminkan kualitas hotel tersebut:wow

      Setelah makan yang kenyang kami bersiap-siap untuk perjalanan hari ini. Perjalanan pertama kami adalah ke air Terjun Sendang Gile di kaki Gunung Rinjani yang katanya bagus:matabelo . Perjalanan ane kesana ditempuh dalam waktu 2 jam dari Hotel:cd: . Nah inilah air Terjunnya beserta trek menuju kesana




      Perjalanan kami dilanjutkan menuju Puncak Desa Sembalun yang dulu pernah jadi shooting Jalan-Jalan Men:matabelo . Perjalanan kesana kami bisa melihat Gunung Rinjani lenih dekat loh:2thumbup


      Akhirnya kita tiba di Taman Wisata Pusuk Sembalun yang merupakan puncak tertinggi di Sembalun:wow . Perjalanan kesana harus ditempuh dengan mobil yang tenaganya kuat karena jalannya yang cukup menanjak tinggi:mewek dan banyak jurang:cd: oiya ditambah lagi ane juga kurang hoki karena cuaca menjadi hujan dan licin:cool


      Setelah kita puas taman Wisata Pusuk Sembalun kita pulang jam 13.00 dan mencari makan. Namun kami mencari sampai jam 17.00 tepatnya di Sengigi baru dapet makanan yang sesuai dengan keinginan kami:mewek . Jadi kami makan di Rumah Makan New Furama Senggigi


      Dan Setelah makan kami kembali ke Hotel Sheraton dan membayar jasa antar mobil itu sebesar 600ribu
      Day 3, 30 Mei 2016
      Perjalanan hari ini dimulai dengan naik kapal dari Senggigi menuju Gili Trawangan:matabelo . Kapal yang kami naiki adalah kapal speedboat yang kami bayar 600ribu PP padahal harga aslinya 900ribu jadi ketika disana ane bisa kasih saran harus jago nawar biar murah:wow . Perjalanan dari Senggigi menuju Gili Trawangan dengan Speedboat hanya 10 menit beda dengan Kapal Publik yang menempuh waktu 40 menit:lehuga . Akhirnya kami tiba di Gili Trawangan




      Setelah kita sampai di Gili Trawangan kami mencari paket snorkling yang buat umum saja agar rame dan lebih murah pastinya:lehuga . Harga paket snorkling ke 3 spot itu sebesar 100ribu :sup: dan diisi oleh 50 orang 1 kapal:travel :wow


      Setalah kami snorkling di 2 spot kapal merapat ke Gili Air untuk makan siang:2thumbup kebetulan perut ane sudah lapar gan:wakaka dan kami makan di Rumah Makan Pongkor, Gili air


      Setelah kenyang baru ane bisa motret Gili Air:motret :wakaka



      Setelah makan kami snorkling di satu tempat lagi dan di spot itu ane terbawa arus laut:takut:nohope  , ane renang terus menuju kapal namun tidak sampe-sampe untuk ada orang yang menolong ane:matabelo . Akhirnya ane dibawa ke spot yang bukan arus liar dan ane bisa kembali lagi ke kapal:cool . Setelah sampai di Gili Trawangan lagi kami melanjutkan pencarian tempat sunset yang bagus:2thumbup , kata Bunga adek ane ada hotel Sunset yang bagus dengan ayunan di lautnya namun kata pak kusir ayunan itu sudah tidak ada di hotel Ombak Sunset:mewek , Jadi kami pindah ke Pandawa untuk melihat Sunset. Inilah foto andong dan Pandawa



      Akhirnya malampun tiba kami dijemput kembali oleh speedboat jam 18.30 WITA dan akhirnya ane bisa foto Gili Trawangan di malam sebelum berpisah:motret :matabelo


      Day 4, 31 Mei 2016
      Yah udah hari ke4:mewek berat langkah kami meninggalkan pulau yang penuh dengan keindahan ini:sorry


      Sebelum kami ke BAndara Lombok dengan menggunakan Taxi kami pergi ke beberapa tempat seperti pusat oleh makanan dodol rumput laut, rumah adat Lombok, dan makan dulu di rumah makan yang belum sempet ane foto karena lupa:wakaka . Namun jangan sedih karena video lengkap perjalanan ada di Travel Vlog #2: Lombok nonton yah gan:2thumbup
      Jadi inilah sepenggal cerita perjalanan ane di Lombok, ane pribadi merasa Lombok masi akan lebih berkembang lagi bahkan bisa mengalahkan Bali dikemudian hari. Akhir kata ane ucapkan
      SALAM TRAVLER

       
    • By Endar
      Lombok tidak hanya diberikan keindahan pada pesisir pantainya, tapi juga pada dataran tingginya yang tidak kalah indah. Menjelajahi Lombok Timur, kawasan dataran tinggi Sembalun tidak hanya menjadi salah satu pintu masuk pendakian gunung Rinjani. Sembalun, dataran tinggi yang dikelilingi oleh bukit-bukit berbalut padang rumput ini menyimpan begitu banyak pesona. Bukit pergasingan salah satunya. Berada pada bukit dengan ketinggian 1700mdpl ini kita dapat melihat cantiknya Rinjani dipadu dengan indahnya formasi perkebunan buah dan sayur masyarakat Sembalun.

      Lelah berkendara tiga jam dari Sekotong ke Sembalun, bergelut dengan truk-truk besar, melewati jalan berkelak-kelok dan harus berhati-hati dengan kawanan monyet yang menyeberang setelah memasuki kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, tidak menghilangkan semangat saya untuk mendaki Pergasingan.  Setelah menyiapkan bekal dan peralatan untuk bermalam di Pergasingan saya siap untuk mendaki di malam hari. Pendakian saya ditemani oleh satu orang warga asli Sembalun, Pak Agus, yang lebih sering menemani pendakian ke Rinjani dari pada Pergasingan. Bisa dibilang ini pendakian Beliau ke Pergasingan setelah beberapa belas tahun lalu.

      Jika membawa kendaraan, terdapat parkir motor di akhir perkampungan warga sebelum memasuki pintu masuk. Begitu juga untuk yang membawa mobil, tapi untuk mobil tidak terdapat parkiran tertutup hanya di pinggir jalan saja. Saya memulai pendakian sekitar pukul delapan malam dan bertemu dengan penjaga pintu pendakian Pergasingan di tengah jalan perjalanan saat mereka akan pulang. Restribusi sepuluh ribu rupiah per orang dan mereka memberikan nomor yang dapat dihubungi jika terjadi sesuatu. Saya senang karena bukan tergolong pungutan liar yang tidak bertanggung jawab.
      Lima menit berjalan dari tempat parkir ke pintu masuk. Pendakian awal adalah anak tangga yang sebenarnya lebih melelahkan dibanding dengan jalan tanah biasa. Pendakian awal tergolong terjal namun masih terdapat area pijakan dan batu untuk berpegang yang cukup membantu. Semakin ke atas pendakian semakin landai karena memasuki bagian atas bukit. Malam itu terang bulan jadi cukup membantu saya untuk melihat jalur pendakian. Setelah 45 menit mendaki, sudah terlihat kelap-kelip lampu kemah para pendaki yang menambah semangat saya tapi juga menjadi sugesti bahwa pendakian sebentar lagi. Target pendakian dua jam dapat dipercepat menjadi satu setengah jam.

      Mencari tempat mendirikan tenda cukup sulit karena saat itu ramai dan kami tidak cukup mengenal area Pergasingan. Akhirnya kami memutuskan untuk mendirikan tenda di dekat jalur akhir pendakian walaupun angin secara langsung menerpa tenda. Tenda selesai dan teh hangat datang. Setelah cukup beristirahat saya coba untuk keluar menikmati taburan bintang. Memesona sekali, sinar bulan terang saat itu tidak mengurangi keindahan bintang. Tidak puas kalau tidak mengabadikan momen ini. Angin bertiup semakin kencang dan udara semakin dingin. Akhirnya saya menyerah, kamera saya biarkan di luar untuk foto time lapse dan saya beristirahat..

      Pagi hari waktunya menikmati pesona lain, matahari terbit. Saya sedikit berjalan ke timur bersama pendaki lainnya. Sayangnya cuaca tidak begitu mendukung, awan di timur menutupi matahari terbit. Namun pagi yang semakin terang semakin memperjelas indahnya Pergasingan. Rinjani benar-benar megah terpapar oleh kuningnya matahari pagi dan Sembalun benar-benar elok dengan polesan kabut tipis. Saya takjub, saya terpesona.
      Cukup lama kami berfoto dan kembali ke tenda. Banyak yang mulai membereskan tenda dan turun menghindari perjalanan di siang hari karena kondisi jalur tanpa pohon menjadikan perjalanan yang dapat sangat panas di siang hari. Setelah sarapan mie instan dan minum teh hangat kami membereskan tenda dan turun.
      Kurang memang rasanya jika hanya satu hari di Sembalun karena masih banyak tempat-tempat memesona lainnya. Lain kali, lain waktu, lain suasana saya akan ke tempat ini lagi. Semoga tetap lestari.